APLIKASI KOMPRESI FILE CITRA MENGGUNAKAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING BERBASIS JAVA
|
|
|
- Veronika Makmur
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp ISSN: JCCS, V 1 APLIKASI KOMPRESI FILE CITRA MENGGUNAKAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING BERBASIS JAVA Aan Kurniawan Saputra * 1, Sutardi 2, Ika Purwanti Ningrum 3 *1,2,3 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo, Kendari *1 [email protected], 2 [email protected], 3 [email protected] Abstrak Kompresi data adalah proses mengubah suatu input data menjadi data dengan ukuran yang lebih kecil, atau proses pengkodean dari suatu data untuk mengurangi kebutuhan akan media penyimpanan. Kompresi data bertujuan untuk mengurangi ukuran data tanpa merusak tujuan dari data tersebut.kompresi data menggunakan sedikit disk space. Kompresi data mempercepat akses, kompresi data dapat membuat lebih efisien. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah Arithmetic Coding. Algoritma Arithmetic Coding adalah suatu bagian dari entropy encoding yang mengkonversi suatu data ke dalam bentuk data yang lain dengan lebih sering menggunakan sedikit bit dan jarang menggunakan lebih banyak bit karakter. Teknik pengkodean ini memisahkan pesan masukan ke dalam simbol dan menukar masing masing simbol dengan suatu floating-point. Hasil dari penelitian ini yaitu kompresi menggunakan algoritma Arithmetic Coding dapat menghasilkan citra dengan ukuran file yang lebih kecil, namun apabila citra uji yang digunakan mempunyai ukuran file yang besar, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses kompresi maupun dekompresi membutuhkan waktu yang cukup lama. Dari hasil pengamatan, tingkat rasio kompresi tidak dipengaruhi oleh besarnya ukuran dimensi citra, tetapi tergantung komposisi warna citra yang bersangkutan. File citra hasil kompresi tidak dapat dibuka sebelum melewati proses dekompresi hal tersebut disebabkan terjadi perubahan struktur pada file citra saat proses dekompresi. Kata kunci : Citra, Arithmetic Coding, Kompresi, Dekompresi dan Lossles Abstract Data compression is the process of converting a data input into the data with a smaller size, or the encoding of the data to reduce the need for storage media. Data compression aims to reduce the size of data without destroying the purpose of data. Data compression use less disk space. Speeding access to data compression, data compression can be made more efficient. The algorithm used in this study is Arithmetic Coding. Arithmetic Coding algorithm is a part of the entropy encoding that converts the data into another form of data by using a little bit more often and rarely use more bits of character. This coding technique separates the message input into the symbol and exchange each symbol with a floating-point. Results from this research that Arithmetic Coding compression algorithm can produce images with a smaller file size. However, if the test images used have a large file size, the time required to perform the compression and decompression process takes quite a long time. From the results, the level of compression ratio is not affected by the large size of the dimensions of the image, but depending on the composition of the color image is concerned. Image file compression can not be opened before passing through the decompression process that caused a change in the structure of the image file when the decompression process. Keywords : Image, Arithmetic Coding, Compression, Decompression and Lossles Received June 1 st,2012; Revised June 25 th, 2012; Accepted July 10 th, 2012
2 2 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: PENDAHULUAN Perkembangan media penyimpan berkapasitas besar mengakibatkan orang tidak lagi menemui masalah jika mempunyai file dengan ukuran yang besar. Terlebih jika file yang tersebut merupakan file image atau gambar. Walaupun demikian, ada kalanya ukuran file yang besar tersebut terasa mengganggu jika harus mengatur media penyimpan untuk bermacam-macam data. Apalagi jika file tersebut akan dikirim secara elektronik, tentunya kapasitas file menjadi masalah tersendiri. Citra/gambar (image) merupakan hal yang vital dan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Pada kepentingan tertentu, citra (gambar) digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan pertimbangan (reason), interpretasi, ilustrasi, penggambaran (represent), ingatan (memorise), pendidikan, komunikasi, evaluasi, navigasi, survey, hiburan, dan lain sebagainya. Salah satu masalah yang terus berkembang sejalan dengan berkembangnya dunia komputer adalah terkait dengan penanganan data yang berukuran besar. Masalah ini muncul karena hardware yang digunakan terkait dengan penanganan data kurang mampu mengikuti perkembangan ukuran data yang demikian besar. Salah satu kajian yang terkait dengan penanganan data adalah kompresi data. Kompresi data adalah proses mengubah suatu input data menjadi data dengan ukuran yang lebih kecil, atau proses pengkodean dari suatu data untuk mengurangi kebutuhan akan media penyimpanan [1]. Berdasarkan fungsinya, metode kompresi dibagi menjadi dua yaitu metode Lossy dan metode Lossless. Metode Lossless adalah suatu metode pemampatan data tanpa menghilangkan data yang dimilikinya. Proses kompresi dapat dilakukan dengan mengganti suatu data dengan kode yang berukuran lebih ringkas. Data yang telah diganti dapat dikembalikan dengan ukuran dan struktur yang sama persis dengan data asli melalui proses dekompresi. Teknik ini bersifat dua arah, karena untuk membaca data yang telah terkompres diperlukan proses dekompresi. Berbeda dengan algoritma Lossy, file hasil kompresi dengan metode Lossless tak dapat dibaca tanpa melalui proses dekompresi. Teknik dekompresi ini bersifat spesial untuk satu teknik kompresi, sehingga tidak mungkin file yang terkompres oleh oleh algoritma kompresi A dapat didekompresi dengan algoritma dekompresi B. Tujuan utama dari metode Lossless adalah menghasilkan file yang kecil namun tanpa sedikitpun mengurangi kualitas data tersebut. Hal ini sangat penting untuk data-data yang memerlukan keakuratan yang tinggi. Salah satu jenis berkas yang paling banyak membutuhkan proses kompresi adalah berkas citra. Citra asli umumnya disimpan dalam format Bitmap (*.bmp). Format ini menghasilkan ukuran berkas yang besar dan tidak efektif untuk disimpan atau ditransfer. Oleh karena itu penulis merancang suatu program untuk kompresi gambar dengan menggunakan algoritma Arithmetic Coding berbasis java. 2.1 Citra Digital 2. METODE PENELITIAN Semua citra digital yang ditampilkan di layar komputer adalah sederetan atau sekumpulan piksel (picture element). Citra tersebut dikatakan sebagai citra digital karena bentuk representasinya yang berupa bilangan (numbers). Oleh komputer akan dikenal dalam urutan 0 dan 1 [2]. Ada beberapa format citra digital, antara lain: *.bmp, *.png, *.jpg, *.gif, *.pcx, dan sebagainya. Masing-masing format mempunyai perbedaan satu dengan yang lain terutama pada header file, namun ada beberapa yang mempunyai kesamaan, yaitu penggunaan palette untuk penentuan warna piksel. Sebagai studi kasus dalam tugas akhir ini akan digunakan format citra *.bmp yang dikeluarkan oleh Microsoft. 2.2 Citra *.bmp Format *.bmp, disebut dengan bitmap atau format DIB (Device Independent Bitmap) adalah sebuah format citra yang digunakan untuk menyimpan citra bitmap digital terutama pada sistem operasi Microsoft Windows. Pada citra berformat *.bmp (bitmap) yang tidak terkompresi, piksel citra disimpan dengan kedalaman warna 1, 4, 8, 16, 24, atau 32 bit per piksel [2]. Pada umumnya citra bitmap terdiri dari 4 blok data yaitu: *.bmp header, Bit IJCCS Vol. x, No. x, July 201x : first_page end_page
3 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: IJCCSISSN: Information (DIB header), Color Palette, dan Bitmap Data. BMP header berisi informasi umum dari citra bitmap. Blok ini berada pada bagian awal file citra dan digunakan untuk mengidentifikasi citra. Beberapa aplikasi pengolah citra akan membaca blok ini untuk memastikan bahwa citra tersebut berformat bitmap dan tidak dalam kondisi rusak. Bit information berisi informasi detail dari citra bitmap, yang akan digunakan untuk menampilkan citra pada layar. Color palette berisi informasi warna yang digunakan untuk indeks warna bitmap, dan bitmap data berisi data citra yang sebenarnya, piksel per piksel. Model ruang warna yang digunakan pada citra bitmap adalah RGB (red, green, dan blue). Sebuah ruang warna RGB dapat diartikan sebagai semua kemungkinan warna yang dapat dibuat dari tiga warna dasar red, green, dan blue. RGB sering digunakan di dalam sebagian besar aplikasi komputer karena dengan ruang warna ini tidak diperlukan transformasi untuk menampilkan informasi di layar monitor. 2.3 Kompresi Data Kompresi data adalah proses mengubah suatu input data menjadi data dengan ukuran yang lebih kecil, atau proses pengkodean dari suatu data untuk mengurangi kebutuhan akan media penyimpanan [1]. Kompresi data bertujuan untuk mengurangi ukuran data tanpa merusak tujuan dari data tersebut. Kompresi data menggunakan sedikit disk space. Kompresi data mempercepat akses, kompresi data dapat membuat lebih efisien. Untuk mengkompres data, ada beberapa format file yang digunakan seperti bzip2 (*.bz2), gzip (*.gz), lzma (*.lzma), lzo (*.lzo), pack (*.z), compress (*.Z). Perbedaan masingmasing format kompresi ini adalah algoritma yang digunakan. Seperti bzip2 yang menggunakan Burrows-Wheeler Transform diikuti dengan move-to-front Transform dan terakhir Huffman Coding. Format *.gzip yang menggunakan algoritma DEFLATE untuk kompresi data, lzma menggunakan algoritma 7-zip, lzo menggunakan algoritma LZO. Beberapa dari format kompresi data ini digunakan bersamasama ketika meng-archive file. Seperti Tape Archiver (*.tar) yang digunakan bersama bzip2 (ekstensi file menjadi *.tar.bz2), gzip (ekstensi file menjadi *.tar.gz) atau compress (ekstensi file menjadi *.tar.z). Teknik kompresi data terbagi menjadi dua yaitu : a. Lossy Compression Teknik kompresi dimana data hasil dekompresi tidak sama dengan data sebelum kompresi namun sudah cukup untuk digunakan. Contoh: Mp3, streaming media, JPEG, MPEG, dan WMA. Kelebihan Lossy Compression adalah ukuran file lebih kecil dibanding loseless namun masih tetap memenuhi syarat untuk digunakan. Biasanya teknik ini membuang bagianbagian data yang sebenarnya tidak begitu berguna, tidak begitu dirasakan, tidak begitu dilihat oleh manusia sehingga manusia masih beranggapan bahwa data tersebut masih bisa digunakan walaupun sudah dikompresi. b. Loseless Teknik kompresi dimana data hasil kompresi dapat didekompres lagi dan hasilnya tepat sama seperti data sebelum proses kompresi. Kompresi lossless utamanya digunakan untuk pengarsipan, dan penyuntingan. Untuk keperluan pengarsipan, tentu kualitas yang diinginkan adalah kualitas terbaik. Begitu juga dengan penyuntingan. Menyunting data yang terkompresi secara lossy menyebabkan turunnya kualitas suara pada setiap penyimpanan. Berdasarkan tipe peta kode yang digunakan untuk mengubah pesan awal (isi berkas masuk) menjadi sekumpulan codeword, metode kompresi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu : a. Metode Statik Menggunakan peta kode yang selalu sama. Metode ini membutuhkan dua fase (twopass): fase pertama untuk menghitung probabilitas kemunculan tiap simbol/karakter dan menentukan peta kodenya, dan fase kedua untuk mengubah pesan menjadi kumpulan kode yang akan ditransmisikan. Contoh: algoritma Huffman Statik. b. Metode Dinamik (Adaptif) Menggunakan peta kode yang dapat berubah dari waktu ke waktu. Metode ini disebut adaptif karena peta kode mampu beradaptasi terhadap perubahan karakteristik Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author)
4 4 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: isi berkas selama proses kompresi berlangsung. Metode ini bersifat onepass, karena hanya diperlukan satu kali pembacaan terhadap isi berkas. Contoh: algoritma LZW dan DMC. 2.4 Perangkat Lunak Kompresi Data Dalam dunia komputer, kompresi sudah bukan menjadi hal yang baru. Hal terbukti denga telah banyaknya aplikasi konpresi yang dijual bebas dipasaran. Banyak perusahaanperusahaan modern yang mengembangkan aplikasi kompresi menerapkan berbagai macam algoritma agar hasil kompresi dapat semaksimal mungkin. Aplikasi kompresi yang telah dikenal dipasaran diantaranya adalah WinZip dan WinRar. 2.5 Algoritma Arithmetic Coding Pengkodean Arithmetic Coding adalah membuat suatu garis peluang dari 0 sampai 1 dan memberi interval pada setiap karakter dari teks input berdasarkan peluang kemunculannya. Semakin tinggi peluang yang dimiliki suatu karakter maka semakin besar interval yang akan diperoleh. Setelah semua karakter memiliki interval maka dilakukan pengkodean untuk menghasilkan satu bilangan output. Pada umumnya, algoritma kompresi data melakukan penggantian satu atau lebih simbol input dengan kode tertentu. Berbeda dengan cara tersebut, Arithmetic Coding menggantikan satu deretan simbol input dengan sebuah bilangan floating point. Semakin panjang dan semakin kompleks pesan yang dikodekan, semakin banyak bit yang diperlukan untuk keperluan tersebut. Output dari Arithmetic Coding ini adalah satu angka yang lebih kecil dari 1 dan lebih besar atau sama dengan 0. Angka ini secara unik dapat di-decode sehingga menghasilkan deretan simbol yang dipakai untuk menghasilkan angka tersebut. Untuk menghasilkan angka output tersebut, tiap simbol yang akan diencode diberi satu set nilai probabilitas [3]. Untuk menjelaskan proses encoding dipakai algoritma pada Gambar 1, Low adalah output dari proses Arithmetic Coding. 2.6 Rancangan Sistem a. Analisis Masalah Pada dasarnya file apapun adalah rangkaian bit 0 dan 1 yang membedakan antara suatu file tertentu dengan file yang lain IJCCS Vol. x, No. x, July 201x : first_page end_page adalah ukuran dari rangkaian bit serta bagaimana 0 dan 1 itu ditempatkan dalam rangkaian bit tersebut. Semakin kompleks suatu file, ukuran rangkaian bit yang diperlukan semakin panjang, dengan demikian ukuran keseluruhan file juga semakin besar. Dalam penyimpanan dan pengiriman file komputer, selain isi dari file tersebut parameter yang tidak kalah penting adalah ukuran file. File yang disimpan dalam suatu media penyimpanan berukuran sangat besar sehingga memerlukn tempat yang lebih banyak dan tidak efisien. Dalam penyimpanan dan pengiriman file komputer, selain isi dari file tersebut parameter yang tidak kalah penting adalah ukuran file. File yang disimpan dalam suatu media penyimpanan berukuran sangat besar sehingga memerlukan tempat yang lebih banyak dan tidak efisien. b. Gambaran Umum Sistem Sistem ini digunakan untuk melakukan proses kompresi. Kompresi merupakan metode untuk mengurangi kapasitas ukuran file. Gambar 1 menunjukkan gambaran umum pemakaian aplikasi kompresi pada file citra. Gambar 1 Gambaran umum sistem Salah satu solusi untuk mengatasi masalah diatas adalah dengan melakukan kompresi file. Kompresi file terdiri dari dua proses utama yaitu kompresi dan dekompresi file. Jika file citra dikompresi maka file tersebut harus dapat dibaca kembali setelah file tersebut didekompresi. Gambar 1 menunjukan gambaran umum sistem yang dibangun. Salah satu teknik pemampatan file citra yang digunakan yaitu menggunakan algoritma Arithmetic Coding. Ide dasar Arithmetic Coding adalah membuat suatu garis peluang dari 0 sampai 1 dan memberi interval pada setiap symbol input berdasarkan peluang kemunculanya. Semakin tinggi peluang yang dimiliki suatu karakter maka semakin besar interval yang akan diperoleh.
5 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: IJCCSISSN: c. Proses Kompresi-Dekompresi File Citra Proses kompresi file citra, file citra yang dikompresi dikodekan dengan representasi yang meminimumkan kebutuhan memori dan pada proses dekompresi, file citra yang sudah mengalami kompresi harus bisa dikembalikan lagi menjadi representasi semula/tidak terkompresi. probabilitas = frekuensi jumlah data (1) 1. Proses Kompresi File Citra Aplikasi kompresi ini menghasilkan file citra dengan format *.arth yang dapat dijalankan setelah didekompresi terlebih dahulu. Hal tersebut dikarenakan terjadi perubahan struktur pada file setelah melewati proses kompresi. Algoritma yang digunakan untuk aplikasi ini adalah algoritma Arithmetic Coding, dimana prosesnya berjalan seperti pada Gambar 2. Gambar 3 Potongan pixel citra digital Setelah probabilitas tiap nilai Gray Level telah diketahui, tiap nilai akan diberikan range tertentu yang nilainya diantara 0 dan 1, sesuai dengan probabilitas yang ada. Hal ini ditunjukkan oleh Tabel 1. Selanjutnya dilakukan proses encoding menggunakan algoritma encoding. Tabel 1 Probabilitas frekuensi Gray Level Frekuensi Probabilitas Range /36 (1/3) 0,00-0, /36 (1/6) , /36 (1/4) 0,5 0, /36 (1/9) 0,75 0, /36 (1/12) 0,86 0, /36 (1/18) 0,94 1,00 Total ,00 1,00 Gambar 3 mempunyai 36 nilai Gray Level, sehingga dimisalkan 4 nilai pixel yang diambil seperti pada Gambar 4. Gambar 2 Flowchart proses kompresi algoritma Arithmetic Coding Sebagai contoh, misalnya terdapat citra digital dalam bentuk matriks seperti pada Gambar 3. Nilai probabilitas untuk setiap nilai Gray Level kemudian dapat diperoleh menggunakan persamaan (1). Gambar 4 Potongan nilai gray level citra digital Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author)
6 6 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: Pertama diambil nilai Gray Level 255. Nilai Code Range (kondisi awal) adalah 1,0 0,0 = 1, high_range (S) = 0,33, low_range (S) = 0,00 Kemudian diperoleh nilai : High = low + CR high range = 0,00 + 1,0 0,33 = 0,33 Low = low + CR low range = 0,00 + 1, = 0,00 Kemudian diambil nilai Gray Level 50. Nilai Code Range adalah 0,33 0,00 = 0,33, high_range (A) = 0,5 low_range (A) = 0,33, Kemudian diperoleh nilai: High = low + CR high range = 0,00 + 0,33 0,5 = 0,165 Low = low + CR low range = 0,00 + 0,33 0,33 = 0,1089 Hasil encoding keseluruhan dapat ditunjukkan oleh Tabel 2. Dari proses tersebut diperoleh nilai low = 0, Nilai inilah yang direpresentasikan untuk membawa citra pada Gambar Proses Dekompresi File Citra Selanjutnya apabila gambar tersebut akan di-decode maka digunakan algoritma decoding. Misalkan untuk Gambar 4 akan dilakukan decoding. Gambar 6 menunjukkan flowchart proses dekomporesi algoritma Arithmetic Coding. Tabel 2 Proses encoding Gray Level Low High CodeRange 0,00 1, ,00 0,33 1, ,1089 0,165 0, , , , , , , Perulangan untuk setiap interval ditunjukkan oleh Gambar 5. Gambar 6 Flowchart proses dekompresi algoritma Arithmetic Coding Pertama sekali diperoleh encoded number 0, dengan nilai Gray Level awal 255. Maka proses decoding untuk nilai 255 yaitu : Low = 0,0 High = 0,33 CodeRange = 0, = 0,33 Encoded number = 0, ,00 = 0, Encoded number = 0, ,33 = 0, Gambar 5 Perulangan setiap interval Proses decoding dilakukan seterusnya sampai tidak ada lagi simbol. Proses decoding diringkas pada Tabel 3. IJCCS Vol. x, No. x, July 201x : first_page end_page
7 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: IJCCSISSN: Tabel 3 Proses decoding 2. File citra dengan komposisi warna berbeda dan dimensi yang sama Pada penelitian ini digunakan 16 file citra yang memiliki komposisi warna yang berbeda tetapi dengan dimensi yang sama. Tabel 5 menunjukan hasil kompresi citra uji. Pada proses kompresi terdapat perhitungan rasio kompresi. Rasio kompresi menunjukan presentase besarnya kompresi yang dilakukan terhadap file asli [4]. Rasio kompresi diperoleh dari persamaan : Rasio kompresi = selisih ukuran 100% (2) file asli 3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Kompresi Hasil pengujian file citra diperoleh rasio kompresi yang dihasilkan tergantung dari komposisi warna gambar yang bersangkutan, Sedangkan kecepatan kompresi dipengaruhi oleh ukuran file asli. Semakin besar ukuran file maka waktu yang dibutuhkan untuk proses kompresi semakin banyak. 1. File citra dengan komposisi warna sama dan dimensi yang berbeda Pada penelitian ini digunakan 5 file citra yang memiliki komposisi warna yang sama tetapi dengan dimensi yang berbeda. Tabel 4 menunjukan hasil kompresi citra uji. Tabel 4 Hasil kompresi file citra dengan komposisi warna sama dan dimensi berbeda Tabel 5 Hasil kompresi file citra dengan komposisi warna berbeda dan dimensi yang sama Nama File 16 tc 15 tc 14 tc 13 tc 12 tc 11 tc 10 tc Ukuran File (Byte) Dimensi x x x x x x x Hasil Kompresi (Byte) Rasio 46, % 49, % 52,3369 8% 55, % 58, % 62,1038 4% 64, % Kecepatan (ms) 2,505 2,625 2,500 2,510 2,403 2,605 2,460 9 tc x ,1219 6% 2,493 8 tc x ,3250 7% 2, tc x ,4484 8% 2,320 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author)
8 8 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: tc x , % 2,468 Butterfly x , % 2,164 5 tc 4tc 3 tc x x x ,7935 6% 84,7636 2% 87,4637 3% 2,401 2,302 2,555 Ayame Dekompresi 640 x , % Hasil uji coba untuk proses dekompresi ditunjukan pada Tabel 7, 8 dan 9, Proses dekompresi dari sistem terbukti dapat mengembalikan sebuah uji file *.arth menjadi seperti file aslinya dan dapat dibuka seperti semula. 1,18 2 tc x ,5685 5% 2,563 Tabel 7 Hasil dekompresi File Citra dengan komposisi warna sama dan dimensi berbeda 1 tc x ,2531 8% 2, File citra dengan komposisi warna berbeda dan dimensi yang berbeda Pada penelitian ini digunakan 7 file citra yang memiliki komposisi warna yang berbeda dan dimensi yang berbeda. Tabel 6 menunjukan hasil kompresi citra uji Tabel 6 Hasil Kompresi File Citra dengan komposisi warna berbeda dan dimensi yang berbeda Tabel 8 Hasil dekompresi File Citra dengan komposisi warna berbeda dan dimensi sama Nama File Ukuran File (Byte) Dimensi Hasil Kompres i (Byte) Rasio Kecepatan (ms) Pirates x , % 9,356 Gunung x , % 5,160 Jin x , % 3,731 Baboon x , % 2,599 RGB x , % 2,583 IJCCS Vol. x, No. x, July 201x : first_page end_page
9 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: IJCCSISSN: Tabel 9 Hasil dekompresi file citra dengan komposisi warna berbeda dan dimensi berbeda kompresi file lainnya seperti file suara dan video. DAFTAR PUSTAKA [1] Indah, 2013, Teknik Kompresi Data, /01/Teknik-Kompresi-Data, diakses 1 Juli 2015 [2] Elka, 2010, Pengolahan Citra digital, -itu-pengolahan-citra-digital.html?=1, diakses 1 Juli 2015 [3] Nuraisyah, 2013, Perancangan Aplikasi Kompresi File audio dengan Algoritma Arithmetic Coding, Informatika Medan. 4. KESIMPULAN Berdasarkan pengujian dan hasil penelitian yang dilakukan terhadap aplikasi kompresi file citra dengan algoritma Arithmetic Coding, maka dapat disimpulkan: 1. Algoritma Arithmetic Coding dapat diimplementasikan pada proses kompresi dan dekompresi file citra berekstensi *.bmp. 2. Proses kompresi membutuhkan waktu lebih lama pada file input berukuran besar dibanding file berukuran kecil. 3. Tingkat rasio kompresi sebuah citra tidak dipengaruhi oleh ukuran dimensi citra, melainkan tergantung pada banyak atau sedikitnya komposisi warna citra yang bersangkutan.. 4. Ukuran file citra yang dihasilkan setelah proses dekompresi tepat seperti semula. [4] Bentley, Lonnie D, dan Whitten, J.L., 2007, System Analysis and Design for the Global Seventh edition, New York, McGraw-Hill 5. SARAN Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya yaitu : 1. Dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membandingkan antara metode kompresi menggunakan Arithmetic Coding dengan mentode kompresi yang lain sehingga diperoleh metode kompresi yang lebih baik. 2. Agar algoritma Arithmetic Coding dapat diimplementasikan untuk proses Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author)
10 10 semantik, Vol.1, No.2, Jul-Des 2015, pp. 1-10, ISSN: IJCCS Vol. x, No. x, July 201x : first_page end_page
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA ARIHTMETIC CODING DAN SHANNON-FANO PADA KOMPRESI CITRA BMP
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA ARIHTMETIC CODING DAN SHANNON-FANO PADA KOMPRESI CITRA BMP Syahfitri Kartika Lidya 1) Mohammad Andri Budiman 2) Romi Fadillah Rahmat 3) Jurusan Teknologi Informasi
APLIKASI KOMPRESI FILE AUDIO MENGGUNAKAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING
semantik, Vol.2, No.1, Jan-Jun 2016, pp. 29-38 ISSN : 2502-8928 (Online) 29 APLIKASI KOMPRESI FILE AUDIO MENGGUNAKAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING Annisa Diah Mutiara *1, Sutardi 2, Rahmat Ramadhan 3 *1,2,3
NASKAH PUBLIKASI KOMPRESI CITRA DENGAN METODE ARITHMETIC CODING DALAM KAWASAN ENTROPY CODING
NASKAH PUBLIKASI KOMPRESI CITRA DENGAN METODE ARITHMETIC CODING DALAM KAWASAN ENTROPY CODING Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Program Studi Strata 1 Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas
IMPLEMENTASI ALGORITMA ARITHMETIC CODING PADA KOMPRESI FILE AUDIO VIA FTP (FILE TRANSFER PROTOCOL)
semantik, Vol.3, No.2, Jul-Des 2017, pp. 79-86 ISSN: 2502-8928 (Online) 79 IMPLEMENTASI ALGORITMA ARITHMETIC CODING PADA KOMPRESI FILE AUDIO VIA FTP (FILE TRANSFER PROTOCOL) Uswatun Hasanah *1, Sutardi
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Kompresi File Pada dasarnya semua data itu merupakan rangkaian bit 0 dan 1. Yang membedakan antara suatu data tertentu dengan data yang lain adalah ukuran dari rangkaian bit dan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Citra Digital Citra digital adalah citra yang terdiri dari sinyal-sinyal frekuensi elektromagnetis yang sudah di-sampling sehingga dapat ditentukan ukuran titik gambar tersebut
Pemampatan Data dengan Kode Huffman pada Perangkat Lunak WinZip
Pemampatan Data dengan Kode Huffman pada Perangkat Lunak WinZip Amelia Natalie (13509004) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kompresi Data Kompresi data adalah proses mengkodekan informasi menggunakan bit atau information-bearing unit yang lain yang lebih rendah daripada representasi data yang tidak
ANALISIS KINERJA DAN IMPLEMENTASI ALGORITMA KOMPRESI ARITHMETIC CODING PADA FILE TEKS DAN CITRA DIGITAL SKRIPSI SARIFAH
ANALISIS KINERJA DAN IMPLEMENTASI ALGORITMA KOMPRESI ARITHMETIC CODING PADA FILE TEKS DAN CITRA DIGITAL SKRIPSI SARIFAH 061401090 PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA
KOMPRESI DATA DAN TEKS. By : Nurul Adhayanti
KOMPRESI DATA DAN TEKS By : Nurul Adhayanti KOMPRESI DATA DAN TEKS KOMPRESI DATA Kompresi berarti memampatkan/mengecilkan ukuran Kompresi data adalah proses mengkodekan informasi menggunakan bit atau information-bearing
PERBANDINGAN ALGORITMA HUFFMAN DAN ALGORITMA SHANNON-FANO PADA PROSES KOMPRESI BERBAGAI TIPE FILE. Irwan Munandar
PERBANDINGAN ALGORITMA HUFFMAN DAN ALGORITMA SHANNON-FANO PADA PROSES KOMPRESI BERBAGAI TIPE FILE I. Pendahuluan Irwan Munandar Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah Keterbatasan komputer
KOMPRESI STRING MENGGUNAKAN ALGORITMA LZW DAN HUFFMAN
KOMPRESI STRING MENGGUNAKAN ALGORITMA DAN HUFFMAN Muhammad Maulana Abdullah / 13508053 Program Studi Teknik Informatika 2008 Bandung e-mail: [email protected] ABSTRAK Saat ini kompresi file
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA SHANNON- FANO UNTUK KOMPRESI FILE TEXT
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA SHANNON- FANO UNTUK KOMPRESI FILE TEXT Sutardi Staf Pengajar Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kampus Hijau Bumi Tridarma
PEMAMPATAN DATA DIGITAL MENGGUNAKAN METODA RUN-LENGTH
PEMAMPATAN DATA DIGITAL MENGGUNAKAN METODA RUN-LENGTH Oleh : Yustini & Hadria Octavia Jurusan Teknik Elektro Politenik Negeri Padang ABSTRACT Data compression can be very effective when we used and store
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Peningkatan teknologi komputer memberikan banyak manfaat bagi manusia di berbagai aspek kehidupan, salah satu manfaatnya yaitu untuk menyimpan data, baik data berupa
BAB 2 Tinjauan Teoritis
BAB 2 Tinjauan Teoritis 2.1 Tinjauan Kepustakaan Topik kompresi data ini pernah dikerjakan oleh salah satu mahasiswa Politeknik Negeri Bandung angkatan 2007 yaitu Andini Ramika Sari [4]. Proses kompresi
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Setelah membaca bab ini maka pembaca akan memahami pengertian tentang kompresi, pengolahan citra, kompresi data, Teknik kompresi, Kompresi citra. 2.1 Defenisi Data Data adalah
BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara
BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini akan dibahas mengenai hal-hal yang menjadi latar belakang pembuatan tugas akhir, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan metodologi penelitian serta sistematika penulisan dari
Penerapan Pohon Biner Huffman Pada Kompresi Citra
Penerapan Pohon Biner Huffman Pada Kompresi Citra Alvin Andhika Zulen (3507037) Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No 0 Bandung,
Kompresi. Definisi Kompresi
1 Kompresi Bahan Kuliah : Sistem Multimedia PS TI Undip Gasal 2011/2012 2 Definisi Kompresi Memampatkan/mengecilkan ukuran Proses mengkodekan informasi menggunakan bit yang lain yang lebih rendah daripada
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
6 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Citra Citra adalah suatu representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi dari suatu objek. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat optik berupa
SISTEM ANALISA PERBANDINGAN UKURAN HASIL KOMPRESI WINZIP DENGAN 7-ZIP MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING
SISTEM ANALISA PERBANDINGAN UKURAN HASIL KOMPRESI WINZIP DENGAN 7-ZIP MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING Pandi Barita Simangunsong Dosen Tetap STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja No. 338 Simpang
Kata kunci: pohon biner, metode Huffman, metode Kanonik Huffman, encoding, decoding.
ALGORITMA HUFFMAN KANONIK UNTUK KOMPRESI TEKS SMS Moch Ginanjar Busiri 13513041 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Bab ini membahas landasan teori yang bersifat ilmiah untuk mendukung penulisan penelitian ini. Teori-teori yang dibahas mengenai pengertian citra, jenis-jenis citra digital, metode
1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kompresi data merupakan suatu proses pengubahan ukuran suatu file atau dokumen menjadi lebih kecil secara ukuran. Berkembangnya teknologi hardware dan software
KOMPRESI CITRA MENGGUNAKAN INDEPENDENT COMPONENT ANALYSIS ABSTRAK
KOMPRESI CITRA MENGGUNAKAN INDEPENDENT COMPONENT ANALYSIS Lucky Khoerniawan / 0222104 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri 65, Bandung 40164, Indonesia Email : [email protected]
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Citra Citra adalah suatu representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi dari suatu objek. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat optik berupa
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Citra Digital Citra digital dapat didefenisikan sebagai fungsi f(x,y), berukuran M baris dan N kolom, dengan x dan y adalah koordinat spasial dan amplitudo f di titik kordinat
IMPLEMENTASI ALGORITMA HUFFMAN UNTUK KOMPRESI DAN DEKOMPRESI GAMBAR DIGITAL
IMPLEMENTASI ALGORITMA HUFFMAN UNTUK KOMPRESI DAN DEKOMPRESI GAMBAR DIGITAL KOMPETENSI JARINGAN KOMPUTER [SKRIPSI] ISABELLA JUDITHIO NIM. 0608605070 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN ILMU KOMPUTER
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kompresi Data Kompresi data adalah proses mengkodekan informasi menggunakan bit atau information-bearing unit yang lain yang lebih rendah daripada representasi data yang tidak
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang pesat, sangat berperan penting dalam pertukaran informasi yang cepat. Pada pengiriman informasi dalam bentuk citra masih mengalami kendala,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi ternyata berdampak pada perkembangan ilmu pengetahuan yang lain. Semuanya merupakan informasi yang sangat penting. Oleh karena
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan membahas landasan atas teori-teori ilmiah untuk mendukung penelitian ini. Teori-teori yang dibahas mengenai pengertian citra, kompresi citra, algoritma dan jenisnya,
IMPLEMENTASI ALGORITMA RUN LENGTH ENCODING UNTUK PERANCANGANAPLIKASI KOMPRESI DAN DEKOMPRESI FILE CITRA
IMPLEMENTASI ALGORITMA RUN LENGTH ENCODING UNTUK PERANCANGANAPLIKASI KOMPRESI DAN DEKOMPRESI FILE CITRA Cut Try Utari Program Studi Magister Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Teknik Informatika
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~
~ By : Aprilia Sulistyohati, S.Kom ~ APA ITU KOMPRESI?? Kompresi mengecilkan/memampatkan ukuran Kompresi data Teknik mengecilkan data sehingga diperoleh file dengan ukuran yang lebih kecil daripada ukuran
ANALISA DAN PERBANDINGAN ALGORITMA RUN LENGTH ENCODING DAN ALGORITMA LZW ( LEMPEL ZIV WECH ) DALAM PEMAMPATAN TEKS
ANALISA DAN PERBANDINGAN ALGORITMA RUN LENGTH ENCODING DAN ALGORITMA LZW ( LEMPEL ZIV WECH ) DALAM PEMAMPATAN TEKS Indra Sahputra Harahap (12110809) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Stmik Budidarma
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi komputer semakin pesat dewasa ini, sehingga sangat membantu manusia dalam mengolah data untuk mendapatkan informasi. Aktivitas yang dulunya dilakukan
Penerapan Algoritma Huffman dalam Kompresi Gambar Digital
Penerapan Algoritma Huffman dalam Kompresi Gambar Digital David Theosaksomo 13515131 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung
PERANCANGAN APLIKASI KOMPRESI CITRA DENGAN METODE RUN LENGTH ENCODING UNTUK KEAMANAN FILE CITRA MENGGUNAKAN CAESAR CHIPER
PERANCANGAN APLIKASI KOMPRESI CITRA DENGAN METODE RUN LENGTH ENCODING UNTUK KEAMANAN FILE CITRA MENGGUNAKAN CAESAR CHIPER Dwi Indah Sari (12110425) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Stmik Budidarma
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT. Email: [email protected]
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO Oky Dwi Nurhayati, ST, MT Email: [email protected] Kompresi Data Kompresi berarti memampatkan / mengecilkan ukuran Kompresi data adalah proses mengkodekan
BAB 2 LANDASAN TEORI
6 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Kompresi Data Kompresi adalah mengecilkan/ memampatkan ukuran. Kompresi Data adalah teknik untuk mengecilkan data sehingga dapat diperoleh file dengan ukuran yang lebih kecil
KOMPRESI FILE MENGGUNAKAN ALGORITMA HUFFMAN KANONIK
KOMPRESI FILE MENGGUNAKAN ALGORITMA HUFFMAN KANONIK Asrianda Dosen Teknik Informatika Universitas Malikussaleh ABSTRAK Algoritma Huffman adalah salah satu algoritma kompresi. Algoritma huffman merupakan
BAB I PENDAHULUAN. Dalam bidang teknologi informasi, komunikasi data sangat sering
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam bidang teknologi informasi, komunikasi data sangat sering dilakukan. Komunikasi data ini berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kompresi 2.1.1 Sejarah kompresi Kompresi data merupakan cabang ilmu komputer yang bersumber dari Teori Informasi. Teori Informasi sendiri adalah salah satu cabang Matematika yang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini akan dibahas mengenai hal-hal yang menjadi latar belakang pembuatan tugas akhir, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan metodologi penelitian serta sistematika penulisan dari
BAB II DASAR TEORI. 2.1 Pendahuluan
BAB II DASAR TEORI 2.1 Pendahuluan Kompresi data adalah proses pengkodean (encoding) informasi dengan menggunakan bit yang lebih sedikit dibandingkan dengan kode yang sebelumnya dipakai dengan menggunakan
TEKNIK KOMPRESI LOSSLESS TEXT
TEKNIK KOMPRESI LOSSLESS TEXT Teknik Elektro Unibraw Kompresi Memampatkan / mengecilkan raw data Kompresi Multimedia: memampatan raw data multimedia Kompresi multimedia adalah mutlak mengingat ukuran raw
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA ARITHMETIC CODING DAN SHANNON-FANO PADA KOMPRESI CITRA BMP SKRIPSI SYAHFITRI KARTIKA LIDYA
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA ARITHMETIC CODING DAN SHANNON-FANO PADA KOMPRESI CITRA BMP SKRIPSI SYAHFITRI KARTIKA LIDYA 081402070 PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER
MULTIMEDIA system. Roni Andarsyah, ST., M.Kom Lecture Series
MULTIMEDIA system Roni Andarsyah, ST., M.Kom Lecture Series Kompresi data teks (Huffman coding, RLE coding, LZW coding, arithmetic coding Representasi dan kompresi data suara dan audio Representasi dan
MKB3383 -TEKNIK PENGOLAHAN CITRA. Kompresi Citra. Muhammad Zidny Naf an, M.Kom. Genap, 2016/2017
MKB3383 -TEKNIK PENGOLAHAN CITRA Kompresi Citra Muhammad Zidny Naf an, M.Kom. Genap, 2016/2017 Latar Belakang 2 Latar Belakang Seringkali representasi citra yang besar membutuhkan memori yang besar Contoh
ANALISIS KOMPRESI DATA TEKNIK LOSSLESS COMPRESSION
ANALISIS KOMPRESI DATA TEKNIK LOSSLESS COMPRESSION MENGGUNAKAN DATA CALGARY CORPUS 1. Latar Belakang Irwan Munandar Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah Kompresi data merupakan suatu upaya
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kompresi Data Kompresi data sudah ada dalam 20 tahun terakhir ini. Kompresi data memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap berbagai bidang studi sekarang ini. Hal ini terbukti
Penerapan Pengkodean Huffman dalam Pemampatan Data
Penerapan Pengkodean Huffman dalam Pemampatan Data Patrick Lumban Tobing NIM 13510013 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10
BAB III METODE KOMPRESI HUFFMAN DAN DYNAMIC MARKOV COMPRESSION. Kompresi ialah proses pengubahan sekumpulan data menjadi suatu bentuk kode
BAB III METODE KOMPRESI HUFFMAN DAN DYNAMIC MARKOV COMPRESSION 3.1 Kompresi Data Definisi 3.1 Kompresi ialah proses pengubahan sekumpulan data menjadi suatu bentuk kode untuk menghemat kebutuhan tempat
PENERAPAN METODE HUFFMAN DALAM PEMAMPATAN CITRA DIGITAL
PENERPN MEODE HUFFMN DLM PEMMPN CIR DIGIL Edy Victor Haryanto Universitas Potensi Utama, Jl. K.L. os Sudarso Km. 6,5 No. 3 j Mulia Medan [email protected], [email protected] abstrak Citra adalah
Teknik Kompresi Citra Menggunakan Metode Huffman
SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 26 A-5 Teknik Kompresi Citra Menggunakan Metode Huffman Tri Rahmah Silviani, Ayu Arfiana Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta Email:
BAB II TEORI DASAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL
BAB II TEORI DASAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL 2.1 Citra Secara harafiah, citra adalah representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi pada bidang dari suatu objek. Ditinjau dari sudut pandang matematis,
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Kinerja Algoritma Arithmetic coding Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis dan perancangan perangkat lunak pengkompresian file audio yang bertipe wav,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Gambar Digital Gambar digital merupakan suatu matriks dimana indeks baris dan kolomnya menyatakan suatu titik pada gambar tersebut dan elemen matriksnya menyatakan tingkat
TUGAS AKHIR IMPLEMENTASI ALGORITMA METODE HUFFMAN PADA KOMPRESI CITRA
TUGAS AKHIR IMPLEMENTASI ALGORITMA METODE HUFFMAN PADA KOMPRESI CITRA Disusun sebagai Salah Satu Syarat Menyelesaikan Program Studi Strata 1 Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
BAB II TEORI DASAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL. foto, bersifat analog berupa sinyal sinyal video seperti gambar pada monitor
BAB II TEORI DASAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL 2.1 Pendahuluan Citra adalah suatu representasi, kemiripan, atau imitasi dari suatu objek. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Citra (image) adalah kombinasi antara titik, garis, bidang, dan warna untuk menciptakan suatu imitasi dari suatu obyek, biasanya obyek fisik atau manusia. Citra dapat
Algoritma Huffman dan Kompresi Data
Algoritma Huffman dan Kompresi Data David Soendoro ~ NIM 13507086 Jurusan Teknik Informatika ITB, Bandung, email: [email protected] Abstract Algoritma Huffman merupakan salah satu algoritma
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET KOMUNIKASI DATA
No. LSKD/EKO/DEL221/03 Revisi : 03 Tgl : 1 April 2011 Hal 1 dari 8 1. Kompetensi Setelah melakukan praktik, mahasiswa memiliki kompetensi: dapat memahami dan melakukan pemrograman untuk membuat program
1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang Masalah
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Jumlah pengguna komputer semakin meningkat. Peningkatan jumlah pengguna komputer mengakibatkan penggunaan data digital juga semakin meningkat. Salah satu media
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kompresi data adalah suatu proses untuk mengubah sebuah input data stream (stream sumber atau data mentah asli) ke dalam aliran data yang lain yang berupa output
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini penulis memaparkan teori-teori ilmiah yang didapat dari metode pencarian fakta yang digunakan untuk mendukung penulisan skripsi ini dan sebagai dasar pengembangan sistem
Implementasi Metode Run Length Encoding (RLE) untuk Kompresi Citra
249 Implementasi Metode Run Length Encoding (RLE) untuk Kompresi Citra Ahmad Jalaluddin 1, Yuliana Melita 2 1) Univers itas Islam Lamongan 2) Sekolah Tinggi Teknik Surabaya [email protected], [email protected]
Kompresi. Pengertian dan Jenis-Jenis Kompresi
Kompresi Pengertian dan Jenis-Jenis Kompresi Kompresi Data Definition Kompresi : Mengecilkan/Memampatkan ukuran Kompresi data : Teknik mengecilkan data sehingga diperoleh file dengan ukuran lebih kecil
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
6 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kompresi Data Dalam ilmu komputer, pemampatan data atau kompresi data adalah sebuah cara untuk memadatkan data sehingga hanya memerlukan ruangan penyimpanan lebih kecil sehingga
BAB II LANDASAN TEORI. Kompresi data atau pemampatan data adalah suatu proses pengubahan
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Kompresi Kompresi data atau pemampatan data adalah suatu proses pengubahan sekumpulan data menjadi suatu bentuk kode untuk menghemat kebutuhan tempat penyimpanan data dan waktu
KOMPRESI TEKS MENGGUNAKAN ALGORITMA DAN POHON HUFFMAN. Nama : Irfan Hanif NIM :
KOMPRESI TEKS MENGGUNAKAN ALGORITMA DAN POHON HUFFMAN Nama : Irfan Hanif NIM : 13505049 Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha No 10 Bandung E-mail : [email protected]
PEMAMPATAN CITRA (IMA
PEMAMPATAN CITRA (IMAGE COMPRESSION) PENGERTIAN Kompresi Citra adalah aplikasi kompresi data yang dilakukan terhadap citra digital dengan tujuan untuk mengurangi redundansi dari data-data yang terdapat
PROTOTIPE KOMPRESI LOSSLESS AUDIO CODEC MENGGUNAKAN ENTROPY ENCODING
PROTOTIPE KOMPRESI LOSSLESS AUDIO CODEC MENGGUNAKAN ENTROPY ENCODING Andreas Soegandi Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Bina Nusantara University Jln. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO MULTIMEDIA. Kompresi. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT
PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO MULTIMEDIA Kompresi Oky Dwi Nurhayati, ST, MT email: [email protected] 1 Definisi memampatkan/mengecilkan ukuran proses mengkodekan informasi menggunakan
Analisis Hasil Proses Pemampatan JPEG dengan Metode Discrete Cosine Transform
IJEIS, Vol.2, No.1, April 2012, pp. 1~10 ISSN: 2088-3714 1 Analisis Hasil Proses Pemampatan JPEG dengan Metode Discrete Cosine Transform Adi Prasetio Utomo* 1, Agfianto Eko Putra 2, Catur Atmaji 3 1 Prodi
DIGITAL IMAGE CODING. Go green Aldi Burhan H Chandra Mula Fitradi Mardiyah
DIGITAL IMAGE CODING Go green Aldi Burhan H Chandra Mula Fitradi Mardiyah KOMPRESI LOSSLESS Teknik kompresi lossless adalah teknik kompresi yang tidak menyebabkan kehilangan data. Biasanya digunakan jika
Studi Kompresi Data dengan Metode Arithmetic Coding
Studi Kompresi Data dengan Metode Arithmetic Coding Petrus Santoso Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra e-mail: [email protected] Abstrak Ada banyak sekali
BAB I PENDAHULUAN. Dalam dunia modern sekarang ini kebanyakan aktivitas manusia selalu
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam dunia modern sekarang ini kebanyakan aktivitas manusia selalu berhubungan dengan dokumentasi atau data. Data-data yang ada haruslah tersimpan dengan
KOMPRESI CITRA MENGGUNAKAN METODE RUN LENGTH ENCODING (RLE) DAN ALGORITMA ARITMETIC CODING
Jurnal INFOTEK, Vol, No, Juni 06 ISSN 50-6968 (Media Cetak) KOMPRESI CITRA MENGGUNAKAN METODE RUN LENGTH ENCODING (RLE) DAN ALGORITMA ARITMETIC CODING Khairul Fahmi (009) Mahasiswa Program Studi Teknik
Image Compression. Kompresi untuk apa?
Image Compression Kompresi untuk apa? Volume data yang besar Bit rate tinggi bandwidth yang tinggi Bayangkan sebuah video dengan resolusi 640x480 dengan 30 fps, dimana menggunakan penyimpanan 24-bit. Bila
PERBANDINGAN METODE HUFFMAN DAN FRAKTAL DALAM KOMPRESI CITRA
PERBANDINGAN METODE HUFFMAN DAN FRAKTAL DALAM KOMPRESI CITRA Cici Kurniati Mahasiswa Program Studi Teknik Informatik, FT UMRAH Nerfita Nikentari, ST., M.Cs Dosen Program Studi Teknik Informatika, FT UMRAH
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Citra adalah gambar bidang dua dimensi yang juga merupakan keluaran data. Artinya suatu data atau informasi tidak hanya direpresentasikan dalam bentuk teks, namun juga
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Di era komputerisasi ini sudah banyak dikembangkan aplikasi perangkat lunak maupun perangkat keras untuk menghasilkan citra dalam bentuk data. Sebut saja kamera digital,
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
50 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Jalannya Uji Coba Uji coba dilakukan terhadap beberapa file dengan ektensi dan ukuran berbeda untuk melihat hasil kompresi dari aplikasi yang telah selesai dirancang.
BAB III LANDASAN TEORI. Kompresi data merupakan proses mengkonversi input data stream (aliran
BAB III LANDASAN TEORI A. Kompresi Data Kompresi data merupakan proses mengkonversi input data stream (aliran sumber) menjadi aliran data yang lain (output, bitstream, atau aliran terkompresi) dengan ukuran
KOMPRESI CITRA. lain. Proses mengubah citra ke bentuk digital bisa dilakukan dengan beberapa perangkat,
KOMPRESI CITRA Dalam kesempatan ini saya mencoba untuk menjelaskan apa itu kompresi citra dan bagaimana cara-cara format citra dengan menggunakan BMP, PNG, JPEG, GIF, dan TIFF. Kompresi citra itu adalah
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Citra Citra adalah suatu representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi dari suatu objek. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat optik berupa
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Citra merupakan representasi digital dari objek gambar, yang tidak lepas dari kebutuhan manusia. Pada umumnya representasi citra membutuhkan memori yang cukup besar,
APLIKASI KOMPRESI TEKS SMS PADA MOBILE DEVICE DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA HUFFMAN KANONIK
APLIKASI KOMPRESI TEKS SMS PADA MOBILE DEVICE DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA HUFFMAN KANONIK Azanuddin Dosen Tetap STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja No. 338 Simpang Limun Medan www.stmik-budidarma.ac.id//email:[email protected]
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan suatu informasi pada saat sekarang ini berkembang sangat pesat dan memberikan peran yang sangat penting untuk menjalin pertukaran informasi yang cepat.
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejak ditemukannya alat untuk menangkap suatu gambar pada bidang dua dimensi (citra) berupa kamera, dengan semakin berkembangnya teknologi pada saat ini sehingga
KOMPRESI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL CODING
KOMPRESI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL CODING Abdul Halim Hasugian Dosen Tetap Program Studi Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja No. 338 Simpang Limun Medan www.stmik-budidarma.ac.id//email:[email protected]
