BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Liani Setiabudi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN 5.1 Analisis Matrik BCG (Boston Consulting Group) Berdasarkan tingkat pertumbuhan pangsa pasar dan pangsa pasar relatif sebagai perameter untuk mengukur dan mengetahui posisi bisnis masing-masing perusahaan. Maka dapat diposisikan dimana posisi PT. ABC dalam matrik BCG. Matrik ini menunjukkan adanya dua indikator yaitu pertumbuhan pasar per tahun dan pangsa pasar yang dimiliki oleh perusahaan dimana perusahaan itu berada. Pilihan dalam variabel ini mencerminkan pandangan BCG, pertama, pertumbuhan merupakan faktor penentu yang utama dalam daya tarik industri, kedua posisi persaingan terutama ditentukan oleh pangsa pasar. Matrik BCG memberikan ramalan yang jelas mengenai pola perolehan keuntungan dan arus kas yang berbeda untuk masing-masing kuadran yang berbeda. Matrik ini juga memberikan rekomendasi pada strategi yang dirasa cocok. Sapi perah, investasi pada bintang, divestasi pada anjing dan melakukan analisis lebih lanjut dalam tanda tanya untuk menentukan apakah unit bisnis tersebut tumbuh menjadi bintang atau justru menjadi anjing. Berdasrkan perhitungan yang diperoleh bahwa perusahaan memiliki tingkat pertumbuhan pasar per tahun sebesar %, sedangkan pangsa pasar relatif yang dimiliki adalah sebesar 1.075x. Untuk pesaing tingkat pertumbuhan pasar pertahun sebesar %, dan untuk pangsa pasar relative sebesar 0.93x. Untuk mengetahui posisi perusahaan berada maka nilai tersebut di plotkan ke dalam matrik. 94
2 Gambar 5.1 Posisi perusahaan dalam BCG Matrik Dari gambar matrik BCG di atas dapat dilihat bahwa perusahaan berada pada posisi bintang (star), perusahaan telah berhasil dengan suatu kegiatan bisnis Tanda Tanya. Posisi bintang merupakan pimpinan pasar dalam sebuah pasar yang pertumbuhannya tinggi, karena karakteristik bisnis bintang adalah pangsa pasar relative tinggi dengan laju pertumbuhan pasar yang tinggi juga. Tetapi posisi perusahaan ABC belum pada posisi kuat, terlihat bahwa ada pesaing yang berada sangat dekat, serta posisi perusahaan yang akan kembali ke tanda tanya jika tidak mampu mempertahankannya. Perusahaan masih memerlukan dana yang besar untuk mempertahankan diri (pangsa pasarnya) dalam kondisi persaingan dari pertumbuhan yang semakin ketat. Perusahaan ini mampu menjadi sapi perah dimasa yang akan datang jika perusahaan mampu mempertahankan pangsa pasarnya ketika pertumbuhan pasar relative rendah (pasar mulai jenuh). 95
3 Strategi yang sebaiknya dilakukan perusahaan ABC antara lain dengan menjaga/mempertahankan pangsa pasar yang ada dengan baik, mencari pelanggan potensial baru, keuntungan yang diperoleh digunakan reinvestasi dalam bentuk potongan harga, penyempurnaan produk, perluasan cakupan pasar, peningkatan efisiensi produksi. 5.2 Analisis Matrik Daya Tarik Industri Matrik daya tarik industri merupakan matrik yang posisi unit strategis pada saat sekarang dan juga mencoba memperkirakan posisi unit bisnis tersebut dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, posisi bisnis pada saat sekarang baru dapat disusun setelah manajemen mampu mengidentifikasi dan memberikan penilaian (assessment) pada veriabel internal dan eksternal yang berpengaruh secara signifikan terhadap peluang bisnis yang muncul dan kekuatan perusahaan yang dimiliki. Parameter yang dibutuhkan pada matrik daya tarik industri adalah kekuatan bisnis yang merupakan variable internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan dan daya tarik industri merupakan variable eksternal yang terdiri dari peluang dan ancaman yang dimiliki perusahaan Identifikasi Faktor Daya Tarik dan Kekuatan Bisnis Berdasar perhitungan pada bab sebelumnya, pada tabel 4.5 pada faktor daya tarik industri diperoleh nilai tertimbang Dimana nilai tertimbang dengan nilai 3.0 sampai 4.0 tergolong tinggi, yaitu mempunyai peluang bisnis maksimal dan tanpa memiliki ancaman bisnis. Untuk nilai antara 2.0 sampai 2.99 termasuk kategori sedang yaitu mempunyai peluang dan ancaman yang seimbang. 96
4 Sedangkan untuk nilai antara 1.0 sampai 1.99 termasuk kategori rendah yaitu bisnis sepenuhnya berada dalam ancaman tanpa sedikitpun mempunyai peluang bisnis. Dalam hal ini PT. ABC berada dalam kategori sedang. Sedangkan pada faktor kekuatan bisnis pada tabel 4.9 diperoleh nilai tertimbang sebesar Dimana nilai tertimbang dengan nilai 3.0 sampai 4.0 tergolong kuat, yaitu mempunyai kekuatan bisnis maksimal dan tanpa memiliki kelemahan bisnis. Untuk nilai antara 2.0 sampai 2.99 termasuk kategori sedang yaitu mempunyai kekuatan dan kelemahan yang seimbang. Sedangkan untuk nilai antara 1.0 sampai 1.99 termasuk kategori lemah yaitu bisnis sepenuhnya berada dalam kelemahan tanpa sedikitpun memiliki kekuatan bisnis. Dalam hal ini PT. ABC berada dalam kategori sedang Posisi Bisnis Perusahaan Setelah nilai tertimbang variabel eksternal dan variabel internal diketahui, langkah selanjutnya adalah menentukan posisi bisnis perusahaan. yaitu dengan menggabungkan kedua nilai tertimbang tersebut dengan meletakkan pada sumbu yang tepat. Dengan nilai tertimbang variabel eksternal sebesar 2.79 dan variabel internal sebesar 2.692, maka posisi bisnis PT. ABC tertera pada gambar 5.2 berikut ini. Secara umum matrik daya tarik ini dibagi menjadi tiga bagian utama yang mempunyai strategi berbeda, yaitu : devisi yang masuk sel I, II, IV dapat disebut tumbuh dan bina, devisi yang masuk sel III, V, VII dapat disebut pertahankan dan pelihara, devisi yang masuk sel VI, VIII, IX dapat disebut panen, divestasi. (David, 2002) 97
5 Gambar 5.2 Posisi Bisnis Perusahaan Dari matrik yang telah disusun posisi bisnis perusahaan ABC berada pada posisi yang terletak pada sel yang terbentuk oleh nilai sedang (medium) pada sisi Daya Tarik Industri dan nilai sedang (medium) pada sisi kekuatan bisnis dikategorikan dalam sel selektif atau pada posisi sel V artinya perusahaan memiliki peluang bisnis yang cukup tetapi juga terjadi ancaman dan memiliki kekuatan yang cukup walaupun tidak terlalu baik, tetapi memiliki persyaratan yang cukup untuk dikembangkan lebih lanjut Strategi Pemasaran Berdasarkan Matrik Daya Tarik Industri (MDTI) Berdasarkan posisi bisnis pada masa sekarang, yaitu pada pertemuan kedua sumbu sedang (medium) dan posisi bisnis pada masa yang akan datang, 98
6 yaitu pertemuan antara nilai sedang (medium) horizontal dengan nilai tinggi vertikal, maka strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh PT. ABC dapat dilihat pada gambar 5.3. dibawah ini. D A Y A T A R I K I N D U S T R I M D T I K E K U A T A N B I S N I S TINGGI SEDANG TINGGI SEDANG RENDAH Pertumbuhan Dominasi Investasi maksimal Evaluasi potensi untuk memimpin pasar melalui segmentasi Memperbaiki kelemahan Membangun kekuatan Spesialisasi Mencari ceruk pasar Mempertimba ngkan akuisisi Pertumbuhan selektif Investasi Memelihara posisi ditempat lain Identifikasi Tumbuh berdasarkan segmen pasar Spesialisasi Investasi selektif RENDAH Spesialisasi Mencari ceruk pasar Mempertimb angkan keluar dari 1 pasar Sumber: Freddy Rangkuti, Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis (1997) Gambar 5.3. Berbagai Pilihan Strategi Memelihara posisi Mencari sumber kas masuk Investasi sekedarnya Pemangkasan Investasi minimal Bersiap divestasi Mengikuti pemimpin pasar Mengacaukan sumber aliran kas pesaing Divestasi Setiap perusahaan pasti selalu berusaha untuk berkembang menjadi perusahaan yang besar, sesuai dengan berbagai ukuran bisnis yang sudah disepakati bersama, misalnya berhasil meningkatkan volume penjualan, besarnya 99
7 pangsa pasar yang dikuasai, besarnya laba yang diperoleh, ragam produk yang dihasilkan, harta kekayaan yang dioperasikan, jumlah karyawan, dan ukuran lain yang ditetapkan. Untuk mencapai itu semua dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat berdasarkan posisi dan kondisi yang dihadapi oleh perusahaan. Berdasarkan gambar 5.3 maka strategi untuk menghadapi kondisi dan posisi saat ini atau strategi yang dapat dipilih yaitu : a. Tumbuh Berdasarkan Segmen Pasar Tumbuh berdasarkan segmen pasar adalah perusahaan mengembangkan dan mempertahankan perusahaan dengan berusaha memusatkan perhatian untuk melayani segmen pasar tertentu saja tanpa melakukan perluasan segmen pasar terlebih dahulu, sehingga segmen pasar yang telah dimiliki tidak diambil alih oleh pesaing. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan posisi merek yang kuat dimata konsumen dan saluran distribusi yang mampu menghalangi pesaing merebut segmen pasar yang telah dikuasai. b. Spesialisasi Perusahaan berusaha mengembangkan produk atau lini produk yang memiliki karakteristik yang sama, sehingga perusahaan lebih memusatkan pada bagaimana memberikan yang terbaik kepada konsumen dengan produk yang dihasilkan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menarik produk yang lemah atau yang tidak sesuai dengan yang diharapkan dari peredaran sehingga citra perusahaan tetap terjaga. c. Investasi Selektif Untuk mempertahankan kondisi finansial agar mampu tetap menjalankan roda perusahaan maka dalam melakukan investasi harus benar-benar selektif, 100
8 yaitu dengan berinvestasi yang mendukung seluruh operasional untuk bertahan dan bersaing dengan posisi dan kondisi yang dihadapi perusahaan saat ini. 5.3 Analisis Matriks SWOT Strategi pemasaran yang dapat dipilih atau yang sesuai untuk dilakukan oleh PT. ABC untuk setiap pemasangan adalah sebagai berikut : 1. Strategi S-O Strategi S-O adalah strategi yang memanfaatkan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari peluang yang ada. Strategi yang dapat dilakukan perusahaan diantaranya adalah meningkatkan volume penjualan perusahaan dengan melayani permintaan pelanggan baik untuk produk standar maupun produk pesanan khusus. Pelayanan kepada konsumen juga harus ditingkatkan dengan menambah sarana dan prasarana untuk mendapatkan produk yang lebih baik, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan melakukan pelatihan-pelatihan dalam pemasaran maupun teknik pengembangan kiosk yang baik. Strategi menjaga mutu dan kontinuitas produk diterapkan guna kepercayaan yang besar dari konsumen. Mutu dan kontinuitas produk menjaga kepuasan konsumen yang menghasilkan loyalitas konsumen terhadap yang dipasarkan. 101
9 2. Strategi S-T Strategi lain yang dilakukan perusahaan sehubungan dengan keadaan lingkungan yang dihadapinya adalah strategi dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk menghindari ancaman yang ada. Strategi yang dapat dilkaukan perusahaan adalah menignkatkan pelayanan kepada konsumen, dan meningkatkan kegiatan pemasaran kiosk dengan menambah jumlah showroom di beberapa kota besar dengan mudahnya akses ke lokasi akan memberikan kenyamanan dan kemudahan konsumen dalam mendapatkan produk kiosk. Perusahaan harus tetap menjaga hubungan baik dengan pemasok kebutuhan bahan baku kiosk. Hubungan yang baik dengan pemasok suatu jaminan perusahaan untuk dapat memasarkan kiosk tersebut. Terbatasnya jumlah pemasok untuk kebutuhan kiosk menjadikan perusahaan tergantukng pada pasokan satu pemasok. Persaingan yang cukup tinggi mengaruskan perusahaaan untuk dapat mendapatkan dan mempertahankan pelanggan, hal yang dilakukan adalah dengan mengutamakan mutu produk, dan pelayanan yang cepat. Perusahaan juga memberikan pelayanan yang baik ke konsumen dengan menambah variasi produk dan memperbarui produk-produk kiosk. Apabila pelanggan sudah merasa puas maka pelanggan tidak akan beralih kepada pesaing. 102
10 3. Strategi W-O Strategi W-O merupakan strategi untuk mengatasi kelemahan yang dimiliki perusahaan dalam memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan riset dan pengembangan kiosk, meningkatkan penjualan dengan mengutamakan kualitas dan memanfaatkan potensi pasar yang baik. Pelanggan tetap merupakan asset perusahaan untuk mengatasi kekurangan perusahaan dalam proses pemasaran kiosk. Pelanggan telah memiliki keyakinan tentang kualitas produk. Kepercayaan tersebut menguntungkan perusahaan dalam hal pemasaran, perusahan tidak lagi melakukan promosi pemasaran ke pelangggan tetap, tetapi perusahaan tetap memberikan informasi terbaru dari produknya. Untuk meningkatkan ataupun mempertahankan jumlah pelanggan salah satu cara yang dilakukan adalah promosi dan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Yaitu dengan selalu menangani setiap keluhan atau ketidakpuasan konsumen dengan penanganan yang cepat dan tepat, sehingga memberikan peluang untuk mengubah konsumen yang tidak puas menjadi puas bahkan menjadi pelanggan tetap. 4. Strategi W-T Strategi W-T merupakan strategi dimana perusahaan meminimumkan kelemahan yang dimiliki dan berusaha menghindari ancaman yang timbul. Strategi yang dapat dijalankan perusahaan aalah 103
11 dengan mengadakan penelitian atau riset dan pengembangan terhadap kegiatan pemsaran yang dilakukan oleh perusahaan, memberikan merk dagang pada produk, dan berusaha mencari pemasok bahan baku yang baru. Penelitian atau riset dan pengembangan terhadap kegiatan pemasaran dan kegiatan perngembangan produk merupakan kunci untuk mempertahankan kelangsungan bisnis perusahaan di masa datang. Karena dengan riset pemasaran perusahaan dapat memperkirakan hal yang akan terjadi. Harga adalah faktor yang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Dalam menentukan harga hendaknya perusahaan memperhatikan tingkat perekonomian dari konsumen yang dituju. Sensitivitas konsumen terhadap harga sangatlah besar, konsumen dapat beralih ke pesaing jika perusahaan tidak dapat menetapkan harga dengan tepat. Begitu juga desain atau bentuk kiosk, sensitibitas konsumen terhadap desain cukuplah bessar, konsumen dapat beralih ke pesaing jika tidak suka dengan brntuk atau desain produk kiosk tersebut. 104
12 Faktor Internal Faktor Eksternal Peluang (O) 1. Perkembangan IPTEK 2. Potensi pasar semakin baik 3. Perusahaan memiliki pelanggan tetap 4. Daya beli mengutamakan kualitas 5. Pesanan khusus Ancaman (T) 1. Pesaing 2. Pemain baru 3. Sensitivitas terhadap desain 4. Jumlah pemasok terbatas 5. Masih tergantung pada pemasok Kekuatan (S) 1. Citra perusahaan 2. Kualitas produk 3. Pelayanan yang diberikan ke pelanggan tinggi 4. Penelitian & pengembangan yang tinggi 5. Jaringan pemasaran & distribusi luas Strategi S-O 1. Meningkatkan mutu / kualitas sumber daya manusia dengan pelatihan 2. Memanfaatkan hubungan baik dengan pelanggan, pemasok, dan perantara 3. Mempertahankan pelanggan 4. Menambah kuantitas/kualitas showroom Strategi S-T 1. Meningakatkan pelayanan 2. Meningkatkan kegiatan pemasaran 3. Menambah variasi produk 4. Melakukan penelitian terhadap desain agar lebih disukai pelanggan Kelemahan (W) 1. Lokasi 2. Proses produksi belum konsisten 3. Harga produk 4. Keterbatasan tenaga marketing 5. Jumlah variasi pruduk sedikit Strategi W-O 1. Melakukan riset/penelitian produk dan pemasaran kiosk 2. Meningkatkan penjualan mengutamakan kualitas produk 3. Memanfaatkan potensi pasar yang semakin baik. 4. Penetrasi pasar dengan pendekataan product development Strategi W-T 1. Mengadakan penelitian dan pengembangan terhadap kegiatan pemasaran yang dilakukan perusahaan 2. Berusaha mencari pemasok yang baru 3. Melakukan efisiensi produksi agar harga produk tidak terlalu tinggi Gambar 5.4 Matriks SWOT PT. ABC 105
13 Berdasarkan perhitungan pada bab sebelumnya untuk faktor strategis internal (IFAS) dan faktor strategi ekstenal (EFAS) telah diperoleh skala penilaian sebagai berikut : perusahaan mempunyai nilai kekuatan 1.579, sedangkan nilai kelemahan Dan nilai total untuk faktor strategi internal adalah 0.479, dan perusahaan mempunyai nilai peluang 1.588, sedangkan nilai ancaman Dan nilai total untuk faktor strategi eksternal adalah Titik koordinat horizontal (sumbu x) diperoleh, jika diplot dalam diagram kartesius, diketahui posisi perudahaan pada kuadran kuantitas menjumlahkan nilai kekuatan dengan nilai kelemahan. Titik kordinat vertical diperoleh dengan menjumlahkan nilai peluang dengan nilai ancaman. Dengan demikaian diperoleh nilai horizontal (sumbu x) adalah (-1.100) = Dan untuk nilai vertical (sumbu y) adalah (-1.202) = Dari perhitungan skala penilaian di atas maka posisi perusahaan dapat dilihat dari plot matrik SWOT dibawah ini : S Gambar 5.5 Hasil Skala Penilaian SWOT 106
14 Diperoleh posisi perusahaan sebagaimana disajikan pada gambar 5.5 di atas, berdasarkan titik koordinat tersebut perusahaan berada pada kuadaran I yaitu memiliki kekuatan internal (Strength) dan memiliki peluang (Opportunities) sehingga perusahaan dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriental strategy) 5.4 Usulan Strategi Perusahaan Berdasarkan analisa dari berbagai matrik diatas maka dapat digabungkan untuk diperoleh suatu langkah strategi bagi perusahaan, yaitu perusahaan mempunyai peluang bisnis dan kekuatan internal yang cukup, perusahaan harus mempertahankan pangsa pasar yang ada dengan baik dan mendukung pertumbuhan yang agresif, beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain mencari pelanggan potensial baru, penyempurnaan produk, memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, keuntungan yang diperoleh digunakan reinvestasi dalam bentuk potongan harga, dan investasi harus benar-benar selektif, yaitu dengan berinvestasi yang mendukung seluruh operasional untuk bertahan dan bersaing dengan posisi dan kondisi yang dihadapi perusahaan saat ini. 107
BAB I PENDAHULUAN. ini dapat terlihat dari munculnya pesaing pesaing baru maupun pesaing. pesaing yang sudah mapan dalam suatu bidang usaha.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Akhir akhir ini, adanya persaingan dalam dunia bisnis sudah merupakan hal yang tidak baru lagi, melainkan persaingan yang semakin keras dan berat. Hal ini
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Konsep Strategi Menurut Kotler (2008:58), strategi pemasaran adalah logika pemasaran dimana perusahaan berharap untuk menciptakan nilai pelanggan dan mencapai hubungan yang
IMC 2. Analisa pasar dengan SWOT dan BCG Matrix. Berliani Ardha, SE, M.Si. The meaning of tulips is generally perfect love.
Modul ke: IMC 2 Analisa pasar dengan SWOT dan BCG Matrix Fakultas Komunikasi Berliani Ardha, SE, M.Si Program Studi Advertising & Marketing communication The meaning of tulips is generally perfect love
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Konsep Strategi Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Dalam perkembangannya, konsep strategi terus berkembang. Hal ini dapat ditunjukkan oleh adanya perbedaan konsep
PDF Compressor Pro KATA PENGANTAR. Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi -- 69
Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi -- 69 KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah, kami sampaikan ke hadirat Allah YME, karena terealisasinya Tekinfo, Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi
Analisis BCG (Boston Consulting Group) Kelompok 4 : Opissen Yudisius Murdiono Muh.Syamsul Wa Ode Mellyawanty
Analisis BCG (Boston Consulting Group) Kelompok 4 : Opissen Yudisius Murdiono Muh.Syamsul Wa Ode Mellyawanty Analisis BCG Definisi BCG (Boston Consulting group) adalah perusahaan konsultan manajemen swasta
BAB II LANDASAN TEORI. Beberapa ahli telah mengemukakan definisi tentang pemasaran yang agak
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Pemasaran Beberapa ahli telah mengemukakan definisi tentang pemasaran yang agak berbeda meskipun sebenarnya sama. Perbedaan ini disebabkan karena mereka meninjau pemasaran
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Disain Penelitian Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif menurut Arikunto (2005: 234) adalah penelitian yang dimaksud untuk
STRATEGI PEMASARAN DEALER YAMAHA AMIE JAYA UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN MENGGUNAKAN MATRIKS BCG DAN ANALISIS SWOT
STRATEGI PEMASARAN DEALER YAMAHA AMIE JAYA UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN MENGGUNAKAN MATRIKS BCG DAN ANALISIS SWOT Nama : Fitria Shinta Dewi NPM : 13213551 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Eva Karla, SE,
lembaga keuangaa Lembaga keuangan ini merupakan sebuah lembaga
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar BeJakang Dewasa ini perkembangan nasional maupun internasional sedang mengalami peningkatan yang sangat pesat. Perkembangan itu sangat kompleks mulai dari perkembangan teknologi,
BAB II KAJIAN TEORI. bagi suatu perusahaan untuk tetap survive di dalam pasar persaingan untuk jangka panjang. Daya
BAB II KAJIAN TEORI 2.1. Daya Saing 2.1.1 Pengertian Daya Saing Perusahaan yang tidak mempunyai daya saing akan ditinggalkan oleh pasar. Karena tidak memiliki daya saing berarti tidak memiliki keunggulan,
ANALISA STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA DEPOT AIR ISI ULANG BIRU
ANALISA STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA DEPOT AIR ISI ULANG BIRU Nama : Indah Adiyati NPM : 13211556 Dosen Pembimbing : Reni Diah Kusumawati, SE, MMSI Pendahuluan Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN. Dalam dunia bisnis persaingan antara pengusaha (perusahaan) dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang. Dalam dunia bisnis persaingan antara pengusaha (perusahaan) dengan pengusaha yang lain bukanlah hal yang baru lagi, tetepi semakin lama semakin ketat. Ini terbukti
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Disain Penelitian Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATANALISISKAN PENJUALAN KAMERA DSLR MERK CANON DI TOKO DIKS PHOTOGRAPHY
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATANALISISKAN PENJUALAN KAMERA DSLR MERK CANON DI TOKO DIKS PHOTOGRAPHY Nama : Doddy Muhammad Tri Widodo Npm : 11011 Fakultas : Ekonomi Jurusan : Manajemen Dosen
BAB I PENDAHULUAN. satu kepentingan yang sama yaitu untuk memperoleh laba. Perusahaan yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Setiap perusahaan yang memasuki persaingan dalam dunia bisnis mempunyai satu kepentingan yang sama yaitu untuk memperoleh laba. Perusahaan yang memproduksi
Analisis lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan makro dan lingkungan industri. Lingkungan makro terdiri dari ekonomi, alam, teknologi, politik
Analisis lingkungan eksternal terdiri dari lingkungan makro dan lingkungan industri. Lingkungan makro terdiri dari ekonomi, alam, teknologi, politik dan hukum serta sosial budaya. Sedangkan lingkungan
penelitian ini penulis menetapkan yang ditunjuk sebagai responden adalah:
BAB HI METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan studi kasus dengan tujuan untuk menetapkan posisi bisnis serta strategi perusahaan PT Pelangi Matarex Kumala untuk mempertahankan
BAB IV ANALISIS DAYA SAING KONVEKSI SEMAR DI KECAMATAN KARANGPILANG KELURAHAN KEDURUS KOTA SURABAYA
BAB IV ANALISIS DAYA SAING KONVEKSI SEMAR DI KECAMATAN KARANGPILANG KELURAHAN KEDURUS KOTA SURABAYA A. Analisis Daya Saing Konveksi Semar Daya saing merupakan suatu konsep perbandingan kemampuan dan kinerja
BAB III METODOLOGI. 1. Data keuangan perusahaan. 2. Data kegiatan operasional Perusahaan. ini dapat berupa:
BAB III METODOLOGI III.1 Tehnik Pengumpulan Data III.1.1 Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penyusunan GFP ini dibagi 2, yaitu :! Data Primer Merupakan data internal yang didapat dari PT. QCC.
BAB IV STRATEGI PENGELOLAAN MAJALAH "AL MIHRAB" DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH DENGAN ANALISIS SWOT
BAB IV STRATEGI PENGELOLAAN MAJALAH "AL MIHRAB" DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH DENGAN ANALISIS SWOT Dalam upaya pengembangan dakwah melalui jurnalistik yang telah dilakukan oleh pengelola majalah "Al-Mihrab",
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Analisis SWOT (strengths-weaknessesopportunities-threats)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Strategi Pemasaran Strategi Pemasaran ialah paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian dan penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan keberhasilan strategi
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK DENGAN ANALISIS SWOT DAN MATRIK BCG DI PT CHINA INTERNASIONAL RAYA LEGOK
1 STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK DENGAN ANALISIS SWOT DAN MATRIK BCG DI PT CHINA INTERNASIONAL RAYA LEGOK Oleh RetnoPutri Nanda (e-mail : [email protected]) Pembimbing : TitinEkowati, S.E.,M.Sc (e-mail
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Perubahan pelayanan kesehatan yang awalnya merupakan pelayanan yang tidak berorientasi laba menjadi berorientasi mencari laba merupakan hal yang disoroti oleh penulis dalam penulisan skripsi. Perubahan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian adalah salah satu cara dalam penelitian yang menjabarkan tentang seluruh isi penelitian dari teknik pengumpulan data-data sampai pada pengolahan data.
PROPOSAL LAPORAN AKHIR
IDENTIFIKASI STRATEGI PEMASARAN CIRCLE SHOP DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT PROPOSAL LAPORAN AKHIR Dibuat Untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Diploma III Pada Jurusan Administrasi Bisnis Program
BAB III KERANGKA PEMIKIRAN
BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1 Strategi Strategi merupakan cara-cara yang digunakan oleh organisasi untuk mencapai tujuannya melalui pengintegrasian segala keunggulan
BAB II MANAJEMEN PEMASARAN
BAB II MANAJEMEN PEMASARAN 2.1 Konsep Pemasaran Pemasaran tidak bisa dipandang sebagai cara yang sempit yaitu sebagai tugas mencari cara-cara yang benar untuk menjual produk/jasa. Pemasaran yang ahli bukan
ANALISA SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN
ANALISA SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN Jurnal : MATRIK Teknik Industri Universitas Muhammdiyah Gresik, Volume: XII, Nomor : 2, Bulan : Maret 2012, ISSN: 1693-5128 ANALISA SWOT
ANALISA SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN
Jurnal : MATRIK Teknik Industri Universitas Muhammdiyah Gresik, Volume: XII, Nomor : 2, Bulan : Maret 2012, ISSN: 1693-5128 ANALISA SWOT DALAM MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN Suhartini Teknik
ANALISIS KINERJA PERUSAHAANDENGAN METODE BSC, MATRIKS BCG DAN SWOT
ANALISIS KINERJA PERUSAHAANDENGAN METODE BSC, MATRIKS BCG DAN SWOT Dian Sekti Hartoko E12.2011.00506 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro Semarang [email protected]
RINGKASAN EKSEKUTIF FRANSISKA SISWANTARI,
RINGKASAN EKSEKUTIF FRANSISKA SISWANTARI, 2003. Alternatif Strategi Bisnis Merchandising Bank A Card Center (Studi kasus pada Bank A Card Center). Di bawah bimbingan UJANG SUMARWAN dan E. GUMBIRA SAID.
IV METODE PENELITIAN. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur.
IV METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja berdasarkan pertimbangan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari 2013 hingga April 2013. Dengan tahapan pengumpulan data awal penelitian dilaksanakan pada Bulan
ANALISIS POSISI BERSAING DAN PENENTUAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN NILAI PENJUALAN PADA PERUSAHAAN KUE PIA SINARDI BATURITI
ANALISIS POSISI BERSAING DAN PENENTUAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN NILAI PENJUALAN PADA PERUSAHAAN KUE PIA SINARDI BATURITI NI MADE RUSTINI Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa Denpasar
PENERAPAN METODE SWOT DAN BCG GUNA MENENTUKAN STRATEGI PENJUALAN
PENERAPAN METODE SWOT DAN BCG GUNA MENENTUKAN STRATEGI PENJUALAN M. Anggrianto, C. Indri Parwati, Sidharta Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta ABSTRACT Metal casting
BAB VII FORMULASI STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA. 7.1 Perumusan Strategi Pengembangan Usaha Produk Sayuran Organik
96 BAB VII FORMULASI STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA 7.1 Perumusan Strategi Pengembangan Usaha Produk Sayuran Organik Analisis lingkungan membantu perusahaan dalam menentukan langkah strategi yang tepat dalam
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Definisi Pemasaran Menurut Paul D. Converse, Harvey W. Huegy dan Robert V. Mitchell, dalam bukunya Elements of Marketing menyatakan bahwa marketing didefinisikan sebagai kegiatan
BAB IV ANALISIS SWOT PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING DI CV. GLOBAL WARNA SIDOARJO
BAB IV ANALISIS SWOT PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING DI CV. GLOBAL WARNA SIDOARJO A. Penentuan Strategi Pemasaran sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing di CV. Global Warna Sidoarjo
BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN
BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Landasan teori 2.1.1 Pengertian Manajemen Menurut Robbins dan Coulter (2007, p7), manajemen adalah proses pengoordinasian kegiatan-kegiatan pekerjaan sehingga
III. KERANGKA PEMIKIRAN
III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1. Manajemen Manajemen merupakan proses pengkoordinasian kegiatan-kegiatan pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut terselesaikan secara efisien
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di lokasi perusahaan Bintang Gorontalo dan waktu
22 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di lokasi perusahaan Bintang Gorontalo dan waktu penelitian dimulai pada bulan April 2013 sampai bulan Juni 2013. B.
Gambar 2.5 Diagram Analisis SWOT
32 Gambar 2.5 Diagram Analisis SWOT Kuadran 1: Ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Perusahaan tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi
1. Identifikasi variabel internal dan ekstemal perusahaan
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Penulis merangkum skripsi sarjana strata satu Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini dilakukan oleh Yoga Wardhana (2002) dengan judul " Analisis Strategi
penelitian terdahulu sebagai referensi dengan judul "Strategi Bersaing Pada penulis membuka pembahasan tentang strategi bisnis yang ditempuh oleh
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Penelitian Terdahulu Dalam penelitian ini, penulis mengamati dan mencermati hasil penelitian terdahulu sebagai referensi dengan judul "Strategi Bersaing Pada Perusahaan Kecap
ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL BISNIS STMIK SUMEDANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT ANALYSIS
ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL BISNIS STMIK SUMEDANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT ANALYSIS Kiki Alibasah Dosen Jurusan Sistem Informasi STMIK Sumedang Email : [email protected] ABSTRAK
BAB III METODE PENELITIAN
29 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang sesuai untuk Rumah Makan Ayam Goreng & Bakar Mang Didin Asgar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Toko Fake Jumper
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Toko Fake Jumper Nama : Randy Sutrisno NPM : 15211859 Dosen Pembimbing : Reni Diah Kusumawati, SE., MMSI Pendahuluan Latar Belakang Memasuki
BAB IV HASIL ANALISIS DATA. kesengajaan karena kondisi keluarga yang pindah ke Babadan untuk
36 BAB IV HASIL ANALISIS DATA 4.. Gambaran Umum Perusahaan Bisnis Air Isi Ulang BERKAH merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang air minum isi ulang dan didirikan pada tanggal Mei 204 dengan pemilik
STRATEGI PEMASARAN MOBIL MEREK DAIHATSU PADA DEALER DAIHATSU JEMBER
Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi, dan Ilmu Sosial 82 STRATEGI PEMASARAN MOBIL MEREK DAIHATSU PADA DEALER DAIHATSU JEMBER Shinta Nurafni Untari 1, Sutrisno Djaja 1,
III. METODE KAJIAN. B. Pengolahan dan Analisis Data
19 III. METODE KAJIAN Kajian ini dilakukan di unit usaha Pia Apple Pie, Bogor dengan waktu selama 3 bulan, yaitu dari bulan Agustus hingga bulan November 2007. A. Pengumpulan Data Metode pengumpulan data
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Kesimpulan yang diberikan pada penelitian ini merupakan jawaban dari perumusan masalah yang terdapat pada Bab 1. 1. Persepsi Konsumen Terhadap Produk DONATELLO
BAB 3 METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
27 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Disain Penelitian Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui
time horizon atau dimensi waktu yang digunakan adalah cross sectional, yang berarti
50 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Berdasarkan tujuan yang akan diteliti pada penulisan skripsi ini, maka jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dimana penelitian
BAB III PERUMUSAN MASALAH
BAB III PERUMUSAN MASALAH 3.1. Latar Belakang Sebagai salah satu penyelenggara jasa layanan internet di Indonesia, PT RadNet menghadapi permasalahan yang menghambat laju pertumbuhan perusahaan. Permasalahan
BAB I PENDAHULUAN. berskala besar, menengah maupun skala kecil. Baik dalam produk makanan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dinamika sektor industri semakin berkembang pesat seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen untuk berbagai jenis barang maupun jasa. Di Indonesia sendiri terdapat
BAB 3 METODE PENELITIAN. Desain penelitian terkait dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam tabel di
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian terkait dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam tabel di bawah ini terlihat desain penelitian yang akan di lakukan untuk masing-masing
BAB 3 SWOT DAN STRATEGI BERSAING
BAB 3 SWOT DAN STRATEGI BERSAING 3.1 SWOT UNTUK FORMULASI STRATEGI Analisis SWOT didasarkan pada logika, yaitu memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat
VI. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PDAM KABUPATEN SUKABUMI. Dari hasil penelitian pada PDAM Kabupaten Sukabumi yang didukung
VI. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PDAM KABUPATEN SUKABUMI Dari hasil penelitian pada PDAM Kabupaten Sukabumi yang didukung oleh wawancara terhadap para responden dan informasi-informasi yang diperoleh dari
cara pandang dan sikap konsumen terhadap informasi yang diterima; waktu; kepuasan konsumen; loyalitas konsumen.
174 cara pandang dan sikap konsumen terhadap informasi yang diterima; jumlah pengunjung yang berkunjung; nilai penjualan dalam satu periode waktu; kepuasan konsumen; loyalitas konsumen. Ancaman (threats)
BAB III KERANGKA PEMIKIRAN
BAB III KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1. Konsep Strategi Perusahaan Manajemen meliputi perencanaan, pengarahan, pengorganisasian dan pengendalian atas keputusan-keputusan dan
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA. KAKI BOGOR H. EFFENDI Fahri Asyari
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA RESTAURANT SOTO KAKI BOGOR H. EFFENDI Fahri Asyari 12210514 LATAR BELAKANG MASALAH Seiring berkembangnya jaman saat ini ditandai oleh banyaknya usaha yang bermunculan dan
ANALISIS SWOT UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK SOLID FURNITURE PADA PT. WIRAMAS INTI LESTARI SKRIPSI. Oleh : RIO SAILENDRA
ANALISIS SWOT UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK SOLID FURNITURE PADA PT. WIRAMAS INTI LESTARI SKRIPSI Oleh : RIO SAILENDRA 0632010049 JURUSAN TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS
BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN
6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Pengertian Kelompok Tani Kelompok tani diartikan sebagai kumpulan orang-orang tani atau petani yang terdiri atas
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
126 BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Setelah melakukan analisis mendalam tentang PT. Asuransi Wahana Tata serta melakukan perhitungan terhadap setiap aspek yang berkaitan dengan pengembangan strategi
VII. FORMULASI STRATEGI
VII. FORMULASI STRATEGI 7.1 Tahapan Masukan (Input Stage) Tahapan masukan (input stage) merupakan langkah pertama yang harus dilakukan sebelum melalui langkah kedua dan langkah ketiga didalam tahap formulasi
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Pemasaran Pengertian manajemen pemasaran menurut American Marketing Association adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian operasi pemasaran total, termasuk perumusan
III. KERANGKA PEMIKIRAN
20 III. KERANGKA PEMIKIRAN 3.1 Kerangka Pemikiran Konseptual 3.1.1 Strategi Strategi merupakan cara-cara yang digunakan oleh organisasi untuk mencapai tujuannya melalui pengintegrasian segala keunggulan
ANALISIS MATRIK BCG PADA STRATEGI PEMASARAN PRODUK PT PUTERA PERSADA NUSANTARA Astriningsih, Iman Murtono Soenhadji Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi,
BCG MATRIX ANALYSIS ON PRODUCT MARKETING STRATEGY OF PT PUTERA PERSADA NUSANTARA Astriningsih, Iman Murtono Soenhadji Undergraduate Program, Faculty of Economics, 2010 Gunadarma University http://www.gunadarma.ac.id
BAB IV PEMBAHASAN ANALISIS SWOT MENARA SUCI TOUR AND TRAVEL DAN SHAFIRA TOUR AND TRAVEL. Pendapatan Jumlah jamaah Pendapatan Jumlah
BAB IV PEMBAHASAN ANALISIS SWOT MENARA SUCI TOUR AND TRAVEL DAN SHAFIRA TOUR AND TRAVEL A. Data Temuan Menara suci Tabel 4.1 Data Temuan Travel Shafira Tahun Pendapatan Jumlah jamaah Pendapatan Jumlah
STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA MAKANAN RINGAN PADA UD. HARUM SARI
STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA MAKANAN RINGAN PADA UD. HARUM SARI DIMAZ RANGGA DWI PUTRA 12210054 Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma 2013 Dosen Pembimbing CH Dewi
Pengembangan Ekonomi Lokal Batik Tegalan: Pendekatan Swot Analisis Dan General Electrics
Pengembangan Ekonomi Lokal Batik Tegalan: Pendekatan Swot Analisis Dan General Electrics Suliyanto 1 1 Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto E-mail: [email protected] ABSTRAK
BAB I PENDAHULUAN. semakin meningkatnya jumlah penjualan mobil dari tahun ke tahun. Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 200 juta jiwa, para pelaku
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dewasa ini, perkembangan industri otomotif di Indonesia dalam beberapa tahun ini berkembang dengan sangat pesat dan diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa
SEMINAR PENULISAN ILMIAH
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DENGAN MATRIKS BCG DAN SWOT UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA INDOMARET CABANG 4 MARGONDA ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DENGAN MATRIKS BCG DAN SWOT UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN
Implementasi Strategi Dan Peran Pemimpin dalam Pembuatan Keputusan
Modul ke: Implementasi Strategi Dan Peran Pemimpin dalam Pembuatan Keputusan Fakultas FIKOM Andi Youna C. Bachtiar, M. Ikom Program Studi Public Relations http://www.mercubuana.ac.id Strategi Generik Michael
Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas Motor
Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor Fandi Ahmad Munadi Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma ABSTRAKSI CV Turangga Mas Motor mempunyai suatu masalah dengan terjadinya
BAB II STRATEGI DAN ANALISIS SWOT. likuidasi, dan joint venture. Strategi adalah tindakan potensial yang
BAB II STRATEGI DAN ANALISIS SWOT A. Teori Strategi Strategi adalah alat untuk mencapai tujuan jangka panjang. Strategi bisnis dapat mencakup ekspansi geografis, diversifikasi, akuisisi, pengembangan produk,
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN KATALOG RAINBOW CREATIVE SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN KATALOG RAINBOW CREATIVE SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWOT ARWIYANDRA SUTIARKORO 1 1 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA TOKO MITRA BIKE
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA TOKO MITRA BIKE NAMA : PRAMUDITHA RIZKY NPM : 15210358 JURUSAN : MANAJEMEN PEMBIMBING : SRI KURNIASIH AGUSTIN, SE.,MM LATAR BELAKANG MASALAH Pemasran merupakan aspek yang
Perencanaan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor
Malikussaleh Industrial Engineering Journal Vol.3 No.1 (2014) 30-36 ISSN 2302 934X Marketing Management Perencanaan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor Anwar*, Bakhtiar dan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan CV Mokolay Mitra Utama sendiri merupakan salah satu unit usaha yang bergerak di bidang perkebunan manggis dan durian di Desa Samongari Kabupaten,
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Pedagang Budidaya Ikan Hias Pedagang ikan hias merupakan orang yang melakukan transaksi penjualan barang organisme perairan yang mempunyai nilai estetika. Pertumbuhan pedagang
Strategi Pemasaran. Lili Adi Wibowo
Strategi Pemasaran Lili Adi Wibowo Visi/Misi/Tujuan Perusahaan Strategi Perusahaan Fungis fungsi Manajemen SDM (Kinerja Karyawan: Rekruitment, Pelatihan, Pengembangan, motivasi, kompensasi dll) PEMASARAN
Seminar Nasional : Menggagas Kebangkitan Komoditas Unggulan Lokal Pertanian dan Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura
ANALISIS STRATEGI SWOT UNTUK MEMPERLUAS PEMASARAN PRODUK KURMA SALAK UD BUDI JAYA BANGKALAN Moh. Sirat ) 1, Rakmawati) 2 Banun Diyah Probowati ) 2 E-mail : [email protected] dan [email protected]
III KERANGKA PEMIKIRAN
III KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Teoritis 3.1.1. Manajemen Strategi Manajemen strategi (strategic management) dapat didefinisikan sebagai seni dan ilmu untuk memformulasi, mengimplementasi, dan mengevaluasi
BAB V PENUTUP. seperti Indonesia. Penyerapan tenaga kerja dan perputaran perekonomian sangat
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan UMKM merupakan salah satu penunjang ekonomi bagi negara berkembang seperti Indonesia. Penyerapan tenaga kerja dan perputaran perekonomian sangat terbantu dengan adanya UMKM.
Strategi Pemasaran Pada Usaha Kuliner Warung Pasta Margonda Raya Depok Dengan Analisis SWOT NPM :
Strategi Pemasaran Pada Usaha Kuliner Warung Pasta Margonda Raya Depok Dengan Analisis SWOT Nama : Dewi Ratnasari NPM : 11210912 Fakultas / Jurusan : Ekonomi / Manajemen Latar Belakang Penelitian ini dilatarbelakangi
PENDAHULUAN. Supriadi R 1), Marhawati M 2), Arifuddin Lamusa 2) ABSTRACT
e-j. Agrotekbis 1 (3) : 282-287, Agustus 2013 ISSN : 2338-3011 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BAWANG GORENG PADA UMKM USAHA BERSAMA DI DESA BOLUPOUNTU JAYA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Business
BAB III GAMBARAN UMUM INDUSTRI KERUDUNG ATIKA COLLECTION. Nama Atika diambil dari nama putri ketiga pemilik Atika Collection yang
BAB III GAMBARAN UMUM INDUSTRI KERUDUNG ATIKA COLLECTION A. Profil Perusahaan Atika Collection adalah sebuah industri kerudung siap pakai yang terletak di Desa Keduyung, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3. Disain Penelitian Menurut Sarwono, Jonathan (2006:79) dalam melakukan penelitian salah satu hal penting adalah membuat desain penelitian. Desain Penelitian bagaikan sebuah peta
III KERANGKA PEMIKIRAN
III KERANGKA PEMIKIRAN 3.1. Kerangka Pemikiran Teoritis 3.1.1. Pengertian Strategi Strategi berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti seni berperang. Suatu strategi mempunyai dasar-dasar atau skema
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH MAKAN SOTO WONOGIRI. : Izmi istiana NPM : Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Lies Handrijaningsih
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH MAKAN SOTO WONOGIRI Nama : Izmi istiana NPM : 131211768 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Lies Handrijaningsih Latar Belakang Perkembangan dunia usaha di era globalisasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Pemasaran BAB II TINJAUAN PUSTAKA Menurut Stanton dalam Tambajong (2013:1293), pemasaran adalah suatu sistem dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan
BAB 2 LANDASAN TEORI. Persaingan antar organisasi bisnis yang semakin ketat beberapa dekade terakhir
5 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Umum Strategi Persaingan antar organisasi bisnis yang semakin ketat beberapa dekade terakhir sebelum era Millenium baru, nampaknya akan menjadi bertambah sengit setelah
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian PT. Pelni merupakan perusahaan pelayaran nasional yang bergerak dalam bidang jasa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pelayanan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan pada kawasan Objek Wisata Alam Talaga Remis di Desa Kadeula Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori Suatu perusahaan yang bergerak dalam sebuah industri hampir tidak ada yang bisa terhindar dari persaingan. Setiap perusahaan harus memiliki suatu keunggulan kompetitif
Nofianty ABSTRAK
Nofianty - 0600670101 ABSTRAK PT. Surya Toto adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang saniter atau alat perlengkapan mandi. Tujuan penulisan dari skripsi ini adalah mengidentifikasikan masalah
