BAB III DATA {PENELITIAN
|
|
|
- Yulia Johan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III DATA {PENELITIAN A. Penerapan Segmentasi Pasar pada Produk Tabungan Emas di Pegadaian Cabang Blauran Surabaya 1. Sejarah berdirinya Pegadaian Syariah cabang Blauran Surabaya Seiring dengan perkembangan serta peluang dalam mengimplementasikan rahn atau gadai syariah, maka perum pegadaian bekerja sama dengan PT. Bank Muamalat Indonesia melaksanakan rahn sebagai diversifikasi usaha bagi Perum Pegadaian dengan Bank Muamalat tentang gadai syariah pada tanggal 16 Mei Produk yang disalurkan adalah gadai syariah (rahn) yang mulai diluncurkan sejak januari Pegadaian Syariah Cabang Blauran terletak dikota Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah kota Jakarta. Dengan berbagai macam penduduk dan masalah-masalah ekonomi yang tera\jadi di masyarakat. Pegadaian Syariah cabang Blauran ini terletak di tempat yang strategis, berdekatan dengan Mall pusat perbelanjaan BJ Junction, pasar Praban dan tempat-tempat penjualan berbagai macam sepatu. Pegadaian Syariah Blauran Surabaya didirikan dalam rangka menjawab semua kebutuhan sebagian konsumsi baik pinjam meminjam yang aman tanpa riba atau sesuai dengan ketentuan syara. Pendirian Pegadaian Syariah ini merupakan perwujudan dari keberhasilan lembaga- 47
2 48 lembaga seperti asuransi dan bank syariah yang semakin dinikmati oleh masyarakat. Pendirian gadai syariah ini selain mencari keuntungan juga mengembangkan bisnis mulia yakni mensejahterakan masyarakat golongan menengah ke bawah yag berupa penyaluran pinjaman dana bagi yang membutuhkan. Peresmian Pegadaian Syaraiah Blauran Surabaya ini didirikan dan diresmikan oleh Direktur Utama Kanwil Perum Pegadaian Surabaya Bapak Dedy Kusdedi, SE. pada tanggal 1 april Cabang Pegadaian Syaraiah Blauran Surabaya ini juga merupakan cabang dari kantor Wilayah Perum Pegadaian yang terletak di Jl. Dinoyo No. 79 Surabaya. Diharapkan dengan hadirnya Pegadaian Syariah Blauran Surabaya yang menawarkan solusi pendanaan yang cepat, praktis, dan menentramkan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan adanya jasa dalam bentuk pinjaman yang berbasis syariah. 2. Visi dan misi Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya a. Visi 1) Sebagai solusi bisnis terpadu terutama berbasis gadai yang selalu menjadi market leader dan mikro berbasis fidusia selalu menjadi yang terbaik untuk masyarakat menengah kebawah.
3 49 b. Misi 1) Memberikan pembiayaan yang tercepat, termudah, aman dan selalu memberikan pembinaan terhadap usaha golongan menengah kebawah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 2) Memastikan pemerataan pelayanan dan infrastruktur yang memberikan kemudahan dan kenyamanan di seluruh Pegadaian dalam mempersiapkan diri menjadi pemain regional dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat. 3) Membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan menengah kebawah dan melaksanakan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya perusahaan. 3. Struktur organisasi Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antar tiap bagian secara posisi yang ada pada perusahaan dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. 1 Struktur organisasi diperlukan oleh setiap lembaga dalam menjelaskan deskripsi kerjanya (job description). Begitupun juga dengan Pegadaian Syariah Cabang blauran Surabaya. 2 1 Wikipedia, Struktur Organisasi, http//id.wikipedia.org/wiki/struktur_organisasi. diakses pada 19 Oktober Nurul Laeliyani, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 10 Nopember 2016.
4 50 a. Bagan Struktur Organisasi Pegadaian Syariah Cabang Bluaran Surabaya Manager Cabang A. zainuddin Asisten manager Cabang Deny Tri Wulandari Penaksir Nurul Laeliyani Fita Andriati Pengelola Unit Kasir Achmad Tuffarich Elyta indah purnamasari Penyimpan Santoso 10 Anggota b. Deskripsi jabatan dan tugas 1) Manager Cabang a) Fungsi: Mengelola operasional cabang, yaitu menyalurkan uang pinjaman secara hukum gadai yang didasarkan pada penerapan prinsip syariah.
5 51 b) Tugas: (1) Menyusun program kerja operasional cabang agar sesuai dengan visi dan misi perusahaan. (2) Mengkoordinasikan kegiatan penaksiran marhun berdasarkan peraturan yang berlaku. (3) Mengkoordinasikan penyaluran marhun bih. (4) Mengkoordinasikan pengelolaan murabahah dan rahn sesuai ketentuan yang berlaku dalam rangka pngembangan aset secara profesional. 2) Asisten Manager Cabang a) Fungsi: Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan dan mengawasi penetapan taksiran serta penetapan besaran uang pinjaman sesuai dengan kewenangannya. b) Tugas: (1) Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, dan mengawasi kegiatan operasional usaha gadai. (2) Menangani barang jaminan bermasalah (taksiran tinggi, rusak, palsu dan barang polisi). (3) Melaksanakan pengawasan secara uji petik dan terprogram terhadap barang jaminan yang masuk. (4) Merencanakan, mongkoordinasikan, melaksanakan dan mengawasi administrasi, keuangan, keamanan, ketertiban dan
6 52 kebersihan serta pembuatan laporan kegiatan operasional kantor cabang. 3) Penaksir a) Fungsi: Menaksir marhun untuk menentukan mutu dan nilai barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka mewujudkan penerapan taksiran dan uang pinjaman yang wajarserta citra yang baik bagi perusahaan. b) Tugas: (1) Memberikan pelayanan kepada rahn dengan cepat, mudah dan aman. (2) Menaksir barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (3) Memberikan perhitungan kepada pimpinan cabang penggunaan pinjaman gadai oleh rahin berkaitan dengan biaya administrasi dan jasa pinjam. (4) Menetapkan biaya administrasi dan jasa pinjam sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 4) Kasir a) Fungsi: Melakukan tugas penerimaan, penyimpanan, dan pembayaran serta pembukuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. b) Tugas: (1) Menyiapkan peralatan dan perlengkapan kerja. (2) Menerima modal kerja harian dari atasan.
7 53 (3) Menyiapkan uang kecil untuk kelancaran pelaksanaan tugas. (4) Melaksanakan penerimaan pelusanan marhun bih dari marhun. 5) Penyimpanan a) Tugas: (1) Melakukan pemeriksaan, penyimpanan, pemeliharaan dan pengeluaran serta pembukuan marhun. (2) Menerima marhun selain barang kantong untuk disimpan digudang. (3) Secara berkala memeriksa keadaan gudang penyimpanan marhun. (4) Menyusun sesuai urutan nomor Surat Bukti Rahn (SBR). 4. Produk Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya a. Rahn Pembiayaan Rahn dari Pegadaian Syariah adalah solusi tepat kebutuhan dana cepat yang sesuai Syariah. Prosesnya cepat hanya dalam waktu 15 menit dana cair dan aman penyimpanannya. Agunan/jaminan berupa barang perhiasan, elektronik atau kendaraan bermotor. b. ARRUM ARRUM (AR Rahn untuk Usaha Mikro/ kecil) pada Pegadaian Syariah memudahkan para pengusaha kecil untuk mendapatkan modal usaha dengan jaminan BPKB dan emas. Kendaraan tetap pada
8 54 pemiliknya sehingga dapat digunakan untuk mendukung usaha seharihari. Jangka waktu pembiayaan fleksibel. c. MULIA MULIA adalah layanan penjualan emas batangan kepada masyarakat secara tunai atau angsuran dengan proses mudah dan jangka waktu yang fleksibel. MULIA dapat menjadi alternatif pilihan investasi yang aman untuk mewujudkan kebutuhan masa depan, seperti menunaikan ibadah haji, mempersiapkan biaya pendidikan anak, memiliki rumah idaman serta kendaraan pribadi. d. AMANAH Pembiayaan AMANAH dari Pegadaian Syariah adalah pembiayaan berprinsip syariah kepada pegawai negeri sipil dan karyawan swasta untuk memiliki motor atau mobil dengan cara angsuran. e. ARRUM HAJI ARRUM HAJI adalah pembiayaan syariah untuk melaksanakan ibadah haji. Bentuk pembiayaan dari ARRUM HAJI ini merupakan pinjaman sebesar Rp ,- dalam bentuk tabungan haji. PT. Pegadaian memberikan layanan bagi para nasabah yang mengalami kesulitan dalam hal pembiayaan untuk pergi haji.
9 55 f. Tabungan Emas Tabungan Emas adalah layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga yang terjangkau. Layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas. 5. Aplikasi produk tabungan emas di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya a. Produk Tabungan Emas Tabungan Emas merupakan pelayanan yang diberikan oleh Pegadaian dalam pembelian emas dan layanan penjualan emas yang di dalamnya menerapkan fasilitas titipan dengan harga yang dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Dengan adanya layanan tabungan emas yang ditawarkan pegadaian, maka memungkinkan setiap orang untuk melakukan investasi emas batangan. Tabungan emas merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas dengan dana yang terbatas. Adapun keunggulan dari layanan tabungan emas dari pegadaian syariah adalah sebagai berikut: 3 1) Tabungan emas tersedia dilebih dari outlet Pegadaian di seluruh Indonesia. 2) Pembelian dan penjualan dengan harga yang sangat terjangkau yaitu mulai berat 0,01 gram. 3) Penjualan kembali (buyback) dapat dillakukan mulai 1 gram dan order cetak mulai 5 gram. 3 Brosur Pegadaian Syariah tentang Produk Tabungan Emas, Diakses 20 Oktober 2016.
10 56 4) Dikelola oleh BUMN yang berpengalaman. 5) Diawasi oleh Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 6) Biaya administrasi dan fasilitas titipan ringan. 7) Menawarkan pelayan yang profesional. 8) Dapat dijadikan solusi tepat untuk menjaga nilai portofolio aset. 9) Harga pembelian minimal sekitar 5000 an. 10) Mudah untuk melakukan pencairan dan prosesnya cepat sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebutuhan yang mendadak. Adapun kekurangan dari layanan tabungan emas dari pegadaian syariah adalah sebagai berikut: 4 1) Kekurangan distribusi printer di sebagian outlet pegadaian. 2) Biaya cetak untuk saat ini belum tetap disetiap harinya. 3) Cetak emas harus ke outlet pembuka rekening tabungan emas. 4) Jangka waktu pemesanan cetak emas batangan terlalu lama. b. Prosedur dan mekanisme produk Tabungan Emas 5 1) Membuka rekening Tabungan Emas di kantor Cabng Pegadaian Syariah. 2) Proses pembelian emas dapat dilakukan dengan kelipatan 0.01 gram dengan atau sebesar Rp ,00 untuk tanggal hari ini ( ), Misalnya jika ingin membeli 1 gram, maka harganya adalah Rp ,00. 4 Ahmad Zainuddin, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 29 Oktober Produk tabungan emas di Pegadaian Syariah, dalam diakses tanggal 20 Oktober 2016.
11 57 3) Apabila membutuhkan dana tunai, Saldo titipan emas anda dapat dijual kembali (buyback) ke Pegadaian dengan minimal penjualan 1 gram dan anda dapat menerima uang tunai sebesar Rp ,00 untuk tanggal hari ini ( ). 4) Apabila menghendaki fisik emas batangan, anda dapat melakukan order cetak dengan pilihan keping (5 gr, 10 gr, 25 gr, 50 gr dan 100 gr) dengan membayar biaya cetak sesuai dengan kepingan yang dipilih. 5) Minimal saldo adalah 0,1 gram. 6) Transaksi penjualan emas kepada Pegadaian dan pencetakan emas batangan, saat ini hanya dapat dilayani di kantor Cabang tempat pembukaan rekening dengan menunjukkan buku tabungan dan identitas diri yang asli. c. Persyaratan Pembukaan Rekening Tabungan Emas 1) Mengisi data formulir pembukaan rekening tabungan emas yang telah disediakan oleh pihak pegadaian. 2) melampirkan fotocopy identitas diri (KTP/SIM/paspor) yang masih berlaku. 3) Membayar biaya administrasi pembukaan rekening tabungan emas sebesar Rp ,00. 4) Membayar biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp ,00.
12 58 5) Membuka saldo awal dengan menabung minimal Rp ,00 untuk tanggal hari ini ( ) dikonversikan pada emas seberat 0,01 Gram. d. Persyaratan Pembukaan Rekenng Tabungan Emas Bagi Anak Yang Belum Memiliki KTP: 1) Mengisi data formulir pembukaan rekening tabungan emas yang telah disediakan oleh pihak pegadaian serta ditandatangani oleh orang tua/wali. 2) Melampirkan Copy akte kelahiran. 3) Melampirkan Copy kartu Keluarga untuk anak yang tidak tinggal tinggal serumah dengan orang tua/wali. 4) Membayar biaya administrasi pembukaan rekening tabungan emas sebesar Rp ,00. 5) Membayar biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp ,00. 6) Membayar setoran awal dengan menabung minimal Rp ,00 untuk tanggal hari ini ( ) dikonversikan pada emas seberat 0,01 Gram. e. Daftar Biaya Terkait Produk Tabungan Emas Dibawah ini merupakan daftar biaya-biaya transaksi dalam produk Tabungan Emas.
13 59 Tabel 1.1 Biaya Transaksi Tabungan Emas BIAYA TRANSAKSI TRANSAKSI BIAYA KETERANGAN Pembukaan rekening Rp ,00 Per rekening tabungan Transfer emas Rp ,00 Per transaksi Pencetakan rekening - - koran Penggantian buku Rp ,00 Per buku tabungan tabungan (akibat hilang/rusak) Penutupan rekening Rp ,00 Per rekening tabungan Denda keterlambatan pengambilan emas cetakan Rp ,00 Per order cetak per 30 hari dan maks. Rp ,00 dibebankan mulai hari ke-121 dari tanggal order cetak Biaya fasilitas titipan - - Ket: - Biaya fasilitas titipan emas berlaku sampai tanggal 31 Desember Biaya penetakan rekening koran berlaku sampai tanggal 31 Maret Lampiran Perdir No. 56/DIR-1/2016 Tanggal 12 Agustus 2016 f. Dibawah ini merupakan daftar biaya ongkos cetak Emas Batangan dalam produk Tabungan Emas.
14 60 Tabel 1.2 Biaya Ongkos Cetak Logam Mulia DENOMINASI/KEPINGAN ONGKOS CETAK Kepingan 5 Gram Rp ,00 Kepingan 10 Gram Rp ,00 Kepingan 25 Gram Rp ,00 Kepingan 50 Gram Rp ,00 Kepingan 100 Gram Rp ,00 Ket: Ongkos cetak emas per tanggal Segmentasi pasar pada produk tabungan emas di {Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya a. Segmentasi Pasar Produk Tabungan Emas Pegadaian Syariah menyadari bahwa sulit untuk dapat melayani semua nasabah. Karena pasti berbeda dalam hal keinginan, sumber daya, lokasi, sikap pembelian dan praktik pembelian, karena setiap nasabah memiliki kebutuhan yang tidak sama, untuk itu Pegadaian Syariah harus memilih dan menentukan bagian mana yang akan dimasuki dan diutamakan. Seperti yang disampaikan oleh pimpinan cabang saat wawancara: Masing-masing produk yang ada di Pegadaian Syariah pasti ada segmentasi pasarnya, tabungan emas juga ada segmentasinya 6 Ada empat variabel yang dapat digunakan dalam segmentasi pasar, namun di Pegadaian Syariah hanya mengelompokkan 6 A. Zainuddin, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 13 September 2016.
15 61 segmentasi pasar berdasarkan variabel demografi, karena variabel demografi lebih mudah diukur yaitu: 1) Variabel Demografi Pegadaian Syariah membagi kelompok berdasarkan pada variabel umur, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, agama, dan kebangsaan. Faktor-faktor demografi merupakan dasar yang paling populer untuk urusan segmen pelanggan. Salah satu alasan adalah kebutuhan, keinginan dan tingkat pengguna nasabah seringkali dekat dengan variabel demografi. Alasan iniadalah variabel demografi lebih mudah diukur dari pada variabel yang lain. Adapun variabel-variabel demografi sebagai berikut: a) Umur dan Tahap daur hidup Pegadaian Syariah menerbitkan tabungan emas ini diperuntukkan anak/anak atau pelajar yang masih usia dibawah 17 tahun ataupun diatas 17 tahun beserta orang dewasa antara usia tahun, karena pihak pegadaian memiliki alternatif bagi anak yang belum memliki ktp atau pelajar dapat membuka rekening dengan cara menginduk kepada orang tuanya. Dalam hal ini orang tua tersebut harus lebih dulu membuka rekening tabungan emas. 7 Namun ada kelemahan 7 Ahmad Zainuddin, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 29 Oktober 2016.
16 62 dalam data ini karena pihak Pegadaian Syariah tidak memiliki data khusus jumlah nasabah tabungan emas terkait usia. b) Jenis Kelamin Pegadaian Syariah tidak membatasi/mensyaratkan jenis kelamin tertentu yang bisa membuka rekening tabungan emas, pria dan wanita dilayani dengan sama. Namun ada kelemahan dalam data ini karena pihak Pegadaian Syariah tidak memiliki data khusus jumlah nasabah tabungan emas terkait jenis kelamin. c) Pendapatan Tabungan emas diterbitkan untuk kalangan masyarakat yang memiliki dana terbatas, Diantaranya yaitu pelajar yang belum memiliki pendapatan dan masyarakat menengah kebawah, sehingga dalam hal ini tabungan emas merupakan solusi bagi semua masyarakat yang memiliki dana terbatas tetapi memiliki minat untuk berinvetasi emas. Sebagaimana yang dituturkan oleh pimpinan cabang Tabungan emas itu produk alternatif bagi nasabah yang menginginkan investasi emas namun kurang mampu untuk membayar angsuran tiap bulan. Pegadaian kan punya produk MULIA yang tiap bulannya ngangsur untuk membeli logam mulia. Namun ada kelemahan dalam data ini karena pihak Pegadaian Syariah
17 63 tidak memiliki data khusus jumlah nasabah tabungan emas terkait pendapatan. b. Penetuan Target Pasar (Targeting) Tabungan Emas Target pasar (targeting) adalah segmen yang dijadikan sebagai sasaran pemasaran produk. Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam melakukan penentuan target pasar adalah: 8 1) Mengevaluasi Segmen Pasar Segmen-segmen yang ada perlu dievaluasi dalam hal: a) Ukuran dan pertumbuhan Segmen Pegadaian Syariah harus mengumpulkan dan menganalisis data mengenai tingkat permintaan pasar, tingkat pertumbuhannya, dan kemampu-labaan setiap segmen. Perlu mengumpulkan data mengenai tingkat permintaan pasar, tingkat pertumbuhan pasar serta tingkat keuntungan yang diharapkan dari setiap segmen. Dalam hal ini pihak Pegadaian Syariah melakukan analisis pasar dengan cara melakukan presentasi/sosialisasi kesekolahsekolah dan mengikuti event-event yang diadakan masyarakat serta melakukan penyebaran brosur untuk mengenalkan produk tabungan emas. Sehingga Pegadaian Syariah dapat 8 Agus Sucipto, Studi Kelayakan Bisnis (Malang: Aditya Media, 2010), 57.
18 64 mengetahui seberapa besar pangsa pasar dan minat para calon nasabah terhadap produk tabungan emas. b) Daya Tarik Segmen Setelah mengetahui ukuran dan pertumbuhan segmen, Pegadaian Syariah perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik jangka panjang setiap segmen. Sebuah segmen menarik atau tidak tergantung pada apakah segmen tersebut memungkinkan perusahaan memperoleh posisi yang nyaman sesuai dengan sasaran perusahaan. Selain ukuran besar, kriteria yang sering dijadikan untuk mengukur daya tarik pasar adalah tingkat pertumbuhan, tingkat margin, intensitas persaingan dan faktor sosial. Setiap perusahaan memiliki kriteria dan cara mengukur yang berbeda. Pihak Pegadaian Syariah menyadari bahwa segmen anakanak adalah pangsa pasar yang menjanjikan sebab anak-anak adalah calon nasabah jangka panjang yang akan menjadi nasabah setia sejak usia dini hingga beranjak dewasa selain itu kalangan masyarakat menengah kebawah juga merupakan calon nasabah yang menguntungkan yakni banyak nasabah yang awalnya menjadi nasabah tabungan emas saja kemudian menggunakan produk-produk pegadaian syariah yang lainnya seperti produk gadai, produk Arrum dan produk-produk lainnya. Seperti yang di tuturkan oleh pengelola unit cabang
19 65 Blauran Kita ini memperkenalkan produk tabungan emas ke kalangan masyarakat juga bertujuan agar masyarakat mengenal produk-produk lainnya yang ada di Pegadaian karna saat ini Pegadaian menterbitkan berbagai macam produk, kalau tabungan emas kan lebih fleksibel dibandingkan produk lainnya 9 c) Sasaran dan Sumber Daya Perusahaan Dalam hal ini, Pegadaian Syariah harus memeriksa terlebih dahulu hal apa yang ingin dicapai oleh perusahaan. Target yang ingin dicapai oleh Pegadaian Syariah untuk tabungan emas yaitu 500 pertahun karena produk tabungan emas merupakan produk terbaru dan belum mencapai satu tahun. c. Penentuan Posisi Produk Perusahaan (Positioning) Tabungan Emas Positioning berdasarkan atribut, ciri-ciri atau manfaat bagi pelanggan, pemilihan atribut yang akan dijadikan basis Positioning harus dilandaskan pada 7 kriteria, salah satunya yaitu, Keunikan yaitu atribut yang bisa membedakan dengan perusahaan pesaingnya. Pegadaian Syariah menerbitkan produk tabungan emas ini dengan memiliki beberapa keunikan atau ciri khas yaitu masyarakat dapat berinvestasi emas dengan lebih fleksibel yakni dengan dana minimal 5000 rupiah telah bisa berinvestasi emas seberat 0,01 gram. Selain itu 9 Deddy kurniawan, Wawancara, Pegadaian Syariah cabang Blauran, 28 Oktober 2016.
20 66 saldo tabungan emas dikonversikan dalam bentuk emas karena nasabah yang menabung tabungan emas sama saja dengan membeli emas. Jika Suatu saat nasabah ingin mencairkan tabungan emas, tabungan tersebut dapat ditarik dalam bentuk emas dan dapat juga berupa uang, sesuai dengan keinginan nasabah. Hal inilah yang menjadi keunikan produk tabungan emas yang dapat menarik minat masyarakat. 10 B. Minat Nasabah Tabungan Emas Di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya. Minat pada seseorang akan suatu obyek atau hal tertentu tidak akan muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba dalam diri individu. Minat dapat timbul pada diri seseorang melalui proses. Proses tersebut bisa berasal dari individu maupun dari luar. Tidak terkecuali minat nasabah terhadap produk tabungan emas di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya. Nasabah Pegadaian Syariah dalam menetukan minatnya terhadap produk tabungan emas ini berbeda-beda antara nasabah satu dengan nasabah yang lainnya. Karena minat nasabah yang berbeda-beda tersebut, maka peneliti melakukan wawancara kepada nasabah untuk mendapatkan data mengenai minat nasabah terhadap produk tabungan emas di Pegadaian Syariah Cabang Blauran. Apakah minat nasabah itu ada kaitannya dengan segmentasi pasar yang diterapkan oleh pihak Pegadaian atau tidak. 10 Ahmad Zainuddin, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 28 Oktober 2016.
21 67 Berikut merupakan hasil dari wawancara dengan 10 nasabah tabungan emas di Pegadaian Syariah Cabang Blauran diantaranya: Menurut Ibu Feti, beliau merupakan ibu rumah tangga yang beralamat di Jalan Kampung Malang Tengah 1/2 bersama anaknya yang bernama Ida telah menggunakan produk tabungan emas sudah 2 bulan. Beliau sebelumnya telah menggunakan produk rahn. Saat itu petugas tabungan emas menawarkan produk tabungan emas yang saat itu bebas biaya administrasi sehingga ibu Feti membuka rekening tabungan emas bersama anaknya. Nabungnya murah mbak, kita bisa nabung berapa aja boleh apalagi dalam bentuk emas tutur beliau. 11 Hal yang sama diungkapkan oleh Ibu Anne yang berprofesi wiraswasta, namun beliau belum satu bulan menjadi nasaah tabungan emas. Alasan beliau membuka rekening tabungan emas adalah untuk investasi jangka panjang dan juga karena tabungan emas lebih flexibel. Meskipun Ibu Anne belum mengetahui banyak tentang tabugan emas namun beliau setelah ditawarkan oleh petugas Pegadaian untuk membuka rekening tabungan emas, saat itu juga beliau membuka karena Ibu Anne memiliki minat tinggi terhadap investasi logam mulia. 12 Hal itu dibenarkan oleh Pak Moch. Mahfud yang bekerja sebagai pegawai di salah satu hotel di Surabaya telah menjadi nasabah tabungan emas sejak bulan Juni. Alasan beliau menggunakan produk tabungan emas selain karena 11 Feti, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 22 Nopember Anne, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 22 Nopember 2016.
22 68 tabungan emas itu lebih flexibel juga untuk investasi masa depan karena pencairan tabungan emas bisa berupa emas. 13 Sedangkan dari penjelasan Ibu Feti yang merupakan seorang dosen di salah satu Universitas di Sidoarjo memberikan alasan beliau membuka rekening tabungan emas bukan karena tabungan emas lebih flexibel sebagaimana yang dituturkan oleh nasabah-nasabah lainnya namun beliau ingin berinvestasi dalam bentuk emas agar nilainya tidak tergerus oleh inflasi. Bu Feti mengetahui informasi tentang produk tabungan emas melalui event yang diselenggarakan di Royal Plaza enam bulan lalu. Hal yang sama juga dituturkan oleh pak Harijanto, beliau mennggunakan produk tabungan emas bukan karena biaya administrasinya terjangkau ataupun karena tabungan emas lebih fleksibel namun beliau sangat tertarik untuk memiliki investasi berupa emas. 14 Sedangkan menurut Pak Beni seorang pekerja swasta, beliau telah menjadi nasabah sejak tahun Pak Beni telah menggunakan beberapa produk di Pegadaian Syaraiah antara lain produk rahn, ARRUM, MULIA, tabungan emas. Pak Beni memberikan pendapat bahwa tabungan emas ini merupakan investasi emas yang sangat nyaman karena menurut beliau tabungan ini tidak memberikan beban terhadap nasabahnya, sebagaimana yang telah dituturkan tabungan emas ini beda sama arisan mulia atau MULIA yang mengharuskan 13 Muhammad Mahfud, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 22 Nopember Harijanto, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 22 Nopember 2016.
23 69 kita membayar angsuran tiap bulannnya, itu kan jadi beban kita tiap bulan tapi kalau tabungan emas kita nabungnya terserah gak akan hangus kok. 15 Begitu juga dengan Bu Nur yang kesehariannya menjadi ibu rumah tangga sekaligus membuka usaha kecil-kecilan dirumahnya. Beliau menjelaskan bahwa Bu Nur lebih menyukai investasi dalam bentuk emas karena emas menurutnya mudah untuk dicairkan. Apalagi dengan diterbikannya produk tabungan emas dapat lebih meringankan bu Nur untuk investasi emas. Investasi emas itu enak mbak, ntar kalau butuh digadaikan tapi kalau gak butuh ya disimpen aja kan harga emas tambah naik begitu tuturnya. 16 Alasan sebagian besar nasabah tabungan emas yaitu keunikan produk tabungan emas yakni saldo tabungan emas dikonversikan dalam bentuk emas. Juga penarikan saldo tersebut bisa dalam bentuk logam mulia ataupun uang. Selain itu alasan yang ada dalam benak nasabah adalah dapat berinvestasi emas dengan lebih fleksibel yakni dengan dana minimal 5000 rupiah telah bisa berinvestasi emas seberat 0,01 gram. Minat nasabah juga dapat dibuktikan dengan peningkatan jumlah nasabah perbulannya. Dibawah ini merupakan data jumlah nasabah di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya. 15 Beni, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 22 Nopember Nurul Laeliyani, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 22 Nopember 2016.
24 70 Tabel 1.3 Jumlah Nasabah Tabungan Emas Di Pegadaian Syaraiah Bulan Oktober- Desember tahun Nama Cabang Jumlah Nasabah Oktober Nopember Desember Cabang Blauran Produk tabungan emas ini telah diterbitkan pada awal Desember 2015 oleh PT Pegadaian, Namun Produk ini diterapkan di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya beserta unit-unitnya pada awal bulan Maret Dilihat berdasarkan tabel, jumlah nasabah tabungan emas meningkat disetiap bulannya. Pada bulan Oktober jumlah nasabah di Pegadaian Syariah Blauran mencapai 586. Pada bulan berikutnya yaitu bulan Nopember jumlah nasabah telah mencapai 704. Untuk bulan selanjutnya jumlah nasabah 756, dalam 3 bulan terakhir jumlah nasabah tabungan emas di Pegadaian Syariah cabang Blauran selalu mengalami peningkatan. Selain itu, Karena produk ini baru tahap awal, maka PT Pegadaian mentargetkan jumlah nasabah Tabungan Emas mencapai 500 orang dalam 1 tahun. Tetapi belum sampai jangka satu tahun pihak Pegadaian Syariah Cabang Blauran telah melebihi nominal target yang telah ditentukan. Seperti dalam tabel tersebut hingga bulan Desember jumlah nasabah tabungan emas di Pegadaian Syariah Surabaya telah mencapai 756 nasabah. Hal 17 Nurul Laeliyani, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 9 Nopember 2016.
25 71 ini merupakan langkah awal yang baik bagi pihak Pegadaian Cabang Blauran karena minat masyarakat yang tinggi terhadap produk tabungan emas Nurul Laeliyani, Wawancara, Pegadaian Syariah Cabang Blauran, 9 Nopember 2016.
BAB III GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARIAH KENDAL
BAB III GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARIAH KENDAL A. Gambaran Umum Pegadaian Syariah Kendal 1. Sejarah Singkat Pegadaian merupakan lembaga pengkreditan dengan sistem gadai untuk pertama kalinya. Sejarah Pegadaian
BAB III PENERAPAN TIMBANGAN DIGITAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBERIAN MARHUN BIH KEPADA NASABAH DI PT PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN
BAB III PENERAPAN TIMBANGAN DIGITAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBERIAN MARHUN BIH KEPADA NASABAH DI PT PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN A. Gambaran Singkat Tentang Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya
BAB III LAPORAN PENELITIAN. A. Profil Pegadaian KC Syariah Raden Intan Lampung
BAB III LAPORAN PENELITIAN A. Profil Pegadaian KC Syariah Raden Intan Lampung 1. Gambaran Umum Pegadaian KC Syariah Radin Intan merupakan salah satu kantor pegadaian yang beroperasi dengan sistem syariah,
BAB IV ANALISIS PENERAPAN SEGMENTASI PASAR PADA PRODUK TABUNGAN EMAS DALAM UPAYA MENARIK MINAT NASABAH DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB IV ANALISIS PENERAPAN SEGMENTASI PASAR PADA PRODUK TABUNGAN EMAS DALAM UPAYA MENARIK MINAT NASABAH DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA A. Analisis Penerapan Segmentasi Pasar pada Produk Tabungan
BAB III STRATEGI PEMASARAN PRODUK GADAI (AR-RAHN) DAN MINAT NASABAH PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB III STRATEGI PEMASARAN PRODUK GADAI (AR-RAHN) DAN MINAT NASABAH PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA D. Gambaran Umum Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya 1. Letak Geografis Pegadaian
BAB IV HASIL PENELITIAN. 1. Sejarah Berdirinya Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Umum Objek Penelitian 1. Sejarah Berdirinya Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya adalah perusahaan milik negara yang
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah PT Pegadaian (Persero) 2.1.1 Pendirian Perusahaan Sejarah Pegadaian dimulai pada saat Pemerintah Penjajahan Belanda (VOC) mendirikan Bank Van Leening, yaitu
BAB III PROFIL PEGADAIAN SYARIAH DI PEKALONGAN. A. Gambaran Umum Objek Penelitian (Pegadaian Syari ah Di
BAB III PROFIL PEGADAIAN SYARIAH DI PEKALONGAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian (Pegadaian Syari ah Di Pekalongan ) Pegadaian syari ah Pekalongan adalah suatu badan usaha milik pemerintah yang usaha intinya
RAHN DI PEGADAIAN SYARIAH KARANGPILANG SURABAYA
BAB III PENERAPAN PERHITUNGAN BESARAN UJRAH PADA PEMBIAYAAN RAHN DI PEGADAIAN SYARIAH KARANGPILANG SURABAYA A. Gambaran Singkat Tentang Pegadaian Syariah Karangpilang Surabaya 1. Sejarah Singkat Berdirinya
BAB III PERENCANAAN DAN PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PEMBIAYAAN AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB III PERENCANAAN DAN PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PEMBIAYAAN AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA A. Gambaran Umum Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya 1.
BAB III A. GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARI AH BLAURAN. 1. Latar Belakang Berdirinya Pegadaian Syari ah Blauran
53 BAB III DUA AKAD (MURA>BAH}AH DAN RAHN) DALAM PEMBIAYAAN MULIA (MURA>BAH}AH EMAS LOGAM MULIA UNTUK INVESTASI ABADI) DI PEGADAIAN SYARI AH BLAURAN SURABAYA A. GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARI AH BLAURAN
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. sistem gadai. Lembaga ini pertama kali didirikan di Batavia tanggal 20 Agustus Pada
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Sejarah pegadaian dimulai pada saat pemerintahan penjajahan Belanda (VOC) mendirikan Bank Van Leening yaitu lembaga keuangan yang memberikan kredit dengan
BAB IV PEMBAHASAN DATA STRATEGI PEMASARAN PRODUK GADAI (AR- RAHN) DALAM MENINGKATKAN MINAT NASABAH DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB IV PEMBAHASAN DATA STRATEGI PEMASARAN PRODUK GADAI (AR- RAHN) DALAM MENINGKATKAN MINAT NASABAH DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA A. Strategi Pemasaran Produk Gadai (Ar-rahn) dan Implementasinya
BAB III IMPLEMENTASI GADAI DI PT. BANK BNI SYARIAH CABANG DHARMAWANGSA SURABAYA. bank negara Indonesia merupakan bank pertama yang didirikan dan
BAB III IMPLEMENTASI GADAI DI PT. BANK BNI SYARIAH CABANG DHARMAWANGSA SURABAYA A. Latar Belakang Berdirinya BNI Syariah 1. Sejarah berdirinya BNI Syariah BNI (Bank Negara Indonesia) berdiri sejak tahun
Financial Check List. Definisi Pegadaian. Mengapa Masayrakat Perlu Menggunakan Jasa Pegadaian? Kapan Masyarakat. Menggunakan Jasa. Pegadaian?
Daftar Isi Financial Check List 1 01 Definisi Pegadaian 3 02 Mengapa Masayrakat Perlu Menggunakan Jasa Pegadaian? 5 5 03 Kapan Masyarakat Menggunakan Jasa Pegadaian? 6 6 04 Siapa yang Menggunakan Jasa
BAB III DATA PENELITIAN. A. Gambaran Umum Pegadaian Syariah Kantor Cabang Blauran. 1. Sejarah Singkat Berdirinya Pegadaian Syariah Cabang Blauran
BAB III DATA PENELITIAN A. Gambaran Umum Pegadaian Syariah Kantor Cabang Blauran 1. Sejarah Singkat Berdirinya Pegadaian Syariah Cabang Blauran Seiring dengan perkembangan serta peluang dalam mengimplementasikan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Sejarah pendirian Sejarah PEGADAIAN dimulai pada abad XVIII ketika Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) suatu maskapai perdagangan dari
BAB III OBJEK DAN METODA PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODA PENELITIAN III.1 Objek Penelitian Nama Slogan Perusahaan Alamat : PERUM PEGADAIAN JATIWARINGIN : Mengatasi Masalah Tanpa Masalah : Jl. Jatiwaringin Pondok Gede Telp : (021) 84996542
BAB III PENERAPAN PERHITUNGAN BIAYA IJARAH DI PERUM PEGADAIAN SYARIAH SIDOKARE SIDOARJO
BAB III PENERAPAN PERHITUNGAN BIAYA IJARAH DI PERUM PEGADAIAN SYARIAH SIDOKARE SIDOARJO A. Akad Rahn dan Ijarah di Pegadaian Syariah Sidokare Sidoarjo Perum pegadaian merupakan Badan Usaha Milik Negara
BAB III GAMBARAN UMUM DAN PENERAPAN UJRAH DEPOSIT BOX PADA PEBIAYAAN ARRUM (AR-RAHN USAHA MIKRO) DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB III GAMBARAN UMUM DAN PENERAPAN UJRAH DEPOSIT BOX PADA PEBIAYAAN ARRUM (AR-RAHN USAHA MIKRO) DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA A. Gambaran Umum Tentang Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya
BAB IV. KONTRIBUSI TABUNGAN ib TUNAS HASANAH TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PADA PT. BANK BNI SYARIAH
BAB IV KONTRIBUSI TABUNGAN ib TUNAS HASANAH TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PADA PT. BANK BNI SYARIAH A. Analisis Aplikasi Dan Karakteristik Tabungan ib Tunas Hasanah 1. Aplikasi Pembukaan Rekening
BAB III LAPORAN PENELITIAN. A. Gambaran Umum Perum Pegadaian Syari ah Cabang Bandar Lampung
BAB III LAPORAN PENELITIAN A. Gambaran Umum Perum Pegadaian Syari ah Cabang Bandar Lampung Perkembangan lembaga pegadaian dimulai dari Eropa, yaitu Negaranegara Italia, Inggris, dan Belanda. Pengenalan
BAB IV MEKANISME AKAD MURABAHAH PADA PEMBIAYAAN PRODUK MULIA DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG PEKALONGAN
BAB IV MEKANISME AKAD MURABAHAH PADA PEMBIAYAAN PRODUK MULIA DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG PEKALONGAN A. Analisis Akad Murabahah Pada Pembiayaan Produk Mulia Pegadaian Syariah cabang Pekalongan sebagai lembaga
BAB III DATA PERUSAHAAN. Sejarah Pegadaian penuh warna. Berasal dari Bank Van Leening yang didirikan
BAB III DATA PERUSAHAAN III.1. Sejarah perusahaan Sejarah Pegadaian penuh warna. Berasal dari Bank Van Leening yang didirikan VOC pada tanggal 20 Agustus 1976 di Batavia. VOC dibubarkan bersama dengan
BAB II GAMBARAN UMUM PT. PEGADAIAN(PERSERO) CABANG PERAWANG JALAN RAYA PERAWANG KM. 5. Belanda (VOC) yaitu pada sekitar abad ke-19.
BAB II GAMBARAN UMUM PT. PEGADAIAN(PERSERO) CABANG PERAWANG JALAN RAYA PERAWANG KM. 5 A. Sejarah Pegadaian Pegadaian merupakan lembaga pengkreditan dengan sistem gadai, lembaga semacam ini pada awalnya
BAB IV ANALISIS DATA. Pegadaian Syariah Cabang Raden Intan Bandar Lampung. mendeskripsikan dan mengilustrasikan rangkaian pelaksaan gadai dari awal
BAB IV ANALISIS DATA A. Proses Penerapan Akad Rahn dan Ijarah dalam Transaksi Gadai pada Pegadaian Syariah Cabang Raden Intan Bandar Lampung Mendiskusikan sub tema ini secara gamblang, maka tidak ubahnya
BAB IV ANALISIS PERENCANAAN DAN PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PEMBIAYAAN AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB IV ANALISIS PERENCANAAN DAN PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PEMBIAYAAN AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA A. Analisis Perencanaan Strategi Pemasaran Pembiayaan
BAB II PROFIL PERUSAHAAN. kepustakaan tentang sejarah PT. Pegadaian (Persero), yaitu semenjak mulai
BAB II PROFIL PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat PT. Pegadaian (Persero) Berdasarkan hasil penelitian penulis, terutama melalui penelitian kepustakaan tentang sejarah PT. Pegadaian (Persero), yaitu semenjak
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
12 BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Singkat Tentang PT. Pegadaian (Persero) Cabang Syariah Soebrantas Terbitnya PP/10 tanggal 1 april 1990 dapat dikatakan menjadi tonnggak awal kebangkitan
BAB III APLIKASI AKAD MURA<BAH{AH SEBAGAI PEMBIAYAAN KEPEMILIKAN LOGAM MULIA \ PADA PEGADAIAN SYARIAH UNIT KETINTANG SURABAYA
47 BAB III APLIKASI AKAD MURA
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah PT Pegadaian (Persero) Lembaga kredit dengan sisten gadai pertama kali hadir di bumi nusantara pada saat VOC berkuasa, adapun institusi yang menjalankan usaha
BAB III METODE PENELITIAN. Salemba, beralamatkan di Jl. Salemba Raya No. 2 Jakarta Pusat
44 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian dilakukan dalam periode Januari 2014 - Juni 2014. Selama periode tersebut, penelitian dilakukan di PT. Pegadaian Cabang Salemba,
BAB III GAMBARAN UMUM OBJEK DAN HASIL PENELITIAN
33 BAB III GAMBARAN UMUM OBJEK DAN HASIL PENELITIAN 3.1. Gambaran Umum Pegadaian Syari ah Cabang Majapahit Semarang Pegadaian Syari ah adalah unit syari ah dari Perum Pegadaian. Pegadaian pada awalnya
BAB I PENDAHULUAN. PT. Pegadaian (Persero) melakukan pengembangan bisnis dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah PT. Pegadaian (Persero) melakukan pengembangan bisnis dengan memanfaatkan produk emas dengan me-launching program Tabungan Emas. Program tersebut secara nasional
BAB IV ANALISIS APLIKASI RAHN PADA PRODUK GADAI EMAS DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS BNI SYARIAH KANTOR CABANG SURABAYA
83 BAB IV ANALISIS APLIKASI RAHN PADA PRODUK GADAI EMAS DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS BNI SYARIAH KANTOR CABANG SURABAYA A. Analisis terhadap Aplikasi Rahn pada Produk Gadai Emas dalam di BNI Syariah
BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAIN Page 127
A. PENGERTIAN Pegadaian adalah suatu badan atau organisasi yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa peminjaman uang dengan menggadaikan suatu barang sebagai jaminannya. Nasabah yang ingin mendapatkan
BAB IV IMPLEMENTASI FATWA DSN NO.25/DSN-MUI/III/2002 TENTANG RAHN PADA PRODUK AR-RAHN. A. Aplikasi Pelaksanaan Pembiayaan Rahn Di Pegadaian Syariah
63 BAB IV IMPLEMENTASI FATWA DSN NO.25/DSN-MUI/III/2002 TENTANG RAHN PADA PRODUK AR-RAHN A. Aplikasi Pelaksanaan Pembiayaan Rahn Di Pegadaian Syariah Cabang Ponolawen Pegadaian Syariah Cabang Ponolawen
ABSTRAKSI. Kata Kunci : Akuntansi Pendapatan, Pegadaian Konvensional, Pegadaian Syariah
ABSTRAKSI LISNAWATI. 2012. Akuntansi Pendapatan Pegadaian pada Perum Pegadaian Makassar. Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. ( Pembimbing I: Dr. Darwis Said,
BAB III GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARIAH CABANG KALIGARANG-SEMARANG
BAB III GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARIAH CABANG KALIGARANG-SEMARANG A. Profil Pegadaian Syariah Cabang Kaligarang-Semarang Pegadaian Syari ah adalah unit syari ah dari Perum Pegadaian. Pegadaian pada awalnya
BAB III ANALISA MASALAH DAN PEMBAHASAN
27 BAB III ANALISA MASALAH DAN PEMBAHASAN 3.1 Sejarah Singkat Perum Pegadaian. Sejarah pegadaian penuh warna. Berawal dari Bank Van Leening yang didirikan VOC pada tanggal 20 Agustus 1746 di Batavia. Voc
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan perekonomian dan dunia bisnis akan selalu diikuti oleh perkembangan kebutuhan akan kredit, dan pemberian fasilitas kredit yang selalu memerlukan jaminan,
BAB IV ANALISIS PRODUK PEMBIAYAAN BSM CICIL EMAS DI BANK SYARIAH MANDIRI PEMALANG
BAB IV ANALISIS PRODUK PEMBIAYAAN BSM CICIL EMAS DI BANK SYARIAH MANDIRI PEMALANG A. Analisis Implementasi Produk Pembiayaan BSM Cicil Emas di Bank Syariah Mandiri Pemalang Menurut Bapak Yan Eka Firmanto
BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK. Perum Pegadaian Kanwil Bandung merupakan tempat dimana penulis
31 BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK 3.1. Bidang Pelaksanaan Kerja Praktek Perum Pegadaian Kanwil Bandung merupakan tempat dimana penulis melaksanakan kerja praktek dan penulis ditempatkan di Bagian Operasional.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di dunia modern, peran bank sangat besar dalam mendorong pertumbuhan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di dunia modern, peran bank sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Hampir semua sektor usaha, yang meliputi sektor industri perdagangan, pertanian
BAB II. Gambaran Umum Bank Syariah Mega Indonesia. Perjalanan PT Bank Syariah Mega Indonesia diawali dari sebuah bank
BAB II Gambaran Umum Bank Syariah Mega Indonesia 2.1. Sejarah Berdirinya 13 Perjalanan PT Bank Syariah Mega Indonesia diawali dari sebuah bank umum konvensional bernama PT Bank Umum Tugu yang berkedudukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pelaksanaan Gadai Emas Syariah Pada PT Bank Syariah Mandiri
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Gadai Emas Syariah Pada PT Bank Syariah Mandiri Palembang Gadai Emas Syariah Menurut Anshori (2007:129) adalah menggadaikan atau menyerahkan hak penguasa
Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan?
Daftar Isi Financial Check List 1 01 Definisi Pembiayaan 3 02 Mengapa Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 5 5 03 Kapan Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 6 6 04 Siapa Saja Nasabah 8 Jasa Pembiayaan?
BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP IMPLEMENTASI IJĀRAH JASA SIMPAN DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA
BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP IMPLEMENTASI IJĀRAH JASA SIMPAN DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN SURABAYA A. Analisis Implementasi Ijārah Jasa Simpan di Pegadaian Syariah Cabang Blauran Surabaya
BAB II PROFIL BANK RIAU KEPRI CABANG SYARIAH
BAB II PROFIL BANK RIAU KEPRI CABANG SYARIAH A. Sejarah Bank Riau Kepri Cabang Syariah Bank Pembangunan Daerah Riau adalah bank milik pemerintahan Provinsi Riau, Pemerintahan Kabupaten/Kota se Propinsi
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. dengan harta gerak dengan jaminan sistem gadai sehingga bank ini pada
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perum Pegadaian Sejarah Pegadaian di Indonesia berawal dari berdirinya Bank Van Leening di zaman VOC yang bertugas memberikan pinjaman uang tunai kepada masyarakat
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Sejarah Berdirinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Berdirinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Berawal dari akuisisi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) terhadap Bank Jasa Arta pada 19 Desember 2007
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. (VOC) mendirikan BANK VAN LEENING yaitu lembaga keuangan yang
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah dan Berdirinya Pegadaian Sejarah Pegadaian dimulai pada saat Pemerintah Penjajahan Belanda (VOC) mendirikan BANK VAN LEENING yaitu lembaga keuangan yang
BAB I PENDAHULUAN. memerlukan jaminan, hal ini demi keamanan pemberian kredit tersebut dalam
1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Perkembangan perekonomian dan dunia bisnis akan selalu diikuti oleh perkembangan akan kredit, dan pemberian fasilitas kredit yang selalu memerlukan jaminan, hal ini
BAB III APLIKASI PEMBIAYAAN MURA<BAH}AH BI AL-WAKA<LAH TANPA PENYERAHAN KWITANSI PADA UJKS (UNIT JASA KEUANGAN SYARIAH) AL HAMBRA KETINTANG SURABAYA
BAB III APLIKASI PEMBIAYAAN MURA
BAB IV PEMBAHASAN. A. Mekanisme Produk SIRELA ( Simpanan Sukarela Lancar ) 1. Produk SIRELA ( Simpanan Sukarela Lancar )
BAB IV PEMBAHASAN A. Mekanisme Produk SIRELA ( Simpanan Sukarela Lancar ) 1. Produk SIRELA ( Simpanan Sukarela Lancar ) SIRELA adalah produk simpanan yang ada di BMT BUS yang dikelola berdasarkan prinsip
PROSEDUR PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT CEPAT AMAN (KCA) PADA KANTOR CABANG PERUM PEGADAIAN KELAS III BANGIL PASURUAN RANGKUMAN TUGAS AKHIR
PROSEDUR PEMBERIAN PINJAMAN KREDIT CEPAT AMAN (KCA) PADA KANTOR CABANG PERUM PEGADAIAN KELAS III BANGIL PASURUAN RANGKUMAN TUGAS AKHIR Oleh : FEBRI NAWANG WULAN NIM : 2009410556 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. didirikan di Batavia tanggal 20 Agustus Pada saat Inggris
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. PT. Pegadaian Syariah 2.1 Sejarah Pegadaian Sejarah Pegadaian dimulai pada saat Pemerintahan Penjajahan Belanda (VOC) mendirikan Bank Van Leening yaitu lembaga keuangan
Kartika dan Nur, Analisis Penerapan Akuntansi Gadai Syariah (Rahn) Pada Pegadaian Syariah Cabang Jember
1 ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI GADAI SYARIAH (RAHN) PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG JEMBER (Analyze The Application Of Accounting Pawn Sharia (Rahn) In Sharia Pawnshop Branches ) Kartika Chandra Priliana
BAB III DESKRIPSI LEMBAGA
digilib.uns.ac.id BAB III DESKRIPSI LEMBAGA A. Sejarah PD. Bank Perkreditan Rakyat BKK Boyolali Perusahaan Daerah BPR BKK Boyolali Kota Kabupaten Boyolali merupakan hasil dari merger 18 PD.BPR BKK se Kabupaten
BAB III METODE PENULISAN. saat itu usaha pegadaian mengalami beberapa perubahan sejalan dengan
24 BAB III METODE PENULISAN 3.1. Sejarah Pegadaian Pegadaian merupakan lembaga pengkreditan dengan sistem gadai. Pada awalnya pegadaian dimulai saat VOC mendirikan bank van leening pada tahun 1746 sebagai
BAB V PEMBAHASAN. kausalitas yang terjadi antara variabel yang diteliti sebagai pembuktian atas
BAB V PEMBAHASAN Pada bab ini akan diuraikan interpretasi dari hasil analisis data yang telah disajikan pada bab sebelumnya. Pembahasan dilakukan dengan melihat hubungan kausalitas yang terjadi antara
BAB IV PEMBAHASAN. IV.1 Produk-poduk Gadai Syariah berdasarkan PSAK 102, 105, dan 107. berdasarkan PSAK 105 : Akuntansi Mudharabah.
BAB IV PEMBAHASAN IV.1 Produk-poduk Gadai Syariah berdasarkan PSAK 102, 105, dan 107 Produk gadai syariah: 1. AMANAH (Pembiayaan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Bagi Karyawan) berdasarkan PSAK 102 : Akuntansi
BAB III KOSPIN JASA SYARIAH CAPEM PEMALANG: SEJARAH, VISI MISI, DAN PRODUK-PRODUKNYA
BAB III KOSPIN JASA SYARIAH CAPEM PEMALANG: SEJARAH, VISI MISI, DAN PRODUK-PRODUKNYA A. Sejarah Berdirinya Kospin Jasa Syariah Kospin jasa adalah sebuah koperasi simpan pinjam yang terbesar di Indonesia
BAB III DESKRIPSI KJKS BMT MANDIRI SEJAHTERA KARANGCANGKRING JAWA TIMUR CABANG PASAR KRANJI PACIRAN LAMONGAN
BAB III DESKRIPSI KJKS BMT MANDIRI SEJAHTERA KARANGCANGKRING JAWA TIMUR CABANG PASAR KRANJI PACIRAN LAMONGAN A. Gambaran Umum KJKS BMT Mandiri Sekjahtera Karangcangkring Jawa Timur 1. Latar Belakang Berdirinya
Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya Pegadaian
Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya Pegadaian Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya serta sebagai bahan presentasi Disusun Oleh : 1. Yoganita Rahmadani 15803241009
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. A. Sejarah Singkat Pegadaian Syariah Cabang Subrantas
` BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Singkat Pegadaian Syariah Cabang Subrantas Terbitnya PP/10 tanggal 1 April 1990 dapat dikatakan menjadi tonggak awal kebangkitan pegadaian. Satu hal yang perlu
LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR: /SEOJK.05/2017 TENTANG BENTUK, SUSUNAN, DAN TATA CARA PENYAMPAIAN LAPORAN BERKALA BAGI PELAKU
LAMPIRAN IV SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR: /SEOJK.05/2017 TENTANG BENTUK, SUSUNAN, DAN TATA CARA PENYAMPAIAN LAPORAN BERKALA BAGI PELAKU USAHA PERGADAIAN DAN PERUSAHAAN PERGADAIAN - 1 - BENTUK,
BAB IV ANALISIS PENERAPAN MULTI AKAD DALAM PEMBIAYAAN ARRUM (USAHA MIKRO KECIL) PEGADAIAN SYARIAH (STUDI KASUS DI PEGADAIAN SYARIAH PONOLAWEN KOTA
BAB IV ANALISIS PENERAPAN MULTI AKAD DALAM PEMBIAYAAN ARRUM (USAHA MIKRO KECIL) PEGADAIAN SYARIAH (STUDI KASUS DI PEGADAIAN SYARIAH PONOLAWEN KOTA PEKALONGAN) A. Penerapan Multi Akad Dalam Pembiayaan Arrum
BAB I PENDAHULUAN. terus melakukan peningkatan pendapatan dari produk inti PT. Pegadaian (Persero)
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang PT. Pegadaian (Persero) terus melakukan diversifikasi produk disamping terus melakukan peningkatan pendapatan dari produk inti PT. Pegadaian (Persero) yaitu dari sektor
SEKILAS MENGENAI LAYANAN KEUANGAN MIKRO (LAKU MIKRO) DI INDONESIA
SEKILAS MENGENAI LAYANAN KEUANGAN MIKRO (LAKU MIKRO) DI INDONESIA TANGERANG SELATAN, 17-18 JULI 2017 PEMBEKALAN MAHASISWA KKN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1 61 A. OUTLINE PENGENALAN LAKU MIKRO Pengantar
I. PENDAHULUAN. merupakan beban yang amat berat dirasakan oleh sebagian warga masyarakat.
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tingginya tingkat kebutuhan hidup yang harus dipenuhi pada zaman modern ini, merupakan beban yang amat berat dirasakan oleh sebagian warga masyarakat. Terutama bagi masyarakat
membutuhkan pembiayaan jangka pendek dengan margin yang rendah. Salah satunya pegadaian syariah yang saat ini semakin berkembang.
Ringkasan Pegadaian sebagai lembaga keuangan alternatif bagi masyarakat guna menetapakan pilihan dalam pembiayaan disektor riil. Biasanya kalangan yang berhubungan dengan pegadaian adalah masyarakat menengah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pembiayaan Gadai Emas Syariah pada PT. BPRS Saka Dana Mulia Kudus 1. Sistem Produk Pembiayaan Gadai Emas Syariah pada PT. BPRS Saka Dana Mulia Kudus Berkenaan
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Dari pembahasan-pembahasan yang terdapat di bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa: 1. Prosedur Pelaksanaan Produk Pembiayaan Gadai Emas di Bank Syariah Mandiri
BAB IV PEMBAHASAN MASALAH
BAB IV PEMBAHASAN MASALAH A. Prosedur Produk Simpanan El Amanah di KSPPS BMT El Amanah Kendal Prosedur adalah suatu urutan tindakan atau kegiatan tata usaha yang biasanya menyangkut beberapa petugas dalam
BAB II GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARIAH CABANG HR. SOEBRANTAS PEKANBARU
BAB II GAMBARAN UMUM PEGADAIAN SYARIAH CABANG HR. SOEBRANTAS PEKANBARU A. Sejarah Pegadaian Pegadaian merupakan lembaga perkreditan dengan sistem gadai, lembaga semacam ini pada awalnya berkembang di Italia
V GAMBARAN UMUM BANK DANAMON INDONESIA
V GAMBARAN UMUM BANK DANAMON INDONESIA Bank Danamon Indonesia didirikan pada tanggal 30 September 1958 di Jakarta, pada awalnya bank tersebut bernama PT Bank Kopra Inonesia yang selajutnya berubah menjadi
Sejarah berdiri pada tahun 1946, Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan bank
1. Profil BNI Syariah Cabang Banjarmasin a. Berdirinya Sejarah berdiri pada tahun 1946, Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Sejalan
BAB IV IMPLEMENTASI PRODUK PEMBIAYAAN BSM CICIL EMAS DI BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG ULAK KARANG PADANG
BAB IV IMPLEMENTASI PRODUK PEMBIAYAAN BSM CICIL EMAS DI BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG ULAK KARANG PADANG A. Prosedur Produk Pembiayaan BSM Cicil Emas di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Ulak Karang
BAB I PENDAHULUAN. nilai-nilai syariah dalam operasional kegiatan usahanya. Hal ini terutama didorong
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seiring dengan semaraknya prinsip penerapan syariah dalam lembaga keuangan bank di Indonesia, maka pelaku bisnis di bidang LKBB (Lembaga Keuangan Bukan Bank)
BAB IV ANALISA A. PELAKSANAAN IB RAHN EMAS DI BANK JATENG SYARIAH KANTOR CABANG SEMARANG
BAB IV ANALISA A. PELAKSANAAN IB RAHN EMAS DI BANK JATENG SYARIAH KANTOR CABANG SEMARANG IB Rahn Emas adalah fasilitas pembiayaan dengan akad qardh untuk kebutuhan dana tunai dengan jaminan emas 1. Sedangkan
BAB V PEMBAHASAN. dipaparkan pada bab sebelumnya. Sebagaimana yang ditegaskan dalam teknik analisa data
BAB V PEMBAHASAN Dalam bab ini disajikan uraian bahasan sesuai dengan hasil penelitian, sehingga pada pembahasan ini peneliti akan mengintegrasikan hasil penelitian dengan teori yang telah dipaparkan pada
BAB I PENDAHULUAN. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, baik kebutuhan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, baik kebutuhan primer, sekunder maupun tersier tidak semuanya dapat terpenuhi, karena tidak memiliki dana
LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR: /SEOJK.05/2017 TENTANG BENTUK, SUSUNAN, DAN TATA CARA PENYAMPAIAN LAPORAN BERKALA BAGI PELAKU
LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR: /SEOJK.05/2017 TENTANG BENTUK, SUSUNAN, DAN TATA CARA PENYAMPAIAN LAPORAN BERKALA BAGI PELAKU USAHA PERGADAIAN DAN PERUSAHAAN PERGADAIAN - 1 - BENTUK,
BAB III GERAI DINAR BMT DAARUL MUSTAQIIM PEKALONGAN. A. Latar Belakang dan Perkembangan Gerai Dinar Pekalongan
58 BAB III GERAI DINAR BMT DAARUL MUSTAQIIM PEKALONGAN A. Latar Belakang dan Perkembangan Gerai Dinar Pekalongan Seiring perkembangan dunia perekonomian yang berbasis syariah beberapa tahun belakangan
BAB V PEMBAHASAN. A. Pengaruh Promosi, Lokasi, dan Prosedur Pencairan Pinjaman Secara
BAB V PEMBAHASAN A. Pengaruh Promosi, Lokasi, dan Prosedur Pencairan Pinjaman Secara Parsial terhadap Minat Nasabah Memilih Produk Gadai (Rahn) di PT. Pegadaian (Persero) Cabang Syariah Blauran Surabaya
BAB IV ANALISIS TENTANG STRATEGI DAN KENDALA YANG DIHADAPI OLEH PT. BANK BNI SYARIAH KANTOR CABANG SURABAYA DHARMAWANGSA
BAB IV ANALISIS TENTANG STRATEGI DAN KENDALA YANG DIHADAPI OLEH PT. BANK BNI SYARIAH KANTOR CABANG SURABAYA DHARMAWANGSA A. Analisis Strategi Bank BNI Syariah Dalam Meningkatkan Dana Pihak Ketiga Banyak
ekonomi Kelas X BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK KTSP & K-13 A. Pengertian Bank Tujuan Pembelajaran
KTSP & K-13 Kelas X ekonomi BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mempunyai kemampuan sebagai berikut. 1. Mendeskripsikan produk bank
BAB I PENDAHULUAN. sebagai jaminan secara hak, tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan. Gadai
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Gadai dalam Bahasa Arab disebut rahn, yang berarti tetap, kekal, dan jaminan. Secara syara, rahn adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan
MEMANFAATKAN JASA PEGADAIAN
MEMANFAATKAN JASA PEGADAIAN Oleh: Safir Senduk Dikutip dari Tabloid NOVA No. 722/XIV Suatu hari, Bu Broto datang menemui Bu Sri, tetangganya yang kebetulan memiliki sebuah toko. Ia bercerita tentang anaknya
BAB IV ANALISIS PEMBERIAN KREDIT DAN INFORMASI KEPADA NASABAH DARI PERUM PEGADAIAN DI CPP BENGKULU. 4.1 Sistem Informasi aplikasi yang sedang bejalan
BAB IV ANALISIS PEMBERIAN KREDIT DAN INFORMASI KEPADA NASABAH DARI PERUM PEGADAIAN DI CPP BENGKULU 4.1 Sistem Informasi aplikasi yang sedang bejalan Sistem aplikasi di gunakan menggunakan sistem aplikasi
III. METODOLOGI PENULISAN. Design penelitian ini adalah penelitian dengan sifat data deskriptif kuantitatif
17 III. METODOLOGI PENULISAN 3.1 Design Penelitian Design penelitian ini adalah penelitian dengan sifat data deskriptif kuantitatif untuk menelusuri kinerja keuangan perusahaan pada PT Bank BTPN, Tbk dari
