BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Hendra Dharmawijaya
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Dan Sumber Data Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah studi peristiwa (event study), dimana event study merupakan salah satu metode penelitian yang sering digunakan sebagai alat penelitian di bidang pasar modal dan keuangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diambil dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia, yang terdiri dari : 1. Data tanggal peristiwa pengumuman reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II tanggal 27 Juli Daftar saham perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 selama periode penelitian untuk masing masing sampel peristiwa, diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia ( 3. Harga penutupan saham (closing price) selama periode estimasi dan periode jendela pada penerbitan laporan keuangan untuk periode di seputar terjadinya peristiwa tersebut. 4. Indeks LQ 45 selama periode estimasi dan periode jendela pada penerbitan laporan keuangan untuk periode di seputar terjadinya peristiwa. 5. Volume Perdagangan Saham selama periode estimasi dan periode jendela pada penerbitan laporan keuangan untuk periode di seputar terjadinya peristiwa tersebut. 32
2 Sampel Sampel yang akan diteliti adalah saham-saham yang tergabung dalam LQ 45 periode Februari-Juli 2016 dalam Bursa Efek Indonesia. Pada tabel berikut, peneliti memaparkan sekuritas-sekuritas yang ada dalam indeks LQ 45 sepanjang periode penelitian. Daftar saham yang masuk dalam perhitungan indeks LQ45 untuk periode Februari 2016 Juli 2016 pada Bursa Efek Indonesia sesuai dengan pengumuman Bursa Efek Indonesia. No. Peng-00021/BEI.OPP/ tanggal 25 Januari 2016 adalah sebagai berikut di bawah ini. Tabel 3.1 Daftar Saham LQ45 Periode Februari 2016 Juli 2016 No Kode Saham Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ADHI Adhi Karya (Persero) Tbk 3 ADRO Adaro Energy Tbk 4 AKRA AKR Corporindo Tbk 5 ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk 6 ASII Astra International Tbk 7 ASRI Alam Sutera Realty Tbk 8 BBCA Bank Central Asia Tbk 9 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 11 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 12 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 13 BMTR Global Mediacom Tbk 14 BSDE Bumi Serpong Damai Tbk 15 CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk 16 GGRM Gudang Garam Tbk 17 HMSP H. M. Sampoerna Tbk 18 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 19 INCO Vale Indonesia Tbk 20 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 21 INTP Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 22 JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk
3 34 No Kode Saham Nama Perusahaan 23 KLBF Kalbe Farma Tbk 24 LPKR Lippo Karawaci Tbk 25 LPPF Matahari Department Store Tbk 26 LSIP PP London Sumatra Indonesia Tbk 27 MNCN Media Nusantara Citra Tbk 28 MPPA Matahari Putra Prima Tbk 29 MYRX Hanson International Tbk 30 PGAS Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 31 PTBA Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk 32 PTPP PP (Persero) Tbk 33 PWON Pakuwon Jati Tbk 34 SCMA Surya Citra Media Tbk 35 SILO Siloam International Hospital Tbk 36 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk 37 SMRA Summarecon Agung Tbk 38 SRIL Sri Rejeki Isman Tbk 39 SSMS Sawit Sumbermas Sarana Tbk 40 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk 41 TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 42 UNTR United Tractors Tbk 43 UNVR Unilever Indonesia Tbk 44 WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk 45 WSKT Waskita Karya (Persero) Tbk Sumber : Metode Pengumpulan Data Penulis menggunakan data return harian karena Peterson (1989) merekomendasikan agar perhitungan dalam metode event study menggunakan data return harian. data dikumpulkan dan diperoleh dari dan yahoo.finance.com. Data yang dikumpulkan berupa nama-nama emiten, data saham harian, dan indeks LQ 45 selama periode estimasi dan periode jendela selama periode pengamatan.
4 Teknik Analisis Abnormal return Abnormal return dihitung menggunakan model pasar (market model). Dimana abnormal return diperoleh dari selisih return sesungguhnya dan return ekspektasi, yang dirumuskan sebagai berikut (Jogiyanto, 2003) : (3.1) = Abnormal return sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke-t. = Return sesungguhnya sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke-t. = Return ekspektasi sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke-t. Return sesungguhnya merupakan return yang terjadi pada waktu ke-t yang merupakan selisih harga sekarang relatif terhadap harga sebelumnya atau dapat dihitung dengan rumus (Jogiyanto, 2003) : (3.2) = Actual Return = harga saham saat t = harga saham saat t-1 Expected return merupakan return yang diharapkan oleh investor. Expected return diestimasi dengan menggunakan model pasar (market model). Model
5 36 ekspektasi dapat dibentuk dengan menggunakan teknik regresi OLS (Ordinary Leas Square) dengan persamaan (Jogiyanto, 2003) : (3.3) = return realisasi sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j = Intercept untuk sekuritas ke-i = koefisien slope yang merupakan beta dari sekuritas ke-i = return indeks pasar pada periode estimasi ke-j yang dapat dihitung dengan rumus = dengan IHSG adalah Indeks Harga Saham Gabungan. = kesalahan residual sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j Expected return dengan market model dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut (Jogiyanto, 2003) : (3.4) = return ekspektasi pada sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke-t = return pasar pada hari ke-t = intercept untuk sekuritas ke-i = koefisien slope yang merupakan beta dari sekuritas ke-i
6 37 Selanjutnya untuk menghitung rata-rata Abnormal Return digunakan rumus (Jogiyanto, 2003) : (3.5) = Rata-rata abnormal return pada hari ke-t. = Abnormal return untuk sekuritas ke-i pada hari ke-t. = Jumlah sekuritas yang terpengaruh oleh pengumuman peristiwa Trading Volume Activity Volume perdagangan saham dapat digunakan untuk melihat seberapa besar reaksi saham terhadap suatu peristiwa atau kejadian yang menyangkut tentang informasi di pasar modal. Perhitungan dilakukan dengan rumus berikut (Lamasigi, 2002) : (3.6) = Total volume aktivitas perusahaan i pada waktu t t = Waktu tertentu Selain menghitung trading volume activity saham harian juga dilakukan perhitungan rata rata aktivitas volume perdagangan saham yang dijadikan sampel pada periode sebelum dan sesudah peristiwa. Rumus perhitungan sebagai berikut (Lamasigi, 2002) : (3.7)
7 38 (3.8) = rata-rata aktivitas volume perdagangan sebelum peristiwa = rata-rata aktivitas volume perdagangan setelah peristiwa Dalam penelitian ini periode yang digunakan adalah 116 hari terdiri dari periode estimasi (estimation window) dan periode jendela (event window). Periode estimasi dalam penelitian ini berlangsung selama 105 hari, yaitu t-105 hingga t-5 sebelum event day pada tanggal 26 Juli Periode jendela (event window) yang digunakan adalah 11 hari di sekitar tanggal pengumuman yakni 5 hari sebelum tanggal pengumuman (t-5), hari peristiwa pengumuman (t), dan 5 hari setelah tanggal pengumuman (t+5). Periode peristiwa (event window) dalam penelitian ini berlangsung dari tanggal 20 Juli 3 Agustus 2016 (tanggal dan Juli adalah hari sabtu-minggu, sehingga tidak dimasukkan dalam periode jendela). Periode peristiwa/jendela ditentukan selama 11 hari karena dianggap periode tersebut dapat mencerminkan reaksi pasar. Namun jika jarak event window terlalu panjang akan mengurangi kekuatan uji statisktik dan dapat mengakibatkan kesalahan menarik kesimpulan apabila terdapat peristiwa lain yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Estimation period Event period 10 Februari Juli Juli Agustus 2016 Gambar 3.1 Periode Estimasi dan Periode Jendela (Peterson, 1989)
8 39 Kemudian untuk menguji perbedaan return, abnormal retrun dan TVA sebelum dan sesudah peristiwa, dilakukan dengan uji beda (uji t) dengan menggunakan paired t-test. Paired t-test digunakan karena dalam penelitian ini diuji dua kelompok sebelum dan sesudah dalam peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II dari anggota saham LQ Pengujian Hipotesis Hipotesis 1 H01 : Pengumuman reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II tidak menghasilkan abnormal return positif bagi para investor pasar modal. Ha1 : Pengumuman reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II menghasilkan abnormal return positif bagi para investor pasar modal. Langkah-langkah pengujian hipotesis 1 : 1. Menghitung return sesungguhnya dan expected return masing-masing saham yang memenuhi kriteria sampel selama event period. Return sesungguhnya dapat dihitung dengan persamaan nomor Menghitung expected return masing-masing saham selama periode kejadian. Perhitungan expected return dilakukan dengan menggunakan market model. Model ekspektasi dapat dibentuk dengan menggunakan teknik regresi OLS (Ordinary Least Square) dengan persamaan nomor 3.3. Expected return dengan market model dapat dihitung dengan rumus persamaan nomor 3.4.
9 40 3. Menghitung abnormal return masing-masing saham selama periode kejadian. Abnormal return dihitung dengan persamaan nomor Menghitung rata-rata abnormal return seluruh saham selama periode kejadian. Rata-rata abnormal return dapat dihitung dengan persamaan nomor Melakukan uji statistik t pada tingkat signifikansi 5% ( α = 0,05) dengan menggunakan alat uji statistik one sample t-test untuk melihat apakah pengumuman reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II menghasilkan abnormal return positif bagi para investor pasar modal. Kriteria pengujian untuk hipotesis 1 adalah sebagai berikut : H0 didukung jika nilai probabilitas (p) > 0,05 H0 tidak didukung jika nilai probabilitas (p) < 0,05 Hipotesis 2 H02 : Tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II. Ha2 : Terdapat perbedaan rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II. Langkah-langkah pengujian hipotesis 2 : 1. Menghitung return sesungguhnya dan expected return masing-masing saham yang memenuhi kriteria sampel selama event period. Return sesungguhnya dapat dihitung dengan persamaan nomor 3.2.
10 41 2. Menghitung expected return masing-masing saham selama periode kejadian. Perhitungan expected return dilakukan dengan menggunakan market model. Model ekspektasi dapat dibentuk dengan menggunakan teknik regresi OLS (Ordinary Least Square) dengan persamaan nomor 3.3. Expected return dengan market model dapat dihitung dengan rumus persamaan nomor Menghitung abnormal return masing-masing saham selama periode kejadian. Abnormal return dihitung dengan persamaan nomor Menghitung rata-rata abnormal return seluruh saham selama periode kejadian. Rata-rata abnormal return dapat dihitung dengan persamaan nomor Melakukan uji statistik t pada tingkat signifikansi 5% ( α = 0,05) dengan menggunakan alat uji statistik paired sample t-test. Uji dilakukan dua sisi untuk melihat apakah terdapat perbedaan rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II. Kriteria pengujian untuk hipotesis 2 adalah sebagai berikut : H0 didukung jika nilai probabilitas (p) > 0,05 H0 tidak didukung jika nilai probabilitas (p) < 0,05
11 42 Hipotesis 3 H03 : Tidak terdapat perbedaan rata-rata trading volume activity sebelum dan sesudah peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II. Ha3 : Terdapat perbedaan rata-rata trading volume activity sebelum dan sesudah peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II. Langkah-langkah pengujian hipotesis 3 : 1. Menghitung trading volume activity masing-masing saham selama event period. Perhitungan dilakukan dengan rumus nomor Menghitung rata-rata trading volume activity seluruh saham selama event period. Perhitungan dilakukan dengan rumus nomor 3.7 dan nomor Melakukan uji statistik t pada tingkat signifikansi 5% ( α = 0,05) dengan menggunakan alat uji statistik paired sample t-test untuk melihat apakah terdapat perbedaan rata-rata trading volume activity sebelum dan sesudah peristiwa reshuffle kabinet kerja Jokowi jilid II.. Kriteria pengujian untuk hipotesis 3 adalah sebagai berikut : H0 didukung jika nilai probabilitas (p) > 0,05 H0 tidak didukung jika nilai probabilitas (p) < 0,05
BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Saham didefinisikan sebagai tanda pernyataan atau kepemilikan seseorang
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Saham didefinisikan sebagai tanda pernyataan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Saham berwujud selembar kertas yang
BAB III PEMBAHASAN. Discriminant pada model Black-Litterman dan penerapan pendekatan Least
BAB III PEMBAHASAN Pada bab pembahasan ini dibahas mengenai pendekatan Least Discriminant pada model Black-Litterman dan penerapan pendekatan Least Discriminant pada model Black-Litterman dengan saham
Lampiran 1. Diagram Alir Pembentukan Return Portofolio Model Black- Litterman (Saham LQ-45 Periode Juli 2015-Desember 2015)
LAMPIRAN 95 Lampiran 1. Diagram Alir Pembentukan Return Portofolio Model Black- Litterman (Saham LQ-45 Periode Juli 2015-Desember 2015) 45 Saham LQ-45 Return Saham Uji Normalitas Data Return Saham 43 Saham
BAB III PEMBAHASAN. goal programming dan lexicographic goal programming pada empat saham yang
BAB III PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas pembentukan portofolio menggunakan metode goal programming dan lexicographic goal programming pada empat saham yang akan dipilih menjadi kandidat portofolio
Fuji Nurdiani
ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MARKOWITZ PADA SAHAM JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE DESEMBER 2015 MEI 2016 Fuji Nurdiani 131212069 PENDAHULUAN Latar Belakang Dalam
Lampiran 1. Perhitungan Koefisien Laba Tahun
Lampiran 1 Perhitungan Koefisien Laba Tahun 2011-2015 Koefisien Laba Tahun 2011 No Kode 2009 2010 2011 PERUBAHAN PERUBAHAN 2011-2010 2010-2009 MEAN STDEV CV I 1 AALI 2610218000 2964040000 3332932000 368892000
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang dijalankan sesuai prinsip syariah. Prinsip-prinsip syariah tersebut
43 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Pada penelitian ini yang dijadikan sebagai obyek adalah Jakarta Islamic Indeks yang listing di BEI. Jakarta Islamic Index (JII) adalah index
Daftar anggota saham LQ-45 Periode Januari-Desember 2011
36 LAMPIRAN 1 Daftar anggota saham LQ-45 Periode Januari-Desember 2011 No. Nama Emiten Frekuensi Jumlah Kode Nama Perusahaan November 10 Januari 11 Februari Juli 11 Agustus 11 Januari 12 1. AALI Astra
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tujuan akhir yang ingin dicapai oleh perusahaan yaitu untuk memperoleh profit atau laba yang maksimal. Sehingga dalam laporan keuangan, profitabilitas merupakan ukuran
Daftar Perusahaan-perusahaan Sampel
Lampiran 1. Sampel Penelitian Daftar Perusahaan-perusahaan Sampel Observasi 1 (Periode Formasi: Bulan Februari 2012-Bulan Juni 2012) No. Kode Nama Perusahaan 1 AALI PT Astra Agro Lestari Tbk 2 ADRO PT
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif. Menurut Kuncoro (2013: 145). Data kuantitatif adalah data yang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data 3.1.1. Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu data kuantitatif. Menurut Kuncoro (2013: 145). Data kuantitatif adalah data
BAB III METODE PENELITIAN. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maliki Malang. Penelitian ini
38 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Periode Pengamatan Lokasi penelitian dilakukan di Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maliki Malang. Penelitian ini meneliti
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Intesitas transaksi setiap sekuritas di pasar modal berbeda - beda. Sebagian sekuritas memiliki frekuensi yang sangat tinggi dan aktif diperdagangkan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Portofolio Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Portofolio Optimal Menggunakan Model Indeks Tunggal Dalam portofolio yang dibentuk, kita membentuk kombinasi yang optimal dari beberapa asset (sekuritas) sehingga
Analisis Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Metode Single Indeks Saham. Presented By : Slamet Hidayatulloh
Analisis Pembentukan Portofolio Optimal Menggunakan Metode Single Indeks Saham Pada Jakarta Islamic Index (JII) Presented By : Slamet Hidayatulloh BAB I ( LATAR BELAKANG, RUMUSAN DAN BATASAN MASALAH )
III. METODE PENELITIAN. yaitu desain penelitian yang disusun dalam rangka memberikan gambaran secara
III. METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu desain penelitian yang disusun dalam rangka memberikan gambaran secara sistematis
BAB III METODE PENELITIAN. Untuk mempermudah dalam pemecahan masalah, data diklasifikasikan
50 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Untuk mempermudah dalam pemecahan masalah, data diklasifikasikan menjadi dua, 1 yaitu : a) Data primer, adalah data yang diperoleh secara langsung
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A Waktu dan Tempat Penelitian Objek penelitian ini merupakan indeks harga saham individu yang tercatat di LQ45 Bursa Efek Indonesia selama periode 2013-2014, sebanyak 38 emiten
BAB III METODE PENELITIAN. Gajayana No. 50 Malang Penelitian ini meneliti indeks saham Jakarta
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Jalan Gajayana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bursa Efek Indonesia (BEI), karena perusahaan yang akan diambil merupakan perusahaan yang telah go public
Daftar Perusahaan Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Tahun
Lampiran 1 Daftar Perusahaan Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2012 No Emiten Kode Emiten Sektor Industri Tanggal Listing 1 PT. Astra Agro Lestari Tbk AALI Pertanian 09 Desember 1997 2 PT.
BAB 1 PENDAHULUAN. Tabel 1.1 Perusahaan yang terus berada pada indeks LQ45 periode
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 saham, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas sahamsaham
Bank Tabungan Negara (Persero) Bank
LAMPIRAN 126 Lampiran 1 Daftar perusahaan LQ 45 2013-2015 Data Emiten Februari 2013 No Kode Emiten Sub Sektor 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk Pertanian 2 ADRO Adaro Energy Tbk Batu Bara 3 AKRA AKR Corporindo
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 45 pada tahun , maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan didukung oleh teoriteori yang dipelajari dan hasil pembahasan yang diperoleh mengenai analisis rasio keuangan
DAFTAR ISI. Halaman Daftar Isi... i Daftar Tabel... iii Daftar Gambar... iv Daftar Lampiran... v
i DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi... i Daftar Tabel... iii Daftar Gambar... iv Daftar Lampiran... v I. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Rumusan Masalah... 8 1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian...
I. PENDAHULUAN. terhadap harga saham dan return saham. Pengumuman dividen juga merupakan. (Miller dan Rock, 1985 dalam Kusuma, 2004: 102).
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengumuman dividen mempunyai arti bagi investor, oleh karena itu berpengaruh terhadap harga saham dan return saham. Pengumuman dividen juga merupakan dasar bagi
BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal di Indonesia, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan ekonomi, terutama
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar modal di Indonesia, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan ekonomi, terutama dalam proses alokasi dana masyarakat. Perkembangan
Penerapan Algoritma Program Dinamis dalam Diversifikasi Investasi Saham
Penerapan Algoritma Program Dinamis dalam Diversifikasi Investasi Saham Roselina - 13515034 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha
BAB III METODE PENELITIAN. Objek penelitian adalah Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE),
39 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian adalah Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Ukuran Perusahaan (FIRM SIZE) dan Harga Saham. Penelitian
Anggi Mustika Sari / Pembimbing : Aji Sukarno SE., MM
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA PERUSAHAAN LQ 45 TAHUN
BAB IV ANALISIS DATA
BAB IV ANALISIS DATA A. Deskripsi Data LQ45 merupakan salah satu indeks saham pada Bursa Efek Indonesia, dipilihnya LQ45 sebagai sample pada penelitian ini karena indeks LQ45 merupakan kumpulan perusahaan
BAB I PENDAHULUAN. Melalui pasar modal (capital market), investor sebagai pihak yang memiliki
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pasar modal Indonesia memiliki peran besar bagi perekonomian negara. Melalui pasar modal (capital market), investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Populasi adalah jumlah dari keseluruhan objek (satuan-satuan / individu-individu) yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel 3.1.1 Populasi Populasi adalah jumlah dari keseluruhan objek (satuan-satuan / individu-individu) yang karakteristiknya hendak diduga (Ferdinand, 2006).
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang penelitian. Pasar modal Indonesia telah menjadi perhatian banyak pihak,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang penelitian Pasar modal Indonesia telah menjadi perhatian banyak pihak, khususnya masyarakat bisnis. Pasar modal merupakan media yang sangat efektif untuk dapat menyalurkan
BAB III METODE PENELITIAN. menyangkut aplikasi teori untuk memecahkan permasalahan tertentu.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian ini merupakan penelitian terapan yaitu penelitian yang menyangkut aplikasi teori untuk memecahkan permasalahan tertentu. Pendekatan yang digunakan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penentuan tempat pada penelitian ini ditentukan dengan sengaja
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Tempat dan Waktu Penelitian Penentuan tempat pada penelitian ini ditentukan dengan sengaja (purposive) yaitu di PT. Bursa Efek Indonesia
σ = LAMPIRAN 1 : Bagan Prosedur Penelitian Data Analisis Kinerja Tingkat Laba Harian (MDS dan LQ45) Rata-rata Tingkat Laba Harian (GMR)
L1 LAMPIRAN 1 : Bagan Prosedur Penelitian Data Analisis Kinerja Tingkat Laba Harian (MDS dan LQ45) R i Pt = Ln P t 1 x 100 % Hitung Korelasi CAPM Rata-rata Tingkat Laba Harian (GMR) 1/ n ( 1+ R )( 1+ R
BAB IV PEMBAHASAN. dengan yang digunakan untuk menghitung IHSG yaitu berdasarkan indeks yang
BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Objek Penelitian JII (Jakarta Islamic Indeks) pertama kali diluncurkan oleh BEI (pada saat itu masih bernama Bursa Efek Jakarta) bekerjasama dengan PT Danareksa Investment
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Analisa penilaian kinerja saham Jakarta Islamic Index dalam penelitian ini,
BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN Analisa penilaian kinerja saham Jakarta Islamic Index dalam penelitian ini, diukur dengan menggunakan rasio Sharpe yaitu diukur dengan cara membandingkan antara premi risiko
Pengaruh Arus Kas Terhadap Pembagian Dividen Tunai
Repositori STIE Ekuitas STIE Ekuitas Repository Thesis of Accounting http://repository.ekuitas.ac.id Banking Accounting 2015-12-11 Pengaruh Arus Kas Terhadap Pembagian Dividen Tunai Arumsarri, Yoshe STIE
: Amelia Pujaastuti Npm : Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr. Ati Harmoni, SSi., MM
ANALISIS PENENTUAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM DENGAN MODEL INDEKS TUNGGAL (Studi Pada Saham Indeks LQ-45 di BEI Tahun 2011-2015) Nama : Amelia Pujaastuti Npm : 10212705 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Dr.
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. 4.1 Gambaran Umum Penelitian dan Data Deskriptif. dimaksudkan untuk digunakan sebagai tolak ukur (benchmark)
62 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Penelitian dan Data Deskriptif 4.1.1 Jakarta Islamic Index (JII) Jakarta Islamic Index (JII) diluncurkan oleh PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja
I. PENDAHULUAN. ikut serta dalam pasar modal. Pasar modal merupakan pasar tempat diperjualbelikannya
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banyak cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk berinvestasi, salah satunya dengan ikut serta dalam pasar modal. Pasar modal merupakan pasar tempat diperjualbelikannya
III. METODOLOGI PENELITIAN. kuantitatif. Menurut Silalahi dalam Eliyawati (2012) penelitian kuantitatif yaitu
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Menurut Silalahi dalam Eliyawati (2012) penelitian kuantitatif yaitu penelitian
Lampiran 1. Daftar Perusahaan Sampel dan Data Perhitungan Tahun 2009
o. Lampiran. Daftar Perusahaan Sampel dan Data Perhitungan Tahun 2009 ama Perusahaan Kode Ukuran Perusahaan Kepemilikan Manajerial Kepemilikan Institusional Current Ratio Debt to Equity Ratio Return on
BAB IV HASIL PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan go public yang terdaftar di Bursa
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Umum Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kelompok saham yang tergabung dalam Jakarta
ANALISIS RETURN ON INVESTMENT DAN ECONOMI VALUE ADDED UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM LQ 45
ANALISIS RETURN ON INVESTMENT DAN ECONOMI VALUE ADDED UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM LQ 45 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana
BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN
BAB II DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN 2.1. Deskripsi Berbagai Indeks Saham Indeks harga saham adalah suatu indikator yang menunjukkan pergerakan harga saham. Indeks berfungsi sebagai indikator trend pasar,
3. METODE PENELITIAN
33 3. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Konseptual Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang praktek pengungkapan CSR yang dilaksanakan oleh perusahaan dan menganalisis hubungan pengungkapan
BAB 2 INDEKS KOMPAS 100. cerminan pergerakan harga saham. Indeks-indeks tersebut adalah (Idx, 2014) : 1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
BAB 2 INDEKS KOMPAS 100 2.1 Sejarah Bursa Indeks Kompas 100 Saat ini BEI memiliki 11 jenis indeks harga saham, yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik. Indeks merupakan
Return On Investment (ROI)
121 Lampiran 1. Hasil perhitungan rasio perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2008-2010 Return On Investment (ROI) No Kode Nama Emiten Tahun Ratarata 2008 2009 2010 1 ADRO Adaro Energy
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Data 4.1.1 Populasi dan Sampel Populasi penelitan ini adalah perusahaan yang termasuk dalam penghitungan indeks LQ-45. Sampel dalam penelitian ini adalah 29 perusahaan
Optimasi Portofolio Pada Pasar Saham Dengan Menerapkan Metode Goal Programming
Optimasi Portofolio Pada Pasar Saham Dengan Menerapkan Metode Goal Programming Fauziyah Program Studi Akuntansi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya * E-mail: [email protected] ABSTRAK Pemilihan
I. PENDAHULUAN. seiring dengan pemerataan pendapatan dan pemerataan hasil pembangunan.
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan nasional harus berjalan seiring dengan pemerataan pendapatan dan pemerataan hasil pembangunan. Pembangunan suatu negara digambarkan
BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN
8 BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN 2.1. Indeks Saham Indeks harga saham adalah indikator atau cerminan pergerakan harga saham. Indeks merupakan salah satu pedoman bagi investor untuk melakukan investasi
BAB III METODE PENELITIAN. metode statistik yang digunakan kemudian diinterprestasikan.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif kuantitatif, data yang diperoleh dari sampel populasi penelitian dianalisis sesuai dengan metode statistik
BAB 3 METODE PENELITIA N
BAB 3 METODE PENELITIA N 3.1 Desain Penelitian Berikut ini merupakan desain penelitian yang digunakan penulis: Tujuan Penelitian Desain Penelitian Jenis Penelitian Metode Penelitian Unit Analisis Time
METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai
METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang didasarkan atas survei
III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang didasarkan atas survei terhadap objek penelitian. Cooper dan Schindler dalam Salamah (2011) menyatakan
BAB II LANDASAN TEORI
9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Kerangka Teoritis 2.1.1. Pengertian Portofolio Dalam fenomena yang terjadi pada dunia keuangan, "portofolio" digunakan untuk menyebutkan kumpulan investasi yang dimiliki oleh
BAB III METODE PENELITIAN. bersifat kuantitatif mengenai harga saham bulanan. Pada penilitian kuantitatif data
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat kuantitatif mengenai harga saham bulanan. Pada penilitian kuantitatif
BAB I PENDAHULUAN. yang akan datang. Investasi dilakukan dengan tujuan agar memperoleh return
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berinvetasi merupakan salah satu wujud dari perencanaan keuangan di masa yang akan datang. Investasi dilakukan dengan tujuan agar memperoleh return (tingkat pengembalian)
BAB III METODE PENELITIAN. suatu penelitian. Menurut Jogiyanto (2011) objek penelitian adalah suatu entitas
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Objek penelitian merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dihilangkan dari suatu penelitian. Menurut Jogiyanto (2011) objek penelitian adalah suatu entitas
III.METODE PENELITIAN
III.METODE PENELITIAN 3.1. Sifat Penelitian Penelitian ini merupakan event study yaitu salah satu desain statistik yang popular di bidang keuangan yang menggambarkan sebuah teknik riset yang memungkinkan
BAB I PENDAHULUAN. peningkatan nilai investasi. Investasi pada umumnya dilakukan untuk mendapatkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Investasi merupakan suatu kegiatan menempatkan dana pada satu aset atau lebih selama jangka waktu tertentu dengan harapan memperoleh pendapatan atau peningkatan
Optimasi Multi-Objective pada Pemilihan Portofolio dengan Metode Nadir Compromise Programming
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (13) 2337-35 (2301-928X Print) 1 Optimasi Multi-Objective pada Pemilihan Portofolio dengan Metode Nadir Compromise Programming Ema Rahmawati dan Subchan. Jurusan
Daftar Perusahaan Yang Termasuk Indeks BISNIS-27 Tahun
L1 Lampiran 1 Daftar Perusahaan Yang Termasuk Indeks BISNIS-27 Tahun 2010-2011 1 ADRO Adaro Energy 2 ANTM Aneka Tambang (Persero) 3 ASII Astra International 4 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) 5 BBRI
BAB III METODE PENELITIAN. Index di Bursa Efek Indonesia yang beralamat di Jl. Sudirman kav Yang mana
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penilitian Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar dalam Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia yang beralamat di Jl. Sudirman kav 52-5.
III. METODE PENELITIAN. untuk secara langsung menjelaskan hubungan sebab akibat (non causality
32 III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk menguji hipotesis serta menganalisis dan tidak untuk secara langsung menjelaskan hubungan sebab akibat (non causality relationship),
BAB 3 METODE PENELITIAN
36 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini meneliti pengaruh mediasi Corporate Social Responsibility Disclosure terhadap hubungan antara Good Corporate Governance dan nilai perusahaan
IV. PEMBAHASAN. pemilihan, sehingga akan terdiri dari saham-saham dengan likuiditas dan
IV. PEMBAHASAN 4. 1. Gambaran Umum Indeks LQ 45 terdiri dari 45 saham yang telah terpilih melalui berbagai kriteria pemilihan, sehingga akan terdiri dari saham-saham dengan likuiditas dan kapitalisasi
