PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE
|
|
|
- Verawati Wibowo
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUfNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI IPA TERPADU SISWA SMP NEGERI 16 MATARAM TAHUN AJARAN 2015/2016 ARTIKEL PENELITIAN Oleh: W I L D A N U L A C H Y A R NIM. E1A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MATARAM 2016
2 2
3 Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi IPA Terpadu Siswa SMP Negeri 16 Mataram Tahun Ajaran 2015/2016 Achyar Wildanul 1), Khairuddin 2), Afriana Azizah 3) 1) Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram 2) 3) Dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62, Mataram ABSTRAK Model pembelajaran Picture and Picture merupakan: suatu model belajar yang menggunakan gambar yang dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis, sedangkan pembelajaran berbasis masalah adalah: model pembelajaran yang dirancang agar peserta didik mendapat pengetahuan penting. Penelitian ini merupakan: penelitian pra-eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperative tipe Picture and picture dengan model pembelajaran berbasis masalah pada materi IPA Terpadu siswa di SMPN 16 Mataram. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari Populasi penelitian ini adalah: peserta didik kelas VII SMP Negeri 16 Mataram tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tes hasil belajar peserta didik. Uji hipotesis yang digunakan yaitu: Uji-t. Hasil uji hipotesis bahwa: < yaitu: 1,05 < 2,01 maka Ho diterima, yang berarti tidak ada perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan model Pembelajaran Picture and Picture di SMP Negeri 16 Mataram. Kata Kunci: Model Pembelajaran Picture and Picture, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar 3
4 Students Learning Achievement Distinction Between Using Cooperative Picture And Picture Type And Problem Based Learning In Science Subject Towards Students at SMPN 16 Mataram In Academic Year Of 2015/2016. Achyar Wildanul 1), Khairuddin 2), Afriana Azizah 3) 1) Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram 2) 3) Dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram Universitas Mataram, Jalan Majapahit No.62, Mataram ABSTRACT Picture and picture model is a learning model using picture which it is placed at arrayed into the right arrangement, where a problem based learning model is design to the out important knowledge for the student. This research type is a pre- experimental to know the distinction of learning achievements in science subject towards students at SMPN 16 Mataram. The research was conducted in February Population were students of 7 th grade at SMPN 16 Mataram of academic year 2015/2016. Samples were taken by purposive sampling. Instrumen used in this research was learning achievement test. Hypothesis tested using T-Test, the resurt showed that T-count < T-table equal to 1,50 < 2,01 so, Ho accepted, which mean that there was no difference of cooperative picture and picture model and problem based learning towards learning achievement of students at SMPN 16 Mataram. Keywords : Teady model Picture and Picture, PBL, Learning achievement. 4
5 PENDAHULUAN Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 19 mengamanatkan agar pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik, serta psikologis siswa. Hal ini menunjukkan : mengajar yang didesain guru harus berorientasi pada aktivitas siswa [1]. Pembelajaran tersebut tentu tidak hanya mengacu pada keberhasilan belajar siswa yang berupa angka-angka, akan tetapi merujuk pada keberhasilan pembelajaran itu sendiri. Sejalan dengan itu, paradigma pembelajaran yang berpusat pada guru(teacher centered) harus diubah menjadi paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa (students centered). Pembelajaran berpusat pada siswa (students centered) mengubah peran guru sebagai sumber belajar menjadi peran sebagai fasilitator, artinya: guru lebih banyak sebagai orang yang membantu siswa untuk belajar. Selain itu, pemilihan model pembelajaran yang lebih menekankan pada keaktifan siswa dan belajar dengan menghadirkan masalah nyata yang terdapat di lingkungan sekitarnya dapat melatih keterampilan berpikir siswa dan melatih siswa dalam memecahkan masalah. Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa bertujuan untuk memberikan dukungan kepada siswa agar dapat mencapai standar kompetensi yang ingin dicapai pada pembelajaran tersebut. Melalui pendidikan ilmu pengetahuan alam (IPA), siswa dapat mempelajari pengetahuan ilmiah dan keterampilan proses yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. IPA membentuk sikap ilmiah siswa seperti: ingin tahu, berpikir terbuka, berpikir kritis, keinginan memecahkan masalah, membangun sikap peka terhadap lingkungan dan bisa merespon suatu tindakan. Pembelajaran IPA pada hakikatnya meliputi tiga komponen yaitu: sikap ilmiah, proses ilmiah, dan produk ilmiah. Oleh karenanya, pembelajaran IPA disekolah tidak hanya dituntut untuk menghafal konsep yang diberikan beserta teori-teori sains, tetapi siswa dituntut untuk lebih menguasai konsep tersebut yang berkenaan dengan proses bagaimana fakta, konsep dan teori-teori tersebut ditemukan [2]. Namun pada kenyataannya, pembelajaran IPA yang dilakukan di sekolah saat ini masih banyak menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru (teachers centered) tanpa memperhatikan aktivitas siswa yang akan 5
6 berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini tidak sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menuntut kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (students centered) [3]. Hasil observasi dan wawancara dengan guru ilmu pengetahuan alam (IPA) yang dilakukan di SMP Negeri 16 Mataram menunjukkan bahwa: pembelajaran yang dilakukan sudah cukup beragam, diantaranya dengan metode ceramah, diskusi, dan praktikum, namun hal ini kurang mampu meningkatkan hasil belajar siswa, dimana dengan metode pembelajaran seperti: itu siswa terlihat bosan dan kurang antusias mengikuti pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat ditawarkan untuk menyelesaikan masalah perlu adanya perubahan paradigma pembelajaran. Sudah seharusnya kegiatan pembelajaran lebih menekankan pada siswa yaitu: menggunakan model yang berpusat pada siswa (student centered). Model pembelajaran yang sangat menekankan pada keaktifan siswa sehingga dapat menumbuhkan rasa antusias bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah: model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif selain menekankan pada kegiatan siswa dalam hal diskusi dan presentasi juga melibatkan siswa pada kegiatan mengamati dan mengidentifikasi materi pelajaran seperti: mengamati gambar yang berkaitan dengan materi pelajaran itu sendiri. Salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif yang berkaitan dengan hal tersebut adalah: Picture and picture. Model Picture and Picture merupakan: suatu metode belajar yang menggunakan gambar yang dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis [4]. Selain model di atas, peneliti juga menggunakan model PBL sebagai pembanding. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan: salah satu model pembelajaran yang sangat menekankan pada keaktifan siswa sehingga dapat menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah: model pembelajaran berbasis masalah. Model pembelajaran berbasis masalah adalah: model pembelajaran yang lebih menekankan pada pemecahan masalah atau masalah sebagai titik tolak atau dasar dalam proses pembelajaran. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka dilakukan suatu penelitian tentang perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model Pembelajaran kooperatif tipe Picture and picture dengan model pembelajaran berbasis masalah pada materi IPA Terpadu 6
7 siswa SMPN 16 Mataram tahun ajaran 2015/2016. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif bersifat pra-eksperimen (pre-experimental). Penelitian ini tidak menggunakan kelompok pengendali, maka pelaksana eksperimen tidak beranggapan bahwa: perubahan yang terjadi antara hasil pre-test dan post-test disebabkan oleh perlakuan eksperimental. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2016 di SMP Negeri 16 Mataram tahun ajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah: seluruh peserta didik kelas VII yang terbagi dalam 5 kelas, sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VII A sebagai kelas yang diberikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas VII B sebagai kelas yang diberikan model pembelajaran Picture and Picture. Materi yang diajarkan dalam penelitian ini adalah: materi Ekosistem. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah: model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Picture and Picture. Variabel terikatnya adalah: hasil belajar peserta didik, dalam hal ini mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda yang telah valid dan reliabel, sedangkan ranah afektif dan psikomotor digunakan lembar observasi berupa check list yang berisi 10 deskriptor. Analisis uji hipotesis menggunakan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Hasil Belajar Kognitif Data hasil pre-test untuk kelas VII A yang memperoleh nilai tertinggi 56 dan nilai terendah 28 dengan nilai rata-rata 44,07, sedangkan di kelas VII B dengan di peroleh nilai pre-test tertinggi 52 dan nilai terendah 28 dengan nilai rata-rata 40. Data hasil post-test untuk kelas eksperimen 1 yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning memperoleh nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 72 dengan nilai rata-rata 80,41, sedangkan di kelas eksperimen 2 dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture diperoleh nilai pre-test tertinggi 88 dan nilai terendah 68 dengan nilai rata-rata 78,77. Visualisasi nilai rata-rata pre-test dan post-test yang diperoleh pada kelas sampel tersebut diperlihatkan pada Gambar 4.1 berikut: 7
8 Nilai Grafik Hasil Belajar kelas A Gambar1. Diagram batang nilai pre-testdan posttest hasil belajar Kelas yang diuji-t adalah: antara kelas yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture. Berdasarkan analisis uji-t untuk data pre-test baik kelas eksperimen 1 maupun kelas eksperimen 2 diperoleh nilai t hitung sebesar 2,03 pada taraf kesalahan 5% dan dk 53 dengan nilai t tabel. sebesar 2,01, sehingga hasil analisis tersebut terlihat bahwa: t hitung > t tabel atau 2,03 > 2,01 artinya: bahwa pada nilai pre-test terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learning dengan menggunakan model Pictute and Picturedi SMP Negeri 16 Mataram. Uji-t untuk nilai post-test baik pada kels eksperimen 1 maupun pada kelas eksperimen 2 diperoleh nilai t hitung sebesar 1,05 pada taraf kesalahan 5% dan dk kelas B pretest posttest dengan nilai t tabel sebesar 2,01, sehingga hasil analisis tersebut terlihat bahwa: t hitung < t tabel (1,05 < 2,01), artinya: bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran PBL dengan menggunakan model Pembelajaran Picture and Picturedi SMP Negeri 16 Mataram. Uji perbedaan hasil belajar pada pretest menunjukkan: bahwa pada kelas eksperimen 1 yang mengggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture terdapat perbedaan, tetapi pada post-test tidak memiliki perbedaan. Oleh karena itu, analisis data perlu dilanjutkan dengan uji perbedaan rata-rata gain-score untuk membuktikan hipotesis. Berdasarkan hasil uji-t untuk nilai Gain-score baik pada kelas eksperimen 1 maupun pada kelas eksperimen 2 diperoleh nilai t hitung sebesar - 1,51 pada taraf kesalahan 5% dan dk 53 dengan nilai t tabel sebesar 2,01, sehingga hasil analisis tersebut terlihat bahwa: t hitung < t tabel (1,51 < 2,01), artinya: bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran PBL dengan menggunakan model Pembelajaran Picture and Picturedi SMP Negeri 16 Mataram. 8
9 Pretest Posttest Gainscore Kelas Varians PBL 67,56 PP 40,96 PBL 32,39 PP 35,54 PBL 35,44 PP 35,54 Dk Perolehan T T hitung tabel 53 2,03 2, ,05 2, ,51 2,01 Kesimpul an Terdapat perbedaan Tidak terdapat perbedaan Tidak terdapat perbedaan Tabel 1. Hasil Uji-t kelas PBL dengan kelas Picture and Picture Hasil uji hipotesis yang digunakan untuk melihat perbedaan antara kelas eksperimen 1 yang menggunakan model Problem Based Learning dengan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model Picture and Picture adalah: menggunakan ujit. Berdasarkan analisis data hasil belajar ranah kognitif, hasil uji hipotesisnya menunjukkan nilai t hitung adalah: -1,51 pada taraf signifikan 5% harga t tabel = 2,01 karena nilai t hitung < t tabel maka berlaku H 0 diterima. Sehingga, dapat dikatakan tidak ada perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan model Problem Based Learning dengan kelas yang menggunakan model Picture and Picture. Dengan demikian, kedua model tersebut memberikan pengaruh yang sama baiknya terhadap hasil belajar IPA siswa. Penggunaan model Problem Based Learning yang berpengaruh terhadap hasil belajar pada penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Mutoharoh (2011) menyatakan: bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa, terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar fisika yang di ajarkan dengan model Problem Based Learning, dengan siswa yang di ajarkan model konvensional. Hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah (Problem Based Learning) lebih tinggi dari pada belajar yang menggunakan konvensional, sedangkan penggunaan model Picture and Picture ini yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Geovanis (2011) yang menyatakan: bahwa model pembelajaran Picture and Picture lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran Examples non examples. Penelitian tersebut membandingkan antara dua model tersebut di atas. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan tidak adanya perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan model Problem Based Learning dengan kelas yang menggunakan model Picture and Picture, antara lain yakni: faktor siswa. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa: penyebaran siswa di kedua kelas eksperimen adalah: homogen, sehingga kemampuan siswa 9
10 di kedua kelas tersebut sama-sama baik, artinya: siswa pada masing-masing kelas tersebut memiliki karakter dan tingkat kecerdasan yang seimbang. Kecerdasan siswa berpengaruh terhadap kemajuan belajar. Menurut [5] menyatakan: bahwa siswa yang mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi akan lebih berhasil dari pada siswa yang memiliki kecerdasan yang rendah. Namun, siswa yang memiliki kecerdasan yang tinggi belum tentu berhasil dalam belajarnya. Hal ini disebabkan karena belajar adalah: suatu proses yang kompleks dengan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor lain yang mempengaruhi tidak adanya perbedaan hasil belajar siswa dalam penelitian ini adalah: karakteristik dari kedua model pembelajaran yang digunakan, dimana masing-masing model pembelajaran mampu menarik minat belajar siswa yang akhirnya berpengaruh terhadap hasil belajarnya. Pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, pembelajaran difokuskan atau diorientasikan pada pemberian masalah kepada siswa, pada saat melakukan orientasi masalah, siswa dirangsang untuk berpikir tentang mengidentifikasi masalah apa yang akan diselesaikan dan bagaimana upaya dalam menyelesaikannya. Masing-masing siswa bisa mempunyai cara-cara yang berbeda dalam menyelesaikan masalah tersebut. Menurut [6] menyatakan: bahwa dalam penyelesaian masalah siswa tidak bisa melakukan proses penyelesaian masalah secara individu melainkan dilakukan secara berkelompok. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam proses berpikir dan kegiatan belajar yang memungkinkan siswa menjadi narasumber bagi teman yang lain untuk mempelajari materi pelajaran atau memecahkan suatu masalah melalui pengamatan langsung sehingga terjalin interaksi sosial dengan teman sebayanya. Kedua hal tersebut dapat menarik perhatian siswa, meningkatkan kepuasan siswa, dan lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas kelompok sehingga siswa termotivasi untuk belajar. Oleh sebab itu guru harus bisa membangun suasana kerjasama dan kompetisi yang sehat dalam proses belajar mengajar sehingga siswa termotivasi untuk memperoleh yang terbaik untuk kelompoknya. Kegiatan yang dilakukan selama proses pembelajaran pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning menuntut siswa untuk mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya melalui kegiatan pemecahan masalah autentik. Dengan menggunakan masalah 10
11 autentik siswa merasa materi yang dipelajari berhubungan dengan kehidupannya dan akhirnya siswa merasa bahwa: pelajaran tersebut akan berguna untuk kehidupannya. Ini sejalan dengan pendapat [7] yang menyatakan: bahwa siswa akan tertarik untuk belajar jika yang dipelajari itu sedikitnya sudah dapat diketahui atau dinikmati manfaatnya. Pada kelas yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture, kegiatan pembelajaran difokuskan pada penggunaan media gambar dalam menjelaskan materi pelajaran sehingga tercipta pembelajaran yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Menurut [8] media gambar adalah: media yang mengkombinasikan fakta dan gagasan secara kuat dan jelas melalui kombinasi pengungkapan kata-kata dengan gambar. Namun secara khusus media gambar berfungsi: untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau memberi variasi pada fakta kemungkinan dilupakan atau diabaikan. Media gambar yang digunakan pada penerapan model Picture and Picture dikemas dalam bentuk slide powerpoint sehingga dapat menarik minat siswa untuk memperhatikan materi pelajaran. Kualitas pembelajaran yang baik berasal dari proses belajar mengajar yang baik. Media gambar merupakan: salah satu sarana yang dapat menunjang proses pembelajaran. Selama penerapan model pembelajaran Picture and Picture di kelas eksperimen 2, siswa terlihat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran, siswa lebih aktif baik dalam kegiatan diskusi maupun tanya jawab. Proses pembelajaran tersebut pada akhirnya akan berimbas pada hasil belajar siswa yang optimal. Pemanfaatan media gambar sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Oleh sebab itu, penggunaan media gambar dalam kegiatan pembelajaran memberikan pengaruh yang positif terhadap hasil belajar siswa [9]. 2. Hasil Belajar Afektif Berdasarkan penilaian hasil belajar afektif siswa pada kedua kelas eksperimen tersebut dapat dikatakan termasuk dalam kategori baik. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan yang dialami siswa pada tiap pertemuannya. Adanya praktikum atau percobaan langsung di lingkungan sekolah menyebabkan siswa menjadi lebih bersemangat dan antusias dalam belajar. Namun, dalam berdiskusi, terdapat beberapa kelompok yang belum mengikuti kegiatan diskusi dengan baik. Dalam kelompok tersebut, hanya satu atau dua orang siswa 11
12 yang rajin mengisi LKS (Lembar Kerja Siswa), mengungkapkan pendapat dalam kelompok secara aktif, dan beberapa aspek yang lain. Kelas yang ribut dan dengan siswa yang banyak membuat pendidik kesulitan mengatur siswa satu persatu, sehingga saat berdiskusi maupun menganggapi hasil diskusi, beberapa peserta didik tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pembelajaran pada kedua kelas yang menerapakan model pembelajaran Problem Based Learning maupun model pembelajaran Picture and Picture juga melibatkan siswa pada kegiatan percobaan, berinteraksi langsung dan menjelajahi alam sekitar sehingga menyebabkan siswa menjadi lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pelajaran. Semakin aktif siswa dalam mengikuti pembelajaran akan memberikan banyak pengalaman belajar sehingga menyebabkan pemahaman siswa meningkat. Hal ini sesuai dengan pendapat [10] yang menyatakan: bahwa semakin banyak aktifitas yang dilakukan, pemahaman siswa semakin bertambah. 3. Hasil Belajar Psikomotor Hal yang sama juga terjadi pada penilaian hasil belajar psikomotor siswa, dimana kedua kelas berada pada kategori baik, Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata nilai hasil belajar psikomorik peserta didik pada tiap indikator berbeda. Hal tersebut dikarenakan peserta didik memiliki keterampilan yang berbeda pada tiap aspeknya. Dilihat dari tiap pertemuan pada aspek psikomotor ini, siswa mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan praktikum yang dilakukan membuat siswa menjadi lebih terampil dalam menyusun jaring-jaring makanan dlam suatu ekosistem. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh [11] dalam penelitiannya menyatakan: bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa bekerja sama dalam kelompok. Keuntungannya: siswa dapat berkomunikasi secara ilmiah dalam suatu kegiatan diskusi, memupuk kerja sama tim, meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah dan memudahkan pemahaman konsep. Hasil analisis tiga ranah hasil belajar (kognitif, afektif, dan psikomotor) tersebut baik pada kelas yang diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning maupun pada kelas yang diterapkan model pembelajaran Picture and Picture menunjukkan bahwa: ketiganya terkait satu sama lain. Menurut [12] menyatakan: bahwa tiga tipe hasil belajar yang ada sebenarnya tidak berdiri sendiri, tapi selalu berhubungan 12
13 satu sama lain bahkan ada dalam kebersamaan, artinya: seseorang yang berubah tingkat kognisinya, sebenarnya dalam kadar tertentu telah berubah pula sikap dan prilakunya. Makna dari pendapat tersebut menyiratkan bahwa: seseorang yang telah menguasai tingkat kognitifnya, maka sikap dan perilaku orang tersebut sudah dapat diramalkan. Singkatnya, jika kognitif siswanya baik, maka afektif dan psikomotorik siswa tersebut juga akan baik. [13] Belajar merupakan: suatu proses memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam wujud perubahan tingkah laku dan kemampuan bereaksi yang relatif permanen atau menetap karena adanya interaksi individu dengan lingkungannya. Dapat disimpulkan bahwa: hasil belajar merupakan dampak dari segala proses memperoleh pengetahuan, hasil dari latihan, hasil dari proses perubahan tingkah laku yang dapat diukur baik melalui tes perilaku, tes kemampuan kognitif, maupun tes psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: penggunaan model Problem Based Learning maupun model Picture and Picture mempengaruhi sikap dan keterampilan peserta didik. Penilaian afektif dan psikomotor peserta didik dalam proses belajar mengajar, didapatkan bahwa: kedua model tersebut memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada ranah afektif dan psikomotor. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa: nilai afektif dan psikomotor peserta didik pada kelas model Problem Based Learning dan dengan kelas model Picture and Picture tidak jauh berbeda. Hasil perolehan nilai afektif dan psikomotor pada tiap pertemuan di masing-masing kelas tersebut dapat menumbuhkan kemampuan afektif dan psikomotor peserta didik. sedangkan: pada ranah kognitif, berdasarkan analisis data di dapatkan bahwa: tidak terdapat perbedaan antara model Problem Based Learning dengan model Picture and picture. Analisis tiga ranah hasil belajar (kognitif, afektif, dan psikomotor) yang ditunjukkan dalam penggunaan model tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Ketiga hasil belajar tersebut saling terkait satu sama lain. Menurut [14] menyatakan: tiga tipe hasil belajar yang ada, sebenarnya tidak berdiri sendiri, tapi selalu berhubungan satu dengan yang lain. Dalam mengajar guru harus mengarahkan keaktifan belajar peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan dan menumbuhkan situasi belajar yang kondusif agar materi menjadi mudah 13
14 dipahami dan mendapatkan hasil belajar yang baik. Berdasarkan hal di atas, disarankan agar guru selanjutnya dapat menerapkan beberapa model dalam pembelajaran, khususnya kedua model pembelajaran Problem Based Learning dan model pembelajaran Picture and Picture pada saat proses pembelajaran, namun perlu diperhatikan antara kesesuaian materi dengan model yang digunakan, sehingga tujuan dari pembelajaran itu dapat tercapai. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning tidak berbeda dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture pada kelas VII di SMP Negeri 16 Mataram Tahun 2016/2017. DAFTAR PUSTAKA [1] Sanjaya, W Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. [2] Anggareni, N., Ristiati, N. dan Widiyanti, N Implementasi Strategi Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Konsep IPA Siswa SMP. e-jurnal Program Pasca sarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi IPA (4). [3] Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group. [4] Hamdani, Strategi Belajar Mengajar: Bandung. Pustaka Setia. [5] Slameto Belajar dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. [6] Jufri, A. W Belajar dan Pembelajaran Sains. Mataram: Arga Puji Press. [7] Uno, H. B Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara. [8] [9] Sudjana, Nana dan Ahmad, Rivai MediaPengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo. [10] Silberman Active Learning: 101 Cara Siswa belajar Aktif. Bandung: Nusa Media. [11] Susilo, A. B. dkk Model Pembelajaran IPA Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP. Unnes Science Education Journal (1): [12] Sudjana, N Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. 14
15 [13] Sugihartono, Psikologi Pendidikan Yogyakarta: UNY Press. [14] Sudjana, N Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo. 15
Beti Juwita Sari (1), Abdurrahman (2), Nengah Maharta (2) Mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Unila, (2)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL EXCLUSIVE ANTARA METODE INKUIRI DENGAN VERIFIKASI (1) Beti Juwita Sari (1), Abdurrahman (2), Nengah Maharta (2) Mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Unila,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh
Ikeu Dwi Astuti*) Purwati Kuswarini Suprapto*)
Application of Cooperative Learning Model Type of Question Student Have on The Human Body Excretion System Concept (Experimental Studies at II th Grade Science of the 1 st Public Senior High School Singaparna
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH DAN CARD SORT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 MATARAM TAHUN AJARAN 2016/2017 ARTIKEL SKRIPSI Diajukan untuk
Resti Tresnasih*) Purwati Kuswarini Suprapto*)
APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE OF GAMES TOURNAMENT TEAMS (TGT) WITH EXPLORE ACTIVITY STUDENT LEARNING RESULT IN CONCEPT PLANT STRUCTURE (Experimental Study in Fourth Grade Salebu Elementary
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN MEDIA LKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp) KELAS XI IPA MAN 2 LOMBOK TENGAH JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGJATI
894 Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 9 ke-5 Tahun 2016 PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGJATI THE EFFECT OF CONTEXTUAL LEARNING
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DIPADU DENGAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 KARTASURA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh: AGASTA IKA WULANSARI
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing disertai diskusi dalam Pembelajaran Fisika Kelas VII di SMP
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing disertai diskusi dalam Pembelajaran Fisika Kelas VII di SMP Ida Purwati, Sri Astutik, Nuriman Program Studi Pendidikan Fisika jurusan Pendidikan
Puger Honggowiyono, Dedy Arif Budiawan
Honggowiyono, Arif Budiman; Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Expert Group Dengan Tipe Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar
OLEH: SITI FATIMAH NIM. E1M
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI SISTEM KOLOID PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 GERUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 JURNAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi
Laela Ngasarotur Risfiqi Khotimah Partono Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muhammadiyah Metro
p-issn: 2337-5973 e-issn: 2442-4838 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 METRO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Laela Ngasarotur
ARTIKEL PENELITIAN. Oleh. Itha Masithah NIM. E1A
1 Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe The Power of Two (Kekuatan Berdua) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMPN 11 Mataram Pada Mata Pelajaran IPA Tahun Ajaran 2016/2017 ARTIKEL PENELITIAN
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika STKIP PGRI Sumatera Barat 2
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA FISIKA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 6 PADANG Egi Wulan Sari, Husna, Megasyani Anaperta
ARTIKEL. Oleh : RINI MELIA SARI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
ARTIKEL PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 PADANG Oleh : RINI
ARTIKEL PENELITIAN OLEH: HELMI SUSANTI
ARTIKEL PENELITIAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION YANG DIAWALI TUGAS MERINGKAS TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG OLEH: HELMI SUSANTI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PKN
2.732 Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 29 Tahun ke-5 2016 PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PKN THE INFLUENCE OF INQUIRY LEARNING
PENGGUNAAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DI SMP NEGERI 4 KUNINGAN
PENGGUNAAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DI SMP NEGERI 4 KUNINGAN Oleh : Yeyen Suryani & Dewi Natalia S Abstrak Masalah dalam penelitian ini
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR Sony Cornelis Lee dan Farida Nur Kumala Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNIKAMA [email protected] dan [email protected]
Unnes Physics Education Journal
UPEJ 4 (3) (2015) Unnes Physics Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upej UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE LEARNING START WITH A QUESTION PADA SISWA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK ( BRAIN BASED LEARNING)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK (BRAIN BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 7 MATARAM TAHUN AJARAN 2016/2017 ARTIKEL PENELITIAN Oleh: LIA SARI RAHMATIN
Risaftia Andini 1, Johni Azmi 2, Jimmi Copriady 2 No.
1 THE COMPARATIVE STUDY OF STUDENT S ACHIEVEMENT USING COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE OF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) AND ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) ON THE COLLOID SUBJECT IN CLASS XI SCIENCE SENIOR
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING MELALUI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 22 PADANG
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING MELALUI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 22 PADANG Sufriyanti*), Ardi**), Siska Nerita**) * ) Mahasiswa
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Hesti Fitriani 1), Nurul Afifah 2) dan Eti Meirina Brahmana 3) 1 Fakultas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Marthina 1), Pentatito Gunowibowo 2), Arnelis Djalil 2) [email protected] 1 Mahasiswa Program Studi
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP 1) Maya Sinta Ayu Septriningsih, 1) Singgih Bektiarso, 1) Trapsilo Prihandono
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh Gelar
THE APPLICATION OF COOPERATIVE TEACHING MODEL COOPERATIVE SCRIPT TYPE IN HUMAN RESPIRATION SYSTEM
THE APPLICATION OF COOPERATIVE TEACHING MODEL COOPERATIVE SCRIPT TYPE IN HUMAN RESPIRATION SYSTEM (Ekperiment study at XI IPA 2 Programe of SMAN Darmaraja Sumedang Academic Year 2012/2013) Dr. H. Endang
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL Ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) OLEH: ZUMRATUN
Alumni Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram 2. Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram
ISSN 1907-1744 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI POKOK SISTEM PERIODIK UNSUR PADA SISWA KELAS X SMAN 1 MATARAM TAHUN AJARAN 2013/2014 Nurwahidah 1, Yayuk Andayani
Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Ekspositori, dan Hasil Belajar. Abstract
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PEMBELAJARAN EKSPOSITORI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SISWA SD ATHIRAH KOTA MAKASSAR 1 Nurhadifah Amaliyah, 2 Waddi Fatimah,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Heriyanto* ), Rena Lestari 1), Riki Riharji Lubis 2) 1&2)
Abstrak. Kata kunci :Eksperimen Inkuiri, Eksperimen Verifikasi, Tingkat Keaktifan, Hasil Belajar.
Pengaruh Perbedaan Metode Eksperimen Berbasis Inkuiri dan Eksperimen Berbasis Verifikasi dalam Praktikum terhadap Tingkat Keaktifan dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMPN 1 Singojuruh, Banyuwangi
MODEL INQUIRY TRAINING DENGAN SETTING KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP
MODEL INQUIRY TRAINING DENGAN SETTING KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP 1) Rica Ayu Bairusi, 2) Subiki, 2) Bambang Supriadi 1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika 2) Dosen Pendidikan
Arinil Haq, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani ABSTRACT
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE SCRIPT DENGAN TIPE PAIR CHECKS (Studi Eksperimen pada Konsep Pencernaan Makanan pada
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Guided Note Taking Dalam Pembelajaran Biologi Kelas VIII SMPN 2 Panti Kabupaten Pasaman
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Guided Note Taking Dalam Pembelajaran Biologi Kelas VIII SMPN 2 Panti Kabupaten Pasaman,, 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Bung
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRING MINDS WANT TO KNOW (IMWK)
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRING MINDS WANT TO KNOW (IMWK) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2011/2012
PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING
Pengaruh Penerapan Problem. (Aunurrofiq Hidayat) 454 PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DIPADU DENGAN AKTIVITAS KOLABORATIF TRUE OR FALSE STRATEGY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
G. Lian Y. Nababan. NIM ABSTRAK. antara hasil belajar siswa menggunakan model konvensional dengan model
1 PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KONVENSIONAL DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI BIOSFER KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 PANCUR BATU G. Lian Y. Nababan. NIM. 06110005
The Efectiveness Of Learning Base Card Sort Game Method to PPKn Learning Result Of Students in Man 1 Mataram. Nurul Fitriyani
The Efectiveness Of Learning Base Card Sort Game Method to PPKn Learning Result Of Students in Man 1 Mataram Nurul Fitriyani Jurusan Pendidikan IPS FKIP Universitas Mataram Jl. Majapahit Mataram 83125
Sariyani, Purwati Kuswarini, Diana Hernawati ABSTRACT
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING DAN MODEL PROBLEM POSING PADA MATERI PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 12 KOTA
Siva Fauziah, Purwati Kuswarini Suprapto, Endang Surahman
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DIBANTU MEDIA MAGIC CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI DAYUHARJO
776 Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 8 Tahun ke-5 2016 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI DAYUHARJO THE EFFECT OF USING FLASHCARD ON
Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember Abstract
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN PRAKTIKUM DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SMAN 3 JEMBER 1) Priyoko Tri Santoso, 2) Trapsilo Prihandono,
PERBANDINGAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE
PERBANDINGAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE DAN TIPE THE POWER OF TWO TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 2 AMPEK ANGKEK JURNAL LIA RAHMADINA NIM. 09010353
THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING IN STUDENT S LEARNING OUTCOMES
THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING IN STUDENT S LEARNING OUTCOMES Siskawati Dewi Purba dan Eidi Sihombing Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan [email protected] ABSTRACT The purpose
Key words: CIRC models, pictures media, learning achievement, human excretory system
97 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOTITION (CIRC) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 6 PEKANBARU
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE
Jurnal Pendidikan Rokania Vol. II (No. 2/2017) 265-273 265 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 38
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPOSITORY BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN 21 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015
GaneÇ Swara Vol. 9 No. September 05 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPOSITORY BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN MATARAM TAHUN PELAJARAN 04/05 ABSTRACT MELINDA DWI
ABSTRACT. Keyword : Active Learning, The Result of Cognitive, Affective and Psychomotor Learning Domains.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DISERTAI LEMBAR DISKUSI SISWA (LDS) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 26 PADANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Frida Sari Riska
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK BERKIRIM SALAM DAN SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN 3 LEMBAH GUMANTI TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK BERKIRIM SALAM DAN SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN 3 LEMBAH GUMANTI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nofi Demalawita Fitri 1, Megasyani Anaperta 2, Aidhia Rahmi
Anggarini Puspitasari* ) Purwati Kuswarini* )
IMPLEMENTATION OF THINK TALK WRITE TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL IN HUMAN EXCRETION SYSTEM CONCEPT IN 11 th GRADE SCIENCE CLASS OF 8 th PUBLIC SENIOR HIGH SCHOOL AT TASIKMALAYA Anggarini Puspitasari*
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Index Card Match dengan Pendekatan Pembelajaran Resitasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa (Studi Eksperimen pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA JURNAL. Oleh
1 PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA JURNAL Oleh ISNA MALIHATUL AINI RISWANDI LILIK SABDANINGTYAS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM DISERTAI TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 SKRIPSI Oleh
(The Influence of Cooperative Learning Model Type of Question Student Have toward Students Learning Achievement on Excretion System Subject) ABSTRACT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERTIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE PADA MATERI SISTEM EKSKRESI (STUDI EKSPERIMEN DI KELAS VIII SMP NEGERI 13 KOTA TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2014/2015) (The Influence of Cooperative
PERBANDINGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN BEBAS TERMODIFIKASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR
PERBANDINGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN BEBAS TERMODIFIKASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR Kadek Budiasa (1), Viyanti (2), I Dewa Putu Nyeneng (3) (1) Mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Unila, [email protected];
(The Influence of Based Inquiry Learning Model Type of Guided Inquiry to The Students Learning Achievement on Ecosystem) ABSTRACT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INQUIRY TIPE GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri 4 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2014/2015)
Rahayu Siti Fatonah, Purwati Kuswarini Suprapto, Romy Faisal Mustofa
Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions dan Tipe Teams Games Tournament pada Konsep Ekosistem (Studi Eksperimen
JURNAL OLEH: ADRIYAN MUTMAYANI E1M
1 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X IPA SMAK KESUMA MATARAM TAHUN AJARAN 2015/2016 JURNAL Diajukan untuk Memenuhi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKUSI TIGA LAPIS PADA KONSEP KINGDOM PLANTAE
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKUSI TIGA LAPIS PADA KONSEP KINGDOM PLANTAE DI KELAS X SMA NEGERI 6 KOTA TASIKMALAYA TAHUN AJARAN 2012/2013 JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBASIS EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK ZAT DAN WUJUDNYA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBASIS EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK ZAT DAN WUJUDNYA Eva M. Ginting dan Harin Sundari Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri
Anisa Nabilasari, Purwati Kuswarini Suprapto, Diana Hernawati
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP DENGAN GROUP INVESTIGATION PADA SUB KONSEP SISTEM PENCERNAAN MANUSIA (The Differences Between Students Achievement
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN READING GUIDE TERHADAP PENGUASAAN KONSEP PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA KELAS VIII SMPN 30 PEKANBARU TAHUN AJARAN 2014/2015 Raudhah
Diterima: 8 Maret Disetujui: 26 Juli Diterbitkan: Desember 2016
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kela VII SMP Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Pada Materi Asam, Basa dan Garam The Effect of Group Investigation
(The Influence of Creative Problem Solving Learning Model by Video Media to The Student Achievement on The Material Environmental Pollution.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DIBANTU DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN (Studi Eksperimen Di Kelas X Semester 2 SMA Negeri 4 Tasikmalaya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 4 PASAMAN Rina*, Sofia Edriati**), Hamdunah**) *)
MODEL INKUIRI DENGAN TIPE INTEGRATED PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP ARTIKEL. Oleh. Etik Khoirun Nisa NIM
MODEL INKUIRI DENGAN TIPE INTEGRATED PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP ARTIKEL Oleh Etik Khoirun Nisa NIM 090210102023 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
MODEL QUANTUM TEACHING DISERTAI METODE EKSPERIMEN DAN DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMP. Winda Ayu Wijayanti, Indrawati, Trapsilo Prihandono
MODEL QUANTUM TEACHING DISERTAI METODE EKSPERIMEN DAN DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMP Winda Ayu Wijayanti, Indrawati, Trapsilo Prihandono Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember
MODEL KOOPERATIF STAD BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA ARTIKEL. Oleh
MODEL KOOPERATIF STAD BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA ARTIKEL Oleh Moh. Jamalul Lail NIM 090210102035 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN Inovasi Pembelajaran untuk Pendidikan Berkemajuan FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 7 November 2015
PERBEDAAN RERATA HASIL BELAJAR BASIS DATA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPLICIT INSTRUCTION DAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN KELAS XII SMK PGRI 4 NGAWI Khusnul
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 12 MATARAM TAHUN AJARAN 2015/2016 Artikel Skripsi Diajukan Dalam Rangka Persyaratan
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PBL DAN TPS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PBL DAN TPS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Yessy Yolanda, Pujiati, Nurdin Pendidikan Ekonomi P. IPS Unila Jalan Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN Karya Sinulingga dan Amelia Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan [email protected]
PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Ratna Wulan Ndari 1, Caswita 2, Tina Yunarti 2 [email protected] 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 4 PARIAMAN
1 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 4 PARIAMAN Tinsi Motri, Siska Nerita, Yosmed Hidayat Program Studi Pendidikan
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Problem Solving Dengan Pemberian Tugas Rumah Meringkas Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMP 3 Padang
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Problem Solving Dengan Pemberian Tugas Rumah Meringkas Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMP 3 Padang Utari Permata Sari 1), Wince Hendri 2) dan Azrita 2)
PENGARUH PENGUNAAN METODE EVERYONE IS TEACHER HERE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SDN 1 MIDANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENGARUH PENGUNAAN METODE EVERYONE IS TEACHER HERE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SDN 1 MIDANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 JURNAL SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Persyaratan Untuk Meraih
Keyword : Cooperative Learning Make a Match, Student Achievment.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN REAKSI REDOKS DI KELAS X SMA NEGERI KUANTAN HILIR Lis Wydiagustina*, Erviyenni dan Lenny Anwar
JURNAL. Sarjana Pendidikan pada Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADAA MATERI SISTEM GERAK PADA MANUSIA (Studi Eksperimen di Kelas VII SMP Negeri 18 Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran
Ai Dina, Purwati Kuswarini, Ai Sri Kosnayani
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Melalui Pendekatan Ekspositori dan Proses (Studi Eksperimen pada Konsep Sistem
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN METODE OBSERVASI LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG (Studi Eksperimen pada Konsep Ekosistem di Kelas VII
MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SAINS FISIKA SISWA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 TAMBANG
Jurnal Geliga Sains 4 (1), 23-27, 2010 Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Riau ISSN 1978-502X MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SAINS FISIKA SISWA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL
Devi Nur Afriliani H. Endang Surahman Suharsono
THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TYPE TO STUDENT ACHIVEMENT ON HUMAN REPRODUCTION SYSTEM SUB CONCEPT ELEVENTH SCIENCE OF MAN AWIPARI TASIKMALAYA Devi Nur
Oleh: ASTERIA EWINDA PRATIWI AZHAR E1M
JURNAL SKRIPSI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA MATERI ASAM BASA SISWA KELAS XI IPA SMAN 6 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Oleh: ASTERIA EWINDA PRATIWI AZHAR
Keywords: Student Result learning, cooperative learning mode, kancing gemerincing type, and talking stick type.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING DAN TIPE TALKING STICK PADA KONSEP EKOSISTEM (Studi Eksperimen di kelas VII
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN BELIEF SISWA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN BELIEF SISWA Intan Permata Sari (1), Sri Hastuti Noer (2), Pentatito Gunawibowo (2) [email protected]
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA Tifa Nasrul Afif 1), St. Y. Slamet 2), Matsuri 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta.
