BAB 4 Membangun Web Services
|
|
|
- Veronika Kartawijaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 4 Membangun Web Services Pada bagian ini akan dilakukan tahapan pembuatan web services yang dimulai dengan membuat aplikasi kelas java, membuat user interface, membuat web service, dan terakhir adalah membuat klien web service berbasis browser (Barrett, 2009). 4.1 Membangun Aplikasi Kelas Java Pada proyek ini akan dibuat aplikasi Java yang sederhana yaitu HelloWord. Aplikasi ini mempunyai sebuah kelas POJO. Method greet() akan mengambil nama orang sebagai input dan membangkitkan ucapan (greeting) yang didasarkan pada waktu dan bulan Membuat Project Java Semua file yang dibuat dalam proyek ini akan disimpan dalam folder proyek yang terpisah. Langkah-langkah dalam membuat Project Java adalah sebagai berikut : 1. Pilih File / New Project dari menu. Wizard New Project akan muncul. 74
2 2. Untuk Categories, pilih Java 3. Untuk Projects, pilih Java Application 4. Klik Next. Wizard New Java Application akan muncul. 5. Untuk Project Name, ketik GreeterJavaProject 6. Untuk Project Location, ketik C:\MyHelloNetBeans Jika direktori tidak ada, maka akan dibuatkan secara otomatis oleh Netbeans. 7. Klik Finish. Wizard akan menutup dan akan terlihat GreeterJavaProject ditambahkan ke panel Properties di sisi kiri. {POJO merupakan singkatan dari plain old Java object. Untuk membuat project java ini server GlassFish harus sudah running, dengan memilih menu Start All Programs atau jalankan program start_netbeans.bat dari direktori Glassfish terinstall, misalnya C:\GlassFishESBv21} Membuat Kelas Java Pada bagian proyek, tambahkan sebuah kelas Java yang akan menangani lojiknya. Langkah-langkah dalam membuat Kelas Java adalah sebagai berikut : 75
3 1. Klik kanan pada node GreeterJavaProject di panel Projects dan pilih New / Java Class. Wizard window New Java Class akan muncul. 2. Untuk Class Name, ketik Greeter 3. Untuk Package, ketik greeting 4. Klik Finish. Wizard window akan tertutup, dan kelas Greeter.java akan ditambahkan ke hirarki panel proyek dan editor Java akan terbuka. Kelas Greeter mempunyai kemampuan untuk mengirim ucapan selamat (greeting). Berikutnya adalah membuat method tunggal yang dinamakan greet() Menambahkan Method Tambahkan definisi method pada huruf yang ditebalkan daari kelas Greeter pada editor Java. Tambahkan di bagian dalam definisi kelas Greeter yang kosong. public class Greeter { public String greet(string name) { return ""; } } Gunakan shortcut Alt-Shift-F (menu bar Source/Format ) untuk reformat kode. Kelas yang dibuat akan menjadi seperti ini: 76
4 Sebelum method greet() diperluas, dapat dilihat fungsi yang dijalankan method ini. Dengan method ini akan diambil nama orang (seperti Joe) sebagai input dan akan memunculkan sebuah ucapan seperti berikut : Hello, Joe. Have a great afternoon. Time goes fast. We are already in month 5 of the year! Ini merupakan ucapan yang diatur, karena melibatkan nama orang yang di-passing sebagai nilai parameter input yang dinamai nama. Ini juga diatur karena greeter akan melibatkan great morning, great afternoon, or great evening yang didasarkan pada waktu kini. Juga, jumlah bulan (5 dalam contoh) secara tepat direfleksikan dalam pesan. Upaya-upaya Booch, Rumbaugh dan Jacobson menghasilkan keluaran UML 0.9 di bulan Juni 1996 dan UML 0.91 di bulan Oktober Selama tahun 1996, penulis UML mengundang dan menerima feedback dari masyarakat umum. Mereka menggabungkan umpan balik ini, tetapi jelas bahwa masih diperlukan tambahan perhatian. Untuk menyelesaikan hal ini, tambahkan kode di dalam method greet() sehingga ini dapat menetapkan waktu kini dan menetapkan deskrpsi untuk bagian dari hari: 77
5 Kode di kopi dan paste diatas dari statemen return ; : // Get current calendar that access current date/time Calendar mycalendar = Calendar.getInstance(); // Determine the current hour int hour = mycalendar.get(calendar.hour_of_day); // Determine part of day String partofday = null; if (hour < 12) { partofday = "morning"; } else if (hour > 18) { partofday = "evening"; } else { partofday = "afternoon"; } 78
6 Gunakan shortcut Alt-Shift-F melakukan indent kode secara benar. Indent secara manual dilakukan dengan memberikan tanda comment lines yang dimulai dengan //. Gunakan kunci Tab untuk indent. {Calendar merupakan kelas Java yang berisi tanggal terkini dan informasi waktu. Ketika method getinstance() dipanggil, maka akana dimunculkan tanggal system terkini dan waktu yang disimpan dalam objek mycalendar. Objek jam Calendar dapat diekstraksi dengan method get(). Sekali dipanggil jam, maka lojik kondisional dapat diputuskan untuk hal seperti sebelum tengah hari, antara tengah hari dan jam 6 sore, dan setelah jam 6 sore. Dapat pula dipanggil variable string partofday.} Mengimpor Reference Dapat dilihat bahwa tanda merah pada gelembung kuning di sisi kiri menunjukkan adanya masalah. Pindahkan kursor diatas gelembung kuning yang pertama dan lakukan klik-kiri pada mouse. 79
7 Pilih Add import for java.util.calendar. Ingat bahwa statemen import java.util.calendar; ditambahkan ke bagian atas program dan semua tanda merah dan kuning akan menghilang. Kode secara sintak telah diperbaiki. {Masalahnya adalah Netbeans tidak dapat menemukan kelas Calendar yang diacu (reference). Namun, ada saran dimana tempat menemukan. Ketika menerima saran, tambahkan statemen import pada kode.} Sisi kanan sebelum statemen return ; tambahkan kode yang menetapkan bulan saat ini: 80
8 Kode hasil kopi dan paste seperti ini : // Determine the current month int month = mycalendar.get(calendar.month); tampilan. Juga dapat digunakan Alt-Shift-F untuk mempercantik Sekarang method greet() dapat diakhir dengan menambahkan lojik untuk membangun message untuk return. Ingat bahwa lojik ditambahkan pada akhir method dan statement asli return telah diganti dengan yang baru: // Create greeting String greeting = "Hello, " + name + " Have a great " + partofday; greeting += ". Time goes fast. We are already in month " + month; greeting += " of the year!"; System.out.println("Greeting is: " + greeting); return greeting; Disini pada bagian bawah method tampak : Maka kelas Greeter secara utuh akan terlihat : 81
9 {Disini kode untuk untuk kecocokan cutting dan pasting. Ini tampak lucu dengan menggunakan operator + pada se kumpulan kata-kata. Ini merupakan cara cepat untuk menggabungkan sekelompok kata-kata untuk membuat kalimat. Ingat bahwa nilai yang disisipkan untuk variable partofday dan month yang digabungkan. Gunakan Alt-Shift-F untuk melakukan reformat kode. 82
10 Ingat bagaimana editor Java akan memberi tanda warna pada statemen, untuk kata cadangan akan berwarna biru, dan variable string akan berwarna hijau. } Menguji Kelas Java Untuk menguji method greet() diperlukan tambahan pada method main seperti dibawah ini. Tambahkan kode disisi kanan seteleh baris public class Greeter { : public static void main(string[] args) { Greeter greeter = new Greeter(); greeter.greet("mickey Mouse"); } Disini merupakan tambahan pada bagian atas kelas Greeter : Untuk menguji kelas, perlu menjalankan method main(). Sehingga klik pada kepala panah warna hijau pada bagian atas window. Method greet() berjalan dan dapat dilihat dibahwa hasil dari panel Output: 83
11 Hasilnya terlihat seperti ini: Dari hasil terlihat masih ada masalah yaitu tidak ada message dari Mickey Mouse. Secara default, ketika membuat proyek aplikasi Java baru, maka kelas Main secara otomatis juga akan dibuat. Ini dapat dilihat dengan melakukan ekspansi hirarki GreeterJavaProject: 84
12 Kelas Main menjadi Main Class yang berjalan secara default, kapanpun menggunakan chevron hijau. Lakukan (Run Main Project) untuk project ini. Kemudian dijalankan Main dulu, setelah itu baru dijalankan Greeter. Ini merupakan kerangka kode kosong di dalam kelas Main. Kemudian jalankan kode Greeter. Untuk memperbaiki adanya error, lakukan klik kanan pada GreeterJavaProject pada panel Projects dan pilih Properties. Seperti tampak pada gambar di bawah, pilih kategori Run dan pada field Main Class gunakan tombol Browse untuk memilih Greeter sebagai Main Class: Gunakan ikon chevron hijau lagai untuk melakukan pengujian dan akan diketahui luaran di panel Output seperti berikut ini : Greeting is: Hello, Mickey Mouse Have a great afternoon. Time goes fast. We are already in month 8 of the year! Debugging Aplikasi Java 85
13 Tetapi ternyata masih ada bug. Sekarang akan dicoba untuk menemukan bug tersebut dan memperbaikinya. Untuk memperbaiki bug maka akan digunakan debugger melalui langkah-langkah yang hatihati dalam melakukan eksekusi dari method greet(): Pada editor Java, temukan pada baris: Calendar mycalendar = Calendar.getInstance(); Pada margin di sisi kiri baris kode, klik sekali untuk menandai breakpoint. Maka baris kode akan disorot warna merah: {Bukankah bulannya masih terlihat keliru? Masalah ini dapat ditemukan tanpa menggunakan debugger, tetapi hal ini akan memberi peluang untuk melakukan eksplorasi debugging. Breakpoint merupakan statemen dalam program dimana eksekusi dihentikan sementara (pause) pada saat program dijalankan dengan debugging dalam kondisi menyala. Ketika eksekusi sampai pada bagian breakpoint, akan terlihat seputar variable untuk melihat bagian dalam programnya.} 86
14 Lakukan eksekusi dengan debugger dengan melakukan klik pada ikon Debug Main Project pada bagian atas editor. Akan terlihat eksekusi terhenti pada breakpoint dan baris kode disorot warna hijau: {Jika panel Local Variables tidak terlihat, maka pilih Windows / Debugging / Local Variables untuk menampilkannya. Step Over memungkinkan untuk berpindah eksekusi ke depan ke baris berikutnya. Eksekusi akan terhenti lagi dan akan terlihat lagi seputar variabel.} Temukan panel Local Variables pada bagian bawah jendela. Ingat bahwa variable name sekarang mempunyai nilai Mickey Mouse. Temukan kendali debugger pada bagian atas jendela dan klik sekali pada ikon Step Over: Terlihat bahwa debugger berpindah ke bawah ke kode yang menetapkan jam saat ini. Baris kode ini kemudian ditandai dengan warna hijau. 87
15 Klik Step Over lagi dan lihat pada panel Local Variables untuk melihat nilai dari variable hour. Dapat dilihat nilai pada panel Local Variables berubah ketika berpindah ke kode time. Variabel partofday akan diatur berdasarkan aliran melalui statemen if/else. Lakukan klik Step Over sampai ke baris kode berikut: int month = mycalendar.get(calendar.month); Lompati kode int month = mycalendar.get(calendar.month); dan lihat nilai untuk variable month variable seperti tampak pada panel Local Variables. Akhirnya ditemukan nilai month yang salah. Jika ini February, maka month bernilai 2, bukan 1. Klik kendali debugger Continue untuk mengakhiri sesi debugging. Seperti sebelumnya, akan tampak tampilan greeting pada panel Output mengikuti baris kode: System.out.println("Greeting is: " + greeting); 88
16 Sehingga, apa masih ada yang salah dengan baris kode ini?: int month = mycalendar.get(calendar.month); Sekarang gunakan built-in code dan dokumentasi untuk menhawab masalah ini Melengkapi Kode { Code completion merupakan fitur IDE standard yang akan secara otomatis membantu dalam melengkapi staemen kode. Pada kasus ini, editor mengetahui mycalendar sebagai instantiasi dari kelas Calendar sehingga code completion menunjukkan atribut dan method yang tersedia.} Letakkan posisi kursor pada editor di bagian akhir dari baris int month = mycalendar.get(calendar.month) dan tekan Enter untuk memulai baris baru. Kemudian ketikkan: mycalendar Sekarang, tekan kunci period ketika mengetikkan sisa kode. Kemudian, pause. Fitur code completion akan muncul dan terlihat jendela pop-up Dokumentasi Kelas Java {Dokumentasi untuk definisi kelas Java disebut javadoc. Pada NetBeans, code completion dan javadoc ditampilkan bersama sehingga terbuka kemungkinan melengkapi statemen yang berkaitan dengan dokumentasi.} 89
17 Seperti yang ditunjukkan diatas, lakukan scroll down pada atribut MONTH dan klik pada atribut itu. Dokumentasi pada display diatas berubah. Ingat bagaimana MONTH didefinisikan: The first month of the year in the Gregorian and Julian calendars is JANUARY which is 0. 90
18 Penjelasan ini merupakan masalahnya. Method memberikan return nilai kurang dari yang diinginkan: mycalendar.get(calendar.month) Perbaikannya cukup sederhana yaitu menambah nilai 1 pada return get(), sehingga cukup lakukan edit pada baris ini: int month = mycalendar.get(calendar.month); menjadi: int month = mycalendar.get(calendar.month) + 1; Juga hapus kode pada mycalendar. Lakukan Save All. Lakukan test ulang pada kelas Greeter dengan melakukan klik pada ikon Run Main Project. Lihat pada panel Output panel, angka month sudah terlihat benar: Ingat bahwa NetBeans telah mengetahui perubahan kode yang dibuat dank ode yang diperlukan untuk melakukan kompilasi ulang sebelum dieksekusi. Sehingga ketika melakukan klik pada Run Main Project, maka akan menampilkan langkah kompilasi secara otomatis. 91
19 {NetBeans memanfaatkan utility Ant untuk melakukan kompilasi, deployment dan ekseskusi. Skrip Ant tersusun dari tasks dan tiap task dapat mendeklarasikan ketergantungan pada task lain. Ketika menjalankan pilihan menu Run Main Project, Ant akan menjalankan task yang dieksekusi yang sudah diselesaikan sebelum eksekusi yang sesungguhnya.} 4.2 Membuat User Interface Java Pada proyek ini, akan dibangun Java user interface yang menjalankan method greet() pada kelas Java Greeter. GUI ini mempunyai field entry data untuk menginput nama user dan tombol Greet yang akan meminta method greet() untuk membuat dan menampilkan greeting yang telah dikustomisasi. User interface yang dibangun ini pada proyek yang sama seperti yang digunakan pada proyek sebelumnya Membuat Layout {Kelas user interface merupakan kelas Java sama seperti yang telah dibuat pada project akhir, namun kelas ini menurunkan behavior dari kelas induk yang dinamakan JFrame } Buat kelas Java yang baru untuk user interface dengan melakukan klik-kanan pada GreeterJavaProject pada panel Projects dan pilih New / JFrame Form. Jendela wizard New JFrame Form akan muncul. Untuk Class Name, ketik: GreeterUI dan untuk Package, ketik : ui 92
20 Klik Finish dan akan terlihat file GreeterUI.java ditambahkan ke hirarki proyek. Kanvas design akan muncul. Akan ditambahkan widget user interface di kanvas ini. Drag dan drop komponen Label dari bagian Swing Controls dari panel Palette ke kanvas. Label (jlabel1) akan ditambahkan ke layout. Klik-double pada widget dan ubah teks label menjadi Name: {Jika panel Palette tidak tampak, gunakan pilihan menu bar Window / Palette untuk menampilkannya. Pada saat melakukan drag objek palette ke kanvas, kode Java untuk komponen trsebut secara otomatis akan digenerated.} Drag komponentext Field dari bagian Swing Controls dari panel Palette ke kanvas. Drop di sebelah kanan dari label Name. Text field (jtextfield1) akan ditambahkan. Klik pada widget jtextfield1 dan terlihat panel Properties menunjukkan nilai terkini. Hapus nilai pada property Text karena tidak dibutuhkan. Klik pada control Code pada panel Properties dan ubah property Variable Name dari text field dari jtextfield1 menjadi nametextfield { Jika panel Palette tidak tampak, gunakan pilihan menu bar Window / Palette untuk menampilkannya. Jika tanpa sengaja melakukan klik-double pada jtextfield1, maka akan masuk ke view Source. Lakukan klik ke kendali Design pada pojok kiri atas dari editor untuk kembali lagi ke mode Design. Dengan penamaan ulang field entri, maka nama variable pada kode akan lebih bermakna} 93
21 Klik pada kontrol Properties pada panel Properties. Untuk text field ubah nilai property columns menjadi : 30. {Ini akan mengatur panjang text field yaitu 30 characters. Widget pada kanvas juga akan seketika mengikuti.} Drag widget Button ke dalam kanvas dan di dalam jendela Properties dan drop dibawah text field. Ubah property text dari jbutton1 menjadi : Greet Ini akan merubah label button pada kanavas. {Jika tanpa sengaja melakukan klik-double pada tombol Greet maka akan berubah ke mode Source. Klik kendali Design untuk kembali ke mode Design } Dan akhirnya, drag widget Text Field dibawah button sehingga dapat ditampilkan greeting yang dihasilkan. Hapus nilai di dalam property text dari text field karena ini merupakan tempat greeting akan ditampilkan. 94
22 Klik pada control Code dan ubah property Variable Name dari text field dari jtextfield1 menjadi: greetingtextfield. {Sekarang, nama text field lebih mempunyai arti dalam kode Java.} Kembali ke area Properties untuk text field, dan ubah nilai property columns menjadi 50. {Halini memberikan ruang yang lebih longgar untuk greeting yang akan dihasilkan.} Atur ulang layout sehingga tampak seperti ini: Menambah Event Handler Behavior Sekarang tambahkan lojik untuk button handler untuk meminta method greet() dari kelas Greeter. 95
23 Klik-double pada button Greet untuk masuk ke mode Source. Akan terlihat bahwa editor Java ditampilkan dan kursor diposisikan di dalam button's handler bernama jbutton1actionperformed. { button handler merupakan sebuah event handler yang akan memerangkap klik mouse, misalnya, serta menyediakan lojik yang akan diminta.} Gantikan teks placeholder ( // TODO add your handling code here:) dengan kode berikut ini: String name = (String) nametextfield.gettext(); Greeter mygreeter = new Greeter(); String greeting = mygreeter.greet(name); greetingtextfield.settext(greeting); Gunakan Alt-Shift-F untuk reformat kode. {Setelah melakukan copy dan paste pada kode ini, gunakan Alt-Shift-F untuk melakukan reformat sehingga baris indent akan tampak menarik, sehingga kode lebih dapat dibaca dan lebih mudah untuk di debug.} Ada beberapa error yang ditunjukkan oleh ikon kuning dan merah pada margin kiri dari editor. Klik bolam (pentol) kuning pada gambar dibawah dan pilih Add import for greeting.greeter : {Statemen berikut ini ditambahkan pada bagian atas dari kelas: import greeting.greeter;} 96
24 Statemen import ditambahkan pada bagian atas dari kelas GreeterUI dan semua tanda error lenyap. Lakukan penyimpanan dengan Save All. Klik-kanan pada GreeterJavaProject dan pilih Clean and Build option untuk kompilasi dua kelas (Greeter dan GreeterUI). Perhatikan panel Output untuk mengecek pesan error. {Clean and Build berarti menghapuskan bebera kode dan menampilkan kompilasi lagi.} Sekarang kelas GreeterUI telah ditambahkan pada GreeterJavaProject, GreeterUI (bukangreeter) seharusnya menjadi kelas main pada proyek. Seperti yang telah dijelaskan, kelas main merupakan kelas yang secara otomatis diawali ketika proyek running. { Clean and Build menghasilkan pesan error yang menunjukkan bahwa directory tidak dapat dihapus. 97
25 Karena itu lebih baik gunakan pilihan Build saja, daripada Clean and Build.} Sekarang akan diubah Main Class untuk GreeterJava Project dari Greeter menjadi GreeterUI. Klik-kanan GreeterJavaProject pada panel Projects dan pilih Properties. Jendela Project Properties akan ditampilkan. Klik node Run pada hirarki di sebelah kiri untuk menampilkan rincian cara proyek ini akan dieksekusi. Temukan field kelas Main, klik pada button Browse dan pilih kelas ui.greeterui. Klik button Select Main Class dan klik OK. Sekarang, ketika proyek running, maka GreeterUI yang akan dieksekusi pertama kali. { ui merupakan nama paket yang ditetapkan ketika membuat kelas GreeterUI.} Klik Ok untuk mengabaikan jendela Project Properties window. Lalu lakukan save all lagi jika diperlukan Menguji Java User Interface Klik pada ikon Run Main Project (chevron hijau) pada bagian atas jendela. Jendela user interface akan muncul. Ketik nama pada field Name dan tekan button Greet. Greeting yang diharapkan akan muncul pada field text field dibawahnya: 98
26 Baru saja dibuat Java user interface yang berkolaborasi dengan kelas Greeter untuk menampilkan greeting yang dikustomisasi. Tutup jendela greeting dengan klik pada X merah di sisi kanan atas. Selanjutnya akan dibuat dan ditest web service yang mengekspose Greeter ke klient non-java (seperti klien SOAP). {Dengan kata lain, Greeter POJO akan dibungkus dengan sebuah web service. POJO adalah singaktan dari Plain Old Java Object. } 4.3 Membangun Web Service Pada Project sebelumnya, telah dibangun kelas Greeter dengan method greet() yang dapat menghasilkan pesan selamat datang. Pada Project 2, telah dibuat user interface untuk memanggil Greeter dan menampilkan hasil method greet() pada user interface. Sekarang 99
27 kelas Greeter hanya dapat diakses melalui client Java yang berjalan pada mesin JVM yang sama. Yang dibutuhkan adalah Greeter yang tersedia untuk berbagai client yang berjalan di manapun. Untuk kebutuhan tersebut, telah ada teknologi web services. Pada proyek ini, kelas Greeter akan di bungkus dalam Enterprise JavaBean (EJB). Kemudian EJB akan diekspose sebagai endpoint web service. Dengan adanya web services berbasis SOAP maka kelas Greeter akan secara meluas dapat diakses Membuat Project EJB {Modul EJB merupakan paket Java EE yang berisi Enterprise JavaBeans (EJB). EJB merupakan komponen Java pada sisi server yang berjalan pada sebuah server aplikasi. EJB dirancang sebagai rumah lojik yang digunakan dalam sebuah aplikasi.} Buat proyek baru dengan memilih File / New Project. Wizard New Project akan muncul. Untuk Categories, pilih JavaEE. Untuk Projects, pilih EJB Module. Kemudian, klik Next. Untuk Project Name, ketik GreeterEJBProject Klik Next dan kemudian Finish dan abaikan jendela wizard. GreeterEJBProject akan muncul pada panel Projects. 100
28 Untuk membuat EJB, klik kanan node GreeterEJBProject dan pilih New / Session Bean. Jendela wizard New Session Bean akan muncul. Untuk EJB Name, ketik GreeterEJB Untuk Package, ketik greeting Klik Finish to untuk menerima nilai defaults dan abaikan jendela wizard. Kode GreeterEJBBean.java akan muncul di editor: {NetBeans menaruh komentar pada kode yang digenerated sehingga dapat diketahui letak kode yang akan disisipkan. Komentar tersebut akan diganti dengan menambahkan sebuah operasi (behavior atau method) untuk kelas ini.} Posisikan cursor pada blank dibawah komentar, klik kanan dan pilih Insert Code / Add Business Method. Jendela wizard Add Business Method akan muncul. Untuk Name, ketik: greet Untuk Return Type, ketik: java.lang.string Gunakan tombol Add untuk menambah parameter input java.lang.string dan ketik name 101
29 Pilih OK dan abaikan jendela wizard. Method greet() akan ditambahkan ke EJB. Hapus dua baris komentar dan EJBI akan terlihat seperti ini: Sekarang di dalam method greet() yang baru, akan diinstantioasi kelas Greeter dan jalankan method greet(). 102
30 Ganti kode return null; dengan kode berikut : Greeter mygreeter = new Greeter(); String greeting = mygreeter.greet(name); return greeting; Gunakan Alt-Shift-F untuk melakukan reformat kode. Ingat bahwa adanya warna kuning dan merah pada margin kiri, merupakan tanda adanya masalah: Pindahkan kursor pada bagian atas dari ikon merah di margin kiri dan diketahui bahwa editor tidak dapat menemukan kelas Greeter. Karena itu diperlukan penambahan kelas GreeterJavaProject sebagai library dalam GreeterEJBProject. {Untuk baris pertama disebut sebagai constructor untuk kelas Greeter. Konstruktor ini menciptakan instance dari kelas. Kita akan menyimpan pointer yang merupakan instance dalam sebuah variable yang dinamakan mygreeter. Bari kedua disebut method greet() yang akan melewatkan nama input. Hasil dari method greet() disimpan pada variable yang dinamakan greeting 103
31 Statemen return menyederhanakan nilai yang dilewatkan dari variable greeting.} Menambah Library ke Project Klik kanan pada node GreeterEJBProject di dalam panel Projects dan pilih Properties. Jendela Project Properties akan muncul. Pilih node Libraries pada panel kiri. Kemudian, klik tombol Add Project dan navigasikan ke GreeterJavaProject, kemudian pilih dan klik tombol Add Project JAR Files. Akan tampak: Klik OK untuk mengabaikan jendela Properties. Maka NetBeans akan memakan library dan ikon merah tanda error akan hilang dari editor. 104
32 {Ini akan memungkinkan kelas-kelas pada GreeterEJBProject untuk mencapai ke dalam GreeterJavaProject dan memanfaatkan kelas ini.} Membuat Web Service {Web service merupakan kemampuan sisi server yang dapat di-invoke dengan mengirimkan sebuah dokumen XML (diformat mengikuti aturan dalam SOAP specification). Web service menerjemahkan XML ke dalam input yang diperlukan, melakukan tugasnya dan membuat dokumen XML SOAP yang berisi hasil. Dokumen XML dikembalikan ke klien yang dipanggil web service. Klien web service client tidak memperdulikan bagaimana cara kerjanya, sepanjang ia dapat kembalian berupa XML dalam SOAP.} Sekarang telah ada EJB yang dapat membungkus dan bertindak sebagai web service. Kemudian akan dibuat web service berdasar EJB. Klik kanan GreeterEJBProject dan pilih New / Web Service. Jendela wizard New Web Service akan muncul. Untuk Web Service Name, ketik GreetingService Untuk Package, pilih greeting dari drop down list. Klik pada radio button untuk Create Web Service from Existing Session Bean dan gunakan tombol Browse untuk memilih GreeterEJBBean: 105
33 Klik tombol Finish. Web service ditambilkan di kanvas utama. Lihat kode yang dihasilkan: merupakan annotations yang memungkinkan kode java melakukan beberpa code generation pada saat kompilasi. Pada kasus ini, annotations memberitahu bahwa GreetingService calls adalah berupa stateless EJB yang dapat diakses sebagai web service. Di dalam method greet() web service, tampak hasil panggilan dari method EJB's greet().} 106
34 Lakukan ekspansi pada node Web Services dibawah GreeterEJBProject dalam panel Projects untuk melihat web service yang terdaftar disini. {Perhatikan panel Output untuk pesan BUILD SUCCESSFUL ketika clean and build telah lengkap. Clean and Build.} Lakukan ekspansi pada node Web Services dibawah GreeterEJBProject dalam panel Projects untuk melihat web service yang terdaftar disini. Lakukan Save All. Lakukan kompilasi kode GreeterEJBProject dengan klik-kanan pada node GreeterEJBProject dan pilih Clean and Build (atau Build saja). Deploy GreeterEJBProject ke server aplikasi GlassFish dengan klik-kanan GreeterEJBProject dan memilih pilihan Undeploy and Deploy. 107
35 Dengan EJB yang dideploy sebagai pembungkus web services, sekarang dapat ditest dengan mengeksekusi test client untuk web service. {Butuh waktu sebentur ketika melakukan deploy untuk pertama kali, karena server aplikasi perlu dinyalakan sebelum modul EJB dapat dideploy. Perhatikan panel Output.} Menguji Web Service NetBeans akan memudahkan testing web service dengan membuat halaman web untuk test yang dapat memasukkan nilai input dan memanggil operasi web service. Klik-kanan node GreetingService dibawah Web Services pada GreeterEJBProject dan pilihtest Web Service pada menu pop-up. 108
36 Halaman browser akan tampak dan menyediakan test client. Ketik nilai untuk name (misalnya Mickey Mouse) pada field kosong. Pilih tombol greet. Halaman hasil akan muncul. Ingat bahwa web service menghasilkan nilai yang diharapkan: Sekarang lihat ulang apa yang telah dikerjakan. Web service menyediakan pembungkus yang menjalankan GreeterEJBBean yang bekerjasama dengan method Greeter's greet(). 109
37 Karena web services menggunakan dokumen XML sebagai lingua franca untuk komunikasi, maka method greet() sekarang dapat dijalankan oleh berbagai client yang dapat melakukan pemanggilan web service. Banyak clients dapat membuat pemanggilan web services karena kemampuan SOAP/HTTP tersedia pada semua platform. Pada proyek selanjutnya, akan didemokan kemampuan client web service dengan membuat user interface berbasis browser untuk menjalankan GreetingService. {Ingat bahwa web service menerima dokumen XML input, melakukan beberapa pemrosesan dan mengembalikan result dalam bentuk dokumen XML. Hasilnya, perhatikan bahwa bagian SOAP Request menunjukkan input dikirimkan oleh tester. Bagian SOAP Response menunjukkan output yang diterima dari hasil eksekusi method web service.} Membangun Interface Browser Dengan menempatkan web service pada akhir proyek, akan dibuat sebuah service yang dapat diakses secara universal. Semua consumer butuh melakukan pengiriman pesan SOAP XML dan mengirim kembali hasil dalam pesan SOAP XML. Pada proyek ini, akan dibangun user interface berbasis browser yang menyediakan client universal untuk menjalankan web service. {Kita akan menaruh user interface dalam proyek baru sebab jenis proyek yang berbeda dari proyek Java dan EJB telah dibuat diawal. Pada saat ini, akan dibuat proyek apalikasi web. } 110
38 Buat proyek baru untuk client berbasis browser dengan memilih File / New Project. Jendela wizard New Project akan muncul. Untuk Categories, pilih Java Web dan untuk Projects, pilih Web Application dan klik Next Untuk Project Name, ketik GreeterWebProject dan klik Next. Klik Next lagi untuk menerima default pada Server dan Context Path. Klik pada check box untuk memilih Visual Web JavaServer Faces. Klik Finish. Wizard akan lengkap dan GreeterWebProject akan tampak pada panel Projects. {NetBeans membuat miudah dalam menggunakan teknologi JavaServer Pages (JSP) JavaServer Faces (JSF) untuk membuat user interface berbasis browser. JSP adalah komponen yang menghasilkan halaman user interface untuk aplikasi web. Komponen JSF diguankan dalam halaman JSP untuk menyediakan visual widgets (seperti text fields dan buttons).} Buat user interface berbasis dengan klik-kanan pada GreeterWebProject dan pilih New / Visual Web JSF Page. Jendela wizard akan muncul. 111
39 Untuk File Name, ketik GreeterWebUI dan pilih Finish. Jendela wizard akan tertutup, file GreeterWebUI.jsp akan ditambahkan ke hirarki proyek dan kanvas desain akan muncul. Dari palette, lakukan drag-drop widget Label ke kanvas. Ubah label menjadi Name: Drag-drop widgettext Field dari palete ke kanvas. Tempatkan di sebelah kanan Name: Pada panel Properties, ubah property id menjadi nametextfield Atur property columns menjadi 30 Drag-drop widget Button ke kanvas, dan tempatkan dibawah text field. Ubah label tombol (Text property) menjadi Greet Drag-drop Text Field lain ke kanvas dibawah tombol. Ubah property text field untuk id, ketikkan greetingtextfield dan untuk columns, ketik 120 Atur ulang komponen sehingga layout akan tampak seperti ini: Simpan dengan melakukan Save All. Klik pada pilihan JSP pada bagian atas kanvas untuk melihat kode JavaServer Pages yang dibuat NetBeans didasarkan pada layout. 112
40 Sintaks JSP akan menetapkan bagaimana HTML dihasilkan dan dikirim ke browser. {Perlu dilakukan klik-kanan pada kanvas dan mengeksplorasi pilihan Align. Snap to Grid juga berguna. Jika tidak menginginkan text field dapat diubah, maka lakukan disabled property untuk greetingtextfield.} Klik pada pilihan Java view (sebelah JSP view) untuk melihat kode Java pada sisi server yang dihasilkan NetBeans. Kode ini akan merespon interaksi user dari halaman HTML. Membuat Klien Web Service Seperti yang telah dikerjakan pada Java user interface, masih diperlukan lojik untuk menangani action dari tombol Greet. Kembali ke view Design dengan klik pada kendali Design. Klik-double pada tombol Greet pada kanvas untuk menampilkan porsi penanganan action dari kode java. Pada posisi di dalam button1_action() method: 113
41 Pada saat user melakukan klik tombol Greet, maka akan dipanggil web service yang dibuat pada proyek terakhir ini. Untuk memanggil web service, maka perlu dibuat kode di sisi client yang dapat mengakses web services melalui SOAP yang dikirim lewat HTTP dan menerima kembali respon. Kode klien dari web service akan dipanggil dari dalam button handler, tetapi pertama kali perlu dibuat kode nya dulu. Kemudian tinggalkan method button1_action() dan buat klien yang akan memanggil method tersebut. Pada node GreeterWebProject pada panel Projects, klik-kanan dan pilih New / Other / Web Services / Web Service Client. Klik Next. Jendela wizard akan muncul. Pada field Project, gunakan button Browse untuk menavigasi GreetingService pada GreeterEJBProject, pilih dan klik OK. Klik Finish untuk mengabaikan wizard. Setelah pause sebentar, akan terlihat bahwa kode klien web service client ditambahkan pada proyek: 114
42 {Perhatikan tab Retrieve Output pada jendela Output untuk melihat web service diakses dank doe klien web service di-generated. Akan terlihat bahwa GreetingService ditambahkan dibawah node Web Service References pada hirarki GreeterWeb Project.} Menambah Event Handler Behavior Sekarang, telah ada kode klien untuk meminta dari button action handler, perhatikan kembali jendela Java editor yang menampilkan kode untuk halaman GreeterWebUI.jsp. Posisikan kursor edit dibawah dua baris komentar pada method button1_action() dan tekan Enter untuk membuat baris kosong baru. Klik-kanan pada baris kosong dan pilih Web Service Client Resources / Call Web Service Operation. Pilih Select Operation agar jendela wizard Invoke muncul. Pilih method greet pada bagian bawah hirarki dan klik OK: 115
43 Kemudian kode untuk melakukan invoke klien web service akan ditambahkan pada method button1_action(). Gunakan Alt-Shift-F untuk melakukan reformat kode, hapus dua baris komentar pada bagian atas, maka method akan terlihat seperti ini: 116
44 {Sekarang ada kerangka yang dapat memanggil sisi server web service. Kita perlu mengisi sisa dari kode event handler sehingga dapat memanggil dengan data yang diperlukan (name) dan menggunakan data (greeting).} Lakukan penyimpanan dengan Save All. Ubah kode pada handler sehingga method tampak seperti ini: Ini merupakan keseluruhan kode di dalam blok try yang dapat dicopy-paste: greeting.greetingservice port = service.getgreetingserviceport(); String name = (String) nametextfield.gettext(); String greeting = port.greet(name); greetingtextfield.settext(greeting); System.out.println("Result = " + greeting); {Kode tersebut melakukan: - Dapatkan nilai yang dimasukkan ke dalam field Name pada UI - memanggil web service yang melewatkan nilai nama. 117
45 - Meletakkan hasil greeting dalam field user interface. - mengirim greeting ke log file untuk tujuan debugging.} Gunakan Alt-Shift-F untuk melakukkan reformat kode sehingga lebih dapat tertata. Akan terlihat ikon pada margin kiri yang menunjukkan masalah. Jika mouse digeser diatasnya, akan terlihat bahwa editor tidak dapat menemukan references untuk dua text fields: nametextfield dan greetingtextfield. Selanjutnya ini akan diperbaiki. Klik pada tab Design untuk kembali ke kanvas layout. Tampak ada masalah: {Masalahnya terletak pada widget dalam layout JSP yang tidak berkaitan dengan representasi dalam kode Java dari JSF's backing bean }. 118
46 Ini berarti bahwa kanvas layout tidak dapat didisplay ulang karena ada sesuatu yang salah dengan kode Java. Kembali ke view Java dan beri tanda comment (//) pada empat baris kode pada blok try: Fitur Add Binding Attribute menambahkan kode java sehingga kita dapat mempunyai referensi yang berkaitan dengan objek seperti nametextfield dan greetingtextfield yang direferensi dalam layout JSP. ditambahkan: Misalnya, untuk text box nametextfield, baris berikut perlu private TextField nametextfield = new TextField(); public TextField getnametextfield() { return nametextfield; } public void setnametextfield(textfield tf) { this.nametextfield = tf; 119
47 } Kembali lagi ke view Design dan layout tampak seperti sebelumnya. Klik kanan pada nametextfield (sebelah label Name) pada kanvas layout dan pilih Add Binding Attribute dari menu pop-up. Klik-kanan pada greetingtextfield (di bawah button Greet) dan pilih Add Binding Attribute. Kembali ke view Java dan hilangkan tanda comment pada ke empat baris diatas. Ingat bahwa setelah ini tidak lagi ada masalah dengan kode. Lakukan penyimpanan Save All. Menguji Aplikasi Web Lakukan kompile pada kode dengan melakukan klik-kanan pada GreeterWebProject pada panel Projects dan pilih Clean and Build. Deploy aplikasi web ke server aplikasi dengan melakukan klikkanan pada GreeterWebProject dan pilih Deploy. {Perhatikan panel Output untuk pesan sebagai hasil dari Clean and Build and Undeploy and Deploy. Clean and Build menghasilkan pesan error yang menunjukkan direktori tidak dapat dihapus. Untuk itu lakukan Build saja dan bukan Clean and Build.} Lakukan test pada user interface berbasis browser dengan melakukan klik-kanan pada GreeterWebProject dan pilih Run. 120
48 Browser web akan terlihat dan tampak sebagai halaman kosong. Apa yang terjadi? Seperti pengalaman sebelumnya, masalah ini merupakan masalah default pada proyek. Karena ini merupakan proyek web, ini merupakan halaman JSP. Selanjutnya akan dicek apa default halaman JSP untuk GreeterWebProject. Programer Java EE sudah paham bahwa halaman yang pertama kali ditampilkan adalah halaman yang ditetapkan pada seting welcome file pada deployment descriptor. Klik-double pada node web.xml dibawah hirarki GreeterWebProject / Web Pages / WEB-INF pada jendela Projects. View design dari deployment descriptor akan ditampilkan. Klik pada tab Pages: Lihat bahwa field Welcome Files diset untuk faces/page1.jsp dan ini bukan halaman yang diinginkan Dan ini adalah default yang 121
49 disediakan ketika membuat aplikasi web baru. Halaman JSP yang dibuat adalah GreeterWebUI.jsp dan tampak pada bagian Web Pages dari proyek: Selanjutnya gunakan view XML untuk membuat halaman GreeterWebUI.jsp sebagai halaman default yang ditampilkan pertama kali ketika user mengakses aplikasi. Gunakan fitur find (Ctrl-F) pada view XML secara cepat dan lakukan scroll ke area welcome-file-list dari deployment descriptor buat menjadi seperti ini: {Untuk memudahkan melakukan copy dan paste, disini nilai baru: faces/greeterwebui.jsp} 122
50 Lakukan penyimpanan dengan Save All. Sekarang, aplikasi web sudah berubah sehingga perlu di deploy ulang. Setelah berhasil melakukan deploy ulang, coba jalankan lagi GreeterWebProject Halaman web yang diharapkan muncul sebagai halaman default. Ketik nama di text field sebelah kanan Name. Klik button Greet dan terlihat greeting dihasilkan dari web services. Ini terlihat di bagian greetingtextfield karena button action handler: 123
51 Selanjutnya lihat kode pada button action handler. Komentar pada akhir baris mengingatkan tentang cara web service dapat dijalankan: greeting.greetingservice port = service.getgreetingserviceport(); // Get access to web service String name = (String) nametextfield.gettext(); // Get the value in the name field String greeting = port.greet(name); // Use web service client to get the greeting from web service greetingtextfield.settext(greeting); // Insert the returned greeting into the text field System.out.println("Result = " + greeting); // A debug statement to dump a message to the GlassFish log Jika melakukan klik pada tab GlassFish V2 pada panel Output panel pada bagian bawah jendela NetBeans, akan terlihat hasil dari statemen System.out.println. User interface berbasis web dijalankan pada server berbasis Greeter POJO menggunakan berbagai layers. Selanjutnya akan ke bagian Ringkasan dan akan direview berbagai layer tersebut. 124
52 Client request reply Business Process Execution Language Select name, from Customer name, Write tofile Insert , name into ExtractCustomer Sample DB (Remote Dat abase) XML File (Output.XML) DBLOCAL (Local Dat abase) BAB 5 Integrasi Basisdata Studi kasus 2 ini mengacu pada penelitian ini Utomo et al (2009) yang berusaha mengintegrasikan basisdata jarak jauh yang berada diluar perusahaan dengan basisdata lokal di dalam perusahaan. Integrasi basisdata dilakukan dengan melakukan select tabel dari server basisdata jarak jauh, kemudian hasil dari select tabel tersebut diinputkan ke tabel yang sudah ada di server basisdata lokal. Integrasi ini dilakukan dengan menggunakan WS sebagai pembungkus (wrapped) basisdata jarak jauh maupun lokal yang akan diintegrasikan. WS tersebut kemudian diorkestrasi menggunakan BPEL dengan menggunakan framework Java Business Integration. (Lihat Gambar 5.1) Gambar 5.1 Bagan alir integrasi basisdata (Utomo et al, 2009) Pada penelitian ini basisdata jarak jauh dibungkus (wrapped) sebagai layanan dengan menggunakan WSDL, demikian halnya 125
53 basisdata lokal juga dibungkus sebagai layanan-layanan. WSDL ini digunakan sebagai antarmuka WS yang akan diorkestrasi menggunakan BPEL. Penelitian ini telah berhasil mengambil data dari server basisdata jarak jauh dan dimasukkan ke basisdata lokal dengan menggunakan BPEL (Lihat Gambar 5.2). Gambar 5.2 Integrasi basisdata menggunakan BPEL Gambar 5.2 merupakan integrasi basisdata melalui komposisi WS menggunakan BPEL. Semua tipe data yang dilewatkan melalui BPEL merupakan WSDL. Pada gambar tersebut request dibuat oleh client ke JBI Container. Request ini dilewatkan melalui Normalized Message Router ke BPEL Service Engine. BPEL Service Engine 126
54 kemudian melakukan request ke Database BC melalui NMR. Database BC mengembalikan pesan ke File BC lagi melalui NMR. File BC kemudian membuat request ke Database BC melalui NMR. Akhirnya pesan dilewatkan ke client melalui NMR. Konsep penting disini adalah NMR merupakan hub yang melakukan routing pesan tidak hanya antara client dengan Binding Component, tetapi juga antar Binding Component yang berbeda. Agar komposisi WS dengan BPEL dapat dideploy ke server, maka dibangun Aplikasi Komposit dan menambahkan aplikasi BPEL tersebut sebagai modul JBI. Aplikasi Komposit merupakan bentuk integrasi dan sekaligus pengembangan aplikasi. Tujuan utama Aplikasi Komposit ini adalah menyediakan kontainer deployment untuk berbagai jenis komponen JBI. Gambar 5.3, merupakan Aplikasi Komposit, yang terdiri dari tiga panel yaitu WSDL Ports dan Modul JBI, serta Service Units. Pada gambar tampak bahwa WSDL ports diekspose melalui SOAP binding, File binding, dan Database Binding. 127
55 Gambar 5.3 Aplikasi Komposit Setelah Aplikasi Komposit dideploy ke server, maka dapat dilakukan pengujian dengan menggunakan Junit Test. Pada Gambar 5.4, menunjukkan bahwa pengujian telah berhasil. Gambar 5.4 Hasil tes dengan Junit Test 128
56 Keberhasilan ini juga ditunjukkan dengan adanya pesan dari SOAP response yang berasal dari aplikasi SOA. Pada direktori output dapat ditemukan bahwa output.xml telah terbentuk (Gambar 5.5), dan jika file ini dibuka akan tampak bahwa terdapat data-data yang berasal dari basisdata melalui perintah select dari sebuah tabel. Gambar 5.5 File Output.xml yang merupakan hasil dari select tabel Selain itu dari hasil testing juga dihasilkan data yang berhasil diinsert-kan ke basisdata lokal. Data tersebut berasal dari basisdata jarak jauh. (Gambar 5.6) 129
57 Gambar 5.6 hasil dari select tabel yang di-insert ke basisdata lokal Dengan demikian penelitian mengenai integrasi basisdata ini dapat digunakan sebagai landasan untuk integrasi aplikasi yang lain, dengan menggunakan berbagai protokol yang sudah disediakan oleh framework JBI seperti protokol SOAP, JMS, File, dsb. Java Business Integration (JBI) menyediakan landasan bagi integrasi berbasis SOA. JBI ini menyediakan integrasi fungsi bisnis yang diekspose sebagai layanan-layanan, dan dengan interaksi yang decoupled. JBI menyediakan dukungan langsung bagi pengembangan Aplikasi Komposit melalui mekanisme JBI service assemblies, yang memungkinkan aplikasi dikomposisi secara langsung dari antarmuka berbasis layanan dari suatu JBI service unit. 130
BAB 4 Membangun Web Services
BAB 4 Membangun Web Services Pada proyek ini, akan dibuat modul EJB yang berisi lojik untuk menetapkan tingkat bunga untuk dua jenis pinjaman (Mobil dan Rumah). Seperti yang telah dijelaskan pada Skenario,
BAB 6 Membangun User Interface
BAB 6 Membangun User Interface Pada proyek terakhir, telah dibangun modul BPEL untuk mengorkestrasi dua web services. Pada saat pengujian digunakan, fasilitas test built-in yang ada pada aplikasi komposit.
PENDAHULUAN TENTANG NETBEANS
PENDAHULUAN TENTANG NETBEANS Yuliana Setiowati Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 1 TOPIK Pendahuluan IDE Netbeans Membuat Project Baru. 2 Konsep Netbeans Netbeans sebagai IDE ditujukan untuk memudahkan
PEMROGRAMAN LANJUTAN JAVA. Dasar-Dasar Netbeans
PEMROGRAMAN LANJUTAN JAVA Dasar-Dasar Netbeans OLEH ONDRA EKA PUTRA, S.KOM FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS PUTRA INDONESI YPTK PADANG DASAR-DASAR NETBEANS Dalam pembahasan ini akan belajar dasar-dasar
BAB 3 Studi Kasus SOA
BAB 3 Studi Kasus SOA Sebagai pembuktian integrasi berbasis SOA maka akan dibangun aplikasi bisnis fiktif berupa kredit perbankan yang dinamakan aplikasi WHUBANK. Aplikasi WHUBANK ini merupakan proof of
INSTRUKSI PENCABANGAN
INSTRUKSI PENCABANGAN Sebagai pengembang (programmer) sudah pasti mengetahui jenis operasi instruksi. Salah satu yang perlu dipelajari atau dimengerti adalah operasi instruksi pencabangan. 3.1 Pencabangan
BAB 7 Menyimpan Proses Pinjaman ke Basisdata
BAB 7 Menyimpan Proses Pinjaman ke Basisdata Pada proyek sebelumnya, skenario pemrosesan pinjaman telah lengkap dengan menambahkan interface berbasis web browser untuk menggerakkan proses BPEL yang menghasilkan
Ginanjar Utama Workbench Tempat Bekerja
Tutorial Eclipse Ginanjar Utama [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
BAB I SEKILAS VISUAL STUDIO.NET 2008
BAB I SEKILAS VISUAL STUDIO.NET 2008 Pembahasan Materi : Mengenal IDE Visual Studio.NET 2008. Pembuatan project pada Visual Studio.NET 2008. Pengenalan kontrol yang sering digunakan, menulis kode program
1. MENGENAL VISUAL BASIC
1. MENGENAL VISUAL BASIC 1.1 Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh
- Setiap pola yang menggambarkan permasalahan yang terjadi secara berulang, serta
MODUL 1 IMPLEMENTASI MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) DESIGN PATTERN Design Pattern dapat didefinisikan : - Setiap pola yang menggambarkan permasalahan yang terjadi secara berulang, serta menjelaskan cara utama
Tabel 1. Instruksi untuk menampilkan teks No. Bahasa Pemrograman Instruksi 1. Pascal WRITE ( Bahasa pemrograman itu mudah );
PERTEMUAN I BAHASA PEMROGRAMAN JAVA DAN PENGENALAN NETBEANS 1. Program dan Bahasa Pemrograman Di dalam dunia komputer sering kali dijumpai istilah program dan bahasa pemrograman. Kedua istilah tersebut
BAB I PROJECT NETBEANS DAN GUI SEDERHANA
BAB I PROJECT NETBEANS DAN GUI SEDERHANA 1.1 Tujuan Instruksional Bab ini akan membahas pengenalan struktur project NetBeans, cara membuat Form, memberi Title, memasang komponen GUI Label, Button dan TextField
Membuat File Database & Tabel
Membuat File Database & Tabel Menggunakan MS.Office Access 2010 Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
KONEKSI NETBEANS DENGAN DATABASE SQLITE
KONEKSI NETBEANS DENGAN DATABASE SQLITE Open SQLite Manager yang ada pada add on Firefox. Create new database baru dengan cara Database, lalu pilih New Database. 1 Ganti nama dengan Database1. Pilih direktori
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK. Maimunah, S.Si,M.Kom
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Maimunah, S.Si,M.Kom PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI 2014 1 Peraturan : 1. Mahasiswa harus berpakaian rapi dalam
Yudi Tri Wibowo. Lisensi Dokumen:
Tutorial Aplikasi Web JavaServer Faces(JSF) dengan NetBeans 6.0 Bagian 1 : Perkenalan Yudi Tri Wibowo [email protected] Lisensi Dokumen: Copyright 2003 2006 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com
SERVLET. 5.1 Membuat Program Servlet
SERVLET Servlet merupakan dasar dari teknologi Java Web, yaitu sebuah class Java yang mempunyai kemampuan sebagai server. Servlet bekerja berdasarkan model request-respone, dan dasar dari teknologi bersama
Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form
Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form Pokok Bahasan : - Membuat dan menggunakan switchboard - Membuat Menu Navigasi Berupa Form Tujuan : - Mahasiswa mampu membuat dan menggunakan switchboard
Membuat JSP dan Servlet Sederhana
Membuat JSP dan Servlet Sederhana Juli 2009 Tingkat: Oleh : Feri Djuandi Pemula Menengah Mahir Untuk memulai latihan ini, pastikan pada komputer Anda terinstall Eclipse dan Apache Tomcat. Program Tomcat
Delphi Cara membuka aplikasi Delphi 7. Start All Programs Borland Delphi 7 Delphi Perkenalan jendela Delphi 7. syahada.blogspot.
1. Cara membuka aplikasi Delphi 7 Start All Programs Borland Delphi 7 Delphi 7 2. Perkenalan jendela Delphi 7 Ket : 1. Object Tree View Merupakan sebuah diagram pohon yang menggambarkan hubungan logis
PENGENALAN NETBEANS Algoritma & Pemrograman 2016/2017 Hastha Sunardi 2016 PENGENALAN NETBEANS. (Pertemuan: K[-]/L[1])
PENGENALAN NETBEANS (Pertemuan: K[-]/L[1]) NetBeans adalah merupakan IDE yang ditujukan untuk memudahkan pemrograman java. Dalam NetBeans, pemrograman dilakukan berbasis visual dan event driven. Persis
Pemrograman Berorientasi Obyek. Ramos Somya
Pemrograman Berorientasi Obyek Ramos Somya User Interface (UI) mencakup semua interaksi dan komunikasi antara sebuah program dan pemakainya termasuk semua yang didengar dan dirasakan. Kemudahan dan kecepatan
PERTEMUAN 1 Membuat Project & Komponen Swing [PBO II JAVA] dosen : SOPINGI, S.Kom
PERTEMUAN 1 Membuat Project & Komponen Swing [PBO II JAVA] dosen : SOPINGI, S.Kom 1. Membuat Project Baru File New Project Browse : Cari folder tempat untuk menyimpan Project. 2. Membuat Form baru menggunakan
BAGIAN XIII GRAPHICAL USER INTERFACE DENGAN SWING. Praktikum I : Menggunakan JFrame, JTextField, JLabel dan JButton
BAGIAN XIII GRAPHICAL USER INTERFACE DENGAN SWING A. Langkah-Langkah Praktek Praktikum I : Menggunakan JFrame, JTextField, JLabel dan JButton 1. Buatlah project java application baru dari netbeans melalui
IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS
IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS I. Tujuan : 1. Mahasiswa dapat memahami tentang komponen pada Visual Basic yang digunakan untuk membuat koneksi aplikasi Visual Basic dengan
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) PERTEMUAN 1 PENGENALAN LINGKUNGAN PEMROGRAMAN JAVA
PERTEMUAN 1 PENGENALAN LINGKUNGAN PEMROGRAMAN JAVA A. Instalasi paket Java Development Kit (JDK) 1. Download paket JDK MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) Pertama masuk ke situs http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp,
Konsep Sistem Informasi B
MICROSOFT ACCESS FORM Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel atau query dalam bentuk interface grid, tombol, dan lain-lain kontrol windows.
Didalam menampilkan peta yang sudah kita buat, kita akan menggunakan Slick2D sebagai sebuah frameworknya.
1 Teknologi Game Materi 2 Menampilkan peta di Game Tools yang dibutuhkan 1. JDK 6ux 2. Notepad++/Netbeans 6.x/JDeveloper/Eclipse Didalam menampilkan peta yang sudah kita buat, kita akan menggunakan Slick2D
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNISKA. Modul NetBeans 8.1. Disusun oleh: Mirza Yogy Kurniawan. Modul Praktek NetBeans 8.1 Studi Kasus Perpustakaan
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNISKA Modul NetBeans 8.1 Disusun oleh: Mirza Yogy Kurniawan Modul Praktek NetBeans 8.1 Studi Kasus Perpustakaan FAKULTAS TEKNOLOGI INFORM ASI UNISKA Daftar Isi BAB I KONEKSI
Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form
Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form Pokok Bahasan Membuat dan Menggunakan Switchboard Membuat Menu Navigasi Berupa Form Untuk memudahkan navigasi semua obyek pada file database
Membuat Webservice Pada Visual Studio 2012 (C#.NET ver.4.5)
Membuat Webservice Pada Visual Studio 2012 (C#.NET ver.4.5) Mohammad Rizal Ghani [email protected] :: http://infotemenn.blogspot.com Abstrak ASP.NET adalah bahasa pemrograman yang bertujuan untuk
Pembuatan Report menggunakan JasperReports dan ireport
Pembuatan Report menggunakan JasperReports dan ireport Oleh : Tutorial ini adalah lanjutan dari tutorial sebelumnya yang berjudul Pemrograman Database Java- MySQL bisa dibaca di http://www.scribd.com/doc/72455088/pemrograman-database-java-mysql.
Rekomendasi Min Perangkat Keras. Prosesor dual core 1.5 GHz RAM 2 GB Monitor 10 " VGA Onboard Keyboard PS2 Mouse PS2
Netbeans IDE Netbeans merupakan IDE (Integreted Development Environment) yang powerfull untuk membangun sebuah aplikasi berbasis Java, PHP, C/C++, Ruby dan lainnya. Netbeans awalnya diciptakan hanya untuk
Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe
Epi Info Instalasi File Installer Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe File installer versi terbaru dapat diperoleh melalui situs
Modul 3 Pembuatan Form dengan Wizard dan Penambahan kode VBA
Modul 3 Pembuatan Form dengan Wizard dan Penambahan kode VBA Tujuan : Membuat Form dengan wizard Pembuatan tombol (command button) pada form Memahami pengoperasian Update dan Delete pada Form Dapat membuat
BAB-II OPERASI TABEL
BAB-II OPERASI TABEL 2.1. Modifikasi Tabel Terkadang Anda perlu mengatur field yang sudah ditempatkan pada tabel, kemudian suatu saat struktur tabel tersebut ingin kita rubah, misalnya mengganti field,
Java Library dan Java Swing
Java Library dan Java Swing Pembuatan Class Library Aritmatik pada Bangun Datar dan Bangun Ruang serta Dimanfaatkan pada Project Java Swing Java Library dan Java Swing Pembuatan Class Library Aritmatik
Pemograman Swing. Netbeans:
Pemograman Swing Topics: Cara Menggunakan Netbeans Java Application Java Desktop Application Materi Tambahan Netbeans: Pada pertemuan kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai swing. Swing adalah
KEAHLIAN PEMROGAMAN JAVA
SILABUS KURIKULUM KEAHLIAN KOMPUTER KEAHLIAN PEMROGAMAN JAVA Bulan 1 : Dasar Pemrogaman Java Bulan 2 : Dasar Pemrogaman Java Bulan 3 : Java Swing J-Frame (GUI) Netbeans Bulan 4 : Java Swing J-Frame (GUI)
Praktikum 6 SubForm dan Kode VBA
Praktikum 6 SubForm dan Kode VBA A. TUJUAN Dapat mengkaitkan antara Form Utama dan SubForm Dapat menghubungkan antar Form secara manual Memahami arti dari Non-Synchronized Form Dapat memodifikasi properti
Program Kalkulator Sederhana Menggunakan Java Netbeans
Program Kalkulator Sederhana Menggunakan Java Netbeans Membuat kalkulator sederhana menggunakan Java Netbeans cukup mudah. Karena program yang di tulis tidak terlalu rumit, tapi memang perlu sedikit kesabaran
MICROSOFT WORD (Pertemuan 2)
42 MICROSOFT WORD 2010 (Pertemuan 2) A. MENU REFERENCES Icon-icon perintah yang terdapat di tab references secara umum digunakan untuk properti seputar rujukan atau referensi yang berkaitan dengan dunia
A. Struktur Layar SAP dan Tombol Navigasi
BAB 3 Bekerja dengan SAP Untuk menggunakan SAP dengan efektif dan efisien, maka Anda harus mengenal struktur layar dan tombol-tombol navigasi SAP dengan baik dan benar. Tulisan kali ini membahas mengenai
Tutorial Web Service JAX-WS Konverter Suhu dengan NetBeans
Tutorial Web Service JAX-WS Konverter Suhu dengan NetBeans Nama Penulis [email protected] Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2006 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi
Membuat File Database & Tabel
Membuat File Database & Tabel Menggunakan MS.Office Access 2013 Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
STMIK DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA.
STMIK SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 PENDAHULUAN Dreamweaver adalah sebuah program website editor yang berfungsi untuk membuat dan
Modul Tutorial C# 1. Membuat Class Library ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA
Modul Tutorial C# 1 Membuat Class Library ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA JUNI 2010 PENDAHULUAN Dalam rangkaian modul tutorial untuk pelatihan C# ini, pertama kali akan
BAB 3 Mengenali Lingkup Pemrograman Anda
BAB 3 Mengenali Lingkup Pemrograman Anda 3.1 Tujuan Dalam bagian ini, kita akan membahas tentang bagaimana menulis, mengkompilasi dan menjalankan program Java. Terdapat dua cara dalam melakukannya, yang
TUTORIAL PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN AUTOPLAY OLEH KELOMPOK 1. gunakan start menu untuk menampilkan program autoplay media studio.
TUTORIAL PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN AUTOPLAY OLEH KELOMPOK 1 MEMULAI PROYEK BARU 1. buka autoplay, dengan cara : gunakan start menu untuk menampilkan program autoplay media studio.
Pemrograman Visual (Borland Delphi 7.0)
Pemrograman Visual (Borland Delphi 7.0) Pengenalan Aplikasi Visual Aplikasi adalah adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas
BAB 5 Orkestrasi dengan BPEL
BAB 5 Orkestrasi dengan BPEL Pada ke dua proyek pertama, telah dibangun web services untuk menangani langkah-langkah dalam proses pinjaman. Web service pertama, DetermineLoanRate, merupakan modul EJB,
Bab 5. Dasar-dasar Action Script
Bab 5. Dasar-dasar Action Script Pada animasi yang telah Anda pelajari pada bab sebelumnya, dijalankan secara berurutan dari frame ke frame. Berikutnya dengan adanya Behaviors dan Action Script, animasi
MODUL X DATABASE VB. Modul Praktikum Bahasa Pemrograman Visual (BPV)
MODUL X DATABASE VB A. Tujuan 1. Memahami dan menerapkan operasi-operasi database. 2. Memahami langkah pembuatan aplikasi database. 3. Memahami konfigurasi data source. 4. Memahami pembuatan Table Adapter.
PEMROGRAMAN I. By : Sri Rezeki Candra Nursari
PEMROGRAMAN I By : Sri Rezeki Candra Nursari Materi : nursari2010.blogdetik.com String String Handling Java.util,Java.io AWT Event Windows Graphics Text Control Layout Manager Menu GUI Handling Image New
PRAKTEK 1 CLASS, ATTRIBUTE, METHOD, DAN OBJEK
1 PRAKTEK 1 CLASS, ATTRIBUTE, METHOD, DAN OBJEK 1.1 NetBeans 8.1 Sebelum membuat project ada baiknya kenali dulu windows yang ada pada NetBeans 8.1 Projects/Services/Files Editor Output Navigator Projects
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DREAMWEAVER MX 2004
MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA DREAMWEAVER MX 2004 1. Untuk menjalankan dreamweaver klik Start->Program->Macromedia- >Macromedia Dreamweaver MX2004 2. Tampilan awal biasanya
DASAR MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0
DASAR MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 Apa itu Visual Basic? Kata Visual menunjukkan cara yang digunakan untuk membuat Graphical User Interface (GUI). Dengan cara ini Anda tidak lagi menuliskan instruksi pemrograman
JAVA SWING. Swing merupakan library pada java untuk membuat sebuah tampilan seperti
Judul : Java Swing Tingkat : Pemula Email : [email protected] Mohon maaf bila masih terjadi kesalahan dalam penulisan. Silakan kritik sarannya ke email diatas. JAVA SWING Swing merupakan library pada
BAB IX MEMBUAT FORM 9.1 Membuat Form Secara Konvensional
BAB IX MEMBUAT FORM 9.1 Membuat Form Secara Konvensional GUI (Graphical User Interface), memungkinkan user untuk berinteraksi dengan komputer secara lebih baik. Pengguna dapat berinteraksi dengan berbagai
FLASH, FRAME, BEHAVIOR
FLASH, FRAME, BEHAVIOR 1. Flash Menyisipkan Flash Button a. Pilih menu : insert image interactive flash button b. Tentukan property : Style : pilih bentuk / jenis tombol flash Button text : tulis label
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Penjualan Pada saat perusahaan menjual barang dagangnya, maka diperoleh pendapatan. Jumlah yang dibebankan kepada pembeli untuk barang dagang yang diserahkan merupakan
BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti
I. Pengenalan Play Framework
I. Pengenalan Play Framework Play framework merupakan framework pemrograman web yang memudahkan dan mempercepat proses development aplikasi menggunakan Java. Framework ini diciptakan untuk mengatasi tantangan
MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1
MACROMEDIA FLASH Macromedia flash/adobe Flash adalah perangkat lunak aplikasi untuk pembuatan animasi yang digunakan untuk halaman web. Macromedia flash mampu melengkapi website dengan beberapa macam animasi
Koneksi Database BAB 1
BAB 1 Koneksi Database Ada banyak cara untuk membuat koneksi database agar aplikasi yang kita buat di Visual Basic dapat berhubungan dengan database baik itu database dari Ms Access, MySQL, SQL Server,
DATABASE SQL SERVER. Database SQL Server Halaman 1
1 DATABASE SQL SERVER Objektif: Mengetahui sejarah SQL Server 7.0 Mengengetahui perbedaan SQL Server dengan Microsoft Access Mengenal program bantu yang ada di SQL Server 7.0 Mengetahui cara membuat database
Penggunaan Netbeans IDE, Hello World, variable dan Operator aritmetika.
Topik Penggunaan Netbeans IDE, Hello World, variable dan Operator aritmetika. Tujuan Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menggunakan Netbeans IDE untuk membuat program Java
adalah jenis-jenis tombol-tombol (buttons) yang dipakai di dalam system ini : Gambar 4.63 : Tombol ruler
159 Selain alat Bantu (tool) seperti yang telah disebutkan di atas, ada juga tomboltombol (buttons) yang berfungsi untuk melakukan beberapa analisis peta. Di bawah ini adalah jenis-jenis tombol-tombol
PRAKTIKUM 6 SPINNER. 1. Aktifkanlah project baru, File New Project Android Application Project. Modul 6 Spinner Page 1
PRAKTIKUM 6 SPINNER Spinner adalah aplikasi sederhana untuk menyusun pilihan ketika akan memilih sebuah jawaban berupa option, dan menampilkan jawaban terpilih di textbox. Spinner merupakan view yang memiliki
Algoritma Pemrograman A
Algoritma Pemrograman A Memahami Proyek Proyek dan Dasar Dasar Delphi Code Memahami proyek Delphi Komponen Proyek Project Explorer Windows Dasar-Dasar Delphi Code Procedures IDE (Intregated Development
BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI JAVA VIDEO CONFERENCE. 1. Prosesor 500 MHz atau lebih tinggi, MB RAM minimum, 3. 1 MB free hardisk space
BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI JAVA VIDEO CONFERENCE 4.1 User Requirement 4.1.1 Hardware Requirement Aplikasi ini dapat berjalan pada komputer dengan spesifikasi minimum sebagai berikut: 1. Prosesor
http://www.cakraweb.com/help/help_mssql.phtml MS-SQL Cara membuat koneksi antara PC anda dengan MS-SQL Server Cakraweb: Pastikan bahwa Client Connectivity (bagian dari MS-SQL installation di PC anda) sudah
TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA
TABEL Dalam pembuatan database, data yang pertama dibuat adalah tabel. Tabel merupakan kumpulan data yang tersusun menurut aturan tertentu dan merupakan komponen utama pada database. Table disusun dalam
Modul Praktikum 1 Pemograman Berorientasi Objek
Modul Praktikum 1 Pemograman Berorientasi Objek 1. Judul : Mengenal Lingkup Pemograman 2. Tujuan Percobaan : Diakhir praktikum, mahasiswa diharapkan mampu : Menuliskan program Java menggunakan text editor
BAHASA PEMROGRAMAN 2 PENGENALAN GAMBAS
BAHASA PEMROGRAMAN 2 PENGENALAN GAMBAS 1. LATAR BELAKANG Gambas (Gambas Almost Means BASic) adalah sebuah bahasa pemrograman visual berbasis objek yang menyerupai visual basic yang berjalan di platform
visit : www.marisharingilmu.wordpress.com
Lisensi Pocket Book Pocket Book ini dapat anda copy dan distribusikan dengan gratis untuk kegiatan pembelajaran. Selamat datang di Pocket Book edisi selanjutnya yaitu Pocket Book : Membuat Aplikasi Java
BAB IV PEMBAHASAN. dapat dilakukan dengan memasukkan IP address sesuai dengan IP address yang telah
BAB IV PEMBAHASAN Pada bab pembahasan ini akan dibahas tentang hasil dari Kerja Praktek yang telah dibuat berdasarkan materi yang didapat dari berbagai buku sehingga terbentuk menjadi sebuah web dan dapat
BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i
BAB I Konsep Visual Basic: Penerapan di dunia Usaha, Instalasi serta Pengenalan IDE (Integrated Development Environment) VB dan konsep pemrograman visual I. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa mengenal VB, penerapan
BAB-XI MEMBUAT SUBFORM
BAB-XI MEMBUAT SUBFORM 1. Buatlah file Database dengan nama MODUL-10 2. Buat 3 (tiga) buah file Tabel, dengan struktur sebagai berikut : a. Tabel-1 : TABEL NOFAK b. Tabel-2 : TABEL DETAIL c. Tabel-3 :
Formulir. Menyisipkan / membuat formulir, lakukan salah satu cara berikut : Insert Forms Insert Bar, pilih kategori Forms
Formulir Forms adalah fasilitas dalam HTML yang sangat berguna dan memegang peranan penting dalam meningkatkan interaktivitas di dunia web. Dengan form kita dapat melakukan pooling, survei, pemasukan data
Merancang Project. Form Module Class Module Report. Form 1, Form 2, Minimarket (NamaProject) Gambar 4.1 Flowchart Project Sistem Informasi Minimarket
Merancang Project Setelah desain database dan tabel selesai, langkah berikutnya adalah desain project menggunakan Visual Basic 6.0. Berikut tahap-tahap yang harus kita lakukan untuk merancang program sesuai
Mengoperasikan Dasar-Dasar Basis Data (Database)
2011 LSP TELEMATIKA Mengoperasikan Dasar-Dasar Basis Data (Database) Modul KKPI 3 Mengoperasikan Dasar-Dasar Basis Data - (20110523-R1) 1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 BAB I Mempersiapkan Piranti Lunak Basis
MODUL 1 DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C++
MODUL 1 DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C++ Integrated Development Environtment (IDE) pada Microsoft Visual C++ 2008 telah dilengkapi dengan fasilitas untuk membuat kode sumber (source code), kompilasi (compiler)
E-Trik Visual C++ 6.0
DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis
Pengenalan SPSS 15.0
Pengenalan SPSS 15.0 1.1 Pengantar SPSS SPSS atau kepanjangan dari Statistical Product and Service Solution merupakan salah satu dari sekian banyak software statistika yang banyak digunakan oleh berbagai
Cara Membuat Aplikasi Konversi Suhu Dengan Menggunakan NetbeansIDE6.5
Cara Membuat Aplikasi Konversi Suhu Dengan Menggunakan NetbeansIDE6.5 Abdul Mukti [email protected] :: http://mukti666.wordpress.com Abstrak Konversi satuan suhu adalah mengubah satuan suhu ke satuan
Bab 1. Pengenalan JSP POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 1.1 Dasar JSP
Bab 1 Pengenalan JSP 1 Bab 1 Pengenalan JSP POKOK BAHASAN: Dasar JSP Daur hidup JSP] Web Container Jakarta Tomcat Contex Java Virtual Machine Yang diperlukan untuk menjalankan JSP Membuat dan mendeploy
Komputer Aplikasi MI. Mia Fitriawati, S.Kom. Pertemuan 5 & 6 : Tabel, Grafis, Daftar Isi- Tabel/Gambar & Mail Merge 2013/2014
Komputer Aplikasi MI Pertemuan 5 & 6 : Tabel, Grafis, Daftar Isi- Tabel/Gambar & Mail Merge 2013/2014 Mia Fitriawati, S.Kom Tabel Tabel adalah sekumpulan sel - sel kolom dan baris yang digunakan untuk
MEMBUAT LAPORAN (DATA REPORT)
1 MEMBUAT LAPORAN (DATA REPORT) Data Report merupakan sebuah desain untuk mencetak laporan dimana memiliki bagian-bagian seperti terlihat pada gambar 1 berikut : Gambar 1. Tampilan Data Report Maksud dari
BAB I MENGENAL PLANNER
Bab I Mengenal Planner BAB I MENGENAL PLANNER Planner adalah tool manajemen proyek yang general purpose dan menyediakan berbagai fitur, yang tersedia melalui 4 layar terpisah yang disebut layout views.
MEMBUAT WEBSITE PERSONAL
MEMBUAT WEBSITE PERSONAL dengan Microsoft FrontPage UNTUK KALANGAN SENDIRI Dilarang menyalin sebagian atau seluruh bagian modul ini tanpa ijin dari penyusun Modul Workshop : Membuat Website Personal 1
BAB 3 Mengenali Lingkup Pemrograman Anda
BAB 3 Mengenali Lingkup Pemrograman Anda 3.2 Tujuan Dalam sesi ini, kita akan membahas tentang bagaimana menulis, meng-compile dan menjalankan(run) program Java. Terdapat 2 cara dalam melakukannya, yang
Microsoft Access 2007
BAHAN AJAR Microsoft Access 2007 Reporting with Microsoft Access 2012 MICROSOFT ACCESS 2007 A. Pengertian Report Report dapat diartikan dengan sebuah kata: laporan. Report merupakan salah satu fungsi pada
MODUL I. A. Instalasi Borland Delphi Buka file instalasi Borland Delphi Klik Run Program. 3. Klik Next
MODUL I A. Instalasi Borland Delphi 7.0 1. Buka file instalasi Borland Delphi 7.0 *) Run As Administrator Jika Menggunakan Windows Vista / 7 / 8 2. Klik Run Program 3. Klik Next 4. Isikan serial Number
Modul Praktikum Ke-1
Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 1 Modul Praktikum Ke-1 (Tampilan VB, Event, Property, Objek Kontrol : form, text, label, command) Mengenal Visual Basic (VB) Visual Basic adalah salah satu perangkat
Latihan Animasi Flash
Latihan Animasi Flash Dalam latihan kali ini kita akan membuat animasi Flash pergerakan objek mobil dengan metode tweening motion yang disertai dengan action script untuk mengendalikan animasi. Berikut
LAMPIRAN MODUL 3 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
LAMPIRAN MODUL 3 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI TI3205 PERANCANGAN TEKNIK INDUSTRI 2 PENGENALAN MICROSOFT ACCESS 2007 PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2011 LAMPIRAN : PENGENALAN MICROSOFT
Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan
1.1. Pendahuluan C++ Builder adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengembangan dengan memanfaatkan keistimewaan konsep- konsep antar muka grafis dalam Microsoft Windows. Aplikasi yang dihasilkan
PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0
PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT
