BIDANG STUDI : EKONOMI
|
|
|
- Suhendra Lie
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BERKAS SOAL BIDANG STUDI : MADRASAH ALIYAH SELEKSI TINGKAT PROVINSI KOMPETISI SAINS MADRASAH NASIONAL 2013
2 Petunjuk Umum 1. Silakan berdoa sebelum mengerjakan soal, semua alat komunikasi dimatikan. 2. Tuliskan identitas Anda (Nama, Asal Sekolah dan Provinsi Sekolah) secara lengkap pada setiap halaman dalam berkas soal dan lembar jawaban Anda. 3. Anda dilarang membawa dan menggunakan alat elektronik apapun selama ujian berlangsung. 4. Anda hanya diperkenankan menggunakan alat tulis beserta kertas yang telah disediakan. 5. Anda tidak diperkenankan berdiskusi dengan siapapun selama ujian berlangsung. 6. Soal terdiri dari dua bagian, yaitu Pilihan Ganda dan Isian Terbatas dengan nilai maksimum 100 poin. 7. Berkas soal dikembalikan ke panitia. 8. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas atau perlu ditanyakan, silahkan langsung bertanya kedapa pengawas ujian. Petunjuk Pengisian Soal Pilihan Ganda 1. Pada bagian ini Anda diminta untuk mengisi 30 soal Pilihan Ganda. 2. Beri tanda silang pada huruf yang Anda pilih sebagai jawaban yang Anda anggap paling benar pada Lembar Jawaban yang telah disediakan. 3. Apabila Anda ingin mengubah jawaban Anda, lingkarilah huruf yang Anda jawab sebelumnya, lalu beri tanda silang pada pada huruf yang Anda pilih sebagai jawaban yang Anda anggap paling benar. 4. Anda akan mendapatkan 2 poin untuk setiap jawaban yang benar, -1 poin untuk setiap jawaban yang salah, dan 0 poin untuk pertanyaan yang tidak terjawab. 5. Poin maksimum untuk bagian ini adalah 60 poin. Petunjuk Pengisian Soal Isian Terbatas 1. Pada bagian ini Anda diminta untuk mengisi 3 soal Isian Terbatas. 2. Tulis jawaban Anda pada lembar jawaban yang telah disediakan. 3. Jawaban yang benar akan mendapatkan poin sesuai dengan keterangan pada soal, sedangkan jawaban yang salah atau tidak terjawab akan mendapatkan 0 poin. 4. Poin maksimum untuk bagian ini adalah 40 poin. Halaman 1 dari 14
3 BAGIAN I : 30 SOAL PILIHAN GANDA 1 Berikut ini perbedaan mendasar antara ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional, kecuali A. Sumber rujukan yang diambil B. Fungsi ekonomi C. Tujuan ekonomi D. Motif ekonomi E. Mekanisme pasar 2 Seseorang wajib membayar zakat apabila telah memenuhi A. Nasab dan Haul B. Akad dan Ijab C. Ijab dan Qobul D. Haul dan Nishab E. Tijarah dan Tabaru 3 Pernyataan mengenai zakat berikut ini benar kecuali A. Bersifat wajib B. Zakat maal dikenakan 2.5% C. Zakat harta temuan 10% D. Pengumpul zakat berhak menerima zakat E. Pendistribusian terbatas pada 8 asnaf 4 Jenis riba yang terkait dengan pinjam meminjam adalah riba A. Jahiliah B. Nasiah C. Fadl D. Nafilah E. Tahsiniah 5 Hal-hal berikut ini dilarang dalam aktivitas ekonomi Islam kecuali A. Riba B. Maysir C. Gharar D. Ikhtikar E. Wakalah Halaman 2 dari 14
4 6 Perhatikan gambar berikut ini: Berdasarkan kurva kemungkinan produksi diatas, kurva manakah yang menggambarkan meningkatnya biaya kesempatan marjinal (marginal opportunity cost)? A. Kurva A B. Kurva B C. Kurva C D. Kurva D E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat 7 Apabila upah minimum tenaga kerja di Indonesia adalah Rp ,- per hari, upah minimum tenaga kerja di Thailand setara dengan Rp ,- per hari, dan tenaga kerja Indonesia bekerja 4 kali lebih produktif daripada tenaga kerja Thailand, maka akan lebih efisien untuk mengembangkan industri manufaktur di: A. Indonesia, karena biaya produksi per produk akan lebih tinggi. B. Indonesia, karena biaya produksi per produk akan lebih rendah. C. Thailand, karena biaya produksi per produk akan lebih tinggi. D. Thailand, karena biaya produksi per produk akan lebih rendah. E. Tidak ada perbedaan antara mengembangkan industri manufaktur di Indonesia maupun Thailand. 8 Sebuah perusahaan surat kabar melakukan penurunan harga surat kabar dari yang mulanya Rp ,- per eksemplar menjadi Rp ,- per eksemplar. Hal ini kemudian menyebabkan kenaikan penjualan surat kabar dari yang mulanya eksemplar per hari menjadi eksemplar per hari. Apabila hal lain diasumsikan tidak berubah, informasi diatas menyatakan bahwa elastisitas harga terhadap permintaan (price elasticity of demand) adalah sebesar: A. 3,25 B. 0,50 C. 0,30 D. 0,15 E. 0,10 Halaman 3 dari 14
5 9 Perhatikan gambar berikut ini: Mengacu pada gambar diatas, misalkan harga barang substitusi untuk kegiatan konsumsi dan produksi sama-sama mengalami peningkatan, pergeseran kurva permintaan (S) dan penawaran (D) digambarkan pada A. Grafik A B. Grafik B C. Grafik C D. Grafik D E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat Halaman 4 dari 14
6 10 Perhatikan tabel berikut ini: Harga per Unit (Rp.) Permintaan (Unit) Berdasarkan tabel diatas, permintaan bersifat paling tidak elastis pada rentang harga: A. Antara Rp ,- dan Rp ,- per unit. B. Antara Rp ,- dan Rp ,- per unit. C. Antara Rp ,- dan Rp ,- per unit. D. Antara Rp ,- dan Rp ,- per unit. E. Antara Rp ,- dan Rp ,- per unit. 11 Perhatikan gambar berikut ini: P Harga (Ribu Rupiah) S1 S Kuantitas (Unit) Demand Merujuk pada grafik diatas, asumsikan bahwa berada pada posisi kesetimbangan (equilibrium) di harga Rp per unit dengan kuantitas produk sebanyak unit. Apabila pemerintah menetapkan pajak sebesar Rp ,- per unit, surplus konsumen (consumer surplus) akan mengalami: A. Penurunan dari Rp ,- menjadi Rp ,- B. Kenaikan dari Rp ,- menjadi Rp ,- C. Penurunan dari Rp ,- menjadi Rp ,- D. Kenaikan dari Rp ,- menjadi Rp ,- E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat. Q Halaman 5 dari 14
7 12 Perhatikan tabel berikut ini: Jumlah Tenaga Kerja Total Produk Berdasarkan tabel diatas, penurunan produktivitas marjinal (diminishing marginal productivity) terjadi pada saat: A. Pekerja keempat dipekerjakan. B. Pekerja kelima dipekerjakan. C. Pekerja keenam dipekerjakan. D. Pekerja ketujuh dipekerjakan. E. Pekerja kedelapan dipekerjakan. 13 Pada kondisi apakah pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter? A. Ekonomi mengalami deflasi. B. Perekonomian berada dibawah output potensialnya. C. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran. D. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran. E. Ekonomi mengalami inflasi. 14 Pada grafik dimana sumbu Y menggambarkan belanja riil (real expenditure)dan sumbu X menggambarkan pendapatan riil (real income), perubahan ekonomi mana yang tidak akan menyebabkan pergeseran kurva belanja agregat (Aggregate Expenditure)? A. Penurunan tingkat pendapatan riil (real income). B. Penurunan sentimen pasar. C. Kenaikan suku bunga pinjaman. D. Ekspektasi konsumen terhadap inflasi yang tinggi di masa depan. E. Penguatan nilai mata uang domestic. Halaman 6 dari 14
8 15 Pada saat tingkat suku bunga meningkat, masyarakat akan: A. Menambah pinjaman dan membeli aset keuangan. B. Menambah pinjaman dan menjual aset keuangan. C. Mengurangi pinjaman dan membeli aset keuangan. D. Mengurangi pinjaman dan menjual aset keuangan. E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat. 16 Kebijakan fiskal kontraksi (contractionary fiscal policy) mengurangi: A. Tingkat suku bunga, namun meningkatkan tingkat pengangguran. B. Tingkat inflasi, namun meningkatkan defisit anggaran pemerintah. C. Defisit neraca perdagangan, namun meningkatkan suku bunga. D. Tingkat pengangguran, namun meningkatkan tingkat inflasi. E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat. 17 Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp. 200 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp. 180 Triliun, dan total hutang Indonesia mencapai Rp Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai: A. 0,5 % B. 1,0 % C. 1,5 % D. 2,0 % E. 2,5 % 18 Perhatikan tabel berikut ini: Indonesia Cina Emas Nikel Emas Nikel Berdasarkan tabel kemungkinan produksi diatas, Negara manakah yang memiliki keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam memproduksi emas? A. Indonesia B. Cina C. Kedua Negara tidak memiliki keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam memproduksi emas. D. Kedua Negara memiliki keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam memproduksi emas. E. Tidak dapat ditentukan berdasarkan informasi diatas. Halaman 7 dari 14
9 19 Misalkan Indonesia diprediksi akan mengalami resesi. Untuk mencegah resesi menjadi semakin buruk, Pemerintah Indonesia dapat melakukan hal-hal berikut ini, kecuali: A. Meminta Jepang untuk menerapkan kebijakan yang dapat mengurangi surplus perdagangannya (trade surplus) terhadap Indonesia. B. Meminta Cina untuk mengurangi pembatasan perdagangan atas barang ekspor Indonesia. C. Meminta Jepang untuk menerapkan kebijakan fiskal ekspansi (expansionary fiscal policy). D. Meminta Uni Eropa untuk menerapkan kebijakan moneter kontraksi (contractionary monetary policy). E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat. 20 Apabila suatu Negara ingin mempertahankan nilai tukar tetap (fixed exchange rate) negaranya diatas kondisi kesetimbangan (equilibrium), tetapi Negara tersebut tidak memiliki cadangan devisa yang mencukupi, negara tersebut dapat: A. Meningkatkan permintaan atas mata uangnya dengan cara memberlakukan kebijakan moneter kontraksi (contractionary monetary policy). B. Menurunkan penawaran atas mata uangnya dengan cara memberlakukan kebijakan moneter ekspansi (expansionary monetary policy). C. Meningkatkan permintaan atas mata uangnya dengan cara memberlakukan kebijakan fiskal kontraksi (contractionary fiscal policy). D. Menurunkan penawaran atas mata uangnya dengan cara memberlakukan kebijakan fiskal ekspansi (expansionary fiscal policy). E. Tidak ada pilihan jawaban yang tepat. 21 Salah satu tujuan dari laporan keuangan dari lembaga keuangan syariah merupakan laporan pertanggungjawaban fungsi yang dilakukan oleh manajemen. Beberapa fungsi manajemen yang dimaksud adalah: A. Fungsi Sosial. B. Fungsi Jasa Perbankan. C. Fungsi Manajer Investasi. D. Jawaban A, B, dan C benar. E. Jawaban A, B, dan C salah. Halaman 8 dari 14
10 22 Terdapat perbedaan pokok pokok jenis laporan keuangan dalam Lembaga Keuangan Syariah dengan Lembaga Keuangan Konvensional, yaitu: A. Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Zakat. B. Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Perubahan Dana Investasi Terikat. C. Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan. D. Jawaban A, B, dan C benar. E. Jawaban A, B, dan C salah. 23 Dasar pengukuran yang tidak diperkenankan dalam penyusunan laporan keuangan syariah yaitu: A. Kewajiban dicatat sebesar jumlah yang diterima sebagai penukar dari kewajiban, atau dalam keadaan tertentu, dalam jumlah kas (atau setara kas) yang diharapkan akan dibayarkan untuk memenuhi kewajiban dalam pelaksanaan usaha yang normal. B. Kewajiban dinyatakan sebesar arus kas keluar bersih dimasa depan yang didiskontokan ke nilai sekarang yang diharapkan akan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dalam pelaksanaan usaha normal. C. Kewajiban dinyatakan dalam jumlah kas (atau setara kas) yang tidak didiskontokan yang mungkin akan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban sekarang. D. Kewajiban dinyatakan sebesar nilai penyelesaian; yaitu, jumlah kas (atau setara kas) yang tidak didiskontokan yang diharapkan akan dibayarkan untuk memenuhi kewajiban dalam pelaksanaan usaha normal. E. Semua jawaban benar. 24 Saat ini di Indonesia pembuatan dasar Standar Akuntansi Syariah untuk lembaga keuangan dilakukan oleh: A. Dewan Syariah Nasional (DSN) B. Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) C. Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) D. Bank Indonesia (BI) E. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Halaman 9 dari 14
11 25 Lembaga Keuangan Syariah PT. Bank Bermuamalah melakukan transaksi jual beli dengan Ibu Nina untuk membeli sebuah mobil. Sebagai tanda keseriusannya, Ibu Nina memberikan uang muka kepada PT. Bank Bermuamalah sebesar Rp ,-. Jurnal atas penerimaan uang muka tersebut adalah: A. Dr. Kas Rp ,- Cr. Pendapatan Uang Muka Rp ,- B. Dr. Kas Rp ,- Cr. Piutang Uang Muka Rp ,- C. Dr. Kas Rp ,- Cr. Hutang Uang Muka Rp ,- D. Tidak dapat dijurnal karena transaksi belum terjadi. E. Tidak dapat dijurnal karena pada dasarnya usaha Perbankan memberikan pinjaman uang kepada nasabah bukan melakukan jual beli. 26 Rasio Keuangan Perusahaan memperlihatkan ukuran atas kondisi dan kemampuan perusahaan yang bersifat: A. Relatif B. Kasar C. Kualitatif D. Definitif E. Efektif 27 Aktivitas utama dari seorang manajer keuangan adalah sebagai berikut kecuali: A. Membuat keputusan pendanaan keuangan perusahaan. B. Merencanakan dan menganalisa keuangan perusahaan. C. Membuat keputusan investasi keuangan perusahaan. D. Membuat dan mengatur akuntansi keuangan perusahaan. E. Merencanakan keputusan pembagian keuntungan perusahaan. 28 Perusahaan yang memiliki marjin laba bersih (Net Profit Margin) yang memenuhi standar industri namun memiliki marjin laba kotor (Gross Profit Margin) dibawah standar industri disebabkan perusahaan tersebut memiliki kelebihan : A. Biaya Administrasi dan Umum B. Harga Pokok Penjualan C. Pembayaran Dividen D. Pembayaran Pokok Hutang E. Pembayaran Bunga Pinjaman Halaman 10 dari 14
12 29 Kebutuhan utama kreditor adalah melihat perusahaan dari sisi: A. Profitabilitas B. Aktivitas C. Harga saham D. Likuiditas jangka pendek E. Kemampuan jangka panjang 30 Jumlah hari dalam setahun (365 hari) dibagi dengan perputaran persediaan (inventory turnover) perusahaan menunjukkan ukuran: A. Efisiensi penjualan B. Rata-rata umur persediaan sebelum terjual (Average Age of Inventory) C. Perputaran penjualan (Sales Turnover) D. Kecepatan penagihan piutang (Average Collection Period) E. Kecepatan pembayaran hutang (Average Payment Period) Halaman 11 dari 14
13 BAGIAN II : 3 SOAL ISIAN TERBATAS 1 Perhatikan gambar berikut ini: Asumsikan bahwa perusahaan berada dalam pasar persaingan sempurna (perfect competition). Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. a. Apabila harga pasar berada pada posisi P1, berapa banyak kuantitas barang yang akan diproduksi? Gambarkan besar keuntungan atau kerugian yang dialami perusahaan. (5 Poin) b. Apabila harga pasar berada pada posisi P4, berapa banyak kuantitas barang yang akan diproduksi? Gambarkan besar keuntungan atau kerugian yang dialami perusahaan. (5 Poin) Halaman 12 dari 14
14 2 Lembaga Pembiayaan Bagi Hasil Kiri Kanan menemukan kesalahan pada pencatatan akuntansinya pada bulan Januari Pembayaran beban gaji SDI sejumlah Rp. 800,- dicatat ke debit sebagai Peralatan Kantor dan ke kredit sebagai Kas dengan jumlah keduanya Rp. 400,-. Penagihan piutang murabahah Rp 2.000,- dari pelanggan dicatat ke debit sebagai Kas Rp. 200,- dan ke kredit sebagai Pendapatan Margin Murabahah Rp. 200,-. Pembelian peralatan kantor secara angsuran sebesar Rp. 540,- dicatat ke debit sebagai Peralatan Kantor Rp. 450,- dan ke kredit sebagai Hutang Usaha Rp. 450,-. Pembelian perlengkapan kantor secara tunai sebesar Rp. 600,- dicatat ke debit Peralatan Kantor Rp. 660,- dan ke kredit sebagai Hutang Usaha Rp. 660,-. Pengambilan keuntungan oleh pemilik (prive) sebesar Rp. 200,- dicatat ke debit Beban Gaji Rp. 200,- dan ke kredit Kas Rp. 200,-. Anda diminta untuk memperbaiki kesalahan tersebut melalui 2 cara : a. Membuat jurnal pembalik terlebih dahulu lalu jurnal koreksinya (10 Poin). b. Membuat Jurnal koreksi tanpa melalui jurnal pembalik (10 Poin). Halaman 13 dari 14
15 3 PT. Usaha Berkah berhasil mencetak penjualan sebesar Rp ,- sepanjang tahun Dengan mengacu kepada hasil penjualan tersebut, Direktur Keuangan perusahaan membuat beberapa indikasi keuangan yang detailnya sebagai berikut: Indikasi Keuangan PT. Usaha Berkah, 31 Desember 2012 Persentase laba kotor (gross profit margin) 80% Persentase laba operasional (operating profit margin) 35% Persentase laba bersih (net profit margin) 8% Imbal balik aset perusahaan (return on asset) 16% Imbal balik pemegang saham (return on equity) 20% Total putaran aset perusahaan (total asset turnover) 2 Berdasarkan indikasi keuangan diatas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut: a. Berapakah besaran Rupiah harga pokok penjualan (cost of goods sold) perusahaan selama tahun 2012 (2 Poin)? b. Berapakah besaran Rupiah biaya operasional (operating expenses) perusahaan selama tahun 2012 (2 Poin)? c. Berapakah besaran Rupiah aktiva total (total asset) perusahaan pada akhir tahun 2012 (3 Poin)? d. Berapakah besaran Rupiah modal pemegang saham (total equity) perusahaan pada akhir tahun 2012 (3 Poin)? Halaman 14 dari 14
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis terhadap laporan keuangan PT. Kalbe Farma Tbk., maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Hasil kinerja likuiditas perusahaan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis terhadap laporan keuangan PT. Mayora Tbk maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Hasil kinerja Likuiditas dilihat dari rasio
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kinerja Keuangan 2.2. Laporan Keuangan
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kinerja Keuangan Kinerja keuangan merupakan hasil kegiatan operasi perusahaan yang disajikan dalam bentuk angka-angka keuangan. Hasil kegiatan perusahaan periode saat ini harus
BAB IV ANALISIS DAN HASIL PEMBAHASAN. Laporan keuangan peruahaan merupakan sumber informasi bagi pihakpihak
BAB IV ANALISIS DAN HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Laporan keuangan peruahaan merupakan sumber informasi bagi pihakpihak yang berkepentingan untuk menilai kerja dan posisi keuangan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Rasio Keuangan a. Pengertian Rasio Keuangan Menurut Kasmir (2008:104), rasio keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada laporan keuangan PT.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada laporan keuangan PT. Kimia Farma Tbk., maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Hasil kinerja likuiditas
BAB I PENDAHULUAN. dagang bertujuan untuk mencari laba, agar kelangsungan hidup dan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Setiap perusahaan baik yang bergerak di bidang industri, jasa maupun dagang bertujuan untuk mencari laba, agar kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan
BERKAS SOAL BIDANG STUDI : EKONOMI
BERKAS SOAL BIDANG STUDI : MADRASAH ALIYAH SELEKSI TINGKAT PROVINSI KOMPETISI SAINS MADRASAH NASIONAL 2014 Petunjuk Umum 1. Silakan berdoa sebelum mengerjakan soal, semua alat komunikasi dimatikan. 2.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. HM Sampoerna Tbk, didirikan di Indonesia pada tanggal 19 Oktober 1963 berdasarkan Akta Notaris Anwar Mahajudin, S.H., No. 69.
ABSTRAK. Setiap perusahaan membutuhkan modal kerja untuk melaksanakan. lagi untuk membiayai operasi yang berikutnya.
ABSTRAK Setiap perusahaan membutuhkan modal kerja untuk melaksanakan kegiatannya sehari-hari. Modal kerja baik berupa uang maupun dana lainnya yang telah dikeluarkan diharapkan dapat kembali lagi dalam
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis terhadap laporan keuangan PT. Indofarma Tbk., maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Hasil kinerja likuiditas perusahaan
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. PT. Kimia Farma Tbk merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang
BAB V SIMPULAN DAN SARAN V.1 Simpulan PT. Kimia Farma Tbk merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang industri farmasi dimana kegiatan utamanya menyediakan produk dan jasa pelayanan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Modal Kerja. dan biaya-biaya lainnya, setiap perusahaan perlu menyediakan modal
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Modal Kerja 2.1.1.1 Pengertian Modal Kerja Modal kerja sangat penting dalam operasi perusahaan dari hari ke hari seperti misalnya untuk member uang muka
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Manajemen 2.1.1 Pengertian Manajemen Segala macam kegiatan terorganisir untuk mencapai tujuan pasti membutuhkan manajemen. Jadi orang-orang dalam kegiatan tersebut akan membutuhkan
BAB II LANDASAN TEORI. Manajemen keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Manajemen Keuangan Manajemen keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh modal yang semurah murahnya dan menggunakan seefektif, seefisien,
Lampiran 1 DATA ANALISIS RASIO AKTIVITAS. A. Inventory Turnover Periode Tahun (Dalam Jutaan Rupiah) 2007 DESCRIPTION TMS SIK TMS SIK
Lampiran 1 DATA ANALISIS RASIO AKTIVITAS A. Inventory Turnover Periode Tahun Harga Pokok Penjualan 3.722.189 1.437.527 4.289.118 1.451.990 Persediaan Rata-rata 208.299 123.812 199.601 111.474 Inventory
Xpedia Ekonomi. Makroekonomi
Xpedia Ekonomi Makroekonomi Doc. Name: XPEKO0399 Doc. Version : 2012-08 halaman 1 01. Pengangguran friksional / frictional unemployment ialah... (A) diasosiasikan dengan penurunan umum di dalam ekonomi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian dan Manfaat Laporan Keuangan Menurut Soemarso (2002:34), laporan keuangan adalah laporan yang dirancang untuk para pembuat keputusan, terutama pihak di luar perusahaan,
BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN. dan dapat dipercaya untuk menilai kinerja perusahaan dan hasil dari suatu
50 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang penting dan dapat dipercaya untuk menilai kinerja perusahaan dan hasil dari suatu perusahaan. Salah satu
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Salah satu cara untuk mengetahui kondisi keuangan suatu perusahaan adalah dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan tersebut. Analisis yang dilakukan
BAB 11 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN
BAB 11 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN A. Arti Penting Analisis Laporan Keuangan Analisis terhadap laporan keuangan suatu perusahaan untuk mengetahui tingkat profitabilitas (keuntungan) dan tingkat
PROGRAM MAGISTER STUDI EKONOMI MANAJEMEN
PROGRAM MAGISTER STUDI EKONOMI MANAJEMEN MODUL ANALISA LAPORAN KEUANGAN (THE ANALYSIS OF FINANCIAL STATEMENT ) TUJUAN 1. BAGI KREDITOR : untuk melihat kemampuan borrower pada saat ini atau prospeksnya
BAB III PERHITUNGAN DAN ANALISIS
BAB III PERHITUNGAN DAN ANALISIS Bab ini memuat input data dan hasil perhitungan rasio, pembandingan dengan rasio rata-rata industri tambang serta analisisnya. 3.1. Perhitungan Sebelum melakukan perhitungan
BAB II URAIAN TEORITIS. aktiva dengan Return on Investment (ROI) pada PT. Sumbetri Megah. Hasil
BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Grace (2009) melakukan penelitian tentang analisis hubungan efektifitas aktiva dengan Return on Investment (ROI) pada PT. Sumbetri Megah. Hasil penelitian
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penilaian kinerja keuangan suatu perusahaan merupakan hal yang sangat membantu terhadap suatu keputusan yang diambil karena kinerja keuangan akan menunjukkan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Laba a. Pengertian Laba Tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan laba. Laba merupakan indikator prestasi atau kinerja perusahaan yang besarnya tampak
BAB II LANDASAN TEORI
5 BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian 1. Pengertian Property dan Real Estate Menurut buku Realestate Sebuah Konsep Ilmu dan Problem Pengembang di Indonesia ( Budi Santoso,2000) definisi real estate adalah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Laporan Keuangan Menurut Kasmir (2012:7), laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Laporan Keuangan 2.1.1 Pengertian Laporan Keuangan Pada hakekatnya laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengukomunikasikan
Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode
Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode tertentu. Dengan melihat laporan keuangan suatu perusahaan
Dalam menganalisa laporan keuangan terdapat beberapa metode yang bisa dijadikan tolak ukur untuk menilai posisi keuangan perusahaan antara lain:
Analisis Rasio Laporan Keuangan Perusahaan Rasio Keuangan atau Financial Ratio adalah merupakan suatu alat analisa yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan data perbandingan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. untuk membiayai aktivitas perusahaan sehari-hari misalnya untuk membeli bahan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Uraian Teoritis 2.1.1. Pengertian Modal Kerja Setiap perusahaan selalu memerlukan modal kerja yang akan digunakan untuk membiayai aktivitas perusahaan sehari-hari misalnya untuk
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Laporan Keuangan Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi. Kegiatan akuntansi merupakan kegiatan mencatat, menganalisa, manyajikan dan menafsirkan data
LAPORAN KEUANGNAN DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN. Febriyanto, S.E., M.M.
LAPORAN KEUANGNAN DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN Febriyanto, S.E., M.M. LAPORAN KEUANGAN Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian dan Jenis-jenis Laporan Keuangan 2.1.1 Pengertian Laporan Keuangan Secara umum dapat dikatakan bahwa laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi perusahaan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan dalam dunia usaha yang semakin ketat menuntut perusahaan perusahaan sejenis untuk terus mengembangkan skala usahanya. Dalam menghadapi persaingan ini perusahaan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Analisis Rasio Keuangan Rasio keuangan merupakan alat analisis untuk menjelaskan hubungan tertentu antara elemen yang satu dengan elemen yang lain dalam suatu laporan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Pustaka 2.1.1 Analisis Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini dalam suatu periode tertentu (Kasmir,
BAB III PERHITUNGAN DAN ANALISIS RASIO FINANSIAL PT. ANEKA TAMBANG,Tbk PERIODE
27 BAB III PERHITUNGAN DAN ANALISIS RASIO FINANSIAL PT. ANEKA TAMBANG,Tbk PERIODE 2003-2006 Pada bab sebelumnya telah dijelaskan tentang pengertian dari rasio finansial dan fungsinya didalam mengevaluasi
BAB II LANDASAN TEORI
20 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Keuangan Pengertian manajemen keuangan menurut beberapa pendapat, yaitu: Segala aktifitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan, dan pengelolaan aktiva dengan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dengan jumlah yang lain, dan dengan menggunakan alat analisis berupa rasio akan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Uraian Teoritis 2.1.1. Rasio Keuangan Rasio yang menggambarkan suatu hubungan antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain, dan dengan menggunakan alat analisis berupa
BAB IV RASIO KEUANGAN
BAB IV RASIO KEUANGAN 1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio) A. Rasio Lancar (Current Ratio) Aktiva Lancar Current Ratio = -------------------------- Hutang Lancar Rasio lancar sangat berguna untuk mengukur
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menilai perkembangan kinerja keuangan Haneda Decorations adalah dengan melakukan analisis terhadap
MAKALAH Untuk Memenuhi Tugas Manajemen Keuangan ANALISIS RASIO KEUANGAN : PT. HOLCIM tbk
MAKALAH Untuk Memenuhi Tugas Manajemen Keuangan ANALISIS RASIO KEUANGAN : PT. HOLCIM tbk Disusun oleh Nama : AdhiPrasetyo NPM : 06320005872 Kelas/Nomer Absen : 2D Adm. Perpajakan / 03 DEPARTEMEN KEUANGAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan analisa yang telah diuraikan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan analisa yang telah diuraikan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan melalui analisa rasio
BAB V PENUTUP. Ace Hardware Indonesia Tbk adalah sebagai berikut: 1. Rasio likuiditas PT Ace Hardware Indonesia Tbk bila dilihat dari current
BAB V PENUTUP 5.1 Simpulan Simpulan rinci yang didapatkan dari perhitungan analisis rasio keuangan yang telah dilakukan sebagai salah satu dasar penilaian kinerja keuangan pada PT Ace Hardware Indonesia
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Analisis rasio laporan keuangan pada perusahaan industri rokok telah dilaksanakan secara efektif, hal ini terlihat dari perusahaan industri rokok dalam menganalisis
Pertemuan 13 Penyusunan Anggaran Kas Disarikan dari Yusnita, Wenny dan sumber2 relevan lainnya
Pertemuan 13 Penyusunan Anggaran Kas Disarikan dari Yusnita, Wenny dan sumber2 relevan lainnya Beberapa istilah anggaran kas Anggaran Kas disebut juga sebagai: o Anggaran Perubahan Kas o Anggaran Penggunaaan
BAB II LANDASAN TEORI
7 BAB II LANDASAN TEORI A. Laporan Keuangan 1. Pengertian Laporan Keuangan Menurut PSAK No.1 ( Revisi 2009 ) Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Modal Kerja 2.1.1 Definisi Modal Kerja Setiap perusahaan perlu menyediakan modal kerja untuk membelanjai operasi perusahaan dari hari ke hari seperti misalnya untuk memberi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Rentabilitas Menurut Munawir (2004:86), rentabilitas atau profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.
Ade Heryana ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Ade Heryana ANALISA LAPORAN KEUANGAN RASIO KEUANGAN Ratio Keuangan: perhitungan matematika yang bergunauntuk: Mengevaluasi performa perusahaan Memonitor performa perusahaan selama periode tertentu (mingguan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Modal Kerja 2.1.1 Definisi Modal Kerja Modal kerja sangat penting dalam operasi perusahaan dari hari ke hari seperti misalnya untuk member uang muka pada pembelian bahan baku
ANALISIS KEUANGAN. o o
ANALISIS KEUANGAN Analisis rasio keuangan merupakan dasar untuk menilai dan menganalisa prestasi operasi perusahaan. Analisis rasio keuangan juga dapat digunakan sebagai kerangka kerja perencanaan dan
Alat analisis laporan keuangan H A S B I A N A D A L I M U N T H E S E., M. A K
Alat analisis laporan keuangan H A S B I A N A D A L I M U N T H E S E., M. A K Analisis Laporan Keuangan adalah suatu kegiatan penilaian, penelahaan atas laporan keuangan perusahaan dengan mendasarkan
Analisis fundamental. Daftar isi. [sunting] Analisis fundamental perusahaan. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Analisis fundamental Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan. Teknis ini menitik beratkan
BAB IV PEMBAHAS AN. IV.1. Analisis Kebijakan Kredit PT Tirta Varia Intipratama. yaitu, penjualan secara tunai atau secara kredit.
BAB IV PEMBAHAS AN IV.1. Analisis Kebijakan Kredit PT Tirta Varia Intipratama IV.1.1. Analisis Kebijakan Penjualan Kredit Penjualan merupakan kegiatan operasional perusahaan di mana dengan ini perusahaan
TIME SERIES ANALYSIS DARI LAPORAN KEUANGAN PT. UNILEVER INDONESIA Tbk. TRIWULAN REKRUTMEN FINANCIAL ASSISTANT COMMUNITY
TIME SERIES ANALYSIS DARI LAPORAN KEUANGAN PT. UNILEVER INDONESIA Tbk. TRIWULAN 3 2011 REKRUTMEN FINANCIAL ASSISTANT COMMUNITY Araffy Meidi Rizky 13409001 Manajemen Rekayasa Industri 2012 ABSTRAK Laporan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi dan Tujuan Laporan Keuangan Definisi laporan keuangan menurut IAI dalam SAK ETAP Bab 3 (2013:17) paragraf 3.12 yaitu bagian dari proses pelaporan keuangan dan laporan
RASIO LAPORAN KEUANGAN
RASIO LAPORAN KEUANGAN NERACA (BALANCED SHEET) Terdiri dari elemen pokok : Asset, Hutang, dan Modal. Pengukuran terhadap elemen-elemen Neraca biasanya menggunakan historical cost LAPORAN RUGI-LABA (INCOME
BAB I PENDAHULUAN. pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah pasar modal. Pasar modal efektif
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Salah satu sektor yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah pasar modal. Pasar modal efektif digunakan untuk
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. membayar upah buruh dan gaji pegawai serta biaya-biaya lainnya.
A. Tinjauan Teoritis BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Modal Kerja 2.1.1 Definisi Modal Kerja Setiap perusahaan perlu menyediakan modal kerja untuk membelanjai operasi perusahaan dari hari ke hari seperti misalnya
Bab 9 Teori Rasio Keuangan
D a s a r M a n a j e m e n K e u a n g a n 123 Bab 9 Teori Rasio Keuangan Mahasiswa diharapkan dapat memahami mengenai jenis dan pembagian laporan keuangan serta mengerti tentang perhitungan tentang rasio
PENGELOLAAN KEUANGAN
PENGELOLAAN KEUANGAN SUMBER DANA YANG TERBAIK RENCANA KEUANGAN, PEMBELANJAAN PENGGUNAAN DANA YANG TERBAIK Pemilihan sumber dana SUMBER DANA KEBAIKAN KELEMAHAN Dari dalam Dapat digunakan sewaktu-waktu Tidak
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kebijakan dividen menjadi masalah menarik karena akan memenuhi harapan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebijakan dividen menjadi masalah menarik karena akan memenuhi harapan investor, disisi lain kebijakan tersebut mengharuskan perusahaan mempertimbangkan kelangsungan
BAB 6 ASPEK KEUANGAN
BAB 6 ASPEK KEUANGAN 6.1. Kebutuhan Investasi Tahun ke-0 Dalam menjalankan usaha ini, FVN melakukan investasi awal sebesar Rp 100.000.000,- sebelum masuk ke tahun pertama. FVN perlu membeli semua kebutuhan
Keseimbangan di Pasar Uang
Keseimbangan di Pasar Uang Motivasi Memiliki Uang Motivasi spekulasi Motivasi transaksi Motivasi berjaga-jaga Kelembagaan Pasar Dibutuhkan untuk membantu interaksi antara pelaku-pelaku ekonomi Memiliki
BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama
BAB 2 TINJAUAN TEORETIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS 2.1 Tinjauan Teoretis 2.1.1 Pengertian Laporan Keuangan Laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan, merupakan suatu ringkasan dari
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Koperasi Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian Bab 1 Pasal 1 ayat 1, koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan
Bab 2: Analisis Laporan Keuangan
Bab 2: Analisis Laporan Keuangan Pentingnya analisis laporan keuangan dan pihak pihak yang berkepentingan. Macam laporan keuangan. Analisis rasio keuangan. Keterbatasan analisis laporan keuangan. Pentingnya
WARMING UP : Buatlah Neraca dan Laba Rugi
PENJUALAN 3000$ HPP 30% PENJUALAN BIAYA ADMINISTRASI = HPP KAS = 30% MODAL PAJAK 10% LABA DITAHAN 30% TOTAL MODAL = LABA DITAHAN X2 BIAYA BUNGA 30% HPP PERSEDIAAN = 3 X KAS PIUTANG = KAS HUTANG LANCAR
DAFTAR ISI. 5 HASIL DAN PEMBAHASAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN 41
DAFTAR ISI. 5 HASIL DAN PEMBAHASAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN 41 DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR SINGKATAN 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Perumusan Masalah Tujuan
Analisis Laporan Keuangan PT. UNILEVER Indonesia, Tbk Periode Tahun
Analisis Laporan Keuangan PT. UNILEVER Indonesia, Tbk Periode Tahun 2007-2010 Tugas Manajemen Keuangan Lanjutan Dosen: Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME Oleh: Junita Nelly Panjaitan NIM. 127019020 Kelas A Pararel
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. akan meningkatkan daya saing antar perusahaan. Perusahaan yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Rentabilitas 2.1.1.1 Pengertian Rentabilitas Tingkat rentabilitas atau profitabilitas yang tinggi pada perusahaan akan meningkatkan daya saing antar perusahaan.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan dalam Bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Pengelolaan piutang yang dijalankan oleh PT. INTI kurang
BAB II URAIAN TEORETIS. Berdasarkan penelitian dengan metode analisis regresi linier berganda
BAB II URAIAN TEORETIS A. Penelitian Terdahulu Berdasarkan penelitian dengan metode analisis regresi linier berganda yang dilakukan Susani (2005) berjudul Pengaruh Tingkat Perputaran Kas, Piutang Dan Persediaan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Disini penulis akan menyimpulkan hasil kinerja PT Telkom Tbk dan PT Indosat Tbk yang keduanya merupakan perusahaan yang terdaftar di BEJ setelah dianalisis dengan
DAFTAR ISI. 5 HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Laporan Keuangan 41
DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR SINGKATAN 1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 Perumusan Masalah 7 Tujuan Penelitian 10 Manfaat Penelitian 10 Ruang Lingkup Penelitian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Saham 2.1.1 Pengertian Saham Saham merupakan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan. Selembar saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Laporan Keuangan BAB II TINJAUAN PUSTAKA Laporan keuangan merupakan hasil akhir suatu proses kegiatan pencatatan akuntansi yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN V.1. Simpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab 4 yaitu penilaian kinerja keuangan PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk yang akan dibandingkan dengan rata-rata
B. MASALAH YANG DIHADAPI DALAM PENENTUAN RASIO STANDAR
ANALISIS RASIO A. RASIO STANDAR Rasio dalam analisis laporan keuangan adalah angka yang menunjukkan hubungan antara suatu unsur dengan unsur lainnya dalam laporan keuangan. Hubungan antara unsur-unsur
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Tbk dari tahun 2002 hingga tahun 2004 dengan menggunakan metode analisis horizontal
BAB V SIMPULAN DAN SARAN V.1. Simpulan Berdasarkan hasil analisis terhadap neraca dan laporan laba-rugi PT Astra Otoparts Tbk dari tahun 2002 hingga tahun 2004 dengan menggunakan metode analisis horizontal
I. PENDAHULUAN. Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk mencari profitabilitas. Profitabilitas
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap perusahaan memiliki tujuan untuk mencari profitabilitas. Profitabilitas menurut Anoraga (1997:300) adalah menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perekonomian di Indonesia saat ini sedang menghadapi banyak tantangan dengan adanya isu pelemahan ekonomi global. Selain adanya isu tersebut, ada juga tantangan baik
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Laporan Keuangan Pengertian laporan keuangan menurut Feriansya (2015:4) : Laporan keuangan merupakan tindakan pembuatan ringkasan dan keuangan perusahaan. Laporan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. studi kasus pada Koperasi Unit Desa Sumber Makmur Ngantang. Adapun hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu dilakukan oleh Wicaksono (2013) yaitu studi kasus pada Koperasi Unit Desa Sumber Makmur Ngantang. Adapun hasil penelitian yang
BAB II LANDASAN TEORI. satunya Prof. Dr. Ridwan S. Sundjaja, Drs., M.S.B.A., & Dra. Inge Berlian, Ak,
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Laporan Keuangan Definisi laporan keuangan banyak dikemukakan beberapa ahli dan salah satunya Prof. Dr. Ridwan S. Sundjaja, Drs., M.S.B.A., & Dra. Inge Berlian, Ak,
BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI
BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI A. Penggolongan Akun / Perkiraan Pengertian Akun / rekening (account) adalah tempat untuk mencatat perubahan setiap laporan yang setiap saat dapat menunjukkan saldo pos tersebut.
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. suatu perusahaan dalam periode tertentu. Salah satu cara dalam penilaian
58 BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN 4.1 Analisis Rasio Keuangan PT. XYZ Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang penting dan dapat dipercaya untuk menilai kondisi keuangan dan hasil
DAFTAR ISI. SURAT PERNYATAAN RIWAYAT HIDUP. KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR.. DAFTAR ISTILAH.
DAFTAR ISI Halaman SURAT PERNYATAAN RIWAYAT HIDUP. KATA PENGANTAR DAFTAR ISI. DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR.. DAFTAR ISTILAH. i ii iv vi viii x xi I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. 1 1.2 Perumusan Masalah.
1,111,984, ,724,096 Persediaan 12 8,546,596, f, ,137, ,402,286 2h, 9 3,134,250,000 24,564,101,900
NERACA KONSOLIDASI` PER 30 SEPTEMBER 2009 DAN 2008 3 CATATAN ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas 2c, 2l, 4, 24 Rp 3,111,393,145 Rp 1,677,351,069 Investasi jangka pendek 2d, 5 5,348,940,000 6,606,593,125
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. seorang penganalisis untuk mengevaluasi tingkat earning dalam hubungannya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Uraian Teoritis 2.2.1. Profitabilitas Ada beberapa pengukuran terhadap profitabilitas perusahaan dimana masing-masing pengukuran dihubungkan dengan volume penjualan, total
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. dan interprestasi terhadap laporan keuangan badan yang bersangkutan.
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Pada bab sebelumnya di jelaskan bahwa laporan keuangan merupkan sumber informasi yang penting dan dapat dipercaya untuk menilai kondisi keuangan dan hasil usaha suatu badan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Lembaga perbankan sebagai lembaga intermediasi mempunyai peran yang sangat penting dalam sebuah perekonomian agar tumbuh dan berkembang, dan juga sebagai gambaran ekonomi
BAB IV PEMBAHASAN. Pengaruh Simpanan dan Pembiayaan Mudharabah Terhadap Kinerja. Muamalat dalam menerapkan sistem bagi hasil Mudharabah
BAB IV PEMBAHASAN IV.1 Pengaruh Simpanan dan Pembiayaan Mudharabah Terhadap Kinerja keuangan Bank Muamalat Bank Muamalat dalam menerapkan sistem bagi hasil Mudharabah menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah.
MODUL ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
BAB IV Analisis Rasio A. Tujuan Instruksional : 1. Umum : Mahasiswa dapat memahami teknik dan aspek dalam menilai kinerja suatu perusahaan 2. Khusus : - Mahasiswa dapat menghitung berdasarkan ratio likuiditas
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. berupa promosi atau informasi lain yang menyatakan bahwa perusahaan lebih baik dari
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Teori Sinyal Teori sinyal mengemukakan tentang bagaimana seharusnya sebuah perusahaan memberikan sinyal kepada pengguna laporan
