PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAHAKAM ULU TAHUN ANGGARAN 2016

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAHAKAM ULU TAHUN ANGGARAN 2016"

Transkripsi

1 PAPARAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAHAKAM ULU TAHUN ANGGARAN 2016 OLEH : Pj. BUPATI MAHAKAM ULU M.S. RUSLAN, SH, MH, M.Si MAHAKAM ULU KABUPATEN BERBUDAYA (Bersih, Ramah, Beradat, Ulet, Damai, Aman Yang Asri)

2 OUTLINE PAPARAN I. GAMBARAN UMUM II. PERMASALAHAN, ISU STRATEGIS DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN III. INDIKASI PRIORITAS PEMBANGUNAN IV. USULAN DUKUNGAN PENDANAAN LAMPIRAN

3 I GAMBARAN UMUM

4 CAKUPAN WILAYAH PROFIL WILAYAH Kab. Malinau, Provinsi Kalimantan Utara Kab. Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat Kab. Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur Kab. Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Kab. Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur Sumber: Kaecamatan Dalam Angka 2013

5 SELURUH WILAYAH KAB. MAHULU MASUK HOB KALTIM

6 II PERMASALAHAN PEMBANGUNAN ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN PRIORITAS PEMBANGUNAN

7 PERMASALAHAN PEMBANGUNAN 1. TERBATASNYA SARANA DAN PRASARANA INFRASTRUKTUR DASAR. 2. BELUM MEMADAINYA KUALITAS SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN. 3. BELUM MEMADAINYA KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN. 4. BELUM OPTIMALNYA UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN. 5. KURANGNYA SARANA DAN PRASARANA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN. 6. BELUM MEMADAINYA PEMBANGUNAN DIKAWASAN PERBATASAN, PEDALAMAN DAN DAERAH TERTINGGAL. 7. BELUM MEMADAINYA CAKUPAN DAYA LISTRIK/PENGEMBANGAN ENERGI ALTERNATIF YANG RAMAH LINGKUNGAN. 8. BELUM BERKEMBANGNYA INVESTASI PARIWISATA. KEMAMPUAN DAYA SAING DAN

8 ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN (1) 1. PENGELOLAAN HUTAN SECARA BERKELANJUTAN Pengelolaah hutan secara berkelanjutan perlu memecahkan permasalahan-permasalahan diantaranya soal tata batas hutan (antara hutan lindung, adat dan produksi) termasuk menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi karenanya, dan juga penguatan kelembagaan adat khususnya dalam kapasitasnya mengelola hutan adat. Nilai ekonomis banyak dipetik dari kawasan ini dengan keberadaan berbagai perusahaan yang beroperasi di kawasan hutan produksi, dan tak kalah penting adalah nilai ekologis mengingat keberadaannya yang terletak di Heart of Borneo (HoB). 2. PENINGKATAN AKSEBILITAS WILAYAH Sebagai kabupaten perbatasan, Mahakam Ulu memiliki masalah yang serupa dengan daerah-daerah perbatasan yang lain, yaitu soal sulitnya aksebilitas menuju wilayah. Aksebilitas ini tidak hanya menyangkut soal infrastruktur semata, tetapi juga aksebilitas informasi (seperti siaran televise dan internet) dan aksebilitas komunikasi (seperti jaringan telekomunikasi seluler) 3. PENINGKATAN UTILITAS DASAR Kabupaten Mahakam Ulu masih memiliki banyak pekerjaan rumah terkait penyediaan utilitas dasar, khususnya listrik dan air bersih. Terdapat berbagai upaya pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber pembangkit listrik (sebagai contoh Mikrohidro dan Panel Surya). Pemanfaatan energi terbarukan ini juga perlu mempertimbangkan benar soal pengelolaannya kemudian dan pertimbangan teknis lainnya.

9 ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN (2) 4. PENGEMBANGAN EKOWISATA Pengembangan ekowisata harus dikembangkan secara terfokus, yaitu focus segmen pasar. Kondisi Kabupaten Mahakam Ulu sangat sesuai jika segmen pasar yang dibidik adalah segmen pasar adalah penyuka wisata alam (natural) dan wisata petualangan (adventures). 5. PENGEMBANGAN PERTANIAN DALAM ARTI LUAS Pertanian yang dimaksud di dalam isu strategis ini mencakup tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Hal ini menjadi isu strategis karena sebagian besar masyarakat berprofesi dalam sektor ini. Permasalahan yang perlu dipecahkan agar sektor pertanian dapat berkembang mulai dari on-farm hingga off-farm, mulai dari penyediaan input produksi hingga pemasarannya, dan mulai dari soal infrastruktur hingga kelembagaan petani. 6. PENGUATAN KELEMBAGAAN ADAT Kehidupan adat masih kental dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu. Kelembagaan adat ini, selain menjadi bagian dari identitas dan warisan budaya yang memberikan keunikan, juga menyediakan salah satu modal terpenting dalam pelaksanaan pembangunan, ialah modal social (social capital). Oleh karena itu, penguatan kelembagaan adat ini menjadi hal yang strategis untuk menjadi agenda pemerintah daerah ke depannya.

10 ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN (3) 7. PENINGKATAN PELAYANAN DASAR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN Pengembangan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan harus memperhatikan karakteristik geografis Kabupaten Mahakam Ulu yang dibelah dan menempati sepanjang Sungai Mahakam. Pola yang sesuai untuk dikembangkan pada Kabupaten Mahakam Ulu adalah pola yang meminimumkan pergerakan masyarakat penerima layanan (misalnya sekolah berasrama) dan memaksimumkan pergerakan unit pemberi layanan (misalnya rumah sakit bergerak). 8. PENGEMBANGAN WILAYAH BERBASIS SUNGAI (RIVER-BASED REGIONAL DEVELOPMENT) Kabupaten Mahakam Ulu memiliki karakteristik geografis yang dibelah dan menempati sepanjang Sungai Mahakam. Oleh Karena itu, pengembangan wilayah yang dilakukan harus didasarkan pada sungai (river-based), diantara lainnya adalah pengembangan perkotaan dan pemukiman berorientasi ke sungai (water front) sehingga sungai tidak menjadi halam belakang yang kumuh, dan pengelolaan sampah secara terpadu mengingat sungai kini pada prakteknya dijadikan sebagai tempat pembuangan. 9. KETERSEDIAAN DAN STABILISASI HARGA-HARGA KEBUTUHAN POKOK Aksesibilitas yang sulit dan mahal menyebabkan tingginya harga-harga kebutuhan pokok di kabupaten ini, yang kemudian berimbas pada tingginya biaya hidup. Pembangunan gudang logistik dapat menjadi salah satu solusi selain pengembangan strategi-strategi lainnya.

11 10 PRIORITAS PEMBANGUNAN 1. Pembangunan Infrastruktur Dasar 2. Peningkatan Kualitas Sistem Penyelenggaraan Pendidikan 3. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan 4. Peningkatan Ketahanan Pangan 5. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Layanan Publik 6. Penanggulangan Kemiskinan 7. Pembangunan Kawasan Perbatasan, Pedalaman dan Daerah Tertinggal 8. Peningkatan Daya Listrik/Pengembangan Energi Alternatif yang Ramah Lingkungan 9. Pengelolaan dan Pemantauan Kualitas Lingkungan Hidup 10. Peningkatan Daya Saing dan Investasi Pariwisata 11

12 III INDIKASI PRIORITAS PEMBANGUNAN PER BIDANG

13 BIDANG INFRASTRUKTUR I. Usulan Pembiayaan Melalui Belanja Langsung SKPD APBD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 (Hasil Rakor) terdiri dari : 1. 2 (Dua) Program 2. 2 (Dua) Kegiatan 3. Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

14 BIDANG INFRASTRUKTUR II. Usulan Pembiayaan Melalui Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 terdiri dari : 1. Optimalisasi SAB Kec. Long Apari Rp ,2. Pembangunan Pasar Induk Kecamatan Long Bagun Rp ,3. Pembangunan Jalan Kawasan Pusat Perkantoran Pemkab Mahakam Ulu Rp ,4. Semenisasi Jalan dalam Kampung Long Bagun Rp ,5. Pembangunan TPA Perkotaan Ujoh Bilang Rp ,6. Rehabilitasi Dermaga Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Rp ,7. Pemeliharaan Jalan di Kabupaten Mahakam Ulu Rp ,8. Pembangunan Jembatan Long Hubung - Laham - Long Bagun - Long Pahangai - Long Apari Rp ,9. Pembangunan Rumah Layak Huni di Kawasan Perbatasan Rp ,10. Pembangunan Bandara Udara Kabupaten Mahakam Ulu Rp ,11. Pembangunan IPA Kab. Mahakam Ulu Rp ,Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

15 BIDANG EKONOMI I. Usulan Pembiayaan Melalui Belanja Langsung SKPD APBD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 (Hasil Rakor) terdiri dari : (Lima Belas) Program (Tiga Puluh) Kegiatan 3. Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

16 BIDANG EKONOMI II. Usulan Pembiayaan Melalui Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 terdiri dari : 1. Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Rp ,2. Pengadaan Alat Praktik Balai Latihan Kerja (BLK) Rp ,3. Pembangunan Pembangkit Ketenagalistrikan (EBT PLTBm, PLTMH dan PLTS) Rp ,4. Pengadaan Mesin Pengolah Kakao Rp ,5. Pembangunan Obyek Wisata Rp ,6. Insentif Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Rp ,Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

17 BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT & SUMBER DAYA MANUSIA I. Usulan Pembiayaan Melalui Belanja Langsung SKPD APBD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 (Hasil Rakor) terdiri dari : 1. 5 (Lima) Program 2. 9 (Sembilan) Kegiatan 3. Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

18 BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT & SUMBER DAYA MANUSIA II. Usulan Pembiayaan Melalui Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 terdiri dari : 1. Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung RS. Pratama Rp ,2. Pembangunan Ruang Kelas Baru Rp ,3. Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa Rp ,4. Pengadaan Meubelair Sekolah Rp ,5. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Dasar Rp ,6. Peningkatan Puskesmas Menjadi Puskesmas Rawat Inap Rp ,7. BOSDA SMA 793 SISWA Rp ,8. BOSDA SMK 175 SISWA Rp ,9. Tambahan Penghasilan Guru Rp ,10. Tutor PAUD Rp ,Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

19 BIDANG PEMERINTAHAN & APARATUR Usulan Pembiayaan Melalui Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 terdiri dari : 1. Pembangunan Tower Telekomunikasi Rp ,Dengan Total Usulan Anggaran Sebesar Rp ,-

20 REKAPITULASI USULAN BANKEU TA NO BIDANG 1. INFRASTRUKTUR 2. EKONOMI 3. KESRA & SDM 4. PEMERINTAHAN & APARATUR KEGIATAN RENCANA PEMBIAYAN (Rp.) 11 (SEBELAS) ,- 6 (ENAM) ,- 10 (SEPULUH) ,- 1 (SATU) ,- JUMLAH 28 kegiatan ,-

21 IV USULAN DUKUNGAN PENDANAAN

22 NO KOMPONEN PENDANAAN 1 Belanja Langsung SKPD APBD Provinsi Kaltim 2 BANKEU PROV. KALTIM TOTAL PROYEKSI TA (Rp.) KET ,- APBD PROV ,- APBD PROV ,-

23 Lampiran : Usulan Program & Kegiatan Belanja Langsung SKPD Provinsi Tahun 2016 (Hasil Rakor)

24 BIDANG INFRASTRUKTUR Kode Program / Kegiatan Sasaran Kegiatan Target Kegiatan Lokasi Usulan Dana Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan lainnya Optimalisasi fungsi jaringan irigasi yang telah dibangun Pembangunan Rumah Layak Terbangunnya Huni (RLH) di Kabupaten Rumah Layak Huni Mahakam Ulu, (RLH) dan Pembangunan perumahan Perumahan Khusus khusus di wilayah di Kabupaten perbatasan di Kecamatan Mahakam Ulu Long Pahangai dan Kecamatan Long Apari LONG APARI, LONG PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG HUBUNG, LAHAM Program pembukaan keterisolasian wilayah sektor transportasi udara Pembangunan Bandar Udara Datah Dawai Peningkatan/Perluasan Bandar 100% Udara Datah Dawai JUMLAH 25,000,000, ,000,000, ,000,000, LONG PAHANGAI 10,000,000, ,000,000,000.00

25 BIDANG EKONOMI (1) Kode Program / Kegiatan.. Target Kegiatan Sasaran Kegiatan Lokasi Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan Pengukuran jumlah timbunan sampah 500,000, Kecamatan PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup Pengawasan pelaksanaan kebijakan bidang lingkungan hidup Pengawasan pelaksanaan kebijakan bidang lingkungan hidup Pengkajian dampak lingkungan Pengkajian dampak lingkungan Meningkatnya Indeks kualitas lingkungan Penaatan dan Penegakan Hukum Lingkungan % % Kasus yang diselesaikan 100 % Kasus Pemantauan Kualitas Air Sungai Sungai yang tercemar sedang Penurunan Indeks Pencemaran Air Terjaganya Indeks kualitas lingkungan hidup Pegawai yang mengikuti pelatihan 500,000, ,950,000, PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG LONG BAGUN, LONG Program Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Lingkungan Hidup Pengembangan SDM Pengelolaan LH Usulan Dana Meningkatnya Jumlah Pegawai yang mengikuti PAHANGAI, LONG pelatihan teknis BAGUN, LONG Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi 450,000, ,000, ,000, ,000, ,000, ,000, ,000, Penyederhanaan prosedur perijinan dan peningkatan pelayanan penanaman modal Peningkatan Iklim Investasi dan Kajian Perencanaan Realisasi Investasi Pengembangan Investasi PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG Percepatan pengurusan LONG BAGUN perijinan investasi 550,000, Penguatan Kelembagaan PTSP Kab/Kota Calon Investor yang mau berinvestasi di Kab. Mahakam Ulu 300,000,000.00

26 BIDANG EKONOMI (2) Kode Program / Kegiatan Sasaran Kegiatan.. Target Kegiatan Lokasi Program Peningkatan Ketahanan Pangan (pertanian/perkebunan) Usulan Dana 1,850,000, Penyusunan data base potensi produksi pangan Jumlah penyusunan data base 1 Laporan ketahanan pangan (SKP) PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 250,000, Kajian rantai pasokan dan pemasaran pangan Jumlah Kajian Pengembangan 1 Laporan Lahan Pertanian Pangan, Perkebunan dan Perternakan yang Berkelanjutan Diversifikasi Pangan dan Gizi 220 Unit dengan Pola Pemanfaatan Lahan Perkarangan PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 750,000, PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 350,000, Jumlah Desa mandiri Pangan yang dibangun PAHANGAI, LONG BAGUN, dan diberdayakan LONG 500,000, Pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan Pengembangan lumbung pangan desa Pengembangan desa mandiri pangan Program Pengembangan dan Penguatan Kelembagaan Penyuluh Pengembangan Kelembagaan Penyuluh Penyuluh Pertanian Optimalisasi Kinerja Penyuluh Pertanian 2,500,000, PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG Program peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebunan 2,500,000, ,500,000, Pengadaan sarana dan prasarana kontribusi di sektor teknologi pertanian/perkebunan Pertanian/perkebunan tepat guna Meningkatnya Jumlah alat mesin pertanian, pestisida, dan pupuk. PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 1,000,000, Kegiatan penyuluhan penerapan teknologi pertanian/perkebunan tepat guna Petugas/Petani Meningkatnya SDM petugas/petani dalam PAHANGAI, LONG BAGUN, hal penerapan teknologi LONG pertanian/perkebunan 500,000, Pelatihan dan bimbingan pengoperasian teknologi pertanian/perkebunan tepat guna Petugas/petani di bidang pertanian/perkebunan PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 500,000, Pelatihan penerapan teknologi pertanian/perkebunan modern bercocok tanam Meningkatkan SDM petugas/petani dalam hal teknologi pertanian/perkebunan modern Meningkatnya kualitas SDM petugas/petani dalam hal pengoperasian alat mesin pertanian 100 Orang PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 500,000,000.00

27 BIDANG EKONOMI (3) Kode Program / Kegiatan Sasaran Kegiatan.. Target Kegiatan Lokasi Program peningkatan produksi pertanian/perkebunan Penyuluhan peningkatan Peningkatan Kapasitas produksi pertanian/perkebunan Penangkar Bibit Karet Usulan Dana 1,750,000, Pedagang/petani Bibit karet PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 800,000, Sertifikasi bibit unggul pertanian/perkebunan Kegiatan Perluasan Areal Meningkatnya luasan Areal Tanaman Karet dan Kakao Tanaman Karet dan Kakao Varietas Unggul Varietas Unggul PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 500,000, Monitoring, evaluasi dan pelaporan Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan LONG BAGUN, LONG 450,000, Peningkatan Luasan dan Jumlah Produksi Program peningkatan produksi hasil peternakan Pembibitan dan perawatan ternak Pengembangan Ternak Sapi Jumlah sapi yang dipelihara Pengembangan agribisnis peternakan Peningkatan Pemasaran Kajian pengembangan Hasil Produksi Peternakan pemasaran hasil produksi peternakan 7,500,000, LONG BAGUN, LONG 1,500,000, PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 500,000, Pengembangan Perbibitan dan Pengembangan, Perbibitan 20 ekor sapi dan 150 ekor babi Budidaya dan Budidaya ternak dan PAHANGAI, LONG BAGUN, pakan ternak LONG 5,500,000, Program Pengembangan Kawasan dan Usaha Peternakan 750,000, Pengembangan kawasan sapi Pengembangan ternak sapi 1500 ekor potong dan komoditas unggulan Program Perluasan Kebun Sawit LONG BAGUN, LONG Ekstensifikasi perkebunan sawit Perluasan Kebun Sawit LONG BAGUN, LONG 3000 Ha 8,744,000, Program Pengembangan Kawasan Produksi Pertanian Pengembangan sentra tanaman Perluasan Areal Tanaman padi, palawija dan hortikultura Karet dan Kakao Varietas Unggul Luas Pengembangan Tanaman Karet dan Kakao Varietas Unggul 750,000, ,744,000, ,000, PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 500,000,000.00

28 BIDANG EKONOMI (4) Kode Program / Kegiatan Sasaran Kegiatan.. Target Kegiatan Lokasi Program rehabilitasi hutan dan lahan Usulan Dana 900,000, Penanaman 1 Juta Batang Bibit Bulan Penanaman Pohon Jumlah Bibit yang Nasional ditanam LONG APARI, LONG PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG HUBUNG, LAHAM Luas Rehabilitasi Hutan LONG APARI, dan Lahan LONG PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG HUBUNG, LAHAM 300,000, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Pemantauan dan Pengendalian RHL 600,000, Program Peningkatan Infrastruktur Ketenagalistrikan Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Ketenagalistrikan Sektor Perusahaan di Wilayah Kab. Mahakam Ulu 200,000, Data Ketenagalistrikan LONG APARI, Sektor Perusahaan LONG PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG HUBUNG, LAHAM Program Optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan Peningkatan dan Pengembangan Meningkatnya kontribusi Pengelolaan dan Pemasaran sektor Perikanan Produksi Perikanan JUMLAH Berkembangnya usaha LONG APARI, Budidaya Ikan Air LONG Tawar PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG HUBUNG, LAHAM 200,000, ,800,000, ,800,000, ,244,000,000.00

29 BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT & SUMBER DAYA MANUSIA Kode Program / Kegiatan Sasaran Kegiatan Target Kegiatan Lokasi Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 750,000, Pengadaan alat praktik dan SMPN 2 Long Pahangai peraga siswa Program Pendidikan Menengah Terbangunnya Lab IPA SMPN 2 Long Pahangai Penambahan ruang kelas sekolah 100 % Pembangunan USB SMK Negeri Long Bagun Di Long Melaham, Pembangunan SMK Long Hubung, Pembangunan Lab IPA dan IPS SMAN 1 Long Pahangai LONG PAHANGAI LONG HUBUNG, LONG PAHANGAI, LONG BAGUN PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG Program Pendidikan Non Formal 9,250,000, ,750, ,436,464, Kepala Sekolah PG dan TK Tutor Paud se-kabupaten Mahakam Ulu Meningkatnya angka melek LONG BAGUN huruf Meningkatnya keterampilan LONG BAGUN Tutor Paud se-kabupaten Mahakam Ulu Penyediaan sarana dan Pemuda/Pemudi yang putus sekolah (setingkat berkurangnya jumlah prasarana pendidikan non formal SMP dan SMA) Pemuda/Pemudi yang putus PAHANGAI, LONG sekolah (setingkat SMP dan BAGUN, LONG SMA) Penyediaan sarana dan Pemuda/Pemudi yang putus sekolah (setingkat berkurangnya jumlah prasarana pendidikan non formal SMP dan SMA) Pemuda/Pemudi yang putus PAHANGAI, LONG sekolah (setingkat SMP dan BAGUN, LONG SMA) Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Pengadaan peralatan pendidikan Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga 200 Orang dan ketrampilan bagi pencari Kerja kerja Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Pendidikan dan pelatihan Kerja keterampilan bagi pencari kerja (diklat mekanik alat berat) JUMLAH 415,089, ,625, ,000, ,750, ,000, PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG Program Peningkatan Tenaga Terampil Bidang Jasa Konstruksi (tukang kayu, batu, las, keramik, plumbing dll) Pelatihan keterampilan tenaga kerja terampil bidang jasa kontruksi 750,000, ,553,750, Penyelenggaraan paket C setara Pemuda dan Pemudi Putus Sekolah atau tidak Berkurangnya jumlah SMU tamat SMA Pemuda dan Pemudi Putus Sekolah atau tidak tamat SMA Pengembangan pendidikan keaksaraan Pengembangan pendidikan kecakapan hidup Usulan Dana PAHANGAI, LONG BAGUN, LONG 250,000, ,000, ,000, ,240,214,000.00

30 MAHAKAM ULU KABUPATEN BERBUDAYA (Bersih, Ramah, Beradat, Ulet, Damai, Aman Yang Asri TERIMA KASIH

P A P A R A N BUPATI MAHAKAM ULU BONIFASIUS BELAWAN GEH, SH

P A P A R A N BUPATI MAHAKAM ULU BONIFASIUS BELAWAN GEH, SH P A P A R A N BUPATI MAHAKAM ULU BONIFASIUS BELAWAN GEH, SH TENTANG PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MAHAKAM ULU TAHUN ANGGARAN 2017 DISAMPAIKAN PADA : MUSRENBANG PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2015 merupakan tahun keempat pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2011-2016.

Lebih terperinci

RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 PRIORITAS PEMBANGUNAN 2017 Meningkatkan kualitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Kebijakan Umum adalah arahan strategis yang berfungsi sebagai penunjuk arah pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk jangka panjang. Kebijakan

Lebih terperinci

Pemerintah Daerah Provinsi Bali BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

Pemerintah Daerah Provinsi Bali BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan serta pencapaian target-target pembangunan pada tahun 2016, maka disusun berbagai program prioritas yang

Lebih terperinci

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mewujudkan misi pembangunan daerah Kabupaten Sintang yang selaras dengan strategi kebijakan, maka dibutuhkan adanya kebijakan umum dan program

Lebih terperinci

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU PRIORITAS NASIONAL MATRIKS ARAH KEBIJAKAN BUKU III RKP 2012 WILAYAH MALUKU 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Peningkatan kapasitas pemerintah Meningkatkan kualitas

Lebih terperinci

Kondisi Wilayah : Provinsi Kalimantan Timur. dan Kalimantan Selatan.

Kondisi Wilayah : Provinsi Kalimantan Timur. dan Kalimantan Selatan. 1 Kondisi Wilayah : Kabupaten Barito Utara dengan luas 830.000 Ha terbagi dalam 6 wilayah kecamatan, terdiri dari 10 kelurahan dan 89 desa. Secara administratif Kabupaten Barito Utara : Sebelah Utara berbatasan

Lebih terperinci

III. AKUNTABILITAS KEUANGAN

III. AKUNTABILITAS KEUANGAN 8 III. AKUNTABILITAS KEUANGAN Total alokasi dana Dinas Perkebunan, Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan yang tercantum dalam Perubahan Anggaran Tahun 205 adalah.44.987.2 dengan realisasi 4.33.59.7,00..

Lebih terperinci

II. PENGUKURAN KINERJA

II. PENGUKURAN KINERJA Kota Prabumulih 2 II. PENGUKURAN KINERJA Dinas Perkebunan, Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan merumuskan 3 misi utama dalam mencapai visi organisasi, setiap misi mempunyai 3 sasaran yang mengacu

Lebih terperinci

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi BAB III ANALISIS ISU ISU STRATEGIS 3.1 Permasalahan Pembangunan 3.1.1 Permasalahan Kebutuhan Dasar Pemenuhan kebutuhan dasar khususnya pendidikan dan kesehatan masih diharapkan pada permasalahan. Adapun

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN No SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1 2 3 4 1 Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan 1. Jumlah rumah ibadah yang difasilitasi 400 jumlah kegiatan

Lebih terperinci

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja

Lebih terperinci

TABEL T-VI.C.10 RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SKPD TAHUN 2016 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN... PEMERINTAH KABUPATEN PRABUMULIH

TABEL T-VI.C.10 RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SKPD TAHUN 2016 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN... PEMERINTAH KABUPATEN PRABUMULIH TABEL T-VI.C.10 RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SKPD TAHUN 2016 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN... PEMERINTAH KABUPATEN PRABUMULIH NAMA SKPD : DINAS PERKEBUNAN, PERTANIAN, PETERNAKAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN

Lebih terperinci

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN MADIUN

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN MADIUN BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN MADIUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa berdasarkan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan : DR.

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1. INDIKASI DAN PROGRAM PRIORITAS Program prioritas perlu ditetapkan untuk mengarahkan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan yang

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1. Optimalisasi peran dan fungsi Persentase produk hukum kelembagaan pemerintah daerah daerah ditindaklanjuti

Lebih terperinci

KEPALA BADAN BIDANG PAUD DAN PK-PLK SEKSI KURIKULUM SEKSI TENAGA PENDIDIK & KEPENDIDIKAN SEKSI SARANA PRASARANA U P T

KEPALA BADAN BIDANG PAUD DAN PK-PLK SEKSI KURIKULUM SEKSI TENAGA PENDIDIK & KEPENDIDIKAN SEKSI SARANA PRASARANA U P T 104 105 LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH PROPINSI SUMATERA BARAT DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA KEPALA BADAN TK / SD SMP / SMA / SMK PAUD DAN PK-PLK PENDIDIKAN INFORMAL & FORMAL PEMUDA OLAH RAGA KURIKULUM

Lebih terperinci

MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 Prioritas Misi Prioritas Meningkatkan infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah 2 1 jalan dan jembatan Kondisi jalan provinsi mantap

Lebih terperinci

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN 2009-2014 No AGENDA PROGRAM Pagu Indikatif Tahunan dan Satu Tahun Transisi (%) 2009 2010 2011 2012 2013 2014 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Meningkatkan Kualitas

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS SKPD DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN KARANGASEM

RENCANA STRATEGIS SKPD DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN KARANGASEM RENCANA STRATEGIS SKPD DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN KARANGASEM 2016-2020 Tugas Pokok : Fungsi : Visi : Misi : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kean dan 1. Merumuskan kebijakan

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. 1. Menanggulangi kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan;

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. 1. Menanggulangi kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan; BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH VII.1 Program Pembangunan Daerah Berdasarkan visi, misi serta tujuan yang telah ditetapkan, maka upaya pencapaiannya dijabarkan secara sistematik melalui

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2012 merupakan periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Lebih terperinci

BAB III KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TAHUN Target. Realisasi Persentase URAIAN (Rp)

BAB III KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TAHUN Target. Realisasi Persentase URAIAN (Rp) BAB III KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TAHUN 2009 3.1. Program dan Kegiatan Dinas Pertanian Tahun 2008 Program yang akan dilaksanakan Dinas Pertanian Tahun 2008 berdasarkan Prioritas Pembangunan Kabupaten Majalengka

Lebih terperinci

BAB I P E N D A H U L U A N. 1. Latar Belakang

BAB I P E N D A H U L U A N. 1. Latar Belakang BAB I P E N D A H U L U A N 1. Latar Belakang Sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Nasional, dan undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, setiap

Lebih terperinci

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Perumusan Kebutuhan Pendanaan dalam perencanaan jangka menengah ini berlandaskan kaidah Budget follows Program. Selaras dengan penganggaran

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PENGANTAR

DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang II. Dasar Hukum III. Gambaran Umum 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Gambaran Umum Demografis 3. Kondisi Ekonomi BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut : IKHTISAR EKSEKUTIF Sistem AKIP/LAKIP Kabupaten Sukabumi adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban yang baik, transparan

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS Pembangunan yang diprioritaskan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mendesak yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, sebagai berikut : 8.1. Indikasi Program

Lebih terperinci

VISI MISI KOTA BONTANG PERIODE

VISI MISI KOTA BONTANG PERIODE Samarinda, 4 April 016 1 VISI MISI KOTA BONTANG PERIODE 016-01 Visi Menguatkan Bontang Sebagai Kota Maritim Berkebudayaan Industri yang Bertumpu pada Kualitas Sumber Daya Manusia dan Lingkungan Hidup Untuk

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Rencana program dan kegiatan Prioritas Dearah Tahun 2013 yang dituangkan dalam Bab V, adalah merupakan formulasi dari rangkaian pembahasan substansi

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH )

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 65.095.787.348 29.550.471.790 13.569.606.845 2.844.103.829 111.059.969.812 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 64.772.302.460

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 66.583.925.475 29.611.683.617 8.624.554.612 766.706.038 105.586.869.742 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 66.571.946.166

Lebih terperinci

Anggaran (Sebelum Perubahan) , , ,00 98, , ,

Anggaran (Sebelum Perubahan) , , ,00 98, , , Anggaran (Sebelum 21 Program Pengadaan, Peningkatan Sarana Dan 4.654.875.000,00 18.759.324.259,00 15.731.681.490,00 83,86 Prasarana Rumah Sakit 22 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rumah 39.808.727.000,00

Lebih terperinci

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH Indikator merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk dapat mengukur pencapaian kinerja kegiatan dan pencapaian sasaran untuk mendukung pancapaian visi

Lebih terperinci

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 SUB BAGIAN UMUM SEKSI

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 SUB BAGIAN UMUM SEKSI BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 KELOMPOK JABATAN TK/SD PENDIDIKAN MENENGAH PENDIDIKAN NON FORMAL PMPTK PENGOLAHAN

Lebih terperinci

Matriks Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun MISI 4 : Mengembangkan Interkoneksitas Wilayah

Matriks Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun MISI 4 : Mengembangkan Interkoneksitas Wilayah Matriks Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2010-2015 MISI 4 : Mengembangkan Interkoneksitas Wilayah No Tujuan Indikator Kinerja Tujuan Kebijakan Umum Sasaran Indikator Sasaran Program Kegiatan

Lebih terperinci

PAPARAN. Tanggapan, Penajaman, dan Klarifikasi Kota Samarinda atas Rancangan Prioritas RKPD Provinsi Tahun 2017

PAPARAN. Tanggapan, Penajaman, dan Klarifikasi Kota Samarinda atas Rancangan Prioritas RKPD Provinsi Tahun 2017 PAPARAN Tanggapan, Penajaman, dan Klarifikasi Kota Samarinda atas Rancangan Prioritas RKPD Provinsi Tahun 2017 OUTLINE PAPARAN I. RANCANGAN RPJMD 2016-2021 II. USULAN KOTA SAMARINDA III. HASIL FORUM SKPD

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 66.396.506.021 27.495.554.957 7.892.014.873 639.818.161 102.423.894.012 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 66.384.518.779

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1. STRATEGI Untuk mencapai tujuan daerah yang merupakan hasil akhir dari tolok ukur pembangunan lima tahun yang akan datang dalam menjalankan misi guna mendukung terwujudnya

Lebih terperinci

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO Tahun Anggaran 2016 Urusan Pemerintahan : 2. 01 Urusan Pilihan Pertanian Organisasi : 2. 01. 01 DINAS PERTANIAN Sub

Lebih terperinci

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Visi Kabupaten Sleman adalah Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasinya sistem e-government menuju smart

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH - 125 - BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Tujuan dan sasaran yang telah dirumuskan untuk mencapai Visi dan Misi selanjutnya dipertegas melalui strategi pembangunan daerah yang akan

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.

Lebih terperinci

Renstra BKP5K Tahun

Renstra BKP5K Tahun 1 BAB I PENDAHULUAN Revitalisasi Bidang Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, taraf

Lebih terperinci

LAKIP Kab. Lamandau Tahun 2013 BAB IV PENUTUP

LAKIP Kab. Lamandau Tahun 2013 BAB IV PENUTUP BAB IV PENUTUP Sebagai bagian penutup dari Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Lamandau Tahun 2013, dapat disimpulkan bahwa secara umum Pemerintah Kabupaten Lamandau telah

Lebih terperinci

BUPATI BATANG HARI A. FATTAH

BUPATI BATANG HARI A. FATTAH LAMPIRAN I NOMOR 3 TAHUN 2008 SUSUNAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROGRAM PENDIDIKAN DASAR PENDIDIKAN MENENGAH DAN PERGURUAN TINGGI PENDIDIKAN NON FORMAL DAN KEBUDAYAAN Data dan Informasi Sekolah Dasar

Lebih terperinci

DAFTAR ISI PENGANTAR

DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Dasar Hukum 1.3. Gambaran Umum 1.3.1. Kondisi Geografis Daerah 1.3.2. Gambaran Umum Demografis 1.3.3.

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. Tujuan dan Sasaran Merujuk kepada Peraturan Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nomor 6 tahun 2009 tentang Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten

Lebih terperinci

BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN. roses pembangunan pada dasarnya merupakan proses yang berkesinambungan,

BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN. roses pembangunan pada dasarnya merupakan proses yang berkesinambungan, BAB X PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN 10.1. Program Transisii P roses pembangunan pada dasarnya merupakan proses yang berkesinambungan, berlangsung secara terus menerus. RPJMD Kabupaten Kotabaru

Lebih terperinci

ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS

ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS 4 ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS Berdasarkan analisis keterkaitan dalam perkembangan daerah dapat terlihat hubungan antar faktor-faktor yang memiliki hubungan saling pengaruh mempengaruhi sehingga dapat diketahui

Lebih terperinci

Bab II Bab III Bab IV Tujuan, Kebijakan, dan Strategi Penataan Ruang Kabupaten Sijunjung Perumusan Tujuan Dasar Perumusan Tujuan....

Bab II Bab III Bab IV Tujuan, Kebijakan, dan Strategi Penataan Ruang Kabupaten Sijunjung Perumusan Tujuan Dasar Perumusan Tujuan.... DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Gambar Daftar Grafik i ii vii viii Bab I Pendahuluan. 1.1. Dasar Hukum..... 1.2. Profil Wilayah Kabupaten Sijunjung... 1.2.1 Kondisi Fisik

Lebih terperinci

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kabupaten Kayong Utara Tahun 2012

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kabupaten Kayong Utara Tahun 2012 Halaman : i Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kabupaten Kayong Utara merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan sumberdaya sesuai dengan kewenangan atau mandat

Lebih terperinci

PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS KABUPATEN MURUNG RAYA TAHUN ANGGARAN 2014 INDIKATOR KEGIATAN

PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS KABUPATEN MURUNG RAYA TAHUN ANGGARAN 2014 INDIKATOR KEGIATAN PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS KABUPATEN MURUNG RAYA TAHUN ANGGARAN 2014 SKPD : DINAS PERTANIAN, PETERNAKAN DAN PERIKANAN NO NAMA PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATOR KEGIATAN PLAFON ANGGARAN LOKASI SUMBER KELUARAN

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.

Lebih terperinci

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan : Tgk.

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini : N a m a Jabatan :

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Pada Tahun 2014, rencana program dan kegiatan prioritas daerah adalah: Program indikatif prioritas daerah 1 : Agama dan syariat islam. 1. Program Peningkatan

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 08 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 08 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 1 PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 08 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR, Menimbang

Lebih terperinci

RENCANA KERJA ANGGARAN PERUBAHAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH. PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL Tahun Anggaran 2015

RENCANA KERJA ANGGARAN PERUBAHAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH. PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL Tahun Anggaran 2015 RENCANA KERJA ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH Formulir RKAP SKPD 2.2 PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL Tahun Anggaran 2015 Urusan Pemerintahan : 2 Urusan Pilihan Bidang Pemerintahan : 2. 01 Pertanian Unit

Lebih terperinci

DAFTAR BIDANG KELOMPOK KEGIATAN APBD DESA

DAFTAR BIDANG KELOMPOK KEGIATAN APBD DESA DAFTAR BIDANG KELOMPOK KEGIATAN APBD DESA Kode Uraian 1 BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA 1 1 Operasional Pemerinthan Desa 1 1 1 Penghasilan Tetap dan Tunjangan 1 1 2 Operasional Perkantoran 1 1

Lebih terperinci

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN A. Kebijakan Umum BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN Pembangunan jangka menengah Kabupaten Pati diupayakan untuk mendukung kebijakan pembangunan nasional yang pro poor, pro job, pro growth

Lebih terperinci

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SUKAMARA (REVISI) KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SUKAMARA (REVISI) KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB 7 KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH A. KEBIJAKAN UMUM Pembangunan Daerah harus didasarkan pada sasaran tertentu yang hendak dicapai; untuk itu, kebijakan yang dibuat dalam rangka melaksanakan

Lebih terperinci

TANGGAPAN BUPATI KUTAI BARAT

TANGGAPAN BUPATI KUTAI BARAT TANGGAPAN BUPATI KUTAI BARAT PADA ACARA PEMBUKAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (MUSRENBANG RKPD) PROVINSI KALIMANTAN TIMUR SAMARINDA, TANGGAL 4 APRIL 2016 Yth. Bapak

Lebih terperinci

RUMUSAN RAPAT KOORDINASI PANGAN TERPADU SE KALTIM TAHUN 2015

RUMUSAN RAPAT KOORDINASI PANGAN TERPADU SE KALTIM TAHUN 2015 RUMUSAN RAPAT KOORDINASI PANGAN TERPADU SE KALTIM TAHUN 2015 Pada Kamis dan Jumat, Tanggal Lima dan Enam Bulan Maret Tahun Dua Ribu Lima Belas bertempat di Samarinda, telah diselenggarakan Rapat Koordinasi

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG

PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR

Lebih terperinci

BAB IV TUGAS PEMBANTUAN

BAB IV TUGAS PEMBANTUAN BAB IV TUGAS PEMBANTUAN Tugas Pembantuan merupakan penugasan dari Pemerintah kepada Daerah dan atau Desa atau sebutan lain dengan kewajiban melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaannya kepada yang

Lebih terperinci

STRATEGI DAN PROGRAM PRIORITAS PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT KABUPATEN PASER BIDANG INDUSTRI TANAMAN PANGAN TAHUN 2018

STRATEGI DAN PROGRAM PRIORITAS PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT KABUPATEN PASER BIDANG INDUSTRI TANAMAN PANGAN TAHUN 2018 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PASER STRATEGI DAN PROGRAM PRIORITAS PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT KABUPATEN PASER BIDANG INDUSTRI TANAMAN PANGAN TAHUN 2018 PAPARAN KEPALA BAPPEDA PADA RAPAT

Lebih terperinci

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN BIDANG PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SEKSI KEAKSARAAN DAN KESETARAAN SEKSI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN BIDANG PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH SEKSI KEAKSARAAN DAN KESETARAAN SEKSI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MUSI RAWAS NOMOR : 2 TAHUN 2008 UMUM DIKDAS DIKMENTI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH KURIKULUM KURIKULUM KEAKSARAAN DAN KESETARAAN

Lebih terperinci

BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2013

BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2013 BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN Prioritas pembangunan Kabupaten Lingga Tahun diselaraskan dengan pelaksanaan urusan wajib dan urusan pilihan sesuai dengan amanat dari Peraturan

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Menurunnya angka 1 Angka Kemiskinan (%) 10-10,22 kemiskinan 2 Pendapatan per kapita

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1 Program Prioritas Pada bab Indikasi rencana program prioritas dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Riau ini akan disampaikan

Lebih terperinci

Walikota dan Wakil Walikota Samarinda. Periode

Walikota dan Wakil Walikota Samarinda. Periode VISI, MISI dan AGENDA PRIORITAS Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Periode 2016-2021 1 INDIKATOR MAKRO KOTA SAMARINDA TARGET TAHAP 3 RPJPD KOTA SAMARINDA 2005-2025 PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS KOTA

Lebih terperinci

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH PAPUA

MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH PAPUA MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH PAPUA Provinsi Papua PRIORITAS NASIONAL MATRIKS ARAH KEBIJAKAN BUKU III RKP 2012 WILAYAH PAPUA 1 Pendidikan Peningkatan akses pendidikan dan keterampilan kerja serta pengembangan

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2010 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2010 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1 Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 70.623.211.429 31.273.319.583 8.012.737.962 316.844.352 110.226.113.326 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 70.609.451.524

Lebih terperinci

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Pembangunan di Kabupaten Murung Raya pada tahap ketiga RPJP Daerah atau RPJM Daerah tahun 2013-2018 menuntut perhatian lebih, tidak hanya untuk menghadapi permasalahan

Lebih terperinci

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 Oleh: BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN MALANG Malang, 30 Mei 2014 Pendahuluan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004

Lebih terperinci

PROGRAM LINTAS SEKTOR (1): PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN

PROGRAM LINTAS SEKTOR (1): PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN PROGRAM LINTAS SEKTOR (1): PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN PERMASALAHAN KEMISKINAN: 1. Terbatasnya kecukupan dan mutu pangan; 2. Terbatasnya akses dan rendahnya mutu layanan kesehatan; 3. Terbatasnya

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN, KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN SUSUNAN ORGANISASI DINAS DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2014 ( MUSRENBANG )

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2014 ( MUSRENBANG ) Sambutan Bupati Bondowoso Pada Acara MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2014 ( MUSRENBANG ) 20 Maret 2014 SELAMAT DATANG Assalamu alaikum Wr. Wb 1. Yth. Kepala Bappeprov Jatim

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PESAWARAN NOMOR 05 TAHUN 2011

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PESAWARAN NOMOR 05 TAHUN 2011 PERATURAN DAERAH KABUPATEN PESAWARAN NOMOR 05 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN PESAWARAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PESAWARAN, Menimbang : a.

Lebih terperinci

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Lampiran PK NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET (1) (2) (3) (4) 1. 2. 3. Terwujudnya masyarakat yang toleran, rukun dan damai

Lebih terperinci

DAFTAR PRIORITAS DAERAH DAN SASARAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2015

DAFTAR PRIORITAS DAERAH DAN SASARAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2015 DAFTAR PRIORITAS DAERAH DAN SASARAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2015 No Prioritas Daerah Sasaran Program SKPD 1 Peningkatan Mutu Pendidikan - Meningkatnya pemerataan dan kualitas pendidikan anak usia sekolah

Lebih terperinci

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN BUPATI MADIUN,

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN BUPATI MADIUN, BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini : Nama : Ir. Bambang

Lebih terperinci

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN BAB V I I I 1 BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN Pada bab ini diuraikan hubungan urusan pemerintah dengan Perangkat Daerah terkait beserta program yang menjadi tanggungjawab

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN KEBIJAKAN Dalam rangka mewujudkan visi dan melaksanakan misi pembangunan daerah Kabupaten Ngawi 2010 2015, Pemerintah Kabupaten Ngawi menetapkan strategi yang merupakan upaya untuk

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA. A. Perjanjian Kinerja Perjanjian Kinerja adalah lembaran/dokumen yang berisikan

BAB II PERENCANAAN KINERJA. A. Perjanjian Kinerja Perjanjian Kinerja adalah lembaran/dokumen yang berisikan BAB II PERENCANAAN KINERJA A. Perjanjian Kinerja Perjanjian Kinerja adalah lembaran/dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan yang lebih rendah untuk mewujudkan

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN AGAM NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN AGAM NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN AGAM NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN AGAM NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

BAHAN MENTERI DALAM NEGERI PADA ACARA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) REGIONAL KALIMANTAN TAHUN 2015

BAHAN MENTERI DALAM NEGERI PADA ACARA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) REGIONAL KALIMANTAN TAHUN 2015 BAHAN MENTERI DALAM NEGERI PADA ACARA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) REGIONAL KALIMANTAN TAHUN 2015 BALAI SIDANG JAKARTA, 24 FEBRUARI 2015 1 I. PENDAHULUAN Perekonomian Wilayah Pulau Kalimantan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN Kesejahteraan masyarakat adalah kata kunci indikator keberhasilan pembangunan. Kesejahteraan yang memiliki dimensi : 1) Kesejahteraan yang dinikmati oleh seluruh komponen masyarakat 2)

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN - 115 - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran perlu dipertegas dengan upaya atau cara untuk mencapainya melalui strategi pembangunan daerah dan arah kebijakan yang diambil

Lebih terperinci

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Pada bab ini akan disampaikan seluruh program dalam RPJMD 2013-2017 baik yang bersifat Program Unggulan maupun program dalam rangka penyelenggaraan Standar Pelayanan

Lebih terperinci

Lokasi Sumber Dana Instansi Pelaksana. APBD Prov. APBD Kab.

Lokasi Sumber Dana Instansi Pelaksana. APBD Prov. APBD Kab. LAMPIRAN IV PERATURAN DAERAH KABUPATEN BOALEMO NOMOR : 3 TAHUN 2012 TANGGAL : 11 SEPTEMBER 2012 TENTANG : RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN BOALEMO TAHUN 2011-2031 I. RENCANA STRUKTUR RUANG No Rencana

Lebih terperinci

WALIKOTA TASIKMALAYA

WALIKOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 17 TAHUN 2003 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS UNIT DINAS PERTANIAN KOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA Menimbang : a. bahwa dengan

Lebih terperinci