BAB II KAJIAN TEORITIS

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB II KAJIAN TEORITIS"

Transkripsi

1 BAB II KAJIAN TEORITIS 2.1 Forum Pengertian Forum Forum merupakan tempat atau wadah untuk membicarakan kepentingan bersama atau tempat pertemuan dan bertukar fikran antar pengguna. Forum ini merupakan tempat pengguna untuk mencari informasi yang relevan dan memberikan masukan-masukan sesama antar pengguna. Forum mempunyai aturan-aturan di dalamnya agar pengguna bisa berbicara dengan sopan tanpa menyakiti hati pengguna lainnya, forum juga mempunyai administrator atau bisa juga disebut dengan moderator Tujuan Forum Forum juga mempunyai tujuan tertentu untuk penggunanya adapun tujuan forum menurut Administrator (2009) yaitu sebagai berikut: 1. Memudahkan komunikasi antar pengguna. 2. Memudahkan pengguna membentuk jaringan. 3. Memudahkan pengguna mendapatkan informasi. 4. Saling mengisi dengan support dan tanya jawab antar pengguna. 5. Pengguna dapat membatu untuk sukses bersama. 6. Forum akan selalu update sesuai dengan perkembangannya. Dari tujuan forum maka dapat disimpulkan bahwa forum merupakan tempat berkomunikasi antar pengguna demi memudahkan pengguna untuk sukses bersama dan saling mendukung antar penggna dan selalu update sesuai dengan perkembangan informasi Forum Diskusi Forum diskusi merupaka tampat untuk memberikan pendapat atau mencari informasi yang lebih akurat dan saling berbagi antar pengguna forum, forum diskusi kelompok melibatkan lebih dari satu individu dalam berdiskusi dalam sebuah forum. Forum diskusi menurut Yani (2011) adalah, Proses, pengetahuan, pembelajaran untuk memberikan arti internalisasi nilai-nilai kepada perserta diskusi atau melihat keadaan diskusi pada forum tersebut. 5

2 Forum diskusi menurut Kinciray (2012) juga mempunyai aturan-aturan yang berlaku kepada penggunanya sesuai forum tersebut yaitu: 1. Tidak bersinggung dengan kekerasan 2. Tidak menggunakan huruf besar kecil pada tulisana atau seluruh katakata. 3. Berdiskusi dalam suasana dewasa saling menghargai dan tidak menyerang pribadi-pribadi. 4. Moderato atau admin berhak melakukan penghapusan topik diskusi ataupun respon yang ada tanpa penjelasan jika terlihat topik diskusi yang ada bertentangan dengan aturan dan etika forum yang ada. 5. Moderator berhak memblokir member ID yang secara nyata mengganggu suasana diskusi yang ada. Dari aturan-aturan di atas maka dapat disimpulkan bahwa forum diskusi menpunyai aturan-aturan kepada penggunanya agar pengguna tidak saling menyalakan dalam berdiskusi demi menjaga kualitas forum tersebut dan tidak ada saling mencela antar pengguna forum diskusi. 2.2 Forum Online Pengertian Forum Online Forum online adalah sebuah sarana komunikasi bagi penggunanya. Dimana di dalam forum tersebut terbagi menjadi poin-poin dari forum itu, maksudnya didalam forum tersebut ada pembagian kategori yang dibuat untuk memudahkan penggunanya dalam berinteraksi. Kegunaan dari forum sendiri sangat banyak, diantaranya pengguna bisa bisa mencari informasi yang pengguna butuhkan, khusunya forum yang sudah besar dan sudah sangat terkenal, banyak pilihan yang bisa pengguna dapatkan dari informasi yang pengguna butuhkan tersebut. Forum online juga biasa di jadikan tenpat untuk bersilaturahmi antar pengguna dan saling bersapa satu sama lain dalam melakukan akrivitas yang berbeda di dalam sebuah forum online. Menurut Sulistyarini (2011) Forum online adalah sebuah sarana komunitas di internet yang biasanya di bentuk dengan merekrut pengguna untuk membahas topik-topik yang di sukai masing-masing pengguna pada bagian pembahasan di forum tersebut (p. 1). 6

3 2.2.2 Manfaat Forum Online Banyak diantara pengguna masih merasa khawatir bila harus menulis dalam forum-forum diskusi di internet. Alasannya bermacam-macam. Pengguna memang harus belajar memulai sesuatu yang baru, yang seharusnya memiliki nilai tambah bagi kemajuan wawasan pengguna di kemudian hari. Forum online memberi peluang bagi pengguna untuk saling berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman yang tujuannya untuk kepentingan pengguna berupa wawasan luas agar pengguna memahami dunia maya. Forum online juga bisa digunakan untuk mencurahkan keiginan pribadi. Menurut Administrator forum (2013) forum online mempunyai manfaat bagi pengguna yang tergabung dalam forum tersebut yaitu: 1. Bebas menyampaikan pendapat. 2. Sosialisasi antar member. 3. Menambah wawasan dengan saling share pengalaman dan pengetahuan. 4. Mengisi waktu luang. Dari penjelasan di atas manfaat forum online sangatlah berguna bagi pengguna yang telah bergabung di dalam forum online ini membantu memecahkan masalah, memberikan informasi yang relevan dan bebas menyampaikan pendapat antara penguna dan bisa menigisi waktu luang antar pengguna, manfaat forum online dapat dirasakan pengguna apabila pengguna telah bergabung atau menjadi member pengguna karena bisa berbagi dan menbangun sebuah jaringan yang kuat dan saling percaya dan bisa menjadi tempat atau wadah promosi yang efektif sesama pengguna lainnya Fungsi Forum Online Pada saat ini, di tengah kemajuan yang pesat dibidang telekomunikasi khusunya dibidang internet, menimbulkan berbagai berupa efek dalam kehidupan manusia, salah satunya yaitu munculnya forum online yang saat ini forum-forum online tersebut semakin banyak karena mudah membuatnya. Di samping itu membuat forum yang di-share secara gratis dan munculnya penyedia hosting gratis sehinnga forum dapat digunakan oleh siapa saja yang ingin 7

4 memanfaatkannya sebagai media komunikasi antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lainnya. Menurut Sayuti (2012) forum online memiliki fungsi bagi pengguna yang menggunakannya antara lain fungsi dari forum online adalah: 1. Menambah ilmu informasi lebih akurat Dunia internet merupakan dunia informasi, sumber berita dan ilmu. Dan pada forum online hal yang di dapat lebih akurat. Kenapa forum online bisa memberikan ilmu dan informasi lebih akurat. Karena adanya diskusi yang terjadi pada saat ilmu dan informasi itu di beritakan sehinnga bayaknya diskusi yang terjadi membuat berita lebih akurat. 2. Membangun jaringan yang kuat dan saling pecaya Manusia adalah makhluk sosial yang tidak mampu hidup sendiri. Dengan adanya forum online secara tidak lamgsung pengguna sedang membangun jaringan pertemanan dan semangkin pengguna aktif di sebuah forum jaringan yang kuat. Dengan memiliki jaringan yang kuat akan mempermuda membuat sesuatu. Tentu saja faktor penting dalam membangun jaringan yang kuat adalah saling percaya antar member. 3. Bisa mendapat penghasilan tambahan ataupun utama Jika pengguna pernah menjadi member aktif, tiap forum biasanya membuat sub forum mengenai jual beli, dimana di subforum tersebut kita bisa membuka tempat untuk berdagang barang atau jasa. Biasa nya antar member dapat mempermuda transaksi terutama pengguna adalah member aktif di forum tersebut rasa percaya pembeli tentu saja sangat tinggi. 4. Bisa menjadi tempat promosi yang efektif Jika pemilik sebuah blog, forum bisa di jadikan tempat promosi yang sangat efektif.karena trafik forum sangatlah banyak dan apabila anda mempromosikan blog anda di forum tersebut tentu saja mengundang trafik yang tidak sedikit (p. 2). Forum online mempunyai fitur-fitur yang memudahkan bagi penggunanya dalam melakukan komunikasi untuk berbagi informasi, antara lain: 1. Perbaikan reputasi pengguna, jadi ada statistik yang menunjukan reputasi atau karma dari pengguna. 2. Fitur Blog 3. Fitur group 4. Fitur Radio 5. Waktu dan tanggal 6. Dapat berbagi ke kaskus, twitter, facebook, dan yahoo 7. Login dan Registrasi 8

5 8. Grafik forum Dengan adanya penambahan fitur-fitur pada forum online tersebut memudahkan pengguna untuk saling berbagi antar sesama pengguna mendapatkan informasi yang lebuh akurat dan relevan Dampak Positif dan Negatif Forum Online Setiap komunikasi pengguna selalu mempunyai dampak positif dan negatif begitu juga dengan forum online, sebagian pengguna, pasti mengetahui dampak positif dan negatif dalam menggunakan forum online, dan dalam hal ini pasti ada hal yang memacu pengguna untuk melakukan aktifitas tersebut, tetapi semuanya punya alasan tersendiri. Menurut Sulistyarini (2011) damapak positif dan negatif yang menggunakan forum online yaitu: Dampak Positif Forum Online: 1. Bebas menyampaikan pendapat, tentu semua orang dalam forum online dapat menyampaikan pendapatnya sendiri baik itu berupa saran, komentar, pujian, dan perselisihan, dll. 2. Mempunyai jaringan yang luas, maka dari sosialisasi tersebut antara pengguna satu dan pengguna lain akan terciptalah komunikasi antara keduanya dan itu menjadi awal untuk sebuah jaringan pertemanan. 3. Dapat menambah wawasan, tentu dengan saling berbagi pengguna tersebut semakin menambah wawasan mengenai suatu hal yang tidak terlalu pengguna ketahui.. 4. Mengisi waktu luang 5. Mencari keutungan, yang ini paling banyak digemari orang dalam berforum, karena dengan berforum pengguna dapat berpromosi baik terkenal ataupun tidak. 6. Mencari solusi sebuah masalah, dengan mempertimbangkan dari jawaban forumer lain maka pengguna dapat memperkirakan solusi mana yang layak di ambil untuk menuntaskan sebuah masalah tersebut. 7. Perkuat Pertahanan melakukan aktifitas dengan dukungan atas nama forum tersebut lalu di tambah dengan teman pengguna. Dampak Negatif Forum Online: 1. Pengguna menjadi ketagihan dengan forum 2. Tempat pelampiasan kemarahan sehingga membuat suatu post jadi tidak asik lagi karena ada penggangu. 3. Banyak iklan 4. Terjadi pertikaian anatra pengguna 5. Di tegur moderator apabila pengguna melakukankesalahan 9

6 6. Pemicu penipuan, semua media internet yang dapat melindungi pengguna hanyalah diri sendiripenipuan tersebut terutama dalam aktifitas jual beli (p. 1). Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa forum online memiliki dampak positif dan negatif yaitu dampak positif dapat mengisi waktu luang, bebas memberikan pandapat kapada pengguna, mempunyai jaringan yang luas. Dampak negatif yang ada di forum online yaitu harus mempunyai tanggung jawab atas informasi yang pengguna berikan kepada pengguna, harus siap diberi peringatan pada administrator atau moderator forum, biasanya sering terjadi pertikaian antar pengguna forum. 2.3 Komunikasi Kelompok Pengertian Komunikasi Kelompok Seperti kita ketahui bayak pengguna melakukan komunikasi kelompok untuk memudahkan mereka berbagi informasi satu sama lain dengan pengguna. Menurut Prakosa (2008) bahwa, Komunikasi kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut. (p. 1) Burgoon dalam Wiryanto (2011) mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai berikut: Komunikasi kelompok adalah sebagai interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang telah diketahui, seperti berbagi informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana penggunapenggunanya dapat mengingat karakteristik pribadi pengguna-pengguna yang lain secara tepat. Berdasarkan pendapat tersebut maka dapat diketahui komunikasi kelompok merupakan interakasi secara tatap muka antara tiga atau lebih, berbagi informas dalam memecahkan masalah dan dapat menggingat karekteristik pengguna-penggunanya. 10

7 Hummaira (2012) mendefinisikan komunikasi kelompok adalah: Komunikasi kelompok merupakan komunikasi yang berlangsung antara seorang komunikator dengan sekelompok orang yang jumlahnya lebih dari dua orang. Berdasarkan pendapat diatas maka dapat diketahui komunikasi kelompok merupakan komunikasi yang berlangsung dengan sekelompok orang banyak yang lebih dari dua orang. Menurut Arifin (2013) mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai berikut: komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok kecil seperti dalam rapat, pertemuan, konperensi dan sebagainya. (p. 1) Berdasarkan pendapat di atas maka diketahui komunikasi kelompok merupakan komunikasi beberapa orang dalam kelompok kecil seperti pertemuan rapat, pertemuan dan sebagainya Fungsi Komunikasi Kelompok Seperti yang pengguna ketahui bersama bahwa kelompok tak bisa di pisahkan dari komunikasi antar penggunanya. Banyak manfaat positif jika individu bergabung dalam suatu kelompok, salah satunya saja adalah sebagai media penyelesaian masalah, berbagi ilmu pengetahuan, ataupun sebagai status sosial. Menurut Dwi (2010), Komunikasi kelompok mempunyai fungsi yaitu: 1. Fungsi menjalin hubungan sosial antar pengguna dan kelompok. Bagaimana individu dalam suatu kelompok bisa berhubungan sosial tanpa komunikasi atau sejauh mana suatu kelompok dapat memelihara hubungan sosial diantara pengguna dengan pengguna atau pun pengguna dengan kelompok. 2. Fungsi pendidikan atau edukasi. Hal ini berkaitan dengan pertukaran informasi anatar pengguna. Melalui fungsi ini kebutuhan pengguna akan informasi baru dapat terpenuhi. Secara tidak langsung kemampuan para pengguna dibidangnya masing-masing dapat membawa pengetahuan baru atau justru membawa keuntungan untuk para pengguna lainnya ataupun bagi kelompok. 3. Fungsi kemampuan persuasi. Fungsi ini sebelumnya dapat menguntungkan atau merugikan pihak yang mem-persuasi. Misalnya, seorang pengguna yang berusaha mem-persuasi pengguna kelompok lainnya untuk tidak atau melakuakan sesuatu. Jika ia mem-persuasi suatu yang sejalan dengan kelompok, maka ia akan diterima dan menciptakan iklim yang positif di dalam kelompok, tapi sebaliknya 11

8 jika ia mem-persuasi suatu yang bertentangan dengan kelompok, maka akan berpotensi menciptakan konflik dan perpecahan di dalam kelompok. 4. Fungsi masalah problem solving. Hal ini berkaitan erat dengan jalanjalan alternative dari para pengguna kelompok untuk memecahkan masalah. Keuntungan problem solving dalam kelompok, salah satunya adalah: a. Banyak orang = banyak masukan atau pendapat b. Berkaitan dengan fungsi no.2. Latar belakang pendidikan yang berbeda memungkinkan pemasukan jalan alternative dari banyak sudut pandang, sehingga akan lebih bijaksana dalam pengambilan suatu keputusan. 5. Fungsi sebagai terapi. Pasti semua pengguna pernah mendengar soal terapi kelompok bukan. Tapi memang fungsi yang kelima ini agak berbeda dengan fungsi-fungsi sebelumnya, karena dalam fungsi kelima ini lebih terfokus pada membantu diri sendiri, bukan membantu kelompok. Disini para individu yang memiliki masalah yang sama dikumpulkan, dan pengguna diminta untuk saling terbuka dalam mengungkapkan diri pengguna ataupun masalah pengguna. Dalam kelompok ini juga tetap membutuhkan pemimpin sebagai pengatur atau penengah jika terjadi konflik atau perbedaan pendapat (p. 1). Berdasarkan penjelasan di atas dapat dinyatakan fungsi komunikasi kelompok sebagai tempat mediasi antara pengguna dalam menjalin hubungan sosial diantara pengguna maupun kelompok, sebagai tempat edukasi atau pembalajaran dalam bertukar informasi dalam memecahkan masalah, dan tempat mediasi antar pengguna kelompok bila terjadi konflik atau pembedaan pendapat, selalu memberikan masukan-masukan yang fositif kepada penggunanya agar pengguna lebih percaya diri dalam nmelakuan aktifas sehari-hari tanpa mebebankan orang lain Alat Komunikasi Kelompok Media komunikasi adalah wadah atau sarana didalam bidang komunikasi. Media komunikasi juga suatu benda atau alat yang digunakan sebagai perantara untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Media komunikasi sangat berperan dalam mempengaruhi perubahan masyarakat. Televisi dan radio adalah contoh paling sukses menjadi pendorong perubahan. Menurut Mutiara (2011) ada macam-macam media komunikasi antara lain : 12

9 1.Media cetak Media cetak adalah suatu alat yang digunakan sebagai perantara untuk menginformasikan suatu hal atau masalah kepada masyarakat dalam bentuk cetak. Contoh- contoh media cetak antara lain: a. Koran b. Majalah c. Pamflet d. Spanduk Media cetak bisa berpengaruh positif,yaitu: a. Menambah pengetahuan atau wawasan b. Mengetahui dunia global c. Bisa mempelajari hal-hal yang belum diketahui d. Meningkatkan suatu karya Media cetak berpengaruh negative, antara lain: Tidak semua umur bisa membaca media cetak (khususnya anak-anak karena di media cetak terdapat suatu kolom yang tidak pantad di baca jika belum cukup umur) 2. Media elektronik Media elektronik adalah suatu alat digunakan sebagai perantara untuk menginformasikan suatu hal atau masalah kepada masyarakat dalam bentuk elektronik. Media elektronik dapat berbentuk analog maupun digital elektronik seperti televisi, filim video, internet dll. Media elektronik bisa ber-pengaruh positif, yaitu: a. Lebih mudah mencari informasi b. Bisa dibawa kemana-man seperti HP, note book c. Produktivitas karya Media elektronik bisa pengaruh negatif, yaitu: a. Menjadi malas karena instan b. Menggampangkan sesuatu hal (p. 1). Berdasarkan pejelasan diatas dapat dinyatakan bahawa dalam media komunikasi sebagai alat perantara untuk berkomunikasi antar pengguna baik itu media cetak maupun media elektronik yang masing-masing mempunyai dampak positif dan negative yang tak bisa kita hilangkan. Menurut Rahmatina (2012) media komunikasi mempuyai fungsi, secara umum terbagi menjadi 4 yaitu : 1. Alat untuk menyampaikan informasi. 2. Alat untuk menerjemahkan lambang komunikasi. 3. Alat untuk mempercepat dan mempersingkat penyampaian informasi. 4. Alat untuk menghibur (to entertaint) dan mendidik (to educate). 13

10 Berdasarkan penjelasan diatas bahawa komunikasi itu sebagai alat menyampaikan, memberi, menyalurkan informasi yang kita dapat untuk di berikan kepada pengguna yang menbutuhkannya. 2.4 Senayan Sejarah Ringkas dan Pengertian Senayan Senayan, atau lengkapnya Senayan Library Management System (SLiMS), adalah perangkat lunak sistem manajemen perpustakaan (library management system) sumber terbuka yang dilisensikan di bawah GPL v3. Aplikasi web (yang awalnya) yang dikembangkan oleh tim dari Pusat Informasi dan Humas ini dibangun dengan menggunakan basis data MySQL, dan pengontrol versi Git. Pada tahun 2009, Senayan memenangi INAICTA 2009 untuk kategori open source. Senayan pertama kali digunakan di Perpustakaan Departemen Pendidikan Nasional. Pengembangan Senayan dilakukan oleh SDC (Senayan Developers Community). Program manajemen perpustakan telah habis masa pakainya yang menggunakan program Alice. Alice adalah perangkat lunak buwatan dari Softlink sumbangan Pusat Kebudayaan Inggris, British Council. Perangkat lunak baru itu kemudian dikembangkan dengan General Public License, sistem perizinan yang lazim digunakan dalam perangkat lunak berbasis sumber terbuka. Perizinan ini mensyaratkan agar perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan, dipelajari, diubah, dan didistribusikan ke pihak lain secara bebas. Fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi senayan adalah : 1. Online Public Access Catalog (OPAC) dengan pembuatan thumbnail yang di- generate on-thefly. 2. Thumbnail berguna untuk menampilkan cover buku. 3. Mode penelusuran tersedia untuk yang sederhana (Simple Search) dan tingkat lanjut (Advanced Search) 4. Detail record juga tersedia format XML (Extensible Markup Language) untuk kebutuhan web service. 5. Manajemen data bibliografi yang efisien meminimalisasi redundansi data. 6. Manajemen masterfile untuk data referensial seperti GMD (General Material Designation), Tipe Koleksi, Penerbit, Pengarang, Lokasi, Supplier, dan lain-lain. 14

11 7. Sirkulasi dengan fitur: Transaksi peminjaman dan pengembalian, Reservasi koleksi, Aturan peminjaman yang fleksibel, Informasi keterlambatan dan denda. 8. Manajemen kepenggunaan. 9. Inventarisasi koleksi (stocktaking) 10. Laporan dan Statistik 11. Pengelolaan terbitan berkala 12. Dukungan pengelolaan dokumen multimedia (.flv,.mp3) dan dokumen digital. Khusus untuk pdf dalam bentuk streaming. 13. Senayan mendukung beragam format bahasa termasuk bahasa yang tidak menggunakan penulisan selain latin. 14. Menyediakan berbagai bahasa pengantar (Indonesia, Inggris, Spanyol, Arab, Jerman). 15. Dukungan Modul Union Catalog Service 16. Counter Pengunjung perpustakaan 17. Member Area untuk melihat koleksi sedang dipinjam oleh pengguna 18. Modul sistem dengan fitur: Konfigurasi sistem global, Manajemen modul, Manajemen User (Kemdiknas, 2012: 1) Sebagai perangkat lunak yang termasuk dalam kategori free open source perangkat lunak, Senayan berkembang sangat cepat. Sejak dirilis akhir tahun 2007 sampai dengan sekarang, perangkat lunak ini telah mencapai versi Senayan3- Stable14. Senayan3-Stable14 ini merupakan penyempurnaan dari Senayan- Senayan versi sebelumnya yang dirasa masih memiliki berbagai kekurangan. Perkembangan yang cepat ini tidak lepas dari kontribusi pengguna Senayan yang dengan senang hati akan memberikan laporan terkait dengan kelemahan atau kekurangan yang ada di Senayan. Dari laporan pengguna ini pengembang Senayan kemudian melakukan penyempurnaan. Para pengguna Senayan dapat berkomunikasi, memberikan laporan terkait dengan kelemahan yang ada di Senayan serta berbagi pengalaman dalam pemanfaatan Senayan yang tersedia di situs resmi Senayan Keunggulan dan Kelemahan Senayan Saat ini banyak free open source Software yang dapat digunakan untuk membangun otomasi perpustakaan. Akan tetapi berbagai pengembang free open source software tidak memberikan garansi atas pemanfaatnya produk-produknya. Untuk itu sebelum memilih salah satu free open source software yang akan digunakan untuk membangun otomasi perpustakaan, perpustakaan perlu 15

12 melakukan penilaian terhadap sebuah free open source software sebelum free open source software tersebut digunakan. Penilaian ini perlu dilakukan agar perpustakaan tidak salah pilih dan menyesal kemudian hari karena menggunakan free open source software yang memiliki banyak kelemahan atau kekurangan. Dari tulisan Nurochman (2013) berdasarkan pengamatan penulis perangkat lunak ini memiliki banyak nilai lebih atau keunggulan. Berbagai keunggulan yang dimiliki perangkat lunak senayan ini adalah: 1. Menggunakan desain web yang dinamis dan fleksibel dari segi tampilan, baik untuk pengguna dan pengelola perpustakaan 2. Menggunakan metode one klik 3. Menggunakan standar metadata Dublin core. 4. Menggunakan teknologi webserver dan client atau dapat dijaringkan kebanyak computer. 5. Menggunakan teknologi bahasa program php dan manajemen database mysql. 6. Tidak akan terjadi duplikasi data, karena nomor barcode/nomer inventaris koleksi menjadi nomor indentifikasi system secara otomatis. Apabila ada duplikasi data system secara otomatisakan menolak. 7. Suport dengan teknologi, RFID, barcode yang menyatu dalam satu system. 8. Manajemen backup data secara periodic. 9. Hak akses bagi masing-masing operator. 10. Laporan statistik bedasarkan nomor klasifikasi, jumlah pengunjung, jumlah koleksi, jumlah pengguna. 11. Manajemen transferdata yang fleksibel. 12. Support dengan berbagai macam operating system baik windows ataupun linux. 13. Sangat mudah dalam pengoperasionalan. 14. Tersedia sarana upload file untuk koleksi digital. 15. Tersedia tipe koleksi, baik dari buku, cd, film, fiksi dan lain lain. 16. Support menggunakan TCP/IP dan publish ke internet atau perpustakaan online (p. 1). Senayan open source merupakan jawaban untuk implementasi sistem informasi perpustakaan baik untuk skala perpustakaan besar ataupun untuk perpustakaan kecil tanpa harus berinvestasi secara besar, dan sudah terbukti bahwa senayan open source adalah program yang sangat handal, fleksibel dan mudah dalam merawat sistem dan manajemen backup data. 16

13 Sedangkan kekurangan atau kelemahan dari Senayan sebagai perangkat lunak otomasi perpustakaan berbasis free open source software, menurut komunitas SLiMS Pekan Baru (2013) adalah: 1. Kompatibilitas Web Browser untuk mengakses Senayan diperlukan web browser. Tidak semua web browser mampu menjalankan aplikasi ini dengan sempurna.perangkat lunak ini merekomendasikan mozilla firefox sebagai web browser. Sehingga jika penggunaan web browser selain mozilla firefox mampu tampilan Senayan tidak akan muncul secara sempurna. Misalnya ada beberapa menu yang akan tertutupi oleh banner jika pengguna menggunakan internet eksplorer sebagai web browser. Namun jika hanya digunakan untuk mengakses OPAC (online public access catalog) semua web browser dapat digunakan. 2. Otoritas Akses File Senayan menyediakan fasilitas upload (unggah) file. Dengan fasilitas ini pengelola perpustakaan dapat menyajikan koleksi digital yang dimiliki perpustakaan, seperti e-book, e-journal, skripsi digital, tesis digital dan koleksi digital lainnya. Namun fasilitas upload file ini tidak dilengkapi dengan pembagian otoritas akses file. Akibatnya setiap koleksi digital yang telah di upload ke dalam Senayan berarti dapat diakses oleh semua orang. Kondisi ini tentu sedikit mengkhawatirkan jika koleksi digital yang diupload adalah skripsi, tesis atau laporan penelitian digital.skripsi digital, tesis atau laporan penelitian digital dibatasi aksesnya karena koleksi digital jenis rentan dengan masalah plagiasi (p. 1) 17

RANCANG BANGUN ARSITEKTUR DAN OTOMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO

RANCANG BANGUN ARSITEKTUR DAN OTOMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO RANCANG BANGUN ARSITEKTUR DAN OTOMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO Muhammad Nadzirin Anshari Nur 1, Mustarum Musaruddin 2, Jumadil Nangi

Lebih terperinci

PROFIL SIPUS. (Sistem Informasi Perpustakaan) Oleh: Rasiman

PROFIL SIPUS. (Sistem Informasi Perpustakaan) Oleh: Rasiman PROFIL SIPUS (Sistem Informasi Perpustakaan) Oleh: Rasiman Disampaikan Pada: PELATIHAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN, 2008 Deskripsi Umum Sistem Sistem Informasi Perpustakaan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Masalah Mengenai Alasan Pemilihan Aplikasi Open Source

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Masalah Mengenai Alasan Pemilihan Aplikasi Open Source digilib.uns.ac.id BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Analisis Masalah Mengenai Alasan Pemilihan Aplikasi Open Source Digilib Versi Rumah Cerdas Intikom Perpustakaan POLTEKKES Surakarta lebih memilih menggunakan Aplikasi

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENGUNAAN APLIKASI INDARJI (INDEKS ARTIKEL JURNAL ILMIAH) UPT PERPUSTAKAAN POLINES

PETUNJUK TEKNIS PENGUNAAN APLIKASI INDARJI (INDEKS ARTIKEL JURNAL ILMIAH) UPT PERPUSTAKAAN POLINES PETUNJUK TEKNIS PENGUNAAN APLIKASI INDARJI (INDEKS ARTIKEL JURNAL ILMIAH) UPT PERPUSTAKAAN POLINES Oleh M. Syam Suryanto, S.Sos UPT PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI SEMARANG 2015 Daftar Isi Halaman Judul

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tertentu untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual. (Sulistyo-

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tertentu untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual. (Sulistyo- BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perpustakaan 2.1.1 Pengertian Perpustakaan Perpustakaan adalah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Penerapan teknologi informasi saat ini menyebar hampir di semua bidang termasuk di

BAB 1 PENDAHULUAN. Penerapan teknologi informasi saat ini menyebar hampir di semua bidang termasuk di BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah Penerapan teknologi informasi saat ini menyebar hampir di semua bidang termasuk di perpustakaan. Perpustakaan sebagai institusi pengelola informasi merupakan

Lebih terperinci

MANUAL BOOK PERPUSTAKAAN STMIK JAKARTA STI&K

MANUAL BOOK PERPUSTAKAAN STMIK JAKARTA STI&K MANUAL BOOK PERPUSTAKAAN STMIK JAKARTA STI&K Oleh: Mohamad Saefudin, SKom, MMSI http://library.jak-stik.ac.id SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER JAKARTA STI&K 2017 DAFTAR ISI Kata Pengantar...

Lebih terperinci

Pra Instalasi dan Instalasi Senayan Oleh Heri Abi Burachman Hakim, SIP

Pra Instalasi dan Instalasi Senayan Oleh Heri Abi Burachman Hakim, SIP Pra Instalasi dan Instalasi Senayan Oleh Heri Abi Burachman Hakim, SIP Pra Instalasi Pada Tulisan Sebelumnya telah dikemukakan berbagai alasan mengapa sebuah perpustakaan menggunakan Senayan sebagai perangkat

Lebih terperinci

AUTOMASI PERPUSTAKAAN

AUTOMASI PERPUSTAKAAN A. Pendahuluan AUTOMASI PERPUSTAKAAN Oleh: Gatot Subrata, S.Kom Abstrak. Sistem Automasi Perpustakaan adalah penerapan teknologi informasi pada pekerjaan administratif di perpustakaan agar lebih efektif

Lebih terperinci

Kata Kunci: Perangkat Lunak Otomasi, Perangkat Lunak Perpustakaan Digital, Senayan, SLIMS, Perpustakaan Seni.

Kata Kunci: Perangkat Lunak Otomasi, Perangkat Lunak Perpustakaan Digital, Senayan, SLIMS, Perpustakaan Seni. Optimalisasi Senayan Sebagai Perangkat Lunak Berbasis Open Source Untuk Perpustakaan Seni Oleh Heri Abi Burachman Hakim Calon Pustakawan Institut Seni Indonesia Yogyakarta Abstraksi Perangkat lunak menjadi

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. merupakan layanan yang sangat penting dengan layanan-layanan yang ada di

BAB IV PEMBAHASAN. merupakan layanan yang sangat penting dengan layanan-layanan yang ada di BAB IV PEMBAHASAN Layanan penelusuran informasi koleksi di Perpustakaan Nasional RI merupakan layanan yang sangat penting dengan layanan-layanan yang ada di perpustakaan. Karena layanan penelusuran merupakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan informasi diiringi dengan perkembangan teknologi yang disebut

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan informasi diiringi dengan perkembangan teknologi yang disebut BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi merupakan kebutuhan di dalam kehidupan manusia saat ini. Perkembangan informasi diiringi dengan perkembangan teknologi yang disebut dengan teknologi informasi.

Lebih terperinci

MANUAL OTOMIGEN X 2.0. Daftar Isi

MANUAL OTOMIGEN X 2.0. Daftar Isi Daftar Isi Daftar Isi...0 1. PENDAHULUAN...2 1.1 Otomigen X...2 1.2 Struktur Manual...3 1.3 Spesifikasi Otomigen X 2.0...3 1.4 Tipe User...3 2. User Guide...5 2.1 Home...5 2.2 Frequently Ask Question (FAQ)...8

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN LITERATUR

BAB II TINJAUAN LITERATUR 2.1 Pengertian Efektivitas BAB II TINJAUAN LITERATUR Kata efektif berasal dari bahasa Inggris yaitu effective yang berarti berhasil atau sesuatu yang dilakukan yang menghasilkan perolehan hasil yang baik.

Lebih terperinci

ISU- ISU Seputar Implementasi Dan Development slims. #SLiMSCommeet2012

ISU- ISU Seputar Implementasi Dan Development slims. #SLiMSCommeet2012 ISU- ISU Seputar Implementasi Dan Development slims #SLiMSCommeet2012 Hendro Wicaksono twitter.com/hendrowicaksono facebook.com/hendrowicaksono [email protected] SLiMS lead developer 5 tahun Sejak

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Sistem Perpustakaan Terintegrasi Sistem Perpustakaan Terintregasi merupakan pengintegrasian antara bidang pekerjaan administrasi, pengadaan, inventarisasi,

Lebih terperinci

1.1 Latar Belakang Masalah

1.1 Latar Belakang Masalah 1 BAB 1. PENDAHULUAN Bab ini mendeskripsikan tentang latar belakang mengenai pengembangan sistem informasi ini, rumusan masalah yang ditangani oleh aplikasi ini, tujuan, pembahasan, ruang lingkup kajian,

Lebih terperinci

SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM

SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM i ii SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Penerbitan Grafis dan Elektronik yang dibina oleh Pitoyo Widi Atmoko, S.SI., M.SI Oleh : Edi Saputra 125030700111004

Lebih terperinci

MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH

MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH Keterangan Software Sistem Informasi Manajemen Sekolah Versi Kla 2.15.1 Web Demo : http://simsekolah.cmsloka.com User Level : 1. Administrator Username dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aplikasi Senayan Library Management System (SLiMS) merupakan salah satu sistem automasi perpustakaan yang bersifat open source atau gratis. SLiMS merupakan peraih INAICTA

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENUJU ERA PERPUSTAKAAN DIGITAL

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENUJU ERA PERPUSTAKAAN DIGITAL SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MENUJU ERA PERPUSTAKAAN DIGITAL sekti dot com information technology consulting Laboratorium Komputer dan Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNDIP Telpon (024)

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. pengaturan data secara cepat dan akurat, telah mengubah perpustakaan yang

BAB 1 PENDAHULUAN. pengaturan data secara cepat dan akurat, telah mengubah perpustakaan yang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini perkembangan informasi dalam suatu perpustakaan dapat berkembang dengan sangat cepat. Data data yang diolah khususnya data perpustakaan semakin banyak dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. membantu dan bermanfaat bagi lembaga-lembaga atau perusahaanperusahaan. Penyampaian informasi dengan website tidak membutuhkan

BAB I PENDAHULUAN. membantu dan bermanfaat bagi lembaga-lembaga atau perusahaanperusahaan. Penyampaian informasi dengan website tidak membutuhkan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan informasi teknologi saat ini telah berkembang dengan pesat. Penggunaan website dalam menyampaikan informasi sangatlah membantu dan bermanfaat bagi lembaga-lembaga

Lebih terperinci

: ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. berbasis web dengan gambaran umum rancangannya.

: ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. berbasis web dengan gambaran umum rancangannya. BAB 4 : ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini berisi tentang perancangan sistem aplikasi E- Learning berbasis web dengan gambaran umum rancangannya. BAB 5 : IMPLEMENTASI SISTEM Bab ini penulis menyajikan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media

BAB 1 PENDAHULUAN. perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut information age ini, media elektronik

Lebih terperinci

MENGELOLA DATABASE KOLEKSI BUKU DENGAN GREENSTONE UNTUK ORANG AWAM

MENGELOLA DATABASE KOLEKSI BUKU DENGAN GREENSTONE UNTUK ORANG AWAM MENGELOLA DATABASE KOLEKSI BUKU DENGAN GREENSTONE UNTUK ORANG AWAM B. Mustafa [email protected] Banyak orang yang mempunyai koleksi buku pribadi di rumah dalam jumlah yang cukup besar. Mereka biasanya ingin

Lebih terperinci

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB Pendahuluan AL-QUR AN WEB adalah program aplikasi pencarian ayat-ayat Al-Qur an berbasis web. Untuk dapat mengakses program maka user perlu menggunakan internet browser dan mengunjungi

Lebih terperinci

BAB 1 MENGENAL JOOMLA!

BAB 1 MENGENAL JOOMLA! BAB 1 MENGENAL JOOMLA! Joomla Open Source atau lebih sering dikenal dengan Joomla! merupakan salah satu Content Management System (CMS) yang bersifat Open Source, ialah sebuah software gratis yang dapat

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN Pusat Layanan Teknologi Fakultas Teknik U niversitas D iponegoro Sem arang 2 Latar Belakang Perguruan tinggi, sebagai suatu lembaga, perlu mengetahui tingkat produktivitas

Lebih terperinci

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 1 Daftar Isi BAB 1... 3 PENDAHULUAN... 3 1.1 ALUR KERJA SI-NPP... 3 BAB 2... 4 MENJALANKAN APLIKASI SI-NPP... 4 2.1 MASUK KE APLIKASI SI-NPP... 4 2.2 MENU DALAM APLIKASI (NPP)... 4 2.2.1 Menu Informasi...

Lebih terperinci

MENGENAL LEBIH JAUH SIPISIS VERSI WINDOWS

MENGENAL LEBIH JAUH SIPISIS VERSI WINDOWS MENGENAL LEBIH JAUH SIPISIS VERSI WINDOWS Nama SIPISIS sebagai software untuk pengelolaan sistem otomasi perpustakaan sudah banyak dikenal oleh kalangan pustakawan di Indonesia sejak pertengahan tahun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. untuk penerimanya sehingga dapat bermanfaat dan dapat digunakan oleh

BAB I PENDAHULUAN. untuk penerimanya sehingga dapat bermanfaat dan dapat digunakan oleh 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Informasi dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan manusia. Informasi sendiri merupakan data yang sudah diolah/diproses ke dalam bentuk yang sangat berarti

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut dari hasil perancangan di Bab III maka ditabel hasil uji coba dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan

Lebih terperinci

PANDUAN PENGOLAHAN KOLEKSI DAN SIRKULASI BERBASIS SLiMS. By Dian Kristyanto. Library Consultant in CV. Selembar Papyrus

PANDUAN PENGOLAHAN KOLEKSI DAN SIRKULASI BERBASIS SLiMS. By Dian Kristyanto. Library Consultant in CV. Selembar Papyrus PANDUAN PENGOLAHAN KOLEKSI DAN SIRKULASI BERBASIS SLiMS By Dian Kristyanto Library Consultant in CV. Selembar Papyrus DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN... 2 BAB 2 PANDUAN PENGOLAHAN KOLEKSI... 3 2.1 Proses

Lebih terperinci

Teknologi Informasi Perpustakaan

Teknologi Informasi Perpustakaan REFORMASI BIROKRASI Teknologi Informasi Perpustakaan (e library) Berbicara mengenai teknologi informasi tidak terlepas dari pandangan seseorang akan seperangkat alat-alat komputer yang digunakan sebagai

Lebih terperinci

Pengertian Mambo BAB Apa itu Mambo?

Pengertian Mambo BAB Apa itu Mambo? BAB 1 Pengertian Mambo 1. Apa itu Mambo? Mambo Open Source (MOS) atau sering disebut Mambo adalah sebuah Content Management System (CMS) yang dibuat menggunakan bahasa PHP (PHP Hypertext Processor). Mambo

Lebih terperinci

LATAR BELAKANG A. Tujuan

LATAR BELAKANG A. Tujuan I. LATAR BELAKANG Naskah atau dokumen merupakan salah satu produk yang dihasilkan dalam sebuah tatanan organisasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, laporan dan evaluasi hampir seluruhnya menghasilkan

Lebih terperinci

Sekilas Tentang Sistem Aplikasi

Sekilas Tentang Sistem Aplikasi Sekilas Tentang Sistem Aplikasi Sistem Pengelolaan Database Jalan Propinsi Dan Kabupaten/Kota yang disingkat menjadi SipDJD, adalah sebuah sistem aplikasi yang dibangun dengan tujuan untuk memudahkan komunikasi

Lebih terperinci

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI Perancangan Website Ujian Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML OLEH: AULIA RAHMAN 21060113120007 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2014 Abstrak

Lebih terperinci

I. LATAR BELAKANG Naskah atau dokumen merupakan salah satu produk yang dihasilkan dalam sebuah tatanan organisasi, mulai dari perencanaan,

I. LATAR BELAKANG Naskah atau dokumen merupakan salah satu produk yang dihasilkan dalam sebuah tatanan organisasi, mulai dari perencanaan, I. LATAR BELAKANG Naskah atau dokumen merupakan salah satu produk yang dihasilkan dalam sebuah tatanan organisasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, laporan dan evaluasi hampir seluruhnya menghasilkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang sangat cepat mengakibatkan manusia menginginkan segala sesuatunya dengan mudah dan ringkas. Bertukar informasi adalah suatu hal yang sangat

Lebih terperinci

Gambar Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Langkah Dua)

Gambar Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Langkah Dua) Gambar 4.149 Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Langkah Dua) 270 Gambar 4.150 Rancangan Layar Halaman Kuis Guru (Cek) 271 Gambar 4.151 Rancangan Layar Halaman Nilai Guru 272 Gambar 4.152 Rancangan Layar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perpustakaan sekolah merupakan faktor penunjang dalam proses belajarmengajar,

BAB I PENDAHULUAN. Perpustakaan sekolah merupakan faktor penunjang dalam proses belajarmengajar, BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perpustakaan sekolah merupakan faktor penunjang dalam proses belajarmengajar, dimana perpustakaan dapat dijadikan sumber referensi bagi para penggunanya. Namun

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berarti kumpulan buku-buku (Daryanto, 1986: 1). Dalam bahasa inggris perpustakaan disebut library, istilah ini berasal

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berarti kumpulan buku-buku (Daryanto, 1986: 1). Dalam bahasa inggris perpustakaan disebut library, istilah ini berasal digilib.uns.ac.id 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Perpustakaan -pustaka- yang berarti kumpulan buku-buku (Daryanto, 1986: 1). Dalam bahasa inggris perpustakaan disebut library, istilah ini berasal

Lebih terperinci

MIGRASI SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (Studi Kasus di Perpustakaan STAIN Pekalongan)

MIGRASI SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (Studi Kasus di Perpustakaan STAIN Pekalongan) MIGRASI SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (Studi Kasus di Perpustakaan STAIN Pekalongan) Junaeti UPT Perpustakaan STAIN Pekalongan [email protected] Abstract : The revolution of information technology is

Lebih terperinci

APLIKASI INVENTARIS BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB. Sir Kalifatullah Ermaya. Abstrak

APLIKASI INVENTARIS BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB. Sir Kalifatullah Ermaya. Abstrak APLIKASI INVENTARIS BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB Sir Kalifatullah Ermaya Abstrak Perkembangan teknologi yang pesat membawa banyak perubahan dalam bertukar informasi. Pertukaran informasi yang dulunya

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN LITERATUR

BAB II TINJAUAN LITERATUR BAB II TINJAUAN LITERATUR 2.1 Sistem Kerumahtanggaan Perpustakaan Kerumahtanggaan perpustakaan (library house keeping) adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan rutin sehari-hari

Lebih terperinci

Pelatihan Pembuatan Media Perpustakaan Elektronik Berbasis Website bagi Guru-Guru SMKN 1 Purwosari Gunung Kidul

Pelatihan Pembuatan Media Perpustakaan Elektronik Berbasis Website bagi Guru-Guru SMKN 1 Purwosari Gunung Kidul Pelatihan Pembuatan Media Perpustakaan Elektronik Berbasis Website bagi Guru-Guru SMKN 1 Purwosari Gunung Kidul Oleh: Yoga Guntur Sampurno M. Pd ([email protected]) Ibnu Siswanto M.Pd. ([email protected])

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan

BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan organisasi informatika. Karena itu sistem informasi yang berbasis komputasi sudah banyak

Lebih terperinci

Senayan Library Management System For Dummies. M. Rasyid Ridho

Senayan Library Management System For Dummies. M. Rasyid Ridho Senayan Library Management System For Dummies M. Rasyid Ridho 24 Desember 2011 1 Daftar Isi 1 Mengenal Senayan Library Management System 3 1.1 Fitur SLiMS.............................. 3 1.2 Sejarah Perkembangan

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN. SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (Pengguna Admin Unit Kerja) Disusun oleh: Tim Pengembang Aplikasi dan Sistem Informasi

BUKU PANDUAN. SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (Pengguna Admin Unit Kerja) Disusun oleh: Tim Pengembang Aplikasi dan Sistem Informasi BUKU PANDUAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN (Pengguna Admin Unit Kerja) Disusun oleh: Tim Pengembang Aplikasi dan Sistem Informasi UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GADJAH MADA 2014 DAFTAR ISI BUKU PANDUAN...1

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Komputer adalah kekuatan yang dominan di dalam masyarakat. Penggunaannya terus saja

BAB 1 PENDAHULUAN. Komputer adalah kekuatan yang dominan di dalam masyarakat. Penggunaannya terus saja BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komputer adalah kekuatan yang dominan di dalam masyarakat. Penggunaannya terus saja berkembang dari tahun ke tahun yang mulanya hanya sebagai mesin pengolah informasi

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. masyarakatluas sebagai saran pembelajaran sepanjang hayat tanpa

BAB II KAJIAN PUSTAKA. masyarakatluas sebagai saran pembelajaran sepanjang hayat tanpa 6 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Perpustakaan Umum Perpustakaan Umum adalah perpustakaan yang peruntukukan bagi masyarakatluas sebagai saran pembelajaran sepanjang hayat tanpa membedakan umur, jenis kelamin,

Lebih terperinci

APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP

APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 13-26 ISSN: 0854-4743 APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP M. Irfan Ashshidiq, M. Andri Setiawan, Fathul Wahid Jurusan Teknik Informatika,

Lebih terperinci

Evaluasi Pemanfaatan Fitur Membership Slims 7 Cendana Dalam Mengelola Data Keanggotaan Perpustakaan Universitas Andalas

Evaluasi Pemanfaatan Fitur Membership Slims 7 Cendana Dalam Mengelola Data Keanggotaan Perpustakaan Universitas Andalas Evaluasi Pemanfaatan Fitur Membership Slims 7 Cendana Dalam Mengelola Data Keanggotaan Perpustakaan Universitas Andalas Andi Saputra Staf Bidang Automasi UPT Perpustakaan Universitas Andalas, Padang Abstrak

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aplikasi Berbasis Web Yang dimaksud dengan aplikasi web atau aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dijalankan melalui browser. Aplikasi seperti ini pertama kali dibangun hanya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini sudah menjadi elemen

BAB I PENDAHULUAN. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini sudah menjadi elemen BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini sudah menjadi elemen penting bagi kehidupan masyarakat modern terutama fungsinya dalam bersosialisasi dan berinteraksi.

Lebih terperinci

PROGRAM APLIKASI INLISLITE VERSI 3 SEBAGAI PILIHAN SARANA OTOMASI PERPUSTAKAAN

PROGRAM APLIKASI INLISLITE VERSI 3 SEBAGAI PILIHAN SARANA OTOMASI PERPUSTAKAAN PROGRAM APLIKASI INLISLITE VERSI 3 SEBAGAI PILIHAN SARANA OTOMASI PERPUSTAKAAN DAN INTEROPERABILITAS ANTAR PERPUSTAKAAN Oleh Aristianto Hakim, S.IPI 1 (Disampaikan pada acara Lokakarya Interoperabilitas

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN PUSLIT GEOTEKNOLOGI-LIPI

PENGEMBANGAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN PUSLIT GEOTEKNOLOGI-LIPI PENGEMBANGAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN PUSLIT GEOTEKNOLOGI-LIPI Agus Men Riyanto 1, Fitri Listiyani 1 dan Didik Pratawijaya 1 1 Puslit Geoteknologi LIPI. Jln Sangkuriang, Bandung 40135 Phone +62 (22)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penerapan Teknologi Informasi (TI) saat ini telah menyebar hampir di semua bidang tidak terkecuali di perpustakaan. Perpustakaan sebagai institusi pengelola

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi pada masa sekarang ini begitu pesat sehingga

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi pada masa sekarang ini begitu pesat sehingga BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi pada masa sekarang ini begitu pesat sehingga memungkinkan kita untuk menghubungkan komputer melalui jaringan. Jaringan komputer cukup berkembang

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM 4.1 Pengertian Implementasi Sistem Implementasi sistem adalah suatu prosedur yang dilakukan untuk menyelesaikan sistem yang ada dalam dokumen rancangan sistem yang telah disetujui

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hal, dengan perspektif orang akan memandang sesuatu hal berdasarkan cara-cara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. hal, dengan perspektif orang akan memandang sesuatu hal berdasarkan cara-cara BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Tentang Perspektif Sosiologis Perspektif merupakan suatu kumpulan asumsi maupun keyakinan tentang sesuatu hal, dengan perspektif orang akan memandang sesuatu hal berdasarkan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. koleksi bahan pustaka secara sistematis dan digunakan oleh pemakai sebagai

BAB 1 PENDAHULUAN. koleksi bahan pustaka secara sistematis dan digunakan oleh pemakai sebagai BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah adalah salah satu unit kerja yang berupa tempat untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, dan mengatur koleksi bahan pustaka

Lebih terperinci

PANDUAN DIGITAL LIBRARY

PANDUAN DIGITAL LIBRARY PANDUAN DIGITAL LIBRARY UNIVERSITAS NEGRI MAKASSAR 2012 Isi panduan: membuka digital library, mendaftarkan akun, hirarki pengguna,mengedit profil, memberi komentar, upload jurnal, panduan cko (chief knowledge

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Pada dasarnya sistem informasi merupakan suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu

Lebih terperinci

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA Bab II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Berdasarkan web pariwisata yang sudah pernah ada masih terdapat beberapa kekurangan dan penulis bermaksud mengambangkan aplikasi tersebut untuk melengkapi

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. solusi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh pihak PT. Cahaya Baru

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. solusi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh pihak PT. Cahaya Baru BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Penerapan aspek Teknologi Informasi dalam bentuk sebuah aplikasi merupakan solusi dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh pihak PT. Cahaya Baru

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Unit Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Unit Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah lembaga yang melaksanakan kebijakan Pemerintah Kabupaten / Kota dalam bidang pendidikan dan merupakan

Lebih terperinci

Gambar 4.1 Menu List Anggota Menu Anggota Menu ini adalah menu yang di gunakan untuk Insert, Update, Delete, dan Read Data.

Gambar 4.1 Menu List Anggota Menu Anggota Menu ini adalah menu yang di gunakan untuk Insert, Update, Delete, dan Read Data. BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1 Implementasi Sistem 4.1.1 Tampilan Petugas Perpustakaan 4.1.1.1 Menu List Anggota Menu ini di gunakan untuk memberikan informasi kepada user terkait daftar anggota perpustakaan

Lebih terperinci

SEMINAR NASIONAL ANALISIS AWAL SISTEM INFORMASI PERALATAN LABORATORIUM PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FT UNM

SEMINAR NASIONAL ANALISIS AWAL SISTEM INFORMASI PERALATAN LABORATORIUM PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FT UNM ANALISIS AWAL SISTEM INFORMASI PERALATAN LABORATORIUM PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FT UNM Ridwansyah Jurusan PTA FT Universitas Negeri Makassar [email protected] ABSTRAK Pemanfaatan teknologi informasi

Lebih terperinci

Bab IV. HASIL DAN ANALISIS

Bab IV. HASIL DAN ANALISIS Bab IV. HASIL DAN ANALISIS 4.1 Hasil Karya / Implementasi Hasil karya yang diciptakan adalah sistem informasi perpustakaan berbasis web yang berisi infornasi ketersediaan buku beserta pengolahan data penyedia

Lebih terperinci

Lebih Dekat Dengan Component Joomla

Lebih Dekat Dengan Component Joomla Lebih Dekat Dengan Component Joomla Ari Fadli fadli.te.unsoed@gmail http://fadli84.wordpress.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara

Lebih terperinci

soal tes + ujian asil + ujian BUKU PANDUAN SISTEM MANAJEMEN KONTEN PADA PLATFORM MOODLE Buku Panduan CMS pada Platform Moodle 1

soal tes + ujian asil + ujian BUKU PANDUAN SISTEM MANAJEMEN KONTEN PADA PLATFORM MOODLE Buku Panduan CMS pada Platform Moodle 1 soal tes + ujian asil + ujian BUKU PANDUAN SISTEM MANAJEMEN KONTEN PADA PLATFORM MOODLE Buku Panduan CMS pada Platform Moodle 1 Daftar Isi Daftar Isi...2 BAB I. PENDAHULUAN...3 1.1. Sekilas Tentang Moodle...3

Lebih terperinci

USU e-learning PANDUAN BAGI DOSEN. Pusat Sistem Informasi USU UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

USU e-learning PANDUAN BAGI DOSEN. Pusat Sistem Informasi USU UNIVERSITAS SUMATERA UTARA USU e-learning PANDUAN BAGI DOSEN Pusat Sistem Informasi USU - 2017 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA PENDAHULUAN A. Apa Itu E-Learning Sistem pembelajaran online (E-Learning) merupakan sarana yang memungkinkan

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN ELEARNING PETUNJUK BAGI PENGAJAR PADA E-LEARNING. Muhamad Ali, MT.

MATERI PELATIHAN ELEARNING PETUNJUK BAGI PENGAJAR PADA E-LEARNING. Muhamad Ali, MT. MATERI PELATIHAN ELEARNING PETUNJUK BAGI PENGAJAR PADA E-LEARNING Muhamad Ali, MT http://elektro.uny.ac.id/muhal Fitur-Fitur E-Learning dengan LMS Moodle Ditinjau dari segi fasilitas, E-learning yang dikembangkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Tampilan Hasil Adapun yang akan dibahas pada bab ini yaitu mengenai hasil dari pembahasan Sistem Informasi Persediaan Barang pada CV. BARUMUN, yang telah dibuat serta akan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat dan menambah di berbagai bidang, seperti pendidikan, perbankan, perhubungan,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Eksistensi teknologi mulai merambah seluruh sisi kehidupan, tidak

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Eksistensi teknologi mulai merambah seluruh sisi kehidupan, tidak BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Eksistensi teknologi mulai merambah seluruh sisi kehidupan, tidak terkecuali perpustakaan. Sebagai bagian dari masyarakat, perpustakaan perlu mengikuti dinamika yang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman,

BAB 1 PENDAHULUAN. internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejak perkembangan aplikasi Web yang semakin pesat dengan munculnya teknologi internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman, penyampaian dan penerimaan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini akan membahas tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan dan metodologi tentang pembangunan aplikasi mobile Online Public Access Catalog (OPAC). 1.1.

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN PUSTAKA BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1. Internet Menurut Prakoso (2007 : 119) Internet adalah sebuah kumpulan jaringan komputer lokal yang menggunakan perangkat lunak internet dan protokol TCP/IP atau HTTP. Oleh

Lebih terperinci

PANDUAN PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MANDIRI MATA PELAJARAN FISIKA

PANDUAN PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MANDIRI MATA PELAJARAN FISIKA PANDUAN PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MANDIRI MATA PELAJARAN FISIKA UNTUK SISWA PANDUAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MANDIRI 1 KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan rahmat-nya,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Dila Farida Nurfajriah, 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Dila Farida Nurfajriah, 2013 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Dewasa ini perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di dunia berkembang sangat pesat dan telah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan dan profesi.

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1. Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini aan dijelaskan

Lebih terperinci

Pengantar. 1. Data diri Guru/Staf lengkap beserta NUPTK, dan Nomor Anggota 2. Status Aktif/Non Aktif. b. Kategori Pelajar/Peserta Didik

Pengantar. 1. Data diri Guru/Staf lengkap beserta NUPTK, dan Nomor Anggota 2. Status Aktif/Non Aktif. b. Kategori Pelajar/Peserta Didik Pengantar Aplikasi Perpustakaan Sekolah (APS) adalah Manajemen Perpustakaan berbasis online dan juga bisa digunakan ofline agar pelayanan perpustakaan anda semakin cepat, mudah dan berkualitas. Aplikasi

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 234 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Pada bagian implementasi, penulis akan menjelaskan mengenai spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan sistem, jaringan yang dibutuhkan,

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Automasi Perpustakaan Bilal (2002) menyatakan bahwa automasi perpustakaan adalah sebuah proses pengelolaan perpustakaan dengan menggunakan bantuan teknologi informasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan mesin pendingin ruangan (toshiba). Website ini terdiri

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR USER MANUAL

KATA PENGANTAR USER MANUAL KATA PENGANTAR A rsip Nasional RI (ANRI) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang melaksanakan tugas negara di bidang kearsipan. Salah satu tugas ANRI adalah melaksanakan kebijakan di bidang konservasi

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR PEMBUATAN E-COMMERCE TOKO BUKU DENGAN ASP DAN DATABASE ODBC

TUGAS AKHIR PEMBUATAN E-COMMERCE TOKO BUKU DENGAN ASP DAN DATABASE ODBC TUGAS AKHIR PEMBUATAN E-COMMERCE TOKO BUKU DENGAN ASP DAN DATABASE ODBC TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat-syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Pada Fakultas Teknik Jurusan Elektro

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang

BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Melihat banyaknya bidang usaha ikan secara konvensional saat ini maka tidak mudah bagi penjual yang menjual ikannya untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dengan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. merupakan salah satu cara untuk memasuki Perguruan Tinggi. Hampir semua siswa

BAB 1 PENDAHULUAN. merupakan salah satu cara untuk memasuki Perguruan Tinggi. Hampir semua siswa 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang merupakan salah satu cara untuk memasuki Perguruan Tinggi. Hampir semua siswa Sekolah

Lebih terperinci

Modul Pengguna SCeLE

Modul Pengguna SCeLE Modul Pengguna SCeLE Halaman utama SCeLE SCeLE adalah sistem yang berbasis web, sehingga untuk dapat menggunakannya dibutuhkan web browser (Internet Explorer / Mozilla / Netscape / Opera / dll). Untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Knowledge management system (KM system) adalah sebuah sistem (umumnya berbasis IT) untuk mengatur knowledge (pengetahuan) dalam organisasi, mendukung penciptaan, serta

Lebih terperinci