BAB 5 Orkestrasi dengan BPEL
|
|
|
- Ridwan Tan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 5 Orkestrasi dengan BPEL Pada ke dua proyek pertama, telah dibangun web services untuk menangani langkah-langkah dalam proses pinjaman. Web service pertama, DetermineLoanRate, merupakan modul EJB, yang mempunyai argumen loantype (seperti RUMAH atau MOBIL) dan mengirim tingkat bunga sebagai output. Web service kedua, CalculateLoanPayment, merupakan aplikasi web (servlet) yang mempunyai argumen interestrate, amount dan period. Web services ini menghasilkan perhitungan jumlah pembayaran bulanan. Ke dua web services ini akan digunakan dalam sebuah rangkaian. Dengan kata lain, kedua web services ini akan diorkestrasi. Salah satu komponen SOA adalah BPEL yang digunakan untuk orkestrasi web services. Sehingga akan dilakukan build modul BPEL yang mengeksekusi dua web services dalam orkestrasi. 5.1 Membuat Proyek BPEL Menurut kamus Merriam-Webster, architecture adalah cara kompopnen komputer atau sistem komputer diorganisasikan dan diintegrasikan. Berdasar definisi arsitektur ini, dapat dikatakan bahwa SOA adalah cara atau jenis pembuatan dan atau penggunaan ulang service-service 78
2 yang loosely-couple dan interoperable yang dapat diorkestrasi bersama untuk tujuan tertentu. Walaupun SOA tidak berimplikasi pada teknologi tertentu, bentuk paling terkenal untuk service adalah XML berbasis web services yang dideskripsikan oleh WSDL. Wahana untuk orkestrasi adalah BPEL (Business Process Execution Language). Sebelum menjalankan proyek BPEL ini, direkomendasikan untuk menutup semua tab window yang masih tampak dari dua proyek sebelumnya sehingga dapat mulai baru. Klik saja X pada tab. Pilih File / New Project. Maka Project baru akan tampak di window. Pilih SOA sebagai category dan BPEL Module untuk project type. Kemudian, klik Next. Untuk Project Name, ketikkan QuoteLoan dan klik Finish. Project QuoteLoan akan tampak dalam panel Projects: Dapat dilihat bahwa tidak ada file dalam folder Process Files. Klik tab Files untuk melihat view systems dari project: 79
3 BPEL adalah Business Processing Execution Language. Bersama Web services, tujuannya adalah untuk melakukan orkestrasi sekumpulan service yang menunjukkan tugas yang diperlukan untuk memenuhi tujuan bisnis. BPEL merupakan bahasa yang lebih tinggi dari Java, yang lebih dekat kepada kebijakan bisnis. BPEL merupakan bahasa berbasis XML dan framework yang sangat restrictive yang melakukan operasi yang sangat membantu yang memandu transisi status diantara sekumpulan services yang loosely-couple. Walau bekerja dengan objek yang mempunyai method dan atribut, programer BPEL memanfaatkan konstruksi seperti :: <receive>: blocks menunggu pesan yang datang <reply>: mengirim jawaban untuk pesan yang diterima lewat receive <invoke>: memulai satu jalur interaksi request- response dengan porttype yang disediakan oleh partner partner: sebuah service yang berinteraksi dengan proses BPEL 80
4 porttype: sekumpulan operasi yang servicenya dapat dieksekusi. <assign>: memetakan nilai ke variables yang digunakan dalam service yang dimanfaatkan oleh proses BPEL Konstruksi dalam angle brackets (<>) adalah jenis statement BPEL. Jika palette tidak tampak, gunakan opsi menu bar Windows / Palette untuk menampilkannya. Kembali ke panel Projects dan klik-kanan QuoteLoan dan pilih New / BPEL Process. Untuk File Name, ketik QuoteLoanProcess Klik Finish. BPEL Editor tampak pada panel kanan: 81
5 Perhatikan bahwa kerangka proses terlihat dengan elemen Process Start dan Process End. Klik pada kontrol Source pada bagian atas panel editor untuk melihat statemen BPEL yang telah dihasilkan secara otomatis.: Klik kontrol Design control untuk melihat view diagram lagi. Pada mode Design akan terlihat panel palette BPEL tampak pada editor proses sebelah kanan: Proses bisnis BPEL dimulai dengan sebuah elemen receive dan diakhiri dengan elemen reply. Taruh kedua elemen tersebut ditempatnya. 82
6 Dari panel Palette, lakukan drag Receive ke dalam kanvas design dan drop pada lingkaran oranye setelah Process Start: kanvas. Kemudian icon receive dengan label Receive1 ditambahkan ke Klik-double pada label Receive1 dan beri nama baru menjadi StartQuoteLoan {Dimulai dengan <receive> dan berakhir dengan <reply> yang merupakan standard pola pertukaran pesan request/reply. <receive> membawa data ke dalam proses bisnis yang dapat digunakan pada langkah subsequent. Dapat berpindah dari view Source dari proses untuk melihat statement <receive> yang telah ditambahkan.} Selanjutnya, tambahkan elemen reply dengan melakukan drag ikon Reply icon dari palette ke kanvas. Drop ke dot oranye dibawah node receive StartQuoteLoan: 83
7 Kemudian ikon reply dengan label Reply1 akan ditambahkan ke kanvas. Klik-double pada label Reply1 dan beri nama baru menjadi ReturnLoanQuote {<reply> memungkinkan untuk mengembalikan results ke pemanggil. Pada node reply labelnya diganti menjadi ReturnLoanQuote yang tidak cocok dengan StartQuoteLoan,. Tapi tideak masalah. Label ini murni hanya penjelasan saja. Sekarang akan terlihat dua statement BPEL pada view Source: - <receive name="startquoteloan" createinstance ="yes"/> - <reply name="returnloanquote"/>} 5.2 Membangun Skema XML Exposisi proses bisnis mirip dengan eksposisi Web service. Proses bisnis perlu di bungkus seperti web service sehingga dapat dipanggil seperti DetermineRateService dan CalculatePaymentService. Untuk kedua Web services, telah ada dokumen WSDL yang merupakan interfaces. NetBeans akan membuat WSDL (dan XSD). Namun pada proyek ini akan dibuat WSDL dan XSD secara manual. 84
8 XSD mendefinisikan simple dan complex types. Complex types memungkinkan adanya isi elemen dan atribut, sedangkan simple types tidak berisi isi elemen dan menyimpan atribut. Sebelum mendefinisikan langkah-langkah di dalam proses bisnis, akan ditetapkan input proses dan outputnya. Maka akan didefinisikan skema XML untuk menetapkan jenis data (data types). Kemudian akan dibangun WSDL diatas skema XML untuk mendefinisikan interface publik. Pada node QuoteLoan, klik-kanan dan pilih New / XML Schema. Jika opsi ini tidak terlihat, gunakan menu New / Other / XML untuk menemukan XML Schema. Klik Next. Untuk File Name, ketik LoanQuoteSchema dan pilih Finish. File LoanQuoteSchema.xsd akan ditambahkan pada proyek dan tampak editor di sebelah kanan. Masuk ke mode Design dengan klik pada kontrol Design: Definisikan dua Complex Types, satu untuk input dan lainnya untuk output. Klik-kanan panel design Complex Types dan pilih Add / Complex Type: 85
9 Node newcomplextype akan tampak dibawah. Klik-double node baru dan beri nama baru LoanQuoteInput. Dengan kursor di atas LoanQuoteInput, klik-kanan dan pilih Add / Element: Node newelement akan tampak. Klik-double dan beri nama baru loantype Dengan tetap di atas node loantype, temukan Properties dan lihat property Definition: 86
10 Klik ikon ellipsis (lihat gambar) dan atur property Definition property untuk loantype menjadi Built-In Types / string. Tambahkan elemen di bawah LoanQuoteInput dan atur properti Definition: amount (Built-In Types / double) period (Built-In Types / int) Maka definisi complex type LoanQuoteInput telah lengkap: 87
11 Sekarang akan didefinisikan sisi output dari interface publik proses BPEL. Lakukan hal yang sama dalam membuat complex type LoanQuoteOutput. {Untuk membuat complex type, klik-kanan pada area Complex Types dan pilih Add / Complex Type. Ganti nama dengan klik-double.} Tambahkan dua elemen: description (Built-In Types / string) monthlypayment (Built-In Types / double) {Untuk menambah elemen, klik kanan pada LoanQuoteOutput complex type dan pilih Add / Element.} Maka akan terlihat file XSD seperti gambar dibawah ini: 88
12 {Untuk menetapkan data types, klik pada elemen dan temukan Definition property. Gunakan Built-In Types as yang sesuai seperti gambar. Jika ingin tahu, pindah ke view Source untuk melihat XML yang telah dibuat Netbeans.} Lakukan penyimpanan dengan klik Save All. Sekarang akan ditambahkan dua elemen top level skema untuk menyajikan jenis data request yang datang dan response yang dikirim. Kedua elemen ini didasarkan pda complex types yang baru saja dibuat. Pada mode Design, klik-kanan Elements pada atas panel design. Kemudian pilih Add / Element: Sebuah node newelement akan tampak. Klik-double pada node baru dan beri nama baru menjadi LoanQuoteRequest Untuk property Definition, klik ke Complex Types / LoanQuoteInput: {Jika ingin tahu, cek ke view Schema untuk melihat XSD. Akan terlihat pohon hirarki yang lebih mudah 89
13 dieksplorasi. Simpan lagi. kebiasaan Ctrl-S.} Biasakan melakukan Klik-kanan area Elements lagii dan pilih node Add / Element. Node newelement lain akan tampak. Klik-double pada node baru dan beri nama baru menjadi LoanQuoteResponse Untuk property Definition, klik Complex Types / LoanQuoteOutput. Simpan dengan melakukan klik Save All. Gambar dibawah ini menunjukkan LoanQuoteSchema secara lengkap. 90
14 {Dokumen XSD ini mendefinisikan data types yang akan melewatkan ke dan mengirim dari proses bisnis. Dokumen XSD ini akan diimport ke dokumen WSDL yang akan dibuat, sehingga web service mempunyai definisi data yang diperlukan.} Pindah ke mode Source untuk melihat dokumen XSD: <?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> <xsd:schema xmlns:xsd=" targetnamespace=" xmlns:tns=" elementformdefault="qualified"> 91
15 <xsd:complextype name="loanquoteinput"> <xsd:sequence> <xsd:element name="loantype" type="xsd:string"/> <xsd:element name="amount" type="xsd:double"/> <xsd:element name="period" type="xsd:int"/> </xsd:sequence> </xsd:complextype> <xsd:complextype name="loanquoteoutput"> <xsd:sequence> <xsd:element name="description" type="xsd:string"/> <xsd:element name="monthlypayment" type="xsd:double"/> </xsd:sequence> </xsd:complextype> <xsd:element name="loanquoterequest" type="tns:loanquoteinput"/> <xsd:element name="loanquoteresponse" type="tns:loanquoteoutput"/> </xsd:schema> Untuk mengecek error pada XSD, klik pada kontrol Schema untuk masuk ke mode Schema. Kemudian temukan kontrol Validate XML dan klik. Lihat apakah ada error pada panel Output. 5.3 Membangun Dokumen WSDL Dengan XSD ini maka akan didefinisikan jenis data WSDL. Selanjutnya akan dilakukan build pada definisi interface WSDL untuk BPEL Process. Klik-kanan pada node proyek QuoteLoan dan pilih New / WSDL Document. Window wizard New WSDL Document akan tampak. {Gunakan Document / Literal yang paling sering digunakan untuk kombinasi jenis pesan pada web services. Jika menggunakan Document, berarti menyatakan bahwa body dari dokumen SOAP akan berisi satu atau lebih child elements (parts). 92
16 Jika menggunakan RPC sebagai jenis pesan, berarti menunjukkan bahwa body dokumen berisi elemen yang menyediakan nama method yang diinvoke. Elemen in mempunyai sebuah child element untuk mendapatkan parameter yang dilewatkan pada saat pemanggilan method. Dalam memilih format serialisasi, ada dua pilihan: SOAP Encoding dan Literal. Jika memilih SOAP Encoding, berarti mengadopsi ruledari SOAP 1.1 spec pada bagaimana struktur data diserialisasi sebelum ditransmisi. Format serialisasi ini biasanya diasosiasikan dengan jenis RPC message. Jika memilih Literal, data pada message body diserialisasi menggunakan XML schema. Dengan kata lain, format dikontrol, dan tidak mengikuti default pada rule SOAP spec.} Untuk File Name, ketik LoanQuoteWSDL Pilih Concrete WSDL Document yang menunjukkan bawha akan ditetapkan protokol dan alamat endpoint fisik. Tetap pilih SOAP pada Binding, tetapi pada menu drop-down Type pilih Document Literal. Klik Next. Pada bagian Input, beri nama part1 menjadi InputPart Untuk nilai Element atau Type untuk InputPart, klik pada ikon... dan pilih elemen LoanQuoteRequest element (bukan complex type): 93
17 Klik OK untuk menyimpan record jenis pilihan. Pada bagian Output, ganti nama part1 menjadi OutputPart. Untuk Element atau Type, pilih elemen LoanQuoteResponse (bukan complex type). {Mengacu pada XSD dalam pembuatan WSDL sehingga tercakup dalam bagian <types> untuk mendefinisikan data types.} 94
18 Klik Next. Wizard Concrete Configuration akan dieksekusi: Klik Finish untuk menerima semua default. WSDL baru akan tampak di panel Projects dibawah hirarki QuoteLoan. 95
19 {Untuk menemukan kanvas desain BPEL klik-double pada node QuoteLoanProcess.bpel di hirarki QuoteLoan pada tab Projects.} Sekarang telah ada interface WSDL untuk proses bisnis, sekarang kembali ke kanvas design dari QuoteLoanProcess.bpel dan gunakan definisi interface untuk melakukan build BPEL partner link. 5.4 Menambah Partner Link Temukan tab untuk panel proses BPEL dan klik untuk melihat proses. Dari panel Projects, drag node LoanQuoteWSDL.wsdl ke sisi kiri kanvas design BPEL seperti gambar dibawah ini: {Apa perbedaan antar drag pada sisi kiri dan kanan? Drag WSDL di area kiri maupun kanan akan dibuat partner link. 96
20 Partner link merepresentasikan saluran melalui proses bisnis yang dapat berkomunikasi dengan dunia luar melalui interface yang ditetapkan dalam WSDL. Dunia luar disini adalah beberapa klien yang memanggil proses bisnis. Pada tutorial ini klien akan berupa user interface yang dihasilkan dengan NetBeans. Partner link dalam model BPEL mempunyai atribut partnerrole. Ini menunjukkan proses BPEL apakah atau tidak mengimplementasikan web service yang dipanggil melalui channel (saluran) Kembali ke sisi kiri atau kanan. Jika membuat partner link pada sisi kiri, menunjukkan bahwa proses BPEL merupakan implementer dari web service endpoint. partnerrole berupa myrole menunjukkan bahwa proses BPEL bertanggung jawab untuk implementasi. Jika partner link pada sisi kanan, maka, partnerrole akan mengidentifikasikan external web service endpoint yang akan berinteraksi dengan menggunakan <invoke>. Elemen receive dan reply perlu dikoneksikan dengan partner link channel sehingga <receive> dapat diinvoke dan membawa data masuk dan <reply> dapat mengirim resspon kembali ke klien.} Pada saat selesai melakukan drag dan drop, maka partner link akan tampak di kanvas. Ganti nama dengan melakukan klik-double pada nama default PartnerLink1 dengan mengetikkan: QuoteLoanPartnerLink 97
21 Klik node StartQuoteLoan pada kanvas design. Ikon edit (pensil) tampak diatas node: Klik ikon edit untuk menampakkan node receive window Property Editor. Ketikkan fields seperti gambar dibawah ini. Klik tombol Create untuk menetapkan Input Variable. {Untuk membuat Input Variable, klik saja tombol Create dan terima semua default.} 98
22 ke partner. Pilih tombol Ok. Akan terlihat bahwa node receive StartQuoteLoan telah dihubungkan {Perhatikan bahwa elemen akan ditandai silang merah. Ini menunjukkan bahwa model masih belum lengkap.} Pindah ke view Source pada proses BPEL: {Pembuatan kode BPEL secara otomatis terjadi ketika bekerja pada kanvas desain.} Akan terlihat bahwa statement <receive> BPEL Telah dibuat secara otomatis. <receive name="startquoteloan" createinstance="yes" partnerlink="quoteloanpartnerlink" operation="loanquotewsdloperation" xmlns:tns=" porttype="tns:loanquotewsdlporttype" variable="loanquotewsdloperationin"/> Pindah kembali ke mode Design. 99
23 {Ketika berada pada mode Source kemudian melihat statemen BPEL akan tampak nomor garis pada batas kiri. Hal ini tidak menjadi masalah sampai terlihat pesan error pada GlassFish V2 pada panel Output yang mengidentifikasikan nomor statemen BPEL tertentu dimana eror terjadi.} Perlu dihubungkan antara node reply dengan interface WSDL, sehingga klik pada node reply ReturnLoanQuote dan lihat ikon edit akan tampak. 100
24 Klik ikon edit (pensil) untuk menampilkan window Property Editor. Isi fields mengikuti gambar dibawah. Seperti pada Input Variable sebelumnya, gunakan pula tombol Create untuk menetapkan Output Variable: dibawah. Pilih tombol Ok. Sekarang kanvas design proses BPEL akan terlihat seperti gambar 101
25 {Telah ditetapkan bahwa proses BPEL merespon ke pertukaran pesan request/reply.} Simpan dengan klik Save All. Kedua node request dan reply sekarang dihubungkan ke partner link yang mendefinisikan inputs dan outputs dari proses bisnis. {Dapat berpindah ke view Source untuk melihat statemen <reply> yang telah dibuat oleh NetBeans.} Pindah ke view Source untuk melihat statemen <reply> telah dibuat oleh NetBeans: <reply name="returnloanquote" partnerlink="quoteloanpartnerlink" operation="loanquotewsdloperation" xmlns:tns=" WSDL" 102
26 porttype="tns:loanquotewsdlporttype" variable="loanquotewsdloperationout"/> {Sekarang proses bisnis dapat dipanggil (call) melalui <receive>) dan memberikan hasil (result) <reply> dan semua pekerjaan BPEL ini dilakukan dengan memanipulasi ikon BPMN pada kanvas desain.} Lakukan pengecekan untuk meyakinkan bahwa NetBeans telah menghasilkan XML BPEL yang well-formed. Pilih ikon Validate XML pada bagian atas panel kanvas. Kemudian akan terlihat seperti ini : Perhatikan bahwa adanya warning, tetapi bukan error. Ini hanya mengingatkan bahwa variabel input data yang datang ke node StartQuoteLoan belum digunakan. Ini tidak masalah karena masih ditengah pengembangan proses. {Ini merupakan input variable untuk elemen <receive> StartQuoteLoan yang ditetapkan ketika membuat QuoteLoanPartnerLink.} 103
27 Setelah memulai eksekusi elemen, StartQuoteLoan, maka akan dieksekusi dua activities sebagai berikut: DetermineRateService service mengirim interestrate CalculatePaymentService untuk menentukan monthlypayment dan membuatdescription. Cara memanggil service luar ke BPEL adalah dengan menyisipkan elemen invoke ke dalam model dan menghubungkan dengan partner link. Kemudian dari palette, lakukan drag operasi Invoke ke dalam model dan drop pada titik oranye diatas activity reply dari ReturnLoanQuote: Elemen Invoke1 ditambahkan ke model. Klik-double pada label Invoke1 dan ganti nama menjadi DetermineRate Seperti node receive yang telah dikonfigurasi dengan partner link, juga diperlukan konfigurasi node invoke dari DetermineRate. Pertama, perlu dibuat partner link untuk web service DetermineRateService. 104
28 {Ini merupakan sebuah channel untuk berbicara melalui DetermineRateService yang dibuat di proyek terdahulu.} 5.5 Mengimport XSD dan WSDL Sebelum dapat menambahkan partner links ke model BPEL, diperlukan WSDL dan XSD. Untuk menyediakannya maka keduanya harus diimport ke dalam proyek QuoteLoan. Untuk mengimport WSDL (dan XSD) yang mendeskripsikan interface web service DetermineRateService, maka temukan web service dengan klik hirarki DetermineLoanRate / Web Services, kemudian klik-kanan pada DetermineRateService dan pilih opsi Generate and Copy WSDL. Maka window Generate and Copy WSDL akan tampak. Sebagai tujuan, pilih direktori src pada QuoteLoan dan klik OK: 105
29 Perhatikan pada node Process Files untuk QuoteLoan dan tampak bahwa WSDL dan XSD telah dikopi. Lakukan langkah yang sama untuk Generate and Copy WSDL untuk web service CalculatePaymentService pada proyek CalculateLoanPayment. Jika telah selesai, akan terlihat dokumen WSDL dan XML untuk web service ini. Pada Process Files untuk proyek QuoteLoan. Tutup hirarki pada panel DetermineLoanRate dan CalculateLoanPayment. Lakukan drag DetermineRateServiceService.wsdl dari QuoteLoan/Process Files dan drop ke sisi kanan kanvas BPEL: {Mengapa lebih banyak melakukan drag ke sisi kanan model daripada kiri? Drag ke kanan atau kiri menentukan role dari partner link Jika di sisi kanan berarti Role-ku akan dimanfaatkan. Jika disisi kiri maka Partner Role akan ditentukan. Partner links dapat dipandang sebagai tunnels yang berinteraksi dengan dunia luar melalui model BPEL. Role-ku menyatakan bahwa proses mengimplementasikan interface melalui tunnel. Jika Partner Role ditentukan, berarti bahwa partner diluar yang mengimplementasikan interface. Penjelasan garis bawah: Jika proses bisnis dipanggil dari luar, partner link akan berada di sisi kiri dan Role-ku ditentukan. Jika proses bisnis memanggil partner yang diluar, partner link akan beradi di sisi kanan dan Partner Role ditentukan.} 106
30 Window Create New Partner Link akan tampak. Untuk Name, ketik DetermineRatePartnerLink Klik Ok untuk menerima defaults. Node partner link tampak pada kanvas. 107
31 Sekarang perlu dihubungkan antara partner link dengan activity invoke dari DetermineRate. Klik elemen invoke DetermineRate. Klik ikon edit (pensil) diatasnya. Window Property Editor akan tampak. Ketikkan seperti gambar dibawah ini: {Seperti sebelumnya, buat Input dan Output Variables, dengan klik pada tombol Create dan terima default. Sekarang <invoke> (dinamai DetermineRate) dapat berbicara dengan DetermineRateService melalui channel yang disediakan partner link.} Setelah memilih Ok, partner link akan dihubungkan dengan activity invoke pada kanvas design: 108
32 Sekarang statement invoke telah ditetapkan, dan dapat dilihat dengan berpindah ke view Source: <invoke name="determinerate" partnerlink="determineratepartnerlink" operation="getrate" xmlns:tns=" porttype="tns:determinerateservice" inputvariable="getratein" outputvariable="getrateout"/> Tambahkan activity invoke lainnya ke model untuk web services ke dua (CalculatePayment). Kembali ke view Design. Seperti yang telah dilakukan sebelumnya, dari palette, lakukan drag operasi Invoke ke dalam model dan drop di bagian titik oranye diatas elemen reply dari ReturnLoanQuote. Activity Invoke1 ditambahkan ke model. Invoke1 dan ganti nama menjadi CalculatePayment. Klik-double pada label {Untuk membuat partner link dari Web service CalculatePayment, maka akan dilakukan langkah yang sama seperti pada DetermineRate. Lalu lakukan drag CalculatePaymentServiceService.wsdl dari QuoteLoan/Process Files dan drop ke sisi kanan kanvas BPEL dibawah DetermineRatePartnerLink} 109
33 Seperti sebelumnya, window Create New Partner Link akan muncul. Untuk Name, ketikkan CalculatePaymentPartnerLink dan pilih Ok untuk menerima default. Sekarang akan dihubungkan partner link ke activity invoke CalculatePayment: Klik activity invoke CalculatePayment. Klik pensil diatasnya. Window Property Editor akan muncul. Ketikkan seperti gambar dibawah: 110
34 {Lagi, gunakan tombol Create untuk menetapkan nama Input dan Output Variables. Lalu terima semua nama default.} Setelah memilih Ok, partner link ini akan dihubungkan dengan activity pada kanvas design. Simpan dengan mengklik Save All. Model BPEL akan terlihat seperti gambar dibawah ini: {Sekarang proses BPEL dapat berbicara kepada Web services. Dua web service ini menggunakan interface yang dideskripsikan dalam dokumen WSDL dan berbicara melalui channels yang disediakan oleh partner links.} 111
35 Untuk menjalankan fungsinya dua web services memerlukan input. Struktur data input didefinisikan dengan dikaitkan partner links sebagai input variables. Maka perlu pemetaan nilai untuk penetapan input. Dalam BPEL, akan dilakukan pemetaan dengan node Assign. 5.6 Menambah Elemen Assign Dua Web services akan mendapatkan input dari input yang disediakan oleh klien proses BPEL. Input akan dikirimkan melalui channel QuoteLoanPartnerLink melalui WSDL yang telah didefinisikan sebelumnya dalam proyek. Drag node Assign dari Palette dan drop ke bagian oranye sebelum activity DetermineRate. Klik-double pada label Assign1 dan ganti nama menjadi AssignRateDeterminationInput 112
36 Mapper: Klik-double pada AssignRateDeterminationInput dan lihat display Seperti tampak pada gambar diatas, ekspansi node LoanQuoteWSDLOperationIn di panel kiri (panel from ) untuk menunjukkan variabel yang berisi InputPart. Juga ekspansi node GetRateIn pada panel sisi kanan (panel to ) untuk menunjukkan parameter GetRateIn. Pada Mapper, outputs berada dikiri dan input tampak pada sisi kanan. Lalu drag dan drop dari LoanQuoteWSDLOperationIn.InputPart.loanType ke GetRateIn.parameters.loanType: 113
37 Tinggalkan Mapper dan kembali ke mode Design dengan melakukan klik kontrol Design pada kanvas window. Drag node Assign lainnya dan drop ke area oranye sebelum node activity CalculatePayment. Klik-double pada label Assign1 dan ganti nama menjadi AssignPaymentCalculationInput {Jika ada masalah dalam menamai elemen Invoke, maka klik-kanan dan pilih Properties dan rubah nama dengan mengedit property Name.} Mapper lagi. Klik-double pada node AssignPaymentCalculationInput dan lihat panel Drag dan drop untuk memetakan outputs (sisi kiri) ke input (sisi kanan): interestrate (GetRateOut.parameters.return --> Variables.GetPaymentIn.parameters.interestRate) amount (LoanQuoteWSDLOperationIn.InputPart.amount --> Variables.GetPaymentIn.parameters.amount) period (LoanQuoteWSDLOperationIn.InputPart.period --> Variables.GetPaymentIn.parameters.period) 114
38 {Jika ingin tahu, pindah ke view Source untuk melihat statemen <assign>. Seperti yang telah dilakukan pada value mappings, akan terlihat statemen <copy> ditambahkan di dalam <assign>.} Pindah kembali ke mode Design. Sekarang akan ditambahkan elemen Assign lagi sehingga dapat dipetakan nilai ke output dari proses bisnis. Lalu, drag node Assign dan drop ke node sebelum reply ReturnLoanQuote. Ganti nama assign menjadi AssignResults. {Ganti nama Assign, dengan klik-kanan dan pilih Properties dan rubah nama dengan mengedit Name property.} Klik-double node AssignResults untuk melihat display Mapper. Drag dan drop untuk memetakan froms (inputs pada sisi kiri) ke to (output pada sisi kanan): 115
39 Ini merupakan kopi dari perhitungan jumlah pembayaran bulanan yang dihasilkan oleh CalculatePaymentService ke dalam variabel monthlypayment yang merupakan return dari proses bisnis. Sekarang, lakukan build text string pada variabel description dalam LoanQuoteWSDLOperationOut.OutputPart. kemudian akan digabungkan beberapa nilai variabel dari beberapa teks statik sepertii ini: <loan type> + " loan for amount of " + <amount> {Window BPEL Mapper mempunyai beberapa fitur yang membantu membuat tambahan BPEL constructs. Pilih String / Concat untuk menunjukkan bagaimana mapper dapat menghasilkan tambahan statemen BPEL.} Hal ini akan menghasilkan deskripsi seperti AUTO loan for amount of Klik pada node description pada sisi kanan mapper. Area biiru tampak untuk menunjukkan titik sisipan pada mapper: 116
40 Mapper. Pilih operasi Concat dari menu String pada bagian atas panel BPEL Node Concat ditambahkan ke kanvas Mapper pada area biru untuk node description. Hubungkan variabel loantype ke bagian pertama dari string penggabungan (concat): {Jangan lupa memberikan spasi diantar teks, karena deskripsi yang akan tergabung.} 117
41 of: Klik-double pada String slot ke dua dan ketikkan teks loan for amount {Untuk mengaktifkan slot String lakukan klik saja.} Akhiri penggabungan (concatenation) dengan menambahkan nilai amount seperti gambar dibawah: Jangan lupa hubungkan return String Concat ke LoanQuoteWSDLOperationOut.OutputPart.description sehingga menghasilkan penggabungan. Pemetaan telah lengkap, lalu kembali ke mode Design. Simpan semua pekerjaan dengan klik Save All. Setelah pemetaan lengkap, dilanjutkan dengan validasi proses bisnis dengan memilih kontrol Validate XML pada bagian atas window design. 118
42 Jika proses BPEL bebas dari error sintaks, maka akan terlihat pesan 0 Error(s), 0 Warning(s) pada panel cek XML. Sekarang akan dilakukan build dengan klik-kanan node proyek QuoteLoan dan memilih Clean and Build. Jika terlihat pesan BUILD SUCCESSFUL maka bagian ini telah lengkap. {Lakukan Build saja (bukan Clean and Build) jika direktori tidak terhapus.} Jika diperhatikan maka tidak ada opsi Deploy untuk jenis proyek ini. Pada langkah berikutnya, maka modul BPEL ini akan digabungkan dengan aplikasi komposit dan dideploy di proyek ini. Klik pada tab Files untuk melihat yang telah dihasilkan oleh Netbeans. 119
43 Klik pada tab Projects sehingga akan dibuat aplikasi komposit dan melakuan deploy. 5.7 Membuat Aplikasi Komposit Topik aplikasi komposit lagi trendy saat ini. Ini digunakan untuk membangun aplikasi yang terdiri dari ssekumpulan komponen (subassemblies) yang terpisah. Masing-masing sub-assembly membungkus dari implementasi dengan menyediakan well-defined public interface. 120
44 Untuk dapat melakukan pengujian proses BPEL QuoteLoan pada proyek selanjutnya, maka akan dibuat aplikasi komposit dan menambahkan proyek BPEL dalam aplikasi ini dan mendeploynya. Selanjutnya, buat aplikasi komposit dengan memilih File / New Project / SOA / Composite Application Klik Next dan ketik QuoteLoanApplication untuk Project Name. Klik Finish dan aplikasi komposit baru akan tampak pada panel Projects: {Pada saat menambahkan proyek QuoteLoan ke aplikasi komposit, akan terlihat editor CASA (Composite Application Service Assembly).} Kemudian akan ditambahkan modul BPEL QuoteLoan pada aplikasi komposit yang baru ini. Lakukan klik-kanan pada QuoteLoanApplication dan pilih Add JBI Module. Window Select Project akan tampak, demikian pula CASA (Composite Application Service Assembly) Editor juga muncul. Pada window Select Project lakukan klik pada QuoteLoan dan pilih tombol Add Project JAR Files. Pada editor CASA, akan tampak proyek QuoteLoan telah ditambahkan pada kanvas. 121
45 Selanjutnya lakukan klik kontrol Build Project pada bagian atas editor CASA. Editor CASA akan melakukan assembly canvas dan menunjukkan service units yang dapat diidentifikasikan untuk proyek QuoteLoan: {Terlihat adanya Consume endpoints berwarna ungu, tetapi tidak berhubungan dengan Provide endpoints warna hijau.} 122
46 Akan terlihat bahwa modul BPEL sedang diinvokasi melalui SOAP request, tetapi tidak ada DetermineRatePartnerLink dan CalculatePaymentPartnerLink yang mengkonsumsi dua web services ini. Karena itu, lakukan drag dua soap WSDL Bindings dari palette dan drop ke area WSDL Ports area: Hubungkan ke partner links: 123
47 Sekarang diperlukan informasi endpoint untuk ke dua WSDL ports yang baru itu. Klik-kanan pada casaport1 WSDL port (yang terkoneksi ke DetermineRatePartnerLink) dan pilih Properties. Untuk Location, klik pada ikon... dan ketikkan : Untuk Endpoint Name, ketikkan: DetermineRatePort Pilih Close untuk merekam perubahan property. Klik-kanan pada casaport2 WSDL port (yang terkoneksi ke CalculatePaymentPartnerLink) dan pilih Properties. Untuk Location, klik pada ikon... dan ketikkan : {Perhatikan adanya dua nilai Location yang sesuai dengan service names pada dokumen WSDL untuk setiap web service. Nilai Endpoint Name cocok dengan port names pada dokumen WSDL.} Untuk Endpoint Name, ketikkan: CalculatePaymentPort Pilih Close. Simpan semua pekerjaan dengan Save All. Klik kanan pada node QuoteLoanApplication pada panel Projects dan pilih opsi Clean and Build. Perhatikan pada windows Output adanya pesan BUILD SUCCESSFUL. 124
48 {Dapat juga dilakukan deploy aplikasi komposit dengan klik pada tool Deploy Project:} Klik-kanan node QuoteLoanApplication dan pilih opsi Deploy. Perhatikan window Output adanya pesan BUILD SUCCESSFUL. Sebelum pindah ke proyek4, maka akan digunakan fasilitas pengujian NetBean's untuk melakukan beberapa unit testing. Perhatikan bahwa aplikasi komposit yang dideploy tampak seperti framework JBI. Klik pada tab Services dan ekspansi node Servers / GlassFish V2 untuk menemukan node JBI. Ekspansi node JBI untuk menemukan bahwa terdapat satu service assembly yang berisi dua service units yang telah dideploy. 125
49 {Klik-kanan pada service unit dan pilih Properties, akan terlihat bahawa JBI component (SE atau BC) akan terdeploy. Misalnya QuoteLoanApplication- QuoteLoan dideploy di sun-bpel-engine.} Editor: Inilah QuoteLoanApplication service assembly yang terlihat pada CASA 126
50 Ada tiga WSDL ports yang direpresentasikan oleh QuoteLoanApplication-sun-http-binding service unit. Modul BPEL QuoteLoan JBI pada CASA Editor direpresentasikan oleh QuoteLoanApplication- QuoteLoan service unit. 5.8 Testing Aplikasi Komposit Sekarang akan dilakukan pengujian untuk aplikasi yang mencakup input parameter jenis pinjaman, jumlah pinjaman dan periode, dan menghasilkan deskprisi dan jumlah pembayaran bulanan.. Dalam panel Projects pada node QuoteLoanApplication, klik node Test dan pilih New Test Case: 127
51 Window New Test Case akan muncul.. Untuk Test Case Name, ketikkan HomeLoanTestCase kemudiah pilih Next. Kemudian pilih dokumen WSDL yang akan ditest. Ekspansi QuoteLoan Source Packages dan pilih LoanQuoteWSDL.wsdl: Klik Next. Kemudian pilih LoanQuoteWSDLOperation dan klik Finish. Editor XML editor akan muncul dengan dokumen input. Akan ada tiga fields delimited dengan simbol?. Ketik fields ini dengan data yang akan diuji. <loan:loanquoterequest> <loan:loantype>home</loan:loantype> <loan:amount> </loan:amount> <loan:period>15</loan:period> </loan:loanquoterequest> Simpan semua pekerjaan dengan klik Save All Jalankan pengujian dengan klik-kanan pada HomeLoanTestCase pada panel Projects dan pilih Run. 128
52 Pada saat run pertama dari test, output masih kosong, sehingga selalu ada pesan dialog The expected output for the test case is empty.... Klik saja Yes. Jalankan test lagi dengan klik Run. Maka akan terlihat output dibawah ini yang menunjukkan keberhasilan test. Klik-double pada output test untuk melihat output XML yang dikembalikan pada aplikasi komposit. Akan terlihat deskripsi dan pembayaran telah benar. 129
53 Lihat pada field monthlypayment dan description. Terlihat aplikasi telah melakukan passed unit testing. Proyek selanjutnya akan dibuat interface berbasis web untuk menerapkan aplikasi komposit. 130
BAB 4 Membangun Web Services
BAB 4 Membangun Web Services Pada proyek ini, akan dibuat modul EJB yang berisi lojik untuk menetapkan tingkat bunga untuk dua jenis pinjaman (Mobil dan Rumah). Seperti yang telah dijelaskan pada Skenario,
BAB 7 Menyimpan Proses Pinjaman ke Basisdata
BAB 7 Menyimpan Proses Pinjaman ke Basisdata Pada proyek sebelumnya, skenario pemrosesan pinjaman telah lengkap dengan menambahkan interface berbasis web browser untuk menggerakkan proses BPEL yang menghasilkan
BAB 6 Membangun User Interface
BAB 6 Membangun User Interface Pada proyek terakhir, telah dibangun modul BPEL untuk mengorkestrasi dua web services. Pada saat pengujian digunakan, fasilitas test built-in yang ada pada aplikasi komposit.
BAB 3 Studi Kasus SOA
BAB 3 Studi Kasus SOA Sebagai pembuktian integrasi berbasis SOA maka akan dibangun aplikasi bisnis fiktif berupa kredit perbankan yang dinamakan aplikasi WHUBANK. Aplikasi WHUBANK ini merupakan proof of
PENDAHULUAN TENTANG NETBEANS
PENDAHULUAN TENTANG NETBEANS Yuliana Setiowati Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 1 TOPIK Pendahuluan IDE Netbeans Membuat Project Baru. 2 Konsep Netbeans Netbeans sebagai IDE ditujukan untuk memudahkan
KONEKSI NETBEANS DENGAN DATABASE SQLITE
KONEKSI NETBEANS DENGAN DATABASE SQLITE Open SQLite Manager yang ada pada add on Firefox. Create new database baru dengan cara Database, lalu pilih New Database. 1 Ganti nama dengan Database1. Pilih direktori
Membuat File Database & Tabel
Membuat File Database & Tabel Menggunakan MS.Office Access 2010 Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
Membuat File Database & Tabel
Membuat File Database & Tabel Menggunakan MS.Office Access 2013 Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
E-Trik Visual C++ 6.0
DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis
Modeling Tools StarUML
StarUML Pengenalan Modeling Tools StarUML Pemodelan merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan dari pembangunan aplikasi. Sebagai cikal-bakal dari suatu aplikasi, proses memodelkan tentu bukan hal
PEMROGRAMAN I. By : Sri Rezeki Candra Nursari
PEMROGRAMAN I By : Sri Rezeki Candra Nursari Materi : nursari2010.blogdetik.com String String Handling Java.util,Java.io AWT Event Windows Graphics Text Control Layout Manager Menu GUI Handling Image New
Praktikum 6 SubForm dan Kode VBA
Praktikum 6 SubForm dan Kode VBA A. TUJUAN Dapat mengkaitkan antara Form Utama dan SubForm Dapat menghubungkan antar Form secara manual Memahami arti dari Non-Synchronized Form Dapat memodifikasi properti
IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS
IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS I. Tujuan : 1. Mahasiswa dapat memahami tentang komponen pada Visual Basic yang digunakan untuk membuat koneksi aplikasi Visual Basic dengan
PEMROGRAMAN LANJUTAN JAVA. Dasar-Dasar Netbeans
PEMROGRAMAN LANJUTAN JAVA Dasar-Dasar Netbeans OLEH ONDRA EKA PUTRA, S.KOM FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS PUTRA INDONESI YPTK PADANG DASAR-DASAR NETBEANS Dalam pembahasan ini akan belajar dasar-dasar
Tutorial Singkat Menggunakan Altium Design Winter/ Protel Dxp. Oleh : Ardya Dipta N 13206180 [email protected] / ardyadipta@gmail.
Oleh : Ardya Dipta N 13206180 [email protected] / [email protected] Altium Design Winter adalah program yang digunakan untuk mendesain PCB. Pada altium 2009 ini, fitur yang diberikan Altium sudah
BAB I SEKILAS VISUAL STUDIO.NET 2008
BAB I SEKILAS VISUAL STUDIO.NET 2008 Pembahasan Materi : Mengenal IDE Visual Studio.NET 2008. Pembuatan project pada Visual Studio.NET 2008. Pengenalan kontrol yang sering digunakan, menulis kode program
1. MENGENAL VISUAL BASIC
1. MENGENAL VISUAL BASIC 1.1 Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh
BAB-XI MEMBUAT SUBFORM
BAB-XI MEMBUAT SUBFORM 1. Buatlah file Database dengan nama MODUL-10 2. Buat 3 (tiga) buah file Tabel, dengan struktur sebagai berikut : a. Tabel-1 : TABEL NOFAK b. Tabel-2 : TABEL DETAIL c. Tabel-3 :
Pembuatan Report menggunakan JasperReports dan ireport
Pembuatan Report menggunakan JasperReports dan ireport Oleh : Tutorial ini adalah lanjutan dari tutorial sebelumnya yang berjudul Pemrograman Database Java- MySQL bisa dibaca di http://www.scribd.com/doc/72455088/pemrograman-database-java-mysql.
BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0
BAB I Pengenalan Microsoft Visual Basic 6.0 Pembuatan program dalam Visual Basic berbeda dengan pembuatan program-program DOS atau pemrograman yang bersifat konvensional. Dalam Visual Basic, pembuatan
MENGGUNAKAN SUB FORM. Adi Rachmanto, S.Kom., M.Kom Program Studi Akuntansi FEB UNIKOM
MENGGUNAKAN SUB FORM Adi Rachmanto, S.Kom., M.Kom Program Studi Akuntansi FEB UNIKOM KONSEP FORM TRANSAKSI Dalam membuat form transaksi, kita melibatkan ke-4 tabel yang telah kita buat. Ketika menyimpan
ELEARNING UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA
MANAJEMEN KONTEN ELEARNING UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA 2013 Elearning UPN Veteran Jakarta 1 MODUL 2 MANAJEMEN KONTEN 2.1. Membuat Label 2.1.1. Keterangan Label berfungsi untuk memberikan
Membuat Visual Studio solution untuk pengembangan aplikasi berbasis SharePoint
Membuat Visual Studio solution untuk pengembangan aplikasi berbasis SharePoint Sebelum developer membuat class, method, dan sebagainya, Team Leader harus membuatkan Visual Studio solution terlebih dahulu.
BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Pelaksanaan Proyek Akhir dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan pada Bagian
BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN 4.1 Metode Pelaksanaan Pelaksanaan Proyek Akhir dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan pada Bagian Operasional PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) yang pelaksanaannya pada: Tanggal :
LAMPIRAN MODUL 3 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
LAMPIRAN MODUL 3 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI TI3205 PERANCANGAN TEKNIK INDUSTRI 2 PENGENALAN MICROSOFT ACCESS 2007 PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2011 LAMPIRAN : PENGENALAN MICROSOFT
MODUL X DATABASE VB. Modul Praktikum Bahasa Pemrograman Visual (BPV)
MODUL X DATABASE VB A. Tujuan 1. Memahami dan menerapkan operasi-operasi database. 2. Memahami langkah pembuatan aplikasi database. 3. Memahami konfigurasi data source. 4. Memahami pembuatan Table Adapter.
SMK BHAKTI NUSANTARA BOJA
MEMBUAT FORM BASIS DATA DAN KONEKSI KE MYSQL MEMBUAT FORM DATABASE DI MICROSOFT ACCESS DISUSUN OLEH : DEKA MUKHAMAD WILDAN SMK BHAKTI NUSANTARA BOJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 E-Mail : [email protected]
TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA
TABEL Dalam pembuatan database, data yang pertama dibuat adalah tabel. Tabel merupakan kumpulan data yang tersusun menurut aturan tertentu dan merupakan komponen utama pada database. Table disusun dalam
Modul 3 Pembuatan Form dengan Wizard dan Penambahan kode VBA
Modul 3 Pembuatan Form dengan Wizard dan Penambahan kode VBA Tujuan : Membuat Form dengan wizard Pembuatan tombol (command button) pada form Memahami pengoperasian Update dan Delete pada Form Dapat membuat
BAB-II OPERASI TABEL
BAB-II OPERASI TABEL 2.1. Modifikasi Tabel Terkadang Anda perlu mengatur field yang sudah ditempatkan pada tabel, kemudian suatu saat struktur tabel tersebut ingin kita rubah, misalnya mengganti field,
MEMBUAT LAPORAN (DATA REPORT)
1 MEMBUAT LAPORAN (DATA REPORT) Data Report merupakan sebuah desain untuk mencetak laporan dimana memiliki bagian-bagian seperti terlihat pada gambar 1 berikut : Gambar 1. Tampilan Data Report Maksud dari
Algoritma Pemrograman A
Algoritma Pemrograman A Memahami Proyek Proyek dan Dasar Dasar Delphi Code Memahami proyek Delphi Komponen Proyek Project Explorer Windows Dasar-Dasar Delphi Code Procedures IDE (Intregated Development
Ginanjar Utama Workbench Tempat Bekerja
Tutorial Eclipse Ginanjar Utama [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe
Epi Info Instalasi File Installer Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe File installer versi terbaru dapat diperoleh melalui situs
INSTRUKSI PENCABANGAN
INSTRUKSI PENCABANGAN Sebagai pengembang (programmer) sudah pasti mengetahui jenis operasi instruksi. Salah satu yang perlu dipelajari atau dimengerti adalah operasi instruksi pencabangan. 3.1 Pencabangan
Pengenalan. Microsoft Access. TI3007 Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi III. Perancangan Basis Data
Pengenalan Microsoft Access TI3007 Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi III Perancangan Basis Data PENDAHULUAN Microsoft Access adalah sebuah program aplikasi untuk mengolah database (basis data)
Flexi Conference Client User Manual
Flexi Conference Client User Manual I. DOWNLOAD SOURCE 1. Double klik unduh klien 2. Klik Run untuk instalasi & klik save untuk menyimpan installer F CON. II. INSTALASI 1. Double klik file source F con
Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form
Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form Pokok Bahasan : - Membuat dan menggunakan switchboard - Membuat Menu Navigasi Berupa Form Tujuan : - Mahasiswa mampu membuat dan menggunakan switchboard
BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI JAVA VIDEO CONFERENCE. 1. Prosesor 500 MHz atau lebih tinggi, MB RAM minimum, 3. 1 MB free hardisk space
BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI JAVA VIDEO CONFERENCE 4.1 User Requirement 4.1.1 Hardware Requirement Aplikasi ini dapat berjalan pada komputer dengan spesifikasi minimum sebagai berikut: 1. Prosesor
Prosedur merupakan suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan
Prosedur merupakan suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan. Tujuan dari prosedur ini adalah sebagai
DATABASE SQL SERVER. Database SQL Server Halaman 1
1 DATABASE SQL SERVER Objektif: Mengetahui sejarah SQL Server 7.0 Mengengetahui perbedaan SQL Server dengan Microsoft Access Mengenal program bantu yang ada di SQL Server 7.0 Mengetahui cara membuat database
KOMPUTER APLIKASI BISNIS
PANDUAN PERKULIAHAN KOMPUTER APLIKASI BISNIS Dengan Menggunakan Microsoft Access 2007 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG MEMBUAT APLIKASI PENJUALAN SEDERHANA DENGAN MICROSOFT ACCESS
URAIAN POKOK PERKULIAHAN
Minggu ke : 1 Penyusun : Dian Usdiyana Rini Marwati Materi : 1. Pengenalan Delphi 1.1 IDE 1.2 Bagian-bagian IDE 1.3 Membuat & Menyimpan Program 1.4 Memanggil & Mengedit Program 1.5 Simbol Button 1.6 Label
FLASH, FRAME, BEHAVIOR
FLASH, FRAME, BEHAVIOR 1. Flash Menyisipkan Flash Button a. Pilih menu : insert image interactive flash button b. Tentukan property : Style : pilih bentuk / jenis tombol flash Button text : tulis label
MANUAL PENGOPERASIAN JSTOCKINVENTORY Twitter
MANUAL PENGOPERASIAN JSTOCKINVENTORY 2 www.jasaplus.com 082227927747 Twitter : @ringlayer email : [email protected] [email protected] DAFTAR ISI BAB 1. PENGENALAN DAN INSTALASI JSTOCKINVENTORY 1.1.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Internet Internet merupakan suatu jaringan antar komputer yang saling dihubungkan. Media penghubung tersebut bisa melalui kabel, kanal satelit maupun frekuensi radio, sehingga
Menggunakan Microsoft Access (perhatikan untuk red text)
Menggunakan Microsoft Access (perhatikan untuk red text) 1. Membuat Database dan Tabel Materi ini akan menjelaskan bagaimana membangun database, tabel dan field. Akan dijelaskan pula mengenai format dan
MODUL 7. Apakah Joomla itu? A. Pra-Instalasi Joomla. Tujuan : 1. Pengenalan Joomla 2. Installasi Joomla 3. Pengenalan Section dan Categories
MODUL 7 JOOMLA Tujuan : 1. Pengenalan Joomla 2. Installasi Joomla 3. Pengenalan Section dan Categories Apakah Joomla itu? Sejauh ini joomla adalah: Joomla! is a free open source framework and content publishing
BAB I MENGENAL PLANNER
Bab I Mengenal Planner BAB I MENGENAL PLANNER Planner adalah tool manajemen proyek yang general purpose dan menyediakan berbagai fitur, yang tersedia melalui 4 layar terpisah yang disebut layout views.
SMS Gateway. oleh: Kaka E. Prakasa Nanang Syaifudin
SMS Gateway oleh: Kaka E. Prakasa Nanang Syaifudin FrontlineSMS adalah perangkat lunak bebas untuk manajemen sms yang relatif lebih sederhana dan mudah digunakan untuk berbagai keperluan dibandingkan dengan
ELEARNING UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA
MANAJEMENT KONTENT Disusun Oleh : Septian Firman Sodiq, Skom ELEARNING UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA 2013 Elearning UPN Veteran Jakarta 1 MODUL 2 MANAJEMENT KONTEN 2.1. Membuat Label
PENGENALAN INTERFACE MACROMEDIA DITECTOR MX
PENGENALAN INTERFACE MACROMEDIA DITECTOR MX Sebelum kita mempraktekkan tutorial singkat ini, sebaiknya software Macromedia Director di-install terlebih dahulu. Untuk menjalankan program Macromedia Director
BAB VII. Ringkasan Modul:
BAB VII MENAMPILKAN DATA SPASIAL Ringkasan Modul: Menampilkan Data Berdasarkan Kategori Data Attribut Menampilkan Data dalam Semua Kategori Menampilkan Data Berdasarkan Kategori yang Diinginkan Membuat
Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form
Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form Pokok Bahasan Membuat dan Menggunakan Switchboard Membuat Menu Navigasi Berupa Form Untuk memudahkan navigasi semua obyek pada file database
Pemrograman Visual (Borland Delphi 7.0)
Pemrograman Visual (Borland Delphi 7.0) Pengenalan Aplikasi Visual Aplikasi adalah adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas
1. Desktop Microsoft Windows
1. Desktop Microsoft Windows Icon Shortcut Quick Launch Taskbar Taskbar Shortcut Pada umumnya, taskbar ialah bagian yang terletak pada bagian bawah dari desktop. Tombol Start, tombol program-program aktif,
PENGENALAN MICROSOFT SQL SERVER
PENGENALAN MICROSOFT SQL SERVER Pendahuluan MS-SQL Server merupakan salah satu contoh perangkat lunak DBMS (database management system) yang banyak digunakan oleh banyak perusahaan saat ini. SQL Server
Modul Praktikum Ke-1
Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 1 Modul Praktikum Ke-1 (Tampilan VB, Event, Property, Objek Kontrol : form, text, label, command) Mengenal Visual Basic (VB) Visual Basic adalah salah satu perangkat
SHARING DATA, PRINTER, DAN INTERNET PADA WINDOWS 7 (SEVEN)
SHARING DATA, PRINTER, DAN INTERNET PADA WINDOWS 7 (SEVEN) Mungkin tulisan ini terlalu jadul terutama bagi teman-teman di SMK Teknik Informatika dan Komputer. Tapi menurut saya gak salah jika saya sharing
: tanggal yang ditargetkan untuk task selesai dikerjakan. : deskripsi singkat dari task yang akan dibuat.
175 Start Date Finish Date Description Assign To : tanggal yang ditargetkan untuk task mulai dikerjakan. : tanggal yang ditargetkan untuk task selesai dikerjakan. : deskripsi singkat dari task yang akan
PRAKTIKUM 6 SPINNER. 1. Aktifkanlah project baru, File New Project Android Application Project. Modul 6 Spinner Page 1
PRAKTIKUM 6 SPINNER Spinner adalah aplikasi sederhana untuk menyusun pilihan ketika akan memilih sebuah jawaban berupa option, dan menampilkan jawaban terpilih di textbox. Spinner merupakan view yang memiliki
2.1 Membuat Aplikasi Berbasis Dialog Dengan Wizard
Aplikasi Pocket PC dengan E-Visual C++ [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
Registrasi Image dengan ARC VIEW
MODUL 5 DIGITASI dengan Arc View Registrasi Image dengan ARC VIEW Aktifkan extension image analysis, TIFF or JPEG Add Theme, pilih gambar yang mau didigitasi. Tool Align akan aktif. Pilih Tool Align Klik
BAB XI BEKERJA DENGAN QUERY
DIKTAT MATA KULIAH SOFTWARE TERAPAN II BAB XI BEKERJA DENGAN QUERY IF Query Query merupakan objek database yang dapat digunakan untuk memasukkan data yang berupa rumus. Selain itu, kita juga dapat melakukan
Ms. SQL Server mengimplementasikan database dengan menyimpan 2 struktur, yaitu :
Praktikum 1 MEMBANGUN DATABASE DAN MENGATUR KEAMANANNYA Tujuan : 1 Praktikan mampu untuk membuat database dengan tiga (3) metode yang akan diujicobakan pada praktikum I ini. 2 Praktikan mampu untuk mengatur
Cara Mengelompokan Pada Folder di Ms Outlook 2007
by Alkom 1stSolution Cara Mengelompokan Email Pada Folder di Ms Outlook 2007 Berikut ini adalah langkah-langkah cara membuat Rule / Email Filtering di Microsoft Outlook 2007. 1. Buka aplikasi Microsoft
BAB 5 PEMBUATAN MENU DALAM ORACLE FORMS
BAB 5 PEMBUATAN MENU DALAM ORACLE FORMS Pada aplikasi database, untuk mengakses form dan report yang sudah dibuat, diperlukan menu. Menu dapat menjadi petunjuk bagi user untuk memilih form atau report
Lembar kerja access Title bar merupakan judul dari jendela program atau nama file yang sedang aktif Tombol office merupakan tombol yang menampung
Lembar kerja access Title bar merupakan judul dari jendela program atau nama file yang sedang aktif Tombol office merupakan tombol yang menampung perintah perintah menu yang sering digunakan dalam access
Sebelum kita membahas tentang Microsoft Access ada baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan database.
A. Pengertian Database dan Microsoft Access 1. Database Sebelum kita membahas tentang Microsoft Access ada baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan database. Database adalah
Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 68 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat:
Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 68 hlm Harga: Rp 14.800 Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat: Buku ini berisi tip dan trik tentang pemrograman aplikasi database dengan Microsoft Access 2000,
Cara Membuat Mail Merge di Word 2010
Cara Membuat Mail Merge di Word 2010 Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu
Mengenal dan Mulai Bekerja dengan Access 2007
Mengenal dan Mulai Bekerja dengan Access 2007 1. Klik tombol yang ada di taskbar. 2. Pilih atau klik menu All Programs > Microsoft Office > Microsoft Office Access 2007. 3. Pada jendela Getting Started
MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1
MACROMEDIA FLASH Macromedia flash/adobe Flash adalah perangkat lunak aplikasi untuk pembuatan animasi yang digunakan untuk halaman web. Macromedia flash mampu melengkapi website dengan beberapa macam animasi
Penggunaan Surat Elektronik Resmi di Lingkungan Kementerian Keuangan dan Fitur Pendukung
Penggunaan Surat Elektronik Resmi di Lingkungan Kementerian Keuangan dan Fitur Pendukung Overview Akses Email Kemenkeu Melalui Webmail Konfigurasi Email Menggunakan Ms. Office Outlook Pada Perangkat Join
BAB 5 MEMBUAT DOKUMEN
BAB 5 MEMBUAT DOKUMEN 5.1 MEMULAI ACL DAN MEMBUAT DOKUMEN BARU ACL menyimpan semua informasi mengenai data yang digunakan kedalam sebuah file yang disebut dengan dokumen. Data yang diolah oleh komputer
Modul Praktikum Basis Data 5 Query
Modul Praktikum Basis Data 5 Query Pokok Bahasan : - Membuat query - Menjalankan query - Memberikan criteria query - Menghapus query - Studi Kasus query Tujuan : - Mahasiswa mampu membuat query pada database
BAB VI. Ringkasan Modul. Mengedit Data Vektor Membuat Setting Snap Menambah Feature Linier Menambahkan Feature Titik Menggunakan Koordinat Absolut
BAB VI MENGEDIT DATA VEKTOR Ringkasan Modul Mengedit Data Vektor Membuat Setting Snap Menambah Feature Linier Menambahkan Feature Titik Menggunakan Koordinat Absolut 6.1. Mengedit Data Vektor Langkah awal
MODUL 1 DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C++
MODUL 1 DASAR-DASAR PEMROGRAMAN C++ Integrated Development Environtment (IDE) pada Microsoft Visual C++ 2008 telah dilengkapi dengan fasilitas untuk membuat kode sumber (source code), kompilasi (compiler)
SERVLET. 5.1 Membuat Program Servlet
SERVLET Servlet merupakan dasar dari teknologi Java Web, yaitu sebuah class Java yang mempunyai kemampuan sebagai server. Servlet bekerja berdasarkan model request-respone, dan dasar dari teknologi bersama
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN. menentukan dan mengungkapkan kebutuhan sistem. Kebutuhan sistem terbagi menjadi
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3. Analisis Kebutuhan Sistem Hal pertama yang perlu dilakukan dalam analisis kebutuhan sistem adalah menentukan dan mengungkapkan kebutuhan sistem. Kebutuhan sistem terbagi
BAB VI MEMBUAT MAIL MERGE
BAB VI MEMBUAT MAIL MERGE A. Mengenal Mail Merge Mail Merge merupakan salah satu fasilitas yang disediakan Microsoft Word untuk membuat surat massal. Mail Merge dapat kita terapkan dalam bentuk : 1. amplop
KSI B ~ M.S. WULANDARI
1 MODUL I : TABEL Microsoft Access adalah perangkat lunak database management system (DBMS). Database dalam Microsoft Access dapat terdiri atas satu atau beberapa tabel, query, form, report, makro, dan
Spesifikasi: Ukuran: 11x18 cm Tebal: 144 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Juni 2005 Sinopsis singkat:
Spesifikasi: Ukuran: 11x18 cm Tebal: 144 hlm Harga: Rp 19.800 Terbit pertama: Juni 2005 Sinopsis singkat: Membahas teknik pembuatan aplikasi database menggunakan Microsoft Access Project 2003 dan SQL Server
Bab II. TINJAUAN PUSTAKA
Bab II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terdahulu Berdasarkan penelitian penulis, aplikasi distribusi penjualan barang sudah ada. Dari aplikasi yang sudah ada tersebut penulis ingin mengembangkan lagi
BAB 4 MEMBUAT LIST OF VALUE (LOV) DAN NON-BASE TABLE FIELDS
BAB 4 MEMBUAT LIST OF VALUE (LOV) DAN NON-BASE TABLE FIELDS Merupakan suatu hal yang sangat menjemukan bagi user untuk mengingat begitu banyak kode dan bilangan pada saat memasukkan data pada form entry.
Delphi Cara membuka aplikasi Delphi 7. Start All Programs Borland Delphi 7 Delphi Perkenalan jendela Delphi 7. syahada.blogspot.
1. Cara membuka aplikasi Delphi 7 Start All Programs Borland Delphi 7 Delphi 7 2. Perkenalan jendela Delphi 7 Ket : 1. Object Tree View Merupakan sebuah diagram pohon yang menggambarkan hubungan logis
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Penjualan Pada saat perusahaan menjual barang dagangnya, maka diperoleh pendapatan. Jumlah yang dibebankan kepada pembeli untuk barang dagang yang diserahkan merupakan
BAB 2 Membuat dan Menjalankan Form dengan Single Block
BAB 2 Membuat dan Menjalankan Form dengan Single Block Pada bab ini, akan dibahas cara untuk membuat basic data entry dan query untuk satu table. Pada umumnya, data block dalam suatu form berkorespondensi
Membangun Android Studio Dengan Gradle
Membangun Android Studio Dengan Gradle Firmansyah Agustian [email protected] Abstrak Sebuah ide untuk Android Development yang diperkenalkan google pada acara Google I/O 2013. Android Studio merupakan
MICROSOFT ACCESS. Pengenalan Microsoft Office Access 2003
MICROSOFT ACCESS Pengenalan Microsoft Office Access 2003 Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat menbantu kita membuat aplikasi database dalam waktu relatif singkat, Biasanya digunakan untuk
Konsep Sistem Informasi B
MICROSOFT ACCESS FORM Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel atau query dalam bentuk interface grid, tombol, dan lain-lain kontrol windows.
Autoplay Media Studio
2013 Autoplay Media Studio Donny kurniawan X-TKJ1 10/29/2013 A. Tujuan - Mengetahui fungsi dan tujuan software Autoplay Media Studio. - Dapat mengoperasikan Autoplay Media Studio. - Dapat membuat sebuah
Gambar 1. Jendela Ms. Access Pilihan: New : menu untuk membuat file basis data baru. Recent : menu untuk membuka file basis data yang sudah ada.
Mata Pelajaran : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi Standar Kompetensi : Microsoft Office Access Kompetensi Dasar : Mengoperasikan Software Aplikasi Basis Data Kelas : XI Pertemuan 2 A. Menjalankan
PROSEDUR MENJALANKAN MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007
PROSEDUR MENJALANKAN MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007 a. Untuk menjalankan microsoft office access ini, buka terlebih dahulu dengan klik start, klik all programs, pilih microsoft office, dan pilih microsoft
Pengenalan SPSS 15.0
Pengenalan SPSS 15.0 1.1 Pengantar SPSS SPSS atau kepanjangan dari Statistical Product and Service Solution merupakan salah satu dari sekian banyak software statistika yang banyak digunakan oleh berbagai
MODUL 1 INSTALASI PAKET JAVA DAN PROGRAM SEDERHANA
MODUL 1 INSTALASI PAKET JAVA DAN PROGRAM SEDERHANA A. Target Pembelajaran 1. Siswa mampu menginstal JDK 2. Siswa mampu menjalankan eclipse 3. Siswa mampu membuat program sederhana B. Materi 1. Pengenalan
Java Library dan Java Swing
Java Library dan Java Swing Pembuatan Class Library Aritmatik pada Bangun Datar dan Bangun Ruang serta Dimanfaatkan pada Project Java Swing Java Library dan Java Swing Pembuatan Class Library Aritmatik
Cara Membuat Mail Merge di Word 2007
Cara Membuat Mail Merge di Word 2007 Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNISKA. Modul NetBeans 8.1. Disusun oleh: Mirza Yogy Kurniawan. Modul Praktek NetBeans 8.1 Studi Kasus Perpustakaan
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNISKA Modul NetBeans 8.1 Disusun oleh: Mirza Yogy Kurniawan Modul Praktek NetBeans 8.1 Studi Kasus Perpustakaan FAKULTAS TEKNOLOGI INFORM ASI UNISKA Daftar Isi BAB I KONEKSI
Lampiran A : PENGENALAN LINGKUNGAN VISUAL C++
Lampiran A : PENGENALAN LINGKUNGAN VISUAL C++ Berbagai contoh dan latihan yang diberikan dalam buku pegangan praktikum ini didasarkan pada standar ANSI C dan dijalankan dalam lingkungan Visual C++ Oleh
