BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH"

Transkripsi

1 BAB IV DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH Pelaksanaan pembangunan memerlukan satu filosofi yang memiliki cakrawala yang luas dan mampu menjadi pedoman bagi daerah untuk menentukan visi, misi, dan arah pembangunan. Filosofi pembangunan daerah Sleman digali dari filosofi luhur nenek moyang bangsa Indonesia, yaitu Gemah ripah loh jinawi tata titi tentrem karta raharja dengan pengertian sebagai berikut: Gemah ripah : perwujudan keadaan masyarakat yang tercukupi kebutuhan lahir dan batin; Loh jinawi : perwujudan keadaan lahan (tanah) berserta tanam-tanaman yang ada di atasnya sangat subur; Tata tentrem : suatu kondisi masyarakat yang taat pada aturan, disiplin, demokratis, bijak dalam bertindak, aman, tentram, dan damai; Karta raharja : tercapainya tingkat kemakmuran/kesejahteraan di masyarakat yang berpedoman pada keselamatan lahir dan batin; Filosofi pembangunan Kabupaten Sleman ini selaras dengan filosofi pembangunan daerah DIY yaitu Hamemayu Hayuning Bawana, bahwa ada kewajiban untuk mewujudkan kondisi masyarakat yang memiliki kemakmuran, kesejahteraan dengan penuh rasa kedamaian, keamanan, dan keteraturan. Implementasi filosofis juga diwujudkan dalam slogan pembangunan desa terpadu di Kabupaten Sleman, yakni SEMBADA. Secara harfiah SEMBADA dapat dipahami sebagai suatu sikap dan perilaku yang berwatak kesatria, bertanggungjawab, taat azas, setia menepati janji, pantang menyerah, tabu berkeluh kesah, bulat tekad, kukuh mempertahankan kebenaran menghindari dari perbuatan tercela, mampu menangkal dan mengatasi segala masalah, tantangan dan ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri, rela berkorban, dan mengabdi bagi kepentingan dan kesejahteraan bersama. Sebagai slogan untuk upaya pembangunan, SEMBADA merupakan singkatan yang dapat diuraikan atas arti masing-masing hurufnya sebagai berikut: RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 1

2 S : Sehat Yaitu kondisi masyarakat yang sehat jasmani, rohani, sosial, dan lingkungan. E : Elok dan Edi Elok adalah aspek keindahan yang alami yang hanya diciptakan oleh Pencipta Alam, misalnya pemandangan alam; sedang Edi adalah aspek keindahan sebagai hasil rekayasa manusia, misalnya pertamanan. M : Makmur dan Merata Yaitu kondisi masyarakat yang terpenuhi segala kebutuhan lahir dan batin merata di seluruh wilayah, lapisan dan golongan masyarakat. B : Bersih dan Berbudaya Yaitu kondisi lingkungan yang terbebas dari segala bentuk pencemaran, kondisi masyarakat yang bersih lahir batin, bebas dari cerca cela, tak berprasangka buruk, menjauhi berbagai bentuk kecemburuan. Di samping itu juga berbudi luhur dan memiliki sikap budaya bangsa sesuai dengan nilainilai Pancasila. A : Aman dan Adil Yaitu kondisi masyarakat yang bebas dari rasa ketakutan dan kekhawatiran, bebas dari gangguan dan rongrongan yang mengancam keselamatan lahir dan batin karena terjaminnya rasa keadilan dalam tata kehidupan. D : Damai dan Dinamis Yaitu kondisi masyarakat yang jauh dari pertikaian dan silang sengketa, mantap dalam menciptakan berbagai bentuk kerukunan, semua permasalahan diselesaikan dengan musyawarah, namun tetap menggalakkan dinamika masyarakat secara individu maupun kelompok merangsang aktivitas yang kreatif dan inovatif dalam memperlancar laju pembangunan. A : Agamis Yaitu kondisi masyarakat yang mengutamakan nilai-nilai agama sebagai landasan semua akal pikiran dan pertimbangan rasa dalam melaksanakan kehendak demi terciptanya kondisi masyarakat yang sehat, makmur yang merata, berbudaya, RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 2

3 aman dan adil, damai dan dinamis, serta kondisi alam yang bersih, elok dan edi. SEMBADA, berfungsi sebagai wahana untuk mencapai kondisi Sleman yang Sejahtera, Lestari, dan Mandiri. Sejahtera dimaksudkan sebagai suatu kondisi wilayah dan masyarakat yang terpenuhi kebutuhan lahiriah, batiniah, dunia dan akherat. Lestari dimaksudkan tumbuh berkembang terus menerus, berkelanjutan dan berkesinambungan, mampu mengikuti perubahan keadaan sesuai dengan perkembangan. Mandiri dimaksudkan berdiri di atas kemampuan sendiri, bebas dari sifat ketergantungan, tetapi tetap memiliki keterikatan dengan lingkungan. Dengan demikian, secara keseluruhan SEMBADA berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kondisi wilayah dan masyarakat yang terpenuhi kebutuhan lahiriah, batiniah, dunia dan akherat, tumbuh berkembang terus menerus, berkelanjutan dan berkesinambungan, mampu mengikuti perubahan keadaan sesuai dengan perkembangan, berdiri di atas kemampuan sendiri, bebas dari sifat ketergantungan, tetapi tetap memiliki keterikatan dengan lingkungan. Filosofi pembangunan daerah Kabupaten Sleman tersebut menjadi dasar dalam menetapkan visi dan misi pembangunan daerah Kabupaten Sleman. Visi dan Misi selanjutnya dicantumkan dalam dokumen RPJPD dan RPJMD. Sehubungan dengan berakhirnya periode RPJMD Kabupaten Sleman Tahun , maka penyusunan RKPD Tahun berpedoman pada dokumen perencanaan lainnya. Berdasarkan pasal 287 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, disebutkan bahwa bagi daerah yang belum memiliki RPJMD, penyusunan RKPD berpedoman pada sasaran pokok arah kebijakan RPJPD kabupaten dan mengacu pada RPJMD provinsi untuk keselaran program dan kegiatan pembangunan daerah kabupaten dengan pembangunan daerah provinsi. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Sleman menetapkan visi yang merupakan cita-cita yang ingin dicapai, yaitu Terwujudnya masyarakat Kabupaten Sleman yang sejahtera, demokratis, dan berdaya saing. Makna dari visi tersebut adalah : RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 3

4 Sejahtera : perwujudan keadaan masyarakat yang maju dan tercukupi kebutuhan lahiriah dan batiniah yang ditandai dengan meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermartabat karena terpenuhinya kebutuhan ekonomi, sosial dan religius Demokratis : perwujudan komitmen untuk melembagakan pelibatan yang membuka ruang bagi semua elemen masyarakat untuk turut serta dalam kebijakan dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat Berdaya saing : perwujudan keadaan masyarakat yang sejahtera memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, sehingga mampu bersaing secara sehat dengan didasari oleh keyakinan akan potensi dan permasalahan yang dimiliki untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan. Visi ini dijabarkan lebih lanjut ke dalam misi yang menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sleman yang terdiri dari aparatur pada Satuan Kerja Perangkat Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, organisasi politik, organisasi sosial kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, organisasi profesi, lembaga pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota masyarakat untuk mewujudkan cita-cita masa depan. Misi kabupaten Sleman adalah sebagai berikut : 1. Misi kesatu : Mewujudkan tata pemerintahan yang baik; Misi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam terus menjaga cita-cita mulia yang memerlukan dukungan dari seluruh komponen masyarakat dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan yang mengedepankan partisipasi, transparansi, responsibilitas, berorientasi pada konsensus bersama, adil, efektif, efisien, akuntabel. Misi ini menjiwai dan menjadi dasar implementasi misi-misi yang lain. 2. Misi kedua : Meningkatkan kesejahteraan masyarakat; Misi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat terutama kesejahteraan sosial dan ekonomi yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkesinambungan dengan mekanisme pasar yang berlandaskan persaingan yang sehat serta memperhatikan nilainilai keadilan, kepentingan sosial dan berwawasan lingkungan. RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 4

5 3. Misi ketiga : Meningkatkan kualitas hidup masyarakat; Misi ini merupakan upaya Kabupaten Sleman dalam membangun sumber daya yang sehat, cerdas, produktif, kompetitif dan berakhlak mulia sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan misi yang lainnya. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan akses, pemerataan dan relevansi mutu pelayanan dasar. 4. Misi keempat : Meningkatkan kehidupan bermasyarakat yang demokratis; Misi ini merupakan upaya Kabupaten Sleman dalam menegakkan supremasi hukum sebagai sarana untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat serta kehidupan bermasyarakat yang demokratis. Penegakkan supremasi hukum dilakukan untuk menjaga norma/kaidah hukum dalam masyarakat serta mempertahankan nilai-nilai sosial dan rasa keadilan masyarakat. Keempat misi diatas dijabarkan ke dalam prioritas pembangunan daerah dan dilaksanakan melalui program-program pembangunan. Prioritas dirumuskan berdasarkan permasalahan, isu strategis hasil evaluasi pencapaian kinerja pembangunan tahun 2015 dan proyeksi pencapaian kinerja tahun 2016 serta tantangan pembangunan merujuk pada prioritas pembangunan nasional sebagaimana format dalam RKP tahun, RPJPD Kabupaten Sleman tahun , RPJMD DIY tahun dan RKPD DIY tahun. Program pembangunan merupakan instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD atau masyarakat, yang dikoordinasikan oleh pemerintah daerah untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah Tujuan dan Sasaran Pembangunan Dalam rangka mewujudkan perencanaan pembangunan yang fokus dan berkesinambungan, visi dan misi dijabarkan dalam tujuan dan sasaran pembangunan daerah. Selanjutnya tujuan dan sasaran pembangunan daerah, dijabarkan dalam pelaksanaan tahunannya melalui indikator kinerja daerah beserta targetnya. Prioritas pembangunan daerah yang selanjutnya diimplementasikan ke dalam program dan kegiatan merupakan bagian dari upaya pencapaian visi dan misi dapat dilihat pada tabel berikut: RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 5

6 Tabel 4.1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN KABUPATEN VISI DIY VISI MISI DIY MISI TUJUAN DIY TUJUAN Daerah Istimewa Yogyakarta yang lebih Berkarakter, Berbudaya, Maju, Mandiri, dan Sejahtera Menyongsong Peradaban Baru Terwujudnya masyarakat Kabupaten Sleman yang sejahtera, demokratis dan berdaya saing Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik 1. Mewujudkan tata kelola pemerintah daerah yang baik Mewujudkan pengelolaan pemerintahan secara efisien dan efektif 1. Menguatkan tata kelola pemerintahan daerah SASARAN 1. Meningkatnya pelaksanaan reformasi birokrasi INDIKATOR SASARAN 1. Persentase konsistensi perencanaan pembangunan daerah 2. Persentase unit kerja dengan tingkat akuntabilitas minimal A 3. Nilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah 4. Jumlah desa yang melaksanakan siklus tahunan desa tepat waktu 5. Hasil leveling lembaga pengawasan 6. Opini BPK terhadap LKD 7. Persentase PAD terhadap pendapatan daerah 8. Indeks Kepuasan Masyarakat RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 6

7 VISI DIY VISI MISI DIY MISI TUJUAN DIY TUJUAN SASARAN 2. Penerapan e- Gov 3. Meningkatnya Kapasitas Aparatur 4. Kesesuaian pembentukan peraturan perundangundangan daerah dengan undangundang yang mengaturnya 5. Meningkatnya kinerja PPNS INDIKATOR SASARAN 9. Jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi dan jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi yang terintegrasi 10. Persentase jabatan sesuai dengan kompetensi 11. Persentase pelaksanaan diklat pegawai sesuai kebutuhan 12. Persentase pembentukan Perda Kabupaten yang tepat asas 13. Persentase pelanggaran Perda yang ditangani RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 7

8 VISI DIY VISI MISI DIY MISI TUJUAN DIY TUJUAN Menguatkan perekonomian daerah yang didukung dengan semangat kerakyatan, inovatif dan kreatif Memantapkan prasarana dan sarana publik 2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkeadilan yang didukung dengan semangat kerakyatan, inovatif dan kreatif Mewujudkan peningkatan pelayanan publik Mewujudkan peningkatan daya saing pariwisata 2. Meningkatkan pemerataan ekonomi masyarakat SASARAN 6. Meningkatnya Pertumbuhan ekonomi 7. Meningkatnya daya saing ekonomi daerah 8. Meningkatnya prasarana dan sarana perekonomian 9. Menurunnya kemiskinan 10. Meningkatnya kontribusi sektor-sektor ekonomi lokal INDIKATOR SASARAN 14. Pertumbuhan ekonomi 15. Lama tinggal wisatawan 16. Nilai ekspor 17. Tingkat pengangguran terbuka 18. Persentase prasarana dan sarana perekonomian yang berkualitas 19. Persentase jalan dan jembatan dalam kondisi mantap 20. Persentase KK miskin 21. Jumlah lembaga sosial yang aktif 22. Jumlah Desa Wisata kategori mandiri 23. Persentase peningkatan produksi pertanian dan perikanan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 8

9 VISI DIY VISI MISI DIY MISI TUJUAN DIY TUJUAN Membangun peradaban berbasis nilainilai kemanusiaan 3. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mewujudkan peningkatan derajad kualitas hidup masyarakat Mewujudkan pengembang an pendidikan yang berkarakter 3. Meningkatkan pembangunan manusia SASARAN 11. Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat 12. Meningkatnya kualitas pendidikan dan mengintegrasi kan nilai-nilai karakter dalam pendidikan INDIKATOR SASARAN 24. Nilai Tukar Petani 25. Persentase peningkatan nilai produksi industri 26. Angka Kematian Ibu 27. Angka Kematian Bayi 28. Status balita gizi buruk 29. Persentase RTH yang dikelola 30. Luasan alih fungsi lahan 31. Persentase guru layak mengajar 32. Persentase pengelolaan sekolah yang memenuhi manajemen mutu berbasis sekolah (MBS) 33. Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini 34. Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 9

10 VISI DIY VISI MISI DIY MISI TUJUAN DIY TUJUAN Menjaga kelestarian lingkungan dan kesesuaian tata ruang 4. Mewujudkan lingkungan hidup dan penataan ruang yang nyaman bagi masyarakat SASARAN 13. Meningkatnya kenyamanan dan ketertiban umum 14. Meningkatnya keikutsertaan masyarakat dalam mitigasi bencana 15. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup INDIKATOR SASARAN 35. Angka Anak Putus Sekolah SD/MI,SMP /MTs,SMA/SMK/MA 36. Terbentuknya Desa Berkarakter 37. Persentase penanganan anak berhadapan dengan hukum 38. Persentase ormas kepemudaan yang aktif 39. Persentase Prestasi olahraga 40. Waktu tundaan ruas jalan pada jam sibuk 41. Persentase tingkat penanganan pelanggaran K3 (Ketertiban, Kenyamanan, dan Keindahan) 42. Jumlah lembaga tangguh bencana 43. Rasio layanan pengelolaan sampah 44. Indeks Pencemaran Air Sungai RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 10

11 VISI DIY VISI MISI DIY MISI TUJUAN DIY TUJUAN 4. Meningkatkan kehidupan bermasyarakat yang demokratis Mewujudkan peningkatan pengetahuan budaya, pelestarian dan pengembangan hasil budaya, serta nilainilai budaya 5. Mewujudkan pelestarian budaya yang ada di masyarakat dan perlindungan perempuan dan anak SASARAN 16. Meningkatnya apresiasi dan peran serta masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya 17. Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak 18. Meningkatnya kerukunan masyarakat INDIKATOR SASARAN Indeks Pencemaran Udara Indeks Tutupan Hutan 45. Persentase Pelestarian warisan budaya 46. Persentase penanganan perlindungan perempuan dan anak terhadap kekerasan 47. Jumlah konflik SARA RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 11

12 4.2. Tema dan Prioritas Pembangunan Agenda prioritas pembangunan nasional berdasarkan RPJMN Tahun atau disebut nawacita adalah sebagai berikut : 1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara 2. Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya 3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan 4. Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya 5. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia 6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional 7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektorsektor strategis ekonomi Domestik 8. Melakukan revolusi karakter bangsa 9. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia Sembilan Agenda Prioritas tersebut diatas dituangkan pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun dengan tema pembangunan Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi untuk Meningkatkan Kesempatan Kerja serta Mengurangi Kemiskinan dan Kesenjangan Antarwilayah. Tema pembangunan tahun Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Aktualisasi Jogja Gumregah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, guna menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan wilayah. Arah pembangunan Kabupaten Sleman berdasarkan RPJPD Kabupaten Sleman Tahun yaitu : 1. Pembangunan daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional harus dilaksanakan secara terpadu dan serasi serta diarahkan untuk mengembangkan daerah sesuai dengan prioritas dan potensi wilayah/kawasan. RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 12

13 2. Kerja sama antar daerah dalam rangka pembangunan daerah dan pengembangan wilayah/kawasan perlu terus ditingkatkan agar daerah-daerah dalam satu wilayah pembangunan dapat tumbuh secara serasi dan mampu memecahkan masalah-masalah secara bersama-sama. 3. Peningkatan pemerataan pembangunan termasuk penanggulangan kemiskinan, diutamakan bagi kecamatan/desa yang tertinggal dan kurang berkembang sehingga ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial dapat dikurangi. Dengan mengacu agenda pembangunan Nasional, indikasi tema pembangunan DIY, dan berpedoman pada arah pembangunan berdasarkan RPJPD Kabupaten Sleman, maka tema pembangunan Kabupaten Sleman tahun adalah Memberdayakan potensi ekonomi lokal menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya. Pemerintah Kabupaten Sleman menetapkan tema pembangunan tersebut untuk mendukung tema nasional dan indikasi tema Daerah Istimewa Yogyakarta. Keselarasan tema pembangunan Sleman dengan tema pembangunan nasional dan Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 4.2 Keselarasan Tema Pembangunan Nasional, Indikasi Tema DIY dan Tema Kabupaten Sleman NASIONAL DIY Memacu pembangunan infrastruktur dan ekonomi untuk meningkatkan kesempatan kerja serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antar wilayah Aktualisasi Jogja Gumregah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, guna menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan wilayah Memberdayakan potensi ekonomi lokal menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya Keselarasan antar tema pembangunan dapat dilihat dengan kata kunci (key word) utama tema yaitu: 1. Memberdayakan potensi lokal, didukung dengan upaya: a. Peningkatan kontribusi sektor ekonomi lokal b. Peningkatan infrastruktur RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 13

14 c. Peningkatan pertumbuhan ekonomi 2. Menuju kemandirian, didukung dengan upaya: a. Peningkatan daya saing daerah b. Peningkatan kualitas SDM 3. Menuju kesejahteraan, didukung dengan upaya: a. Peningkatan kualitas kesehatan b. Peningkatan kualitas pendidikan c. Penurunan ketimpangan sosial ekonomi d. Peningkatan kualitas lingkungan hidup e. Peningkatan perlindungan sosial masyarakat dan mitigasi bencana 4. Masyarakat Sleman yang berbudaya, didukung dengan upaya: a. Peningkatan kenyamanan dan ketertiban umum b. Peningkatan tata kelola pemerintahan c. Penguatan penegakan hukum d. Peningkatan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender Memberdayakan ekonomi lokal merupakan upaya mendorong perkembangan potensi lokal dengan meningkatkan kontribusi sektor ekonomi lokal, infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi sehingga sumberdaya yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal. Menuju kemandirian merupakan upaya untuk mendorong masyarakat Sleman menuju masyarakat mandiri melalui upaya peningkatan daya saing daerah serta menyiapkan SDM unggul agar dapat bersaing dengan dunia global. Menuju kesejahteraan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat Sleman serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup agar dapat memberikan kehidupan yang lebih baik serta mengurangi ketimpangan sosial ekonomi dengan perlindungan dari pemerintah. Masyarakat Sleman yang berbudaya merupakan kondisi dimana kenyamanan dan ketertiban umum dapat terjaga dengan diiringi oleh apresiasi terhadap kebudayaan lokal dan kesetaraan gender dan didukung dengan pemerintahan yang kompeten dalam pelayanan dan penegakan hukum. Sedangkan isu strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sleman tahun adalah sebagai berikut: RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 14

15 1. Persentase penduduk miskin masih tinggi Persentase penduduk miskin tahun 2015 sebesar 11,36%. Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar 11,85% dan diharapkan telah menurun kembali di tahun Namun demikian masih diperlukan upaya-upaya yang serius untuk menurunkan angka tersebut mengingat masih banyaknya penduduk miskin di Kabupaten Sleman sebanyak KK di Upaya penanggulangan dilaksanakan melalui kebijakan peningkatan akses masyarakat miskin kepada pelayanan pendidikan, kesehatan, keluarga berencana; peningkatan pendapatan masyarakat miskin; pemugaran rumah tidak layak huni. Tingkat pengangguran terbuka Tahun 2014 masih sebesar 6,17%, atau sebanyak orang dan 6,12% di tahun Pengangguran terbuka ini disebabkan peluang kerja/kesempatan kerja yang ada tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja atau dengan kata lain ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran kerja. Link match antara pasar kerja dengan pencari kerja juga belum optimal. Disamping itu, penyebab yang lebih utama dikarenakan Sleman tidak bisa menciptakan kawasan industri yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak. Selain itu perhitungan indeks gini menunjukkan bahwa pada tahun terakhir indeks gini adalah sebesar 0,41 yang berarti masih terjadi ketimpangan pendapatan penduduk. Beberapa permasalahan daerah lain terkait dengan upaya penanggulangan kemiskinan adalah: a. Rendahnya pendapatan penduduk yang disebabkan oleh rendahnya pendidikan dan ketrampilan b. Rendahnya akses permodalan/keuangan/perbankan c. Belum adanya pendampingan yang intensif kepada kelompok miskin atas usaha yang sejenis d. Rendahnya akses pemasaran produk kelompok miskin e. Belum maksimalnya kemitraan antara kelompok miskin dan pelaku usaha yang lebih besar 2. Kontribusi sektor ekonomi lokal masih rendah Sektor ekonomi lokal di Kabupaten Sleman belum memberikan kontribusi yang maksimal. Beberapa potensi masih dapat terus dikembangkan dengan diiringi pembinaan, pendampingan serta RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 15

16 mempermudah akses modal. Beberapa potensi lokal Sleman yang masih akan dikembangkan adalah potensi desa wisata, produkproduk pertanian dan produk UMKM. Dari sektor pertanian, produktivitas padi di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan mencapai 65,33 kuintal/ha pada tahun 2015 dari 60,19 di Kenaikan ini turut mendukung persentase sektor pertanian, kehutanan dan perikanan terhadap PDRB yang meningkat menjadi 12,59% di tahun 2015 dari 8,87% di tahun Walaupun begitu, kontribusi utama pada PDRB Kabupaten Sleman masih datang dari sektor perdagangan, hotel dan restoran serta jasa-jasa. Hal ini dapat menjadi masalah karena sektor tersebut tidak banyak berperan di dalam penyediaan peluang kerja, dan penanggulangan kemiskinan. Peningkatan produktivitas di sektor pertanian ini diharapkan akan meningkatkan Nilai Tukar Petani. Pengembangan UMKM dan destinasi wisata menjadi salah satu target Kabupaten Sleman untuk menarik wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Jumlah wisatawan di Kabupaten Sleman yang pada tahun 2015 mengalami kenaikan menjadi sebanyak orang dengan rincian wisatawan nusantara sebanyak orang dan orang wisatawan mancanegara dibanding jumlah wisatawan pada tahun 2014 yang sebanyak orang wisatawan, dengan rincian orang wisatawan nusantara dan orang wisatawan mancanegara. Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman pada tahun 2015 diharapkan mencapai 5,35%. Untuk pertumbuhan penanaman modal di Kabupaten Sleman pada tahun 2015 meliputi investasi PMA 57 unit dengan nilai investasi US$ 233,54, investasi PMDN 51 unit dengan nilai investasi Rp ,00 sedangkan Non fasilitas unit usahanya menjadi dengan nilai investasi Rp ,00. Jika dibandingkan dengan tahun 2014, realisasi nilai investasi PMA pada tahun 2015 mengalami sedikit kenaikan, yaitu naik sebesar 0,68%. Sedangkan pada tahun 2014, realisasi nilai investasi PMDN pada tahun 2015 mengalami peningkatan, yaitu naik sebesar 62,37%. Naiknya total nilai investasi penanaman modal berdampak pada naiknya penyerapan tenaga kerja, yaitu tenaga kerja yang terserap oleh PMA pada tahun 2014 sebanyak RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 16

17 7.492 orang meningkat menjadi sebanyak orang pada tahun 2015, PMDN pada tahun 2014 sebanyak orang menjadi sebanyak orang pada tahun 2015, dan non fasilitas pada tahun 2014 sebanyak orang menjadi orang pada tahun Indeks Kepuasan masyarakat dan Indeks Reformasi Birokrasi masih perlu ditingkatkan. Indeks kepuasan masyarakat yang dicapai oleh Pemerintah kabupaten Sleman masih berada di angka 78,54 pada tahun 2015 atau naik dari 77,77 di tahun 2014, sedangkan Indeks reformasi birokrasi baru berada di angka 60,97. Nilai tersebut masih perlu ditingkatkan demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Beberapa isu lain di bidang penyelenggaraan pemerintahan yang perlu mendapat perhatian adalah: a. Belum semua SKPD memiliki Standar Pelayanan (SP) b. Masih adanya pelanggaran displin oleh PNS c. Masih terdapat indikator capaian daerah yang belum tercapai (35 indikator tidak tercapai dari 132 indikator) d. Belum ada monitoring penerapan SOP e. Kurangnya komitmen terhadap pelaksanaan Sistem Kearsipan Pola Baru f. Keterbatasan prasarana dan sarana kearsipan g. Belum optimalnya pengelolaan informasi publik h. Meningkatkan indeks kepuasan masyarakat i. Masih banyaknya perjanjian kerjasama yang pasif j. Penyelenggaraan pemerintahan desa yang belum optimal k. Cakupan pelayanan administrasi kependudukan belum menyeluruh l. Keterlibatan publik dalam musrenbang yang masih perlu ditingkatkan m. Menurunnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pilpres, pilkada, pilkades dan pilduk 4. Ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat yang masih perlu ditingkatkan Persentase tingkat penyelesaian pelanggaran K3 di Kabupaten Sleman pada tahun 2014 sebesar 97,67%. Penanganan gangguan ketentraman dan ketertiban dapat lebih dioptimalkan lagi pada saat RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 17

18 Pemerintah Kabupaten Sleman sudah mempunyai peraturan daerah tentang ketertiban umum yang saat ini masih menjadi pembahasan dengan legislatif. Pada bidang perlindungan masyarakat, khususnya pada aspek mitigasi bencana, Kabupaten Sleman masih menghadapi beberapa masalah seperti: a. Masih adanya kawasan rawan bencana longsor yang belum dipasang EWS b. Masih terdapatnya jalan evakuasi yang rusak c. Cakupan pelayanan bencana kebakaran masih dibawah SPM yang diamanatkan Permendagri. Sebagai langkah antisipasi bencana di Kabupaten Sleman mulai tahun 2016 pengembangan lebih ditekankan pada pengembangan jumlah lembaga tangguh bencana dan sekolah siaga bencana demi meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam mitigasi bencana serta penambahan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. 5. Masih adanya kematian bayi dan ibu melahirkan Kasus kematian bayi dan ibu melahirkan masih ditemukan di Kabupaten Sleman. Angka kematian bayi di Kabupaten Sleman pada tahun 2015 sebesar 3,45 per kelahiran, turun dari angka 4,65 per kelahiran di Pada kasus kematian ibu melahirkan mencapai 27,67 per ibu melahirkan, turun dari 83,29 per ibu melahirkan. Walaupun telah terjadi penurunan pada kasus kematian bayi dan ibu melahirkan, sektor kesehatan tetap menjadi perhatian dengan meningkatkan pelayanan kesehatan dan lingkungan, peningkatan rumah tangga sehat, sarana prasarana kesehatan, perbaikan gizi masyarakat dan pengelolaan keluarga berencana. 6. Kualitas pendidikan yang masih perlu ditingkatkan Belum optimalnya angka partisipasi sekolah untuk kelompok PAUD dan SMA/SMK/MI menjadi isu yang harus dipecahkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Nilai Angka Partisipasi Kasar (APK) tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sleman masih di bawah 75% sedangkan APK di tingkat SMA/SMK/MI juga masih belum 100%. Banyaknya anak sleman yang bersekolah di luar Kabupaten Sleman, khususnya Kota Yogyakarta yang menyebabkan hasil penghitungan angka partisipasi sekolah belum maksimal, harus mendapat perhatian tersendiri dari Pemerintah RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 18

19 Kabupaten Sleman. Hal ini dapat dilakukan dengan peningkatan kualitas pendidikan baik dari sarana prasarana, tenaga pendidik, prestasi siswa dan nilai kelulusan. Semakin maraknya kenakalan remaja, vandalisme, dan narkoba juga merupakan permasalahan yang tidak bisa diabaikan. Untuk selanjutnya, demi mengoptimalkan kualitas pendidikan dan karakter generasi muda, Pemerintah Kabupaten Sleman akan selalu berusaha memenuhi kualifikasi guru layak mengajar, standar mutu manajemen berbasis sekolah (MBS) dan meningkatkan peran pemuda, baik di lingkungan sekolah dan masyarakat. 7. Penurunan kualitas lingkungan hidup Rendahnya kualitas lingkungan hidup yang dibuktikan dengan masih rendahnya indeks kualitas lingkungan hidup, yaitu dibawah 40% disebabkan oleh pencemaran yang terjadi pada udara, air dan tanah. Selain itu juga ditambah dengan produksi sampah yang tidak terkelola dengan maksimal di Kabupaten Sleman. Hingga tahun 2015 persentase penanganan sampah mencapai 39,97% dan rasio TPS per satuan penduduk sebesar 1,051. Ruang Terbuka Hijau (RTH) di daerah perkotaan Kabupaten Sleman masih berkisar di angka 30%, sedangkan luas lahan kritis di Kabupaten Sleman sebesar 122,4 ha dan alih fungsi lahan dari pertanian ke lahan terbangun cukup besar dengan penurunan lahan pertanian sebesar 0,11% per tahun. Hal ini menjadi perhatian karena fungsi Kabupaten Sleman sebagai daerah konservasi resapan air untuk wilayah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Demi meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sleman yang menjadi pendukung utama kehidupan masyarakat Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman mengambil langkahlangkah konkrit untuk meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH), meningkatkan rasio pelayanan dan pengelolaan sampah, serta mengelola alih fungsi lahan agar dapat terkendali dan sesuai pemanfaatannya. 8. Kualitas sarana dan prasarana publik masih perlu ditingkatkan Prasarana dan sarana publik di Kabupaten belum seluruhnya dalam keadaan baik.proporsi panjang jaringan jalan kondisi baik di Kabupaten Sleman pada tahun 2015 sebesar 0,5426 sedangkan drainase kondisi baik sebesar 48,76%. Hal ini berpengaruh pada RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 19

20 kenyamanan berlalu lintas dan dapat memicu terjadinya kecelakaan. Rasio jaringan irigasi di Kabupaten Sleman mencapai 1:8.244 dengan saluran sepanjang 2.698,34km dan luas budidaya pertanian ha. Sektor ini perlu mendapat perhatian besar karena pertanian merupakan salah satu penyumbang PDRB yang besar di Kabupaten Sleman. Selain itu, di bidang permukiman permasalahan ada pada rasio bangunan ber IMB baru mencapai 47,01 dan persentase rumah tangga yang menggunakan air bersih sebesar 98,33%, listrik 99%, dan sanitasi 88,27%. Sarana prasarana publik sangat diperlukan sebagai dasar pelayanan publik dan peningkatan daya saing di bidang ekonomi, khususnya potensi lokal yang ada di Kabupaten Sleman. Sebagai tindak lanjut, sarana dan prasarana publik akan ditingkatkan dengan kegiatan-kegiatan pembangungan, peningkatan, pemeliharaan, dan rehabilitasi sarana prasarana publik. 9. Masih adanya konflik dan permasalahan sosial Semakin heterogennya masyarakat Kabupaten Sleman mengakibatkan meningkatnya konflik sosial, suku dan agama serta jumlah PMKS. Permasalahan tersebut harus mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Hal yang akan dilakukan adalah dengan menumbuhkan jiwa toleransi dan empati serta meningkatkan wawasan kebangasaan bagi anggota masyarakat. Selain konflik sosial, bidang kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak juga perlu mendapat perhatian. Walaupun IPG Kabupaten Sleman pada tahun 2014 sebesar 72,30 pengarusutamaan gender masih perlu ditingkatkan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih cukup tinggi dengan aduan KDRT sebesar 237. Permasalahan lain yang perlu dioptimalkan penyelesaiannya adalah banyaknya fasilitas umum yang belum berperspektif gender. 10. Apresiasi masyarakat terhadap budaya yang belum optimal Kabupaten Sleman memiliki 11 festival seni budaya yang diselenggarakan setiap tahun. Selain itu, juga terdapat 153 sarana penyelenggaraan seni dan budaya serta 780 Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang dilestarikan. Hal ini perlu ditingkatkan partisipasi yang tinggi dari masyarakat terutama RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 20

21 dalam menjaga kelestariannya guna mendukung pembentukan karakter masyarakat Kabupaten Sleman yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan tradisi. Berdasarkan isu strategis dan realisasi pembangunan daerah tahun 2015, maka ditetapkan prioritas pembangunan daerah tahun yang selanjutnya dijabarkan kedalam sasaran daerah sebagaimana tabel berikut : Tabel 4.3 Prioritas dan Sasaran Daerah Tahun NO 1 Meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan kenyamanan SASARAN DAERAH Meningkatnya kenyamanan dan ketertiban umum Meningkatnya keikutsertaan masyarakat dalam mitigasi bencana Meningkatnya kualitas lingkungan hidup INDIKATOR SASARAN Waktu tundaan ruas jalan pada jam sibuk Persentase tingkat penanganan pelanggaran Ketertiban, Kenyamanan dan Keindahan (K3) Jumlah lembaga tangguh bencana Rasio layanan pengelolaan sampah Indeks Pencemaran Air Sungai Indeks Pencemaran Udara Indeks Tutupan Hutan Persentase RTH yang dikelola Luasan alih fungsi lahan SATU- TAR- AN GET menit 30 % 90 Desa dan sekolah 29 dan 44 % 9,40 nilai 43,00 nilai 41 nilai 32,26 % 20,05 ha <100 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 21

22 NO 2 Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif dan kualitas pelayanan publik SASARAN DAERAH Meningkatnya pelaksanaan reformasi birokrasi INDIKATOR SASARAN Persentase konsistensi perencanaan pembangunan daerah Persentase unit kerja dengan tingkat akuntabilitas minimal A SATU- AN TAR- GET % 95 % 60 Nilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah % 90 Jumlah desa yang melaksanakan siklus tahunan desa tepat waktu Desa 75 Hasil leveling lembaga pengawasan Level 2 Opini BPK terhadap LKD Opini BPK WTP Persentase PAD terhadap pendapatan daerah % 31 Penerapan e- gov Meningkatnya Kapasitas Aparatur Indeks Kepuasan Masyarakat Jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi dan jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi yang terintegrasi Persentase jabatan sesuai dengan kompetensi Persentase pelaksanaan diklat pegawai sesuai kebutuhan nilai Layanan % 90 % dan 15 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 22

23 NO 3 Pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa 4 Memperkuat penegakan hukum 5 Meningkatkan kualitas hidup masyarakat 6 Meningkatkan produk dan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional SASARAN DAERAH Menurunnya kemiskinan Kesesuaian pembentukan peraturan perundangundangan daerah dengan undangundang yang mengaturnya Meningkatnya kinerja PPNS Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat Meningkatnya Pertumbuhan ekonomi Meningkatnya daya saing ekonomi daerah Meningkatnya prasarana dan sarana perekonomian INDIKATOR SASARAN Persentase KK miskin Jumlah lembaga sosial yang aktif Persentase pembentukan Perda Kabupaten yang tepat asas Persentase pelanggaran Perda yang ditangani Angka Kematian Ibu Angka Kematian Bayi Status balita gizi buruk Pertumbuhan ekonomi SATU- TAR- AN GET % 10,02 % 50 % 100 % 100 per kelahira n hidup per 1000 kelahira n hidup 62,79 4,33 % 0,44 % 5,46 Lama tinggal wisatawan hari Wisnus : 2,92 Wisman: 2,70 Nilai ekspor US$ Tingkat pengangguran terbuka Persentase prasarana dan sarana perekonomian yang berkualitas Persentase jalan dan jembatan dalam kondisi mantap 000 Rasio 5,90 % 69,54 % 65,45 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 23

24 NO 7 Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi Lokal 8 Meningkatkan kualitas pendidikan karakter SASARAN DAERAH Meningkatnya kontribusi sektor-sektor ekonomi lokal Meningkatkan kualitas pendidikan dan mengintegrasikan nilainilai karakter dalam pendidikan INDIKATOR SASARAN Jumlah Desa Wisata kategori mandiri Persentase peningkatan produksi pertanian dan perikanan Nilai Tukar Petani Persentase peningkatan nilai produksi industri Persentase guru layak mengajar Persentase pengelolaan sekolah yang memenuhi manajemen mutu berbasis sekolah (MBS) Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan anak usia dini Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang SD, SMP, SMA/K Angka Anak Putus Sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA 8 SATU- AN Desa wisata TAR- GET % 3,40 Nilai 111,90 % 2,8 % 87 % 97,10 % 78,23 % APK: - SD/MI: SMP/M Ts: 100 APM: - SD/MI: SMP/M Ts: 83,98 % APS SD/MI 1,02, SMP/M Ts 1,12 Terbentuknya Desa Berkarakter Persentase penanganan anak berhadapan dengan hukum Desa 4 % 100 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 24

25 9 Meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender SASARAN DAERAH Meningkatnya kerukunan masyarakat Meningkatnya apresiasi dan peran serta masyarakat dalam pengembang an dan pelestarian budaya Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak INDIKATOR SASARAN Persentase ormas kepemudaan yang aktif Persentase Prestasi olahraga Jumlah konflik SARA Persentase Pelestarian warisan budaya Persentase penanganan perlindungan perempuan dan anak terhadap kekerasan SATU- TAR- AN GET % 90 % 71 Kasus 5 % 23,83 % 100 Keselarasan sasaran pembangunan antara Sleman dengan DIY dapat dilihat sebagaimana tabel berikut: Tabel 4.4 Sinkronisasi Sasaran Daerah Tahun NO SASARAN SASARAN DIY 1 Meningkatnya kenyamanan dan ketertiban umum 2 Meningkatnya keikutsertaan masyarakat dalam mitigasi bencana 3 Meningkatnya pelaksanaan reformasi birokrasi 4 Penerapan e-gov Layanan publik meningkat, terutama pada penataan sistem transportasi dan akses masyarakat di pedesaan Akuntabilitas kinerja pemerintah daerah meningkat Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah meningkat 5 Meningkatnya Kapasitas Aparatur 6 Menurunnya kemiskinan Kesenjangan pendapatan masyarakat menurun RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 25

26 SASARAN SASARAN DIY 7 Kesesuaian pembentukan peraturan perundangundangan daerah dengan undang-undang yang mengaturnya 8 Meningkatnya kinerja PPNS 9 Meningkatnya kualitas Harapan hidup masyarakat kesehatan masyarakat 10 Meningkatnya kualitas lingkungan hidup 11 Meningkatnya Pertumbuhan ekonomi 12 Meningkatnya kontribusi sektor-sektor ekonomi lokal 13 Meningkatnya daya saing ekonomi daerah 14 Meningkatnya prasarana dan sarana perekonomian 15 Meningkatkan kualitas pendidikan dan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pendidikan 16 Meningkatnya kerukunan masyarakat 17 Meningkatnya apresiasi dan peran serta masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya 18 Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak meningkat Kualitas lingkungan hidup meningkat Pemanfaatan ruang terkendali Pendapatan masyarakat meningkat Kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara meningkat Lama tinggal wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara meningkat Aksesibilitas pendidikan meningkat Daya saing pendidikan meningkat Melek huruf masyatakat meningkat Peran serta dan apresiasi masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya meningkat Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak Sedangkan sinkronisai indikator sasaran adalah sebagai berikut : RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 26

27 Tabel 4.5 Sinkronisasi Indikator Sasaran Daerah Tahun INDIKATOR NO SASARAN 1 Waktu tundaan ruas jalan pada jam sibuk 2 Persentase tingkat penanganan pelanggaran Ketertiban, Kenyamanan dan Keindahan (K3) 3 Jumlah lembaga tangguh bencana 4 Rasio layanan pengelolaan sampah 5 Indeks Pencemaran Air Sungai Indeks Pencemaran Udara Indeks Tutupan Hutan 6 Persentase RTH yang dikelola 7 Persentase konsistensi perencanaan pembangunan daerah 8 Persentase unit kerja dengan tingkat akuntabilitas minimal A 9 Nilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah SATU- AN TAR- GET INDIKATOR SASARAN DIY menit 30 Load factor angkutan perkotaan meningkat % 90 Desa dan sekolah 29 dan 44 % nilai 9,40 43,00 Persentase Peningkatan Kualitas Lingkungan nilai 41 nilai 32,26 % 20,05 % 95 % 60 Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah % 90 SATU- AN TAR- GET % 42,57 % 15,72 Predikat A RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 27

28 INDIKATOR NO SASARAN 10 Jumlah desa yang melaksanakan siklus tahunan desa tepat waktu 11 Hasil leveling lembaga pengawasan 12 Opini BPK terhadap LKD 13 Persentase PAD terhadap pendapatan daerah 14 Indeks Kepuasan Masyarakat 15 Jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi dan jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi yang terintegrasi 16 Persentase jabatan sesuai dengan kompetensi 17 Persentase pelaksanaan diklat pegawai sesuai kebutuhan 18 Persentase KK miskin 19 Jumlah lembaga sosial yang aktif 20 Persentase pembentukan Perda Kabupaten yang tepat asas SATU- AN TAR- GET desa 75 Level 2 Opini BPK WTP % 31 Nilai 78,74 Layanan 60 dan 15 % 90 % 39 INDIKATOR SASARAN DIY Opini Pemeriksaan BPK % 10,02 Indeks ketimpangan pendapatan % 50 % 100 SATU- AN opini Indeks gini TAR- GET WTP 0,2878 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 28

29 INDIKATOR NO SASARAN 21 Persentase pelanggaran Perda yang ditangani 22 Angka Kematian Ibu 23 Angka Kematian Bayi 24 Status balita gizi buruk 25 Luasan alih fungsi lahan 26 Pertumbuhan ekonomi 27 Lama tinggal wisatawan SATU- AN TAR- GET % 100 per kelahira n hidup per 1000 kelahira n hidup INDIKATOR SASARAN DIY 62,79 Angka harapan hidup 4,33 % 0,44 ha <100 Kesesuaian pemanfaatan ruang terhadap RTRW Provinsi meningkat % 5,46 Pendapatan per hari hari Wisatawan nusantara: 2,92 Wisatawan mancanegara: 2,70 28 Nilai ekspor US$ Tingkat rasio 5,90 pengangguran terbuka 30 Persentase % 69,54 prasarana dan sarana perekonomian yang berkualitas 31 Persentase % 65,45 jalan dan jembatan dalam kondisi mantap 32 Jumlah Desa Wisata kategori mandiri Desa Wisata 8 kapita pertahun Lama tinggal wisatawan nusantara Lama tinggal wisatawan mancanegara Jumlah wisatawan nusantara Jumlah wisatawan mancanegara SATU- AN TAR- GET tahun 74,18 % 64,75 Juta/ 8,50 Rp hari 2,69 hari 2,60 orang orang RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 29

30 INDIKATOR NO SASARAN 33 Persentase peningkatan produksi pertanian dan perikanan 34 Nilai Tukar Petani 35 Persentase peningkatan nilai produksi industri 36 Persentase guru layak mengajar SATU- AN TAR- GET % 3,40 % 111,90 % 2,8 % 87 INDIKATOR SASARAN DIY SATU- AN TAR- GET 37 Persentase pengelolaan sekolah yang memenuhi manajemen mutu berbasis sekolah (MBS) 38 Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan anak usia dini 39 Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang SD, SMP, SMA/K 40 Angka Anak Putus Sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA 41 Terbentuknya Desa Berkarakter 42 Persentase penanaganan anak berhadapan dengan hukum % 97,10 Persentase satuan pendidikan yang menerapkan model pendidikan berbasis budaya % 78,23 % APK: - SD/MI: SMP/M Ts: 100 APM: - SD/MI: SMP/M Ts: 83,98 % APS SD/MI 1,02, SMP/MTs 1,12 Desa 4 % 100 Angka melek huruf Rata-rata lama sekolah % 40,00 % 95,00 tahun 12,00 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 30

31 INDIKATOR NO SASARAN 43 Persentase Ormas kepemudaan yang aktif 44 Persentase Prestasi olahraga 45 Jumlah konflik SARA 46 Persentase Pelestarian warisan budaya 47 Persentase penanganan perlindungan perempuan dan anak terhadap kekerasan SATU- AN TAR- GET % 90 % 71 Kasus 5 INDIKATOR SASARAN DIY % 23,83 Derajat partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian Budaya % 100 SATU- AN TAR- GET % 70,00 Pemerintah Kabupaten Sleman menetapkan sembilan prioritas tersebut untuk mendukung sembilan prioritas nasional. Keselarasan prioritas pembangunan Kabupaten Sleman dengan prioritas pembangunan nasional dan Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dilihat pada skema berikut ini : RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 31

32 Tabel 4.6 Keselarasan Prioritas Pembangunan Nasional, DIY dan Sleman Prioritas Nasional No (nawacita) 1 Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara 2 Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya 3 Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya 4 Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan 5 Meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia 6 Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional 7 Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektorsektor strategis ekonomi Domestik 8 Melakukan revolusi karakter bangsa 9 Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial indonesia Prioritas DIY Pembangunan wilayah dan peningkatan infrastruktur Lingkungan hidup dan pemanfaatan ruang Kinerja aparatur dan birokrasi Kesehatan Pertumbuhan ekonomi Pembangunan wilayah dan peningkatan infrastruktur Pendidikan Sosial dan Budaya Prioritas Sleman Meningkatkan ketentraman, ketertiban dan kenyamanan Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif dan kualitas pelayanan publik Memperkuat penegakan hukum Pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Meningkatkan produk dan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi Lokal Meningkatkan kualitas pendidikan karakter Meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 32

33 Selanjutnya masing-masing prioritas pembangunan daerah dijelaskan dalam program dan kegiatan prioritas terkait, sebagaimana tabel berikut ini: RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 33

34 Tabel 4.7 SINKRONISASI NASIONAL, DIY DENGAN SASARAN, PROGRAM KABUPATEN TAHUN NO NASIONAL (NAWACITA) 1 Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara DIY Pembangunan wilayah dan peningkatan infrastruktur Lingkungan hidup dan pemanfaatan ruang Meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan kenyamanan SASARAN DAERAH Meningkatnya kenyamanan dan ketertiban umum INDIKATOR SASARAN Waktu tundaan ruas jalan pada jam sibuk PROGRAM 30 menit Program perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ Program peningkatan pelayanan angkutan Program peningkatan dan pengamanan lalu lintas Program peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor 1 dokumen 61% 76% 76% 56,25% 98% 100% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 34

35 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH Meningkatnya keikutsertaan masyarakat dalam mitigasi bencana INDIKATOR SASARAN Persentase tingkat penanganan pelanggaran Ketertiban, Kenyamanan dan Keindahan (K3) Jumlah lembaga tangguh bencana PROGRAM 90% Program peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan Program pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal Program pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan Program peningkatan pemberantasan penyakit 29 desa dan 44 sekolah masyarakat (pekat) Program perencanaan pembangunan daerah rawan bencana Program pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam Program peningkatan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran 21% Orang 34 kelompok 450 kali 2 dokumen 63% 89% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 35

36 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH Meningkatnya kualitas lingkungan hidup INDIKATOR SASARAN Rasio layanan pengelolaan sampah Indeks Pencemaran Air Sungai Indeks Pencemaran Udara Indeks Tutupan Hutan PROGRAM Program perbaikan perumahan akibat bencana alam/sosial 9,40% Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan 43,00 Program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup 41 Program Peningkatan Pengendalian Polusi 32,26 Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam Program pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah Program penyediaan dan pengolahan air baku Program lingkungan sehat perumahan 50% 15;3;225 9,40 29,50% 86%,76%, dan 2 dokumen 79,15% 14 kampung, dan 10% 3% 5,49% 20,00% 70% 71,50% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 36

37 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN Persentase RTH yang dikelola Luasan alih fungsi lahan PROGRAM Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup 20,05% Program Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) Program pengelolaan areal pemakaman < 100 ha Program perencanaan tata ruang Program pengendalian pemanfaatan ruang Program penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah Program pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh Program penyelesaian konflik-konflik pertanahan Program Pengembangan Sistem Informasi Pertanahan 51 dan 21 20,05% 1 unit 23% 7 raperda 42 desa 87% 44,44% 100% 2 jenis RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 37

38 NO NASIONAL (NAWACITA) 2 Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya DIY Kinerja aparatur dan birokrasi Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif dan kualitas pelayanan publik SASARAN DAERAH Meningkatnya pelaksanaan reformasi birokrasi INDIKATOR SASARAN Persentase konsistensi perencanaan pembangunan daerah Persentase unit kerja dengan tingkat akuntabilitas minimal A Nilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah Jumlah desa yag melaksanakan PROGRAM 95% Program perencanaan pembangunan daerah 60% Program pengembangan kualitas kebijakan publik Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 90% Program penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan Program perbaikan sistem administrasi kearsipan 75 desa Program pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa 95% 10% 60% dan 11 SKPD 100% 90% 69% 86 Desa RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 38

39 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN siklus tahunan desa tepat waktu Hasil leveling lembaga pengawasan Opini BPK terhadap LKD Persentase PAD terhadap pendapatan daerah PROGRAM Program peningkatan administrasi pemerintahan Program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa Level 2 Program Penataan dan Penyempurnaan kebijakan sistem dan prosedur pengawasan Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan WTP Program peningkatan dan Pengembangan pengelolaan keuangan dan kekayaan daerah 31% Program Pengelolaan Pendapatan Daerah 12 kecamatan 90% Level 2 100% WTP, 100%, 100% dan 100% 5% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 39

40 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN Indeks Kepuasan Masyarakat PROGRAM 78,74 Program peningkatan kualitas pelayanan publik Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Program Pengembangan data/informasi Program Kerjasama Pembangunan Program pengkajian dan penelitian bidang iptek Program Pengembangan Wilayah Perbatasan Program peningkatan kualitas pelayanan informasi 45%, nilai 78,74, dan 100% 100% 75% 93% 65% 90% 33% 2% 72% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 40

41 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN PROGRAM Program Penataan Administrasi Kependudukan Program kerjasama informasi dan media massa Program Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung Pemerintah Program pengelolaan dan pengembangan persandian daerah Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala daerah/wakil kepala daerah Program pengembangan data/informasi/statistik daerah Program penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah 100%, 99,32%, 89%, dan 58% 42 jejaring 84,34% 90% 100% 95% 20% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 41

42 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH Penerapan e-govt Meningkatnya Kapasitas Aparatur INDIKATOR SASARAN Jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi dan jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi yang terintegrasi Persentase jabatan sesuai dengan kompetensi PROGRAM 60 dan 15 layanan Program pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan Program pengembangan komunikasi, informasi dan media massa Program optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi Program fasilitasi Peningkatan SDM bidang komunikasi dan informasi Program pengkajian dan penelitian bidang komunikasi dan informasi 90% Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur 90% 75%, 325 publikasi, 250 lelang, dan 80% 20 layanan, 40 layanan, 15 layanan, dan 76% 55% 80% 90%, 85%, dan 86% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 42

43 NASIONAL (NAWACITA) DIY 3 Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan Kinerja aparatur dan birokrasi reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya Memperkuat penegakan hukum SASARAN DAERAH Kesesuaian pembentukan peraturan perundangundangan daerah dengan undangundang yang mengaturnya Meningkatnya kinerja PPNS INDIKATOR SASARAN Persentase pelaksanaan diklat pegawai sesuai kebutuhan Persentase pembentukan Perda Kabupaten yang tepat asas Persentase pelanggaran Perda yang ditangani PROGRAM 39% Program Pendidikan Kedinasan Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur pemerintah daerah 100% Program peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah Program Penataan Peraturan Perundangundangan Program peningkatan pelayanan dan bantuan hukum 100% Program penegakan hukum 60% 39% 4 perda 100% 100% 100% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 43

44 NO NASIONAL (NAWACITA) 4 Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan DIY Pembangunan wilayah dan peningkatan infrastruktur Pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa SASARAN DAERAH Menurunnya kemiskinan INDIKATOR SASARAN Persentase KK miskin PROGRAM 10,02% Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Program pembinaan anak terlantar Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma Program pembinaan panti asuhan/panti jompo Program peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan 155 kelompok 90% 90% 70% 90% 10,02% dan 77 % 15% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 44

45 NASIONAL (NAWACITA) 5 Meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia DIY Kesehatan Meningkatkan kualitas hidup masyarakat SASARAN DAERAH Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat INDIKATOR SASARAN Jumlah lembaga sosial yang aktif Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi Status balita gizi buruk PROGRAM Program pengembangan lembaga ekonomi pedesaan Program peningkatan peran perempuan di perdesaan Program pengembangan perumahan 50% Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial 62,79 Program Obat dan Perbekalan Kesehatan 4,33 Program Upaya Kesehatan Masyarakat 0,44% Program Pengawasan Obat dan Makanan Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat Program Perbaikan Gizi Masyarakat 20 BUMDES 88,10% 98,25% 50% 95% 77%, 62,79, 4,33, 80%, 10%, 94%, dan 95% 76% 52,5% 0,44% dan 12,40% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 45

46 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN PROGRAM Program Pengembangan Lingkungan Sehat Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan Program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paruparu/rumah sakit mata Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia Program pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan 52,5% 100% dan 70% 100% dan 100% 80% < 1,8 71% 30 unit usaha 33,50% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 46

47 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN PROGRAM Program perencanaan sosial budaya Program Keluarga Berencana Program Kesehatan Reproduksi Remaja Program pelayanan kontrasepsi Program pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KR yang madiri Program pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling KRR Program penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga Program pengembangan model operasional BKB- Posyandu-PADU 45% 79,25% dan TFR=2 1,4% 86 orang dan 8,28% 80,03% 151 kelompok 86 kelompok 40 kelompok RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 47

48 NO NASIONAL (NAWACITA) 6 Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional DIY Pertumbuhan ekonomi Meningkatkan produk dan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional SASARAN DAERAH Meningkatnya Pertumbuhan ekonomi INDIKATOR SASARAN Pertumbuhan ekonomi PROGRAM 5,46% Program perencanaan pembangunan ekonomi Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi Program penciptaan iklim Usaha Kecil Menengah yang kondusif Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri Program Pembinaan dan Penataan Pedagang Pasar Program Perlindungan Konsumen dan pengamanan perdagangan 33,33% 71,28% Rp.4,525 milyar 10 koperasi 92,55% pelaku usaha perdagangan 2% 51% 236 produk RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 48

49 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH Meningkatnya daya saing ekonomi daerah INDIKATOR SASARAN Lama tinggal wisatawan PROGRAM Wisnus: 2,92 Wisman: 2,70 Nilai ekspor US$ Tingkat pengangguran terbuka Program Pembinaan pedagang kaki lima dan asongan Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata Program pengembangan destinasi pariwisata Program Pengembangan Kemitraan Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor 5,90 Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja orang 45 UMKM 115 wirausaha baru orang 3 buah 6 buah US$ % RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 49

50 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH Meningkatnya prasarana dan sarana perekonomian INDIKATOR SASARAN Persentase prasarana dan sarana perekonomian yang berkualitas Persentase jalan dan jembatan dalam kondisi mantap PROGRAM Program Perlindungan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan Program Peningkatan Kesempatan Kerja Program Transmigrasi Regional 69,54% Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi Program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya Program pengembangan, pengelolaan dan konversi sungai, danau dan sumber daya air lainnya 65,45% Program pembangunan infrastruktur perdesaaan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 100% 75% 45% 22 pasar dan obyek wisata 77% 77% 56,15% 65,45% 54,50% 76,40% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 50

51 NASIONAL (NAWACITA) 7 Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi Domestik DIY Pertumbuhan ekonomi Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor- sektor strategis ekonomi Lokal SASARAN DAERAH Meningkatnya kontribusi sektorsektor ekonomi lokal INDIKATOR SASARAN Jumlah Desa Wisata kategori mandiri Persentase peningkatan produksi pertanian dan perikanan PROGRAM 8 desa wisata Program rehabilitasi/pemeliharaan Jalan dan Jembatan Program Pembangunan saluran drainase/goronggorong Program Pembangunan sistem informasi/data base jalan dan jembatan Program peningkatan sarana dan prasarana kebinamargaan Program Pembinaan Jasa Konstruksi Program Pengembangan Desa Wisata 3,40% Program peningkatan produksi pertanian/perkebunan Program peningkatan produksi hasil peternakan 65,45% 54,50% 76,40% 48,85% 1 dokumen 95% 40% 8 desa wisata 0,5% 0,7% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 51

52 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN Nilai Tukar Petani PROGRAM Program pengembangan budidaya perikanan 111,90% Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Program peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebunan Program pemberdayaan penyuluh pertanian/perkebunan lapangan Program pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak Program peningkatan penerapan teknologi peternakan Program pengembangan sistem Penyuluhan perikanan Program pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar 9,0% 48 kelompok 15% 10% 80% 5% 5% kg RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 52

53 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN Persentase peningkatan nilai produksi industri PROGRAM Program optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan Program Peningkatan Ketahanan Pangan pertanian/perkebunan Program peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian/perkebunan Program peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan 2,8% Program peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi Program Pengembangan sentra-sentra industri potensial Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri 1,1% 5 produk 100%, 70%, 87,5%, 90%, 90%, 80%, 140%, 141% 1 kelompok 5 produk 3 produk 65 IKM 20 sentra industri 38 IKM RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 53

54 NASIONAL (NAWACITA) 8 Melakukan revolusi karakter bangsa DIY Pendidikan Meningkatkan kualitas pendidikan karakter SASARAN DAERAH Meningkatnya kualitas pendidikan dan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pendidikan INDIKATOR SASARAN Persentase guru layak mengajar Persentase pengelolaan sekolah yang memenuhi manajemen mutu berbasis sekolah (MBS) Meningkatnya Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini PROGRAM Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah 87% Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Program pengembangan kreativitas siswa dan guru 97,10% Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 78,23% Program Pendidikan Anak Usia Dini 0,5% 87,00% 99% Kab:1.056, Prov:486, nas:36 97,10% 100% 78,23% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 54

55 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang SD, SMP, SMA/K. Angka Anak Putus Sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA Terbentuknya Desa Berkarakter Persentase penanganan anak berhadapan dengan hukum PROGRAM APK SD/MI 100%, APK SMP/MTs 100%, APM SD/MI 100%, APM SMP/MTs 83,98% APS SD/MI 1,02, SMP/MTs 1,12 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 4 desa Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Non Formal Program Pengembangan Budaya Baca Program pengembangan dan pembinaan perpustakaan 100% Program Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Program Peningkatan Penanggulangan Narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS APK SD/MI 100%, APK SMP/MTs 100%, APM SD/MI 100%, APM SMP/MTs 83,98% APS SD/MI 1,02, SMP/MTs 1,12 75,25% 99,04% 4 desa 57,22% 8 unit 25,00%, 28 satgas 8 desa RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 55

56 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN Persentase ormas kepemudaan yang aktif Persentase Prestasi olahraga PROGRAM 90,00% Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda Program peningkatan peran serta kepemudaan Program peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda 71% Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olahraga 1 dokumen 90,00% 26,00% 91,00% 74,00% 83,00% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 56

57 NO NASIONAL (NAWACITA) 9 Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial indonesia DIY Sosial dan budaya Meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender SASARAN DAERAH Meningkatnya kerukunan masyarakat Meningkatnya apresiasi dan peran serta masyarakat dalam pengembangan dan pelestarian budaya Meningkatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 57 INDIKATOR SASARAN Jumlah konflik SARA Persentase Pelestarian warisan budaya Persentase penanganan perlindungan perempuan dan anak terhadap kekerasan PROGRAM 5 Program pengembangan wawasan kebangsaan Program kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan Program pendidikan politik masyarakat 23,83% Program Pengembangan Nilai Budaya Program Pengelolaan Kekayaan Budaya Program Pengelolaan Keragaman Budaya Program Pelestarian dan Pengembangan peninggalan budaya 100% Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak Program Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan 5 kasus 100% 77% 58,29% 17,68% 14,20% 5,70% 82% 100%

58 NASIONAL (NAWACITA) DIY SASARAN DAERAH INDIKATOR SASARAN PROGRAM Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan Program peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan 28 desa 100% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 58

59 Tabel 4.8 URAIAN, PROGRAM, INDIKATOR DAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN TAHUN NO NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan kenyamanan Program perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam Ketersediaan dokumen perencanaan prasarana wilayah dan sumberdaya alam Dokumen BAPPEDA Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ Persentase ketersediaan Prasarana dan fasilitas perhubungan Persentase ketersediaan Sarana dan Prasarana perhubungan Persentase kondisi fasilitas LLAJ baik % D.HUBKOMINFO % D.HUBKOMINFO % D.HUBKOMINFO RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 59

60 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan pelayanan angkutan Persentase angkutan umum yang melayani wilayah yang telah % 56, D.HUBKOMINFO Program peningkatan dan pengamanan lalu lintas Program peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor Program peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan tersedia jaringan jalan Persentase ketersediaan perlengkapan keamanan lalu lintas Persentase Kendaraan Bermotor Umum (KBU) yang lolos uji Persentase pos keamanan lingkungan yang aktif % D.HUBKOMINFO % D.HUBKOMINFO % K. SATPOL PP, K. KESBANG, D.PASAR RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 60

61 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal Peningkatan kapasitas anggota linmas Orang K.SATPOL PP, K.KESBANG, D.PASAR, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 61

62 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pemberdayaan Jumlah kelompok jaga Kelompok K.SATPOL PP, KEC. masyarakat untuk menjaga warga GAMPING, KEC. ketertiban dan keamanan GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. Program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) Program perencanaan pembangunan daerah rawan bencana Jumlah kasus di masyarakat sebagai akibat dari penyakit masyarakat Ketersediaan dokumen perencanaan pembangunan daerah rawan bencana RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 62 CANGKRINGAN Kali K. KESBANG Dokumen BPBD

63 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam Program peningkatan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran Program perbaikan perumahan akibat bencana alam/sosial Persentase kondisi prasarana dan sarana penanggulangan bencana baik Persentase kasus kebakaran di Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) yang tertangani Persentase perbaikan rumah akibat bencana RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 63 % D.NAKERSOS, BPBD, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN % BPBD % DPUP, BPBD

64 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pengembangan Layanan pengelolaan Jumlah TPS 15; 3; D.PASAR, BLH Kinerja Pengelolaan Persampahan sampah tipe A;B;C Rasio layanan Rasio 9,40 pengelolaan sampah Sampah yang % 29,50 Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup tertangani Persentase jumlah pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencenmaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti Persentase jumlah usaha dan/atau kegiatan yang memiliki izin lingkungan Jumlah dokumen KLHS tata ruang (%) 86, RSUD, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.PASAR, BLH (%) 76 dokumen 2 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 64

65 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Pengendalian Polusi Persentase jumlah kendaraan peserta uji emisi yang memenuhi % 79, BLH Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam Program pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah baku mutu lingkungan Jumlah kampung iklim Meningkatnya perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam Ketersediaan instalasi pengolah air limbah terpusat Kampung D.SDAEM, BAPPEDA, D.PERTANIAN, BLH % 10 % DPUP, BLH % 5,49 Program penyediaan dan pengolahan air baku Cakupan ketersediaan layanan air bersih/air minum masyarakat Kondisi Prasarana penyediaan air baku baik % 20,00 % D.SDAEM RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 65

66 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program lingkungan sehat perumahan Persentase kawasan kumuh yang tertangani % 71, DPUP Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Program Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) Program pengelolaan areal pemakaman Program Perencanaan Tata Ruang Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang Peningkatan jumlah sekolah dan pondok pesantren berbudaya lingkungan Persentase RTH yang dikelola Persentase ketersediaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jumlah Rencana Detail yang telah di tetapkan menjadi Rancangan Peraturan Daerah/ Peraturan Daerah Jumlah desa target pengawasan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 66 Sekolah dan pondok pesantren 51 dan BLH % 20, BLH Unit 1 % DPUP Raperda/ Perda 7 Ra perda DPUP, BAPPEDA Desa DPUP, BPMPPT, KPPD

67 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah Tertib Administrasi Pertanahan % Program pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh Program Penyelesaian konflik-konflik pertanahan Persentase infrastruktur di kawasan strategis dan cepat tumbuh Persentase konflik pertanahan yang terfasilitasi % 44, DPUP % KPPD DPUP, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.PASAR, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 67

68 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pengembangan Sistem Informasi Pertanahan Pengembangan Sistem Informasi Manajemen pertanahan Jenis BPMPPT, KPPD 2 Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif dan kualitas pelayanan publik Program perencanaan pembangunan daerah Program pengembangan kualitas kebijakan publik Persentase konsistensi perencanaan pembangunan daerah Persentase kajian kebijakan yang ditetapkan menjadi Peraturan Bupati RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 68 % BAPPEDA, SETDA, INSPEKTORAT, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN % DISDIKPORA, DINKES, D.BUDPAR, SETDA

69 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan Persentase unit kerja % DISDIKPORA, DINKES, sistem pengawasan dengan tingkat DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, internal dan pengendalian akuntabilitas minimal D.HUBKOMINFO, pelaksanaan kebijakan A KDH Jumlah SKPD 11 Jumlah SKPD yang mendapat pembinaan menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi yang Bersih dan Melayani) D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.BUDPAR, K.SATPOL PP, K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD,D.PASAR, D.PERTANIAN, KAD, K.PERPUSDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 69

70 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, SET.KORPRI, DISPENDA, BLH Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Persentase pelaporan capaian kinerja dan keuangan dilaksanakan tepat waktu RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 70 % DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.BUDPAR, K.SATPOL PP, K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD, D.PASAR, D.PERTANIAN, KAD,

71 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD K.PERPUSDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, KORPRI, DISPENDA, BLH % DINKES, SETDA Program penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan Program perbaikan sistem administrasi kearsipan Persentase organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kinerja "baik" Persentase SKPD yang menerapkan tertib arsip dengan kategori baik. % KAD RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 71

72 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa Jumlah desa yang telah melaksanakan pengelolaan keuangan sesuai PP Nomor 43 Tahun 2014 atau peraturan perundangundangan perubahan terkini apabila nantinya akan diubah Desa SETDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 72

73 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan administrasi pemerintahan Jumlah kecamatan dengan nilai hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan diatas SETDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 73

74 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa Program Penataan dan Penyempurnaan kebijakan sistem dan prosedur pengawasan Persentase aparatur pemerintah desa yang telah mengikuti pelatihan sesuai tupoksinya Hasil leveling lembaga pengawasan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 74 % SETDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN Level INSPEKTORAT

75 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan Persentase jumlah tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan yang mengikuti PKS/ Bimtek/Setifikasi % INSPEKTORAT Program peningkatan dan Pengembangan pengelolaan keuangan dan kekayaan daerah JFA/IB/TB Opini BPK terhadap laporan pengelolaan keuangan dan kekayaan daerah Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual dengan baik dan benar Presentase SKPD yang tertib administrasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD)/aset daerah Opini BPK % WTP DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.BUDPAR, % 100 K.SATPOL PP, K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD, D.PASAR, RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 75

76 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Persentase temuan % 100 D.PERTANIAN, KAD, hasil pemeriksaan K.PERPUSDA, KEC. yang ditindaklanjuti GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, KORPRI, Program Pengelolaan Pendapatan Daerah Persentase deviasi realisasi PAD terhadap target DISPENDA, BLH % BPMPPT, DPKAD, D.PASAR, DISPENDA RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 76

77 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan kualitas pelayanan publik Persentase unit pelayanan publik (UPP) yang memiliki standar pelayanan (SP) Indeks Kepuasan Masyarakat Persentase tindak lanjut pengaduan sesuai dengan Peraturan Bupati tentang Pelayanan, Pengelolaan, dan Penanganan Aduan % DINKES, DPUP, BAPPEDA, BKBPMPP, BPMPPT, K.KESBANG, SETDA, nilai 78,74 % 100 SETWAN, DPKAD, D.PASAR, D.PERTANIAN, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KORPRI RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 77

78 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Persentase pemenuhan layanan administrasi perkantoran % DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL,BKBPMPP, D.NAKERSOS,D.PERIND AGKOP,BPMPPT, D.BUDPAR, K.SATPOL PP,K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD, D.PASAR,D.PERTANIAN, KAD, K.PERPUSDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC.MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 78

79 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, KORPRI, DISPENDA, BLH Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Persentase sarana dan prasarana aparatur dalam kondisi baik % DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.BUDPAR, K.SATPOL PP, K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD, D.PASAR, D.PERTANIAN, KAD, K.PERPUSDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 79

80 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, KORPRI, DISPENDA, BLH Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Persentase pengelolaan kepegawaian yang dilaksanakan tepat waktu RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 80 % DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.BUDPAR, K.SATPOL PP, K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT

81 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD DPKAD, D.PASAR, D.PERTANIAN, KAD, K.PERPUSDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, KORPRI, DISPENDA, BLH Program Pengembangan data/informasi Persentase ketersediaan data untuk perencanaan % BAPPEDA, BPBD RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 81

82 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Kerjasama Pembangunan Persentase kerjasama yang aktif % DINKES, BAPPEDA, SETDA Program pengkajian dan penelitian bidang Iptek Persentase agenda riset daerah yang menjadi dokumen % BAPPEDA, BKBPMPP Program Pengembangan Wilayah Perbatasan Program peningkatan kualitas pelayanan informasi Program Penataan Administrasi Kependudukan penelitian/kajian Persentase penanganan permasalahan di wilayah perbatasan Tingkat kepuasan masyarakat Cakupan Penerbitan Kartu Keluarga Cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kelahiran RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 82 % SETDA % SETDA, KAD (%) 100% D.DUKCAPIL, KEC. GAMPING, KEC. (%) 99,32% GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. (%) 89,00% MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC.

83 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Cakupan Penerbitan Kutipan Akta (%) 58% NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC. Kematian, KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. Program kerjasama informasi dan media massa Program Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung Pemerintah Program Pengelolaan dan Pengembangan Persandian Daerah Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala daerah/ wakil kepala daerah Jumlah jejaring informasi dan media massa Kondisi gedung pemerintahan baik RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 83 CANGKRINGAN Jejaring BPMPPT, SETDA, SETWAN, KORPRI % 84, DPUP, BPMPPT, K.PERPUSDA Persentase pengguna layanan informasi melalui peralatan dan jaringan telekomunikasi terlayani dan terlindungi keamanannya % SETDA Persentase pemenuhan % SETDA layanan kedinasan Bupati dan Wakil Bupati

84 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pengembangan Persentase dokumen % BAPPEDA, data/informasi/ statistik statistik daerah BKBPMPP, daerah tersedia tepat waktu D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, SETDA, D.PERTANIAN, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL,KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 84

85 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah Persentase jumlah dokumen arsip yang mempunyai nilai guna yang diselamatkan. RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 85 % DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, D.BUDPAR, K.SATPOL PP, K.KESBANG, BPBD, SETDA, SETWAN, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD, D.PASAR, D.PERTANIAN, KAD, K.PERPUSDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK

86 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, KPPD, KORPRI, DISPENDA, BLH Program pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa Persentase sarana dan prasarana kearsipan dalam kondisi baik Persentase OPD yang terkoneksi jaringan komputer Jumlah publikasi informasi melalui media online Jumlah lelang pengadaan barang jasa % KAD % DISDIKPORA, DINKES, DPUP, D.SDAEM, BAPPEDA, Publikasi 325 Lelang 250 D.HUBKOMINFO, D.DUKCAPIL, BKBPMPP, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, BPMPPT, K.SATPOL PP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 86

87 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Persentase menara dan tiang telekomunikasi yang berijin Program optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi Jumlah modul layanan kepemerintahan berbasis TIK Jumlah modul layanan publik (masyarakat) yang berbasis TIK Jumlah layanan pemda berbasis teknologi informasi yang terintegrasi Persentase peningkatan layanan informasi berbasis teknologi RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 87 % 80 K.KESBANG, BPBD, SETDA, BKD, INSPEKTORAT, DPKAD, D.PASAR, D.PERTANIAN, KAD, K.PERPUSDA, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. DEPOK, KEC. KALASAN, KPPD, KORPRI, DISPENDA, BLH layanan D.HUBKOMINFO, BPBD, BKD layanan % 76

88 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program fasilitasi Peningkatan SDM bidang komunikasi dan informasi Persentase peningkatan kapasitas SDM bidang kominfo % D.HUBKOMINFO, BKBPMPP Program pengkajian dan penelitian bidang komunikasi dan informasi Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur Program Pendidikan Kedinasan Persentase pemanfaatan hasil monitoring dan evaluasi berita di media sebagai materi arah kebijakan daerah Persentase jabatan sesuai dengan kompetensi Persentase pelayanan pensiun tepat waktu Tingkat kelengkapan dalam penyajian data dan informasi kepegawaian Persentase kepuasan pengguna alumni diklat % SETDA % SETDA, BKD, INSPEKTORAT, D.PERTANIAN % 85,00% % 86,00% % BKD RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 88

89 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur pemerintah daerah Persentase pelaksanaan diklat pegawai sesuai dengan kebutuhan % BKD 3 Pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Program pembinaan anak terlantar Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma Program pembinaan panti asuhan/panti jompo Kelompok PMKS yang aktif Cakupan penanganan orang terlantar dan anak jalanan Cakupan penanganan anak terlantar Cakupan penanganan penyandang cacat dan trauma Cakupan pembinaan panti asuhan/panti jompo Kelompok D.NAKERSOS, D.PASAR % 90% D.NAKERSOS, SETDA % D.NAKERSOS % D.NAKERSOS % D.NAKERSOS RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 89

90 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa Persentase KK miskin % 10, KBPMPP, SETDA, KEC. GAMPING, Keaktifan Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Desa % 77,00 KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 90

91 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan Program pengembangan lembaga ekonomi pedesaan Persentase jumlah Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) yang terlatih Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang sudah terbentuk % BKBPMPP, D.PERINDAGKOP,D. BUDPAR, SETDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN BUMDES BKBPMPP, D.PERINDAGKOP, SETDA, D.PERTANIAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 91

92 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan Persentase Pasangan % 88, D.PERINDAGKOP peran perempuan di perdesaan Usia Subur (PUS) anggota kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKS) yang ber KB Program Pengembangan Ketersediaan rumah % 98, DPUP 4 Memperkuat penegakan hukum Perumahan Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial Program peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah layak huni Cakupan PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial) yang aktif Jumlah Raperda inisiatif DPRD yang ditetapkan menjadi Perda % D.NAKERSOS, SETDA Perda SETWAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 92

93 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Penataan Peraturan Perundangundangan Persentase perda yang ditetapkan sesuai dengan amanat peraturan diatasnya % DINKES, D.BUDPAR, BPBD, SETDA, SETWAN, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN, BLH RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 93

94 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program peningkatan pelayanan dan bantuan hukum Persentase penanganan hukum % K.SATPOL PP, SETDA, SET.KORPRI Program penegakan hukum Persentase pelanggaran Perda yang ditangani % D.HUBKOMINFO, D.PERINDAGKOP, K.SATPOL PP, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. CANGKRINGAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 94

95 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Ketersediaan jenis obat menurut kelas terapi % 95% DINKES Program Upaya Kesehatan Masyarakat Cakupan penduduk yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Menurunnya AKI per kelahiran hidup % 77,00% DINKES 62,79 Menurunnya AKB per ,33 kelahiran hidup Prosentase Desa Stop % 80 Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Prosentase Desa STBM % 10 (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Prosentase TTU yang % 94 memenuhi syarat kesehatan Prosentase Angka Bebas Jentik (ABJ) % 95% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 95

96 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pengawasan Obat dan Makanan Pengawasan dan pengendalian obat dan % 76% DINKES, D.PERINDAGKOP Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat Program Perbaikan Gizi Masyarakat Program Pengembangan Lingkungan Sehat Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan makanan Persentase rumah tangga yang menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 96 % 52, DINKES Status balita gizi buruk % 0, DINKES Cakupan balita pendek dan sangat pendek % 12,40 Persentase pemahaman masyarakat terhadap PHBS Pengendalian penyakit menular Pengendalian penyakit tidak menular Kualitas pelayanan kesehatan baik % 52, SETDA % DINKES % 70 % DINKES, RSUD PRAMBANAN % 100

97 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paruparu/ rumah sakit mata Cakupan sarana prasarana di rumah sakit % RSUD, RSUD PRAMBANAN Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia Program pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Cakupan pelayanan Balita Pelayanan kesehatan lansia Pengawasan Industri Kecil Menengah (IKM) pangan/ makanan olahan yang menggunakan bahan tambahan pangan yang berbahaya Pelayanan kesehatan masyarakat baik per 1000 kelahiran hidup < 1, DINKES % DINKES Unit usaha D.PERINDAGKOP % 33,50% DINKES, RSUD, RSUD PRAMBANAN RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 97

98 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program perencanaan sosial budaya Persentase kajian sosial budaya yang % DINKES, BAPPEDA, Program Keluarga Berencana Program Kesehatan Reproduksi Remaja Program pelayanan kontrasepsi Program pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KR yang mandiri diimplementasikan Angka prevalensi peserta KB aktif Total Fertility Rate (TFR) D.BUDPAR % 79, BKBPMPP angka per penduduk perempuan Persentase usia nikah bagi perempuan < 20 tahun % 1, BKBPMPP Jumlah Petugas Orang BKBPMPP Pembantu Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Persentase KB pria % 8,28 Persentase capaian KB % 80, BKBPMPP mandiri 2 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 98

99 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling KRR Jumlah kelompok PIK- R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) yang berkualitas pada kelompok BKBPMPP 6 Meningkatkan produk dan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional Program penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga Program pengembangan model operasional BKB- Posyandu-PADU Program perencanaan pembangunan ekonomi PIK-R tingkatan tegar Jumlah kelompok Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) yang mendukung program KB Jumlah Kelompok Kerja Operasional Pos Pelayanan Terpadu (Pokjanal Posyandu Padu) Persentase dokumen kajian perencanaan ekonomi yang diimplementasikan Kelompok BKBPMPP Kelompok BKBPMPP % 33, BAPPEDA, D.NAKERSOS, D.PERINDAGKOP, D.BUDPAR, SETDA, DPKAD, D.PASAR RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 99

100 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi Persentase investor sektor prioritas % 71, BPMPPT Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi Program penciptaan iklim Usaha Kecil Menengah yang kondusif Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri Program Pembinaan dan Penataan Pedagang Pasar Program Perlindungan Konsumen dan pengamanan perdagangan Nilai investasi Rp 4,525 milyar Koperasi yang terbentuk pertahun Persentase koperasi aktif Jumlah pelaku usaha perdagangan Persentase peningkatan pedagang pasar yang tertib Persentase penyalur barang dalam pengawasan yang patuh BPMPPT Koperasi D.PERINDAGKOP % 92, D.PERINDAGKOP Pelaku usaha perdagangan D.PERINDAGKOP, D.PASAR % D.PERINDAGKOP, D.PASAR % D.PERINDAGKOP, BPMPPT, SETDA, D.PASAR RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 100

101 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Jumlah temuan produk tidak layak dikonsumsi Produk 236 Program Pembinaan pedagang kaki lima dan asongan Jumlah pedagang kaki lima yang menempati lokasi yang telah Orang D.PASAR Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata Program pengembangan destinasi pariwisata Program Pengembangan Kemitraan ditentukan Peningkatan aksesibilitas UMKM Jumlah wirausaha baru Jumlah kunjungan wisatawan Peningkatan kapasitas destinasi wisata Jumlah kerjasama/ kemitraan pariwisata UMKM D.PERINDAGKOP Wirausaha baru D.PERINDAGKOP Orang BPMPPT, D.BUDPAR Buah D.BUDPAR 3 Buah D.BUDPAR RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 101

102 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor Nilai ekspor kumulatif US$ D.PERINDAGKOP Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Program Perlindungan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan Program Peningkatan Kesempatan Kerja Program Transmigrasi Regional Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi Program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya Persentase tenaga kerja yang dilatih Persentase konflik yang ditangani Persentase penempatan pencari kerja Persentase calon transmigran yang berangkat Jumlah pasar dan obyek wisata dalam kondisi baik yang dimiliki kabupaten Cakupan ketersediaan air untuk pertanian RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV % D.NAKERSOS % D.NAKERSOS % D.NAKERSOS % D.NAKERSOS Pasar dan obyek wisata DPUP, D.PASAR % D.SDAEM, BAPPEDA

103 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pengembangan, pengelolaan dan konversi sungai, danau dan sumber daya air lainnya Embung dan sungai terkelola baik % D.SDAEM Program pembangunan infrastruktur perdesaaan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan Program rehabilitasi/ pemeliharaan Jalan dan Jembatan Program Pembangunan saluran drainase/goronggorong Infrastruktur perdesaan dalam kondisi baik Proporsi panjang jalan dan jembatan kabupaten dalam kondisi baik dan sedang Proporsi panjang jalan dan jembatan kabupaten dalam kondisi baik dan sedang Proporsi drainase dan gorong - gorong kabupaten dalam kondisi baik % 56, DPUP % 65, DPUP % 54,50 % 76,40 % 65, DPUP % 54,50 % 76,40 % 48, DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 103

104 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pembangunan sistem informasi/data base jalan dan jembatan Ketersediaan data base jalan dan jembatan dokumen DPUP 7 Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi Lokal Program peningkatan sarana dan prasarana kebinamargaan Program Pembinaan Jasa Konstruksi Program Pengembangan Desa Wisata Program peningkatan produksi pertanian/ perkebunan Program peningkatan produksi hasil peternakan Program pengembangan budidaya perikanan Proporsi sarana prasarana kebinamargaan dalam kondisi baik Persentase peserta pembinaan Jumlah desa wisata kategori mandiri Persentase peningkatan produksi komoditas pertanian Persentase peningkatan produksi komoditas peternakan Persentase peningkatan produksi ikan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV % DPUP % DPUP jumlah D.BUDPAR % 0, D.PERTANIAN % 0, D.PERTANIAN % 9, D.PERTANIAN

105 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Kenaikan kelas kelompok Kelompok D.PERTANIAN Program peningkatan Persentase peningkatan % D.PERTANIAN penerapan teknologi pertanian/ perkebunan kelompok yang menerapkan SOP GAP Program pemberdayaan penyuluh pertanian/ perkebunan lapangan Program pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak Program peningkatan penerapan teknologi peternakan Program pengembangan sistem penyuluhan perikanan Persentase peningkatan pengetahuan penyuluh dan petugas teknis Persentase penangan kesehatan ternak Persentase peningkatan peternak yang menerapkan teknologi yang direkomendasikan Persentase peningkatan kelompok yang menerapkan teknologi yang dirokemendasikan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV % D.PERTANIAN % D.PERTANIAN % D.PERTANIAN % D.PERTANIAN

106 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar Peningkatan jumlah ikan di perairan umum Kg D.PERTANIAN Program optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan Program Peningkatan Ketahanan Pangan pertanian/ perkebunan Persentase peningkatan konsumsi ikan Peningkatan produk perikanan yang bersertifikasi Persentase Penanganan daerah rawan pangan Persentase cadangan pangan Persentase Pola Pangan Harapan Persentase ketersediaan informasi pasokan, harga dan akses pangan di daerah % 1, D.PERTANIAN Jumlah produk 5 % D.PERTANIAN % 70 % 87,5 % 90 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 106

107 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Persentase stabilitas % 90 harga dan pasokan pangan Persentase % 80 pengawasan dan pembinaan keamanan pangan Persentase ketersediaan % 140 energi dan protein % 141 Peningkatan jumlah Kelompok 1 kelompok penangkar benih/bibit pertanian Program peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian/ perkebunan Peningkatan produk pertanian/perkebunan yang bersertifikat Jumlah produk D.PERTANIAN Program peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan Program peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi Peningkatan produk perternakan yang bersertifikat Jumlah industri yang menerapkan standardisasi di tahun berkenaan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Jumlah produk D.PERTANIAN IKM D.PERINDAGKOP

108 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pengembangan sentra-sentra industri potensial Jumlah sentra yang dikukuhkan Sentra industri D.PERINDAGKOP 8 Meningkatkan kualitas pendidikan karakter Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Program pengembangan Kreativitas siswa dan Guru Jumlah industri yang menerapkan teknologi industri Persentase pertumbuhan nilai produksi industri Persentase guru yang memiliki kualifikasi S1/D4 Jumlah guru kreatif dan mengikuti lomba Meningkatnya jumlah prestasi siswa baik akdemis dan non akademis IKM D.PERINDAGKOP % 0, D.PERINDAGKOP, BPMPPT % 87,00% DISDIKPORA, BKD jumlah prestator Jumlah prestasi DISDIKPORA, SETDA Kabupaten: 1056 Propinsi : 486 nasional : 36 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 108

109 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Manajemen Persentase pengelolaan % 97,10% DISDIKPORA Pelayanan Pendidikan sekolah yang memenuhi manajemen mutu berbasis sekolah (MBS) Persentase sekolah yang sudah menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) % 100,00% Program Pendidikan Anak Usia Dini Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun Terlayaninya PAUD umur 0-6 tahun Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang SD/MI, SMP/MTs, RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV % 78,23% DISDIKPORA % APK SD/MI 100%, APK SMP/MTs 100% APM SD/MI : 100% APM SMP/MTs : 83,98% % APS SD/MI 1,02, SMP/MTs 1, DISDIKPORA, SETDA

110 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Non Lembaga Pendidikan Non Formal dan % 75,25% DISDIKPORA, BKBPMPP Formal Informal (PNFI) yang berizin dari Dinas Dikpora Kabupaten Sleman Meningkatnya angka % 99,04% melek huruf di Kabupaten Sleman Terbentuknya Desa Desa Berkaraktetr 4 Program Pengembangan Persentase minat baca % 57, K.PERPUSDA Budaya Baca Program pengembangan dan pembinaan perpustakaan Program Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba masyarakat Meningkatnya pengelolaan perpustakaan desa dan masyarakat Meningkatnya pemahaman pemuda tentang bahaya penyalah gunaan Napza RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Unit K.PERPUSDA % 25,00% DISDIKPORA, D.NAKERSOS

111 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Jumlah satuan tugas (satgas) narkoba tingkat desa Satuan tugas (satgas) 28 Program Peningkatan Penanggulangan Narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda Program peningkatan peran serta kepemudaan Program peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga Jumlah desa yang telah mendapat orientasi HIV AIDS Tersedianya dokumen data potensi kepemudaan Persentase ormas kepemudaan yang aktif Persentase ormas pemuda yang aktif di bidang kewirausahaan Persentase keaktifan budaya olah raga di sekolah Persentase prestasi olahraga pelajar Desa BKBPMPP Dokumen DISDIKPORA % 90,00% DISDIKPORA % 26,00% DISDIKPORA % 91,00% DISDIKPORA % 74,00% DISDIKPORA, SETDA, KORPRI RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 111

112 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat Program pengembangan wawasan kebangsaan Jumlah konflik SARA Kasus K.KESBANG, SETDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. kebudayaan lokal MINGGIR, KEC. dan kesetaraan SEYEGAN, KEC. gender MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI, KEC. PAKEM, KEC. Program kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan Persentase penanganan konflik ipoleksosbudhankam CANGKRINGAN % K.KESBANG RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 112

113 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program pendidikan politik masyarakat Program Pengembangan Nilai Budaya Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pileg, Pilpres, Pilkada, Pilkades Persentase pengelolaan nilai-nilai budaya tradisi dalam masyarakat RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV % 77% K.KESBANG, SETDA, KEC. GAMPING, KEC. GODEAN, KEC. MOYUDAN, KEC. MINGGIR, KEC. SEYEGAN, KEC. MLATI, KEC. DEPOK, KEC. BERBAH, KEC. PRAMBANAN, KEC. KALASAN, KEC. NGEMPLAK, KEC. NGAGLIK, KEC., KEC. TEMPEL, KEC. TURI,KEC. PAKEM, KEC.CANGKRINGAN % 58,29% D.BUDPAR, K.PERPUSDA

114 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Pengelolaan Kekayaan Budaya Persentase pengelolaan kekayaan budaya % 17,68% D.BUDPAR Program Pengelolaan Keragaman Budaya Program Pelestarian dan Pengembangan peninggalan budaya Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak Program Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan secara profesional Persentase pengelolaan keragaman budaya Persentase pelestarian dan pengembangan peninggalan budaya Persentase pemenuhan hak anak Persentase lembaga PUG aktif Jumlah desa lokasi Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) % 14,20% D.BUDPAR % 5,70% D.BUDPAR % BKBPMPP % BKBPMPP Desa BKBPMPP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 114

115 NAMA PROGRAM INDIKATOR KINERJA SATUAN ANGGARAN SKPD Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan Layanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan % BKBPMPP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 115

116 Tabel 4.9 Sinkronisasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sleman Dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun Dengan Prioritas Pembangunan Nasional Dan Prioritas Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta NO NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap Pembangunan wilayah dan peningkatan infrastruktur Meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan Program perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam bangsa dan kenyamanan Program Pembangunan Prasarana dan memberikan rasa Lingkungan hidup dan Fasilitas Perhubungan aman pada seluruh penataan ruang Program Pembangunan Sarana dan warga negara Prasarana Perhubungan Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ Program peningkatan pelayanan angkutan Program peningkatan dan pengamanan lalu lintas Program peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 116

117 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan Program pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal Program pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan Program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) Program perencanaan pembangunan daerah rawan bencana Program pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam Program peningkatan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran Program perbaikan perumahan akibat bencana alam/sosial Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 117

118 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program Peningkatan Pengendalian Polusi Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam Program pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah Program penyediaan dan pengolahan air baku Program lingkungan sehat perumahan Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Program Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) Program pengelolaan areal pemakaman Program Perencanaan Tata Ruang Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang

119 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah Program pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya Kinerja aparatur dan birokrasi Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif dan kualitas pelayanan publik Program Penyelesaian konflik-konflik pertanahan Program Pengembangan Sistem Informasi Pertanahan Program perencanaan pembangunan daerah Program pengembangan kualitas kebijakan publik Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 119

120 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program perbaikan sistem administrasi kearsipan Program pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa Program peningkatan administrasi pemerintahan Program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa Program Penataan dan Penyempurnaan kebijakan sistem dan prosedur pengawasan Program Peningkatan Profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan Program peningkatan dan Pengembangan pengelolaan keuangan dan kekayaan daerah Program Pengelolaan Pendapatan Daerah

121 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program peningkatan kualitas pelayanan publik Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Program Pengembangan data/informasi Program Kerjasama Pembangunan Program pengkajian dan penelitian bidang Iptek Program Pengembangan Wilayah Perbatasan Program peningkatan kualitas pelayanan informasi Program Penataan Administrasi Kependudukan Program kerjasama informasi dan media massa

122 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung Pemerintah Program Pengelolaan dan Pengembangan Persandian Daerah Program peningkatan pelayanan kedinasan kepala daerah/wakil kepala daerah Program pengembangan data/informasi/statistik daerah Program penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah Program pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa Program optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi Program fasilitasi Peningkatan SDM bidang komunikasi dan informasi RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 122

123 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program pengkajian dan penelitian bidang komunikasi dan informasi 3 Memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya Kinerja aparatur dan birokrasi Memperkuat penegakan hokum Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur Program Pendidikan Kedinasan Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur pemerintah daerah Program peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah Program Penataan Peraturan Perundang-undangan Program peningkatan pelayanan dan bantuan hukum Program penegakan hukum RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 123

124 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa Pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya dalam kerangka Program Pelayanan dan Rehabilitasi negara kesatuan Kesejahteraan Sosial RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program pembinaan anak terlantar Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma Program pembinaan panti asuhan/panti jompo Program peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan Program pengembangan lembaga ekonomi pedesaan Program peningkatan peran perempuan di perdesaan Program Pengembangan Perumahan

125 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial 5 Meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia Kesehatan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Program Upaya Kesehatan Masyarakat Program Pengawasan Obat dan Makanan Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat Program Perbaikan Gizi Masyarakat Program Pengembangan Lingkungan Sehat Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan Program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/ rumah sakit mata

126 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia Program pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Program perencanaan sosial budaya Program Keluarga Berencana Program Kesehatan Reproduksi Remaja Program pelayanan kontrasepsi Program pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KR yang mandiri Program pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling KRR Program penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 126

127 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU 6 Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional Pertumbuhan ekonomi RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Meningkatkan produk dan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional Program perencanaan pembangunan ekonomi Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi Program penciptaan iklim Usaha Kecil Menengah yang kondusif Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri Program Pembinaan dan Penataan Pedagang Pasar Program Perlindungan Konsumen dan pengamanan perdagangan Program Pembinaan pedagang kaki lima dan asongan

128 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata Program pengembangan destinasi pariwisata Program Pengembangan Kemitraan Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Program Perlindungan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan Program Peningkatan Kesempatan Kerja Program Transmigrasi Regional RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 128

129 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Ekonomi RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya Program pengembangan, pengelolaan dan konversi sungai, danau dan sumber daya air lainnya Program pembangunan infrastruktur perdesaaan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan Program rehabilitasi/ pemeliharaan Jalan dan Jembatan Program Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong Program Pembangunan sistem informasi/data base jalan dan jembatan Program peningkatan sarana dan prasarana kebinamargaan

130 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Pembinaan Jasa Konstruksi Mewujudkan Mewujudkan Program Pengembangan Desa Wisata kemandirian ekonomi kemandirian ekonomi Program peningkatan produksi dengan menggerakkan dengan menggerakkan pertanian/ perkebunan sektor-sektor strategis sektor-sektor strategis ekonomi Domestik ekonomi Lokal Program peningkatan produksi hasil peternakan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program pengembangan budidaya perikanan Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Program peningkatan penerapan teknologi pertanian/ perkebunan Program pemberdayaan penyuluh pertanian/ perkebunan lapangan Program pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak Program peningkatan penerapan teknologi peternakan Program pengembangan sistem penyuluhan perikanan

131 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar 8 Melakukan revolusi karakter bangsa Pendidikan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Meningkatkan kualitas pendidikan karakter Program optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan Program Peningkatan Ketahanan Pangan pertanian/ perkebunan Program peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian/ perkebunan Program peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan Program peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi Program Pengembangan sentra-sentra industri potensial Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

132 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program pengembangan Kreativitas siswa dan Guru RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Program Manajemen Pelayanan Pendidikan Program Pendidikan Anak Usia Dini Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Non Formal Program Pengembangan Budaya Baca Program pengembangan dan pembinaan perpustakaan Program Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Program Peningkatan Penanggulangan Narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda Program peningkatan peran serta kepemudaan

133 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial indonesia Sosial dan Budaya Meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga Program pengembangan wawasan kebangsaan Program kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan Program pendidikan politik masyarakat Program Pengembangan Nilai Budaya Program Pengelolaan Kekayaan Budaya Program Pengelolaan Keragaman Budaya Program Pelestarian dan Pengembangan peninggalan budaya Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 133

134 NASIONAL (NAWACITA) DIY PROGRAM ANGGARAN Program Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 134

135 4.3. Prioritas Pembangunan Kewilayahan Prioritas pembangunan kewilayahan mengacu pada kebijakan pengembangan wilayah terpadu tahunan. Pembangunan wilayah Terpadu (PWT Tahunan) adalah program dan kegiatan pembangunan wilayah secara terpadu untuk periode 1 (satu) tahun yang merupakan penjabaran dari program kewilayahan yang digunakan sebagai bahan masukan penyusunan RKPD. Pengembangan kawasan terpilih pada Pembangunan Wilayah Terpadu Tahun mengambil tema sebagai berikut: Kawasan Penyangga Prambanan Ratu Boko dengan tema Sebagai Pusat Kebudayaan Kawasan Koridor Tempel-Sleman dan Kawasan Perkotaan Yogyakarta Wilayah Kabupaten Sleman dengan tema Pengembangan Infrastruktur Penunjang Perekonomian dan Pengendalian Tata Ruang Kawasan Keamanan dan Ketahanan Pangan dengan tema Kawasan Perdesaan Prioritas Ketahanan Pangan Dalam rangka perwujudan Pembangunan Wilayah Terpadu Tahun sesuai dengan tema pengembangan pada Kawasan Penyangga Prambanan Ratu Boko, Kawasan Koridor Tempel-Sleman-Mlati, Kawasan Perkotaan Yogyakarta Wilayah Kabupaten Sleman, dan Kawasan Keamanan dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Sleman maka disusun arahan program kegiatan seperti terlampir dalam matriks di bawah ini. Tabel 4.10 Matriks Arahan Program dan Kegiatan Pembangunan Wilayah Terpadu Tahun NO PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI Kawasan Penyangga Prambanan Ratu Boko Pelestarian dan pengembangan peninggalan budaya pada kawasan penyangga KSN Prambanan A Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1 Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata Prambanan Kalasan SUMBER DANA INDIKATIF APBN APBD Prov APBD Kab. SKPD PELAKSANA Dinas Budpar RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 135

136 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI 2 Pengembangan daerah tujuan wisata Berbah Prambanan Kalasan Berbah SUMBER DANA INDIKATIF APBN APBD Prov APBD Kab. B Program Pelestarian dan pengembangan peninggalan budaya 1 Penyusunan kebijakan pengelolaan, Prambanan APBD Kab. pengembangan dan pelestarian peninggalan Kalasan budaya (Output:Kajian sebagai Pusat Kebudayaan) Berbah C Program Perencanaan Tata Ruang 1 Penyusunan rencana APBD Kab. detail tata ruang Prambanan kawasan 2 Perencanaan pengembangan kawasan Prambanan Kalasan Berbah APBN APBD Prov APBD Kab. D Program rehabilitasi/pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 Rehabilitasi/pemeliharaa n jalan Prambanan Kalasan Berbah APBD Kab. SKPD PELAKSANA Dinas Budpar Dinas Budpar/BAP PEDA DPUP DPUP DPUP 2 Rehabilitasi/pemeliharaa n jembatan Prambanan Kalasan Berbah E Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 Peningkatan jalan Prambanan Kalasan Berbah 2 Peningkatan jembatan dan gorong-gorong Prambanan Kalasan Berbah Kawasan Koridor Tempel- Sleman Pengembangan dan pengendalian APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. DPUP DPUP DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 136

137 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI A SUMBER DANA INDIKATIF SKPD PELAKSANA kota-kota cepat tumbuh Program Perencanaan pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh 1 Perencanaan pengembangan infrastruktur 2 Pembangunan/peningkat an infrastruktur Koridor Tempel- Sleman Koridor Tempel- Sleman APBN APBD Kab. APBN APBD Prov APBD Kab. B Program rehabilitasi/pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 Rehabilitasi/pemeliharaa n jalan Tempel Sleman APBN APBD Prov APBD Kab. 2 Rehabilitasi/pemeliharaa n jembatan Tempel Sleman C Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 Peningkatan jalan Tempel Sleman 2 Peningkatan jembatan dan gorong-gorong Tempel Sleman D Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 1 Pengawasan pemanfaatan ruang Tempel Sleman E Program Penyelesaian konflik-konflik pertanahan 1. Pengawasan Pemanfaatan tanah Kawasan Perkotaan Yogyakarta Wilayah Kabupaten Sleman Pengembangan wilayah perkotaan strategis Tempel Sleman APBN APBD Prov APBD Kab. APBN APBD Prov APBD Kab. APBN APBD Prov APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. DPUP DPUP DPUP DPUP DPUP DPUP DPUP KPPD A Program Perencanaan pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh 1 Perencanaan APBN DPUP pengembangan infrastruktur Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak APBD Kab. 2 Pembangunan/peningkat an infrastruktur Ngaglik APBN APBD Prov DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 137

138 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI Depok Mlati Gamping Ngemplak SUMBER DANA INDIKATIF APBD Kab. B Program rehabilitasi/pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 Rehabilitasi/pemeliharaa n jalan Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak APBN APBD Prov APBD Kab. 2 Rehabilitasi/pemeliharaa n jembatan Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak C Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 Peningkatan jalan Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak 2 Peningkatan jembatan dan gorong-gorong Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak D Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 1 Pengawasan pemanfaatan ruang Ngaglik Depok APBN APBD Prov APBD Kab. APBN APBD Prov APBD Kab. APBN APBD Prov APBD Kab. APBD Kab. SKPD PELAKSANA DPUP DPUP DPUP DPUP DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 138

139 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI E Mlati Gamping Ngemplak Program Penyelesaian konflik-konflik pertanahan 1. Pengawasan Pemanfaatan tanah Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak SUMBER DANA INDIKATIF APBD Kab. SKPD PELAKSANA KPPD F Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan 1 Penyusunan kebijakan kerjasama pengelolaan persampahan Kabupaten Sleman APBD Kab. BAPPEDA G Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup 1 Fasilitasi sanitasi permukiman Ngaglik Depok Mlati Gamping Ngemplak APBN APBD Kab. BLH H Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh 1 Penyediaan PSD Kawasan Kumuh Candi Dukuh, Candi Karang, Candi Winangu n, Turen1 dan Turen2, Sardonoh arjo, Kec Ngaglik, Blotan, Wedomart ani, Kec Ngemplak Rogobang san, Bimomart ani, Kec Ngemplak Dabag, APBN APBD Kab. DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 139

140 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI Gorongan,Kentung an, Ngropoh1,Ngropoh 2,Soropad an1,sorop adan2, dan Soropada n 3, Condongc atur, Kec Depok Blimbings ari, Gowok, Janti, Karangm alang & Mricam, Caturtun ggal, Kec Depok Banaran dan Jairejo, Sendanga di, Kec Mlati Kutu Dukuh, Sinduadi, Kec. Mlati Rajek Lor dan Rajek Wetan, Tirtoadi, Kec Mlati Trihanggo,Gamping Gamping Kidul, Mejing Wetan, Patukan Desa Ambarket awang, Kec Gamping Banyume neng, Banyurad en, Kec Gamping SUMBER DANA INDIKATIF SKPD PELAKSANA RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 140

141 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI SUMBER DANA INDIKATIF Dusun Beluran, Desa Sidomoy, Kec. Godean I Program Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) 1 Penataan RTH Kawasan APBN Stadion APBD Maguwoh Kabupaten arjo, Depok Kawasan Embung Tambakb oyo, Condongc atur, Depok J Program Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong 1 Pembangunan saluran drainase/gorong-gorong Kawasan Keamanan Ketahanan Pangan Pengembangan kawasan produksi pertanian tanaman pangan Depok Gamping A Peningkatan ketahanan pangan/perkebunan 1 Pemanfaatan pekarangan untk pengembangan pangan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan 2 Penanganan pasca panen dan pengolahan hasil pertanian 3 Pengembangan cadangan pangan daerah Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n APBN APBD Kabupaten APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. SKPD PELAKSANA BLH/DPUP DPUP Dintanhut Dintanhut Dintanhut RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 141

142 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI 4 Pengembangan desa mandiri pangan 5 Pengembangan lumbung pangan desa 6 Pengembangan perbenihan/pembibitan 7 Peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produkperkebunan, produk pertanian 8 Fasilitasi koordinasi ketahanan pangan Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan SUMBER DANA INDIKATIF APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. SKPD PELAKSANA Dintanhut Dintanhut Dintanhut Dintanhut Dintanhut B Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi 1 Program Perencanaan Pengembangan pertanian Kabupate n Sleman BAPPEDA C Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya 1 Rehabilitasi/pemeliharaa n jaringan irigasi Kecamata n Minggir APBD Kab. D.SDAEM RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 142

143 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI 2 Pembangunan/peningkata n jaringan iigasi 3 Operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi 4 Peningkatan pengelolaan irigasi partisipatif 5 Pemutakhiran data jaringan irigasi 6 Peningkatan kelembagaan pengelola irigasi Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan SUMBER DANA INDIKATIF APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. D Program rehabilitasi/pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 Rehabilitasi/pemeliharaa n jalan Kecamata n Minggir APBN APBD Prov SKPD PELAKSANA D.SDAEM D.SDAEM D.SDAEM D.SDAEM D.SDAEM DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 143

144 PROGRAM / KEGIATAN SASARAN LOKASI 2 Rehabilitasi/pemeliharaa n jembatan Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan E Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang 1 Pengawasan pemanfaatan ruang Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan F Program Penyelesaian konflik-konflik pertanahan 1. Pengawasan Pemanfaatan tanah Kecamata n Minggir Kecamata n Godean Kecamata n Moyudan Kecamata n Seyegan SUMBER DANA INDIKATIF APBD Kab. APBN APBD Prov APBD Kab. APBD Kab. APBD Kab. SKPD PELAKSANA DPUP DPUP KPPD G Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Perdesaan 1 Penyediaan PSD Kawasan Perdesaan Potensial Margodad i, Seyegan Sendanga gung, Minggir Sumberar um, Moyudan APBN APBD Kab. DPUP RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 144

145 RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV Gambar 4.1 Peta Prioritas PWT Jangka Tahunan

146 Arah kebijakan pembangunan kewilayahan di Kabupaten Sleman juga selaras dengan kebijakan DIY, yaitu menitikberatkan pada kualitas kesejahteraan masyarakat sebagaimana indikator berikut : Tabel 4.11 Sasaran Kewilayahan Tahun No Indikator Sasaran Target Kewilayahan DIY Sleman Ket 1 IPM 80,70 80,98 2 Kemiskinan 12,20% 10,02% 3 Tingkat Pengangguran 6,18% 5,90% 4 Pertumbuhan Ekonomi 6,15% 5,46% RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 146

147 4.4. Pokok-pokok Pikiran DPRD Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sleman yang merupakan salah satu alat kelengkapan Dewan berdasarkan ketentuan Pasal 64 Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman Nomor 1 tahun 2010 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Sleman, sebagaimana telah diubah kedua kali terakhir dengan Peraturan DPRD Nomor 2 tahun 2014 mempunyai tugas Memberikan Saran dan Pendapat berupa Pokok-pokok Pikiran DPRD kepada Bupati dalam mempersiapkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah paling lambat 5 (lima) bulan sebelum ditetapkannya APBD. Maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman menyampaikan beberapa pokok pikiran sesuai dengan bidang- bidang sebagai berikut : 1. Bidang Pemerintahan 2. Bidang Keuangan Daerah 3. Bidang Pembangunan Infrastruktur 4. Bidang Kesejahteraan Rakyat 1. BIDANG PEMERINTAHAN Salah satu indikator keberhasilan dari penyelenggaraan pemerintahan adalah bagaimana segenap aparatur pemerintah dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga di tingkat desa atau dusun. DPRD Kabupaten Sleman dalam hal ini mendorong adanya peningkatan dari seluruh aspek pelayanan, mulai dari pelayanan umum sampai dengan pengurusan perizinan. Kemudahan, kecepatan, ketepatan waktu dan biaya murah di dalam pengurusan sertifikat tanah, IMB, SIUP dan surat-surat lainnya seperti akte, KK, KTP dan lain-lain. Terkait Propperda yang telah disepakati antara Dewan dan eksekutif, Dewan meminta kepada eksekutif untuk segera menyampaikan draft-draft raperda yang telah siap dibahas. Sehingga semua raperda yang masuk dalam propperda dapat terselesaikan sesuai yang direncanakan. Sosialisasi terhadap peraturan perundangundangan baik dari Pusat maupun daerah supaya di galakkan sampai tingkat bawah terutama perda-perda yang sudah disahkan. Sementara itu terkait dengan perizinan khususnya mengenai pendirian Toko Modern, Dewan meminta kepada Eksekutif dalam hal ini Badan Perijinan harus betul-betul cermat, teliti, dan selektif dalam RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 147

148 mengeluarkan perijinannya sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Dewan meminta kepada eksekutif untuk betul-betul secara riil dalam melaksanakan penegakan perda-perda yang sudah disahkan. Sebagai contoh dilapangan masih terdapat pendirian toko-toko modern yang tidak berijin namun tetap beroperasi, karena hal ini dapat menimbulkan kerugian bahkan dapat mematikan usahan/toko-warung tradisional kalangan menengah ke bawah. Disamping itu terkait dengan perijinan pendirian hotel/apartemen agar dilakukan pembatasan/pengendalian sehingga tidak mengurangi lahan-lahan produktif, dan juga diadakan kajian yang berhubungan dengan dampak-dampak negatif yang ditimbulkan. Dewan mendorong kepada eksekutif agar mengadakan kegiatan pelatihan kepada segenap aparat desa khususnya di bidang sistem manajemen akuntansi dan pelaporan keuangan, disertai dengan pendampingan secara berkelanjutan. 2. BIDANG KEUANGAN DAERAH Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sleman meminta agar eksekutif melakukan pencermatan dan menggali terhadap potensipotensi pendapatan asli daerah secara terus menerus, dan di-update setiap tahun, agar tidak terjadi pembiaran potensi yang tidak/belum tergali dengan optimal, padahal sudah seharusnya potensi pendapatan tersebut ditangani secara serius guna meningkatkan pendapatan daerah yang selanjutnya dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan disegala bidang guna peningkatan kesejahteraan dan kepentingan orang banyak, dalam hal ini sebagai contoh pemasukan dari parkir. Dewan meminta kepada eksekutif agar dalam APBD dianggarkan pos anggaran untuk peningkatan kesejahteraan GTT/PTT. Selain itu terkait dengan pertanian Dewan meminta untuk peningkatan/penguatan pembangunan di bidang pertanian yang dapat mewujudkan kesejahteraan petani. 3. BIDANG PEMBANGUNAN Tersedianya infrastruktur daerah yang memadai merupakan aspek terpenting untuk mendorong kemajuan pembangunan disegala bidang terutama peningkatan perekonomian masyarakat, maka dalam perencanaan pembangunan daerah harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan. pembangunan dan perbaikan infrastruktur belum sepenuhnya merata, masih terdapat wilayah- RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 148

149 wilayah yang belum terjangkau oleh pembangunan infrastruktur yang mereka butuhkan. Perlunya pembangunan yang ramah lingkungan dan sehat dalam berbagai bidang pembangunan infrastruktur. Dewan mendorong adanya pembangunan infrastruktur transportasi untuk kendaraan bermotor dan tidak bermotor dan pengembangan bidang energi alternatif. Raperda tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Daerah yang telah dibuat oleh DPRD Kabupaten Sleman periode yang lalu akan dibahas kembali pada masa jabatan Dewan tahun ini. Harapannya kedepan masyarakat dapat mengetahui dan melaksanakan partisipasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 4. BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT Di Kabupaten Sleman sudah saatnya diperlukan adanya regulasi atau Peraturan Daerah tentang Pendidikan Non formal. Hal ini diperlukan dalam rangka mengatasi kenakalan remaja, tawuran dan penyimpangan seksualitas yang sering terjadi. Pendidikan kepada anak didik tidak hanya dilakukan secara formal melalui sekolah, tetapi juga dilakukan di rumah dan di lingkungan tempat tinggal kita. Oleh karena itu kedepan perlu didorong Perda ini untuk diwujudkan. Disamping itu beberapa aspek pembangunan dan pengembangan yang menjadi persoalan, dan menjadi pokok-pokok pikiran di bidang kesra adalah sebagai berikut : - Pengembangan kemandirian ekonomi yang dapat menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. - Penguatan peran pemuda dalam pembangunan desa dan kelurahan. - Program penguatan peran perempuan dan ketahanan keluarga. - Peningkatan kesejahteraan pekerja (karyawan dan buruh) - Peningkatan kapasitas bisnis UKM. - Pengembangan seni budaya bangsa yang menitik beratkan pada aspek keluhuran moral dan budi pekerti. - Pengarusutamaan pembangunan mental spiritual masyarakat. - Pengembangan industri kreatif berbasis potensi lokal masyarakat. - Pengembangan dan pembangunan desa wisata dalam perspektif ekonomi, sosial dan kelestarian lingkungan. - Kemudahan akses layanan kesehatan berupa program preventif, maupun kuratif melalui pembangunan, pengembangan dan RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 149

150 penguatan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas, posyandu dan sejenisnya). - Pembangunan pusat pengembngan teknologi, riset dan pendidikan. - Peningkatan peran pemuda dalam berbagai bidang dan pembinaan kepemimpinan pemuda, dan - Pengembangan bidang entrepreneur dan sociopreneur masyarakat. RKPD Kabupaten Sleman Tahun IV - 150

BAB IV VISI DAN MISI

BAB IV VISI DAN MISI BAB IV VISI DAN MISI A. DASAR FILOSOFIS Penyusunan rencana pembangunan jangka menengah memerlukan satu filosofi pembangunan yang memiliki cakrawala yang luas dan mampu menjadi pedoman bagi daerah untuk

Lebih terperinci

BAB 5. PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

BAB 5. PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN BAB 5. PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1. Visi Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1. Visi Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi

BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi BAB V Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran 5.1 Visi Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam 5 (lima) tahun mendatang (clarity of direction). Visi juga menjawab

Lebih terperinci

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA BAB IX PENETAPAN INDIKATOR Pada akhir tahun kedua pelaksanaan Tahun 2011-2015, terjadi dinamika dalam pencapaian target kinerja daerah, antara lain beberapa indikator telah tercapai jauh melampaui target

Lebih terperinci

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 Realiasasi 2015 % Capaian

Lebih terperinci

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 Oleh: BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN MALANG Malang, 30 Mei 2014 Pendahuluan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004

Lebih terperinci

RPJMD KABUPATEN LINGGA BAB 5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

RPJMD KABUPATEN LINGGA BAB 5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN I BAB 5 I VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Pengertian visi secara umum adalah gambaran masa depan atau proyeksi terhadap seluruh hasil yang anda nanti akan lakukan selama waktu yang ditentukan.

Lebih terperinci

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA % Capaian Kinerja % Realisasi

Lebih terperinci

BAB V VISI DAN MISI RPJMD KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN

BAB V VISI DAN MISI RPJMD KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN BAB V VISI DAN MISI Secara Nasional, isu strategis yang telah dirumuskan pada RPJM nasionaldalam sembilan agenda prioritas dan dikenal dengan Nawa Cita adalah sebagai berikut: 1. Menghadirkan kembali Negara

Lebih terperinci

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH Tabel IX-1 Indikator Kinerja Daerah Menurut Sasaran Strategis SASARAN INDIKATOR KINERJA Misi satu : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang melalui peningkatkan

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA 6 BAB II PERENCANAAN KINERJA Laporan Kinerja Kabupaten Purbalingga Tahun mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk

Lebih terperinci

SAMBUTAN BUPATI SLEMAN PADA ACARA FORUM KONSULTASI PUBLIK PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RKPD KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2018 TANGGAL : 19 JANUARI 2017

SAMBUTAN BUPATI SLEMAN PADA ACARA FORUM KONSULTASI PUBLIK PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RKPD KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2018 TANGGAL : 19 JANUARI 2017 1 SAMBUTAN BUPATI SLEMAN PADA ACARA FORUM KONSULTASI PUBLIK PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RKPD KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2018 TANGGAL : 19 JANUARI 2017 Assalamu alaikum Wr. Wb. Yth. Para Tamu Undangan, Serta

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN Prioritas dan sasaran merupakan penetapan target atau hasil yang diharapkan dari program dan kegiatan yang direncanakan, terintegrasi, dan konsisten terhadap pencapaian

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1. DASAR FILOSOFIS Penyusunan rencana pembangunan jangka menengah memerlukan satu filosofi pembangunan yang memiliki cakrawala yang luas dan mampu menjadi pedoman

Lebih terperinci

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja

Lebih terperinci

BAB VI TUJUAN DAN SASARAN

BAB VI TUJUAN DAN SASARAN BAB VI TUJUAN DAN SASARAN Penetapan tujuan dan sasaran organisasi di dasarkan pada faktor-faktor kunci keberhasilan yang dilakukan setelah penetapan visi dan misi. Tujuan dan sasaran dirumuskan dalam bentuk

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN No SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1 2 3 4 1 Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan 1. Jumlah rumah ibadah yang difasilitasi 400 jumlah kegiatan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 MISI 1 : TUJUAN

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Visi dan Misi ini dibuat sebagai pedoman dalam penetapan arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat

Lebih terperinci

Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius

Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius Tabel 5.1 Keterkaitan Visi, Misi, Dan Sasaran Kabupaten Ponorogo Taget Sasaran Sasaran Target KET. 2016 2017 2018 2019 2020 Membentuk budaya keteladanan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017

PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017 PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan dibawah

Lebih terperinci

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Pembangunan di Kabupaten Murung Raya pada tahap ketiga RPJP Daerah atau RPJM Daerah tahun 2013-2018 menuntut perhatian lebih, tidak hanya untuk menghadapi permasalahan

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamandau Tahun 2013-2018 yang merupakan tahapan kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Lebih terperinci

V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN Visi dan misi merupakan gambaran apa yang ingin dicapai Kota Surabaya pada akhir periode kepemimpinan walikota dan wakil walikota terpilih, yaitu: V.1

Lebih terperinci

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi : Terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih menuju maju dan sejahtera Misi I : Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel

Lebih terperinci

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan BAB - VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Strategi adalah langkah-langkah berisikan program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi, yang dirumuskan dengan kriterianya

Lebih terperinci

Terwujudnya Pemerintahan yang Baik dan Bersih Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera

Terwujudnya Pemerintahan yang Baik dan Bersih Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera BAB - V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Visi Misi Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan rangkaian kegiatan pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan,

Lebih terperinci

PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun Wates, 27 September 2017

PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun Wates, 27 September 2017 PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun 2017-2022 Wates, 27 September 2017 1 PDRB PER KAPITA MENURUT KABUPATEN/ KOTA DI D.I. YOGYAKARTA ATAS DASAR HARGA BERLAKU, 2012-2016 (JUTA RUPIAH) 1 PERSENTASE PENDUDUK

Lebih terperinci

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016 PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1. Optimalisasi peran dan fungsi Persentase produk hukum kelembagaan pemerintah daerah daerah ditindaklanjuti

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Menurunnya angka 1 Angka Kemiskinan (%) 10-10,22 kemiskinan 2 Pendapatan per kapita

Lebih terperinci

PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2018 FORUM KABUPATEN RKPD DIY 2018

PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2018 FORUM KABUPATEN RKPD DIY 2018 PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2018 FORUM KABUPATEN RKPD DIY 2018 OUTLINE Capaian Pembangunan di Kabupaten Sleman Kemiskinan Ketimpangan Pendapatan Ketimpangan Wilayah Pembiayaan Pembangunan

Lebih terperinci

BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun BAB 2 PERENCANAAN KINERJA 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN A. Visi BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Perencanaan pembangunan Kabupaten Pati tidak terlepas dari hirarki perencanaan pembangunan nasional, dengan merujuk pada pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004

Lebih terperinci

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH B A B I X 1 BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi Kepala dan Wakil Kepala

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN - 115 - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran perlu dipertegas dengan upaya atau cara untuk mencapainya melalui strategi pembangunan daerah dan arah kebijakan yang diambil

Lebih terperinci

TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA BOGOR SEBAGAI KOTA YANG CERDAS, BERDAYA SAING DAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MELALUI SMART GOVERMENT DAN SMART PEOPLE

TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA BOGOR SEBAGAI KOTA YANG CERDAS, BERDAYA SAING DAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MELALUI SMART GOVERMENT DAN SMART PEOPLE C. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PENCAPAIAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015-2019 MISI 1. MEWUJUDKAN BOGOR KOTA YANG CERDAS DAN BERWAWASAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi merupakan cara pandang ke depan tentang kemana Pemerintah Kabupaten Belitung akan dibawa, diarahkan dan apa yang diinginkan untuk dicapai dalam kurun

Lebih terperinci

Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD

Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD "Terwujudnya Kota Cirebon Yang Religius, Aman, Maju, Aspiratif dan Hijau (RAMAH) pada Tahun 2018" Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD Misi 1 Mewujudkan Aparatur Pemerintahan dan Masyarakat Kota Cirebon

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Terwujudnya Masyarakat Bengkulu Utara yang Mandiri, Maju, dan Bermartabat Visi pembangunan Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2011-2016 tersebut di atas sebagai

Lebih terperinci

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN 2009-2014 No AGENDA PROGRAM Pagu Indikatif Tahunan dan Satu Tahun Transisi (%) 2009 2010 2011 2012 2013 2014 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Meningkatkan Kualitas

Lebih terperinci

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Visi Kabupaten Sleman adalah Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasinya sistem e-government menuju smart

Lebih terperinci

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Pembangunan Daerah adalah pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan

Lebih terperinci

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) A. Visi dan Misi 1. Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sleman 2010-2015 menetapkan

Lebih terperinci

2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun BAB 2 PERENCANAAN KINERJA 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2013 periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 VISI Dalam periode Tahun 2013-2018, Visi Pembangunan adalah Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan dan Berakhlak Mulia. Sehingga

Lebih terperinci

Visi Misi Gubernur DIY: Rancangan Cascade RPJMD DIY

Visi Misi Gubernur DIY: Rancangan Cascade RPJMD DIY Visi Misi Gubernur DIY: Rancangan Cascade RPJMD DIY 2017-2022 Visi dalam RPJMD DIY 2017-2022 Terwujudnya Peningkatan Kemuliaan Martabat Manusia Jogja Misi 1. Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya

Lebih terperinci

BAPPEDA KAB. LAMONGAN

BAPPEDA KAB. LAMONGAN BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1 Sasaran Pokok dan Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang Untuk Masing masing Misi Arah pembangunan jangka panjang Kabupaten Lamongan tahun

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KOTA CIREBON 1/1/15

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KOTA CIREBON 1/1/15 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KOTA CIREBON 1/1/15 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang

Lebih terperinci

RPJMD Kota Pekanbaru Tahun

RPJMD Kota Pekanbaru Tahun RPJMD Kota Pekanbaru Tahun 2012-2017 BAB V VISI, MISI, DAN V - 1 Revisi RPJMD Kota Pekanbaru Tahun 2012-2017 5.1. VISI Dalam rangka mewujudkan pembangunan jangka panjang sebagaimana tercantum di dalam

Lebih terperinci

PENGUKURAN KINERJA VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN BIMA YANG RAMAH RELIGIUS, AMAN, MAKMUR, AMANAH DAN HANDAL

PENGUKURAN KINERJA VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN BIMA YANG RAMAH RELIGIUS, AMAN, MAKMUR, AMANAH DAN HANDAL PENGUKURAN KINERJA KABUPATEN : BIMA TAHUN ANGGARAN : 2016 VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN BIMA YANG RAMAH RELIGIUS, AMAN, MAKMUR, AMANAH DAN HANDAL Misi 1 : Meningkatkan Masyarakat Yang Berkualitas Melalui

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS Pembangunan yang diprioritaskan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mendesak yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, sebagai berikut : 8.1. Indikasi Program

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi 2011-2016 adalah: BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Visi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Terwujudnya Kabupaten Kuantan Singingi yang Bersih, Efektif, Religius, Cepat, Aman, Harmonis,

Lebih terperinci

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Kota Surakarta 2021 A. 1

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Kota Surakarta 2021 A. 1 Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Kota Surakarta NO 2016 2017 2018 2019 2020 A. 1 ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Pertumbuhan ekonomi/pdrb

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PEMERINTAH KOTA MALANG

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PEMERINTAH KOTA MALANG PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PEMERINTAH KOTA MALANG No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1. Meningkatnya kualitas, aksesibilitas dan pemerataan pelayanan pendidikan 1. Angka

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2015 merupakan tahun keempat pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2011-2016.

Lebih terperinci

BAB V. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN

BAB V. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN BAB V. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN Menurut RPJPD Kabupaten Kampar 2005-2025, berlandaskan pelaksanaan, pencapaian, dan sebagai keberlanjutan RPJM ke-1, maka RPJM ke-2 (2011-2016) ditujukan

Lebih terperinci

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan : Tgk.

Lebih terperinci

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Perumusan Kebutuhan Pendanaan dalam perencanaan jangka menengah ini berlandaskan kaidah Budget follows Program. Selaras dengan penganggaran

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1 Visi 2014-2018 adalah : Visi pembangunan Kabupaten Bondowoso tahun 2014-2018 TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN

Lebih terperinci

VISI MISI KABUPATEN KUDUS TAHUN

VISI MISI KABUPATEN KUDUS TAHUN VISI MISI KABUPATEN KUDUS TAHUN 2013 2018 Visi Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera Visi tersebut mengandung kata kunci yang dapat diuraikan sebagai berikut: Semakin sejahtera mengandung makna lebih

Lebih terperinci

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaiman pemerintah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien. Dengan

Lebih terperinci

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut : IKHTISAR EKSEKUTIF Sistem AKIP/LAKIP Kabupaten Sukabumi adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban yang baik, transparan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH - 125 - BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Tujuan dan sasaran yang telah dirumuskan untuk mencapai Visi dan Misi selanjutnya dipertegas melalui strategi pembangunan daerah yang akan

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN I. VISI Pembangunan di Kabupaten Flores Timur pada tahap kedua RPJPD atau RPJMD tahun 2005-2010 menuntut perhatian lebih, tidak hanya untuk menghadapi permasalahan

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2012 merupakan periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Lebih terperinci

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 NO LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 05 Kehidupan yang kondusif bagi umat beragama. tercapai Mewujudkan tatanan sosial keagamaan 00% Penyelenggaraan pemerintahan

Lebih terperinci

RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4

RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4 RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4 RPJMD KOTA LUBUKLINGGAU 2008-2013 VISI Terwujudnya Kota Lubuklinggau Sebagai Pusat Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan Melalui Kebersamaan Menuju Masyarakat

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA BAB II PERENCANAAN KINERJA Sebagai langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja Pemerintah Kota Depok, diperlukan perumusan suatu perencanaan strategik yang merupakan integrasi antara keahlian sumber

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 06 Kabupaten Tahun Anggaran : 06 : Hulu Sungai Selatan TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN 4 Mewujudkan nilai- nilai agamis sebagai sumber

Lebih terperinci

BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA 2.1 RPJMD Tahun 2008-2013 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten

Lebih terperinci

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan menegaskan tentang kondisi Kota Palembang yang diinginkan dan akan dicapai dalam lima tahun mendatang (2013-2018).

Lebih terperinci

BAB III VISI, MISI, DAN ARAH PEMBANGUNAN DAERAH

BAB III VISI, MISI, DAN ARAH PEMBANGUNAN DAERAH BAB III VISI, MISI, DAN ARAH PEMBANGUNAN DAERAH 3.1. Visi Berdasarkan kondisi masyarakat dan modal dasar Kabupaten Solok saat ini, serta tantangan yang dihadapi dalam 20 (dua puluh) tahun mendatang, maka

Lebih terperinci

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN URUSAN WAJIB LINGKUNGAN HIDUP

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN URUSAN WAJIB LINGKUNGAN HIDUP BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN URUSAN WAJIB LINGKUNGAN HIDUP 4.1. Visi dan Misi SKPD 4.1.1. Visi Filosofi yang mendasari pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta seperti tercantum

Lebih terperinci

BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN

BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN 10.1. PEDOMAN TRANSISI Walaupun masa jabatan Walikota Lubuklinggau periode 2013 2018 akan berakhir pada bulan Pebruari 2018, namun pelaksanaan RPJMD Kota Lubuklinggau

Lebih terperinci

BAB VII P E N U T U P

BAB VII P E N U T U P BAB VII P E N U T U P Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Akhir Tahun 2012 diharapkan dapat memberikan gambaran tentang berbagai capaian kinerja, baik makro maupun mikro dalam penyelenggaraan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan merupakan upaya pemerintah daerah secara keseluruhan mengenai cara untuk mencapai visi dan melaksanakan misi, melalui penetapan kebijakan dan program

Lebih terperinci

Bab V. Visi Misi, Tujuan dan Sasaran RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA MAKASSAR TAHUN Visi

Bab V. Visi Misi, Tujuan dan Sasaran RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA MAKASSAR TAHUN Visi Bab V Visi Misi, Tujuan dan Sasaran 5.1. Visi Visi adalah gambaran tentang kondisi Kota Makassar yang akan diwujudkan pada akhir periode 2014-2019. Substansi utama dari visi ini adalah rumusan visi Kapala

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA BAB II PERENCANAAN KINERJA A. Perencanaan Dokumen perencanaan tahunan daerah yang digunakan sebagai acuan perencanaan pembangunan dan penyusunan anggaran Tahun 2014, adalah Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Lebih terperinci

PERENCANAAN KINERJA BAB. A. Instrumen untuk mendukung pengelolaan kinerja

PERENCANAAN KINERJA BAB. A. Instrumen untuk mendukung pengelolaan kinerja BAB II PERENCANAAN KINERJA A. Instrumen untuk mendukung pengelolaan kinerja Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik senantiasa melaksanakan perbaikan

Lebih terperinci

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) 2012

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) 2012 RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Lebih terperinci

DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016

DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016 DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2016-2021 Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016 DASAR PENYUSUNAN Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, disebutkan bahwa setiap Provinsi, Kabupaten/Kota wajib menyusun RPJPD

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. VISI Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Sawahlunto Tahun 2013-2018, adalah rencana pelaksanaan tahap ketiga (2013-2018) dari Rencana Pembangunan Jangka

Lebih terperinci

2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. (RPJPD) Provinsi Riau , maka Visi Pembangunan

2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. (RPJPD) Provinsi Riau , maka Visi Pembangunan BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 9 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2005-2025, maka Visi Pembangunan

Lebih terperinci

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda

Lebih terperinci

PROVINSI BANTEN TABEL PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH TERHADAP CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN

PROVINSI BANTEN TABEL PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH TERHADAP CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN PROVINSI BANTEN TABEL PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH TERHADAP CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN PERIODE : 2017-2022 NO 1 1 1106 ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Fokus Kesejahteraan

Lebih terperinci

Tabel 4.3. Prioritas Pembangunan, Program, Indikator dan Target Kinerja SKPD Tahun 2016

Tabel 4.3. Prioritas Pembangunan, Program, Indikator dan Target Kinerja SKPD Tahun 2016 Tabel 4.3. Prioritas Pembangunan, Program, Indikator dan Target Kinerja SKPD Tahun 2016 No. Prioritas Pembangunan Program/Pembangunan Indikator Kinerja Target SATUAN AWAL 2014 2015 2016 2017 2018 1 Percepatan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Sesuai dengan amanat Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara

Lebih terperinci