CATATAN MONEV WORKSHOP Standar Setting Bidan. 7 8 Mei 2012
|
|
|
- Shinta Johan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 CATATAN MONEV WORKSHOP Standar Setting Bidan 7 8 Mei 2012 Catatan Kegiatan Secara umum kegiatan berlangsung lancar walaupun pada saat memulai cara terdapat beberapa peserta yang datang terlambat dan terdapat 1 peserta yang hanya diperkenankan untuk menjadi observer oleh fasilitator karena peserta tersebut baru mengikuti workshop pada pukul disebabkan undangan yang baru di terima pada pukul di hari H pelaksanaan Presentasi peserta yang hadir pada acara ini cukup baik. Karena walaupun terdapat peserta yang datang terlambat namun kehadiran peserta hanya 93 %, hal ini sangat disayangkan oleh ibu Jumiarni selaku ketua AIPKIND dengan berpesan pada peserta yang hadir untuk segera memberikan konfirmasi kehadiran agar apabila tidak dapat hadir maka undangan dapat diberikan pada institusi lain mengingat acara ini penting untuk dilakukan Sharing pengalaman mengenai standar setting bidan dengan tim UKDI berjalan aktif dan peserta tampak antusias dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang ada serta denggan penjelasan yang memuaskan dari fasilitator peserta memahami mengenai judges dan kebanyakan peserta bersedia untuk menjadi judges Masih belum mendapat kesepakatan mengenai kriteria judges pada peserta, karenanya hal tersebut perlu diskusi lebih lanjut. Output workshop sudah tercapai karena Menurut fasilitator, peserta yang hadir sudah memahami secara komprehensif mengenai standar setting bidan walaupun pada item tertentu seperti item analysis dan borderline masih terdapat kekurangan dan diperlukan banyak latihan
2 MONITORING EVALUASI REKOMENDASI ASPEK INPUT Peserta Pertemuan 1. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari institusi yang berasal dari poltekkes dan non poltekkes. Dengan demikian maka keragaman pendapat dapat memberikan masukan yang berarti dalam penyusunan standar setting 1. Keragaman asal institusi membuat diskusi berlangsung hangat karena dalam memandang 1 topik dapat dinilai dari berbagai sisi. Walaupun sejak awal sudah disepakati agar peserta yang datang untuk melepas almamater namun pada awal pertemuan masih terdapat ungkapan tersebut sehingga fasilitator dan peserta saling mengingatkan kembali komitment awal. ASPEK PROSES Proses Diskusi 2. Acara berlangsung tepat waktu berdasarkan jadwal yang ditentukan dengan kehadiran 93 % peserta dan terdapat 1 institusi yang datang terlambat sehingga hanya diperkenankan untuk menjadi observer. Pada umumnya hanya 3 institusi yang tidak menghadiri kegiatan ini. 1. Diskusi berlangsung hangat dan aktif, namun hingga akhir acara belum mencapai kesepakatan final kriteria judges 2. Terdapat peserta yang berasal dari UNPAD baru mengikuti workshop pada pukul karena undangan baru disampaikan pada pukul hari pelaksanaan dan peserta tersebut membutuhkan waktu untuk mengurus surat tugas karena mendadak. Mengingat pentingnya workshop sangat dianjurkan untuk tidak memberikan undangan secara mendadak sehingga peserta yang akan datang dapat mempersiapkan diri dengan baik dan hal serupa tidak terjadi lagi 1. Keragaman peserta yang berasal dari institusi poltekkes dan non poltekkes membuat diksusi berjalan hangat dengan beragam sudut pandang, namun
3 kelemahannya masih terdapat peserta yang menganggap bahwa kriteria judges yang diberikan hanya dapat diwakili oleh dosen yang berasal dari poltekkes dengan tingginya kriteria yang diusulkan. Dalam hal ini diperlukan ketegasan dari fasilitator untuk mengingatkan kembali kesepakatan awal bahwa setiap peserta yang datang untuk meninggalkan nama institusinya dan diperlukan keinginan peserta untuk menahan diri agar tercapai kesepakatan yang adil dan untuk kepentingan bersama ASPEK OUTPUT Output Pertemuan 2. Metode diskusi dengan membagi peserta menjadi 4 kelompok dimana masing-masing kelompok didampingi oleh 1 orang fasilitator. Namun pada hari kedua terdapat 1 kelompok yang tidak didampingi fasilitator karena fasilitator ybs harus kembali ke institusinya 1. Output kegiatan sosialisasi tercapai dengan baik dengan pemahaman peserta tentang konsep dan metode standard setting sebagai metode penentuan batas lulus peserta uji kompetensi profesi 2. Agar dapat memperoleh hasil dan penilaian terhadap judges dapat maksimal maka metode pendampingan fasilitator pada setiap kelompoknya merupakan hal yang penting untuk dilakukan. 1. Presentasi serta proses diskusi kelompok yang diberikan oleh fasilitator merupakan metode yang sangat baik sehingga peserta dapat memahami dengan baik.
4 2. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan pada peserta tentang kesiapan peserta menjadi judges, terdapat beberapa peserta yang menyatakan belum siap namun sebagian besar peserta menyatakan siap menjadi judges 2. Diperlukan pertemuan lebih lanjut untuk mendiskusikan kriteria judges, dengan terpilihnya menjadi judges tindak lanjutnya adalah pelatihan khusus judges agar setiap judges siap dan berkompeten 3. Kriteria judges berdasarkan persepsi fasilitator masih dalam tahap penyempurnaan karena peserta belum mencapai titik kesepakatan final mengenai kriteria tersebut 3. Memerlukan diskusi lebih lanjut mengenai hal tersebut agar standar setting dengan metode angoff dapat segera dilaksanakan dengan baik Dalam rangka menjaring feedback peserta untuk mengevaluasi beberapa aspek substansi dan teknis dari pelaksanaan workshop, tim monev telah menyebarkan kuesioner berupa tingkat persepsi kepada seluruh peserta workshop. Dari 37 kuesioner yang disebarkan kepada peserta, 37 kuesioner terkumpul kembali untuk selanjutnya diolah dan dianalisis. Tingkat persepsi dinilai terhadap parameter substansi dan teknis sesuai dengan yang tertera pada tabel di bawah ini, dengan skala likert 1 4, dimana angka 1 menunjukkan keadaan (saat ini) yang paling tidak sesuai dengan yang diharapkan dan angka 4 menunjukkan keadaan (saat ini) yang paling sesuai dengan yang diharapkan. A. ASPEK SUBTANSI 1. Standar setting merupakan tahapan yang krusial dalam sistem asessmen Tujuan dan manfaat standard setting telah dipahami oleh semua stakeholders 3. Metode standar setting sudah dapat dipahami dengan jelas Definisi borderline sudah dapat dipahami dengan jelas Penentuan Nilai Batas Lulus (NBL) sudah dapat dipahami dengan jelas
5 6. Kriteria judges standar setting sudah disepakati bersama Fasilitator dapat menyampaikan materi dengan baik dan sangat jelas Waktu yang disediakan dalam workshop standard setting ini memadai Materi pelatihan relevan dan mudah dipahami B. ASPEK TEKNIS 10. TOR kegiatan memberi gambaran yang jelas terkait target yang hendak dicapai 11. Metode pelaksanaan workshop standard setting efektif Output workshop ini telah sesuai dengan target yang hendak dicapai Responsiveness pelayanan yang diberikan oleh panitia memuaskan Kenyamanan tempat pelaksanaan workshop menunjang produktivitas pelaksanaan standard setting Pertanyaan 1. Menurut anda, apakah metode standar setting yang dinilai paling ideal untuk menghasilkan NBL uji kompetensi bidan 2. Menurut Anda, apakah kriteria ideal untuk menjadi judges standard setting Bidan ini? Apakah Anda sudah siap menjadi judges? 3. Bagaimana tindak lanjut dari pelatihan standar setting bidan ini? Usul/ saran Dari 37 kuesioner yang kembali, berikut adalah hasil rekapitulasi dari tingkat persepsi peserta terhadap pelaksanaan workshop Standar Setting Bidan
6 A B C D E F G H I J K L M N TIDAK SESUAI CUKUP SESUAI SESUAI SANGAT SESUAI Berdasarkan grafik persepsi peserta bahwa Standar setting merupakan tahapan yang krusial dalam sistem asessmen, terdapat 35 orang yang berpendapat bahwa standar setting sudah sangat sesuai dan hanya terdapat 2 orang yang berpendapat sudah sesuai. Dengan demikian peserta yang hadir sepakat standar setting merupakan metode yang tepat dalam sistem assesmen. Pada tingkat pemahaman dapat dilihat pada point E mengenai pemahaman peserta mengenai Nilai Batas Lulus terdapat 23 orang yang mengatakan sudah sesuai dan 13 orang mengatakan sangat sesuai namun terdapat 1 orang peserta yang beranggapan hanya cukup sesuai. Pada persepsi peserta mengenai kesepakatan Kriteria judges standar setting terdapat 25 peserta mengatakan sudah sesuai dan 8 orang mengatakan sangat sesuai namun terdapat 3 peserta yang mengatakan cukup sesuai, berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan kriteria judges yang telah disepakati masih memerlukan tahap penyempurnaan yang harus mencakup kesepakatan bersama. Hampir semua parameter teknis dinilai dengan sesuai dan sangat sesuai oleh peserta. Proses kegiatan berlangsung efektif dan lancar sehingga waktu pelaksanaan yang dijadwalkan selesai tepat waktu dengan Output yang baik.
7 Hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan oleh assisten monev terhadap kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi input bagi tim pokja pada khususnya, dalam melakukan standar setting bidan. Dengan dilaksanakannya workshop standar setting bidan, diharapkan hasilnya nanti dapat menjadi feedback bagi setiap institusi yang terlibat untuk meningkatkan kualitas lulusannya dengan menerapkan standar setting dalam institusi Jakarta, April 2012 Ayu Anggaritno Proboningdyah Asisten Monev Program Proyek HPEQ
CATATAN MONEV SOSIALISASI HASIL UJI COBA CBT BIDAN
CATATAN MONEV SOSIALISASI HASIL UJI COBA CBT BIDAN Jakarta, 22 Desember 2011 Catatan Umum Kegiatan : Sebelum kegiatan dimulai sudah banyak peserta yang hadir di tempat kegiatan. Peserta datang dan mengisi
Sosialisasi Hasil Uji Coba Uji Kompetensi Bidan Indonesia Gelombang I Tahun 2012
CATATAN MONEV Sosialisasi Hasil Uji Coba Uji Kompetensi Bidan Indonesia Gelombang I Tahun 2012 Jakarta, 1 September 2012 Catatan Umum Kegiatan : 1. Acara yang dijadwalkan untuk dimulai pada pukul 10.00
CATATAN MONEV SOSIALISASI HASIL UJI COBA CBT NERS
CATATAN MONEV SOSIALISASI HASIL UJI COBA CBT NERS Jakarta, 23 Desember 2011 Catatan Umum Kegiatan : Sebelum kegiatan dimulai sudah banyak peserta yang hadir di tempat kegiatan. Peserta datang dan mengisi
CATATAN MONEV WORKSHOP SOSIALISASI TRY OUT CBT UJI KOMPETENSI BIDAN
CATATAN MONEV WORKSHOP SOSIALISASI TRY OUT CBT UJI KOMPETENSI BIDAN Jakarta, 9 November 2011 Catatan Umum Kegiatan : Sebagian besar peserta hadir sebelum acara dimulai. Kegiatan yang dilakukan peserta
CATATAN MONEV WORKSHOP SINKORNISASI BLUE PRINT UJI KOMPETENSI PERAWAT LULUSAN JENJANG DIPLOMA III DAN NERS
CATATAN MONEV WORKSHOP SINKORNISASI BLUE PRINT UJI KOMPETENSI PERAWAT LULUSAN JENJANG DIPLOMA III DAN NERS Jakarta, 4-5 Mei 2012 Catatan Umum Kegiatan : Acara yang dijadwalkan untuk dimulai pada pukul
CATATAN MONEV WORKSHOP SOSIALISASI TRY OUT CBT UJI KOMPETENSI NERS
CATATAN MONEV WORKSHOP SOSIALISASI TRY OUT CBT UJI KOMPETENSI NERS Jakarta, 30 Oktober 2011 Catatan Umum Kegiatan : Hampir semua peserta datang sesuai dengan jadwal acara. Sebelum kegiatan, banyak peserta
LAPORAN MONEV WORKSHOP KOORDINATOR OSCE KEDOKTERAN GIGI KOMPONEN 2- PROYEK HPEQ
LAPORAN MONEV WORKSHOP KOORDINATOR OSCE KEDOKTERAN GIGI KOMPONEN 2- PROYEK HPEQ Hotel Atlet Century Jakarta, 04 Juli 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
REKAP FEEDBACK WORKSHOP
// REKAP FEEDBACK WS SINKRONISASI KEDOKTERAN BANDUNG, - OKTOBER tidak sesuai kurang sesuai sesuai sangat sesuai 9 melakukan sosialisasi rencana ujian dalam UKDI memiliki pengalaman menyelenggarakan Setiap
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL STANDARD SETTING KEDOKTERAN GIGI
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL STANDARD SETTING KEDOKTERAN GIGI Hotel Arya Duta Medan, 11 12 Mei 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP KOMPONEN
CATATAN MONEV. WORKSHOP ToT Item Development Bidan Gelombang 1. Bandung, Mei Catatan kegiatan :
CATATAN MONEV WORKSHOP ToT Item Development Bidan Gelombang 1 Bandung, 25-26 Mei 2012 Catatan kegiatan : Secara umum kegiatan berlangsung lancar dan tepat waktu, walaupun pada saat memulai acara terdapat
Pedoman dan Tata Tertib Standard Setting. Di unduh dari http://hpeq.dikti.go.id. Component 2 HPEQ Project 2010 Page 1
Component 2 HPEQ Project 2010 Page 1 Daftar Isi 1 Penentuan Kelulusan... 2 2. Kode Etik Standar Setter... 4 3. Surat Pernyataan... 5 Component 2 HPEQ Project 2010 Page 2 Penentuan Kelulusan Untuk dapat
LAPORAN WORKSHOP Standard Setting Kedokteran Gigi dan Evauasi Ujicoba Skala Penuh CBT-OSCE
LAPORAN WORKSHOP Standard Setting Kedokteran Gigi dan Evauasi Ujicoba Skala Penuh CBT-OSCE KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Imperium Bandung, 10 November 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan
LAPORAN WORKSHOP Evaluasi UKDGI Periode II Tahun 2012 KOMPONEN 2 - Health Professional Education Quality (HPEQ Project) Hotel Century Atlit Jakarta, 8 Mei 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN GIGI WILAYAH BARAT KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN GIGI WILAYAH BARAT KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Best Western Premiere Basko Padang, 13 14 Agustus 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL PANEL EXPERT NERS TAHAP 2 Komponen 2- Health Professional Education Quality (HPEQ Project) Hotel Novotel Bandung, 9-10 November 2011 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan
LAPORAN WORKSHOP STANDARD SETTING KEDOKTERAN GIGI GELOMBANG 2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP STANDARD SETTING KEDOKTERAN GIGI GELOMBANG 2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel JW Marriot, Surabaya 20 21 Agustus 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
LAPORAN PELATIHAN NASIONAL ITEM DEVELOPMENT DAN ITEM REVIEW UJI KOMPETENSI PERAWAT DIPLOMA III Gelombang 1 Proyek HPEQ Bandung, 1-2 Juni 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal
WORKSHOP PANEL EXPERT UKDGI GELOMBANG 2
LAPORAN WORKSHOP PANEL EXPERT UKDGI GELOMBANG 2 Komponen 2- Health Professional Education Quality (HPEQ Project) Hotel Santika Jogjakarta, 15-16 Juni 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL PENGELOLA BANK SOAL (SEMUA PROFESI) GELOMBANG 2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL PENGELOLA BANK SOAL (SEMUA PROFESI) GELOMBANG 2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel JW Marriot Surabaya, 21 22 Agustus 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
REKAP FEEDBACK WORKSHOP. Jumlah Kuesioner terkumpul : 44 (98 % dari total kuesioner yg disebarkan) Voice of Customer -HPEQ Project 2010-
REKAP FEEDBACK WORKSHOP Jumlah Kuesioner terkumpul : 44 (98 % dari total kuesioner yg disebarkan) REKAP FEEDBACK WORKSHOP Secara umum, penilaian peserta terhadap pelaksanaan workshop cukup memuaskan RESULT
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL PANEL EXPERT CBT KEDOKTERAN
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL PANEL EXPERT CBT KEDOKTERAN KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Garden Permata Bandung 25 26 September 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PASIEN STANDAR KEDOKTERAN WILAYAH I KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PASIEN STANDAR KEDOKTERAN WILAYAH I KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Aryaduta Medan, 20 21 September 2011 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan
WORKSHOP PEMBUATAN MODUL KETERAMPILAN MEDIS GELOMBANG IV TAHUN
CATATAN MONEV WORKSHOP PEMBUATAN MODUL KETERAMPILAN MEDIS GELOMBANG IV TAHUN 2012 Tangerang, 19-20 September 2012 Catatan Umum Kegiatan : 1. Latar belakang diadakan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut
LAPORAN WORKSHOP ITEM REVIEW OSCE KEDOKTERAN
LAPORAN WORKSHOP ITEM REVIEW OSCE KEDOKTERAN Sheraton Mustika Yogyakarta, 22 23 Agustus 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP KOMPONEN
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL ITEM BANK ADMIN AIPKI WILAYAH 1 & 2
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL ITEM BANK ADMIN AIPKI WILAYAH 1 & 2 Hotel Grand Aquila Bandung, 5 6 Juni 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP
Bab. I Pendahuluan. I.1 Tujuan. SOP ini bertujuan untuk:
Bab. I Pendahuluan I.1 Tujuan SOP ini bertujuan untuk: a. menjadi panduan bagi pembimbing skripsi, penguji skripsi, dan mahasiswa dalam penyusunan skripsi di lingkup prodi S1 Ilmu Administrasi Negara,
DRAFT KERANGKA ACUAN
DRAFT KERANGKA ACUAN RAPAT PEMBAHASAN TINDAK LANJUT PENYUSUNAN MEMORANDUM PROGRAM SANITASI KOTA SABANG PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN (PPSP) KOTA SABANG -TAHUN 2013 Latar belakang Sebagaimana
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PENGUJI OSCE KEDOKTERAN GELOMBANG 2
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PENGUJI OSCE KEDOKTERAN GELOMBANG 2 Hotel Santika Manado, 23 24 Agustus 200 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP
LAPORAN PELATIHAN NASIONAL ITEM REVIEW BIDAN GELOMBANG 2 TAHUN 2011 Komponen 2 Proyek HPEQ
LAPORAN PELATIHAN NASIONAL ITEM REVIEW BIDAN GELOMBANG 2 TAHUN 2011 Komponen 2 Proyek HPEQ Hotel Grand Sahid Jaya, 20-21 Agustus 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian
2.1 Tahapan Monev Ringkasan tentang rangkaian kegiatan monev PKM ditunjukkan dalam Tabel 1.
PRAKATA Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program yang dilaksanakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Ditbelmawa ) untuk
LAPORAN Evaluasi Penyelenggara Tingkat Pusat UKDGI CBT-OSCE Kedokteran Gigi Periode III Tahun 2012
LAPORAN Evaluasi Penyelenggara Tingkat Pusat UKDGI CBT-OSCE Kedokteran Gigi Periode III Tahun 2012 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Le Meridien Jakarta, 26-26 Juli 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM REVIEW PERAWAT (gelombang 4)
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM REVIEW PERAWAT (gelombang 4) Hotel Inna Putri, Bali, 22 23 Oktober 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT OSCE KEDOKTERAN Hotel Grand Aquila Bandung, 17 18 Mei 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP
LAPORAN. WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT DAN ITEM REVIEW PERAWAT DIPLOMA III GELOMBANG II TAHUN 2012 Komponen 2 Proyek HPEQ
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT DAN ITEM REVIEW PERAWAT DIPLOMA III GELOMBANG II TAHUN 2012 Komponen 2 Proyek HPEQ Hotel Novotel, Bandung, 21-22 Juni 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM REVIEW KEDOKTERAN
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM REVIEW KEDOKTERAN Hotel Grand Aquila Bandung, 4 5 Juni 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP KOMPONEN 2
MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) PKM 5 BIDANG
9 9.1 Pendahuluan MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) PKM 5 BIDANG Pelaksanaan monev merupakan bagian tak terpisahkan dari hibah PKM 5 bidang. Monev PKM dijalankan untuk mengetahui sejauhmana penerima hibah
MANUAL MUTU PENYELENGGARAAN SKRIPSI
MANUAL MUTU PENYELENGGARAAN SKRIPSI Kode Dokumen : GPM/UN43.6/002 Revisi : 006 Tanggal : 26 Agustus 2016 Diajukan Oleh : Tim Gugus Penjamin Mutu Dikendalikan Oleh : Ketua Gugus Penjamin Mutu Dikaji Oleh
MONITORING UJI COBA SKALA PENUH CBT-OSCE UKDGI
Diisi oleh tim observer proyek MONITORING UJI COBA SKALA PENUH CBT-OSCE UKDGI LOKASI : FKG UI TANGGAL : 25-27 Oktober 2011 PENGAWAS/ IT PUSAT : Dhona Afriza CBT & OSCE Coordinator : Nieka dan Ali Noerdin
Proses Pengawasan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan
Proses Pengawasan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan Workshop Pengawas Pusat TO Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan Aryaduta Jakarta, 12-13 September 2012 Kompartemen Pelaksana Uji Kompetensi Panitia Ujian PJ
Hotel Santika Slipi Jakarta, Juli 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional
WO LAPORAN PELATIHAN ITEM DEVELOPMENT PROFESI BIDAN GELOMBANG 2 Hotel Santika Slipi Jakarta, 16 17 Juli 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP
LAPORAN WORKSHOP Item Analysis & Standard Setting Kedokteran Gigi Gelombang 3 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP Item Analysis & Standard Setting Kedokteran Gigi Gelombang 3 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Sanur Paradise Bali 22 23 November Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian
Laporan Workshop Panel Expert Bidan Gelombang 1 Tahun 2011 Komponen 2 Proyek HPEQ
Laporan Workshop Panel Expert Bidan Gelombang 1 Tahun 2011 Komponen 2 Proyek HPEQ Hotel Novotel Bandung, 30-31 Oktober 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan
LAPORAN PELATIHAN ITEM REVIEW PROFESI BIDAN GELOMBANG I
LAPORAN PELATIHAN ITEM REVIEW PROFESI BIDAN GELOMBANG I Hotel Ambhara Jakarta, 18 19 Juni 2011 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP KOMPONEN
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL PANEL EXPERT CBT & OSCE KG Komponen 2- Health Professional Education Quality (HPEQ Project) Hotel Arya Duta Jakarta, 3-4 April 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Penelitian ini menitikberatkan pada tiga aspek, yaitu pelaksanaan peer assessment, model pembelajaran Jigsaw, dan kemampuan berkomunikasi lisan siswa.
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PENGUJI OSCE KEDOKTERAN WILAYAH V KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PENGUJI OSCE KEDOKTERAN WILAYAH V KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Tugu Malang, 28 29 September 2011 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
POTRET CAPAIAN IMPLEMENTASI KOMPONEN 2 Periode Januari - April 2012
POTRET CAPAIAN IMPLEMENTASI KOMPONEN 2 Periode Januari - April 2012 Tri Hanggono Achmad Health Professional Education Quality (HPEQ) Project Sistematika Presentasi n Overview Komponen 2 n Evaluasi Pencapaian
OLEH LISA TRINA ARLYM, SST., M. Keb
OLEH LISA TRINA ARLYM, SST., M. Keb Standard setting: penetapan suatu hasil ujian sesuai atau tidak dengan tujuan ujian Meluluskan anak-anak yang kompeten Standar : Pernyataan apakah performance cukup
BAB 2. PELAKSANAAN KEGIATAN
PRAKATA Buku Panduan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan monev yang di dalamnya berisi tiga kegiatan utama, yaitu persiapan,
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS ASOSIASI AUDITOR INTERN PEMERINTAH INDONESIA
KERANGKA ACUAN KEGIATAN PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS ASOSIASI AUDITOR INTERN PEMERINTAH INDONESIA I. LATAR BELAKANG Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) adalah organisasi profesi auditor
MONITORING PELAKSANAAN UKDI PERIODE APRIL 2011
MONITORING PELAKSANAAN UKDI PERIODE APRIL 2011 LOKASI : FK Universitas Krida Wacana, Jakarta CENTER CBT : YA / BELUM (*) coret yang tidak perlu TANGGAL : 2 April 2011 PENGAWAS PUSAT : Rini Sardjono PENGAWAS
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
LAPORAN Pelatihan Standard Setting Ners Tahun 2012 Hotel Atlet Century Park, Jakarta 28 29 Juni 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan
STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN
STD-SPM.Pol//04/2017 Halaman 1 dari 11 STD-SPM.Pol//04/2017 1. VisidanMisiPoliteknik Visi : Misi : Menjadi Institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, kompetitif dan bertaraf internasional tahun
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
LAPORAN Workshop Nasional Item Review CBT Diploma III Keperawatan Gel. I Tahun 2012 Hotel Atlet Century Park Jakarta, 9-10 Agustus 2012 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan
Penyelenggaraan Pendidikan Profesi berdasarkan Ketentuan Perundang-undangan untuk Menghasilkan Lulusan sesuai KKNI
Penyelenggaraan Pendidikan Profesi berdasarkan Ketentuan Perundang-undangan untuk Menghasilkan Lulusan sesuai KKNI Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Workshop Tindak Lanjut Penerbitan SK Izin Penyelenggaraan
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL KOORDINATOR OSCE (KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI) KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL KOORDINATOR OSCE (KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI) KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Sheraton, Jogjakarta 29 30 September 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
LAPORAN UJI PETIK PELAKSANAAN SIKLUS PNPM MANDIRI PERKOTAAN 2009 KEGIATAN REMBUG KESIAPAN MASYARAKAT (RKM) Bulan Agustus 2009
LAPORAN UJI PETIK PELAKSANAAN SIKLUS PNPM MANDIRI PERKOTAAN 2009 KEGIATAN REMBUG KESIAPAN MASYARAKAT (RKM) Bulan Agustus 2009 KEGIATAN RKM RKM merupakan tahapan awal dari keseluruhan intervensi pembelajaran
DAFTAR ISI v. ABSTRAK i KATA PENGANTAR. ii. DAFTAR TABEL viii DAFTAR LAMPIRAN xiv
DAFTAR ISI ABSTRAK i KATA PENGANTAR. ii DAFTAR ISI v DAFTAR TABEL viii DAFTAR LAMPIRAN xiv BAB I PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Penelitian. 1 2 Identifikasi Masalah.. 3 3 Maksud dan Tujuan Penelitian.. 4
RAPAT TINDAK LANJUT PENYUSUNAN STRATEGI PEMBINAAN INSTITUSI PENDIDIKAN PERAWAT VOKASI
Pointers RAPAT TINDAK LANJUT PENYUSUNAN STRATEGI PEMBINAAN INSTITUSI PENDIDIKAN PERAWAT VOKASI Dikti Jakarta, 14 Juli 2011 Latar Belakang : Kesepakatan Pertemuan 21 Maret 2011 Permasalahan situasi pendidikan
Sub-komponen pada Komponen 2
Komponen 2 HPEQ Project: Standarisasi Lulusan Profesi Kesehatan dengan Ujian Nasional Health Professional Education Quality Project Bandung, 14 September 2011 Sub-komponen pada Komponen 2 Sub-Komponen
MONEV BRIEF REPORT: Workshop Regional Item Development OSCE Kedokteran Gigi Gelombang 2. Padang, Agustus 2010.
MONEV BRIEF REPORT: Workshop Regional Item Development OSCE Kedokteran Gigi Gelombang 2 Padang, 13 14 Agustus 2010 PESERTA WORKSHOP Exam Manager : Mei Syafriadi 3 Fasilitator : 1. Utmi Arma 2. Anandina
Format F-01 BERITA ACARA PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KAPASITAS MASYARAKAT
Format F-01 BERITA ACARA PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KAPASITAS MASYARAKAT Desa/Kelurahan BKM/LKM Kecamatan Kota/Kabupaten Berdasarkan hasil kesepakatan antara BKM/LKM, Aparat Desa/Kelurahan,
terutama dilakukan dalam perbaikan perangkat lunak pendidikan dalam hal ini penyempurnaan kurikulum berbasis kompetensi yang sesuai dengan visi dan
I. PENDAHULUAN Jurusan Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu ilmu Kesehatan Universitas JenderalSoedirman (FKIK UNSOED) adalah salah satu institusi penerima hibah kompetisi PHK-PKPD untuk skema C kurun
Penentuan Batas Kelulusan (Standard Setting) UKDI
Penentuan Batas Kelulusan (Standard Setting) UKDI Gandes Retno Rahayu * Komite Bersama Uji Kompetensi Dokter Indonesia * Bagian Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran UGM pass fail competent incompetent
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengumpulan data di lapangan yang dilakukan melaui wawancara, observasi dan studi dokumentasi yang telah ditelaah dengan teknik analisis
LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL TENGAH TAHUN 2011 PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD)
LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL TENGAH TAHUN 2011 PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) UNIVERSITAS RIAU Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FKIP UNIVERSITAS JAMBI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TUJUAN: Standar Operasional Prosedur ini bertujuan untuk: 1. Menjelaskan persyaratan mahasiswa dalam
Audiensi Komponen 2 - PPSDM PUSTANSER DIKJUT MTKI terkait uji coba CBT Bidan dan Ners. Gd. PPSDM Jakarta, 11 Oktober 2011.
Audiensi Komponen 2 - PPSDM PUSTANSER DIKJUT MTKI terkait uji coba CBT Bidan dan Ners Gd. PPSDM Jakarta, 11 Oktober 2011 Daftar Hadir 1. Bambang Giatno/ Kabadan PPSDM 2. Oscar/ Kapustanser Dikjut 3. Faiq
bermuara pada budaya peningkatan mutu berkelanjutan (culture of continuous quality improvement).
1 KERANGKA ACUAN KERJA Sosialisasi LAM-PTKes Tahap I untuk Bidang Ilmu Kedokteran Gigi dan Farmasi, Serta Tahap III untuk Bidang Ilmu Kebidanan (5 6 Juni 2015) 1. LATAR BELAKANG Dalam upaya penjaminan
PEDOMAN PELAKSANAAN REMEDIASI PEMBELAJARAN RETAKER UKDI
Permasalahan PEDOMAN PELAKSANAAN REMEDIASI PEMBELAJARAN RETAKER UKDI KBUKDI Jumlah retaker meningkat Standar nilai meningkat Kompleksitas pasca lulus Kredibilitas institusi Inefisiensi pemanfaatan dokter
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT BIDAN gelombang 2 Komponen 2 Proyek HPEQ
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT BIDAN gelombang 2 Komponen 2 Proyek HPEQ Hotel JW Marriott Medan, 22 23 Juli 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SDN Kutowinangun 09 Salatiga Sekolah ini didirikan pada tahun 1972 dengan biaya INPRES dan merupakan tanah hibah dari masyarakat dan terakreditasi
BAB I. PENDAHULUAN Latar Belakang Kedudukan Mata Kuliah. Salah satu indikator keberhasilan suatu program studi dan mahasiswa
BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.1.1. Kedudukan Mata Kuliah Salah satu indikator keberhasilan suatu program studi dan mahasiswa selain indeks prestasi kumulatif (IPK), adalah masa studi. Masa studi
Komponen 2 HPEQ Project: Standarisasi Lulusan Profesi Kesehatan dengan Ujian Nasional
Komponen 2 HPEQ Project: Standarisasi Lulusan Profesi Kesehatan dengan Ujian Nasional Workshop Nasional Kesepakatan Sistem Ujian Kedokteran & Kedokteran Gigi Health Professional Education Quality Project
Strategic Meeting HPEQ Project - Pertemuan Taskforce dengan Stakeholders Profesi LAM-PTKes
Strategic Meeting HPEQ Project - Pertemuan Taskforce dengan Stakeholders Profesi LAM-PTKes Strategic Meeting HPEQ Project - Pertemuan Taskforce dengan Stakeholders Profesi LAM-PTKes Waktu : 14 Desember
LAPORAN KEGIATAN TRY OUT COMPUTER BASED TEST (CBT) DAN PAPER BASED TEST (PBT) UJI KOMPETENSI BIDAN INDONESIA KE-1 TAHUN 2012
LAPORAN KEGIATAN TRY OUT COMPUTER BASED TEST (CBT) DAN PAPER BASED TEST (PBT) UJI KOMPETENSI BIDAN INDONESIA KE-1 TAHUN 2012 I. Pendahuluan Dalam upaya peningkatan sistem ujian pada pendidikan tenaga kesehatan
Berisi tentang Rencana Kerja Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan Keandalan dan Kelaikan Bangunan Gedung di Kota Semarang tahun 2010.
Berisi tentang Rencana Kerja Pelaksanaan Kegiatan Pemeriksaan Keandalan dan Kelaikan Bangunan Gedung di Kota Semarang tahun 2010. 5.1. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah
BAB 1 PENDAHULUAN. saat ini setiap tahunnya menerima siswa baru sebanyak 180 siswa, serta sekolah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah MTs Negeri Pandaan sebagai salah satu lembaga pendidikan formal yang saat ini setiap tahunnya menerima siswa baru sebanyak 180 siswa, serta sekolah ini mendapatkan
UNIT 4 KUNJUNGAN SEKOLAH
UNIT 4 KUNJUNGAN SEKOLAH UNIT 4 KUNJUNGAN SEKOLAH Pendahuluan Pengawas sekolah adalah tenaga kependidikan profesional yang berfungsi sebagai unsur pelaksana supervisi pendidikan yang mencakup supervisi
LAPORAN Pelatihan Nasional Koordinator CBT Center (Kedokteran dan Kedokteran Gigi) Gelombang 2
LAPORAN Pelatihan Nasional Koordinator CBT Center (Kedokteran dan Kedokteran Gigi) Gelombang 2 Hotel SantikaYogyakarta 29 30 Oktober 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian
Penentuan Batas Kelulusan (Standard Setting) UKDI
Penentuan Batas Kelulusan (Standard Setting) UKDI Gandes Retno Rahayu * Komite Bersama Uji Kompetensi Dokter Indonesia pass fail competent incompetent Avoid false positive or false negative 1 A standard
Hotel Sheraton, November 2010
LAPORAN WORKSHOP NASIONAL OSCE ITEM DEVELOPMENT KEDOKTERAN GEL 2 Hotel Sheraton, 15 16 November 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional WORKSHOP KOMPONEN
TATA CARA PELAKSANAAN MONITORING & EVALUASI KEGIATAN KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
SUMBER DAYA AIR TATA CARA PELAKSANAAN MONITORING & EVALUASI KEGIATAN KONSERVASI SUMBER DAYA AIR 1. Pendahuluan Pelaksanaan konservasi sumber daya air secara non-teknis telah dilakukan melalui penanaman
STANDAR KOMPETENSI JABATAN FUNGSIONAL ASSESSOR SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR
2013, No.1253 4 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR KOMPETENSI JABATAN FUNGSIONAL ASSESSOR SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR STANDAR KOMPETENSI JABATAN FUNGSIONAL
PEDOMAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
PEDOMAN PRAKTIKUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA A. Latar Belakang Amanat undang-undang guru dan dosen mensyaratkan agar guru pada masa yang akan datang mempunyai
Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional
LAPORAN WORKSHOP REGIONAL PENGELOLA BANK SOAL KEDOKTERAN dan KEDOKTERAN GIGI GELOMBANG KE -2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel JW Marriot, Medan 30 31 Agustus 2010 (Wil.1&2) Hotel Savoy Homann, Bandung 30 31
LAPORAN WORKSHOP STANDARD SETTING KEDOKTERAN GELOMBANG 2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ
LAPORAN WORKSHOP STANDARD SETTING KEDOKTERAN GELOMBANG 2 KOMPONEN 2 PROYEK HPEQ Hotel Ambhara Jakarta, 25-26 & 27-28 Agustus 2010 Direktorat Akademik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan
PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI PERGURUAN TINGGI PANDUAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL PROGRAM HIBAH DITJEN DIKTI TAHUN 2010
PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI PERGURUAN TINGGI PANDUAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL PROGRAM HIBAH DITJEN DIKTI TAHUN 2010 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional
LAMPIRAN 9. (Halaman 1-7)
LAMPIRAN 9 (Halaman 1-7) PROSEDUR PELAKSANAAN AKREDITASI LAM-PTKes DAFTAR ISI I. Prosedur Pelaksanaan Fasilitasi LAM-PTKes... 1 II. Prosedur Pelaksanaan Asesmen Kecukupan Program Studi LAM-PTKes... 2 III.
