Temuan Survei Nasional: 1-9 Agustus 2016
|
|
|
- Ari Susman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Temuan Survei Nasional: 1-9 Agustus 2016
2 Latar Belakang Secara definitif (by definition) maupun substantif, demokasi menitikberatkan peran publik dalam proses politik. Pemerintahan yang demokratis adalah pemerintahan yang mengakomodasi partisipasi publik dalam setiap proses pembuatan kebijakan (Lembaga Survei Indonesia, 2010). Namun, proses perumusan kebijakan publik dalam mengagregasi kepentingan warga adalah masalah yang sangat kompleks yang melibatkan berbagai institusi politik, mulai dari partai politik, parlemen, menteri atau kabinet hingga presiden. Para ahli ilmu politik mengenalkan konsep responsiveness di mana warga memberikan aspirasi atas suatu kebijakan dan partai politik atau pemerintah memberikan tanggapan berupa paket kebijakan Hubungan antara masyarakat dan pemerintah disebut representasi (Jacobs and Shapiro, 2000). Dengan demikian, akuntabilitas adalah pada saat warga menilai balik proses implementasi kebijakan itu serta menuntut pertanggungjawaban pemerintah (Przworksi, Stokes, and Manin, 1999). 2
3 Latar Belakang Setiap lembaga tentu berhak dan mungkin memiliki kriteria masingmasing dalam menilai tingkat keberhasilan kinerja pemerintah. Namun pada akhirnya evaluasi publik adalah cara penting untuk mengukur tingkat keberhasilan (atau kegagalan) pemerintah karena publiklah yang akan dikenai dampak sebuah kebijakan (Lembaga Survei Indonesia, 2010). Oleh karena itu, evaluasi publik menjadi krusial karena demokrasi mengandaikan setiap warga punya hak yang sama untuk menilai baik buruknya kinerja pemerintah. Oleh karena itu, akuntabilitas publik menjadi masalah yang krusial di pemerintahan yang demokratis. Lantas, bagaimanakah penilaian warga secara nasional atas kinerja pemerintahan Jokowi jelang dua tahun pasca dilantik sebagai presiden? Bagaimanakah evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah pascareshuffle jilid kedua? Sejauh mana publik yakin perombakan kabinet mampu meningkatkan kinerja pemerintahan? Bagaimana sikap publik terhadap tax amnesty, bergabungnya Golkar dan PAN ke pemerintahan, dipilihnya Tito Karnavian sebagai Kapolri dan lain-lain? 3
4 Latar Belakang Efek demografis juga dipercaya dapat mempengaruhi evaluasi warga atas kinerja pemerintah akan digali. Sikap partisanship warga juga akan dicek sejauhmana signifikansinya dalam menentukan penilaian publik atas kinerja pemerintah. Survei ini menitikberatkan pada aspek akuntabilitas, terutama penilaian publik kinerja pemerintah secara umum. Penilaian warga terhadap performa pemerintah yang bersifat retrospektif secara teoretik punya efek secara elektoral, baik kepada partai-partai koalisi pemerintah maupun partai oposisi. Jika evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah baik, maka partai koalisi akan mendapat insentif elektoral. Jika tidak, justru partaipartai oposisi yang menangguk berkahnya secara elektoral. Dampak elektoral juga akan dinikmati oleh presiden sebagai pucuk pemerintahan. Jika approval rating presiden baik, maka elektabilitasnya sebagai presiden juga ikut terangkat. Demikian juga dengan sebaliknya. Untuk mengukur dampak elektoral, temuan mengenai pilihan warga atas partai politik dan presiden jika pemilu diadakan hari ini akan disajikan. 4
5 Metodologi Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling). Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. Waktu wawancara lapangan 1 9 Agustus
6 Flow chat penarikan sampel Populasi desa/kelurahan tingkat Nasional Dapil 1 Ds 1 Ds n RT1 RT2 RT3. Dapil k Ds 1 Ds m RT5 Desa/kelurahan di tingkat Dapil dipilih secara random dengan jumlah proporsional Di setiap desa/kelurahan dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random KK1 KK2 Di masing-masing RT/Lingkungan dipilih secara random dua KK Laki-laki Perempuan Di KK terpilih dipilih secara random Satu orang yang punya hak pilih laki-laki/perempuan 6
7 PROFIL DEMOGRAFI RESPONDEN KATEGORI SAMPEL POPULASI KATEGORI SAMPEL POPULASI GENDER AGAMA Laki-laki Islam Perempuan Katolik/Protestan DESA-KOTA Lainnya Pedesaan ETNIS Perkotaa Jawa Sunda Madura Bugis Betawi Batak Minang Lainnya
8 PROFIL DEMOGRAFI RESPONDEN KATEGORI SAMPEL POPULASI KATEGORI SAMPEL POPULASI PROVINSI PROVINSI ACEH NTB SUMUT NTT SUMBAR KALBAR RIAU KALTENG JAMBI KALSEL SUMSEL KALTIM BENGKULU KALTARA LAMPUNG SULUT BABEL SULTENG KEPRI SULSEL DKI SULTRA JABAR GORONTALO JATENG SULBAR DIY MALUKU JATIM MALUT BANTEN PAPUA BARAT BALI PAPUA
9
10 Apakah Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi nasional pada umumnya sekarang ini menjadi jauh lebih buruk, lebih buruk, tidak ada perubahan, lebih baik, atau jauh lebih baik ini dibanding tahun lalu? (%) Jauh lebih buruk Lebih Buruk Tidak ada perubahan Lebih Baik 2 Jauh lebih baik 6 Tidak tahu/tidak jawab Yang merasa kondisi ekonomi sekarang lebih baik/jauh lebih baik dibanding tahun lalu sekitar 38%, dua kali lebih banyak dibanding yang merasa lebih buruk/jauh lebih buruk 19%. 10
11 70 60 Lebih baik Sama Lebih buruk T idak tahu Sumber: LSI, SMRC, Indikator 11
12 Sep '03 Okt '04 Des '04 Apr '05 Jun '05 Sept Des '05 Sept Des '06 Apr '07 Jun '07 Sep '07 Des '07 Apr '08 Jun '08 Sep '08 Okt '08 Des '08 Feb '09 Mar'09 Apr'09 Mei'09 Jun'09 Jul'09 Nov'09 Jan'10 Mar'10 Aug'10 Okt'10 Des'10 Mei'11 Jul'11 Des'11 Feb'12 Des'12 Mar'13 Apr'13 Okt'13 Des'13 Jan'14 Mrt'14 Apr'14 Mei'14 Jun'14 Jul'14 Okt'14 Jun'15 Okt'15 Des'15 Jan'16 Mar'16 Apr'16 Jun'16 Jul' persepsi kondisi ekonomi nasional: sekarang lebih buruk dari tahun lalu Inflasi YoY (sumber: BPS) Sumber: LSI, SMRC, Indikator, BPS 12
13 Okt'14 Nov'14 Des'14 Jan'15 Feb'15 Mar'15 Apr'15 Mei'15 Jun'15 Jul'15 Ags'15 Sep'15 Okt'15 Nov'15 Des'15 Jan'16 Feb'16 Mar'16 Apr'16 Mei'16 Jun'16 Jul'16 Inflasi YoY
14 Apakah Ibu/Bapak melihat keadaan ekonomi NASIONAL pada umumnya dalam SETAHUN KE DEPAN menjadi jauh lebih buruk, lebih buruk, tidak ada perubahan, lebih baik, atau jauh lebih baik dibanding keadaan SEKARANG INI? (%) Jauh lebih buruk 5 Lebih Buruk Tidak ada perubahan Lebih Baik 5 Jauh lebih baik Tidak tahu/jawab Yang merasa optimis kondisi ekonomi setahun ke depan lebih baik/jauh lebih baik dibanding sekarang sekitar 56%, jauh lebih banyak dibanding yang merasa akan menjadi lebih buruk/jauh lebih buruk 6%. 14
15 Evaluasi warga terhadap kondisi ekonomi nasional di bulan Agustus 2016 ini positif. Yang menyatakan kondisi ekonomi nasional sekarang lebih baik dibanding tahun lalu lebih banyak dari yang mengatakan lebih buruk. Sentimen atas kondisi ekonomi nasional ini sangat terkait dengan inflasi yang secara reguler dirilis BPS: Inflasi naik, sentimen negatif naik; inflasi turun, sentimen negatif turun. Warga umumnya optimistis dengan ekonomi nasional ke depan. Ini modal psikologis penting. 15
16 Bagaimana Ibu/Bapak melihat keadaan politik nasional sekarang? Sangat baik, baik, sedang, buruk atau sangat buruk? (%) Sangat Baik Baik Sedang Buruk Sangat Buruk Tidak tahu/tidak jawab Warga yang menilai kondisi politik nasional sekarang sedang 36%, yang menilai baik atau sangat baik 32%, sedangkan yang menilai buruk atau sangat buruk 21%. 2 16
17 B aik Sedang B uruk T idak tahu Sumber: LSI, SMRC, Indikator 17
18 Bagaimana Ibu/Bapak melihat keadaan penegakan hukum secara nasional sekarang? Sangat baik, baik, sedang, buruk atau sangat buruk? (%) Sangat Baik Baik Sedang Buruk Sangat Buruk 2 5 Tidak tahu/tidak jawab Yang mengatakan kondisi penegakan hukum sekarang baik atau sangat baik 43%, dua kali lebih banyak dari yang mengatakan buruk atau sangat buruk 21%. Sementara yang menilai sedang 30%. 18
19 B aik Sedang B uruk T idak tahu Sumber: LSI, SMRC, Indikator 19
20 Bagaimana Ibu/Bapak melihat keadaan keamanan nasional sekarang? Sangat baik, baik, sedang, buruk atau sangat buruk? (%) Sangat Baik Baik Sedang Buruk Sangat Buruk 1 2 Tidak tahu/tidak jawab Yang mengatakan kondisi keamanan nasional sekarang baik atau sangat baik 60%, jauh lebih banyak dari yang mengatakan buruk atau sangat buruk 14%. Sementara yang menilai sedang 25%. 20
21 B aik Sedang B uruk T idak tahu Sumber: LSI, SMRC, Indikator. 21
22 Kondisi politik nasional umumnya dinilai sedang-sedang saja, tidak terlalu buruk dan juga tidak sangat baik. Namun demikian, dalam setahun terakhir trennya terlihat terus membaik. Pada Agustus 2016 ini yang menilai kondisi politik nasional dalam keadaan baik 33%, jauh lebih positif dibanding Oktober 2015 lalu yang hanya 19%. Sementara itu kondisi keamanan nasional dan penegakan hukumnya umumnya dinilai baik. 22
23 KERJA PEMERINTAH PRESIDEN JOKOWI MENANGGULANGI BERBAGAI MASALAH
24 Kerja Pemerintah Jokowi Menanggulangi Berbagai Masalah Bagaimana kerja pemerintah Presiden Jokowi untuk menanggulangi masalah-masalah berikut ini sekarang dibanding tahun lalu?... (%) Semakin baik Semakin buruk Tidak ada perubahan TT/TJ Membangun jalan-jalan umum Membuat agar pelayanan kesehatan di puskesmas/rumah sakit terjangkau Membangun sarana transportasi umum Membuat agar sekolah dan perguruan tinggi terjangkau oleh warga Membuat obatan-obatan terjangkau warga pada umumnya Mengurangi/bahkan menghilangkan ancaman Narkoba terhadap warga Menekan/bahkan menghilangkan rasa terancam warga dari teroris Menjamin kesetaraan hak-hak warga negara apapun latar belakangnya Meningkatkan pemerataan kesejahteraan bagi warga Menekan pada tingkat yang rendah korupsi uang Negara Membuat harga-harga kebutuhan pokok agar terjangkau Menyediakan lapangan kerja Mengurangi jumlah orang miksin Mengurangi pengangguran % 25% 50% 75% 100% 24
25 Kerja pemeritah Jokowi yang dinilai paling mengalami kemajuan adalah pembangunan jalan-jalan umum, selanjutnya membuat pelayanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas yang terjangkau oleh warga pada umumnya. Mayoritas warga menilai kerja pemerintah dalam masalah-masalah tersebut semakin baik dibanding tahun lalu. Kerja pemerintah juga dinilai mengalami kemajuan dalam membangun sarana transportasi umum, membuat agar sekolah dan perguruan tinggi terjangkau oleh warga, membuat obatan-obatan terjangkau warga pada umumnya, mengurangi atau bahkan menghilangkan ancaman narkoba terhadap warga, menekan/bahkan menghilangkan rasa terancam warga dari teroris. Yang menilai kerja pemerintah semakin baik lebih banyak dibanding yang menilai tidak ada perubahan atau yang menilai lebih buruk. 25
26 Sementara itu, meskipun yang menilai semakin baik lebih banyak jumlahnya dibanding yang menilai semakin buruk, lebih banyak warga yang menilai bahwa kerja pemerintah Jokowi tidak ada perubahan dalam hal menjamin kesetaraan hak-hak warga negara apapun latar belakangnya, meningkatkan pemerataan kesejahteraan bagi warga, menekan pada tingkat yang rendah korupsi uang negara. Yang paling harus diperhatikan adalah kerja pemerintah Jokowi dalam mengurangi pengangguran, mengurangi jumlah orang miskin, menyediakan lapangan kerja, membuat harga-harga kebutuhan pokok agar terjangkau. Warga yang menilai kerja pemerintah semakin buruk lebih banyak dibanding yang menilai semakin baik. 26
27
28 Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden kita sejak dilantik pada 20 Oktober Secara umum, apakah sejauh ini Ibu/Bapak sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas sama sekali dengan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi)? (%) Sangat puas Cukup Puas Kurang puas Tidak puas sama sekali 3 2 TT/TJ Mayoritas warga (68%) merasa sangat puas atau cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Sementara yang kurang puas atau tidak puas sama sekali jumlahnya sekitar 31%. 28
29 Nov'04 Des'004 Mar'05 Jun'05 Sept' 05 Des' 05 Jan' 06 Mar' 06 Jun'06 Sep'06 Nov' 06 Des'06 Feb' 07 Mar'07 Mei' 07 Jun'07 Sep'07 Des'07 Mar'08 Jun'08 Sep'08 Okt'08 Des'08 Feb'09 Mar'09 Apr'09 Mei'09 Jun'09 Jul'09 Nov'09 Jan'10 Mar'10 Aug'10 Okt'10 Des'10 Mei'11 Jul'11 Des'11 Feb'12 Sep'12 Des'12 Mar'13 Apr'13 Jun'13 Okt'13 Des'13 Apr'14 Jul'14 Okt'14 Jan'15 Jun'15 Okt'15 Des'15 Jan'16 Mar'16 Apr'16 Jun'16 Ags' SBY Jokowi Sumber: LSI, SMRC, Indikator 29
30 Seberapa yakin Ibu/Bapak Joko Widodo (Jokowi) mampu memimpin Indonesia ke depan menjadi lebih baik dari sekarang? (%) Sangat yakin Cukup yakin Kurang yakin Tidak yakin sama sekali Tidak tahu Mayoritas warga (74%) merasa yakin dengan kemampuan Jokowi memimpin bangsa ini menjadi lebih baik. 30
31 Yakin Tidak yakin TT/TJ Okt'14 Jan'15 Jun'15 Okt'15 Des'15 Mar'16 Jun'16 Ags'16 Sumber: SMRC, Indikator 31
32 Okt'14 Jan'15 Jun'15 Okt'15 Des'15 Mar'16 Apr'16 Jun'16 Ags'16 Paralel antara kepuasan atas kinerja Jokowi dan persepsi atas berbagai kondisi Puas dengan kinerja Jokowi Kondisi keamanan baik Penegakan hukum baik Kondisi ekonomi lebih baik Kondisi politik baik 10 Evaluasi atas kinerja Jokowi berhubungan dengan persepsi atas berbagai kondisi. Semakin positif persepsi publik atas kondisi ekonomi, politik, hukum, dan keamanan, semakin tinggi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi. 32
33 Hubungan antara evaluasi atas kinerja Presiden Jokowi & persepsi atas berbagai kondisi Korelasi Pearson Kepuasan atas kinerja Presiden Jokowi Kondisi ekonomi.841(**) Kondisi politik.802(*) Penegakan hukum.755(*) Kondisi keamanan.794(*) Evaluasi terhadap kinerja Presiden Jokowi paling kuat hubungannya dengan persepsi atas kondisi ekonomi (r=0.841). 33
34 Kepuasan atas Kinerja Presiden Jokowi Menurut Demografi BASE SANGAT /CUKUP PUAS KURANG /TIDAK PUAS TIDAK TAHU GENDER Laki- laki Perempuan DESA-KOTA Pedesaan Perkotaan UMUR <= 21 thn thn thn thn > 55 thn Mayoritas warga di semua kelompok gender, desa-kota dan umur merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. 34
35 Kepuasan atas Kinerja Presiden Jokowi menurut Demografi BASE SANGAT /CUKUP PUAS KURANG /TIDAK PUAS TIDAK TAHU PENDIDIKAN <= SD SLTP SLTA Kuliah PENDAPATAN < 1 Juta Juta - < => 2 Juta Mayoritas warga di semua kelompok pendidikan dan pendapatan merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. 35
36 Kepuasan atas Kinerja Presiden Jokowi menurut Demografi BASE PEKERJAAN SANGAT /CUKUP PUAS KURANG /TIDAK PUAS TIDAK TAHU Petani/peternak/nelayan/ buruh kasar/pembantu/kerja tdk tetap/ PKL/supir/ ojek/satpam/hansip Pengusaha/pegawai (PNS/swasta/desa)/guru/dosen/p rofesional Ibu rumah tangga Sekolah/Kuliah Pensiun Lainnya Mayoritas warga di semua kelompok pekerjaan merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. 36
37 Kepuasan atas Kinerja Presiden Jokowi menurut Demografi BASE SANGAT /CUKUP PUAS KURANG /TIDAK PUAS TIDAK TAHU ETNIS Jawa Sunda Madura Bugis Betawi Batak Minang Lainnya AGAMA Islam Katolik + Protestan Lainnya Mayoritas warga di hampir semua kelompok etnis dan agama merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi, kecuali pada etnis Minang. 37
38 Kepuasan atas Kinerja Presiden Jokowi menurut Wilayah BASE SANGAT /CUKUP PUAS KURANG /TIDAK PUAS TIDAK TAHU WILAYAH Sumatera DKI+Banten Jabar Jateng+DIY Jatim Tengah (Bali Nusa Kalimantan) Timur (Sulawesi Maluku Papua) Mayoritas warga di semua kategori wilayah merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. 38
39 Kepuasan atas Kinerja Presiden Jokowi menurut Pilihan Presiden pada 2014 dan Pilihan Partai pada Pileg 2014 BASE SANGAT /CUKUP PUAS KURANG /TIDAK PUAS TIDAK TAHU PILIHAN PADA PILPRES 2014 Prabowo-Hatta Jokowi-JK PILIHAN PARTAI PADA PILEG 2014 NASDEM PKB PKS PDIP GOLKAR GERINDRA DEMOKRAT PAN PPP HANURA Pemilih Jokowi-JK di pilpres 2014 mayoirtas puas dengan kinerja Presiden Jokowi, sebaliknya pemilih Prabowo-Hatta mayoritas tidak puas. Dan pemilih partai di pemilu 2014 umumnya puas dengan kinerja Jokowi, kecuali pada pemilih Gerindra dan PKS. 39
40 Di bulan Agustus 2016 ini, mayoritas warga, 68% sangat atau cukup puas dengan kinerja presiden Jokowi. Tingkat kepuasan warga terhadap Jokowi ini tertinggi setelah Jokowi menjabat sebagai presiden. Di samping itu tingkat kepercayaan pada presiden Jokowi mampu memimpin bangsa ini juga tinggi (74%). Ini modal psiko-politik penting untuk dukungan pada kepemimpinan nasional terlepas dari banyak masalah yang dihadapi bangsa ini. 40
41 Evaluasi atas kinerja Presiden berhubungan erat dengan persepsi atas berbagai kondisi, terutama kondisi ekonomi. Mayoritas warga di hampir semua kelompok demografi merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi, kecuali pada etnis Minang. Pilpres 2014 masih berbekas. Pemilih Jokowi-JK di pilpres 2014 mayoritas puas dengan kinerja Presiden Jokowi, sebaliknya pemilih Prabowo-Hatta mayoritas tidak puas. Pemilih partai di pemilu 2014 umumnya puas dengan kinerja Jokowi, kecuali pemilih Gerindra dan PKS. 41
42
43 Trust terhadap Institusi Demokrasi Kami akan menyebutkan beberapa nama lembaga. Tolong sebutkan tingkat kepercayaan Ibu/Bapak terhadap lembaga-lembaga tersebut. Apakah Ibu/Bapak sangat percaya, cukup percaya, sedikit percaya, atau tidak percaya sama sekali? (%) Sangat/cukup percaya Sedikit/tidak percaya sama sekali Tidak tahu Presiden Tentara Nasional Indonesia (TNI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Polisi Republik Indonesia (Polri) Pegawai negeri Pengadilan Kejaksaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Partai Politik % 25% 50% 75% 100% Di antara 10 lembaga demokrasi, yang paling dipercaya adalah Presiden, 89%, selanjutnya TNI 88%, KPK 82%. Lembaga yang paling rendah tingkat kepercayaannya adalah partai politik 46%, selanjutnya DPR 53%. 43
44 Tren Tingkat Kepercayaan Terhadap Institusi Demokrasi Kami akan menyebutkan beberapa nama lembaga. Tolong sebutkan tingkat kepercayaan Ibu/Bapak terhadap lembaga-lembaga tersebut. Apakah Ibu/Bapak sangat percaya, cukup percaya, sedikit percaya, atau tidak percaya sama sekali? (%) Presiden TNI 75 KPK Jan'15 Jan'16 Ags'16 44
45 Tren Tingkat Kepercayaan Terhadap Institusi Demokrasi (lanjutan) Kami akan menyebutkan beberapa nama lembaga. Tolong sebutkan tingkat kepercayaan Ibu/Bapak terhadap lembaga-lembaga tersebut. Apakah Ibu/Bapak sangat percaya, cukup percaya, sedikit percaya, atau tidak percaya sama sekali? (%) DPR Partai Politik Jan'15 Jan'16 Ags'16 45
46 Di antara 10 lembaga demokrasi, yang paling dipercaya adalah Presiden, 89%, selanjutnya TNI 88%, KPK 82%. Sementara lembaga yang paling rendah tingkat kepercayaannya adalah partai politik 46%, selanjutnya DPR 53%. 46
47
48 Secara umum, apakah sejauh ini Ibu/Bapak sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas sama sekali dengan KERJA PARA MENTERI dalam membantu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla menyelesaikan berbagai masalah? (%) Sangat puas Cukup Puas Kurang puas Tidak puas sama sekali TT/TJ Yang merasa puas dengan kinerja para menteri dalam membantu Jokowi-JK sekitar 62%, sedangkan yang tidak puas sekitar 27%. 48
49 Penilaian pada kinerja kabinet sebagian besar (62%) merasa puas, sisanya kurang/tidak puas (27%) atau tidak punya pendapat (11%). 49
50 Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 27 Juli 2016, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan dalam kabinet kerjanya, yaitu mengganti atau menggeser sejumlah menteri dengan orang baru atau menteri lama ke posisi menteri yang baru, atau lebih dikenal dengan istilah Reshuffle Kabinet. Apakah Ibu/Bapak tahu tentang berita tersebut? Jika tahu, seberapa yakin Ibu/Bapak perombakan kabinet kerja yang dilakukan mampu membuat kinerja pemerintahan ke depan menjadi lebih baik dari sekarang? Tidak tahu, 47 Ya, tahu, 53 TAHU? Sangat yakin Cukup yakin 17 Kurang yakin 1 Tidak yakin sama sekali Warga yang tahu ada reshuffle kabinet sekitar 53%. Di antara yang tahu, mayoritas (74%) merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah Jokowi menjadi lebih baik. 9 TT/TJ 50
51 Awareness & keyakinan atas reshuffle kabinet menurut Demografi BASE TAHU ADA RESHUFFLE KABINET JOKOWI? TAHU TIDAK...LANJUTAN: KALAU TAHU, APAKAH YAKIN RESHUFFLE AKAN MEMBUAT KINERJA PEMERINTAH JOKOWI MENJADI LEBIH BAIK? SANGAT /CUKUP YAKIN KURANG /TIDAK YAKIN TT/TJ GENDER Laki-laki Perempuan DESA-KOTA Pedesaan Perkotaan UMUR <= 21 thn thn thn thn > 55 thn Reshuffle kabinet lebih banyak diketahui oleh kelompok laki-laki dan yang tinggal di perkotaan. Di semua lapisan demografi, warga yang tahu ada reshuffle mayoritas merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah lebih baik. 51
52 Awareness dan Keyakinan atas Reshuffle Kabinet menurut Demografi BASE TAHU ADA RESHUFFLE KABINET JOKOWI? TAHU TIDAK...LANJUTAN: KALAU TAHU, APAKAH YAKIN RESHUFFLE AKAN MEMBUAT KINERJA PEMERINTAH JOKOWI MENJADI LEBIH BAIK? SANGAT /CUKUP YAKIN KURANG /TIDAK YAKIN TT/TJ PENDIDIKAN <= SD SLTP SLTA Kuliah PENDAPATAN < 1 Juta Juta - < 2 Juta => 2 Juta Reshuffle kabinet lebih banyak diketahui oleh kelompok warga yang berpendidikan dan berpendapatan lebih tinggi. Di semua kelompok pendidikan dan pendapatan, warga yang tahu ada reshuffle mayoritas merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah lebih baik. 52
53 Awareness dan Keyakinan atas Reshuffle Kabinet menurut Demografi BASE TAHU ADA RESHUFFLE KABINET JOKOWI? TAHU TIDAK...LANJUTAN: KALAU TAHU, APAKAH YAKIN RESHUFFLE AKAN MEMBUAT KINERJA PEMERINTAH JOKOWI MENJADI LEBIH BAIK? SANGAT /CUKUP YAKIN KURANG /TIDAK YAKIN TT/TJ WILAYAH Sumatera DKI+Banten Jabar Jateng+DIY Jatim Tengah (Bali Nusa Kalimantan) Timur (Sulawesi Maluku Papua) Reshuffle kabinet paling banyak diketahui oleh warga di DKI+Banten. Di semua kelompok wilayah, warga yang tahu ada reshuffle mayoritas merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah lebih baik. 53
54 Berikut ini adalah nama-nama menteri yang baru dilantik oleh Presiden Jokowi hasil perombakan Kabinet Kerja Jilid 2. Seberapa percaya Ibu/Bapak terhadap setiap nama-nama menteri tersebut akan meningkatkan kinerja pemerintahan ke depannya? (%) Sangat/Cukup Percaya Kurang/Tidak percaya Tidak tahu Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Wiranto (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan (Menko Kemaritiman) Muhadjir Effendi (Mendikbud) Sofyan Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN) Bambang Brodjonegoro (Menteri PPN, Kepala Bappenas) Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian) Archandra Tahar (Menteri ESDM) Thomas Lembong (Kepala BKPM) Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan) Asman Abnur (MENPAN-RB) Enggartiasto Lukita (Menteri Perdagangan) Eko Putro Sanjoyo (Menteri Desa, Pemb. Daerah Tertinggal & dan Transmigrasi) % 25% 50% 75% 100% Di antara menteri-menteri baru hasil reshuffle kabinet Jokowi, yang mendapat kepercayaan paling tinggi dari masyarakat adalah Sri Mulyani (Menteri Keuangan). 54
55 Warga yang tahu baru-baru ini ada reshuffle kabinet sekitar 53%. Di antara yang tahu, mayoritas (74%) merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah Jokowi menjadi lebih baik. Reshuffle kabinet lebih banyak diketahui oleh kelompok lakilaki, tinggal di perkotaan, berpendidikan dan berpendapatan tinggi, dan di wilayah DKI+Banten. Di semua lapisan demografi, warga yang tahu ada reshuffle mayoritas merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah lebih baik. Di antara menteri-menteri baru hasil reshuffle kabinet Jokowi, yang mendapat kepercayaan paling tinggi dari masyarakat adalah Sri Mulyani (Menteri Keuangan). 55
56 Reshuffle kabinet lebih banyak diketahui oleh kelompok laki-laki, tinggal di perkotaan, berpendidikan dan berpendapatan tinggi, dan di wilayah DKI+Banten. Di semua lapisan demografi, warga yang tahu ada reshuffle mayoritas merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah lebih baik. Di antara menteri-menteri baru hasil reshuffle kabinet Jokowi, yang mendapat kepercayaan paling tinggi dari masyarakat adalah Sri Mulyani (Menteri Keuangan). 56
57 Isu-Isu Aktual: Kartu Indonesia Sehat & Pintar Tax Amnesty Tito Karnavian sebagai Kapolri Dukungan Partai-Partai di Pemerintahan Jokowi
58 Kartu Indonesia Sehat & Kartu Indonesia Pintar
59 Apakah Ibu/Bapak tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah?... (%) JAN' AGS' Ya Tidak Mayoritas warga (80%) tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Sehat. Dalam satu setengah tahun terakhir jumlah warga yang tahu KIS mengalami kenaikan (dari 72% menjadi 80%). 59
60 Jika Ya, apakah program Kartu Indonesia Sehat (KIS) sangat berarti, cukup berarti, kurang berarti atau tidak berarti sama sekali dalam membantu meringankan beban rakyat yang memerlukan?... (%) (Base: responden yang tahu atau pernah dengar KIS) JAN'15 AGS' Sangat berarti Cukup berarti Kurang berarti Tidak berarti sama sekali TT/TJ Di antara yang tahu, hampir semuanya (91%) menilai bahwa Kartu Indonesia Sehat sangat atau cukup berarti meringankan beban rakyat. Dibanding Januari 2015, yang mengatakan sangat atau cukup berarti pada Agustus 2016 ini mengalami kenaikan (dari 83% menjadi 91%) 60
61 Apakah keluarga Ibu/Bapak ini menerima layanan kesehatan dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tersebut (%) (Base: semua responden) JAN'15 AGS' Ya Tidak Warga yang mengatakan keluarganya merima layanan kesehatan dengan Kartu Indonesia Sehat pada Agustus 2016 ini sekitar 29%, naik dibanding Januari 2015 lalu yang hanya 9%. 61
62 Apakah Ibu/Bapak tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah?... (%) JAN'15 AGS' Ya Tidak Mayoritas warga (71%) tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Pintar. Dalam satu setengah tahun terakhir jumlah warga yang tahu KIP mengalami kenaikan (dari 66% menjadi 71%). 62
63 Jika Ya, apakah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) sangat berarti, cukup berarti, kurang berarti atau tidak berarti sama sekali dalam membantu meringankan beban rakyat yang memerlukan?... (%) (Base: responden yang tahu atau pernah dengar KIP) JAN'15 AGS' Sangat berarti Cukup berarti Kurang berarti Tidak berarti sama sekali TT/TJ Di antara yang tahu, hampir semuanya (93%) menilai bahwa Kartu Indonesia Pintar sangat atau cukup berarti meringankan beban rakyat. Dibanding Januari 2015, yang mengatakan sangat atau cukup berarti pada Agustus 2016 ini mengalami kenaikan (dari 83% menjadi 93%) 63
64 Apakah keluarga Ibu/Bapak ini menerima layanan dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) tersebut? (%) (Base: semua responden) JAN'15 AGS' Ya 14 Tidak Keluarga yang merima layanan dari Kartu Indonesia Pintar pada Agustus 2016 ini sekitar 14%, naik dibanding Januari 2015 lalu yang hanya sekitar 5%.. 64
65 KARTU INDONESIA SEHAT: Mayoritas warga (80%) tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Sehat. Dalam satu setengah tahun terakhir jumlah warga yang tahu KIS mengalami kenaikan (dari 72% menjadi 80%). Di antara yang tahu, hampir semuanya (91%) menilai bahwa Kartu Indonesia Sehat sangat atau cukup berarti meringankan beban rakyat. Dibanding Januari 2015, yang mengatakan sangat atau cukup berarti pada Agustus 2016 ini mengalami kenaikan (dari 83% menjadi 91%) Warga yang mengatakan keluarganya merima layanan kesehatan dengan Kartu Indonesia Sehat pada Agustus 2016 ini sekitar 29%, naik dibanding Januari 2015 lalu yang hanya 9%. 65
66 KARTU INDONESIA PINTAR: Mayoritas warga (71%) tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Pintar. Dalam satu setengah tahun terakhir jumlah warga yang tahu KIS mengalami kenaikan (dari 66% menjadi 71%). Di antara yang tahu, hampir semuanya (93%) menilai bahwa Kartu Indonesia Pintar sangat atau cukup berarti meringankan beban rakyat. Dibanding Januari 2015, yang mengatakan sangat atau cukup berarti pada Agustus 2016 ini mengalami kenaikan (dari 83% menjadi 93%) Keluarga yang merima layanan dari Kartu Indonesia Pintar pada Agustus 2016 ini sekitar 14%, naik dibanding Januari 2015 lalu yang hanya sekitar 5%. 66
67
68 Tahu atau Pernah Dengar Berita tentang Tax Amnesty? Apakah Ibu/Bapak tahu atau pernah dengar berita tentang kebijakan Tax Amnesty?... (%) Ya Tidak Hanya 16% warga yang tahu atau pernah dengar kebijakan Tax Amnesty. 68
69 Lanjutan...: Bila tahu, setuju dengan Tax Amnesty? Bila YA, ada warga yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan rencana pengampunan pajak ini. Bagaimana dengan pendapat Ibu/Bapak sendiri? Apakah Ibu/Bapak setuju atau tidak setuju dengan kebijakan pemerintah melakukan pengampunan pajak (tax amnesty)?... (%) Setuju Tidak setuju Tidak tahu/tidak jawab Di antara yang tahu, mayoritas setuju (69%) dengan kebijakan Tax Amnesty. 69
70 Apakah sejauh ini Ibu/Bapak bayar pajak? Apakah sejauh ini Ibu/Bapak bayar pajak atau tidak?... (%) (Base: semua responden) Ya Tidak Tidak tahu/tidak jawab 3 Mayoritas warga (87%) mengaku sejauh ini bayar pajak. 70
71 ... Lanjutan: Jika Ya, semua pendapatan dan kekayaan dibayar pajaknya atau tidak? Jika Ya, apakah semua pendapatan dan kekayaan Ibu/Bapak yang harus dipajaki dibayar pajaknya, atau tidak semuanya? (Base: responden yang menjawab bayar pajak) Semua pendapatan dan kekayaan yang harus dipajaki dibayar semua pajaknya 58 Bayar pajak, tapi tidak semuanya (hanya bayar pajak sebagian dari yang seharusnya) 38 Tidak tahu/tidak jawab Di antara warga yang bayar pajak, mayoritas (58%) menyatakan membayar semua pajak atas pendapatan dan kekayaannya. Namun demikian, cukup banyak (38%) yang hanya bayar pajak sebagian dari yang seharusnya. 71
72 Lanjutan...: Bila Tidak, mengapa tidak bayar pajak? Jika Tidak, boleh tahu mengapa Ibu/Bapak tidak bayar pajak?... (%) (Base: responden yang menjawab tidak membayar pajak) Tidak punya yang kena wajib pajak Tidak tahu kena wajib pajak atau tidak 13 Tidak mengerti cara bayar pajak 2 Tidak mau bayar pajak 4 Tidak jawab Di antara yang tidak bayar pajak, alasan utama tidak bayar pajak adalah karena tidak termasuk wajib pajak (56%), selanjutnya tidak tahu kena wajib pajak atau tidak (25%), tidak mengerti cara bayar pajak (13%), dan tidak mau bayar pajak (2%). 72
73 Hanya 16% warga yang tahu atau pernah dengar kebijakan Tax Amnesty. Di antara yang tahu, mayoritas setuju (69%) dengan kebijakan Tax Amnesty. Mayoritas warga, sekitar 87%, mengaku sejauh ini bayar pajak. Yang tidak membayar pajak sekitar 10%, dan sisanya 3% menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. Di antara warga yang bayar pajak, mayoritas (58%) menyatakan membayar semua pajak atas pendapatan dan kekayaannya. Namun demikian, cukup banyak (38%) yang hanya bayar pajak sebagian dari yang seharusnya. Alasan utama tidak bayar pajak adalah karena tidak termasuk wajib pajak (56%), selanjutnya tidak tahu kena wajib pajak atau tidak (25%), tidak mengerti cara bayar pajak (13%), dan tidak mau bayar pajak (2%). 73
74
75 Mengikuti berita bahwa Presiden Jokowi telah memilih dan melantik Tito Karnavian sebagai Kapolri? Apakah Ibu/Bapak mengikuti berita bahwa Presiden Jokowi telah memilih dan melantik Tito Karnavian, sebagai Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri)?... (%) Ya Tidak Sekitar 42% warga mengikuti berita bahwa Presiden Jokowi telah memilih dan melantik Tito Karnavian sebagai Kapolri. 75
76 Lanjutan...: Bila YA, apakah Presiden Jokowi telah membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan tersebut? Bila YA, apakah Presiden Jokowi telah membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan tersebut?... (%) Ya Tidak Tidak tahu/tidak jawab 1 Di antara yang mengikuti berita pemilihan Tito Karnavian sebagai Kapolri, mayoritas warga (91%) menilai bahwa Presiden Jokowi telah membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan tersebut. 76
77 Lanjutan...: Bila YA, mengapa? Bila YA, mengapa? Jawaban bisa lebih dari satu... (%) (Base: responden yang menjawab bahwa keputusan Jokowi memilih Tito Karnavian adalah keputusan yang tepat) Tito Karnavian sudah melewati sejumlah jabatan-jabatan penting di kepolisian dan dinilai sukses seperti Kepala Densus 88 Anti-teror, Kapolda Papua, Kapolda Metro Jaya, dan Tito Karnavian adalah polisi terbaik di jajaran petinggi kepolisian sekarang ini Punya komitmen untuk melakukan perubahan penting di tubuh Polri Orangnya bersih dari korupsi Orangnya Pintar Bisa bekerja sama dengan penegak hukm lain terutama KPK dan kejaksaan Secara khusus berlatar belakang pendidikan ahli anti terror 6 Orangnya rendah hati dan mudah bergaul 4 TT/TJ Jokowi dianggap telah membuat keputusan tepat dalam pemilihan Tito Karnavian terutama karena Tito Karnavian dinilai sudah melewati sejumlah jabatan-jabatan penting di kepolisian & dinilai sukses (37%), selanjutnya karena Tito dinilai sebagai polisi terbaik di jajaran petinggi kepolisian sekarang ini (31%). 77
78 Lanjutan...: Bila TIDAK, mengapa? Bila TIDAK, mengapa? Jawaban bisa lebih dari satu... (%) (Base: responden yang menjawab bahwa keputusan Jokowi memilih Tito Karnavian bukan keputusan yang tepat) Masih terlalu muda hingga ia melangkahi sejumlah seniornya di kepolisian 20 Selama memimpin Denus 88 anti terror banyak melanggar hak azasi manusia 2 Akan sulit mewujudkan visi dan misinya karena kurang mendapat dukungan di tubuh Polri sendiri 2 TT/TJ Sementara itu, bagi mereka yang menilai bahwakeputusan Jokowi dalam pemilihan Tito Karnavian tidak tepat, alasanya adalah karena Tito masih terlalu muda sehingga melangkahi sejumlah seniornya di kepolisian (20%). 78
79 Sekitar 42% warga mengikuti berita bahwa Presiden Jokowi telah memilih dan melantik Tito Karnavian sebagai Kapolri. Di antara yang mengikuti berita pemilihan Tito Karnavian sebagai Kaporli, hampir semua warga (91%) menilai bahwa Presiden Jokowi telah membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan tersebut. Yang menilai tidak tepat hanya 8%. Jokowi dianggap telah membuat keputusan tepat dalam pemilihan Tito Karnavian terutama karena Tito Karnavian dinilai sudah melewati sejumlah jabatan-jabatan penting di kepolisian & dinilai sukses, selanjutnya karena Tito dinilai sebagai polisi terbaik di jajaran petinggi kepolisian sekarang ini. Sementara itu, bagi mereka yang menilai bahwa keputusan Jokowi dalam pemilihan Tito Karnavian tidak tepat, alasan utamanya adalah karena Tito masih terlalu muda sehingga melangkahi sejumlah seniornya di kepolisian. 79
80
81 Sekarang sebagian besar partai-partai politik sudah mendukung pemerintah Presiden Jokowi sehingga pemerintah mendapat dukungan lebih banyak dan lebih kuat dari partai politik. Menurut Ibu/Bapak, apakah perubahan ini positif (baik) atau negatif (tidak baik) buat negeri kita secara umum? (%) Positif/baik Negatif/tidak baik TT/TJ Umumnya warga (81.5%) berpendapat bahwa dukungan lebih banyak dan lebih kuat dari partai politik yang diperoleh pemerintah Jokowi saat ini sebagai hal yang positif (baik). 81
82 Kalau POSITIF/BAIK, mengapa? (%) Presiden akan lebih mudah menjalankan pemerintahan karena mendapatkan kekuatan mayoritas di DPR 55 Agenda-agenda pemerintah untuk kesejahteraan rakyat tidak akan mendapat hambatan di DPR 20 Presiden sebagaimana diamanatkan konstitusi bisa mengambil keputusan secara lebih mandiri, tanpa campur tangan partai 12 TT/TJ Alasan utama yang mengatakan bahwa dukungan lebih banyak dari partai politik sebagai hal yang positif (baik) adalah Presiden akan lebih mudah menjalankan pemerintahan karena mendapatkan kekuatan mayoritas di DPR. 82
83 Kalau NEGATIF/TIDAK BAIK, mengapa? (%) Tidak ada kekuatan yang berarti untk mengontrol pelaksanaan pemerintah 57 Presiden terkesan mengendalikan partai-partai itu sehingga mereka kurang mandiri 35 TT/TJ Alasan utama yang mengatakan bahwa dukungan lebih banyak dari partai politik sebagai hal yang mengatif (tidak baik) adalah Tidak ada kekuatan yang berarti untuk mengontrol pelaksanaan pemerintah. 83
84 Seberapa setuju Ibu/Bapak dengan bergabungnya Partai Golkar ke dalam koalisi partai pendukung pemerintahan Jokowi? (%) Sangat setuju Setuju Kurang setuju Sangat tidak setuju 27.5 TT/TJ Mayoritas warga (51.4%) setuju atau sangat setuju dengan bergabungnya Partai Golkar di pemerintahan Jokowi. 84
85 100 Belum lama ini, Partai Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Umumnya yang baru, Setya Novanto, memutuskan untuk bergabung ke dalam koalisi partai pendukung pemerintahan Jokowi. Seberapa yakin Ibu/Bapak Partai Golkar akan terus mendukung pemerintahan Jokowi termasuk ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang tidak populer (misalnya seperti kebijakan menaikkan harga BBM)? (%) Sangat yakin Cukup yakin Kurang yakin Tidak yakin sama sekali TT/TJ Warga yang sangat/cukup yakin bahwa Partai Golkar akan terus mendukung Pemerintahan Jokowi jumlahnya hanya sekitar 33.9%, hampir sama dengan yang kurang/tidak yakin 28.1%. Sementara itu 38% sisanya menjawab tidak tahu. 85
86 Beberapa hari yang lalu, melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Partai Golkar mengumumkan dukungannya kepada Joko Widodo sebagai calon Presiden dalam Pemilu tahun 2019 mendatang. Seberapa percaya Ibu/Bapak Partai Golkar akan tetap mendukung Jokowi sebagai calon Presiden hingga pelaksanaan Pemilu tahun 2019 mendatang? (%) Sangat percaya Cukup percaya Kurang percaya 4.6 Tidak percaya sama sekali TT/TJ Warga yang sangat/cukup percaya bahwa Partai Golkar akan mengusung Jokowi sebagai calon presiden 2019 nanti jumlahnya hanya sekitar 32.4%, hampir sama dengan yang kurang/tidak percaya 29.9%. Sementara itu 37.7% sisanya menjawab tidak tahu. 86
87 KOALISI BESAR PEMERINTAHAN JOKOWI Umumnya warga (81.5%) berpendapat bahwa dukungan lebih banyak dan lebih kuat dari partai politik yang diperoleh pemerintah Jokowi saat ini sebagai hal yang positif (baik). Yang berpendapat negatif hanya 15.1%. Alasan utama yang mengatakan bahwa dukungan lebih banyak dari partai politik sebagai hal yang positif (baik) adalah Presiden akan lebih mudah menjalankan pemerintahan karena mendapatkan kekuatan mayoritas di DPR. Sementara bagi yang berpendapat bahwa dukungan lebih banyak dari partai politik sebagai hal yang mengatif (tidak baik) alasan utamanya adalah tidak ada kekuatan yang berarti untuk mengontrol pelaksanaan pemerintah. 87
88 DUKUNGAN GOLKAR KEPADA PEMERINTAH: Mayoritas warga (51.4%) setuju atau sangat setuju dengan bergabungnya Partai Golkar di pemerintahan Jokowi. Namun warga yang sangat/cukup yakin bahwa Partai Golkar akan terus mendukung Pemerintahan Jokowi jumlahnya hanya sekitar 33.9%, hampir sama dengan yang kurang/tidak yakin 28.1%. Sementara itu 38% sisanya menjawab tidak tahu. Sementara itu, hanya 32.4% warga yang sangat/cukup percaya bahwa Partai Golkar akan mengusung Jokowi sebagai calon presiden 2019 nanti, hampir sama dengan yang kurang/tidak percaya 29.9%. Sementara 37.7% sisanya menjawab tidak tahu. 88
89
90 TT/TJ PBB HANURA PERINDO NASDEM PAN PKS PPP DEMOKRAT PKB GERINDRA GOLKAR PDIP Jika pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih? (%) Dalam jawaban spontan, bila pemilu diadakan sekarang PDIP mendapat suara terbanyak, 21.6%, selanjutnya Golkar 12.5%, Gerindra 5.7%, PKB 5.4%, Demokrat 4.8%, PPP 4.3%. Partai-partai lain di bawah 3%, dan yang tidak tahu 37.8%. 90
91 TT/TJ Lainnya Hanura PAN Nasdem Perindo PKS PPP Demokrat PKB Gerindra Golkar PDIP 30 Jika pemilihan anggota DPR diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih dari daftar partai berikut ini? (%) Apr'2014 (KPU) Ags' Dalam format pertanyaan semi terbuka (responden diberikan daftar partai untuk dipilih, dan boleh memilih partai lainnya yang tidak ada di dalam daftar), PDIP mendapat suara terbanyak, 26.6%, selanjutnya Golkar 16.1%, Gerindra 8.2%, PKB 7.1%, Demokrat 6.3%, PPP 6.1%, PKS 3.2%. Partaipartai lain di bawah 3%, dan yang tidak tahu 18%. 91
92 Ada orang yang merasa dekat dengan partai politik tertentu dalam jangka waktu yang lama, walaupun mungkin suatu saat akan memilih partai yang berbeda. Bagaimana dengan Ibu/Bapak, apakah ada partai politik yang Ibu/Bapak merasa lebih dekat dengannya? Jika ya, dengan partai apa Ibu/Bapak merasa lebih dekat? Jika ya, Seberapa dekatkah Ibu/Bapak dengan partai tersebut? (%) Tidak mau jawab/r ahasia, 2.7 Tidak, Sangat dekat Ya, Cukup dekat YA? 27.3 Sedikit dekat YA? 4.3 TT/TJ PDIP Golkar PKB Gerindra PPP PKS Demokrat NasDem PAN PBB PSI Perindo PKPI Hanura Lainnya Tidak tahu/tidak jawab
93 Mei'11 Jun'11 Jul'11 Des'11 Feb'12 Mei'12 Jun'12 Okt'12 Des'12 Mar'13 Okt'13 Des'13 Jan'14 Feb-Mrt'14 Mrt'14 Apr'14 Mei'14 Jun'14 Jan'15 Apr'16 Jun'16 Ags'16 Tren Party ID
94 Bila pemilu diadakan sekarang, dalam format pertanyaan semi terbuka PDIP mendapat suara terbanyak, 26.6%, selanjutnya Golkar 16.1%, Gerindra 8.2%, PKB 7.1%, Demokrat 6.3%, PPP 6.1%, PKS 3.2%. Partai-partai lain di bawah 3%, dan yang tidak tahu 18%. Peta kekuatan partai politik masih bisa berubah. Ini karena loyalitas pemilih kepada Partai yang sangat rendah (Party ID hanya sekitar 11%). Selain itu, masa Pemilu masih cukup jauh. 94
95
96 Pemilihan Presiden 2019 masih sekitar 3 tahun lagi. Tapi bila pemilihan Presiden diadakan sekarang ini, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih?... % Joko Widodo (Jokowi) Prabowo Subianto Susilo Bambang Yudhoyono Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Hary Tanoesudibjo Megawati Soekarnoputri Tri Rismaharini Ridwan Kamil Aburizal Bakrie Surya Paloh M. Jusuf Kalla Ganjar Pranowo Wiranto BJ. Habibie Anis Baswedan Sri Mulyani Indrawati Saparuddin Pramono Edhie Wibowo Pramono Anung Mahfud MD M. Yusril Ihza Mahendra Ichsanuddin Nursy Hutomo Mandala Putra Hidayat Nurwahid Chairul Tanjung Amien Rais Aa Gym TT/TJ/rahasia Dalam jawaban spontan, bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi mendapat dukungan terbanyak, 35.6%, selanjutnya Prabowo 10.1%
97 Pemilihan Presiden 2019 masih sekitar 4 tahun lagi. Tapi bila pemilihan Presiden diadakan sekarang ini, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih? (%) Joko Widodo (Jokowi) Prabowo Subianto Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Okt'15 Des'15 Mar'16 Jun'16 Aug'16 Sumber: SMRC, Indikator Dukungan kepada Jokowi sebagai presiden terus naik, sedangkan Prabowo cenderung turun. 97
98 Siapa yang akan Ibu/Bapak pilih jadi presiden sekarang ini jika nama-nama berikut maju sebagai calon presiden? (INTERVIEWER: kocok kartu drop card (37 kartu). Tunjukan satu-satu secara acak hingga semua kartu terbaca sekaligus oleh responden. Bila responden tak bisa baca, bantu bacakan) Joko Widodo (Jokowi) Prabowo Subianto Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Hary Tanoesudibjo Megawati Soekarnoputri Ridwan Kamil Rhoma Irama Tri Rismaharini M. Jusuf Kalla Aburizal Bakrie Wiranto Ganjar Pranowo Surya Paloh M. Yusril Ihza Mahendra Sri Mulyani Indrawati Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) Chairul Tanjung Hidayat Nurwahid Agus Harimurti Yudhoyono Zulkifli Hasan Soekarwo Pramono Edhie Wibowo Ahmad Heryawan Sutiyoso Pramono Anung Muhaimin Iskandar M. Sohibul Iman Kristiani Herrawati Yudhoyono (Bu Ani) Agung Laksono Tjahjo Kumolo Suryadharma Ali Puan Maharani Moeldoko M. Romahurmuziy Grace Natalie Gita Wirjawan Lainnya Tidak tahu/tidak jawab Dalam pertanyaan semi terbuka, bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi mendapat dukungan terbanyak, 46.7%, selanjutnya Prabowo 15.5%
99 Siapa yang akan Ibu/Bapak pilih jadi presiden sekarang ini jika nama-nama berikut maju sebagai calon presiden? (%) Joko Widodo (Jokowi) Prabowo Subianto Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Okt'15 Des'15 Mar'16 Jun'16 Ags'16 Sumber: SMRC, Indikator Dukungan kepada Jokowi sebagai presiden terus naik, sedangkan Prabowo cenderung turun. 99
100 Bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi mendapat dukungan terbanyak. Selanjutnya Prabowo Subianto. Dalam jawaban spontan, dukungan untuk Jokowi pada Agustus 2016 ini sebesar 35.6%, Prabowo 10.1%, dan nama-nama lain di bawah 3%. Dalam bentuk pertanyaan semi terbuka, dukungan kepada Jokowi sebesar 46.7%, disusul Prabowo 15.5%, SBY 3.1%, dan nama-nama lain di bawah 3%. Dukungan kepada Jokowi sebagai presiden terlihat terus membesar, sedangkan Prabowo cenderung turun. 100
101
102 Dukungan kepada Calon Presiden (Semi Terbuka) menurut Demografi BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu Laki-laki 50.0 GENDER Perempuan DESA-KOTA Pedesaan Perkotaan UMUR <= 21 thn thn thn thn > 55 thn Jokowi unggul atas Prabowo di setiap kelompok gender, desa-kota, dan umur. 102
103 Dukungan kepada Calon Presiden (Semi Terbuka) menurut Demografi BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu <= SD 38.8 PENDIDIKAN SLTP SLTA PT PENDAPATAN < 1 Juta Juta - < 2 Juta => 2 Juta Jokowi unggul atas Prabowo di setiap kelompok pendidikan dan pendapatan. 103
104 Dukungan kepada Calon Presiden (Semi Terbuka) menurut Demografi BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu KEGIATAN (PEKERJAAN) Petani/peternak/nelayan/ buruh kasar/pembantu/kerja tdk tetap/ PKL/supir/ ojek/satpam/hansip Pengusaha/pegawai (PNS/swasta/desa)/guru/dose n/profesional Ibu rumah tangga Sekolah/Kuliah Pensiun Lainnya Jokowi sementara unggul atas Prabowo di hampir semua kelompok pekerjaan, kecuali di kelompok pelajar/mahasiswa yang lebih banyak memilih Prabowo. 104
105 Dukungan kepada Calon Presiden (Semi Terbuka) menurut Demografi BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu Jawa 40.6 ETNIS Sunda Madura Bugis Betawi Batak Minang Lainnya AGAMA Islam Kristen (Katolik & Protestan) Lainnya Jokowi sementara unggul atas Prabowo di hampir semua kelompok etnis, kecuali di kelompok etnis Minang dan Betawi yang lebih banyak memilih Prabowo. Jokowi juga sementara ini unggul di semua kelompok agama. 105
106 Dukungan kepada Calon Presiden (Semi Terbuka) menurut Wilayah BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu WILAYAH Sumatera DKI+Banten Jabar Jateng+DIY Jatim Tengah (Bali Nusa Kalimantan) Timur (Sulawesi Maluku Papua) Jokowi sementara unggul atas Prabowo di semua wilayah. 106
107 Dukungan kepada calon presiden (semi terbuka) menurut kepuasan atas kinerja Jokowi BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu KEPUASAN ATAS KINERJA PRESIDEN JOKOWI Sangat/cukup puas Kurang/tidak puas Dukungan terhadap calon presiden berkaitan dengan evaluasi atas kinerja Presiden. Publik yang puas dengan kinerja Jokowi mayoritas memilih Jokowi, sedangkan publik yang tidak puas lebih banyak yang memilih Prabowo sebagai presiden. 107
108 Dukungan kepada calon presiden (semi terbuka) menurut keyakinan atas kemampuan Jokowi BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu KEYAKINAN ATAS KEMAMPUAN JOKOWI MEMIMPIN Sangat/cukup yakin Kurang/tidak yakin Dukungan terhadap calon presiden juga berkaitan berkaitan dengan persepsi atas kemampuan Jokowi memimpin bangsa ini. Warga yang yakin dengan kemampuan Jokowi mayoritas memilih Jokowi, sedangkan yang tidak yakin lebih banyak yang memilih Prabowo sebagai presiden. 108
109 Dukungan kepada calon presiden (semi terbuka) menurut massa pemilih partai BASE Jokowi Prabowo Lainnya Belum tahu MASSA PEMILIH PARTAI NASDEM PKB PKS PDIP GOLKAR GERINDRA DEMOKRAT PAN PPP HANURA PERINDO LAINNYA TT/TJ Jokowi unggul di hampir semua kelompok massa pemilh partai, kecuali pada massa pemilih Gerindra dan PKS yang lebih banyak memilih Prabowo. 109
110 Bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi unggul atas Prabowo di hampir setiap kelompok demografi, kecuali pada kelopok pelajar/mahasiswa, etnis Betawi dan etnis Minang. Dukungan terhadap calon presiden berkaitan dengan evaluasi atas kinerja Presiden. Publik yang puas dengan kinerja Jokowi mayoritas memilih Jokowi, sedangkan publik yang tidak puas lebih banyak yang memilih Prabowo sebagai presiden. Jokowi sementara ini unggul di hampir semua kelompok massa pemilh partai, kecuali pada massa pemilih Gerindra dan PKS yang lebih banyak memilih Prabowo. 110
111
112 Mayoritas warga (68%) merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Tingkat kepuasan warga terhadap Jokowi ini tertinggi setelah Jokowi menjabat sebagai presiden. Tingkat kepercayaan pada kemampuan presiden Jokowi untuk memimpin bangsa ini juga tinggi (74%). Ini modal psiko-politik penting untuk dukungan pada kepemimpinan nasional terlepas dari banyak masalah yang dihadapi bangsa ini. 112
113 Evaluasi atas kinerja Presiden berhubungan erat dengan persepsi atas berbagai kondisi, terutama kondisi ekonomi nasional. Dan sentimen atas kondisi ekonomi nasional ini sangat terkait dengan inflasi yang secara reguler dirilis BPS: Inflasi naik, sentimen negatif naik; inflasi turun, sentimen negatif turun. Warga juga umumnya optimistis dengan ekonomi nasional ke depan. Ini modal psikologis penting. 113
114 Secara lebih spesifik, kerja pemeritah Jokowi yang dinilai paling mengalami kemajuan adalah pembangunan jalan-jalan umum, selanjutnya membuat pelayanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas yang terjangkau oleh warga pada umumnya. Mayoritas warga menilai kerja pemerintah dalam masalah-masalah tersebut semakin baik dibanding tahun lalu. Kerja pemerintah juga dinilai mengalami kemajuan dalam membangun sarana transportasi umum, membuat agar sekolah dan perguruan tinggi terjangkau oleh warga, membuat obatan-obatan terjangkau warga pada umumnya, mengurangi/bahkan menghilangkan ancaman Narkoba terhadap warga, menekan/bahkan menghilangkan rasa terancam warga dari teroris. Yang menilai kerja pemerintah semakin baik lebih banyak dibanding yang menilai tidak ada perubahan atau yang menilai lebih buruk. 114
115 Sementara itu, meskipun yang menilai semakin baik lebih banyak jumlahnya dibanding yang menilai semakin buruk, lebih banyak warga yang menilai bahwa kerja pemerintah Jokowi tidak ada perubahan dalam menjamin kesetaraan hak-hak warga negara apapun latar belakangnya, meningkatkan pemerataan kesejahteraan bagi warga, menekan pada tingkat yang rendah korupsi uang Negara. Yang paling harus diperhatikan adalah kerja pemerintah Jokowi dalam mengurangi pengangguran, mengurangi jumlah orang miskin, menyediakan lapangan kerja, membuat harga-harga kebutuhan pokok agar terjangkau. Warga yang menilai kerja pemerintah semakin buruk lebih banyak dibanding yang menilai semakin baik. 115
116 Warga pada umumnya mendukung atau menilai secara positif kebijakan-kebijakan atau langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi: Reshuffle Kabinet: Warga yang tahu bahwa baru-baru ini ada reshuffle kabinet jumlahnya sekitar 53%. Dan di antara yang tahu, mayoritas (74%) merasa yakin bahwa reshuffle akan membuat kinerja pemerintah Jokowi menjadi lebih baik. Ini menunjukkan bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi didukung oleh warga pada umumnya. Di antara menteri-menteri baru hasil reshuffle kabinet Jokowi, yang mendapat kepercayaan paling tinggi dari masyarakat adalah Sri Mulyani (Menteri Keuangan). 116
117 Pengangkatan Tito Karnavian sebagai Kapolri: Sekitar 42% warga mengikuti berita bahwa Presiden Jokowi telah memilih dan melantik Tito Karnavian sebagai Kapolri. Dan di antara yang mengikuti, hampir semua (91%) menilai bahwa Presiden Jokowi telah membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan tersebut. Alasan utama Jokowi dianggap telah membuat keputusan tepat dalam hal ini terutama karena Tito Karnavian dinilai sudah melewati sejumlah jabatan-jabatan penting di kepolisian & dinilai sukses, selanjutnya karena Tito dinilai sebagai polisi terbaik di jajaran petinggi kepolisian sekarang ini. 117
118 Kartu Indonesia Sehat & Kartu Indonesia Pintar: Mayoritas warga tahu atau pernah dengar program Kartu Indonesia Sehat (80%) dan Kartu Indonesia Pintar (71%). Di antara yang tahu, hampir semuanya menilai bahwa Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar sangat atau cukup berarti meringankan beban rakyat yang memerlukan. Tax Amnesty: Hanya 16% warga yang tahu atau pernah dengar kebijakan Tax Amnesty. Namun demikian, di antara yang tahu, mayoritas (69%) menyatakan setuju dengan kebijakan Tax Amnesty ini. 118
119 Mayoritas warga, sekitar 87%, mengaku sejauh ini bayar pajak. Yang menyatakan tidak membayar pajak sekitar 10%, dan sisanya 3% tidak tahu atau tidak menjawab. Alasan utama tidak bayar pajak adalah karena tidak termasuk wajib pajak (56%), selanjutnya tidak tahu kena wajib pajak atau tidak (25%), tidak mengerti cara bayar pajak (13%), dan tidak mau bayar pajak (2%). Sementara itu, di antara warga yang bayar pajak, mayoritas (58%) menyatakan membayar semua pajak atas pendapatan dan kekayaannya. Namun demikian, cukup banyak (38%) yang hanya bayar pajak sebagian dari yang seharusnya. Ini menunjukkan bahwa potensi untuk menaikkan pendapatan Negara dari sektor pajak masih sangat besar. 119
120 Koalisi Besar di Pemerintahan Jokowi: Umumnya warga (81.5%) berpendapat bahwa dukungan lebih banyak dan lebih kuat dari partai politik yang diperoleh pemerintah Jokowi saat ini sebagai hal yang positif (baik). Alasan utama yang mengatakan bahwa dukungan lebih banyak dari partai politik sebagai hal yang positif (baik) adalah Presiden akan lebih mudah menjalankan pemerintahan karena mendapatkan kekuatan mayoritas di DPR. 120
121 Tentang Dukungan Golkar kepada Pemerintahan Jokowi: Mayoritas warga (51.4%) setuju atau sangat setuju dengan bergabungnya Partai Golkar di pemerintahan Jokowi. Namun demikian, warga yang sangat/cukup yakin bahwa Partai Golkar akan terus mendukung Pemerintahan Jokowi jumlahnya hanya sekitar 33.9%. Sebanyak 28.1% menyatakan kurang/tidak yakin 28.1%, dan 38% tidak tahu atau tidak bisa menjawab. Partai Golkar telah mengumumkan dukungannya kepada Joko Widodo sebagai calon Presiden mendatang. Namun demikian, hanya 32.4% warga yang sangat/cukup percaya bahwa Partai Golkar akan mengusung Jokowi sebagai calon presiden 2019 nanti, hampir sama dengan yang kurang/tidak percaya 29.9%. Sementara 37.7% sisanya menjawab tidak tahu. 121
122 Bila pemilu diadakan sekarang, PDIP mendapat suara terbanyak. Dalam format pertanyaan semi terbuka, PDIP mendapat dukungan 26.6%, selanjutnya Golkar 16.1%, Gerindra 8.2%, PKB 7.1%, Demokrat 6.3%, PPP 6.1%, PKS 3.2%. Partai-partai lain di bawah 3%, dan yang tidak tahu 18%. Namun demikian, peta kekuatan partai politik masih bisa berubah. Ini karena loyalitas pemilih kepada Partai yang sangat rendah (Party ID hanya sekitar 11%). Selain itu, masa Pemilu masih jauh. 122
123 Bila pemilihan presiden diadakan sekarang, Jokowi mendapat dukungan terbanyak. Selanjutnya Prabowo Subianto. Sampai saat ini, belum muncul tokoh alternatif bila pemilihan presiden diadakan sekarang. Jokowi dan Prabowo yang bertarung di pemilihan 2014 kemarin masih yang paling banyak mendapat dukungan dan cukup jauh dibanding tokoh lain. Dukungan kepada Jokowi sebagai presiden terlihat terus mengalami kenaikan, sedangkan dukungan pada Prabowo cenderung menurun. 123
124 Jokowi unggul atas Prabowo di hampir setiap kelompok demografi, kecuali pada kelompok pelajar/mahasiswa, etnis Betawi dan etnis Minang. Dukungan terhadap calon presiden berkaitan dengan evaluasi atas kinerja Presiden. Publik yang puas dengan kinerja Jokowi mayoritas memilih Jokowi, sedangkan publik yang tidak puas dengan kinerja Jokowi lebih banyak yang memilih Prabowo sebagai presiden. Jokowi sementara ini unggul di hampir semua kelompok massa pemilh partai, kecuali pada massa pemilih Gerindra dan PKS yang lebih banyak memilih Prabowo. 124
125 Sejauh ini pemerintahan Jokowi cukup legitimate di mata warga. Mayoritas warga merasa puas dengan kerja Jokowi, dan mayoritas juga masih optimistis dengan kemampuan Jokowi memimpin bangsa ini. Jokowi juga masih mendapat dukungan paling besar bila pemilihan presiden diadakan sekarang. Namun demikian, opini publik tidaklah statis, bisa berubah tergantung pada seberapa positif atau negatif kinerja pemerintahan Jokowi ke depan, dan seberapa dekat kebijakan pemerintah dengan aspirasi warga. Bila kinerja Jokowi dinilai semakin positif, dukungan kepadanya bisa semakin tinggi, atau sebaliknya. 125
126
ISU KEBANGKITAN PKI SEBUAH PENILAIAN PUBLIK NASIONAL. Temuan Survei September 2017
ISU KEBANGKITAN PKI SEBUAH PENILAIAN PUBLIK NASIONAL Temuan Survei September 2017 Jl. Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 10340 [email protected] www.saifulmujani.com Latar belakang Partai
EFEK KAMPANYE DAN EFEK JOKOWI: ELEKTABILITAS PARTAI JELANG PEMILU LEGISLATIF 2014
EFEK KAMPANYE DAN EFEK JOKOWI: ELEKTABILITAS PARTAI JELANG PEMILU LEGISLATIF 14 Temuan Dua Survei Nasional 28 Februari- 1 Maret 14 18 24 Maret 14 Jl. Cikini V No 15 A Menteng, Jakarta Pusat 133 Telp. (21)
KONTROVERSI PUBLIK TENTANG LGBT DI INDONESIA
KONTROVERSI PUBLIK TENTANG LGBT DI INDONESIA Hasil Survei Nasional SMRC 2016-2017 Jl. Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 10340 [email protected] www.saifulmujani.com Latar belakang Beberapa
EFEK PENCAPRESAN JOKO WIDODO PADA ELEKTABILITAS PARTAI POLITIK
SURVEI OPINI PUBLIK EKSPERIMENTAL EFEK PENCAPRESAN JOKO WIDODO PADA ELEKTABILITAS PARTAI POLITIK Survei Nasional 10 20 Oktober 2013 Jl. Cikini V No 15 A Menteng, Jakarta Pusat 10330 Telp. (021) 3917814
KUALITAS PERSONAL DAN ELEKTABILITAS CALON PRESIDEN DI MATA PEMILIH
KUALITAS PERSONAL DAN ELEKTABILITAS CALON PRESIDEN DI MATA PEMILIH Survei Nasional Oktober 2013 Jl. Cikini V No 15 A Menteng, Jakarta Pusat 10330 Telp. (021) 31927996/98 Fax (021) 3143867 www.indikator.co.id
RILIS SURVEI NASIONAL 24 MARET 6 APRIL 2018
RILIS SURVEI NASIONAL 24 MARET 6 APRIL 2018 SURVEI ELEKTABILITAS KANDIDAT : SIAPA LAYAK JADI LAWAN ATAU PASANGAN JOKOWI? MEDIA SURVEI NASIONAL GRAHA MUSTIKA RATU, SUITE 707 Jl. Gatot Subroto Kav. 74-75,
PROSPEK KABINET DAN KOALISI PARPOL
PROSPEK KABINET DAN KOALISI PARPOL 2009 2014 Data Survei Nasional 18 26 Agustus 2009 Prepared by: INDO BAROMETER Jl. Cikatomas I No. 29, Kebayoran Baru, Jakarta 12180 Telp: 021 7260588 (Hunting) Fax: 021
AMANDEMEN UUD 45 UNTUK PENGUATAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH (DPD) SEBUAH EVALUASI PUBLIK. LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI)
AMANDEMEN UUD 45 UNTUK PENGUATAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH (DPD) SEBUAH EVALUASI PUBLIK TEMUAN SURVEI JULI 2007 LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI) www.lsi.or.id IHTISAR TEMUAN Pada umumnya publik menilai bahwa
PEMILIH MENGAMBANG DAN PROSPEK PERUBAHAN KEKUATAN PARTAI POLITIK
PEMILIH MENGAMBANG DAN PROSPEK PERUBAHAN KEKUATAN PARTAI POLITIK 15-25 MEI 2011 Jl. Lembang Terusan D-57, Menteng, Jakarta Pusat 10310 Telp. (021) 391 9582, Fax (021) 391 9528 Website: www.lsi.or.id, Email:
RASIONALITAS PEMILIH: KONTESTASI PARTAI MENJELANG PEMILU 2009
RASIONALITAS PEMILIH: KONTESTASI PARTAI MENJELANG PEMILU 2009 Trend Sikap Elektoral Jakarta, Januari 2009 Jl. Lembang Terusan D 57, Menteng, Jakarta Pusat 10310 Telp.+62-21 3919582, Fax +62-21 3919528
SPLIT-TICKET VOTING, KARAKTERISTIK PERSONAL, DAN ELEKTABILITAS BAKAL CALON PRESIDEN
SPLIT-TICKET VOTING, KARAKTERISTIK PERSONAL, DAN ELEKTABILITAS BAKAL CALON PRESIDEN Survei Nasional 20 26 April 2014 Jl. Cikini V No 15 A Menteng, Jakarta Pusat 10330 Telp. (021) 3192 7996/98 Fax (021)
PROTES MASSA DAN KEPEMIMPINAN NASIONAL SEBUAH EVALUASI PUBLIK
PROTES MASSA DAN KEPEMIMPINAN NASIONAL SEBUAH EVALUASI PUBLIK Temuan Survei Nasional 22-28 November 16 Jl. Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 34 [email protected] www.saifulmujani.com Latar
EVALUASI 13 TAHUN REFORMASI DAN 18 BULAN PEMERINTAHAN SBY - BOEDIONO
EVALUASI 13 TAHUN REFORMASI DAN 18 BULAN PEMERINTAHAN SBY - BOEDIONO Data Survei Nasional 25 April 4 Mei 2011 Prepared by: INDO BAROMETER Jl. Cikatomas I No. 29, Kebayoran Baru, Jakarta 12180 Telp: 021-7260588
DUKUNGAN TERHADAP CALON INDEPENDEN
DUKUNGAN TERHADAP CALON INDEPENDEN Temuan Survei Nasional Juli 2007 LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI) www.lsi.or.id Tujuan Survei Mendekatkan desain institusional, UU dan UUD, dengan aspirasi publik agar
MEDIA SURVEI NASIONAL
MEDIA SURVEI NASIONAL GRAHA MUSTIKA RATU, SUITE 707 Jl. Gatot Subroto Kav. 74-75, Jakarta 12870 Telp : 021-83709208, 83709209. Fax : 021-83795585. CP : RICO MARBUN (08121379579) www.median.or.id I. METODOLOGI
SURVEI NASIONAL PEMILIH MUDA: EVALUASI PEMERINTAHAN, CITRA DAN PILIHAN PARPOL DI KALANGAN PEMILIH MUDA JELANG PEMILU 2014
SURVEI NASIONAL PEMILIH MUDA: EVALUASI PEMERINTAHAN, CITRA DAN PILIHAN PARPOL DI KALANGAN PEMILIH MUDA JELANG PEMILU 2014 Data Survei Nasional 15 25 Maret 2013 Prepared by: INDO BAROMETER Jl. Cikatomas
Perubahan Politik 2014: Trend Sentimen Pemilih pada Partai Politik
Perubahan Politik 2014: Trend Sentimen Pemilih pada Partai Politik Survei Nasional 1-12 FEBRUARI 2012 Jl. Lembang Teusan,D-57, Menteng, Jakarta Pusat 10310 Telp. (021) 391 9582, Fax (021) 391 9528 Website:
HASIL EXIT POLL PEMILU LEGISLATIF Rabu, 9 April 2014
HASIL EXIT POLL PEMILU LEGISLATIF 2014 Rabu, 9 April 2014 Metodologi Exit Poll Exit poll merupakan penelitian perilaku memilih (voting behavior) ketika pemilih berada di TPS. Total sampel 2000 responden,
KEPERCAYAAN PUBLIK PADA PEMBERANTASAN KORUPSI
KEPERCAYAAN PUBLIK PADA PEMBERANTASAN KORUPSI TEMUAN SURVEI: 8-17 Desember 2011 Jl. Lembang Terusan D 57, Menteng, Jakarta Pusat 10310 Telp. (021) 391 9582, Fax (021) 391 9528 Website: www.lsi.or.id, Email:
KESENJANGAN PENDAPATAN: Harapan Publik terhadap Pemerintahan Jokowi-JK SURVEI NASIONAL
KESENJANGAN PENDAPATAN: Harapan Publik terhadap Pemerintahan Jokowi-JK SURVEI NASIONAL Pengantar dan Tujuan Survei. Pengantar Demokrasi sering dipandang sebagai sistem yang lebih baik ketimbang sistem
Konsolidasi Demokrasi. Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Kualitas Pelaksanaan Pemilu dan Konsolidasi Demokrasi Sebuah Evaluasi Pemilih Lembaga Survei Indonesia (LSI) Juli 2009 Latar Belakang Dalam tahun 2009 ini ada dua peristiwa politik lima tahunan paling
PRO-KONTRA PILKADA LANGSUNG. Temuan Survei: 25 Oktober 3 November 2014
PRO-KONTRA PILKADA LANGSUNG Temuan Survei: 25 Oktober 3 November 2014 Isu Sentral Sikap elit partai terbelah dalam beberapa bulan terakhir ketika menyikapi dan memilih model pemilihan kepala daerah di
SIKAP DAN PERILAKU PEMILIH TERHADAP POLITIK UANG
SIKAP DAN PERILAKU PEMILIH TERHADAP POLITIK UANG Survei Dapil September - Oktober 2013 dan Survei Nasional Maret 2013 Jl Cikini V No 15 A Menteng, Jakarta Pusat 10330 Telp (021) 31927996/98 Fax (021) 3143867
PEMETAAN DAN KAJIAN CEPAT
Tujuan dari pemetaan dan kajian cepat pemetaan dan kajian cepat prosentase keterwakilan perempuan dan peluang keterpilihan calon perempuan dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilu 2014 adalah: untuk memberikan
SPLIT VOTING DALAM PEMILIHAN PRESIDEN 2009
SPLIT VOTING DALAM PEMILIHAN PRESIDEN 2009 EXIT POLL 9 APRIL 2009 Jl Terusan Lembang, D57, Menteng, Jakarta Pusat Telp. (021) 3919582, Fax (021) 3919528 Website: www.lsi.or.id, Email: [email protected] Latar
Kekuatan Elektoral Partai-Partai Islam Menjelang Pemilu 2009
Kekuatan Elektoral Partai-Partai Islam Menjelang Pemilu 2009 September 2008 Jl. Lembang Terusan No. D 57, Menteng Jakarta Pusat Telp. (021) 3919582, Fax (021) 3919528 Website: www.lsi.or.id, Email: [email protected]
Head to Head Jokowi-JK Versus Prabowo Hatta Dan Kampanye Negatif. Mei 2014
Head to Head Jokowi-JK Versus Prabowo Hatta Dan Kampanye Negatif Mei 2014 Head to Head Jokowi-JK Vs Prabowo-Hatta dan Kampanye Negatif Geliat partai politik dan capres menggalang koalisi telah usai. Aneka
EVALUASI PUBLIK TERHADAP KINERJA 6 BULAN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK
EVALUASI PUBLIK TERHADAP KINERJA 6 BULAN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK Dampak Kerja 6 Bulan Pemerintahan Jokowi-JK Temuan Survei 23-31 Maret 2015 2 PENDAHULUAN Skema konstitusi menempatkan presiden sebagai kepala
Evaluasi Pemilih atas Kinerja Dua Tahun Partai Politik. Survei Nasional Maret 2006 Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Evaluasi Pemilih atas Kinerja Dua Tahun Partai Politik Survei Nasional Maret 2006 Lembaga Survei Indonesia (LSI) www.lsi.or.id Ihtisar Sudah hampir dua tahun masyarakat Indonesia memilih partai politik
Ada Apa dengan Milenial? Orientasi Sosial, Ekonomi dan Politik. Rilis dan Konferensi Pers Survei Nasional CSIS 2017 Jakarta, 2 November 2017
Ada Apa dengan Milenial? Orientasi Sosial, Ekonomi dan Politik Rilis dan Konferensi Pers Survei Nasional CSIS 2017 Jakarta, 2 November 2017 1 I. Metodologi Keterangan Survei Nasional Milenial Survei Nasional
EFEK CALON TERHADAP PEROLEHAN SUARA PARTAI MENJELANG PEMILU 2009
EFEK CALON TERHADAP PEROLEHAN SUARA PARTAI MENJELANG PEMILU 2009 Trend Opini Publik Updated 8-18 Februari 2009 LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI) Jakarta, Februari 2009 www.lsi.or.id Latar Belakang Demi keadilan
KAMPANYE DAN PERILAKU PEMILIH DALAM PILKADA GUBERNUR DKI JAKARTA. Temuan Survei Juli 2007
KAMPANYE DAN PERILAKU PEMILIH DALAM PILKADA GUBERNUR DKI JAKARTA Temuan Survei 22 25 Juli 2007 Ringkasan temuan utama Secara umum, kampanye yang sedang berlangsung tidak merubah perilaku pemilih. Kampanye
PREDIKSI PEROLEHAN SUARA PEMILIH PADA PILKADA DKI JAKARTA 2007
PREDIKSI PEROLEHAN SUARA PEMILIH PADA PILKADA DKI JAKARTA 2007 Temuan Survei 30 Juli 2 Agustus 2007 Wisma Tugu Wahid Hasyim, Jl. KH Wahid Hasyim 100-102, Jakarta 10340, Indonesia Telp. (021) 3156373, Fax
RASIONALITAS PILKADA DAN CALON INDEPENDEN UNTUK PILKADA DKI JAKARTA
RASIONALITAS PILKADA DAN CALON INDEPENDEN UNTUK PILKADA DKI JAKARTA Temuan Survei 23-29 Mei 2007 Urban Poor Consortium (UPC) & Lembaga Survei Indonesia (LSI) Jakarta Tujuan Survei Mengetahui evaluasi warga
LEMBAGA PEMBERANTASAN SURVEI OPINI PUBLIK NASIONAL
KETIDAKPERCAYAAN PUBLIK PADA LEMBAGA PEMBERANTASAN KORUPSI SURVEI OPINI PUBLIK NASIONAL 10-22 OKTOBER 2010 Latar Belakang Sejak reformasi, penegakan hukum yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi menjadi
Optimisme Publik, Konsolidasi Kekuasaan dan Dinamika Elektoral
2 Tahun Jokowi: Optimisme Publik, Konsolidasi Kekuasaan dan Dinamika Elektoral RILIS HASIL SURVEI NASIONAL CSIS 13 September 2016 Pendahuluan Pemaparan hasil Survei Nasional 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-
HASIL SURVEI NASIONAL PROGRAM PARTAI POLITIK DAN KOMPETENSI CALON PRESIDEN 2014 SURVEI DAN POLING INDONESIA
HASIL SURVEI NASIONAL PROGRAM PARTAI POLITIK DAN KOMPETENSI CALON PRESIDEN 2014 SURVEI DAN POLING INDONESIA Profile Singkat SPIN SPIN (Survey & Polling Indonesia) adalah lembaga riset independen yang tidak
Kenaikan Elektoral & Kepuasan Publik
KIROYAN PARTNERS CEO Breakfast Meeting July 30, 2015 3 Tahun Jokowi: Kenaikan Elektoral & Kepuasan Publik Laporan Survei Dipresentasikan pada 12 September 2017 Centre for Strategic and International Studies(CSIS)
EFEK POPULARITAS CALON LEGISLATIF TERHADAP ELEKTABILITAS PARTAI JELANG PEMILU 2014
EFEK POPULARITAS CALON LEGISLATIF TERHADAP ELEKTABILITAS PARTAI JELANG PEMILU 2014 Temuan Survei di 45 Dapil April 2013 Jl. Lembang Terusan D-57, Menteng - Jakarta Pusat 10310 Telp. (021) 3919582, Fax
ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019. Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014
ProfilAnggotaDPRdan DPDRI 2014-2019 Pusat Kajian Politik Departemen Ilmu Politik FISIP UniversitasIndonesia 26 September 2014 Pokok Bahasan 1. Keterpilihan Perempuan di Legislatif Hasil Pemilu 2014 2.
KINERJA PEMERINTAHAN SBY-BOEDIONO SEBUAH EVALUASI PUBLIK
KINERJA PEMERINTAHAN SBY-BOEDIONO SEBUAH EVALUASI PUBLIK Temuan Survei Nasional Menjelang 100 Hari Pertama Pemerintahan Januari 2010 Tujuan Survei Besok pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta
Laporan Survei PREFERENSI POLITIK MASYARAKAT Menuju Pemilihan Langsung Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2017
Laporan Survei PREFERENSI POLITIK MASYARAKAT Menuju Pemilihan Langsung Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2017 Jl. Cisanggiri III No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta 12170, Indonesia Phone: +62 21
PENDAHULUAN TEMUAN SURVEI NASIONAL 2400 RESPONDEN PERIODE SURVEI 8 15 NOVEMBER 2017
TEMUAN SURVEI PERIODE 8 15 NOVEMBER 2017 2 PENDAHULUAN 3 L ATA R B E L A K A N G Tingkat kepuasan publik (Approval Rating) merupakan tolak ukuran dalam survei persepsi atau opini publik, untuk membaca
TREND ORIENTASI NILAI-NILAI POLITIK ISLAMIS VS NILAI-NILAI POLITIK SEKULER DAN KEKUATAN ISLAM POLITIK
TREND ORIENTASI NILAI-NILAI POLITIK ISLAMIS VS NILAI-NILAI POLITIK SEKULER DAN KEKUATAN ISLAM POLITIK Oktober 2007 Wisma Tugu Wahid Hasyim Lt 1-2 Jl. Wahid Hasyim 100 Jakarta 1040, Telp. (021) 1567, Fax
PROSPEK KEPEMIMPINAN NASIONAL EVALUASI PUBLIK TIGA TAHUN PRESIDEN
PROSPEK KEPEMIMPINAN NASIONAL EVALUASI PUBLIK TIGA TAHUN PRESIDEN Survei Nasional November 2004-Oktober 2007 LEMBAGA SURVEI INDONESIA (LSI) www.lsi.or.id Jakarta, Oktober 2007 IHTISAR TEMUAN: TERJADI KEBUNTUAN
PELUANG CALON-CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DI JAWA BARAT
PELUANG CALON-CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DI JAWA BARAT Temuan Survei 1 8 Maret 2018 Jl. Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 10340 [email protected] www.saifulmujani.com Latar Belakang
MENAKAR KANDIDAT CAPRES & PERILAKU PEMILIH DALAM PEMILU PRESIDEN 2014
1 CAPRES & PERILAKU PEMILIH DALAM PEMILU SURVEI NASIONAL PERSEPSI DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PEMILU 2014 Survey Report TEMUAN SURVEI NASIONAL OKTOBER 2013 Pol-Tracking Institute Jakarta, Jl. Pangrango
13 HARI YANG MENENTUKAN HEAD TO HEAD PRABOWO HATTA VS JOKOWI - JK. Lingkaran Survei Indonesia Juni 2014
13 HARI YANG MENENTUKAN HEAD TO HEAD PRABOWO HATTA VS JOKOWI - JK Lingkaran Survei Indonesia Juni 2014 1 13 Hari Yang Menentukan Tiga belas hari menjelang pemilu presiden 9 Juli 2014, total pemilih yang
PILKADA OLEH DPRD DINILAI PUBLIK SEBAGAI PENGHIANATAN PARTAI
PILKADA OLEH DPRD DINILAI PUBLIK SEBAGAI PENGHIANATAN PARTAI Agustus 2014 1 Pilkada oleh DPRD Dinilai Publik Sebagai Penghianatan Partai Mayoritas publik menolak hak politiknya untuk memilih secara langsung
RILIS SURVEI NASIONAL 2012 STAGNASI PERILAKU PEMILIH: FENOMENA PARTAI POLITIK MATI SURI
RILIS SURVEI NASIONAL 2012 STAGNASI PERILAKU PEMILIH: FENOMENA PARTAI POLITIK MATI SURI PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Laporan ini menyajikan: 1.Persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan SBY Boediono 2.Faktor-faktor
KECENDERUNGAN SIKAP & PERILAKU PEMILIH DALAM PEMILU LEGISLATIF 2014
1 PERILAKU PEMILIH DALAM PEMILU SURVEI NASIONAL PERSEPSI DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PEMILU 2014 TEMUAN SURVEI NASIONAL OKTOBER 2013 Poltracking Jl. Pangrango 3A, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan-12980
LAPORAN QUICK COUNT PEMILU LEGISLATIF
LAPORAN QUICK COUNT PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2009 Jl Terusan Lembang, D57, Menteng, Jakarta Pusat Telp. (021) 3919582, Fax (021) 3919528 Website: www.lsi.or.id, Email: [email protected] METODOLOGI Quick
Tiga Isu Menanti Kabinet Jokowi. LSI DENNY JA Oktober 2014
Tiga Isu Menanti Kabinet Jokowi LSI DENNY JA Oktober 2014 Tiga Isu Menanti Kabinet Jokowi Selamat bekerja, Kabinet Kerja! Teka-teki kabinet Jokowi telah usai. Pada tanggal 26 Oktober 2014, Jokowi telah
EVALUASI PUBLIK DUA SETENGAH TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI - JK
EVALUASI PUBLIK DUA SETENGAH TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI - JK (Data Survei Nasional : 04 14 Maret 2017) INDO BAROMETER Jl. Tebet Barat Dalam IV No. 13, Tebet, Jakarta Selatan Telp: (021) 83787184 (Hunting)
KOMUNALISME DAN POPULISME MASYARAKAT INDONESIA
KOMUNALISME DAN POPULISME MASYARAKAT INDONESIA Temuan Survei 18-28 Juli 2009 Jalan Lembang Terusan No. D 57 Menteng, Jakarta 10340, Telp. (021) 3919582 Website: www.lsi.or.id, Email: [email protected] LATAR
Matahari Kembar Kapolri? LSI DENNY JA Januari 2015
Matahari Kembar Kapolri? LSI DENNY JA Januari 2015 Matahari kembar Kapolri? Mayoritas publik (63.50%) khawatir munculnya matahari kembar di kepolisian. Matahari pertama adalah Plt Kapolri yang dijabat
Press Release HASIL SURVEI
Press Release HASIL SURVEI MENGUKUR ELEKTABILITAS CALON GUBERNUR DAN PARTAI POLITIK DI DKI JAKARTA Graha Mustika Ratu, Suite 707 Jl. Gatot Subroto Kav. 74-75, Jakarta 12870 Telp : 021-83709208, 83709209.
SILENT REVOLUTION : KAMPANYE, KOMPETISI CALEG, DAN KEKUATAN PARTAI MENJELANG PEMILU Lembaga Survei Indonesia (LSI) Oktober 2008
SILENT REVOLUTION : KAMPANYE, KOMPETISI CALEG, DAN KEKUATAN PARTAI MENJELANG PEMILU 2009 Lembaga Survei Indonesia (LSI) Oktober 2008 www.lsi.or.id Summary Dalam empat tahun terakhir terekam kecenderungan
Kondisi Hukum SETELAH KASUS BG LSI DENNY JA FEBRUARI 2015
Kondisi Hukum SETELAH KASUS BG LSI DENNY JA FEBRUARI 2015 Setelah Kasus BG Pencalonan Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri merupakan salah satu isu paling menarik dan paling menyita perhatian publik dalam
Lembaga Survei Indonesia - IFES Indonesia. Survei Nasional Pasca Pemilihan Umum Presiden 2014 Oktober 2014
Lembaga Survei Indonesia - IFES Indonesia Survei Nasional Pasca Pemilihan Umum Presiden 2014 Oktober 2014 Temuan Utama Masyarakat Indonesia secara umum memberikan penilaian yang positif terhadap pelaksanaan
PASKA MUNASLUB: Golkar Perlu Branding Baru? LSI DENNY JA Analis Survei Nasional, Mei 2016
PASKA MUNASLUB: Golkar Perlu Branding Baru? LSI DENNY JA Analis Survei Nasional, Mei 2016 Paska Munaslub : Golkar Perlu Branding Baru? Paska Munaslub dengan terpilihnya Setya Novanto (Ketum) dan Aburizal
ISU AGAMA KALAHKAN AHOK?
LAPORAN SURVEI DKI JAKARTA ISU AGAMA KALAHKAN AHOK? Lingkaran Survei Indonesia, Oktober 2016 1 ISU Agama Kalahkan Ahok? Akankah isu agama yang akhirnya menumbangkan Ahok? Merosotnya dukungan Ahok sejalan
Publik Menilai SBY Sebagai Aktor Utama Kemunduran Demokrasi Jika Pilkada oleh DPRD
Publik Menilai SBY Sebagai Aktor Utama Kemunduran Demokrasi Jika Pilkada oleh DPRD September 2014 Publik Menilai SBY Sebagai Aktor Utama Kemunduran Demokrasi Jika Pilkada Oleh DPRD Bandul RUU Pilkada kini
KRISIS CAPRES DAN CAWAPRES PARTAI ISLAM : SIAPAKAH PASANGAN CAPRES- CAWAPRES TERKUAT PEMILU 2014? Lingkaran Survei Indonesia Maret 2013
KRISIS CAPRES DAN CAWAPRES PARTAI ISLAM : SIAPAKAH PASANGAN CAPRES- CAWAPRES TERKUAT PEMILU 2014? Lingkaran Survei Indonesia Maret 2013 1 Kata Pengantar KRISIS CAPRES DAN CAWAPRES PARTAI ISLAM : SIAPAKAH
LAPORAN SURVEI NASIONAL MEMBACA PETA DUKUNGAN & ELEKTABILITAS CAPRES-CAWAPRES 2014
LAPORAN SURVEI NASIONAL MEMBACA PETA DUKUNGAN & ELEKTABILITAS CAPRES-CAWAPRES TEMUAN SURVEI NASIONAL 26 MEI - 3 JUNI 1 Jl. Pangrango 3A, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan-12980 Telp. +6221-83701545, +6221-83794995,
KEPERCAYAAN TERHADAP DPR DI TITIK TERENDAH. LSI DENNY JA Analis Survei Nasional, Desember 2015
KEPERCAYAAN TERHADAP DPR DI TITIK TERENDAH LSI DENNY JA Analis Survei Nasional, Desember 2015 Kepercayaan Terhadap DPR Di Titik Terendah Menjelang akhir 2015, kepercayaan publik terhadap para wakilnya
ISU-ISU PUBLIK DAN PILKADA GUBERNUR DKI JAKARTA 2007
ISU-ISU PUBLIK DAN PILKADA GUBERNUR DKI JAKARTA 2007 Temuan Survei 25 Maret - 5 April 2007 Wisma Tugu Wahid Hasyim Lt 1-2 Jl. Wahid Hasyim 100 Jakarta 10340, Telp. (021) 3156373, Fax (021) 3156473 Website:
Temuan Survei: Januari Rilis Surnas LSI Temuan Survei: Januari
Temuan Survei: 10 18 Januari 2015 Temuan Survei: 10-18 Januari 2015 1 Latar Belakang Ada dua dimensi besar yang menghubungkan pemilih dan partai politik: Identifikasi diri dengan partai (dimensi afeksi)
PEMANTAUAN CAPAIAN PROGRAM & KEGIATAN KEMENKES TA 2015 OLEH: BIRO PERENCANAAN & ANGGARAN JAKARTA, 7 DESEMBER 2015
PEMANTAUAN CAPAIAN PROGRAM & KEGIATAN KEMENKES TA 2015 OLEH: BIRO PERENCANAAN & ANGGARAN JAKARTA, 7 DESEMBER 2015 Penilaian Status Capaian Pelaksanaan Kegiatan/ Program Menurut e-monev DJA CAPAIAN KINERJA
Mayoritas Publik Ingin DPR Tandingan Segara Bubarkan Diri. LSI DENNY JA November 2014
Mayoritas Publik Ingin DPR Tandingan Segara Bubarkan Diri LSI DENNY JA November 2014 Mayoritas Publik Ingin DPR Tandingan Segera Bubarkan Diri Mayoritas publik. sebesar 61. 20 %, ingin DPR tandingan yang
