BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN DAN ANALISA DATA
|
|
|
- Yenny Makmur
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN DAN ANALISA DATA 4.1 PENDAHULUAN Seperti yang telah dijelaskan pada bab I, II dan III, maka penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan kontraktor dalam proses pelelangan dan pengaruh pemilihan kontraktor terhadap probabiltas memenangkan lelang. Maka pada bab ini akan dijelaskan mengenai pelaksanaan dan analisa data dari penelitian ini. 4.2 GAMBARAN UMUM SAMPEL Pengumpulan dilakukan dengan cara mendistribusikan angket kuisioner kepada para kontraktor yang merupakan anggota dari BPC Gapensi Kota Depok dan pernah mengikuti proses lelang di Dinas Pekerjaan Umum Kota Depok. Dari kuisioner yang disebar sebanyak 50 eksemplar sedangkan yang kembali sebanyak 30 eksemplar dan memenuhi persyaratan hanya 20 eksemplar. Waktu yang dibutuhkan dalam penyebaran kuisioner ini adalah sekitar dua bulan. Tabel 4.1 Tingkat Pendidikan Data responden berdasarkan pendidikan (Sumber: Hasil Olahan data primer) Teknik Non Teknik Total Prosentase (%) SLTA D S ,00 Total ,00 Dari Tabel 4.1 diperoleh bahwa tingkat pendidikan dari responden SLTA adalah sebanyak % sedangkan D3 sebanyak 16,17 %, S1 sebanyak 50 %. 53
2 Tabel 4.2 Data Responden berdasarkan pengalaman (Sumber: Hasil Olahan data primer) Pengalaman Kerja Jumlah Responden Prosentase (%) < 5 tahun tahun tahun >20 tahun Total Dari Tabel 4.2 diperoleh bahwa pengalaman kerja dari responden adalah 5-10 tahun sebanyak % sedangkan > 10 tahun sebanyak %. Tabel 4.3 Data Responden berdasarkan kedudukan dalam Jabatan di perusahaan (Sumber: Hasil Olahan data primer) Jabatan Dalam Perusahaan Jumlah Responden Prosentase (%) Direktur Manajer Keuangan Manajer Teknik Total Dari Tabel 4.3 diperoleh bahwa kedudukan dari responden pada jabatan adalah Direktur sebanyak 80 % sedangkan Manajer Keuangan maupun teknik sebanyak 20 %. Berdasarkan gambaran umum sampel tersebut diatas diharapkan dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan sehingga didapat jawaban yang lebih memberikan gambaran terhadap kondisi yang ada. 4.3 ANALISA DATA Analisa statistik non parametris yang digunakan pada penelitian ini ialah analisa analisa korelasi. 54
3 4.3.1 Analisa Korelasi dan Interkorelasi Analisa korelasi dalam penelitian ini dilakukan untuk mengukur kekuatan hubungan antara variable aspek-aspek penentuan pemenang lelang jasa konstruksi terhadap variabel terikat yaitu probabilitas memenangkan lelang dan mempunyai nilai korelasi r > 0,3. Analisis korelasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan program SPSS 13.0, dan karena data yang kita hadapi mempunyai skala ordinal, maka korelasi product moment tidak dapat digunakan, untuk itu digunakan korelasi Spearman. 133 Untuk dapat memberikan penafsiran terhadap koefisien korelasi yang ditemukan besar atau kecil maka dapat berpedoman pada ketentuan yang tertera pada tabel 4.4 berikut ini. 134 Tabel 4.4 Nilai koefisien korelasi Spearman (Sumber: Sugiono, 2004) N r (koefisien korelasi) Kategori 1 0,0-0,199 Sangat rendah 2 0,2-0,399 Rendah 3 0,4-0,599 Sedang 4 0,6-0,799 Kuat 5 0,8-1,0 Sangat kuat Dari 49 variabel aspek-aspek penentuan pemenang lelang jasa konstruksi yang ditanyakan dalam angket, dilakukan analisa korelasi terhadap probabilitas memenangkan lelang dan didapat 18 variabel yang memiliki kategori kuat yang menunjukkan adanya hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan probabilitas memenagkan lelang. Adapun variabel-variabel yang mempunyai hubungan dengan probabilitas memengkan lelang tersebut dapat dilihat pada tabel Irianto, Agus, Statistik konsep dasar dan aplikasinya, ( Prenada Media, 2004 ) 134 Sugiyono, Statistik untuk penelitian, (Bandung :Alfabeta, 2005) 55
4 Tabel 4.5. Nilai korelasi (r) antara variable-variabel aspek-aspek penentuan pemenang lelang terhadap probabilitas memengkan lelang (Sumber: Hasil Olahan data primer) Variabel Uraian r X4 Pekerjaan Sejenis 0,855 X17 Metode dan Strategi 0,849 X6 Pengalaman kontraktor 0,821 X19 Program pengontrolan hasil kerja 0,818 X20 Proses seleksi Material 0,808 X46 Kebijaksanaan K3 0,792 X8 Perlengkapan/Peralatan 0,725 X26 Hubungan dengan pemilik 0,721 X16 Sertifikat tenaga ahli 0,719 X37 Prosedur kontrol gambar kerja 0,718 X7 Tingkat Teknologi 0,713 X31 Likuiditas Perusahaan 0,703 X12 Ketersediaan, tingkat pendidikan dan pengalaman staff lapangan 0,699 X49 Pelayanan pemeliharaan 0,681 X2 Pekerjaan yang disubkan 0,665 X14 Ketersediaan, tingkat pendidikan dan tenaga desain 0,661 X35 Referensi Bank 0,635 X42 Supervisi/pengawasan 0,603 Analisa Interkorelasi dilakukan untuk mengetahui besarnya hubungan interkorelasi r antara variabel bebas yang satu terhadap variabel bebas yang lainnya. Setelah didapatkan variabel-variabel bebas yang memenuhi persyaratan r>0,6 terhadap variabel terikat, selanjutnya terhadap variabel-variabel tersebut dilakukan pengukuran kekuatan hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan cara interkorelasi. Analisa interkorelasi ini perlu dilakukan, karena apabila variabel-variabel tersebut terjadi hubungan (interkorelasi) dengan pengertian saling mempengauhi satu sama lain dan variabel-variabel tersebut langsung digunakan sebagai variabel pada persamaan yang dihasilkan, maka beresiko akan terjadinya noise atau gangguan terhadap stabilitas model sehingga dapat melanggar asumsi linier independence dan mengurangi real significane final of interpretation dan mengurangi real significance final of interpretation dari model yang terbuat dari variabel-variabel tersebut. Hasil analisa dapat dilihat pada lampiran 3. 56
5 4.3.1 Analisa Faktor Analisa faktor dilakukan untuk membentuk beberapa kelompok variabel-variabel bebas yang dianggap valid untuk menjelaskan karateristik utama aspek-aspek penentu pemenang lelang jasa konstruksi. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan dan berpengaruh terhadap keberhasilan memenangkan lelang, yaitu dengan menyederhanakan jumlah variabel bebas yang mempunyai nilai signifikan dengan α < 0,05, maka dilakukan analisa faktor dengan menggunakan metode Pricipal Component Analysis dan metode Varimax dengan metode kriteria Kaiser yaitu mengambil komponen yang mempunyai eigenvalus > 1 seperti terlihat pada tabel 4.7. Tabel 4.6 Berikut adalah ukuran validitas dari suatu variabel 135 :[72] Ukuran Validitas (Sumber : Ghazali, 2004) No Ukuran Validitas Nilai Disyaratkan 1. Kaiser-Meyer-Olkin Measure of sampling Adequacy (KMO MSA) adalah statistik yang mengindikasi proporsi variansi dalam variabel yang merupakan variansi umum (common variance), yakni variansi yang disebabkan oleh faktor-faktor dalam penelitian. Nilai KMO > 0,500 menunjukkan bahwa faktor analisa dapat digunakan 2. Bartlett s test of sphericity merupakan uji statistik untuk melihat ada tidaknya korelasi antar variabel 3. Anti Image Matrices setiap nilai pada kolom diagonal matriks korelasi anti image Nilai signifikansi adalah hasil uji nilai < 0,05 menunjukkan hubungan yang signifikan antar variabel, merupakan nilai yang diharapkan. Nilai diagonal anti image matrix > 0,500 menunjukkan 135 Ghazali, Imam, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, (Diponegoro; Semarang, 2005) hal
6 menunjukkan Measure of sampling Adequacy dari masing-masing indikator. 4. Total Variance Explained nilai pada kolom Cumulative %, menunjukkan persentase variansi yang disebabkan keseluruhan faktor. 5. Component Matrix Nilai FactorLoading dari variabel-variabel komponen faktor variabel cocok/sesuai dengan struktur variabel lainnya didalam faktor tersebut Nilai Cumulative % harus > 60% Nilai FactorLoading > 0, Kaiser-Meyer-Olkin Measure of sampling Adequacy (KMO MSA) Tabel 4.7 Nilai KMO MSA pada penelitian ini adalah 0, 519, dimana lebih besar dari 0, 500 KMO and Bartlett's Test Tabel KMO (Sumber : Olahan) Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy..519 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square df 153 Sig Bartlett s test of sphericity Pada penelitian ini hasil uji nilai < 0,05 menunjukkan hubungan yang signifikan antar variabel, merupakan nilai yang diharapkan. (lihat lampiran Bartlett s test of sphericity) 3. Anti Image Matrices Nilai diagonal anti image matrix, pada penelitian > 0,500 menunjukkan variabel cocok/sesuai dengan struktur variabel lainnya didalam faktor tersebut (lihat lampiran Anti Image Matrices) 4. Total Variance Explained Nilai Cumulative % pada variabel dalam penelitian ini adalah > 60% 58
7 5. Component Matrix Nilai FactorLoading dari variabel-variabel komponen Tabel 4.8 faktor pada penelitian ini adalah > 0,7 Component Matrix(a) Rotated Component Matrix (Sumber :Olahan) Component X X X X X X X X X X X X X X X X X X Extraction Method: Principal Component Analysis. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization. a Rotation converged in 8 iterations. Dari hasil analisa faktor variabel bebas terhadap probabilitas memenangkan lelang, untuk eigenvalues > 1 telah menghasilkan dua komponen seperti terlihat pada Rotated Component Matrix. Setiap komponen mempunyai variabel bebas seperti terlihat pada tabel Analisa Regresi Dari variabel bebas hasil analisa faktor akan dilakukan analisa regresi untuk mengetahui variabel bebas mana yang definitif terhadap probabilitas memenangkan lelang. Yaitu dengan mencari kombinasi antara variabel bebas dari empat faktor hasil analisa faktor dimana kombinasi yang ada sebanyak 24 kombinasi variabel bebas. 59
8 Dalam analisa regresi berganda ini digunakan metode Stepwise Regression, untuk mengetahui tingkat pengaruh dari variabel-variabel yang dipergunakan. Setiap variabel dimasukkan kedalam model regresi satu persatu secara berurutan dan berdasarkan urutan tingkat kontribusi besarnya R 2 terhadap model regresi yang diharapkan 136. Analisa regresi berganda linier yang dilakukan terhadap kombinasi variabel bebas yang ada sebanyak 24 variabel dan dicari yang memiliki Adjusted R 2 yang terbesar, diperoleh : (Lihat lampiran 5) Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi bank = Probabilitas memenangkan lelang Selanjutnya berdasarkan hasil analisa persamaan regresi diatas dapat dibuat grafik model 4..1 linier seperti gambar berikut : 136 Sugiyono, Statistik untuk penelitian, (Bandung :Alfabeta, 2005) 60
9 Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual 1.0 Dependent Variable: Y 0.8 Expected Cum Prob Observed Cum Prob Gambar 4.1 Grafik Regresi Linier Y ( Probabilitas memenangkan lelang) (Sumber : Hasil Olahan) Uji Model Koefisien Determinasi Berganda (Adjusted R 2 Test) Sesuai dengan penjelasan pada bab sebelumnya, Uji R 2 digunakan untuk mengetahui kuatnya variabel-variabel pelaksanaan proyek konstruksi yang mempengaruhi besarnya kinerja waktu penyelesaian proyek atau menunjukkan presentase total kinerja proyek yang dapat dijelaskan oleh variabel-variabel bebas. 61
10 Dengan menggunakan metode Stepwise pada SPSS 13.0 menghasilkan urutan kombinasi variabel bebas (X6, X26 dan X35 ) dalam memberikan kontribusi terhadap nilai adjusted R². Hasil uji adjusted R² dapat dilihat pada tabel 4.7 Tabel 4.9 Model Regresi (Sumber : Olahan) Model regresi Nilai adjusted R² Y = -0, ,629X6+ 0,270 X26+0,252 X35 0, F-test F-Test digunakan untuk memberi penjelasan mengenai hubungan model penelitian dengan kondisi yang sebenarnya yang bertujuan untuk melakukan uji coba hipotesis yang diinginkan. Uji coba hipotesis ini bertujuan, untuk membuat keputusan apakah model persamaan regresi berganda dapat dipergunakan untuk memprediksi nilai Y, jika nilai X sudah diketahui. Tabel 4.10 F Test (Sumber : Olahan) Model regresi Nilai S significant Nilai F (hitung) Nilai F tabel Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X ,581 3,24 Dari tabel hasil uji F-test dapat dilihat nilai F hitung yang dihasilkan dari model di atas lebih besar dari dari F tabel, hasil ini berarti variabel bebas pada masing-masing model tersebut diatas berpengaruh secara bersama-sama terhadap probabilitas memenangkan lelang. Dan dapat juga dilihat nilai signifikan yang dihasilkan 0,000 < p- value 0,005 berarti model ini significant. 62
11 T-test T-test atau studen-t Distrubution, digunakan untuk mengetahui tingkat kepercayaan tiap variabel bebas dalam persamaan atau model untuk dipergunakan dalam memprediksi nilai Y (probabilitas memenangkan tender). Perhitungan dilakukan dengan SPSS Tabel 4.11 Variabel penentu T- Test (Sumber : Olahan) Nilai signifikan Nilai T hitung Nilai T tabel X12 0 6,191 1,330 X26 0 3,621 1,330 X35 0 2,741 1,330 Dari tabel diatas dihasilkan nilai T hitung yang dihasilkan masing-masing variabel pada masing-masing model regresi lebih besar dari T tabel, hal ini berarti masing-msing variabel bebas pada masing-masing model berpengaruh secara parsial terhadap probabilitas memenagkan lelang. Dan nilai signifikan yang dihasilkan pada kedua variabel penentu tersebut lebih kecil dari p value 0,05 yang berarti signifikan Auto Korelasi Uji auto korelasi dilakukan untuk mengukur ada tidaknya auto korelasi antara variabel-variabel pada sampel yang berbeda. Adapun untuk mengukur ada tidaknya auto korelasi pada variabel dalam model yang diuji digunakan batasan secara umum yaitu 137 :[74] a. Angka DW dibawah 2 berarti ada auto korelasi positif b. Angka DW antara -2 s/d 2 berarti tidak ada auto korelasi c. Angka DW diatas 2 berarti ada auto korelasi negatif Adapun nilai DW berdasarkan hasil pengolahan program SPSS untuk model regresi linier dapat dilihat pada tabel 4.12 sebagai berikut : 137 Heri suprapto, DSS Untuk Evaluasi Teknik, tesis program pasca sarja bidang ilmu teknik, Universitas Indonesia 63
12 Tabel 4.12 Durbin Watson (Sumber ; olahan) Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate 1.881(a) Durbin-Watson 2.931(b) (c) a Predictors: (Constant), X6 b Predictors: (Constant), X6, X26 c Predictors: (Constant), X6, X26, X35 d Dependent Variable: Y Dari tabel 4.12 dapat dilihat bahwa nilai Durbin watson untuk model regresi linier adalah 1,569. Dengan demikian tidak ada auto korelasi yang berarti, jadi model cukup stabil dalam penelitian ini PENGUJIAN HIPOTESA Model regresi yang telah diperoleh yaitu model yang memperlihatkan hubungan kuantitatif antara 3 variabel bebas definitif dengan variabel terikat Probabilitas memenangkan lelang dinyatakan valid berdasarkan uji model (uji F, t dan Durbin watson) yang telah dilakukan. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa Faktor faktor pada evaluasi teknis mempunyai pengaruh dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi. Oleh karena itu, berdasarkan model-model yang telah diperoleh perlu dilakukan pengujian terhadap hipotesis tersebut, yaitu : Model hubungan aspek-aspek penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok terhadap probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota 64
13 Depok. Model yang diperoleh disini merupakan model regresi linier bergada yang memounyai sati variabel terikat dan 3 variabel bebas definitif dengan koefisien positif, dengan persamaan sebagai berikut : Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi Bank = Probabilitas memenangkan lelang Dari model tersebut dapat dinyatakan bahwa peningkatan 3 variabel bebas tersebut ( X6, X26 dan X35) akan meningkatkan probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota Depok. Dari pernyataan model tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa model yang diperoleh tersebut telah menunjukkan dari 49 variabel bebas, menghasilkan 3 variabel bebas yang definitif berpengaruh terhadap variabel terikat (Y) Probabilitas memenangkan Lelang. Sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian ini yaitu Faktor faktor pada evaluasi teknis mempunyai pengaruh dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi telah terbukti. 4.5 KESIMPULAN Dari hasil analisa yang dilakukan, didapat model regresi yaitu : Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi Bank = Probabilitas memenangkan lelang Dari model tersebut dapat dinyatakan bahwa peningkatan 3 variabel bebas tersebut ( X6, X26 dan X35) akan meningkatkan probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota Depok. 65
14 Dari pernyataan model tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa model yang diperoleh tersebut telah menunjukkan dari 49 variabel bebas, menghasilkan 3 variabel bebas yang definitif berpengaruh terhadap variabel terikat (Y) Probabilitas memenangkan Lelang. Sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian ini yaitu Faktor faktor pada evaluasi teknis mempunyai pengaruh dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi telah terbukti. 66
15 BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN DAN ANALISA DATA 4.4 PENDAHULUAN Seperti yang telah dijelaskan pada bab I, II dan III, maka penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan kontraktor dalam proses pelelangan dan pengaruh pemilihan kontraktor terhadap probabiltas memenangkan lelang. Maka pada bab ini akan dijelaskan mengenai pelaksanaan dan analisa data dari penelitian ini. 4.5 GAMBARAN UMUM SAMPEL Pengumpulan dilakukan dengan cara mendistribusikan angket kuisioner kepada para kontraktor yang merupakan anggota dari BPC Gapensi Kota Depok dan pernah mengikuti proses lelang di Dinas Pekerjaan Umum Kota Depok. Dari kuisioner yang disebar sebanyak 50 eksemplar sedangkan yang kembali sebanyak 30 eksemplar dan memenuhi persyaratan hanya 20 eksemplar. Waktu yang dibutuhkan dalam penyebaran kuisioner ini adalah sekitar dua bulan. Tabel 4.1 Tingkat Pendidikan Data responden berdasarkan pendidikan (Sumber: Hasil Olahan data primer) Teknik Non Teknik Total Prosentase (%) SLTA D S ,00 Total ,00 Dari Tabel 4.1 diperoleh bahwa tingkat pendidikan dari responden SLTA adalah sebanyak % sedangkan D3 sebanyak 16,17 %, S1 sebanyak 50 %. 53
16 Tabel 4.2 Data Responden berdasarkan pengalaman (Sumber: Hasil Olahan data primer) Pengalaman Kerja Jumlah Responden Prosentase (%) < 5 tahun tahun tahun >20 tahun Total Dari Tabel 4.2 diperoleh bahwa pengalaman kerja dari responden adalah 5-10 tahun sebanyak % sedangkan > 10 tahun sebanyak %. Tabel 4.3 Data Responden berdasarkan kedudukan dalam Jabatan di perusahaan (Sumber: Hasil Olahan data primer) Jabatan Dalam Perusahaan Jumlah Responden Prosentase (%) Direktur Manajer Keuangan Manajer Teknik Total Dari Tabel 4.3 diperoleh bahwa kedudukan dari responden pada jabatan adalah Direktur sebanyak 80 % sedangkan Manajer Keuangan maupun teknik sebanyak 20 %. Berdasarkan gambaran umum sampel tersebut diatas diharapkan dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan sehingga didapat jawaban yang lebih memberikan gambaran terhadap kondisi yang ada. 4.6 ANALISA DATA Analisa statistik non parametris yang digunakan pada penelitian ini ialah analisa analisa korelasi. 54
17 4.3.2 Analisa Korelasi dan Interkorelasi Analisa korelasi dalam penelitian ini dilakukan untuk mengukur kekuatan hubungan antara variable aspek-aspek penentuan pemenang lelang jasa konstruksi terhadap variabel terikat yaitu probabilitas memenangkan lelang dan mempunyai nilai korelasi r > 0,3. Analisis korelasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan program SPSS 13.0, dan karena data yang kita hadapi mempunyai skala ordinal, maka korelasi product moment tidak dapat digunakan, untuk itu digunakan korelasi Spearman. 148 Untuk dapat memberikan penafsiran terhadap koefisien korelasi yang ditemukan besar atau kecil maka dapat berpedoman pada ketentuan yang tertera pada tabel 4.4 berikut ini. 149 Tabel 4.4 Nilai koefisien korelasi Spearman (Sumber: Sugiono, 2004) N r (koefisien korelasi) Kategori 1 0,0-0,199 Sangat rendah 2 0,2-0,399 Rendah 3 0,4-0,599 Sedang 4 0,6-0,799 Kuat 5 0,8-1,0 Sangat kuat Dari 49 variabel aspek-aspek penentuan pemenang lelang jasa konstruksi yang ditanyakan dalam angket, dilakukan analisa korelasi terhadap probabilitas memenangkan lelang dan didapat 18 variabel yang memiliki kategori kuat yang menunjukkan adanya hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan probabilitas memenagkan lelang. Adapun variabel-variabel yang mempunyai hubungan dengan probabilitas memengkan lelang tersebut dapat dilihat pada tabel Irianto, Agus, Statistik konsep dasar dan aplikasinya, ( Prenada Media, 2004 ) 149 Sugiyono, Statistik untuk penelitian, (Bandung :Alfabeta, 2005) 55
18 Tabel 4.5. Nilai korelasi (r) antara variable-variabel aspek-aspek penentuan pemenang lelang terhadap probabilitas memengkan lelang (Sumber: Hasil Olahan data primer) Variabel Uraian r X4 Pekerjaan Sejenis 0,855 X17 Metode dan Strategi 0,849 X6 Pengalaman kontraktor 0,821 X19 Program pengontrolan hasil kerja 0,818 X20 Proses seleksi Material 0,808 X46 Kebijaksanaan K3 0,792 X8 Perlengkapan/Peralatan 0,725 X26 Hubungan dengan pemilik 0,721 X16 Sertifikat tenaga ahli 0,719 X37 Prosedur kontrol gambar kerja 0,718 X7 Tingkat Teknologi 0,713 X31 Likuiditas Perusahaan 0,703 X12 Ketersediaan, tingkat pendidikan dan pengalaman staff lapangan 0,699 X49 Pelayanan pemeliharaan 0,681 X2 Pekerjaan yang disubkan 0,665 X14 Ketersediaan, tingkat pendidikan dan tenaga desain 0,661 X35 Referensi Bank 0,635 X42 Supervisi/pengawasan 0,603 Analisa Interkorelasi dilakukan untuk mengetahui besarnya hubungan interkorelasi r antara variabel bebas yang satu terhadap variabel bebas yang lainnya. Setelah didapatkan variabel-variabel bebas yang memenuhi persyaratan r>0,6 terhadap variabel terikat, selanjutnya terhadap variabel-variabel tersebut dilakukan pengukuran kekuatan hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan cara interkorelasi. Analisa interkorelasi ini perlu dilakukan, karena apabila variabel-variabel tersebut terjadi hubungan (interkorelasi) dengan pengertian saling mempengauhi satu sama lain dan variabel-variabel tersebut langsung digunakan sebagai variabel pada persamaan yang dihasilkan, maka beresiko akan terjadinya noise atau gangguan terhadap stabilitas model sehingga dapat melanggar asumsi linier independence dan mengurangi real significane final of interpretation dan mengurangi real significance final of interpretation dari model yang terbuat dari variabel-variabel tersebut. Hasil analisa dapat dilihat pada lampiran 3. 56
19 4.6.1 Analisa Faktor Analisa faktor dilakukan untuk membentuk beberapa kelompok variabel-variabel bebas yang dianggap valid untuk menjelaskan karateristik utama aspek-aspek penentu pemenang lelang jasa konstruksi. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan dan berpengaruh terhadap keberhasilan memenangkan lelang, yaitu dengan menyederhanakan jumlah variabel bebas yang mempunyai nilai signifikan dengan α < 0,05, maka dilakukan analisa faktor dengan menggunakan metode Pricipal Component Analysis dan metode Varimax dengan metode kriteria Kaiser yaitu mengambil komponen yang mempunyai eigenvalus > 1 seperti terlihat pada tabel 4.7. Tabel 4.6 Berikut adalah ukuran validitas dari suatu variabel 150 :[72] Ukuran Validitas (Sumber : Ghazali, 2004) No Ukuran Validitas Nilai Disyaratkan 1. Kaiser-Meyer-Olkin Measure of sampling Adequacy (KMO MSA) adalah statistik yang mengindikasi proporsi variansi dalam variabel yang merupakan variansi umum (common variance), yakni variansi yang disebabkan oleh faktor-faktor dalam penelitian. Nilai KMO > 0,500 menunjukkan bahwa faktor analisa dapat digunakan 2. Bartlett s test of sphericity merupakan uji statistik untuk melihat ada tidaknya korelasi antar variabel 3. Anti Image Matrices setiap nilai pada kolom diagonal matriks korelasi anti image Nilai signifikansi adalah hasil uji nilai < 0,05 menunjukkan hubungan yang signifikan antar variabel, merupakan nilai yang diharapkan. Nilai diagonal anti image matrix > 0,500 menunjukkan 150 Ghazali, Imam, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, (Diponegoro; Semarang, 2005) hal
20 menunjukkan Measure of sampling Adequacy dari masing-masing indikator. 4. Total Variance Explained nilai pada kolom Cumulative %, menunjukkan persentase variansi yang disebabkan keseluruhan faktor. 5. Component Matrix Nilai FactorLoading dari variabel-variabel komponen faktor variabel cocok/sesuai dengan struktur variabel lainnya didalam faktor tersebut Nilai Cumulative % harus > 60% Nilai FactorLoading > 0, Kaiser-Meyer-Olkin Measure of sampling Adequacy (KMO MSA) Tabel 4.7 Nilai KMO MSA pada penelitian ini adalah 0, 519, dimana lebih besar dari 0, 500 KMO and Bartlett's Test Tabel KMO (Sumber : Olahan) Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy..519 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square df 153 Sig Bartlett s test of sphericity Pada penelitian ini hasil uji nilai < 0,05 menunjukkan hubungan yang signifikan antar variabel, merupakan nilai yang diharapkan. (lihat lampiran Bartlett s test of sphericity) 3. Anti Image Matrices Nilai diagonal anti image matrix, pada penelitian > 0,500 menunjukkan variabel cocok/sesuai dengan struktur variabel lainnya didalam faktor tersebut (lihat lampiran Anti Image Matrices) 4. Total Variance Explained Nilai Cumulative % pada variabel dalam penelitian ini adalah > 60% 58
21 6. Component Matrix Nilai FactorLoading dari variabel-variabel komponen Tabel 4.8 faktor pada penelitian ini adalah > 0,7 Component Matrix(a) Rotated Component Matrix (Sumber :Olahan) Component X X X X X X X X X X X X X X X X X X Extraction Method: Principal Component Analysis. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization. a Rotation converged in 8 iterations. Dari hasil analisa faktor variabel bebas terhadap probabilitas memenangkan lelang, untuk eigenvalues > 1 telah menghasilkan dua komponen seperti terlihat pada Rotated Component Matrix. Setiap komponen mempunyai variabel bebas seperti terlihat pada tabel Analisa Regresi Dari variabel bebas hasil analisa faktor akan dilakukan analisa regresi untuk mengetahui variabel bebas mana yang definitif terhadap probabilitas memenangkan lelang. Yaitu dengan mencari kombinasi antara variabel bebas dari empat faktor hasil analisa faktor dimana kombinasi yang ada sebanyak 24 kombinasi variabel bebas. 59
22 Dalam analisa regresi berganda ini digunakan metode Stepwise Regression, untuk mengetahui tingkat pengaruh dari variabel-variabel yang dipergunakan. Setiap variabel dimasukkan kedalam model regresi satu persatu secara berurutan dan berdasarkan urutan tingkat kontribusi besarnya R 2 terhadap model regresi yang diharapkan 151. Analisa regresi berganda linier yang dilakukan terhadap kombinasi variabel bebas yang ada sebanyak 24 variabel dan dicari yang memiliki Adjusted R 2 yang terbesar, diperoleh : (Lihat lampiran 5) Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi bank = Probabilitas memenangkan lelang Selanjutnya berdasarkan hasil analisa persamaan regresi diatas dapat dibuat grafik model 4..1 linier seperti gambar berikut : 151 Sugiyono, Statistik untuk penelitian, (Bandung :Alfabeta, 2005) 60
23 Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual 1.0 Dependent Variable: Y 0.8 Expected Cum Prob Observed Cum Prob Gambar 4.1 Grafik Regresi Linier Y ( Probabilitas memenangkan lelang) (Sumber : Hasil Olahan) Uji Model Koefisien Determinasi Berganda (Adjusted R 2 Test) Sesuai dengan penjelasan pada bab sebelumnya, Uji R 2 digunakan untuk mengetahui kuatnya variabel-variabel pelaksanaan proyek konstruksi yang mempengaruhi besarnya kinerja waktu penyelesaian proyek atau menunjukkan presentase total kinerja proyek yang dapat dijelaskan oleh variabel-variabel bebas. 61
24 Dengan menggunakan metode Stepwise pada SPSS 13.0 menghasilkan urutan kombinasi variabel bebas (X6, X26 dan X35 ) dalam memberikan kontribusi terhadap nilai adjusted R². Hasil uji adjusted R² dapat dilihat pada tabel 4.7 Tabel 4.9 Model Regresi (Sumber : Olahan) Model regresi Nilai adjusted R² Y = -0, ,629X6+ 0,270 X26+0,252 X35 0, F-test F-Test digunakan untuk memberi penjelasan mengenai hubungan model penelitian dengan kondisi yang sebenarnya yang bertujuan untuk melakukan uji coba hipotesis yang diinginkan. Uji coba hipotesis ini bertujuan, untuk membuat keputusan apakah model persamaan regresi berganda dapat dipergunakan untuk memprediksi nilai Y, jika nilai X sudah diketahui. Tabel 4.10 F Test (Sumber : Olahan) Model regresi Nilai S significant Nilai F (hitung) Nilai F tabel Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X ,581 3,24 Dari tabel hasil uji F-test dapat dilihat nilai F hitung yang dihasilkan dari model di atas lebih besar dari dari F tabel, hasil ini berarti variabel bebas pada masing-masing model tersebut diatas berpengaruh secara bersama-sama terhadap probabilitas memenangkan lelang. Dan dapat juga dilihat nilai signifikan yang dihasilkan 0,000 < p- value 0,005 berarti model ini significant. 62
25 T-test T-test atau studen-t Distrubution, digunakan untuk mengetahui tingkat kepercayaan tiap variabel bebas dalam persamaan atau model untuk dipergunakan dalam memprediksi nilai Y (probabilitas memenangkan tender). Perhitungan dilakukan dengan SPSS Tabel 4.11 Variabel penentu T- Test (Sumber : Olahan) Nilai signifikan Nilai T hitung Nilai T tabel X12 0 6,191 1,330 X26 0 3,621 1,330 X35 0 2,741 1,330 Dari tabel diatas dihasilkan nilai T hitung yang dihasilkan masing-masing variabel pada masing-masing model regresi lebih besar dari T tabel, hal ini berarti masing-msing variabel bebas pada masing-masing model berpengaruh secara parsial terhadap probabilitas memenagkan lelang. Dan nilai signifikan yang dihasilkan pada kedua variabel penentu tersebut lebih kecil dari p value 0,05 yang berarti signifikan Auto Korelasi Uji auto korelasi dilakukan untuk mengukur ada tidaknya auto korelasi antara variabel-variabel pada sampel yang berbeda. Adapun untuk mengukur ada tidaknya auto korelasi pada variabel dalam model yang diuji digunakan batasan secara umum yaitu 152 :[74] d. Angka DW dibawah 2 berarti ada auto korelasi positif e. Angka DW antara -2 s/d 2 berarti tidak ada auto korelasi f. Angka DW diatas 2 berarti ada auto korelasi negatif Adapun nilai DW berdasarkan hasil pengolahan program SPSS untuk model regresi linier dapat dilihat pada tabel 4.12 sebagai berikut : 152 Heri suprapto, DSS Untuk Evaluasi Teknik, tesis program pasca sarja bidang ilmu teknik, Universitas Indonesia 63
26 Tabel 4.12 Durbin Watson (Sumber ; olahan) Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate 1.881(a) Durbin-Watson 2.931(b) (c) a Predictors: (Constant), X6 b Predictors: (Constant), X6, X26 c Predictors: (Constant), X6, X26, X35 d Dependent Variable: Y Dari tabel 4.12 dapat dilihat bahwa nilai Durbin watson untuk model regresi linier adalah 1,569. Dengan demikian tidak ada auto korelasi yang berarti, jadi model cukup stabil dalam penelitian ini PENGUJIAN HIPOTESA Model regresi yang telah diperoleh yaitu model yang memperlihatkan hubungan kuantitatif antara 3 variabel bebas definitif dengan variabel terikat Probabilitas memenangkan lelang dinyatakan valid berdasarkan uji model (uji F, t dan Durbin watson) yang telah dilakukan. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa Faktor faktor pada evaluasi teknis mempunyai pengaruh dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi. Oleh karena itu, berdasarkan model-model yang telah diperoleh perlu dilakukan pengujian terhadap hipotesis tersebut, yaitu : Model hubungan aspek-aspek penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok terhadap probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota 64
27 Depok. Model yang diperoleh disini merupakan model regresi linier bergada yang memounyai sati variabel terikat dan 3 variabel bebas definitif dengan koefisien positif, dengan persamaan sebagai berikut : Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi Bank = Probabilitas memenangkan lelang Dari model tersebut dapat dinyatakan bahwa peningkatan 3 variabel bebas tersebut ( X6, X26 dan X35) akan meningkatkan probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota Depok. Dari pernyataan model tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa model yang diperoleh tersebut telah menunjukkan dari 49 variabel bebas, menghasilkan 3 variabel bebas yang definitif berpengaruh terhadap variabel terikat (Y) Probabilitas memenangkan Lelang. Sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian ini yaitu Faktor faktor pada evaluasi teknis mempunyai pengaruh dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi telah terbukti. 4.5 KESIMPULAN Dari hasil analisa yang dilakukan, didapat model regresi yaitu : Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi Bank = Probabilitas memenangkan lelang Dari model tersebut dapat dinyatakan bahwa peningkatan 3 variabel bebas tersebut ( X6, X26 dan X35) akan meningkatkan probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota Depok. 65
28 Dari pernyataan model tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa model yang diperoleh tersebut telah menunjukkan dari 49 variabel bebas, menghasilkan 3 variabel bebas yang definitif berpengaruh terhadap variabel terikat (Y) Probabilitas memenangkan Lelang. Sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian ini yaitu Faktor faktor pada evaluasi teknis mempunyai pengaruh dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi telah terbukti. 66
29 BAB V TEMUAN DAN PEMBAHASAN 5.1 PENDAHULUAN Seperti yang telah dijelaskan pada sebelumnya, maka penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan kontraktor dalam proses pelelangan dan pengaruh pemilihan kontraktor terhadap probabiltas memenangkan lelang. Maka pada bab ini akan dijelaskan mengenai pembahasan dari penelitian ini. 5.2 TEMUAN Dari analisa statistik yang dilakukan dengan program SPSS 13.0, sebagaimana diuraikan dalam bab 4, yaitu analisa korelasi-interkorelasi, analisa faktor, analisa regresi dan uji model, maka ditemukan tiga variabel bebas definitif, yaitu : Tabel 5.1 Variabel bebas definitif (sumber : olahan) Variabel Uraian Adjusted Square R 2 X6 Pengalaman Kontraktor X26 Hubungan dengan pemilik proyek 0, 892 X35 Referensi Bank 5.3 PEMBAHASAN Hasil temuan dalam penelitian ini kemudian dilakukan validasi kepada pakar yang memiliki pengalaman, pengetahuan dan keahlian bidang manajemen pengadaan proyek pemerintah terutama seleksi jasa kontraktor di Kota Depok sesuai dengan pembahasan dalam penelitian ini. Validasi dilakukan dengan cara mengumpulkan respon terhadap hasil temuan apakah pakar/responden menerima atau tidak terhadap hasil penelitian ini. 67
30 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok. Dari temuan penelitian tentang variabel - variabel yang berpengaruh terhadap penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok didapatkan model regresi linear, yaitu : Y = -0, ,629X 6 + 0,270 X 26 +0,252 X Dimana : X 6 X 26 X 35 Y = Pengalaman kontraktor = Hubungan dengan pemilik proyek = Referensi Bank = Probabilitas memenangkan lelang Dari model tersebut dapat dinyatakan bahwa dengan adanya peningkatan tiga variabel bebas tersebut yaitu Pengalaman kontraktor (X6), Hubungan dengan pemilik proyek (X26), dan Refisi Bank (X35), akan meningkatkan probabilitas memenangkan lelang jasa konstruksi di Kota Depok 1. Pengalaman Kontraktor Parameter ini merupakan ukuran untuk mengetahui tipe, jumlah dan tingkat kekompleksan proyek yang pernah ditangani oleh kontraktor yang bersangkutan. Menurut pakar, kontraktor yang berpengalaman akan membuat penawaran yang lebih meyakinkan dan lebih bersaing. Dan biasanya untuk pasar (proyek) swasta, variabel X6 ( Pengalaman kontraktor) sangat menentukan. Hal ini ditambahkan pula oleh pakar yang lain. Menurutnya, pengalaman kontraktor merupakan referensi awal sebelum mengerjakan proyek selanjutnya. Karena pengalaman ini berhubungan dengan kepercayaan pemilik proyek, apakah kontraktor mampu melaksanakan proyek yang akan diberikannya. Namun, dalam realita dilapangan, pengalaman dapat dibuat-buat (fiktif) oleh kontraktor demi mendapatkan sebuah proyek jasa konstruksi. 2. Hubungan dengan pemilik proyek Salah faktor yang berpengaruh dalam probabilitas memenangkan suatu jasa konstruksi adalah menjalin hubungan yang baik dengan pemilik proyek. 68
31 Hubungan baik dengan pemilik proyek bisa tercipta karena dua hal, yang pertama adalah reputasi / prestasi kontraktor yang bagus pada proyek proyek sejenis dimata pemilik proyek [Anna Zakarda]. Faktor lain yang menyebabkan hubungan baik dengan pemilik proyek adalah terjadi suatu persengkongkolan antara pemilik proyek dengan kontraktor. Salah satu strategi untuk memenangkan suatu proyek jasa konstruksi pemerintah adalah dengan mengandalkan persengkongkolan (bid rigging strategic)[ Zaenal Arifin]. Bid-Rigging adalah praktek persengkongkolan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi baik secara vertikal (pemilik dengan kontraktor) maupun horizontal (sesama kontraktor) [manahara]. Salah satu kegiatan persengkongkolan yang dilakukan yang dilakukan oleh kontraktor ke pemilik adalah dengan melakukan lobi ke panitia/pimpinan proyek, kepala dinas atau pun dengan Dewan perwakilan Rakyat setempat [Zainal]. Strategi ini dilakukan dengan melaksanakan pendekatan-pendekatan kepada panitia atau kepada pimpro atau kedua-duanya, dengan kesepakatan kedua belah pihak. Konsekuensinya kontraktor harus mengalokasikan dana khusus untuk kesepakatan tersebut dan dana tersebut tentunya dianggarkan pada saat penawaran. Salah satu Direktur Kontraktor yang berada di Kota Depok [BS], mengatakan bahwa perusahaannya harus menyetorkan beberapa rupiah demi mendapatkan suatu proyek di Kota Depok untuk anggaran belanja tahun depan. Hal ini ditambahkan pula oleh salah satu Pakar. Beliau mengatakan untuk situasi proyek pemerintah Kota Depok, faktor yang paling dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok adalah faktor hubungan baik dengan pemilik proyek. Hubungan baik dengan pemilik proyek biasanya dalam bentuk persengkongkolan baik kepada DPRD setempat, Kepala Dinas, Pimpro maupun Panitia Pengadaan, demi memenangkan suatu lelang jasa konstruksi di Kota depok. Para pakar berpendapat berpendapat hubungan baik dengan pemilik proyek adalah faktor yang paling dominan yang mempengaruhi penentuan pemenang lelang jasa konstruksi poyek pemerintah. Karena dengan hubungan baik ini kekurangankekurangan yang terdapat pada kontraktor bisa diabaikan. Namun sesungguhnya, berdasarkan peraturan yang berlaku, harusnya hubungan baik dengan pemilik proyek tidak ada. Lain halnya dengan pendapat pakar lain, menurutnya dalam pelelangan umum tidak mengenal hubungan baik dengan pemilik proyek. Karena 69
32 penentuan pemenang lelang harus sesuai dengan standard dan peraturan yang ada. 3. Referensi Bank Parameter ini untuk mengetahui hubungan kontraktor dengan perbankan, sehingga dapat diketahui stabilitas keuangan perusahaan dari sisi perbankan. Menurut salah satu pakar referensi bank adalah merupakan pengakuan dari bank, terhadap kredebilitas suatu perusahaan jasa konstruksi. Namun menurutnya refensi bank bukan merupakan faktor dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok. Lain halnya dengan pakar yang lain, menurutnya referensi bank merupakan faktor dominan karena referensi bank merupakan pertimbangan bagi pemilik proyek terhadap kontraktor, supaya jangan sampai proyek terhenti di tengah jalan. Namun menurutnya, kondisi saat ini, referensi bank pun dapat dibuat fiktif oleh kontraktor. Referensi bank merupakan faktor dominan dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi di Kota Depok, karena referensi bank akan mendukung kelancaran proyek yang memang diharapkan oleh pemilik proyek. Karena Referensi bank memilik pengaruh baik untuk proyek pemerintah maupun untuk proyek swasta. 5.4 PEMBAHASAN PERTANYAAN PENELITIAN Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah : 1. faktor-faktor dominan apa saja yang ada pada evaluasi teknis dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi? Berdasarkan analisa statistik yang dilakukan dengan program SPSS 13.0, sebagaimana diuraikan dalam bab 4, yaitu analisa korelasi-interkorelasi, analisa faktor, analisa regresi dan uji model, maka ditemukan tiga variabel bebas definitif, yang merupakan faktor dominan yang ada dalam evaluasi teknis dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi. Faktor-faktor dominan tersebut adalah: a. Pengalaman Kontraktor (X6) b. Hubungan baik dengan pemilik proyek (X26) 2. Adakah korelasi antara faktor faktor dominan pada evaluasi teknis terhadap probabilitas memenangkan lelang 70
33 Berdasarkan analisa statistik yang dilakukan dengan program SPSS 13.0, sebagaimana diuraikan dalam bab 4, terdapat korelasi antara faktor-faktor dominan pada evaluasi teknis terhadap probabilitas memenangkan leang jasa konstruksi di Kota Depok. Dari hasil analisa statistik diperoleh diperoleh nilai R 2 sebesar 0,892 yang berarti faktor-faktor dominan tersebut memilik pengaruh memenangkan suatu proyek jasa konstruksi di Kota Depok sebesar 89, 2%. Jadi, berdasarkan analisa, pertanyaan-pertanyaan pada penelitian sudah sudah terjawab. 5.5 KESIMPULAN Berdasarkan analisa statistik yang dilakukan dengan program SPSS 13.0, sebagaimana diuraikan dalam bab 4, yaitu analisa korelasi-interkorelasi, analisa faktor, analisa regresi dan uji model, maka ditemukan tiga variabel bebas definitif, yang merupakan faktor dominan yang ada dalam evaluasi teknis dalam penentuan pemenang lelang jasa konstruksi. Faktor-faktor dominan tersebut adalah: a. Pengalaman Kontraktor (X6) b. Hubungan baik dengan pemilik proyek (X26) c. Referensi Bank (X35) Berdasarkan analisa statistik yang dilakukan dengan program SPSS 13.0, sebagaimana diuraikan dalam bab 4, terdapat korelasi antara faktor-faktor dominan pada evaluasi teknis terhadap probabilitas memenangkan leang jasa konstruksi di Kota Depok. Dari hasil analisa statistik diperoleh diperoleh nilai R 2 sebesar 0,892 yang berarti faktor-faktor dominan tersebut memiliki pengaruh memenangkan suatu proyek jasa konstruksi di Kota Depok sebesar 89, 2%. 71
BAB IV ANALISIS HASIL
BAB IV ANALISIS HASIL A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil yang telah diperoleh
Program Studi Pendidikan Ekonomi FE UNY
LEMBAR KERJA Topik: Uji Validitas dengan Analisis Faktor Tujuan: Untuk menguji tingkat validitas konstruk seperangkat instrumen, kuesioner atau angket Contoh Masalah: Apakah butir-butir yang dikembangkan
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN. Kepada Yth. Saudara/i para responden Di tempat. Dengan Hormat,
43 LAMPIRAN KUESIONER PENELITIAN Kepada Yth. Saudara/i para responden Di tempat Dengan Hormat, Sehubungan untuk menyelesaikan Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik, saya ingin meminta bantuan
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Langkah pertama yang dilakukan terhadap data hasil survei adalah melakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap alat ukur yaitu kuesioner. Hal ini dilakukan untuk memperoleh
ANALISIS FAKTOR ANALISIS FAKTOR
ANALISIS FAKTOR ANALISIS FAKTOR Analisis factor digunakan untuk menemukan hubungan sejumlah variable yang bersifat independent dengan yang lain Analisis Faktor merupakan teknik untuk mengkombinasikan pertanyaan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Subyek Penelitian Penelitian ini dilakukan kepada 47 orang guru BK SLTA (5, SMA, 1 MA, dan 9 SMK) di Salatiga, seperti yang dapat dilihat dalam tabel 4.1 di bawah
3. Berapa pengeluaran anda setiap membeli sepatu? a. < Rp b. Rp Rp c. > Rp
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN Kuesioner ini berkenaan dengan penelitian saya yang berjudul Pengaruh Brand Image dan Harga Terhadap Intensi Membeli Sepatu Converse. Oleh karena itu, saya meminta kesediaan
Uji validitas. KMO and Bartlett's Test. Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy..720 Bartlett's Test of Sphericity. Approx.
Uji validitas KMO and Bartlett's Test Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy..720 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi- Square 992.243 df 276 Sig..000 Rotated Component Matrix(a) Component
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Karakteristik Responden Penelitian ini dilakukan pada PT. Rezeki Supermarketing sebuah perusahaan retail tradisional yang terletak di Jakarta, dengan mengambil
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Neril Harnanik Yuniati, Christiono Utomo Program Studi Magister Manajemen Proyek Institut Teknologi Sepuluh
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian explanatory atau penelitian tingkat penjelasan. Berdasarkan jenis penelitian explanatory
KUISIONER PENELITIAN
LAMPIRAN 64 Lampiran 1. Kuesioner Penelitian KUISIONER PENELITIAN Kuisioner ini digunakan sebagai bahan untuk penyusunan skripsi dengan judul : Analisis Proses Pengambilan Keputusan Produk Kredit Cepat
Pendahuluan. 0 Analisis interaksi antarvariabel 0 Interdependence 0 Deteksi multikolinearitas
Pendahuluan 0 Analisis interaksi antarvariabel 0 Interdependence 0 Deteksi multikolinearitas Tujuan 0 Tujuan utama: 0 Menjelaskan struktur hubungan di antara banyak variabel dalam bentuk faktor/variabel
KUESIONER PENELITIAN
KUESIONER PENELITIAN APLIKASI ANALISIS FAKTOR DENGAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DAN MAXIMUM LIKELIHOOD DALAM FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BAYI USIA 0-6 BULAN
KUESIONER PENELITIAN. Atas perhatian, bantuan dan dukungan Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih. Jenis Kelamin : ( ) Laki-laki ( ) Wanita
88 Lampiran 1 Kuesioner Penelitian Lampiran : 1 (Kuesioner Penelitian) KUESIONER PENELITIAN Kuesioner ini hanya untuk kepentingan akademis dan dijamin kerahasiaannya, dimohon bantuan dan kesediaan Bapak/Ibu
Penelitian menggunakan alat ukur berupa kuesioner, dengan penilaian 6 tingkat dengan norma sebagai berikut:
Lampiran 1. Pengolahan data statistik Survei dilakukan kepada para karyawan di kantor pos pasar baru, dengan sampel sebanyak 50 karyawan. Kantor ini dipilih karena tidak hanya merupakan kantor cabang saja,
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Karakteristik Responden Lokasi yang digunakan dalam penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul dan sebagai obyek penelitiannya
Daftar Pertanyaan Penelitian. menunjang pengendalian intern atas persediaan barang jadi di PT. LAJ. Untuk itu saya
Lampiran I Kuesioner Penelitian Daftar Pertanyaan Penelitian Bapak/Ibu yang terhormat, saya ingin mengetahui tentang peranan audit internal dalam menunjang pengendalian intern atas persediaan barang jadi
LAMPIRAN 1. (Aniisah Humairoh) BAGIAN 1 : DATA RESPONDEN. Jenis Kelamin : Umur :
125 LAMPIRAN 1 Kuesioner Saya mahasiwa Universitas Esa Unggul sedang meneliti Analis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Citra hand and body lotion untuk menyusun skripsi
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Uji Kualitas dan Instrumen Data Uji kualitas dan instrumen data digunakan untuk mengetahui bagaimana data yang dipakai, apakah telah memenuhi kriteria validitas
1. JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI PEREMPUAN 4. PEKERJAAN : BURUH TETAP PEDAGANG KAKI LIMA TUKANG BANGUNAN WIRASWASTA LAINNYA
Lampiran 1 A. Data Responden Berilah tanda centang ( ) pada jawaban anda 1. JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI PEREMPUAN 2. USIA : < 20 tahun 20-30 tahun 31-40 tahun > 40 tahun 3. PENDIDIKAN : SMP SMA LAINNYA 4.
Kuesioner Penelitian PENGARUH NILAI PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN DAN KESETIAAN PELANGGAN PADA PT. OVAL ENGINEERING INDONESIA
Kuesioner Penelitian PENGARUH NILAI PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN DAN KESETIAAN PELANGGAN PADA PT. OVAL ENGINEERING INDONESIA Bapak/Ibu/Saudara/i yang terhormat, Saya adalah mahasiswa sarjana Ilmu Manajemen,
Lampiran 1. Kuesioner
90 Lampiran 1. Kuesioner Kuesioner : Analisis Pengaruh Relationship Marketing terhadap Customer Loyalty yang dimediasi oleh Customer Satisfaction (studi kasus : Distributor Lenovo PT. Visiland Dharma Sarana)
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. disebarkan sebanyak 45 kuesioner dan yang dapat diolah sebanyak 40 kuisioner. Grafik 4.1.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden Penelitian ini ditujukan pada bank yang berada di Bandung Pusat dengan responden bersyarat yaitu seorang manajer bank. Dalam hal ini peneliti
LAMPIRAN 1 SURAT IZIN
LAMPIRAN LAMPIRAN SURAT IZIN LAMPIRAN 2 KUESIONER No. Responden : KUESIONER PENELITIAN Keusioner ini dilakukan untuk penelitian skripsi tentang Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Industri Kecil
BAB III SAJIAN DATA DAN PEMBAHASAN
BAB III SAJIAN DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur besarnya pengaruh kredibilitas endorser Smartphone Advan terhadap minat beli bagi fans club IndoBarca Jogja. Analisis
LAMPIRAN 1 SURAT IZIN PEMDA
LAMPIRAN 1 SURAT IZIN PEMDA LAMPIRAN 2 Kuesioner Penelitian No. Responden : Hari, tanggal : Kuisioner Penelitian Kuisioner penelitian ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lokasi, harga,
KUESIONER PENELITAN. Universitas Esa Unggul
LAMPIRAN 84 85 KUESIONER PENELITAN Universitas Esa Unggul Program S-1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi lmu Manajemen Kampus Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Telp/fax. (021) 5682510 Responden
BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Karakteristik responden dalam penelitian ini dibagi menjadi lima, yang terdiri dari nama pemilik usaha, jenis kelamin, umur, jenis usaha,
STRUKTUR ORGANISASI PT. X DEWAN KOMISARIS DIREKTUR MANAJER TOKO MANAJER KEUANGAN MANAJER SDM MANAJER PEMASARAN ACCOUNTING ADMIN SALES
LAMPIRAN xiv Lampiran 1 Struktur Organisasi STRUKTUR ORGANISASI PT. X DEWAN KOMISARIS DIREKTUR INTERNAL AUDITOR GENERAL MANAGER MANAJER PEMASARAN MANAJER KEUANGAN MANAJER SDM MANAJER TOKO MARKETING ACCOUNTING
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Gambaran Umum Pelayanan Jasa Pelabuhan Sunda Kelapa
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Pelayanan Jasa Pelabuhan Sunda Kelapa 4.1.1. Pendapatan Pelabuhan Pendapatan yang diterima Pelabuhan Sunda Kelapa sejak tahun 2004 sampai tahun 2010 menunjukkan
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. tahun terakhir yaitu tahun 2001 sampai dengan tahun Data yang. diambil adalah data tahun 2001 sampai 2015.
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Sampel dan Data Penelitian ini menggunakan 30 data, sampel yang diamati selama 15 tahun terakhir yaitu tahun 2001 sampai dengan tahun 2015. Data yang diambil
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Survey Peneliti menyebarkan kuesioner pretest kepada 30 orang responden, yaitu pelanggan PT Asuransi Ramayana Tbk. Kemudian peneliiti melakukan uji reliabilitas
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAH DAERAH DAN KESADARAN OLEH WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN
Lampiran 1. Table Frekuensi Responden. pendidikan. gender. Valid Percent. Cumulative. Cumulative. Percent. Frequency Percent.
90 Lampiran 1 Table Frekuensi Responden gender pendidikan Frequency Valid Frequency Valid Valid LAKI-LAKI 14 16.5 16.5 16.5 PEREMPUAN 71 83.5 83.5 100.0 Valid SMP 4 4.7 4.7 4.7 SMA 70 82.4 82.4 87.1 S-1
KUESIONER ANALISIS PENGARUH PELATIHAN SDM DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIVISI OPERASIONAL
67 KUESIONER ANALISIS PENGARUH PELATIHAN SDM DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIVISI OPERASIONAL (Studi Kasus : Pada Bank Capital Indonesia) Bersama ini, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu
DAFTAR PUSTAKA. Pemakai, Kompak, Jan-April, hal Imam Ghozali, 2001, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS,
56 DAFTAR PUSTAKA Astuti, Sri, 2003, Pengaruh Diversitas Kemanfaatan Dan Lingkup Pengenmbangan Kemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kepuasan Pemakai, Kompak, Jan-April, hal. 94-117. Imam Ghozali, 2001,
KUESIONER. NILAI PENILAIAN 1 Sangat Tidak Setuju 2 Tidak Setuju 3 Netral 4 Setuju 5 Sangat Setuju
No. Responden : KUESIONER Saya, Aisyah Velany (0606017366) jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Program Magister, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia sedang menyusun tesis.
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. pengolahan data yang telah dilakukan. Sebagai alat bantu analisis digunakan software
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai proses dan hasil serta pembahasan dari pengolahan data yang telah dilakukan. Sebagai alat bantu analisis digunakan software Microsoft
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan
BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini akan menjelaskan mengenai objek dan subjek penelitian, jenis data
BAB III METODE PENELITIAN Bab ini akan menjelaskan mengenai objek dan subjek penelitian, jenis data teknik pengambilan sampel, teknik pengumpulan data, definisi operasional, pengujian kualitas instrumen
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA AL-ISLAM KRIAN ABSTRAK
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA AL-ISLAM KRIAN 1) Nurul Afida 2) Edy Sulistiyawan 1) S1 Program Statistika, FMIPA, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 2) Program
PENGARUH FAKTOR EMOTION, HEDONIC PLEASURE, COGNITIVE DAN AFFECTIVE TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF DI CHANDRA SUPERSTORE TANJUNG KARANG
Lampiran 1 Kuesioner penelitian PENGARUH FAKTOR EMOTION, HEDONIC PLEASURE, COGNITIVE DAN AFFECTIVE TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF DI CHANDRA SUPERSTORE TANJUNG KARANG Kepada Yth: Bapak / Ibu / Sdr / Sdri
BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh
BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Obyek Penelitian Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Responden dalam penelitian
KUESIONER PENELITIAN ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PT. BANK BUKOPIN KANTOR CABANG CILEGON
73 74 Lampiran 1. Kuesioner Penelitian KUESIONER PENELITIAN ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PT. BANK BUKOPIN KANTOR CABANG CILEGON Lembar kuesioner ini diedarkan untuk mengukur
LAMPIRAN 1. KUESIONER
120 LAMPIRAN 1. KUESIONER Saya mahasiswa Universitas Esa Unggul sedang meneliti pengaruh kualitaas produk dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas melalui kepuasan pelanggan pada rumah makan Mie Abang
: Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Promosi Terhadap Intensi Pembelian Air Minum Dalam Kemasan Botol 600ml Merek Aqua di Jakarta Barat
80 1.LAMPIRAN KUESIONER PRETEST Kuesioner : Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Promosi Terhadap Intensi Pembelian Air Minum Dalam Kemasan Botol 600ml Merek Aqua di Jakarta Barat Dengan hormat,
GAMBARAN UMUM TUJUAN ANALISIS FAKTOR
GAMBARAN UMUM TUJUAN ANALISIS FAKTOR 1. Latar Belakang Analisis faktor adalah alat analisis statistik yang dipergunakan untuk mereduksi faktor-faktor yang mempengaruhi suatu variabel menjadi beberapa set
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini termasuk dalam penelitian survei. Penelitian survei
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini termasuk dalam penelitian survei. Penelitian survei adalah suatu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuisioner
A. PETUNJUK PENGISIAN KUISIONER
L 1 LAMPIRAN 1 KUESIONER Saya Riska Arkandini mahasiswi semester 8 (delapan) Jurusan Komunikasi dan Multimedia bidang Broadcasting, mohon kesediaan anda untuk mengisi kuesioner berikut. Dimana kuesioner
BAB IV HASIL PENELITIAN. pola asuh orang tua, motivasi belajar dan prestasi belajar IPS. 1. Pola asuh orang tua
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai pola asuh orang tua,
Nama : Jenis Kelamin : Usia : KUESIONER
L A M P I R A N 93 Nama : Jenis Kelamin : Usia : KUESIONER Isilah pertanyaan kuesioner berikut ini yang sesuai dengan jawaban Anda dan beri tanda ( ) pada kolom yang telah tersedia. Petunjuk: Anda dapat
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank Indonesia. Sampel adalah wakil dari populasi yang diteliti. Dalam
LAMPIRAN 1 KUESIONER. No :
LAMPIRAN KUESIONER No : Kuesioner Responden Yth. Nama saya Anjas Patria Alendra. Saat ini saya kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jurusan Manajemen Pemasaran Semester 0. Saya sedang membuat
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini, peneliti akan melakukan analisis terhadap data yang telah dikumpulkan dan diproses. Sebelum data penelitian hasil survey dengan kuesioner terkumpul, peneliti
a. SD c. SMA b. SMP d. Perguruan Tinggi
83 LAMPIRAN 1 Kuesioner Saya mahasiswa Universitas Esa Unggul sedang meneliti faktorfaktor yang menentukan keputusan konsumen dalam pembelian produk minyak kayu putih Cap Lang untuk menyusun skripsi kepentingan
KUESIONER PENELITIAN
84 Lampiran 1 Kuesioner Penelitian KUESIOER PEELITIA Koding : SKRIPSI PEGARUH CAUSE RELATED MARKETIG (CRM) TERHADAP LOYALITAS MEREK THE BODY SHOP Responden yang terhormat, Selamat Pagi/Siang/Sore, Saya
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Setelah melalui beberapa tahap kegiatan penelitian, dalam bab IV ini diuraikan analisis hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. Analisis
Lucky Satriawan Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma
ANALISIS PENGARUH PANGSA PASAR, MANFAAT (BENEFIT), DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PELAKU USAHA DALAM MEMILIH PAMERAN SEBAGAI SARANA PROMOSI PRODUK TANAMAN HIAS Lucky Satriawan Mahasiswa Prodi Manajemen
Lampiran 1 Tabel frekuensi responden. Valid Percent. Frequenc y Percent
105 Lampiran 1 Tabel frekuensi responden Umur Gender Frequenc y 2.00 15 13.0 13.0 13.0 3.00 31 27.0 27.0 40.0 4.00 69 60.0 60.0 100.0 Frequenc y 1.00 63 54.8 54.8 54.8 2.00 52 45.2 45.2 100.0 Pekerjaan
BAB V PENUTUP. 2. Partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh terhadap goal commitment. 3. Goal commitment berpengaruh terhadap kinerja manajerial.
BAB V PENUTUP 5.. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka disimpulkan hasil penelitian yaitu sebagai berikut. Partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh terhadap kinerja manajerial.
IDENTITAS RESPONDEN 1. Nama: (boleh tidak diisi)
LAMPIRAN A: KUISIONER Dengan Hormat, Terima kasih atas kesediaan Saudara/i untuk berpartisipasi untuk mengisi dan menjawab seluruh pertanyaan yang ada dalam kuesioner ini. Penelitian ini digunakan untuk
MODUL 3 ANALISIS FAKTOR
TUJUAN PRAKTIKUM Tujuan dari praktikum modul 3 ini adalah : 1. Mahasiswa memahami apa yang dilakukan dalam proses Analisis Faktor; 2. Mahasiswa dapat menjalankan prosedur Analisis Faktor dalam SPSS; 3.
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis data yang dilakukan dalam bab ini pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Bagian pertama merupakan analisis
STUDI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF
156 STUDI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF Budi Kurniawan 1, Ono Wiharna 2, Tatang Permana 3 Universitas Pendidikan Indonesia Jl.
BAB IV ANALISIS DATA. tingkat kebenaran hipotesis penelitian yang telah dirumuskan. Dalam analisis data
BAB IV ANALISIS DATA Analisis data merupakan hasil kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lainnya terkumpul. Hal ini memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat kebenaran hipotesis
Kuesioner Penelitian Skripsi Analisis Proses Keputusan Pembelian Produk Perawatan Tubuh Kendedes Princess Ritual
LAMPIRAN Kuesioner Penelitian Skripsi Analisis Proses Keputusan Pembelian Produk Perawatan Tubuh Kendedes Princess Ritual dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembelian di Martha Tilaar Salon Day Spa Bogor
REDUKSI VARIABEL KRITERIAALTERNATIF RESTORAN DENGAN METODE FACTOR ANALYSIS
REDUKSI VARIABEL KRITERIAALTERNATIF RESTORAN DENGAN METODE FACTOR ANALYSIS Ai Nurhayat, S.Si.,MT. Jurusan Teknik Industri Sekolah tinggi Teknologi Bandung ABSTRAK Pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
36 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Chandra Super Store merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang telah tersebar di berbagai kota. Chandra menjual berbagai produk dan merek mulai
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai hasil dan pembahasan dari analisis yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji validitas dan reliabilitas,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian 1. Sejarah Singkat SMK Negeri Pasirian Perkembangan zaman era global yang sangat pesat dewasa ini sangat berpengaruh pada pola pikir
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pada deskripsi variabel penelitian akan dijelaskan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard deviasi pada masing-masing variabel penelitian,
ANALISIS PENGARUH PENGENDALIAN KUALITAS PELAKSANAAN PROYEK DERMAGA MILIK PEMERINTAH DI SULAWESI UTARA
ANALISIS PENGARUH PENGENDALIAN KUALITAS PELAKSANAAN PROYEK DERMAGA MILIK PEMERINTAH DI SULAWESI UTARA Mayggie R. Bedje Staf Kantor Pusat Unsrat B.F. Sompie, H. Tarore Dosen Pascasarjana Teknik Sipil Unsrat
ANALISIS PENGARUH PRODUK, HARGA, PROMOSI DAN TEMPAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RESTORAN RICHEESE FACTORY CABANG DEPOK KELAPA DUA
ANALISIS PENGARUH PRODUK, HARGA, PROMOSI DAN TEMPAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RESTORAN RICHEESE FACTORY CABANG DEPOK KELAPA DUA Nama : Azura Geby Ryanti NPM : 11212325 Dosen Pembimbing : Dr. Ambo Sakka,SE.,
Lampiran: 1 SURAT PERNYATAAN. Kepada Yth.: Bpk/Ibu/Sdr/I. Di Tempat. Dengan Hormat,
Lampiran: 1 SURAT PERNYATAAN Kepada Yth.: Bpk/Ibu/Sdr/I Di Tempat Dengan Hormat, Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Adcha. Yunafa ( B. 100. 100. 051 ) mahasiswa fakultas Ekonomi Manajemen, Universitas
PENGKAJIAN PENERAPAN 5S DI PT.CONBLOC INDOTAMA SURYA
INDUSTRI INOVATIF Vol. 6, No. 1, Maret 2016: 26-30 PENGKAJIAN PENERAPAN 5S DI PT.CONBLOC INDOTAMA SURYA 1) Thomas Priyasmanu, 2) Ida Bagus Suardika, 3) Hanggana Raras Mumpuni 1,2,3) Prodi Teknik Industri,
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Karakteristik Responden Responden dalam penelitian ini adalah konsumen di rumah makan Mie Ayam Oplosan Kedai Shoimah. Responden yang menjadi objek penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Responden Dalam gambaran umum responden penelitian ini dijelaskan mengenai profil umum responden yaitu, pekerjaan responden, usia responden, jenis
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Financing (NPF) dapat dilihat
68 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Variabel Untuk mengintepretasikan hasil statistik deskriptif dari Pembiayaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, penulis menggunakan analisis SPSS. Uji
BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui
BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui hipotesapenelitian sebagai
BAB 4 ANALISA DATA 4.1 Profile Responden
BAB 4 ANALISA DATA 4.1 Profile Responden Pada penelitian ini, peneliti telah menyusun profile responden yang dibagi kedalam beberapa macam, yakni berdasarkan: 1. Nama pusat kebugaran langganan responden
ANGKET PENELITIAN. 1. NAMA :. 2. ALAMAT :.. 3. Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan. 1 Dibawah 20 tahun tahun tahun 5 >50 tahun
LAMPIRAN 1 ANGKET PENELITIAN PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT ( TQM ) DAN BUDAYA KERJA ISLAMI TERHADAP KEPUTUSAN PASIEN MEMILIH PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SUNAN KUDUS I. IDENTITAS
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menjadi sampel dalam penelitian mengenai pengaruh harga, kualitas produk, citra merek
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Objek Penelitian Deskripsi responden disini akan menganalisa identitas para konsumen yang menjadi sampel dalam penelitian mengenai
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN A. Profil Pegawai Pegawai PT Kabelindo Murni, Tbk memilik jumlah karyawan yang banyak, dengan beberapa divisi yang dapat menunjang keberhasilan perusahaan. Data karyawan
BAB 4 ANALISA DATA 4.1 PELAKSANAAN SURVEI
BAB 4 ANALISA DATA 4.1 PELAKSANAAN SURVEI Sebelum melaksanakan survei yang sebenarnya, peneliti terlebih dahulu melakukan uji pertanyaan kuesioner kepada empat responden yang dipilih berdasarkan tingkatan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris apakah masing-masing unsur motivasi yang meliputi: motivasi
BAB IV ANALISIS DATA. yang memotivasi konsumen untuk berolah raga arung jeram serta menguji
BAB IV ANALISIS DATA A. Penjelasan Penelitian Pada bab empat ini akan dilakukan pembahasan mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan. Penelitian ini dirancang sebagai suatu penelitian deskriptif komparatif.
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA IV.1 PENGUMPULAN DATA Pengumpulan data utama pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Kuisioner yang disebarkan terdiri dari 3 bagian, yaitu: 1.
5. HASIL DAN PEMBAHASAN
61 5. HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Analisis Pada sub bab ini akan diuraikan hasil analisis data yang diperoleh dari pendapat responden melalui penyebaran kuesioner dan wawancara yang berkaitan dengan
BAB III METODELOGI PENELITIAN. yaitu penelitian yang menekankan analisisnya pada data-data numerical atau
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yaitu penelitian yang menekankan analisisnya pada data-data
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai data variabel dalam penelitian ini maka digunakanlah tabel statistik deskriptif. Tabel
KUESIONER PENELITIAN ANALISIS FAKTOR MEMENGARUHI KEHAMILAN USIA MUDA DI KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT TAHUN seluruh pertanyaan yang ada.
KUESIONER PENELITIAN ANALISIS FAKTOR MEMENGARUHI KEHAMILAN USIA MUDA DI KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2012 I. Petunjuk Pengisian : a. Mohon dengan hormat bantuan dan kesediaan ibu untuk menjawab
STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN PKM SPARE PARTS
Lampiran 1 STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN PKM SPARE PARTS Komisaris Direktur Internal Auditor Accounting Finance Operational Human Resource R & D Subdistributor Development Administration Purchasing Warehouse
