BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Suryadi Darmadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Surakarta yang terletak di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta pada anak kelompok B1 yang berusia 5-6 tahun. Pemilihan TK Negeri Pembina Surakarta sebagai tempat penelitian adalah berdasarkan alasan sebagai berikut : a. Kemampuan membaca permulaan anak masih rendah. b. Di TK Negeri Pembina Surakarta belum pernah dilakukan penelitian yang sejenis. c. Letaknya strategis dan mudah untuk dijangkau. d. Sudah mengenal subjek. 2. Waktu Penelitian Waktu penelitian dirancang agar penelitian ini dapat berlangsung secara sistematis, efektif, dan efisien. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan pada bulan Januari Juni Jadwal penelitian ada pada lampiran 1 halaman 50. B. Desain Penelitian Desain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match pada membaca permulaan lebih efektif dibandingkan dengan membaca permulaan menggunakan model pembelajaran non-kooperatif. Desain penelitian ini adalah desain quasi eksperimen bentuk nonequivalent control group design, dengan bentuk skema sebagai berikut: E : O 1 x O 2 K : O 3 O 4 Gambar Skema Nonequivalent Control Group Design 22
2 23 E K O 1 O 3 x O 2 O 4 1. Populasi = Simbol untuk kelompok eksperimen = Simbol untuk kelompok kontrol = Pretest kelompok eksperimen = Pretest kelompok kontrol = Perlakuan = Posttest kelompok eksperimen = Posttest kelompok kontrol (Diadaptasi dari Sugiyono, 2012: 116) C. Populasi dan Sampel Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelompok B1 TK Negeri Pembina Surakarta dengan jumlah peserta didik 27 anak. 2. Sampel Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 27 anak, dimana 27 anak tersebut dinyatakan sebagai kelompok eksperimen yang akan diberi perlakuan berupa model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match. D. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dimana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Maka dari itu, dengan populasi 27 anak maka 27 anak tersebut juga digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. E. Teknik Pengumpulan Data 1. Variabel Penelitian Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel bebas (independen) dan variabel terikat (dependen), masing-masing variabel tersebut akan dijelaskan sebagai berikut :
3 24 a. Variabel Bebas (Independen) Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match. Pembelajaran Make a Match itu sendiri artinya mencari pasangan dengan menggunakan kartu pertanyaan dan kartu jawaban. Model pembelajaran Make a Match yang digunakan yaitu bentuk huruf U, dimana pada huruf U tersebut ada kelompok soal, kelompok jawaban dan kelompok penilai. b. Variabel Terikat (Dependen) Variabel terikat pada penelitian ini adalah kemampuan membaca permulaan. Yang mana pengertian dari membaca permulaan yaitu pengetahuan awal yang dimiliki anak untuk memahami bentuk-bentuk huruf dan bunyinya sehingga anak sudah memiliki bekal sebelum anak belajar membaca pemahaman di usia lanjut. Membaca permulaan memiliki komponen-komponen yang penting, diantaranya melafalkan huruf, membaca huruf, merangkai huruf menjadi suku kata, membaca suku kata, merangkai suku kata menjadi kata dan membaca kata. 2. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan mengacu pada instrumen penilaian yang berisi sepuluh indikator diantaranya yaitu mampu melafalkan huruf vokal, mampu melafalkan huruf konsonan, mampu membaca huruf vokal, mampu membaca huruf konsonan, mampu merangkai dua huruf menjadi suku kata, mampu membaca lima suku kata, mampu membaca sepuluh suku kata, mampu merangkai dua suku kata menjadi kata, mampu membaca lima kata dan mampu membaca sepuluh kata. Adapun metode pengumpulan yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Tes Unjuk Kerja Tes ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan membaca permulaan anak. Butir item yang akan digunakan dalam tes yaitu dengan menggabungkan beberapa aspek dari ahli, kemudian aspek
4 tersebut dikembangkan menjadi butir item. Setelah butir item dibuat dengan memperhatikan skala pengukurannya, barulah tes tersebut diuji cobakan. Tes yang sama juga digunakan untuk mengukur kemampuan membaca permulaan anak sebelum diberikan perlakuan (pretest) pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan digunakan untuk mengukur kemampuan membaca permulaan anak setelah diberikan perlakuan (posttest) pada kelompok eksperimen dan pada kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. b. Observasi Observasi ini dilakukan untuk mengamati proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match pada kelompok eksperimen yang dilakukan oleh guru. Dalam mengobservasi peneliti dibantu oleh satu orang observer guna mengamati pelaksanaan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dan proses pembelajaran yang terjadi di kelas. c. Wawancara Dalam penelitian ini wawancara dilakukan dengan guru kelompok B1 sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match. d. Dokumentasi Dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan data yang nantinya akan digunakan oleh peneliti sebagai bukti dalam proses penelitian. Dokumentasi dikumpulkan mulai dari pelaksanaan pretest, pemberian perlakuan dan saat posttest. Dokumentasi ini diambil oleh satu orang dokumenter, adapun dokumentasi yang diambil yaitu berupa foto dan video yang diperoleh saat proses pelaksanaan tersebut berlangsung. F. Teknik Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen 1. Uji Validitas Instrumen Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan validitas konstrak (construct validity) sebagai pengukur tingkat validitasnya untuk memperoleh 25
5 26 data dengan menggunakan pendapat ahli (judgment expert). Peneliti menunjuk dosen ahli yaitu Drs. Muhammad Ismail S, M.pd, Drs. Djaelani, M.Pd dan Yudianto Sudjana, S.Kom., M.Kom guna memvalidasi kisi-kisi instrumen yang digunakan oleh peneliti. Pengujian daya beda item pada penelitian ini menggunakan Product Moment Pearson Correlation yang kemudian dianalisis menggunakan SPSS. 15 for windows untuk mengetahui tingkat kevalidan setiap item instrumen, dan item yang dinyatakan valid apabila nilai rhitung > nilai rtabel. Setelah dilakukan uji validitas instrumen, didapatkan nilai rhitung untuk 10 item adalah 0,727; 0,778; 0,874; 0,884; 0,940; 0,952; 0,802; 0,923; 0,947; 0,783. Dengan jumlah N=13 dengan signifikansi 5%, diketahui nilai rtabelnya adalah 0,553. Nilai rhitung dari 10 item yang diuji cobakan kepada 13 anak ternyata lebih besar dari nilai rtabel, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa 10 item tersebut valid dan layak digunakan untuk penelitian. Hasil uji validitas dapat dilihat pada lampiran 9 hal 75. Berikut ini merupakan rumus Product Moment Pearson Correlation : xy = r = Koefisien korelasi n = Jumlah data X = Jumlah skor variabel X Y = Jumlah skor variabel Y (Sumber : Widiyanto, 2013: 183) 2. Uji Reliabilitas Instrumen Uji reliabilitas instrumen penelitian, menunjukkan seberapa jauh hasil pengukuran yang diperoleh menggunakan instrumen tersebut dapat dipercaya. Pengujian reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach s untuk mengetahui reliabel atau tidak item instrumen yang akan digunakan dalam penelitian dan
6 27 dinyatakan reliabel jika nilai Alpha > nilai rtabel. Setelah dilakukan uji reliabilitas instrumen, didapatkan nilai Alpha 0,959 dan nilai rtabel 0,553. Dengan demikian maka nilai Alpha > nilai rtabel, sehingga 10 item tersebut dinyatakan reliabel dan layak digunakan untuk penelitian. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada lampiran 9 hal 75. Berikut ini merupakan rumus Alpha Cronbach : k rᵢ = : mean kuadrat antara subyek : mean kuadrat kesalahan : varians total (Sumber : Sugiyono, 2009: 365) G. Teknik Analisis Data Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik parametrik. Apabila data sudah dinyatakan normal dan homogen, dilakukan uji hipotesis untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan dari perlakuan dalam penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match terhadap kemampuan membaca permulaan anak dengan melakukan uji t (t-test). Data yang sudah terkumpul ini kemudian diuji dengan menggunakan bantuan SPSS. 15 for windows. Berikut ini merupakan rumus dari uji t : t = t = Koefisien t r = Koefisien korelasi n = Jumlah data (Diadaptasi dari Sugiyono, 2012: 259)
7 28 Adapun penjelasan mengenai kedua uji tersebut akan dijabarkan berikut: 1. Uji Prasyarat a. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah variabel terikat berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data pada penelitian ini menggunakan rumus Shapiro Wilks dimana data dinyatakan normal apabila nilai signifikansi > b. Uji Homogenitas Uji ini dilakukan untuk mengetahui sama atau tidaknya varian dari beberapa populasi. Uji homogenitas data pada penelitian ini menggunakan Levine Test for Equality of Variance. Dasar dari pengambilan keputusan ini adalah, jika nilai signifikansi > 0,05 maka varian dinyatakan sama (homogen). 2. Uji Hipotesis a. Independent sample t-tes Uji hipotesis ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain membandingkan rata-rata dari dua grup yang tidak berhubungan yaitu hasil pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun hasil uji hipotesis dengan menggunakan independent samplet-test yang akan diolah menggunakan SPSS. 15 for windows dengan rumus sebagai berikut: t = t = Koefisien t = Rata-rata pada distribusi sampel 1 = Rata-rata pada distribusi sampel 2 = Simpangan baku pada distribusi sampel 1
8 29 = Simpangan baku pada distribusi sampel 2 n = Jumlah data pada sampel 1 n = Jumlah data pada sampel 2 (Sumber : Widiyanto, 2013: 245) b. Paired sample t-tes Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh tidak pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah dilaksanakannya perlakuan terhadap kelompok eksperimen ini. Adapun uji hipotesis ini menggunakan paired sample t-test dan dianalisis menggunakan SPSS. 15 for windows dengan rumus sebagai berikut: t = t = Koefisien t n = Jumlah data D = Jumlah perbedaan antara setiap pasangan (X -X ) (Sumber : Widiyanto, 2013: 252) H. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini menggunakan empat tahap yaitu tahap persiapan penelitian, tahap pelaksanaan penelitian, tahap pengolahan data dan tahap penyajian data. Berikut ini merupakan uraian dari empat tahap tersebut : 1. Tahap Persiapan Penelitian Tahap persiapan merupakan langkah awal dalam sebuah penelitian. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam tahap persiapan adalah sebagai berikut : a. Penyusunan proposal penelitian b. Menentukan lokasi penelitian
9 30 c. Mengurus surat perizinan d. Menyusun instrumen penelitian e. Melakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen f. Menyusun perangkat pembelajaran 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian Tahap pelaksanaan dilakukan setelah tahap persiapan, berikut ini yang harus dilakukan dalam tahap pelaksanaan : a. Tahap awal (pretest) Tahap awal dilakukan untuk mengetahui kondisi awal anak sebelum diberi perlakuan. Tahap ini dilakukan kepada kedua kelompok yang akan diteliti yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. b. Pemberian perlakuan (treatment) Perlakuan diberikan kepada kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match. Perlakuan diberikan sebanyak enam kali, dimana setiap minggu dilaksanakan tiga kali perlakuan. c. Tahap akhir (posttest) Tahap posttest dilakukan untuk mengetahui kondisi akhir dari kelompok yang diberi perlakuan dan kelompok yang tidak diberi perlakuan. 3. Tahap Pengolahan Data Ada beberapa kegiatan dalam tahap pengolahan data, di antaranya : a. Meneliti kembali data yang sudah terkumpul. b. Merekapitulasi hasil pretest dan posttest yang sudah dilakukan anak. c. Menganalisis data dengan menggunakan statistik yang terdiri dari uji prasyarat dan uji hipotesis. 4. Tahap Penyajian Data Tahap penyajian data dilakukan setelah semua data dianalisis. Data yang sudah dianalisis disajikan dalam bentuk narasi agar dapat dipahami dengan mudah kemudian ditarik kesimpulan penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
1. Tempat Penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kertonatan yang terletak di Desa Kertonatan, Kecamatan Kartosuro, Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN
23 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian yang diambil adalah SD Negeri Cieunteung 2, yang terletak di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
III. METODE PENELITIAN. Populasi adalah totalitas dari semua objek atau individu yang memiliki
23 III. METODE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi adalah totalitas dari semua objek atau individu yang memiliki karakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen atau eksperimen semu yaitu desain eksperimen dengan kelompok kontrol
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian 3.1.1 Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013 selama kurang lebih 2 bulan terhitung sejak April
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Gorontalo pada semester genap tahun ajaran 2011/2012 selama
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen1, yaitu jenis Quasi Experimental Design. Desain ini mempunyai kelompok eksperimen2,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Desain Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen, yaitu jenis Quasi Experimental Design. Desain ini mempunyai kelompok
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mempengaruhi pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini
31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Bentuk penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen karena peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang mungkin dapat mempengaruhi pemahaman
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Karanganyar yang beralamat di Jl. R. W. Monginsidi Karanganyar. Alasan dipilihnya
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Sugiyono (2011, hlm. 3) menyatakan bahwa metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode
BAB III METODE PENELITIAN. data, (6) uji instrumen, (7) teknik analisis data dan pengujian hipotesis. yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab yang ketiga ini, Metode Penelitian akan membahas tentang 7 (tujuh) bagian, yaitu (1) jenis penelitian, (2) desain penelitian, (3) populasi dan sampel, (4) variable dan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII SMPN 3 Tegineneng pada
24 III. METODE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII SMPN 3 Tegineneng pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas berjumlah 150
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Lokasi Penelitian Pada sub bab ini penulis akan mengenai jenis penelitian, lokasi penelitian, waktu penelitian, desain penelitian dan Perncanaan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini diarahkan sebagai penelitian Quasi Eksperimen, karena
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini diarahkan sebagai penelitian Quasi Eksperimen, karena peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang mungkin dapat mempengaruhi pemahaman
III. METODE PENELITIAN. Lampung pada semester genap Tahun Pelajaran 2011/2012 yang terdiri atas 7
4 III. METDE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Bandar Lampung pada semester genap Tahun Pelajaran 0/0 yang terdiri atas 7 kelas berjumlah
METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar
22 III. METODE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013 sebanyak 8 kelas dengan jumlah 192 siswa. B.
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment atau Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment atau Penelitian Semu. Jenis penelitian ini dilakukan untuk menguji hipotesis tentang efektif atau tidaknya
BAB III METODE PENELITIAN
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment. Quasi experiment adalah eksperimen semu dimana penelitian menggunakan rancangan penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. 1. Jenis dan Desain Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Prosedur yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen quasi. Tujuan dari penelitian ini
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen atau eksperimen semua yaitudesain eksperimen dengan kelompok
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design (quasi eksperimen) dengan melihat efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan
Gambar 1 Desain Penelitian Eksperimen
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di TK Baiturrahman yang beralamat di gang sawo IV RT 04 RW 04 Karangasem, Laweyan, Surakarta. 2.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Dalam penelitian ini tidak semua variabel
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pembelajaran matematika dengan model
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini diarahkan sebagai penelitian quasi eksperimen karena peneliti ingin mengetahui pengaruh suatu perlakuan terhadap suatu variabel. Perlakuan
BAB III METODE PENELITIAN
18 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Merujuk pada pendapat Sugiyono
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Penelitian eksperimen
III. METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Abung. yang terdiri atas 7 kelas berjumlah 280 siswa.
8 III. METDE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri Abung Semuli, Lampung Utara pada semester genap Tahun Pelajaran 0/0 yang terdiri atas 7 kelas
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. Jenis Dan Lokasi Penelitian 3.. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Dimana terdapat dua kelompok dengan kondisi yang homogen. Kelompok
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yaitu jenis Pre-Experimental
117 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yaitu jenis Pre-Experimental Design. Desain ini belum merupakan eksperimen
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kauman Lor 01 dan SD Negeri Kauman Lor 03 kelas V semester genap tahun pelajaran 2011/2012. 3.2 Jenis
TABEL III. 1 PROSES PENELITIAN No Kegiatan Waktu. 1 Pengajuan Sinopsis November Proses pengerjaan proposal Desember 2014
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan Mei, pada semester Genap Tahun Ajaran 2014/2015. Berikut ini dijelaskan proses penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
31 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan yang digunakan peneliti adalah rancangan true-experimental dengan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen karena pemilihan
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen karena pemilihan sampel tidak secara random, tetapi menerima keadaan sampel apa adanya. Desain penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Lokasi Penelitian Di dalam sub bab ini akan memberikan penjelasan mengenai jenis penelitian yang dilakukan peneliti serta tempat / lokasi pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitaftif eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang dilakukan dengan melakukan
III. METODE PENELITIAN. Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 262 siswa dan
III. METODE PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri Bandar Lampung Tahun Pelajaran 0/03 yang berjumlah 6 siswa dan terdistribusi dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Tujuan penelitian eksperimen semu adalah untuk memperoleh informasi yang merupakan
III. METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
III. METODE PENELITIAN 1. Metode yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Menurut Sugiyono metode eksperimen adalah metode penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 2013/2014 pada tanggal 20 September 2013 sampai dengan 11 Oktober 2013
38 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2013/2014 pada tanggal 20 September 2013 sampai dengan 11 Oktober 2013 di SMP
BAB III METODE PENELITIAN. variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Eksperimen semu dilakukan untuk memperoleh informasi dari eksperimen yang tidak
III. METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Al-azhar 3
III. METDE PENELITIAN A. Populasi Penelitian dan Sampel Penelitian. Populasi Penelitian Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Al-azhar 3 Bandar Lampung pada semester ganjil Tahun Pelajaran
BAB III METODE PENELITIAN. penuh. Desain yang digunakan peneliti adalah Pretest-Posttest Control Group
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment), dimana variabel penelitian tidak memungkinkan untuk dikontrol secara penuh. Desain
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen, dimana variabel penelitian tidak memungkinkan untuk dikontrol secara penuh 1. Tujuan Penelitian
Metode Penelitian. Menurut Syaiful dan Aswan, metode ekperimen adalah cara penyajian
30 III. Metode Penelitian 3.1. Metode Yang Digunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Menurut Syaiful dan Aswan, metode ekperimen adalah cara penyajian pelajaran, dimana
III. METODE PENELITIAN. bulan Januari tahun 2015 di SMA Negeri 1 Terbanggi Besar. Penelitian. dilakukan selama 5 minggu pembelajaran (5X pertemuan).
8 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 014/015 pada bulan Januari tahun 015 di SMA Negeri 1 Terbanggi Besar. Penelitian dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN. peneliti tidak mampu mengontrol sepenuhnya variabel-variabel yang mungkin
42 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen, hal ini disebabkan peneliti tidak mampu mengontrol sepenuhnya variabel-variabel yang mungkin dapat mempengaruhi
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini diarahkan sebagai penelitian Quasi Eksperimen, karena
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini diarahkan sebagai penelitian Quasi Eksperimen, karena peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang mungkin dapat mempengaruhi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian Eksperimen 3.1.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Merujuk pada pendapat Sugiyono
BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen secara murni. Dalam hal ini, karena siswa bukanlah suatu. sebagaimana pada penelitian di bidang eksata.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimen semu (quasi eksperimen). Dalam bidang pendidikan, seringkali sulit melakukan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan di TK ABA Thoyibah Surakarta. Alasan pemilihan TK tersebut sebagai tempat penelitian karena
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. Jenis dan Lokasi Penelitian 3.. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sugiyono (00:07) mengemukakan bahwa penelitian
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Terbanggi Besar. Populasi dalam
0 III. METODE PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Terbanggi Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Terbanggi Besar yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental atau eksperimen semu. Eksperimen semu dipilih
BAB III METODE PENELITIAN. metode eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti membagi subjek yang diteliti
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode dan Desain Penelitian Metode merupakan suatu cara ilmiah yang digunakan untuk mencapai maksud dan tujuan tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
BAB III METODE PENELITIAN. yang terdiri dari variabel independen yaitu pemberian reward dan variabel
47 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode penelitian Penelitian ini adalah penelitian quasi-eksperimen yang menggunakan nonequivalent model grup kontrol. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yang terdiri
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, dengan menggunaan analisis data kuantitatif. Menurut Yatim Riyanto (1996:28-40), penelitian eksperimen
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksprimen semu (quasi eksprimen ),
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksprimen semu (quasi eksprimen ), dimana variabel penelitian tidak memungkinkan untuk dikontrol secara penuh. Desain
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen. Adapun
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen. Adapun desain yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Pada dasarnya, langkah-langkah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Menurut Sugiyono (2010:107) metode penelitian eksperimen digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 28 Bandar Lampung.
19 III. METODE PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 28 Bandar Lampung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdistribusi ke dalam delapan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi. Metode eksperimen kuasi digunakan untuk mengetahui
BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Sugiyono (2012:3) Metode penelitian pada dasarnya merupakan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode dan Rancangan Penelitian Menurut Sugiyono (2012:3) Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.
III. METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMP Negeri 1
III. METODE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMP Negeri Bandarsribhawono pada semester genap Tahun Pelajaran 0/03 yang terdiri atas enam kelas berjumlah
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian tidak memungkinkan untuk dikontrol secara penuh, tetapi peneliti
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, dimana variabel penelitian tidak memungkinkan untuk dikontrol secara penuh, tetapi peneliti menerapkan desain
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bendungan Uwai, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Januari sampai 21 Februari semester genap tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan di
Nonequivalent Control Group Design
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Dan Desain Eksperimen 3.1.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini eksperimen dengan tipe Quasi Experimental Design. Menurut Sugiyono
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Dengan membandingkan antara kelompok
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kuantitatif dengan metode komparasi. Kata komparasi dalam
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparasi. Kata komparasi dalam bahasa Inggris comparation,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini, karena hasil observasi ketika KKN-PPL UNY Selain itu,
A. Tempat Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Imogiri yang terletak di Jalan Imogiri Km. 14, Imogiri, Kabupaten Bantul. Dipilihnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yaitu VIII A, VIII B, VIII C, dan VIII D.
23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metodologi Penentuan Objek 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kemangkon tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini diuraikan langkah-langkah kerja. Langkah-langkah kerja yang akan ditempuh dalam pelaksanaan penelitian yang terdiri dari desain eksperimen, subjek penelitian, variabel
III. METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 29
III. METODE PENELITIAN 3.1 Populasi Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 29 Bandar Lampung pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri atas
III. METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Metro pada
III. METDE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri Metro pada semester genap Tahun Pelajaran 00/0 yang terdiri atas 7 kelas. B. Sampel Penelitian
METODE PENELITIAN. Bandarlampung Tahun Ajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa sebanyak 200
III. METODE PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bandarlampung Tahun Ajaran 03/04 dengan jumlah siswa sebanyak 00 siswa yang terdistribusi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen yang menempatkan subyek penelitian ke dalam dua kelas yaitu kelas kontrol
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian. Januari s/d 24 Januari 2014 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru yang
26 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap mulai tanggal 9 Januari s/d 24 Januari 2014 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru yang beralamat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Salah satu bagian yang terpenting dalam kegiatan penelitian adalah mengenai cara yang digunakan untuk mendapatkan jawaban atas suatu penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, dimana data-data yang diperoleh akan diolah dengan menggunakan teknik kuantitatif yaitu pengolahan data kuantitatif,
BAB III METODE PENELITIAN. Desain yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen karena terdapat unsur manipulasi yaitu mengubah keadaan biasa secara sistematis kekeadaan tertentu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab yang ketiga, mengenai metode penelitian akan dibahas 8 (delapan) hal yaitu (1) jenis penelitian; (2) desain penelitian; (3) populasi dan sampel; (4) variabel dan alat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil yaitu mulai tanggal 9
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil yaitu mulai tanggal 9 September s/d 30 September 2013 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 029
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian yang dilakukan dengan terjun ke lapangan. Penelitian ini mengambil lokasi
III. METODELOGI PENELITIAN. Sugiyono (2012:3) menjelaskan bahwa metode penelitian adalah cara-cara ilmiah
32 III. METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Sugiyono (2012:3) menjelaskan bahwa metode penelitian adalah cara-cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu dan metode penelitian
