STRUKTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN I
|
|
|
- Handoko Djaja Widjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PANDUAN PRAKTIKUM STRUKTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN I (MORFOLOGI TUMBUHAN) Oleh : EVIKA SANDI SAVITRI, M.P. RURI SITI RESMISARI, M.Si NAMA : NIM : JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2015
2 Kata Pengantar Bismillaahirrohmaaanirrohiim Syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah, karena atas ridho-nya buku PANDUAN PRAKTIKUM STRUKTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN I ini dapat kami selesaikan. Penyusunan buku ini dimotivasi oleh pelajaran Stralamuktur Perkembangan Tumbuhan I di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Malang yang terdiri atas kuliah dan Praktikum. Pada Perkuliahan diberikan teori dan konsep dasar pengetahuan serta pengembangannya, sedangkan pada praktikum diharapkan mahasiswa dapat menerapkan teori dan konsep yang telah diperoleh selama dalam perkuliahan. Penyusunan buku ini bertujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mempersiapkan dan melaksanakan praktikum, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar sesuai dengan tujuan praktikum yang telah ditetapkan. Ucapan terimakasih penulis ucapkan pada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupuan tidak langsung dalam penyusunan buku petunjuk praktikum ini. Akhirul kata sebagai ilmuwan muslim yang beriman dan berrtaqwa kepada Allah, melalui kegiatan praktikum ini diharapkan dapat menyadari kekuasaan Allah dalam menciptakan alam semesta, sehingga ilmu pengetahuan yang kita peroleh dapat lebih mendekatkan diri kita kepada-nya Billahitaufiq wal hidayah... Malang, Juni 2015 Penulis
3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... TATA TERTIB PRAKTIKUM I. Daun Tunggal (Folium complek)... II. Daun Majemuk (Folium compositum)... III. Tata letak daun pada batang... IV. Bentuk modifikasi akar, batang dan daun... V. Bunga tunggal dan bunga majemuk... VI. Bagian bunga, rumus bunga dan diagram bunga.. VII. Buah (fruktus) dan Biji (semen)... i ii
4 TATA TERTIP PRAKTIKUM 1. Mahasiswa harus bon/ijin alat dan bahan sebelum praktikum (sesuai dengan peraturan laboraturium) 2. Mahasiswa harus datang 5 menit sebelum praktikum untuk menyiapkan alat dan bahan yang telah disetujui 3. Di dalam ruang praktikum (laboratorium) mahasiswa harus memakai jas praktikum (jas laboraturium) 4. Setiap kali praktikum mahasiswa harus membawa perlengkapan seperti silet baru, lap/tissue ( untuk gelas benda dan gelas penutup), pensil 2B atau HB, penghapus, mistar, bolpoin dan buku praktikum 5. Mahasiswa tidak diperbolehkan membawa laporan praktikum dari offering lain atau angkatan sebelumnya di ruang praktikum 6. Mahasiswa harus mengikuti seluruh kegiatan praktikum, jika tidak dapat hadir atau mengikuti seluruh kegiatan praktikum pada hari itu harus memberitahu dengan surat dan memberikan keterangan atas ketidakhadiran 7. Sebelum dan/atau sesudah praktikum akan diadakan tes dan nilainya akan diperhitungkan untuk kesimpulan nilai akhir 8. Bahan praktikum yang disediakan oleh mahasiswa harus tersedia pada waktu praktikum, jika tidak ada bahan praktikum dianggap selesai 9. Berhubung padatnya jadwal dan pengguna mikroskop tidak ada praktikum susulan 10. Semua yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian
5 I. DAUN TUNGGAL (FOLIUM SIMPLEK) TINJAUN TEORI Daun merupakan suatu bagian tubuh tumbuhan yang penting dan pada umumnya tiap tumbuhan mempunyai sejumlah besar daun. Alat ini hanya terdapat pada batang saja dan tidak pernah terdapat pada bagian lain pada tubuh tumbuhan. Bagian batang tempat duduknya daun dinamakan buku (nodus) dan tempat diatas daun yang merupakan sudut antara batang dan daun dinamakan ketiak daun (axilia). Daun yang lengkap dapat kita jumpai pada beberapa macam tumbuhan misalnya pohon pisang ( Musa paradisiaca L), pohon Pinang ( Areca catechu L.), bambu (Bambusa sp.). Daun yang lengkap memiliki bagian-bagian berikut : Upih daun/pelepah daun, tangkai daun (petiolus), helaian daun (lamina). Tumbuhan yang mempunyai daun yang lengkap tidak begitu banyak jumlah jenisnya. Kebanyakan tumbuhan mempunyai daun yang kehilangan satu atau dua bagian dari tiga bagian diatas. Daun yang demikian dinamakan dengan daun yang tidak lengkap. Mengenai susunan daun yang tidak lengkap ada beberapa kemungkinan. a. Hanya terdiri atas tangkai dan helaian saja, lazimnya disebut daun bertangkai. Susunan daun yang demikian ini yang paling banyak ditemukan, misalnya pada nangka (Artocarpus integra Merr), Mangga dan lainlain b. Daun terdiri atas upih dah helaian, daun yang demikian disebut daun berupih atau daun berpelepah, seperti lazim kita dapati pada tummbuhan yang tergolong suku rumput, misalnya : Padi (oryza sativa L.), jagung (Zea mays L)
6 c. Daun hanya terdiri atas helaian saja, tanpa upih dan tangkai, sehingga helaian langsung melekat atau duduk pada batang. Daun yang demikian susunannya dinamakan daun duduk (sessilis). Daun yang hanya memiliki helaian daun saja dapat mempunyai pangkal yang demikian lebarnya, hingga pangkal daun tersebut biasanya hingga pangkal daun tadi sealan-akan melingkari batang atau memeluk batang, oleh sebab itu dusebut daun memeluk batang (amplexicaulis). TUJUAN : Mengenal bagian-bagian daun (folium) bangun daun (circumscritio), tangkai (petiolus), pelepah/upih (vagina), ujung (apex), pangkal (basis), tepi daun (margo folii), susunan tulang daun (nervatio), daun daging (interveneum), warna daun BAHAN : 1. Daun Mangga (Mangifera indica L.) 2. Daun Kembang Sepatu (Hibiscus Rosasinensis) 3. Daun Bougenvil (Bogainvilla sp.) 4. Daun Jambu Biji (Psidium guajava) 5. Daun Padi (Oryza sativa) / Daun Jagung (Zea mays L.) 6. Daun Pepaya (Canca papaya) 7. Daun Ubikayu (Manihot utilisima) 8. Daun Nangka ((Artocarpus integra Merr) 9. Daun Sirsat (Anona mucirata) 10. Daun Kamboja (Plumiera acuminata) 11. Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis Jalapa L) 12. Daun Semanggi Gunung (Oxalis cornicua) 13. Daun Semanggi (Marsilea crenata) 14. Daun Pinus (Pinus merkussi)
7 15. Daun Sirih (Piper Bettle L) TUGAS Gambar dan beri keterangan masing-masing daun diatas
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20 II. DAUN MAJEMUK (Folium Compositum) TINJAUN TEORI Suatu daun majemuk dapat dipandang berasal dari suatu daun tunggal, yang torehnya sedemikian dalamnya, sehingga bagian daun diantara toreh-toreh yang terpisah satu sama lain, dan masing-masing merupakan suatu helaian kecil yang tersendiri. Pada suatu daun majemuk dapat kita bedakan bagian-bagian berikut : 1. Ibu tangkal daun (petiolus communis), yaitu bagian daun majemuk yang menjadi tempat duduknya helaian-helaian daunnya, yang dinamakan dengan anak daun (foliolum). Ibu tangkai daun ini dapat dipandang merupakan penjelmaan tangkai daun tunggal ditambah dengan ibu tulangnya, oleh sebab itu kuncup ketiak pada tumbuhan yang memiliki daun majemuk, letaknya terdapat di atas ibu tangkai pada batang. 2. Tangkai anak daun (petiolus), yaitu cabang-cabang ibu tangkai yang mendukung anak daun. Bagian ini dapat dianggap sebagai penjelmaan pangkal pada suatu tulang cabang pada daun tunggal, oleh karena itu didalam ketiaknya tidak pernah terdapat suatu kuncup 3. Anak daun (folium), bagian ini sesungguhnya adalah bagian helaian anak daun, namun karena toreh membesar sehingga majadi terpisah-pisah. Anak daun pada suatu daun majemuk lazimnya mempunyai tangkai yang pendek 4. Upih daun (vagina), yaitu bagian dibawah ibu tangkai yang lebar dan biasanya memeluk batang.
21 TUJUAN : Mengenal susunan daun majemuk (Folium compsition) BAHAN 1. Daun Jeruk (Citrus maxima Merr) 2. Daun Lamtoro (Leucaena glauca) 3. Daun Mawar (Rosa sp) 4. Daun Katu (Samopus androgynus) 5. Daun Seledri (Apium gravioiens) 6. Daun Kembang Merak (Caesalpinia pulchemma) 7. Daun Putri Malu (Mimosa pudica L) TUGAS Gambar dan beri keterangan pada masing-masing daun diatas
22
23
24
25
26
27
28
29
30 III. TATA LETAK DAUN PADA BATANG (Phyllotaxis/Dispositio Foliorum) TINJAUAN TEORI Daun-daun pada suatu tumbuhan biasanya terdapat pada batang dan cabang-cabangnya, adapula kalanya daun-daun suatu tumbuhan berjejal-jejal pada suatu bagian batang, yaitu pada pangkal batang atau pada ujung batang. Umumnya daun pada batang terpisah-pisah dengan suatu jarak yang nyata. Jika kita membandingkan duduknya daun pada daun pada batang berbagai jenis tumbuhan, ternyata bahwa ada perbedaan terutama perbedaaan itu mengenai aturan letak daun-daun satu sama lain pada batang. Aturan mengenai letaknya daun ini yang dinamakan tata letak daun. Untuk mengetahui bagaimana tata letak daun pada batang, harus ditentukan terlebih dahulu jumlah daun yang terdapat pada satu buku-buku batang, yang kemungkinannya ialah : 1. Setiap buku-buku hanya terdapat satu daun saja 2. Pada tiap-tiap buku hanya terdapat dua daun yang berhadap-hadapan 3. Pada setiap buku-buku batang terdapat lebih dari pada dua daun TUJUAN Mengenal macam-macam duduk daun (phyllotaxia) dan membuat duduk daun BAHAN 1. Soka (Ixora hybrida) 2. Bougenvil (Bougainvilla spectabilis) 3. Pandan (Pandanus tectonus)
31 4. Bunga Sepatu ( Hibiscus rosasinensis) 5. Laos (Alpinia Galanga) TUGAS Gambar dan beri keterangan masing-masing
32
33
34
35
36
37
38 IV. BENTUK MODIFIKASI AKAR BATANG DAN DAUN TINJAUN TEORI Bagian tumbuhan yang pokok hanyalah 3 saja, yaitu akar, batang dan daun. Sedangkan bagian-bagian lain pada tumbuhan hanyalah penjelmaan salah satu pokok diantara ketiga bagian diatas. Bisa jadi hanya batang atau mungkin kombinasi bagian pokok tersebut. Diantara bagian macam bagian tumbuhan yang sering dijumpai yang tidak jelas berupa akar, batang atau daun adalah : 1. Kuncup (Gemma) Menurut tempatnya kuncup dibedakan menjadi 3 macam: yaitu kuncup ujung (gemma terminalis) yaitu kuncup yang terdapat pada ujung-ujung batang, cabang-cabang ranting. Kuncup ketiak (gemma axilliaris datau gemma lateralis) yaotu kuncup yang terdapat pada ketiak daun jadi dibagian samping batang 2. Rimpang (Rhizoma), Umbi (tuber) dan Umbi Lapis (bulbus) Ketiga macam alat tersebut diatas adalah metamorfosis batang akar dan daun. Alat-alat ini merupakan badan yang membengkak dan umumnya menjadi tempat penimbunan zat-zat cadangan makanan. 3. Alat Pembelit atau sulur (cirrhus) Yang dinamakan alat-alat pembelit adalah bagian tumbuhan yang biasanya merupakan spiral dan berguna untuk membelit benda-benda yang disentuhnya, yaitu untuk berpegangan pada waktu
39 tumbuhan ini berusaha mendapatkan penunjang untuk dapat naik keatas. 4. Piala (ascidium) dan gelembung (utriculus) Beberapa jenis tumbuhan memperlihatkan alat-alat yang dibentuknya dapat menyerupai piala atau gelembung. Alat-alat tersebut biasanya merupakan metamorfosis daun atau sebagaian daun dan lazimnya bagai tumbuhan yang memilikinya digunakan untuk menangkap serangga. Jadi alat ini terdapat pada tumbuhan pemakan serangga 5. Duri (Spina) Disamping bermacam-macam alat diatas, yang umumnya merupakan metamorfosis bagian-bagian pokok tumbuhan, ada duri-duri yang dapat kita jumpai pada berbagai macam tumbuhan 6. Alat-alat tumbuhan (organa accesoria) Permukaaan tubuh tumbuhan atau bagian-bagiannya tidak selalu kelihatan licin, tetapi permukaan tadi dapat memperlihatkan penonjolan yang sangat beraneka rupa penjelamaan salah satu dari ketiga bagian pokok tersebut dimuka, oleh sebab itu dinamakan alat-alat tumbuh atau umbai-umbai TUJUAN Mengenal batang, akar dan bentuk modifikasi dari daun batang dan akar BAHAN 1. Bawang merah (Allium cepa) 2. Kentang (Solanum tuberosum) 3. Laos (Alpina galanga)
40 4. Cocor bebek (Kalanchoe pinnata Pers) TUGAS Gambar dan beri keterangan masing-masing
41
42
43
44
45 V. BUNGA TUNGGAL DAN BUNGA MAJEMUK TINJAUAN TEORI Pada suatu tumbuhan adakalanya hanya terdapat satu bunga saja, misalnya pada bunga coklat tetapi umumnya pada suatu tumbuhan dapat ditemukan banyak bunga. Tumbuhan yang hanya dapat menghasilkan satu bunga saja dinamakan tumbuhan berbunga tunggal (planta uniflora) sedangkan lainnya tumbuhan berbunga banyak (planta multifloral). Bunga majemuk (Anthotaxis, inflorenscentia), suatu bunga majemuk harus dapat dibedakan cabang yang mendukung sejumlah bunga di ketiaknya. Pada suatu cabang dengan sejumlah bunga diketiak jelas kelihatan, bahwa diantara bunga-bunganya yang terdapat pada cabang itu terdapat daundaun biasa yang berguna untuk asimilasi. Pada suatu bunga majemuk sumbu yang mendukung bunga-bunga yang tekah berkelompok itu tidak lagi berdaun, jika ada daunnya, daun tadi telah mengalami metamorfosis dan daun tadi tidak berguna sebagai alat asimilasi. TUJUAN Mengenal macam-macam susunan bunga tunggal dan majemuk BAHAN 1. Bunga kembang sapatu (Hibiscus rosasinensis) 2. Bunga Merak ( Caesalpinia pulcherrma) 3. Bunga Soka ( Ixora hybrida) 4. Bunga Lamtoro (Leucaena plauca) 5. Bunga Putri Malu (Mimosa pudica)
46 TUGAS Gambar dan beri keterangan masing-masing bunga diatas
47
48
49
50
51 VI. BAGIAN BUNGA, RUMUS BUNGA DAN DIAGRAM BUNGA TINJAUN TEORI Bunga pada umumnya mempunyai bagian-bagian berikut : 1. Tangkai bunga (pedicellus), yaitu bagian bunga yang masing jelas bersifat batang, seringkali terdapat daundaun peralihan, yaitu bagian yang menyerupai daun, berwarna hijau yang seakan akan merupakan peralihan dari daun biasa ke hiasan bunga. 2. Dasar Bunga (receptacullum) yaitu ujung tangkai yang seringkali melebar dengan ruas-ruas yang amat pendek, sehingga daun-daun yang telah mengalami metamorfosis menjadi bagian-bagian bunga yang duduk amat rapat satu sama lain. 3. Hiasan bunga (perianthum), bagian ini sesungguhnya juga merupakan penjelmaan daun yang masih tampak berbentuk lembaran dengan tulang-tulang atau uraturat yang jelas 4. Alat-alat kelamin jantan (andreocium), bagian ini sesungguhnya juga merupakan metamorfosis daun yang menghasilkan serbuk sari. Andreocium terdiri atas sejumlah benangsari. Pada bunga benang-benang sari nya dapat pula bebas berlekatan, ada yang tersusun dalam satu lingkaran ada pula yang dalam dua lingkaran 5. Alat-alat kelamin betina (gynaecium) merupakan bagian yang biasanya disebut putik (pistillum), putik terdiri atas metamorfosis daun yang disebut daun buah (carpella). Pada bunga dapat ditemukan satu atau beberapa putik dan setiap putik dapat terdiri atas
52 beberapa daun buah, tetapi ada pula yang hanya terdiri dari satu daun buah saja TUJUAN Mengenal bermacam-macam susunan bagian bunga, rumus bunga dan diagram bunga BAHAN 1. Bogenvil (Bougenvillea spectabilis) 2. Kembang Sepatu (Hibiscus rosasinensis) 3. Kana (Canna sp) 4. Anggrek (Phalaenopsis sp)
53
54
55
56
57 VII. BUAH (FRUCTUS) DAN BIJI (SEMEN) TINJAUAN TEORI Pada tumbuhan umumnya dapat dibedakan dalam dua golongan yaitu : 1. Buah semu atau buah tertutup, yaitu jika buah yang terbentuk dari bakal buah beserta bagian-bagian lain pada bunga itu, malah yang menjadi bagian utama buh ini (lebih besar, lebih menarik perhatian dan seringkali merupakan bagian buah yang bermanfaat, dapat dimakan), sedangkan buah yang sesungguhnya kadang tersembunyi. 2. Buah sungguh atau buah telanjang, yang selalu terjadi pada bakal buah dan jika ada bagian bunga lainnya yang masing tinggal bagian ini tidak merupakan bagian buah yang berarti Setelah terjadi penyerbukan yang diikuti dengan pembuahan, bakal buah tumbuh menjadi buah dan bakal biji tumbuh menjadi biji. Bagian pertumbuhan biji ini merupakan alat perkembangbiakan yang utama, karena biji mengandung calom tumbuhan baru (lembaga). Pada biji umumnya dapat dibedakan bagian-bagian berikut : 1. Kulit biji 2. Tali pusar 3. Inti biji atau isi biji TUJUAN Mengenal bagian-bagian buah dan biji BAHAN 1. Jeruk (Citrus sp)
58 2. Tomat (Lycopersion esculentum) 3. Kacang tanah ( Arachis hypogea) 4. Jagung (Zea mays) 5. Melinjo (Gnetum gnemon) TUGAS Gambar dan beri keterangan masing-masing buah dan biji diatas
59
60
61
62
63
A : JHONI ILMU PENGETAHUAN ALAM IV IPA SD KELAS IV
N A M A : JHONI N I M : 111134267 ILMU PENGETAHUAN ALAM IV IPA SD KELAS IV I Ayo Belajar IPA A. StandarKompetensi 2. Memahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya B. KompetensiDasar
BAB. Bagian-Bagian Tumbuhan dan Fungsinya
BAB 2 Bagian-Bagian Tumbuhan dan Fungsinya Pada hari Minggu, Nina dan Siti pergi ke rumah Dimas. Di sana, mereka melihat Dimas sedang bekerja membantu ayah Dimas memindahkan bibit mangga yang dibeli ayahnya
Bagian-Bagian Tumbuhan dan Fungsinya IPA SD Kelas IV
Materi Pembelajaran Ringkasan Materi: Bagian-Bagian Tumbuhan dan Fungsinya IPA SD Kelas IV Berikut ini adalah pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk Sekolah Dasar kelas IV yaitu tentang bagian-bagian
IDENTIFIKASI MORFOLOGI TANAMAN Rhoeo discolor Pada UNIVERSITAS NEGERI MALANG
IDENTIFIKASI MORFOLOGI TANAMAN Rhoeo discolor Pada UNIVERSITAS NEGERI MALANG LAPORAN PENELITIAN Disusun untuk memenuhi tugas Matakuliah Morfologi Tumbuhan yang diampu oleh Dra. Eko Sri Sulasmi, M. S. Oleh:
SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah Kode Mata Kuliah Program Studi Jenjang Semester Jumlah SKS Mata Kuliah prasyarat Dosen : Morfologi Tumbuhan : BIO : Pendidikan Biologi/Biologi N.K : S1 : Ganjil/Genap
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) SDN 2 Gunungputri yang di dalamnya terdapat program pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, guru di tuntut untuk
A. Struktur Akar dan Fungsinya
A. Struktur Akar dan Fungsinya Inti Akar. Inti akar terdiri atas pembuluh kayu dan pembuluh tapis. Pembuluh kayu berfungsi mengangkut air dari akar ke daun. Pembuluh tapis berfungsi mengangkut hasil fotosintesis
BERDASAR ADA TIDAKNYA BANTANG
MORFOLOGI BATANG SIFAT UMUM umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain. terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi buku-buku dan pada buku-buku inilah
KELAS IV SEMESTER 1 TUMBUHAN PENYUSUN : THERESIA DWI KURNIAWATI
STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN KELAS IV SEMESTER 1 TUMBUHAN PENYUSUN : THERESIA DWI KURNIAWATI Daftar Isi.. 1 Kata Pengantar.. 2 Standar Kompetensi. 3 Indikator Pembelajaran... 4 Tujuan Pembelajaran. 4 Bagian-bagian
BAGIAN-BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA
BAGIAN-BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA Bunga sangat penting untuk perkembangbiakkan tumbuhan karena pada bunga terdapat alat-alat reproduksi, yaitu putik dan benangsari. 1. Bagian-bagian Bunga Meskipun bentuk
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN (AKAR, BATANG, DAUN, BUNGA, BUAH, DAN BIJI) I. A K A R Berdasarkan asalnya, akar ada 2 macam : 1. Akar Primer : Akar pertama yang tumbuh dari lembaga yang terkandung
BatangUmum Emergen. Nilai-nilai
BatangUmum Emergen BatangTermodifiksi Nilai-nilai Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang amat penting dan berada di atas tanah terdiri atas modul : ruas, buku, daun dan tunas ketiak. Mengingat tempat
PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN. By Luisa Diana Handoyo, M.Si.
PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN By Luisa Diana Handoyo, M.Si. Perkembangbiakan merupakan salah satu ciri kehidupan untuk mempertahankan jenisnya. Oleh karena itu berkembangbiak merupakan ciri yang melekat pada
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Alam Bagian-bagian Tumbuhan SEKOLAH DASAR TETUM BUNAYA Kelas Mars Nama Pengajar: Kak Winni Ilmu Pengetahuan Alam Bagian-bagian Tumbuhan Tumbuh-tumbuhan banyak ditemui di lingkungan sekitar
Cara Perkembangbiakan Tumbuhan
Cara Perkembangbiakan Tumbuhan Kompetensi Dasar :2.1 Mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan Tumbuhan Dapat Berkembang Biak Secara Generatif Maupun Vegetatif 1. Tumbuhan Berkembang Biak
BAB VIII BAGIAN TUBUH TANAMAN
BAB VIII BAGIAN TUBUH TANAMAN Pada dasarnya tubuh tumbuh-tumbuhan tersusun atas 3 bagian pokok, yaitu akar (radix), batang (caulis), dan daun (folium). Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan
Organ dan Sistem Organ Nutritivum (Daun, Batang, dan Akar)
Modul 1 Organ dan Sistem Organ Nutritivum (Daun, Batang, dan Akar) Dra. Tri Saptari Haryani, M.Si. B PENDAHULUAN entuk hidup suatu tumbuhan merupakan bentuk yang dihasilkan untuk tubuh vegetatif sebagai
Daerah Aliran Atas: Pohon: -Pinus (Pinus mercusii) Semak: -Pakis (Davillia denticula) -Kirinyu (Cromolaena odorata) -Pokak
Daerah Aliran Atas: Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro: Vegetasi tepi sungai berupa semak campuran pepohonan yang tumbuh di atas tebing curam (20 m). Agak jauh dari sungai terdapat hutan Pinus (Perhutani);
ORGAN DAN SISTEM ORGAN PADA TUMBUHAN. Pertemuan Ke-5
ORGAN DAN SISTEM ORGAN PADA TUMBUHAN Pertemuan Ke-5 Bunga Buah Biji Daun Akar Batang AKAR Mengokohkan tegaknya tumbuhan Menyerap air dan garam mineral serta mengalirkannya ke batang dan daun Menyimpan
SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.3
1. Berikut ini organ penyusun sistem transportasi adalah... SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.3 Kunci Jawaban : A Organ penyusun sistem transportasi atau peredaran darah
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN (Klasifikasi) By Luisa Diana Handoyo, M.Si.
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN (Klasifikasi) By Luisa Diana Handoyo, M.Si. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu : Menjelaskan ciri khas tumbuhan lumut, paku dan tumbuhan
3. Arbei dan rumput teki berkembang biak secara vegetative alami menggunakan
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 9. PERKEMBANGBIAKAN DAN PENYESUAIANDIRI MAKHLUK HIDUPLatihan soal 9.1 1. Amuba dan bakteri berkembangbiak dengan cara Vivipar Ovipar Fregmentasi Membelah diri Kunci
Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Araucariales Araucariaceae Agathis Agathis dammara Warb.
AGATHIS DAMMARA WARB. Botani Agathis alba Foxw. Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Araucariales Araucariaceae Agathis Agathis dammara Warb. Damar Pohon, tahunan, tinggi 30-40 m. Tegak, berkayu,
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 11. BAGIAN TUBUH TUMBUHAN/HEWAN DAN FUNGSINYA SERTA DAUR HIDUP HEWAN Latihan soal 11.1
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 11. BAGIAN TUBUH TUMBUHAN/HEWAN DAN FUNGSINYA SERTA DAUR HIDUP HEWAN Latihan soal 11.1 1. Berikut ini merupakan beberapa fungsi daun pada tumbuhan, kecuali Tempat
TOPIK II KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
TOPIK II KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KONSEP Pengertian keanekaragaman hayati Tujuan klasifikasi Dasar klasifikasi Beberapa model klasifikasi Klasifikasi Menurut Carolus Linnaeus Binomial Nomenclatur Sistem
Morfologi alat hara. Kuliah III
Morfologi alat hara Kuliah III Bangun daun (circumscriptio) Berdasar letak bagian daun yang terlebar Di tengah-tengah helaian daun Di bawah tengah-tengah helaian daun Di atas tengah-tengah helaian daun
BAGIAN-BAGIAN LAIN PADA TUMBUHAN, METAMORFOSIS AKAR, BATANG, DAN DAUN
BAGIAN-BAGIAN LAIN PADA TUMBUHAN, METAMORFOSIS a. Kuncup (gemma) AKAR, BATANG, DAN DAUN Kuncup adalah calon tunas, jadi terdiri atas calon batang dan calon daundaunnya. Tidak semua kuncup dapat berkembang
TES (ASPEK KOGNITIF)
TES (ASPEK KOGNITIF) 1. Berdasarkan pernyataan di bawah ini manakah yang bukan merupakan karakteristik pada semua tumbuhan berbunga? a. fertilisasi ganda b. adanya scutellum c. embrio tumbuhan dilindungi
Ciri-ciri Spermatohyta
Ciri-ciri Spermatohyta Memiliki biji Memiliki jaringan pengangkut (xylem dan Floem) Dibedakan atas Gymnospermae (berbiji terbuka), dan Angiospermae (Berbiji tertutup) Gymnospermae (berbiji terbuka) berbiji
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SIKLUS I (PERTEMUAN 1)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SIKLUS I (PERTEMUAN 1) Sekolah : SD Negeri 091681 Gunung Bayu Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas/Semester : IV/1 Materi Pokok : Struktur dan Fungsi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Tulungrejo, Batu dekat Raya Selekta, Wisata petik apel kota Batu, dan Laboratorium Biosistematika Departemen Biologi,
Mikroskopis Amylum Gambar Keterangan Amylum Manihot Nama lain : Nama tanaman asal : Keluarga : Mikroskopis : berbentuk lonjong atau topi baja
Mikroskopis Amylum Amylum Manihot Nama lain : Pati singkong Nama tanaman asal : Manihot Utilissima (Pohl.) Keluarga : Euphorbiaceae Mikroskopis : Butir tunggal atau bergelombolan.butir tunggal berbentuk
Neneng Dewi Wahyuni,2013 PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Universitas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( SIKLUS I ) Sekolah : SD Negeri 1 Bunder Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Kelas / Semester : IV / I Waktu : 2 x 35 menit A. Standar Kompetensi : 2. Memahami
BAB I PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
BAB I PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada mahluk hidup? Apa perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan? Apakah metamorfosisi itu? Apakah
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN I
32 Lampiran 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN I Nama Sekolah : SD Negeri Simpar Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas/Semester : IV (empat)/i (satu) Waktu : 3 x 35 menit (1 x pertemuan) Pelaksanaan
LAMPIRAN 01 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS 1
LAMPIRAN 01 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS 1 Nama Sekolah : SD Negeri Bandar 02 Mata Pelajaran : IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam ) Kelas / Semester : IV / 1 Alokasi Waktu : 5 X 35 menit A. Standar
Ini Dia Si Pemakan Serangga
1 Ini Dia Si Pemakan Serangga N. bicalcarata Alam masih menyembunyikan rahasia proses munculnya ratusan spesies tanaman pemakan serangga yang hidup sangat adaptif, dapat ditemukan di dataran rendah sampai
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SIKLUS I. B. Kompetensi Dasar : 2.3. Mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan
38 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) SIKLUS I Satuan pendidikan : Sekolah Dasar Negeri Ketanggan 02 Kelas/Semester : VI/2 Materi Pokok : Perkembangbiakan tumbuhan waktu : 2 x 35 menit ( pertemuan
Menurut konfigurasi helaian, daun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: Daun
Menurut konfigurasi helaian, daun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: Daun Tunggal Majemuk Daun Tunggal DAUN TUNGGAL adalah daun yang helaiannya hanya terdiri satu helai pada tangkai daunnya. Terdiri dari
Lili paris ( Chlorophytum comosum Landep (Barleria prionitis L.) Soka(
Lili paris (Chlorophytum comosum) Kingdom : plantae divisi : magnoliophyta kelas : liliopsida ordo :liliaceae family : anthericaceae genus :chlorophytum spesies : chlorophytum comusum var. vittatum Batang
berperan dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar (Arbian, 2006 :1). Di dalam kegiatan praktikum sarana dan prasarana penunjang menjadi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Biologi merupakan cabang dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup (Rifai, 2004:60). Dalam pembelajaran biologi perlu diterapkan
BATANG & MODIFIKASINYA
BATANG & MODIFIKASINYA BATANG BATANG Analog: sumbu tubuh tumbuhan Umumnya berada di atas tanah Saluran penghubung berbagai organ Bagian-bagian: Buku (nodus) & internodus (ruas). Pada dikotil tidak nyata.
SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 5. Kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam, dan perkembangbiakanlatihan Soal 5.3.
SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 5. Kelangsungan hidup makhluk hidup melalui adaptasi, seleksi alam, dan perkembangbiakanlatihan Soal 5.3 1. Jenis organisme dan cara reproduksi yang tepat adalah... Jahe -Stolon
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu untuk menganalisis hubungan kekerabatan kultivar Mangifera
IDENTIFIKASI TUMBUHAN BAKUNGAN (Hymenocallis litthoralis) Oleh Nur Azizah NIM
IDENTIFIKASI TUMBUHAN BAKUNGAN (Hymenocallis litthoralis) LAPORAN PENGAMATAN Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Botani Tumbuhan Berpembuluh yang diampu oleh Dra. Eko Sri Sulasmi, M.S. Oleh Nur Azizah
SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 19. PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN DAN HEWANLATIHAN SOAL BAB 19. Cangkok. Stek. Okulasi. Mengenten
SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 19. PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN DAN HEWANLATIHAN SOAL BAB 19 1. Perkembangbiakan tanaman dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanaman ke batang tanaman lainnya yang sejenis
ASPEK BIOLOGI TANAMAN KOPI Oleh : Abd. Muis, SP.
ASPEK BIOLOGI TANAMAN KOPI Oleh : Abd. Muis, SP. Sifat dan perilaku tanaman kopi dapat dipelajari dari sisi biologinya. Artikel ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan tentang beberapa aspek biologi
BAB II KAJIAN PUSTAKA jenis yang terbagi dalam 500 marga (Tjitrosoepomo, 1993: 258). Indonesia
6 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Biologi Anggrek 2.1.1 Deskripsi Anggrek Anggrek merupakan famili terbesar dalam tumbuhan biji, seluruhnya meliputi 20.000 jenis yang terbagi dalam 500 marga (Tjitrosoepomo,
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Morfologi Tanaman Pisang ( Musa spp.) 2.2. Tanaman Pisang ( Musa spp.)
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Morfologi Tanaman Pisang (Musa spp.) Indonesia pisang merupakan tanaman yang sangat penting karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Pisang adalah tanaman herba yang berasal
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB IX STRUKTUR DAN FUNGSI ORGAN TUMBUHAN
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB IX STRUKTUR DAN FUNGSI ORGAN TUMBUHAN Dra. Ely Rudyatmi, M.Si. Dra. Endah Peniati, M.Si. Dr. Ning Setiati, M.Si. KEMENTERIAN
BAB I PENDAHULUAN. ini secara umum merupakan jenis labu-labuan dengan anggota sekitar 120 genus
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Famili Cucurbitaceae merupakan salah satu anggota tumbuhan menjalar yang memiliki peran penting terutama dalam tumbuhan sayur. Anggota famili ini secara umum merupakan
BAB II PEMBAHASAN. Tumbuhan Dikotil (Tumbuhan Biji Berkeping Dua)
BAB II PEMBAHASAN Tumbuhan Dikotil (Tumbuhan Biji Berkeping Dua) A. Pengertian Tumbuhan Dikotil Tumbuhan Dikotil adalah tumbuhan berpembuluh berbiji tertutup, berkotiledon dua, berakar tunggang, bagian
BAB IV HASIL PENELITIAN. yang berada dikawasan lingkungan STAIN Palangka Raya ditemukan
57 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil yang diperoleh selama penelitian menunjukan bahwa tumbuhan Herba yang berada dikawasan lingkungan STAIN Palangka Raya ditemukan beberapa jenis tumbuhan
LAPORAN PRAKTIKUM I KUNCI DETERMINASI KELAS DICOTYLEDONAE
LAPORAN PRAKTIKUM I KUNCI DETERMINASI KELAS DICOTYLEDONAE Mata Kuliah : Botani Tumbuhan Tinggi Dosen Pengampu : Rabiatul Adawiyah, M.Pd KELOMPOK 6 Aulia Mahfuzah : 306.14.24.018 Megawati : 306.14.24.003
PRAKTIKUM VI I. ALAT DAN BAHAN II. CARA KERJA
PRAKTIKUM VI Topik : Epidermis dan Derivatnya Tujuan : Untuk mengamati bentuk-bentuk epidermis, trikoma dan stoma Hari/Tanggal : Kamis, 16 April 2011 Tempat : Laboratorium Biologi PMIPA FKIP UNLAM Banjarmasin
Lampiran 1 Peta Kebun Raya Bogor
LAMPIRAN 9 Lampiran 1 Peta Kebun Raya Bogor B A Skala 1:5000 Keterangan: A: Blok I terdiri atas suku Cycadaceae B: Blok II terdiri atas Pinaceae, Araucariaceae, Gnetaceae dan Podocarpaceae 10 Lampiran
TINJAUAN PUSTAKA. atas. Umumnya para petani lebih menyukai tipe tegak karena berumur pendek
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kacang Tanah Secara garis besar kacang tanah dibedakan menjadi dua tipe yaitu tipe tegak dan menjalar. Kacang tanah tipe tegak percabangannya lurus atau sedikit miring ke atas.
LAMPIRAN - LAMPIRAN 39
LAMPIRAN - LAMPIRAN 39 DAFTAR TABEL 40 Tabel 5 Keaktifan dalam Proses Pembelajaran Siswa Kelas IV SD Negeri Bulumanis Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Semester I Tahun 2011/2012 No. Kegiatan Yang
II. Tinjauan Pustaka. dikonsumsi oleh setengah dari penduduk yang ada di bumi ini. Menurut Chevalier
II. Tinjauan Pustaka 2.1. Sejarah Tanaman Tadi Sawah (Oryza sativa L.) Tanaman padi ( Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang dikonsumsi oleh setengah dari penduduk yang ada di bumi ini. Menurut
BAB I PENDAHULUAN. untuk melihat kenampakan sel secara utuh. Maserasi pada jaringan tumbuhan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Maserasi merupakan salah satu teknik pembuatan preparat yang digunakan untuk melihat kenampakan sel secara utuh. Maserasi pada jaringan tumbuhan dengan cara memisahkan
SEJARAH DAN MANFAAT CENGKEH
SEJARAH DAN MANFAAT CENGKEH Oleh : Nuryanti, SP BBPPTP Surabaya Pendahuluan Tanaman cengkeh, (Syzygium aromaticum, syn. Eugenia aromaticum), dalam bahasa Inggris disebut cloves adalah tangkai bunga kering
BAB I PENDAHULUAN. dengan nama latin Syzygium aromaticum atau Eugenia aromaticum. Tanaman
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Cengkeh adalah tumbuhan asli Maluku, Indonesia. Cengkeh dikenal dengan nama latin Syzygium aromaticum atau Eugenia aromaticum. Tanaman asli Indonesia ini tergolong
Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana 1 Program Studi Pendidikan B iologi. Disusun Oleh: RAHAYU KURNIA DEWI
PENGAMATAN INTI SEL UJUNG AKAR Allium cepa MENGGUNAKAN PEWARNA ALTERNATIF BUAH GENDULA GENDULU (Breynia sp) DAN PERASAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica) Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna
CIRI CIRI KACANG TANAH
CIRI CIRI KACANG TANAH 1. Kacang tanah (Arachis hypogaea) adalah tanaman dari keluarga kacang polong, satu famili dengan tanaman pangan lain seperti lentil, kacang kedelai dan buncis. 2. Meskipun dari
GERAK PADA TUMBUHAN. Drs. Refli., MSc
GERAK PADA TUMBUHAN Drs. Refli., MSc 1 2 PENDAHULUAN Gerak pada tumbuhan merupakan bagian dari iritabilitas atau kemampuan menanggapi rangsangan GERAK HIDROKOPIS terjadi akibat perubahan kadar air di dalam
Lampiran 1 SURAT KETERANGAN
Lampiran 1 PEMERINTAH KABUPATEN BATANG DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA UPTD KECAMATAN BLADO SEKOLAH DASAR NEGERI KEPUTON 02 Alamat : Dk keputon Ds Simbang Kec. Blado Kode Pos 51255 SURAT KETERANGAN
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. : Spermatophyta. : Monocotyledonae. Species : Allium ascalonicum L.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA D. Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) 1. Klasifikasi Menurut Rahayu, Estu dan Berlian (2006) Tanaman bawang merah diklasifikasikan dalam golongan berikut : Divisi Subdivisi Class
Tumbuhan dapat melakukan gerak seperti halnya hewan, yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari luar
1 Gerak pada tumbuhan sangat lambat sehingga tidak terlihat oleh mata dan tetap berada di tempat tumbuhnya Tumbuhan dapat melakukan gerak seperti halnya hewan, yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari
Teknologi Praktis : Agar Populasi Tanaman Pepaya Bisa 100 Persen Berkelamin Sempurna (Hermaprodit) dan Seragam
iptek hortikultura Teknologi Praktis : Agar Populasi Tanaman Pepaya Bisa 100 Persen Berkelamin Sempurna (Hermaprodit) dan Seragam Buah pepaya telah menjadi buah trend setter sejak beredarnya beberapa varietas
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. TUJUAN
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Universitas Lambung Mangkurat adalah Universitas tertua di Kalimantan yang berlokasi di daerah dengan lahan rawa yang relatif luas yaitu 1,14 juta hektar dari total
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER PRAKARYA KELAS VII
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER PRAKARYA KELAS VII 1. Arti dari kata kerajinan adalah? a. Kreativitas pada suatu barang melalui ketrampilan tangan. b. Kreativitas pada suatu barang dari bahan alam. c. Barang
FISIOLOGI TUMBUHAN 5 Reproduksi Tumbuhan. Delayota Science Club April 2011
FISIOLOGI TUMBUHAN 5 Reproduksi Tumbuhan Delayota Science Club April 2011 Reproduksi Tumbuhan Tumbuhan melakukan perkembangbiakan (reproduksi) sebagai bagian dari siklus hidupnya. Reproduksi tumbuhan dibagi
HASIL. Gambar 1 Permukaan atas daun nilam Aceh. Gambar 2 Permukaan atas daun nilam Jawa.
6 3 lintas, ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu: 1. Apabila koefisien korelasi antara peubah hampir sama dengan koefisien lintas (nilai pengaruh langsung) maka korelasi tersebut menjelaskan hubungan
vii Tinjauan Mata Kuliah
vii Tinjauan Mata Kuliah M ata kuliah Praktikum Struktur Tumbuhan (BIOL 4440) dilakukan agar Anda dapat memahami lebih lanjut materi dari mata kuliah Struktur Tumbuhan (BIOL4117), baik morfologi (struktur
E. Pangkal Daun (Basis Folii)
E. Pangkal Daun (Basis Folii) 1. Runcing (acutus); biasanya terdapat pada daun memanjang, lanset, dll. 2. Meruncing (acuminatus); biasanya pada daun bulat telur sungsang atau bentuk sudip. 3. Tumpul (obtusus);
BAB II KAJIAN TEORI. tidaknya proses pendidikan banyak bergantung pada keadaan, kemampuan, dan
10 BAB II KAJIAN TEORI A. Kemampuan Siswa SD Siswa merupakan komponen penting dalam proses pendidikan. Berhasil atau tidaknya proses pendidikan banyak bergantung pada keadaan, kemampuan, dan tingkat perkembangan
SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 4. KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DALAM PELESTARIAN EKOSISTEMLatihan Soal 4.1
SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 4. KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DALAM PELESTARIAN EKOSISTEMLatihan Soal 4.1 1. Akar tumbuhan selalu tumbuh ke bawah. Hal ini dipengaruhi oleh... Cahaya matahari Tekanan udara
TINJAUAN PUSTAKA. Tanaman padi merupakan tanaman dari suku rumput-rumputan yang
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Klasifikasi Tanaman Padi (Oryza sativa L) Tanaman padi merupakan tanaman dari suku rumput-rumputan yang dibudidayakan dan merupakan sebagai tanaman pangan yang meliputi lebih kurang
Jurnal Praktikum Phanerogamae Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan Semester IV. TA.2015/
Mengenal ciri-ciri dan sifat umum pada kelompok Alismatales, Bromeliales dan Commeliales. dan Alismataceae, Bromeliaceae,Commeliaceae dan Pontederiaceae. DESY NITA AMALIA 1307025034 Mahasiswa Program Studi
II. TINJAUAN PUSTAKA. A. Bawang Merah. rumpun, tingginya dapat mencapai cm, Bawang Merah memiliki jenis akar
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Bawang Merah Bawang Merah merupakan tanaman yang berumur pendek, berbentuk rumpun, tingginya dapat mencapai 15-40 cm, Bawang Merah memiliki jenis akar serabut, batang Bawang Merah
FITOGRAFI KORMUS DAN BAGIAN-BAGIANNYA
FITOGRAFI 15.1. KORMUS DAN BAGIAN-BAGIANNYA Kormus merupakan tumbuhan yang nyata memperlihatkan diferensiasi dalam tiga bagian pokok yaitu akar (radiks), batang (caulis) dan daun (folium). Ciri ini hanya
UNIVERSITAS GADJAH MADA RPKPS STRUKTURR DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN. Oleh : Tim S P T Koord : Prof.Dr. Issirep Sumardi FAKULTAS BIOLOGI
UNIVERSITAS GADJAH MADA RPKPS STRUKTURR DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN Oleh : Tim S P T Koord : Prof.Dr. Issirep Sumardi FAKULTAS BIOLOGI Nama Matakuliah : STRUKTUR DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN Kode/SKS : B102061
Struktur Morfologi Tumbuhan dan Struktur Sel
Modul 1 Struktur Morfologi Tumbuhan dan Struktur Sel Drs. Sumarsono, M.Si Dra. Siti Samiyarsih, M.Si P PENDAHULUAN etunjuk praktikum ini dipersiapkan bagi Anda yang menempuh mata kuliah Struktur Tumbuhan.
II. TINJAUAN PUSTAKA
7 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Botani Tanaman Ubikayu Dalam taksonomi tumbuhan, klasifikasi tanaman ubikayu adalah sebagai berikut: Kingdom Divisi Subdivisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (tumbuhan)
PEDOMAN PRAKTIKUM. Nama : NIM : Kelompok : Kelas : Asisten :
PEDOMAN PRAKTIKUM Nama : NIM : Kelompok : Kelas : Asisten : FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2015 KEGIATAN i MIKROSKOP Prosedur A. Memegang dan Memindahkan Mikroskop 1. Mikroskop dipindahkan
Penggolongan Makhluk Hidup secara Sederhana
Bab 2 Penggolongan Makhluk Hidup secara Sederhana Tujuan Pembelajaran Siswa dapat: 1. menggolongkan hewan berdasarkan persamaan ciri-cirinya, misalnya berdasarkan jumlah kaki, cara bergerak, jenis makanan,
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Pembelajaran IPA di MI 1. Pengertian Pembelajaran IPA di MI Pembelajaran adalah suatu kombinasi tersusun dari unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas perlengkapan dan prosedur
TINJAUAN PUSTAKA. Tanaman ubi kayu diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom : Plantae,
TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman: Tanaman ubi kayu diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom : Plantae, Divisi : Spermatophyta, Subdivisi : Angiospermae, Kelas : Dicotyledonae, Ordo : Euphorbiales, Famili
MATERI 7. PERBANYAKAN VEGETATIF
MATERI 7. PERBANYAKAN VEGETATIF Perbanyakan secara vegetatif adalah cara perkembangbiakan tanaman dengan menggunakan bagian-bagian tanaman seperti batang, cabang, ranting, pucuk daun, umbi dan akar, untuk
Panduan Praktikum. Botani. Tahun Akademik 2015/2016. Oleh : Nurcahyo Widyodaru Saputro, S.Si., M.Sc
Panduan Praktikum Botani Tahun Akademik 2015/2016 Oleh : Nurcahyo Widyodaru Saputro, S.Si., M.Sc PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG KARAWANG 2016 PENGAMATAN
II. TINJAUAN PUSTAKA. Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sejarah Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan yang dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Lahan tanaman
Struktur Dasar dan Terminologi Tumbuhan Berbiji
Modul 1 Struktur Dasar dan Terminologi Tumbuhan Berbiji Dra. Siti Samiyarsih, M.Si. T PENDAHULUAN umbuh-tumbuhan merupakan bahan yang mutlak diperlukan oleh hampir semua makhluk hidup, termasuk manusia
BIOLOGI BAB VI REPRODUKSI PADA TUMBUHAN
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB VI REPRODUKSI PADA TUMBUHAN Dra. Ely Rudyatmi, M.Si Dra. Endah Peniati, M.Si Dr. Ning Setiati,M.S KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA DAN KLASIFIKASI BUAH
PENGERTIAN DAN KLASIFIKASI BUAH Arti Botani organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium) disebut buah sejati Arti Pertanian tidak terbatas yang terbentuk
LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM I
LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM I MORFOLOGI TUMBUHAN OLEH NAMA : DARWIN AZIS NIM : 0810104060 KELOMPOK ASISTEN : VII (TUJUH) : SAPTO WIBOWO LABORATORIUM ZOOLOGI JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
LAPORAN PRAKTIKUM EVALUASI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA ACARA I EVALUASI LUAS DAUN. Oleh : Apriliane Briantika Louise NIM A1L013055
LAPORAN PRAKTIKUM EVALUASI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA ACARA I EVALUASI LUAS DAUN Oleh : Apriliane Briantika Louise NIM A1L013055 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS
BUNGA KERING DARI KULIT JAGUNG Menyulap Limbah Menjadi Hiasan Bernilai
BUNGA KERING DARI KULIT JAGUNG Menyulap Limbah Menjadi Hiasan Bernilai Oleh : Widyabakti Sabatari, M.Sn Staf Pengajar di Jurusan PTBB Prodi Teknik Busana FT UNY Materi yang disampaikan dalam rangka memberi
TINJAUAN PUSTAKA. Species: Allium ascalonicum L. (Rahayu dan Berlian, 1999). Bawang merah memiliki batang sejati atau disebut discus yang bentuknya
Botani Tanaman TINJAUAN PUSTAKA Bawang merah diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom: Plantae, Divisio: Spermatophyta, Subdivisio: Angiospermae, Kelas: Monocotyledonae, Ordo: Liliales/ Liliflorae, Famili:
TINJAUAN PUSTAKA Tanaman Buah Naga
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tanaman Buah Naga Buah naga ( Dragon Fruit) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang baru dibudidayakan di Indonesia dengan warna buah merah yang menyala dan bersisik hijau
TINJAUAN PUSTAKA. Klasifikasi tanaman buah naga adalah sebagai berikut ; Divisi: Spermatophyta, Subdivisi : Angiospermae, Kelas : Dicotyledonae, Ordo:
TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Klasifikasi tanaman buah naga adalah sebagai berikut ; Divisi: Spermatophyta, Subdivisi : Angiospermae, Kelas : Dicotyledonae, Ordo: Caryophyllales, Famili: Cactaceae, Genus:
