PEDOMAN DASAR EKSAMINASI PUTUSAN
|
|
|
- Yandi Doddy Lesmono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 I. PENDAHULUAN PEDOMAN DASAR EKSAMINASI PUTUSAN Putusan/Penetapan yang sudah diminutasi paling lambat 14 hari setelah dijatuhkan, apabila putusan tersebut sudah berkekuatan hukum tetap (in cracht van gewijsde) maka dilakukan pemberkasan untuk selanjutnya diarsipkan. Arsip perkara yang masih aktif (telah diputus dan diminutasi tetapi masih berproses atau dalam upaya hukum) dikelola oleh panitera gugatan/permohonan, sedang arsip perkara tidak aktif (telah berkekuatan hukum tetap dan tidak ada upaya hukum lagi) dialihkan pengelolaannya pada panitera muda hukum. Seiring dengan proses minutasi, pemberkasan dan pengarsipan perkara tersebut yang dikelola oleh pejabat kepaniteraan, sangat diperlukan adanya kontrol agar semua berkas putusan/penetapan yang tidak aktif atau sudah final tersebut melalui proses dan penyelesaian yang baik dan benar. Dalam hal ini, maka diperlukan pemeriksaan tersendiri secara cermat dan sistimatis. Bentuk pemeriksaan yang dimaksud lazim disebut eksaminasi yang meliputi administrasi perkara, administrasi persidangan dan putusan itu sendiri. Eksaminasi merupakan kegiatan pembinaan dan pengawasan tidak langsung yang dilakukan oleh pimpinan Pengadilan tingkat pertama serta Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama dan Hakim Tinggi dalam kapasitasnya sebagai Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah (HATIBINWASDA). Sesuai dengan SK Dirjen Badilag No. 1207/DJA/HK.00.7/SK/VII/2012 tentang Pedoman Pemberdayaan Hakim Tinggi sebagai Kawal Depan Mahkamah Agung, antara lain diatur bahwa eksaminasi putusan itu dilakukan secara berjenjang, yaitu putusan hakim tingkat pertama dieksaminasi oleh Ketua dan Wakil Ketua PA yang bersangkutan dan hasilnya dikirim kepada Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah (HATIBINWASDA) untuk dievaluasi. Putusan Ketua dan Wakil Ketua PA dieksaminasi oleh HATIBINWASDA dan hasilnya disampaikan kepada Ketua PTA melalui Wakil Ketua sebagai Koordinator Pembina dan Pengawas. Sedang putusan hakim Tinggi dieksaminasi oleh Ketua dan Wakil Ketua PTA dan dilaporkan kepada Dirjen Badilag Cq. Dirbinganis disertai rekomendasi. Hasil eksaminasi yang dilakukan oleh atasan langsung dan atau pejabat yang berwenang, selanjutnya akan dievaluasi oleh atasan atau pejabat yang lebih tinggi. Kegiatan eksaminasi yang lebih intensif dilakukan dengan sistem bedah berkas secara detail dan tuntas. Eksaminasi putusan dilakukan sekali dalam tiga bulan yang selain berfungsi sebagai upaya pembinaan dan pengawasan tidak langsung, juga sekaligus hasil eksaminasi itu dapat menjadi bahan penilaian yang ada kaitannya dengan mutasi dan promosi atau reword dan punishmen terhadap hakim yang bersangkutan. Selain itu, sangat berguna untuk informasi awal bagi Hakim
2 Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah (HATIBINWASDA) dalam rangka kegiatan pembinaan pada Pengadilan Agama. II. BAGIAN-BAGIAN YANG PERLU DIEKSAMINASI 1. ADMINISTRASI PERKARA : - Gugatan/permohonan yang meliputi : identitas para pihak, posisi para pihak, posita gugatan ( kejadian dan hukumnya), petitum dan hubungannya dengan posita, tanda tangan surat gugatan/permohonan. - PMH yang meliputi : format PMH, nomor, nama susunan majelis hakim,limit waktu antara tanggal pendaftaran dengan penerbitan PMH, perubahan PMH (jika ada), tanggal pembuatan dan tanda tangan Ketua PA., termasuk PMH sidang ikrar talak untuk perkara cerai talak. - PHS yang meliputi : Format PHS (termasuk jika gugatan disertai permohonan sita jaminan), nomor, hari sidang pertama dan tenggang waktunya, penundaan sidang, tanggal pembuatan PHS, tanda tangan Ketua Majelis, termasuk PHS ikrar talak, buku agenda sidang dan kelengkapan court calender masing-masing Ketua Majelis dan masing-masing hakim. - Penunjukan Panitera/ PP yang meliputi : format penunjukan, hari dan tanggal sidang pertama, nama Panitera/PP yang ditunjuk, tanggal surat penunjukan, dan tanda tangan Panitera. - Penunjukan Juru sita/jsp yang meliputi : format penunjukan, hari dan tanggal sidang pertama, nama Juru Sita/JSP yang ditunjuk, tanggal surat penunjukan, dan tanda tangan Panitera. - Administrasi lainnya yaitu : registrasi perkara, jurnal keuangan, pelaporan dan pengarsipan perkara (jika eksaminasi itu dilakukan pada PA. setempat). - Eksekusi putusan yang meliputi : sita eksekusi (jika ada), aanmaning serta berita acaranya, pelaksanaan putusan (eksekusi) serta berita acaranya. 2. ADMINISTRASI PERSIDANGAN : - Pemanggilan para pihak yang meliputi : format PGL, nomor, nama para pihak, waktu pemanggilan, panggilan saksi/saksi ahli (jika ada), keterangan pihak yang dipanggil (misalnya, bertemu dan berbicara dengan tergugat), nama dan tanda tangan pihak/lurah atau Kepala Desa dan capnya (dalam hal tidak ketemu dengan pihak yang dipanggil), pengumuman/penempelan surat panggilan (jika ada), tanda tangan JS/JSP. pemberitahuan isi putusan (PBT) - Berita Acara Sidang (BAS) yang meliputi : tempat/waktu sidang, posisi para pihak, susunan majelis yang bersidang, kehadiran atau tidak hadirnya para pihak, mediasi serta laporannya, pernyataan sidang terbuka untuk umum, upaya perdamaian oleh majelis, pembacaan surat gugatan/permohonan,
3 perubahan surat gugatan/permohonan (jika ada), tanggapan/putusan tentang eksepsi (jika ada), pernyataan sidang tertutup untuk umum, penundaan sidang yang terbuka untuk umum, pemeriksaan/tanggapan pihak-pihak, pemeriksaan bukti (surat dan saksi), pembacaan putusan yang terbuka untuk umum, rumusan amar putusan pada BAS., renvoi pada BAS (termasuk pada jawaban, replik dan duplik serta kesimpulan tertulis yang diajukan), pemberian nomor BAS yang berkelanjutan, dan penanda tanganan BAS. 3. PUTUSAN/PENETAPAN : - Kepala dan identitas putusan/penetapan yang meliputi : Nomor putusan/ penetapan, penulisan kalimat Basmalah (sebaiknya dengan huruf arab), Irahirah Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan YME, identitas para pihak serta posisinya (termasuk kuasa hukumnya jika ada), konsiderans selengkapnya; - Tentang Duduk perkaranya yang meliputi : pernyataan tanggal pendaftaran perkara, isi gugatan, pernyataan kehadiran/tidak hadirnya para pihak, upaya perdamaian, upaya mediasi serta isi laprannya, pembacaan surat gugatan, perubahan gugatan (jika ada), jawaban pihak tergugat, replik pihak penggugat (jika ada), duplik tergugat (jika ada),sita jaminan (jika ada), pembuktian dari penggugat, pembuktian dari tergugat, pemeriksaan setempat (discente) jika ada, kesimpulan dari para pihak serta pernyataan para pihak tidak akan mengajukan sesuatu lagi dan mohon putusan. - Tentang hukumnya yang meliputi : pertimbagan hukum telah dilakukannya upaya perdamaian, pelaksanaan mediasi, substansi dalil/ jawab menjawab para pihak (hal-hal yang diakui dan yang disanggah oleh tergugat), perumusan pokok masalah (dari hal yang disangkal atau tidak diakui, bisa dalam bentuk kalimat tanya atau pernyataan), analisa pebuktian dari masing-masing pihak ( meliputi syarat formal dan syarat materiil serta dengan metode analisis yang tepat), fakta hukum yang dirumuskan dari hasil analisis terhadap bukti-bukti yang ada, penemuan hukum berupa sumber hukum yang relevan (peraturan perundangundangan, dalil Alqur an, Hadist, kaedah fiqh dan yurisprudensi), serta pertimbangan mengenai pembebanan biaya perkara. - Amar putusan/penetapan atau penerapan hukumnya yang meliputi : bentuk dan sifat amar putusan/penetapan (sebagai jawaban dari petitum gugatan/permohonan), sistimatika amar putusan, redaksi dan bahasa amar putusan/penetapan. - Penutup putusan/kaki putusan yang meliputi : hari dan tanggal penjatuhan putusan (miladiyah dan hijriyah), pernyataan sidang terbuka untuk umum, nama majelis hakim serta panitera sidang serta kehadiran atau tidaknya pihakpihak, tanda tanganan majelis hakim dan panitera sidang, rincian biaya perkara, dan perhatikan nomor halaman putusan/penetapan (harus ditulis pada bagian kanan bawah dengan kalimat misalanya : halaman 1dari 20 dst).
4 III. FORMULIR EKSAMINASI PUTUSAN Hasil eksaminasi putusan/penetapan dirumuskan dalam format yang telah ditentukan, sekaligus berfungsi sebagai laporan kepada pejabat yang lebih tinggi secara berjenjang untuk menjadi bahan dalam melakukan evaluasi dengan pemberian nilai untuk masing-masing komponen yang dieksaminasi. Untuk evaluasi hasil eksaminasi dimuat dalam formulir tersendiri. Contoh formulir hasil eksaminasi yang selanjutnya akan dievaluasi adalah sebagai berikut : HASIL EKSAMNASI PUTUSAN NO....Tgl.... An :... Hakim/Ketua/wakil Ketua Pengadilan Agama Administrasi Perkara : Administrasi Persidangan : b. Temuan : Putusan/Penetapan : 3.1. Kepala dan identitas Putusan/Penetapan: a. Temuan :... b. Temuan :... Seharusnya :... c. Dst Duduk perkara/pemetaan informasi para pihak : a. Temuan :...
5 c. Dst Rumusan Pokok Masalah : a. Temuan :... b. Temuan :... c. Dst Analisa bukti :. c. Dst Fakta-Fakta Hukum : 3.6. Penemuan Hukum 3.7. Amar Putusan : 3.8. Penutup/Kaki Putusan :
6 KESIMPULAN : Dst... REKOMENDASI : Dst......, Hakim Tinggi/Ketua PA IV. P E N U T U P Catatan Askor : Catatan Koordinator : Demikian pedoman dasar eksaminasi putusan ini yang pelaksanaannya berpedoman pada petunjuk tehnis dari Mahkamah Agung RI. Cq Dirjen Badilag, baik melalui surat keputusan, surat edaran maupun hasil rumusan yang sudah final dari bimbingan tehnis yustisial atau pelatihan lainnya. Manado, 1 Pebruari 2013 Wakil Ketua/Koordinator BINWAS, ttd Drs. H. Abuhuraerah, SH., MH.
REKAPITULASI TEMUAN PELAKSANAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS POLA BINDALMIN DAN HUKUM ACARA PERADILAN AGAMA TAHUN 2009 TEMUAN - TEMUAN
REKAPITULASI TEMUAN PELAKSANAAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS POLA BINDALMIN DAN HUKUM ACARA PERADILAN AGAMA TAHUN 2009 TEMUAN - TEMUAN NO. POLA BINDALMIN NO. HUKUM ACARA JURNAL KEUANGAN PERKARA 1 Tambahan
Tugas Pokok dan Fungsi. Andrie Irawan, SH., MH Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
Tugas Pokok dan Fungsi Andrie Irawan, SH., MH Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto Yogyakarta Struktur Organisasi Ketua Pengadilan Membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya
Drs. H. Zulkarnain Lubis, MH BAGIAN KEPANITERAAN Judul SOP Pelaksanaan Persidangan Perkara Gugatan Cerai Gugat
PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN JLN. ASAHAN KM. 3 TELP/FAX (0622) 7551665 E-MAIL : [email protected] SIMALUNGUN Nomor SOP W2-A12/ /OT.01.3/I/2017 Tanggal Pembuatan 28 Maret 2016 Tanggal Revisi 03 Januari
LANGKAH-LANGKAH PELENGKAP YANG TERLEWATKAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA
1 LANGKAH-LANGKAH PELENGKAP YANG TERLEWATKAN DALAM PEMERIKSAAN PERKARA oleh : Ali M. Haidar I. PENDAHULUAN Tulisan ini disajikan hanyalah sebagai ulangan dan bahkan cuplikan dari berbagai tulisan tentang
Drs. H. Zulkarnain Lubis, MH BAGIAN KEPANITERAAN Judul SOP Pelaksanaan Persidangan Perkara Gugatan Cerai Talak
PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN JLN. ASAHAN KM. 3 TELP/FAX (0622) 7551665 E-MAIL : [email protected] SIMALUNGUN Nomor SOP W2-A12/ /OT.01.3/I/2017 Tanggal Pembuatan 28 Maret 2016 Tanggal Revisi 03 Januari
ADMINISTRASI PERKARA KEPANITERAAN PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SIBOLGA
ADMINISTRASI PERKARA KEPANITERAAN PERDATA DI PENGADILAN NEGERI SIBOLGA No. KEGIATAN INDIKATOR TARGET KINERJA KET HARI I II III I I KEPANITERAAN PERKARA DI PENGADILAN NEGERI. Pendaftaran gugatan dan permohonan
STANDARD OPERATING PROCEDURES (S.O.P) PENANGANAN PERKARA PERDATA PADA PENGADILAN NEGERI TENGGARONG
STANDARD OPERATING PROCEDURES (S.O.P) PENANGANAN PERKARA PERDATA PADA PENGADILAN NEGERI TENGGARONG No TAHAPAN PELAKSANA DASAR 1. Penerimaan berkas perkara Kepaniteraan Perdata (Petugas Meja Pertama) 2.
PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA
Tempat Pendaftaran : BAGAN PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA Pengadilan Agama Brebes Jl. A.Yani No.92 Telp/ fax (0283) 671442 Waktu Pendaftaran : Hari Senin s.d. Jum'at Jam 08.00 s.d 14.00 wib PADA PENGADILAN
FORMULIR ADMINISTRASI KEPANITERAAN PENGADILAN AGAMA
2 2011 DRAFT FORMULIR ADMINISTRASI KEPANITERAAN PENGADILAN AGAMA FORMULIR ADMINISTRASI KEPANITERAAN PENGADILAN AGAMA DIREKTORAT PEMBINAN ADMINISTRASI PA DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN AGAMA MA RI
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENGAJUAN KEBERATAN DAN PENITIPAN GANTI KERUGIAN KE PENGADILAN NEGERI DALAM PENGADAAN TANAH BAGI PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN
TATA CARA PEMERIKSAAN ADMINISTRASI PERSIDANGAN
TATA CARA PEMERIKSAAN ADMINISTRASI PERSIDANGAN L II.3 TATA CARA PEMERIKSAAN ADMINISTRASI PERSIDANGAN I. PERKARA PERDATA Untuk memeriksa administrasi persidangan, minta beberapa berkas perkara secara sampling
ALUR PENDAFTARAN GUGATAN PERMOHONAN DI PENGADILAN NEGERI
ALUR PENDAFTARAN GUGATAN PERMOHONAN DI PENGADILAN NEGERI LUBUK PAKAM PERMOHAN Meja I Pendaftaran Permohonan &Kelengkapan Berkas & Menghitung Panjar Biaya Perkara Meja II Registrasi Perkara dan Kelengkapannya
TEKNIK PEMBUATAN BERITA ACARA SIDANG (BAS) 1
TEKNIK PEMBUATAN BERITA ACARA SIDANG (BAS) 1 Oleh : Drs. SUBUKI, M.H. A. PENDAHULUAN. Berita Acara Sidang atau juga disebut dengan proses verbal merupakan akta autentik yang berisi tentang proses pemeriksaan
R I N G K A S A N. setiap perkara perdata yang diajukan kepadanya dan Hakim berkewajiban membantu
R I N G K A S A N Tugas Hakim adalah menerima, memeriksa, mengadili serta menyelesaikan setiap perkara perdata yang diajukan kepadanya dan Hakim berkewajiban membantu pencari keadilan serta berusaha mengatasi
BAGAN ALUR PROSEDUR PENDAFTARAN PERKARA GUGATAN
BAGAN ALUR PROSEDUR PENDAFTARAN PERKARA GUGATAN PENGGUGAT/KUASA HUKUM Mendaftarkan Gugatan di Meja I MEJA I Pendaftaran Gugatan & Meneliti Kelengkapan Berkas & Menghitung Panjar Biaya Perkara () MAJELIS
PENGADILAN AGAMA CIREBON KELAS IB Jl. Dr. Ciptomangunkusumo No. 42 Telp./ Fax Cirebon 45131
PENGADILAN AGAMA CIREBON KELAS IB Jl. Dr. Ciptomangunkusumo No. 42 Telp./ Fax. 0231-205100 Cirebon 45131 SURAT KEPUTUSAN Nomor: W10-A17/ /K.U.04.2/VI/2011 TENTANG PANJAR BIAYA PERKARA PADA PENGADILAN AGAMA
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN PERDATA PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT. No AKTIVITAS PROSEDUR WAKTU
1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN PERDATA PENGADILAN NEGERI TANAH GROGOT No AKTIVITAS PROSEDUR WAKTU 1. Penyelesaian Perkara : Penyelesaian Perkara : Pendaftaran gugatan dan permohonan,
P U T U S A N. NOMOR 0004/Pdt.G/2017/PTA.Plk. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
P U T U S A N NOMOR 0004/Pdt.G/2017/PTA.Plk. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu dalam tingkat banding
STANDAR.OPERASIONAL.PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN PERDATA NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN
STANDAR.OPERASIONAL.PROSEDUR (SOP) KEPANITERAAN PERDATA NO. URAIAN KEGIATAN WAKTU PENYELESAIAN KETERANGAN A. PENYELESAIAN PERKARA 1. Pendaftaran gugatan dan permohonan, setelah biaya perkara ditaksir oleh
Adapun dari sisi materi, perubahan materi buku II Edisi Revisi 2009, dibandingkan dengan Buku II Edisi 2009, adalah sebagai berikut :
Perubahan Materi Adapun dari sisi materi, perubahan materi buku II Edisi Revisi 2009, dibandingkan dengan Buku II Edisi 2009, adalah sebagai berikut : 1. Penambahan 1 (satu) poin pada bagian Teknis Administrasi,
PENGADILAN AGAMA TANGERANG Jl. Perintis Kemerdekaan II Cikokol Tangerang, Telp./ Fax / website :
2016 TINDAKLANJUT PEMBINAAN DAN PENGAWASAN OLEH TIM HATIBINWASDA PENGADILAN TINGGI AGAMA BANTEN PADA PENGADILAN AGAMA TANGERANG TANGGAL 17-18 OKTOBER 2016 PENGADILAN AGAMA TANGERANG Jl. Perintis Kemerdekaan
Memperhatikan : I. PERSIDANGAN
RUMUSAN HASIL RAPAT KERJA DAERAH (RAKERDA) PENGADILAN AGAMA SEWILAYAH PENGADILAN TINGGI AGAMA KENDARI TANGGAL 29 S/D 31 MARET 2012 BERTEMPAT DI HOTEL PLAZA INN JL. ANTERO HAMRA NO. 57-59 KENDARI - SULAWESI
TEHNIK PEMBUATAN PUTUSAN. Oleh Drs. H. Jojo Suharjo ( Wakil Ketua Pengadilan Agama Brebes Kelas I. A. ) KATA PENGANTAR
TEHNIK PEMBUATAN PUTUSAN Oleh Drs. H. Jojo Suharjo ( Wakil Ketua Pengadilan Agama Brebes Kelas I. A. ) KATA PENGANTAR Tulisan ini pernah diunggah melalui website resmi Pengadilan Agama Purwokerto Kelas
PENGADILAN NEGERI BANTUL KELAS I B MANUAL MUTU PENJAMINAN MUTU PENGADILAN
PENGADILAN NEGERI BANTUL KELAS I B MANUAL MUTU PENJAMINAN MUTU PENGADILAN KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI BANTUL NOMOR 24 TAHUN 2017 STANDAR WAKTU PENYELESAIAN PERKARA PADA PENGADILAN NEGERI BANTUL 2017
PUTUSAN Nomor : 85/Pdt.G/2010/PA.Pkc
PUTUSAN Nomor : 85/Pdt.G/2010/PA.Pkc BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASAR KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat
BAB IV ANALISIS STUDI KASUS PUTUSAN HAKIM
57 BAB IV ANALISIS STUDI KASUS PUTUSAN HAKIM A. Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Putusan N0.251/Pdt.G/2013 PA.Sda Dalam memutuskan setiap Perkara di dalam persidangan hakim tidak serta merta memutuskan perkara
PROSEDUR BERPERKARA TATA CARA PENGAJUAN PERKARA (VIA BANK)
PROSEDUR BERPERKARA TATA CARA PENGAJUAN PERKARA (VIA BANK) Pertama : Pihak berperkara datang ke Pengadilan Agama dengan membawa surat gugatan atau permohonan. Kedua : Pihak berperkara menghadap petugas
P U T U S A N Nomor 00/Pdt.G/2012/PTA.Btn. BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA M E L A W A N
P U T U S A N Nomor 00/Pdt.G/2012/PTA.Btn. BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Banten yang mengadili perkara-perkara tertentu dalam tingkat
Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding:
Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon banding: 1. Permohonan banding harus disampaikan secara tertulis atau lisan kepada pengadilan agama/mahkamah syar iah dalam tenggang waktu : a. 14 (empat belas)
PENGGUGAT/ KUASANYA. Ketua Pengadilan Negeri menunjuk Majelis Hakim, dan Panitera menunjuk Panitera Pengganti. Kepaniteraan
PROSES PENYELESAIAN PERKARA PIDANA DI PENGADILAN NEGERI PROSES PENYELESAIAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI KEJAKSAAN NEGERI KEPANITERAAN PIDANA PENGGUGAT/ KUASANYA KEPANITERAAN PERDATA Berkas diterima
PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA. Oleh: NY. BASANI SITUMORANG, SH., M.Hum. (Staf Ahli Direksi PT Jamsostek)
PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA Oleh: NY. BASANI SITUMORANG, SH., M.Hum. (Staf Ahli Direksi PT Jamsostek) PENERAPAN HUKUM ACARA PERDATA KHUSUS PENGADILAN HUBUNGAN
PROSEDUR BERPERKARA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA
PROSEDUR BERPERKARA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA CERAI GUGAT A. Pendahuluan Penggugat atau kuasanya mengajukan gugatan secara tertulis atau lisan kepada Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah (Pasal 118 HIR,
PANJAR BIAYA PERKARA PADA PENGADILAN AGAMA MAKASSAR
PANJAR BIAYA PERKARA PADA PENGADILAN AGAMA MAKASSAR I. PANJAR BIAYA PERKARA TINGKAT PERTAMA 1. Pendaftaran Gugatan/ 30.000,- Permohonan 2. Administrasi 3. Panggilan Penggugat/ Pemohon (3x*) 4. Panggilan
Beberapa Catatan tentang Perubahan. pada Buku II Edisi Revisi 2009
Sekilas Buku II Beberapa Catatan tentang Perubahan pada Buku II Edisi Revisi 2009 Bagi tenaga teknis peradilan (hakim dan kepaniteraan), keberadaan Buku Pedoman Teknis Administrasi dan Teknis Peradilan
4. SOP KEPANITERAAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL PADA PENGADILAN NEGERI SEMARANG
4. SOP KEPANITERAAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL PADA PENGADILAN NEGERI SEMARANG I. Prosedur pendaftaran Akta Perjanjian Bersama dan Surat Keterangan Perkara - Prosedur Pendaftaran Perjanjian Bersama
SILABUS SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PENGADILAN AGAMA (SIADPA Plus) PADA KOMPETENSI TENAGA TEKNIS PERADILAN AGAMA
SILABUS SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PENGADILAN AGAMA (SIADPA ) PADA KOMPETENSI TENAGA TEKNIS PERADILAN AGAMA DIREKTORAT PEMBINAAN ADMINISTRASI PERADILAN AGAMA DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN AGAMA
PENGADILAN AGAMA SINJAI Jl. Jenderal Sudirman No. 5, Telp. (0482) 21054, Fax SINJAI 92651
Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan Unit/Pejabat Terkait Waktu Penyelesaian Ket. DISKRIPSI : Pelayanan prima Peradilan Agama kepada masyarakat pencari keadilan Memberikan pelayanan jasa publik dan pelayanan
SALINAN P U T U S A N Nomor : 72/Pdt.G/2011/PTA.Bdg.
SALINAN P U T U S A N Nomor : 72/Pdt.G/2011/PTA.Bdg. BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Bandung telah memeriksa dan mengadili perkara perdata
Hakim sebagai pendekar hukum dan pendekar peradilan
PENDEKAR HUKUM PENDEKAR PERADILAN HAKIM Hakim sebagai pendekar hukum dan pendekar peradilan Pertama : Pihak berperkara datang ke Pengadilan Agama dengan membawa surat gugatan atau permohonan. Kedua : Pihak
TENTANG DUDUK PERKARANYA
1 P U T U S A N Nomor: 0631/Pdt.G/2013/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat
PUTUSAN Nomor 98/Pdt.G/2014/PA.JP
PUTUSAN Nomor 98/Pdt.G/2014/PA.JP BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Jakarta Pusat yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat pertama
5. Mengirim surat pemberitahuan untuk melengkapi berkas tersebut melalui bagian umum
Tgl Ditetapkan : Halaman : 1 dari 6 halaman Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan Unit/Pejabat Terkait Waktu Penyelesai an Ket. DISKRIPSI : Pelayanan prima Peradilan Agama kepada masyarakat pencari keadilan
RUMUSAN HASIL KOMISI BIDANG TEKNIS YUSTISIAL. : 1. Pengarahan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MARI
RUMUSAN HASIL KOMISI BIDANG TEKNIS YUSTISIAL Rapat Kerja Daerah Pengadilan Tinggi Agama dengan Pengadilan Agama se wilayah Pengadilan Tinggi Agama Banten, dengan tema Meningkatkan peran Pengadilan Tinggi
MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA
MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 08/PMK/2006 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM SENGKETA KEWENANGAN KONSTITUSIONAL LEMBAGA NEGARA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA,
PUTUSAN. NOMOR <No Prk>/Pdt.G/2017/PTA.Bdg DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
PUTUSAN NOMOR /Pdt.G/2017/PTA.Bdg DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Bandung yang memeriksa dan mengadili perkara Cerai Gugat pada tingkat banding telah menjatuhkan
PROSDUR BERPERKARA. CERAI GUGAT A. Langkah-langkahnya
CERAI GUGAT A. Langkah-langkahnya PROSDUR BERPERKARA Penggugat atau kuasanya mengajukan gugatan secara tertulis atau lisan kepada Pengadilan Agama / Mahkamah Syariah (Pasal 118 HIR, 142 Rbg jo.pasal 73
Tentang URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PEGAWAI PENGADILAN AGAMA MAGELANG. : MUSTAQIMAH, S.Ag. N I P : : Panitera Muda Gugatan
Lampiran : SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA MAGELANG Nomor : W11-A35/01/KP.04.6/I/2015 Tanggal 02 Januari 2015 Tentang URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PEGAWAI PENGADILAN AGAMA MAGELANG N A M A :
PUTUSAN Nomor 0718/Pdt.G/2015/PA. Pas
PUTUSAN Nomor 0718/Pdt.G/2015/PA. Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama,
SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA AMBON. Nomor : W24-A/819.a/OT.01.1/VIII/2016 TENTANG
SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA AMBON Nomor W24-A/819.a/OT.01.1/VIII/2016 TENTANG PENGESAHAN HASIL RUMUSAN RAPAT KOORDINASI PENGADILAN TINGGI AGAMA AMBON DAN PENGADILAN AGAMA SE-WILAYAH HUKUM
BIAYA BIAYA BIAYA BIAYA BIAYA NO KOMPONEN BIAYA
Lampiran I : SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA BANGGAI Nomor : W19-A8/571/KU.04.2/XI/2013 Tanggal : 12 Nopember 2013 Tentang : Panjar Biaya Perkara I. PANJAR BIAYA PERKARA TINGKAT PERTAMA CERAI GUGAT
P U T U S A N Nomor 000/Pdt.G/2015/PTA.Btn
P U T U S A N Nomor 000/Pdt.G/2015/PTA.Btn DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Banten telah memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat banding, dalam persidangan
TEMUAN BEBERAPA MASALAH HUKUM ACARA DALAM PRAKTEK PERADILAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDUNG
TEMUAN BEBERAPA MASALAH HUKUM ACARA DALAM PRAKTEK PERADILAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN TINGGI AGAMA BANDUNG Oleh : DRS. H.MUHTADIN,S.H 1 ASAS-ASAS HUKUM ACARA PERDATA BERACARA HARUS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG
PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG
PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN BERACARA DALAM SENGKETA PENETAPAN LOKASI PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN UMUM PADA PERADILAN TATA USAHA NEGARA DENGAN RAHMAT
SEKITAR PENCABUTAN GUGATAN Oleh : H. Sarwohadi, S.H., M.H. Hakim Tinggi PTA Bengkulu
1 SEKITAR PENCABUTAN GUGATAN Oleh : H. Sarwohadi, S.H., M.H. Hakim Tinggi PTA Bengkulu Pencabutan gugatan atau pencabutan perkara dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama sering sekali dilakukan oleh
P U T U S A N Nomor 90/Pdt.G/2014/PTA Mks. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
P U T U S A N Nomor 90/Pdt.G/2014/PTA Mks. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Makassar yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada
PUTUSAN. Nomor : xxx/pdt.g/2012/ms-aceh BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
PUTUSAN Nomor : xxx/pdt.g/2012/ms-aceh BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Mahkamah Syar iyah Aceh yang mengadili perkara perdata Cerai Talak pada tingkat banding
STANDARD OPERATING PROCEDURES (S.O.P) PENANGANAN PERKARA PIDANA ACARA BIASA PADA PENGADILAN NEGERI TENGGARONG
PENANGANAN PERKARA PIDANA ACARA BIASA 1. Penerimaan berkas perkara Kepaniteraan Pidana (Petugas Meja I) Pedoman Pelaksanaan Tugas Buku II 1 hari 1. Menerima perkara yang dilimpahkan oleh Penuntut Umum
Nomor : 34/Pdt.G/2011/PA.Sgr. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
1 SALINAN P U T U S A N Nomor : 34/Pdt.G/2011/PA.Sgr. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA ------- Pengadilan Agama Singaraja yang memeriksa dan mengadili perkara
P U T U S A N Nomor : xx/pdt.g/2012/ms-aceh DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. putusan sebagai berikut dalam perkara antara :
P U T U S A N Nomor : xx/pdt.g/2012/ms-aceh DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Mahkamah Syar iyah Aceh yang mengadili perkara Cerai Gugat pada tingkat banding dalam persidangan Majelis Hakim
2015, No tidaknya pembuktian sehingga untuk penyelesaian perkara sederhana memerlukan waktu yang lama; d. bahwa Rencana Pembangunan Jangka Mene
No.1172, 2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA MA. Gugatan Sederhana. Penyelesaian. PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN GUGATAN SEDERHANA DENGAN
Nomor : W.14-A/ /1216 / PP00.4IX/2014 Pontianak, 22 September 2014 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Hasil Eksaminasi
PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK JALAN JENDERAL AHMAD YANI NOMOR 252 TELP. (0561) 736157 / FAX. 712173 e-mail : [email protected] / [email protected] PONTIANAK - 78062 Nomor : W.14-A/
SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA WATAMPONE. Nomor : W20-A2/20/SK/Hk.05/I/2016 TENTANG PANJAR BIAYA PERKARA PENGADILAN AGAMA WATAMPONE
SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA WATAMPONE Nomor : W20-A2/20/SK/Hk.05/I/2016 TENTANG PANJAR BIAYA PERKARA PENGADILAN AGAMA WATAMPONE Menimbang : a. Bahwa untuk mewujudkan tertib administrasi pengelolaan
KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA ANCANGAN
KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA ANCANGAN PERATURAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN SENGKETA TATA USAHA NEGARA PEMILIHAN DAN SENGKETA PELANGGARAN
STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) PROSES PENDAFTARAN DAN PEMERIKSAAN PERKARA DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA
STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) PROSES PENDAFTARAN DAN PEMERIKSAAN PERKARA DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA No. JENIS & URAIAN KEGIATAN BATAS WAKTU Jam Hari / Hari Kerja PELAKSANA KEPANITERAAN PERKARA
Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 03 Tahun 2012 Tentang Biaya Proses Penyelesaian
SURAT KEPUTUSAN PANITERA/SEKRETARIS PENGADILAN AGAMA PINRANG KELAS I B Nomor:W20-A8/ /HK.05/II/2015 TENTANG PEMBENTUKAN PEMBUAT KOMITMEN, BENDAHARA DAN STAF PELAKSANA PENGELOLA BIAYA PROSES PADA PENGADILAN
PENGADILAN AGAMA SINJAI Jl. Jenderal Sudirman No. 5, Telp. (0482) 21054, Fax SINJAI 92651
No. Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan Unit/Pejabat Terkait Waktu Penyelesaian Ket. DESKRIPSI : PROSEDUR TATACARA PEMBUATAN LAPORAN PERKARA PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA A. PEMBUATAN LAPORAN BULANAN PERKARA
TENTANG PENUNJUKAN HAKIM PENGAWAS BIDANG PENGADILAN AGAMA LAMONGAN TAHUN 2013-2014 KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN
SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN NOMOR : W 13-A7/1874/HK.00.5/SK/XI/2013 TENTANG PENUNJUKAN HAKIM PENGAWAS BIDANG PENGADILAN AGAMA LAMONGAN TAHUN 2013-2014 KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN
P U T U S A N. Nomor: 1717/Pdt.G/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA. Melawan
P U T U S A N Nomor: 1717/Pdt.G/2012/PA.Pas BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Agama Pasuruan yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat
SOP PENGADILAN AGAMA SUNGAILIAT
PENGADILAN AGAMA JL. A. Yani jalur II Sungailiat Nomor SOP 01/SOP/PA.Sglt/2016 Tanggal Pembuatan 02 Januari 2015 Tanggal Revisi 04 Januari 2016 Tanggal Efektif 04 Januari 2016 Disahkan oleh SOP PENGADILAN
Hendra Sari Atmaja, S.Kom
Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Perkara Pengadilan Agama (SIADPA Plus) bagi Panitera/Panitera Pengganti Pengadilan Agama Oleh : Hendra Sari Atmaja, S.Kom Mataram, 26 Maret 2015 1 Daftar
PUTUSAN Nomor 0012/Pdt.G/2018/PA.Pbr
PUTUSAN Nomor 0012/Pdt.G/2018/PA.Pbr DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru yang memeriksa dan mengadili perkara Perdata pada tingkat banding dalam persidangan
OLA TENTANG Register Perkara
BAB III OLA TENTANG Register Perkara A. Pengertian Register R egister berasal dari kata registrum, yang berarti buku daftar yang memuat secara lengkap dan terperinci mengenai suatu hal atau perkara, baik
1. Menerima surat permohonan sita sebanyak para pihak ditambah 3 eksemplar termasuk soft copynya. Dari Pemohon sita
Tgl Ditetapkan : 11 April 2011 Halaman : 1 dari 7 halaman No. Uraian Kegiatan Uraian Pelayanan Unit/Pejabat Terkait Waktu Penyelesaian Ket. A. DI LUAR GUGATAN 1. Menerima surat permohonan sita sebanyak
P U T U S A N NOMOR 000/Pdt.G/2015/PTA.Btn DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
P U T U S A N NOMOR 000/Pdt.G/2015/PTA.Btn ΟŠÏm 9$# uη q 9$#É!$#ÇΟó Î0 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Banten yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada
STANDARD OPERATING PROCEDURES (S.O.P) PENERIMAAN DAN PEMBUATAN LAPORAN PERKARA BANDING DI PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANG
Nomor SOP Tanggal Pembuatan : 23/12/2015 Tanggal Revisi : 28/12/2015 Tanggal Efektif : 01/04/2016 Disahkan Oleh : W23-A/489.a/OT.01.3/SK/IV/2016 : Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang Drs. H. HARYONO SUNARYO,
A. PELAYANAN MASYARAKAT
A. PELAYANAN MASYARAKAT Prosedur tentang Pencatatan Perkara Masuk, Penetapan Majelis Hakim dan Penetapan Hari Sidang B. PENCATATAN PERKARA MASUK 1. Petugas menerima surat permo-honan / gugatan / permohonan
P U T U S A N. Nomor 46/Pdt.G/2010/PTA. Btn BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
P U T U S A N Nomor 46/Pdt.G/2010/PTA. Btn BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Banten yang mengadili perkara perdata dalam tingkat banding
