PRESS RELEASE. Proses Seleksi Saham PEFINDO25
|
|
|
- Agus Jayadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PRESS RELEASE PEFINDO25 adalah indeks harga saham dengan anggota terdiri atas perusahaan kecil dan menengah (SME) yang diseleksi dengan kriteria tertentu. PEFINDO25 telah diperkenalkan pada tanggal 18 Mei 2009 dan ditelaah setahun 2 kali, yakni pada setiap bulan Januari dan Juli. Proses Seleksi Saham PEFINDO25 Proses penentuan saham anggota indeks harga saham PEFINDO25 dilakukan secara konsisten dengan kriteria seleksi dan urutan proses sebagai berikut : 1. Kinerja Keuangan dan Laporan Keuangan per 31 Desember 2011 : a. Total Asset, tidak melebihi Rp ,-. b. Tingkat pengembalian modal (ROE) sekurang-kurangnya sama dengan rata-rata ROE seluruh Emiten. c. Memperoleh opini akuntan berupa Wajar Tanpa Pengecualian. d. Telah tercatat di Bursa sekurang-kurangnya 6 bulan. 2. Kinerja Likuiditas periode Juli 2011 Juni 2012 : a. Volume Transaksi : b. Frekuensi transaksi; c. Nilai transaksi; d. Jumlah hari perdagangan; e. Jumlah Floating Shares. Pefindo 25 adalah Indeks Harga Saham emiten-emiten yang diseleksi secara tetap berdasarkan kinerja keuangan dan kinerja likuiditas, yang merupakan wakil dari emitenemiten menengah yang memiliki potensi perkembangan terbaik, berdasarkan kriteria seleksi yang ditentukan diatas. Anggota PEFINDO25 Periode 1 Agustus 2012 hingga 31 Januari 2013 Berdasarkan hasil telaah dengan mengggunakan laporan keuangan auditan 2011 dan data transaksi periode Juli 2011 Juni 2012, maka dengan ini diumumkan perubahan anggota indeks PEFINDO25 yang akan berlaku untuk periode 1 Agustus Januari 2013 adalah sbb: 1
2 Keanggotaan Indeks PEFINDO25 Untuk Periode Mendatang (1 Agustus 2012 s/d 31 Januari 2013) Keanggotaan Indeks PEFINDO25 Untuk Periode Sebelumnya (1 Pebruari 2012 s/d 31 Juli 2012) No Kode Nama No Kode Nama 1 AISA Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 1 ADHI Adhi Karya Tbk ** 2 AMAG Asuransi Multi Artha Guna Tbk 2 AISA Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 3 ASGR Astra Graphia Tbk 3 AMAG Asuransi Multi Artha Guna Tbk 4 BISI BISI International Tbk 4 ASGR Astra Graphia Tbk 5 BWPT BW Plantation Tbk 5 ASRI Alam Sutera Realty Tbk ** 6 CFIN Clipan Finance Tbk 6 BISI BISI International Tbk 7 CMNP Citra Marga Nusaphala Persada Tbk 7 BWPT BW Plantation Tbk 8 ELSA Elnusa Tbk * 8 CFIN Clipan Finance Tbk 9 GZCO Gozco Plantations Tbk 9 CMNP Citra Marga Nusaphala Persada Tbk 10 HDFA HD Finance Tbk * 10 GZCO Gozco Plantations Tbk 11 HRUM Harum Energy Tbk 11 HRUM Harum Energy Tbk 12 IGAR Champion Pacific Indonesia Tbk* 12 INTA Intraco Penta Tbk 13 INTA Intraco Penta Tbk 13 IPOL Indopoly Swakarsa Industry Tbk 14 IPOL Indopoly Swakarsa Industry Tbk 14 KREN Kresna Graha Sekurindo Tbk 15 KREN Kresna Graha Sekurindo Tbk 15 LPCK Lippo Cikarang Tbk 16 LPCK Lippo Cikarang Tbk 16 MAIN Malindo Feedmill Tbk 17 MAIN Malindo Feedmill Tbk 17 MAPI Mitra Adiperkasa Tbk 18 MAPI Mitra Adiperkasa Tbk 18 NIKL Pelat Timah Nusantara Tbk ** 19 MBSS Mitrabahtera Segara Sejati Tbk * 19 PBRX Pan Brothers Tbk 20 PBRX Pan Brothers Tbk 20 PWON Pakuwon Jati Tbk ** 21 RALS Ramayana Lestari Sentosa Tbk 21 RALS Ramayana Lestari Sentosa Tbk 22 SGRO Sampoerna Agro Tbk 22 SGRO Sampoerna Agro Tbk 23 SSIA Surya Semesta Internusa Tbk 23 SSIA Surya Semesta Internusa Tbk 24 TBLA Tunas Baru Lampung Tbk 24 SDRA Bank Himpunan Saudara Tbk ** 25 TOTL Total Bangun Persada Tbk * 25 TBLA Tunas Baru Lampung Tbk Keterangan: (*) Anggota Baru Indeks PEFINDO25 periode 1 Agustus 2012 s/d 31 Januari 2013 (**) Anggota Indeks PEFINDO25 periode sebelumnya yang tidak menjadi anggota Indeks PEFINDO25 periode 1 Agustus 2012 s/d 31 Januari
3 Beberapa anggota Indeks PEFINDO25 periode sebelumnya (1 Pebruari 2012 s/d 31 Juli 2012) tidak masuk lagi ke dalam anggota Indeks PEFINDO25 periode 1 Agustus 2012 s/d 31 Januari 2013, dikarenakan: 1. Total aset sudah melebihi Rp , yaitu: a. PT Alam Sutera Realty Tbk b. PT Adhi Karya (Persero) Tbk c. PT Pakuwon Jati Tbk d. PT Bank Saudara Tbk 2. Return on Equity (ROE) dibawah rata-rata, yaitu: a. PT Pelat Timah Nusantara Tbk Perkembangan kinerja indeks PEFINDO25 Sepanjang periode Juli 2011 Juni 2012, pertumbuhan indeks PEFINDO25 terbukti masih mampu menunjukkan pertumbuhan yang positif, seperti terlihat pada tabel berikut ini: Tabel Perbandingan Pertumbuhan Beberapa Indeks di BEI, Juli 2011 Juni 2012 Nama Indeks Indeks Tanggal Indeks Tanggal Pertumbuhan 30 Juni Juni 2012 YoY, (%) IHSG 3.888, ,58 1,72% LQ ,65 674,79 (2,30%) Bisnis ,21 333,27 (1,46%) Kompas ,91 874,45 (2,29%) Sri Kehati 202,71 206,73 1,98% PEFINDO25 441,32 448,06 1,53% 3
4 Perkembangan indeks tersebut juga dapat dilihat pada grafik dibawah ini. LQ45, Bisnis27, Kompas100, Sri Kehati, Pefindo IHSG LQ45 Bisnis 27 Kompas 100 Sri Kehati Pefindo 25 IHSG (Notes: Indeks Pefindo25, dibandingkan dengan IHSG, LQ 45, Bisnis 27, Sri Kehati, dan Kompas 100) 4
5 Profil Ringkas Perusahaan-perusahaan dalam Daftar PEFINDO25 No Kode Nama Saham Deskripsi Ringkas Kegiatan Utama 1 AISA Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk Produsen mie dan makanan ringan, minyak kelapa sawit, dan distributor beras. 2 AMAG Asuransi Multi Artha Guna Tbk Jasa asuransi kecelakaan mobil, transportasi laut, kebakaran, dan kesehatan. 3 ASGR Astra Graphia Tbk Jasa solusi dokumentasi. 4 BISI BISI International Tbk Pembibitan dan pemasaran bibit tanaman. 5 BWPT BW Plantation Tbk Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. 6 CFIN Clipan Finance Tbk Jasa pembiayaan keuangan. 7 CMNP Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Konstruksi dan pengelola jalan tol. 8 ELSA Elnusa Tbk * Perusahaan jasa penambangan minyak terintegrasi. 9 GZCO Gozco Plantations Tbk Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. 10 HDFA HD Finance Tbk * Perusahaan jasa pembiayaan keuangan. 11 HRUM Harum Energy Tbk Pertambangan batubara. 12 IGAR Champion Pacific Indonesia Tbk * Produsen kertas pembungkus makanan dan obat-obatan. 13 INTA Intraco Penta Tbk Perusahaan penjualan alat berat dan jasa pembiayaan keuangan. 14 IPOL Indopoly Swakarsa Industry Tbk Bahan kertas kemasan (packaging). 15 KREN Kresna Graha Sekurindo Tbk Sekuritas dan Aset Manajemen. 16 LPCK Lippo Cikarang Tbk Pengembang kawasan industri serta perumahan. 17 MAIN Malindo Feedmill Tbk Pakan ternak dan ayam, termasuk ayam satu hari (dayold chicks). 18 MAPI Mitra Adiperkasa Tbk Pemegang merk untuk produk-produk baju, mainan, dan makanan. 19 MBSS Mitrabahtera Segara Sejati Tbk * Perusahaan transportasi batubara dan jasa logistik. 20 PBRX Pan Brothers Tbk Garmen untuk kebutuhan ekspor. 21 RALS Ramayana Lestari Sentosa Tbk Department stores. 22 SGRO Sampoerna Agro Tbk Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. 23 SSIA Surya Semesta Internusa Tbk Pengembang kawasan industri dan jasa konstruksi. 24 TBLA Tunas Baru Lampung Tbk Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. 25 TOTL Total Bangun Persada Tbk * Perusahaan jasa konstruksi. Keterangan: (*) Anggota Baru Indeks PEFINDO25 periode 1 Agustus 2012 s/d 31 Januari 2013 Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) Telp ; Faks ; [email protected] 5
PRESS RELEASE REVISI DAFTAR PERUSAHAAN DALAM ANGGOTA INDEKS PEFINDO25 UNTUK PERIODE 1 AGUSTUS JANUARI 2010
PRESS RELEASE REVISI DAFTAR PERUSAHAAN DALAM ANGGOTA INDEKS PEFINDO25 UNTUK PERIODE 1 AGUSTUS 2009 31 JANUARI 2010 PEFINDO25 adalah indeks harga saham dengan anggota terdiri atas perusahaan kecil dan menengah
PRESS RELEASE REVISI DAFTAR PERUSAHAAN DALAM ANGGOTA INDEKS PEFINDO25 UNTUK PERIODE 1 FEBRUARI Juli 2010
PRESS RELEASE REVISI DAFTAR PERUSAHAAN DALAM ANGGOTA INDEKS PEFINDO25 UNTUK PERIODE 1 FEBRUARI 2010 31 Juli 2010 PEFINDO25 adalah indeks harga saham dengan anggota terdiri atas perusahaan kecil dan menengah
BAB I PENDAHULUAN. kegiatan bisnisnya maka dari itu diperlukan penambahan sumber dana yang dapat. dilakukan dengan cara berinvestasi di pasar modal.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Fenomena yang terjadi, perilaku masyarakat Indonesia semakin konsumtif sehingga perusahaan perlu mengembangkan bisnisnya agar dapat tetap bersaing dengan kompetitor
BAB I PENDAHULUAN. menjanjikan. Hal ini dikarenakan permintaan kelapa sawit baik dari dalam
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan. Hal ini dikarenakan permintaan kelapa sawit baik dari dalam maupun luar negeri setiap
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dengan analisis dan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. Dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Menurut Erlina dalam Zurman (2014) menyatakan bahwa desain penelitian merupakan rencana induk yang berisi metode dan prosedur untuk mengumpulkan dan
Daftar Perusahaan-perusahaan Sampel
Lampiran 1. Sampel Penelitian Daftar Perusahaan-perusahaan Sampel Observasi 1 (Periode Formasi: Bulan Februari 2012-Bulan Juni 2012) No. Kode Nama Perusahaan 1 AALI PT Astra Agro Lestari Tbk 2 ADRO PT
Daftar Perusahaan Yang Termasuk Indeks BISNIS-27 Tahun
L1 Lampiran 1 Daftar Perusahaan Yang Termasuk Indeks BISNIS-27 Tahun 2010-2011 1 ADRO Adaro Energy 2 ANTM Aneka Tambang (Persero) 3 ASII Astra International 4 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) 5 BBRI
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan makin berkembangnya dunia bisnis di Indonesia yang didukung oleh perkembangan pasar modal, maka saham telah menjadi alternatif yang menarik bagi
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif dan akan
16 BAB III METODE PENELITIAN Metode yang Digunakan Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif dan akan dilanjutkan dengan analisis verifikatif, yaitu melakukan uji hipotesis dan menginterpretasikan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Dan Sumber Data Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah studi peristiwa (event study), dimana event study merupakan salah satu metode penelitian
BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN
8 BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN 2.1. Indeks Saham Indeks harga saham adalah indikator atau cerminan pergerakan harga saham. Indeks merupakan salah satu pedoman bagi investor untuk melakukan investasi
BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Saham didefinisikan sebagai tanda pernyataan atau kepemilikan seseorang
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Saham didefinisikan sebagai tanda pernyataan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Saham berwujud selembar kertas yang
BAB III METODE PENELITIAN. Gajayana No. 50 Malang Penelitian ini meneliti indeks saham Jakarta
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Jalan Gajayana
BAB I PENDAHULUAN. maupun dengan tujuan mengembangkan perusahaannya. Perusahaan-perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ketersediaan dana yang cukup bagi industri memegang peranan yang penting dalam kelangsungan hidup perusahaan karena dana merupakan motor penggerak industri
Finance, Accounting and Marketing Pemetaan Daya Saing Industri Pada Sektor Industri Agribisnis di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Malikussaleh Industrial Engineering Journal Vol.3 No.2 (2014) 40-46 ISSN 2302 934X Finance, Accounting and Marketing Pemetaan Daya Saing Industri Pada Sektor Industri Agribisnis di Bursa Efek Indonesia
BAB III METODE PENELITIAN. Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id),
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di Galery Investasi Universitas Mercu Buana yang berlokasi di Gedung A Fakultas Ekonomi dan Bisnis ruang A-204 lantai 2
BAB III DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN
29 BAB III DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN A. Bursa Efek Indonesia (BEI) Bursa Efek merupakan sebuah pasar yang terorganisasi dimana para pialang melakukan transaksi jual beli surat berharga dengan berbagai
Lampiran 1 Daftar Populasi Perusahaan
Lampiran 1 Daftar Populasi Perusahaan Indomobil Wahana trade Bank DKI Bank Bukopin. Artha Prima Finance Fasfood Indonesia Selamat sempurna Bank Panin Serasi autoraya Lautan Luas. Astra Sedaya Finance Bank
BAB II DESKRIPSI SEKTOR/INDUSTRI PERTANIAN
BAB II DESKRIPSI SEKTOR/INDUSTRI PERTANIAN 1.1. Sejarah Singkat Sektor/Industri Pertanian pada BEI Pada tanggal 02 Januari 1996 untuk meningkatkan pelayanan dalam hal informasi kepada para investor BEI
BAB 2 INDEKS KOMPAS 100. cerminan pergerakan harga saham. Indeks-indeks tersebut adalah (Idx, 2014) : 1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
BAB 2 INDEKS KOMPAS 100 2.1 Sejarah Bursa Indeks Kompas 100 Saat ini BEI memiliki 11 jenis indeks harga saham, yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik. Indeks merupakan
M. Hudori *1 dan Muhammad 2 1
Malikussaleh Industrial Engineering Journal Vol.3 No.2 (214) 4-46 ISSN 232 934X Finance, Accounting and Marketing Pemetaan Daya Saing Industri Pada Sektor Industri Agribisnis di Bursa Efek Indonesia (BEI)
σ = LAMPIRAN 1 : Bagan Prosedur Penelitian Data Analisis Kinerja Tingkat Laba Harian (MDS dan LQ45) Rata-rata Tingkat Laba Harian (GMR)
L1 LAMPIRAN 1 : Bagan Prosedur Penelitian Data Analisis Kinerja Tingkat Laba Harian (MDS dan LQ45) R i Pt = Ln P t 1 x 100 % Hitung Korelasi CAPM Rata-rata Tingkat Laba Harian (GMR) 1/ n ( 1+ R )( 1+ R
I. PENDAHULUAN. proses pengadaan bahan baku, proses pengolahan dan pemasaran produk
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Agribisnis merupakan suatu kesatuan usaha yang mencangkup kegiatan proses pengadaan bahan baku, proses pengolahan dan pemasaran produk pertanian. Perusahaan yang masuk
Analisis Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Metode Single Indeks Saham. Presented By : Slamet Hidayatulloh
Analisis Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Metode Single Indeks Saham Pada Jakarta Islamic Index (JII) Presented By : Slamet Hidayatulloh BAB I ( LATAR BELAKANG, RUMUSAN DAN BATASAN MASALAH )
Lampiran 1. Daftar perusahaan perkebunan yang terdaftar di BEI.
Lampiran 1 Daftar perusahaan perkebunan yang terdaftar di BEI. Nama Kriteria Sampel 1 2 (S) 1 AALI PT Astra Agro Lestari Tbk S1 2 ANJT PT Austindo Nusantara Jaya Tbk - - 3 BWPT PT BW Plantation Tbk S2
I. PENDAHULUAN. seiring dengan pemerataan pendapatan dan pemerataan hasil pembangunan.
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan nasional harus berjalan seiring dengan pemerataan pendapatan dan pemerataan hasil pembangunan. Pembangunan suatu negara digambarkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Namun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di dalam menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan perekonomian Indonesia saat ini, perusahaan dituntut untuk dapat lebih meningkatkan
Daftar anggota saham LQ-45 Periode Januari-Desember 2011
36 LAMPIRAN 1 Daftar anggota saham LQ-45 Periode Januari-Desember 2011 No. Nama Emiten Frekuensi Jumlah Kode Nama Perusahaan November 10 Januari 11 Februari Juli 11 Agustus 11 Januari 12 1. AALI Astra
BAB I PENDAHULUAN. peningkatan nilai investasi. Investasi pada umumnya dilakukan untuk mendapatkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Investasi merupakan suatu kegiatan menempatkan dana pada satu aset atau lebih selama jangka waktu tertentu dengan harapan memperoleh pendapatan atau peningkatan
Lampiran 1. Daftar Sampel Perusahaan dan Tanggal Publikasi Laporan Keuangan:
56 Lampiran 1 Daftar Sampel Perusahaan dan Tanggal Publikasi Laporan Keuangan: NO KODE NAMA PERUSAHAAN 2010 1 ALMI PT Alumindo Light Metal Industry Tbk. 15April 2 AMFG PT Asahimas Flat Glass Tbk. [S] 3
BAB IV HASIL PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan go public yang terdaftar di Bursa
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Umum Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kelompok saham yang tergabung dalam Jakarta
Tabel II.1 Penelitian Mengenai Tindakan Perataan Laba di Pasar Modal Indonesia
L1 Tabel II.1 Penelitian Mengenai Tindakan Perataan Laba di Pasar Modal Indonesia Peneliti, Tahun Permasalahan Sampel Metodologi Hasil Anna Suzanti Meneliti apakah ada pengaruh 130 perusahaan Teknik analisis
I. PENDAHULUAN. ikut serta dalam pasar modal. Pasar modal merupakan pasar tempat diperjualbelikannya
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banyak cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk berinvestasi, salah satunya dengan ikut serta dalam pasar modal. Pasar modal merupakan pasar tempat diperjualbelikannya
BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN
BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN 2.1. Deskripsi Berbagai Indeks Saham Indeks harga saham adalah suatu indikator yang menunjukkan pergerakan harga saham. Indeks berfungsi sebagai indikator trend pasar,
Zul Firda Adha
ANALISIS PERKEMBANGAN PORTOFOLIO OPTIMAL TAHUNAN DENGAN METODE INDEKS TUNGGAL PADA SEKTOR PROPERTY AND REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIA SELAMA PERIODE 2012-2015 Zul Firda Adha 18212029 80,00% LATAR
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Gay dan Diehl (1996) dalam Kuncoro (2003) secara umum jumlah
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Penentuan Sampel Menurut Gay dan Diehl (1996) dalam Kuncoro (2003) secara umum jumlah sampel minimal yang dapat diterima untuk suatu studi tergantung dari jenis studi yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Bursa Efek Indonesia (BEI) terdiri dari 10 sektor, yaitu sektor Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Barang Konsumsi, Properti,
BAB II DESKRIPSI IHSG
BAB II DESKRIPSI IHSG 2.1 Sejarah Singkat IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator pergerakan harga saham yang tercatat di bursa. Hari
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Portofolio Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Portofolio Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal Dalam portofolio yang dibentuk, kita membentuk kombinasi yang optimal dari beberapa asset (sekuritas) sehingga
BAB III METODE PENELITIAN. Objek penelitian adalah Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE),
39 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian adalah Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Ukuran Perusahaan (FIRM SIZE) dan Harga Saham. Penelitian
M. Hudori Program Studi Manajemen Logistik, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi Bekasi 17520, Indonesia
PEMETAAN DAYA SAING INDUSTRI PADA SEKTOR INDUSTRI AGRIBISNIS DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) M. Hudori Program Studi Manajemen Logistik, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi Bekasi 17520, Indonesia
SSIA MERENCANAKAN MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM SENILAI Rp 200 MILIAR
SSIA MERENCANAKAN MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM SENILAI Rp 200 MILIAR Sehubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2/POJK.04/2013 Tahun 2013 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan
Daftar Perusahaan Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Tahun
Lampiran 1 Daftar Perusahaan Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2012 No Emiten Kode Emiten Sektor Industri Tanggal Listing 1 PT. Astra Agro Lestari Tbk AALI Pertanian 09 Desember 1997 2 PT.
BAB I PENDAHULUAN. masyarakat diikutsertakan langsung didalamnya. Pasar modal memiliki dua fungsi,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar modal merupakan tempat bagi perusahaan untuk menghimpun dana yang berfungsi untuk membiayai secara langsung kegiatan perusahaan, dimana masyarakat diikutsertakan
BAB I PENDAHULUAN. Setiap perusahaan dituntut untuk selalu meningkatkan kinerjanya agar dapat
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Memasuki era globalisasi perekonomian dan perdagangan bebas menyebabkan semakin ketatnya persaingan usaha, hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya suatu persaingan
BAB I PENDAHULUAN. beberapa jenis perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu
BAB 1 PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan salah satu tempat transaksi perdagangan saham dari berbagai jenis perusahaan yang ada di Indonesia.
Demikian penawaran kami, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.
021 31930108 9 [email protected] I ndustri alat berat Indonesia seolah-olah belum terganggu oleh krisis global, pertumbuhannya sungguh spektakuler, itu terlihat dari penjualannya yang terus mengalami
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. di Bursa Efek Indonesia yang melakukan pengumuman saham bonus pada
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yang melakukan pengumuman saham bonus pada periode
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Intesitas transaksi setiap sekuritas di pasar modal berbeda - beda. Sebagian sekuritas memiliki frekuensi yang sangat tinggi dan aktif diperdagangkan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Dari hasil analisis pada penelitian dengan judul Pengaruh Kebijakan Dividen, Kebijakan Hutang dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Sektor Pertanian yang
1 PENDAHULUAN Latar Belakang
1 PENDAHULUAN Latar Belakang Perkembangan populasi dunia ikut meningkatkan jumlah konsumsi masyarakat khususnya di bidang agrikultur. Agrikultur merupakan pertanian secara luas yang mencakup bidang tanaman
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang penelitian. Pasar modal Indonesia telah menjadi perhatian banyak pihak,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang penelitian Pasar modal Indonesia telah menjadi perhatian banyak pihak, khususnya masyarakat bisnis. Pasar modal merupakan media yang sangat efektif untuk dapat menyalurkan
I. PENDAHULUAN. Bursa Efek Indonesia ( BEI ) merupakan gabungan dari Bursa Efek atau pasar
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bursa Efek Indonesia ( BEI ) merupakan gabungan dari Bursa Efek atau pasar modal yaitu Bursa Efek Jakarta ( Jakarta Stock Exchange ) dan Bursa Efek Surabaya (Surabaya
III. METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan sektor indutri kontruksi
32 III. METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan sektor indutri kontruksi dan bangunan yang telah go public dan juga tercatat di Bursa Efek Indonesia,
BAB 1 PENDAHULUAN. Akuntansi Sumber Daya Manusia merupakan bidang kajian dari akuntansi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Akuntansi Sumber Daya Manusia merupakan bidang kajian dari akuntansi yang telah ada sejak tahun 1960-an. Akuntansi Sumber Daya Manusia telah didefinisikan oleh Komite
BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. return saham sedangkan variabel independen yang digunakan adalah earning per
68 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai variabel dependen adalah return saham sedangkan variabel independen yang digunakan adalah earning per share (EPS), price
BAB 1 PENDAHULUAN. Tabel 1.1 Perusahaan yang terus berada pada indeks LQ45 periode
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 saham, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas sahamsaham
BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal di Indonesia, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan ekonomi, terutama
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar modal di Indonesia, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan ekonomi, terutama dalam proses alokasi dana masyarakat. Perkembangan
LAMPIRAN. Sampel perusahaan yang melakukan right issue
LAMPIRAN Lampiran 1 Sampel perusahaan yang melakukan right issue No Kode Emiten Tanggal Pengumuman 1 INPC Bank Artha Graha Internasional 1 Januari 2008 2 NISP Bank NISP Tbk 24 April 2007 3 CITA Cipta Panelutama
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan studi peristiwa (event study). Event study merupakan
III. METODE PENELITIAN 3.1. Sifat Penelitian Penelitian ini menggunakan studi peristiwa (event study). Event study merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar modal terhadap suatu peristiwa (event) yang
RD - Saham. REKSA DANA AAA Blue Chip Value. Fund. RD - Mixed
Peraturan : X.N.1 CIMB Principal Asset Management, mor & mor & 3 - DANA PENSIUN BANK CIM 0 (11-11-2010) --0-96,997,046,480.77 0.00 79,521,848,751.86 0.00 RD - Syariah - REKSADANA AAA - - 964,370.99 1,695.41
10 THE BEST SCORE CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX (CGPI) TAHUN
10 THE BEST SCORE CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX (CGPI) TAHUN 2001-2010 MUH. ARIEF EFFENDI, SE, MSI, AK, QIA, CPMA (Penulis buku The Power of Good Corporate Governance : Teori dan Implementasi)
Populasi dan sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang
28 BAB HI 3.1. Populasi dan Sampel Penelitian METODE PENELITIAN Populasi dan sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listed di Bursa Efek Jakarta. 3.2. Pemilihan dan Tekhnik Penarikan Sampel
BAB I PENDAHULUAN. membuktikan bahwa krisis ekonomi yang melanda negara-negara di Benua Eropa
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Berdasarkan Outlook Ekonomi dan Pasar Modal 2011, minat investor asing untuk masuk ke pasar modal Indonesia pada tahun 2011 tumbuh hingga 20%. Hal ini membuktikan
