SISTEM KENDALI ANTI SWAY OVERHEAD CRANE
|
|
|
- Sukarno Salim
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 160 SISTEM KENDALI ANTI SWAY OVERHEAD CRANE Mohammad joko Akbar 1, Mohammad Ramdhani 1, Agung Surya Wibowo 2 1, 2, 3 Prodi S1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom 1 [email protected], 2 [email protected], 3 [email protected] Abstrak Persaingan yang ketat dalam bidang industri membuat banyak perusahaan berlomba-lomba berinovasi untuk meningkatkan produktivitas pabriknya. Salah satunya dalam hal mobilitas alat berat, yaitu pengoperasian crane. Sway merupakan permasalahan yang kerap timbul pada saat pengoperasian crane. Sway adalah ayunan dari beban yang ditimbulkan saat motor crane melakukan percepatan atau perlambatan. Pengoperasian crane yang aman dan terkendali merupakan sesuatu yang diingikan oleh perusahaan. Anti Sway Overhead Crane merupakan suatu inovasi yang dibutuhkan oleh perusahaan yang berlatar belakang alat berat dalam pengoperasian crane. Anti Sway Overhead Crane merupakan prototipe yang menggunakan sistem anti sway dalam mengatasi sway yang terjadi pada saat pengoperasian crane. Sistem anti sway dirancang dengan metode sistem kendali Proportional Derivative. Sistem anti sway ini memanipulasi pergerakan arah motor berdasarkan sway yang terjadi pada beban. Kecepatan motor juga diatur berdasarkan besar sudut sway. Sistem kendali Proportional Derivative akan mempercepat rise time dan settling time sistem. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian pengoperasian prototipe crane dengan kondisi tanpa sistem anti sway dan dengan sistem anti sway. Pada dua kondisi ini akan dilihat perbedaannya. Pada pengujian yang dilakukan, terlihat terdapat perbedaan waktu osilasi yang terjadi. sistem anti sway bekerja dengan baik dalam mengurangi waktu osilasi yang terjadi pada beban. Hal ini membuktikan bahwa sistem mempercepat kestabilan benda pada saat sway terjadi. Kata Kunci: Overhead Crane, Arduino UNO, Sistem Kendali PD, Pendulum. Abstract Intense competition in the field of industry many companies are competing to innovate to improve the productivity of the factory. One of them in terms of machine mobility, which is the operation crane. Sway is a problem that often arise during crane operation. Sway is a swing from being generated when a motor crane accelerates or decelerates. Safe and controlled crane operation is something the company wants. Anti Sway Overhead Crane is an innovation needed by companies with heavy equipment background in crane operation. Anti Sway Overhead Crane is a prototype that uses anti sway system to overcome sway that occurs during crane operation. The anti sway system is designed by Proportional Derivative control system method. This anti sway system manipulates the motion of the motor direction based on sway that occurs at the load. The speed of the motor is also arranged based on the large sway angle. Proportional Derivative control system will accelerate the rise time and settling time of the system. Testing conducted is testing the operation of prototype crane with condition without anti sway system and with anti sway system. In these two conditions will be seen the difference. In the test performed, there is a difference in oscillation time that occurs. The anti sway system works well in reducing the oscillation time that occurs in the load. This proves that the system accelerates the stability of the object when it happens. Keywords: Overhead Crane, Arduino UNO, PD Controller, Pendulum. 1. Pendahuluan Crane merupakan alat yang sangat popular dalam bidang industri. Pengoperasian crane biasanya dilakukan untuk memindahkan dan mengangkut barang berat. Perusahaan yang banyak menggunakan crane salah satunya adalah perusahaan mobil, perusahaan besi, perusahaan mesin dan sebagainya. Tentulah perusahaan ini menginginkan crane yang aman dan mudah untuk dikendalikan dalam
2 161 pengoperasiannya. Inovasi terkait crane yang dinginkan perusahaan pun terus berkembang. Banyak pengembangan yang dilakukan dalam mewujudkan crane yang sesuai. Salah satu pengembangan yang paling populer adalah pengembangan di bidang sway (ayunan) pada beban. Contoh pengembangan yang sudah ada adalah Liji Ramesan Santhi, Laila Beebi M, (2014) Position Control and Anti-Swing Control of Overhead Crane Using LQR, Zhao, Y., & Gao, H. (2012). Fuzzymodel-based control of an overhead crane with input delay and actuator saturation. Dan masih banyak lagi. Pada saat pengoperasian crane, akan terjadi percepatan dan perlambatan motor crane. Dengan percepatan dan perlambatan yang terjadi maka timbul sway pada beban yang diangkut. Sway pada beban merupakan hal yang klasik dan paling menantang dalam permasalahan pengoperasian crane. Dikarenakan sway pada beban berisiko mengakibatkan kerusakan properti perusahaan dan meningkatkan tingkat kecelakaan kerja. Para pekerja biasanya hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman dalam mengoperasikan crane. Sistem anti sway dapat menjadi solusi dalam permasalahan sway pada crane. Sistem anti sway bekerja dengan memanipulasi pergerakan motor crane.sistem anti sway dapat dengan cepat mengurangi dan menghilangkan sway pada pengoperasian crane. Di dalam sistem anti sway membutuhkan sistem kendali yang sesuai dengan permasalahan yang terjadi. Sistem kendali yang dibutuhkan merupakan sistem kendali yang memiliki respon yang tinggi serta dapat memproses beberapa input sekaligus. 2. Dasar Teori 2.1. Perancangan Sistem Desain sistem atau perancangan sistem adalah merancang atau mendesain suatu sistem yang baik, yang isinya adalah langkah-langkah operasi dalam proses pengolahan data dan prosedur untuk mendukung operasi sistem. Desain ini digunakan sebagai acuan gambaran umum sistem atau mendefiniskan cara kerja sistem secara singkat dan umum. Perancangan ini terdiri dari diagram blok serta fungsi dan fitur. Mikrokontroler akan menjadi pusat dan penghubung antara masukan dan keluaran sistem. Platform mikrokontroler yang akan digunakan adalah Arduino Mega Power supply digunakan sebagai penyuplai sumber listrik untuk mikrokontroler. Driver Motor L298N juga digunakan sebagai penghubung antara motor dan mikrokontroler. Motor yang digunakan merupakan motor DC 12 volt. Motor DC yang digunakan berjumlah 2 buah. Untuk mengendalikan pergerakan crane sistem menggunakan pengendali analog. Sensor MPU6050 juga digunakan untuk mendapatkan nilai sudut yang akan digunakan dalam perhitungan Perancangan Sistem Perangkat Lunak Perancangan perangkat lunak sistem anti sway diprogram menggunakan bahasa pemrograman Arduino, yaitu bahasa C yang meliputi pengaturan PWM, polaritas tegangan motor DC, MPU 6050(sensor gyroscope dan sensor accelerometer), dan sistem anti sway. Pada Gambar 2 dijelaskan bagaimana sistem akan bekerja pada saat pengoperasian crane. Start merupakan awal sistem dijalankan. Setelah sistem dijalankan maka sistem akan melakukan inisialisasi berupa inisialisasi push button, sensor, dan pin masukan dan keluaran pada arduino. Selanjutnya sistem akan membaca sensor yang sudah dikalibrasi pada proses inisialisasi. Setelah membaca nilai sensor maka sistem akan membaca masukan dari push button. Jika terdapat masukan dari push button maka motor akan dijalankan sesuai dengan masukan yang diterima. Setelah itu sistem kendali PD akan memproses sudut yang masuk kedalam sistem. Setelah itu sistem akan kembali membaca sudut yang diterima oleh sensor, lalu sistem akan membaca masukan dari push button, jika tidak ada masukan dari push button maka motor akan dijalankan sesuai dengan keluaran yang dihasilkan oleh proses sistem kendali PD. Sistem akan terusmenerus dalam proses looping. Pada intinya sistem kendali PD akan menyesuaikan pergerakan motor dan kecepatan motor DC sesuai dengan arah dan besar sudut yang terjadi pada beban Perancangan Sistem Perangkat Keras Pada Gambar 1, diperlihatkan bahwa prototipe dibuat dengan menggunakan mikrokontroler, power supply, driver motor L298N, MPU 6050/GY-87, pengendali manual, dan dua buah motor DC. Sebuah mikrokontroler digunakan sebagai otak pengoperasian sistem yang akan dibuat. Gambar 1. Desain Perangkat Keras Sistem Kendali Anti Sway Overhead Crane [Mohammad Joko Akbar]
3 162 memperbaiki nilai keluaran sistem sehingga mempercepat respon transien sistem. Persamaan umum sebuah PD adalah sebagai berikut: U(t)=Kp e(t)+kd de(t) dt (1) Dari Persamaan daiat maka bias didapat fungsi alihnya yaitu sebagai berikut: U(s) E(s) =Kp+Kd S (2) Gambar 2. Desain Perangkat Lunak Sistem Gambar 3. Ilustrasi Gerakan Pendulum Sederhana 3. Proportional Derivative (PD) Kendali PD merupakan sebuah sistem yang menggabungkan proportional dan derivative. Kendali PD menghitung nilai eror secara terusmenerus untuk sebagai pembanding antara set point dengan nilai variabel proses yang terukur. Pada aksi kendali proportional, keluaran sistem kendali akan berbanding lurus dengan masukna dan eror, dan mengahasilkan tanggapan yang cepat. Akan tetapi overshoot meningkat sehingga sistem cukup bermasalah saat awal beroperasi. Sedangkan aksi derifative bekerja sesuai laju perubahan eror. Oleh karena itu, kendali ini berfungsi mereduksi laju perubahan eror sehingga menjaga kestabilan sistem.[1] Kendali proportional adalah metode pengendali yang memberikan gain atau penguatan secara langsung kepada sistem untuk mempengaruhi keluaran sistem. Derivative digunakan bersama dengan proportional sebagai kompensator yang U(t) = Keluaran kendali e(t) = Selisih antara set point dengan keluaran Kp = Konstanta Proportional Kd = Konstanta Derivative = Kp x Td Td = Waktu Derivative 4. Pemodelan Pendulum Untuk mendapatkan nilai Kp dan Kd dalam sistem kendali Proportional Derivative, pendekatan yang dilakukan adalah dengan melihat pemodelan pendulum. Osilasi sway yang terjadi di dalam sistem overhead crane dapat diperkirakan dengan pemodelan osilasi pada pendulum sederhana. Pada Gambar 3 diperlihatkan ilustrasi gerakan pendulum sederhana Untuk gerakan Untuk gerakan rotasi, τ = Iα, dimana α = (percepatan sudut), maka -(mgsinθ)l=iθ =mlθ (3) -gsinθ=lθ (4) θ + g sinθ=0 (5) l Dimana g = gravitasi l = panjang tali θ = percepatan sudut θ = sudut Untuk θ yang kecil, sinθ θ, maka persamaannya akan menjadi θ + g θ=0 (6) l Dari persamaan diatas dapat dijadikan fungsi transfer yaitu d 2 θ dt 2 + g l θ=t (7) (s 2 + g )θ(s)=t(s) (8) l
4 163 θ(s) = 1 (9) T(s) (s 2 + g l ) Persamaan (4) sama dengan persamaan osilasi teredam harmonik sederhana: x + k x=0 (10) m Periode osilasi untuk osilasi harmonik sederhana ialah x + k x=0 (11) m Oleh karena itu periode untuk pendulum sederhana adalah Dimana T = periode osilasi l = panjang tali g = gravitasi T=2π l g 5. Pengujian dan Analisis (12) [2] 5.1. Penentuan nilai Kp dan Kd menggunakan MATLAB Dalam metode sistem kendali Proportional Derivative nilai Kp dan Kd haruslah ditentukan terlebih dahulu. Nilai Kp dan Kd dapat diperoleh melalui beberapa cara salah satunya adalah dengan menggunakan bantuan perangkat lunak MATLAB. Salah satu program di perangkat lunak MATLAB adalah simulink. Dengan bantuan simulink, persamaan pendulum sederhana yang sudah didapat, disimulasikan dan didapatkan hasil nilai Kp dan Kd. Pada Gambar 4 menunjukan hasil simulasi sistem sebelum ditambahkan sistem kendali Proportional Derivative. Pada Gambar 5 menunjukan hasil simulasi sistem dengan menambahkan sistem kendali Proportional Derivative. Setelah ditambahkan sistem kendali Proportional Derivative maka didapat rise time sebesar detik, overshoot sebesar 1.1 derajat, settling time sebesar 4.9 detik, peak time berada pada detik 0.41 dan steady state error sebesar 0.14 derajat Pengujian Menggunakan Pengendali Manual Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana respon sistem terhadap sway yang timbul akibat penggunaan pengendali manual. Pengujian ini akan dibagi menjadi 8 pengujian. Yaitu: a. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis X Positif dan b. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis X Negatif dan Axis Y Negatif c. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis Y Negatif d. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis Y Positif e. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis X Positif dan Axis Y Negatif f. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis X Negatif dan g. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis X Positif h. Pengujian Menggerakan Motor ke Arah Axis X Negatif Hasil yang didapat adalah berupa data sudut dari axis x dan axis y. Dari data yang didapat akan dibuat grafik dengan format sudut terhadap waktu. Grafik yang ditampilkan menunjukan osilasi sudut yang terjadi ketika pengujian dilakukan terhadap berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai keadaan stabil. Sudut yang ditampilkan pada grafik merupakan sudut dalam bentuk derajat dan waktu yang ditunjukan dalam grafik merupakan waktu dalam hitungan mikro detik. Berikut adalah beberapa pengujian yang dilakukan. A. Pengujian Menggerakan motor kearah axis x positif dan axis y positif yang didapat dari axis y. Hasil pengujian pada Gambar 6 menunjukan dengan menggunakan pengendali manual Gambar 4. Hasil Simulasi Pendulum Sederhana Gambar 5. Hasil Simulasi Sistem Setelah Penambahan Sistem Kendali Proportional Derivative Sistem Kendali Anti Sway Overhead Crane [Mohammad Joko Akbar]
5 164 Tabel 1. Tabel Hasil Pengujian Sistem Anti Sway Menggunakan Pengendali Manual Gambar 6. Sudut Sway pada Beban Tanpa Gambar 7. Sudut Sway pada Beban dengan Gambar 8. Sudut Sway pada Beban Tanpa Gambar 9. Sudut Sway pada Beban Dengan Hasil pengujian pada Gambar 7 menunjukan osilasi sway pada beban dengan sistem anti sway dengan menggunakan pengendali manual. Dari Gambar 6 dan Gambar 7 didapat kesimpulan bahwa pada pengujian dengan menggerakan motor ke arah axis x positif dan y positif, sistem mengurangi waktu osilasi untuk mencapai keadaan stabil sebesar 1000 ms. B. Pengujian menggerakan y negatif yang didapat dari axis y. Hasil pengukuran sudut sway pada beban ketika tidak dipasang sistem anti sway. Hasil pengujian pada Gambar 8 menunjukan dengan menggunakan pengendali manual. Hasil pengujian pada Gambar 9 menunjukan osilasi sway pada beban dengan sistem anti sway dengan menggunakan pengendali manual. Dari Gambar 8 dan Gambar 9 didapat kesimpulan bahwa pada pengujian dengan menggerakan motor ke arah axis y negatif, sistem mengurangi waktu osilasi untuk mencapai keadaan stabil sebesar 740 ms. Dari 8 pengujian masing-masing akan dibagi menjadi 2 pengujian yaitu pengujian menggunakan sistem anti sway dan tanpa menggunakan sistem anti
6 165 sway. Tabel 1 merupakan hasil pengujian sistem anti sway menggunakan pengendali manual. Data dari Tabel 1 menunjukan bahwa sistem anti sway bekerja dengan baik, yaitu mengurangi waktu yang diperlukan dari keadaan sway sampai keadaan sudut stabil. Nilai rata-rata perbedaan antara dengan menggunakan sistem anti sway dan tanpa menggunakan anti sway diatas adalah 852,5 ms Pengujian Tanpa Menggunakan Pengendali Manual Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana respon sistem terhadap sway yang timbul akibat dorongan manual terhadap beban. Pengujian ini akan dibagi menjadi 8 pengujian. Yaitu: a. Pengujian sudut axis x positif dan axis y positif b. Pengujian sudut axis x negatif dan axis y negatif c. Pengujian dengan axis x mendekati nol dan axis y negatif d. Pengujian dengan axis x mendekati nol dan axis y positif e. Pengujian sudut axis x positif dan axis y mendekati nol f. Pengujian sudut axis x negatif dan axis y mendekati nol g. Pengujian sudut axis x positif dan axis y negatif h. Pengujian sudut axis x negatif dan axis y positif Hasil yang didapat adalah berupa data sudut dari axis x dan axis y. Dari data yang didapat akan dibuat grafik dengan format sudut terhadap waktu. Grafik yang ditampilkan menunjukan osilasi sudut yang terjadi ketika pengujian dilakukan terhadap berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai keadaan stabil. Sudut yang ditampilkan pada grafik merupakan sudut dalam bentuk derajat dan waktu yang ditunjukan dalam grafik merupakan waktu dalam hitungan mikro detik. A. Pengujian sudut axis x positif dan axis y positif yang didapat dari axis y. Pengujian yang akan dilakukan adalah mengatur agar sudut dari axis x positif dan axis y positif diberikan pada beban. Hasil pengujian pada Gambar 10 menunjukan dengan menggunakan pengendali manual. Hasil pengujian pada Gambar 11 menunjukan osilasi sway pada beban dengan sistem anti sway dengan menggunakan pengendali manual. Dari Gambar 10 dan Gambar 11 didapat kesimpulan bahwa pada pengujian dengan menggerakan motor ke arah axis x positif dan y positif, sistem mengurangi waktu osilasi untuk mencapai keadaan stabil sebesar 1200 ms. B. Pengujian dengan sudut axis x mendekati nol dan axis y negatif yang didapat dari axis y. Pengujian yang akan dilakukan adalah mengatur agar sudut dari axis x mendekati nol dan axis y negatif diberikan pada beban. Hasil pengujian pada Gambar 12 menunjukan dengan menggunakan pengendali manual. Hasil pengujian pada Gambar 13 menunjukan osilasi sway pada beban dengan sistem anti sway dengan menggunakan pengendali manual. Dari Gambar 10 dan Gambar 13 didapat kesimpulan bahwa pada pengujian dengan menggerakan motor ke arah axis x positif dan y positif, sistem mengurangi waktu osilasi untuk mencapai keadaan stabil sebesar 1880 ms. Dari 8 pengujian masing-masing akan dibagi menjadi 2 pengujian yaitu pengujian menggunakan sistem anti sway dan tanpa menggunakan sistem anti sway. Tabel 2 merupakan hasil pengujian sistem anti sway menggunakan pengendali manual. Gambar 10. Sudut Sway pada Beban Tanpa Gambar 11. Sudut Sway pada Beban dengan Sistem Kendali Anti Sway Overhead Crane [Mohammad Joko Akbar]
7 166 Data dari Tabel 2 menunjukan bahwa sistem anti sway bekerja dengan baik, yaitu mengurangi waktu yang diperlukan dari keadaan sway sampai keadaan sudut stabil. Nilai rata-rata perbedaan antara dengan menggunakan sistem anti sway dan tanpa menggunakan anti sway diatas adalah ms. 6. Kesimpulan Gambar 12. Sudut Sway pada Beban Tanpa Gambar 13. Sudut Sway pada Beban Dengan Tabel 2. hasil pengujian sistem anti sway tanpa menggunakan pengendali manual Berdasarkan hasil pengujian dan analisis sistem kendali anti sway overhead crane ini didapat beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Dalam hasil pengujian dengan menggunakan pengujian axis x adalah sebesar 750 ms. Yang didalam pengurangan sway pada pengendalian 2. Dalam hasil pengujian dengan menggunakan pengujian axis y adalah sebesar 630 ms. Yang didalam pengurangan sway pada pengendalian 3. Dalam hasil pengujian dengan menggunakan pengujian axis x dan axis y adalah sebesar 1180 ms. Yang berarti sistem anti sway bekerja dengan baik didalam pengurangan sway pada pengendalian 4. Dalam hasil pengujian tanpa menggunakan pengujian axis x adalah sebesar 770 ms. Yang dalam mengurangi sway pada pengendalian 5. Dalam hasil pengujian tanpa menggunakan pengujian axis y adalah sebesar 1570 ms. Yang dalam mengurangi sway pada pengendalian 6. Dalam hasil pengujian tanpa menggunakan pengujian axis x dan axis y adalah sebesar 1890 ms. Yang berarti sistem anti sway bekerja dengan baik dalam mengurangi sway pada pengendalian Daftar Pustaka: [1] Susanto, Erwin. Kontrol Proporsional Integral Derifatif (PID) Untuk Motor DC Menggunakan Personal Computer. Institut Teknologi Telkom Bandung., [2] Physics 15c, Laboratory The Pendulum. ipl.physics.harvard.edu/wpuploads/2013/03/15c_s07_1.pdf.
SISTEM PENGATURAN MOTOR DC MENGGUNAKAN PROPOTIONAL IINTEGRAL DEREVATIVE (PID) KONTROLER
SISTEM PENGATURAN MOTOR DC MENGGUNAKAN PROPOTIONAL IINTEGRAL DEREVATIVE (PID) KONTROLER Nursalim Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucipto-Penfui Kupang,
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Perancangan Perangkat Keras
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Perancangan Pada bab ini akan dijelaskan mengenai hasil perancangan meliputi hasil perancangan perangkat keras dan perancangan sistem kendali. 4.1.1 Hasil Perancangan
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM Pada bab ini menjelaskan tentang perancangan dan pembuatan sistem kontrol, baik secara software maupun hardware yang digunakan untuk mendukung keseluruhan sistem
ANTISWING WIRELESS OVERHEAD CRANE MENGGUNAKAN METODE KOMBINASI FUZZY LOGIC DAN PD SYSTEM
ANTISWING WIRELESS OVERHEAD CRANE MENGGUNAKAN METODE KOMBINASI FUZZY LOGIC DAN PD SYSTEM SISTEM KENDALI POSISI DAN SUDUT SWING PADA OVERHEAD CRANE Luluk Anjar Rahmawati 1), Ekki Kurniawan 2), Agung Surya
PERANCANGAN SISTEM KESEIMBANGAN BALL AND BEAM DENGAN MENGGUNAKAN PENGENDALI PID BERBASIS ARDUINO UNO. Else Orlanda Merti Wijaya.
PERANCANGAN SISTEM KESEIMBANGAN BALL AND BEAM DENGAN MENGGUNAKAN PENGENDALI PID BERBASIS ARDUINO UNO Else Orlanda Merti Wijaya S1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya e-mail : [email protected]
Kendali Perancangan Kontroler PID dengan Metode Root Locus Mencari PD Kontroler Mencari PI dan PID kontroler...
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING... i LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PENGUJI... ii HALAMAN PERSEMBAHAN... iii HALAMAN MOTTO... iv KATA PENGANTAR... v ABSTRAK... vii DAFTAR ISI... ix DAFTAR TABEL...
BAB 4 SIMULASI MODEL MATEMATIS CSTR BIODIESEL
BAB 4 SIMULASI MODEL MATEMATIS CSTR BIODIESEL Pada Bab ini akan dilakukan simulasi model matematis yang didapat di dari Bab sebelumnya. Simulasi akan dilakukan pada model CSTR yang lengkap dan model CSTR
Perancangan Sistem Kontrol Posisi Miniatur Plant Crane dengan Kontrol PID Menggunakan PLC
88 ISSN 1979-2867 (print) Electrical Engineering Journal Vol. 5 (215) No. 2, pp. 88-17 Perancangan Sistem Kontrol Posisi Miniatur Plant Crane dengan Kontrol PID Menggunakan PLC E. Merry Sartika dan Hardi
UJI PERFORMANSI PADA SISTEM KONTROL LEVEL AIR DENGAN VARIASI BEBAN MENGGUNAKAN KONTROLER PID
UJI PERFORMANSI PADA SISTEM KONTROL LEVEL AIR DENGAN VARIASI BEBAN MENGGUNAKAN KONTROLER PID Joko Prasetyo, Purwanto, Rahmadwati. Abstrak Pompa air di dunia industri sudah umum digunakan sebagai aktuator
DESAIN DAN IMPELEMENTASI KENDALI PID PADA BEAM AND BALL SYSTEM
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.3 Desember 27 Page 3286 DESAIN DAN IMPELEMENTASI KENDALI PID PADA BEAM AND BALL SYSTEM DESIGN AND IMPLEMENTATION OF PID CONTROLLER ON BEAM AND BALL
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT Pada bab ini akan dijelaskan mengenai gambaran alat, perancangan dan realisasi dari perangkat keras, serta perangkat lunak dari alat peraga sistem kendali pendulum terbalik. 3.1.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI SLIDING-PID UNTUK PENDULUM GANDA PADA KERETA BERGERAK
PERANCANGAN SISTEM KENDALI SLIDING-PID UNTUK PENDULUM GANDA PADA KERETA BERGERAK Oleh : AHMAD ADHIM 2107100703 Dosen Pembimbing : Hendro Nurhadi, Dipl.-Ing., Ph.D. PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Kebanyakan
IMPLEMENTASI KONTROLER PID PADA TWO WHEELS SELF BALANCING ROBOT BERBASIS ARDUINO UNO
Implementasi Kontroler PID Pada Two Wheels Self Balancing Robot Berbasis Arduino UNO IMPLEMENTASI KONTROLER PID PADA TWO WHEELS SELF BALANCING ROBOT BERBASIS ARDUINO UNO Raranda S1 Teknik Elektro, Fakultas
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA HASIL SIMULASI. III, aspek keseluruhan dimulai dari Bab I hingga Bab III, maka dapat ditarik
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA HASIL SIMULASI Pada bab ini akan dibahs mengenai pengujian control reheat desuperheater yang telah dimodelkan pada matlab sebagaimana yang telah dibahas pada bab III, aspek
PERANCANGAN REMOTE TERMINAL UNIT (RTU) PADA SIMULATOR PLANT TURBIN DAN GENERATOR UNTUK PENGENDALIAN FREKUENSI MENGGUNAKAN KONTROLER PID
Oleh: Mahsun Abdi / 2209106105 Dosen Pembimbing: 1. Dr.Ir. Mochammad Rameli 2. Ir. Rusdhianto Effendie, MT. Tugas Akhir PERANCANGAN REMOTE TERMINAL UNIT (RTU) PADA SIMULATOR PLANT TURBIN DAN GENERATOR
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS Pada bab ini akan dijelaskan mengenai pengujian dan analisis alat peraga sistem kendali pendulum terbalik yang meliputi pengujian dimensi mekanik, pengujian dimensi dan massa
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PEMBAKARAN PADA DUCTBURNER WASTE HEAT BOILER (WHB) BERBASIS LOGIC SOLVER
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PEMBAKARAN PADA DUCTBURNER WASTE HEAT BOILER (WHB) BERBASIS LOGIC SOLVER Oleh : AMRI AKBAR WICAKSONO (2406 100 002) Pembimbing: IBU RONNY DWI NORIYATI & BAPAK TOTOK SOEHARTANTO
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM. Gambar 3. 1 Diagram Blok Sistem Kecepatan Motor DC
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM Bab ini menjelaskan tentang perancangan dan pembuatan sistem kontrol, baik secara software dan hardware yang akan digunakan untuk mendukung keseluruhan sistem yang
Dosen Pembimbing : Hendro Nurhadi, Dipl. Ing. Ph.D. Oleh : Bagus AR
Dosen Pembimbing : Hendro Nurhadi, Dipl. Ing. Ph.D. Oleh : Bagus AR 2105100166 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Control system : keluaran (output) dari sistem sesuai dengan referensi yang diinginkan Non linear
SISTEM KENDALI POSISI MOTOR DC Oleh: Ahmad Riyad Firdaus Politeknik Batam
SISTEM KENDALI POSISI MOTOR DC Oleh: Ahmad Riyad Firdaus Politeknik Batam I. Tujuan 1. Mampu melakukan analisis kinerja sistem pengaturan posisi motor arus searah.. Mampu menerangkan pengaruh kecepatan
Kontrol PID Pada Miniatur Plant Crane
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Kontrol PID Pada Miniatur Plant Crane E. Merry Sartika 1), Hardi Sumali 2) Jurusan Teknik Elektro Universitas Kristen
Perancangan Sistem Kontrol PID Untuk Pengendali Sumbu Azimuth Turret Pada Turret-gun Kaliber 20mm
A512 Perancangan Sistem Kontrol PID Untuk Pengendali Sumbu Azimuth Turret Pada Turret-gun Kaliber 20mm Danu Wisnu, Arif Wahjudi, dan Hendro Nurhadi Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Industri, Institut
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pengujian dan analisa sistem merupakan tahap akhir dari realisasi pengendali PID pada pendulum terbalik menggunakan mikrokontroller ATmega8 agar dapat dilinearkan disekitar
IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PERGERAKAN LARAS MORTIR 81MM SESUAI DENGAN HASIL PERHITUNGAN KOREKSI TEMBAKAN
IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PERGERAKAN LARAS MORTIR 81MM SESUAI DENGAN HASIL PERHITUNGAN KOREKSI TEMBAKAN Dimas Silvani F.H 1*, Abd. Rabi 1, Jeki Saputra 2 1 Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik,
BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1. Letak CoM dan poros putar robot pada sumbu kartesian.
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibahas beberapa teori pendukung yang digunakan sebagai acuan dalam merealisasikan sistem yang dirancang. Teori-teori yang digunakan dalam realisasi skripsi ini antara
RANCANG BANGUN SIMULATOR PENGENDALIAN POSISI CANNON PADA MODEL TANK MILITER DENGAN PENGENDALI PD (PROPOSIONAL DERIVATIVE)
Makalah Seminar Tugas Akhir RANCANG BANGUN SIMULATOR PENGENDALIAN POSISI CANNON PADA MODEL TANK MILITER DENGAN PENGENDALI PD (PROPOSIONAL DERIVATIVE) Heru Triwibowo [1], Iwan Setiawan [2], Budi Setiyono
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL PID UNTUK KESEIMBANGAN SEPEDA. Design and Implementation of PID Control for Bicycle s Stability
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL PID UNTUK KESEIMBANGAN SEPEDA Design and Implementation of PID Control for Bicycle s Stability Bayu Satya Adhitama 1, Erwin Susanto 2, Ramdhan Nugraha 3 1,2,3 Prodi
TUGAS AKHIR RESUME PID. Oleh: Nanda Perdana Putra MN / 2010 Teknik Elektro Industri Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Padang
TUGAS AKHIR RESUME PID Oleh: Nanda Perdana Putra MN 55538 / 2010 Teknik Elektro Industri Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang PROPORSIONAL INTEGRAL DIFERENSIAL (PID) Pendahuluan Sistem
PENERAPAN ALGORITMA KENDALI PROPORTIONAL INTEGRAL DERIVATIVE PADA SISTEM REAL TIME UNTUK MEMPELAJARI TANGGAPAN TRANSIEN
PENERAPAN ALGORITMA KENDALI PROPORTIONAL INTEGRAL DERIVATIVE PADA SISTEM REAL TIME UNTUK MEMPELAJARI TANGGAPAN TRANSIEN Isnan Nur Rifai 1, Panji Saka Gilab Asa 2 Diploma Elektronika Dan Instrumentasi Sekolah
BAB IV PENGUJIAN SISTEM DAN ANALISIS
BAB IV PENGUJIAN SISTEM DAN ANALISIS Pada bab ini akan ditampilkan dan penjelasannya mengenai pengujian sistem dan dokumuentasi data-data percobaan yang telah direalisasikan sesuai dengan spesifikasi yang
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. (secara hardware).hasil implementasi akan dievaluasi untuk mengetahui apakah
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Pelaksanaan dari perancangan telah dibuat dan dijelaskan pada Bab 3, kemudian perancangan tersebut diimplementasi ke dalam bentuk yang nyata (secara hardware).hasil implementasi
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT Pada bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan dan realisasi dari perangkat keras, serta perangkat lunak dari trainer kendali kecepatan motor DC menggunakan kendali PID dan
PERENCANAAN KONTROL PID PADA MOTOR INDUKSI BERBASIS MATLAB SIMULINK
PERENCANAAN KONTROL PID PADA MOTOR INDUKSI BERBASIS MATLAB SIMULINK Andi Kurniawan N 1, Hery Hariyanto 2 1 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Semarang Jl. Sukarno-Hatta, Tlogosari, Semarang,
RESPON SISTEM DITINJAU DARI PARAMETER KONTROLER PID PADA KONTROL POSISI MOTOR DC
RESPON SISTEM DITINJAU DARI PARAMETER KONTROLER PID PADA KONTROL POSISI MOTOR DC Dwiana Hendrawati Prodi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. H. Sudarto, SH.,
SISTEM PENGATURAN POSISI SUDUT PUTAR MOTOR DC PADA MODEL ROTARY PARKING MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO MEGA 2560
1 SISTEM PENGATURAN POSISI SUDUT PUTAR MOTOR DC PADA MODEL ROTARY PARKING MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 Adityan Ilmawan Putra, Pembimbing 1: Purwanto, Pembimbing 2: Bambang Siswojo.
Perancangan Alat Fermentasi Kakao Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno
1 Perancangan Alat Fermentasi Kakao Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Anggara Truna Negara, Pembimbing 1: Retnowati, Pembimbing 2: Rahmadwati. Abstrak Perancangan alat fermentasi kakao otomatis
Bab I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang
Bab I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Robotika di era seperti ini sudah berkembang dengan cepat dan pesat dari tahun ke tahun. Keberadaanya yang serba canggih sudah banyak membantu manusia di dunia. Robot
BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1 Sensor Ultrasonik HCSR04. Gambar 2.2 Cara Kerja Sensor Ultrasonik.
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibahas beberapa teori pendukung yang digunakan sebagai acuan dalam merealisasikan sistem. Teori-teori yang digunakan dalam pembuatan skripsi ini terdiri dari sensor
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Sudah menjadi trend saat ini bahwa pengendali suatu alat sudah banyak yang diaplikasikan secara otomatis, hal ini merupakan salah satu penerapan dari perkembangan teknologi dalam
FUZZY LOGIC UNTUK KONTROL MODUL PROSES KONTROL DAN TRANSDUSER TIPE DL2314 BERBASIS PLC
FUZZY LOGIC UNTUK KONTROL MODUL PROSES KONTROL DAN TRANSDUSER TIPE DL2314 BERBASIS PLC Afriadi Rahman #1, Agus Indra G, ST, M.Sc, #2, Dr. Rusminto Tjatur W, ST, #3, Legowo S, S.ST, M.Sc #4 # Jurusan Teknik
DESAIN KONTROL PID UNTUK MENGATUR KECEPATAN MOTOR DC PADA ELECTRICAL CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (ECVT)
DESAIN KONTROL PID UNTUK MENGATUR KECEPATAN MOTOR DC PADA ELECTRICAL CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (ECVT) Oleh : Raga Sapdhie Wiyanto Nrp 2108 100 526 Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Bambang Sampurno,
PENGENDALI LAJU KECEPATAN DAN SUDUT STEERING PADA MOBILE ROBOT DENGAN MENGGUNAKAN ACCELEROMETER PADA SMARTPHONE ANDROID
Mikrotiga, Vol 1, No. 2 Mei 2014 ISSN : 2355-0457 19 PENGENDALI LAJU KECEPATAN DAN SUDUT STEERING PADA MOBILE ROBOT DENGAN MENGGUNAKAN ACCELEROMETER PADA SMARTPHONE ANDROID Muhammad Ariansyah Putra 1*,
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Mikrokontroller AVR Mikrokontroller adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan serta keluaran serta dapat di read dan write dengan cara khusus. Mikrokontroller
BAB 1 PENDAHULUAN. Video shooting adalah serangkaian kegiatan pengambilan gambar bergerak
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Video shooting adalah serangkaian kegiatan pengambilan gambar bergerak dan suara secara bersamaan menggunakan kamera video yang dilakukan secara digital maupun analog.
SIMULATOR RESPON SISTEM UNTUK MENENTUKAN KONSTANTA KONTROLER PID PADA MEKANISME PENGENDALIAN TEKANAN
SIMULATOR RESPON SISTEM UNTUK MENENTUKAN KONSTANTA KONTROLER PID PADA MEKANISME PENGENDALIAN TEKANAN Dwiana Hendrawati Prodi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof.
DAFTAR ISI. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... Error! Bookmark not defined. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... iii. LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI...
DAFTAR ISI COVER...i LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... Error! Bookmark not defined. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... iii LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... iv HALAMAN PERSEMBAHAN... v HALAMAN MOTTO... vi KATA PENGANTAR...
ABSTRAK. Inverted Pendulum, Proporsional Integral Derivative, Simulink Matlab. Kata kunci:
PROJECT OF AN INTELLIGENT DIFFERENTIALY DRIVEN TWO WHEELS PERSONAL VEHICLE (ID2TWV) SUBTITLE MODELING AND EXPERIMENT OF ID2TWV BASED ON AN INVERTED PENDULUM MODEL USING MATLAB SIMULINK Febry C.N*, EndraPitowarno**
BAB 3 PERANCANGAN KONTROL DENGAN PID TUNING
8 BAB 3 PERANCANGAN KONTROL DENGAN PID TUNING 3. Algoritma Kontrol Pada Pesawat Tanpa Awak Pada makalah seminar dari penulis dengan judul Pemodelan dan Simulasi Gerak Sirip Pada Pesawat Tanpa Awak telah
LAPORAN SIMULASI SISTEM WATER LEVEL CONTROL DENGAN PID DAN SILO TO SILO DENGAN MENGGUNAKAN KONVEYER
LAPORAN SIMULASI SISTEM WATER LEVEL CONTROL DENGAN PID DAN SILO TO SILO DENGAN MENGGUNAKAN KONVEYER Dajukan sebagai tugas Final Mata Kuliah Teknik Kendali Proses Disusun oleh : M. Yusuf (D4 2 288) Ruli
KONTROL PROPORSIONAL INTEGRAL DERIVATIF (PID) UNTUK MOTOR DC MENGGUNAKAN PERSONAL COMPUTER
KONTROL PROPORSIONAL INTEGRAL DERIVATIF (PID) UNTUK MOTOR DC MENGGUNAKAN PERSONAL COMPUTER Erwin Susanto Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Telkom Bandung Email: [email protected] ABSTRACT
PEMODELAN SISTEM PENGENDALI PID DENGAN METODE CIANCONE BERBASIS MATLAB SIMULINK PADA SISTEM PRESSURE PROCESS RIG
Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer PEMODELAN SISTEM PENGENDALI PID DENGAN METODE CIANCONE BERBASIS MATLAB SIMULINK PADA SISTEM PRESSURE PROCESS RIG 38-714 SYSTEM MODELLING WITH PID CONTROLLER APPLYING CIANCONE
PENGENDALI PID. Teori kendali PID. Nama Pengendali PID berasal dari tiga parameter yg secara matematis dinyatakan sebagai berikut : dengan
PENGENDALI PID Pengendali PID (proportional integral derivative controller) adalah pengendali yg sangat umum digunakan dalam sistem kendali di dunia industri. Sesuai fungsi pengendali, suatu pengendali
Purwarupa Sistem Peringatan Dini dan Kendali Pintu Air Bendungan dengan Kendali PID
IJEIS, Vol.4, No.2, October 2014, pp. 167~176 ISSN: 2088-3714 167 Purwarupa Sistem Peringatan Dini dan Kendali Pintu Air Bendungan dengan Kendali PID Benni Sahputra* 1, Panggih Basuki 2 1 Prodi Elektronika
DESAIN DAN IMPLEMENTASI KENDALI PID ADAPTIF PADA KECEPATAN MOTOR DC DESIGN AND IMPLEMENTATION OF ADAPTIVE PID CONTROL TO DC MOTOR SPEED
DESAIN DAN IMPLEMENTASI KENDALI PID ADAPTIF PADA KECEPATAN MOTOR DC DESIGN AND IMPLEMENTATION OF ADAPTIVE PID CONTROL TO DC MOTOR SPEED Hardy Purnama Nurba 1, Erwin Susanto, S.T.,M.T.,PhD. 2, Agung Surya
M.FADHILLAH RIFKI ( ) Pembimbing: Dr.Ir. Bambang Sampurno, MT
IMPLEMENTASI KONTROL PD UNTUK MENGATUR KECEPATAN MOTOR DC PADA ECVT (ELECTRIKAL CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION) M.FADHILLAH RIFKI (2108.100.512) Pembimbing: Dr.Ir. Bambang Sampurno, MT Latar Belakang
ANALISIS PENGGUNAAN POWER SYSTEM STABILIZER (PSS) DALAM PERBAIKAN STABILITAS TRANSIEN GENERATOR SINKRON
ANALISIS PENGGUNAAN POWER SYSTEM STABILIZER (PSS) DALAM PERBAIKAN STABILITAS TRANSIEN GENERATOR SINKRON Indra Adi Permana 1, I Nengah Suweden 2, Wayan Arta Wijaya 3 1,2,3 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas
Kesalahan Tunak (Steady state error) Dasar Sistem Kontrol, Kuliah 6
Kesalahan Tunak (Steady state error) Review Perancangan dan analisis sistem kontrol 1. Respons transien : orde 1 : konstanta waktu, rise time, setting time etc; orde 2: peak time, % overshoot etc 2. Stabilitas
Analisis Penalaan Kontroller PID pada Simulasi Kendali Kecepatan Putaran Motor DC
Jurnal Reka Elkomika 2337-439X Oktober 2013 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional TeknikElektro Itenas Vol.1 No.4 Analisis Penalaan Kontroller PID pada Simulasi Kendali Kecepatan Putaran Motor DC ADITYA
PENGONTROL PID BERBASIS PENGONTROL MIKRO UNTUK MENGGERAKKAN ROBOT BERODA. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Kristen Maranatha
PENGONTROL PID BERBASIS PENGONTROL MIKRO UNTUK MENGGERAKKAN ROBOT BERODA Hendrik Albert Schweidzer Timisela Jl. Babakan Jeruk Gg. Barokah No. 25, 40164, 081322194212 Email: [email protected] Jurusan
IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PENDULUM TERBALIK MENGGUNAKAN PENGONTROL MIKRO AVR ATMEGA 16 ABSTRAK
IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PENDULUM TERBALIK MENGGUNAKAN PENGONTROL MIKRO AVR ATMEGA 16 Disusun Oleh: Nama : Earline Ignacia Sutanto NRP : 0622012 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas
Tabel 1. Parameter yang digunakan pada proses Heat Exchanger [1]
1 feedback, terutama dalam kecepatan tanggapan menuju keadaan stabilnya. Hal ini disebabkan pengendalian dengan feedforward membutuhkan beban komputasi yang relatif lebih kecil dibanding pengendalian dengan
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL SUDUT KEMIRINGAN PLAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PID
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL SUDUT KEMIRINGAN PLAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PID I Made Mareta Mahardiana 1), Erwin Susanto 2), Agung Surya Wibowo 3) 1 Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom
Pengontrolan Sistem Eksiter Untuk Kestabilan Tegangan Di Sistem Single Machine Infinite Bus (SMIB) Menggunakan Metode PID
JURNAL INTAKE---- Vol. 5, Nomor 2, Oktober 2014 Pengontrolan Sistem Eksiter Untuk Kestabilan Tegangan Di Sistem Single Machine Infinite Bus (SMIB) Menggunakan Metode PID Alamsyah Ahmad Teknik Elektro,
Oleh : Dia Putranto Harmay Dosen Pembimbing : Ir. Witantyo, M.Eng. Sc
Oleh : Dia Putranto Harmay 2105.100.145 Dosen Pembimbing : Ir. Witantyo, M.Eng. Sc Latar Belakang Usman Awan dkk, 2001 Merancang dan membuat dynamometer jenis prony brake dengan menggunakan strain gauge
Perancangan dan Simulasi Autotuning PID Controller Menggunakan Metoda Relay Feedback pada PLC Modicon M340. Renzy Richie /
Perancangan dan Simulasi Autotuning PID Controller Menggunakan Metoda Relay Feedback pada PLC Modicon M340 Renzy Richie / 0622049 Email : [email protected] Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas
REZAN NURFADLI EDMUND NIM.
MEKATRONIKA Disusun oleh : REZAN NURFADLI EDMUND NIM. 125060200111075 KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS TEKNIK MALANG 2014 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Respon berasal
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 1.1 Metode Pengasapan Cold Smoking Ikan asap merupakan salah satu makanan khas dari Indonesia. Terdapat dua jenis pengasapan yang dapat dilakukan pada bahan makanan yaitu hot smoking
BAB 1 PENDAHULUAN. pengujian nya, sebagai pengatur kecepatan menghasilkan steady state error yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mesin CNC (computer numerical controlled) adalah sebuah mesin yang diperintah oleh manusia untuk mengerjakan sesuatu yang telah di desain oleh computer. Mesin ini memiliki
DISAIN KOMPENSATOR UNTUK PLANT MOTOR DC ORDE SATU
DISAIN KOMPENSATOR UNTUK PLANT MOTOR DC ORDE SATU TUGAS PAPER ANALISA DISAIN SISTEM PENGATURAN Oleh: FAHMIZAL(2209 05 00) Teknik Sistem Pengaturan, Teknik Elektro ITS Surabaya Identifikasi plant Identifikasi
Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC pada Alat Ektraktor Madu Menggunakan Kontroler PID
1 Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC pada Alat Ektraktor Madu Menggunakan Kontroler PID Rievqi Alghoffary, Pembimbing 1: Purwanto, Pembimbing 2: Bambang siswoyo. Abstrak Pengontrolan kecepatan pada alat
Desain Kontroler Fuzzy untuk Sistem Gantry Crane
1 Desain Kontroler Fuzzy untuk Sistem Gantry Crane Rosita Melindawati, Trihastuti Agustinah Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim,
PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU GARASI MENGGUNAKAN SMS
E-Jurnal Prodi Teknik Elektronika Edisi Proyek Akhir D3 PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU GARASI MENGGUNAKAN SMS Oleh : Fauzia Hulqiarin Al Chusni (13507134014), Universitas Negeri Yogyakarta [email protected]
Pengontrol PID pada Robot Beroda untuk Kontes Robot Cerdas Indonesia
18 ISSN 1979-2867 (print) Electrical Engineering Journal Vol. 4 (2013) No. 1, pp. 18-33 Pengontrol PID pada Robot Beroda untuk Kontes Robot Cerdas Indonesia E. Merry Sartika dan Rocky Anthony Jurusan Teknik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan oleh penyusun dalam melakukan penelitian skripsi ini antara lain: 1. Studi Pustaka, yaitu dengan cara mencari, menggali dan mengkaji
pengendali Konvensional Time invariant P Proportional Kp
Strategi Dalam Teknik Pengendalian Otomatis Dalam merancang sistem pengendalian ada berbagai macam strategi. Strategi tersebut dikatakan sebagai strategi konvensional, strategi modern dan strategi berbasis
PERANCANGAN PENGENDALI POSISI LINIER UNTUK MOTOR DC DENGAN MENGGUNAKAN PID
PERANCANGAN PENGENDALI POSISI LINIER UNTUK MOTOR DC DENGAN MENGGUNAKAN PID Endra 1 ; Nazar Nazwan 2 ; Dwi Baskoro 3 ; Filian Demi Kusumah 4 1 Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas
PENGENDALI MOTOR SERVO DC MENGGUNAKAN PI UNTUK DIIMPLEMENTASIKAN PADA MESIN CNC ABSTRACT
PENGENDALI MOTOR SERVO DC MENGGUNAKAN PI UNTUK DIIMPLEMENTASIKAN PADA MESIN CNC Bartolomeus Bregas Raditya; Enrico Kartanadi; Jimmy Linggarjati Computer Engineering Department, Faculty of Engineering,
PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN SENSOR ENCODER DENGAN KENDALI PI
PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN SENSOR ENCODER DENGAN KENDALI PI Jumiyatun Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Tadolako E-mail: [email protected] ABSTRACT Digital control system
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian sebelumnya berjudul Feedforward Feedback Kontrol Sebagai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Studi Pustaka Penelitian sebelumnya berjudul Feedforward Feedback Kontrol Sebagai Pengontrol Suhu Menggunakan Proportional Integral berbasis Mikrokontroler ATMEGA 8535 [3].
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA HASIL SIMULASI
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA HASIL SIMULASI Pada bab ini akan dijelaskan hasil analisa perancangan kontrol level deaerator yang telah dimodelkan dalam LabVIEW sebagaimana telah dibahas pada bab III. Dengan
Implementasi Modul Kontrol Temperatur Nano-Material ThSrO Menggunakan Mikrokontroler Digital PIC18F452
Implementasi Modul Kontrol Temperatur Nano-Material ThSrO Menggunakan Mikrokontroler Digital PIC18F452 Moh. Hardiyanto 1,2 1 Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Indonesia 2 Laboratory of
Makalah Seminar Tugas Akhir
Makalah Seminar Tugas Akhir APLIKASI KENDALI MENGGUNAKAN SKEMA GAIN SCHEDULING UNTUK PENGENDALIAN SUHU CAIRAN PADA PLANT ELECTRIC WATER HEATER Ahmad Shafi Mukhaitir [1], Iwan Setiawan, S.T., M.T. [2],
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN BAB 1. 1.1 Latar Belakang Gerak terbang pada pesawat tanpa awak atau yang sering disebut Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ada berbagais macam, seperti melayang (hovering), gerak terbang
Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC Pada Alat Penyiram Tanaman Menggunakan Kontoler PID
Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC Pada Alat Penyiram Tanaman Menggunakan Kontoler PID 1 Ahmad Akhyar, Pembimbing 1: Purwanto, Pembimbing 2: Erni Yudaningtyas. Abstrak Alat penyiram tanaman yang sekarang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pesawat tanpa awak atau pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pesawat tanpa awak atau pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot
ANALISA SISTEM KENDALI FUZZY PADA CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (CVT) DENGAN DUA PENGGERAK PUSH BELT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA CVT
ANALISA SISTEM KENDALI FUZZY PADA CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (CVT) DENGAN DUA PENGGERAK PUSH BELT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA CVT Oleh : Agung Prasetya Adhayatmaka NRP 2108100521 Dosen Pembimbing
4. BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS. pengujian simulasi open loop juga digunakan untuk mengamati respon motor DC
4. BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS 4.1 Pengujian Open Loop Motor DC Pengujian simulasi open loop berfungsi untuk mengamati model motor DC apakah memiliki dinamik sama dengan motor DC yang sesungguhnya. Selain
IV. PERANCANGAN SISTEM
SISTEM PENGATURAN KECEPATAN PUTARAN MOTOR PADA MESIN PEMUTAR GERABAH MENGGUNAKAN KONTROLER PROPORSIONAL INTEGRAL DEFERENSIAL (PID) BERBASIS MIKROKONTROLER Oleh: Pribadhi Hidayat Sastro. NIM 8163373 Jurusan
PEMBUATAN SISTEM PENGATURAN PUTARAN MOTOR DC MENGGUNAKAN KONTROL PROPORTIONAL-INTEGRAL-DERIVATIVE (PID) DENGAN MEMANFAATKAN SENSOR KMZ51
Jurnal MIPA 35 (2): 130-139 (2012) Jurnal MIPA http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jm PEMBUATAN SISTEM PENGATURAN PUTARAN MOTOR DC MENGGUNAKAN KONTROL PROPORTIONAL-INTEGRAL-DERIVATIVE (PID) DENGAN
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Motor DC merupakan salah satu jenis aktuator yang cukup banyak digunakan dalam bidang industri. Seiring dengan kemajuan teknologi, permasalahan pada dunia industri
RANCANG BANGUN KENDALI PADA ROBOT PEMANJAT DINDING DESIGN CONTROL OF WALL CLIMBING ROBOT.
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.3 Desember 2017 Page 3247 RANCANG BANGUN KENDALI PADA ROBOT PEMANJAT DINDING DESIGN CONTROL OF WALL CLIMBING ROBOT 1 Fauzan Dwi Septiansyah, 2 Mohammad
Perancangan Pengendali Proportional-Integral Anti-Windup (Pi-Aw) pada Simulator Mobil Listrik untuk Kendali Kecepatan dan Torsi
Perancangan Pengendali Proportional-Integral Anti-Windup (Pi-Aw) pada Simulator Mobil Listrik untuk Kendali Kecepatan dan Torsi Adnan Rafi Al Tahtawi Program Studi Teknik Komputer Politeknik Sukabumi Jl.
IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI KECEPATAN MOTOR ARUS SEARAH MENGGUNAKAN KENDALI PID BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLER
IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI KECEPATAN MOTOR ARUS SEARAH MENGGUNAKAN KENDALI PID BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLER Winarso*, Itmi Hidayat Kurniawan Program Studi Teknik Elektro FakultasTeknik, Universitas
Yogyakarta 55281, Indonesia. Yogyakarta 55281, Indonesia. Yogyakarta 55281, Indonesia
Perancangan Sistem Kendali NCTF Berbasis Arduino Mega untuk Sistem Putar Eksentris Satu Massa Horisontal Perwita Kurniawan 1, a *, Purtojo 2,b, Herianto 3,c dan Gesang Nugroho 4,d 1 Program Studi S2 Ilmu
Simulasi Control System Design dengan Scilab dan Scicos
Simulasi Control System Design dengan Scilab dan Scicos 1. TUJUAN PERCOBAAN Praktikan dapat menguasai pemodelan sistem, analisa sistem dan desain kontrol sistem dengan software simulasi Scilab dan Scicos.
Balancing Robot Menggunakan Metode Kendali Proporsional Integral Derivatif
IJEIS, Vol.5, No.1, April 2015, pp. 89~98 ISSN: 2088-3714 89 Balancing Robot Menggunakan Metode Kendali Proporsional Integral Derivatif Rizka Bimarta* 1, Agfianto Eko Putra 2, Andi Dharmawan 3 1 Prodi
BAB I PENDAHULUAN. menggerakan belt conveyor, pengangkat beban, ataupun sebagai mesin
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Motor DC atau motor arus searah yaitu motor yang sering digunakan di dunia industri, biasanya motor DC ini digunakan sebagai penggerak seperti untuk menggerakan
Sistem Kontrol Keseimbangan Statis Robot Humanoid Joko Klana Berbasis Pengontrol PID
IJEIS, Vol.2, No.1, April 2012, pp. 67~76 ISSN: 2088-3714 67 Sistem Kontrol Keseimbangan Statis Robot Humanoid Joko Klana Berbasis Pengontrol PID Pramudita Johan Iswara *1, Agfianto Eko Putra 2 1 Prodi
