PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI PENERAPAN PROGRAM JAM BACA SEKOLAH DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PURI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI PENERAPAN PROGRAM JAM BACA SEKOLAH DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PURI"

Transkripsi

1 PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI PENERAPAN PROGRAM JAM BACA SEKOLAH DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PURI SKRIPSI OLEH OLYNDA ADE ARISMA NIM UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS SASTRA JURUSAN SASTRA INDONESIA S1 PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA DAN DAERAH AGUSTUS

2 2 PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI PENERAPAN PROGRAM JAM BACA SEKOLAH DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PURI SKRIPSI Diajukan kepada Universitas Negeri Malang untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan program Sarjana Oleh Olynda Ade Arisma NIM UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS SASTRA JURUSAN SASTRA INDONESIA S1 PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA DAN DAERAH AGUSTUS 2012

3 3

4 4

5 5

6 6 ABSTRAK Arisma, Olynda Ade Peningkatan Minat dan Kemampuan Membaca melalui Penerapan Program Jam Baca Sekolah di Kelas VII SMP Negeri 01 Puri. Skripsi, Jurusan Pend. Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M. Pd, (II) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd. Kata Kunci : minat membaca, kemampuan membaca, program jam baca sekolah. Kemampuan membaca berhubungan dengan minat dan kebiasaaan membaca. Setiap siswa dituntut untuk memiliki minat dan kemampuan membaca yang baik karena besarnya manfaat membaca bagi seseorang. Namun, hal itu tidak sesuai dengan fenomena yang terjadi saat ini. Rendahnya minat membaca siswa berdampak pula pada kemampuan membacanya. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian di SMP Negeri 01 Puri yang membuktikan bahwa siswa memiliki minat dan kemampuan membaca yang rendah. Oleh karena itu, peneliti melakukan tindak lanjut dengan menerapkan program jam baca untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa kelas VIIE SMP Negeri 1 Puri dengan menerapkan program jam baca. Penelitian ini berfokus pada: (1) proses penerapan program jam baca dalam meningkatkan kemampuan membaca, (2) hasil program jam baca dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa, dan (3) hasil program jam baca dalam meningkatkan minat membaca siswa. Masalah kemampuan membaca siswa yang akan dikaji oleh peneliti yaitu terkait membaca pemahaman siswa, sehingga KD yang akan dicapai oleh siswa adalah KD 7.2 mengomentari buku cerita yang dibaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Data penelitian ini dikumpulkan dengan cara menggunakan instrumen pengumpul data yaitu peneliti sebagai instrumen utama. Peneliti bertindak sebagai pengumpul data melalui teknik observasi, teknik wawancara, teknik kuesioner, dan jurnal membaca. Proses penerapan program jam baca terdiri atas empat tahap meliputi: (1) tahap praprogram, (2) tahap awal program, (3) tahap inti program, dan (4) tahap penutup program. Pada siklus 1, tahap praprogram adalah tahap pengumpulan siswa di perpustakaan. Namun, pada siklus 2, jadwal mengalami perubahan yaitu program dimulai 15 menit setelah jam pelajaran sekolah berakhir. Tahap awal program adalah pemberian apersepsi terkait minat membaca siswa di perpustakaan dan pengalaman menulis jurnal membaca dan pengarahan tentang langkah-langkah pelaksanaan program. Selain itu, apersepsi yang diberikan juga terkait perubahan minat membaca siswa dan kesulitan yang dialami siswa dari pelaksanaan program pada petemuan sebelumnya dan pengarahan diberikan terkait adanya perubahan metode. Tahap inti program dilakukan dengan pemberian materi tentang kompetensi mengomentari buku cerita yang dibaca dan pelatihan menulis contoh jurnal dari cerita Legenda Batu Menangis. Tahap berikutnya yaitu

7 pemilihan bahan bacaan berdasarkan deret bangku. Tahap selanjutnya adalah tahap membaca buku masing-masing oleh siswa. Pada tahap pembacaan hasil komentar dan tanggapan siswa, pemilihan siswa dilakukan secara dengan menggunakan metode talking stik. Pada penutup program adalah pengungkapan kesan dan kesulitan yang dialami siswa. Pada tahap terakhir yaitu pemberian motivasi oleh guru untuk meningkatkan minat dengan menambah frekuensi membaca dan menambah variasi bahan bacaan. Selain itu, motivasi juga diberikan melalui contoh tokoh sukses Soekarno dan R. A. Kartini yang memiliki hobi membaca. Peningkatan hasil kemampuan membaca melalui penerapan program jam baca dapat dilihat dari nilai hasil jurnal membaca 25 siswa sesuai kualifikasi. Siswa yang berkualifikasi sangat baik meningkat dari 12% (siklus 1) menjadi 36% (siklus 2) dan siswa yang berkualifikasi baik meningkat dari 20% (siklus 1) menjadi 40% (siklus 2). Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca melalui penerapan program jam baca. Peningkatan kualitas hasil minat membaca melalui penerapan program jam baca dapat dilihat dari peningkatan frekuensi membaca dan variasi bahan bacaan. Ditinjau dari frekuensi membacanya, siswa yang berkualifikasi sedang meningkat dari 12% (siklus 1) menjadi 56% (siklus 2) dan siswa yang berkualifikasi tinggi meningkat dari 0% (siklus 1) menjadi 16% (siklus 2). Jika ditinjau dari variasi bahan bacaan, siswa yang memiliki 2 variasi bacaan meningkat dari 1 siswa (siklus 1) menjadi 21 siswa (siklus 2) dan siswa yang memiliki 3 variasi bacaan dari tidak ada siswa (siklus 1) menjadi 1 siswa (siklus 2). Berdasarkan temuan-temuan penelitian disarankan kepada Kepala Sekolah agar meningkatkan fasilitas perpustakaan agar siswa merasa nyaman saat membaca di perpustakaan. Saran bagi guru Bahasa Indonesia agar menerapkan program jam baca secara terorganisasi untuk diikuti semua siswa. Guru juga perlu melaksanakan pembelajaran membaca dengan memanfaatkan fasilitas ruang perpustakaan untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa. Hal tersebut dapat membantu pencapaian tujuan program jam baca. 7

8 8 ABSTRACT Arisma, Olynda Ade The Improvement of Interest and Skill in Reading Ability Through the Application of Reading Hours School Program in Grade VII Students on SMP Negeri 01 Puri. Thesis, Department of Language Education, Indonesian and Region Literature, Faculty of Literature, Universitas Negeri Malang. Supervisor: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, Co-Supervisor (II) Dr. Mukibatul Hasanah, M.Pd. Key words : reading interest, reading ability, reading hours school program. Reading ability closely related with interest and habit in reading. Each student must have a good reading interest and ability because of the huge advantages of reading itself. Nevertheless, those criteria are not sufficient with the reality. The low Reading interest can impact the reading ability. The previous statement is in line with the research result in SMP Negeri 01 Puri reveals that the reading interest and the reading ability are very low. Consequently, the researcher takes an action as the follow up by applying reading hour program for improving the students interest and skill in reading. This research is aimed to raise the interest and skill in reading for VIIE students of SMP Negeri I Puri by applying reading hour program. This research focuses on: (1) The process of reading hours application in the improvement of reading ability, (2). The result of reading hour program in the improvement of students reading ability, and (3). The result of reading hour program in the improvement of students reading interest. The problems that will be discovered by the researcher that is, related to identifying students understanding. With the result, the KD that will be reached is KD 7.2 about giving comments toward the books which is read. This research uses qualitative approach by using research action design. The data of this research is collected by using research instrument with the researcher as the main instrument. The researcher acts as data collector through observation technique, interview technique, questionnaire technique, and experiment test in reading skill. The research instruments are used to answer research problems are observation guide, interview guide, questionnaire, and test in reading skill. There are four steps in the application of reading hour program. Those four steps are: (1) pre-program, (2) beginning program, (3) core program, and (4) closing program. At cycle 1, the stage is the stage praprogram students in the library collection. However, in cycle 2, the schedule changes that the program started 15 minutes after school hours ended. The early stages of the program is the provision of related apperception reading interests of students in the library and read journal writing experience and guidance on program implementation steps. In addition, given apperception is also related changes in reading interests of students and the difficulties experienced by students from the implementation of the program and guidance given earlier petemuan related changes in the method. The core stage of the program conducted by administering material about the competence " mengomentari buku cerita yang dibaca " and the training of journal writing examples of Legenda Batu Menangis. The next stage is the

9 selection of reading materials based on the rows of benches. The next stage is the stage reading their books by the students. At this stage of reading the comments and responses of students, student selection is done using the talking stick. On the program cover impression is disclosure and the difficulties experienced by students. In the last stage of the motivation by the teachers to increase interest by increasing the frequency of reading and reading materials add variety. In addition, motivation is also provided through the example of successful leaders Soekarno and R. A. Kartini who has a hobby of reading. Improved literacy outcomes through the implementation of program hours reading the results can be seen from reading the journals of 25 students according to qualifications. Very well qualified students increased from 12% (cycle 1) to 36% (cycle 2) and well-qualified students increased from 20% (cycle 1) to 40% (cycle 2). Based on these data concluded that an increased ability to read through the application of program hours to read. Improving the quality of the results of interest to read through the application program can be seen from the read clock frequency increase reading and variety of reading materials. Judging from the frequency of reading, students who qualified are being increased from 12% (cycle 1) to 56% (cycle 2) and highly qualified students increased from 0% (cycle 1) to 16% (cycle 2). If viewed from the variation of reading material, students who have two variations of reading students increased from 1 (cycle 1) to 21 students (cycle 2) and students who have 3 variations of no student reading (cycle 1) to be a student (cycle 2). Based on research findings suggested to the principal to improve library facilities so that students feel comfortable while reading in the library. Suggestions for Indonesian teachers to implement an organized program for reading hour followed by all students. Teachers also need to carry out learning to read by utilizing the library facilities to enhance students' reading interests and abilities. It can aid in the achievement of program hours to read. 9

10 10 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Peningkatan Minat dan Kemampuan Membaca melalui Penerapan Program Jam Baca Sekolah di Kelas VII SMP Negeri 1 Puri. Sehubungan dengan itu, penulis menyadari bahwa tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, penulisan skripsi ini tidak akan terselesaikan. Oleh sebab itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak berikut. 1. Dr. Nurchasanah, M.Pd, selaku dosen pembimbing I yang telah berkenan meluangkan waktu dengan sabar memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penyusunan skripsi ini. 2. Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd, selaku dosen pembimbing II yang telah berkenan meluangkan waktu dengan sabar memberikan dorongan, motivasi serta saran-saran dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. 3. Prof. Dr. H. Suparno, selaku rektor Universitas Negeri Malang yang telah memberikan kesempatan dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Prof. Dr. H. Dawud, M.Pd, selaku dekan Sastra Indonesia yang telah mendukung dan memberikan motivasi dalam menyelesaikan skripsi ini. 5. Prof. Dr. Suyono, M.Pd, selaku ketua jurusan Sastra Indonesia yang telah memberikan dorongan serta berbagai fasilitas untuk menyelesaikan studi. 6. Kedua orang tuaku, Bapak Bambang Muharto dan Ibu Misini serta adik tercinta Angelina Putri Wirandani dan kakak tersayang Rhendra Adie Fandanata yang telah memberikan dorongan, semangat, serta doanya yang tak pernah henti, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dan studi ini. 7. Mahar Luhur Pambudi, A. Md dan keluarga besar Drs. Slamet Basuki yang telah memberikan semangat, doa, dan dukungan penuh dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. 8. Teman-teman Abilowo, Adisti Astarina, dan Wayan Nana A. yang telah memberikan bantuan, dorongan, dan hiburan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

11 11 9. Pihak-pihak yang belum dapat disebutkan satu per satu karena keterbatasan penulisan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan mengharapkan saran dan kritik dari pembaca demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak khususnya dunia pendidikan. Amin. Malang, 04 Juli 2012 Penulis

12 12 DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Manfaat Penelitian Asumsi Pemelitian Ruang Lingkup Penelitian Definisi Operasional... 9 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Membaca Tujuan Membaca Faktor-faktor dalam Membaca Kemampuan Membaca Hakikat Membaca Pemahaman Pembelajaran Membaca Minat Membaca Faktor-faktor yang Menentukan Minat Baca Anak Tinjauan Program Jam Baca BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Peranan Peneliti Kancah Penelitian Subjek Penelitian Data dan Sumber Data Rancangan Tindakan Teknik Pengumpulan Data Observasi Wawancara Angket Jurnal Membaca Analisis Data, Evaluasi, dan Refleksi Analisis Data... 33

13 Evaluasi Refleksi Prosedur Penelitian BAB IV PAPARAN DAN TEMUAN DATA 4.1 Studi Pendahuluan Paparan Data dan Temuan Penelitian Siklus Proses Penerapan Program Jam Baca dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Hasil Penerapan Program Jam Baca Hasil Program Jam Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Hasil Program Jam Baca dalam Meningkatkan Minat Membaca Temuan Penelitian Refleksi dan Tindak Lanjut Paparan Data dan Temuan Penelitian Siklus Proses Penerapan Program Jam Baca dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Hasil Penerapan Program Jam Baca Hasil Program Jam Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Hasil Program Jam Baca dalam Meningkatkan Minat Membaca Temuan Penelitian Refleksi dan Tindak Lanjut BAB V PEMBAHASAN 5.1 Proses Penerapan Program Jam Baca pada Siswa SMP Negeri 01 Puri Hasil Penerapan Program Jam Baca pada Siswa SMP Negeri 01 Puri BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan Saran DAFTAR RUJUKAN

14 14 DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3.1 Kualifikasi Minat Baca pada Program Jam Baca Hasil Kemampuan Membaca tiap Indikator Studi Pendahuluan Hasil Observasi Penerapan Program Jam Baca Siklus Hasil Kemampuan Membaca tiap Indikator Siklus Hasil Kemampuan Membaca Siklus Minat Baca Siklus Hasil Observasi Penerapan Program Jam Baca Siklus Hasil Kemampuan Membaca tiap Indikator Siklus Hasil Kemapuanl Membaca Siklus Hasil Kemampuan Membaca Studi Pendahuluan, Siklus 1, dan Siklus Minat Baca Siklus Variasi Bacaan Studi Pendahuluan, Siklus 1, dan Siklus

15 15 DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman 4.1 Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Sangat Baik (SB) Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Baik (B) Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Cukup (C) Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Kurang (K) Diagram Frekuensi Membaca Siklus Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Sangat Baik (SB) Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Baik (B) Contoh Jurnal Membaca dengan Kualifikasi Cukup (C) Diagram Frekuensi Membaca Siklus Diagram Frekuensi Membaca Studi Pendahuluan, Siklus 1, dan Siklus 2. 77

16 16 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1. Surat Ijin Penelitian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Data Mentah Data Tersaji Foto Proses Pembelajaran

17 17 BAB I PENDAHULUAN Pada bagian ini disajikan latar belakang, rumusan masalan, manfaat penelitian, asumsi penelitian, ruang lingkup penelitian, dan definisi operasional. 1.1 Latar Belakang Kurikulum memberikan amanat penting agar pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah diselenggarakan secara lebih bermakna. Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa memperoleh kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, yaitu membaca, menulis, berbicara, dan menyimak dalam berbagai aspek berbahasa. Untuk itu, pengajar dan siswa harus memiliki kerja sama yang baik dalam proses pembelajaran bahasa. Setiap proses pembelajaran berbahasa hendaknya lebih diperhatikan agar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kemampuan berbahasa siswa. Termasuk di dalamnya adalah keterampilan membaca yang memiliki banyak manfaat dalam perkembangan berbahasa siswa. Melalui kegiatan membaca siswa mampu memperoleh banyak pengetahuan. Oleh sebab itu, guru sebaiknya memiliki perhatian khusus dalam kompetensi membaca ini karena selain manfaatnya yang besar bagi siswa, membaca juga merupakan kegiatan yang kompleks. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Nurhadi (1987:13) yang menyatakan bahwa membaca adalah sebuah proses yang kompleks dan rumit. Kompleks artinya dalam proses membaca terlibat faktor internal dan faktor eksternal pembaca. Faktor internal

18 18 dapat berupa intelegensi (IQ), minat, sikap, bakat, motivasi, tujuan membaca, dan sebagainya. Faktor eksternal bisa dalam membentuk sarana membaca, teks bacaan (sederhana-berat, mudah-sulit), faktor lingkungan, atau faktor latar belakang sosial ekonomi, kebiasaan, dan tradisi membaca. Selain kompleksitas membaca, guru juga perlu memperhatikan rendahnya minat baca siswa yang kini menjadi masalah besar di Indonesia. Sesuai pernyataan Kusmana (2009), berdasarkan hasil penelitian Programme for International Student Assessment, diketahui minat baca siswa kita rendah. Jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Timur, siswa Indonesia termasuk paling rendah. Dari 42 negara yang disurvey, siswa Indonesia menduduki peringkat ke-39, sedikit di atas Albania dan Peru. Kemampuan siswa kita itu masih di bawah siswa Thailand yang menduduki peringkat ke-32. Demikian pula dengan penguasaan materi dari bacaan, siswa kita hanya mampu menyerap 30% dari materi bacaan yang tersaji dalam bahan bacaan. Fenomena tersebut merupakan masalah besar bagi para guru, khususnya guru Bahasa Indonesia. Sebagai tenaga pendidik profesional, masalah ini harus menjadi tantangan utama yang harus segera dicari jalan keluarnya karena rendahnya minat baca juga dapat mempengaruhi kemampuan membaca siswa. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Supriyoko (2009) yang menyatakan bahwa secara teoritis ada hubungan yang positif antara minat baca (reading interest) dengan kebiasaan membaca (reading habit) dan kemampuan membaca (reading ability). Rendahnya minat baca masyarakat menjadikan kebiasaan membaca yang rendah, dan kebiasaan membaca yang rendah ini menjadikan kemampuan membaca menjadi rendah. Itulah yang sedang terjadi pada masyarakat kita sekarang ini.

19 19 Menurut Siauseni (2010), hal-hal yang menjadi kendala dalam meningkatkan kegemaran membaca anak adalah derasnya arus hiburan serta permainan dari media elektronik. Dalam meningkatkan minat dan kemampuan membaca, siswa dapat dibiasakan sejak dini untuk mengunjungi perpustakaan. Selain memiliki dampak besar dalam perkembangan minat dan kemampuan membaca siswa, perpustakaan juga merupakan alternatif yang efektif dan efisien. Hal tersebut diperkuat oleh pendapat Munaf (2002:247) yang menyatakan bahwa dalam menumbuhkan minat baca erat sekali hubungan dengan perpustakaan. Boediono (2004) juga menyatakan bahwa untuk membiasakan anak untuk membaca, sebenarnya adalah alternatif yang lebih murah dari membeli buku, yaitu anak bisa meminjam ataupun menumpang baca buku di perpustakaan. Perpustakaan sebagai rumah kedua di mana kita bisa asyik membaca tanpa mengeluarkan biaya. Oleh karena itu, tidaklah berlebihan jika perpustakaan dianggap sebagai salah satu wahana pendidikan masyarakat umum. Di sekolah, guru dan komite sekolah dapat bekerja sama memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai fasilitas dalam upaya peningkatan hasil pembelajaran. Sesuai dengan pengertiannya perpustakaan sekolah merupakan semua perpustakaan umum yang diselenggarakan di sekolah baik tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Lanjutan guna menunjang proses belajar mengajar di sekolah, maka perpustakaan dapat digunakan sesuai fungsinya (Nurhadi, 1983:9). Pemanfaatan perpustakaan tersebut juga harus memperhatikan suasana dan kondisinya agar mampu menarik minat baca siswa. Menurut pendapat Rosidi (2009), yang perlu dilakukan oleh pihak sekolah untuk meningkatkan minat baca

20 20 siswa yaitu penciptaan atmosfir kelas yang mendukung dengan menempel pajangan hasil karya siswa dengan rapi serta slogan-slogan ajakan agar siswa gemar membaca, penyediaan buku-buku bacaan yang memadai, baik dari segi kuantitas judul buku maupun kualitas buku di perpustakaan dan setiap ruang kelas, rak buku yang dipajang rapi dan menarik untuk dieksplorasi isinya dengan ditampilkan laksana gedung bioskop atau gedung teater, dan ada display/pajangan atau informasi buku-buku baru dan bestseller dengan gaya yang atraktif di perpustakaan. Besarnya kendala dalam memerangi rendahnya minat baca siswa menghendaki kesadaran dan kerja keras dari para guru. Guru hendaknya memiliki kebijakan khusus, seperti yang telah diterapkan oleh SMAN 1 Wonosari yaitu jam wajib baca. Program tersebut mulai diterapkan pada tahun ajaran 2010/2011. Pelaksanaan jam wajib baca ini belum dilaksananakan setiap hari, tetapi dimulai sekali dalam seminggu dahulu. Dalam penerapannya pun belum dapat murni dilaksanakan selama 1 jam pelajaran (45 menit), tetapi baru 25 menit dahulu pada hari Jumat. Penerapan jam baca yang rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah akan memberikan dampak positif bagi peningkatan perilaku membaca anak bangsa di masa yang akan datang. Namun, dalam penerapannya tidak hanya membutuhkan partisipasi dari para siswa, tetapi juga membutuhkan kerja sama dari kepala sekolah, guru, dan petugas perpustakaan. Penelitian terkait program jam baca sebelumnya pernah diangkat oleh Qurrota A yun, mahasiswi program studi pendidikan bahasa, sastra Indonesia dan daerah Universitas Negeri Malang, melalui penelitian peningkatan minat baca

21 21 siswa kelas IV MI Muawanah Banjaranyar Paciran, Lamongan melalui penerapan program jam baca pada tahun Pada penelitian ini hanya mengangkat masalah rendahnya minat baca siswa kelas IV SD sedangkan, penelitian yang diangkat oleh peneliti kali ini tidak hanya meningkatkan rendahnya minat baca tapi juga kemampuan membaca siswa melalui program jam baca. Tindakan ini juga dilakukan pada siswa kelas VII SMP yang lebih tinggi jenjangnya. Menurut hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 30 September 2011, minat dan kemampuan membaca siswa kelas VIIE SMP Negeri 1 Puri tergolong rendah. Rendahnya minat membaca siswa terbukti dari hasil jawaban angket siswa yang diperoleh yaitu 100% siswa menjawab menyukai kegiatan membaca namun, frekuensi membaca mereka masih rendah. Hal tersebut terbukti dari kunjungannya ke perpustakaan hanya 52% siswa yang ke perpustakaan hanya sekali dalam seminggu, sedangkan 48% siswa lain mengaku tidak pernah mengunjungi perpustakaan. Indikator lain untuk mengetahui minat membaca siswa yaitu kesediaan dalam memperoleh bahan bacaan. Melalui hasil angket diperoleh hasil kesediaan siswa untuk mendapatkan bahan bacaan dengan meminjam buku di perpustakaan hanya 48 % siswa yang menjawab jarang meminjam buku, sedangkan 41% siswa tidak pernah meminjam buku di perpustakaan. Masalah kemampuan membaca siswa yang akan dikaji oleh peneliti yaitu terkait membaca pemahaman siswa, sehingga KD yang akan dicapai oleh siswa adalah KD 7.2 mengomentari buku cerita yang dibaca. Alasan pemilihan KD tersebut oleh peneliti dikarenakan dalam pencapaian KD siswa tidak hanya dituntut untuk memahami isi dari suatu teks bacaan sastra, tetapi siswa juga harus

22 22 kritis dalam memahami suatu teks sastra agar mampu mengomentari buku cerita tersebut, baik dari segi isi maupun bahasa. Berdasarkan hasil uji kompetensi pada studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada tanggal 30 September 2011, diperoleh hasil hanya terdapat 24% siswa memperoleh skor lebih dari Kriteria Kelulusan Minimal (KKM), sedangkan 76% siswa memperoleh hasil di bawah KKM. Berdasarkan masalah tersebut peneliti akan mengadakan penelitian pada siswa SMP Negeri 1 Puri untuk meningkatkan perilaku membaca meliputi minat dan kemampuan membacanya melalui program jam baca sekolah. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dijabarkan rumusan masalah sebagai berikut. (1) Bagaimanakah proses penerapan program jam baca dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas VIIE SMP Negeri 01 Puri? (2) Bagaimanakah hasil program jam baca pada siswa kelas VIIE SMP Negeri 01 Puri: (a) dalam meningkatkan kemampuan membaca dan (b) dalam meningkatkan minat membaca? 1.3 Manfaat Penelitian Berdasarkan masalah penelitian dan tujuan penelitian yang dikemukakan sebelumnya, hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat sebagai berikut.

23 23 (1) Bagi siswa, hasil penelitian ini diharapkan bisa membantu siswa mengatasi masalah minat dan kemampuan membaca yang rendah. (2) Bagi guru, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru yang bisa dimanfaatkan oleh guru mata pelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca dengan menerapkan program jam baca. (3) Bagi Sekolah, hasil penelitian ini bermanfaat sebagai acuan untuk menerapkan program jam baca di sekolah dan memaksimalkan fungsi perpustakaan sekolah. (4) Bagi peneliti, hasil penelitian ini bermanfaat sebagai rujukan dalam melakukan penelitian yang sejenis. (5) Bagi pengembangan teori, hasil penelitian ini bermanfaat dalam pengembangan ilmu tentang metode peningkatan minat dan kemampuan membaca. 1.4 Asumsi Penelitian Penelitian peningkatan minat dan kemampuan membaca melalui penerapan program jam baca sekolah di kelas VII SMP Negeri 01 Puri memiliki asumsi sebagai berikut. 1) Program jam baca digunakan sebagai sarana untuk membiasakan siswa untuk membaca. 2) Penerapan program jam baca mempermudah peserta didik dalam menguasai kompetensi dalam kemampuan mengomentari buku cerita.

24 24 3) Pemberian motivasi dalam program jam baca secara langsung akan merangsang berkembangnya pola pikir peserta didik sehingga peserta didik menyukai kegiatan membaca. 4) Kegiatan mengisi jurnal membaca dan membacakan komentar terhadap buku cerita yang dibaca dimaksudkan untuk memberikan dasar-dasar membaca pemahaman yang benar dan diperlukan oleh peserta didik untuk mengembangkan kemampuan membaca selanjutnya. 1.5 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini adalah peningkatan minat dan kemampuan membaca siswa kelas VIIE SMP Negeri 1 Puri dengan menerapkan program jam baca. Penelitian ini berfokus pada: (1) proses penerapan program jam baca dalam peningkatan kemampuan membaca, (2) hasil program jam baca dalam peningkatan kemampuan membaca siswa, dan (3) hasil program jam baca dalam peningkatan minat membaca siswa. Pada penelitian proses program jam baca dalam peningkatan kemampuan membaca, kegiatan difokuskan pada saat proses penerapan program jam baca yang meliputi: (1) proses saat praprogram jam baca, (2) proses saat kegiatan awal program jam baca, (3) proses saat kegiatan inti program jam baca, dan (4) proses saat kegiatan penutup program jam baca. Pada penelitian hasil program jam baca dalam peningkatan kemampuan membaca siswa, kegiatan difokuskan pada uji kompetensi siswa terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa yang yang dibatasi pada kemampuan membaca kritis siswa. Pada penelitian hasil kemampuan membaca kritis siswa difokuskan pada: (1) kemampuan menulis identitas buku, (2) kemampuan siswa

25 25 menuliskan ringkasan bacaan, (3) kemampuan memberikan komentar terhadap bacaan dengan disertai alasan, dan (4) kemampuan menuliskan kutipan dari bagian bacaan yang dikomentari. Pada penelitian hasil program jam baca dalam peningkatan minat membaca siswa, kegiatan difokuskan pada: (1) frekuensi membaca siswa dan (2) variasi bahan bacaan. 1.6 Definisi Operasional Adapun definisi yang terkait dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Program jam baca adalah program jam wajib baca bagi siswa untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa yang dilaksanakan di luar jam sekolah satu kali dalam seminggu selama 60 menit dengan indikator kegiatan meliputi: persiapan selama 10 menit, proses membaca secara individual selama 25 menit, pengisian jurnal membaca secara individual selama 15 menit, dan proses mengemukakan komentar tentang hasil bacaan selama 10 menit. (2) Membaca adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh siswa dalam mengkritisi suatu bahan bacaan dengan waktu 25 menit yang dilaksanakan dengan cara membandingkan gagasan dalam bacaan dengan pengetahuan yang dimiliki, menganalisis keakuratan dan kesesuaian, serta menarik kesimpulan atas kelebihan atau kekurangan dalam unsur bahan bacaan. (3) Minat membaca adalah suatu keinginan yang kuat disertai usaha-usaha untuk membaca yang diwujudkan melalui indikator frekuensi membaca dan jumlah variasi bahan bacaan yang tinggi.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN MENULIS MELALUI TEKNIK PEMODELAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN MENULIS MELALUI TEKNIK PEMODELAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN. PENINGKATAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN MENULIS MELALUI TEKNIK PEMODELAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN Suci Uliana 1), Hasnul Fikri 2), Gusnetti 2) 1) Mahasiswa Program

Lebih terperinci

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW 1 PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI SMP NEGERI I SOLOK SELATAN ), ), ) 1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan

Lebih terperinci

Mivafarlian et al., Penerapan Metode Diskusi Berbantuan Garis Bilangan. 1

Mivafarlian et al., Penerapan Metode Diskusi Berbantuan Garis Bilangan. 1 Mivafarlian et al., Penerapan Metode Diskusi Berbantuan Garis Bilangan. 1 Penerapan Metode Diskusi Berbantuan Garis Bilangan untuk Meningkatkan dan Hasil Belajar Kelas IV Materi Penjumlahan dan Pengurangan

Lebih terperinci

PENERAPAN PENDEKATAN PMRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN KELAS VII A MTs HASANUDDIN PONCOL TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PENERAPAN PENDEKATAN PMRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN KELAS VII A MTs HASANUDDIN PONCOL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 PENERAPAN PENDEKATAN PMRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN KELAS VII A MTs HASANUDDIN PONCOL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

Lebih terperinci

PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG WAKTU PADA JAM

PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG WAKTU PADA JAM PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG WAKTU PADA JAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI SIMULASI PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS IV SEMESTER I SLB NEGERI KENDAL TAHUN 2012/2013 SKRIPSI Oleh: SUNARYO NIM

Lebih terperinci

Skripsi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi S-1 PGSD. Diajukan Oleh: Teguh Santoso A54E131024

Skripsi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi S-1 PGSD. Diajukan Oleh: Teguh Santoso A54E131024 PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN TEKS DIALOG PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI JRAHI 01 KECAMATAN GUNUNGWUNGKAL KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

OLEH. : Sriyulyanti Mahadjani. Nim : : Pendidikan Ekonomi. : Pendidikan Ekonomi Perkantoran. : Dra. Hj. Salma Bouwtha, M.

OLEH. : Sriyulyanti Mahadjani. Nim : : Pendidikan Ekonomi. : Pendidikan Ekonomi Perkantoran. : Dra. Hj. Salma Bouwtha, M. MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TARI BAMBU PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VII 1 DI SMP NEGERI 1 MOOTILANGO KABUPATEN GORONTALO OLEH Nama

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS IIIB MI ALMAARIF 03 LANGLANG SINGOSARI

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS IIIB MI ALMAARIF 03 LANGLANG SINGOSARI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS IIIB MI ALMAARIF 03 LANGLANG SINGOSARI Arlita Agustina 1 Muakibatul Hasanah 2 Heri Suwignyo 2 Email: arlitaagustina@ymail.com

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BOCOR

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BOCOR PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BOCOR Gatot Prayitno 1, Suripto 2, Chamdani 3 PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Kepodang 67A

Lebih terperinci

Ima Dwi Nurmawati 1, Yulianti 1, A Dakir 2 PENDAHULUAN

Ima Dwi Nurmawati 1, Yulianti 1, A Dakir 2 PENDAHULUAN Peningkatan Kemampuan Penjumlahan 1-20 Melalui Model Pembelajaran Kontekstual Pada Anak Kelompok B Semester II TK Geneng 02 Gatak Sukoharjo Tahun Pelajaran 2011/2012 Ima Dwi Nurmawati 1, Yulianti 1, A

Lebih terperinci

PENERAPAN BELAJAR KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SD NEGERI KEPEK ARTIKEL JURNAL

PENERAPAN BELAJAR KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SD NEGERI KEPEK ARTIKEL JURNAL PENERAPAN BELAJAR KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SD NEGERI KEPEK ARTIKEL JURNAL Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN STRATEGI KUMUAT DI KELAS VIII SMP

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN STRATEGI KUMUAT DI KELAS VIII SMP PENINGKATAN PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN STRATEGI KUMUAT DI KELAS VIII SMP Sri Rahmawati SMP Negeri 4 Tanah Grogot, Jl. Raya Tanah Periuk, Tanah Grogot e-mail: srirahmawatti22@yahoo.co.id Abstract:

Lebih terperinci

KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA KELAS X SMA

KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA KELAS X SMA KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA KELAS X SMA SKRIPSI Oleh: Dwi Yuliani K2309017 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Action research, sesuai dengan arti katanya, diterjemahkan

Lebih terperinci

Oleh: Ita Utamawati X7108697

Oleh: Ita Utamawati X7108697 PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP PESAWAT SEDERHANA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI LENGKING 01 BULU SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Oleh: Ita Utamawati

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh : WULAN IKA ASHARI K

SKRIPSI. Oleh : WULAN IKA ASHARI K PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MELAWAN PENJAJAHAN JEPANG DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, AND INTELLECTUAL) (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN

PENGGUNAAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN i PENGGUNAAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA PESERTA DIDIK KELAS II SD NEGERI PAJANG IV LAWEYAN SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Disusun oleh: ARI AGUSTIANI K7111020

Lebih terperinci

Oleh: Mutiara Rizky Ilzanorha Syofni Titi Solfitri ABSTRACT

Oleh: Mutiara Rizky Ilzanorha Syofni Titi Solfitri ABSTRACT PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII.3 SMP NEGERI 11 PEKANBARU Oleh: Mutiara Rizky

Lebih terperinci

PENERAPAN ACTIVE LEARNING DENGAN SILENT DEMONSTRATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 14 SURAKARTA

PENERAPAN ACTIVE LEARNING DENGAN SILENT DEMONSTRATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 14 SURAKARTA PENERAPAN ACTIVE LEARNING DENGAN SILENT DEMONSTRATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 14 SURAKARTA Skripsi Oleh: TRY NESIA NURHEMY X4307053 FAKULTAS KEGURUAN

Lebih terperinci

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 7 (2011): 106-110

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 7 (2011): 106-110 ISSN: 1693-1246 Juli 2011 Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 7 (2011): 106-110 J P F I http://journal.unnes.ac.id PEMBELAJARAN SAINS DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF KELAS VI SD YPKP 1 SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA PAPUA

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF KELAS VI SD YPKP 1 SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA PAPUA PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF KELAS VI SD YPKP 1 SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA PAPUA Etyn Nurkhayati SD YPKP I Sentani Jayapura Papua Abstrak:Kesulitan siswa dalam menulis

Lebih terperinci

PENINGKATAN KETRAMPILAN BERHITUNG MELALUI PERAGA PENGGARIS TENBI BAGI SISWA KELAS II SDN KUTOWINANGUN 12 SALATIGA

PENINGKATAN KETRAMPILAN BERHITUNG MELALUI PERAGA PENGGARIS TENBI BAGI SISWA KELAS II SDN KUTOWINANGUN 12 SALATIGA PENINGKATAN KETRAMPILAN BERHITUNG MELALUI PERAGA PENGGARIS TENBI BAGI SISWA KELAS II SDN KUTOWINANGUN 12 SALATIGA Tesis Diajukan kepada Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan untuk Memperoleh

Lebih terperinci

Joyful Learning Journal

Joyful Learning Journal JLJ 1 (1) (2012) Joyful Learning Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jlj PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI STRATEGI KNOW-WANT-LEARNED (KWL) PADA SISWA KELAS IVA SDN SEKARAN

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA

PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN (Studi Kasus pada Siswa Kelas X-A SMA Kartika Jember Mata Pelajaran Ekonomi Kompetensi Dasar Perbedaan Permasalahan Mikro dan Makro Semester

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL) TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 SURAKARTA SKRIPSI Oleh: SISWANTO K4308054 FAKULTAS KEGURUAN

Lebih terperinci

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta PENINGKATAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION DI SD NEGERI 18 SUMEDANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Susi Yuliani 1, Erman Har

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. perlu untuk ditingkatkan dan digali sebesar-besarnya karena hal tersebut

BAB 1 PENDAHULUAN. perlu untuk ditingkatkan dan digali sebesar-besarnya karena hal tersebut 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang ini, kita memasuki dunia yang berkembang serba cepat sehingga memaksa setiap individu untuk dapat mengikuti perkembangan tersebut. Indonesia

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH SOLVE CREATE SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII-2 SMP NEGERI 13 PEKANBARU

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH SOLVE CREATE SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII-2 SMP NEGERI 13 PEKANBARU 71 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH SOLVE CREATE SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII-2 SMP NEGERI 13 PEKANBARU maidadeli@yahoo.co.id SMP Negeri 13 Pekanbaru,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Pelaksanaan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di SMA kini

BAB 1 PENDAHULUAN. Pelaksanaan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di SMA kini BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Pelaksanaan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di SMA kini dititikberatkan pada keterampilan siswa. Berdasarkan kurikulum 2006 siswa dituntut

Lebih terperinci

Randi Pratama 1 Dinawati Trapsilasiwi 2 Susi Setiawani 3 ABSTRACT

Randi Pratama 1 Dinawati Trapsilasiwi 2 Susi Setiawani 3 ABSTRACT PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA SUB POKOK BAHASAN ARITMATIKA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII D SMP NEGERI 1 SILO TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Randi Pratama 1 Dinawati Trapsilasiwi

Lebih terperinci

Keyword: Whole Language, Reading Comprehension

Keyword: Whole Language, Reading Comprehension PENERAPAN PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SDN 2 KALIBEJI TAHUN AJARAN 2012/2013 Oleh: Rovey Widianto 1, Suripto 2, Kartika Chrysti Suryandari 3

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : FAISAL IMAM PRASETYO K4308035 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

ASRI MUNFI ATUN PUTRI A

ASRI MUNFI ATUN PUTRI A MENGEMBANGKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK MELALUI PERMAINAN HARTA KARUN GEOMETRI PADA KELOMPOK B DI TK AISYIYAH BENTANGAN WONOSARI KLATEN TAHUN AJARAN 2015/2016 Skripsi Diajukan untuk Memperoleh

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE SHARED READING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS CERITA ANAK PADA SISWA KELAS VII SMP

PENERAPAN METODE SHARED READING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS CERITA ANAK PADA SISWA KELAS VII SMP PENERAPAN METODE SHARED READING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS CERITA ANAK PADA SISWA KELAS VII SMP Pahala Munggaran Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS, Universitas Pendidikan Indonesia

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA SKRIPSI. Oleh

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA SKRIPSI. Oleh PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA SKRIPSI diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

Kata Kunci : Bahan Ajar Berbasis Audio, Keterampilan Mendengarkan, Cerita Bahasa Jawa

Kata Kunci : Bahan Ajar Berbasis Audio, Keterampilan Mendengarkan, Cerita Bahasa Jawa Widyaningrum, Heny Kusuma. Pengembangan Bahan Ajar Mendengarkan Cerita Bahasa Jawa Berbasis Audio untuk Siswa Kelas IV SD Islam Terpadu Ahmad Yani Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra,

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN BAGI SISWA KELAS V SD

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN BAGI SISWA KELAS V SD PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN BAGI SISWA KELAS V SD Oleh: Imam Syah H.R. 1), Suhartono 2), Warsiti 3) e-mail: imamsyah12@gmail.com Abstract: The using of

Lebih terperinci

Oleh : Sri Novita Abubakar : S1. Pendidikan Ekonomi ABSTRAK

Oleh : Sri Novita Abubakar : S1. Pendidikan Ekonomi ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (MODIFIKASI DARI NHT) PADA MATA PELAJARAN MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PELANGGAN DI KELAS

Lebih terperinci

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN OPERASI BILANGAN PECAHAN DI KELAS VIIA SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 MUNCAR

Lebih terperinci

1 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP N 1 KECAMATAN MALALAK KABUPATEN AGAM 1 Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : WINDA MARTYAS MARA DEWI K4308062 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC (COOPERATIVE INTEGRATION OF READING AND COMPOSITION) UNTUK ENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN IRISAN DAN GABUNGAN DUA HIMPUNAN KELAS VII A SMP

Lebih terperinci

PENERAPAN TAHAPAN NEWMAN

PENERAPAN TAHAPAN NEWMAN PENERAPAN TAHAPAN NEWMAN DENGAN SETTING PEMBELAJARAN MODEL NHT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SPLDV KELAS VIII-E DI MTs N KAUMAN SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI KELAS V SD I GABUS KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI KELAS V SD I GABUS KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI i. MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI KELAS V SD I GABUS KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI Oleh RAGIL SAPUTRO NIM. 200933132 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH

Lebih terperinci

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user ii

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user ii commit to user perpustakaan.uns.ac.id ABSTRACT Ika Larastuti. K2205011. THE IMPLEMENTATION OF BRAINSTORMING ACTIVITIES IN IMPROVING STUDENTS VOCABULARY MASTERY (A CLASSROOM ACTION RESEARCH ON THE EIGHTH

Lebih terperinci

BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK

BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENGURANGI PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH (PENELITIAN PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014) SKRIPSI Oleh : ZAFIRAH FARIS

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER (LT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK LEMBAGA SOSIAL KELAS XII IPS 2 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 JURNAL

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAANDENGAN MENGGUNAKAN METODE SAS SISWA DI SDN 115 KAB. PINRANG GUSRI

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAANDENGAN MENGGUNAKAN METODE SAS SISWA DI SDN 115 KAB. PINRANG GUSRI MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAANDENGAN MENGGUNAKAN METODE SAS SISWA DI SDN 1 KAB. PINRANG GUSRI Tenaga Edukatif di KabupatenPinrang Email: Gusri@yahoo.co.id Abstract This study entitled Improving

Lebih terperinci

KEMAMPUAN MENDENGARKAN LAGU BERBAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SMA ISLAMIC CENTRE DEMAK PADA TAHUN AJARAN 2006/2007

KEMAMPUAN MENDENGARKAN LAGU BERBAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SMA ISLAMIC CENTRE DEMAK PADA TAHUN AJARAN 2006/2007 KEMAMPUAN MENDENGARKAN LAGU BERBAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS X SMA ISLAMIC CENTRE DEMAK PADA TAHUN AJARAN 2006/2007 Oleh SRI SUMARMI NIM: 2000-32-104 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JURUSAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) MELALUI STRATEGI PROBLEM SOLVING

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) MELALUI STRATEGI PROBLEM SOLVING PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) MELALUI STRATEGI PROBLEM SOLVING Saeful Bahri SMP Negeri 14 Balikpapan, Jl. Kutilang Kelurahan Gunung Bahagia,

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh LU LUIN NUR HASANAH K FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Juli 2013.

SKRIPSI. Oleh LU LUIN NUR HASANAH K FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Juli 2013. PENERAPAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E DISERTAI DIAGRAM VEE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN DI SMAN 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 PURWOSARI

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 PURWOSARI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 PURWOSARI Samsi SD Negeri 1 Purwosari Email: samsisaba@yahoo.com

Lebih terperinci

PENGARUH METODE INQUIRY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) SUNAN PANDANARAN

PENGARUH METODE INQUIRY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) SUNAN PANDANARAN PENGARUH METODE INQUIRY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) SUNAN PANDANARAN ADTIN KARUNIA PRAJANTI NIM 09707251015 Tesis ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan

Lebih terperinci

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Dalam Mengikuti Ujian Sarjana Pendidikan OLEH HERLINA TOANA NIM.

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Dalam Mengikuti Ujian Sarjana Pendidikan OLEH HERLINA TOANA NIM. MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS KALIMAT SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN HURUF TEGAK BERSAMBUNG DI KELAS I SDN 2 MOTILANGO KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu

Lebih terperinci

Mardiatul Hasanah 41, Wachju Subchan 42, Dwi Wahyuni 43

Mardiatul Hasanah 41, Wachju Subchan 42, Dwi Wahyuni 43 HUBUNGAN ANTARA STRATEGI GURU DALAM PENGEMBANGAN DISAIN PEMBELAJARAN PRAKTIKUM BIOLOGI DENGAN AKTIVITAS DAN CAPAIAN HASIL BELAJAR PRAKTIKUM SISWA (KELAS XI SMAN DI KABUPATEN BONDOWOSO) Mardiatul Hasanah

Lebih terperinci

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FILM EKRANISASI

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FILM EKRANISASI MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FILM EKRANISASI Eriana Trizadestyani Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS, Universitas Pendidikan Indonesia Surel :

Lebih terperinci

ANDAYANI NIM. X

ANDAYANI NIM. X UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG KONSEP GAYA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI TEGALOMBO I KECAMATAN KALIJAMBE KABUPATEN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2009/2010 SKRIPSI Oleh :

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 MAGELANG

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 MAGELANG HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 MAGELANG TAHUN PELAJARAN2014/2015 SKRIPSI Oleh : RENNISA ANGGRAENI K8411061

Lebih terperinci

SKRIPSI. MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PKn MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN BERBASIS AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP 1 DAWE TAHUN 2013/ 2014

SKRIPSI. MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PKn MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN BERBASIS AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP 1 DAWE TAHUN 2013/ 2014 SKRIPSI MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PKn MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN BERBASIS AUDIOVISUAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP 1 DAWE TAHUN 2013/ 2014 Oleh MUCHAMAD AFIF NIM 2009 31 107 PROGRAM STUDI BIMBINGAN

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PETA DI KELAS V SDN 002 BAGAN BESAR DUMAI

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PETA DI KELAS V SDN 002 BAGAN BESAR DUMAI 203 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PETA DI KELAS V SDN 002 BAGAN BESAR DUMAI 0812 689 8822 SDN 002 Bagan Besar, Kota Dumai ABSTRACT This study aimed to describe the learning

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mampu berkomunikasi dengan baik. Salah satu cara untuk meningkatkan

BAB I PENDAHULUAN. mampu berkomunikasi dengan baik. Salah satu cara untuk meningkatkan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Bahasa Indonesia adalah salah satu mata pelajaran pokok yang diajarkan di sekolah, baik pada tingkat dasar, tingkat menengah, maupun tingkat atas. Selain itu,

Lebih terperinci

PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENIGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII4 SMP BABUSSALAM PEKANBARU

PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENIGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII4 SMP BABUSSALAM PEKANBARU 1 PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENIGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII4 SMP BABUSSALAM PEKANBARU Lestari Ning Tyas, Jalinus, Elfis Suanto Email: ntyas20@yahoo.co.id, jalinus_lintau@yahoo.com,

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS III SD N 2 JLEGIWINANGUN KUTOWINANGUN KEBUMEN TAHUN AJARAN

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. untuk memperoleh kesan-kesan yang dikehendaki, yang disampaikan penulis

II. LANDASAN TEORI. untuk memperoleh kesan-kesan yang dikehendaki, yang disampaikan penulis II. LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Membaca Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh seseorang untuk memperoleh kesan-kesan yang dikehendaki, yang disampaikan penulis melalui media

Lebih terperinci

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PREDICTION GUIDE

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PREDICTION GUIDE PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PREDICTION GUIDE PADA SISWA KELAS VI DI SDN 41 SANGKIR KECAMATAN LUBUK BASUNG Yolla Desmayenti

Lebih terperinci

IMPROVING SKILLS ESSAY WRITING BARE INDONESIAN THROUGH COOPERATIVE LEARNING TYPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)

IMPROVING SKILLS ESSAY WRITING BARE INDONESIAN THROUGH COOPERATIVE LEARNING TYPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA BAHASA INDONESIA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) IMPROVING SKILLS ESSAY WRITING BARE INDONESIAN

Lebih terperinci

Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif TPS, Kemampuan membaca pemahaman, Penelitian tindakan kelas.

Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif TPS, Kemampuan membaca pemahaman, Penelitian tindakan kelas. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SDN AJUNG 03 JEMBER TAHUN PELAJARAN 2014/2015 (Improving Student's

Lebih terperinci

Tesis. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Gelar Magister Program Studi Magister Pendidikan Sejarah. Oleh: Eko Puji Sumaryanto S

Tesis. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Gelar Magister Program Studi Magister Pendidikan Sejarah. Oleh: Eko Puji Sumaryanto S PENERAPAN STRATEGI LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) DAN INFORMATION SEARCH (IS) DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KONTROVERSIAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XII IPS SMA N 1 BATANGAN

Lebih terperinci

PENERAPAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN

PENERAPAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN PENERAPAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGELOLAAN LINGKUNGAN Setyo Eko Atmojo FKIP Universitas PGRI Yogyakarta email: SetyoAtmojo@yahoo.co.id (HP 085225998365)

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMPN 239 JAKARTA. Supriyono SMPN 239 Jakarta

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMPN 239 JAKARTA. Supriyono SMPN 239 Jakarta UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SMPN 239 JAKARTA Supriyono SMPN 239 Jakarta ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HUBUNGAN SOSIAL SISWA KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK 1 PUNDONG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HUBUNGAN SOSIAL SISWA KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK 1 PUNDONG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SKRIPSI HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HUBUNGAN SOSIAL SISWA KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK 1 PUNDONG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 SKRIPSI Oleh : DARMANTO NPM : 12144200124 PROGRAM STUDI BIMBINGAN

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA KRAMA LUGU

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA KRAMA LUGU PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA KRAMA LUGU PADA SISWA KELAS II SDN PRAJEKSARI 02 KABUPATEN MAGELANG Tatin Wasiyat Ernawati SDN Prajeksari 02 Kabupaten

Lebih terperinci

Rini Tri Irianingsih 47

Rini Tri Irianingsih 47 PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, AND REVIEW (PQ4R) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK

Lebih terperinci

Meningkatkan Pemahaman Konsep Mata Pelajaran Biologi melalui Performance Assessment

Meningkatkan Pemahaman Konsep Mata Pelajaran Biologi melalui Performance Assessment Meningkatkan Pemahaman Konsep Mata Pelajaran Biologi melalui Performance Assessment Cheiriyah Idha Abstract: Various kinds of modernization can be done to improve the quality of education. One of them

Lebih terperinci

STUDI TENTANG PROFIL KETERAMPILAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PAINAN JURNAL

STUDI TENTANG PROFIL KETERAMPILAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PAINAN JURNAL STUDI TENTANG PROFIL KETERAMPILAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PAINAN JURNAL Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan (Strata 1) NOLA KARMILA SARI NPM: 07060120

Lebih terperinci

ABSTRACT The Relationship Work Motivation and Work Climate with Teacher s Creativity in Vocational High School of Pasaman Barat Regency.

ABSTRACT The Relationship Work Motivation and Work Climate with Teacher s Creativity in Vocational High School of Pasaman Barat Regency. ABSTRACT The Relationship Work Motivation and Work Climate with Teacher s Creativity in Vocational High School of Pasaman Barat Regency. Thesis. Graduate Program of State University of Padang. (2012).

Lebih terperinci

ANALISIS KETERBACAAN WACANA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA JENJANG SMP. Sitti Natasya Isabela

ANALISIS KETERBACAAN WACANA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA JENJANG SMP. Sitti Natasya Isabela ANALISIS KETERBACAAN WACANA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA JENJANG SMP Sitti Natasya Isabela Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS, Universitas Pendidikan Indonesia Surel : Natasya.isabela@yahoo.co.id

Lebih terperinci

Ninik Sarofah, et al., Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning...

Ninik Sarofah, et al., Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning... 1 PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING MENGGUNAKAN EDMODO PADA MATERI SISTEM MONETER UNTUK SISWA KELAS X IPS DI MAN 1 JEMBER The Application of Blended Learning Model in Increasing Students Learning Result and

Lebih terperinci

Tjiptaning Suprihati, Mirisa Izzatun Haniyah. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember

Tjiptaning Suprihati, Mirisa Izzatun Haniyah. Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) DENGAN LKS INKUIRI PADA SISWA KELAS XI-TPHP SMK PERIKANAN DAN KELAUTAN

Lebih terperinci

Nikmatu Rohma Universitas Negeri Malang

Nikmatu Rohma Universitas Negeri Malang PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KUIS INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER UNTUK KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA JERMAN KELAS XI IPS 4 SMA NEGERI 1 DAMPIT TAHUN AJARAN 2011/2012 Nikmatu Rohma Universitas Negeri Malang

Lebih terperinci

Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write, Kemampuan Awal, Kemampuan Pemahaman Konsep.

Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write, Kemampuan Awal, Kemampuan Pemahaman Konsep. PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N KECAMATAN LEMBAH GUMANTI Asmaul Husna Dosen Tetap Prodi Pendidikan Matematika,

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA/MA TESIS

PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA/MA TESIS PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA/MA TESIS Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Annisa Octavia Koswara, 2015

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Annisa Octavia Koswara, 2015 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian Keterampilan menulis cerita pendek masih menjadi sesuatu hal yang sulit untuk siswa. Menulis cerita pendek merupakan satu keterampilan yang membutuhkan

Lebih terperinci

PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR LINGKUNGAN DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN

PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR LINGKUNGAN DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR LINGKUNGAN DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN Oleh: Andrean Perdana Y.P. 1), Suhartono 2), Kartika Chrysti S. 3) PGSD FKIP Universitas

Lebih terperinci

Pendahuluan. Windarto et al., Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif. 1

Pendahuluan. Windarto et al., Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif. 1 Windarto et al., Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif. 1 Pendahuluan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER

IMPLEMENTASI PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER IMPLEMENTASI PEMBERIAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN OPERASI HITUNGBENTUK ALJABAR

Lebih terperinci

PENINGKATAN MENULISKAN KEMBALI DONGENG DENGAN TEKNIK CIRC SISWA KELAS VII.D SMPN 1 TANJUNG EMAS KABUPATEN TANAH DATAR

PENINGKATAN MENULISKAN KEMBALI DONGENG DENGAN TEKNIK CIRC SISWA KELAS VII.D SMPN 1 TANJUNG EMAS KABUPATEN TANAH DATAR PENINGKATAN MENULISKAN KEMBALI DONGENG DENGAN TEKNIK CIRC SISWA KELAS VII.D SMPN 1 TANJUNG EMAS KABUPATEN TANAH DATAR Oleh: Lisa Silvia Sari 1, Nursaid 2, Yasnur Asri 3 Program Studi Pendidikan Bahasa

Lebih terperinci

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH DENGAN MEDIA FILM PADA SISWA KELAS 10 SMA HARAPAN BANGSA DALAM SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH DENGAN MEDIA FILM PADA SISWA KELAS 10 SMA HARAPAN BANGSA DALAM SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH DENGAN MEDIA FILM PADA SISWA KELAS 10 SMA HARAPAN BANGSA DALAM SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 Skripsi diajukan untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan

Lebih terperinci

Oleh Dwi Budi Mulyono

Oleh Dwi Budi Mulyono 1 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI OLEH SISWA KELASX SMA MUHAMMADIYAH 8 KISARAN TAHUN PEMBELAJARAN 2014 / 2015 Oleh Dwi Budi

Lebih terperinci

digilib. //digilib.un //digilib. //digilib.un //digilib. //digilib.un //digilib. //digilib.un PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING MELALUI TEKNIK TARI BAMBU PADA

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam

BAB I PENDAHULUAN. emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN TINDAKAN KELAS. mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman dalam menentukan pokok

BAB III METODE PENELITIAN TINDAKAN KELAS. mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman dalam menentukan pokok 29 BAB III METODE PENELITIAN TINDAKAN KELAS A. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman dalam menentukan pokok pikiran

Lebih terperinci

Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo Vol.2, No.1, Maret 2014 ISSN:

Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo Vol.2, No.1, Maret 2014 ISSN: BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERDASAR MASALAH MATEMATIKA (STUDENT S CREATIVE THINKING IN THE APPLICATION OF MATHEMATICAL PROBLEMS BASED LEARNING) Anton David Prasetiyo Lailatul

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA MELALUI LAYANAN INFORMASI KARIER PADA SISWA KELAS X.9 SMA N 2 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SKRIPSI

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA MELALUI LAYANAN INFORMASI KARIER PADA SISWA KELAS X.9 SMA N 2 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SKRIPSI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BERWIRAUSAHA MELALUI LAYANAN INFORMASI KARIER PADA SISWA KELAS X.9 SMA N 2 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SKRIPSI Oleh ERNI APRIYANI NIM 200831105 PEOGRAM STUDI BIMBINGAN

Lebih terperinci

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT Hadiyanti Ulfah, M. Arifuddin Jamal, dan Mustika Wati Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unlam

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP PGRI 3 BANDAR LAMPUNG

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP PGRI 3 BANDAR LAMPUNG Wayan Satria Jaya STKIP-PGRI Bandar Lampung ABSTRAK This study aims to obtain data on how far the relationship between motivation to learn with the learning outcomes of students in school. Method used

Lebih terperinci

Arifuddin Miseng SMA Batara Gowa Sungguminasa Abstract. Abstrak

Arifuddin Miseng SMA Batara Gowa Sungguminasa Abstract. Abstrak PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN LATIHAN TERBIMBING MENGGUNAKAN SISTEM POINT PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA BATARA GOWA Arifuddin Miseng SMA Sungguminasa misengarifuddin@gmail.com

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MEDIA AJAR TUTORIAL ELEKTRONIK MENGENAI MATERI PETA KELAS XII-IS SEKOLAH MENENGAH ATAS

PENGEMBANGAN MEDIA AJAR TUTORIAL ELEKTRONIK MENGENAI MATERI PETA KELAS XII-IS SEKOLAH MENENGAH ATAS PENGEMBANGAN MEDIA AJAR TUTORIAL ELEKTRONIK MENGENAI MATERI PETA KELAS XII-IS SEKOLAH MENENGAH ATAS Skripsi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Geografi Diajukan

Lebih terperinci

(The Influence of Cooperative Learning Model Type Structured Numbered Heads on Students Learning Result in Excretion System Material)

(The Influence of Cooperative Learning Model Type Structured Numbered Heads on Students Learning Result in Excretion System Material) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI (Studi Eksperimen di kelas VIII SMPN 17 Tasikmalaya) (The Influence of Cooperative

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 PANDAK SKRIPSI Oleh: Panggih Marfianto 11144100145

Lebih terperinci