STANDARISASI SQL A. Design Table
|
|
|
- Sudomo Hermawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 STANDARISASI SQL A. Design Table Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Design table yang dimaksudkan berguna sebagai sense awal dari programmer untuk mengenali struktur utama dari sistem yang ada. Dengan adanya standar ini diharapkan programmer dapat dengan mudah mengenali sistem tersebut dengan cepat. 1. Penamaan Table Dilihat dari jenis tablenya dibagi menjadi : *. Master Digunakan untuk menyimpan data master, contoh : Master Barang Jadi, Master Produk, Master Departemen, Master Jabatan, etc. Format : M_[nama table master] Contoh : M_Karyawan, M_Produk Tujuan dari table ini sebagai bentuk baku dan centralisasi dari setiap data. Contoh : Misal data Jabatan disimpan didalam table karyawan, suatu ketika terdapat perubahan struktur yang membuat nama jabatan dan level jabatan berubah. Jika tidak ada master maka harus diubah satu persatu ke setiap table yang ada, maka dg adanya table master inilah kita tinggal mengubah master jabatannya saja. Dengan otomatis setiap transaksi terhadap data tersebut akan mengikuti. *. Transaksi Jelas fungsi dari table ini adalah untuk menyimpan data transaksi atau data yang mengalir. Contoh : Pembelian barang, Sales, inventory, simpan pinjam, etc. Format : T_[nama table transaksi] Contoh : T_SalesDistributor, T_PeminjamanBarang Dilihat dari strukturnya, Penamaan table secara umum dibagi menjadi 2 : *. Header Table header digunakan untuk menyimpan data utama dari setiap kumpulan data. Format : H_[nama table detail] Contoh : dbo.h_pengirimanbarang *. Detail Table detail digunakan untuk menyimpan setiap detail data yang terdapat di Header table. Format : D_[nama table detail] Contoh : dbo.d_pengirimanbarang
2 Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Fungsi dari standar ini digunakan untuk meminimalisir ukuran table, sehingga akses ke client akan lebih efektif dan cepat. Karena untuk kondisi tertentu query hanya akan mengambil data utama saja (Header ~ contoh : Id Transaksi, Apotik pembeli, etc), tanpa melihat data detailnya (Contoh : Barang yang dibeli, Quantity atau berat barang yang dibeli, etc). Dari Kedua pengelopokan jenis table tersebut biasanya digabung dalam prakteknya. Contoh : Untuk system payroll maka ada Table Master gaji untuk setiap karyawan, dan ada Table Transaksi Gaji setiap bulannya. Sehingga Penamaan table menjadi : M_HeaderGaji M_DetailGaji T_HeaderGaji, T_DetailGaji 2. Penamaan Field Standarisasi Penamaan field dimaksudkan agar tidak ada error ambigu saat lupa memberikan index table. Selain itu pada saat membuat code query dengan banyak table kita akan langsung mengetahui table apa dari field yang kita lihat. Misalkan Nama Table : M_HeaderGaji yang terdiri dari field NIP, DEPARTEMEN, JAB, TOTAL Gaji. Maka Penamaan Field adalah : MHG_NIP digunakan sebagai field dari NIP MHG_Dept digunakan sebagai field dari Departemen, etc Singkatan MHG diambil dari nama table : M_HeaderGaji. Sehingga singgkatan ini mewakili nama dari table tersebut. 3. Field keamanan yang harus ada. Secara Umum field apa saja yang harus ada dalam sebuah table yaitu : a. Aktif YN Kolom ini berfungsi untuk memberikan tanda bahwa row tersebut aktif atau tidak. Jika user mendelete data tersebut maka pada kolom ini diupdate jadi N. Kenapa tidak di Delete row tersebut? Karena kita berjaga-jaga, yaitu : jika N maka yang mendelete adalah user, sedangkan delete hanya digunakan untuk programmer. Sehingga di table trigger yang akan disimpan hanyalah kasus ini. b. Update ID Field ini berfungsi untuk mengetahui siapa yang mengubah data dari row tersebut. c. UpdteTime Field ini berfungsi untuk mengetahui kapan row tersebut diubah.
3 B. Optimasi Database dan Query Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Optimasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, dengan memahami tuning performance pada database dan best practice dari berbagai sumber, dapat memiliki fundamental yang kuat dalam mengoptimalkan kinerja database. Terdapat seperangkat metode dan teknik yang umum diterapkan saat bekerja dengan RDBMS (Relational Database Management System), mungkin tidak semuanya dimplementasikan karena sangat tergantung pada lingkungan aplikasi masing-masing, tetapi setidaknya dapat menggunakannya sebagai panduan dan referensi untuk membentuk sistem yang terbaik sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Optimasi melalui perintah SQL juga memegang peranan yang tidak kalah penting. Inti dari SQL itu sendiri adalah perintah untuk melakukan pengambilan (retrieval), penambahan (insertion), modifikasi (updating), dan penghapusan (deletion) data, disertai dengan fungsifungsi pendukung administrasi dan managemen database. #. Index Optimasi pertama adalah permasalahan index, tentu mengetahui bahwa index dapat meningkatkan kecepatan pencarian pada record yang diinginkan. Tetapi, harus cukup selektif dalam memilih field yang perlu di-index, karena tidak semua field memerlukannya. Sebagai patokan, dapat menentukan index pada field yang sering digunakan, misalnya field yang sering diakses oleh klausa WHERE, JOIN, ORDER BY, GROUP BY. Sebagai contoh : Di dalam table M_Karyawan maka yang dijadikan index adalah field MK_NIP #.Menentukan Tipe Data Tipe data merupakan permasalahan yang gampang-gampang susah. Dari sisi daya tampung, tipe data yang terlalu kecil atau sebaliknya terlalu besar bagi suatu field, dapat menimbulkan bom waktu yang menimbulkan masalah seiring dengan pertambahan data yang pesat setiap harinya. Menentukan tipe data yang tepat memerlukan ketelitian dan analisa yang baik. Sebagai contoh, kita perlu mengetahui kapan kita menggunakan tipe data char atau varchar. Keduanya menampung karakter, bedanya char menyediakan ukuran penyimpanan yang tetap (fixed length), sedangkan varchar menyediakan ukuran penyimpanan sesuai dengan isi data (variablelength). Patokan umum adalah menggunakan tipe data char jika field tersebut diperuntukkan untuk data dengan panjang yang konsisten. Misalnya kode pos, bulan yang terdiri dari dua digit (01 sampai 12), dan seterusnya. Varchar digunakan jika data yang ingin disimpan memiliki panjang yang bervariasi, atau gunakan varchar(max) jika ukurannya melebihi 8000 byte. #.Jangan Izinkan Allow Null Jika memungkinkan, kurangi penggunaan field yang memperbolehkan nilai null. Sebagai gantinya, dapat memberikan nilai default pada field tersebut.
4 Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Nilai null kadang rancu dalam intepretasi programer dan dapat mengakibatkan kesalahan logika pemrograman. Selain itu, field null mengonsumsi byte tambahan sehingga menambah beban pada query yang mengaksesnya. #.Query yang Mudah Terbaca Karena SQL merupakan bahasa declarative, maka tidak mengherankan jika membuat query berbentuk kalimat nan panjang walaupun mungkin hanya untuk keperluan menampilkan satu field! Jangan biarkan query susah dibaca dan dipahami, kecuali memang berniat membuat pusing siapapun yang melihat query. Query panjang yang ditulis dalam 1baris jelas akan menyulitkan modifi kasi dan pemahaman, akan jauh lebih baik jika menuliskan query dalam format yang mudah dicerna. Pemilihan huruf besar dan kecil juga dapat mempermudah pembacaan, misalnya dengan konsisten menuliskan keyword SQL dalam huruf kapital, dan tambahkan komentar bilamana diperlukan. Sehingga format umum query harus selalu dipegang : Dengn bentuk baku : Select [Nama field] From [Nama Database].[owner].[NamaTable] Where [kondisi] Group by [fungsi Aggregate ] Order [Nama Field] Kesalahan banyak terjadi Karen tidak pernah menyebutkan nama database atau owner, sehingga suatu ketika ada programmer baru yang mengukan default database untuk koneksi maka query tersebut akan error. #. Hindari SELECT * Select mungkin merupakan keyword yang paling sering digunakan, karena itu optimasi pada perintah SELECT sangat mungkin dapat memperbaiki kinerja aplikasi secara keseluruhan. \ SELECT * digunakan untuk melakukan query semua field yang terdapat pada sebuah table, tetapi jika hanya ingin memproses field tertentu, maka sebaiknya menuliskan field yang ingin diakses saja, sehingga query menjadi SELECT field1, field2, field3 dan seterusnya (jangan pedulikan kode program yang menjadi lebih panjang!). Hal ini akan mengurangi beban lalu lintas jaringan dan lock pada table, terutama jika table tersebut memiliki banyak field dan berukuran besar. #. Batasi ORDER BY Penggunaan ORDER BY yang berfungsi untuk mengurutkan data, ternyata memiliki konsekuensi menambah beban query, karena akan menambah satu proses lagi, yaitu proses sort.
5 Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Karena itu gunakan ORDER BY hanya jika benar-benar dibutuhkan oleh aplikasi. Atau jika dimungkinkan, dapat melakukan pengurutan pada sisi client dan tidak pada sisi server. Misalnya dengan menampung data terlebih dahulu pada komponen grid dan melakukan sortir pada grid tersebut sesuai kebutuhan pengguna. #. Sebisa mungkin jangan gunakan looping Alur program biasanya banyak terjadi looping, jadi dimungkinkan looping tersebut diubah dengan update table or etc. Prakteknya berdasar kasus aja ya, Tapi tidak semua looping bisa digantikan dengan query tanpa looping. Sehingga looping hanya dipakai untuk kondisi terpaksa saja. #. Subquery Atau JOIN Adakalanya sebuah instruksi dapat dituliskan dalam bentuk subquery atau perintah JOIN, disarankan memprioritaskan penggunaan JOIN karena dalam kasus yang umum akan menghasilkan performa yang lebih cepat. Walaupun demikian, mengolah query merupakan suatu seni, selalu ada kemungkinan ternyata subquery bekerja lebih cepat dibandingkan JOIN, misalnya dalam kondisi penggunaan JOIN yang terlalu banyak, ataupun logika query yang belum optimal. #.Gunakan WHERE dalam SELECT Di mana ada gula di sana ada semut. Untuk programer database, pepatah itu perlu dimodifi kasi menjadi di mana ada SELECT di sana ada WHERE, untuk mengingatkan pentingnya klausa WHERE sebagai kondisi untuk menyaring record sehingga meminimalkan beban jaringan. Saat sebuah table dengan jumlah data yang sangat besar diproses, juga terjadi proses lock terhadap table tersebut sehingga menyulitkan pengaksesan table yang bersangkutan oleh pengguna yang lain. Bahkan jika bermaksud memanggil seluruh record, tetap menggunakan WHERE merupakan kebiasaan yang baik. Jika telah menggunakan WHERE pada awal query, maka kapanpun ingin menambahkan kondisi tertentu, tinggal menyambung query tersebut dengan klausa AND diikuti kondisi yang diinginkan. Tapi bagaimana menggunakan WHERE jika benar-benar tidak ada kondisi apapun? dapat menuliskan suatu kondisi yang pasti bernilai true, misalnya SELECT... WHERE 1=1. Bahkan tools open source phpmyadmin yang berfungsi untuk mena ngani database MySQL selalu menyertakan default klausa WHERE 1 pada perintah SELECT, di mana angka 1 pada MySQL berarti nilai true. #.Kecepatan Akses Operator
6 Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ WHERE 1=1 dan WHERE 0 <> 1 sama-sama merupakan kondisi yang menghasilkan nilai true. Tetapi, dalam hal ini lebih baik menggunakan WHERE 1=1 daripada WHERE 0 <> 1. Hal ini dikarenakan operator = diproses lebih cepat dibandingkan dengan operator <>. Dari sisi kinerja, urutan operator yang diproses paling cepat adalah: 1. = 2. >, >=, <. <= 3. LIKE 4. <> Tidak dalam setiap kondisi operator dapat disubtitusikan seperti contoh sederhana di atas, tetapi prioritaskanlah penggunaan operator yang tercepat. #.Membatasi Jumlah Record Bayangkan menampilkan isi sebuah table dengan menggunakan SELECT, dan ternyata table tersebut memiliki jutaan record yang sangat tidak diharapkan untuk tampil seluruhnya. Skenario yang lebih buruk masih dapat terjadi, yaitu query tersebut diakses oleh ratusan pengguna lain dalam waktu bersamaan! Untuk itu, perlu membatasi jumlah record yang berpotensi mengembalikan record dalam jumlah besar (kecuali memang benar-benar dibutuhkan), pada SQL Server, dapat menggunakan operator TOP di dalam perintah SELECT. Contohnya SELECT TOP 100 nama... akan menampilkan 100 record teratas field nama. Jika menggunakan MySQL, dapat menggunakan LIMIT untuk keperluan yang sama. #.Batasi Penggunaan Function Gunakan fungsi-fungsi yang disediakan SQL seperlunya saja. Sebagai contoh, jika menemukan query sebagai berikut: SELECT nama FROM tbl_teman WHERE ucase(nama) = ABC, nampak query tersebut ingin mencari record yang memiliki data berisi abc, fungsi ucase digunakan untuk mengubah isi field nama menjadi huruf besar dan dibandingkan dengan konstanta ABC untuk meyakinkan bahwa semua data abc akan tampil, walaupun dituliskan dengan huruf kecil, besar, ataupun kombinasinya. Tetapi, cobalah mengganti query tersebut menjadi SELECT nama FROM tbl_teman WHERE nama = ABC, perhatikan query ini tidak menggunakan function ucase. Apakah menghasilkan result yang sama dengan query pertama? Jika pengaturan database tidak case-sensitive (dan umumnya secara default memang tidak case-sensitive), maka hasil kedua query tersebut adalah sama. Artinya, dalam kasus ini sebenarnya tidak perlu menggunakan function ucase!
7 #.Baca dari Kiri ke Kanan Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Query yang tulis akan diproses dari kiri ke kanan, misalkan terdapat query WHERE kondisi1 AND kondisi2 AND kondisi3, maka kondisi1 akan terlebih dahulu dievaluasi, lalu kemudian kondisi2, kondisi3, dan seterusnya. Tentunya dengan asumsi tidak ada kondisi yang diprioritaskan/dikelompokkan dengan menggunakan t kurung. Logika operator AND akan langsung menghasilkan nilai false saat ditemukan salah satu kondisi false, maka letakkan kondisi yang paling mungkin memiliki nilai false pada posisi paling kiri. Hal ini dimaksudkan agar SQL tidak perlu lagi mengevaluasi kondisi berikutnya saat menemukan salah satu kondisi telah bernilai false. Jika bingung memilih kondisi mana yang layak menempati posisi terkiri karena kemungkinan falsenya sama atau tidak bisa diprediksi, pilih kondisi yang lebih sederhana untuk diproses. #. Gambar dalam Database Database memang tidak hanya diperuntukkan sebagai penyimpanan teks saja, tetapi dapat juga berupa gambar. Kalau pepatah mengatakan sebuah gambar bermakna sejuta kata, tidak berarti kita harus menyediakan tempat penyimpanan seukuran sejuta kata untuk menampung satu gambar! Akan lebih baik bagi kinerja database jika hanya menyimpan link ataulokasi gambar di dalam database, dibandingkan menyimpan fisik gambar tersebut. Kecuali jika tidak memiliki pilihan lain, misalnya karena alasan keamanan atau tidak tersedianya tempat penyimpanan lain untuk gambar selain di dalam database. Tetapi, jelas jika dapat memisahkan gambar secara fisik dari database, maka ukuran dan beban database akan relatif berkurang drastis, proses seperti back-up dan migrasi akan lebih mudah dilakukan. #. Pengukuran Kinerja Terdapat tools optimizer yang bervariasi untuk tiap RDBMS, dapat menggunakannya sebagai panduan untuk meningkatkan kinerja query, di mana dapat mengetahui berapa lama waktu eksekusi atau operasi apa saja yang dilakukan sebuah query. Jika menemukan sebuah query tampak tidak optimal, berusahalah menulis ulang query tersebut dengan teknik dan metode yang lebih baik. Semakin banyak query yang dapat dioptimasi, akan semakin baik kinerja aplikasi. Terutama saat frekuensi pemakaian query tersebut relatif tinggi. #. Back-up Buatlah back-up otomatis secara periodik, sebaiknya tes dan simulasikan prosedur restore database dan perhitungkan waktu yang diperlukan untuk membuat sistem pulih kembali jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada database. Lakukan proses back-up pada waktu di mana aktivitas relatif rendah agar tidak mengganggu kegiatan operasional.
8 #. Banyak Jalan Menuju Roma Standarisasi Pemrograman ~Pamungkas Jayuda, Thinkmath Software Generation ~ Berikan satu masalah pada beberapa programer, maka mungkin akan mendapatkan beberapa solusi yang berbedabeda. Banyak alternatif yang dapat diciptakan untuk menghasilkan sesuatu, tetapi tentunya kita menginginkan alternatif yang terbaik. Karena itu, jangan ragu mencoba menuliskan ulang query dengan cara lain jika melihat kemungkinan peningkatan kinerja, contohnya pada potongan query berikut: WHERE SUBSTRING(nama,1,1) = b Query di atas akan mengambil record dengan kondisi karakter pertama kolom nama adalah b, sehingga akan tampil isi record seperti Budi, Badu, Benny dan seterusnya. Cara lain untuk menghasilkan record yang sama adalah sebagai berikut: WHERE nama LIKE b% Hasil yang ditampilkan kedua query tersebut akan sama, tetapi performa yang dihasilkan (terutama untuk record berukuran besar) akan berbeda. Umumnya kondisi LIKE akan bekerja dengan lebih cepat dibandingkan function SUBSTRING. Contoh lain yang lebih kompleks adalah seperti query beri-kut: SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE dept = IT OR kota = jakarta OR divisi = programer Perhatikan query di atas memiliki tiga kondisi yang dipisahkan oleh klausa OR. Alternatif lain adalah dengan menuliskan query sebagai berikut: SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE dept = IT UNION ALL SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE kota = jakarta UNION ALL SELECT NIP, nama FROM tbl_pegawai WHERE divisi = programer Walaupun penulisan query menjadi lebih panjang, bisa jadi al-ternatif ini akan lebih baik. Mengapa? Dengan asumsi field dept memiliki index, sementara field kota dan divisi tidak diindex, query pertama tidak akan menggunakan index dan melakukan table scan. Berbeda dengan query kedua, index akan tetap dilakukan pada sebagian query sehingga akan menghasilkan kinerja yang relatif lebih baik.
JIKA DIIBARATKAN SQL dan RDBMS Joko Nurjadi
Refre PCMEDIA JIKA DIIBARATKAN manusia, database adalah sahabat yang patuh dan mengerti pada setiap perintah yang diberikan, sayangnya terkadang tidak berlaku sebaliknya, kita tidak patuh dan tidak mengerti
Meningkatkan Efektifitas Pengelolaan Database Dengan Optimasi SQL
Meningkatkan Efektifitas Pengelolaan Database Dengan Optimasi SQL Aripin Abstract : The database is a collection of information from an organization that is stored electronically and can be processed to
SISTEM TERDISTRIBUSI
SISTEM TERDISTRIBUSI DATABASE MANAGEMENT SYSTEM PADA SISTEM TERDISTRIBUSI Untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Sistem Terditribusi Oleh Diana Laily fithri, M.kom Disusun Oleh: Frista Yogie T (201253065)
Modul 3 : Query Penggabungan Tabel
Modul 3 : Query Penggabungan Tabel Tujuan Praktikum - Mahasiswa dapat membedakan perbedaan macam-macam join tabel. - Mahasiswa mampu melakukan query untuk join tabel. - Mahasiswa dapat membedakan union,
Query adalah bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi dan
Query adalah bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi dan menganalisa data dengan berbagai jalan yang berbeda. Query
Untuk mencoba contoh-contoh perintah join, silahkan eksekusi query create+insert dibawah ini:
JOIN Dalam menampilkan sebuah data seringkali kita perlu menggunakan lebih dari 1 tabel, 2 tabel, bahkan lebih, karena data yang akan ditampilkan terletak pada beberapa tabel. Setiap tabel biasanya memiliki
Oracle Academic Initiative
Oracle Academic Initiative Oracle9i Introduction to SQL Oleh: Tessy Badriyah, SKom.MT Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya BAB 7 : Subquery Halaman : 7-0
PRAKTIKUM 5 SISTEM BASIS DATA JOIN
Mochammad Yusa Sistem Basis Data 1 PRAKTIKUM 5 SISTEM BASIS DATA JOIN Praktikan Mengetahui Asisten Laboratorium NIM. NIM. A. TUJUAN Tujuan dari praktikum ini adalah: 1. Mampu menginputkan data dan record
VIEW : Tabel Virtual VIEW 5/29/2017
VIEW : Tabel Virtual VIEW View adalah objek di dalam database yang berisi kumpulan kolom yang dihasilkan dari perintah SELECT. View adalah objek yang menyimpan hasil query, baik dari satu table atau lebih.
Praktikum Basis Data 2017 TE UM
MODUL 3 SQL A. TUJUAN - Memahami SQL, komponen-komponen, dan penggunaannya. - Mengenal operasi-operasi DML menggunakan phpmyadmin. - Mampu melakukan operasi-operasi retrieve yang spesifik - Mampu penguraikan
Pemrograman Basis Data Berbasis Web
Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-10 (Server Basisdata MySQL dan Koneksi PHP ke Basisdata MySQL) Noor Ifada S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan MySQL? Tipe data field Operator
OPTIMALISASI QUERY DALAM BASIS DATA MY SQL MENGGUNAKAN INDEX
============================================================================== OPTIMALISASI QUERY DALAM BASIS DATA MY SQL MENGGUNAKAN INDEX Ridho Pamungkas Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknik, UNIPMA,
Mengenal Pemrograman PHP7 Database untuk Pemula
Mengenal Pemrograman PHP7 Database untuk Pemula Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi
BAB 1 PEMBUATAN REPORT
BAB 1 PEMBUATAN REPORT Pada bab ini akan dibahas cara pembuatan Report pada Oracle. Oracle Report Builder memungkinkan developer untuk membuat report dalam berbagai macam layout dan berisi banyak fitur
MODUL 4 INTERNET PROGRAMMING DATABASE
MODUL 4 INTERNET PROGRAMMING DATABASE A. Tujuan : 1. Memahami tentang penggunaan Ms. Access 2. Memahami tentang pembuatan tabel 3. Memahami tentang relasi antar tabel INTERNET PROGRAMMING PENS-ITS B. Dasar
PENGANTAR PRAKTIKUM BERKAS DAN BASIS DATA 2010/2011. Rizki Arif Firdaus
PENGANTAR PRAKTIKUM BERKAS DAN BASIS DATA 2010/2011 Sistem Praktikum Sesuai dengan aturan Lab Komputasi Dasar Ilmu Komputer: Duduk sesuai nomor komputer. Mengisi daftar hadir. Meletakkan tas di tempat
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : PROGRAM PAKET NIAGA - C Kode Mata Kuliah : MI - 14407 Jurusan / Jenjang : D3 TEKNIK KOMPUTER Tujuan Instruksional
STRUCTURE QUERY LANGUAGE (SQL)
STRUCTURE QUERY LANGUAGE (SQL) Structure Query Language (SQL) adalah bahasa query standar yang digunakan untuk mengakses basis data relasional. SQL mempunyai kemampuan sebagai berikut : a. Query (memperoleh
Apa yang akan dibahas? Pengertian SQL Penggolongan Statement SQL Aturan Gramatika SQL Struktur Dasar SQL Query Satu (1) Tabel
Sistem Basis Data 1 Apa yang akan dibahas? Pengertian SQL Penggolongan Statement SQL Aturan Gramatika SQL Struktur Dasar SQL Query Satu (1) Tabel 2 SQL SQL (Structured Query Language) Bahasa standar yang
MODUL V DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML) 1
MODUL V DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML) 1 Tujuan : Praktikan dapat memahami dan mengisi tabel dalam database Praktikan dapat memahami dan memanipulasi data dalam database Tugas Pendahuluan Apa yang anda
Pengenalan Database Management System MySQL. Pokok Bahasan: Pengenalan DataBase Pembangunan database berbasis Client-Server Dasar-Dasar MySQL
Pengenalan Database Management System MySQL Pokok Bahasan: Pengenalan DataBase Pembangunan database berbasis Client-Server Dasar-Dasar MySQL 2 Jelaskan perbedaan antara data dengan informasi 3 Data vs.
MySQL J A M K E T I G A
J A M K E T I G A MySQL l Apa itu MySQL? l Membuat User Baru l Membuat Database l Tipe Data MySQL l Membuat Tabel l Structured Query Language l Latihan Jam Ketiga l Soal Jam Ketiga Jam Ketiga Apa itu MySQL?
DATABASE - MySQL. Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc.
DATABASE - MySQL Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc. Objectives Tujuan: Memahami perintah-perintah dasar DDL dan DML Contents Database DBMS Relational model SQL MySQL MySQL yang support ke relational model
PERTEMUAN 10 PEMBUATAN TABEL
PERTEMUAN 10 PEMBUATAN TABEL Tujuan Pembelajaran : Memahami object utama dari database Membuat table Memahami tipe data yang digunakan pada saat pendefinisian kolom pada table Merubah definisi table Drop,
@Tessy Badriyah, SKom. MT. PERTEMUAN 12 VIEW
PERTEMUAN 12 VIEW Tujuan Pembelajaran : Memahami definisi View Dapat membuat View Dapat Memanggil data melalui View Merubah definisi View Insert, Update, dan Delete data melalui View Menghapus (drop) view
PERINTAH SQL DAN INTERKONEKSI PHP-MySQL
PERINTAH SQL DAN INTERKONEKSI PHP-MySQL Muhammad Zen Samsono Hadi, ST. MSc. [email protected] PRODI TEKNIK TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA 1 Konsep Dasar SQL Query 2 Bentuk SQL
3. DEFINISI Istilah-istilah dalam Prosedur Operasional Baku ini dapat dilihat pada Kamus Istilah ICT IPB.
1. TUJUAN 1.1. Menyeragamkan alur adminsitrasi basis data di Institut Pertanian Bogor 1.2. Menyeragamkan penamaan pembuatan dan penggunaan basis data 1.3. Mempermudah proses integrasi data pada perangkat
Administrasi Basis Data. Yoannita
Administrasi Basis Data Yoannita Database Properties Jika anda seorang administrator database atau programmer software aplikasi yang menggunakan database SQL Server dan sering dibingungkan dengan bagaimana
B a s i s D a t a C H A P T E R. SQL Operasi DML. Arif Basofi PENS 2015
C H A P T E R 15 SQL Operasi DML Arif Basofi PENS 2015 Objectives Tujuan: Mengenal operasi perintah SQL dalam: - DML (Data Manipulation Language) [1] - DDL (Data Definition Language) [2] S Q L DML DML
PENGERTIAN DATABASE MySQL
PENGERTIAN DATABASE MySQL RAHMAT AMIN [email protected] Abstrak Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai
Otodidak. MySQL untuk Pemula
Otodidak MySQL untuk Pemula Otodidak MySQL untuk Pemula Jubilee Enterprise PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Otodidak MySQL untuk Pemula Jubilee Enterprise 2017, PT Elex Media Komputindo, Jakarta Hak cipta
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : PEMROGRAMAN WEB 2 (PHP & MYSQL) Kode Mata Kuliah : MI - 26223 Jurusan / Jenjang : D3 MANAJEMEN INFORMAA
Pertemuan DDL INDIKATOR. Modul Teori Database Aknela
Pertemuan 15-16 DDL INDIKATOR 1. Memahami object utama dari database 2. Membuat table 3. Memahami tipe data yang digunakan pada saat pendefinisian kolom pada table 4. Merubah definisi table 5. Drop, rename
BAB 1 PENDAHULUAN. satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi informasi sudah merupakan satu hal yang sangat dominan dan terjadi dengan sangat pesat. Informasi merupakan suatu kebutuhan
Jobsheet SQL Dasar : Hari Zulianto, ST [Year]
JOB SHEET Nama SMK : SMK IPTEK Weru Sukoharjo Kompetensi Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak Mata Pelajaran / SK : SQL Dasar Guru Mapel : Hari Zulianto, ST Semester/Tahun : 3 / 2017 Dasar-Dasar SQL 1.
Tutorial Database Oracle Chapter3 Menampilkan Data Menggunakan Perintah SQL SELECT
Tutorial Database Oracle Chapter3 Menampilkan Data Menggunakan Perintah SQL SELECT Oleh: Ardie Jocong Pada Tutorial ketiga ini, saya akan memberikan tutorial bagaimana Menampilkan data yang telah dibuat
PRAKTIKUM 8 SINGLE ROW & GROUP FUNCTION
PRAKTIKUM 8 SINGLE ROW & GROUP FUNCTION Langkah langkah melakukan praktikum 8: a. Jalankan Oracle 10g caranya : All program Oracle OraDb10g_home1 Application Development SQL Plus b. Masukkan username :
Tujuan : Praktikan mampu untuk memanipulasi data dan mampu mencari data (Retrieval)
Praktikum 3 MEMANIPULASI DATA Tujuan : Praktikan mampu untuk memanipulasi data dan mampu mencari data (Retrieval) Alat dan Bahan : 1. Buku literatur mengenai sistem database, terutama yang menggunakan
PERTEMUAN 6 SUBQUERY
PERTEMUAN 6 SUBQUERY Tujuan Pembelajaran : Menggambarkan tipe persoalan yang dapat dipecahkan oleh sub query Mendefinisikan sub query Memahami tipe-tipe dari subquery Menulis subquery baris tunggal dan
Praktikum Basis Data 2017 TE UM MODUL 8 TRIGGER A. TUJUAN
A. TUJUAN MODUL 8 TRIGGER Memahami konsep dasar trigger di dalam basis data. Memahami implementasi trigger sebagai bentuk respon atas suatu kejadian. Mampu menyelesaikan kasus-kasus manipulasi data yang
BAB 2 : Dasar Penulisan Statemen SQL. 2.1. Sasaran Mengetahui kemampuan dari SQL SELECT Statement Dapat membuat perintah SQL dengan SELECT Statement
BAB 2 : Dasar Penulisan Statemen SQL 2.1. Sasaran Mengetahui kemampuan dari SQL SELECT Statement Dapat membuat perintah SQL dengan SELECT Statement 2.2. Dasar Statement SELECT Sintak (cara penulisan) dari
Menggunakan Set Operators
7 Menggunakan Set Operators Tujuan Setelah menyelesaikan pelajaran ini, Anda akan dapat melakukan berikut ini : Menjelaskan set operators Menggunakan suatu set operator untuk mengkombinasikan beberapa
Oracle Academic Initiative
Oracle Academic Initiative Oracle9i Introduction to SQL Oleh: Tessy Badriyah, SKom.MT Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Oracle Academic Initiative Halaman
Data Manipulation Language (DML)
Modul ke: Data Manipulation Language (DML) Pemrograman Basis Data & SQL Fakultas FASILKOM Alen Boby Hartanto, S.Kom,M.M. Program Studi Sistem Informasi Data Manipulation Language DML (Data Manipulation
Pertemuan 12 Pengenalan Structured Query Language
Pertemuan 12 Pengenalan Structured Query Language Apa Itu SQL? Membuat, Menampilkan, Membuka dan Menghapus Database Membuat, Mengubah dan Menghapus Table Menambah Record dengan INSERT Mengedit Record dengan
Untuk menampilkan data-data yang telah tersimpan dalam database diperlukan perintah SELECT, yang dapat dirumuskan sebagai berikut:
MODUL 1 SQL Single Table Query Untuk menampilkan data-data yang telah tersimpan dalam database diperlukan perintah SELECT, yang dapat dirumuskan sebagai berikut: SELECT [DISTINCT *] FROM
MODUL 7 CRUD (CREATE, READ, UPDATE,DELETE) dibawah ini adalah fungsi PHP yang akan digunakan untuk pembuatan CRUD
MODUL 7 CRUD (CREATE, READ, UPDATE,DELETE) PHP dan MySQL, seolah pasangan sejati yang tak terpisahkan. Keduanya paling sering disandingkan dalam pembuatan aplikasi berbasis web (web application development).
MODUL 3. View PRAKTIKUM BASIS DATA LANJUT TEKNIK PERANGKAT LUNAK UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE
MODUL 3 View PRAKTIKUM BASIS DATA LANJUT TEKNIK PERANGKAT LUNAK UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE Tujuan Pembelajaran : Memahami definisi View Dapat membuat View Dapat Memanggil data melalui View Merubah definisi
TABLE JOIN SQL SERVER 2005
i TABLE JOIN SQL SERVER 2005 Disusun untuk : Membuat Laporan Table Join SQL SERVER 2005 Oleh : CHOIRUL FADHOLANII NIM : 0931140068 POLITEKNIK NEGERI MALANG Tahun 2011 DAFTAR ISI 1 DAFTAR GAMBAR 2 1 1.
LAPORAN TUGAS BASIS DATA I
LAPORAN TUGAS BASIS DATA I Disusun untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Basis Data I yang dibimbing oleh Bapak Muhammad Zainal Arifin Oleh : KATYA LINDI CHANDRIKA 140535605307 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS
15-Jan DATABASE - MySQL. Database. Constraints. Tujuan: Memahami perintah-perintah dasar DDL dan DML
Objectives Tujuan: DATABASE - MySQL Memahami perintah-perintah dasar DDL dan DML Acep Irham Gufroni, M.Eng. Pemrograman Internet Teknik Informatika Univ. Siliwangi Database Constraints Database a collection
PANDUAN LENGKAP: MICROSOFT ACCESS 2010
DAFTAR ISI BUKU PANDUAN LENGKAP: MICROSOFT ACCESS 2010 Karya: Haer Talib Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2011 Bab 1 Mengenal Database 1.1 Database 1.2 Sistem Database 1.3 Record dan Field 1.4
IMPLEMENTASI CONSTRAINT UNTUK MENJAMIN KONSISTENSI DAN INTEGRITAS DATA DALAM DATABASE
IMPLEMENTASI CONSTRAINT UNTUK MENJAMIN KONSISTENSI DAN INTEGRITAS DATA DALAM DATABASE Oleh: M. RUDYANTO ARIEF 1 Abstract All of the popular RDBMS products provide table check constraints: Oracle, Informix,
Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle.
1 2 3 Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle. 4 Isilah konfigurasi instalasi yang akan dibuat. Oracle Home Location : biasanya terisi otomatis dgn drive yang paling banyak
BAB II PEMBUATAN DAN MANAJEMEN TABLE
BAB II PEMBUATAN DAN MANAJEMEN TABLE 2.1 Bahasan dan Sasaran 2.1.1 Bahasan - pembuatan tabel - pengelolaan tabel 2.1.1 Sasaran 1. Mahasiswa memahami cara pembuatan maupun penghapusan tabel. 2. Mahasiswa
STRUCTURE QUERY LANGUAGE DDL & DML
STRUCTURE QUERY LANGUAGE DDL & DML OUTLINE Data Definiton Language (DDL) Data Manipulation Language (DML) Data Control Language (DCL) Proses Pembangunan Database Perintah SQL DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN EVALUASI DAN PENINGKATAN KINERJA SISTEM BASIS DATA SIDJP CORE Gambaran Umum Direktorat Jendral Pajak
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN EVALUASI DAN PENINGKATAN KINERJA SISTEM BASIS DATA SIDJP CORE 3.1 Organisasi Direktorat Jenderal Pajak 3.1.1 Gambaran Umum Direktorat Jendral Pajak Direktorat Jenderal Pajak
BAB IV PENGENALAN OPERATOR DASAR
BAB IV PENGENALAN OPERATOR DASAR 4.1 Bahasan dan Sasaran 4.1.1 Bahasan - Operator dasar dalam standar query sql - Operator dasar yang berhubungan dengan manipulasi data. 4.1.1 Sasaran 1. Mahasiswa memahami
Arsitektur Basis Data Oracle
Arsitektur Basis Data Oracle Oracle pertama kali dicetuskan oleh Larry Elisson beserta dua temannya pada tahun 1977. Nama Oracle diambil dari proyek milik CIA di mana dia sebelumnya bekerja. (Wikipedia)
B a s i s D a t a - 1 C H A P T E R. SQL Operasi DML. Copyright 2005 PENS-ITS
Copyright 2005 PENS-ITS C H A P T E R Operasi DML Objectives Tujuan: Mengenal operasi perintah dalam: - DML (Data Manipulation Language) S Q L DML DML (Data Manipulation Language) adalah inti dari. DML
OPTIMASI QUERY UNTUK PENCARIAN DATA MENGGUNAKAN PENGURAIAN KALIMAT DAN ALGORITME LEVENSHTEIN DISTANCE
OPTIMASI QUERY UNTUK PENCARIAN DATA MENGGUNAKAN PENGURAIAN KALIMAT DAN ALGORITME LEVENSHTEIN DISTANCE M. El Bahar Conoras 1, Aprian Dwi Kurnawan 2 1,2 Magister Teknik Informatika, UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
Tutorial Database Oracle Chapter4 Pembatasan dan Pengurutan
Tutorial Database Oracle Chapter4 Pembatasan dan Pengurutan Oleh: Ardie Jocong Pada Tutorial Database Oracle Chapter4 ini, saya akan Memberikan sedikit ilmu Bagaimana Melakukan Pembatasan dan Pengurutan
SUBQUERY-2. MI2154 SQL LANJUT Dedy Rahman Wijaya, S.T., M.T., OCA
SUBQUERY-2 MI2154 SQL LANJUT Dedy Rahman Wijaya, S.T., M.T., OCA [email protected] Sasaran Pembelajaran Mampu menulis multiple-column subquery Mampu menyelesaikan kasus menggunakan correlated
Widhy Hayuhardhika NP, S.Kom
Widhy Hayuhardhika NP, S.Kom PHP MySql installed MySql telah running (cek xampp control panel) Database Tabel Query SQL (Structured Query Language) Script PHP untuk pengolahan database Output (HTML) Langkah
Mengeksplorasi Database PostgreSQL dengan PgAdmin III
Mengeksplorasi Database PostgreSQL dengan PgAdmin III Siti Munawaroh Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Stikubank Semarang email : [email protected] ABSTRAK : Dengan perkembangan dunia IT (Information
Pemrograman Basis Data dan SQL
Pemrograman Basis Data dan SQL Genap 2015-2016 Alen Boby Hartanto, S alen.boby@mercubua INTRO omata Kuliah : Pemrograman Sistem Basis Data dan SQL osks : 3 ojenis : Mata Kuliah Wajib opertemuan : 14 Pertemuan
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) PROGRAM STUDI : DIII MANAJEMEN INFORMATIKA Semester : 4
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) PROGRAM STUDI : DIII MANAJEMEN INFORMATIKA Semester : 4 Berlaku mulai : Genap/2007 JUDUL MATA KULIAH : STRUCTURE QUERY LANGUAGE II NOMOR KODE / SKS : 390103045
Oracle Academic Initiative
Oracle Academic Initiative Oracle9i Introduction to SQL Oleh: Tessy Badriyah, SKom.MT Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Bab 2 : Dasar Penulisan Statement
Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa
Tutorial Macromedia Dreamweaver PHP MySQL Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa Oleh Achmad Solichin, http://achmatim.net, [email protected] Dalam Tutorial Ini Diasumsikan Bahwa: 1. Di
BERMAIN DATA DENGAN SQL SERVER
BERMAIN DATA DENGAN SQL SERVER BERKENALAN DENGAN SQL SERVER DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna komputer untuk membuat, memelihara, mengontrol, serta mengakses data pada
MODUL 3 JOIN TABLE. Gambar Model Relasi Basis Data db_mutiara SMK NEGERI 1 CIMAHI REKAYASA PERANGKAT LUNAK
MODUL 3 JOIN TABLE Tujuan Kompetensi Dasar yang ingin dicapai : 3.3 Menganalisis teknik penggabungan data dari beberapa tabel memahami inner join dalam penggabungan data dari beberapa tabel mengaplikasikan
Administrasi Basis Data. Integritas Data. Yoannita
Administrasi Basis Data Integritas Data Yoannita SQL server dapat menjaga integritas data sehingga konsistensi dan pengontrolan terpusat dapat dijaga oleh server database, bukan oleh program aplikasi client.
BAB-II OPERASI TABEL
BAB-II OPERASI TABEL 2.1. Modifikasi Tabel Terkadang Anda perlu mengatur field yang sudah ditempatkan pada tabel, kemudian suatu saat struktur tabel tersebut ingin kita rubah, misalnya mengganti field,
BAB 2 LANDASAN TEORI. pengolahan data, pengolahan gambar, pengolahan angka, dan lainnya.
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi merupakan komponen atau perangkat lunak pendukung sistem operasi yang bisa digunakan untuk keperluan membantu kerja manusia sehari-hari seperti pengolahan
Praktikum Basis Data. By. Rita Wiryasaputra, ST., M. Cs.
Praktikum Basis Data By. Rita Wiryasaputra, ST., M. Cs. SQL: DDL (Data Definition Language) Create Database Create Table Create View Create Index Alter Database Alter Table Alter View Drop Database Drop
OPTIMASI QUERY UNTUK PENCARIAN DATA MENGGUNAKAN PENGURAIAN KALIMAT
ISSN : -8 Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 6 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 6-7 Februari 6 OPTIMASI QUERY UNTUK PENCARIAN DATA MENGGUNAKAN PENGURAIAN KALIMAT Ardi Sanjaya Teknik Informatika
Berikut ini akan diberikan contoh-contoh penggunaan fungsi agregasi dalam klausa SQL: Contoh 1 Menampilkan banyaknya record dosen select count ( * )
Modul 5 SQL 2 1.1 Tujuan a. Mahasiswa dapat mengenal Sintak SQL Lanj ut b. Mahasiswa dapat mengoperasikan Sintak SQL Lanjut 1.2 Materi a. SQL b. Tabel 1.3 Alat dan Bahan a. sqlyog b. XAMPP c. phpmyadmin
MySQL. Setelah Anda melakukan tahapan-tahapan di atas Anda akan dapatkan screen seperti ini
MySQL 1. Mengenal MySQL MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal. MySQL termasuk jenis RDBMS (Relational Database Management System), itulah sebabnya istilah seperti table, baris,
Database Systems: Lab. Actvity 1: Database Design. Merancang Database. Merancang Database. Tipe Tabel MySQL.
1 Database Systems: Tipe Tabel MySQL Tipe Filed/Kolom/Atribut My SQL Tipe Operator Aturan Dasar-dasar MySQL Tipe Perintah SQL Data Definition Languange Data Manipulation Languange Data Control Languange
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA
PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I. TUJUAN Mahasiswa mengenal
Riyanto
SQL (Structured Query Language) Riyanto [email protected] http://www.masto.co.cc Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan
DESAIN DATABASE. Pertemuan 06 3 SKS
Materi 1. Era Informasi 2. Strategi dan Peluang Yang Kompetitif 3. Database dan Database Warehouse 4. Desain Database 5. Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Cerdas 6. E-Commerce DESAIN DATABASE Pertemuan
Tutorial Tipe Data MySQL
Tutorial Tipe Data MySQL Benar mendefinisikan field dalam tabel adalah penting untuk optimasi keseluruhan dari database Anda. Anda harus menggunakan hanya jenis dan ukuran lapangan Anda benar-benar perlu
MODUL PRAKTIKUM BASIS DATA TEKNIK INFORMATIKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 PENGENALAN DATABASE MYSQL
MODUL PRAKTIKUM BASIS DATA TEKNIK INFORMATIKA 2011 PENGENALAN DATABASE MYSQL Praktikum ke-1 A. Pengenalan MySQL MySQL merupakan software yang tergolong sebagai DBMS (Database Management System) yang bersifat
Konsep Dasar. Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel
Konsep Dasar Relatsional dan RDBMS User dan Schema Database Membuat Tabel dan Mendefinisikan Constraint Input Data ke dalam Tabel Halaman 1 dari 12 Relasional Database dan RDBMS Sebelum membahas berbagai
KapitaSelekta. (KBKI82127, 2 sks) Materi : Pengenalan MySQL
KapitaSelekta KapitaSelekta (KBKI82127, 2 sks) Materi : Pengenalan MySQL Mohon Perhatian TUGAS DIKUMPULKAN PROGRAM AKAN DIPERIKSA DI KOMPUTER MASING- MASING Sub Materi : 1. Pengenalan MySQL (Part-1) 1.
MODUL 4. Query SELECT dan DML (INSERT, UPDATE, DELETE) PRAKTIKUM BASIS DATA LANJUT TEKNIK PERANGKAT LUNAK UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE
MODUL 4 Query SELECT dan DML (INSERT, UPDATE, DELETE) PRAKTIKUM BASIS DATA LANJUT TEKNIK PERANGKAT LUNAK UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE BAGIAN 1 QUERY SELECT Tujuan Pembelajaran : Mengetahui kemampuan dari
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BASIS DATA
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BASIS DATA MYSQL Disusun Oleh : Adri Priadana, S.Kom Fakultas Bisnis Dan Teknologi Informasi Universitas Teknologi Yogyakarta 2014 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 BAB I MENGENAL
Perkenalan SQL. Ada empat macam tipe database yaitu hirarki, jaringan, relasional, dan objek.
Perkenalan SQL Sebuah database adalah sekumpulan informasi yang disusun dengan baik. Untuk mengatur sebuah database, dibutuhkan sebuah Database Management System (DBMS). DBMS merupakan program untuk menyimpan,
Oracle Academic Initiative
Oracle Academic Initiative Oracle9i Introduction to SQL Oleh: Tessy Badriyah, SKom.MT Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. BAB 12 : Pembuatan View Halaman
IMPLEMENTASI TRIGGER, STORED PROCEDURE, FUNCTION DAN VIEW PADA MYSQL DALAM PERANCANGAN SYSTEM INVENTORY CAFFE BOULEVARD JAYAPURA
IMPLEMENTASI TRIGGER, STORED PROCEDURE, FUNCTION DAN VIEW PADA MYSQL DALAM PERANCANGAN SYSTEM INVENTORY CAFFE BOULEVARD JAYAPURA DOSEN MATAKULIAH SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA Dr. KHAMAMI HERUSUSANTO DISUSUN
MENAMPILKAN DATA MENGGUNAKAN SQL SELECT
PENGENALAN SQL MENAMPILKAN DATA MENGGUNAKAN SQL SELECT Pendahuluan Untuk menampilkan data-data dari sebuah tabel, maka di perlukan perintah SQL SELECT. SELECT select_list FROM table_source [ WHERE search_condition
Struktur Data. PDE - Struktur Data 1
Struktur Data Copyright@Ihsan Jatnika PDE - Struktur Data 1 Objektif Mengetahui maksud struktur data dan menjelaskan penggunaannya dalam pemrograman Mengetahui operasi yang terkait dengan struktur data
PEMROGRAMAN JAVA Sistem gudang
PEMROGRAMAN JAVA Sistem gudang Di Susun Oleh: Nama : Eka Wahyu Suristianto Putra Nim : 13111002 Kelas : 21/Pagi Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Pengantar basis data Manipulasi SQL
Pengantar basis data Manipulasi SQL Manipulasi Data Pernyataan yang digunakan untuk manipulasi data adalah pernyataan Insert, Update dan Delete. Dengan mengenal perintah diatas kita dapat melakukan operasi
Strctured Query Language BASIS DATA
Strctured Query Language BASIS DATA WHERE Klausa ini biasanya digunakan untuk: 1. Filter (penyaringan) data. 2. Merelasikan/menghubungkan query yang disusun lebih dari satu tabel. Penerapannya adalah dengan
BAB 2 LANDASAN TEORI Pengertian DBMS (Database Management System)
21 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian DBMS (Database Management System) Database Management System atau DBMS adalah perangkat lunak yang didesain untuk membantu dalam memelihara dan menggunakan koleksi
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Informasi Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan
MODUL III STRUCTURED QUERY ANGUAGE (SQL)
MODUL III STRUCTURED QUERY ANGUAGE (SQL) Tujuan : 1. Memahami tentang sistem database 2. Memahami instalasi MySQL di lingkungan Windows 3. Memahami dasar-dasar MySQL. Tugas Pendahuluan 1. Apa yang anda
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
72 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Pada bagian ini akan menunjukkan tampilan-tampilan form yang ada pada perancangan sistem informasi yang di bangun oleh penulis, beberapa form tersebut
