Cancer Chemoprevention Research Center Menuju

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Cancer Chemoprevention Research Center Menuju"

Transkripsi

1 CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA Roadmap & Strategi Cancer Chemoprevention Research Center Menuju Cancer Chemoprevention Research Institute CCRI

2 DASAR ACUAN: PENTAHAPAN CAPAIAN JANGKA PANJANG PEMBANGUNAN INDONESIA DAN PERAN IPTEK RPJP RPJP Menata kembali NKRI, membangun Indonesia yang aman dan damai, yang adil dan demokra s dengan ngkat kesejahteraan yang baik RPJP Memantabkan penataan kembali NKRI, meningkatkan kualitas SDM, Membangun kemampuan IPTEK, memperkuat daya saing perekonomian RPJP Memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan keunggulan kompe f perekonomian yang berbasis SDA yang tersedia, SDM yang berkualitas, serta kemampuan IPTEK Mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur melalui percepatan pembangunan di segala bidang dengan struktur perekonomian yang kokoh berdasarkan keunggulan kompe f PENGUATAN SISTEM INOVASI NASIONAL UNTUK KEMANDIRIAN BANGSA BERBASIS KEUNGGULAN IPTEK Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan bidang yang menjadi komponen pen ng negara. Oleh karena itu, IPTEK menjadi salah satu bagian yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional. Secara eksplisit, pengembangan IPTEK untuk mendorong kemandirian bangsa tertuang dalam RPJP Untuk dapat mengembangkan IPTEK dengan inovasi unggul, diperlukan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak, antara lain ins tusi peneli an, universitas, industri, serta seluruh unsur pemerintahan. 2

3 SPEKTRUM DALAM PENGEMBANGAN OBAT MODERN Kimia Analisis Kimia Medisinal Pustaka Molekul: (Small dan Makro Molekul) a. Bahan Alam b. Hipote k c. Sinte k Biologi Molekuler Agen Kemoprevensi dan Anti Kanker Target Reseptor Patofisiologi Molekular Patogenesis Fisiologi Sel Jaringan Organ TUBUH MANUSIA Imunologi Sel Farmakologi Pustaka Reseptor berbasis Biomol dan Imunokimia Terdapat berbagai ilmu pendukung terkait, yaitu biologi sel dan molekuler, kimia medisinal, farmakologi,dan imunologi. Keseluruhan ilmu tersebut membangun dua pustaka besar: (I) pustaka molekul: a. molekul bahan alam b. hipote k c. sinte k ( i i ) p u s t a k a r e s e p t o r t a r g e t yang berbasis biologi molekuler dan imunokimia. Pemahaman menyeluruh terhadap kedua pustaka tersebut pen ng dilakukan untuk mengembangkan agen kemopreven f yang memiliki target spesifik pada kanker, sehingga meningkatkan efikasi dan menurunkan efek samping dari agen kemopreven f/kemoterapi tersebut. 3

4 POTRET CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER Cancer Chemopreven on Research Center (CCRC) adalah kelompok peneli an yang berada di dalam lingkungan Fakultas Farmasi UGM. CCRC mengembangkan riset yang berfokus pada eksplorasi agen kemopreven f kanker. Agen kemopreven f yang dikembangkan dapat berupa ekstrak herbal terstandar, molekul kimia kecil (sinte k), dan makro/supramolekul (protein). Kanker, sebagai suatu penyakit yang sangat kompleks, diperlukan pemahaman mengenai patofisiologi hingga aras molekular untuk mengembangkan agen kemopreven f dan terapi yang tepat dan efek f. 4

5 KONSEP KERJA CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER Kimia Analisis SDM DAN SISTEM UNGGUL Kimia Medisinal LAB AKREDITASI MHS UNGGUL Biologi Sel Molekuler Imunologi INOVASI IPTEK KANKER & KEMOPREVENSI IPTEK INOVATIF UNGGUL BERTARAF INTERNASIONAL AKSELERASI PEMBANGUAN KESEHATAN Sel PRODUK INOVATIF KOMERSIAL DAYA SAING BANGSA TINGGI Farmakologi Admin MUATAN TEKNOLOGI MAJU KEBUTUHAN MASY MODERN INPUT OUTPUT OUTCOME 5

6 KONSEP KERJA CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER Peneli an CCRC yang didukung oleh berbagai bidang ilmu (biologi sel dan molekuler, kimia medisinal, farmakologi, dan imunologi) akan menjadi dasar awal mengemban misi inovasi IPTEK obat kanker dan kemoprevensi di Indonesia. Inovasi tersebut selanjutnya menghasilkan dua output, yaitu: 1. IPTEK inova f yang unggul di ngkat internasional, yang ditunjang oleh sumber daya manusia dan mahasiswa yang unggul serta laboratorium yang terakreditasi 2. produk inova f komersial kemopreven f dan kemoterapi kanker, yang ditunjang oleh teknologi maju berbasis pada kebutuhan masyarakat modern. Untuk dapat melakukan misi tersebut, maka diperlukan penguatan kapasitas system dan kelembagaan CCRC. Dalam hal ini, CCRC perlu menjalin hubungan yang kuat dengan berbagai stakeholders dan mitra yang memiliki misi yang sama, antara lain Kementrian Ristek-Dik, Industri, Kementrian Keuangan dan kementraian kesehatan Republik Indonesia. Dengan kinerja yang produk f, efek f, dan efisien, pada akhirnya CCRC dapat turut berperan dalam akselerasi pembangunan kesehatan dan turut meningkatkan daya saing bangsa di ngkat internasional. 6

7 ROADMAP CCRC Menuju Visi sebagai CCRI Inisiasi pembangunan lab in vitro dan in vivo yang memenuhi GLP 2. Terbentuk jejaring peneli an yang kuat di ngkat regional (Asia) 3. SDM(peneli, asisten peneli, administrasi, dan IT) dengan kompetensi yang terus di ngkatkan 4. Menghasilkan publikasi internasional dengan impact factor nggi (>15) Lab in vitro dan in vivo terakreditasi internasional 2. Terbentuk jejaring peneli an yang kuat di ngkat internasional 3. Menghasilkan publikasi internasional dengan impact factor >20 4. Diperoleh 2-3 prototype obat unggulan nasional Ins tusi peneli an kemoprevensi kanker yang kuat dengan reputasi internasional dan menjadi rujukan lembaga peneli an lain, serta didukung oleh industri yang kuat untuk hilirisasi hasil peneli an yang dilakukan. 2. Produk inova f berbasis IPTEK unggul yang siap dipasarkan 7

8 ROADMAP CCRC Menuju Visi sebagai CCRI Untuk mencapai output dan outcome yang telah disebutkan sebelumnya, CCRC memiliki visi untuk berkembang menjadi Cancer Chemopreven on Research Ins tute (CCRI). Oleh karena itu, perlu disusun roadmap sebagai berikut: 1. Periode I ( ), merupakan periode awal untuk membangun fasilitas, sistem, dan jejaring berskala internasional. 2. Periode II ( ), merupakan periode menengah untuk memapankan diri sebagai ins tusi peneli an yang memiliki lab terakreditasi dan menghasilkan hasil peneli an unggulan baik publikasi ilmiah maupun produk obat. 3. Periode III ( ), dengan output berupa ins tusi peneli an kemoprevensi kanker dengan reputasi yang baik di ngkat internasional serta mampu menghasilkan produk inova f berbasis IPTEK unggul yang siap digunakan oleh masyarakat serta menghasilkan periset unggul di bidang cancer chemepreven on berkualifikasi doctor dan post doctoral. Sebagai langkah konkrit dari roadmap tersebut, CCRC merumuskan beberapa strategi, yaitu strategi riset serta strategi penguatan kapasitas dan jejaring ins tusi. 8

9 STRATEGI RISET CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER KEMKES RISTEK-DIKTI INDUSTRI KEMKEU LABORATORIUM SISTEM MANAJEMEN PENGUATAN LAB DAN SDM a. Lab Prepara ve d. Lab Biomol b. Lab In Vivo e. Lab Klinik c. Lab In Vitro LUARAN PRODUK RISET UNGGUL LUARAN PRODUK JASA Vaksin Biosimilar Obat Spesifik Diagnostik Kit Mahasiswa Unggul INPUT RISET RISTEK DIKTI SISTEM INSENTIF KEMKEU INSINAS RISET DASARKOLABORATIF DLL ACTION PLAN L-1: Pengadaan alat laboratorium Penyusunan proposal riset unggulan Penyusunan protokol uji Perbaikan sistem administrasi riset dan pengajaran 9

10 STRATEGI RISET CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER Sebagai implementasi roadmap CCRC menuju CCRI, ditetapkanlah strategi riset CCRC. Untuk itu, diperlukan komitmen dari berbagai pihak terkait pengembangan obat, yaitu : 1. RISTEK, sebagai pendorong dan penyedia dana peneli an 2. Kementrian Keuangan, sebagai penyedia dana peneli an dan regulator terkait dengan penyediaan bahan dan peralatan peneli an 3. Industri farmasi, sebagai partner instansi peneli an untuk proses hilirisasi dan komersialisasi obat hasil peneli an 4. Kementrian Kesehatan, sebagai pengguna dari obat yang dihasilkan oleh peneli an Keempat pihak tersebut diharapkan dapat berkomitmen untuk mendukung penguatan laboratorium dan SDM peneli an. Jika skema tersebut dapat berjalan, CCRC sebagai ins tusi peneli an akan mengalami akselerasi untuk menghasilkan luaran-luaran yang lebih baik, yaitu produk riset unggul seper vaksin, produk biosimilar, obat bertarget spesifik, dan diagnos k kit; serta menghasilkan SDM (mahasiswa) yang unggul. Sebagai langkah konkrit, ac on plan lini pertama yang dicanangkan adalah pengadaan alat laboratorium, penyusunan proposal riset unggulan, penyusunan protokol uji, serta perbaikan sistem administrasi riset dan pengajaran. 10

11 Technology Readiness Level Dalam pengembangan obat kimiawi dan biologi berdasarkan U.S. Army Medical Departement Technology Readiness Level Pharmaceu cal Drugs/Biologics TRL 1 TRL 2 TRL 3 TRL 4 TRL 5 TRL 6 TRL 7 TRL 8 TRL 9 Studi literatur untuk pengembangan teknologi Pengembangan ide riset dan protokol Pengujian hipotesis dan inisiasi proof of concept (PoC) pada pada model in vitro dan in vivo dalam jumlah terbatas PoC dan keamanan formula kandidat obat didemonstrasikan pada model hewan uji Studi pre-klinis, termasuk GLP, toksisitas dan keamanan pada hewan untuk mensupport Inves ga onal New Drug Uji klinik fase I untuk mensupport uji klinik fase II Uji klinik fase II telah selesai dan rencana uji klinik fase III telah diterima oleh badan otoritas pengawasan obat Uji klinik fase III telah selesai dan obat diterima oleh badan otoritas pengawasan obat Studi post-marke ng dan surveillance Saat ini, capaian riset diukur dengan skala Technology Readiness Level (TRL) yang digunakan untuk mengetahui ngkat kesiapan suatu teknologi. Terdapat 9 level TRL yang memiliki target berkesinambungan sehingga suatu teknologi dapat diaplikasikan di masyarakat. Kementrian Riset dan Teknologi (Ristek) Indonesia pun telah melakukan sosialisasi dan aplikasi TRL untuk menilai kelayakan suatu riset. Sembilan level TRL terbagi dalam 3 kluster, yaitu riset dasar (TRL 1-3), riset terapan pengembangan (TRL 4-6), serta t a h a p m a n u f a k t u r, d i s e m i n a s i, d a n pemanfaatan iptek (TRL 7-9). CCRC sebagai ke l o m p o k r i s e t p e n g e m b a n ga n a g e n kemoprevensi berupaya untuk menyelaraskan diri dengan ap tahapan TRL agar output peneli an yang dilakukan dapat terukur dan terimplementasi dengan baik. Dalam bidang pengembangan obat, baik kimiawi dan produk biologi, berikut adalah target dari se ap TRL berdasarkan U.S. Army. Medical Department. 11

12 STRATEGI RISET CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER 1. Desain formula obat kanker berbasis herbal dan kurkumin analog sebagai agen kemoprevensi tertarget pada kanker payudara Peneli an yang mengenai herbal dan kurkumin analog ini bekerja sama dengan B2P2TOOT Tawangmangu dan Nara Ins tute of Science and Technology (NAIST), Jepang. Output dari peneli an ini adalah dihasilkannya formula kombinasi herbal atau kurkumin analog yang sinergis untuk menghambat kanker payudara dengan target molekuler spesifik. 2. Pengembangan Protein Farmasetik Recombinant Human Erythropoietin (rhepo) (kerja sama dengan LIPI Bioteknologi dan Biofarma) Peneli an yang telah melibatkan komponen akademisi, pemerintahan, dan industri ini mulai memasuki TRL 4-5. Pada tahun 2014, CCRC telah melakukan uji toksisitas akut produk rhepo yang dihasilkanoleh LIPI. Namun, masih diperlukan penguatan pada TRL 1-3 untuk mendapatkan single clone penghasil rhepo oleh LIPI. Kerja sama dengan Biofarma diharapkan dapat mengakselerasi formulasi, validasi, serta metode produksi rhepo yang dihasilkan. 3. Pengembangan analog kurkumin sebagai Boron Delivering Agent dalam aplikasi Boron Neutron Captured Therapy (BNCT) untuk terapi kanker (kerja sama dengan BATAN dan Kimia Farma) Dalam peneli an ini, CCRC memiliki peran dalam riset dasar yaitu sintesis senyawa pembawa boron yang memiliki target spesifik pada sel kanker hingga melakukan kajian mekanisme molekuler. Seluruh peneli an tersebut akan dilanjutkan hingga dapat mengantarkan hasil peneli an hingga minimal TRL 5, yaitu studi pre-klinis dan toksisitas pada hewan uji; serta mendukung persiapan TRL

13 STRATEGI RISET CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER 13

14 STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS DAN JEJARING INSTITUSI Dengan ngginya goal riset yang dicanangkan oleh CCRC, penguatan kapasitas dan jejaring kerja sama ins tusi menjadi hal yang mutlak dilakukan oleh CCRC. Penguatan kapasitas ins tusi tersebut tercapai melalui manajemen yang baik di berbagai sektor pendukung ins tusi, yaitu sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta sistem teknologi informasi (IT) dan database. Selain penguatan kapasitas internal ins tusi, CCRC juga melakukan penguatan jejaring dengan berbagai ins tusi lain untuk menguatkan posisi CCRC sebagai ins tusi riset. Saat ini, kekuatan jejaring CCRC di ngkat nasional sudah terbuk dengan berbagai kerja sama, baik peneli an maupun penyelenggaraan event-event ilmiah, yang telah dilakukan. Di ngkat nasional, CCRC bersama dengan ins tusi lain telah menginiasi terbentuknya organisasi yang memiliki fokus pada peneli an kemoprevensi, yaitu Indonesian Society for Cancer Chemopreven on (ISCC). Dengan penguatan internal dan eksternal ini, CCRC memiliki goal untuk menjadi pusat unggulan Riset cancer chemopreven on berkelas internasional. 14

15 STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS DAN JEJARING INSTITUSI 15

16 TRANSFORMASI CCRC MENUJU CCRI CCRC 2015 CCRI 2025 CCRI 16

17 CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA Cancer Chemopreven on Research Center (CCRC) Fakultas Farmasi UGM Jl. Sekip Utara Yogyakarta : ccrc.farmasi.ugm.ac.id : [email protected] atau [email protected] : (0274) atau

KONSEP MAKRO DAN MIKRO PENGEMBANGAN SENYAWA BNCT KONSORSIUM NASIONAL PILOT-PROJECT PENGEMBANGAN INDUSTRI OBAT KANKER BERBASIS POTENSI NASIONAL

KONSEP MAKRO DAN MIKRO PENGEMBANGAN SENYAWA BNCT KONSORSIUM NASIONAL PILOT-PROJECT PENGEMBANGAN INDUSTRI OBAT KANKER BERBASIS POTENSI NASIONAL KONSEP MAKRO DAN MIKRO PENGEMBANGAN SENYAWA BNCT KONSORSIUM NASIONAL PILOT-PROJECT PENGEMBANGAN INDUSTRI OBAT KANKER BERBASIS POTENSI NASIONAL KONSEP DASAR PENGEMBANGAN INDUSTRI OBAT SDM DAN SISTEM UNGGUL

Lebih terperinci

ROADMAP KEMENRISTEKDIKTI

ROADMAP KEMENRISTEKDIKTI Peran, Dukungan dan Roadmap Kemeristekdikti dalam membangun sinergi antara Akademisi dan Industri menuju Komersialisasi Hasil Litbang 1 LATAR BELAKANG AGENDA PRESENTASI 2 ROADMAP KEMENRISTEKDIKTI 3 KONSEP

Lebih terperinci

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA SOSIALISASI RAPERMENRISTEKDIKTI TENTANG MANAJEMEN INOVASI PERGURUAN TINGGI

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA SOSIALISASI RAPERMENRISTEKDIKTI TENTANG MANAJEMEN INOVASI PERGURUAN TINGGI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA SOSIALISASI RAPERMENRISTEKDIKTI TENTANG MANAJEMEN INOVASI PERGURUAN TINGGI URGENSI PENYELENGGARAAN MANAJEMEN INOVASI DI PERGURUAN TINGGI

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS

RENCANA STRATEGIS RENCANA STRATEGIS 2012-2016 Laboratorium Biosains Universitas Brawijaya Malang 2012 Renstra LBioS-UB 2012-2016 1 RENCANA STRATEGIS 2012-2016 Kode Dokumen : 000xx 02000 Revisi : Tanggal : 01 Oktober 2012

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 05/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI

Lebih terperinci

Profil Puspiptek. Gambar 1.1 Foto Puspiptek Dari Udara

Profil Puspiptek. Gambar 1.1 Foto Puspiptek Dari Udara Profil Puspiptek Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) merupakan unit kerja dibawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi didirikan berdasarkan Keputusan Presiden nomor

Lebih terperinci

PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK

PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK Nomor : 17/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kanker merupakan salah satu penyakit dengan kasus tertinggi di dunia

I. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kanker merupakan salah satu penyakit dengan kasus tertinggi di dunia 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kanker merupakan salah satu penyakit dengan kasus tertinggi di dunia terutama di negara miskin dan berkembang. Peningkatan kasus kanker dari tahun ketahun menjadi beban

Lebih terperinci

DR.IR. BAMBANG SETIADI, IPU KETUA DEWAN RISET NASIONAL ANGGOTA DEWAN PERGURUAN TINGGI

DR.IR. BAMBANG SETIADI, IPU KETUA DEWAN RISET NASIONAL ANGGOTA DEWAN PERGURUAN TINGGI DR.IR. BAMBANG SETIADI, IPU KETUA DEWAN RISET NASIONAL ANGGOTA DEWAN PERGURUAN TINGGI VISI KEMENRISTEKDIKTI Terwujudnya Pendidikan Tinggi Yang Bermutu Serta Kemampuan Iptek Dan Inovasi Untuk Mendukung

Lebih terperinci

PERAN FORUM DOKTOR (FDPKSI) DALAM MENDUKUNG TRI DHARMA PERGURUAN

PERAN FORUM DOKTOR (FDPKSI) DALAM MENDUKUNG TRI DHARMA PERGURUAN PERAN FORUM DOKTOR (FDPKSI) DALAM MENDUKUNG TRI DHARMA PERGURUAN Di sampaikan dalam Pertemuan Konsultasi Nasional TINGGI Jakarta, 23 Maret 2017 DASAR PEMIKIRAN 1 2 3 Poltekkes Kemenkes aset bangsa Memiliki

Lebih terperinci

INSENTIF RISET SINas PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INDUSTRI

INSENTIF RISET SINas PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INDUSTRI INSENTIF RISET SINas PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INDUSTRI Direktorat Pengembangan Teknologi Industri Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kerangka Pikir Daya Saing Kemenristekdikti LEMBAGA

Lebih terperinci

Pengobatan herbal berbeda dengan pengobatan secara konvensional namun terdapat sisi penilaian efikasi yg sama dari uji secara klinis.

Pengobatan herbal berbeda dengan pengobatan secara konvensional namun terdapat sisi penilaian efikasi yg sama dari uji secara klinis. Pengobatan herbal berbeda dengan pengobatan secara konvensional namun terdapat sisi penilaian efikasi yg sama dari uji secara klinis. Sedangkan perbedaannya, penilaian efek konvensional meliputi penilaian

Lebih terperinci

Kerangka Pikir Daya Saing Kemenristekdikti

Kerangka Pikir Daya Saing Kemenristekdikti Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 42 tahun 2016 Tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (Technology Readiness Level) - Hilirisasi Hasil Riset dan

Lebih terperinci

INISIATIF INOVASI : 1-747

INISIATIF INOVASI : 1-747 INISIATIF INOVASI : 1-747 1% dari GDP per tahun Untuk menunjang program inovasi melalui skema 747 diperlukan dana R&D hingga 1% dari GDP per tahun s/d tahun 2014. Peningkatan tersebut dapat dilaksanakan

Lebih terperinci

RPJMN dan RENSTRA BPOM

RPJMN dan RENSTRA BPOM RPJMN 2015-2019 dan RENSTRA BPOM 2015-2019 Kepala Bagian Renstra dan Organisasi Biro Perencanaan dan Keuangan Jakarta, 18 Juli 2017 1 SISTEMATIKA PENYAJIAN RPJMN 2015-2019 RENCANA STRATEGIS BPOM 2015-2019

Lebih terperinci

AKSELERASI HILIRISASI HASIL PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN KAJIAN SEPTEMBER TAHUN 2016

AKSELERASI HILIRISASI HASIL PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN KAJIAN SEPTEMBER TAHUN 2016 AKSELERASI HILIRISASI HASIL PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN KAJIAN SEPTEMBER TAHUN 2016 2013 1 STRUKTUR ORGANISASI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN DIKTI Staf Ahli*) Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENILAIAN PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017

PANDUAN TEKNIS PENILAIAN PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 PANDUAN TEKNIS PENILAIAN PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 08/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

Lebih terperinci

SOSIALISASI PROGRAM LAYANAN LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN

SOSIALISASI PROGRAM LAYANAN LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN SOSIALISASI PROGRAM LAYANAN LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN Riset Pembangunan Indonesia MOHAMMAD SOFWAN EFFENDI Direktur Pendanaan Riset dan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan [email protected]

Lebih terperinci

PENYUSUNAN RENCANA KERJA

PENYUSUNAN RENCANA KERJA PENYUSUNAN RENCANA KERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK Panduan Teknis Nomor 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2017

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN DESKRIPSI UMUM Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional dan

Lebih terperinci

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI Riset Pembinaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedokteran (Risbin Iptekdok) 2014 LATAR BELAKANG Riset Pembinaan Ilmu Pengetahuan dan

Lebih terperinci

VISI MISI BAKAL CALON REKTOR UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO MASA JABATAN TEMA MERETAS KESETARAAN DAN KEBERSAMAAN UNTUK MENGEMBANGKAN UNG

VISI MISI BAKAL CALON REKTOR UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO MASA JABATAN TEMA MERETAS KESETARAAN DAN KEBERSAMAAN UNTUK MENGEMBANGKAN UNG VISI MISI BAKAL CALON REKTOR UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO MASA JABATAN 2014 2018 TEMA MERETAS KESETARAAN DAN KEBERSAMAAN UNTUK MENGEMBANGKAN UNG A. PENDAHULUAN Dalam UURI No. 12/2012 tentang Perguruan

Lebih terperinci

Departemen Perbankan Syariah. ib RESEARCH FELLOWSHIP PROGRAM

Departemen Perbankan Syariah. ib RESEARCH FELLOWSHIP PROGRAM Departemen Perbankan Syariah 2015 ib RESEARCH FELLOWSHIP PROGRAM Daftar Isi 1. Latar Belakang 2 2. Tujuan 2 3. Kualifikasi Peserta 2 4. Lingkup Pekerjaan 3 5. Jangka Waktu Pelaksanaan 3 6. Insentif 4 7.

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STIE MIKROSKIL

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STIE MIKROSKIL RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STIE MIKROSKIL 2016-2020 PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STIE MIKROSKIL 2016 DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN... 1 Tujuan... 1 Landasan dan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2014-2019 LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) AKADEMI FARMASI SAMARINDA Jl. Brig. Jend. A. Wahab Sjahranie No. 226, Kel.

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN OBAT BARU

PENGEMBANGAN OBAT BARU PENGEMBANGAN OBAT BARU Pengembangan dan penemuan obat baru diperlukan untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan, baik untuk tujuan promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif. Obat modern dikembangkan

Lebih terperinci

SOSIALISASI PROGRAM LAYANAN LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN. Riset Pembangunan Indonesia

SOSIALISASI PROGRAM LAYANAN LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN. Riset Pembangunan Indonesia SOSIALISASI PROGRAM LAYANAN LEMBAGA PENGELOLA DANA PENDIDIKAN Riset Pembangunan Indonesia SEKILAS TENTANG LPDP VISI Menjadi lembaga pengelola dana yang terbaik di tingkat regional untuk menyiapkan pemimpin

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2014

RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2014 RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2014 Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian

Lebih terperinci

Bantuan Dana RISPRO. (Riset Inovatif Produktif)

Bantuan Dana RISPRO. (Riset Inovatif Produktif) RISPRO (Riset Inovatif Produktif) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Gedung A.A. Maramis II Lantai 2, Jalan Lapangan Banteng Timur No. 1, Jakarta 10710 Telepon/Fax (021) 384 6474, Laman www.lpdp.depkeu.go.id

Lebih terperinci

DAFTAR PERTANYAAN SURVEY EVALUASI PROGRAM INSENTIF RISET

DAFTAR PERTANYAAN SURVEY EVALUASI PROGRAM INSENTIF RISET RAHASIA DAFTAR PERTANYAAN SURVEY EVALUASI PROGRAM INSENTIF RISET 01. No. urut kuesioner: 02. Provinsi 1. Banten 2. DKI Jakarta 3. Jawa Barat 02. Kabupaten 1. Serang 2. Bandung 3. Bogor 4. Jakarta Selatan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENELITIAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENELITIAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENELITIAN 2014-2019 LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) AKADEMI FARMASI SAMARINDA Jl. Brig. Jend. A. Wahab Sjahranie No. 226, Kel. Air Hitam Telp. 0541-7777363

Lebih terperinci

Distribusi Mata Kuliah Program Studi Farmasi

Distribusi Mata Kuliah Program Studi Farmasi Distribusi Mata Kuliah Program Studi Farmasi Smt Kode MK/ Blok Nama Mata Kuliah Bobot SKS MK Prasyarat () () (3) (4) I ESA 3 Bahasa Indonesia ESA 3 TOEFL I KES 00 Kimia Dasar KES 0 Praktikum Kimia Dasar

Lebih terperinci

Dibuat dalam rangka Workshop Simlitabmas bagi Operator Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII

Dibuat dalam rangka Workshop Simlitabmas bagi Operator Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII Simlitabmas dan Strategi Pengembangan Tata Kelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Swasta dalam penerimaan hibah dari Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan

Lebih terperinci

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN A. Visi dan Misi Berdasarkan kedudukan, tugas pokok dan fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Semarang dalam penyelenggaraan pemerintahan

Lebih terperinci

KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI. Tahun

KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI. Tahun KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI Tahun 2016-2020 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI TAHUN 2016-2020 KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Lebih terperinci

Intisari Roadmap Jamu Nasional dan Perkembangan Riset Jamu

Intisari Roadmap Jamu Nasional dan Perkembangan Riset Jamu Intisari Roadmap Jamu Nasional dan Perkembangan Riset Jamu Prof. Dr. Ir. Latifah K. Darusman, MS Pusat Studi Biofarmaka LPPM IPB Seminar Nasional 4 Tahun Jamu Brand Indonesia Sukoharjo, 22 Nopember 2012

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA UNRAM YANG MAJU, RELEVAN DAN BERDAYA SAING

PROGRAM KERJA UNRAM YANG MAJU, RELEVAN DAN BERDAYA SAING PROGRAM KERJA 2017 2021 UNRAM YANG MAJU, RELEVAN DAN BERDAYA SAING 1 landasan pikir ProgramProfYusufAkhyarS2013 2 PRIORITAS NASIONAL RPJP (2005-2025) RPJM 1 (2005-2009) Menata Kembali NKRI, membangun Indonesia

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

RPKPS Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester Dan Bahan Ajar IMUNUNOLOGI FAK Oleh : Dr. EDIATI S., SE, Apt

RPKPS Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester Dan Bahan Ajar IMUNUNOLOGI FAK Oleh : Dr. EDIATI S., SE, Apt RPKPS Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester Dan Bahan Ajar IMUNUNOLOGI FAK 3821 Oleh : Dr. EDIATI S., SE, Apt FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA 2003 Nama Mata Kuliah : Imunologi Kode /

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA FAKULTAS

PROGRAM KERJA FAKULTAS PROGRAM KERJA FAKULTAS STRATEGI 2030 Untuk mewujudkan tujuan, Fakultas Pertanian IPB menyusun strategi dengan mempertimbangkan asumsi-asumsi sebagai berikut: 1. Berkembangnya kompetensi dan komitmen staf

Lebih terperinci

PELATIHAN APPLIED APPROACH (AA) Bagi Dosen UB

PELATIHAN APPLIED APPROACH (AA) Bagi Dosen UB PELATIHAN APPLIED APPROACH (AA) Bagi Dosen UB Manajemen Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat di UB Oleh: Woro Busono [email protected], [email protected] LPPM, UB 2017 Malang, 17 19 Oktober 2017 LP3M - UB

Lebih terperinci

Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat harus berperan dalam memajukan

Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat harus berperan dalam memajukan V Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat harus berperan dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain

Lebih terperinci

RANCANGAN RENCANA INDUK RISET NASIONAL

RANCANGAN RENCANA INDUK RISET NASIONAL KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA RANCANGAN RENCANA INDUK RISET NASIONAL 2015-2040 Tim RIRN 2015-2040 Jakarta, 28 Januari 2016 1 1 Latar Belakang Penyusunan Evaluasi

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2015

RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2015 RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN 2015 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian 2014 KATA PENGANTAR Dokumen Rencana Kinerja Tahunan

Lebih terperinci

Kebijakan Perencanaan dan Pengembangan PendidikanTinggiIslamdi Indonesia

Kebijakan Perencanaan dan Pengembangan PendidikanTinggiIslamdi Indonesia Kebijakan Perencanaan dan Pengembangan PendidikanTinggiIslamdi Indonesia Direktorat Pendidikan Tinggi Islam DIRJEN PENDIDIKAN ISLAM KEMENTERIAN AGAMA Tangerang Selatan,22 Maret 2016 1 1. RPJM Prioritas

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk

I. PENDAHULUAN. agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk 1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendidikan mempunyai peranan besar dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa. Pendidikan merupakan kunci utama sebagai fondasi untuk meningkatkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Tugas pokok dan fungsi yang harus dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi adalah

BAB I PENDAHULUAN. Tugas pokok dan fungsi yang harus dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi adalah 2016 1 2 3 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Tugas pokok dan fungsi yang harus dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana salah satunya adalah pengabdian

Lebih terperinci

Universitas Andalas sebagai perguruan tinggi negeri yang memberikan jasa pendidikan mengemban misi sebagai berikut:

Universitas Andalas sebagai perguruan tinggi negeri yang memberikan jasa pendidikan mengemban misi sebagai berikut: Visi Universitas Andalas memiliki gambaran dan cita-cita ideal yang ingin diwujudkan di masa yang akan datang, melalui visi Universitas Andalas yaitu: Menjadi Universitas Terkemuka dan Bermartabat. Misi

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STMIK MIKROSKIL

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STMIK MIKROSKIL RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STMIK MIKROSKIL 016-00 PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STMIK MIKROSKIL 016 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha

Lebih terperinci

REGULATIONS AND POLICIES ON CLINICAL RESEARCH IN INDONESIA

REGULATIONS AND POLICIES ON CLINICAL RESEARCH IN INDONESIA REGULATIONS AND POLICIES ON CLINICAL RESEARCH IN INDONESIA Dr. Siswanto, MHP, DTM Director for Center for Applied Health Technology and Clinical Epidemiology/NIHRD Peraturan dalam Riset Klinik UUD 1945

Lebih terperinci

MOSAIK REFORMASI RISBANG/LITBANG NASIONAL

MOSAIK REFORMASI RISBANG/LITBANG NASIONAL Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 42 tahun 2016 Tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (Technology Readiness Level) - Hilirisasi Hasil Riset dan

Lebih terperinci

RANGKUMAN HASIL RAKORNAS KOBI. Konsorsium Biologi Indonesia. Bogor, 5-6 Mei Disusun Oleh: Titta Novianti, S.Si., M.Biomed.

RANGKUMAN HASIL RAKORNAS KOBI. Konsorsium Biologi Indonesia. Bogor, 5-6 Mei Disusun Oleh: Titta Novianti, S.Si., M.Biomed. RANGKUMAN HASIL RAKORNAS KOBI Konsorsium Biologi Indonesia Bogor, 5-6 Mei 2017 Disusun Oleh: Titta Novianti, S.Si., M.Biomed. Tema : Persiapan kurikulum Sarjana dan Pasca sarjana Biologi, Bioteknologi,

Lebih terperinci

STANDAR ISI PENELITIAN

STANDAR ISI PENELITIAN STD-SPM.Pol//10/2017 Halaman 1 dari 13 STD-SPM.Pol//10/2017 1. Visi dan Misi Politeknik Visi : Kesehatan Surakarta Menjadi Institusi pendidikan tinggi kesehatan Kementerian Kesehatan yang unggul, kompetitif

Lebih terperinci

- Hilirisasi Hasil Riset dan Pengembangan dalam rangka peningkatan Daya Saing -

- Hilirisasi Hasil Riset dan Pengembangan dalam rangka peningkatan Daya Saing - Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 42 tahun 2016 Tentang Pengukuran dan Penetapan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. 2) Kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan implementasi hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh civitas akademika.

KATA PENGANTAR. 2) Kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan implementasi hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh civitas akademika. KATA PENGANTAR Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat harus berperan dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN

RENCANA STRATEGI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN RENCANA STRATEGI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN 2016-2020 LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) SEMARANG 2016 RENSTRA ABDIMAS STIE PENA ii KATA PENGANTAR Salah satu Tridharma Perguruan

Lebih terperinci

TABEL: ORIENTASI, STRATEGI, KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA PER TAHAPAN RIP UII PENDIDIKAN. Lampiran halaman 1. Orientasi (Strategic Intent)

TABEL: ORIENTASI, STRATEGI, KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA PER TAHAPAN RIP UII PENDIDIKAN. Lampiran halaman 1. Orientasi (Strategic Intent) TABEL: ORIENTASI, STRATEGI, KEBIJAKAN DAN INDIKATOR KINERJA PER TAHAPAN RIP UII 2008-2038 PENDIDIKAN Excellent Koordinasi/ komitmen: Organisasi Spirit Peningkatan kualitas kurikulum peningkatan proses

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING

PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PEMBEKALAN PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA LABORATORIUM PENDIDIKAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING

Lebih terperinci

KEBIJAKAN UMUM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SDM IPTEK NASIONAL

KEBIJAKAN UMUM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SDM IPTEK NASIONAL KEBIJAKAN UMUM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SDM IPTEK NASIONAL DIREKTORAT KARIR DAN KOMPETENSI SDM DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI TAHUN 2017 ULTIMATE GOAL PEMBANGUNAN NASIONAL INDONESIA 2014

Lebih terperinci

KURIKULUM FARMASI UNISBA

KURIKULUM FARMASI UNISBA Semester 1 1 PAI / Aqidah 1 Bahasa Arab I 3 Matematika Dasar 3 4 Fisika Dasar I 5 Kimia Dasar 6 Kimia Organik I 7 Tata Karya Tulis Ilmiah 8 Pengantar Farmasi 9 Biologi Sel 10 Praktikum Fisika Dasar 1 11

Lebih terperinci

BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK. Nama Lembaga: Judul Pusat Unggulan Iptek yang KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK. Nama Lembaga: Judul Pusat Unggulan Iptek yang KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK Nama Lembaga: Judul Pusat Unggulan Iptek yang KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI i PETUNJUK PENGISIAN BORANG Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang

Lebih terperinci

4.6 PRODI FARMASI PROFIL LULUSAN PRODI FARMASI 1. Akademisi 2. Saintis 3. Enterpreneur 4. Apoteker 5. Quality Controller

4.6 PRODI FARMASI PROFIL LULUSAN PRODI FARMASI 1. Akademisi 2. Saintis 3. Enterpreneur 4. Apoteker 5. Quality Controller 4.6 PRODI FARMASI 4.6.1 VISI PRODI FARMASI Menjadi salah satu pusat pendidikan dan riset farmasi terbaik di Indonesia yang berbasis kepada pemanfaatan sumber daya alam lokal, serta menghasilkan Sarjana

Lebih terperinci

Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIE Kusuma Negara 2016

Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIE Kusuma Negara 2016 Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat 2016-2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIE Kusuma Negara 2016 Kata Pengantar Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN 2016 2020 PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (P3M) POLITEKNIK NEGERI SEMARANG TAHUN 2016 Kata Pengantar Berdasarkan pasal 61 ayat 2 Peraturan

Lebih terperinci

STANDAR PENDANAAN PENELITIAN SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI INTERSTUDI OLEH: TIM PENYUSUN

STANDAR PENDANAAN PENELITIAN SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI INTERSTUDI OLEH: TIM PENYUSUN STANDAR PENDANAAN PENELITIAN SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI INTERSTUDI OLEH: TIM PENYUSUN JAKARTA 2017 SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI INTERSTUDI STANDAR PENDANAAN PENELITIAN Kode:STD/SPMI/P.01 Tanggal

Lebih terperinci

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR PKPP-2012

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR PKPP-2012 LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR PKPP-2012 Judul Penelitian : 99m Tc-Dietilkarbamazin Sebagai Sediaan Diagnostik Limfatik Filariasis: Evaluasi Non-Klinis Fokus Bidang penelitian: Nasional Strategis Bidang

Lebih terperinci

Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat 2016-2020 UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO, SEMARANG, 2016 Halaman ii Halaman ii

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PROGRAM INSENTIF RISET. Dr. Ir. Joko Sutrisno, MP. ABSTRAK

PENGEMBANGAN PROGRAM INSENTIF RISET. Dr. Ir. Joko Sutrisno, MP. ABSTRAK PENGEMBANGAN PROGRAM INSENTIF RISET Dr. Ir. Joko Sutrisno, MP. ABSTRAK Insentif merupakan Instrumen kebijakan yang diluncurkan Kementerian Riset dan Teknologi untuk menjalankan misi dalam memberikan kesempatan

Lebih terperinci

VERIFIKASI BORANG. B. Research & Development Capacity

VERIFIKASI BORANG. B. Research & Development Capacity VERIFIKASI BORANG B. Research & Development Capacity 1. Apakah Lembaga telah memiliki Roadmap Riset yang dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan riset selama ini? YA atau TIDAK, dan Bagaimana pemanfaatan

Lebih terperinci

PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT) PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT) 3/11/17. Sistematika Penilaian

PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT) PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT) 3/11/17. Sistematika Penilaian PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT) PENELITIAN DASAR UNGGULAN PERGURUAN TINGGI (PDUPT) Pendahuluan Tujuan dan Luaran Kriteria dan Pengusulan Sistematika Usulan Penelitian Sistematika Penilaian

Lebih terperinci

Amandemen UU no. 18/2002

Amandemen UU no. 18/2002 Amandemen UU no. 18/2002 RUU PPIP & Perpres Peneliti Kedeputian Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI PP Himpenindo Tim (awal) Penyusun NA RUU PPIP L.T. Handoko [email protected] L.T. Handoko Amandemen

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK TAHUN 2008 TENTANG

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK TAHUN 2008 TENTANG BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN RI KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.00.05.21.1732 TAHUN 2008 TENTANG GRAND STRATEGY BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN KEPALA BADAN

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN BIMTEK SDM IPTEK PENULISAN ARTIKEL ILMIAH 2017

PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN BIMTEK SDM IPTEK PENULISAN ARTIKEL ILMIAH 2017 PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN BIMTEK SDM IPTEK PENULISAN ARTIKEL ILMIAH 2017 DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI 1. PENDAHULUAN Undang Undang

Lebih terperinci

BAB I DESKRIPSI SWOT TIAP KOMPONEN

BAB I DESKRIPSI SWOT TIAP KOMPONEN BAB I DESKRIPSI SWOT TIAP KOMPONEN Laporan Evaluasi Diri Prodi Manajemen FE UNY 2016 1 KOMPONEN A VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN Program Studi (Prodi) Manajemen merupakan salah

Lebih terperinci

BAB 1 PEDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PEDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PEDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas (HKSA) merupakan salah satu aplikasi dari kimia komputasi dan juga bagian yang dipelajari dalam bidang kimia medisinal.

Lebih terperinci

Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek dan Penguatan Kelompok Penelitian (Research Group) 16 May 2016

Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek dan Penguatan Kelompok Penelitian (Research Group) 16 May 2016 Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek dan Penguatan Kelompok Penelitian (Research Group) 2016 16 May 2016 16 May 2016 16/05/2016 1.membangun dan memperkuat budaya meneliti, manajemen peneliti dan penelitian,

Lebih terperinci

PELATIHAN REVIEWER PENELITIAN NASIONAL Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

PELATIHAN REVIEWER PENELITIAN NASIONAL Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi PELATIHAN REVIEWER PENELITIAN NASIONAL Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Bandung, 21 Nopember 2017 1. Pendahuluan Visi Misi Pembangunan

Lebih terperinci

KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN

KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN Disampaikan dalam Sosialisasi Kebijakan R&D Muhammad Dimyati Jombang, 10 Oktober 2016 Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JEMBER FAKULTAS FARMASI Jl. Kalimantan 1/2 Kampus Tegal Boto, Telp / Fax (0331) 324736 Jember (68121) KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS JEMBER

Lebih terperinci

KINERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK

KINERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS INDIKATOR KINERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK Nomor : 15/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2016

Lebih terperinci

Desain Manajemen Perubahan Dalam Pengembangan Indonesia Science Technopark (I-STP) Menunjang Pembangunan Ekonomi Indonesia

Desain Manajemen Perubahan Dalam Pengembangan Indonesia Science Technopark (I-STP) Menunjang Pembangunan Ekonomi Indonesia Rubrik Rubrik Utama Utama Desain Manajemen Perubahan Dalam Pengembangan Indonesia Science Technopark (I-STP) Menunjang Pembangunan Ekonomi Indonesia Oleh: Lindawati Kartika, SE, M.Si Departemen Manajemen

Lebih terperinci

SPESIFIKASI PROGRAM STUDI

SPESIFIKASI PROGRAM STUDI SPESIFIKASI PROGRAM STUDI Program Studi D3 Anafarma telah beroperasi sejak tahun 1995 dan berstatus terakreditasi dengan nilai B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan nomor

Lebih terperinci

MODEL RISET DAN INOVASI PERGURUAN TINGGI. Prof Suratman dan Tim Pengembangan Laboratorium UGM Siti Subandiyah (Koordinator)

MODEL RISET DAN INOVASI PERGURUAN TINGGI. Prof Suratman dan Tim Pengembangan Laboratorium UGM Siti Subandiyah (Koordinator) MODEL RISET DAN INOVASI PERGURUAN TINGGI Prof Suratman dan Tim Pengembangan Laboratorium UGM Siti Subandiyah (Koordinator) [email protected] erguruan Tinggi dan Aset Riset Aset PT untuk Riset dan

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG DAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK

PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG DAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG DAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 04/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET,

Lebih terperinci

Panduan Ristekdikti-Kalbe Science Awards (RKSA) 2018

Panduan Ristekdikti-Kalbe Science Awards (RKSA) 2018 Panduan Ristekdikti-Kalbe Science Awards (RKSA) 2018 Ristekdikti Kalbe Science Awards (RKSA) 2018 adalah program pendanaan penelitian dalam bidang kesehatan bagi para peneliti Indonesia, dengan tujuan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Kanker merupakan penyakit yang melibatkan faktor genetik dalam proses

BAB 1 PENDAHULUAN. Kanker merupakan penyakit yang melibatkan faktor genetik dalam proses BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kanker merupakan penyakit yang melibatkan faktor genetik dalam proses patogenesisnya, proses pembelahan sel menjadi tidak terkontrol karena gen yang mengatur

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA BAKAL CALON REKTOR ITS Menuju. Kemandirian, Keunggulan dan Kesejahteraan by : Triwikantoro

PROGRAM KERJA BAKAL CALON REKTOR ITS Menuju. Kemandirian, Keunggulan dan Kesejahteraan by : Triwikantoro PROGRAM KERJA BAKAL CALON REKTOR ITS 2015 2019 Menuju Kemandirian, Keunggulan dan Kesejahteraan by : Triwikantoro Latar Belakang Visi ITS menjadi perguruan tinggi dengan reputasi internasional dalam ilmu

Lebih terperinci

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) AKADEMI KEPERAWATAN PAMENANG TAHUN

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) AKADEMI KEPERAWATAN PAMENANG TAHUN RENCANA INDUK PENGEMBANGAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) AKADEMI KEPERAWATAN PAMENANG TAHUN 2015-2018 Oleh : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akper Pamenang AKADEMI KEPERAWATAN PAMENANG

Lebih terperinci

VISI FIK UNY Menjadi Lembaga Yang Menghasilkan Insan Olahraga Yang Kreatif, Sportif dan Adaptif

VISI FIK UNY Menjadi Lembaga Yang Menghasilkan Insan Olahraga Yang Kreatif, Sportif dan Adaptif Pengembangan, Implementasi dan Pengelolaan Bidang Akademik FIK Untuk Menunjang UNY Menuju WCU Rumpis Agus Sudarko FIK UNY VISI FIK UNY Menjadi Lembaga Yang Menghasilkan Insan Olahraga Yang Kreatif, Sportif

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Setiap tahun didiagnosa sekitar kasus kanker payudara baru dan

BAB 1 PENDAHULUAN. Setiap tahun didiagnosa sekitar kasus kanker payudara baru dan 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Setiap tahun didiagnosa sekitar 600.000 kasus kanker payudara baru dan 250.000 kasus diantaranya ditemukan di negara berkembang, sedangkan 350.000 kasus lainnya ditemukan

Lebih terperinci