PENGEMBANGAN FUNCTION POINT COMPLEXITY WEIGHT DENGAN FUZZY LOGIC METODE MAMDANI
|
|
|
- Teguh Sudirman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PENGEMBANGAN FUNCTION POINT COMPLEXITY WEIGHT DENGAN FUZZY LOGIC METODE MAMDANI Galih Dian Hutama 1) Ristu Saptono 2) Hasan Dwi Cahyono 3) 1) 2) 3) Informatika, FMIPA Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami 36A Kentingan, Surakarta Indonesia 1) [email protected], 2) [email protected], 3) [email protected] ABSTRACT Measuring a software is the first step to do to build a software efficiently, effectively and give a good result. One of the part of measuring a software is by counting the software size trough Lines of Code (LOC). There are several methods for counting LOC and Function Point Analysis (FPA) is one of the method commonly used for counting LOC of a software. FPA method need to combine with another method to get a better accuracy. In this paper, fuzzy logic used to develop the weight in Function Point Complexity Table. The data is get from several applications and used as a simulation for LOC counting. LOC from FPA and fuzzy logic is being compared with real LOC of the application to get the deficit LOC. Mean Absolute Error (MAE) used as a error measuring method. The result are MAE for FPA method is lines and MAE for FPA with fuzzy logic is lines. This prove fuzzy logic can make LOC counting with FPA give less error which means is a better accuracy. Key words Lines of Code, Function Point Analisys, Fuzzy Logic. 1. PENDAHULUAN Salah satu faktor sukses dalam mengerjakan sebuah proyek, termasuk proyek perangkat lunak adalah estimasi dan perencanaan yang akan dilakukan. Proyek tidak dapat dikendalikan jika proyek tersebut tidak mempunyai estimasi dan perencanaan. Estimasi dan perencanaan dalam proyek perangkat lunak bisa diawali dengan pengukuran dari perangkat lunak yang akan dibuat atau dikembangkan [1]. Ada beberapa metode dalam melakukan pengukuran perangkat lunak, salah satu yang paling banyak digunakan adalah Function Point Analysis (FPA). FPA merupakan metode pengukuran perangkat lunak yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. FPA pertama kali dikenalkan oleh Allan Albrecht pada tahun 1979 dan sekarang terus diperbaharui oleh International Function Point User Group (IFPUG) [2]. Terdapat beberapa metode pengukuran perangkat lunak selain FPA, sebagai contoh : Lines of Code (LOC) dan Wideband Delphi. Kedua metode pengukuran perangkat lunak tersebut mempunyai beberapa issue atau permasalahan yang membuat kedua metode pengukuran perangkat lunak tersebut tidak digunakan sehingga jarang ada pengembangan yang bisa membuat kedua metode pengukuran perangkat lunak tersebut berfungsi dengan lebih baik [3]. Dalam metode FPA terdapat 5 fungsi sebagai parameter pengukuran sebuah perangkat lunak, yaitu Internal Logical File (ILF), External Interface File (EIF), External Input (EI), External Output (EO), External Inquiry (EQ). Pengukuran perangkat lunak dilakukan dengan mengambil data untuk 5 fungsi tersebut kemudian di kelompokan berdasarkan banyak Data Element Types (DETs), File Type References (FTRs), dan Record Element Types (RETs) yang disebut weight menjadi 3 kelompok, yaitu low, average, dan high [4]. Pengelompokan weight tersebut sesuai dengan tabel Function Point Complexity Weight yang dibuat oleh Allan Albrecht [5]. Output dari weight yang dikelompokan berdasarkan tabel Function Point Complexity Weight bersifat himpunan crisp sehingga memunculkan output yang tidak sesuai antara weight yang berdekatan atau berjauhan. Sebagai contoh untuk penghitungan ILF, sebuah aplikasi A memilki jumlah DET 50 dan RET 3, masuk ke kelompok average. Aplikasi B memiliki jumlah DET 20 dan RET 3, masuk ke kelompok average. Sedangkan aplikasi C memiliki jumlah DET 19 dan RET 3, masuk ke kelompok low. Dengan jumlah RET yang sama untuk semua aplikasi, aplikasi A memiliki beda jumlah DET sebanyak 30 dengan aplikasi B dan kedua aplikasi tersebut masuk ke dalam kelompok yang sama, yaitu average. Sedangkan aplikasi B dan aplikasi C memiliki beda jumlah DET hanya 1 tetapi aplikasi C tidak masuk ke dalam satu 18
2 kelompok dengan aplikasi B, aplikasi C masuk ke dalam kelompok low. Ilustrasi tersebut menunjukan kelemahan himpunan crisp. Berdasarkan pemikiran sebagai manusia, pengelompokan weight ke dalam tabel Function Point Complexity Weight kurang benar jika menggunakan himpunan crisp atau nilai tunggal. Dalam penelitian ini, fuzzy logic digunakan untuk memperbaharui nilai weight pada tabel Function Point Complexity Weight. Fuzzy logic menghasilkan output berupa himpunan fuzzy. Pemikiran manusia bersifat fuzzy atau samar, begitu juga dengan kejadian real di dunia. Fuzzy logic adalah logika yang menyatakan perkiraan bukan kepastian, yang dimana mirip dengan pemikiran manusia dan kejadian real di dunia. Oleh karena itu fuzzy logic tidak sama seperti dengan logika pada umumnya [6]. Dengan fuzzy logic memungkinkan adanya toleransi dalam pengelompokan nilai weight agar memunculkan output yang lebih rasional. Sehingga output yang didapat menjadikan pengukuran perangkat lunak lebih akurat. Metode yang digunakan dalam fuzzy logic di penelitian ini adalah metode Mamdani. Metode Mamdani telah diterima secara luas untuk digunakan para ahli dalam bidang soft computing. Metode Mamdani bekerja lebih intuitif dan mempunyai tingkat toleransi keputusan berdasarkan pola pikir manusia yang tinggi [7]. Output dalam proses defuzifikasi metode Mamdani berupa nilai ganda atau range sehingga memungkinkan metode Mamdani untuk menghasilkan output yang mempunyai toleransi tinggi karena mempertimbangkan nilai-nilai didekatnya. Penerapan fuzzy logic metode Mamdani dalam proses mendapatkan nilai weight pada tabel Function Point Complexity Weight membuat nilai weight yang didapat lebih akurat dan lebih sesuai. Setelah mendapatkan nilai Function Point (FP) dari sebuah perangkat lunak, maka dapat diukur size dari perangkat lunak tersebut dengan menghitung Lines of Code (LOC). Oleh karena itu, pengerjaan proyek perangkat lunak akan berjalan lebih efektif dan efisien dari estimasi yang didapat menggunakan FPA dengan memperbaharui weight pada tabel Function Point Complexity Weight menggunakan fuzzy logic metode Mamdani. 2. DASAR TEORI 2.1 Software Size Estimation Software Size Estimation merupakan pembelajaran untuk memperkirakan ukuran suatu perangkat lunak yang akan dikembangkan atau dibuat. Pengukuran perangkat lunak penting agar dalam pengerjaan perangkat lunak tidak membuang percuma resource yang ada dan menggunakannya semaksimal mungkin untuk mendapatkan proses pengerjaan yang efektif dan efisien. Ada beberapa metode dalam mengukur perangkat lunak, diantaranya [3] : Lines of Code (LOC) The Blitz Wideband Delphi Function Points Feature Points Object Points Number of Boxes on a Data Flow Diagram Number of Classes in a Design Diagram Meskipun ada banyak metode pengukuran perangkat lunak tetapi sulit untuk mendapatkan tingkat akurasi sebesar 100 persen untuk setiap metode. Diperlukan perpaduan metode untuk mendapatkan tingkat akurasi pengukuran perangkat lunak yang besar. 2.2 Function Point Analysis Function Point Analysis (FPA) merupakan metode untuk mengukur pengembangan atau pembuatan perangkat lunak berdasarkan jumlah fungsionalitas dan komplesitas dari pandangan user [8]. FPA diperkenalkan pada tahun 1986 oleh International Function Point User Group (IFPUG). IFPUG juga membuat Counting Practices Manual (CPM) sebagai standar industri dalam menggunakan FPA [1]. Didalam FPA terdapat 5 fungsi pembeda yang menjadi pengitungan awal mendapatkan nilai weight. 5 fungsi tersebut adalah [9] : Internal Logical Files (ILF) merupakan data atau informasi kontrol yang perlu dipelihara melalui pengaksesan insert, update, dan delete di dalam sistem aplikasi. External Interface Files (EIF) merupakan data atau informasi kontrol yang diperlukan oleh sistem aplikasi, tetapi disimpan atau diplehara diluar sistem oleh sistem lain. External Input (EI) merupakan proses elementer yang memproses data dari luar sistem dan menyimpan hasilnya ke dalam sistem. External Output (EO) merupakan proses elementer yang memproses data dan menyajikan informasi ke luar sistem dengan disertai proses komputasi atau kalkulasi ketika menyajikan informasi. External Inquiry (EQ) merupakan proses elementer yang menyajikan data ke luar sistem tanpa melakukan proses pengolahan data. Penghitungan nilai ILF, EIF, EI, EQ, dan EO juga dipengaruhi oleh tingkat kompleksitas komponenkomponen tersebut. Pengkategorian komponen didasarkan pada penghitungan DET, RET, dan FTR yang rinciannya sebagai berikut [9] : 19
3 Data Element Type (DET) adalah elemen data yang dikenal oleh user dan merupakan non repeatable data field. Contoh : Nama Pelanggan, Nomor Pelanggan, Tanggal Lahir, dan lain-lain. Record Element Type (RET) adalah subgroup data yang dikenal oleh user. Contoh: data pelanggan terdiri dari biodata, data finansial, dan data tanggungan keluarga, dan lain-lain. File Type Reference (FTR) adalah ILF atau EIF yang dibaca atau diakses oleh proses elementer, yaitu EI, EQ, dan EO. Dengan melakukan penghitungan ILF, EIF, EI, EQ, dan EO maka didapat nilai dari Unadjusted Function Point (UFP). Terdapat 14 faktor yang berfungsi sebagai hasil perkalian untuk menjadikan UFP menjadi Function Point (FP). 14 Faktor tersebut adalah [9] : Data Communications merupakan tingkat kebutuhan komunikasi langsung antara aplikasi dengan processor. Distributed Functions merupakan tingkat kebutuhan transfer data antara komponen-komponen aplikasi. Performances Objectives merupakan tingkat response time dan throughput yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan aplikasi. Heavily Used Configuration merupakan tingkat kebutuhan dimana setting konfigurasi komputer berpengaruh terhadap pengembangan aplikasi. Transaction Rate merupakan tingkat transaksi bisnis yang berpengaruh terhadap pengembangan aplikasi. On Line Data Entry merupakan tingkat kebutuhan input data secara interaktif. End User Efficiency merupakan tingkat kemudahan penggunaan aplikasi. On Line Update merupakan tingkat kebutuhan ILF di update secara interaktif. Complex Processing merupakan tingkat kesulitan logika proses yang mempengaruhi proses development. Reusability merupakan tingkat kebutuhan aplikasi dan kode program dirancang dan dikembangkan untuk bisa digunakan pada aplikasi lain. Installation Ease merupakan tingkat kemudahan konversi ke sistem baru yang berpengaruh pada proses development. Operational Ease merupakan tingkat kemudahan aplikasi dalam aspek-aspek operasional, seperti - startup, backup, dan proses recovery. Multiple Sites merupakan tingkat kebutuhan aplikasi dapat dioperasionalkan pada lingkungan hardware dan software yang berbeda-beda. Facilitate Change merupakan tingkat kemudahan aplikasi untuk modifikasi logika proses maupun struktur data. Setelah didapatkan nilai FP, dapat dilakukan pengukuran pula terhadap size, effort, dan resource yang dibutuhkan dari perangkat lunak yang akan dikembangkan atau dibuat. 2.3 Fuzzy Logic Fuzzy logic adalah peningkatan dari logika Boolean yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian. Saat logika Boolean menyatakan bahwa segala hal dapat di ekspresikan dalam istilah biner (0 atau 1, hitam atau putih, ya atau tidak), fuzzy logic menggantikan kebenaran Boolean dengan tingkat kebenanaran [10]. Himpunan fuzzy logic pertamakali diperkenalkan oleh Lotfi A. Zadeh pada tahun 1965 sebagai cara matematis untuk merepresentasikan ketidakpastian linguistik. Berdasarkan konsep fuzzy logic, faktor-faktor dan kriteriakriteria dapat diklasifikasikan tanpa batasan yang mengikat. Fuzzy logic sangat berguna untuk menyelesaikan banyak permasalahan dalam berbagai bidang yang biasanya memuat derajat ketidakpastian [11]. Logika benar dan salah dari logika Boolean tidak dapat mengatasi masalah gradasi yang berada pada dunia nyata. Tidak seperti logika boolean, fuzzy logic mempunyai nilai yang berkelanjutan. Fuzzy logic dinyatakan dalam derajat dari suatu keanggotaan dan derajat dari kebenaran. Oleh sebab itu sesuatu dapat dikatakan sebagian benar dan sebagian salah pada waktu yang sama. Fuzzy logic merupakan generalisasi dari logika Boolean yang hanya memiliki dua nilai keanggotaan yaitu 0 dan 1. Dalam fuzzy logic nilai kebenaran suatu pernyataan berkisar dari sepenuhnya benar sampai dengan sepenuhnya salah [12]. Fuzzy logic berhubungan dengan ketidakpastian yang telah menjadi sifat alamiah manusia. Fuzzy logic memungkinkan nilai akhir berupa benar dan salah atau hitam dan putih, tetapi melibatkan area abu-abu. 2.4 Fuzzy Inference System Mamdani Metode Mamdani sering juga dikenal dengan nama Metode Max-Min. Metode ini diperkenalkan oleh Ebrahim Mamdani pada tahun Untuk mendapatkan output diperlukan 4 tahapan [13], yaitu: Pembentukan Himpunan Fuzzy (Fuzzifikasi) Himpunan fuzzy merupakan suatu pengembangan lebih lanjut tentang konsep himpunan dalam matematika. Himpunan fuzzy adalah rentang dari nilai-nilai. Masingmasing nilai mempunyai derajat keanggotaan (membership) antara 0 sampai dengan 1. Ungkapan logika Boolean menggambarkan nilai-nilai benar atau salah. 20
4 Logika fuzzy menggunakan ungkapan misalnya: sangat lambat, sedang, sangat cepat dan lain-lain untuk mengungkapkan derajat intensitasnya. Logika fuzzy menggunakan satu set aturan untuk menggambarkan perilakunya. Aturan-aturan tersebut menggambarkan kondisi yang diharapkan dan hasil yang diinginkan dengan menggunakan fungsi IF THEN. Suatu himpunan fuzzy A dalam semesta pembicaraan dinyatakan dengan fungsi keanggotaan (membership function) μ A, yang nilainya berada dalam interval [0,1]. Secara matematika hal ini dinyatakan dengan:...(1) Himpunan fuzzy A dalam semesta pembicaraan U biasa dinyatakan sebagai sekumpulan pasangan elemen u dan besarnya derajat keanggotaan (grade of membership) elemen tersebut sebagai berikut:...(2) Tanda / digunakan untuk menghubungkan sebuah elemen dengan derajat keanggotaannya. Komposisi Aturan Tidak seperti penalaran monoton, apabila sistem terdiri dari beberapa aturan, maka inferensi diperoleh dari kumpulan dan korelasi antar aturan. Ada 3 metode yang digunakan dalam melakukan inferensi sistem fuzzy, yaitu: max, additive dan probabilistik OR (probor). Penegasan (Defuzzifikasi) Input dari proses defuzzifikasi adalah suatu himpunan fuzzy yang diperoleh dari komposisi aturan-aturan fuzzy, sedangkan output yang dihasilkan merupakan suatu bilangan pada domain himpunan fuzzy tersebut. Sehingga jika diberikan suatu himpunan fuzzy dalam range tertentu, maka dapat diambil suatu nilai crisp tertentu sebagai output. Dalam metode Mamdani digunakan fungsi Center of Gravity (COG) untuk pengambilan nilai crisp tersebut. Formulasi untuk COG seperti dibawah ini:...(3) dimana µ A (z) adalah nilai agregat berdasarkan rule yang telah dibuat dari nilai input. 2.5 Mean Absolute Error (MAE) Metode Mean Absolute Error (MAE) digunakan untuk menghitung error tiap metode. Semakin kecil nilai MAE yang didapat maka semakin kecil pula error yang dihasilkan metode tersebut. Formulasi metode MAE seperti dibawah ini:...(4) dimana n adalah banyak item yang dihitung, x merupakan nilai prediksi dan y adalah nilai real. 3. METODOLOGI PENELITIAN Studi Literatur dan Pengumpulan Data Gambar 1. Metodologi Penelitian 3.1 Studi Literatur dan Pengumpulan Data Studi literatur dilakukan dengan membaca sejumlah jurnal baik nasional maupun internasional. Jurnal yang dibaca adalah jurnal dengan metode yang berkaitan dengan FPA dan fuzzy logic. Studi literatur juga bisa dilakukan dengan mempelajari modul-modul perkuliahan yang berkaitan dengan FPA dan fuzzy logic dari berbagai Universitas. Survey dan pengumpulan data diambil dari beberapa aplikasi yang dibuat dalam Kerja Praktek Mahasiswa S1 Informatika UNS angkatan 2011 dan aplikasi yang dipakai oleh Pemerintah Kabupaten Surakarta. Dalam aplikasi tersebut diambil data berupa komponen-komponen penghitungan metode FPA sehingga dapat menentukan size dari aplikasi berdasarkan metode FPA. 3.2 Penerapan Metode Langkah pertama melakukan perbaikan nilai weight dengan fuzzy logic Metode Mamdani. Nilai weight dalam metode FPA didapat dari menghitung banyak RET/FTR dan DET yang kemudian masuk ke salah satu kelompok (low, average, high) terlihat pada Tabel 1. Tabel 1. Complexity Matrix for ILF and EIF [14] ILF/EIF Penerapan Metode Implementasi Sistem Evaluasi Sistem DET RET Low Low Average 2-5 Low Average High 6+ Average High High 21
5 Kemudian untuk tiap kelompok di tiap komponen memiliki nilai yang berbeda yang menjadi nilai weight seperti terlihat pada Tabel 2. Tabel 2. Function Point Complexity Weight [14] Component Low Average High External Inputs External Outputs External Inquiris Internal Logical Files External Interface Files Proses pengelompokan tersebut bersifat crisp sehingga akan diubah dengan fuzzy logic metode Mamdani. Pertama untuk proses fuzifikasi adalah membuat input fuzzy sets untuk RET/FTR dan DET. Didefinisikan sebagai small, medium, large. Didalam penelitian ini digunakan 2 model fuzzy sets. Kemudian membuat rule untuk semua model fuzzy logic dimana input RET/FTR dan DET dihubungkan dengan AND dan menghasilkan output. Terdapat 9 rule seperti yang terlihat pada Tabel 3. Tabel 3. Fuzzy Logic Rule Set Rule DET RET/FTR Output 1 Small Small Low 2 Small Medium Low 3 Small Large Average 4 Medium Small Low 5 Medium Medium Average 6 Medium Large High 7 Large Small Average 8 Large Medium High 9 Large Large High Kemudian proses defuzifikasi dengan metode Mamdani menggunakan fungsi Center of Gravity (COG). Hasil dari proses defuzifikasi tersebut merupakan nilai weight yang baru dan digunakan untuk penghitungan metode FPA. Setelah mendapat nilai weight yang baru dengan fuzzy logic metode Mamdani maka dilakukan penghitungan pengukuran perangkat lunak dengan FPA. Diawali dengan mendapatkan Unadusted Function Point (UFP) dengan cara mengalikan nilai weight dengan jumlah fitur yang ada di setiap fungsi yang berbeda. Kemudian hasil yang didapat setiap fungsi dijumlahkan dan didapat nilai UFP. Kemudian mencari nilai Total Degree of Infulence (TDI) dengan cara menjumlahkan banyak pengaruh terhadap perangkat lunak yang diukur dari 14 faktor yang ada sebagai Value Adusment Factor. Tiap faktor diberi nilai dari 0 sampai 5. 0 jika faktor tersebut tidak menimbulkan efek apapun dan 5 jika faktor tersebut sangat penting di perangkat lunak yang diukur. 14 faktor tersebut seperti terlihat pada Tabel 4. Tabel 4. Value Adjusment Factor [14] ID C1 C2 C3 C4 C5 C6 C7 C8 C9 C10 C11 C12 C13 C14 Factors Data communications Distributed function Performance objectives Heavily used configuration Transaction rate On-line data entry End-user efficiency On-line update Complex processing Reusability Installation ease Operational ease Multiple sites Facilitate change Setelah mendapat nilai TDI maka bisa mendapatkan nilai Technical Complexity Adjusment (TCA). Formulasi untuk mendapatkan TCA adalah sebagai berikut : Setelah mendapat nilai TCA maka bisa mendapatkan nilai Function Point (FP). Formulasi untuk mendapatkan nilai FP adalah sebagai berikut : Dengan nilai FP bisa digunakan untuk mengukur LOC perangkat lunak, cost, effort, resource yang dibutuhkan, dan lama pengerjaan perangkat lunak. Untuk mengukur LOC dari FP cukup dengan hanya mengalikan nilai FP dengan nilai faktor produktivitas bahasa pemrograman yang dibuat oleh Capers Jones [1]. Tabel 5. Productivity Factor Programming Language [14] Programming Language Productivity Factor SQL 37 PHP 53 HTML / Javascript 58 Penghitungan LOC dalam penelitian ini menghasilkan 2 nilai. Nilai pertama adalah LOC yang didapat dari metode FPA dan nilai kedua adalah LOC yang didapat dari metode FPA dengan fuzzy logic. Hasil LOC dari masingmasing metode akan dijadikan nilai estimasi size suatu perangkat lunak yang diukur. Dari 2 nilai LOC yang dihasilkan dihitung Mean Absolute Error (MAE) untuk setiap metode. Langkah pertama dihitung terlebih dahulu selisih LOC yang dihasilkan oleh setiap metode dengan LOC asli dari aplikasi yang dihitung dengan software SLOC Metrics
6 Dari nilai selisih tersebut kemudian dapat dicari Mean Abosulute Error (MAE) untuk setiap metode. 3.3 Implementasi Sistem Program dalam penelitian ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP. Didalam program terdapat 2 metode perhitungan, yaitu fuzzy logic metode Mamdani dan Function Point Analysis (FPA). Untuk fuzzy logic metode Mamdani dimulai dari input jumlah atau banyak RET/FTR dan DET dalam perangkat lunak yang diukur. Setelah data diolah dengan fuzzy logic metode Mamdani muncul angka yang menjadi nilai weight. Dari nilai weight tersebut dilakukan penghitungan metode FPA. Hasil dari penghitungan metode FPA tersebut adalah nilai FP yang bisa digunakan untuk mengukur size dari perangkat lunak yang berupa Lines of Code (LOC). 3.4 Evaluasi Sistem Simulasi yang dilakukan adalah mengukur beberapa aplikasi dari hasil Kerja Praktek Mahasiswa S1 Informatika UNS angkatan 2011 dan aplikasi yang dipakai oleh Pemerintah Kabupaten Surakarta. Dari hasil simulasi kemudian didapat nilai Function Point (FP) yang bisa digunakan untuk mengukur Lines of Code (LOC) perangkat lunak. Dari hasil estimasi yang didapat bisa diketahui error terhadap hasil dari kejadian real. Nilai error tersebut yang berfungsi sebagai bahan evaluasi sistem. 4. PEMBAHASAN Penelitian ini menggunakan data penelitian berupa aplikasi hasil Kerja Praktek mahasiswa jurusan Informatika FMIPA UNS angkatan 2011 dan aplikasi yang dipakai oleh Pemerintah Kabupaten Surakarta. Terdapat 6 aplikasi yang akan dijadikan sebagai data penelitian, yaitu: Akomodasi, Avenger, Catering, IMB, ispeedy, dan Meetingroom. Data yang digunakan dari aplikasi adalah berupa Data Element Types (DETs), Record Element Types (RETs), File Type References (FTRs), dan General System Characteristic yang terdiri dari 14 faktor. Setelah semua data yang dibutuhkan terkumpul maka dilakukan metode Function Point Analysis (FPA) dan fuzzy logic untuk mendapatkan Lines of Code (LOC) aplikasi. menggunakan software SLOC Metrics 3.0. Hasil dari SLOC Metrics 3.0 berupa LOC real dari aplikasi dapat dilihat pada tabel 6. Tabel 6. LOC Real Aplikasi Aplikasi LOC (lines) Akomodasi 4089 Avenger 2468 Catering 4172 IMB 3341 ispeedy 5310 Meetingroom 3520 Selanjutnya dilakukan penghitungan LOC dengan menggunakan metode FPA. Hasil LOC dari metode FPA seperti pada tabel 7. Tabel 7. LOC dengan Metode FPA Aplikasi LOC (lines) Akomodasi Avenger Catering IMB ispeedy Meetingroom Untuk menggunakan metode FPA dengan fuzzy logic sebagai pengembangan nilai weight pada tabel Function Point Complexity Weight dilakukan terlebih dahulu membuat fuzifikasi sesuai dengan fuzzy sets yang telah dibuat. Fuzifikasi terhadap nilai DET, RET, dan FTR dengan menggunakan fuzzy logic seperti pada beberapa gambar dibawah ini. Gambar 2. Diagram Fuzifikasi DET pada ILF dan EIF 4.1 Hasil Lines of Code (LOC) Sebelum dilakukan penghitungan LOC menggunakan FPA dan fuzzy logic, dilakukan terlebih dahulu penghitungan LOC real dari aplikasi sebagai pembanding hasil yang didapat dari metode FPA dan fuzzy logic 23
7 Gambar 3. Diagram Fuzifikasi RET pada ILF dan EIF Gambar 7. Diagram Fuzifikasi RET pada EO dan EQ Dengan menggunakan metode Mamdani sebagai Fuzzy Inference System maka output dalam proses defuzzifikasi berupa nilai range, seperti yang ditunjukan oleh beberapa gambar dibawah ini. Gambar 4. Diagram Fuzifikasi DET pada EI Gambar 8. Diagram Defuzifikasi pada ILF Gambar 5. Diagram Fuzifikasi RET pada EI Gambar 9. Diagram Defuzifikasi pada EIF Gambar 6. Diagram Fuzifikasi DET pada EO dan EQ Gambar 10. Diagram Defuzifikasi pada EI dan EQ 24
8 ditambah dengan menggabungkan metode fuzzy logic didapat hasil error atau selisih yang lebih sedikit, yaitu lines yang menandakan tingkat akurasi menjadi lebih baik. Gambar 11 Diagram Defuzifikasi pada EO Untuk hasil LOC dari metode FPA dengan fuzzy logic seperti terlihat pada tabel 8. Tabel 8. LOC dengan Metode FPA Menggunakan Fuzzy Logic Aplikasi 4.2 Pembandingan Hasil LOC (lines) Akomodasi Avenger Catering IMB ispeedy Meetingroom Setelah semua hasil LOC didapat dari metode FPA dan fuzzy logic maka dilakukan pembandingan hasil diantara semua metode tersebut, dengan cara mencari nilai Mean Absolute Error (MAE) dari selisih nilai LOC yang didapat dari metode FPA dan fuzzy logic dengan nilai LOC real yang didapat dari software SLOC Metrics 3.0. Hasil MAE untuk setiap metode seperti terlihat di tabel PENUTUP 5.1 Kesimpulan Tabel 9. Perbandingan Hasil Metode Metode MAE (lines) FPA Fuzzy Logic Metode Software Size Estimation tidak ada yang memberikan tingkat akurasi sebesar 100 persen. Dengan penambahan metode software engineering seperti fuzzy logic dapat meningkatkan tingkat akurasi metode Software Size Estimation. Hal ini terbukti dari penelitian ini dengan menggunakan fuzzy logic sebagai metode untuk mengembangkan nilai weight pada tabel Function Point Complexity Weight maka tingkat akurasi estimasi LOC dari sebuah aplikasi akan lebih baik. Jika dengan meggunakan metode FPA saja didapat rata-rata error atau selisih lines dengan LOC real sebesar lines, sedangkan jika 5.2 Saran Penggunaan metode software engineering pada FPA untuk memprediksi size sebuah aplikasi tidak terbatas pada fuzzy logic. Sebagai contoh, terdapat Artificial Intelligent System yang menggunakan data penghitungan sebelumnya sebagai nilai pembanding untuk hasil yang dikeluarkan. Selain itu dengan dihasilkannya nilai FP maka mendapatkan estimasi perangkat lunak tidak hanya terbatas pada LOC. Dengan nilai FP bisa didapat pula biaya, waktu pengerjaan, dan sumber daya yang harus dikeluarkan agar proses pengerjaan sebuah proyek perangkat lunak akan berjalan efektif dan efisien. Perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan nilai estimasi selain LOC dengan menggunakan FP. REFERENSI Volkan Tunali, "Software Size Estimation Using Function Point Analysis A Case Study for a Mobile Application," Muhendisik ve Teknoloji Sempozyumu, 2014.Filomena Ferrucci, Carmine Gravino, and Federica Sarro, "Conversion from IFPUG to COSMIC: within- vs withoutcompany equations," Society for East Asian Archaeology, 2014.Prof. Shervin Shirmohammadi, "Software Size Estimation," Ottawa, 2009.N. Balaji, N Shivakumar, and V. Vignaraj Ananth, "Software Cost Estimation using Function Point with Non Algorithmic Approach," Global Journal of Computer Science and Technology Software & Data Engineering, 2013.Wei Xia, Luiz Fernando Capretz, Danny Ho, and Faheem Ahmed, "A New Calibration for Function Point Complexity Weights," Electrical and Computer Engineering Publications, 2008.I Elamvazuthi, P Vasant, and J Webb, "The Application of Mamdani Fuzzy Model for Auto Zoom Function of a Digital Camera," International Journal of Computer Science and Information Security, 2009.Arshdeep Kaur and Amrit Kaur, "Comparison of Mamdani-Type and Sugeno-Type Fuzzy Inference Systems for Air Conditioning System," International Journal of Soft Computing and Engineering, 2012.Robert Georgi and Terry Vogt, "Illustrative Example of a Function Point Analysis for The NASA Crew Exploration Vehicle Guidance, Navigation & Control Flight Software," Houston, 2008.Winangsari Pradani, "Kajian Metode Perhitungan Metrik Function Point dan Penerapannya pada Dua Perangkat Lunak yang Dipilih, "Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi, 2013.D E A Naba, Belajar Cepat Fuzzy Logic Menggunakan Matlab. Jogjakarta: Andi Publisher, 2009.A T Gokmen, "Evaluation of Student Performance in 25
9 Laboratory Applications using Fuzzy Logic," Procedia Social and Behavior Sciences, 2010.Rizkysari Meimaharani and Tri Listyorini, "Analisis Sistem Inference Fuzzy Sugeno dalam Menentukan Harga Penjualan Tanah Untuk Pembangunan Minimarket," SIMETRIS, 2014.Latius Hermawan and Astrid Novita Putri, "Penerapan Algoritma Fuzzy Mamdani untuk Mengatur Game Scoring pada Game Helitap," in Seminar Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi Terapan, Semarang, 2014.Capers Jones, Applied Software Measurement, Global Analysis of Productivity and Quality, 3rd ed. New York: McGraw- Hill,
Peningkatan Akurasi Estimasi Ukuran Perangkat Lunak dengan Menerapkan Logika Samar Metode Mamdani
Scientific Journal of Informatics Vol. 2, No., Mei 25 p-issn 247-7658 http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/sji e-issn 246-4 Peningkatan Akurasi Estimasi Ukuran Perangkat Lunak dengan Menerapkan Logika
Pengukuran Software: Function Point
Pengukuran Software: Function Point Function Point Function point adalah salah satu pendekatan pengukuran software untuk mengukur ukuran sistem berdasar kebutuhan sistem. Function point analysis (FPA)
Estimasi Ukuran Perangkat Lunak Menggunakan Function Point Analysis - Studi Kasus Aplikasi Pengujian dan Pembelajaran Berbasis Web
Estimasi Ukuran Perangkat Lunak Menggunakan Function Point Analysis - Studi Kasus Aplikasi Pengujian dan Pembelajaran Berbasis Web Nur Rachmat STMIK Global Informatika MDP Magister Teknik Informatika,
PENENTUAN KOMPONEN COTS MENGGUNAKAN METODE FUNCTION FIT ANALYSIS DALAM MANAJEMEN PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA
PENENTUAN KOMPONEN COTS MENGGUNAKAN METODE FUNCTION FIT ANALYSIS DALAM MANAJEMEN PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA Franstia Wira Sukma Susilo 1) dan Daniel Oranova Siahaan 2) 1)
PERKIRAAN BIAYA PEMBUATAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) UNIT BISNIS PABRIK GULA PADA PT. PERKEBUNAN XYZ DENGAN METODE FUNCTION POINT
PERKIRAAN BIAYA PEMBUATAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) UNIT BISNIS PABRIK GULA PADA PT. PERKEBUNAN XYZ DENGAN METODE FUNCTION POINT Penyusun Tugas Akhir: Imania Daniari - 5208100079 Dosen Pembimbing:
Implementasi Metode Function Points Untuk Mengestimasi Usaha Pada Proyek Pembangunan Aplikasi Layanan Publik
1 Implementasi Metode Function Points Untuk Mengestimasi Usaha Pada Proyek Pembangunan Aplikasi Layanan Publik Renny Sari Dewi Universitas Internasional Semen Indonesia; Jl Raya Veteran Gresik, +6231 3985482
ANALISIS SISTEM INFERENCE FUZZY SUGENO DALAM MENENTUKAN HARGA PENJUALAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN MINIMARKET
ANALISIS SISTEM INFERENCE FUZZY SUGENO DALAM MENENTUKAN HARGA PENJUALAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN MINIMARKET Rizkysari Meimaharani Dosen Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Informatika Universitas Muria
PERHITUNGAN KOMPLEKSITAS FUNCTION POINT UNTUK SUATU WEB
D-7-1 PERHITUNGAN KOMPLEKSITAS FUNCTION POINT UNTUK SUATU WEB Silvia Rostianingsih e-mail : [email protected] Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra, Surabaya Siwalankerto 121-131
PENILAIAN KINERJA DOSEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUGENO
PENILAIAN KINERJA DOSEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUGENO Magdalena Simanjuntak Program Studi Teknik Informatika, STMIK Kaputama E-mail : [email protected] ABSTRACT This study aimed to analyze
PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK
PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK PENGANTAR: Pengukuran adalah suatu hal pokok bagi disiplin perekayasaan(engineering), tidak terkecuali pada perekayasaan perangkat lunak atau software. Jangkauan luas pengukuran
PENGEMBANGAN APLIKASI ESTIMASI UKURAN PERANGKAT LUNAK DENGAN PENDEKATAN FUNCTION POINT ANALYSIS
PENGEMBANGAN APLIKASI ESTIMASI UKURAN PERANGKAT LUNAK DENGAN PENDEKATAN FUNCTION POINT ANALYSIS (FPA) MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) Diajukan untuk Memenuhi Salah satu Syarat Mencapai
Perkiraan Biaya Pembuatan Enterprise Resource Planning (ERP) Untuk Unit Bisnis Pabrik Gula Pada PT.Perkebunan XYZ Dengan Metode Function Point
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2013) 1-6 1 Perkiraan Biaya Pembuatan Enterprise Resource Planning (ERP) Untuk Unit Bisnis Pabrik Gula Pada PT.Perkebunan XYZ Dengan Metode Function Point Imania Daniari
Penerapan Metode Fuzzy Mamdani Pada Rem Otomatis Mobil Cerdas
Penerapan Metode Fuzzy Mamdani Pada Rem Otomatis Mobil Cerdas Zulfikar Sembiring Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area [email protected] Abstrak Logika Fuzzy telah banyak
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Informatika. Skripsi Sarjana Komputer. Semester Ganjil Tahun 2005/2006
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Informatika Skripsi Sarjana Komputer Semester Ganjil Tahun 2005/2006 ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM ESTIMASI USAHA DAN BIAYA PROYEK PENGEMBANGAN SOFTWARE BERBASIS
Manajemen Proyek Perangkat Lunak Disiapkan oleh: Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS
Pengantar Manajemen Proyek Perangkat Lunak Disiapkan oleh: Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS Manajemen proyek perangkat lunak merupakan bagian yang penting dalam pembangunan perangkat lunak. Sekalipun tidak
Penggunaan Mamdani Fuzzy Expert System untuk Mengevaluasi Kinerja Dosen
Penggunaan Mamdani Fuzzy Expert System untuk Mengevaluasi Kinerja Dosen Dwi Rolliawati Fakultas Ilmu Komputer, Sistem Komputer, Universitas Narotama [email protected] Abstrak Dosen sebagai pendidik
Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP
Hak cipta dan penggunaan kembali: Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis
FUZZY MAMDANI DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN DOSEN MENGAJAR
Seminar Nasional Informatika 23 (semnasif 23) ISSN: 979-2328 UPN Veteran Yogyakarta, 8 Mei 23 FUZZY MAMDANI DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN DOSEN MENGAJAR Sundari Retno Andani ) ) AMIK Tunas Bangsa
FUZZY LOGIC CONTROL 1. LOGIKA FUZZY
1. LOGIKA FUZZY Logika fuzzy adalah suatu cara tepat untuk memetakan suatu ruang input ke dalam suatu ruang output. Teknik ini menggunakan teori matematis himpunan fuzzy. Logika fuzzy berhubungan dengan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini penulis akan menjelaskan mengenai landasan teori yang digunakan pada penelitian ini. Penjabaran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada penulis
Kajian Metode Perhitungan Metrik Function-Point dan Penerapannya pada Dua Perangkat Lunak yang Dipilih
28 Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, Vol. 2, No.1, Maret 2013 Kajian Metode Perhitungan Metrik -Point dan Penerapannya pada Dua Perangkat Lunak yang Dipilih Winangsari Pradani Program
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM DAN PENGUJIAN Bab ini menjelaskan tentang spesifikasi yang dibutuhkan untuk implementasi aplikasi Perhitungan Function Point dan prosedur penggunaan aplikasi tersebut. Selain
DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL... LEMBAR PERSEMBAHAN... LEMBAR PERNYATAAN... LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR...
DAFTAR ISI Halaman LEMBAR JUDUL... LEMBAR PERSEMBAHAN... LEMBAR PERNYATAAN... LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... BIODATA ALUMNI... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR
: Sistem Pendukung Keputusan, Siswa berprestasi, Tsukamoto
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA BERPRESTASI BERBASIS WEB DENGAN METODE TSUKAMOTO PADA SMA INSTITUT INDONESIA Eko Purwanto Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 GAMBARAN UMUM FUNCTION POINT ANALYSIS Suatu sistem berkembang terus menerus baik dari segi ukuran dan kompleksitasnya. Sistem tersebut menjadi lebih sulit untuk dimengerti.
PERBANDINGAN METODE TSUKAMOTO, METODE MAMDANI DAN METODE SUGENO UNTUK MENENTUKAN PRODUKSI DUPA (Studi Kasus : CV. Dewi Bulan)
PERBANDINGAN METODE TSUKAMOTO, METODE MAMDANI DAN METODE SUGENO UNTUK MENENTUKAN PRODUKSI DUPA (Studi Kasus : CV. Dewi Bulan) Komang Wahyudi Suardika 1, G.K. Gandhiadi 2, Luh Putu Ida Harini 3 1 Program
STUDY TENTANG APLIKASI FUZZY LOGIC MAMDANI DALAM PENENTUAN PRESTASI BELAJAR SISWA (STUDY KASUS: SMP PEMBANGUNAN NASIONAL PAGAR MERBAU)
STUDY TENTANG APLIKASI FUZZY LOGIC MAMDANI DALAM PENENTUAN PRESTASI BELAJAR SISWA (STUDY KASUS: SMP PEMBANGUNAN NASIONAL PAGAR MERBAU) Desi Vinsensia Program Studi Teknik Informatika STMIK Pelita Nusantara
BAB II: TINJAUAN PUSTAKA
BAB II: TINJAUAN PUSTAKA Bab ini akan memberikan penjelasan awal mengenai konsep logika fuzzy beserta pengenalan sistem inferensi fuzzy secara umum. 2.1 LOGIKA FUZZY Konsep mengenai logika fuzzy diawali
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Logika Fuzzy Logika fuzzy merupakan suatu metode pengambilan keputusan berbasis aturan yang digunakan untuk memecahkan keabu-abuan masalah pada sistem yang sulit dimodelkan
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI DENGAN APLIKASI METODE FUZZY MAMDANI
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI DENGAN APLIKASI METODE FUZZY MAMDANI Much. Djunaidi Jurusan Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan Surakarta email: [email protected]
SISTEM INFERENSI FUZZY MAMDANI BERBASIS WEB
JURNAL MATRIX VOL. 3, NO. 1, MARET 2013 39 SISTEM INFERENSI FUZZY MAMDANI BERBASIS WEB I Ketut Suwintana Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali Kampus Bukit Jimbaran Bali Telp. +62 361 701981 Abstrak:.Logika
TESTING & IMPLEMENTASI SISTEM 4KA. Mengukur Produktivitas Perangkat Lunak. helen.staff.gunadarma.ac.id
TESTING & IMPLEMENTASI SISTEM 4KA Mengukur Produktivitas Perangkat Lunak Overview Produktivitas Pengukuran Perangkat Lunak Size-oriented Metrics Function-oriented Metrics Produktivitas Produktivitas pengembangan
Analisis Pengaruh Pemilihan Fuzzy Membership Function Terhadap Output Sebuah Sistem Fuzzy Logic
Analisis Pengaruh Pemilihan Fuzzy Membership Function Terhadap Output Sebuah Sistem Fuzzy Logic Luh Kesuma Wardhani, Elin Haerani Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi UIN SUSKA Riau
Unadjusted Function Points - UFP
Perhitungan COCOMO bisa digunakan untuk mengetahui jenis proyek, menghitung Person Month (perbandingan antara waktu dan tenaga yang dibutuhkan), Durasi (waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek),
BAB II LANDASAN TEORI. Pada bab ini berisi tentang teori mengenai permasalahan yang akan dibahas
BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini berisi tentang teori mengenai permasalahan yang akan dibahas dalam pembuatan tugas akhir ini. Secara garis besar teori penjelasan akan dimulai dari definisi logika fuzzy,
DENIA FADILA RUSMAN
Sidang Tugas Akhir INVENTORY CONTROL SYSTEM UNTUK MENENTUKAN ORDER QUANTITY DAN REORDER POINT BAHAN BAKU POKOK TRANSFORMER MENGGUNAKAN METODE FUZZY (STUDI KASUS : PT BAMBANG DJAJA SURABAYA) DENIA FADILA
SIMULASI MENENTUKAN WAKTU MEMASAK BUAH KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN FUZZY MAMDANI
SIMULASI MENENTUKAN WAKTU MEMASAK BUAH KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN FUZZY MAMDANI Nofriadi * 1), Havid Syafwan 2) 1) Program Studi Sistem Informasi, STMIK Royal Kisaran Jl. Prof. M. Yamin 173 Kisaran, Sumatera
Penerapan Fuzzy Mamdani Pada Penilaian Kinerja Dosen (Studi Kasus STMIK Kaputama Binjai)
Penerapan Fuzzy Mamdani Pada Penilaian Kinerja Dosen (Studi Kasus STMIK Kaputama Binjai) Magdalena Simanjuntak 1), Achmad Fauzi 2) Program Studi Teknik Informatika STMIK Kaputama 1) Program Studi Manajemen
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menjelaskan tentang aplikasi yang akan diuji berdasarkan teori Function Point sebagai acuan untuk melakukan estimasi kompleksitas dengan studi kasus aplikasi
IMPLEMENTASI METODE FUZZY MAMDANI DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS
IMPLEMENTASI METODE FUZZY MAMDANI DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS Alfa Saleh Teknik Informatika, Fak Ilmu Komputer Universitas Potensi Utama Jl KL Yos Sudarso KM 65 No3-A, Tanjung Mulia,
Logika Fuzzy. Farah Zakiyah Rahmanti 2016
Logika Fuzzy Farah Zakiyah Rahmanti 2016 Topik Bahasa Alami Crisp Logic VS Fuzzy Logic Fungsi Keanggotaan (Membership Function) Fuzzifikasi (Fuzzyfication) Inferensi (Inference) Komposisi (Composition)
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Logika Fuzzy Zadeh (1965) memperkenalkan konsep fuzzy sebagai sarana untuk menggambarkan sistem yang kompleks tanpa persyaratan untuk presisi. Dalam jurnalnya Hoseeinzadeh et
Fuzzy Logic. Untuk merepresentasikan masalah yang mengandung ketidakpastian ke dalam suatu bahasa formal yang dipahami komputer digunakan fuzzy logic.
Fuzzy Systems Fuzzy Logic Untuk merepresentasikan masalah yang mengandung ketidakpastian ke dalam suatu bahasa formal yang dipahami komputer digunakan fuzzy logic. Masalah: Pemberian beasiswa Misalkan
Versi Online tersedia di : JURNAL TECH-E (Online)
JURNAL TECH-E - VOL. 1 NO. 1 (17) Versi Online tersedia di : http://bsti.ubd.ac.id/e-jurnal JURNAL TECH-E 2581-1916 (Online) Artikel Perancangan Aplikasi Penentu Jurusan IPA atau IPS Pada SMA Menggunakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Era persaingan yang semakin ketat pada saat sekarang ini telah menyebabkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri khususnya dalam bidang industri makanan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Dalam tinjauan pustaka dibawah ini terdapat 5 referensi dan 1 referensi dari
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 1.1 Tinjauan Pustaka Dalam tinjauan pustaka dibawah ini terdapat 5 referensi dan 1 referensi dari penulis sebagai berikut: Tabel 2.1 Perbandingan Metode Penelitian
IMPLEMENTASI METODE FUNCTION POINT UNTUK PREDIKSI BIAYA DEVELOPMENT PERANGKAT LUNAK
IMPLEMENTASI METODE FUNCTION POINT UNTUK PREDIKSI BIAYA DEVELOPMENT PERANGKAT LUNAK Wendi Wirasta,S.T.,M.T 1, Abdul Wahid Khoeruddin 2 Program Studi Teknik Informatika, STMIK LPKIA Bandung Jl. Soekarno
BAB III PERANCANGAN Sistem Kontrol Robot. Gambar 3.1. Blok Diagram Sistem
BAB III PERANCANGAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai perancangan sistem yang meliputi sistem kontrol logika fuzzy, perancangan perangkat keras robot, dan perancangan perangkat lunak dalam pengimplementasian
Mengukur Tingkat Reusability dan Efficiency dari Kode Program dengan Pendekatan Fuzzy Logic
Mengukur Tingkat Reusability dan Efficiency dari Kode Program dengan Pendekatan Fuzzy Logic Arwin Halim 1, Alex Xandra Albert Sim 2, Gabyola 3, Hartono 4 Program Studi Teknik Informatika, STMIK Mikroskil
Bab III TEORI DAN PENGONTOR BERBASIS LOGIKA FUZZI
Bab III TEORI DAN PENGONTOR BERBASIS LOGIKA FUZZI III.1 Teori Logika fuzzi III.1.1 Logika fuzzi Secara Umum Logika fuzzi adalah teori yang memetakan ruangan input ke ruang output dengan menggunakan aturan-aturan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 4 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Fuzzy Logika fuzzy adalah suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang input kedalam suatu ruang output. Titik awal dari konsep modern
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sekarang ini hampir semua perusahaan yang bergerak di bidang industri dihadapkan pada suatu masalah yaitu adanya tingkat persaingan yang semakin kompetitif. Hal ini
APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN METODE TSUKAMOTO PADA PENENTUAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KASUS DI TOKO KENCANA KEDIRI)
APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN METODE TSUKAMOTO PADA PENENTUAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KASUS DI TOKO KENCANA KEDIRI) 1Venny Riana Agustin, 2 Wahyu H. Irawan 1 Jurusan Matematika, Universitas
LOGIKA FUZZY. Dr. Ade Gafar Abdullah JPTE-UPI
LOGIKA FUZZY Dr. Ade Gafar Abdullah JPTE-UPI Introduction Logika fuzzy adalah cabang dari sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelegent) yang mengemulasi kemampuan manusia dalam berfikir ke dalam bentuk
Presentasi TA DETEKSI PENYAKIT PARU-PARU OBSTRUKTIF KRONIS MENGGUNAKAN METODE FUZZY : STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT XYZ. Muhammad Reza Budiman
Presentasi TA DETEKSI PENYAKIT PARU-PARU OBSTRUKTIF KRONIS MENGGUNAKAN METODE FUZZY : STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT XYZ Muhammad Reza Budiman 5209100075 Jurusan Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi
EVALUASI KINERJA GURU DENGAN MENGGUNAKAN FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS) MAMDANI
EVALUASI KINERJA GURU DENGAN MENGGUNAKAN FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS) MAMDANI Karmila Suryani 1), Khairudin 2) 1) FKIP Universitas Bung Hatta Padang 2) FKIP Universitas Bung Hatta Padang e-mail: [email protected],[email protected]
KONSEP MANAJEMEN PROYEK
KONSEP MANAJEMEN PROYEK Perancangan Perangkat Lunak (Software Engineering) Bertalya Program Pasca Sarjana Universitas Gunadarma Konsep Manajemen Proyek Manajemen proyek per. lunak merupakan layer pertama
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Himpunan Himpunan adalah kata benda yang berasal dari kata himpun. Kata kerjanya adalah menghimpun. Menghimpun adalah kegiatan yang berhubungan dengan berbagai objek apa saja.
ANALISIS RULE INFERENSI SUGENO DALAM SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN
ANALISIS RULE INFERENSI SUGENO DALAM SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN Khairul Saleh Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Sumatera Utara Jalan Universitas
Pengaturan Air Cooler untuk Ruangan menggunakan Logika Fuzzy
Pengaturan Air Cooler untuk Ruangan menggunakan Logika Fuzzy Willy Setiawan - 13508043 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10
Metode Fuzzy. Analisis Keputusan TIP FTP UB
Metode Fuzzy Analisis Keputusan TIP FTP UB Pokok Bahasan Pendahuluan Logika Klasik dan Proposisi Himpunan Fuzzy Logika Fuzzy Operasi Fuzzy Contoh Pendahuluan Penggunaan istilah samar yang bersifat kualitatif
PENERAPAN LOGIKA FUZZY UNTUK MENGUKUR KINERJA FRONTLINER PEGAWAI BANK BRI
PENERAPAN LOGIKA FUZZY UNTUK MENGUKUR KINERJA FRONTLINER PEGAWAI BANK BRI Deval Gusrion Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Indonesia [email protected] ABSTRACT Performance measurement front-liner
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Permintaan, Persediaan dan Produksi 2.1.1 Permintaan Permintaan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar tertentu dengan tingkat harga tertentu pada tingkat
Penentuan Harga dengan Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Tsukamoto Pada Rancang Bangun Aplikasi Finding-Tutor
A527 Penentuan Harga dengan Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Tsukamoto Pada Rancang Bangun Aplikasi Finding-Tutor Syah Dia Putri Mustika Sari, R.V. Hari Ginardi, dan Chastine Fatichah Departemen Teknik
BAB III METODE FUZZY MAMDANI
29 BAB III METODE FUZZY MAMDANI Fuzzy Inference System merupakan sebuah kerangka kerja perhitungan berdasarkan konsep teori himpunan fuzzy dan pemikiran fuzzy yang digunakan dalam penarikan kesimpulan
Kata kunci: Sistem pendukung keputusan metode Sugeno, tingkat kepribadian siswa
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN METODE SUGENO DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEPRIBADIAN SISWA BERDASARKAN PENDIDIKAN (STUDI KASUS DI MI MIFTAHUL ULUM GONDANGLEGI MALANG) Wildan Hakim, 2 Turmudi, 3 Wahyu H. Irawan
Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP
Hak cipta dan penggunaan kembali: Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis
PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO UNTUK MEMPREDIKSI HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT (STUDI KASUS : PT. AMAL TANI PERKEBUNAN TANJUNG PUTRI BAHOROK)
PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO UNTUK MEMPREDIKSI HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT (STUDI KASUS : PT. AMAL TANI PERKEBUNAN TANJUNG PUTRI BAHOROK) Andrian Juliansyah ( 1011287) Mahasiswa Program Studi Teknik
JOBSHEET SISTEM CERDAS REASONING 2. Fuzzifikasi
JOBSHEET SISTEM CERDAS REASONING 2 Fuzzifikasi S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2016 PRAKTIKUM SISTEM CERDAS - REASONING JOBSHEET 2 - FUZZIFIKASI
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR FUZZY
FUZZY EXPERT SYSTEM FUZZY INFERENCE SYSTEM FUZZY REASONING Toto Haryanto MATA KULIAH SISTEM PAKAR DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER INSTITUT PERTANIAN BOGOR PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR FUZZY Domain Masalah Fuzzifikasi
PENALARAN FUZZY SISTEM PAKAR DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012
PENALARAN FUZZY SISTEM PAKAR DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012 PENALARAN FUZZY Digunakan untuk menghasilkan suatu keputusan tunggal / crisp saat defuzzifikasi Penggunaan akan bergantung
Penilaian Hasil Belajar Matematika pada Kurikulum 2013 dengan Menggunakan Logika Fuzzy Metode Mamdani
SEMINAR MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2017 Penilaian Hasil Belajar Matematika pada Kurikulum 2013 dengan Menggunakan Logika Fuzzy Metode Mamdani M-4 Dewi Mardhiyana Universitas Pekaloangan [email protected]
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI TELEVISI MERK X MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI TELEVISI MERK X MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI Ahmad Mufid Program Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Sultan Fatah (UNISFAT) Jl. Sultan Fatah No. 83 Demak Telpon
Plagiarism Checker X Originality Report
Plagiarism Checker X Originality Report Similarity Found: 19% Date: Tuesday, June 05, 2018 Statistics: 334 words Plagiarized / 1732 Total words Remarks: Low Plagiarism Detected - Your Document needs Optional
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. ditujukan untuk menangani pencarian spesifikasi komputer yang sesuai dengan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM III. Analisis Masalah Sistem yang dibuat pada studi kasus pemilihan spesifikasi komputer ini, ditujukan untuk menangani pencarian spesifikasi komputer yang sesuai
Penerapan FuzzyTsukamotodalam Menentukan Jumlah Produksi
Penerapan FuzzyTsukamotodalam Menentukan Jumlah Produksi Berdasarkan Data Persediaan dan Jumlah Permintaan Ria Rahmadita Surbakti 1), Marlina Setia Sinaga 2) Jurusan Matematika FMIPA UNIMED [email protected]
Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika (KOMPUTA) REPRESENTASI EMOSI MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY PADA PERMAINAN BONNY S TOOTH BOOTH
68 REPRESENTASI EMOSI MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY PADA PERMAINAN BONNY S TOOTH BOOTH Septiani Nur Hasanah 1, Nelly Indriani Widiastuti 2 Program Studi Teknik Informatika. Universitas Komputer Indonesia. Jl.
Praktikum sistem Pakar Fuzzy Expert System
Praktikum sistem Pakar Fuzzy Expert System Ketentuan Praktikum 1. Lembar Kerja Praktikum ini dibuat sebagai panduan bagi mahasiswa untuk praktikum pertemuan ke - 8 2. Mahasiswa akan mendapatkan penjelasan
FUZZY SYSTEM & FUZZY REASONING DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER IPB
FUZZY SYSTEM & FUZZY REASONING Workshop on Fundamental Concept and Implementation of Fuzzy Logic March 17 th 2016 Net Centric Computing Lab DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER IPB Outline Crips VS Fuzzy Pengembangan
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN HANDPHONE BERDASARKAN KEBUTUHAN KONSUMEN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY. Abstraksi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN HANDPHONE BERDASARKAN KEBUTUHAN KONSUMEN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Denny Cristiono T.S., Yugowati P.,Sri Yulianto J.P. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Logika Fuzzy Logika Fuzzy pertama kali dikembangkan oleh Lotfi A. Zadeh pada tahun1965. Teori ini banyak diterapkan di berbagai bidang, antara lain representasipikiran manusia
ANALISA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KOSENTRASI JURUSAN TEKNIK MESIN UNP PADANG
ANALISA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KOSENTRASI JURUSAN TEKNIK MESIN UNP PADANG Harison Dosen Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Padang Abstrak Keputusan
PREDIKSI PERMINTAAN PRODUK MIE INSTAN DENGAN METODE FUZZY TAKAGI-SUGENO
PREDIKSI PERMINTAAN PRODUK MIE INSTAN DENGAN METODE FUZZY TAKAGI-SUGENO Ahmad Bahroini 1, Andi Farmadi 2, Radityo Adi Nugroho 3 1,2,3Prodi Ilmu Komputer FMIPA UNLAM Jl. A. Yani Km 36 Banjarbaru, Kalimantan
METODOLOGI PENELITIAN
7 terboboti dari daerah output fuzzy. Metode ini paling dikenal dan sangat luas dipergunakan. First of Maxima (FoM) dan Last of Maxima (LoM) Pada First of Maxima (FoM), defuzzifikasi B( y) didefinisikan
Menentukan Harga Beras Sesuai Mutu Kualitas Beras dengan Logika Fuzzy Mamdani
SEMINAR MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2017 T - 13 Menentukan Harga Beras Sesuai Mutu Kualitas Beras dengan Logika Fuzzy Mamdani Ghulam Abdul Malik, Agus Maman Abadi Prodi Matematika, Universitas
Jurnal String Vol. 1 No. 1 Tahun 2016 ISSN: MODEL EVALUASI KINERJA KARYAWAN DENGAN METODE FUZZY SUGENO PADA RESTO ABTL
MODEL EVALUASI KINERJA KARYAWAN DENGAN METODE FUZZY SUGENO PADA RESTO ABTL Fanisya Alva Mustika 1, Sutrisno 2 Program Studi Teknik Informatika, Universitas Indraprasta PGRI Jakarta 1,2 E-mail: [email protected]
MN232 - Manajemen Proyek Piranti Lunak Pertemuan : ESTIMASI
Pokok Bahasan Sejarah estimasi. Proses estimasi. Ukuran estimasi. Estimasi usaha. Estimasi jadwal. Sulitnya estimasi usaha. Penghalusan estimasi. ESTIMASI Sejarah estimasi. Isu - Beberapa estimasi dilakukan
Analisis Fungsi Implikasi Max-Min dan Max-Prod Dalam Pengambilan Keputusan
128 ISSN: 2354-5771 Analisis Fungsi Implikasi Max-Min dan Max-Prod Dalam Pengambilan Keputusan Raheliya Br Ginting STT Poliprofesi Meda E-mail: [email protected] Abstrak Pengambilan keputusan harus
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Game dan Video Game Menurut kamus Cambridge Advanced Learner Dictionary, game adalah sebuah aktivitas menghibur dan menyenangkan yang dimainkan oleh anak anak. Sedangkan video
Penentuan Tingkat Pelayanan Ruas Jalan Di Kabupaten Sleman Dengan Fuzzy Logic
SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2016 Penentuan Tingkat Pelayanan Ruas Jalan Di Kabupaten Sleman Dengan Fuzzy Logic Umi Nurofi atin, Agus Maman Abadi Program Studi Matematika,
MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PROMOSI KARYAWAN
Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi (SNIT) 202 MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PROMOSI KARYAWAN Ghofar Taufiq AMIK Bina Sarana Informatika Jakarta Jl. Kramat Raya
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN BEASISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE FUZZY (STUDI KASUS: INSTANSI XYZ)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN BEASISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE FUZZY (STUDI KASUS: INSTANSI XYZ) Dimas Wahyu Wibowo 1, Eka Larasati Amalia 2 1,2 Teknik Informatika, Politeknik Negeri
Metode Mamdani Untuk Klasifikasi Dalam Prediksi Indeks Pembangunan Manusia Di Kota Banda Aceh
SEMINAR MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UNY 2017 Metode Mamdani Untuk Klasifikasi Dalam Prediksi Indeks Pembangunan Manusia Di Kota Banda Aceh T - 42 Yudha Al Afis, Agus Maman Abadi Prodi Matematika,
IMPLEMENTASI FUZZY RULE BASED SYSTEM UNTUK KLASIFIKASI BUAH MANGGA
IMPLEMENTASI FUZZY RULE BASED SYSTEM UNTUK KLASIFIKASI BUAH MANGGA Subhan Hartanto Sistem Informatika, Universitas Pembangunan Panca Budi Jl. Jend Gatot Subroto, Simpang Tj., Medan Sunggal, Kota Medan,
Analisis Sistem Estimasi Produksi Menggunakan Metode Fuzzy Berbasis Web
T E S L A VOL. 19 NO.1 MARET 2017 Analisis Sistem Estimasi Produksi Menggunakan Metode Fuzzy Berbasis Web Boby Wisely Ziliwu 1 dan Suhartati Agoes 1 Abstract: Products demand number of that many in the
PERBANDINGAN METODE PEMULUSAN EKSPONENSIAL TUNGGAL DAN FUZZY TIME SERIES UNTUK MEMPREDIKSI INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN
PERBANDINGAN METODE PEMULUSAN EKSPONENSIAL TUNGGAL DAN FUZZY TIME SERIES UNTUK MEMPREDIKSI INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN SKRIPSI Oleh : TAUFAN FAHMI J2E008056 JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS LOGIKA FUZI PADA ROBOT PENGIKUT GARIS
TESIS IMPLEMENTASI DAN ANALISIS LOGIKA FUZI PADA ROBOT PENGIKUT GARIS AJI JOKO BUDI PRAMONO No. Mahasiswa : 115301703/PS/MTF PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS
ANALISIS & DESAIN SISTEM FUZZY. Menggunakan TOOLBOX MATLAB
ANALISIS & DESAIN SISTEM FUZZY Menggunakan TOOLBOX MATLAB ANALISIS & DESAIN SISTEM FUZZY Menggunakan TOOLBOX MATLAB Sri Kusumadewi Analisis & Desain Sistem Fuzzy Menggunakan Toolbox Matlab Oleh: Sri Kusumadewi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI DI UNIVERSITAS MULAWARMAN MENGGUNAKAN METODE TSUKAMOTO (Studi kasus : Fakultas MIPA)
Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 10 No. 1 Februari 2015 32 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI DI UNIVERSITAS MULAWARMAN MENGGUNAKAN METODE TSUKAMOTO (Studi kasus : Fakultas MIPA) Hanis
Simulasi Pengaturan Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy
Simulasi Pengaturan Lalu Lintas Menggunakan Logika Fuzzy Raka Yusuf 1, Andi Andriansyah 2, Febi Pratiwi 3 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Mercu Buana 1,3 Jurusan Teknik
