//inisialisasi variabel dan library #include <SD.h> #include <SPI.h> #include <Time.h> #include <Ethernet.h>

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "//inisialisasi variabel dan library #include <SD.h> #include <SPI.h> #include <Time.h> #include <Ethernet.h>"

Transkripsi

1 46 LAMPIRAN A //Kode Program Sistem //inisialisasi variabel dan library #include <SD.h> #include <SPI.h> #include <Time.h> #include <Ethernet.h> byte sensorinterrupt = 0; // 0 = pin 2; 1 = pin 3 byte sensorpin = 2; // konstanta untuk faktor kalibrasi flow sensor float calibrationfactor = 8.5; volatile byte pulsecount; int volbulan[6] ; int temp[6]; unsigned long volume; unsigned long total; unsigned long oldmin; unsigned long oldmonth; unsigned long oldtime; float debitmenit; unsigned int debitdetik; const int chipselect = 4; File datafile; byte mac[] = 0xDE, 0xAD, 0xBE, 0xEF, 0xFE, 0xED ; byte ip[] = 10,4,11,177 ; const int MAX_PAGE_NAME_LEN = 8; // max characters in a page name char buffer[max_page_name_len+1]; // page name + terminating null EthernetServer server(80); EthernetClient client; //inisialisasi server,sd card, waktu dan interupsi void setup() Serial.begin(9600); Ethernet.begin(mac, ip); server.begin(); Serial.println("Ready");

2 47 settime(12,0,0,6,30,14); attachinterrupt(sensorinterrupt, pulsecounter, RISING); // make sure that the default chip select pin is set to // output, even if you don't use it: pinmode(10, OUTPUT); // see if the card is present and can be initialized: if (!SD.begin(chipSelect)) Serial.println("Card failed, or not present"); // don't do anything more: return; Serial.println("card initialized."); //Fungsi Utama Sistem void loop() debit(); // Rutin pembacaan data debbit air dari sensor client = server.available(); if (client) while (client.connected()) if (client.available()) if( client.find("get ") ) // look for the page name memset(buffer,0, sizeof(buffer)); // clear the buffer if(client.find( "/")) if(client.readbytesuntil('/', buffer, MAX_PAGE_NAME_LEN )) if(strcmp(buffer, "tampil") == 0) showanalog(); else if(strcmp(buffer, "data") == 0) showdigital();

3 48 else unknownpage(buffer); Serial.println(); break; client.stop(); // Rutin Halaman Data real-time sistem void showanalog() sendheader(); client.println(f("data PELANGGAN ")); client.println(f("nama PELANGGAN : Arif Azhari")); client.println(f("nomor PELANGGAN : 11691")); client.println(f("alamat PELANGGAN : Jl Ayahanda Gg tabib NO : 6")); client.print(" Jam : "); client.print(hour()); client.print(f(" Menit : ")); client.print(minute()); client.print(f(" Detik : ")); client.print(second()); client.print(f(" Tanggal : ")); client.print(day()); client.print(f(" Bulan : ")); client.print(monthstr(month())); client.print(f(" Tahun : ")); client.print(year());

4 49 client.print(f("pemakaian air Bulan ini (dalam m3) : ")); client.print(volume); for (int bulan = 0; bulan < 5; bulan++) client.print(f("pemakaian air ")); client.print(bulan+1); client.print(f(" Bulan Lalu : ")); client.print(volbulan[bulan]); //Rutin Halaman Web Data pada kartu memori void showdigital() sendheader(); File datafile = SD.open("datalog.txt"); int i; while(datafile.available()) client.write(datafile.read()); i++; if(i > 40) i=0; datafile.close(); //Halaman Web default void unknownpage(char *page) sendheader(); client.println("<h1>halaman utama

5 50 Sistem</h1>"); client.print(page); client.println("halaman yang tersedia :<br />"); client.println("/hasil Pembacaan /<br />"); client.println("/data Pembacaan/<br />"); client.println("</body></html>"); void swap() // Tukan data bulan ini ke bulan yang sudah berlalu for(int bulan = 5;bulan >= 1;bulan--) temp[bulan]=volbulan[bulan-1]; volbulan[bulan]=temp[bulan]; volbulan[0]=volume; volume=0; void pulsecounter() // naikan cacahan Pulsa pulsecount++; void debit() if((millis() - oldtime) > 1000) // rutin memproses pulsa counter dalam rentang satu detik // disable interupsi untuk memulai perhitungan pulsa dan proses lainnya detachinterrupt(sensorinterrupt); // Rumus perhitungan dari sensor

6 51 debit dalam liter per menit debitmenit = (( / (millis() - oldtime)) * pulsecount) / calibrationfactor; // waktu setelah interupsi berlalu. oldtime = millis(); 1000; // konversikan kedalam mililiter debitdetik = (debitmenit / 60) * // jumlahkan milliliter yang telah lewat dengan yang sekarang untuk mendapatkan total volume volume += debitdetik; total += debitdetik; String datastring =" "; // Reset ulang pulsa pulsecount = 0; if(month()!= oldmonth) swap(); oldmonth = month(); if(minute()!= oldmin) oldmin = minute(); datastring += day(); datastring += month(); datastring += year(); datastring += " "; datastring += hour(); datastring += minute(); datastring += second(); datastring += " "; datastring += " Volume"; datastring += String(volbulan[0]); datastring += " M3 ";

7 52 File datafile = SD.open("datalog.txt", FILE_WRITE); datafile.println(datastring); datafile.close(); // nyalakan kembali interpsi attachinterrupt(sensorinterrupt, pulsecounter, RISING); void sendheader() // send a standard http response header client.println("http/ OK"); client.println("content-type: text/html"); client.println(); client.println("<html><head><title>web multi-page </title>"); client.println("<body>"); server

BAB III IMPLEMENTASI

BAB III IMPLEMENTASI BAB III IMPLEMENTASI A. Aplikasi Client Pembuatan program aplikasi client akan dipergunakan untuk pengontrolan lampu, pemrograman pada client menerapkan pemrograman soket dengan bahasa pemrograman java

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan pada tugas akhir ini yaitu berupa hardware dan software. Table 3.1. merupakan alat dan bahan yang digunakan. Tabel 3.1. Alat dan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. A. FOTO KOMPONEN : 1) Water flow sensor G1

LAMPIRAN. A. FOTO KOMPONEN : 1) Water flow sensor G1 LAMPIRAN A. FOTO KOMPONEN : 1) Water flow sensor G1 63 64 2) Arduino Nano Versi3.0 3) Buzzer 65 4) Relay Module 1 Channel 5) Push Button 66 B. SKEMA PERANCANGAN RANGKAIAN 1) Skema Rangkaian Keseluruhan

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Pada bab ini akan dibahas mengenai proses perancangan alat mulai dari perancangan sistem mekanik sampai perancangan sistem elektronik sehingga semua sistem alat dapat

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA Pada bab ini akan dibahas mengenai komponen dan perangkat yang digunakan serta tahap pengujian masing-masing komponen sampai ke tahap pengujian keseluruhan. Setelah semua pengujian

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIKUM ET2200 PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI 2 SISTEM EMBEDDED

PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIKUM ET2200 PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI 2 SISTEM EMBEDDED PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIKUM ET2200 PRAKTIKUM TEKNIK TELEKOMUNIKASI 2 SISTEM EMBEDDED LABORATORIUM TELEMATIKA PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA INSTITUT TEKNOLOGI

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Diagram Blok Pada kegiatan ini proses perancangan sistem merupakan bagian yang sangat penting, karena akan menentukan seperti apa alat yang akan dibuat. Perancangan sistem

Lebih terperinci

RANGKAIAN KESELURUHAN

RANGKAIAN KESELURUHAN LAMPIRAN RANGKAIAN KESELURUHAN WIRING MODUL CHARGER WIRING MODUL SD CARD WIRING ARDUINO UNO WIRING RTC WIRING SHT11 LISTING PROGRAM Listing 3.1 berikut : #include // sht library #include //

Lebih terperinci

BAB III PRINSIP KERJA DAN PERANCANGAN

BAB III PRINSIP KERJA DAN PERANCANGAN BAB III PRINSIP KERJA DAN PERANCANGAN 3.1 Diagram Blok Hardware Dalam bab ini kita akan membahas tentang perancangan alat serta prinsip kerja dari alat yang telah kita buat. Pada gambar 3.1 memperlihatkan

Lebih terperinci

DT-AVR Application Note

DT-AVR Application Note DT-AVR DT-AVR Application Note AN-231 Monitoring Accelerometer, RTC, dan Switch Melalui Web Browser Oleh: Tim IE Untuk mengetahui hasil pembacaan suatu modul pada umumnya kita menggunakan terminal, atau

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Sinyal Arus 4-20 ma Dari Pemancar Suhu Melalui Jaringan GPRS, Sekolah. Tinggi Teknologi Nasional, Yogyakarta.

DAFTAR PUSTAKA. Sinyal Arus 4-20 ma Dari Pemancar Suhu Melalui Jaringan GPRS, Sekolah. Tinggi Teknologi Nasional, Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA 1. Agung M., Bangun, 2014, Arduino for Beginners, Surya University, Tangerang. 2. McRoberts, Michael, 2010, Beginning Arduino, Technology In Action, United States of America. 3. Nugroho,

Lebih terperinci

Lampiran 1. Kode Program Rancangan Otomatisasi Irigasi Kendi. const int chipselect = 10;//pin chipset untuk sd card stackable SdFat sd; SdFile myfile;

Lampiran 1. Kode Program Rancangan Otomatisasi Irigasi Kendi. const int chipselect = 10;//pin chipset untuk sd card stackable SdFat sd; SdFile myfile; LAMPIRAN 37 Lampiran 1. Kode Program Rancangan Otomatisasi Irigasi Kendi #include //LIB UTK RTC #include #include const int chipselect = 10;//pin chipset untuk sd card stackable

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN. meliputi dua Perancangan yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak

BAB III PERANCANGAN. meliputi dua Perancangan yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak BAB III PERANCANGAN Prototipe Smart Urinal sebagai salah satu sarana Medical Check Up meliputi dua Perancangan yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Pembahasan perangkat keras

Lebih terperinci

Structure dasar dari bahasa pemrograman arduino adalah sederhana yang

Structure dasar dari bahasa pemrograman arduino adalah sederhana yang Structuer Pemrograman 1. Structure Structure dasar dari bahasa pemrograman arduino adalah sederhana yang hanya terdiri dari dua bagian. void setup( ) // Statement; void loop( ) // Statement; Dimana setup

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DEBIT AIR BERBASIS ARDUINO UNO

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DEBIT AIR BERBASIS ARDUINO UNO PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DEBIT AIR BERBASIS ARDUINO UNO Arif Azhari, Soeharwinto, Konsentrasi Teknik Komputer, Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) Jl. Almamater,

Lebih terperinci

INSTRUKSI. TTH2D3 Mikroprosesor

INSTRUKSI. TTH2D3 Mikroprosesor INSTRUKSI TTH2D3 Mikroprosesor AT Mega 32 pin diagram Port B Port A Port D Port C ATMega32 Pin out & Descriptions Mega32/Mega16 (XCK/T0) PB0 PA0 (ADC0) (T1) PB1 PA1 (ADC1) (INT2/AIN0) PB2 PA2 (ADC2) (OC0/AIN1)

Lebih terperinci

Pengenalan Bahasa C. 1. Struktur penulisan program. #include < [library2.h] > #define [nama2] [nilai] ;

Pengenalan Bahasa C. 1. Struktur penulisan program. #include < [library2.h] > #define [nama2] [nilai] ; Pengenalan Bahasa C 1. Struktur penulisan program #include < [library1.h] > #include < [library2.h] > #define [nama1] [nilai] ; #define [nama2] [nilai] ; [global variables] [functions] void main(void)

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT BAB III PERANCANGAN ALAT Bab ini menjelaskan tentang perancangan sistem IOT dari proyek yang sudah dijelaskan sebelumnya. 3.1. Diagram Blok Sistem Perancangan diagram blok sistem alat ini ditunjukkan pada

Lebih terperinci

Dasar Pemrograman Mikrokontroler dengan Bahasa C

Dasar Pemrograman Mikrokontroler dengan Bahasa C Dasar Pemrograman Mikrokontroler dengan Bahasa C Pokok Bahasan: 1. Penggunaan Fungsi (Using Functions) 2. Penanaman bahasa rakitan di dalam Program 'C' Tujuan Belajar: Setelah mempelajari dalam bab ini,

Lebih terperinci

PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini:

PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini: PENGENALAN BAHASA C A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini: Kebanyakan pemrogram jarang memberikan keterangan/

Lebih terperinci

Variable. Variable (cont) Variable (cont) Tipe Data

Variable. Variable (cont) Variable (cont) Tipe Data Variable Variable (cont) Variable dapat didefinisikan sebagai bagian dari memory untuk menyimpan nilai yang telah ditentukan. Setiap variable memrlukan identifier yang dapat membedakannya dari variable

Lebih terperinci

PRAKTIKUM 2. perubah (variabel), konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh

PRAKTIKUM 2. perubah (variabel), konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh PRAKTIKUM 2 1. Variabel Pengenal (identifier) merupakan nama yang biasa digunakan untuk suatu perubah (variabel), konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh pemrogram. Variabel adalah suatu

Lebih terperinci

Pencipta bahasa C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada. sekitar tahun C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi

Pencipta bahasa C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada. sekitar tahun C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi 2.. PerangkatLunak 2.1.1. Pemrograman Bahasa C Pencipta bahasa C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972. C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program dalam

Lebih terperinci

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 1 BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA IDENTIFIER Identifier adalah suatu tanda yang mewakili nama-nama variabel, method, class, dsb. Ingat : Bahasa

Lebih terperinci

Pengenalan C++ Oleh : Dewi Sartika

Pengenalan C++ Oleh : Dewi Sartika Pengenalan C++ Oleh : Dewi Sartika Pendahuluan Bahasa Pemrograman C++ merupakan bahasa tingkat menengah dimana bahasa ini didasarkan atas bahasa C, keistimewaan dari bahasa C++ adalah bahasa ini mendukung

Lebih terperinci

PERANCANGAN ALAT MONITORING PENGGUNAAN DAYA LISTRIK SECARA DETAIL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER

PERANCANGAN ALAT MONITORING PENGGUNAAN DAYA LISTRIK SECARA DETAIL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER PERANCANGAN ALAT MONITORING PENGGUNAAN DAYA LISTRIK SECARA DETAIL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Aziska Purba Anggiawan, SlametWinardi, ST., MT Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas

Lebih terperinci

Lampiran 1 Blok diagram arsitektur AVR

Lampiran 1 Blok diagram arsitektur AVR LAMPIRAN 13 Lampiran 1 Blok diagram arsitektur AVR 14 Lampiran 2 Gambar sensor float switch Switch Lampiran 3 Koneksi SD Modul dengan Arduino 15 Lampiran 4 Dokumentasi rancang bangun menggunakan sensor

Lebih terperinci

Sejarah C. Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs.

Sejarah C. Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs. Sejarah C Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs. Pengembangan dari bahasa BCPL(Martin Richard, 1967) dan bahasa B (Ken Thompson, 1970) Dibantu Brian W. Kernighan, Ritchie menulis buku

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN ALAT. Pengujian Arduino Board Pengujian Sensor Ultrasonic (ping) Pengujian Tombol Pengujian LCD Pengujian Alat Keseluruhan

BAB IV PENGUJIAN ALAT. Pengujian Arduino Board Pengujian Sensor Ultrasonic (ping) Pengujian Tombol Pengujian LCD Pengujian Alat Keseluruhan 30 P a g e BAB IV PENGUJIAN ALAT Pengujian alat dilakukan untuk mengetahui apakah alat yang dibuat sudah sesuai atau belum sesuai dengan perancangan yang telah dirancang sebelumnya. Perlu dilakukan pengujian

Lebih terperinci

Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut

Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut 1. Pengenalan Bahasa C++ a. Elemen Bahasa C+ Bahasa C++ ditulis dari beberapa elemen, antara lain: Pernyataan Satu atau beberapa ekspresi

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1 MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1 Disusun oleh : Tim Asisten JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 0 A. Pengantar

Lebih terperinci

SMART HOME ARDUINO EMBEDDED WEB SERVER BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 DAN ETHERNET SHIELD

SMART HOME ARDUINO EMBEDDED WEB SERVER BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 DAN ETHERNET SHIELD SMART HOME ARDUINO EMBEDDED WEB SERVER BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 DAN ETHERNET SHIELD MAKALAH Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Menyelesaikan Mata Kuliah PROJECT AKHIR Oleh: AHMAD JATI

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT 44 BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1 Deskripsi Alat Pada bab ini penulis akan menjelaskan spesifikasi alat, menjelaskan beberapa blok rangkaian masing-masing bloknya memiliki karakteristik yang berbeda-beda,dan

Lebih terperinci

BAHASA PEMROGRAMAN C

BAHASA PEMROGRAMAN C BAHASA PEMROGRAMAN C A. Pengenalan Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie tahun 1972 di Bell Laboratories. Kelebihan Bahasa C: - Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer. - Kode bahasa C sifatnya

Lebih terperinci

Tujuan : A. Percabangan Percabangan di dalam Java terdapat 2 macam, yaitu dengan memakai if dan switch.

Tujuan : A. Percabangan Percabangan di dalam Java terdapat 2 macam, yaitu dengan memakai if dan switch. Modul 2 Percabangan dan Loop Tujuan : 1. Praktikan mengetahui macam macam percabangan pada Java 2. Praktikan mengetahui macam macam loop pada Java 3. Praktikan mampu memahami logika percabangan dan loop

Lebih terperinci

Tipe Data, Variabel, Input/Output

Tipe Data, Variabel, Input/Output Tipe Data, Variabel, Input/Output Pendahuluan Untuk membuat program dengan bahasa pemrograman C harus memperhatikan struktur dasarnya. Strukturnya diawali dengan bagian preprocessor directive yang biasanya

Lebih terperinci

Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1

Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1 BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1.1 SEJARAH DAN STANDAR C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberkan ide kepada ken thompson yang kemudian

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard s RISC Processor) dari Atmel ini

BAB 2 LANDASAN TEORI. Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard s RISC Processor) dari Atmel ini BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Mikrokontroller ATMega 8535 Mikrokontroler AVR (Alf and Vegard s RISC Processor) dari Atmel ini menggunakan arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computing) yang artinya proses

Lebih terperinci

DASAR PEMROGRAMAN C UNTUK MIKROKONTROLER

DASAR PEMROGRAMAN C UNTUK MIKROKONTROLER DASAR PEMROGRAMAN C UNTUK MIKROKONTROLER Naskan, Jurusan Teknik Informatika, STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl. Ring Road Utara Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta Bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk

Lebih terperinci

Struktur Program Bahasa C

Struktur Program Bahasa C Struktur Program Bahasa C Struktur Program Bahasa C /* Komentar */ main( ) { statemen-statemen; } fungsi_tambahan( ) { statemen-statemen } program utama fungsi tambahan yang dapat dipanggil oleh program

Lebih terperinci

Daftar Pusataka. Budiharto, W. (2010). Robotika - Teori dan Implementasinya. Yogyakarta: ANDI.

Daftar Pusataka. Budiharto, W. (2010). Robotika - Teori dan Implementasinya. Yogyakarta: ANDI. Daftar Pusataka Guntur Dharma Putra (2013). Pengembangan Gateway Berbasis Embedded Device Untuk Interoperabilitas Jaringan Sensor Nirkabel Dan Protokol Internet, Yogyakarta. Tugas Akhir. Teknik Elektro.

Lebih terperinci

BAB III. bab ini akan dibahas mengenai proses perancangan mekanik serta. penyusunan rangkaian untuk merealisasikan sistem alat.dalam hal ini Ethernet

BAB III. bab ini akan dibahas mengenai proses perancangan mekanik serta. penyusunan rangkaian untuk merealisasikan sistem alat.dalam hal ini Ethernet 21 BAB III PERANCANGAN SISTEM MONITORING SMART URINOIR BERBASIS RF ID(RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) DAN SD CARD DATA LOGGER DATABASE SEBAGAI PENYIMPAN DATA PASIEN bab ini akan dibahas mengenai proses

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 1 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metodelogi Penelitian Metoda yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan eksperimen di laboratorium. Kegiatan penelitian ini dilakukan di Bengkel

Lebih terperinci

JOBSHEET 3. Sensor Warna dan Mikrokontroller

JOBSHEET 3. Sensor Warna dan Mikrokontroller JOBSHEET 3 Sensor Warna dan Mikrokontroller A. Tujuan Mahasiswa mampu merangkai sensor ultrasonic dengan mikrokontroller Mahasiswa mampu melakukan pembacaan data sensor dengan mikrokontroller B. Dasar

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. 27

BAB IV PEMBAHASAN. 27 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Perancangan Kendali Back Gauge Berbasis Arduino Sistem yang akan dirancang akan terbagi menjadi dua bagian, yaitu perancangan perangkat keras ( Hardware ) dan perancangan perangkat

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Diagram Blok Sistem Dalam perancangan dan pembuatan alat untuk pengontrol dan pengendali miniatur lampu HMP ini diharapkan akan menghasilkan suatu sistem yang

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. 5.1 Kesimpulan

BAB V PENUTUP. 5.1 Kesimpulan BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Pada rancang bangun kendali Exhaust Fan menggunakan Bluetooth yang telah dibuat tersebut, dapat diambil beberapa kesimpulan diantaranya adalah: 1. Sistem kendali Bluetooth

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun gambar blok diagram modul data logger autoclave yang telah dibuat

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun gambar blok diagram modul data logger autoclave yang telah dibuat 15 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Diagram Blok Sistem Adapun gambar blok diagram modul data logger autoclave yang telah dibuat dapat dilihat pada Gambar 3.1 dibawah ini : SENSOR SUHU INSTRUMENTASI AMPLIFIER

Lebih terperinci

Perancangan Datalogger Online Melalui Jaringan 3G Menggunakan Low Cost Mikrokontroler Arduino

Perancangan Datalogger Online Melalui Jaringan 3G Menggunakan Low Cost Mikrokontroler Arduino Seminar Nasional Peranan Ipteks Menuju Industri Masa Depan (PIMIMD-4) Institut Teknologi Padang (ITP), Padang, 27 Juli 2017 ISBN: 978-602-70570-5-0 http://eproceeding.itp.ac.id/index.php/pimimd2017 Perancangan

Lebih terperinci

ELEMEN DASAR C++ C++ mempunyai cara untuk menyatakan karakter-karakter yang tidak mempunyai kode tombol (seperti karakter tombol) misalnya \n.

ELEMEN DASAR C++ C++ mempunyai cara untuk menyatakan karakter-karakter yang tidak mempunyai kode tombol (seperti karakter tombol) misalnya \n. 1 ELEMEN DASAR C++ HIMPUNAN KARAKTER Himpunan karakter pada C++ terdiri huruf, digit maupun simbol-simbol lainnya (termasuk spasi dan karakter kontrol). Huruf, contoh : A s/d Z dan a s/d z Digit, contoh

Lebih terperinci

Dasar Pemrograman C. Hendawan Soebhakti. Oktober 2009

Dasar Pemrograman C. Hendawan Soebhakti. Oktober 2009 Dasar Pemrograman C Hendawan Soebhakti Oktober 2009 Tujuan Mampu membuat program mikrokontroler dengan bahasa C Mampu menjelaskan struktur bahasa C Sistem Mikrokontroler Hendawan Soebhakti 2 Sub Pokok

Lebih terperinci

PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO

PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO BBROBOTINDONESIA PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO www.belajarbikinrobot.weebly.com Praktikum 3 Belajar Arduino analogread() dan Komunikasi Serial Setelah sebelumnya kita belajar tentang penggunaan pin digital

Lebih terperinci

Chapter 1 KONSEP DASAR C

Chapter 1 KONSEP DASAR C Chapter 1 KONSEP DASAR C Sejarah Dan Standar C Akar dari bahasa C adalah BCPL (dikembangkan oleh Martin Richard tahun 1967). Kemudian Tahun 1970, Ken Thompson mengembangkan bahasa tersebut yang di kenal

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN ALAT PENCAMPUR CAT TEMBOK (BAGIAN II) TUGAS AKHIR

RANCANG BANGUN ALAT PENCAMPUR CAT TEMBOK (BAGIAN II) TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN ALAT PENCAMPUR CAT TEMBOK OTOMATIS BERBASIS PERSONAL COMPUTER (PC) (BAGIAN II) TUGAS AKHIR Oleh: DITA AYU INDAH PRAMESWARY NIM. 081310213038 PROGRAM STUDI D3 OTOMASI SISTEM INSTRUMENTASI

Lebih terperinci

Tipe Data dan Operator

Tipe Data dan Operator Tipe Data dan Operator Dasar Algoritma dan Pemrogrman Eka Maulana, ST, MT, MEng. Klasifikasi Tipe Data 1 Tipe Data Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam

Lebih terperinci

Struktur Program C++ Pertemuan 3

Struktur Program C++ Pertemuan 3 Struktur Program C++ Pertemuan 3 Outline Organizing the C++ Program Declaring and Defining Functions Local Variables Global Variables Returning Values from Functions Default Function Parameters Controlling

Lebih terperinci

Percabangan & Perulangan

Percabangan & Perulangan BRACHIG & LOOPIG Percabangan & Perulangan Pemrograman Berbasis Obyek Pertemuan 3 IT-EEPIS Percabangan -else else- switch (ekspresi boolean) { pernyataan1; pernyataan2; ekspresi = true pernyataan1 pernyataan2

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Dalam bab ini akan dijelaskan dan ditampilkan bagaimana hasil dari pengujian rancangan alat yang dibuat beserta pembahasan tentang hasil sensor berat dan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun untuk gambar dan penjelasan dari blok diagram dari alat dapat dilihat pada. Modul sensor.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun untuk gambar dan penjelasan dari blok diagram dari alat dapat dilihat pada. Modul sensor. BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Diagram Blok Adapun untuk gambar dan penjelasan dari blok diagram dari alat dapat dilihat pada Gambar 3. 1 di bawah ini: Elektroda gelas Modul sensor Arduino UNO R3 LCD

Lebih terperinci

C Programming (re-view)

C Programming (re-view) Data Structures C Programming (re-view) Pengampu : TATI ERLINA, M.I.T. McGraw-Hill Technology Education Copyright 2006 by The McGraw-Hill Companies, Inc. All rights reserved. C Programming Review What

Lebih terperinci

Fungsi : Dasar Fungsi

Fungsi : Dasar Fungsi PRAKTIKUM 13 Fungsi : Dasar Fungsi A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana. 2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur. B. DASAR TEORI Fungsi adalah suatu bagian

Lebih terperinci

IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT F NT OR, W HILE D O WHILE I 2

IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT F NT OR, W HILE D O WHILE I 2 PERCABANGAN DAN PERULANGAN PADA C++ IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT FOR, WHILE DO WHILE 2 Sebuah pernyataan C++ sederhana adalah setiap instruksi individual dari sebuah program, seperti deklarasi

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III PERANCANGAN ALAT BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1 Gambaran Umum Rancang Bangun Prototype Monitoring dan Kendali Pada Rumah Menggunakan ESP 8266 (wemos) ini terdiri dari dua perancangan, yaitu perancangan perangkat keras meliputi

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 29 BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Blok Diagram Sistem Blok diagram sistem absensi ini dapat dilihat pada gambar 3.1 di bawah ini. Gambar 3.1. Diagram Blok Sistem Fungsi fungsi dari blok diatas adalah sebagai

Lebih terperinci

Notasi Algoritmik. Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang

Notasi Algoritmik. Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang Notasi Algoritmik Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang Review Pemrograman prosedural Aksi: Intial state, final state harus jelas dan dalam range waktu yang terbatas Dapat

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Arduino Uno Arduino Uno adalah sebuah board mikrokontroller yang berbasis ATmega238. Arduino memiliki 14 pin input/output yang mana 6 pin dapat digunakan sebagai PWM (Pukse Wide

Lebih terperinci

1.1. Sejarah Bahasa C

1.1. Sejarah Bahasa C Bab 1 Pendahuluan 1.1. Sejarah Bahasa C Sejarah perkembangan dan latar belakang munculnya bahasa C adalah seperti dalam Gambar 1. Gambar 1: Sejarah Bahasa C Boleh dikatakan bahwa akar dari bahasa C adalah

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Rele Gangguan Tanah (GFR) Sistem Proteksi Kota Padang. Universitas Bung. [2] Abdul Kadir BUKU PANDUAN PRAKTIS MEMPELAJARI APLIKASI

DAFTAR PUSTAKA. Rele Gangguan Tanah (GFR) Sistem Proteksi Kota Padang. Universitas Bung. [2] Abdul Kadir BUKU PANDUAN PRAKTIS MEMPELAJARI APLIKASI DAFTAR PUSTAKA [1] Rina. (2007). Perencanaan Sistem Koordinasi Rele Arus Lebih (OCR) Dengan Rele Gangguan Tanah (GFR) Sistem Proteksi Kota Padang. Universitas Bung Hatta: Skripsi S1. [2] Abdul Kadir BUKU

Lebih terperinci

P 4 Bab 3 : Dasar Pemrograman C

P 4 Bab 3 : Dasar Pemrograman C Kampus II, Jl. Jembatan Merah, Nomor.C. Gejayan, Yogyakarta, Telp: (0), Fax (0) 00 P Bab : Dasar Pemrograman C. Tujuan Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami identifier, keyword, variable, tipe data,

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini penulis menjelaskan mengenai langkah langkah praktek untuk melakukan penerapan terhadap perancangan yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Implementasi

Lebih terperinci

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom Tipe Data dan Variabel Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom Format Pseudocode Lengkap Judul program/algoritma PROGRAM Euclidean Program untuk mencari GCD dari dua buah bilangan bulat positif m dan

Lebih terperinci

PENGENALAN ARDUINO. SPI : 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO), 13 (SCK). Pin-pin ini mensupport komunikasi SPI menggunakan SPI library.

PENGENALAN ARDUINO. SPI : 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO), 13 (SCK). Pin-pin ini mensupport komunikasi SPI menggunakan SPI library. PENGENALAN ARDUINO Arduino merupakan board mikrokontroller yang berbasis opensource. Ada beberapa macam arduino, salah satunya adalah arduino uno yang akan di gunakan pada kesempatan kali ini. SPESIFIKASI

Lebih terperinci

OPERATOR BAHASA C. Obyektif : 4. Mengetahui macam-macam operator dalam Bahasa C. 5. Mengetahui dan dapat menggunakan format pada tiap tipe data..

OPERATOR BAHASA C. Obyektif : 4. Mengetahui macam-macam operator dalam Bahasa C. 5. Mengetahui dan dapat menggunakan format pada tiap tipe data.. OPERATOR BAHASA C Obyektif : 4. Mengetahui macam-macam operator dalam Bahasa C. 5. Mengetahui dan dapat menggunakan format pada tiap tipe data.. Operator adalah suatu tanda atau simbol yang digunakan untuk

Lebih terperinci

PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO

PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO BBROBOTINDONESIA PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO www.belajarbikinrobot.weebly.com Praktikum 4 Belajar Arduino Membaca Pin-Pin Analog dan Mengubahnya Menjadi Nilai Voltase Pada praktikum analogread() dan

Lebih terperinci

VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++

VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++ VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++ [email protected] VARIABEL Suatu nama yang menyatakan tempat dalam memori komputer Menyimpan nilai yang dapat diubah VARIABEL Pengenal (identifier) yang digunakan

Lebih terperinci

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai)

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Variabel dan Tipe Data Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Nilai variabel dapat diubah di pernyataan manapun di dalam program Java Basic By Didit Setya

Lebih terperinci

Lampiran 1. Contoh perhitungan konversi nilai digital menjadi besaran fisik. Apabila didapat nilai digital sebesar , maka dirubah

Lampiran 1. Contoh perhitungan konversi nilai digital menjadi besaran fisik. Apabila didapat nilai digital sebesar , maka dirubah LAMPIRAN 64 65 Lampiran 1. Contoh perhitungan konversi nilai digital menjadi besaran fisik. Apabila didapat nilai digital sebesar 1001 0011 0001, maka dirubah menjadi bilangan desimal maka, hasilnya akan

Lebih terperinci

Momentum, Vol. 13, No. 2, Oktober 2017, Hal ISSN

Momentum, Vol. 13, No. 2, Oktober 2017, Hal ISSN Momentum, Vol. 13, No. 2, Oktober 2017, Hal. 53-57 ISSN 0216-7395 PERANCANGAN INSTRUMENTASI KECEPATAN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA DINAMOMETER CHASIS SEPEDA MOTOR Rony Wijanarko *1 dan Andi Wahyu Ferinata

Lebih terperinci

# FOUR LOOPING. JAWABAN 1. #include <stdio.h> #include <conio.h> #define pi void main(){

# FOUR LOOPING. JAWABAN 1. #include <stdio.h> #include <conio.h> #define pi void main(){ HANDOUT ALGORITMA PEMROGRAMAN DAN STRUKTUR DATA 1 PRODI SISTEM INFORMASI UKDW # FOUR LOOPING Soal-soal minggu lalu: 1. Buatlah program untuk menghitung luas segitiga dan luas lingkaran (gunakan konstanta

Lebih terperinci

Pengenalan Struktur Data. Farah Zakiyah Rahmanti 2014

Pengenalan Struktur Data. Farah Zakiyah Rahmanti 2014 Pengenalan Struktur Data Farah Zakiyah Rahmanti 2014 Definisi Skema organisasi, seperti struktur dan array, yang diterapkan pada data sehingga data dapat diinterprestasikan dan sehingga operasoperasi spesifik

Lebih terperinci

Preliminary Test Axioo Class Program

Preliminary Test Axioo Class Program SMK MUHAMMADIYAH 1 MUNTILAN (AMOLO HARI P,S.Kom + ARIF KUNTONO ADJI,S.Kom) Preliminary Test Axioo Class Program (masing-masing soal dapat memiliki lebih dari satu jawaban) KET: JAWABAN DIBERI WARNA MERAH

Lebih terperinci

Desain dan Analisis Algoritma. Pengenalan Bahasa C. I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom.

Desain dan Analisis Algoritma. Pengenalan Bahasa C. I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom. Desain dan Analisis Algoritma Pengenalan Bahasa C I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom [email protected] http://www.rey1024.com Intro Sadarilah Kawan, Pemrograman Itu Indah Bahasa Pemrograman mudah

Lebih terperinci

MODUL 2 TIPE DATA, KONSTANTA DAN VARIABEL

MODUL 2 TIPE DATA, KONSTANTA DAN VARIABEL MODUL 2 TIPE DATA, KONSTANTA DAN VARIABEL Program yang dijalankan dengan menggunakan aplikasi console pada Visual C++ 2008 akan membaca data dari command line dan hasilnya akan ditampilkan dalam command

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN 3.1. Diagram Blok Sistem Suplly Display Card RF RFID Atmega328 Buzzer Driver motor Motor Gambar 3.1 Diagram blok system 3.1.1. Fungsi-fungsi diagram blok 1. Blok card

Lebih terperinci

Tipe Data dan Variabel

Tipe Data dan Variabel PRAKTIKUM 3 Tipe Data dan Variabel A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan tentang beberapa tipe data dasar (jenis dan jangkauannya) 2. Menjelaskan tentang Variabel 3. Menjelaskan tentang konstanta 4. Menjelaskan

Lebih terperinci

Preliminary Test Axioo Class Program

Preliminary Test Axioo Class Program (masing-masing soal dapat memiliki lebih dari satu jawaban) A. Mikrokontroler dan Pemrograman Umum 1. Sebutkan bahasa pemrograman yang Anda kuasai. A) Assembly B) C C) C++ / Java / Visual Basic D) PHP

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA ALAT 4.1 Tujuan Setelah perancangan software dan alat telah selesai, untuk tahap selanjutnya yaitu pengujian dan analisa alat, tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui

Lebih terperinci

Dzikri Fahmi Rosidi 1, Harianto 2, Pauladie Susanto 3,

Dzikri Fahmi Rosidi 1, Harianto 2, Pauladie Susanto 3, Pemantauan Suhu Dan Kelembapan Secara Otomatis Yang Terintegrasi Datalogging Berbasis Arduino Dzikri Fahmi Rosidi 1, Harianto 2, Pauladie Susanto 3, Jurusan Sistem Komputer Institut Bisnis dan Informatika

Lebih terperinci

SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009

SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009 SOAL C++ 1. Penulisan Preprocessor yang benar di awali dengan tanda pound atau tanda : a. # c. @ b. & d. = 2. Contoh penulisan file header yang benar yaitu : a. &include c. =include

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Sensor DHT 11 Dan LCD. Skripsi Sarjana-1, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta

DAFTAR PUSTAKA. Sensor DHT 11 Dan LCD. Skripsi Sarjana-1, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jakarta DAFTAR PUSTAKA a) Muchlis, Muhamad. 2014. Perancangan System Monitoring Dan Pengontrol Suhu Ruangan Perangkat Rbs Berbasis Arduino Dengan Sensor DHT 11 Dan LCD. Skripsi Sarjana-1, Jurusan Teknik Elektro,

Lebih terperinci

Pengantar Bahasa C. Tim Pengajar ASD Semester I 2017/ /7/2017 FN/ASD/Sem /2018 1

Pengantar Bahasa C. Tim Pengajar ASD Semester I 2017/ /7/2017 FN/ASD/Sem /2018 1 Pengantar Bahasa C Tim Pengajar ASD Semester I 2017/2018 9/7/2017 FN/ASD/Sem. 1 2017/2018 1 C Programming Language Sejarah Singkat Dikembangkan oleh Dennis Ritchie dan Brian Kernighan pada awal 1970an

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN BASIC ARDUINO SENSOR

MATERI PELATIHAN BASIC ARDUINO SENSOR MATERI PELATIHAN BASIC ARDUINO SENSOR Arduino Arduino merupakan board mikrokontroller yang berbasis opensource. Ada beberapa macam arduino, salah satunya adalah arduino uno yang akan di gunakan pada kesempatan

Lebih terperinci

1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar?

1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar? 1 of 14 2/21/2008 2:34 PM Waktu Sisa : 0:43:58 1. Mana diantara pilihan-pilihan berikut ini yang merupakan penulisan loop yang benar? 2 of 14 2/21/2008 2:34 PM 2. Pernyataan manakah yang benar mengenai

Lebih terperinci

PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO

PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO BBROBOTINDONESIA PANDUAN PRAKTIKUM DASAR ARDUINO www.belajarbikinrobot.weebly.com Praktikum 11 Belajar Arduino Blink LED (Tanpa Fungsi Delay()) Pada praktikum kita kali ini, kita akan mencoba kembali praktikum

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIK MIKROPROSESSOR & INTERFACE

LAPORAN PRAKTIK MIKROPROSESSOR & INTERFACE LAPORAN PRAKTIK MIKROPROSESSOR & INTERFACE PERCOBAAN 7: SERIAL ASINKRON (UART) OLEH : Rina Dwi Yunita Sari TK-2A/18 PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN MODUL PENCACAH 16 BIT 3 INPUT DENGAN KOMUNIKASI TCP/IP UNTUK PORTAL MONITOR RADIASI PMR15

RANCANG BANGUN MODUL PENCACAH 16 BIT 3 INPUT DENGAN KOMUNIKASI TCP/IP UNTUK PORTAL MONITOR RADIASI PMR15 RANCANG BANGUN MODUL PENCACAH 16 BIT 3 INPUT DENGAN KOMUNIKASI TCP/IP UNTUK PORTAL MONITOR RADIASI PMR15 Dian Fitri Atmoko, Erwin Nashrullah, Usep SG, Beni Syawaludin PRFN-BATAN, Kawasan Puspiptek Gd 71,

Lebih terperinci

DASAR PEMOGRAMAN JAVA

DASAR PEMOGRAMAN JAVA DASAR PEMOGRAMAN JAVA Pertemuan ke-2 Oleh: Winda Aprianti Tipe Data Bilangan Karakter Kata atau Kalimat Boolean Literal merepresentasikan nilai suatu tipe, dimana tipe itu sendiri menjelaskan bagaimana

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN ALAT. Gambar 3.1 diagram blok rangkaian

BAB 3 PERANCANGAN ALAT. Gambar 3.1 diagram blok rangkaian BAB 3 PERANCANGAN ALAT 3.1 Diagram blok rangkaian alat SENSOR 1 LCD SENSOR 2 ARDUINO UNO TOMBOL BUZZER Gambar 3.1 diagram blok rangkaian Fungsi dari masing masing blok sebagai berikut: 1. blok sensor reed

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PROTOTYPE PENGENDALI OTOMOTIS PADA INKUBATOR UNTUK AYAM MENGGUNAKAN ARDUINO UNO BERBASIS SMS

PENGEMBANGAN PROTOTYPE PENGENDALI OTOMOTIS PADA INKUBATOR UNTUK AYAM MENGGUNAKAN ARDUINO UNO BERBASIS SMS PENGEMBANGAN PROTOTYPE PENGENDALI OTOMOTIS PADA INKUBATOR UNTUK AYAM MENGGUNAKAN ARDUINO UNO BERBASIS SMS Nama : Aubin Caesar Ramadhan NPM : 21110217 Pembimbing : Dr. Setiyono Latar Belakang Saat ini teknologi

Lebih terperinci