SEJARAH KIMIA ORGANIK
|
|
|
- Susanti Sanjaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 1
2 SEJARA KIMIA ORGANIK 1850: cabang ilmu kimia mempelajari Senyawa yg hanya berasal dr makhluk hidup (mh). Vis vitalis 1900: ahli kimia mensintesa senyawa kimia organik baru di lab yang tidak ada hubunganya dengan mh KIMIA KARBON 2
3 Substan Murni (komposisi tetap) Unsur Materi/Substan/Zat Senyawa Campuran omogen Campuran (Komposisi Bervarias) Campuran eterogen Unsur (element) : substan/materi yg tdk dpt diuraikan mnjd substan yg lbh sederhana dgn rx kimia. ex: oksigen (O), idrogen (), Karbon (C) Senyawa (compound): materi yg tersusun dari 2 unsur atau lebih. ex: 2O (air) Campuran (mixture): materi yg tersusun dr bbrp materi penyusun, msh dpt dipisahkan dgn rx kimia Larutan: campuran homogen 2 komponen atau lebih terdiri dari zat terlarut (solute) dan zat pelarut (solvent). ex: larutan gula Koloid: campuran homogen yg tdr dr partikel terdispersi dan pendispersi. Tdk ada pengendapan. ex: susu, santan Suspensi: campuran heterogen dgn ukuran partikel lebih dr 100 nm. Terjadi pengendapan. ex: tepung/pasir tersuspensi air 3
4 APAKA KIMIA ORGANIK? Ilmu yang mempelajari senyawa-senyawa karbon organik dan derivatnya Perbandingan : 7 million senyawa organik 1.5 million senyawa anorganik 4
5 The difference between organic and inorganic compounds Organic compound 1. The reaction happens among the molecules by easy-stages. 2. The boiling point and the melting point are low. 3. If heated, it can be decomposed easily. 4. Its molecules can make isomeric structure. 5. Its solvent is commonly organic compound. 6. Organic compounds even though in liquid state will not conduct electricity Inorganic compound 1. The reaction happens among the ions swiftly. 2. The boiling point and the melting point are high. 3. It is stable when heated. 4. Its molecules can t make isomeric structure. 5. Its solvent is commonly water. 6. Conduct electricity in liquid state 5
6 Kegunaan Senyawa Organik DNA Medicines Active Pharmaceutical Ingredients Fuels Materials Essential oils Pigments 6
7 KLASIFIKASI SENYAWA ORGANIK Klasifikasi didasarkan pada GUGUS FUNGSI Tiga kelompok utama : idrokarbon Senyawa yang mengandung oksigen Senyawa yang mengandung nitrogen 7
8 IDROKARBON 8
9 9
10 Senyawa idrokarbon = Senyawa karbon yang terdiri atas unsur karbon dan hidrogen. Senyawa karbon yang paling sederhana adalah metana dan yang sangat kompleks diantaranya molekul DNA yang terdiri atas jutaan atom, senyawa protein, polisakarida dan lain-lain. KEKASAN/KEUNIKAN ATOM KARBON: 1. Atom C memiliki 4 elektron valensi (Gol IV A) sehingga dapat membentuk 4 ikatan kovalen. 2. Atom C dapat membentuk rantai karbon lurus maupun bercabang. 3. Atom C dapat membentuk rantai C terbuka (alifatik) maupun rantai tertutup (siklik). 4. Atom C dapat membentuk ikatan tunggal (ikatan jenuh), rangkap 2 (gol alkena) dan rangkap 3 (gol alkuna). 10
11 11
12 Rantai C lurus dan bercabang 12
13 jumlah atomc Rumus Struktur Nama 1 C 4 Metana 2 C 2 6 ditulis C 3 C 3 Etana 3. C 3 8 ditulis C 3 C 2 C 3 Propana 13
14 Alifatik (Rantai terbuka) Alisiklik (Rantai Tertutup) C 2 C 2 C 2 C 2 Aromatik (Benzena & Turunannya) C C C C C C 14
15 SENYAWA TURUNAN BENZENA O C 3 N 2 O C 3 phenol toluene aniline anisole C C 2 O C C 3 O C O C O styrene acetophenone benzaldehyde benzoic acid 15
16 TURUNAN BENZENA C 3 O N 2 C C 2 O C C 3 O C O C O styrene acetophenone benzaldehyde benzoic acid 16
17 MENGGOLONGKAN SENYAWA IDROKARBON Senyawa hidrokarbon digolongkan berdasarkan ada atau tidaknya ikatan rangkap ( ganda ). 17
18 1. Atom C dapat membentuk ikatan tunggal (ikatan jenuh), rangkap 2 (gol alkena) dan rangkap 3 (gol alkuna). a. Senyawa jenuh jika semua ikatan C nya tunggal Contoh : - C - C - C - C - C b. Senyawa tidak jenuh Jika terdapat ikatan rangkap dua atau tiga. C= C - C - C atau -C C - C- C 2 C = C C 2 C 3 C C C C C C C C C C 18
19 Jumlah Atom C Rumus Molekul 1 C 4 Metana 2 C 2 6 Etana Nama 3 C 3 8 Propana 4 C 4 10 Butana 5 C 5 12 Pentana 6 C 6 14 eksana 7 C 7 16 eptana 8 C 8 18 Oktana 9 C 9 20 Nonana 10 C Dekana 11 C Undekana 12 C Duodekana 13 C Tridekana 14 C Tetradekana 19
20 DERET OMOLOG = Deretan senyawa yang mengalami penambahan jumlah atom secara teratur Cont: C 4, C 2 6, C 3 8 dst C 2 4, C 3 6, C 4 8 dst 20
21 JENIS ATOM C DALAM SENYAWA IDROKARBON Terdapat 4 jenis atom C ( karbon ) dalam senyawa hidrokarbon. 1. Atom C primer ialah atom C yang mengikat 1 atom C lain. Contoh : 2. Atom C sekunder ialah atom C yang mengikat 2 atom C lain. Contoh : 21
22 3. Atom C tersier ialah atom C yang mengikat 3 atom C lain. Contoh : 4. Atom C kuarterner ialah atom C yang mengikat 4 atom C lain. Contoh : 22
23 Latihan : Tentukan jumlah atom C primer, sekunder, tertier, dan kuarterner nya
24 MENGGOLONGKAN SENYAWA IDROKARBON Senyawa hidrokarbon digolongkan berdasarkan ada atau tidaknya ikatan rangkap ( ganda ). 24
25 ALKANA 25
26 Alkana ialah senyawa hidrokarbon yang seluruh ikatannya tunggal (jenuh). Semua senyawa alkana memiliki rumus umum : C n 2n+2 di mana n adalah jumlah atom karbon. jumlah atom C Rumus Struktur Nama 1 C 4 Metana C12(1)+2 2 C 2 6 C 3 C 3 Etana C22(2)+2 26
27 C 3 8 ditulis C 3 C 2 C 3 Propana C32(3)+2 27
28 jumlah atom C Rumus Struktur Nama RUMUS LENGKAP 1 C 4 ditulis C 4 Metana 2 C 2 6 ditulis C 3 C 3 Etana 3 C 3 8 ditulis C 3 C 2 C 3 Propana 28
29 TATA NAMA ALKANA 1. Menentukan rantai C induk, yaitu deretan atom C yang terpanjang. 2. Atom C diluar rantai induk sebagai cabang (sebagai gugus alkil C n 2n+1 ). 3. Menetukan penomoran pada atom C dari rantai Induk, yaitu dimulai dari ujung yang paling dekat dengan cabang diberi nomor Penulisan nama cabang dimulai dengan urutan alphabet. 5. Penulisan nama : posisi cabang nama cabang nama induk ( tanpa spasi, huruf kecil semua ) CONTO: 3 metilheksana 29
30 GUGUS ALKIL sebagai cabang dengan rumus C n 2n+1 SUKU KE RUMUS KIMIA NAMA ALKIL C 3 C 2 5 C 3 7 C 4 9 C 5 11 C 6 13 Metil Etil Propil Butil Pentil/ amil eksil 30
31 Jumlah atom C Nama alkana Nama alkil (R) (C n 2n+1 ) 1 Metana Metil 2 Etana Etil 3 Propana Propil Isopropil 4 Butana Butil Isobutil 5 Pentana Pentil/Amil Isoamil Neopentil 31
32 32
33 Contoh penentuan posisi yang salah : 33
34 6. Jika terdapat 2 cabang atau lebih yang sama, maka jumlah cabang yang sama dinyatakan dengan : 2 = di 6 = heksa 3 = tri 7 = hepta 4 = tetra 8 = okta 5 = penta 9 = nona 2,3-dimetilheksana 34
35 Contoh lain : 2,2-dimetilheksana 4-etil-2-metilheptana bukan 2-metil-4- etilheptana 35
36 TATA NAMA Tatanama Trivial (dulu) dasar sumber/kegunaan Contoh : C 3 -C-C 3 Isopropil klorida Cl (IUPAC) International Union of Pure and Applied Chemistry Contoh : C 3 -C-C 3 Cl 2-Kloropropana 36
37 C 3 -C-C 3 Cl C 3 -C-C 2 - Cl C 3 C 3 C 3 -C-C 2 - Cl C 3 C 3 C 3 C 2 -C-Cl Isopropil (ipr) klorida (Trivial) 2-Kloropropana (IUPAC) Isobutil (ibu) klorida (Trivial) 1-Kloro-2-metil propana (IUPAC) Neopentil klorida (Trivial) 1-Kloro-2,2-dimetil propana (IUPAC) t-pentil/t-amil klorida (Trivial). 37
38 Latihan C2-C3 C3-C2-C2-C2-C2-C2-C2-C2-C3 C2C3 C3 38
39 Latihan C 3 -C-C 2 - Cl C 3 C 3 C 3 C 2 -C-Cl C 3 C 3 -C-C 2 -C 2 -Cl C 3 Ne 1-K t-p 2- Is
40 The answer 1. 3-isopropilheksana 2. 2,3-dimetilpentana 3. 3,3-dietil-5-metilnonana 4. 1-kloro-3-metilbutana 40
41 KEISOMERAN ALKANA ISOMER = Senyawa yang berbeda tetapi mempunyai rumus molekul sama Contoh : Senyawa dengan rumus C 4 10 C 3 C 2 C 2 C 3 n-butana (t.d = -0.5 C) C 3 C C 3 C 3 isobutana (2-metilpropana) t.d = -10 C 41
42 C 4 10 dapat digambarkan : C C C C 3 C C 2 C 2 C 3 C C C 3 C C C 3 C C 3 42
43 KEISOMERAN ISOMER = Senyawa yang berbeda tetapi mempunyai rumus molekul sama Contoh : Senyawa dengan rumus C 5 12 C 3 C 2 C 2 C 2 C 3 C 3 C C 2 pentana (t.d = 36,1 C) C 3 C 3 C 3 isopentana (2-metil butana) t.d = 27,9 C C 3 C C 3 C 3 neopentana (2,2-dimetil propana) t.d = 27,9 C 43
44 Isomer Alkana Contoh : C isomer C 3 C 2 C 2 C 3 C 3 C C 3 butana C 3 C 2 C 2 C 2 C 3 pentana C 3 C C 2 C 3 C 3 C 5 12 C 6 14 C metil propana 3 isomer 5 isomer 9 isomer C 3 C 3 C 3 C C 3 C 3 2-metil butana 2,2-dimetil propana C isomer 44
45 C 3 C 2 C 2 C 2 C 2 C 2 C 3 C 3 eptane C 3 C C 2 C 2 C 2 C 3 C 3 2-Methyl-hexane C 3 C 2 C C 2 C 2 C 3 C 3 3-Methyl-hexane C 3 3 C C C 2 C 2 C 3 3 C C 2 C C 2 C 3 C 3 3,3-Dimethyl-pentane C 3 C 2 C C 2 C 3 C 2 C 3 3-Ethyl-pentane C 3 C 3 3 C C C 2 C C 3 2,2-Dimethyl-pentane C 3 2,4-Dimethyl-pentane C 3 C 3 3 C C C C 2 C 3 3 C C C C 3 C 3 2,3-Dimethyl-pentane C 3 C 3 2,2,3-Trimethyl-butane 45
46 Isomers: normal and bercabang C 4 10 C 3 C 2 C 2 C 3 n-butana Pemantik butane : 5% n-butana 95% isobutana C C C C Chem3D straight chain isomer konstitutional C 3 C C 3 C 3 isobutana Rantai bercabang 46
47 C 5 12 C 3 C 2 C 2 C 2 C 3 n-pentana C 3 C 2 C C 3 C 3 isopentana C 3 C 3 C C 3 C 3 neopentana C 6 14 C C isomer 75 isomer 366,319 isomer obviously need system of nomenclature 47
48 Contoh soal: Gambarkan isomer konstitusional berikut. C 6 14 (5) C 7 16 (9) Check Answer 48
49 Jawaban: C 6 14 (5) C 7 16 (9) 49
50 Manfaat utama Alkana C 1 -C 2 : gas (gas alam), tinta, cat C 3 -C 4 : liquified petroleum Gases (LPG) C 5 -C 8 : gasoline C 9 -C 16 : diesel, kerosene, jet fuel C 17 -up: lubricating oils, heating oil Origin: petroleum refining 50
51 ALKeNA 51
52 STRUKTUR ALKENA : C n 2n C 3 -C 2 -C=C 2 (1-butena) Alkena merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh dengan ikatan rangkap dua. Contoh : C 2 4 : Etena C 3 6 : Propena C 4 8 : Butena C 5 10 : Pentena
53 Tata Nama : 1. Nama alkena diturunkan dari nama alkana yang sesuai (yang jumlah atom Cnya sama), dengan mengganti akhiran ana menjadi ena 2. Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. 3. Penomoran dimulai dari salah 1 ujung rantai induk sedemikian sehingga ikatan rangkap mendapat nomor terkecil 4. Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan awalan angka yaitu nomor dari atom C berikatan rangkap yang paling tepi / pinggir (nomor terkecil) 5. Penulisan cabang-cabang, sama seperti pada alkana 6. Jika pada alkena terdapat dua atau tiga ikatan rangkap, maka pada nama diberi akhiran diena atau triena, dst Contoh: C 4 8 memiliki 3 isomer struktur 2 C = C C 2 C 3 1-butena 3 C - C = C C 3 2-butena 2 C = C C 3 2-metilpropena I C 3
54 ALKENA C n 2n 2 C C 2 3 C C C 2 Ethene Propene 1-Butene 1-Pentene 1-exene 1,3-Butadiene 3-methyl-1,4-pentadiene
55 Sumber dan Kegunaan Alkena Alkena dibuat dari alkana melalui proses pemanasan atau dengan bantuan katalisator (cracking). Alkena suku rendah digunakan sebagai bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan alkohol 55
56 ALKuNA 56
57 idrokarbon tak jenuh mempunyai ikatan rangkap tiga ( C C ) Sifat-sifatnya menyerupai alkena, tetapi lebih reaktif Struktur ALKUNA : C n 2n-2 C22 : C C (etuna/asetilen) 57
58 Tata Nama Alkuna Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran ana menjadi una Tata nama alkuna bercabang sama seperti penamaan alkena Jika pada alkuna terdapat dua ikatan rangkap 3, maka pada nama diberi akhiran alkadiuna. Jika memiliki 1 ikatan rangkap 2 dan 1 ikatan rangkap 3 disebut alkenuna 58
59 Sumber dan Kegunaan Alkuna Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting contohnya etuna (asetilena), C22. Gas asetilena digunakan untuk mengelas besi dan baja. 59
60 60
61 Rangka Isomer Struktur Ruang Posisi Gugus fungsi Geometri Optis
62 ISOMER STRUKTUR Dibedakan menjadi : 1. Isomer Kerangka/Rantai : rumus molekul sama, tetapi rantai induk (kerangka atom) beda 2. Isomer Posisi : rumus molekul dan rantai induk (kerangka atom) sama, tetapi posisi cabang/gugus pengganti beda 3. Isomer gugus fungsi : gugus fungsi beda 62
63 ISOMER RUANG/STEREOISOMETRI Dibedakan menjadi: 1. Isomer Geometri : keisomeran karena perbedaan arah (orientasi) gugus-gugus tertentu dalam molekul dengan stuktur yang sama 2. Isomer Optik : isomer yang disebabkan perbedaan dalam memutar cahaya terpolarisasi 63
64 64
65 65
66 Isomer Pada Alkena Isomer struktur Isomer geometri Isomer struktur => Perbedaan pada posisi ikatan rangkap, posisi cabang atau karena perbedaan kerangka atom C Contoh : Senyawa dengan rumus C 4 8 C 2 C C 2 C 3 C 3 C C C 3 1-butena 2-butena C 2 C C 3 C 3 2-metil-1-propena
67 Isomer Pada Alkena Isomer struktur Isomer geometri C 4 8 C 5 10 C isomer 5 isomer 13 isomer
68 Isomer Pada Alkena Isomer geometri Isomer struktur Isomer geometri => Perbedaan pada penempatan atom/gugus atom di sekitar ikatan rangkap Isomer cis/trans Gugus yang sama berada pada sisi yang sama pada ikatan rangkap : cis alkena Gugus yang sama berada pada sisi yang berlawanan dari ikatan rangkap : trans alkena. Isomer Geometrik (cis / trans) muncul saat anda melakukan rotasi rotasi tertentu dalam molekul.
69 Isomer cis/trans 69
70 Isomer cis/trans A B C Cis (Z) Contoh : C A B 2-butena A C C B Trans (E) 2 isomer B A 3 C C (Z) C C 3 3 C C (E) C C 3 Cis-2-butena trans-2-butena
71 Name these: C 3 Br C C C C C 3 C 2 Br trans-2-pentene cis-1,2-dibromoethene
72 Syarat: punya ikatan rangkap C=C yang masing-masing mengikat dua atom atau gugus atom yang berbeda 3 C C C C l C l TIDAK ADA ISOMER GEOMETRI 3 C C C C l C l ADA ISOMER GEOMETRI
73 bila gugus yang sama sepihak : bentuk cis bila gugus yang sama berseberangan : bentuk trans Selidiki apakah senyawa berikut memiliki isomer cis-trans? a. 2- butena b. 2-metil 2-butena c. 2,3 dimetil 1- pentena d. 3- heksena e. 4,4- dimetil 2- pentena
74 Struktur cis / trans? Bukan struktur cis/trans, tetapi sistem E dan Z 74
75 E-Z Nomenclature Gunakan aturan Cahn-Ingold-Prelog untuk menentukan urutan prioritas gugus-gugus yang terikat pada atom C ikatan rangkap. Jika gugus-gugus yang berprioritas lebih tinggi berada pada sisi yang sama, diberi nama Z (zusammen). Jika gugus-gugus yang berprioritas lebih tinggi berada pada sisi yang berlawanan, diberi nama E (entgegen).
76 Entgegen - Zusammen 76
77 Aturan Penentuan Prioritas 1. Priotitas ditentukan oleh nomor atom dari atom yg berikatan langsung dengan atomatom karbon ikatan rangkap. Nomor atom yang lebih tinggi mempunyai prioritas yang lebih tinggi 77
78 2. Jika atom yang terikat sama, maka yg digunakan sbg dasar adalah atom yang terikat berikutnya sampai diperoleh perbedaan prioritas 78
79 3. Atom atom yang terikat oleh ik.rangkap 2 atau rangkap 3 dianggap mengikat 2 atau 3 atom sejenis dengan ik.tunggal. Tiap atom berikatan rangkap 2 di 2 kalikan dan berikatan rangkap 3, di 3 kalikan 79
80 Cl Br F Cl > F Br > (Z)-2-Bromo-1-chloro-1-fluoroethene Cl C 3 F Br Cl > F Br > (E)-2-Bromo-1-chloro-1-fluoroethene F C 3 F > C 3 C 3 > (Z)-2-fluorobutene
81 Sistem E dan Z
82 Example, E-Z C C 2Z C 1 Cl 2 C 2 C C 2 1 5E 1 2 Cl C C 3 3,7-dichloro-(2Z, 5E)-2,5-octadiene 3,7-dichloro-(2Z, 5E)-octa-2,5-diene
83 ISOMER OPTIS Terjadi pada senyawa karbon yang memiliki atom C asemetris ( atom C kiral ) Atom C kiral adalah atom C yang mengikat 4 atom/gugus atom yang berbeda I C Δ I Atom C kiral Jumlah konfigurasi isomer optis dinyatakan : 2 n ( n = jumlah atom C kiral )
84 84
85 Isomer Alkuna Isomer struktur Isomer struktur => Perbedaan pada posisi ikatan rangkap, posisi cabang atau karena perbedaan kerangka atom C Contoh : Senyawa dengan rumus C 4 6 C C C 2 C 3 C 3 C C C 3 1-butuna 2-butuna C isomer C isomer
86 Sikloalkana 86
87 87
88 Tata Nama 88
89 SIKLOALKANA RUMUS UMUM C n 2n 2 C C 2 C 2 = siklopropana etilsiklobutana 1-isopropil-3-metilsiklopentana 89
90 Soal : Berilah nama senyawa-senyawa di bawah ini Check Answer 90
91 1,1,2-trimetilsikloheksana 4-siklopentil-2,3-dimetilheksana 1,2-disiklopropiletana 1-butyl-2-ethyl-cyclobutane 91
92 Konformasi sikloalkana 92
93 93
94 C 3. a-metil-sikloheksana C 3. 1,2e-dimetil-sikloheksana atau 1e-2e-dimetil-sikloheksana C 3 94
95 Bagaimana kalau ada dua substituen timbul cis dan trans. Substituen bila berada di equatorial lebih stabil daripada di axial. 95
96 SENYAWA AROMATIS semua senyawa yang mempunyai sifat kimia seperti benzena.
97 Benzene adalah senyawa yang tidak berwarna, m.p. 6 o C dan b.p. 80 o C, ditemukan pada tahun 1825 oleh Michael Faraday. Memiliki cincin 6 anggota, rumus molekul C 6 6 yang menunjukkan adanya 3 ikatan rangkap dalam cincin. Stuktur benzena masih merupakan tanda tanya bagi ahli kimia pada abad ke 19. Rumus molekulnya menunjukkan tingginya tingkat ketidakjenuhan, tetapi tidak mengalami reaksi adisi seperti halnya alkena pada umumnya
98 Struktur Benzena Struktur benzene pertama kali diusulkan oleh August Kekulé pada tahun Struktur tersebut menggambarkan bahwa struktur benzena tersusun 3 ikatan rangkap di dalam cincin 6 anggota. Ketiga ikatan rangkap tersebut dapat bergeser dan kembali dengan cepat sedemikian sehingga 2 bentuk yang mungkin tersebut tidak dapat dipisahkan.
99 TATANAMA DERIVAT BENZENA 1. menambahkan awalan gugus substituen diikuti nama bensena, misal : klorobensena, bromobensena, nitrobensena, dll Cl Br I NO 2 Klorobensena Bromobensena Iodobensena Nitrobensena 2. beberapa derivat bensena mempunyai nama spesifik yang mungkin tidak menunjukkan nama dari substituen yang terikat pada bensena, misal : metilbensena dikenal sebagai toluene, aminobensena sebagai aniline, dll C 3 N 2 O COO SO 3 Toluena Anilin Fenol Asam Benzoat Asam Bensensulfonat
100 3. Apabila bensena mengikat lebih dari satu substituen, maka nama substituen dan letak substituen harus dituliskan. Ada 3 (tiga) isomer yang mungkin untuk bensena yang tersubstitusi oleh 2 gugus. Penamaan digunakan nama orto (1,2-); meta (1,3-); para (1,4-) Br Br Br Br o-dibromobensena orto Br m-dibromobensena meta Br p-dibromobensena para 4. Apabila 2 atau lebih substituen yang terikat pada bensena berbeda, maka penamaannya diawali dengan nama substituen berturut-turut dan diikuti dengan nama bensena atau diberi nama khusus/spesifik. C 3 Br O N 2 Cl NO Br o-nitrotoluena m-bromonitrobensena NO 2 NO Kloro-4-nitrofenol Br Br 2,4,6-Tribromoanilin
101 semua senyawa yang mempunyai sifat kimia seperti benzena
102 SENYAWA AROMATIK SIFAT-SIFAT Senyawa dengan aroma tertentu. Awal abad ke 19 digunakan untuk menjelaskan beberapa senyawa parfum Senyawa siklik yang mengandung ikatan rangkap berselang seling. Bersifat non polar Banyak digunakan sebagai pelarut. Contoh : benzen naftalena stirena C=C 2
103 Benzene adalah - senyawa yang tidak berwarna, - m.p. 6 o C dan b.p. 80 o C, - Memiliki cincin 6 - rumus molekul C 6 6 yang menunjukkan adanya 3 ikatan rangkap dalam cincin.
104 Struktur Benzena Struktur benzene pertama kali diusulkan oleh Fredrich August Kekulé pada tahun Struktur tersebut menggambarkan bahwa struktur benzena tersusun 3 ikatan rangkap di dalam cincin 6 anggota. Alkena beda benzena? Ketiga ikatan rangkap tersebut dapat bergeser dan kembali dengan cepat sedemikian sehingga 2 bentuk yang mungkin tersebut tidak dapat dipisahkan.
105 Struktur Kekulé 1. Satu produk monosubstitusi, C 6 5 Y. Misal hanya satu bromobensena yang akan diperoleh apabila satu atom hydrogen () diganti oleh bromine. Setiap hydrogen pasti ekivalen dengan hydrogen yang lain karena pergantian salah satu dari hydrogen yang ada akan menghasilkan produk yang sama. Sifat ini hanya dapat dipenuhi oleh bensena dengan struktur Kekule. 2. Bensena menghasilkan 3 (tiga) isomer produk terdisubstitusi, C 6 4 Y 2 atau C 6 4 YZ. Misal C 6 4 Br 2, C 6 4 ClNO 2. Fakta ini lebih jauh meyakinkan bahwa struktur bensena Kekule yang paling dapat diterima
106 3. Struktur Kekule konsisten dengan fakta bahwa ada 3 (tiga) isomer derivative dibromo yaitu 1,2- ; 1,3- ; dan 1,4- Br Br Br C C C 1 C C 2 C Br C C C C 1 C C 1 3 C C 4 C Br C C C Br 1,2-Dibromobensena 1,3-Dibromobensena 1,4-Dibromobensena 4. Pada struktur Kekule ada 2 (dua) isomer posisi dimana kemungkinan dibromo terikat pada ikatan C tunggal atau rangkap (Struktur IV dan V). Namun demikian menurut Kekule bensena merupakan molekul yang dinamis sehingga ikatan rangkap pada bensena berada dalam kesetimbangan yang sagat cepat seperti pada gambar di bawah ini Br Br C C 1 C 2 Br C C 1 C 2 Br C C C C C C IV V
107 PERBEDAAN IKATAN RANGKAP BENZENA DAN ALKENA
108 Ikatan p adalah area dengan kerapatan electron tinggi, sehingga dapat menyerang molekul yang kekurangan elektron, yang disebut electrophiles, E + E + C C + A B A C C B X C C X Alkyl alides C C OSO 3 O + C C OSO 3 C C O Alkyl hydrogen Sulfate Alcohols X X X C C X Dihaloalkanes
109 Model Resonansi Benzene ikatan rangkap dua karbon-karbon pada benzena tidak terlokalisasi pada karbon tertentu melainkan dapat berpindah-pindah. Gejala ini disebut RESONANSI. Adanya resonansi pada benzena ini menyebabkan ikatan pada benzena menjadi stabil, sehingga ikatan rangkapnya tidak dapat diadisi
110 AROMATICITY QUESTION: Are all fully-conjugated, cyclic systems aromatic? 36 kcal/mole RE??? KNOWN AROMATIC?? Do these other rings have the same kind of stability as benzene?
111 .. AROMATICITY UCKEL 4n+2 RULE Prediction: Compounds that have 4n+2 pi electrons in a cyclic array will be aromatic. 4n+2 series = 2, 6, 10, 14, 18, 22, 26, 30.. etc. The rule was derived by observation of POLYCYCLIC AROMATIC COMPOUNDS benzene naphthalene anthracene 14 18
112 kriteria untuk Aromatisitas 1. Sistem harus siklis 2. Sistem harus planar (flat) 3. Setiap atom pada cincin harus menjadi bagian dari sistem pi yang diperpanjang 4. Sistem pi yang diperpanjang harus mempunyai jumlah elektron pi yang sesuai dengan hukum uckel (4n+2)
113 TATANAMA DERIVAT BENZENA 1. menambahkan awalan gugus substituen diikuti nama benzena, misal : klorobenzena, bromobenzena, nitrobenzena, dll Cl Br I NO 2 Klorobensena Bromobensena Iodobensena Nitrobensena
114 2. beberapa derivat benzena mempunyai nama spesifik yang mungkin tidak menunjukkan nama dari substituen yang terikat pada benzena, misal : metilbenzena dikenal sebagai toluene, aminobenzena sebagai anilin, dll C 3 N 2 O COO SO 3 Toluena Anilin Fenol Asam Benzoat Asam Bensensulfonat
115 3. Apabila benzena mengikat lebih dari satu substituen, maka nama substituen dan letak substituen harus dituliskan. Ada 3 (tiga) isomer yang mungkin untuk benzena yang tersubstitusi oleh 2 gugus. Penamaan digunakan nama : orto (1,2-); meta (1,3-); para (1,4-) Br Br Br Br o-dibromobensena orto Br m-dibromobensena meta Br p-dibromobensena para
116 Benzen disubstitusi (dua subsituen) dengan penomoran atau dengan sistem orto, meta dan para Substituen lebih dari dua : dengan penomoran : substituen utama dianggap pada tempat no satu ( fenol, anilin, dll)
117 4. Apabila 2 atau lebih substituen yang terikat pada benzena berbeda, maka penamaannya diawali dengan nama substituen berturut-turut dan diikuti dengan nama benzena atau diberi nama khusus/spesifik. C 3 NO 2 Br O Cl Br N 2 Br o-nitrotoluena NO 2 m-bromonitrobenzena NO 2 2-kloro-4-nitrofenol Br 2,4,6-tribromoanilin
118 Benzena sebagai substituen disebut gugus fenil C 2 C 3 C 2 C - benzil Gugus fenil Gugus gugus benzil benzil
119 SENYAWA TURUNAN BENZENA O C 3 N 2 O C 3 phenol toluene aniline anisole C C 2 O C C 3 O C O C O styrene acetophenone benzaldehyde benzoic acid
120 SENYAWA AROMATIK POLISIKLIK Senyawa aromatik dengan cincin gabungan Contoh : naftalena (pengusir ngengat, insektisida) antrasena (industri zat warna) fenantrena (iritasi kulit) benzopirena (zat karsinogenik dalam asap rokok dan jelaga)
121 Senyawa-senyawa yang memiliki sebuah gugus hidroksil yang terikat pada cincin benzenoid polisiklik adalah mirip dengan fenol secara kimiawi, tetapi dinamakan naftol O 1 2 O O Naftol ( -naftol) 2-Naftol 9-Fenantrol 21
122 SENYAWA AROMATIK ETEROSIKLIK Atom-atom dalam cincin tidak hanya C N N O piridin pirol piran N N N N purin N N pirimidin
123 Latihan I Br NO 2 Cl C 3 NO 2 Fe Cl N 2 NO 2
124 C 3 C 3 N 2 C 3 COO
125 C 3 O C 3 C 3 O O Cl Br NO 2 O O O
126 O O O O 1,2-Benzenadiol (katekol) O 1,3-Benzenadiol (resorsinol) O 1,4-Benzenadiol (hidrokuinon)
127 Senyawa alifatik sebagian besar reaksi yang terjadi adalah substitusi nukleofilik Senyawa aromatik mempunyai densitas elektron yang tinggi shg spesies positif (elektrofil) akan tertarik, akibatnya terjadi reaksi substitusi elektrofilik.
128 Mekanisme : benzena E + lambat + E ion benzenonium sebagai antara - + cepat produk 1. Elektrofil menyerang elektron pi suatu cincin benzena menghasilkan suatu macam karbokation yang terstabilkan oleh resonansi yang disebut ion arenium atau ion benzenonium 2. Ion benzenonium bereaksi lebih lanjut, dalam hal ini sebuah ion hidrogen dibuang dari dalam zat antara (misal ditarik oleh SO 4- ) untuk menghasilkan produk substitusi E
129 a. Reaksi alogenasi elektrofilik Tahap 1(lambat): Tahap 2 (cepat) Br Br + FeBr 3 Br Br FeBr 3 Br + + FeBr 4 - Br + terpolarisasi terbelah + Br Atom diganti atom halogen Tahap 3 (cepat) + Br Br + + bromobenzena + + FeBr 4 - FeBr 3 + Br
130 b. Alkilasi Atom diganti gugus alkil (Cn2n+1) + (C 3 ) 2 CCl 2-kloropropana (isopropil klorida) AlCl 3 30o isopropilbenzena (kumena) C(C 3 ) 2 + Cl Tahap pertama dalam alkilasi adalah pembentukakan elektrofil: suatu karbokation. R Cl + AlCl 3 R + + AlCl 4 -
131 Tahap kedua adalah serangan elektrofilik pada benzena, sedangkan tahap ketiga eliminasi sebuah ion hidrogen. asilnya ialah sebuah alkil benzena. benzena + R lambat + R ion benzenonium - + R cepat alkilbenzena
132 c. Asilasi Atom diganti Gugus RCO- atau ArCO- disebut gugus asil (acyl group). Substitusi suatu gugus asil pada cincin aromatik oleh reaksi dengan suatu halida asam disebut reaksi asilasi aromatik, atau asilasi Friedel- Crafts. O O + C 3 CCl AlCl 3 80o asetil klorida suatu halida asam asetofenon CC 3 + Cl
133 d. Reaksi Nitrasi Atom diganti gugus nitro (NO2) + NO2 lambat + NO cepat NO 2 benzena ion benzenonium nitrobenzena NO SO 4 2 NO SO 4-2 NO SO 4 NO O + + SO 4 -
134 e. Reaksi Sulfonasi Atom diganti gugus sulfonat (SO3) Ar + 2 SO 4 ArSO 2 O Sulfonasi benzena (7) dengan asam sulfat berasap ( 2 SO 4 + SO 3 ) menghasilkan asam benzena sulfonat (9). + SO 3 2 SO 4 40o SO 3 SO 3 asam benzenasulfonat 9
135 Benzena Uses 1. Zat aditif makanan a. Pemanis, ex: sakarin, aspartam, sorbitol b. Pengawet untuk mencegah oksidasi ex: butilasihidroksianisol (BA), butilasihidroksitoluena (BT), paraben (p hidroksibenzoat), dan propilgalat. Untuk mencegah prtumbuhan bakteri: natrium benzoat c. Pewarna Makanan. Pewarna buatan umumnya berasal dari seny diazonium (amaran,eritrosin) sdg yg karsinogenik : auramin
136 2. Sebagai obat-obatan Obat-obatan yang diproduksi dapat dikelompokkan ke dalam obat analgesik, antibiotik, psikiatrik, dan hormon.
137 3. Sebagai pestisida Insektisida,herbisida dan fungisida Pestisida yang tergolong senyawa halobenzena, ex: DDT (diklorodifenil trikloroetana); 2,4 D; dan 2,4,5 T. Senyawa lainnya adalah turunan fosfat dan karbamat.
138 4. Campuran/zat aditif produksi bensin Menaikkan angka oktan bensin Mengurangi ketukan mesin
SENYAWA AROMATIK. Tim dosen kimia dasar FTP
SENYAWA AROMATIK Tim dosen kimia dasar FTP SENYAWA AROMATIK SIFAT-SIFAT Senyawa dengan aroma tertentu Senyawa siklik yang mengandung ikatan rangkap berselang seling (konjugasi) Bersifat non polar Banyak
ATURAN HUCKEL & AROMATISITAS :
YAWA ARMATIK semua senyawa yang mempunyai sifat kimia seperti benzena. IFAT-IFAT enyawa siklik yang mengandung ikatan rangkap berselang seling. Bersifat non polar Banyak digunakan sebagai pelarut. Contoh
HIDROKARBON (ALKANA, ALKENA, ALKUNA) Putri Anjarsari
HIDROKARBON (ALKANA, ALKENA, ALKUNA) Putri Anjarsari [email protected] The difference between organic and inorganic compounds Organic compound 1.The reaction happens among the molecules by easy-stages.
KIMIA ORGANIK KIMIA KARBON
KIMIA ORGANIK KIMIA ORGANIK 1850 Kimia dari senyawa yang datang dari benda hidup muncul istilah organik 1900 ahli kimia mensintesa senyawa kimia baru di lab yang tidak ada hubunganya dengan makhluk hidu
berupa ikatan tunggal, rangkap dua atau rangkap tiga. o Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan yang panjang).
HIDROKARBON Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang paling sederhana. Dari namanya, senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. Dalam kehidupan
Bab 12 Pengenalan Kimia Organik
Bab 12 Pengenalan Kimia Organik Sikloalkana Ikhtisar Sumber: hang Bab 11 Alkuna idrokarbon Aromatik Gugus Fungsi Departemen Kimia FMIPA IPB Kimia Organik berfokus pada kimia karbon. Beberapa karakteristik
BAB 7 HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI
BAB 7 HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI A. Kekhasan / Keunikan Atom Karbon o Terletak pada golongan IVA dengan Z = 6 dan mempunyai 4 elektron valensi. o Untuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon mempunyai
LKS HIDROKARBON. Nama : Kelas/No.Abs :
Nama : Kelas/No.Abs : LKS HIDROKARBON 1. Kekhasan / Keunikan Atom Karbon 1. Terletak pada golongan IVA dengan Z = 6 dan mempunyai 4 elektron valensi. 2. Untuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB VII KIMIA ORGANIK
BAAN AJAR KIMIA DASAR No. BAK/TBB/SBG201 Revisi : 00 Tgl. 01 Mei 2008 al 1 dari 19 BAB VII KIMIA ORGANIK Dari 109 unsur yang ada di alam ini, karbon mempunyai sifat-sifat istimewa : 1. Karbon dapat membentuk
Senyawa organik adalah senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon, kecuali karbida, karbonat, dan oksida karbon.
PENDAULUAN Definisi senyawa organik Kimia organik adalah studi ilmiah mengenai struktur, sifat, komposisi, reaksi, dan sintesis senyawa organik. Senyawa organik dibangun oleh karbon dan hidrogen, dan dapat
ALKANA 04/03/2013. Sifat-sifat fisik alkana. Alkana : 1. Oksidasi dan pembakaran
ALKANA Sifat-sifat fisik alkana Alkana : senyawa hidrokarbon jenuh (ikatan tunggal), atom C : hibridisasi sp 3 rumus molekul : C n H 2n+2 struktur : alifatik (rantai lurus) dan siklik (sikloalkana) Tidak
kimia HIDROKARBON III DAN REVIEW Tujuan Pembelajaran
K-13 kimia K e l a s XI HIDROKARBON III DAN REVIEW Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut 1 Memahami definisi dan jenis-jenis isomer beserta contohnya
Keunikan atom C?? Atom karbon primer, sekunder, tersier dan kuartener
Keunikan atom C?? Atom karbon primer, sekunder, tersier dan kuartener Jenis ikatan karbon edakan : Propena (tak jenuh) Propuna (tak jenuh) Propana (jenuh) Rantai Atom Karbon Bedakan : 2-metil butana siklobutana
Atom unsur karbon dengan nomor atom Z = 6 terletak pada golongan IVA dan periode-2 konfigurasi elektronnya 1s 2 2s 2 2p 2.
SENYAWA ORGANIK A. Sifat khas atom karbon Atom unsur karbon dengan nomor atom Z = 6 terletak pada golongan IVA dan periode-2 konfigurasi elektronnya 1s 2 2s 2 2p 2. Atom karbon mempunyai 4 elektron valensi,
KIMIA. Sesi. Benzena A. STRUKTUR DAN SIFAT BENZENA. Benzena merupakan senyawa hidrokarbon dengan rumus molekul C 6 H 6
KIMIA KELAS XII IPA - KURIKULUM GABUNGAN 18 Sesi NGAN Benzena Benzena merupakan senyawa hidrokarbon dengan rumus molekul C 6 H 6 dengan struktur berbentuk cincin (siklik) segienam beraturan. Struktur kimia
kimia HIDROKARBON 1 Tujuan Pembelajaran
K-13 kimia K e l a s XI IDROKARBON 1 Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut. 1. Memahami kekhasan atom karbon dan karakteristik atom karbon dalam
PENGANTAR. Kekhasan atom Karbon Perbedaan Rantai Karbon Perbedaan Atom Karbon. Hidrokarbon EVALUASI PENUTUP. Created By EXIT
Loading. 5 4 3 2 1 : : Atom C mempunyai nomor atom 6 memiliki konfigurasi elektron : K L C (z=6) : 2 4 maka elektron valensinya = 4 Atom C dapat mengikat 4 atom yang lain dan dapat mengikat 4 atom C yang
Pengenalan Kimia Organik
Pengenalan Kimia Organik Unsur-unsur umum dalam senyawa organik 11.1 1 Kimia Organik berfokus pada kimia karbon. Apa yang telah diingat mengenai ikatan karbon dari pelajaran sebelumnya? Karbon adalah unsur
Alkena dan Alkuna. Pertemuan 4
Alkena dan Alkuna Pertemuan 4 Alkena/Olefin hidrokarbon alifatik tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap (C = C) Senyawa yang mempunyai dua ikatan rangkap: alkadiena tiga ikatan rangkap: alkatriena,
Senyawa Hidrokarbon. Linda Windia Sundarti
Senyawa Hidrokarbon Senyawa Hidrokarbon adalah senyawa yang mengandung hanya karbon dan hidrogen C + H Carbon sebagai unsur pokok memiliki keistimewaan sbb : 1. Dengan ev = 4 membentuk 4 ikatan kovalen
RINGKASAN MATERI DAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) TATA NAMA SENYAWA HIDROKARBON (ALKANA, ALKENA, DAN ALKUNA)
RINGKASAN MATERI DAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) TATA NAMA SENYAWA HIDROKARBON (ALKANA, ALKENA, DAN ALKUNA) Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman
AROMATISITAS, BENZENA DAN BENZENA TERSUBSTITUSI ACHMAD SYAHRANI ORGANIC CHEMISTRY, FESSENDEN DAN FESSENDEN, THIRD EDITION
AROMATISITAS, BENZENA DAN BENZENA TERSUBSTITUSI ACHMAD SYAHRANI ORGANIC CHEMISTRY, FESSENDEN DAN FESSENDEN, THIRD EDITION 1 BENZENA PERTAMA KALI DIISOLASI OLEH MICHAEL FARADAY, 1825 DARI RESIDU BERMINYAK
VI Benzena dan Turunannya
Bab VI Benzena dan Turunannya Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini Anda dapat memahami tentang struktur, tata nama, sifat, dan kegunaan benzena dan turunannya. Benzena dan turunannya (benzena
BAB 9 HIDROKARBON. Gambar 9.1 Asam askorbat Sumber: Kimia Dasar Konsep-konsep Inti
BAB 9 HIDROKARBON Gambar 9.1 Asam askorbat Sumber: Kimia Dasar Konsep-konsep Inti Pada pelajaran bab kesembilan ini akan dipelajari tentang kekhasan atom karbon, identitifikasi senyawa karbon, alkana,
Addres: Fb: Khayasar ALKANA. Rumus umum alkana: C n H 2n + 2. R (alkil) = C n H 2n + 1
ALKANA Rumus umum alkana: C n H 2n + 2 R (alkil) = C n H 2n + 1 Alkana Adalah rantai karbon yang memiliki ikatan tunggal (jenuh) A. Alkana 1. Alkana disebut juga senyawa hidrokarbon jenuh (senyawa parafin).
BAB IX SENYAWA HIDROKARBON ALKANA, ALKENA, ALKUNA
BAB IX SENYAWA IDROKARBON ALKANA, ALKENA, ALKUNA BAB IX SENYAWA IDROKARBON ALKANA, ALKENA, ALKUNA Standar Kompetensi : Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan mendeskripsikan proses
LEMBAR KERJA SISWA Nama Siswa : Kelas/Semester : X/2 : Penggolongan hidrokarbon dan Tata nama senyawa alkana, alkena, dan alkuna.
LEMBAR KERJA SISWA Nama Siswa : Kelas/Semester : X/2 Materi : Penggolongan hidrokarbon dan Tata nama senyawa alkana, alkena, dan alkuna. SENYAWA IDROKARBON Senyawa hidrokarbon adalah senyawa-senyawa karbon
KONSEP DASAR KIMIA ORGANIK YANG MENUNJANG PEMBELAJARAN KIMIA SMA GEBI DWIYANTI
KNSEP DASAR KIMIA RGANIK YANG MENUNJANG PEMBELAJARAN KIMIA SMA GEBI DWIYANTI 1. Kekhasan Atom Karbon Atom karbon adalah atom yang memiliki enam elektron dengan dengan konfigurasi 1s 2 2s 2 2p 2. Empat
Kimia Dasar II / Kimia Organik. Shinta Rosalia D. (SRD) Angga Dheta S. (ADS) Sudarma Dita W. (SDW) Nur Lailatul R. (NLR) Feronika Heppy S (FHS)
Kimia Dasar II / Kimia Organik Shinta Rosalia D. (SRD) Angga Dheta S. (ADS) Sudarma Dita W. (SDW) Nur Lailatul R. (NLR) Feronika Heppy S (FHS) Kontrak perkuliahan : 1. Ujian : 50% 2. Tugas : 10% 3. Kuis
Hidrokarbon KIM 4 A. PENDAHULUAN HIDROKARBON. materi78.co.nr
idrokarbon A. PENDAULUAN idrokarbon adalah senyawa organik yang mengandung atom karbon () dan hidrogen (). Perbedaan senyawa organik dan anorganik: Senyawa organik atom karbon sebagai atom pusat ikatan
BAB IX SENYAWA HIDROKARBON ALKANA, ALKENA, ALKUNA
BAB IX SENYAWA IDROKARBON ALKANA, ALKENA, ALKUNA Standar Kompetensi : Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan mendeskripsikan proses pembentukan dan teknik penyulingan minyak bumi
kimia K-13 HIDROKARBON II K e l a s A. Alkena Tujuan Pembelajaran
K-13 kimia K e l a s XI HIDROKARBON II Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut 1 Memahami pengertian, rumus umum, serta tata nama senyawa hidrokarbon
benzena dan turunannya
6 benzena dan turunannya A. RUMUS MOLEKUL DAN SIFAT KAS BENZENA B. TATA NAMA BENZENA. KEGUNAAN TURUNAN BENZENA Kata aromatik semula digunakan untuk menggambarkan zat-zat berbau harum dari buah-buahan,
BENZENA. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul.
Standar Kompetensi: BENZENA Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, dan makromolekul. Kompetensi Dasar: Mendeskripsikan struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, dan kegunaan
BENZEN DAN AROMATISITAS. Oleh : Dr. Yahdiana Harahap, MS
BENZEN DAN AROMATISITAS Oleh : Dr. Yahdiana Harahap, MS BENZEN DAN AROMATISITAS BENZENA DAN AROMATISITAS C6H6 Hidrokarbon tidak jenuh ikatan rangkap beresonisasi Senyawa aromatis benzena & senyawa-senyawa
HIDROKARBON DAN KEGUNAANNYA
Modul 3. 10. IDROKARBON DAN KEGUNAANNYA Standar Kompetensi Mengkomunikasikan Senyawa idrokarbon dan Kegunaannya Kompetensi Dasar 1. Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon
BAB IX AROMATISITAS, BENZENA, DAN BENZENA TERSUBSTITUSI
BAB IX AROMATISITAS, BENZENA, DAN BENZENA TERSUBSTITUSI Benzena diisolasi tahun 1825 oleh Michael Faraday dan residu berminyak yang terimbun dalam pipa induk gas di London. Sampai 1940 ter batubara sebagai
APAKAH LUMPUR DI SIDOARJO MENGANDUNG SENYAWA HIDROKARBON?
APAKAH LUMPUR DI SIDOARJO MENGANDUNG SENYAWA HIDROKARBON? Oleh: Didi S. Agustawijaya dan Feny Andriani Bapel BPLS I. Umum Hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur karbon (C) dan hidrogen
Kimia Organik Pertemuan 1
Kimia Organik Pertemuan 1 Hidrokarbon Isomer struktur Alkana Hidrokarbon Senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. Contoh senyawa HC: minyak tanah,
GOLONGAN DAN TATANAMA SENYAWA ORGANIK. Zainal
GOLONGAN DAN TATANAMA SENYAWA ORGANIK Zainal 1 Hidrokarbon Penggolongan Hidrokarbon Hidrokarbon alifatik/hidrokarbon rantai terbuka/hidrokarbon asiklik Hidrokarbon siklik 2 Alkana- tatanama IUPAC Alkana
BENZENA DAN TURUNANNYA
BENZENA DAN TURUNANNYA 6 benzena dan turunannya A. RUMUS MOLEKUL DAN SIFAT KHAS BENZENA B. TATA NAMA BENZENA C. KEGUNAAN TURUNAN BENZENA Kata aromatik semula digunakan untuk menggambarkan zat-zat berbau
MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 12
A. BENZENA 1. Rumus a. Rumus molekul : C 6H 6 b. Rumus bangun : 2. Hibridisasi Struktur Kekule, setiap atom C dalam benzena membentuk 3 ikatan sigma = ( sp 2 ) 3 dan 1 ikatan phi = ( p-p ) 1. Hal ini dapat
Tim Dosen Kimia FTP - UB
Tim Dosen Kimia FTP - UB Darimana sumber alkena dan alkuna itu? Alkena dan Alkuna ialah hidrokarbon tak jenuh yang masing masing memiliki ikatan rangkap karbon-karbon dan ikatan rangkap tiga karbon-karbon.
HIDROKARBON A. PENGERTIAN SENYAWA KARBON B. HIDROKARBON
7 HIDROKARBON A. PENGERTIAN SENYAWA KARBON B. HIDROKARBON Apabila kita membakar kayu, maka akan didapat suatu zat berwarna hitam yang kita sebut arang. Arang yang dihasilkan dari peristiwa pembakaran adalah
Alkena. KO 1 pertemuan III. Indah Solihah
Alkena KO 1 pertemuan III Indah Solihah Pengertian Alkena Merupakan senyawa hidrokarbon yang mengandung ikatan rangkap karbon-karbon. Terdapat dalam jumlah berlebih di alam Etena (etilena) merupakan ssalah
1. Salah satu faktor yang menyebabkan senyawa karbon banyak jumlahnya adalah...
1. Salah satu faktor yang menyebabkan senyawa karbon banyak jumlahnya adalah... A. Karbon melimpah di kulit bumi B. Karbon memiliki 4 elektron valensi C. Dapat membentuk rantai atom karbon D. Titik didih
HIDROKARBON. Adelya Desi Kurniawati, STP., MP., M.Sc.
IDROKARBON Adelya Desi Kurniawati, STP., MP., M.Sc. Tujuan Pembelajaran Mahasiswa memahami berbagai golongan hidrokarbon Mahasiswa memahami struktur hidrokarbon Mahasiswa memahami penamaan hidrokarbon
Senyawa yang hanya tersusun oleh karbon dan hidrogen Banyak terdapat di alam (Contoh : gas alam, minyak bumi) Dibagi menjadi 3 yaitu : 1.
Senyawa yang hanya tersusun oleh karbon dan hidrogen Banyak terdapat di alam (Contoh : gas alam, minyak bumi) Dibagi menjadi 3 yaitu : 1. Jenuh : alkana, mempunyai ikatan tunggal dibagi menjadi 2 yaitu
BAB I HIDROKARBON. Standar Kompetensi Memahami sifat sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makro molekul.
BAB I HIDROKARBON Standar Kompetensi Memahami sifat sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makro molekul. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam membentuk senyawa
MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 11
SMA IPA Kelas 11 A. Senyawa Karbon Hidrokarbon termasuk senyawa organik yang hanya terdiri atas unsur karbon (C) dan hidrogen (H). Contohnya adalah metana (CH 4), etena (C 2H 4), dan asetilena (C 2H 2).
ALKANA DAN SIKLOALKANA
ALKANA DAN SIKLOALKANA (merupakan senyawa hidrokarbon) 1 Pengelompokan Hidrokarbon Hidrokarbon Jenuh Tak jenuh Aromatik Ikatan tunggal Ik. Rangkap dua Ik. Rangkap tiga Benzena dan turunannya Alkana alkena
ALKENA & ALKUNA. Prof. Dr. Jumina Robby Noor Cahyono, S.Si., M.Sc.
ALKENA & ALKUNA Prof. Dr. Jumina Robby Noor Cahyono, S.Si., M.Sc. Alkena, C n H 2n ; n = 3 C 3 H 6 CH 3 -CH=CH 2 } Hidrokarbon Alkuna, C n H 2n-2 ; n = 3 C 3 H 4 CH 3 -C=CH Tak Jenuh Ikatan rangkap Lebih
BAB VIII SENYAWA ORGANIK
BAB VIII SENYAWA ORGANIK Standar Kompetensi : Memahami senyawa organik dan mikromolekul, menentukan hasil reaksi dan mensintesa serta kegunaannya. Sebagian besar zat yang ada di sekitar kita merupakan
IDENTIFIKASI SENYAWA HIROKARBON DAN SENYAWA ORGANIK JENUH DAN TIDAK JENUH
IDENTIFIKASI SENYAWA HIROKARBON DAN SENYAWA ORGANIK JENUH DAN TIDAK JENUH I. TUJUAN Mengetahui kelarutan dari senyawa hidrokarbon alifatis dan aromatis. Mengamati dengan seksama perubahan reaksi yang terjadi
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : KIMIA Kelas/Prog/Semester : XII / IPA / 2 Alokasi Waktu : 2x45 menit Standar Kompetensi : 4. Memahami senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya,
Serangan elektrofil pada posisi orto
Serangan elektrofil pada posisi orto O Y + O Y O Y O Y I II III O O Y Y Serangan elektrofil pada posisi meta Serangan elektrofil pada posisi para Pada reaksi substitusi elektrofilik fenol ini terlihat
Penggolongan hidrokarbon
Penggolongan hidrokarbon idrokarbon Alifatik Alisiklik Aromatik Jenuh Tidak jenuh Jenuh Tidak jenuh Alkana Sikloalkana Sikloalkena Alkena Alkuna Sifat Fisika Alkana yang memiliki massa molekul rendah yaitu
KIMIA. Sesi. Hidrokarbon (Bagian III) A. REAKSI-REAKSI SENYAWA KARBON. a. Adisi
KIMIA KELAS XII IPA - KURIKULUM GABUNGAN 17 Sesi NGAN Hidrokarbon (Bagian III) A. REAKSI-REAKSI SENYAWA KARBON Reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada senyawa hidrokarbon secara umum adalah reaksi adisi,
Materi Penunjang Media Pembelajaran Kimia Organik SMA ALKENA
ALKENA Nama lain alkena adalah olefin atau senyawa vinil. Alkena termasuk senyawa organik tak jenuh. Alkena merupakan senyawa yang relatif stabil, akan tetapi lebih reaktif dari alkana karena terdapatnya
Materi Penunjang Media Pembelajaran Kimia Organik SMA ALKANA
ALKANA Alkana rantai pendek (metana dan etana) terdapat dalam atmosfer beberapa planet seperti jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Bahkan di titan (satelit saturnus) terdapat danau metana/etana yang
Kimia Organik 1. Pertemuan ke 4 Indah Solihah
Kimia Organik 1 Pertemuan ke 4 Indah Solihah Klasifikasi Senyawa Organik 1. Senyawa Alifatik a. Senyawa alifatik rantai lurus (non siklis) b. Senyawa alifatik siklis (alisiklis) 2. Senyawa Aromatis Senyawa
LATIHAN ULANGAN KIMIA : HIDROKARBON KELAS X
LATIHAN ULANGAN KIMIA : HIDROKARBON KELAS X Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Alkana yang tidak mengandung lima atom karbon yaitu.... a. n-pentena b. 2-metil-butana c. isopentana d. 2-metil-pentana
BAB 9 HIDROKARBON. Gambar 9.1 Asam askorbat Sumber: Kimia Dasar Konsep-konsep Inti
BAB 9 HIDROKARBON Gambar 9.1 Asam askorbat Sumber: Kimia Dasar Konsep-konsep Inti Pada pelajaran bab kesembilan ini akan dipelajari tentang kekhasan atom karbon, identitifikasi senyawa karbon, alkana,
BAB II ALKANA DAN SIKLOALKANA
BAB II ALKANA DAN SIKLOALKANA Hidrokarbon Kelompok senyawa organik yang berisi atom C dan atom H Ikatan yang dimiliki bisa ikatan atau Universitas Gadjah Mada 1 Tabel nama Alkana Jumlah Nama Alkana Nama
K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Kimia
K1 Revisi Antiremed Kelas 11 Kimia Hidrokarbon - Soal Doc Name: RK1AR11KIM0101 Version: 016-10 halaman 1 01 Untuk mengenali adanya senyawa karbon dalam suatu bahan dapat dilakukan dengan cara membakar
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I PERCOBAAN III SIFAT-SIFAT KIMIA HIDROKARBON
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I PERCOBAAN III SIFAT-SIFAT KIMIA HIDROKARBON OLEH NAMA : HABRIN KIFLI HS. STAMBUK : F1C1 15 034 KELOMPOK ASISTEN : VI (ENAM) : HERIKISWANTO LABORATORIUM KIMIA FAKULTAS
KIMIA ORGANIK. = Kimia Senyawa Karbon. Kajian Struktur, Sifat, & Reaksi. Ikatan Kovalen : Rumus Kimia : CH 3 C : H = 1 : 3
KIMIA ORGANIK? = Kimia Senyawa Karbon Kajian Struktur, Sifat, & Reaksi Ikatan Kovalen : Penggunaan sepasang elektron antara dua atom Rumus Kimia : Rumus Empirik : Menggambarkan Jenis atom dan perbandingannya
MODUL HIDROKARBON. CO 2 (g) + Ca ( OH ) 2 CaCO 3 (s) + H 2 O
MODUL HIDROKARBON A. PENDAHULUAN Hidrokarbon berasal dari kata hydrogen dan karbon, jadi senyawa hidrokarbon adalah senyawa organic yang tersusun atas unsure hydrogen dan karbon.kejadian sehari-hari dapat
Bahan Bacaan 5 BENZENA DAN TURUNANNYA
Bahan Bacaan 5 BENZENA DAN TURUNANNYA Benzena mempunyai struktur dan sifat khas sehingga sering disebut senyawa aromatik dan dikelompokkan pada senyawa karbosiklik. Benzena mempunyai rumus molekul C 6
ALKHOHOL-ETER. Putri Anjarsari, S.Si., M.Pd
ALKOOL-ETER Putri Anjarsari, S.Si., M.Pd [email protected] 1 STRUKTUR ALKOOL Alkohol adalah senyawa yang molekulnya memiliki suatu gugus hidroksil, yang terikat pada suatu atom karbon jenuh. C
BAB 10. Aromatisitas, Benzena, dan Benzena Tersubstitusi. Tabel Struktur dan nama-nama benzene yang umum
BAB 10 Aromatisitas, Benzena, dan Benzena Tersubstitusi 10.1 Tata Nama Benzena Tersubstitusi Benzena tersubstitusi diberi nama dengan awalan orto, meta, para dan tidak dengan nomor-nomor posisi. Awalan
SENYAWA ORGANIK HIDROKARBON DENGAN KARBON ELEKTROFILIK
SENYAWA ORGANIK HIDROKARBON DENGAN KARBON ELEKTROFILIK Aromatisitas Seperti yang dibicarakan pada kimia organik I., senyawa hidrokarbon adalah kelompok zat organik yang hanya terdiri dari unsur karbon
LEMBARAN SOAL 10. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH) Pilihlah jawaban yang paling tepat.
LEMBARAN SOAL 10 Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH) PETUNJUK UMUM 1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan. Periksa dan bacalah soal dengan
SENYAWA KARBON. Indriana Lestari
SENYAWA KARBON Indriana Lestari A. Keunikan Atom Karbon ( C ) Atom Karbon ( C ) memiliki 4 elektron valensi. Dengan nomor atom 6, atom C memiliki 4 elektron valensi, sehingga untuk mencapai kestabilan
KIMIA 2 KELAS X. D. molekul-molekul kovalen yang bereaksi dengan air E. molekul-molekul kovalen yang bergerak bebas di dalam air
KIMIA 2 KELAS X PETUNJUK UMUM 1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan 2. Periksa dan bacalah soal dengan teliti sebelum Anda bekerja 3. Kerjakanlah soal anda pada lembar jawaban
LEMBARAN SOAL 6. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )
LEMBARAN SOAL 6 Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH ) PETUNJUK UMUM 1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan 2. Periksa dan bacalah soal dengan
TATANAMA SENYAWA GOLONGAN ALKANA
1 TATANAMA SENYAWA GOLONGAN ALKANA Oleh: Dr. Firdaus, M.S. Jurusan Kimia FMIPA Universitas Hasanuddin Alamat Email: [email protected] 1. Senyawa-senyawa yang sesuai untuk rumus n H 2n+2 dikenal sebagai
Senyawa Halogen Organik (organohalogen) Tim Dosen Kimia FTP - UB
Senyawa alogen Organik (organohalogen) Tim Dosen Kimia FTP - UB Pendahuluan Organohalogen sebagai pelarut, insektisida, dan bahan sintesis organik. Beberapa organohalogen bersifat racun, sehingga harus
SENYAWA AROMATIK (Benzena & Turunannya)
SENYAWA AROMATIK (Benzena & Turunannya) Senyawa Aromatik Alkana C n H 2n+2 C 6 H 14 (Hidrokarbon Jenuh) Alkena C n H 2n C 6 H 12 (Hidrokarbon Tak Jenuh) Alkuna C n H 2n-2 C 6 H 10 Benzena - C 6 H 6 Hidrokarbon
1. Perbedaan Senyawa Organik Dan Senyawa Anorganik
Salah satu sumber daya alam yang tidak asing lagi adalah minyak bumi. Bahan alam ini amat mempengaruhi kehidupan. Ummat manusia masih menggantungkan sebagian besar aktivitas kehidupannya pada bahan alam
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya atau belajar ialah suatu proses
BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2.1 Hasil Belajar Belajar menurut Slameto (2003: 2) secara psikologis adalah Suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi
BAB III SISTEMATIKA MATERI HIDROKARBON PADA BAHAN AJAR TEXTBOOKS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS STUDYING THE SCIENCES CHEMISTRY
BAB III SISTEMATIKA MATERI HIDROKARBON PADA BAHAN AJAR TEXTBOOKS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS STUDYING THE SCIENCES CHEMISTRY A. GAMBARAN UMUM ISI BUKU Bahasan kimia pada buku ini dikelompokkan dalam tiga
Senyawa Alkohol dan Senyawa Eter. Sulistyani, M.Si
Senyawa Alkohol dan Senyawa Eter Sulistyani, M.Si [email protected] Konsep Dasar Senyawa Organik Senyawa organik adalah senyawa yang sumber utamanya berasal dari tumbuhan, hewan, atau sisa-sisa organisme
TUGAS KELOMPOK BAB TERAKHIR KIMIA MENGENAI ALKANA. kelompok II x5
TUGAS KELOMPOK BAB TERAKHIR KIMIA MENGENAI ALKANA kelompok II x5 DI SUSUN OLEH: ARIEF NURRAHMAN FARID SUHADA GERRY REGUS M. HANIEF IQBAL S. ILHAM SYAHBANI ALKANA ALKANA adalah Hidrokarbon jenuh yang paling
JUDUL PEMBELAJARAN DEDUKTIF PADA PEMBELAJARAN ALKANA
JUDUL PEMBELAJARAN DEDUKTIF PADA PEMBELAJARAN ALKANA OLEH: M.BUSRAH LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) SULAWESI SELATAN TAHUN 2012 DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI... i I. PENDAHULUAN... 1 A. Latar
DAFTAR ISI LEMBAR PERNYATAAN... ABSTRAK KATA PENGANTAR. UCAPAN TERIMA KASIH... DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN..
DAFTAR ISI LEMBAR PERNYATAAN... ABSTRAK KATA PENGANTAR. UCAPAN TERIMA KASIH... DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN.. i ii iv v vi ix xi xii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah..
HIDROKARBON (C dan H)
BAB 8 IDROKARBON ( dan ) Keunikan atom Mampu berikatan dengan atom karbon lain membentuk rantai yang panjang terdiri dari berjuta atom Katenasi, Bercabang, Melingkar ALKANA : idrokarbon jenuh Ikatan tunggal
ALKENA DAN ALKUNA. By Dra. Nurul Hidajati M.Si
ALKENA DAN ALKUNA By Dra. Nurul idajati M.Si TATANAMA ALKENA DAN ALKUNA ATURAN SAMA DENGAN ALKANA DENGAN BEBERAPA TAMBAAN: Ikatan ganda dua karbon-karbon diberi akhiran ena, jika terdapat lebih dari satu
Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan Alkana, mahasiswa memahami dan menjelaskan struktur, sifat fisis, kegunaan, dan reaksi-reaksi yang dapat
Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan Alkana, mahasiswa memahami dan menjelaskan struktur, sifat fisis, kegunaan, dan reaksi-reaksi yang dapat terjadi pada senyawa alkana. Atom karbon dalam senyawa alkana
THE MEANING. The measurement of the speed of reaction. The change in amount of reactant or product against time.
RATE OF REACTION THE MEANING The measurement of the speed of reaction. The change in amount of reactant or product against time. FAST REACTION SLOW REACTION Sodium metal reacts quickly with water to release
REAKTIVITAS SENYAWA AROMATIK. DR. Bambang Cahyono
REAKTIVITAS SENYAWA AROMATIK DR. Bambang Cahyono PERBEDAAN IKATAN RANGKAP BENZENA DAN ALKENA AKIBAT LAIN AKIBAT ADANYA STABILITAS PADA AROMATIK Senyawa aromatik distabilkan oleh stabilitas aromatik Mengingat
UKBM A. IDENTITAS UKBM
UKBM 11.3.1 A. IDENTITAS UKBM 1. Mata Pelajaran : Kimia 2. Semester : 2 3. Kompetensi Dasar : 11.3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan
Secara umum terdapat 4 tipe reaksi kimia organik: 1. Reaksi substitusi (Penggantian)
Secara umum terdapat 4 tipe reaksi kimia organik: 1. Reaksi substitusi (Penggantian) Suatu atom/gugus di dalam suatu senyawa diganti oleh suatu atom/gugus lain dari senyawa yang lain. Konsep dasarnya adalah
HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI
BAB VII HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI Kimia adalah ilmu yang mempelajari susunan, struktur, sifat dan perubahan materi serta energi yang menyertai perubahan tersebut. A. HIDROKARBON Atom karbon merupakan
GUGUS FUNGSI, TATA NAMA, SIFAT, DAN SINTESIS SEDERHANA SENYAWA HIDROKARBON
GUGUS FUNGSI, TATA NAMA, SIFAT, DAN SINTESIS SEDERHANA SENYAWA HIDROKARBON Kelompok VII: 1. Anggi Cahaya Nirwana (F1C116012) 2. Eko Prastyo (F1C116022) 3. Mardiana (F1C116023) 4. Mutiara Sarah H. (F1C116029)
PENGGOLONGAN SENYAWA ORGANIK DAN DASAR-DASAR REAKSI ORGANIK
( Word to PDF Converter - Unregistered ) http://www.word-to-pdf-converter.net PENGGOLONGAN SENYAWA ORGANIK DAN DASAR-DASAR REAKSI ORGANIK PENDAHULUAN Oleh: C. Budimarwanti, M.Si Senyawa organik terlibat
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
1 No. Dokumen : F/751/WKS1/P/5 No. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 1 Juli 2016 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Godean Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XI/ Gasal
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran : SMA Sang Timur Yogyakarta : Kimia Kelas / Semester : X / 2 Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran Standar Kompetensi: 4. Memahami sifat-sifat
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I PERCOBAAN VII STRUKTUR MOLEKUL DAN REAKSI-REAKSI KIMIA ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MOLEKUL
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I PERCOBAAN VII STRUKTUR MOLEKUL DAN REAKSI-REAKSI KIMIA ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MOLEKUL O L E H: NAMA : HABRIN KIFLI HS STAMBUK : F1C1 15 034 KELOMPOK : VI (ENAM)
SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER 2 KIMIA KELAS X (SEPULUH) TP. 2008/2009
SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER 2 KIMIA KELAS X (SEPULUH) TP. 2008/2009 1. Dari suatu percobaan daya hantar listrik suatu larutan diperoleh data sebagai berikut: Percobaan Larutan Lampu Gelembung gas 1 2 3 4
