BAB V. Kesimpulan dan Saran
|
|
|
- Adi Teguh Halim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V Kesimpulan dan Saran 5.1 Kesimpulan Berdasarkan data yang telah dikumpulkan baik data sekunder yang berasal dari dalam perusahaan ataupun data primer yang telah dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner kemudian dilanjutkan dengan analisis data, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Kesimpulan dari data sekunder : 1. Berdasarkan data competitor yang termasuk kategori satu tier dengan PaninBank antara lain LippoBank, Citibank, ABN AMRO, HSBC dan Standard Chartered yang memasarkan fasilitas kredit yang serupa yaitu Kredit Tanpa Agunan, PaninBank memiliki jumlah plafond kredit yang terkecil yaitu sebesar Rp ,- 2. Berdasarkan target market yang diterapkan oleh PaninBank terdapat penyempitan target pasar pemasaran produk KTA oleh PaninBank dan LippoBank dimana kedua bank tersebut menerapkan persyaratan yang sama bagi calon nasabah KTA, dimana calon nasabah KTA harus menjadi nasabah simpanan / pemegang kartu kredit dari bank yang bersangkutan terlebih dahulu. 3. Sedangkan untuk tingkat suku bunga yang ditawarkan PaninBank memiliki keunggulan dibanding pesaing lainnya kecuali dengan LippoBank yang cenderung sedikit lebih kecil dalam penetapan suku bunga untuk fasilitas KTA.
2 4. Berdasarkan jumlah account KSP Panin, semenjak implementsi satu tahun dari waktu pertama kali diluncurkan produk ini, area terbesar terletak pada wilayah Jakarta yang terbagi atas (Cabut Senayan, Cabut Palmerah dan Cabut Menara Imperium) sebesar 760 account atau mewakili 18.96% dari keseluruhan account KSP Panin diseluruh cabang di Indonesia. a. Untuk Cabut Senayan, posisi Desember 2007 hanya mencapai angka Rp atau sebesar 48,07% dari penetapan target sebesar Rp , b. Untuk Cabut Palmerah posisi Desember 2007 hanya mencapai angka Rp atau sebesar 60,39% dari penetapan target sebesar Rp dan c. Untuk cabut Menara Imperium posisi Desember 2007 dapat melebihi target yang ditetapkan hingga mencapai angka Rp atau sebesar 102,53% dari penetapan target sebesar Rp Melalui proses pengolahan data nasabah KSP PaninBank berdasarkan gender sejak peluncuran produk Mei 2006 terlihat pada caturwulan II 2006 sampai dengan caturwulan III 2007 menunjukkan trend penurunan jumlah nasabah KSP Panin berjenis kelamin pria dari tiap caturwulannya. Sedangkan untuk nasabah KSP Panin berjenis kelamin wanita, cenderung mengalami peningkatan jumlah nasabahnya. 6. Berdasarkan jumlah plafond penggunaan fasilitas kredit KSP Panin, plafond sebesar Rp juta memiliki persentase terbesar sebesar 39% dibanding tingkatan plafond
3 lainnya dimana plafond Rp Juta sebesar 36%, plafond Rp juta sebesar 17% dan plafond Rp juta sebesar 8%. 7. Untuk jangka waktu penggunaan fasilitas kredit KSP Panin, rata-rata nasabah KSP mengambil jangka waktu 1-2 tahun. 8. Untuk tujuan penggunaan, mayoritas nasabah mengambil fasilitas KSP ini untuk memulai usaha kecil / perluasan usaha yaitu sebesar 91%, dan bukan ditujukan untuk penggunaan yang bersifat konsumtif (contoh : renovasi, membeli perabotan, alat elektronik, biaya liburan, pernikahan, pendidikan, pengobatan, kredit motor atau kartu kredit). 9. Selama ini teknik pemasaran yang dilakukan oleh pihak bank dalam memasarkan produk KSP-nya lebih banyak menggunakan jasa petugas bank sebesar 85%. Selebihnya teknik pemasaran yang diterapkan selama ini melalui surat penawaran terhadap nasabah existing, brosur/poster, lewat teman/kerabat dan melalui koran atau majalah. Kesimpulan dari data primer : 1. Untuk analisis STP berdasarkan gender pada produk KSP Panin saat ini dibedakan menjadi tiga analisis antara lain : Analisis segmenting a. Untuk kategori non-nasabah pria, PaninBank telah tepat sasaran dalam melakukan analisis segmentingnya artinya rata-rata responden pria dalam melakukan sebuah investasi cenderung digunakan untuk modal usaha.
4 Sedangkan untuk kategori non-nasabah wanita PaninBank belum tepat sasaran karena rata-rata responden wanita cenderung memilih saving dana untuk melakukan sebuah investasi. b. Untuk kategori nasabah pria dan wanita, PaninBank telah tepat sasaran dalam melakukan analisis segmentingnya artinya rata-rata responden pria dan wanita dalam melakukan sebuah investasi cenderung digunakan untuk modal usaha. Analisis targeting a. Berdasarkan kategori non-nasabah pria dan wanita, menurut responden pria dan wanita target market yang paling tepat untuk pemasaran produk KSP Panin adalah segmen pria dan wanita. b. Untuk kategori nasabah pria, menurut responden pria target market yang paling tepat untuk pemasaran produk KSP Panin adalah segmen pria dan wanita. Sedangkan untuk kategori nasabah wanita, menurut responden wanita target market yang paling tepat untuk pemasaran produk KSP Panin adalah segmen wanita. Hal ini seiring dengan peningkatan jumlah nasabah KSP Panin berjenis kelamin wanita sejak satu tahun implementasi produk tersebut. Analisis positioning a. Berdasarkan kategori non-nasabah pria dan wanita rata-rata responden pria dan wanita memiliki keinginan untuk menjadi nasabah PaninBank dan mereka mengenal PaninBank sebagai bank lokal.
5 Rata-rata responden pria dan wanita lebih mengenal jenis produk simpanan dibandingkan jenis produk kredit. Dan menurut responden pria dan wanita PaninBank belum melakukan teknik pemasaran yang tepat sasaran untuk memasarkan produk KSP Panin. b. Berdasarkan kategori nasabah pria dan wanita rata-rata responden pria dan wanita mengenal PaninBank sebagai bank lokal. Rata-rata responden pria dan wanita lebih mengenal jenis produk kredit dibandingkan jenis produk simpanan. Dan menurut responden pria dan wanita PaninBank belum melakukan teknik pemasaran yang tepat sasaran untuk memasarkan produk KSP Panin. 2. Melalui analisis dan uji atribut tingkat kepuasan nasabah KSP terhadap keputusan nasabah saat akan melakukan kesepakatan penggunaan KSP Panin, terdapat delapan atribut tingkat kepuasan yang diujikan, dimana tujuh diantaranya tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat kepuasan nasabah saat akan melakukan kesepakatan penggunaan KSP Panin. Adapun atribut tingkat kepuasan yang diujikan antara lain : a. Kemudahan dalam pemberian kredit b. Kecepatan dalam proses pemberian kredit c. Keramahan pelayanan d. Kejelasan AO dalam penyampaian term and condition e. Letak area kantor cabang PaninBank
6 f. Kemudahan pembayaran angsuran kredit g. Tingkat bunga yang diberikan, dan h. Ketanggapan dalam menghadapi keluhan nasabah. Dari delapan atribut tingkat kepuasan, hanya satu atribut tingkat kepuasan yang memiliki hubungan yang signifikan pada tingkat kepuasan nasabah PaninBank terhadap keputusan nasabah saat akan melakukan kesepakatan penggunaan KSP Panin, yaitu Kejelasan AO dalam penyampaian term and condition. Hal ini seiring dengan hasil analisis dari pengolahan data sekunder dimana teknik pemasaran yang dilakukan oleh pihak manajemen saat ini dalam memasarkan produk KSP-nya 85% dilakukan oleh jasa petugas bank (AO/CS). 3. Sedangkan melalui analisis dan uji atribut tingkat kepentingan nasabah KSP Panin terhadap keputusan nasabah saat akan melakukan kesepakatan penggunaan KSP Panin, terdapat enam atribut tingkat kepentingan yang diujikan, dengan hasil semua atribut tingkat kepentingan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat kepentingan nasabah saat akan melakukan kesepakatan penggunaan KSP Panin. Adapun atribut tingkat kepentingan yang diujikan antara lain : a. Keramahan pelayanan b. Kejelasan AO dalam penyampaian term and condition c. Letak area kantor cabang PaninBank d. Kemudahan pembayaran angsuran kredit e. Tingkat bunga yang diberikan, dan
7 f. Ketanggapan dalam menghadapi keluhan nasabah. Artinya keenam atribut tingkat kepentingan yang diujikan ini bukan merupakan faktor yang penting bagi nasabah pada saat akan melakukan kesepakatan penggunaan KSP Panin. Tetapi nasabah akan melihat seberapa penting mereka memerlukan kucuran dana tersebut yang akan mereka gunakan untuk keperluan mereka baik untuk digunakan sebagai modal pembentukan usaha / perluasan usaha, ataupun untuk tujuan konsumtif mereka. 5.2 Saran Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dalam penelitian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak internal perusahaan (PaninBank) antara lain : 1. Dalam menentukan segmenting, targeting and positioning yang sesuai terhadap produk KSP Panin khususnya untuk membidik segmen pasar wanita ini ada hal-hal yang perlu disikapi oleh pihak pemasar antara lain : Analisis segmenting Kecenderungan yang terlihat dari hasil proses segmenting produk KSP Panin dimana hasil proses analisis data untuk gender wanita yang bukan kategori non nasabah KSP Panin rata-rata responden wanita ingin melakukan sebuah investasi cenderung akan melakukannya dalam bentuk saving. Hal ini berlawanan dengan hasil proses analisis data untuk gender wanita kategori nasabah KSP Panin dimana responden wanita apabila ingin melakukan sebuah
8 investasi cenderung mengambil fasilitas kredit di bank untuk digunakan sebagai modal usaha. Analisis positioning Berdasarkan positioning produk KSP Panin, dimana PaninBank bertindak sebagai payung dari produk tersebut dengan hasil mayoritas responden telah mengenal PaninBank sendiri sebagai bank lokal. Khusus untuk teknik pemasaran produk KSP Panin yang selama ini diterapkan oleh pihak pemasar mayoritas responden berpendapat bahwa PaninBank belum tepat sasaran dalam memasarkan produk KSP Panin ini kepada para target pasarnya secara keseluruhan. Walaupun secara brand awareness PaninBank sudah sangat baik tetapi secara teknik pemasaran produk KSP Panin masih belum tepat. Menurut kami hal yang seharusnya dilakukan oleh PaninBank adalah peningkatan pelayanan pada teknik pemasaran produk KSP Panin secara tepat sasaran, dimana menurut hasil analisis data, pemasar saat ini belum melakukan teknik pemasaran produk secara tepat. Saat ini pemasar lebih banyak menggunakan jasa petugas bank dalam memasarkan produk KSP Panin, sehingga dituntut kepada petugas bank bersangkutan untuk lebih aktif lagi memasarkan produk KSP Panin ini bukan hanya kepada nasabah existing PaninBank tetapi juga untuk calon nasabah baru PaninBank. Karena rata-rata calon nasabah baru PaninBank cenderung lebih mengenal produk simpanan daripada produk kredit di PaninBank.
9 Analisis targeting Berdasarkan kategori non-nasabah wanita, menurut responden wanita target market yang paling tepat untuk pemasaran produk KSP Panin adalah segmen pria dan wanita. Sedangkan untuk kategori nasabah wanita, menurut responden wanita target market yang paling tepat untuk pemasaran produk KSP Panin adalah segmen wanita. Dengan hasil yang didapat dari analisis data kami menyarankan kepada pihak pemasar (PaninBank) untuk membidik segmen wanita pada pemasaran produk KSP Panin ini, sebaiknya pemasar disini melakukan re-segmenting produk yang sebelumnya diterapkan pada segmen pria dan wanita berubah menjadi segmen wanita saja. Karena menurut kami saat ini pasar wanita memiliki potensi yang cukup menjual dalam upaya meningkatkan jumlah penjualan produk KSP Panin dikemudian hari. Alasan ini seiring dengan hasil analisis data primer dimana jumlah nasabah KSP Panin khususnya yang bergender wanita terus meningkat dari waktu ke waktu, dan dikarenakan jumlah plafond yang ditawarkan oleh pemasar tidak terlalu besar yaitu hanya sebesar Rp ,- maka menurut kami untuk dapat terus berkompetisi dengan para pesaing yang sudah mapan dipasarnya terlebih dahulu dengan penawaran produk serupa, hendaknya pemasar merubah segmentasi produk yang pada awal penerapannnya memasuki segmen pria dan wanita tetapi saat ini sebaiknya merubah segmen pasar yang kami sarankan untuk dibidik yaitu segmen wanita saja khusus untuk pemasaran produk kredit KSP Panin ini.
10 2. Dari hasil analisi STP diatas, kami menyarankan kepada manajemen apabila ingin membidik segmen wanita saat ini hendaknya memperbaiki keadaan internal perusahaan terlebih dahulu, antara lain untuk teknik pemasaran produk karena hal ini berhubungan langsung dengan proses laju penjualan produk KSP Panin agar terciptanya repeat purchase pada produk ini. Berdasarkan hasil analisis keseluruhan untuk teknik pemasaran produk KSP Panin selama ini PaninBank sangat bergantung pada jasa petugas bank (AO/CS) sebesar 85%, artinya petugas bank sangat bertanggung jawab terhadap pemasaran produk ini untuk meningkatkan penjualannya. Hasil ini sejalan dengan uji analisis data secara statistik dimana tingkat kepuasan nasabah untuk mengambil fasilitas kredit KSP Panin memiliki nilai yang signifikan pada atribut tingkat kepuasan kejelasan AO dalam penyampaian term and condition. Oleh karenanya kami menyarankan kepada pihak manajemen : a) agar lebih banyak memberikan pelatihan-pelatihan kepada para pemasar produk KSP Panin (Account Officer/Customer Service), karena mereka merupakan ujung tombak bagi laju perkembangan produk KSP Panin. b) khususnya kepada Customer Service untuk lebih memasarkan produk kreditnya kepada calon nasabah baru yang akan menjadi calon nasabah simpanan di PaninBank, karena dari hasil survei mayoritas calon nasabah bank lebih banyak mengetahui produk simpanan daripada produk kredit di PaninBank pada khususnya.
11 3 Untuk kepentingan penelitian ilmiah di masa yang akan datang, diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan pengembangan objek dari penelitian ini, dengan memilih wilayah penelitian yang lebih luas. Agar dapat membandingkan hasil antara wilayah cabang satu dengan lainnya apakah memiliki potensi permasalahan yang sama dalam proses perkembangan produk KSP Panin.
BAB I PENDAHULUAN. kelebihan yang dimiliki oleh wanita dapat diketahui potensial pasar yang cukup
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Wanita adalah gender yang jarang terangkat keberadaannya, namun dengan segala kelebihan yang dimiliki oleh wanita dapat diketahui potensial pasar yang cukup menjanjikan
I. PENDAHULUAN. ekonomi Indonesia masih tergantung pada sektor konsumsi. Ketika ekonomi
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dari tahun ke tahun terutama setelah krisis tahun 1998, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tergantung pada sektor konsumsi. Ketika ekonomi tumbuh 4% (2003), konsumsi
BAB IV GAMBARAN UMUM. tersebut bisa dilihat pada tabel 4.1. Tabel 4.1 Terlampir
BAB IV GAMBARAN UMUM A. Gambaran Umum Obyek Penelitian Koperasi di Kabupaten Bantul dari tahun 2011 2015 perkembangannya cenderung berfluktuatif dari segi jumlah, modal sendiri, modal luar, volume usaha
BAB I PENDAHULUAN. Dunia perbankan berkembang semakin kompleks dengan segala bentuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Dunia perbankan berkembang semakin kompleks dengan segala bentuk penyempurnaan kebijakan mengikuti perubahan undang undang yang berlaku. Salah satu implementasinya
I. PENDAHULUAN. harus mampu dipenuhi oleh dunia perbankan. Salah satunya adalah melalui
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan di dunia perbankan yang semakin meningkat dalam penyediaan produk dan jasa maupun fasilitas yang tersedia menjadi tuntutan masyarakat yang harus mampu dipenuhi
I. PENDAHULUAN. Semakin meningkatnya pendapatan keluarga, membuat perbankan. merancang bentuk layanan untuk mengelola nasabah yang memiliki dana
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Semakin meningkatnya pendapatan keluarga, membuat perbankan merancang bentuk layanan untuk mengelola nasabah yang memiliki dana berlebih (wealthy client). Produk wealth
HASIL SURVEI KREDIT KONSUMSI A. Karakteristik Bank
BOKS 2 HASIL SURVEI KREDIT KONSUMSI DAN PERTANIAN DI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2007 Pada tahun 2007, Kantor Bank Indonesia Bengkulu melakukan dua survei yaitu Survei Kredit Konsumsi dan Survei Survei Kredit
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Faktor-faktor yang dipentingkan konsumen dalam memilih toko swalayan
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 1. Dapat dilihat hasil perhitungan pada Brand Awareness ( Kesadaran Merek ) yang dimiliki oleh pasar swalayan dengan merek Toserba Yogya memiliki persentase terbesar
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6. Kesimpulan 6.. Faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih minimarket Dari hasil pengujian Cochran Q test diperoleh faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen
KUESIONER PENELITIAN PERANAN ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI PELANGGAN PADA PT. ASKES (PERSERO) KANTOR REGIONAL V JAWA BARAT
KUESIONER PENELITIAN PERANAN ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI PELANGGAN PADA PT. ASKES (PERSERO) KANTOR REGIONAL V JAWA BARAT Responden yang terhormat, Dalam rangka penyusunan skripsi mengenai
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Faktor-Faktor yang dipentingkan konsumen dalam memilih Apotek sebagai
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Kesimpulan yang dibuat tidak berdasarkan tekanan apapun dan murni dari hasil analisa yang diperoleh. Dari analisa yang dilakukan pada Bab IV, maka dapat diambil
BAB I PENDAHULUAN. Banyaknya jumlah bank menjadikan masyarakat semakin leluasa di dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Banyaknya jumlah bank menjadikan masyarakat semakin leluasa di dalam memilih bank yang terbaik untuk memenuhi kepuasannya. Sementara di sisi lain, pihak bank untuk
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Rancangan penelitian yang digunakan adalah riset deskriptif. Riset deskriptif disini adalah untuk mendefinisikan dan mengumpulkan fakta-fakta yang berkaitan
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: o Pengelompokan konsumen berdasarkan metode cluster dibagi menjadi 5
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Faktor-faktor yang dipentingkan konsumen untuk memilih bermain Game
VI. MEKANISME PENYALURAN KUR DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN
VI. MEKANISME PENYALURAN KUR DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN 6.1. Mekanisme Penyaluran KUR di BRI Unit Tongkol Dalam menyalurkan KUR kepada debitur, ada beberapa tahap atau prosedur yang harus dilaksanakan
KUESIONER. Hormat saya, Riko Arisanto
KUESIONER Responden yang terhormat, Saya adalah mahasiswa Fakultas Bisnis Manajemen di Universitas Widyatama, dalam rangka menyelesaikan tugas akhir program sarjana, penulis berusaha melakukan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pikir Dalam dunia usaha dan semakin tinggi persaingan dalam pasar global, maka diperlukan suatu strategi pemasaran yang tepat. Bila tidak memiliki strategi yang
BAB I PENDAHULUAN. melakukan komunikasi sudah dapat dianggap menjadi kebutuhan utama. Hal ini
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan manusia dalam melakukan komunikasi sudah dapat dianggap menjadi kebutuhan utama. Hal ini dikarenakan dengan adanya alat
DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x
DAFTAR ISI ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian...... 1 1.2. Identifikasi Masalah....
BAB I PENDAHULUAN. Internet sudah menjadi sesuatu yang tidak dapat dipisahkan lagi dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Internet sudah menjadi sesuatu yang tidak dapat dipisahkan lagi dalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan pengguna internet di
BAB I PENDAHULUAN. memberikan kepuasan kepada konsumen. Untuk memenuhi kepuasaan konsumen
20 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat perusahaan harus dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Untuk memenuhi kepuasaan konsumen perlu dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi, peningkatan peran dan kegiatan usaha sektor UMKM
BAB 1 PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan jaman, persaingan di dalam industri semakin ketat.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan jaman, persaingan di dalam industri semakin ketat. Banyaknya perusahaan perusahaan baru dalam industri sejenis yang mempersempit pangsa
BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini, seiring dengan perkembangan teknologi dan industri, polusi menjadi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, seiring dengan perkembangan teknologi dan industri, polusi menjadi meningkat sehingga isu kesehatan semakin berkembang di Indonesia, ditandai dengan maraknya
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... xi
DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... xi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2 Identifikasi Masalah... 6 1.3
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di zaman era globalisasi ini untuk melakukan transaksi, dapat digunakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di zaman era globalisasi ini untuk melakukan transaksi, dapat digunakan berbagai sarana pembayaran, mulai dari cara yang paling tradisional, sampai dengan cara
I. PENDAHULUAN. negara- negara ASEAN yang lain. Hal ini disebabkan pemerintah Indonesia telah
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia telah memasuki perdagangan bebas lebih awal dibandingkan negara- negara ASEAN yang lain. Hal ini disebabkan pemerintah Indonesia telah menandatangani Letter
SURVEI KREDIT PERBANKAN
SURVEI KREDIT PERBANKAN Triwulan II-26 Permintaan dan persetujuan kredit baru pada triwulan II-26 meningkat dibandingkan triwulan I-26 dan diperkirakan masih akan berlanjut pada triwulan III-26 Sebagian
BAB V PENUTUP. 1. Kebijakan yang diberikan PT. Bank Nagari Cabang Sijunjung dalam. a. Kredit Kepada Masyarakat yang Berpenghasilan Tetap (Kredit
BAB V PENUTUP 1.1 Kesimpulan PT. Bank Nagari berdiri pada tanggal 12 Maret 1962 yang sebelumnya bernama PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat merupakan suatu lembaga keuangan dengan kegiatan simpan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
56 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisa STP (Segmentasi, Target, Positioning) Dalam melakukan manajemen pemasaran diperlukan suatu analisa untuk mengetahui hal hal mengenai segmentasi konsumen, target
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Dari hasil penelitian mengenai motivasi debitur terhadap atribut produk dalam keputusan pembelian produk KPR Bank Commonwealth dapat disimpulkan sebagai berikut. Motivasi
TINJAUAN ATAS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MIKRO UTAMA PADA BANK BJB KANTOR CABANG CIANJUR
TINJAUAN ATAS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MIKRO UTAMA PADA BANK BJB KANTOR CABANG CIANJUR Nama : Lucky S.A.M Npm : 34209877 Program studi : Manajemen keuangan Latar Belakang Masalah 1. Setiap perorangan
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen didalam memilih toko pakaian
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
126 BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Setelah melakukan analisis mendalam tentang PT. Asuransi Wahana Tata serta melakukan perhitungan terhadap setiap aspek yang berkaitan dengan pengembangan strategi
PEMBAHASAN. 5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pengembalian Kredit. Karakteristik responden baik yang lancar maupun yang menunggak dalam
55 II. PEMBAHASAN 5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pengembalian Kredit Karakteristik responden baik yang lancar maupun yang menunggak dalam pengembalian Kredit Mikro Utama diidentifikasi
BAB 3 SOLUSI BISNIS. Permasalahan yang muncul sesuai dengan diagram ishikawa adalah Tabungan
BAB 3 SOLUSI BISNIS Permasalahan yang muncul sesuai dengan diagram ishikawa adalah Tabungan BRI BritAma tidak cocok untuk segmentasi A. Hasil dari analisis reponden menunjukkan bahwa persepsi dari Tabungan
BAB I PENDAHULUAN. dikelola oleh bank tersebut. Dalam hal penghimpunan dana masyarakat yang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bisnis perbankan merupakan bisnis kepercayaan. Bank harus mampu memberikan rasa aman pada nasabahnya menyangkut dana yang disimpan atau dikelola oleh bank
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Dari hasil pengolahan data dan analisis, maka didapatkan kesimpulan yaitu : 1. Faktor yang dianggap penting oleh konsumen pada saat menggunakan jasa PT. Altrak1978
BAB I PENDAHULUAN. dibuka tetapi dapat dilihat dari munculnya produk-produk baru dengan segala
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan antar bank saat ini semakin ketat. Saat ini, tumbuh dan berkembangnya bank tidak hanya ditandai dengan banyaknya kantor cabang yang dibuka tetapi dapat
Petunjuk : Berilah tanda (X) pada salah satu jawaban anda
Lampiran 1. Kuisioner Nasabah Responden yang terhormat, Saya, You Wan Dhira (NIM: 142101067), Mahasiswi Program Studi Diploma III Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Saya mohon kesediaan Bapak / Ibu
I. PENDAHULUAN. Pemilik modal (investor) yang akan menginvestasikan dananya di
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemilik modal (investor) yang akan menginvestasikan dananya di Indonesia mempunyai beberapa pilihan bentuk investasi antara lain tabungan, deposito, reksadana, surat
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Analisa STP (Segmentasi, Target, Posisi) Dalam melakukan manajemen pemasaran, diperlukan suatu analisa untuk mengetahui perihal mengenai segementasi konsumen, target dari
VII. ANALISIS REALISASI KUR DI BRI UNIT TONGKOL
VII. ANALISIS REALISASI KUR DI BRI UNIT TONGKOL 7.1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Realisasi KUR Hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi KUR dapat dimodelkan kedalam suatu fungsi permintaan.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Setelah menguraikan mengenai kebijakan Segmentasi Pasar terhadap Loyalitas Konsumen di Perusahaan Matahari Pagi, maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan,
Pengalokasian Dana Bank (Kredit dan Pembiayaan)
Materi 3 Pengalokasian Dana Bank (Kredit dan Pembiayaan) Subpokok bahasan : Pengertian Kredit & Pembiayaan (Produk Lending) Jenis-jenis kredit Prinsip-prinsip pemberian kredit Jenis-jenis pembebanan suku
BAB VI KESIMPULAN & SARAN
BAB VI KESIMPULAN & SARAN 6.1 Kesimpulan Setelah pengolahan data dan analisis yang dilakukan, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan berdasarkan tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Berikut merupakan
Analisis Asosiasi Merek Kredit Tanpa Agunan Mandiri (KTAM) Sebagai Produk Unggulan Bank Mandiri Banjarmasin
Analisis Asosiasi Merek Kredit Tanpa Agunan Mandiri (KTAM) Sebagai Produk Unggulan Bank Mandiri Banjarmasin Laila Refiana & Bulhadi Universitas Lambung Mangkurat ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk
BAB I PENDAHULUAN. harapan konsumen, dengan membangun kepercayaan dalam suatu hubungan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, pertumbuhan perusahaan berbasis agroindustri semakin pesat. Perusahaan dihadapkan pada kondisi persaingan yang semakin meningkat dalam keterbukaan bisnis.
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Kredit 2.1.1.1 Pengertian Kredit Kegiatan bank yang kedua setelah menghimpun dana dari masyarakat luas dalam bentuk simpanan giro,
BAB I PENDAHULUAN. Strategi pemasaran yang tepat merupakan kekuatan bagi. perusahaan dalam berhadapan langsung dengan konsumen untuk
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Orang yang terlibat dalam bidang pemasaran menjadi ujung tombak dalam berhadapan langsung dengan konsumen, baik dalam usaha menawarkan barang yang dihasilkan
SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /SEOJK.03/2017 TENTANG TRANSPARANSI INFORMASI SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Yth. Direksi Bank Umum di tempat. SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /SEOJK.03/2017 TENTANG TRANSPARANSI INFORMASI SUKU BUNGA DASAR KREDIT Sehubungan dengan berlakunya Peraturan Otoritas
SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /SEOJK.03/2017 TENTANG TRANSPARANSI INFORMASI SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Yth. Direksi Bank Umum di tempat. SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 34 /SEOJK.03/2017 TENTANG TRANSPARANSI INFORMASI SUKU BUNGA DASAR KREDIT Sehubungan dengan berlakunya Peraturan Otoritas
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan 5.1.1 Pelaksanaan strategi pemasaran produk consumer banking my First Bjb Cabang Majalengka Dari hasil observasi dan praktek kerja langsung yang telah dilakukan
BAB II ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL...
DAFTAR ISI Lembar Judul... i Lembar Pengesahan... ii Lembar Pernyataan... iii Kata Pengantar... iv Daftar Isi... v Daftar Tabel... viii Daftar Gambar... ix Daftar Lampiran... xii Intisari... xiii Abstract...
DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR....... i DAFTAR ISI......... iii DAFTAR TABEL..... vii DAFTAR GAMBAR..... ix DAFTAR LAMPIRAN...... x I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang.... 1 1.2. Perumusan Masalah.... 4 1.3.
BAB I PENDAHULUAN. Industri perbankan saat ini berkembang sangat pesat dan kompetitif. Hal
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Industri perbankan saat ini berkembang sangat pesat dan kompetitif. Hal ini dibuktikan dengan tumbuhnya perbankan yang melakukan sistem dual banking yakni bank umum
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan pengolahan data, analisis dan usulan yang telah dilakukan oleh peneliti, maka pada tahap akhir penelitian ini peneliti menarik beberapa kesimpulan.
BAB I PENDAHULUAN. (lack of fund) menjadi pilar penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mekanisme kerja bank yang menjadi jembatan antara masyarakat yang kelebihan dana (surplus of fund) dengan masyarakat yang membutuhkan dana (lack of fund) menjadi pilar
luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Observasi 1.1.1 Profil Perusahaan Bank Rakyat Indonesia Bank Rakyat Indonesia adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Bank Rakyat Indonesia
I. PENDAHULUAN. Sebelum krisis ekonomi melanda Indonesia, pada umumnya bankbank. yang memiliki aset dan modal besar terutama Bank BUMN lebih
I. PENDAHULUAN 1.I. Latar Belakang Sebelum krisis ekonomi melanda Indonesia, pada umumnya bankbank yang memiliki aset dan modal besar terutama Bank BUMN lebih tertarik mengelola bisnis corporate banking
KARAKTERISTIK KONSUMEN RESTORAN MIRA SARI
VI KARAKTERISTIK KONSUMEN RESTORAN MIRA SARI 6.1. Karekteristik Umum Responden Konsumen yang berkunjung ke Restoran Mira Sari memiliki latar belakang yang berbeda-beda, baik dari segi sosial maupun ekonomi.
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini berawal dari tidak tercapainya target yang dibebankan pada Bagian Pemasaran Bank BRI SYARIAH Cabang Bandung dalam hal jumlah nasabah tabungan. Untuk menyelesaikan masalah di atas,
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Faktor- faktor yang dianggap penting oleh konsumen dalam laundry
BAB 1 PENDAHULUAN. Maraknya bisnis di Indonesia akhir-akhir ini via Internet diyakini memiliki
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Maraknya bisnis di Indonesia akhir-akhir ini via Internet diyakini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Tingginya jumlah pengguna Internet yang melakukan
UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan industri otomotif di Indonesia sangat pesat, tingkat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan industri otomotif di Indonesia sangat pesat, tingkat persaingannya saat ini cukup ketat. Setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk dapat meningkatkan
SURVEI KREDIT PERBANKAN
SURVEI KREDIT PERBANKAN Triwulan I-6 Permintaan dan persetujuan kredit baru pada triwulan I-6 menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Untuk triwulan II- 6, permintaan maupun persetujuan kredit baru diperkirakan
BAB I PENDAHULUAN. Di dalam hidup, manusia tidak lepas dari berbagai macam kebutuhan,
Bab 1 Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Di dalam hidup, manusia tidak lepas dari berbagai macam kebutuhan, mulai dari kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara rutin atau disebut
VI. KARAKTERISTIK RESPONDEN WISATA AGRO GUNUNG MAS PUNCAK BOGOR
VI. KARAKTERISTIK RESPONDEN WISATA AGRO GUNUNG MAS PUNCAK BOGOR 6.1 Karakteristik Pengunjung Karakteristik pengunjung dalam penelitian ini dilihat dari jenis kelamin, lokasi dan tempat tinggal, status
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
107 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Setelah penulis mempelajari dan menganalisis hasil penelitian tentang pengaruh kualitas Customer Service terhadap kepuasan nasabah Bank BRI Unit X Cabang Cimahi, maka penulis
SURVEI KREDIT PERBANKAN
SURVEI KREDIT PERBANKAN Triwulan IV-5 Permintaan dan persetujuan kredit baru pada triwulan IV-5 menurun tajam, namun pada triwulan I-6 diperkirakan membaik Suku bunga dana dan kredit pada triwulan IV-5
BAB IV SIMPULAN DAN SARAN
BAB IV SIMPULAN DAN SARAN 4.1 Simpulan Setelah melakukan pengamatan selama Praktik Kerja Lapangan pada PT. Happy Wedding Service, Surabaya, Jawa Timur. Berdasarkan penjelasan pada bab sebelumnya, adapun
Ringkasan Informasi Produk/Layanan
/Layanan Kredit Angsuran Berjangka Nama Produk/Layanan Jenis Produk/Layanan Nama Penerbit Data Ringkas Manfaat Kredit Angsuran Berjangka PaketMU BEBAS Paket Mitra Usaha yang merupakan gabungan dari produk
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 1. Atribut-Atribut yang dianggap penting oleh konsumen Atribut yang dianggap penting oleh konsumen dapat dilihat dari hasil pengolahan data IPA, yaitu atribut
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan pengolahan data dan analisis yang telah dilakukan, maka pada tahap akhir penelitian ini penulis menarik beberapa kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian
Kuisioner Penelitian untuk Debitur ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KREDIT PRODUK KREDIT MASYARAKAT DESA KOMERSIL DI BANK X BOGOR
LAMPIRAN 65 66 Lampiran 1. Kuisioner penelitian Kuisioner Penelitian untuk Debitur ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KREDIT PRODUK KREDIT MASYARAKAT DESA KOMERSIL DI BANK X BOGOR Gambaran Ringkas Penelitian Sektor
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan perbankan syariah di Indonesia telah menjadi tolak ukur keberhasilan eksistensi ekonomi syariah. Bank Muamalat Indonesia (BMI) sebagai bank syariah pertama
BAB VI KESIMPULAN & SARAN
BAB VI KESIMPULAN & SARAN 6.1 Kesimpulan Setelah pengolahan data dan analisis yang dilakukan, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan berdasarkan tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Berikut merupakan
BAB I PENDAHULUAN. mendapatkan keuntungan yang sebesar-sebesarnya. Dengan semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini, banyak perusahaan bersaing untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-sebesarnya. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat,
BAB I PENDAHULUAN. pemberian kredit dalam bentuk barang berupa kendaraan atau yang lainnya.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Lembaga pembiayaan kredit merupakan lembaga yang memberikan jasa pemberian kredit dalam bentuk barang berupa kendaraan atau yang lainnya. Dalam lembaga pembiayaan
1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan Dunia dalam era globalisasi, termasuk didalamnya berkembangnya bidang perekonomian, masing-masing negara berusaha memacu dirinya untuk berkembang, sehingga
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Ketentuan Umum Perkreditan Bank 2.2. Unsur-unsur dan Tujuan Kredit
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Ketentuan Umum Perkreditan Bank Penyaluran kredit merupakan salah satu jasa perbankan yang utama dalam mendukung perputaran ekonomi. Melalui kredit, sektor usaha akan mendapatkan
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 1. Hasil Segmentasi, Targeting dan Positioning Bengkel Jaya Motor : Segmentasi a. Jenis Kelamin : Pria dan Wanita. b. Jenis Pekerjaan : Pelajar/Mahasiswa/Mahasiswi,
