PROCESS SPECIFICATION

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROCESS SPECIFICATION"

Transkripsi

1 SP112 - Analisa Sistem Informasi / 1-22 PROCESS SPECIFICATION Setiap proses (bubble) di DFD harus memiliki process specification. Tanpa ini kita tidak akan mengetahui apa yang terjadi di dalam proses (bubble) tersebut. Banyak cara / metode yang dapat digunakan untuk menggambarkan proses tersebut. Metode yang digunakan untuk menggambarkan proses pada top level berbeda dengan metode yang digunakan untuk proses yang ada pada level yang paling bawah. SP112 - Analisa Sistem Informasi / 2-22 Demikian pula ada beberapa istilah yang digunakan, yaitu : * Mini-spec (mini specifications) * Job-spec (job specifications) * Process descriptions * dll. Spesifikasi proses untuk level atas dapat meng-gunakan kalimat deskriptif namun pada level yang lebih rinci, yaitu pada proses paling bawah (functional primitive) membutuhkan spesifikasi yang lebih terstruktur dengan menggunakan kaidah - kaidah tertentu. SP112 - Analisa Sistem Informasi / 3-22 Spesifikasi proses menjadi pedoman bagi programmer dalam membuat program (coding). Metode yang digunakan dapat berupa : Narasi, uraian proses dalam bentuk cerita Bahasa Indonesia / Inggris yang terstruktur Decision Table (Tabel Keputusan) Decision Tree (Pohon Keputusan) SP112 - Analisa Sistem Informasi / 4-22 NARASI Penjelasan proses dalam bentuk kalimat : Untuk setiap pembelian dari pelanggan harap diperiksa : Apabila batas kredit dilampui maka periksa histori pembayarannya. Apabila historinya kurang baik maka di. Apabila historinya baik dan pembelian tidak melebihi 1 juta rupiah mintalah persetujuan manajer; bila lebih dari 1 juta rupiah maka di.

2 SP112 - Analisa Sistem Informasi / 5-22 BAHASA INDONESIA TERSTRUKTUR Instruksi proses dengan Bahasa Indonesia : * JIKA MAKA * JIKA MAKA SELAIN ITU ---- * SELAMA LAKUKAN * ULANG AKHIR SELAMA SAMPAI SP112 - Analisa Sistem Informasi / 6-22 * BUKA FILE... * BACA FILE... * BACA FILE... BERDASARKAN... * TULIS FILE... * TUTUP FILE... * HITUNG... * CETAK KE PRINTER... * TAMPIL KE LAYAR... Instruksi tidak mutlak (kaku), yang penting dapat dimengerti. * LAKUKAN KASUS KASUS KASUS AKHIR KASUS SP112 - Analisa Sistem Informasi / 7-22 Contoh Bahasa Indonesia Terstruktur : MODUL Validasi_ JIKA Saldo_Piutang > Limit_Kredit MAKA JIKA Histori_Bayar = Buruk MAKA SELAIN ITU JIKA Nilai_Barang <= 1 juta MAKA minta_persetujuan_manajer SELAIN ITU SELAIN ITU pembelian_dilayani AKHIR MODUL SP112 - Analisa Sistem Informasi / 8-22 STRUCTURED ENGLISH Instruksi proses dengan Bahasa Inggris : * IF THEN * IF THEN ELSE ---- * WHILE DO * REPEAT ENDWHILE UNTIL * DO CASE CASE CASE ENDCASE

3 SP112 - Analisa Sistem Informasi / 9-22 * OPEN FILE... * READ FILE... * WRITE FILE... * REWRITE FILE... * SEARCH FILE... FOR... * LOCATE FILE... FOR... * PRINT... * DISPLAY... * INPUT... * CALCULATE... * COMPUTE... SP112 - Analisa Sistem Informasi / ELSE pembelian_dilayani DECISION TABLE Aturan Kredit limit dilampui Y Y Y Y N N N N Contoh Structured English : MODULE Validasi_ IF Saldo_Piutang > Limit_Kredit THEN IF Histori_Bayar = Buruk THEN ELSE IF Nilai_Barang <= 1 juta THEN minta_persetujuan_manajer ELSE Kondisi Aksi Histori pembayaran baik Y Y N N Y Y N N Pembelian di atas 1 juta Y N Y N Y N Y N Pembelian diterima X X X X Tolak X X X Minta persetujuan manajer X SP112 - Analisa Sistem Informasi / DECISION TREE SP112 - Analisa Sistem Informasi / Contoh Spesifikasi Proses Pembelian di atas 1 juta Di 2.3 Detil_ Mencatat Summary_ Histori pembayaran baik FILE-PENJUALAN Kredit dilampui Kredit limit tidak dilampui Histori pembayaran kurang baik Pembelian Minta dibawah persetujuan 1 juta manajer Di Diterima Detil_ : Cust + Part_No + Qty_Sold + Unit_Price File_ : Part_No + Total_Qty + Total_Value Summary_ : Cust + Sale_Value MODULE Mencatat_ Receive Detil_ Get record in File for PART_NO in Detil_ TOTAL_QTY = TOTAL_QTY + QTY_SOLD SALE_VALUE = QTY_SOLD * UNIT_PRICE TOTAL_VALUE = TOTAL_VALUE + SALE_VALUE Write File record Send Summary

4 SP112 - Analisa Sistem Informasi / Pada contoh berikut ditambah kondisi: bila nilai penjualan > 5 juta maka diberi discount sebesar 10 % Kirim Discount Discount = Cust + Tot_Discount SP112 - Analisa Sistem Informasi / MODULE Mencatat_ Receive Detil_ Get record in File for PART_NO in Detil_ TOTAL_QTY = TOTAL_QTY + QTY_SOLD SALE_VALUE = QTY_SOLD * UNIT_PRICE TOTAL_VALUE = TOTAL_VALUE + SALE_VALUE Write File record Send Summary IF SALE_VALUE > 5 juta DISCOUNT = SALE_VALUE * 0.10 Send Discount Detil_ Mencatat Summary_ FILE-PENJUALAN SP112 - Analisa Sistem Informasi / Pada contoh berikut ditambah kondisi lagi (dari contoh sebelumnya), yaitu bila pembelian dengan tunai atau cek akan diberi tanda terima sedangkan untuk pembelian dengan kredit akan dikirim invoice dan bila pembelian menggunakan fasilitas account akan diposting. Discount hanya diberikan untuk fasilitas account kirim Disc. Detil_ Tanda_Terima = Cust + Sale_Value Discount = Cust + Tot_Discount kirim Invoice Mencatat Posting Acc Invoice = Part_No + Tot_Invoice Account_Posting= Cust + Sale_Value Summary_ File_ SP112 - Analisa Sistem Informasi / MODULE Mencatat_ Receive Detil_ Get record in File for PART_NO in Detil_ TOTAL_QTY = TOTAL_QTY + QTY_SOLD SALE_VALUE = QTY_SOLD * UNIT_PRICE TOTAL_VALUE = TOTAL_VALUE + SALE_VALUE Write File record Send Summary DO CASE CASE Pembayaran = account Posting account IF SALE_VALUE > 5 juta DISCOUNT = SALE_VALUE * 0.10 Send Discount CASE Pembayaran = tunai or cek Send Tanda Terima CASE Pembayaran = kredit Send Invoice ENDCASE

5 SP112 - Analisa Sistem Informasi / Order = Order_No + {Part_No+Qty+Price Pesanan = Order_No Amount}+{Part_ {Part_No+Qty} Pencatatan Total_Value} Order Part_No + Price FILE-PENJUALAN Pada gambar di atas, setiap Pesanan dapat terdiri lebih dari satu macam barang. Hal ini berarti bahwa pendataan order terhadap setiap pesanan akan dilakukan sampai semua Part_No didatakan. Jadi di sini terdapat proses repetition. Get Pesanan Total_Value = 0 While not end of line Get next order line Get Price from File for Part_No Amount = Qty * Price Total_Value = Total_Value + Amount End Send Order SP112 - Analisa Sistem Informasi / LAPORAN PENJUALAN PERIODE : S/D TANGGAL NO. FAKTUR NILAI xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx TOTAL TANGGAL xxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxx TOTAL TANGGAL GRAND TOTAL Jual_H = {@NO_Faktur + Tgl_Faktur + Kd_Pelanggan} Jual_D = {@ No_Faktur Kd_Barang + Harga_Unit + Jml_Unit} File Jual_H harus diindeks berdasarkan Tgl_Faktur + No_Faktor SP112 - Analisa Sistem Informasi / SP112 - Analisa Sistem Informasi / Model Input File : Cetak laporan penjualan : Periode laporan : Jual_H indexed brg Tgl_Faktur + No_Faktur Jual_D indexed brg No_Faktur + Kd_Barang Print Grand_Total Close File Jual_D, Jual_H End module Module cetak_lap_ Open file Jual_D, Jual_H Get Tgl_Awal, Tgl_Akhir Repeat Read File Jual_H Until (Tgl_Faktur >= Tgl_Awal) on EOF (Jual_H) Grand_Total 0 Do While not EOF (Jual_H) and (Tgl_Faktur <= Tgl_Akhir) Total_Tgl 0 Tgl_X Tgl_Faktur Do While (Tgl_Faktur = Tgl_X) and not EOF (Jual_H) Process all record of Jual_D for No_Faktur = No_Faktur of Jual_H Compute Nilai Harga_Unit * Jual_Unit Total_Tgl Print detail line Read file Jual_H Enddo Print Total_Tgl Grand_Total Enddo Total_Tgl + nilai Grand_Total + Total_Tgl KESIMPULAN Setiap proses pada tingkat yang paling bawah (functional primitive) harus memiliki spesifikasi proses. Spesifikasi proses ini harus menjelaskan transformasi aliran data yang masuk (input) menjadi aliran data yang keluar (output). Isi spesifikasi proses harus menjelaskan tentang bagaimana mentransformasi input agar menghasilkan output. Metode Penulisan harus jelas, ringkas dan lengkap.

6 SP112 - Analisa Sistem Informasi / Buatlah Spesifikasi Proses di bawah ini dengan Structured English : SP112 - Analisa Sistem Informasi / LAPORAN PENJUALAN Periode : s/d Tgl No Faktur Pelanggan Barang Jumlah Nilai Barang Tgl_Awal 3.5.2* Cetak Laporan Tgl_Akhir Jual_H Jual_D x x x x x x x x x x Total Nilai Discount Total Bersih Pelanggan x x x x x x BARANG = { Kode-Barang + Nama + Min_Stock + Harga_Unit + Kwantitas } Laporan_ PELANGGAN = { Kode-Pelanggan + Nama + Alamat + Limit_Kredit + Saldo_Piutang } Discount Total Bersih x x x-x x x x x Total Nilai Discount Total Bersih Total Tanggal JUAL-H = { Tgl-Jual + No-Faktur + Kode_Pelanggan + Persen_Discount } JUAL-D = { No-Faktur + Kode-Barang + Harga_Unit + Jml_Unit }

BAB 5 PERANCANGAN PROSES GDFGDGG A. BAGAN TERSTRUKTUR

BAB 5 PERANCANGAN PROSES GDFGDGG A. BAGAN TERSTRUKTUR BAB 5 PERANCANGAN PROSES GDFGDGG A. BAGAN TERSTRUKTUR Bagan terstruktur (structured chart) mirip dengan bagan berjenjang (hierarchy chart). Sama dengan bagan berjenjang, bagan terstruktur juga digunakan

Lebih terperinci

PERANCANGAN PROSES. tidak membutuhkan antar muka inter-aktif dan transaksi boleh diaku-mulasikan untuk selang waktu tertentu sebelum diproses?

PERANCANGAN PROSES. tidak membutuhkan antar muka inter-aktif dan transaksi boleh diaku-mulasikan untuk selang waktu tertentu sebelum diproses? SP122 - Perancangan Sistem Informasi 0-10 / 1-24 PERANCANGAN PROSES Tiga dimensi Perancangan Proses Ada 3 buah dimensi yang harus diperhatikan saat merancang proses. Data Flow Diagram (DFD) 1. Dimensi

Lebih terperinci

1. STRUCTURED ENGLISH (SE)

1. STRUCTURED ENGLISH (SE) 1 1. STRUCTURED ENGLISH (SE) Structured English (SE) adalah peralatan pengembangan system yang menggunakan struktur bahasa inggris dan mirip bahasa pemrograman. SE merupakan alat yang efisien untuk menerangkan

Lebih terperinci

BAB 8 SPESIFIKASI PROSES (PROCESS SPECIFICATION)

BAB 8 SPESIFIKASI PROSES (PROCESS SPECIFICATION) BAB 8 SPESIFIKASI PROSES (PROCESS SPECIFICATION) 1. PENDAHULUAN Pada bab ini, kita akan mencari tahu spesifikasi proses, dalam hal ini deskripsi dari apa yang terjadi di dalam setiap level paling dasar,

Lebih terperinci

Minggu 04 Kamus Data dan Process Specification (PSPEC)

Minggu 04 Kamus Data dan Process Specification (PSPEC) Minggu 04 Kamus Data dan Process Specification (PSPEC) Fungsi Kamus Data/Data Dictionary: Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan data dalam DFD Mendeskripsikan komposisi paket data (elemen data)

Lebih terperinci

STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE

STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE A. MATERI PENDAHULUAN STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE (SE) merupakan alat yang cukup efisien untuk menggambarkan suatu algoritma. merupakan alternatif dari. Structured English mirip dengan pseudocode.

Lebih terperinci

BAB 4 SISTEM YANG DIUSULKAN

BAB 4 SISTEM YANG DIUSULKAN BAB 4 SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Diagram Aliran Data Pada bab ini penulis mengajukan usulan rancangan yang baru. Dalam perancangan sistem yang diusulkan, penulis mencoba memecahkan masalahmasalah yang terjadi

Lebih terperinci

FILE RELATIF. Sama dengan IDENTIFICATION DIVISION pada organisasi file secara sequential maupun organisasi file secara indeks.

FILE RELATIF. Sama dengan IDENTIFICATION DIVISION pada organisasi file secara sequential maupun organisasi file secara indeks. FILE RELATIF 1. PENDAHULUAN Adalah file yang recordnya dibedakan dengan dasar suatu nomor record relative. Nomor record relative dapat berkisar dari nomor record 1 s/d nomor record 32767 2. IDENTIFICATION

Lebih terperinci

Spesifikasi Program. Pendahuluan

Spesifikasi Program. Pendahuluan Spesifikasi Program copyright@ihsan Jatnika 1 Pendahuluan Programer bekerja berdasarkan spesifikasi program Spesifikasi program akan mendefinisikan atau menentukan input, pemrosesan, dan output yang diperlukan.

Lebih terperinci

Algoritma. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah.

Algoritma. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah. Algoritma Algoritma Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah. suatu metode khusus yang tepat dan terdiri dari serang kaian langkah

Lebih terperinci

ANALISA PERANCANGAN PROGRAM

ANALISA PERANCANGAN PROGRAM Pertemuan 5 ANALISA PERANCANGAN PROGRAM Spesifikasi Proses Spesifikasi Proses atau minispec, karena merupakan Sebagian kecil dari spesifikasi proyek total yang diciptakan untuk proses-proses primitif atas

Lebih terperinci

Latihan : Gambarkan Diagram Konteks, DFD level-0, dan DFD level-1 (bila perlu) dari sistem tsb.

Latihan : Gambarkan Diagram Konteks, DFD level-0, dan DFD level-1 (bila perlu) dari sistem tsb. Latihan : Gambarkan Diagram Konteks, DFD level-0, dan DFD level-1 (bila perlu) dari sistem tsb. Deskripsi sistem peminjaman buku di suatu perpustakaan : Pada saat pendaftaran, identitas anggota diserahkan

Lebih terperinci

Pemrograman Dasar Kelas X RPL KONSEP DASAR ALGORITMA

Pemrograman Dasar Kelas X RPL KONSEP DASAR ALGORITMA Pemrograman Dasar Kelas X RPL KONSEP DASAR ALGORITMA DEFINISI DASAR Algoritma adalah urutan langkah-langkah untuk memecahkan suatu masalah Algoritma adalah deretan langkah-langkah komputasi yang mentransformasikan

Lebih terperinci

STRUCTURED ENGLISH PSEUDOCODE TABEL KEPUTUSAN. Dea Adlina

STRUCTURED ENGLISH PSEUDOCODE TABEL KEPUTUSAN. Dea Adlina STRUCTURED ENGLISH PSEUDOCODE TABEL KEPUTUSAN Dea Adlina Structured English (SE) Peralatan pengembangan system yang menggunakan struktur bahasa inggris dan mirip bahasa pemrograman. SE merupakan alat yang

Lebih terperinci

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

STRUKTUR DASAR ALGORITMA STRUKTUR DASAR ALGORITMA Pertemuan 5 Muhamad Haikal, S.Kom., MT Struktur Dasar Algoritma 1. Struktur Sequence (Runtunan) 2. Struktur Selection (Pemilihan) 3. Struktur Repetition (Perulangan) Struktur Sequence

Lebih terperinci

PROCEDURE DIVISION (lanjutan)

PROCEDURE DIVISION (lanjutan) PROCEDURE DIVISION (lanjutan) Statement PERFORM...THROUGH/THRU Bentuk statement ini akan membawa proses menuju ke paragraf yang dituju kemudian melanjutkan sampai ke paragraf yang disebutkan setelah THROUGH/THRU.

Lebih terperinci

MODUL SALES FAKTUR KONTAN. melunasinya secara kontan. Setelah dibuatnya Faktur, selanjutnya cetak SJL ke Kasir agar customer dapat

MODUL SALES FAKTUR KONTAN. melunasinya secara kontan. Setelah dibuatnya Faktur, selanjutnya cetak SJL ke Kasir agar customer dapat PT. GALAXY INTERAKTIF MANUAL MODUL SALES FAKTUR KONTAN Faktur kontan merupakan faktur yang dibuat sebagai bukti transaksi penjualan barang secara kontan. Faktur Kontan ini dibuat apabila terdapat customer

Lebih terperinci

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN MATERI 3 1 2 Macam macam struktur algoritma : RUNTUNAN (SEQUENCE) PEMILIHAN (SELECTION) PENGULANGAN (REPETITION) 3 RUNTUNAN Runtunan merupakan struktur algoritma paling dasar

Lebih terperinci

Pengampu : Agus Priyanto, M.KOM

Pengampu : Agus Priyanto, M.KOM Dasar-dasar Algoritma Dan Flow Chart Pengampu : Agus Priyanto, M.KOM SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM Smart, Trustworthy, And Teamwork Proses, Instruksi, dan Aksi Algoritma merupakan deskripsi

Lebih terperinci

Konstruksi Dasar Algoritma

Konstruksi Dasar Algoritma Konstruksi Dasar Algoritma ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN [IF6110202] Yudha Saintika, S.T., M.T.I. Sub-Capaian Pembelajaran MK Pendahuluan Instruksi dan Aksi Algoritma merupakan deskripsi urutan pelaksanaan

Lebih terperinci

FILE URUT (Sequential File)

FILE URUT (Sequential File) FILE URUT (Sequential File) 1. PENDAHULUAN Organisasi file secara urut memungkinkan pengaksesan record di file secara berurutan Ada 2 macam organisasi file secara urut : 1. Bentuk organisasi SEQUENTIAL

Lebih terperinci

PENYAJIAN ALGORITMA. a. Stuctured English b. Psedoucode

PENYAJIAN ALGORITMA. a. Stuctured English b. Psedoucode LOGIKA PROPORSIONAL ALGORITMA Pola pikir yang terstruktur yang berisi tahap-tahap atau langkah-langkah penyelesaian suatu masalah; Merupakan satu set proses yang diaktifkan menurut langkah demi langkah

Lebih terperinci

1. Kompetensi Mengenal dan memahami notasi-notasi algoritma yang ada.

1. Kompetensi Mengenal dan memahami notasi-notasi algoritma yang ada. Semester : 4 Pengenalan Algoritma dan Program 200 menit No. : LST/EKA/EKA259/01 Revisi : 01 Tgl. : 10-2-2014 Hal. 1 dari 2 hal. 1. Kompetensi Mengenal dan memahami notasi-notasi algoritma yang ada. 2.

Lebih terperinci

Definisi & Simbol Flowchart. Agustine Hana. M

Definisi & Simbol Flowchart. Agustine Hana. M Definisi & Simbol Flowchart Agustine Hana. M Flowchart Adalah Bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan cara penyajian dari suatu

Lebih terperinci

HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output)

HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output) HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output) - Merupakan metodologi yang dikembangkan dan didukung oleh IBM. - Sebenarnya merupakan alat dokumentasi program. - Sekarang banyak digunakan sebagai alat disain

Lebih terperinci

Analysis Systems. Analyzing Requirement

Analysis Systems. Analyzing Requirement Analysis Systems Analyzing Requirement Data Flow Diagram (DFD) Merupakan salah satu Tools penting yang harus dikuasai oleh seorang Analis Sistem DFD dipopulerkan oleh Tom DeMarco (1978) dan Gane & Sarson

Lebih terperinci

PERANCANGAN PROGRAM. Secara garis besar struktur penulisan program terdiri dari : 1. Struktur urut Contoh struktur urut. untuk pseudocode :

PERANCANGAN PROGRAM. Secara garis besar struktur penulisan program terdiri dari : 1. Struktur urut Contoh struktur urut. untuk pseudocode : PERANCANGAN PROGRAM Algoritma merupakan pola pikir terstruktur yang berisi tahaptahap penyelesaian masalah.dalam tahaptahap tersebut dapat digunakan dengan teknik tulisan dan gambar. Penyajian algoritma

Lebih terperinci

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN. 4.1 Prosedur yang diusulkan. Prosedur yang diusulkan sebagai berikut :

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN. 4.1 Prosedur yang diusulkan. Prosedur yang diusulkan sebagai berikut : 70 BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Prosedur yang diusulkan Prosedur yang diusulkan sebagai berikut : 1). Pelanggan memesan barang via telepon / email / fax, lalu Bagian Marketing akan masuk ke

Lebih terperinci

ALGORITMA STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE

ALGORITMA STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE ALGORITMA Algoritma adalah pola pikir yang terstruktur yang berisi tahap-tahap atau langkah-langkah penyelesaian suatu masalah; merupakan satu set proses yang diaktifkan menurut langkah demi langkah dengan

Lebih terperinci

FILE RELATIF. Sama dengan IDENTIFICATION DIVISION pada organisasi file secara sequential maupun organisasi file secara indeks.

FILE RELATIF. Sama dengan IDENTIFICATION DIVISION pada organisasi file secara sequential maupun organisasi file secara indeks. FILE RELATIF 1. PENDAHULUAN Adalah file yang recordnya dibedakan dengan dasar suatu nomor record relative. Nomor record relative dapat berkisar dari nomor record 1 s/d nomor record 32767 2. IDENTIFICATION

Lebih terperinci

Modul Algoritma Dan Pemrograman Pascal

Modul Algoritma Dan Pemrograman Pascal Modul Algoritma Dan Pemrograman Pascal 0 I.1 Pemilihan Dalam sebuah program terkadang kita membutuhkan syintaks pemillihan. Contohnya dalam program untuk menentukan pemilih pada pemilu, maka kita harus

Lebih terperinci

Type Data Record & File. Pendahuluan : Kegiatan Praktikum :

Type Data Record & File. Pendahuluan : Kegiatan Praktikum : Kegiatan Praktikum : Type Data Record & 7 File Pendahuluan : Pada pertemuan ke tujuh ini, anda akan belajar tentang type data record. Anda akan belajar tentang bagaimana cara menggunakan type data record

Lebih terperinci

1. Kompetensi Mengenal dan memahami algoritma percabangan yang komplek.

1. Kompetensi Mengenal dan memahami algoritma percabangan yang komplek. LAB SHEET ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA Semester : 4 Percabangan Komplek dan case of 200 menit No. : LST/EKA/EKA 305/03 Revisi : Tgl. : Hal. 1 dari 3 hal. 1. Kompetensi Mengenal dan memahami algoritma percabangan

Lebih terperinci

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

STRUKTUR DASAR ALGORITMA STRUKTUR DASAR ALGORITMA Tujuan Mahasiswa mampu memecahkan masalah dalam sebuah algoritma pemecahan masalah menggunakan struktur pemilihan dan pengulangan. Mahasiswa mengetahui struktur program bahasa

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem merupakan tahap lanjutan dari analisis sistem, dimana pada perancangan sistem digambarkan rancangan sistem yang akan dibangun sebelum melakukan coding kedalam

Lebih terperinci

Universitas Mercu Buana

Universitas Mercu Buana 107 2. Layar Pilih Mata Kuliah logo mercu Universitas Mercu Buana Sisa Waktu 30:00 Nama : NIM : Hak sks : Jumlah sks yg diambil : Kode MtKul Mata Kuliah Gol SKS (T+P) Hapus Semua Pilih Kelas Gambar 3.29

Lebih terperinci

BAB IV PEMODELAN ANALISIS. Model analisis harus dapat mencapai tiga sasaran utama yakni untuk :

BAB IV PEMODELAN ANALISIS. Model analisis harus dapat mencapai tiga sasaran utama yakni untuk : BAB IV PEMODELAN ANALISIS halaman : 1 Pada tingkat teknik, rekayasa perangkat lunak dimulai dengan serangkaian tugas pemodelan yang membawa kepada suatu spesifikasi lengkap dari persyaratan representasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 225 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem ng Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan pada perusahaan mulai dari analisa dokumen yang digunakan

Lebih terperinci

Pengenalan Pascal. Sejarah Singkat Pascal

Pengenalan Pascal. Sejarah Singkat Pascal Pengenalan Pascal Sejarah Singkat Pascal Dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland tahun 1971. Nama Pascal berasal dari Blaise Pascal, nama ahli matematika dan

Lebih terperinci

Tingkatan dalam DFD Pedoman pembuatan DFD

Tingkatan dalam DFD Pedoman pembuatan DFD Tingkatan dalam DFD Pedoman pembuatan DFD Ada beberapa istilah untuk menyebut tingkatan dalam DFD : Jeffrey L. Whitten, System Analysis and Design Methods : Context DFD Decomposition Diagram Event Diagram

Lebih terperinci

LOGIKA ALGORITMA. Pertemuan 6. By: Augury

LOGIKA ALGORITMA. Pertemuan 6. By: Augury LOGIKA ALGORITMA Pertemuan 6 By: Augury augury@pribadiraharjacom Sequence Algoritma yang merupakan runtunan (sequence) satu atau lebih instruksi, yaitu berarti: 1 Tiap instruksi dikerjakan satu persatu

Lebih terperinci

ALGORITMA STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE

ALGORITMA STRUCTURED ENGLISH DAN PSEUDOCODE ALGORITMA Algoritma adalah pola pikir yang terstruktur yang berisi tahaptahap atau langkah-langkah penyelesaian suatu masalah; merupakan satu set proses yang diaktifkan menurut langkah demi langkah dengan

Lebih terperinci

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

STRUKTUR DASAR ALGORITMA STRUKTUR DASAR ALGORITMA 1. Sequence 2. Selection 3. Repetition satriyo-algoritma 1 SEQUENCE Sebuah runtutan terdiri dari satu atau lebih intruksi. Intruksi dilaksanakan setelah intruksi sebelumnya dilaksanakan.

Lebih terperinci

Algoritma. Contoh Algoritma

Algoritma. Contoh Algoritma Algoritma urutan langkah langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Berasal dari nama penulis buku arab Abu Ja far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi Merupakan jantung ilmu

Lebih terperinci

PERTEMUAN 6 MODULARISASI & KOMUNIKASI ANTAR MODUL

PERTEMUAN 6 MODULARISASI & KOMUNIKASI ANTAR MODUL PERTEMUAN 6 MODULARISASI & KOMUNIKASI ANTAR MODUL POKOK BAHASAN 1. Konsep Pemrograman Modular 2. Komunikasi antar modul 3. Kohesi 4. Kopling 2 MODULARISASI Modularisasi digunakan bila ada suatu permasalahan

Lebih terperinci

Pengenalan Algoritma

Pengenalan Algoritma PEMROGRAMAN DASAR Sistem Informasi PTIIK UB Semester Ganjil 2015/2016 Pengenalan Algoritma Dr. Eng. Herman Tolle, ST., MT Program Teknologi Informasi & Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya metode yang

Lebih terperinci

Dasar Komputer & Pemrogaman 2A

Dasar Komputer & Pemrogaman 2A Dasar Komputer & Pemrogaman 2A Materi 1 Reza Aditya Firdaus Sejarah Singkat Pascal Dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland tahun 1971. Nama Pascal berasal dari

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PIUTANG USAHA PT MARGA BHARATA

BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PIUTANG USAHA PT MARGA BHARATA BAB 4 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PIUTANG USAHA PT MARGA BHARATA 4.1 Analysis Document 4.1.1 The Task 4.1.1.1 Purpose Pengembangan sistem informasi akuntansi ini bertujuan

Lebih terperinci

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM BAB 4 PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analysis Document 4.1.1 The Task 4.1.1.1 Purpose Pengembangan sistem informasi akuntansi pembelian dan utang usaha untuk PT. Fajar Surya Utama dilakukan dengan tujuan untuk

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3.

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING 4.3 ALUR PENJUALAN Alur Penjualan Regular. Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler CDS PLATINUM 4.3. 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3 ALUR PENJUALAN 4.3.1 Alur Penjualan Regular Diagram Alur Transaksi Penjualan Reguler 4.3.1 4.3.1.1 Barang Prioritas Menu yang digunakan untuk menginput barang

Lebih terperinci

Bab III Analisis Masalah dan Penyeleksian

Bab III Analisis Masalah dan Penyeleksian Bab III Analisis Masalah dan Penyeleksian Kaidah-kaidah Pembuatan Flowchart Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam

Lebih terperinci

BAB 3 FILE SEQUENTIAL, FILE INDEKS DAN FILE RELATIF

BAB 3 FILE SEQUENTIAL, FILE INDEKS DAN FILE RELATIF Bab 3 File Sequential, File Indeks dan File Relatif 27 BAB 3 FILE SEQUENTIAL, FILE INDEKS DAN FILE RELATIF TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui organisasi file pada program COBOL. 2. Mengetahui pemakaian file

Lebih terperinci

Bab 6 DATA FLOW DIAGRAM (DIAGRAM ALIR DATA)

Bab 6 DATA FLOW DIAGRAM (DIAGRAM ALIR DATA) Bab 6 DATA FLOW DIAGRAM (DIAGRAM ALIR DATA) Salah satu tool yang paling penting bagi seorang analis sistem Penggunaan DFD sebagai modeling tool dipopulerkan oleh Tom DeMacro (1978) dan Gane & Sarson (1979)

Lebih terperinci

PERTEMUAN 9 ALGORITMA UNTUK MASALAH BISNIS

PERTEMUAN 9 ALGORITMA UNTUK MASALAH BISNIS PERTEMUAN 9 ALGORITMA UNTUK MASALAH BISNIS POKOK BAHASAN 1. Struktur Program 2. Struktur Chart 3. Membuat Laporan Dengan Page Break 4. Contoh Algoritma Penyelesaian STRUKTUR PROGRAM Secara umum program

Lebih terperinci

MODUL SALES FAKTUR TO PT. GALAXY INTERAKTIF. Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan

MODUL SALES FAKTUR TO PT. GALAXY INTERAKTIF. Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan MANUAL MODUL SALES FAKTUR TO Menu ini merupakan kelanjutan dari proses SO, yakni bagian fakturis menginput Faktur TO dengan menarik SO yang telah dibuat oleh bagian Sales. Setelah input Faktur TO, secara

Lebih terperinci

PENGANTAR PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

PENGANTAR PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PENGANTAR PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR Pendahuluan Pada era tahun 1950 1960, kecepatan komputer sangat rendah dan disertai juga dengan keterbatasan dari media penyimpan, sehingga tentunya berakibat juga dengan

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman 2C. Logika Proporsional YUDI ADHA. ST. MMSI

Algoritma dan Pemrograman 2C. Logika Proporsional YUDI ADHA. ST. MMSI Algoritma dan Pemrograman 2C Logika Proporsional YUDI ADHA. ST. MMSI Pengertian Algoritma Pola pikir yang terstruktur yang berisi tahaptahap atau langkah-langkah penyelesaian suatu masalah Merupakan satu

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA Modul ke-1, Pertemuan ke-1 Nama file : P01-XXX (XXX adalah 3 digit terakhir NIM) Deskripsi: Senarai, Traversal

MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA Modul ke-1, Pertemuan ke-1 Nama file : P01-XXX (XXX adalah 3 digit terakhir NIM) Deskripsi: Senarai, Traversal MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA Modul ke-1, Pertemuan ke-1 Nama file : P01-XXX (XXX adalah 3 digit terakhir NIM) Senarai, Traversal Deklarasi global: type TInfo = integer type Address = pointer to Elemen

Lebih terperinci

Pertemuan 01. Pemrograman Dasar [PTI-5001 ] 2012

Pertemuan 01. Pemrograman Dasar [PTI-5001 ] 2012 Pertemuan 01 Pemrograman Dasar [PTI-5001 ] 2012 1 Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memahami konsep dasar pemrograman komputer, algoritma dan tahapan pembuatan algoritma pemrograman

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Menurut Bodnar dan Hopwood (2000, p1), sistem adalah kumpulan sumber daya yang berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Mulyadi (2001, p2) sistem pada

Lebih terperinci

FILE URUT (Sequential File)

FILE URUT (Sequential File) FILE URUT (Sequential File) 1. PENDAHULUAN Organisasi file secara urut memungkinkan pengaksesan record di file secara berurutan Ada 2 macam organisasi file secara urut : 1. Bentuk organisasi SEQUENTIAL

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih baik mengenai sistem informasi penjualan dan pembelian alat bangunan TOKO VENUS JAYA khususnya untuk bagian

Lebih terperinci

Pemrograman Dasar P E N G A N T A R A L G O R I T M A

Pemrograman Dasar P E N G A N T A R A L G O R I T M A Pemrograman Dasar P E N G A N T A R A L G O R I T M A Pemodelan Komputer Sederhana COMPUTER 2 TO COMPUTE + ER menghitung/mengolah bilangan mengolah data Data yg diolah (Masukan/Input) Pengolah Data (Processor)

Lebih terperinci

Perusahaan Dagang PROSEDUR BEKERJA DENGAN MYOB 15

Perusahaan Dagang PROSEDUR BEKERJA DENGAN MYOB 15 I. Membuat Data Baru Perusahaan II. Entri Data Transaksi III. Pelaporan Keuangan I. Membuat Data Baru Perusahaan Nama perusahaan dan Periode Akuntansi Bagan Akun Buat di Program Excel & Simpan sebagai

Lebih terperinci

Modul Penjualan. Menu penjualan dapat diakses dari menu utama Data Entry [Daftar Transaksi] Sales [Penjualan] atau langsung dari menu Navigator.

Modul Penjualan. Menu penjualan dapat diakses dari menu utama Data Entry [Daftar Transaksi] Sales [Penjualan] atau langsung dari menu Navigator. Modul Penjualan Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang modul penjualan. Menu penjualan dapat diakses dari menu utama Data Entry [Daftar Transaksi] Sales [Penjualan] atau langsung dari menu

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Di dalam tahap implementasi ini terdapat 3 sub tahap, yaitu mempersiapkan kebutuhan system (baik hardware maupun software), persiapan instalasi aplikasi,

Lebih terperinci

Alih Kontrol dengan Flowchart

Alih Kontrol dengan Flowchart Alih Kontrol dengan Flowchart Pada contoh-contoh pertemuan 1, flowchart (diagram alur) mengalir lurus dari atas ke bawah. Flowchart demikian biasanya untuk masalah-masalah sederhana. Untuk masalah yang

Lebih terperinci

BAB 3 DEVELOPMENT. mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (kode TGKA)

BAB 3 DEVELOPMENT. mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (kode TGKA) BAB 3 DEVELOPMENT 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Latar Belakang Perusahaan Perusahaan yang bergerak dalam jual beli yang didirikan pada tanggal 1919 sebagai perusahaan keluarga. Pada tahun 1960 perusahaan

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi

Lebih terperinci

ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM. Pertemuan 5-DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ALUR DATA (DAD)

ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM. Pertemuan 5-DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ALUR DATA (DAD) ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM Pertemuan 5-DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ALUR DATA (DAD) 1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur

Lebih terperinci

Sistem Penerimaan PT. Kimia Sukses Selalu dimulai dari datangnya Purchase Order (PO)

Sistem Penerimaan PT. Kimia Sukses Selalu dimulai dari datangnya Purchase Order (PO) Keterangan Flowchart : Sistem Penerimaan PT. Kimia Sukses Selalu dimulai dari datangnya Purchase Order (PO) dari pelanggan ke perusahaan yang diterima oleh Customer Sales Representative (CSR) perusahaan

Lebih terperinci

Dokumen Purchase Requisition (PR) 1

Dokumen Purchase Requisition (PR) 1 Dokumen Purchase Requisition (PR) 1 L1 Dokumen Purchase Requisition (PR) 2 L2 Dokumen Purchase Order Internal 1 L3 Dokumen Purchase Order Internal 2 L4 Dokumen Purchase Order Eksternal L5 Dokumen Purchase

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 195 BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak serta sumber daya manusia yanng diperlukan agar aplikasi penyewaan

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan Aplikasi Expedisi versi 2016 dan dokumentasi program

Panduan Penggunaan Aplikasi Expedisi versi 2016 dan dokumentasi program 1 Panduan Penggunaan Aplikasi Expedisi versi 2016 dan dokumentasi program Klik icon Expedisi 2 kali, maka akan tampil username dan password untuk masuk ke program aplikasi itu. Nama Login : admin Password

Lebih terperinci

Tahapan Desain Fisik a. Perancangan Database

Tahapan Desain Fisik a. Perancangan Database LAMPIRAN Tahapan Desain Fisik Dalam tahapan desain fisik terdapat beberapa hal penting yaitu: perancangan database, perancangan input, perancangan akses, dan perancangan output. Perancangan database bertujuan

Lebih terperinci

L-1 LAMPIRAN. Lampiran 1 Systems Design. Bentuk Simbol Nama Keterangan. Start of process in an activity diagram. Event, activity or trigger.

L-1 LAMPIRAN. Lampiran 1 Systems Design. Bentuk Simbol Nama Keterangan. Start of process in an activity diagram. Event, activity or trigger. L-1 LAMPIRAN User Interface Design Data Design Process Design Screen, Form, Report and Dialog Design Data Element Structure Design Lampiran 1 Systems Design Program and Procedure Design Bentuk Simbol Nama

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Hasil analisa dan implementasi dari sistem otomasi pembuatan flow chart

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Hasil analisa dan implementasi dari sistem otomasi pembuatan flow chart BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1. Analisa dan Implementasi Sistem Hasil analisa dan implementasi dari sistem otomasi pembuatan flow chart dan flow graph ini akan disampaikan pada sub bab disini. Pada

Lebih terperinci

3. ANALISA KEPERLUAN PERANGKAT LUNAK

3. ANALISA KEPERLUAN PERANGKAT LUNAK 1 RPL 3. ANALISA KEPERLUAN PERANGKAT LUNAK Topik meliputi : 1. Fungsi Analisa Keperluan 2. Prinsip Analisa 3. Domain Informasi 4. Partisi 5. Data Flow Diagram (DFD) Setelah mempelajari ini, diharapkan

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman Fery Updi,M.Kom

Algoritma Pemrograman Fery Updi,M.Kom Algoritma Pemrograman Fery Updi,M.Kom 1 Kompetensi Detail Mampu menjelaskan Prinsip-prinsip Algoritma Mampu menjelaskan Konsep Bahasa Pemrograman Mampu membuat Flowchart dan Pseudocode Mampu menjelaskan

Lebih terperinci

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM

GALAXYSOFT INDONESIA BUKU TRAINING Alur Penjualan DO. Diagram Alur Transaksi Penjualan DO CDS PLATINUM 4. 4. 2 3 ALUR ALUR PENJUALAN PENJUALAN 4.3.2 Alur Penjualan DO Diagram Alur Transaksi Penjualan DO 4.3.43 4.3.2.1 Orderan Form Standar Menu Orderan Form Standar digunakan untuk mempersiapkan kunjungan

Lebih terperinci

BAB III. Pengenalan Struktur Kontrol : Penyeleksian dan Perulangan

BAB III. Pengenalan Struktur Kontrol : Penyeleksian dan Perulangan BAB III Pengenalan Struktur Kontrol : Penyeleksian dan Perulangan I. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa memahami pemakaian struktur kontrol penyeleksian dan perulangan untuk mengendalikan jalannya program.

Lebih terperinci

MATERI TIK KELAS 5 SEMESTER 1 SD KATOLIK SANTA MARIA MAGELANG

MATERI TIK KELAS 5 SEMESTER 1 SD KATOLIK SANTA MARIA MAGELANG MATERI TIK KELAS 5 SEMESTER 1 SD KATOLIK SANTA MARIA MAGELANG Mengenal Diagram alir (flowchart program) Flowchart adalah penyajian yang sistematis tentang proses dan logika dari kegiatan penanganan informasi

Lebih terperinci

TRANSAKSI PENJUALAN. Pembuatan Sales Order (Template)

TRANSAKSI PENJUALAN. Pembuatan Sales Order (Template) Contents TRANSAKSI PENJUALAN... 1 Pembuatan Sales Order (Template)... 1 Masuk Order Penjualan (Sales)... 2 Masuk Surat Jalan Dengan Order (Sales)... 3 Masuk Penjualan Dengan SO (Sales)... 4 Masuk Penjualan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BUDI LUHUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Oleh: Deni Mahdiana,S.Kom,MM,M.Kom PEMODELAN SISTEM METODOLOGI TERSTRUKTUR 1 TAHAPAN METODOLOGI TERSTRUKTUR ENTITY RELATIONSH IP ANALYSIS

Lebih terperinci

6.1. Master Data Penjualan Membuat Customer baru Membuat Definisi Salesman Membuat Definisi Mata Uang 6-3

6.1. Master Data Penjualan Membuat Customer baru Membuat Definisi Salesman Membuat Definisi Mata Uang 6-3 6-1 Daftar Isi 6. Penjualan dan Piutang 6.1. Master Data Penjualan 6-3 6.1.1. Membuat Customer baru 6-3 6.1.2. Membuat Definisi Salesman 6-3 6.1.3. Membuat Definisi Mata Uang 6-3 6.1.4. Setting Saldo Awal

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. Berdasarkan hasil survey dan pengamatan yang dilakukan di CV. Mitra

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. Berdasarkan hasil survey dan pengamatan yang dilakukan di CV. Mitra 2. Analisis Sistem BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Berdasarkan hasil survey dan pengamatan yang dilakukan di CV. Mitra Karya Persada, maka didapatkan proses-proses yang terjadi dalam pencatatan data

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Penerapan Sistem Informasi atas Penjualan dan Penerimaan. Kas pada PT. Syspex Kemasindo

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Penerapan Sistem Informasi atas Penjualan dan Penerimaan. Kas pada PT. Syspex Kemasindo BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penerapan Sistem Informasi atas Penjualan dan Penerimaan Kas pada PT. Syspex Kemasindo 1. Prosedur penjualan dan penerimaan kas PT. Syspex Kemasindo menerapkan prosedur

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA & BAHASA PEMROGRAMAN I (BASIC) Dosen Pengasuh : Suroto, S.Kom, M.Ak

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA & BAHASA PEMROGRAMAN I (BASIC) Dosen Pengasuh : Suroto, S.Kom, M.Ak MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA & BAHASA PEMROGRAMAN I (BASIC) Dosen Pengasuh : Suroto, S.Kom, M.Ak UNIVERSITAS BATAM PRAKTIKUM I FLOWCHART 1. Buatlah flowchart untuk menghitung luas segitiga 2. Buatlah flowchart

Lebih terperinci

Program Development Cycle

Program Development Cycle Program Development Cycle Kartika Firdausy - UAD [email protected] blog.uad.ac.id/kartikaf Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan mampu: menguraikan langkah-langkah dalam membangun program

Lebih terperinci

PENGULANGAN DAN PEMBACAAN DATA

PENGULANGAN DAN PEMBACAAN DATA PENGULANGAN DAN PEMBACAAN DATA PENGULANGAN TUNGGAL FOR I = 1 TO 5 PRINT NEXT I FOR I = 1 TO 5 berarti pengulangan yang harus dilakukan sebanyak 5 X. Variabel I digunakan sebagai indikator pengulangan.

Lebih terperinci

Algoritma & Pemrograman

Algoritma & Pemrograman Algoritma & Pemrograman PENGULANGAN Pendahuluan Salah satu kelebihan komputer dibandingkan dengan manusia adalah kemampuannya untuk melaksanakan suatu instruksi berulang kali tanpa mengenal lelah dan bosan.

Lebih terperinci

Suatu alat bantu yang menggambarkan aliran data didalam suatu sistem dan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh sistem. Penggambaran dalam DFD

Suatu alat bantu yang menggambarkan aliran data didalam suatu sistem dan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh sistem. Penggambaran dalam DFD Suatu alat bantu yang menggambarkan aliran data didalam suatu sistem dan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh sistem. Penggambaran dalam DFD secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik. Merupakan

Lebih terperinci

ENTRI BUKTI TRANSAKSI

ENTRI BUKTI TRANSAKSI BUKU KOMPUTER AKUNTANSI : BAGIAN 3 ENTRI BUKTI TRANSAKSI A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari, diharapkan anda dapat menguasai kompetensi sebagai berikut : 1. Mengentri transaksi pembelian tunai

Lebih terperinci

lemodul PERKULIAHAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ( A&PSI2)

lemodul PERKULIAHAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ( A&PSI2) 1 le BAB 1 DESAIN MODEL Analis sistem dapat mendesain model dari sistem informasi yang diusulkan dalam bentuk physical system (flowchart), untuk menunjukkan secara tepat arti fisiknya / urutan prosedur

Lebih terperinci

Pertemuan ke-3 TEKNIK-TEKNIK BAHASA PEMROGRAMAN

Pertemuan ke-3 TEKNIK-TEKNIK BAHASA PEMROGRAMAN Pertemuan ke-3 TEKNIK-TEKNIK BAHASA PEMROGRAMAN Teknik-teknik Bahasa Pemrograman 1. Pemrograman Modular Pemrograman Modular (Modular Programming) adalah suatu teknik pembuatan program yang membagi program

Lebih terperinci

SINTAKS-SINTAKS PADA FILE SEQUENSIAL

SINTAKS-SINTAKS PADA FILE SEQUENSIAL SINTAKS-SINTAKS PADA FILE SEQUENSIAL Obyektif : 16. Mengetahui sintaks-siantaks pada file sequensial 17. Mengerti sintaks-siantaks yang ada 18. Dapat membuat program file sequensial sederhana Organisasi

Lebih terperinci