Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dengan Kepuasan Pasien

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dengan Kepuasan Pasien"

Transkripsi

1 15 Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dengan Kepuasan Pasien (Related Application of Love Mother Care in Labour at Stage of I and II with Patient Satisfaction) Fransiska Novitasari Akademi Kebidanan Pamenang Pare, Kediri ABSTRAK Kepuasan adalah perasaan senang seseorang yang berasal dari perbandingan tingkat kesenangan terhadap aktivitas yang dilakukan atas dirinya. Menciptakan kepuasan maka dilakukan asuhan asuhan pada setiap kala persalinan dalam program Asuhan Persalinan Normal yang dilakukan melalui program asuhan sayang ibu. Dalam Lima Benang Merah Asuhan Persalinan Normal yang penting dan saling terkait dalam asuhan persalinan bersih dan aman salah satunya yaitu Asuhan Sayang Ibu. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara penerapan asuhan sayang ibu dalam persalinan kala I dan kala II dengan kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan dasar penelitian analitik korelasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua atau lebih variabel. Populasinya adalah semua ibu primipara yang pernah melahirkan di BPS Desa Gondang bulan Januari sampai April Sampel yang digunakan adalah 50 responden dengan teknik total sampling. Hasil yang diperoleh dari 50 responden sebagian besar penerapan asuhan sayang ibu baik sebanyak 41 responden (82%), cukup yaitu sebanyak 6 responden (12%), kurang baik yaitu sebanyak 3 responden (6%). Kepuasan pasien tentang asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II, yang menyatakan puas yaitu sebanyak 36 responden (72%), yang menyatakan sangat puas yaitu sebanyak 10 responden (2), yang menyatakan kurang puas yaitu sebanyak 4 responden (8%), dan yang menyatakan tidak puas ada 0 responden (). Dari analisa data didapatkan hasil 2,169 dengan uji signifikan (t) 2,021 dan tingkat kesalahan (α) 5% (0,05) sehingga didapatkan harga p > α, yang artinya adanya hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien. Penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II baik dalam persalinan yang diterapkan maka akan semakin meningkat kepuasan pasien dalam menerima asuhan tersebut. Kata kunci: Asuhan sayang Ibu, Persalinan Kala I dan II, Kepuasan pasien ABSTRACT Satisfaction is a person's feelings of pleasure/good feeling derived from the comparison of the level of excitement to the activity undertaken on him/her. Create satisfaction at every stage of labor in normal delivery care program is conducted by dear mother care program. The 'five Red Yarn Normal delivery care' is important and interrelated in the careof a clean and safe delivery, one of which is the care of maternal affection known as dear mother care program. The purpose of this study was to determine the relationship between the application of care dear mothering childbirth the first stage and second stage with patient satisfaction. This study uses the basic analytical correlation study aimed to determine the relationship between two or more variables. Its population is all primiparaous mothers who had delivered at BPS Gondang Village January antil April 2012 samples used were 50 responden with a total sampling technique. Results obtained from 50 responden most dear mothergood care application as much as 41 renpondents (82%), quite as many as six respondents (12%), unfavorable as many as three respondents (6%). Patient satisfaction about care dear mother in labor Kala I dan II, which states satisfied as many as 36 respondents (72%), which states that as many as 4 less satisfied respondents (8%), and that states are not satisfied respondent are 0 (). From the analysis of data obtained test result with a significant (t) and error rate of % (0.05) so we get the price p > a, which means an association of maternal affection care implementation stage of labor I and II with patient satisfaction. Better implementation of dear care program at labor stage I & II, will improve patient satisfaction on the program. Keyword: maternity care, labor stage I and II, patient satisfaction PENDAHULUAN Kepuasan adalah perasaan senang seseorang yang berasal dari perbandingan tingkat kesenangan terhadap aktivitas yang dilakukan (Nursalam, 2003: 105). Dalam hal nya pelayanan kebidanan yang bermutu dan berkualitas dalam proses persalinan menciptakan perasaan yang aman dan nyaman bagi ibu sehingga menghasilkan kepuasan terhadap persalinan yang diinginkan ibu. Untuk menciptakan hal tersebut maka dilakukan asuhan-asuhan pada setiap kala persalinan dalam program Asuhan Persalinan Normal yang dilakukan melalui program asuhan sayang ibu. Dalam Lima Benang Merah Asuhan Persalinan Normal yang penting dan saling terkait dalam asuhan persalinan bersih dan aman salah satunya yaitu Asuhan Sayang Ibu. Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa jika para ibu diperhatikan dan diberi dukungan selama persalinan,

2 16 Jurnal Sain Med, Vol. 5. No. 1 Juni 2013: mereka akan mendapatkan rasa aman dan hasil yang lebih baik dan dapat mengurangi terjadinya persalinan dengan vakum, cunam, dan seksio sesar, dan persalinan berlangsung lebih cepat (DEPKES RI, 2008: 12). Beberapa penelitian menunjukkan banyak ibu di Indonesia masih tidak mau meminta pertolongan tenaga penolong persalinan terlatih untuk memberikan perawatan selama mereka dalam proses persalinan maupun menolong proses persalinan mereka (DEPKES RI, 2007: 9). Angka yang dihimpun dari SDKI tahun 2003 menunjukkan sekitar ibu meninggal karena melahirkan setiap tahun atau setiap bulan atau 172 setiap pekan atau 43 orang setiap hari atau hampir 2 orang ibu meninggal setiap jam (Ambarwati, 2009: 10). Salah satu faktor penyebab kematian ibu yaitu 60 7 ibu melahirkan masih ditolong oleh dukun tradisionil (Ambarwati, 2009: 10). Berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri , jumlah persalinan oleh bidan tahun 2007 sejumlah jiwa, 2008 sejumlah jiwa dan tahun 2009 sejumlah jiwa. Sedangkan jumlah persalinan oleh dukun pada tahun 2007 sejumlah 74 jiwa, tahun 2008 sejumlah 96 jiwa dan tahun 2009 sejumlah 117 jiwa. Berdasarkan Seksi Manajemen dan Informasi SUBDIN Perencanaan Kesehatan DINAS KESEHATAN Provinsi Jawa Timur tahun 2005 mengenai persentase kepuasan pelanggan tentang pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas, di RS pelanggan puas sebesar 69,77%, pelanggan tidak puas 30,23% sedangkan di Puskesmas pelanggan puas berkisar 55,22% dan pelanggan yang tidak puas 34,33% (Dinkes Jatim, 2005). Data persalinan di BPS pada tahun 2008 berjumlah 164 persalinan, pada tahun 2009 berjumlah 144 persalinan dan pada tahun 2010 menurun menjadi 123 persalinan. Hasil studi pendahuluan yang telah peneliti lakukan di Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten pada bulan November 2011 dengan menggunakan kuesioner, 1 (satu) dari sepuluh responden menyatakan bahwa tidak puas, 2 (dua) responden menyatakan kurang puas. Sedangkan 7 (tujuh) responden menyatakan senang dan puas terhadap persalinan yang dialami karena dalam pelayanan bidan sangat sabar dan mampu memberikan pelayanan yang memuaskan. Berkaitan dengan pelayanan yang bermutu dan berkualitas dalam asuhan proses persalinan yang berhubungan dengan kepuasan, menurut Zeithhaml dan M.T Bitner juga Adrian Palmer (2001) ada lima dimensi mutu yang mempengaruhi kepuasan yaitu keandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty) dan keberwujudan (tangibles). Hal ini merupakan faktor penentu kepuasan pelanggan di mana pelanggan akan membandingkan antara kinerja dengan harapannya (Rahmayanti, 2010:173). Ketidakpuasan yang terjadi dalam proses asuhan sayang ibu dapat muncul akibat kinerja yang dilakukan dalam asuhan tidak sesuai dengan harapan ibu melahirkan. Ketidakpuasan ibu-ibu melahirkan saat proses persalinan dengan alasan penolong persalinan yang sudah terlatih tidak memperhatikan kebutuhan mereka, tradisi maupun kebutuhan pribadi mengenai bagaimana keinginan mereka saat persalinan dan kelahiran bayi. Penyebab lain yaitu kurangnya utilitas atau pemanfaatan fasilitas kesehatan adalah peraturan yang rumit dan prosedur tidak bersahabat atau menakutkan bagi para ibu (DEPKES RI, 2004: 10). Bila kinerja sesuai harapan, maka pelanggan akan puas. Sedangkan bila kinerja melebihi harapan pelanggan akan sangat puas harapan pelanggan dapat dibentuk oleh pengalaman masa lampau, komentar dari kerabatnya serta janji dan informasi dari berbagai media. Pelanggan yang puas akan setia lebih lama, kurang sensitive terhadap harga dan memberi komentar yang baik tentang perusahaan tersebut (Ibnu, 2008). Begitu pula dengan pasien, apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa pilihannya (Klinis, 2007). Apabila kinerja di bawah harapan, maka pelanggan akan sangat kecewa, 4% yang mengadukan keluhannya, sedangkan 96% sisanya pergi diam-diam dan 91% tidak pernah kembali lagi. Seorang pelanggan yang tidak puas akan menceritakan masalahnya kepada delapan sampai sepuluh temannya (Dahwan, 2008). Pelanggan ibarat pasien, jika pasien merasa tidak puas mereka akan memberitahukan dua kali lebih hebat kepada orang lain tentang pengalaman buruknya (Klinis, 2007). Penerapan asuhan sayang ibu merupakan upaya peningkatan mutu pelayanan kebidanan pada persalinan yang bersih dan aman agar dapat mengurangi angka kesakitan pada ibu bersalin dan meningkatkan angka kelangsungan hidup ibu. Diharapkan bidan tetap konsisten pada perannya, terutama kuantitas dan kualitas pelayanan dalam upaya memuaskan kebutuhan dan keinginan pasien. Dengan penerapan asuhan sayang ibu tersebut akan dapat meningkatkan keinginan dan kepuasan pasien bersalin di tempat tenaga kesehatan yang professional. Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul "Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu Pada Persalinan Kala I dan II dengan kepuasan Pasien" (studi analitik di BPS Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Tahun 2012). MATERI DAN METODE Desain penelitian yang digunakan yaitu case control yaitu jenis penelitian di mana peneliti melakukan pengukuran variabel dependen terlebih dahulu (efek), sedangkan variabel independen ditelusuri secara retrospektif untuk menentukan ada tidaknya faktor yang berperan (Nursalam, 2008: 88). Dalam penelitian ini

3 Novitasari: Hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II 17 peneliti menggunakan pendekatan "recall" yaitu apa yang diingat oleh responden tentang pesan-pesan atau informasi kesehatan, bukan apa pendapat responden (Anonim, 2011). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu primipara yang pernah melahirkan pada 6 jam postpartum bulan Januari 2012 sampai bulan April 2012 di BPS Desa Gondang dan bertempat tinggal di Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Jumlah populasinya yaitu 50 responden. Sendiri (Nursalam, 2008: 91). Besar sampel dalam penelitian ini yaitu total sampel yang berjumlah 50 ibu primipara yang pernah melahirkan di BPS Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Data Umum a. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Karakteristik responden berdasarkan umur dapat di lihat pada diagram 1. Berdasarkan diagram 4.1 di ketahui responden yang berumur tahun sebanyak 36 responden (72%), berumur > 30 tahun sebanyak 7 responden (14%), berumur < 20 tahun sebanyak 7 responden (14%) dari total 50 responden. Jadi mayoritas responden berumur tahun yaitu sebanyak 36 responden (72%) dari total 50 responden. b. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Karakteristik responden berdasarkan pendidikan dapat dilihat pada diagram 2. Berdasarkan diagram 2 di ketahui responden yang berpendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) sebanyak 22 responden (44%), berpendidikan Perguruan Tinggi sebanyak 15 responden (15%), berpendidikan SMP (Sekolah Menengah Pertama) sebanyak 10 responden (2), dan berpendidikan SD (Sekolah Dasar) sebanyak 3 responden (25,7%) dari total 50 responden. Jadi mayoritas responden berpendidikan SMA, sebanyak 22 responden (44%) dari total 50 responden c. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan dapat di lihat pada diagram 3. Berdasarkan diagram 3 di ketahui responden yang berperan sebagai IRT (Ibu Rumah Tangga) sebanyak 21 responden (42%), bekerja di sektor swasta sebanyak 19 responden (38%) bekerja pada sektor wiraswasta sebanyak 5 responden (1), dan yang menjadi pegawai negeri sebanyak 5 responden (1) dari total 50 responden. Jadi mayoritas responden bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 21 responden (42%) dari total 50 responden. 2. Data Khusus a. Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II. Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dapat di lihat pada diagram 4. Diagram 1. Karakteristik responden berdasarkan umur pada ibu primipara Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dengan Kepuasan Pasien. Diagram 3. Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan pada ibu primipara Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dengan Kepuasan Pasien. Diagram 2. Karakteristik responden berdasarkan pendidikan pada ibu primipara Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II dengan Kepuasan Pasien. Diagram 4. Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II

4 18 Jurnal Sain Med, Vol. 5. No. 1 Juni 2013: Berdasarkan diagram 4 dapat diketahui bahwa Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II memiliki Kategori baik sebanyak 41 responden (82%), cukup sebanyak 6 responden (12%), kurang baik sebanyak 3 responden (6%) dari total 50 responden. Jadi mayoritas responden menilai Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik yaitu sebanyak 41 responden (82%) dari total 50 responden. b. Kepuasan pasien tentang asuhan sayang Ibu pada persalinan Kala I dan II Kepuasan pasien tentang asuhan sayang Ibu pada persalinan Kala I dan II dapat di lihat pada diagram 5. Berdasarkan diagram 5 dapat diketahui tingkat kepuasan pasien tentang asuhan sayang Ibu pada persalinan Kala I dan II, yang menyatakan Puas sebanyak 36 responden (72%), yang menyatakan Sangat Puas sebanyak 10 responden (2), yang menyatakan Kurang Puas sebanyak 4 responden (8%), dan yang menyatakan tidak Puas ada 0 responden () dari total 50 responden. Jadi, mayoritas responden menyatakan Puas sebanyak 36 responden (72%) dari total 50 responden. c. Tabulasi silang Dari tabel 1 menunjukkan data responden hubungan Kepuasan pasien 8% 72% 2 Sangat puas Puas Kurang Puas Tidak Puas Diagram 5. Kepuasan pasien tentang asuhan sayang Ibu pada persalinan Kala I dan II dan II dengan Kepuasan Pasien dari total 50 responden di dapatkan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik sebanyak 41 responden (82%) dengan mengalami Kurang Puas sebanyak 1 responden (2%), Puas ada 31 responden (63,9%) dan 9 responden (18,1%) mengalami Sangat Puas. Kemudian Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Cukup sebanyak 6 responden (12%) dengan yang mengalami Kurang Puas ada 3 responden (6%), Puas ada 2 responden (3,9%), Sangat Puas ada 1 responden (1,9%). Yang mempunyai dan II Kurang sebanyak 3 responden (6%) dengan Puas ada 3 responden (6%). Kepuasan Pasien yang mengalami Kurang Puas sebanyak 4 responden (8%), dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik sebanyak 1 responden (2%), dan dengan dan II Cukup sebanyak 3 responden (6%), yang mengalami Puas sebanyak 36 responden (72%), dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik sebanyak 31 responden (63,9%), dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Cukup sebanyak 2 responden (3,1%), dan dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Kurang sebanyak 3 responden (6%), Sangat Puas ada 10 responden (2), dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik sebanyak 9 responden (18,1%), dan dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Cukup sebanyak 1 responden (1,9%). 3. Analisa Data Untuk membuktikan ada tidaknya hubungan dan II dengan Kepuasan Pasien menggunakan statistik maka dilakukan pengkajian secara analitik dengan menggunakan rumus koefisiensi korelasi Rank Spearman. Dari hasil perhitungan dengan diperoleh besar korelasi Rank Spearman (P) = 2,169 dengan uji signifikan Tabel 1. Tabulasi Silang Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada persalinan kala I dan II dengan Kepuasan Pasien No Asuhan Sayang Ibu Kepuasan Pasien Tidak Puas 1 Baik 0 2 Cukup 0 3 Kurang 0 Kurang Puas 1 2% 3 6% 0 Puas Sangat Puas Total 31 63,9% 2 3,1% 3 6% 9 18,1% 1 1,9% % 6 12% 3 6% Jumlah 0 4 8% 36 72%

5 Novitasari: Hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II 19 (t) 2,021 dan taraf kesalahan (α) 5% (0,05). Dengan demikian p > α maka hipotesa kerja (H 1 ) diterima dan hipotesa nihil (H 0 ) ditolak artinya ada hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien. PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas mengenai penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien di BPS desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. 1. Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Berdasarkan penelitian yang telah di lakukan diperoleh gambaran bahwa penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien di BPS desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri dari 50 responden didapatkan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II baik ada 41 responden (82%), cukup yaitu sebanyak 6 responden (12%), kurang baik yaitu sebanyak 3 responden (6%) dari total 50 responden. Berdasarkan diagram 4.4 didapatkan mayoritas Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik yaitu sebanyak 41 responden (82%) dari total 50 responden. Asuhan sayang ibu adalah asuhan yang aman, berdasarkan temuan (evidence based), dan turut meningkatkan angka kelangsungan hidup ibu (Sulistyawati, 2010: 103). Asuhan yang sifatnya mendukung selama proses persalinan merupakan suatu standar pelayanan kebidanan (Sulistyawati, 2010: 103). Asuhan sayang ibu menjamin bahwa pasien dan keluarganya diberitahu tentang apa yang sedang terjadi dan apa yang diharapkan (Sulistyawati, 2010: 103). Penerapan asuhan sayang ibu termasuk diantaranya dukungan fisik dan psikologis, kebutuhan makanan dan cairan, kebutuhan eliminasi, positioning dan aktivitas, serta pengurangan rasa nyeri. Berdasarkan hasil penelitian penerapan asuhan sayang ibu mayoritas baik karena bidan dalam asuhan selalu setia mendampingi pasien saat persalinan, sabar dalam memimpin persalinan, memiliki fasilitas persalinan yang lengkap, komunikasi dengan pasien dalam penyampaian sangat mudah dipahami, singkat dan jelas, selalu memberi semangat dan motivasi bahwa pasien pasti bisa melahirkan normal, mengikuti kehendak pasien yang masih sesuai dengan standar asuhan, memberi pilihan kepada pasien posisi yang diinginkan untuk pengurangan rasa nyeri. Penerapan asuhan memiliki nilai cukup karena berdasar dari pengakuan pasien menurut mereka penerapan asuhan saat terdapat mahasiswa praktek tidak dilakukan bidan sepenuhnya sebagian dilakukan oleh mahasiswa, sehingga pasien merasa tidak mendapat asuhan sepenuhnya sehingga menganggap cukup, karena menurut pasien mahasiswa sudah cukup baik dalam melakukan asuhan. Pasien yang menganggap penerapan asuhan sayang ibu kurang baik sebanyak 6% karena pasien yang memiliki tingkat pendidikan tinggi lebih kritis dalam segala hal yang dilakukan saat asuhan. Mereka selalu aktif bertanya dan selalu membutuhkan jawaban yang tepat saat mahasiswa praktek melakukan asuhan sayang ibu. Hal inilah yang menyebabkan pasien menganggap penerapan asuhan sayang ibu kurang baik. 2. Kepuasan Pasien tentang Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Hasil penelitian yang di lakukan di BPS Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien tentang asuhan sayang Ibu pada persalinan Kala I dan II, sebagai berikut: menyatakan Puas sebanyak 36 responden (72%), menyatakan Sangat Puas sebanyak 10 responden (2), menyatakan Kurang Puas sebanyak 4 responden (8%), dan menyatakan tidak Puas 0 responden () dari total 50 responden. Jadi, mayoritas responden menyatakan Puas yaitu sebanyak 36 responden (72%) dari total 50 responden. Kepuasan adalah perasaan senang seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesenangan terhadap aktivitas yang dilakukan (Nursalam, 2003: 105). Menurut Philip Kotler (2000) dalam Arief, kepuasan pelanggan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja (hasil) suatu produk atau harapan-harapannya. (Arief, 2006: 174). Kepuasan pasien, menurut Kuncoro dkk, 1994 ditentukan oleh tiga faktor yaitu Input (man, money, materials, method, machine), Kualitas pelayanan, hasil pelayanan yang diberikan kepada pasien. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan kepuasan tersebut dipengaruhi oleh keyakinan bahwa dengan melakukan persalinan di tempat bidan tersebut pasti persalinan berjalan lancar dan bayi lahir selamat. Beberapa responden yang menyatakan yakin tersebut semuanya menyatakan sangat puas. Keyakinan tersebut ada karena beberapa tetangga maupun saudaranya semuanya pernah bersalin di bidan tersebut. Menurut pengakuan beberapa responden kepuasan yang dirasakan oleh karena bidan dalam memberikan asuhan persalinan selalu menemani dengan penuh sabar, menanggapi keluhan yang dirasakan pasien dengan baik, dalam memimpin persalinan memberi motivasi dan dukungan pada pasien pasti dapat melahirkan dengan selamat, fasilitas dan prasarana sangat baik dan lengkap, dalam menolong persalinan sangat sabar dan cekatan. Berdasarkan pengamatan langsung dari peneliti di lapangan mayoritas responden menyatakan puas

6 20 Jurnal Sain Med, Vol. 5. No. 1 Juni 2013: karena bidan menerapkan asuhan sayang ibu secara totalitas. Bidan dengan sabar mengajarkan beberapa posisi bersalin, dalam memberi asuhan selalu menjelaskan asuhan yang akan diberikan dengan sangat baik dan mudah diterima pasien. Hasil penelitian di lapangan menyatakan ada beberapa pasien kurang puas, hal ini disebabkan karena beberapa pasien tidak kooperatif saat dilakukan asuhan yang diduga disebabkan karena umur responden yang masih kurang dari 20 tahun. Umur tersebut tergolong masih remaja akhir di mana memiliki emosional yang tinggi, dan dalam menghadapi situasi dan masalah masih labil, apalagi dalam menghadapi rasa nyeri saat persalinan emosinya meledak-ledak sehingga saat bersalin menolak semua asuhan yang diberikan dan merasa dirinya seperti terpidana yang selalu salah dalam tindakan yang dilakukan dan merasa ingin segera anaknya lahir agar tidak merasakan kesakitan lagi. Dari keterangan tersebut umur mempengaruhi tingkat kepuasan seseorang dalam persalinan, hal ini dapat disebabkan oleh kesiapan pasien menghadapi persalinan karena umur yang masih muda dan menganggap asuhan yang diberikan kurang baik sehingga menyatakan kurang puas terhadap pelayanan yang diberikan. Berdasarkan data umum di atas ditemukan 7 responden yang berumur kurang dari 20 tahun, dari beberapa responden tersebut kurang kooperatif dalam persalinan, kurang kooperatif dalam mengisi kuesioner dan menyatakan kurang puas terhadap asuhan yang diberikan. Jadi kesimpulannya kualitas pelayanan yang berupa asuhan sayang ibu dalam persalinan tersebut dapat menimbulkan kepuasan. Semakin kualitas pelayanan baik maka pasien akan merasa puas bahkan sangat puas yang salah satunya juga dipengaruhi oleh tanggapan pasien tersebut dalam menerima asuhan yang diberikan dan juga tergantung umur pasien. 3. Hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien Berdasarkan Tabulasi Silang pada tabel 4.6 Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada persalinan kala I dan II dengan Kepuasan Pasien didapatkan mayoritas Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik sebanyak 41 responden (82%) dengan mengalami Kurang Puas sebanyak 1 responden (2%), Puas ada 31 responden (63,9%) dan 9 responden (18,1%) mengalami Sangat Puas. Kepuasan Pasien didapatkan mayoritas yang mengalami Puas sebanyak 36 responden (72%), dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II baik sebanyak 31 responden (63,9%), dengan Penerapan Asuhan Sayang Ibu pada Persalinan Kala I dan II Cukup sebanyak 2 responden (3,1%), dan dengan dan II Kurang sebanyak 3 responden (6%). Dari hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik korelasi Rank Spearman di peroleh korelasi Rank Spearman besar (P) = 2,169 dengan uji signifikan (t) 2,021 dan taraf kesalahan (α) 5% (0,05). Dengan demikian p > α maka H 0 ditolak sedangkan H 1 diterima berarti ada hubungan antara penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien tingkat hubungan antara keduanya kuat. Asuhan sayang ibu adalah yang aman, berdasarkan temuan (evidence based), dan turut meningkatkan angka kelangsungan hidup ibu. Asuhan yang sifatnya mendukung selama proses persalinan merupakan suatu standar pelayanan kebidanan (Sulistyawati, 2010: 103). Asuhan sayang ibu merupakan bagian dari kualitas pelayanan. Kualitas Pelayanan yang baik adalah pelayanan kesehatan yang bermutu yaitu pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk, serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik yang telah ditetapkan (Azwar, 1996). Jika kualitas pelayanan yang diterima melampaui harapan pelanggan, maka kualitas pelayanan dinilai sebagai kualitas yang ideal (sangat memuaskan), sebaliknya bila kualitas pelayanan yang diterima lebih rendah dari yang diharapkan, maka kualitas pelayanan dinilai buruk (Azwar, 1996). Penerapan asuhan sayang ibu selama proses persalinan yang semakin baik akan meningkatkan harapan persalinan yang semakin baik dengan persalinan yang semakin lancar tanpa ada risiko yang berarti sehingga menimbulkan kepuasan dari pasien. Penerapan asuhan sayang ibu yang kurang baik cenderung memunculkan risiko yang mengakibatkan kerugian pada pasien sehingga menimbulkan rasa kurang puas. Jadi kesimpulannya sangat jelas bahwa semakin baik penerapan asuhan sayang ibu dalam persalinan maka semakin meningkat kepuasan pasien dalam menerima asuhan tersebut dan memunculkan keinginan pasien untuk kembali bersalin di tempat pelayanan tersebut. Kepuasan pasien yang muncul dikarenakan kualitas pelayanan yang baik berupa asuhan sayang ibu dan juga dipengaruhi dari hal lain yaitu diantaranya fasilitas yang baik, alat yang lengkap, metode yang sesuai dengan standar serta harga pelayanan yang sesuai dengan tingkat ekonomi pasien. KESIMPULAN Ada tingkat hubungan yang kuat antara penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II dengan kepuasan pasien.

7 Novitasari: Hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala I dan II 21 DAFTAR PUSTAKA 1. Ambarwati, R. (2009). Asuhan Kebidanan Komunitas. Yogyakarta: Numed. Anonim. (2005). Angka Kematian Ibu di Indonesia. www. ugm.ac.id.php. (download: 18 Oktober 2010). 2. Anonimous. (2007). (download:18 Oktober 2010). 3. (2010). Angka Kematian Ibu. (download: 18 Oktober2010) Metodelogi Penelitian Kesehatan STIKes Dharma Husada Bandung.com/note.php?note_id= (download: 14 Maret 2011). 5. Arief, M. (2006). Pemasaran Jasa dan Kualitas Pelayanan, Ed. 1. Malang: Bayumedia Publishing. 6. Azwar, A. (2010). Pengantar Administrasi Kesehatan, Ed.3. Jakarta: Binarupa Aksara Publisher. 7. Chapman, V. (2006). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Kelahiran, Ed.1. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran. 8. Dahwan, I. (2008). Pelayanan Pelanggan. com. download: 04 Februari 2011). 9. DEPKES RI. (2004). Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: JNPK-KR (2005). Laporan Penyusunan Data Khusus Provinsi Jawa Timur analisa_pulta_05.html (download: 14 Maret 2011) (2008). Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: JNPK-KR. 2. Edwards, G. (2010). Praktik Kebidanan Masyarakat. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran. 13. Harianto, M. (2010). Aplikasi Hypnosis (Hypnobirthing) Dalam Asuhan Kebidanan Kehamilan dan Persalinan, Ed.1. Yogyakarta: Gosyen Publishing. 14. Henderson, C. (2006). Buku Ajar Konsep Kebidanan, Ed. 1. Jakarta: EGC 15. Joeharno Faktor-faktor yang mempengaruhi Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. www://blogjoeharno.blogspot. com/2008/03/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-mutu.html (download: 15 Maret 2011) 16. Klinis (2007). Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Rumah Sakit. (download: 18 Oktober 2010). 17. Nolan, M. (2004). Kehamilan dan Melahirkan, Ed. 1. Jakarta: Arcan. 18. Notoatmodjo, S. (2003). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 19. Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. 20. Rahmayanty, N. (2010). Manajemen Pelayanan Prima. Yogyakarta: Graha Ilmu. 21. Sariwiryanetty (2009).www.sariwiryanetty.blogspot.com/2009/06/ gambaran-pelaksanaan-asuhan-sayang-ibu.html. (download: 18 Oktober 2010). 22. Setiawan, A dan Saryono. (2010). Metodologi Penilitian Kebidanan, Ed. 1. Yogyakarta: Numed. 23. Sugiyono. (2007). Statiska untuk Penelitian, Ed. 12. Bandung: Alfabeta. 24. Sulistyawati, A. (2010). Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin. Jakarta: Salemba.

Kata Kunci: Posisi Dorsal Recumbent, Posisi litotomi, Keadaan Perineum

Kata Kunci: Posisi Dorsal Recumbent, Posisi litotomi, Keadaan Perineum KEADAAN PERINEUM LAMA KALA II DENGAN POSISI DORSAL RECUMBENT DAN LITOTOMI PADA IBU BERSALIN Titik Lestari, Sri Wahyuni, Ari Kurniarum Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Kebidanan

Lebih terperinci

Pengaruh Cara Meneran terhadap Kelancaran Proses Persalinan Kala II

Pengaruh Cara Meneran terhadap Kelancaran Proses Persalinan Kala II 31 Pengaruh Cara Meneran terhadap Kelancaran Proses Persalinan Kala II (Infl uence Way of Straining to Fluently Labor Process Stage of II) Luluk Susiloningtyas D-III Kebidanan Akademi Kebidanan Pamenang

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN. Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN Lia Amalia (e-mail: lia.amalia29@gmail.com) Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKK Universitas Negeri Gorontalo ABSTRAK: Dalam upaya penurunan

Lebih terperinci

Jurnal Kesehatan Kartika 27

Jurnal Kesehatan Kartika 27 HUBUNGAN MOTIVASI KERJA BIDAN DALAM PELAYANAN ANTENATAL DENGAN KEPATUHAN PENDOKUMENTASIAN KARTU IBU HAMIL DI PUSKESMAS UPTD KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2008 Oleh : Yulia Sari dan Rusnadiah STIKES A. Yani Cimahi

Lebih terperinci

Kata Kunci : Pengetahuan Ibu, Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan, Keteraturan Pemeriksaan Kehamilan (ANC)

Kata Kunci : Pengetahuan Ibu, Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan, Keteraturan Pemeriksaan Kehamilan (ANC) PENGARUH PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I DAN II TENTANG DETEKSI DINI KOMPLIKASI KEHAMILAN DENGAN KETERATURAN ANC Ninik Suhartini Akademi Kebidanan Pamenang Pare, Kediri ABSTRAK Tingginya angka kematian

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI KLINIK DINA BROMO UJUNG LINGKUNGAN XX MEDAN TAHUN 2013

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI KLINIK DINA BROMO UJUNG LINGKUNGAN XX MEDAN TAHUN 2013 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI KLINIK DINA BROMO UJUNG LINGKUNGAN XX MEDAN TAHUN 2013 Oleh: ARIHTA BR. SEMBIRING Dosen Poltekkes Kemenkes

Lebih terperinci

Imelda Erman, Yeni Elviani Dosen Prodi Keperawatan Lubuklinggau Politeknik Kesehatan Palembang ABSTRAK

Imelda Erman, Yeni Elviani Dosen Prodi Keperawatan Lubuklinggau Politeknik Kesehatan Palembang ABSTRAK HUBUNGAN PARITAS DAN SIKAP AKSEPTOR KB DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI KELURAHAN MUARA ENIM WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2012 Imelda Erman, Yeni Elviani

Lebih terperinci

FACTORS-FACTORS WITH ROLE RELATED MIDWIFE VILLAGE IN EFFORT DERIVE MATERNAL MORTALITY WORKING WOMEN HEALTH REGION LHOONG DISTRICT OF ACEH BESAR

FACTORS-FACTORS WITH ROLE RELATED MIDWIFE VILLAGE IN EFFORT DERIVE MATERNAL MORTALITY WORKING WOMEN HEALTH REGION LHOONG DISTRICT OF ACEH BESAR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN BIDAN DESA DALAM UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU HAMIL DIWILAYAH KERJA LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2012 FACTORS-FACTORS WITH ROLE RELATED MIDWIFE VILLAGE

Lebih terperinci

HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR Baiq Neni Sugiatni, Jumailiyah, dan Baiq Rohiyatun Administrasi pendidikan, FIP IKIP Mataram Email :Baiqnenysugiatni@gmail.com

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN OLEH IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAROMBONG KELURAHAN BAROMBONG

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN OLEH IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAROMBONG KELURAHAN BAROMBONG Jurnal Kesehatan Volume II No. 4 Tahun 2009 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN OLEH IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAROMBONG KELURAHAN BAROMBONG Asriani Staf Pengajar

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROV.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROV. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROV. SULAWESI SELATAN Beatris F. Lintin 1. Dahrianis 2. H. Muh. Nur 3 1 Stikes Nani Hasanuddin

Lebih terperinci

PENDAHULUAN Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai aterm adalah 280 sampai 300 hari atau 39

PENDAHULUAN Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai aterm adalah 280 sampai 300 hari atau 39 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS TERHADAP PERILAKU ANC PUSKESMAS LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA The Relationship Of Knowledge And Attitude Of Pregnant

Lebih terperinci

Diah Eko Martini ...ABSTRAK...

Diah Eko Martini ...ABSTRAK... PERBEDAAN LAMA PELEPASAN TALI PUSAT BAYI BARU LAHIR YANG MENDAPATKAN PERAWATAN MENGGUNAKAN KASSA KERING DAN KOMPRES ALKOHOL DI DESA PLOSOWAHYU KABUPATEN LAMONGAN Diah Eko Martini.......ABSTRAK....... Salah

Lebih terperinci

Karya Tulis Ilmiah. Disusun oleh: RASTIFIATI 20080320108

Karya Tulis Ilmiah. Disusun oleh: RASTIFIATI 20080320108 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS MERGANGSAN YOGYAKARTA Karya Tulis Ilmiah Disusun dan Diajukan untuk

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. yang dapat diceritakan ke orang lain. Memori melahirkan, peristiwa dan orang-orang

BAB 1 PENDAHULUAN. yang dapat diceritakan ke orang lain. Memori melahirkan, peristiwa dan orang-orang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Persalinan merupakan salah satu peristiwa penting dan senantiasa diingat dalam kehidupan wanita. Setiap wanita memiliki pengalaman melahirkan tersendiri yang dapat

Lebih terperinci

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG BAYI DI PUSKSMAS ANTANG KOTA MAKASSAR

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG BAYI DI PUSKSMAS ANTANG KOTA MAKASSAR GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG BAYI DI PUSKSMAS ANTANG KOTA MAKASSAR Novendra Charlie Budiman, Muh. Askar, Simunati Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan STIKES Nani Hasanuddin Makassar Dosen

Lebih terperinci

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG Viona Aprilya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang Email : Viona.aprilya@ymail.com

Lebih terperinci

PENGARUH MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN

PENGARUH MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN PENGARUH MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN Rosita Saragih 1, Dr.Arlina Nurbaity Lubis, S.E.,M.B.A 2 S.Psi., M.Psi. 3 dan Raras Sutatniningsih, ABSTRAK Rendahnya

Lebih terperinci

HUBUNGAN TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA MISRINA

HUBUNGAN TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA MISRINA ,Jurnal Karya Tulis Ilmiah HUBUNGAN TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA MISRINA Mahasiswi Pada STIKes U Budiyah

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen Di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya)

Lebih terperinci

PENGARUH RANGSANGAN PUTING SUSU TERHADAP WAKTU KALA II PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOWEL PAMEKASAN ABSTRACT

PENGARUH RANGSANGAN PUTING SUSU TERHADAP WAKTU KALA II PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOWEL PAMEKASAN ABSTRACT P E N E L I T I A N I L M I A H PENGARUH RANGSANGAN PUTING SUSU TERHADAP WAKTU KALA II PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOWEL PAMEKASAN INFLUENCE OF THE SECOND PERIOD TIME AT MOTHER GIVE BIRTH

Lebih terperinci

ABSTRAK ABSTRACT. Pendahuluan

ABSTRAK ABSTRACT. Pendahuluan Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Jasa dengan Pendekatan Metode Servqual (Studi Kasus pada Pusat Pelatihan Bahasa dan Budaya CILACS UII, Yogyakarta) Hendy Ahmad Febrian 1,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah metodologi karena ketepatan metodologi yang digunakan untuk memecahkan

Lebih terperinci

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR ANALYSIS RELATIONSHIP OF SOCIOECONOMIC CHARACTERISTICS ON CHARACTERISTICS

Lebih terperinci

HUBUNGAN PERSALINAN KALA II LAMA DENGAN ASFIKSIA BAYI BARU. LAHIR DI RSUD.Dr.H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2011. Husin :: Eka Dewi Susanti

HUBUNGAN PERSALINAN KALA II LAMA DENGAN ASFIKSIA BAYI BARU. LAHIR DI RSUD.Dr.H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2011. Husin :: Eka Dewi Susanti HUBUNGAN PERSALINAN KALA II LAMA DENGAN ASFIKSIA BAYI BARU LAHIR DI RSUD.Dr.H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2011 Husin :: Eka Dewi Susanti ISSN : 2086-3454 VOL 05. NO 05 EDISI 23 JAN 2011 Abstrak

Lebih terperinci

KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU. Trisna Anggreini 1)

KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU. Trisna Anggreini 1) KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU Trisna Anggreini 1) Abstract. The purpose of this research are acessing the correlation of attitudes

Lebih terperinci

KARAKTERISTIK IBU BALITA KAITANNYA DENGAN PELAKSANAAN STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA

KARAKTERISTIK IBU BALITA KAITANNYA DENGAN PELAKSANAAN STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA KARAKTERISTIK IBU BALITA KAITANNYA DENGAN PELAKSANAAN STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA Siti Rahayu, Ilham Setyo Budi, Satino Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan

Lebih terperinci

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA UNIT II

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA UNIT II HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA UNIT II Suas Robi Cahyadi, Ahmad Ahid Mudayana Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan INTISARI Latar Belakang

Lebih terperinci

SINOPSIS RENCANA PENELITIAN TESIS

SINOPSIS RENCANA PENELITIAN TESIS 1 SINOPSIS RENCANA PENELITIAN TESIS Judul Penelitian Tradisi Betuturan Ibu Terhadap Keputusan Memilih Penolong Persalinan Pada Masyarakat Suku Sasak di Wilayah Puskesmas Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN TEORI

BAB II TINJAUAN TEORI 8 BAB II TINJAUAN TEORI A. Tinjauan Teori 1. Kepuasan a. Pengertian Kepuasan Kepuasan adalah suatu keadaan yang dirasakan konsumen setelah dia mengalami suatu kinerja (atau hasil) yang telah memenuhi berbagai

Lebih terperinci

DESI MAHFUDHAH 1. Intisari

DESI MAHFUDHAH 1. Intisari HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PEKERJAAN IBU TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA REUKIH DAYAH KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR THE RELATIONSHIPBETWEENT KNOWLEDGE,

Lebih terperinci

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH MAKAN METRO

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH MAKAN METRO ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH MAKAN METRO JURNAL Oleh : SANDIKA SAPUTRA C1B110070 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BENGKULU 2014 Jurusan Manajemen Universitas Bengkulu

Lebih terperinci

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN RSUD PASAMAN BARAT. Oleh : Laila Khairani 3

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN RSUD PASAMAN BARAT. Oleh : Laila Khairani 3 1 FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN RSUD PASAMAN BARAT Oleh : Laila Khairani 3 (Di bawah bimbingan Menkher Manjas 1 dan Rinal Fendy 2 ) 1) Dosen PS. KARS Unand 2) Dosen PS. KARS

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Kepuasan Pelanggan Bagi bisnis, kepuasan pelanggan dipandang sebagai salah satu dimensi kinerja pasar. Penigkatan kepuasan pelanggan berpotensi mengarah

Lebih terperinci

SENAM HAMIL MEMPERCEPAT PROSES PERSALINAN KALA II

SENAM HAMIL MEMPERCEPAT PROSES PERSALINAN KALA II SENAM HAMIL MEMPERCEPAT PROSES PERSALINAN KALA II Nurotun Eniyah¹, Machmudah², Pawestri³ ¹Alumni Program S Keperawatan FIKKES UNIMUS,3 Staf Keperawatan Maternitas FIKKES UNIMUS ummu_aulya@yahoo.com ABSTRAK

Lebih terperinci

PERSEPSI KONSUMEN APOTEK TERHADAP PELAYANAN APOTEK DI TIGA KOTA DI INDONESIA

PERSEPSI KONSUMEN APOTEK TERHADAP PELAYANAN APOTEK DI TIGA KOTA DI INDONESIA MAKARA, KESEHATAN, VOL. 13, NO. 1, JUNI 2009: 22-26 PERSEPSI KONSUMEN APOTEK TERHADAP PELAYANAN APOTEK DI TIGA KOTA DI INDONESIA Rini Sasanti Handayani 1, Raharni 1, Retno Gitawati 2 1. Puslitbang Sistem

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDANARAN SEMARANG TAHUN 2013

FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDANARAN SEMARANG TAHUN 2013 FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDANARAN SEMARANG TAHUN 2013 Ignatia Goro *, Kriswiharsi Kun Saptorini **, dr. Lily Kresnowati **

Lebih terperinci

PENGARUH PELATIHAN METODE ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP) TIM TERHADAP PENERAPAN MAKP TIM DI RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN.

PENGARUH PELATIHAN METODE ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP) TIM TERHADAP PENERAPAN MAKP TIM DI RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN. PENGARUH PELATIHAN METODE ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP) TIM TERHADAP PENERAPAN MAKP TIM DI RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN Suratmi.......ABSTRAK....... Kinerja perawat merupakan salah satu faktor penting

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK. (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo)

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK. (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo) PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo) SKRIPSI Disusun Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Persyaratan Guna Meraih

Lebih terperinci

HUBUNGAN IBU HAMIL PEROKOK PASIF DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RSU MEURAXA BANDA ACEH

HUBUNGAN IBU HAMIL PEROKOK PASIF DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RSU MEURAXA BANDA ACEH HUBUNGAN IBU HAMIL PEROKOK PASIF DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RSU MEURAXA BANDA ACEH NURLAILA RAMADHAN 1 1 Tenaga Pengajar Pada STiKes Ubudiyah Banda Aceh Abtract

Lebih terperinci

PENGARUH PELAKSANAAN KELAS ANTENATAL TERHADAP PERILAKU IBU HAMIL

PENGARUH PELAKSANAAN KELAS ANTENATAL TERHADAP PERILAKU IBU HAMIL 10 PENGARUH PELAKSANAAN KELAS ANTENATAL TERHADAP PERILAKU IBU HAMIL NW Ariyani 1, NN Suindri 2, NN Budiani 3 Abstract. Every pregnancy is a life event that has great significance. The Body changes that

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dipergunakan sebaik-baiknya bagi kesejahteraan bersama. 1 Diantara anugrah

BAB I PENDAHULUAN. dipergunakan sebaik-baiknya bagi kesejahteraan bersama. 1 Diantara anugrah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia adalah khalifah di muka bumi, Islam memandang bahwa bumi dan segala isinya merupakan amanah Allah kepada sang khalifah agar dipergunakan sebaik-baiknya

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI II. 1. Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu digunakan sebagai pedoman dasar pertimbangan maupun perbandingan bagi peneliti dalam upaya memperoleh arah dan kerangka berpikir.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sedangkan jumlah kematian perinatal sebesar 10.000 orang. Dari jumlah

BAB I PENDAHULUAN. sedangkan jumlah kematian perinatal sebesar 10.000 orang. Dari jumlah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Menurut WHO jumlah kematian ibu sekitar 500.000 persalinan hidup, sedangkan jumlah kematian perinatal sebesar 10.000 orang. Dari jumlah kematian ibu dan perinatal tersebut,

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PADA POLI KIA RSUD KOTA SABANG TAHUN 2012

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PADA POLI KIA RSUD KOTA SABANG TAHUN 2012 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PADA POLI KIA RSUD KOTA SABANG TAHUN 2012 THE RELATED FACTORS WITH QUALITY OF HEALTH SERVICES AT CHILD AND MOTHER HEALTH STATUS IN SABANG

Lebih terperinci

Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Lama Persalinan pada Ibu Inpartu di RSUD Dr. R. Koesma Tuban

Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Lama Persalinan pada Ibu Inpartu di RSUD Dr. R. Koesma Tuban 1 Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Lama Persalinan pada Ibu Inpartu di RSUD Dr. R. Koesma Tuban The Corelation between Early Membrane Rupture and The Labor Duration in In-partu Mothers in Dr. Koesma

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN MOTIVASI KUNJUNGAN ULANG DI POS KESEHATAN DESA KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012.

HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN MOTIVASI KUNJUNGAN ULANG DI POS KESEHATAN DESA KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012. HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN MOTIVASI KUNJUNGAN ULANG DI POS KESEHATAN DESA KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012 Oleh Etik Sulistyorini 1) dan Tutik Hartanti 2) 1) Dosen

Lebih terperinci

STUDI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGI PASIEN RAWAT INAP PESERTA ASURANSI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2013

STUDI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGI PASIEN RAWAT INAP PESERTA ASURANSI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2013 STUDI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGI PASIEN RAWAT INAP PESERTA ASURANSI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2013 STUDY QUALITY HEALTH CARE FOR PATIENT HOSPITAL PARTICIPANTS HEALTH INSURANCE

Lebih terperinci

DETERMINAN MOTIVASI BIDAN DALAM MEMATUHI SOP PERTOLONGAN PERSALINAN DI KABUPATEN BANYUASIN DAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2010

DETERMINAN MOTIVASI BIDAN DALAM MEMATUHI SOP PERTOLONGAN PERSALINAN DI KABUPATEN BANYUASIN DAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2010 DETERMINAN MOTIVASI BIDAN DALAM MEMATUHI SOP PERTOLONGAN PERSALINAN DI KABUPATEN BANYUASIN DAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2010 Ekowati Retnaningsih ABSTRAK Di provinsi Sumatera Selatan

Lebih terperinci

Ekowati Retnaningsi dan Nuryanto

Ekowati Retnaningsi dan Nuryanto KEPATUHAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP STANDAR OPERASIOANAL PROSEDUR PERTOLONGAN PERSALINAN UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Ekowati Retnaningsi dan Nuryanto ABSTRAK Tujuan

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA MASYARAKAT DI DESA SENURO TIMUR

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA MASYARAKAT DI DESA SENURO TIMUR HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA MASYARAKAT DI DESA SENURO TIMUR Nur Alam Fajar * dan Misnaniarti ** ABSTRAK Penyakit menular seperti diare dan ISPA (Infeksi

Lebih terperinci

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013 i ADAPTASI MODEL DELONE DAN MCLEAN YANG DIMODIFIKASI GUNA MENGUJI KEBERHASILAN APLIKASI OPERASIONAL PERBANKAN BAGI INDIVIDU PENGGUNA SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS PADA PD.BPR BKK DI KABUPATEN PATI) Skripsi

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I Siti Aisyah Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Jakarta email:

Lebih terperinci

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DILIHAT DIMENSI KUALITAS JASA DI PUSKEMAS TERAS BOYOLALI

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DILIHAT DIMENSI KUALITAS JASA DI PUSKEMAS TERAS BOYOLALI ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DILIHAT DIMENSI KUALITAS JASA DI PUSKEMAS TERAS BOYOLALI Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas Dan Memenuhi Syarat-syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana

Lebih terperinci

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA MURID

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA MURID ABSTRAK PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA MURID Ekowati Retnaningsih dan Rini Oktariza Angka kejadian berat badan lebih pada anak usia sekolah di Indonesia mencapai 15,9%. Prevalensi

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS

ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS 1 ANALISIS PERBANDINGAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalisasi ini masyarakat cenderung menuntut pelayanan kesehatan yang bermutu. Pengukur mutu sebuah pelayanan dapat dilihat secara subjektif dan objektif.

Lebih terperinci

KARYA TULIS ILMIAH HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TUMBUH KEMBANG BATITA DI POSYANDU DUSUN KRAPYAK KULON BANTUL

KARYA TULIS ILMIAH HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TUMBUH KEMBANG BATITA DI POSYANDU DUSUN KRAPYAK KULON BANTUL KARYA TULIS ILMIAH HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TUMBUH KEMBANG BATITA DI POSYANDU DUSUN KRAPYAK KULON BANTUL Disusun untuk Memenuhi Sebagai Syarat Memperoleh Derajat Sarjana Kedokteran

Lebih terperinci

OLEH : RUMITA ENA SARI

OLEH : RUMITA ENA SARI PENGARUH PERSEPSI MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PASIEN RAWAT INAP DI PUSKESMAS BROMO KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN TAHUN 2009 OLEH : RUMITA ENA SARI 041000010 FAKULTAS

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI JURUSAN TERAPI WICARA POLTEKKES KEMENKES SURAKARTA

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI JURUSAN TERAPI WICARA POLTEKKES KEMENKES SURAKARTA PENGARUH KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI JURUSAN TERAPI WICARA POLTEKKES KEMENKES SURAKARTA Athanasia Budi Astuti, Roy Romey Daulas Mangungsong, Windiarti Dwi Purnaningrum Kementerian

Lebih terperinci

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 17 PALEMBANG

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 17 PALEMBANG HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 17 PALEMBANG Skripsi Oleh : MUHAMMAD JULKANI Nomor Induk Mahasiswa 06101406005

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR PADA SISWA KELAS V SDIT AN-NIDA KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2013

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR PADA SISWA KELAS V SDIT AN-NIDA KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2013 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR PADA SISWA KELAS V SDIT AN-NIDA KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2013 Zuraidah, Yeni Elviani Dosen Prodi Keperawatan Lubuklinggau Politeknik

Lebih terperinci

Peneliti : Elizabeth Ari Setyarini.,S.Kep.,Ns.,M.Kes Friska Sinaga.,S.Kep.,Ns.

Peneliti : Elizabeth Ari Setyarini.,S.Kep.,Ns.,M.Kes Friska Sinaga.,S.Kep.,Ns. 1 PENELITIAN HUBUNGAN PERAN SERTA KADER DALAM MEMOTIVASI KEAKTIFAN IBU MEMBAWA BALITA KE POSYANDU TERHADAP STATUS KESEHATAN BALITA DI RW 07 KELURAHAN PASIR BIRU CIBIRU Peneliti : Elizabeth Ari Setyarini.,S.Kep.,Ns.,M.Kes

Lebih terperinci

Lilis Nurlina Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran

Lilis Nurlina Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Hubungan Antara Tingkat Pelayanan Sarana Produksi dan Kegiatan Penyuluhan dengan Keberlanjutan Usaha Anggota Koperasi Relation Between Input Service Level and Extension Activity with Cooperative s Member

Lebih terperinci

PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DAN KUALITAS PELAYANAN SWALAYAN

PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DAN KUALITAS PELAYANAN SWALAYAN PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DAN KUALITAS PELAYANAN SWALAYAN Noviyarsi Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta Kampus III Universitas Bung Hatta, Jl. Gajah

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER II-III TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MELAKUKAN SENAM HAMIL

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER II-III TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MELAKUKAN SENAM HAMIL HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER II-III TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MELAKUKAN SENAM HAMIL MTh. Sri Suwarti, Ria Andriani Akademi Kebidanan Wiyata Mitra Husada Nganjuk akbidkertosono@yahoo.co.id

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan jasa kesehatan. Keberhasilan sebuah rumah sakit dinilai dari mutu

BAB I PENDAHULUAN. pelayanan jasa kesehatan. Keberhasilan sebuah rumah sakit dinilai dari mutu BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Rumah sakit merupakan salah satu unit usaha yang memberikan pelayanan jasa kesehatan. Keberhasilan sebuah rumah sakit dinilai dari mutu pelayanan kesehatan yang diberikan,

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN RUMAH MAKAN 1 Etty Roswitha Ariyani 1 Jl. Rawa Papan Rt. 012/006 No. 48 Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan (roswithaariyani@yahoo.com)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadi dilatasi serviks, persalinan

BAB I PENDAHULUAN. Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadi dilatasi serviks, persalinan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadi dilatasi serviks, persalinan lahirnya bayi, placenta dan membran dari rahim ibu (Depkes, 2004). Persalinan dan kelahiran

Lebih terperinci

Ifa Atiyah Nur Alimah

Ifa Atiyah Nur Alimah ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PROGRAM RASKIN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR 6T ( TEPAT SASARAN,TEPAT JUMLAH,TEPAT HARGA,TEPAT WAKTU,TEPAT KUALITAS,TEPAT ADMINISTRASI) PADA PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL

Lebih terperinci

Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org

Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org Uji Validitas dan Reliabilitas Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di StatistikaPendidikan.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas

Lebih terperinci

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi pada Siswa Kelas XI Jurusan Akuntansi se Kabupaten Kudus)

Lebih terperinci

STRATEGI KOMUNIKASI DAN TINGKAT KESADARAN KESEHATAN

STRATEGI KOMUNIKASI DAN TINGKAT KESADARAN KESEHATAN STRATEGI KOMUNIKASI DAN TINGKAT KESADARAN KESEHATAN (Studi Korelasional Pengaruh Strategi Komunikasi Tim Penggerak PKK Pokja IV Terhadap Tingkat Kesadaran Masyarakat Mengenai Kesehatan di Kelurahan Dendang

Lebih terperinci

Perencanaan Persalinan Peserta Kelas Ibu Hamil

Perencanaan Persalinan Peserta Kelas Ibu Hamil Perencanaan Persalinan Peserta Kelas Ibu Hamil Siti Rahmadani Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I Email : aksarahmadani@gmail.com Abstrak Angka kematian ibu yang tinggi di indonesia menjadi

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA PERSALINAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD DR. SOESELO KABUPATEN TEGAL

HUBUNGAN ANTARA PERSALINAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD DR. SOESELO KABUPATEN TEGAL HUBUNGAN ANTARA PERSALINAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD DR. SOESELO KABUPATEN TEGAL Relationship Between Labor Premature Rupture of Membranes Asphyxia Neonatorum In Incident

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2014 ANALISIS

Lebih terperinci

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Bidan di Puskesmas Jagir patuh dalam menggunakan partograf, namun

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Bidan di Puskesmas Jagir patuh dalam menggunakan partograf, namun BAB 6 6.1. Kesimpulan KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai penggunaan partograf dan hasilnya di puskesmas Jagir Surabaya periode Oktober, November dan Desember 2013 dapat disimpulkan

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN PERSIAPAN MENGHADAPI PERSALINAN DI RB KARYA RINI MAGELANG

HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN PERSIAPAN MENGHADAPI PERSALINAN DI RB KARYA RINI MAGELANG HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN PERSIAPAN MENGHADAPI PERSALINAN DI RB KARYA RINI MAGELANG Naskah Publikasi Untuk memenuhi syarat memperoleh derajat Sarjana Keperawatan Universitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. disertai dengan adanya tantangan - tantangan yang semakin luas dan kompleks, fungsi dan tanggung jawabnya melayani masyarakat.

BAB I PENDAHULUAN. disertai dengan adanya tantangan - tantangan yang semakin luas dan kompleks, fungsi dan tanggung jawabnya melayani masyarakat. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan dunia perbankan yang dewasa ini bergerak sangat cepat disertai dengan adanya tantangan - tantangan yang semakin luas dan kompleks, hal tersebut membuat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Namun seiring berkembangnya zaman, rumah sakit pada era globalisasi

BAB I PENDAHULUAN. Namun seiring berkembangnya zaman, rumah sakit pada era globalisasi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rumah sakit merupakan sebuah institusi perawatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Namun seiring berkembangnya

Lebih terperinci

BAB VI PEMBAHASAN. RSPAD Gatot Soebroto. Cara pengambilan data menggunakan metode Cross

BAB VI PEMBAHASAN. RSPAD Gatot Soebroto. Cara pengambilan data menggunakan metode Cross BAB VI PEMBAHASAN Pembahasan adalah kesenjangan yang muncul setelah peneliti melakukan penelitian kemudian membandingkan antara teori dengan hasil penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tentang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian. Pada November 1999, the American Hospital Asosiation (AHA) Board of

BAB I PENDAHULUAN. rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian. Pada November 1999, the American Hospital Asosiation (AHA) Board of BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan dibahas mengenai latar belakang yang mendasari latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian. A. Latar Belakang Pada November 1999, the American Hospital

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSIA PERTIWI MAKASSAR

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSIA PERTIWI MAKASSAR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSIA PERTIWI MAKASSAR Factors Associated With Low Birth Weight Infants Incident At Pertiwi Maternity And Children Hospital

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN. A. Gambaran Umum Klinik Herbal Insani Depok. Bulan Maret 2007. Di atas tanah seluas 280 m 2 dengan luas bangunan

BAB V HASIL PENELITIAN. A. Gambaran Umum Klinik Herbal Insani Depok. Bulan Maret 2007. Di atas tanah seluas 280 m 2 dengan luas bangunan BAB V HASIL PENELITIAN Hasil penelitian ini terlebih dahulu akan membahas gambaran umum wilayah penelitian, proses penelitian dan hasil penelitian yang mencakup analisa deskriptif (univariat) serta analisa

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 34 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Posyandu wilayah binaan Puskesmas Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat. Puskesmas ini terletak di Jalan Angsana Raya

Lebih terperinci

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL)

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) ABSTRAK Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) Permasalahan kredit bermasalah merupakan masalah serius yang masih menghantui

Lebih terperinci

PERUBAHAN PEMILIHAN PENOLONG DAN TEMPAT PERSALINAN IBU MULTIPARA DI DAERAH PEDESAAN KECAMATAN PA JUKUKANG KABUPATEN BANTAENG

PERUBAHAN PEMILIHAN PENOLONG DAN TEMPAT PERSALINAN IBU MULTIPARA DI DAERAH PEDESAAN KECAMATAN PA JUKUKANG KABUPATEN BANTAENG PERUBAHAN PEMILIHAN PENOLONG DAN TEMPAT PERSALINAN IBU MULTIPARA DI DAERAH PEDESAAN KECAMATAN PA JUKUKANG KABUPATEN BANTAENG PATTERN TYPES OF DELIVERY ASSISTANCE AND PLACE OF DELIVERY AMONG MULTIPAROUS

Lebih terperinci

HUBUNGAN DIMENSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KARYA ASIH PALEMBANG

HUBUNGAN DIMENSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KARYA ASIH PALEMBANG HUBUNGAN DIMENSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KARYA ASIH PALEMBANG MANUSKRIF SKRIPSI OLEH RESTI DWIJAYATI NIM 10101001046

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Rumah sakit sebagai institusi penyedia jasa pelayanan kesehatan

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Rumah sakit sebagai institusi penyedia jasa pelayanan kesehatan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Rumah sakit merupakan sarana penyedia layanan kesehatan untuk masyarakat. Rumah sakit sebagai institusi penyedia jasa pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna

Lebih terperinci

PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TENTANG MOBILISASI DINI TERHADAP JUMLAH PENGELUARAN LOCHEA

PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TENTANG MOBILISASI DINI TERHADAP JUMLAH PENGELUARAN LOCHEA PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TENTANG MOBILISASI DINI TERHADAP JUMLAH PENGELUARAN LOCHEA Fransiska Novitasari Akademi Kebidanan Pamenang Pare Kediri ABSTRAK Terjadinya sub involusi uterus

Lebih terperinci

Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin. By. Ulfatul Latifah, SKM

Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin. By. Ulfatul Latifah, SKM Kebutuhan Dasar Ibu Bersalin By. Ulfatul Latifah, SKM Kebutuhan Dasar pada Ibu Bersalin 1. Dukungan fisik dan psikologis 2. Kebutuhan makanan dan cairan 3. Kebutuhan eliminasi 4. Posisioning dan aktifitas

Lebih terperinci

Rauf Harmiady. Poltekkes Kemenkes Makassar ABSTRAK

Rauf Harmiady. Poltekkes Kemenkes Makassar ABSTRAK FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PRINSIP 6 BENAR DALAM PEMBERIAN OBAT OLEH PERAWAT PELAKSANA DI RUANG INTERNA DAN BEDAH RUMAH SAKIT HAJI MAKASSAR Rauf Harmiady Poltekkes Kemenkes Makassar

Lebih terperinci

RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)

RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP) RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP) Judul Mata Ajar : Sistem Reproduksi 2 Kode MK : KEP 301 Beban Studi : 3 SKS (T:2 SKS, P: 1 SKS) PJMK : Anita Rahmawati, S.Kep.,Ns Periode : Semester 6 Tahun Ajaran

Lebih terperinci

Abstrak. iii. Universitas Kristen Maranatha

Abstrak. iii. Universitas Kristen Maranatha Abstrak Maksud dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data mengenai expectancy-task value pada perawat RSB X Ciamis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran mengenai expectancy

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI

ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI Willy Anggara - 0700687772 ABSTRAK Melihat pentingnya bagi perusahaan jasa untuk mengetahui

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG The Effect of Service Quality on Customer Satisfaction and Brand Image at Fried Chicken Restaurant

Lebih terperinci

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS Oleh: Mimpi Arde Aria NIM : 2008-01-020 PROGAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif, dimana penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif, dimana penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis atau rancangan penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif, dimana penelitian diarahkan untuk mendiskripsikan suatu keadaan secara objektif (Notoatmodjo,

Lebih terperinci