PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN"

Transkripsi

1 PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PER 31 MARET 21 DAN 29

2 DAFTAR ISI Halaman N E R A C A K O N S O L I D A S I 1 2 LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI 3 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI 4 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI 5 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 6 27

3 NERACA KONSOLIDASI 31 MARET 21 DAN 29 Catatan 31 Mar Mar. 29 AKTIVA AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas Saham tersedia untuk dijual Piutang usaha (setelah dikurangi penyisihan piutang raguragu sebesar nihil pada tahun 21 dan 29) Piutang lainlain (setelah dikurangi penyisihan piutang raguragu sebesar nihil pada tahun 21 dan 29) Persediaan Pajak dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka Aktiva lainlain JUMLAH AKTIVA LANCAR 2c,4 1,117 1,547 2d 2e,3,5 4,621 13, ,352 2f,6 7,844 1, , 4,32 2j ,667 38,598 AKTIVA TIDAK LANCAR Piutang hubungan istimewa Aktiva pajak tangguhanbersih Investasi jangka panjang Aktiva tetap (setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp juta pada tahun 21 dan Rp juta pada tahun 29) Properti Investasi Aktiva tetap yang tidak digunakan Aktiva lainlain JUMLAH AKTIVA TIDAK LANCAR 3.8 6,792 1,596 14c 2g,2i,9 9,86 21,829 2h, 1 1, ,371 52,315 12b ,339 84,754 JUMLAH AKTIVA 89,6 123,351 Catatan merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi ini. 1

4 NERACA KONSOLIDASI Lanjutan 31 MARET 21 DAN 29 Catatan 31 Mar Mar. 29 KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN LANCAR Hutang bank Hutang usaha Hutang pajak Beban masih harus dibayar Bagian kewajiban jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: Hutang bank Hutang sewa guna usaha Kewajiban lainlain JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR ,67 148,967 3,14 7,883 3,335 2l, ,62 3,922 1, i , ,371 KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Kewajiban pajak tangguhanbersih Bagian kewajiban jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun: Hutang bank Hutang sewa guna usaha Hutang hubungan istimewa Kewajiban manfaat pensiun JUMLAH KEWAJIBAN TIDAK LANCAR 2l,15c 1,38 1, ,936 58,496 2i o, ,127 6,872 HAK MINORITAS EKUITAS Modal saham, nilai nominal Rp 5 per saham Modal dasar saham Modal ditempatkan dan disetor penuh saham Tambahan modal disetor Selisih modal Keppres No. 26/1984 Rugi belum direalisasi atas saham tersedia untuk dijual Saldo rugi JUMLAH EKUITAS 2b, d , ,576 5,5 5, (389,965) (9,813) 145 (393,189) (94,36) JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 89,6 123,351 Catatan merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi ini. 2

5 LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Mar 21 Dan 29 Catatan PENJUALAN BEBAN POKOK PENJUALAN LABA KOTOR BEBAN USAHA Beban penjualan Beban umum dan administrasi JUMLAH BEBAN USAHA LABA (RUGI) USAHA PENDAPATAN (BEBAN) LAINLAIN Pendapatan bunga Beban bunga, provisi kredit Laba (rugi) kursbersih Laba (rugi) penjualan investasi jangka panjang Pendapatan (beban) lainnyabersih JUMLAH PENDAPATAN (BEBAN) LAINLAIN LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (BEBAN) PAJAK LABA (RUGI) SEBELUM HAK MINORITAS HAK MINORITAS ATAS (LABA) RUGI BERSIH ANAK PERUSAHAAN LABA (RUGI) BERSIH Laba (rugi) bersih per saham dasar (dalam Rupiah penuh) 2j,3,2 11,138 25,677 2f,3,21 (12,434) (2,92) (1,296) 4, (535) (372) 23 (2,811) (3,388) (3,346) (3,76) (4,642) 1, (1,851) (4,452) 2k 3,784 (8,81) 1b 2j, (13) 2,557 (13,273) 2l,15 (2,85) (12,257) (2,85) (12,257) (2,85) (12,257) 2m,25 (3.55) (2.88) Catatan merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi ini 3

6 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Mar. 21 Dan 29 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kas kepada pemasok dan aktivitas operasi Kas yang dihasilkan dari operasi Pembayaran bunga, provisi kredit Penerimaan bunga Penerimaan kembali (pembayaran) pajak penghasilan, bersih Kas bersih (digunakan untuk) aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penarikan (penempatan) deposito jangka pendek Pembelian aktiva tetap Penjualan aktiva tetap Kenaikan aktiva tetap yang tidak digunakan Penurunan/penjualan saham tersedia untuk dijual Hasil penjualan investasi jangka panjang Kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN (Kenaikan) penurunan piutang/hutang hubungan istimewa Penambahan (pengurangan) hutang dan cerukan Pembayaran hutang sewa guna usaha Kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN ,269 24,372 (1,48) (26,44) 7,789 (2,67) (1,851) (4,452) (486) 6,38 (7,3) (129) (2,489) (5,791) 9,49 (124) (5,921) 6, (126) 999 1,673 1,117 1,547 Catatan merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi ini. 4

7 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan 29 Modal ditempatkan dan disetor penuh Tambahan Selisih modal modal Keppres disetor No. 26/1984 Laba (rugi) belum direalisasi atas saham tersedia untuk dijual Saldo rugi Saldo 1 Januari ,576 5,5 76 (38,931) (81,779) Rugi belum direalisasi atas saham tersedia untuk dijual Koreksi tahun lalu Laba bersih periode Jan Mar 29 Saldo 31 Maret ,576 5,5 76 (12,257) (12,257) (393,189) (94,36) Saldo 1 Januari ,576 5,5 76 (387,88) (88,728) Laba belum direalisasi atas saham tersedia untuk dijual Koreksi tahun lalu Laba bersih periode Jan Mar 21 Saldo 31 Maret ,576 5,5 76 (2,85) (389,965) (2,85) (9,813) Catatan merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi ini. 5

8 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan UMUM a. Induk perusahaan PT Karwell Indonesia Tbk ("Perseroan"). Perseroan didirikan dengan nama PT Karwell Indonesia Knitting & Garment Industry (disingkat PT Karwell Indonesia), didirikan dalam rangka penanaman modal dalam negeri berdasarkan Undang Undang No. 6 tahun 1968 jo. UndangUndang No. 12 tahun 197, dengan akta notaris Soetanto, SH No. 11 tanggal 18 Pebruari 1978, diubah dengan aktaakta notaris yang sama, tanggal 29 Juli 1978 No. 7, tanggal 16 Juni 1979 No. 28 dan tanggal 25 Juli 198 No. 23; aktaakta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No. YA5/36/17 tanggal 18 Pebruari 1981, didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan No. 1546/199, 1547/199, 1548/199 dan 1549/199 tanggal 21 Juli 199 serta diumumkan dalam Tambahan No pada Berita Negara No. 78 tanggal 28 September 199. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta Notaris Imas Fatimah, SH, No. 9 tanggal 9 Juli 28, mengenai perubahan dan penyesuaian anggaran dasar Perusahaan untuk disesuaikan dengan UndangUndang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 27 tentang Perseroan Terbatas. Akta perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU86994.AH.1.2. Tahun 28 tanggal 18 November 28. Perseroan memperoleh status PMDN dengan Surat Persetujuan Tetap BKPM No. 124/I/PMDN/78 tanggal 22 Juli Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasarnya, Perseroan bergerak di bidang industri pakaian jadi. Produksi komersial dimulai tahun Sesuai dengan surat Ketua Bapepam No. S1975/PM/1994 tanggal 18 Nopember 1994 mengenai Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Perseroan telah melakukan penawaran umum kepada masyarakat melalui pasar modal sejumlah 2.. saham dengan nominal Rp 1. per saham. Dengan surat PT Bursa Efek Jakarta No. S35/BEJ.1.1/XII/1994 tanggal 19 Desember 1994 telah disetujui untuk dicatatkan di Bursa Efek Jakarta, seluruh saham Perseroan yang beredar, yaitu sebanyak 65.. saham dengan nilai nominal Rp 1. per saham. Dalam tahun 1996 telah dilakukan pemecahan nilai nominal saham ( stock split ) dari Rp 1. menjadi Rp 5 per saham dan pengeluaran satu saham bonus untuk dua saham yang beredar, sehingga jumlah saham beredar bertambah dari 65.. menjadi Sesuai dengan surat PT Bursa Efek Jakarta No. S 411/BEJ.12/896 tanggal 12 Agustus 1996, seluruh saham Perseroan yang beredar, yaitu sebanyak saham, telah dicatatkan seluruhnya di Bursa Efek Jakarta. Sesuai dengan surat Ketua Bapepam No. S953/PM/1997 tanggal 15 Mei 1997 mengenai Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Perseroan telah melakukan Penawaran Umum Terbatas I kepada Para Pemegang Saham Dalam Rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Untuk Membeli Paket Saham Biasa Dengan Waran, yang terdiri dari 39.. saham biasa atas nama dan 78.. waran. Dengan surat PT Bursa Efek Jakarta No. S984/BEJ1.2./697 tanggal 4 Juni 1997 telah disetujui untuk dicatatkan di Bursa Efek Jakarta seluruh saham Perseroan yang beredar, yaitu sebanyak saham dan seluruh waran sebanyak 78.. waran. 6

9 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan UMUM Lanjutan b. Perseroan memiliki anak perusahaan yang bergerak dalam bidangbidang sebagai berikut: Nama Perusahaan Kepemilikan Jenis Usaha Dimulainya Produksi / Operasi Komersial PT Karinwashindo 99,97% Pencucian pakaian 1994 Centralgraha PT Karya Investama 99,% Investasi Indonesia Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 16 Desember 1998 (risalah dibuat oleh notaris Imas Fatimah, SH dengan akta No. 25) antara lain memutuskan untuk sementara waktu operasional anak perusahaan PT Karinwashindo Centralgraha dibekukan/dinonaktifkan, sambil melihat perkembangan situasi moneter di dalam negeri. Anak Perusahaan atas tempat kedudukan dan total aktivanya PT. Karinwashindo Central Graha Jl. Bisma Raya Blok A No. 34 Papanggo, Jakarta Utara Total Aktiva sejumlah Rp , Tanjung Priok, PT. Karya Investama Investama Indonesia Jl. Wisma Penta Lt. 5 No. 65, Kebon Sirih, Menteng, Total Aktiva sejumlah Rp , c. Per 31 Maret 21 dan 29, susunan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut: 31 Mar Mar. 29 Presiden Komisaris : Tn. Drs. Frans Seda (Almarhum) Tn. Drs. Frans Seda (Almarhum) Komisariskomisaris : Tn. Mardi Loho Tn. Mardi Loho Komisaris Independen : Tn. Mayor Jenderal TNI Tn. Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) (Purnawirawan) Raden Pramono, SE Raden Pramono, SE Tn. Mardi Loho Tn. Mardi Loho Tn. Ardyan Susanto Tn. Ardyan Susanto Per 3 Juni 29 dan 28, susunan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut: 31 Mar Mar. 29 Presiden Direktur : Tn. Susanto Tn. Susanto Direkturdirektur : Tn. Harijanto Witono Tn. Harijanto Witono Tn. Ridwan Halim Tn. Ridwan Halim Tn. Pramudyo Tamtomo Tn. Pramudyo Tamtomo Tn. Ir. Bundani Karlan, MM Tn. Ir. Bundani Karlan, MM d. Per 31 Maret 21 dan 29 Perseroan dan anak perusahaan mempekerjakan masingmasing 1.69 dan karyawan. 7

10 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan UMUM Lanjutan e. Perseroan dan anak perusahaan berdomisili di Indonesia dengan Kantor Pusat di Jl. Gunung Sahari I No. 485, Jakarta dan pabrik di desa Setiadarma, Bekasi, Jawa Barat, di Jl. Pelabuhan Nusantara II 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING Laporan Keuangan konsolidasi disusun berdasarkan prinsipprinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Pernyataan Stansar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Badan Pengurus Pasar Modal (BAPEPAM) dan Pedoman Penyajian Laporan Keuangan yang diedarkan oleh BAPEPAM bagi perusahaan manufaktur yang menawarkan a. Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan, yang disajikan dalam jutaan Rupiah, disusun atas dasar akrual dengan konsep harga perolehan/nilai historis, kecuali untuk saham tersedia untuk dijual (Catatan 2d). Laporan arus kas menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Laporan arus kas disusun dengan metode langsung (direct method). b. Prinsip konsolidasi Laporan keuangan merupakan konsolidasi dari laporan keuangan induk perusahaan PT Karwell Indonesia Tbk dan laporan keuangan anak perusahaan, dengan persentase pemilikan saham lebih dari 5% per 31 Maret 21 dan 29, sebagai berikut (lihat Catatan 1b): Nama Perusahaan PT Karinwashindo Centralgraha per 31 Maret 21 dan 29) PT Karya Investama Indonesia per 31 Maret 21 dan 29) Perusahaan melakukan transaksi dengan beberapa pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7 mengenai "Pengungkapan Pihakpihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa". Transaksi dan saldo antar perusahaan yang dieliminasi terdiri atas: piutang dan hutang antar perusahaan penjualan dan pembelian antar perusahaan pendapatan dan beban antar perusahaan. c. Kas dan setara kas Pemilikan 99,97% 99,% Transaksi dan saldo antar perusahaan tersebut di atas dieliminasi dalam konsolidasi, sehingga laporan keuangan konsolidasi hanya menyajikan hasil transaksi/saldo dengan pihak ketiga. Untuk memenuhi definisi sebagai setara kas, Perseroan dan anak perusahaan memperhitungkan deposito berjangka yang jatuh temponya tidak lebih dari tiga bulan dari tanggal perolehannya. 8

11 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING Lanjutan d. Saham tersedia untuk dijual Saham yang dimiliki Perseroan diklasifikasikan sebagai saham tersedia untuk dijual (available for sale) dan dicatat sebesar nilai wajar/harga pasar, berdasarkan PSAK No. 5 mengenai "Akuntansi Investasi Efek Tertentu.: Laba atau rugi yang belum realisasi dimasukkan sebagai komponen ekuitas dan baru akan diakui sebagai penghasilan/beban pada saat realisasi. e. Penyisihan piutang raguragu Penyisihan piutang raguragu dilakukan berdasarkan penelaahan manajemen atas status masingmasing debitur pada akhir tahun. Piutang yang tidak tertagih dihapuskan. f. Penilaian persediaan Persediaan dinilai menurut harga yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai bersih yang dapat direalisasi (net realizable value). Harga perolehan persediaan barang jadi dihitung berdasarkan harga pokok produksi ratarata sebenarnya, barang dalam pengolahan berdasarkan harga pokok produksi sesuai dengan tingkat Bahan baku dan pembantu dicatat pada harga perolehan, yang dihitung dengan metode FIFO. g. Aktiva tetap Hak atas tanah tidak disusutkan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 47. Hak atas tanah Perseroan merupakan hak guna bangunan atas nama Perseroan. Manajemen berkeyakinan tidak ada masalah untuk perpanjangan/pembaharuan hak atas tanah tersebut. Tanah disajikan dengan harga perolehan dan tidak disusutkan. Aktiva tetap (diluar tanah) disajikan dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Untuk aktiva tetap (diluar tanah) milik Perseroan dan anak perusahaan, penyusutan dihitung dengan metode garis lurus (straightline method), berdasarkan taksiran masa manfaatnya dengan persentase tahunan dari harga perolehan sebagai berikut: Bangunan dan instalasi listrik Mesinmesin Peralatan, inventaris kantor/pabrik/mess, Kendaraan bermotor Persentase Tahun 5% 2 1% 1 1% 2% 5 1 2% 5 Bila nilai tercatat suatu aktiva melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali (estimated recoverable amount), maka nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang dapat diperoleh kembali tersebut, yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya, pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat atau memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang dalam bentuk peningkatan kapasitas, mutu produksi atau peningkatan standar kinerja dikapitalisasi. Aktiva tetap yang sudah tidak dipergunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aktiva tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi pada tahun yang bersangkutan. 9

12 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING Lanjutan h. Properti Investasi Properti investasi Perusahaan terdiri dari tanah dan bangunan yang dikuasai Perusahaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau keduaduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha seharihari. Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, kecuali tanah yang tidak disusutkan. tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi; dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus sesuai umur manfaat bangunan selama 2 tahun. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. i. Akuntansi sewa guna usaha Aktiva tetap yang diperoleh melalui pembiayaan sewa guna usaha yang bersifat sale & leaseback dan capital lease disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap dalam kelompok tersendiri, sebesar jumlah nilai tunai pembayaran sewa guna usaha minimum ditambah nilai sisa (harga opsi), dan disusutkan dengan cara yang sama seperti aktiva tetap sejenis yang dimiliki. Rugi ditangguhkan (bersih) atas sale & lease back diamortisasi sesuai dengan metode dan masa penyusutan aktiva yang bersangkutan. Saldo nilai tunai pembayaran sewa guna usaha minimum yang belum dilunasi disajikan sebagai hutang sewa guna usaha. Bagian pokok pembayaran sewa guna usaha dicatat sebagai pelunasan hutang sewa guna usaha dan bagian bunga dicatat sebagai beban bunga. j. Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan penjualan/jasa dibukukan berdasarkan pengiriman barang atau penyerahan jasa kepada pembeli, sesuai dengan syarat penjualannya. Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (metode akrual). 1

13 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING Lanjutan k. Penjabaran mata uang asing Perseroan dan anak perusahaan di Indonesia menyelenggarakan pembukuan dalam Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam Rupiah dengan kurs tanggal transaksi. Pada akhir tahun, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan dalam Rupiah dengan kurs tengah Bank Indonesia, sebagai berikut: 1 US Dollar 1 Singapura Dollar 1 HK Dollar l. Perhitungan beban pajak m. Laba/rugi per saham n. Transaksi hubungan istimewa o. Kewajiban Imbalan Kerja 31 Mar. 21 Rp 9, Mar. 29 Rp 11,575 6,55 7,617 1,174 1,494 Laba/rugi kurs, yang telah maupun yang belum direalisasi, dikreditkan/dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan. Perseroan dan anak perusahaan menerapkan metode aktiva dan kewajiban (asset and liability method) dalam menghitung beban pajaknya. Berdasarkan metode ini, aktiva dan kewajiban pajak tangguhan atas perbedaan temporer dalam pencatatan aktiva dan kewajiban untuk tujuan akuntansi dan perpajakan diakui pada setiap tanggal pelaporan. Metode ini juga mengharuskan pengakuan manfaat pajak untuk periode mendatang, misalnya rugi fiskal yang dapat dikompensasi apabila besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat direalisasikan. sesuai dengan PSAK No. 56 mengenai "Laba Per Saham", laba/rugi per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih dengan jumlah ratarata tertimbang saham beredar/ditempatkan dalam tahun yang bersangkutan. Dalam laporan ini, istilah pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa digunakan sesuai dengan perumusan dalam keputusan Ketua Bapepam No. KEP6/PM/2 tanggal 13 Maret 2 mengenai pedoman Penyajian Laporan Keuangan dan PSAK No. 7 mengenai "Pengungkapan Pihakpihak yang mempunyai Hubungan Istimewa".. Semua transaksi dengan pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan dengan maupun tidak dengan syarat dan kondisi yang wajar dibandingkan dengan transaksi serupa yang dilakukan dengan pihak lain yang tidak mempunyai hubungan istimewa, diungkapkan dalam laporan UndangUndang No. 13 tahun 23 tentang "Ketenagakerjaan" mewajibkan Perseroan membayar tunjangan, uang pesangon, uang penghargaan dan/atau ganti rugi yang bersifat besar kemungkinan (probable). Penerapan UU No. 13 ini sudah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 24 (Revisi 24) mengenai "Imbalan Kerja". Perseroan telah menghitung kembali cadangan untuk pesangon karyawan dengan menggunakan asumsi tingkat kenaikan gaji ratarata 1% per tahun. 11

14 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan 29 o. Kewajiban Imbalan Kerja Lanjutan Perseroan hanya mencadangkan manfaat karyawan ini untuk karyawan yang statusnya karyawan tetap. Sedangkan untuk karyawan harian, Perseroan memberikan manfaat jaminan sosial, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan kerja dan jaminan hari tua (Jamsostek). Akrual atas kewajiban ini ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaris independen oleh Rileos Pratama. Seluruh penyisihan dibebankan pada perhitungan laba rugi tahun berjalan. p. Estimasi manajemen Penyusunan laporan keuangan berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi pelaporan jumlah aktiva dan kewajiban, dan pengungkapan aktiva dan kewajiban kontijensi pada tanggal laporan keuangan, dan jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama periode laporan. Hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut. 3. TRANSAKSI HUBUNGAN ISTIMEWA Ikhtisar transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa/pemegang saham adalah sebagai berikut: 31 Mar. 21 % 31 Mar. 29 % Pembelian barang (Catatan 2) Saldo piutang usaha (Catatan 5) Saldo piutang hubungan istimewa (Catatan 8) Saldo hutang hubungan istimewa (Catatan 8) Saldo uang jaminan impor (Catatan 11a) Saldo hutang usaha (Catatan 13) 6, , KAS DAN SETARA KAS Kas Bank: Bank BNP Paribas Indonesia (termasuk 21: USD 7.65, 29: USD ) Citibank (termasuk 21: USD 39.34, 29: USD 9.58) Bank Niaga (termasuk 21:USD 2.94, 29:USD 2.25) Korea Exchange Bank Danamon (termasuk 21: USD, 29: USD 57 ) Bank lainnya (termasuk 21:USD 4.844, 29:USD ) Deposito berjangka pendek: Citibank, Indonesia (termasuk 21: USD, 29 USD ) 31 Mar Mar ,117 1, ,6 1,547 1,547 12

15 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan PIUTANG USAHA Piutang usaha berdasarkan pelanggan: Pelanggan Luar Negeri Pelanggan Dalam Negeri piutang menurut umur adalah sebagai berikut: 31 Mar. 21 4, , Mar , ,525 Belum jatuh tempo Lewat 3 hari Lewat 6 hari Lewat 9 hari piutang menurut mata uang adalah sebagai berikut Dolar Amerika Serikat Rupiah 31 Mar Mar ,39 1, ,621 2,746 13, Mar Mar. 29 4, , ,621 13,525 Berdasarkan penelaahannya atas status masingmasing debitur pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan piutang raguragu tidak diperlukan. Piutang usaha ini dijaminkan untuk hutang pada Bank Rakyat Indonesia, Bank Niaga, Bank BNP Paribas Indonesia, Jakarta dan Banque Nationale De Paris, Singapura (Catatan 12). 6. PERSEDIAAN 31 Mar Mar. 29 Barang jadi Barang dalam pengolahan Bahan baku dan pembantu ,141 6,271 8,7 7,844 1,514 Persediaan ini dijaminkan untuk hutang pada Bank Rakyat Indonesia, Bank Niaga, Bank BNP Paribas Indonesia, Jakarta dan Banque Nationale De Paris, Singapura (Catatan 12). Perseroan telah mengasuransikan persediaan dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp & US$ per 31 Desember 29 dan Rp per 31 Desember 28 terhadap resiko kebakaran, ledakan, petir, pesawat udara dan huruhara serta bencana alam. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah pertanggungan asuransi ini memadai. 13

16 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan PAJAK DIBAYAR DIMUKA 31 Mar Mar. 29 Pajak Penghasilan pasal 23 Pajak Pertambahan Nilai 988 1, ,166 1, 4,32 8. PIUTANG/(HUTANG) HUBUNGAN ISTIMEWA Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa Piutang Hubungan Istimewa PT Kahoindah Citragarment PT Karintex Busana Pratama Yayasan Sosial Karwell Dragon International Investment Ltd. PT. Indotex Bangun Bersama PT Karya Estetikamulia Hutang Hubungan Istimewa PT Karya Estetikamulia PT Kahoindah Citragarment International Wenoice PT. Karya Estetikamulia PT. Karintex Busana Pratama Yayasan Sosial Karwell Dragon International Investment LTD, British Virgin Islands PT. Indotex Bangun Bersama Pemegang Saham Kesamaan Pemegang Saham Kesamaan Pemegang Saham Pemegang Saham Afiliasi 31 Mar Mar. 29 6, ,792 (165) 1 (164) Pinjaman Pinjaman Pinjaman Pinjaman 5, , ,596 Manajemen berkeyakinan bahwa semua piutang dapat ditagih sehingga penyisihan piutang raguragu nihil. Piutang hubungan istimewa terutama merupakan piutang atas transaksi pinjaman tanpa dikenakan bungan dan tanpa jangka waktu pembayaran pinjaman Sifat transaksi dan hubungan dengan pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut: Pihak Hubungan Istimewa Sifat Hubungan Istimewa Transaksi Pinjaman 14

17 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan AKTIVA TETAP Saldo 1 Jan. 21 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo 31 Mar. 21 Harga perolehan Pemilikan langsung Tanah Bangunan dan instalasi listrik Mesinmesin Peralatan, inventaris kantor/ pabrik/mess Kendaraan bermotor 6,516 8,216 12,289 8,387 5,43 4,45 6,516 8,216 12,289 8,387 5,43 4,45 Aktiva sewa guna usaha Kendaraan bermotor harga perolehan 118 4, ,568 Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Bangunan dan instalasi listrik Mesinmesin Peralatan, investaris kantor/ pabrik/mess Kendaraan bermotor 5,695 11,875 8,146 4,726 3, ,784 11,987 8,176 4,755 3,71 Aktiva sewa guna usaha Kendaraan bermotor akumulasi penyusutan 55 3, ,762 Nilai buku 1,71 9,86 15

18 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan AKTIVA TETAP Lanjutan Saldo 1 Jan. 29 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo 3 Mar. 29 Harga perolehan Pemilikan langsung Tanah Bangunan dan instalasi listrik Mesinmesin Peralatan, inventaris kantor/ pabrik/mess Kendaraan bermotor 13,57 19,883 13, , ,616 6, (234) (234) 13,57 19,883 13,371 8,379 5,43 59,734 Aktiva sewa guna usaha Kendaraan bermotor harga perolehan 141 6, ,19 Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Bangunan dan instalasi listrik Mesinmesin Peralatan, investaris kantor/ pabrik/mess Kendaraan bermotor Aktiva sewa guna usaha Kendaraan bermotor akumulasi penyusutan Nilai buku 13, , , , , , ,488 14,247 11,82 8,48 4,745 38, ,279 21,829 Penyusutan dibebankan pada: Beban produksi Beban umum dan administrasi

19 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan AKTIVA TETAP Lanjutan Perincian tanah per 31 Maret 21 dan 29: 399 m 2 di Jl. Gunung Sahari I/5, Senen, Jakarta Pusat, HGB No m 2 di Jl. Gunung Sahari I/48, Senen, Jakarta Pusat, HGB No m 2 di Jl. Gunung Sahari I/43, Senen, Jakarta Pusat, HGB No m 2 di Desa Setiadarma, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, HGB No m 2 di Desa Setiadarma, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, HGB No m 2 di Desa Gandasari, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, HGB No m 2 di Desa Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, HGB No m 2 di Desa Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, HGB No. 93 Aktiva tetap tertentu dijaminkan untuk hutang pada Bank Rakyat Indonesia, Bank Niaga, Bank BNP Paribas Indonesia, Jakarta dan Banque Nationale De Paris, Singapura (Catatan 12 dan 15). Perseroan telah mengasuransikan aktiva tetapnya (selain tanah) dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp juta dan Rp juta per 3 Juni 29 dan per 3 Juni 28 terhadap resiko kebakaran, ledakan, petir, pesawat udara dan huruhara serta bencana alam. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah pertanggungan asuransi ini memadai. 1. PROPERTI INVESTASI Saldo 1 Jan. 21 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo 31 Mar. 21 Harga perolehan Tanah Bangunan dan instalasi listrik 6,541 6,541 12,767 12,767 19,38 19,38 Akumulasi penyusutan Bangunan dan instalasi listrik 8,83 8, ,963 8,963 Nilai buku 1,55 1,346 Properti investasi dijadikan jaminan atas hutang bank yang diperoleh Perusahaan. Berdasarkan penelaahan manajemen Perusahaan, tidak terdapat kejadiankejadian atau perubahanperubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai properti investasi pada tanggal 31 Desember 29 17

20 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan AKTIVA TETAP YANG TIDAK DIGUNAKAN Harga perolehan atas tanah seluas m 2, di Desa Gandasari dan Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, telah disertifikasi untuk tanah seluas m 2, sedangkan sisanya seluas m 2, HGB sedang dalam pengurusan. Harga perolehan atas tanah berikut bangunan yang didirikan diatasnya seluas m 2 di kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, HGB No Mar , Mar ,371 4,944 47,371 52,315 Tanah seluas m 2 di desa Gandasari dan Cibuntu dijaminkan untuk hutang pada Bank Rakyat Indonesia, Jakarta (Catatan 12). 12. AKTIVA LAINLAIN a. Uang jaminan untuk impor bahan baku b. Lainnya 31 Mar Mar HUTANG BANK Bank Rakyat Indonesia, Jakarta, jumlah pokok pinjaman akhir 21: USD 3.394,69, 29:USD 3,26,296. Bank BNP Paribas Indonesia, Jakarta, jumlah pokok pinjaman akhir 21: USD, 29: USD Bank Artha Graha, Jakarta, pokok pinjaman akhir 21 dan 29: Rp juta. Banque Nationale De Paris, Singapura, jumlah pokok pinjaman akhir 21 USD dan 29 USD Tingkat bunga per tahun atas pinjaman tersebut di atas: Pinjaman USD Pinjaman Rupiah 31 Mar ,9% 9,5% 12% 14% 3,937 41,825 43, ,67 31 Mar ,113 4,513 41,825 29, , ,9% 9,5% 13% 15% 18

21 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan HUTANG BANK Lanjutan Bank Rakyat Indonesia: fasilitas kredit ekspor, kredit modal kerja dan post import financing (PIF), Pada tahun 27 fasilitas pinjaman jangka pendek menjadi pinjaman jangka panjang berdasarkan surat BRI No. R.II398 ADK/DKR/8/27 tanggal 3 Agustus dinyatakan bahwa Perusahaan memperoleh perpanjangan jangka waktu kredit sampai dengan tanggal 3 Juni 29, yang terdiri dari: Kredit Modal Kerja (KMK) 1: Pagu Pinjaman : US$ 3,2, Suku Bunga : 8% per tahun Kredit Modal Kerja (KMK) 3: Pagu Pinjaman : US$ 5,8, Suku Bunga : 8% per tahun Kredit Modal Kerja Investasi (KMKI/PJI) 1: Pagu Pinjaman : US$ 2,5, Suku Bunga : 8% per tahun Pinjaman ini dijaminkan dengan: tanahtanah berikut segala sesuatu yang didirikan, ditanam dan ditempatkan di atas tanahtanah tersebut, seluas m 2 yang terletak di Jakarta (Senen, Ancol dan Gunung Sahari) serta di Bekasi, Jawa Barat (di Desa Setiadarma, Gandasari dan Cibuntu). pengalihan hak sewa atas tanah kaveling seluas 3. m 2 bangunan, mesin dan peralatan, kendaraan bermotor dan inventaris persediaan piutang usaha jaminan gadai sebanyak 3.. saham Perseroan yang dimiliki oleh PT Karya Estetikamulia (pemegang saham) jaminan pribadi Tn. Susanto, Direktur Utama Perseroan. Bank BNP Paribas Indonesia : fasilitas modal kerja yang jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 29, dijamin dengan: tanah, bangunan dan mesin di Sunter milik PT Karinwashindo Centralgraha (anak perusahaan) secara pari passu dengan hutang Banque Nationale De Paris, Singapura persediaan dan piutang usaha (Perseroan) secara pari passu dengan hutang Banque Nationale De Paris, Singapura dan Bank Rakyat Indonesia, Jakarta persediaan dan piutang usaha (Perseroan) pada setiap saat harus tidak boleh kurang dari 12% dari jumlah pokok pinjaman terhutang pada Banque Nationale De Paris, Singapura dan Bank Rakyat jaminan pribadi Tn. Susanto, Direktur Utama Perseroan. Banque Nationale De Paris: fasilitas modal kerja dengan tingkat bunga sebesar 2% di atas SIBOR. Saat ini Perusahaan sedang dalam proses negosiasi untuk perpanjangan kredit ini., dijamin dengan: tanah, bangunan dan mesin di Sunter milik PT Karinwashindo Centralgraha (anak perusahaan) secara pari passu dengan hutang Bank BNP Paribas Indonesia persediaan dan piutang usaha (Perseroan) secara pari passu dengan hutang Bank BNP Paribas Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia, Jakarta, dan jaminan pribadi Tn. Susanto, Direktur Utama Perseroan. 19

22 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan HUTANG BANK Lanjutan Bank Artha Graha: 26 dan 25: fasilitas pinjaman berulang (Revolving Loan), Berdasarkan surat dari Artha Graha No. 21/OL/MKTKCPJ/VIII/27 tanggal 14 Agustus 27 dinyatakan bahwa Perusahaan memperolah persetujuan penurunan plafond kredit dari Rp menjadi Rp Fasilitas pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 16% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 21. Pinjaman ini dijamin dengan: tanah kosong seluas m2 di kampung Cibuntu dan desa Gandasari, Bekasi, Jawa Barat tanah dan bangunan pabrik, LT/LB m2/8.58 m2 atas nama PT Karintex Busana Pratama di desa Sukaresmi, Lemah Abang, Jawa Barat jaminan pribadi Tn. Susanto, Direktur Utama Perseroan saham Perseroan yang dimiliki oleh PT Karya Estetikamulia (pemegang saham) 26 dan 25: saham. Persyaratan lain yang penting terkait dengan perolehan Hutang Bank adalah Debitur tanpa persetujuan tertulis dari kreditur tidak diperkenankan untuk: melakukan merger atau konsolidasi dengan badan usaha lain, akuisisi dan penjualan asset (aktiva tetap) perusahaan yang dijaminkan melakukan perubahan terhadap anggaran dasar debitur melakukan perubahan terhadap komposisi pemegang saham melakukan perubahan terhadap bidang usaha debitur melakukan pembagian dividen sebagai penjamin dan menjamin harta kekayaan kepada pihak lain menerima pinjaman/kredit baru dari Bank atau lembaga keuangan lain. 14 HUTANG USAHA Hutang usaha, berdasarkan pemasok: Pemasok dari Luar Negeri Pemasok dari Dalam Negeri Hutang usaha, berdasarkan mata uang: Dolar Amerika Serikat Rupiah 31 Mar. 21 6,374 1,59 7,883 6,374 1,59 7, Mar. 29 1,523 1,812 3,335 1,523 1,812 3,335 Hutang usaha, berdasarkan hubungan: Hutang kepada pihak ketiga Hutang kepada pihak yang memiliki hubungan istimewa 7,883 3,335 7,883 3,335 2

23 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan HUTANG USAHA Lanjutan piutang menurut umur adalah sebagai berikut: Belum jatuh tempo Lewat 3 hari 31 Mar Mar. 29 6,374 1,523 1,59 1,812 7,883 3, HUTANG PAJAK 31 Mar Mar. 29 Pajak Pertambahan Nilai PPh pasal 21 PPh pasal 23, 26 dan PPh Final a. Komponen penghasilan (beban) pajak adalah sebagai berikut: b. c. Pajak kini: Pajak tangguhan: PT Karwell Indonesia Tbk PT Karinwashindo Centralgraha penghasilan (beban) pajak Mar. 21 Aktiva pajak tangguhan, bersih: PT Karwell Indonesia Tbk 2, ,62 Pajak penghasilan dihitung untuk setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang berdiri sendiri (laporan keuangan konsolidasi tidak dapat digunakan untuk menghitung pajak penghasilan). 31 Mar. 29 Rincian aktiva dan kewajiban pajak tangguhan masingmasing perusahaan per 31 Maret 21 dan 29 terdiri dari: 31 Mar Mar. 29 aktiva pajak tangguhanbersih Kewajiban pajak tangguhan, bersih: PT Karwell Indonesia Tbk PT Karinwashindo Centralgraha kewajiban pajak tangguhanbersih 1,38 1,38 1,541 1,541 Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Perseroan dan anak perusahaan melaporkan/menyetorkan pajakpajaknya berdasarkan sistem selfassesment. Fiskus dapat menetapkan/mengubah pajakpajak tersebut dalam waktu 1 tahun sejak saat terutangnya pajak. 21

24 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan HUTANG BANK JANGKA PANJANG PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Jakarta. pokok pinjaman pada akhir Maret 28 telah diklasifikasikan sebagai hutang bank jangka panjang. pokok pinjaman akhir: 21: USD 5,259,12, 29: USD Bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun 21: USD, 29: Setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan, 21: 5,259,12, 29: USD Mar ,936 47, Mar ,496 58,496 N.V. De Indonesische Overseeze Bank (The Indonesia pokok pinjaman akhir: 29: USD Bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun: 29: USD Setelah dikurangi bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun 29: USD Total pokok pinjaman akhir: 21: USD 5,259,12, 29: USD Bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun: 29: USD Setelah dikurangi bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun 21: USD 5,259,12, 29: USD ,936 47,936 58,496 58,496 Tingkat bunga per tahun atas pinjaman US Dollar tersebut diatas masingmasing sebesar 2,9%9,5% per 31 Maret 21 dan 2,9%9,5% per 31 Maret HAK MINORITAS Pada tanggal 31 Maret 21 dan 29, akun ini merupakan hak pemegang saham minoritas atas aktiva bersih PT. Karinwashindo Centralgraha dan PT. Karya Investama Indonesia, Anak Perusahaan. 22

25 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan MODAL SAHAM Modal dasar: saham Nilai nominal per saham nominal Modal ditempatkan dan disetor penuh: saham nominal 31 Mar saham Rp 5 Rp saham Rp Mar saham Rp 5 Rp saham Rp Susunan pemegang saham Perseroan per 31 Maret 21 dan 29 adalah sebagai berikut: PT Karya Estetikamulia Dragon International Investment Ltd., British Virgin Islands Masyarakat lainnya saham nominal % 312,55, 156, ,635,5 253,967,2 587,152,7 1, , , Seluruh saham Perseroan yang beredar/ditempatkan berjumlah telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta (Catatan 1a). 19 TAMBAHAN MODAL DISETOR Merupakan selisih antara harga penawaran saham Rp 2.9 per saham dengan nilai nominal Rp 1. per saham dari 2.. saham yang dijual dalam masa penawaran perdana 243 Nopember 1994, dimana sejumlah Rp 32.5 juta telah direklasifikasi menjadi modal saham dengan pengeluaran saham bonus dalam tahun 1996 (Catatan 1a). 2 PENJUALAN 31 Mar Mar. 29 Merupakan penjualan bersih (setelah dikurangi retur penjualan dan potongan penjualan) : Penjualan Ekspor Penjualan Lokal 8,284 24,828 2, ,138 25,677 Rincian penjualan kepada pelanggan yang melebihi 1% adalah sebagai berikut: Ralph Lauren Childrenwear 5,547 4,558 New Yorker Textilegrosshandels 5,41 3,828 Schiesser AG 6,683 Pada tahun 21 dan 29, tidak ada penjualan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa. 23

26 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan BEBAN POKOK PENJUALAN Pemakaian bahan baku dan bahan pembantu Upah langsung Beban produksi tidak langsung* beban produksi Persediaan awal barang dalam pengolahan Persediaan akhir barang dalam pengolahan Beban pokok produksi Persediaan awal barang jadi Persediaan akhir barang jadi Beban pokok penjualan 31 Mar. 21 1,87 4,98 1,288 8,137 3,54 (831) 1,811 2,365 (742) 12, Mar. 29 6,578 4,34 2,98 13,826 4,878 (1,141) 17,563 4,11 (673) 2,92 *Beban produksi tidak langsung terdiri dari kompensasi karyawan, biaya pemeliharaan dan perbaikan, biaya sub kontrak, biaya impor, penyusutan aktiva tetap, biaya bahan baku dan penolong, biaya telepon, listrik dan air. 22 BEBAN PENJUALAN Beban ekspor, pengangkutan Beban KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Lainnya 31 Mar Mar BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 31 Mar Mar. 29 Kompensasi karyawan (Catatan 25) Jasa profesional, beban bank, keperluan kantor, komunikasi Perjalanan dinas, asuransi, reparasi dan pemeliharaan Penyusutan aktiva tetap Lainnya 24 PENDAPATAN (BEBAN) LAINNYA 1, ,811 2, ,388 Laba (rugi) penjualan aktiva tetap Lainnya 31 Mar Mar (14) 623 (13) 24

27 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan LABA/RUGI PER SAHAM Laba/rugi per saham dasar: 31 Mar Mar. 29 Laba (rugi) bersih saham beredar (ratarata tertimbang) Laba (rugi) per saham dasar (dalam Rupiah penuh) (2,85) (12,257) 587,152,7 587,152,7 (3.55) (2.88) Masa berlaku pelaksanaan waran telah berakhir tanggal 28 Juni 22. Sejak tanggal tersebut tidak terdapat perhitungan saham dilusian. 26 MANFAAT KARYAWAN Perusahaan mencatat penyisihan imbalan kerja untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55 tahun sesuai dengan UndangUndang No. 13 tahun 23 tanggal 25 Maret 23 dan PSAK 24 (Revisi 24) mengenai Imbalan Kerja. Tabel berikut ini merangkum komponenkomponen atas beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi konsolidasi dan kewajiban imbalan kerja yang diakui di neraca konsolidasi berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh PT Rileos Pratama, aktuaris independen, berdasarkan laporannya masingmasing bertanggal 12 Maret 21 untuk tahun 29 dan 5 Maret 29 untuk tahun Mar Mar. 29 a. Beban imbalan kerja:: Biaya jasa kini Biaya bunga Biaya jasa lalu Amortisasi keuntungan aktuarial b. Kewajiban imbalan kerja: Nilai kini kewajiban imbalan kerja Keuntungan aktuari yang belum diakui Kewajiban imbalan kerja c. Mutasi kewajiban imbalan kerja: Saldo awal tahun Beban imbalan kerja tahun berjalan Saldo akhir tahun 118,142, ,773,886 14,65,671 21,855,72 11,78,6 65,241,8 (3,945,65) 14,628, ,87, ,466, ,458,957 38,155,8 124,534, ,622,113 67,993,769 67,993,77 395,123,12 14,628, ,87, ,622,112 67,993,77 Asumsiasumsi dasar yang digunakan dalam menentukan penyisihan imbalan kerja karyawan pada tanggaltanggal 31 Desember 29 dan 28 adalah sebagai berikut: Umur pensiun Tingkat diskonto Tingkat kenaikan gaji Tingkat kematian 31 Mar Mar tahun 55 tahun 11% per tahun 1% per tahun 5% per tahun 7% per tahun TMI 2 TMI 2 25

28 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan AKTIVA DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING Aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing, ekuivalen dalam US Dollar, adalah sebagai berikut: Aktiva: Kas dan setara kas Piutang usaha Piutang hubungan istimewa Aktiva lainlain Kewajiban: Hutang bank jangka pendek Hutang usaha Beban masih harus dibayar Hutang bank jangka panjang Kewajiban melebihi aktiva dalam mata uang asingbersih 31 Mar. 21 USD 31 Mar. 29 USD 58,72 61,752 56,932 1,168, ,768 1,23,839 8,24,213 9,256, , ,561 5,259,12 5,53,621 14,162,464 14,441,478 13,596,696 13,21, INFORMASI SEGMEN USAHA Penjualan/pendapatan usaha: PT Karwell Indonesia Tbk, Tanjung Priok (Kemeja) PT Karwell Indonesia Tbk, Tambun (Jaket), sebelum eliminasi Eliminasi Setelah eliminasi 31 Mar ,138 11,138 11, Mar ,677 25,677 25, INFORMASI SEGMEN USAHA Lanjutan Laba (rugi) usaha: PT Karwell Indonesia Tbk, Tanjung Priok (Kemeja) PT Karwell Indonesia Tbk, Tambun (Jaket) 31 Mar. 21 (1,91) 31 Mar. 29 1,24 (41) Aktiva: PT Karwell Indonesia Tbk, Tanjung Priok (Kemeja) PT Karwell Indonesia Tbk, Tambun (Jaket) PT Karinwashindo Centralgraha, sebelum eliminasi Eliminasi Setelah eliminasi (1,91) 17,435 42,342 11, ,643 (135,637) 89,6 1, ,82 93,533 4, ,278 (159,927) 123,351 26

29 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Lanjutan Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada TanggalTanggal 31 Maret 21 Dan KEADAAN EKONOMI Pada saat ini kondisi ekonomi dan politik di Indonesia relatif stabil. Persaingan usaha terutama pada industri garmen di Indonesia sangat kompetitif terutama karena alasan efisiensi dan produktivitas. Disamping itu persaingan dengan produsen garmen dari luar negeri di pasar internasional juga turut mempengaruhi daya saing industri garmen di Indonesia. Laporan keuangan mencakup dampak kondisi persaingan pada industri garmen terhadap Perusahaan sepanjang hal tersebut dapat ditentukan dan diperkirakan. Perusahaan dan Anak Perusahaan melaporkan rugi bersih konsolidasi masingmasing sejumlah Rp 6,9 miliar dan Rp 6,4 miliar pada tahun 29 dan 28. Penjualan menurun dari Rp 277 miliar pada tahun 28 menjadi Rp 7 miliar pada tahun 29 dikarenakan penghentian operasi divisi jaket pada bulan Oktober 28. Disamping itu pada tahun 29, Perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga atas pinjaman dari bank tertentu, atas wanprestasi tersebut, bank tersebut setiap saat dapat meminta pembayaran atau mengambilalih semua jaminan Perusahaan atau melakukan tindakan tertentu yang dapat menyebabkan operasi Perusahaan terhenti. Saat ini Perusahaan telah mengadakan negosiasi untuk merestrukturisasi perjanjian kredit bank tertentu tersebut. Sampai dengan tanggal laporan auditor independen, proses negosiasi mengenai restrukturisasi perjanjian kredit belum mencapai kesepakatan. Sebagai tanggapan terhadap kondisi tersebut di atas, manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan telah dan akan terus melakukan halhal sebagai berikut: Melakukan penjualan beberapa aset Perusahaan dan Anak Perusahaan untuk pelunasan hutang bank agar beban bunga berkurang pada tahun mendatang; Meningkatkan produktivitas; Melakukan penghematan dan efisiensi di semua departemen; Melakukan negosiasi dengan para kreditur, untuk memperoleh perpanjangan jangka waktu pembayaran dan penyesuaian tingkat bunga; Melakukan negosiasi dengan pemasok bahan baku, untuk memperoleh perpanjangan jangka waktu pembayaran serta potongan harga pembelian. Kegiatan usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan telah dipengaruhi dan akan terus dipengaruhi pada masa yang akan datang oleh kondisi ekonomi makro dan industri tekstil. Sebagai akibatnya, terdapat ketidakpastian yang dapat mempengaruhi operasi di masa yang akan datang, pemulihan aset dan kemampuan untuk membayar kewajiban ketika jatuh tempo pada kegiatan usaha normal. Oleh karena itu, tidaklah mungkin untuk menentukan dampak masa depan terus memburuknya kondisi ekonomi terhadap likuiditas dan pendapatan Perusahaan dan Anak Perusahaan termasuk dampaknya terhadap pelanggan, kreditur, rekanan dan pemegang saham. Penyelesaian masalah tersebut tidak dapat ditentukan saat ini. Laporan keuangan terlampir tidak mencakup penyesuaian yang mungkin timbul yang diakibatkan oleh ketidakpastian tersebut. Dampak yang berkaitan akan dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasi pada saat diketahui dan dapat diperkirakan. 27

PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN

PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI INTERIM 3 SEPTEMBER 211 DAFTAR ISI Halaman N E R A C A K O N S O L I D A S I 1 2 LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI 3 LAPORAN ARUS

Lebih terperinci

PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN

PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN PT. KARWELL INDONESIA TBK DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PER 3 JUNI 26 DAN 25 DAFTAR ISI Halaman N E R A C A K O N S O L I D A S I 1 2 LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI 3 LAPORAN ARUS KAS

Lebih terperinci

PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Dengan Laporan Auditor Independen Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal (Mata Uang Rupiah) LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI DENGAN

Lebih terperinci

PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Dengan Laporan Auditor Independen (Mata Uang Rupiah) LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI DENGAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TAHUN YANG

Lebih terperinci

PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT KARWELL INDONESIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Dengan Laporan Auditor Independen (Mata Uang Rupiah) LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI DENGAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TAHUN YANG

Lebih terperinci

PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008

PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008 Halaman 8 PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008 1. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN a. Pendirian Perusahaan PT. Intanwijaya Internasional Tbk. (Perusahaan) didirikan

Lebih terperinci

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Per 30 Juni 2010 dan 2009

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Per 30 Juni 2010 dan 2009 1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk. (Perusahaan) didirikan di Bandung berdasarkan Akta No. 7 tanggal 1 Juli 1988 dan Notaris Nany Sukarja, S. H. Akta Pendirian

Lebih terperinci

PT SIANTAR TOP Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 (TIDAK DIAUDIT)

PT SIANTAR TOP Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 (TIDAK DIAUDIT) PT SIANTAR TOP Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 (TIDAK DIAUDIT) 1 PT SIANTAR TOP Tbk NERACA PER TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 (TIDAK DIAUDIT) Catatan

Lebih terperinci

PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 1. UMUM a. Pendirian Perusahaan PT. Akbar Indo Makmur Stimec Tbk ( Perusahaan ) didirikan pada tanggal

Lebih terperinci

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI (Mata Uang Rupiah) PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 30 JUNI 2010 DAN 2009 Daftar isi

Lebih terperinci

PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk

PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk Laporan Keuangan Dan Laporan Auditor Independen Untuk Tahun yang Berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 DAFTAR ISI Halaman Laporan Auditor Independen i Neraca 1 Laporan Laba Rugi 2 Laporan

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2010 DAN 2009 Daftar Isi Halaman Neraca... 2-3 Laporan

Lebih terperinci

Catatan 31 Maret Maret 2010

Catatan 31 Maret Maret 2010 NERACA KONSOLIDASI ASET Catatan 31 Maret 2011 31 Maret 2010 ASET LANCAR Kas dan setara kas 2f, 3 220.361.019.579 10.981.803.022 Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Pihak yang

Lebih terperinci

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk LAPORAN KEUANGAN TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TANGGAL 31 MARET 2009 DAN 2008 ( Tidak Diaudit ) PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk NERACA 31 Maret 2009 dan 2008 ( Disajikan

Lebih terperinci

PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC, Tbk LAPORAN KEUANGAN

PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC, Tbk LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN PER 30 SEPTEMBER 2011 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2010 (DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2011 DAN 2010 (TIDAK DIAUDIT) LAPORAN

Lebih terperinci

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk LAPORAN KEUANGAN SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TANGGAL 30 SEPTEMBER 2009 DAN 2008 ( Tidak Diaudit ) PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk NERACA 30 September 2009

Lebih terperinci

Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2008

Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2008 Daftar Isi Halaman Laporan Auditor Independen 1 Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) Laporan Aset dan Kewajiban Laporan Operasi Laporan

Lebih terperinci

PT Yanaprima Hastapersada Tbk. Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 September 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia)

PT Yanaprima Hastapersada Tbk. Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 September 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia) PT Yanaprima Hastapersada Tbk Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 September 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia) LAPORAN KEUANGAN (tidak diaudit) Daftar Isi Halaman

Lebih terperinci

PT SIANTAR TOP Tbk. LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2009 DAN 2008 (TIDAK DIAUDIT)

PT SIANTAR TOP Tbk. LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2009 DAN 2008 (TIDAK DIAUDIT) PT SIANTAR TOP Tbk. LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2009 DAN 2008 (TIDAK DIAUDIT) - 1 - PT SIANTAR TOP Tbk NERACA PER TANGGAL 30 JUNI 2009 DAN 2008 (TIDAK DIAUDIT)

Lebih terperinci

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk LAPORAN KEUANGAN PADA TANGGAL 30 JUNI 2011 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2010 (DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2011 DAN

Lebih terperinci

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2011 dan 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut: Tahun 2011 Tahun 2010

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2011 dan 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut: Tahun 2011 Tahun 2010 1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk. (Perusahaan) didirikan di Bandung berdasarkan Akta No. 7 tanggal 1 Juli 1988 dan Notaris Nany Sukarja, S. H. Akta Pendirian

Lebih terperinci

Neraca 1. Perhitungan Hasil Usaha 2. Laporan Perubahan Ekuitas 3. Laporan Arus Kas 4. Catatan Atas Laporan Keuangan 5

Neraca 1. Perhitungan Hasil Usaha 2. Laporan Perubahan Ekuitas 3. Laporan Arus Kas 4. Catatan Atas Laporan Keuangan 5 DAFTAR ISI Halaman LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN LAPORAN KEUANGAN Neraca 1 Perhitungan Hasil Usaha 2 Laporan Perubahan Ekuitas 3 Laporan Arus Kas 4 Catatan Atas Laporan Keuangan 5 N E R A C A 31 Desember

Lebih terperinci

BAB IV. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PT GUDANG GARAM Tbk. modal kerja yang paling tinggi tingkat likuiditasnya. Hal ini berarti bahwa

BAB IV. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PT GUDANG GARAM Tbk. modal kerja yang paling tinggi tingkat likuiditasnya. Hal ini berarti bahwa BAB IV ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PT GUDANG GARAM Tbk IV.1 Analisis Laporan Arus Kas Kas merupakan aktiva yang paling likuid atau merupakan salah satu unsur modal kerja yang paling tinggi tingkat likuiditasnya.

Lebih terperinci

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PT INDO EVERGREEN. UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2011 dan 2010

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PT INDO EVERGREEN. UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2011 dan 2010 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PT INDO EVERGREEN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER dan DAFTAR ISI Halaman LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Laporan Posisi Keuangan... 1. Laporan Laba Rugi Komprehensif...

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. pada tanggal 16 Januari 1985 berdasarkan akta notaris Ridwan Suselo, S.H., No. 27.

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. pada tanggal 16 Januari 1985 berdasarkan akta notaris Ridwan Suselo, S.H., No. 27. BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN III.1 Sejarah Perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. ( Perusahaan ) didirikan di Indonesia pada tanggal 16 Januari 1985 berdasarkan akta notaris Ridwan Suselo,

Lebih terperinci

P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 8 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 1. UMUM P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. (Perusahaan), dahulu P.T. EKADHARMA TAPE INDUSTRIES TBK. didirikan dengan akta No. 71 pada tanggal 20 November 1981

Lebih terperinci

PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016

PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016 PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016 serta tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 PT HARTADINATA ABADI, Tbk DAFTAR

Lebih terperinci

PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016

PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016 PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016 serta tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 PT HARTADINATA ABADI, Tbk DAFTAR

Lebih terperinci

1,111,984, ,724,096 Persediaan 12 8,546,596, f, ,137, ,402,286 2h, 9 3,134,250,000 24,564,101,900

1,111,984, ,724,096 Persediaan 12 8,546,596, f, ,137, ,402,286 2h, 9 3,134,250,000 24,564,101,900 NERACA KONSOLIDASI` PER 30 SEPTEMBER 2009 DAN 2008 3 CATATAN ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 2c, 2l, 4, 24 Rp 3,111,393,145 Rp 1,677,351,069 Investasi jangka pendek 2d, 5 5,348,940,000 6,606,593,125

Lebih terperinci

JUMLAH ASET LANCAR

JUMLAH ASET LANCAR LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) KONSOLIDASI 30 September 2011 dan 31 Desember 2010 30 September 2011 31Desember 2010 ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 50948250925 80968763439 Investasi 1963117500 2016231750

Lebih terperinci

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011 PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011 PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 31 MARET 2012 DAN 31 DESEMBER 2011 A S E T Aset Lancar Catatan 31-Mar-12 31-Dec-11

Lebih terperinci

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI Per (Tidak Diaudit) ASET 31 Desember 2010 ASET LANCAR Kas dan Setara Kas Piutang Usaha Pihak Ketiga Piutang Lainlain Pihak Ketiga Persediaan Bersih Biaya Dibayar di

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1. Analisis Pengakuan, Pengukuran, dan Penyajian Pajak Tangguhan. beserta Akun-akun Lainnya pada Laporan Keuangan PT UG

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1. Analisis Pengakuan, Pengukuran, dan Penyajian Pajak Tangguhan. beserta Akun-akun Lainnya pada Laporan Keuangan PT UG BAB IV PEMBAHASAN IV.1. Analisis Pengakuan, Pengukuran, dan Penyajian Pajak Tangguhan beserta Akun-akun Lainnya pada Laporan Keuangan PT UG Pajak penghasilan tangguhan timbul akibat perbedaan temporer

Lebih terperinci

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI DENGAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Daftar isi Halaman Laporan Auditor Independen 1 Neraca Konsolidasi 2 Laporan Laba Rugi Konsolidasi

Lebih terperinci

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2007 (DENGAN ANGKA PERBANDINGAN UNTUK TAHUN 2006) (MATA UANG INDONESIA) 1 MUSTIKA

Lebih terperinci

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN (Mata Uang Rupiah) 1 PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN DAN SEMBILAN BULAN

Lebih terperinci

Ronny Kusuma Moentoro Rudy Kurniawan Leonardi

Ronny Kusuma Moentoro Rudy Kurniawan Leonardi 8 1. UMUM PT Ekadharma International Tbk (Perusahaan) didirikan di Jakarta pada tahun 1981 dengan nama PT Ekadharma Tape Industries Tbk. Pada tahun 2006, Perusahaan telah mengubah namanya menjadi PT Ekadharma

Lebih terperinci

30 Juni 31 Desember

30 Juni 31 Desember LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 Juni 2012 dan 31 Desember 2011 30 Juni 31 Desember ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 73102500927 63710521871 Investasi 2072565000 1964636608 Piutang usaha - setelah

Lebih terperinci

JUMLAH AKTIVA

JUMLAH AKTIVA NERACA 31 DESEMBER 2007 AKTIVA AKTIVA LANCAR Kas dan bank 3 866.121.482 3.038.748.917 Piutang usaha - bersih Hubungan istimewa 2b, 2c, 4, 5, 8 2.635.991.416 328.548.410 Pihak ketiga - setelah dikurangi

Lebih terperinci

1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember (Disajikan kembali)

1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember (Disajikan kembali) LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 Desember 2011, 2010 dan 1 Januari 2010/ 31 Desember 2009 1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember 2009 2011 2010 (Disajikan kembali) ASET ASET LANCAR

Lebih terperinci

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d, NERACA KONSOLIDASIAN AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2d,4 121.433.163.880 119.658.017.889 Deposito berjangka 5 2.135.930.652 2.424.600.790 Piutang usaha 2e (setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu

Lebih terperinci

PT ANEKA KEMASINDO UTAMA Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2009 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2008 (MATA UANG INDONESIA)

PT ANEKA KEMASINDO UTAMA Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2009 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2008 (MATA UANG INDONESIA) LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2009 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2008 (MATA UANG INDONESIA) LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2009 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2008 Daftar Isi Halaman

Lebih terperinci

PT Yanaprima Hastapersada Tbk. Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 Juni 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia)

PT Yanaprima Hastapersada Tbk. Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 Juni 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia) PT Yanaprima Hastapersada Tbk Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 Juni 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia) LAPORAN KEUANGAN (tidak diaudit) Daftar Isi Halaman Neraca...

Lebih terperinci

Daftar Isi. Neraca Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Ekuitas Laporan Arus Kas Catatan Atas Laporan Keuangan...

Daftar Isi. Neraca Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Ekuitas Laporan Arus Kas Catatan Atas Laporan Keuangan... LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Daftar Isi Halaman Laporan Auditor Independen Neraca... 1-2 Laporan Laba Rugi... 3 Laporan Perubahan Ekuitas... 4 Laporan Arus Kas... 5 Catatan Atas Laporan

Lebih terperinci

PT TEMPO SCAN PACIFIC Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 Maret 2010 dan 2009 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT TEMPO SCAN PACIFIC Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 Maret 2010 dan 2009 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Ekshibit A NERACA KONSOLIDASI 31 Maret 2010 dan 2009 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) A S E T ASET LANCAR Kas dan setara kas 2c,2p,3,25 1,349,564,406,813 1,205,030,845,882 Investasi jangka

Lebih terperinci

MEMBACA LAPORAN KEUANGAN

MEMBACA LAPORAN KEUANGAN MEMBACA LAPORAN KEUANGAN Denny S. Halim Jakarta, 31 Juli 2008 1 Outline Pengertian Akuntansi Proses Akuntansi Laporan Keuangan Neraca Laporan Rugi Laba Laporan Arus Kas Pentingnya Laporan Keuangan Keterbatasan

Lebih terperinci

PT BNI SECURITIES LAPORAN KEUANGAN UNTUK 3 BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2008 DAN 2007 (UNAUDITED)

PT BNI SECURITIES LAPORAN KEUANGAN UNTUK 3 BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2008 DAN 2007 (UNAUDITED) PT BNI SECURITIES LAPORAN KEUANGAN UNTUK 3 BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2008 DAN 2007 (UNAUDITED) 0 PT BNI SECURITIES LAPORAN KEUANGAN UNTUK 3 BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2008 DAN 2007 (UNAUDITED) Daftar

Lebih terperinci

PT JAYA REAL PROPERTY TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Per 30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 (Dalam Ribuan Rupiah) 31 Desember 2010

PT JAYA REAL PROPERTY TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Per 30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 (Dalam Ribuan Rupiah) 31 Desember 2010 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Per 30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 ASET Catatan 30 Juni 2011 31 Desember 2010 Kas dan Setara Kas 2.d, 2.e.,2.n, 3, 29 887.194.955 758.054.399 Investasi Saham 2.c,

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Pada bab ini penulis akan melakukan pembahasan atas laporan keuangan PT Sari

BAB IV PEMBAHASAN. Pada bab ini penulis akan melakukan pembahasan atas laporan keuangan PT Sari BAB IV PEMBAHASAN Pada bab ini penulis akan melakukan pembahasan atas laporan keuangan PT Sari Husada Tbk dengan menggunakan analisis rasio, analisis horizontal dan vertikal. Analisis horizontal dan vertikal

Lebih terperinci

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PER 30 JUNI 2014 DAN 31 DESEMBER 2013

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PER 30 JUNI 2014 DAN 31 DESEMBER 2013 1. UMUM a. Pendirian dan Informasi Umum PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk. (Perusahaan) didirikan di Bandung berdasarkan Akta No. 7 tanggal 1 Juli 1988 dan Notaris Nany Sukarja, S. H. Akta Pendirian

Lebih terperinci

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d, NERACA KONSOLIDASIAN AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2d,4 70.490.918.058 100.111.129.147 Deposito berjangka 5 2.062.615.652 2.179.143.834 Piutang usaha 2e (setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu

Lebih terperinci

P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006

P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 30 JUNI 2007 30 JUNI 2006 *) ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan 64,102,901,237 51,313,870,613

Lebih terperinci

BAB III GAMBARAN UMUM ATAS PT MMS. Sejarah Singkat dan Perkembangan Perusahaan

BAB III GAMBARAN UMUM ATAS PT MMS. Sejarah Singkat dan Perkembangan Perusahaan BAB III GAMBARAN UMUM ATAS PT MMS III.1 Sejarah Singkat dan Perkembangan Perusahaan PT MMS didirikan di Jakarta berdasarkan Akta No.14 tanggal 4 Oktober 1989 dari Notaris Winnie Hadiprojo, SH., notaris

Lebih terperinci

PT. INTI KAPUAS AROWANA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Laporan Auditor Independen

PT. INTI KAPUAS AROWANA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Laporan Auditor Independen PT. INTI KAPUAS AROWANA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan keuangan konsolidasi Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2007 dan 2006 Beserta Laporan Auditor Independen DAFTAR ISI Laporan

Lebih terperinci

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 Juni 2010 dan 2009 ( Dalam Rupiah )

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 Juni 2010 dan 2009 ( Dalam Rupiah ) 1 UMUM a. Pendirian Perusahaan PT. Surya Toto Indonesia Tbk. ("Perusahaan") didirikan tanggal 11 Juli 1977 dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1, tahun 1967 berdasarkan akte yang dibuat

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-06/PM/2000 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN NOMOR VIII.G.7 TENTANG PEDOMAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-06/PM/2000 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN NOMOR VIII.G.7 TENTANG PEDOMAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-06/PM/2000 Peraturan Nomor VIII.G.7 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN NOMOR VIII.G.7 TENTANG PEDOMAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 31 MARET 2011 DAN 2010 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 31 MARET 2011 DAN 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 31 MARET 2011 DAN 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2011 DAN 2010 Daftar Isi Halaman Neraca... 2-3 Laporan

Lebih terperinci

PT ZEBRA NUSANTARA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN 30 September 2011 (Tidak Diaudit), 31 Desember 2010 dan 1 Januari 2010

PT ZEBRA NUSANTARA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN 30 September 2011 (Tidak Diaudit), 31 Desember 2010 dan 1 Januari 2010 LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN 30 September 2011 (Tidak Diaudit), 31 Desember 2010 dan 1 Januari 2010 / 31 Desember 2009 (Diaudit) dan sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tanggal 30 September

Lebih terperinci

PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Dengan Laporan Auditor Independen Tahun Yang Berakhir pada Tanggal-tanggal PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI DENGAN LAPORAN

Lebih terperinci

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN 30 JUNI 2014 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2013 (DIAUDIT) DAN (Mata Uang Rupiah) Approved by: PT SEKAWAN INTIPRATAMA

Lebih terperinci

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September

Lebih terperinci

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASIAN AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2a,2c,3,27 103.317.329.165 92.942.187.030 Deposito berjangka 2a,4 1.971.891.997 2.643.566.861 Piutang usaha (setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu

Lebih terperinci

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 SEPTEMBER 2012 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2011 (DIAUDIT) SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL (MATA UANG

Lebih terperinci

PT PENYELENGGARA PROGRAM PERLINDUNGAN INVESTOR EFEK INDONESIA

PT PENYELENGGARA PROGRAM PERLINDUNGAN INVESTOR EFEK INDONESIA Daftar Isi Halaman Laporan Auditor Independen Laporan Keuangan Untuk Periode yang Dimulai dari 18 Desember 2012 (Tanggal Pendirian) sampai dengan 31 Desember 2012 Laporan Posisi Keuangan 1 Laporan Laba

Lebih terperinci

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasi Dan Laporan Auditor Independen 31 Desember 2008 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2007 (Mata Uang Rupiah Indonesia) LAPORAN KEUANGAN

Lebih terperinci

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 September 2010 dan 2009 (Dalam Rupiah)

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 September 2010 dan 2009 (Dalam Rupiah) 3 KAS DAN SETARA KAS Kas Kas di Bank 93,378,600 87,998,900 Rekening PT Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., Jakarta 1,623,072,026 1,364,866,410 PT Bank Central Asia Tbk. 1,979,170,704 2,066,025,158 PT Bank

Lebih terperinci

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Laporan Keuangan Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Tidak diaudit) PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk NERACA 30 September 2010 dan

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2012 DAN 30 JUNI 2011 Daftar Isi Halaman Laporan

Lebih terperinci

PT RICKY PUTRA GLOBALINDO Tbk dan ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI. Pada tanggal 30 Maret 2012 dan 2011 (Tidak Diaudit)

PT RICKY PUTRA GLOBALINDO Tbk dan ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI. Pada tanggal 30 Maret 2012 dan 2011 (Tidak Diaudit) PT RICKY PUTRA GLOBALINDO Tbk dan ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Pada tanggal 30 Maret 2012 dan 2011 (Tidak Diaudit) DAFTAR ISI Halaman Surat Pernyataan Direksi Laporan Auditor Independen

Lebih terperinci

AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2c,2e,4, Penyertaan sementara 2c,2f,

AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2c,2e,4, Penyertaan sementara 2c,2f, NERACA KONSOLIDASIAN (UNAUDITED) AKTIVA Catatan 2008 2007 AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2c,2e,4,43 10.942.829 10.828.433 Penyertaan sementara 2c,2f,43 182.685 188.139 Piutang usaha 2c,2g,5,36,43 Pihak

Lebih terperinci

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk. NERACA 30 JUNI 2002 DAN 2001 ( Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Nilai Nominal per Saham ) KEWAJIBAN DAN EKUITAS

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk. NERACA 30 JUNI 2002 DAN 2001 ( Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Nilai Nominal per Saham ) KEWAJIBAN DAN EKUITAS PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk. NERACA 30 JUNI DAN ( Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Nilai Nominal per Saham ) AKTIVA KEWAJIBAN DAN EKUITAS Catatan Catatan AKTIVA LANCAR KEWAJIBAN LANCAR Kas dan setara kas

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2011 DAN 30 SEPTEMBER 2010 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2011 DAN 30 SEPTEMBER 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2011 DAN 30 SEPTEMBER 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 SEPTEMBER 2011 DAN 30 SEPTEMBER 2010 Daftar

Lebih terperinci

Laporan Keuangan Dengan Laporan Auditor Independen Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 PT ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Tbk PT ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Tbk LAPORAN KEUANGAN

Lebih terperinci

PT Surya Toto Indonesia Tbk

PT Surya Toto Indonesia Tbk PT Surya Toto Indonesia Tbk Laporan keuangan beserta laporan auditor independen tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 LAPORAN KEUANGAN BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TAHUN

Lebih terperinci

PT SARASA NUGRAHA Tbk NERACA Per 31 Desember 2004 dan 2003 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Data Saham)

PT SARASA NUGRAHA Tbk NERACA Per 31 Desember 2004 dan 2003 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Data Saham) NERACA Per 31 Desember 2004 dan 2003 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Data Saham) AKTIVA AKTIVA LANCAR Kas dan Bank 2.b, 4 7.079.491 4.389.630 Investasi Jangka Pendek 2.d, 5 6.150 6.150 Piutang Usaha 2.b,

Lebih terperinci

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2014 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2013 (Diaudit) Serta Untuk

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2014 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2013 (Diaudit) Serta Untuk PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2014 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2013 (Diaudit) Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September

Lebih terperinci

PT SUPARMA Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL - TANGGAL 30 JUNI 2008 DAN Global Reports LLC

PT SUPARMA Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL - TANGGAL 30 JUNI 2008 DAN Global Reports LLC LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL - TANGGAL 30 JUNI 2008 DAN 2007 - 1 - NERACA AKTIVA 30 Juni Catatan AKTIVA LANCAR Kas dan bank 2b, 2j, 4, 24 Rp 6.835.748.061 Rp 5.099.364.490

Lebih terperinci

Ronny Kusuma Moentoro Rudy Kurniawan Leonardi

Ronny Kusuma Moentoro Rudy Kurniawan Leonardi 8 1. UMUM PT Ekadharma International Tbk (Perusahaan) didirikan di Jakarta pada tahun 1981 dengan nama PT Ekadharma Tape Industries Tbk. Pada tahun 2006, Perusahaan telah mengubah namanya menjadi PT Ekadharma

Lebih terperinci

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Maret 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Maret 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Maret 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2015

Lebih terperinci

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA)

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA) PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 Daftar Isi Halaman Laporan

Lebih terperinci

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d, NERACA KONSOLIDASIAN 30 JUNI 2009 DAN 2008 Catatan 2009*) 2008 AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2d,4 70.490.918.058 100.111.129.147 Deposito berjangka 5 2.062.615.652 2.179.143.834 Piutang usaha 2e (setelah

Lebih terperinci

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasi Dan Laporan Auditor Independen (Mata Uang Indonesia) Laporan Auditor Independen Laporan No. 36797S Pemegang Saham, Dewan Komisaris

Lebih terperinci

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN 30 JUNI 2012 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2011 (DIAUDIT) DAN (Mata Uang Rupiah) PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS

Lebih terperinci

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk Dan ANAK PERUSAHAAN

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk Dan ANAK PERUSAHAAN PT SIDOMULYO SELARAS Tbk Dan ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 September 2012 dan 2011 Dengan Angka Perbandingan untuk Tahun yang Berakhir Pada

Lebih terperinci

PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Laporan Keuangan Konsolidasi 30 Juni 2010 dan 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia)

PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Laporan Keuangan Konsolidasi 30 Juni 2010 dan 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia) PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi 30 Juni 2010 dan 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia) PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Lebih terperinci

P.T. FAJAR SURYA WISESA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK MASA ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2002 DAN 2001

P.T. FAJAR SURYA WISESA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK MASA ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2002 DAN 2001 P.T. FAJAR SURYA WISESA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK MASA ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2002 DAN 2001 DAFTAR ISI Halaman LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI - Pada tanggal 30

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. perusahaan yang mengajak orang lain untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan

BAB II LANDASAN TEORI. perusahaan yang mengajak orang lain untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan BAB II LANDASAN TEORI II.1. Penjualan II.1.1. Definisi Penjualan Penjualan secara umum memiliki pengertian kegiatan yang dilakukan oleh suatu perusahaan yang mengajak orang lain untuk membeli barang dan

Lebih terperinci

Persediaan Uang muka pembelian mesin dan lainnya

Persediaan Uang muka pembelian mesin dan lainnya AKTIVA PT PYRIDAM FARMA Tbk NERACA Tahun yang berakhir pada tanggal ( Dinyatakan dalam Rupiah ) Tidak di audit Tidak di audit Catatan 2007 2006 AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 1 469.620.175 496.651.622

Lebih terperinci

Laporan Keuangan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2005 dan PT ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Tbk.

Laporan Keuangan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2005 dan PT ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Tbk. Laporan Keuangan Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2005 dan 2004 PT ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE Tbk. LAPORAN KEUANGAN PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2005 DAN

Lebih terperinci

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2015 dan 2014 Beserta LAPORAN AUDITOR

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2015 dan 2014 Beserta LAPORAN AUDITOR PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2015 dan 2014 Beserta LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAFTAR ISI Halaman I. SURAT PERNYATAAN DIREKSI

Lebih terperinci

P.T. RIG TENDERS INDONESIA Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2002 DAN 2001

P.T. RIG TENDERS INDONESIA Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2002 DAN 2001 LAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2002 DAN 2001 NERACA PER 30 JUNI 2002 DAN 2001 (Dalam jutaan rupiah, kecuali nilai nominal per saham) Catatan Rp Rp AKTIVA AKTIVA LANCAR Kas dan

Lebih terperinci

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasi Dan Laporan Auditor Independen 31 Desember 2006 dan (Setelah Penggabungan Usaha) (Mata Uang Rupiah Indonesia) LAPORAN KEUANGAN

Lebih terperinci

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan Laporan Keuangan Konsolidasi Dan Laporan Auditor Independen 31 Desember 2009 dan 2008 Dengan Angka Perbandingan Tahun 2007 (Mata Uang Rupiah Indonesia) LAPORAN

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI ANALISIS

BAB III METODOLOGI ANALISIS 59 BAB III METODOLOGI ANALISIS 3.1 Kerangka Pemikiran Pembahasan tesis ini, didasarkan pada langkah-langkah pemikiran sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi objek pajak perusahaan dan menganalisis proses

Lebih terperinci

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT SIDOMULYO SELARAS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 Dengan Angka Perbandingan untuk Tahun yang Berakhir Pada

Lebih terperinci

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 Juni 2010 dan 2009 (Dalam Rupiah)

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 Juni 2010 dan 2009 (Dalam Rupiah) 3 KAS DAN SETARA KAS Kas Kas di Bank 98,459,500 84,011,300 Pihak ketiga: Rekening PT Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., Jakarta 3,017,957,290 1,322,843,814 PT Bank Central Asia Tbk. 2,188,565,921 1,103,518,171

Lebih terperinci

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2014 dan 2013 Beserta LAPORAN AUDITOR

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2014 dan 2013 Beserta LAPORAN AUDITOR PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2014 dan 2013 Beserta LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAFTAR ISI Halaman I. SURAT PERNYATAAN DIREKSI

Lebih terperinci