BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Susanto Hartanto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data penelitian yang dilakukan secara deskriptif ini diperoleh berupa lembar pengamatan aktivitas pendidik dan aktivitas peserta didik, data respon peserta didik, dan hasil tes kemampuan peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL). A. Siklus Pertama. 1. Perencanaan. Pada tahap perencanaan peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian, Lembar Kerja Peserta didik, Media Pembelajaran, Lembar evaluasi, dan Lembar observasi. 2. Pelaksanaan Tindakan. Siklus pertama ini ini dilaksanakan pendekatan pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL) sebagai berikut : Di awal pelaksanaan pembelajaran, pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran, memotivasi peserta didik dengan menanyakan apakah peserta didik pernah melakukan kegiatan yang ada hubungannya dengan menghitung pecahan. a. Pada kegiatan inti dalam pelaksanaan pembelajaran kontekstual peserta didik diberi dulu kesempatan untuk memberikan pendapat tentang menghitung pecahan dalam bentuk cerita. 2
2 3 b. Kemudian pendidik menjelaskan tentang menghitung pecahan tersebut, setelah itu pendidik memberikan contoh materi soal cerita yang sering dialami oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya. c. Pendidik membentuk kelompok kecil, kemudian diberi tugas untuk membuat soal cerita yang ada hubungannya dengan pecahan, dalam pembuatan soal pendidik membimbing peserta didik agar soal yang sudah dibuat harus dipahami oleh kelompok masing-masing. d. Soal yang sudah dibuat kemudian ditukarkan antar kelompok dan kemudian dikerjakan oleh kelompok tersebut. Setelah selesai mengerjakan kemudian pendidik membahas jawaban dari masingmasing kelompok. e. Pada kegiatan akhir pendidik dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang sudah dilaksanakan. 3. Pengamatan/Observasi. Data yang dapat peneliti amati pada penelitian ini secara garis besar ada dua hal yaitu: a. Lembar pengamatan Proses Pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL) dan aktivitas peserta didik untuk mengetahui bagaimana aktivitas selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Cauntextual Teaching and Learning.
3 No. Aspek yang diamati 1. Apakah ada penyampaikan pendahuluan? 2. Apakah ada penjelaskan tentang materi pelajaran? 3. Apakah ada pemberian motivasi pada peserta didik?. Apakah ada pelatihan terbimbing dalam pembelajaran CTL? 5. Apakah ada tes pemahaman peserta didik dan memberikan umpan balik bagi peserta didik yang bertanya dan mengklarifikasikan materi yang kurang jelas? 6. Apakah ada pelaksanaan resitasi / tanya jawab? 7. Apakah ada bimbingan peserta didik dalam melakukan refleksi? Tabel.1 Data Pengamatan CTL Sering Alternatif jawaban Kadangkadang Jarang Tidak Jumlah Jumlah Nilai rata-rata 1,70 0,3 0, Nilai kriteria (1) tidak (2) jarang (3) kadang-kadang () sering
4 5 Persentase penerapan : M = Persentase Fx = Jumlah yang diperoleh N = Jumlah Keseluruhan Σfx 21 M = x 100 = = 75 N 28 Dari tabel.1 tersebut bisa dilihat bahwa hasil pengamatan untuk aktivitas Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siklus I terdapat kriteria kurang baik yang terlihat pada aspek : pemberian motivasi pada peserta didik, resitasi/tanya jawab, dan bimbingan pada peserta didik dalam melakukan refleksi. Ketiga aspek tersebut merupakan kelemahan yang terjadi di siklus I, kemudian aspek-aspek tersebut dijadikan tolak ukur untuk refleksi dan revisi yang akan dilakukan di siklus II. Untuk aktivitas yang dilakukan oleh pendidik dalam kategori sering adalah pendidik menyampaikan pendahuluan, pendidik menjelaskan materi pelajaran, dan pendidik memberikan pelatihan terbimbing dalam pembelajaran kontenstual. Untuk kategori kadang-kadang yaitu pendidik memeriksa pemahaman peserta didik dan memberikan umpan balik bagi peserta didik yang bertanya dan mengklarifikasikan materi yang kurang jelas. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan
5 6 aktivitas pendidik dalam pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL). Tabel.2 Data Pengamatan Aktivitas Peserta didik Alternatif jawaban No. Aspek yang diamati Kadangkadang Sering Jarang Tidak Jumlah 1. Apakah peserta didik memperhatikan penjelasan pendidik? Apakah peserta didik mendengarkan / mengerjakan (LKS /soal), bekerja dalam kelompok, kooperatif? Apakah peserta didik mempraktekkan strategi belajar kontekstual? 3 3. Apakah peserta didik berdiskusi antar peserta didik? 5. Apakah peserta didik berdiskusi dengan baik? 6. Apakah peserta didik menyajikan hasil pembelajaran? 7. Apakah peserta didik merefleksikan materi pelajarannya? Jumlah Nilai rata-rata 1,7 0,9 0, Persentase penerapan : M = Persentase Fx = Jumlah yang diperoleh
6 7 N = Jumlah Keseluruhan Σfx 22 M = x 100 = = 78, 6 N 28 Dari tabel.2 di atas bisa dilihat hasil pengamatan aktivitas peserta didik yang dilakukan oleh rekan sejawat dalam kegiatan belajar mengajar di siklus I dengan menggunakan pembelajaran kontekstual, terdapat beberapa kriteria kurang baik yang terlihat pada aspek : peserta didik mendengarkan / mengerjakan soal yang diberi pendidik dan bekerja sama dalam kelompok kooperatif serta peserta didik berdiskusi antar peserta didik dan pendidik yang mengawasi. Dua aspek di atas merupakan penilaian kurang baik, sehingga merupakan suatu kelemahan yang terjadi di siklus I. Kemudian aspek tersebut dijadikan bahan kajian untuk refleksi dan revisi yang akan dilakukan disiklus berikutnya. b. Data hasil tes kemampuan peserta didik untuk mengetahui kemampuan peserta didik sebelum dan sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Cauntextual Teaching and Learning. Dengan katagori nilai 80 setelah dilaksanakan pembelajaran Cauntextual Teaching and Learning. Tabel.3 Data Hasil Tes sebelum CTL No. Nama Peserta didik Nilai 1. Yordan Aines Aprilia Alfath Dwi A. 60. Bastian Adi P Abd. Azis Nur Khasanah Acm. Fardli A Anjas Mara Arya Surya Bagus Prasetyo Dani Wijayanto 60
7 8 12. Diah Ayu Dewi Syah Citra Eka Arista Gama Kusuma Gayuh Dwi Nugraha Moh. Iqbal Jayanti Oktavia Joko Susanto Karina Dwi Astuti Lia Para Mita Lia Puji Lestari Lorna Pracilla W M. ariansyah Maida Mayangsari Mario ardiansyah Mirnawati S M. Syairofiq M. Rochman Natalia Putri Alfiani Retno Sudiati Rizal Hermansyah Septi Nila Sari Susanti Ike Yuliana Tania 50 Persentase penerapan : M = Rata-rata kelas Fx = Jumlah nilai N = Jumlah Peserta didik Σfx 2120 M = = = 58, 9 N 36 Dari hasil tes diatas menunjukan rendahnya nilai peserta didik dalam mengerjakan soal cerita. Tabel. Data Hasil Tes Siklus Pertama No. Nama Peserta didik Nilai 1. Yordan Aines Aprilia Alfath Dwi A. 60
8 9. Bastian Adi P Abd. Azis Nur Khasanah Acm. Fardli A Anjas Mara Arya Surya Bagus Prasetyo Dani Wijayanto Diah Ayu Dewi Syah Citra Eka Arista Gama Kusuma Gayuh Dwi Nugraha Moh. Iqbal Jayanti Oktavia Joko Susanto Karina Dwi Astuti Lia Para Mita Lia Puji Lestari Lorna Pracilla W M. ariansyah Maida Mayangsari Mario ardiansyah Mirnawati S M. Syairofiq M. Rochman Natalia Putri Alfiani Retno Sudiati Rizal Hermansyah Septi Nila Sari Susanti Ike Yuliana Tania 60 Persentase penerapan : M = Rata-rata kelas Fx = Jumlah nilai N = Jumlah Peserta didik Σfx 2150 M = = = 59, 7 N 36
9 50 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata peserta didik kelas V (Lima) MI. Nurul Huda I Surabaya memperoleh nilai 59,7 angka ini menunjukan masih rendah nilai yang diperoleh. Untuk itu perlu diadakan penelitian lanjutan yaitu penelitian siklus II yang diharapkan hasil nilai rata-rata pada peserta didik dapat meningkat dan pembelajaran Cauntextual Teaching and Learning dapat berhasil.. Refleksi. Pada proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada siklus I ini diperoleh informasi dari hasil pengamatan sebagai berikut : a. Kurangnya motivasi pada peserta didik. b. Kurangnya melakukan resitasi/tanya jawab dengan peserta didik. c. Kurangnya bimbingan peserta didik dalam melakukan refleksi. d. Kurangnya berdiskusi, tanya jawab antar peserta didik. B. Siklus Kedua. 1. Rencana. Perencanaan penelitian pada siklus II ini sama dengan siklus I. Dan terfokus pada kekurangan pada siklus I dalam pelaksanaan Pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL). Dalam siklus kedua ini pendidik menjelaskan dengan metode demontrasi. 2. Pelaksanaan Tindakan. Implementasi tindakan kelas siklus II sebagai berikut :
10 51 a. Di awal pelaksanaan pembelajaran, pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran dengan rinci, dan memotivasi peserta didik dengan contoh nyata yang ada di sekitarnya dan yang dialami dalam kehidupan sehari-hari. b. Pada kegiatan inti dalam pelaksanaan pembelajaran Contextual Teaching and Learning peserta didik berdemonstrasi di depan kelas, yaitu : dua orang peserta didik menjadi penjual dan menjadi pembeli. Kemudian menyimpulkan hasil demontrasi tersebut. c. Kemudian guru menjelaskan tentang hasil kesimpulan yang peserta didik buat. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya. d. Guru membentuk kelompok kecil, kemudian diberi tugas untuk membuat soal cerita yang ada hubungannya dengan pecahan, dalam pembuatan soal guru membimbing Peserta didik agar soal yang sudah dibuat harus dipahami oleh kelompok masing-masing. e. Soal yang sudah dibuat kemudian ditukarkan antar kelompok dan kemudian dikerjakan oleh kelompok tersebut. Setelah selesai mengerjakan kemudian guru membahas jawaban dari masing-masing kelompok. f. Pada kegiatan akhir guru dan siswa menyimpulkan pembelajaran yang sudah dilaksanakan. 3. Observasi. Melakukan pengamatan pada proses Pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL) siklus II.
11 52 No. Aspek yang diamati 1. Apakah ada penyampaikan pendahuluan? 2. Apakah ada penjelaskan tentang materi pelajaran? 3. Apakah ada pemberian motivasi pada peserta didik?. Apakah ada pelatihan terbimbing dalam pembelajaran CTL? 5. Apakah ada tes pemahaman peserta didik dan memberikan umpan balik bagi peserta didik yang bertanya dan mengklarifikasikan materi yang kurang jelas? 6. Apakah ada pelaksanaan resitasi / tanya jawab? 7. Apakah ada bimbingan peserta didik dalam melakukan refleksi? Tabel.5 Data Pengamatan Penerapan CTL oleh Pendidik Sering Alternatif jawaban Kadangkadang Jarang Tidak Jumlah 3 3 Jumlah Nilai rata-rata 3,2 0, ,8 Nilai kriteria (1) tidak (2) jarang (3) kadang-kadang () sering
12 53 Persentase penerapan : M = Persentase Fx = Jumlah yang diperoleh N = Jumlah Keseluruhan M = Σfx 27 x 100 = = 96, N 28 Dari tabel.5 dapat dilihat bahwa aspek-aspek yang diamati dalam kegiatan belajar mengajar di siklus II ini, yang dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran kontekstual telah mendapatkan penilaian yang cukup baik, namun kekurangan dalam siklus II adalah : tidak adanya resitasi. Dengan menyempurnakan aspek tersebut diharapkan hasil yang dicapai dapat maksimal mungkin dalam penerapan pendekatan pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL). Tabel.6 Data Pengamatan Aktivitas Peserta didik No. Aspek yang diamati 1. Apakah peserta didik memperhatikan penjelasan pendidik? 2. Apakah peserta didik mendengarkan / mengerjakan (LKS /soal), bekerja dalam kelompok, kooperatif? Sering Alternatif jawaban Kadangkadang Jarang Tidak Jumlah
13 5 3. Apakah peserta didik mempraktekkan strategi 3 belajar kontekstual?. Apakah peserta didik berdiskusi antar peserta didik? 5. Apakah peserta didik berdiskusi dengan baik? 6. Apakah peserta didik menyajikan hasil pembelajaran? 7. Apakah peserta didik merefleksikan materi pelajarannya? Jumlah Nilai rata-rata 3,2 0, ,8 Persentase penerapan : M = Persentase Fx = Jumlah yang diperoleh N = Jumlah Keseluruhan M = Σfx 27 x 100 = = 96, N 28 Dari tabel.6 bisa dilihat bahwa aspek yang cukup pada aktivitas peserta didik dalam proses Contextual teaching and learning (CTL), yang perlu diperhatikan adalah : diskusi antar peserta didik agar hasil lebih maksimal. Tabel.7 Nilai Tes Kemampuan Peserta didik Siklus kedua No. Nama Peserta didik Nilai 1. Abdul 90
14 55 2. Aines Aprilia Alfath Dwi A. 80. Bastian Adi P Abd. Azis Nur Khasanah Acm. Fardli A Anjas Mara Arya Surya Bagus Prasetyo Dani Wijayanto Diah Ayu Dewi Syah Citra Eka Arista Gama Kusuma Gayuh Dwi Nugraha Moh. Iqbal Jayanti Oktavia Joko Susanto Karina Dwi Astuti Lia Para Mita Lia Puji Lestari Lorna Pracilla W M. ariansyah Maida Mayangsari Mario ardiansyah Mirnawati S M. Syairofiq M. Rochman Natalia Putri Alfiani Retno Sudiati Rizal Hermansyah Septi Nila Sari 80
15 Susanti Ike Yuliana Tania 80 Persentase penerapan : M = Rata-rata kelas Fx = Jumlah nilai N = Jumlah Peserta didik Σfx 2890 M = = = 80, 3 N 36 Dari tabel.10 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata peserta didik kelas V (Lima) Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda I Surabaya di siklus II ini diperoleh nilai rata-rata 80,3. Dari hasil tersebut bisa dilihat bahwa tes matematika pada materi soal cerita di siklus ini mengalami peningkatan. Jadi hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menyimak dengan pendekatan pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan peserta didik.. Refleksi. Pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran diperoleh dari data hasil pengamatan bahwa : a. Kurang resitasi pada penerapan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). b. Antar peserta didik kurang berdiskusi.
16 57 C. Siklus Ketiga. 1. Rencana. Perencanaan penelitian pada siklus III ini sama dengan siklus II. Dan terfokus pada kekurangan pada siklus II dalam pelaksanaan Pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL). 2. Pelaksanaan Tindakan. Implementasi tindakan kelas siklus III sebagai berikut : a. Di awal pelaksanaan pembelajaran, pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran dengan rinci, dan memotivasi peserta didik dengan contoh nyata yang ada di sekitarnya dan yang dialami dalam kehidupan sehari-hari. b. Kegiatan inti peserta didik menyimak materi jarak, waktu dan kecepatan yang di peragakan oleh pendidik dengan media miniatur becak. c. Pendidik memberikan test kepada peserta didik. 3. Observasi Melakukan pengamatan pada proses Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) siklus III. Tabel.5 Data Pengamatan Penerapan CTL oleh Pendidik No. Aspek yang diamati 1. Apakah ada penyampaikan pendahuluan? 2. Apakah ada penjelaskan tentang materi pelajaran? Alternatif jawaban Sering Kadangkadang Jarang Tidak Jumlah
17 58 3. Apakah ada pemberian motivasi pada peserta didik?. Apakah ada pelatihan terbimbing dalam pembelajaran CTL? 5. Apakah ada tes pemahaman peserta didik dan memberikan umpan balik bagi peserta didik yang bertanya dan mengklarifikasikan materi yang kurang jelas? 6. Apakah ada pelaksanaan resitasi / tanya jawab? 7. Apakah ada bimbingan peserta didik dalam melakukan refleksi? Jumlah Nilai rata-rata Nilai kriteria (1) tidak (2) jarang (3) kadang-kadang () sering Persentase penerapan : M = Persentase Fx = Jumlah yang diperoleh N = Jumlah Keseluruhan
18 59 M = Σfx 28 x 100 = = 100 N 28 Dari tabel.5 dapat dilihat bahwa aspek-aspek yang diamati dalam kegiatan belajar mengajar di siklus III ini, yang dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran kontekstual telah mendapatkan penilaian yang maksimal, namun demikian penerapannya harus benar-benar terorganisir. Dengan menyempurnakan aspek tersebut diharapkan hasil yang dicapai dapat maksimal mungkin dalam penerapan pendekatan pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL). Tabel.9 Data Pengamatan Aktivitas Peserta didik No. Aspek yang diamati 1. Apakah peserta didik memperhatikan penjelasan pendidik? 2. Apakah peserta didik mendengarkan / mengerjakan (LKS /soal), bekerja dalam kelompok, kooperatif? 3. Apakah peserta didik mempraktekkan strategi belajar kontekstual?. Apakah peserta didik berdiskusi antar peserta didik? 5. Apakah peserta didik berdiskusi dengan baik? 6. Apakah peserta didik menyajikan hasil Sering Alternatif jawaban Kadangkadang Jarang Tidak Jumlah 3
19 60 pembelajaran? 7. Apakah peserta didik merefleksikan materi pelajarannya? Jumlah Nilai rata-rata 3,2 0, ,8 Persentase penerapan : M = Persentase Fx = Jumlah yang diperoleh N = Jumlah Keseluruhan M = Σfx 27 x 100 = = 96, N 28 Dari tabel.9 bisa dilihat bahwa aspek yang cukup pada aktivitas peserta didik dalam proses Contextual teaching and learning (CTL), yang perlu diperhatikan adalah : diskusi antar peserta didik agar hasil lebih maksimal. Tabel.10 Nilai Tes Kemampuan Peserta didik Siklus ketiga No. Nama Peserta didik Nilai 1. Abdul Aines Aprilia Alfath Dwi A. 90. Bastian Adi P Abd. Azis Nur Khasanah Acm. Fardli A Anjas Mara Arya Surya Bagus Prasetyo Dani Wijayanto Diah Ayu Dewi Syah Citra Eka Arista 95
20 Gama Kusuma Gayuh Dwi Nugraha Moh. Iqbal Jayanti Oktavia Joko Susanto Karina Dwi Astuti Lia Para Mita Lia Puji Lestari Lorna Pracilla W M. ariansyah Maida Mayangsari Mario ardiansyah Mirnawati S M. Syairofiq M. Rochman Natalia Putri Alfiani Retno Sudiati Rizal Hermansyah Septi Nila Sari Susanti Ike Yuliana Tania 80 Persentase penerapan : M = Rata-rata kelas Fx = Jumlah nilai N = Jumlah Peserta didik Σfx 3090 M = = = 85, 8 N 36 Dari tabel.10 dapat dilihat bahwa nilai rata-rata peserta didik kelas V (Lima) Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda I Surabaya di siklus III ini diperoleh nilai rata-rata 85,9. Dari hasil tersebut bisa dilihat bahwa tes matematika pada materi soal cerita di siklus ini mengalami peningkatan. Jadi hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menyimak
21 62 dengan pendekatan pembelajaran Contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan kemampuan peserta didik.. Refleksi Pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran diperoleh dari data hasil pengamatan bahwa : a. Pelaksanaan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) oleh pendidik sudah maksimal. b. Pada peserta didik masih ada kekurangan yaitu diskusi antar peserta didik.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Memberikan apersepsi dan Menanyakan kembali pengertian hidrologi.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.2 Siklus I a. Proses pelaksanaan tindakan Proses pelaksanaan tindakan dalam pembelajaran dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Kegiatan pendahuluan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. lembar observasi berupa pengamatan aktivitas siswa dan pengamatan pengelolaan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data penelitian yang diperoleh berupa : Hasil uji coba item butir soal, lembar observasi berupa pengamatan aktivitas siswa dan pengamatan pengelolaan pembelajaran
BAB IV PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian ini dibuat berdasarkan data yang telah diperoleh dari
47 BAB IV PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Dan Analisis Penelitian Hasil penelitian ini dibuat berdasarkan data yang telah diperoleh dari penelitian yang telah dilaksanakan di kelas VIII-A SMP Islam
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Hasil Penelitian 4.1. Sebelum Perbaikan ( Pra Siklus ) Berdasarkan hasil tes formatif sebelum diadakan perbaikan pembelajaran sampai pelaksanaan perbaikan pembelajaran
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis data dan temuan-temuan hasil penelitian, maka
135 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan temuan-temuan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan permainan jual beli dalam memecahkan soal
1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I Pertemuan I. Sekolah : SD Negeri Sembung 01. : 6.3. Menjumlahkan dan mengurangkan pecahan
DAFTAR LAMPIRAN 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I Pertemuan ke 1... 38 2 LKS Siklus I Pertemuan ke 1... 42 3 Kisi-kisi Soal Tes Formatif Siklus I Pertemuan ke 1... 43 4 Soal Tes Formatif Siklus
PENERAPAN CTL DENGAN METODE JARIMATIKA UNTUK PENYELESAIAN SOAL PERKALIAN DASAR DI SD NEGERI 1 NGERONG
PENERAPAN CTL DENGAN METODE JARIMATIKA UNTUK PENYELESAIAN SOAL PERKALIAN DASAR DI SD NEGERI 1 NGERONG Yeni Nur Indah Sari 148620600152/6/A3 S-1 PGSD, FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ([email protected])
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 9 Metro Barat. Penelitian dilaksanakan di kelas IVA semester ganjil Tahun. pelaksanaan sampai dengan tahap penyimpulan.
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan peneliti secara kolaboratif antara peneliti dengan guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan SDN 9
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 2009/2010, berlangsung selama kurang lebih tiga bulan yaitu pada bulan Februari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada semester II Tahun Pelajaran 2009/2010, berlangsung selama kurang lebih tiga bulan yaitu pada bulan
I. PENDAHULUAN. Matematika sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dinilai berperan penting
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Matematika sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dinilai berperan penting karena matematika dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam berpikir secara logis, rasional,
Peningkatan Ketuntasan Belajar Siswa Melalui Model
Peningkatan Ketuntasan Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Materi Konsentrasi Larutan dan Perhitungan Kimia Kelas X Teknik Gambar Bangunan A SMK Negeri 3 Palu Tahun Pelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Administrasi Perkantoran SMK Kristen Salatiga, peneliti berhasil
31 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil observasi awal yang dilakukan di kelas X.3 Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Kristen Salatiga, peneliti berhasil mengidentifikasi
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) (Siklus I Tindakan 1) I. Standar Kompetensi Menentukan sifat bangun ruang dan hubungan antar bangun.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) (Siklus I Tindakan 1) Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : IV / 2 Pokok Bahasan : Sifat-Sifat Bangun Ruang Sub Pokok Bahasan : Sifat-Sifat Kubus Alokasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian dan Lokasi Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. PTK adalah penelitian praktis yang dimaksudkan untuk
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Persiapan Penelitian Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti mengadakan persiapan penelitian sebagai berikut: 1. Melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
46 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari penelitian awal yang dilaksanakan di kelas IV SDN Rajagaluh Lor II diperoleh data bahwa siswa kurang memahami tentang materi pecahan senilai. Hal tersebut
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
32 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Diskripsi Per Siklus 4.1.1. Pelaksanaan Siklus I 4.1.1.1.Perencanaan Setelah berdiskusi dengan teman sejawat, peneliti menentukan pendekatan CTL (Contextual
Tingkat kemampuan A B C D 1 Apersepsi 10 2 Motivasi 12 3 Revisi 12
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pembelajaran yang diterapkan pada penelitian guna meningkatkan kreatifitas dan prestasi belajar dalam pemecahan masalah matematika adalah pembelajaran
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 04
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 04 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Standar Kmpetensi Alokasi Waktu : SMK Negeri 6 Surabaya : Matematika : XI/Ganjil : Program Linier : Memecahkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan luas bangun datar dengan menggunakan metode guided discovery
49 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian SIKLUS I Pada siklus I ini merupakan pembelajaran pokok bahasan keliling dan luas bangun datar dengan menggunakan metode guided discovery (penemuan
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SAINS (IPA) DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING)
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SAINS (IPA) DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) Diah Nugraheni Fakultas Ilmu Pendidikan, IKIP Veteran Semarang email: [email protected]
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. juga teman sejawat yang bertindak sebagai observer. Penelitian ini hanya
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.1 Deskripsi Hasil Penelitian Dalam melaksanakan penelitian ini, peneliti didampingi oleh ibu Dra. Nurhayati Alie sebagai guru matematika kelas X di SMA N 3 Gorontalo
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan suatu bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang memiliki karakteristik antara lain : 1. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan oleh
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan 4.1 Deskripsi Per Siklus Dari instrumen-instrumen yang telah disiapkan untuk menjaring data awal (pra tindakan penelitian) melalui dokumentasi siswa dan hasil belajar
METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Pardasuka Kabupaten Pringsewu semester
III. METODE PENELITIAN A. Seting Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Pardasuka Kabupaten Pringsewu semester genap tahun pelajaran 2010-2011. Jumlah siswa pada kelas tersebut ada 32 orang
BAB V PEMBAHASAN. 1. Perencanaan Metode STAD dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Matematika Pokok Bahasan Geometri Siswa Kelas V A Madrasah
113 BAB V PEMBAHASAN 1. Perencanaan Metode STAD dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Geometri Siswa Kelas V A Madrasah Ibtidaiyah Sunan Kalijigo Karangbesuki Malang Penelitian ini
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 03
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 03 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Standar Kmpetensi Alokasi Waktu : SMK : Matematika : XI/Ganjil : Program Linier : Memecahkan Masalah Program
NASKAH PUBLIKASI. SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Matematika.
NASKAH PUBLIKASI PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) PADA POKOK BAHASAN BANGUN DATAR (PTK Bagi Siswa Kelas VII Semester Genap SMPN 2 Giritontro
BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Proses PTK merupakan proses siklus yang dimulai dari menyusun
24 BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan PTK. Penelitian ini bersifat kualitatif karena berupaya menghasilkan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 01
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 01 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Standar Kompetensi Alokasi Waktu : SMK Negeri 6 Surabaya : Matematika : XI/Ganjil : Program Linier : Memecahkan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Rejondani Prambanan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
Penerapan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Tolitoli
Penerapan Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Tolitoli Adi, Mestawaty, dan Minarni R. J Mahasiswa Program Guru
Puspa Handaru Rachmadhani, Muhardjito, Dwi Haryoto Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas X-MIA 1 SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung Puspa Handaru Rachmadhani,
kata kunci: bimbingan teknis, pendekatan kontekstual, dan mutu guru.
UPAYA PENINGKATAN MUTU GURU MATA PELAJARAN IPS TERPADU DALAM MENERAPKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI BIMBINGAN TEKNIS DI SEKOLAH SMP NEGERI 2 KOTA BIMA Sri Aswati dan Ihyaudin Dinas Dikpora Kota Bima
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dengan materi perkalian bilangan. Adapun langkah-langkah mengajar yaitu mulai
49 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pra Siklus Pra siklus dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2015 yang dilaksanakan oleh peneliti sendiri. Metode yang digunakan metode ceramah dengan
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Hasil Pengembangan Perangkat Bagian ini akan menguraikan hasil penelitian serta pembahasan dari pengembangan perangkat pembelajaran Matematika kelas VII pada materi bilangan
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan uraian pembahasan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Penerapan model pembelajaran kooperatif
Rasiman 1, Wahyu Widayanto 2. Abstrak
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN BAGI SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 KARANGAWEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Rasiman 1, Wahyu Widayanto
DAFTAR GAMBAR. Gambar 2.1. Persegi Panjang ABCD 36 Gambar 2.2. Persegi panjang KLMN 37. Gambar 2.3. Persegi ABCD 39 Gambar 2.4.
ix DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1. Persegi Panjang ABCD 36 Gambar 2.2. Persegi panjang KLMN 37 Gambar 2.3. Persegi ABCD 39 Gambar 2.4. Persegi KLMN 40 Gambar 2.5. Jajargenjang KLMN 41 Gambar 2.6. Belah
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS Dengan Pendekatan CTL Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Lisan dan Koneksi Matematis
SEMINAR MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2017 Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS Dengan Pendekatan CTL Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Lisan dan Koneksi Matematis
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini sebagai kajian dan tindakan terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar pada
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 02
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 02 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Standar Kmpetensi Alokasi Waktu : SMK Negeri 6 Surabaya : Matematika : XI/Ganjil : Program Linier : Memecahkan
X f fx Jumlah Nilai rata-rata 61 Keterangan :
40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di SD Negeri Wringingintung 01 yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Berdasarkan
PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING
PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING Lita Nur Cahyani, Erni Puji Astuti Program Studi Pendidikan Matematika Universitas
BAB IV HASIL PENELITIAN. yang ada dilapangan. Berdasarkan data hasil pengamatan langsung tanggal 8 Mei
61 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Permasalahan Penelitian 1. Kondisi Awal Sebelum melaksanakan proses penelitian, terlebih dahulu peneliti melakukan kegiatan survey awal dengan tujuan untuk mengetahui
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Selanjutnya data yang terkumpul diuraikan melalui analisa deskriptif. Yaitu analisa
49 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Untuk mempermudah dalam menganalisa data kami menggunakan tabel. Selanjutnya data yang terkumpul diuraikan melalui analisa deskriptif. Yaitu analisa yang secara
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA DI SEKOLAH DASAR. Oleh. Arif Firmansyah*
1 IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA DI SEKOLAH DASAR Oleh Arif Firmansyah* Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan prestasi belajar PKn siswa kelas
TINJAUAN MATA KULIAH...
iii Daftar Isi TINJAUAN MATA KULIAH... ix MODUL 1: MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA 1.1 Hakikat Matematika... 1.3 Latihan... 1.17 Rangkuman... 1.19 Tes Formatif 1..... 1.20 Matematika Sekolah/Pendidikan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Pembahasan Pelaksanaan Pembelajaran Siklus Menjelaskan arti pecahan dan urutannya
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pembahasan Pelaksanaan Pembelajaran Siklus 1 Deskripsi Pelaksanaan Siklus I 1. Perencanaan Tindakan Kompetensi Dasar : 6.1 Menjelaskan arti pecahan dan urutannya Materi :
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENJUMLAHAN PECAHAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI PADA SISWA KELAS V SDN INPRES CENGGU
Hamzah dan Susilo, Peningkatan Prestasi Belajar Penjumlahan Pecahan, 81 PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENJUMLAHAN PECAHAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI PADA SISWA KELAS V SDN INPRES CENGGU Hamzah,
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. kepada siswa untuk membaca dan memahami cerita tersebut secara
44 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pada Siklus I 1. Rencana tindakan I Rencana tindakan pada sikus I guru telah menyusun RPP untuk pembelajaran yang akan dilaksanakan. Guru telah menyiapkan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN STRATEGI PROBLEM POSING
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN STRATEGI PROBLEM POSING PADA MATERI POKOK IKATAN KIMIA DI KELAS X SMAN 3 LAMONGAN Meiliyah Ulfa, Muchlis
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Pra Siklus dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 2 Februari 2012. Pada tahap ini yang diobservasi adalah siswa kelas IV dengan materi Pecahan
BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu
50 BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Siklus I 1. Implementasi Siklus I Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu pada tanggal 16 September 2014. Pembelajaran pada siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Dalam bab ini akan disajikan data-data hasil penelitian terhadap peningkatan
58 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini akan disajikan data-data hasil penelitian terhadap peningkatan pemahaman pelajaran matematika materi nilai tempat melalui model pembelajaran kooperatif
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pra Siklus Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di Kelas 5 SDN
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di MI Pekauman Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal tepatnya di belakang Masjid Agung Kendal. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
35 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Pelaksanaan Siklus I Pelaksanaan tindakan siklus I dilaksanakan selama satu kali pertemuan, yaitu pada tanggal 8 September 2014,
BAB III METODE PENELITIAN. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1. orang, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 12 perempuan
19 BAB III METODE PENELITIAN III.1. Subyek, Tempat, dan Waktu Penelitian III.1.1. Subyek Penelitian Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Kampung Kota Agung Kabupaten Tanggamus.
BAB VI PENUTUP. 1. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Barisan dan Deret dengan. penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assited
BAB VI PENUTUP A. Simpulan Berdasarkan uraian dan analisis penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Barisan dan Deret
BAB IV DESKRIPSI SETTING DAN HASIL PENELITIAN
BAB I DESKRIPSI SETTING DAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Setting Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di MI Nurul Islam desa Jawa Laut gang Flamboyan Martapura yang didirikan pada tanggal
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bagian tersebut akan diuraikan sebagai berikut.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian A.1 Hasil Uji Validitas Validitas LKS ini dilakukan pada tiga bagian, yakni validitas materi, validitas konstruksi dan validitas bahasa. Adapun hasil validasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( classroom. bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( classroom action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas.
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II. Pra siklus dilaksanakan pada
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVELOPMENT
DWI ASTUTI MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVELOPMENT (STAD) Oleh: Dwi Astuti Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil Sekolah Tempat penelitian ini adalah MI Cepiring yang beralamatkan Desa Cepiring RT 10/RW 04 Cepiring Kabupaten Kendal. Ditinjau dari tenaga pengajarnya,
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dilaksanakan di kelas IV SDN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dilaksanakan di kelas IV SDN 6 Gedung Air Bandar Lampung tahun 2011 terdiri dari 2 Siklus. Penelitian tindakan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus Berdasarkan tes uji kompetensi IPA pada materi simbiosis mutualisme, parasitisme dan komensalisme masih kurang memuaskan, padahal guru sudah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dimaksudkan sebagai kajian, refleksi diri, dan tindakan terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognisi siswa kelas III
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian ini di uraikan dalam tahapan yang berupa siklus-siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian ini di uraikan dalam tahapan yang berupa siklus-siklus pembelajaran yang dilakukan dalam proses belajar mengajar di kelas. Dalam
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kegiatan belajar mengajar pada pelaksanaan pembelajaran baik siklus I, siklus II,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti tentang jalannya proses kegiatan belajar mengajar pada pelaksanaan pembelajaran baik siklus
BAB III METODE PENELITIAN. dengan Classroom Action Research. PTK merupakan penelitian yang dilakukan
27 BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau dikenal dengan Classroom Action Research. PTK merupakan penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelas sendiri
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. desa blimbingsari, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Desa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Umum MI Roudlotul Huda Penelitian ini di laksanakan di MI Roudlotul Huda di dusun Karangsari desa blimbingsari, Kecamatan Sooko Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN. Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti mengurus surat izin penelitian dari
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Paparan Data 1. Paparan Data Pra Tindakan Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti mengurus surat izin penelitian dari Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang. Selanjutnya,
NURHASANAH 1), Eka WARNA 1), dan HARIZON 1) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Jambi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERFIKIR BERPASANGAN BERBAGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN KPK DAN FPB KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 02/I KEMBANG SERI NURHASANAH
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. classroom action research. Menurut Kunandar PTK adalah suatu kegiatan yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau classroom action research. Menurut Kunandar PTK adalah suatu kegiatan yang dilakukan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini dipaparkan hasil penelitian tentang Peningkatan Hasil
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini dipaparkan hasil penelitian tentang Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Materi Jaring Hasil
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Pendekatan Kontekstual (CTL) Pada Perubahan Sifat Benda Siswa Kelas V SDN 3 Ogotua
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Pendekatan Kontekstual (CTL) Pada Perubahan Sifat Benda Siswa Kelas V SDN 3 Ogotua Andi Sahati, Lilies, Muhammad Jamhari Mahasiswa Program Guru Dalam Jabatan Fakultas
