PRODUK 1: RENCANA KERJA DELAPAN-BULANAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PRODUK 1: RENCANA KERJA DELAPAN-BULANAN"

Transkripsi

1 PRODUK 1: RENCANA KERJA DELAPAN-BULANAN Instruksi Penggunaan : Rencana Kerja ini mengikuti Langkah dan yang ada dalam Toolkit ini. Kotak yang diblok warna menunjukkan berapa lama biasanya waktu yang digunakan untuk melakukan masing-masing langkah. Jadwal masing-masing kegiatan berdasarkan kenyataan dan antisipasi kebutuhan dan tantangan. Rencana ini dapat direvisi ketika pelaksanaan kerja berjalan, tapi tabel jadwal rencana kerja ini akan memberi langkah awal yang jelas dan arahan pada disain, proses pengembangan dan implementasi. Menunjukkan bulan dimulainya kerja dan bulan berakhirnya, kemudian X minggu dimana kegiatan akan berlangsung. Judul Proyek: Ketua Tim: Tahun: dari s.d. LANGKAH dan PERSIAPAN Memilih dan mengatur anggota tim Memeriksa toolkit Mempersiapkan rencana kerja 8 bulanan Langkah 1: Definisi masalah, sasaran dan perilaku ideal/yang ingin dicapai 1.1: Merencanakan program 1.2: Fokus pada upaya 1.3: Mempersiapkan 10 Langkah Panduan Promosi 2

2 pernyataan masalah 1.4: Identifikasi sasaran yang potensial 1.5: Menentukan perilaku yang ideal Langkah 2: Mengumpulkan informasi 2.1: Menentukan kebutuhan informasi 2.2: Mendisain Riset 2.3: Melakukan Riset 2.4: Rangkuman temuan utama Langkah 3: Fokus pada perilaku yang kelihatan dari satu sasaran dan masalah 3.1: Fokus pada isu 3.2: Memilih dan segmentasi SATU sasaran primer 3.3: 10 Langkah Panduan Promosi 3

3 Menentukan status perilaku saat ini 3.4: Menentukan SATU Perilaku yg ingin Dikan 3.5: Seleksi pendekatan yang tepat untuk digunakan Langkah 4: Strategi perubahan yang detil 4.1: Mempertimbangkan sistem yang lebih luas 4.2: Menentukan strategi tujuan dan sasaran berdasarkan praktek nyata 4.3: Rincian yang dibutuhkan oleh kegiatan yang besar 4.4: Identifikasi mitra 4.5: indikator strategi evaluasi dampak 4.6: 10 Langkah Panduan Promosi 4

4 Menyusun strategi anggaran Langkah 5: Mempersiapkan rencana spesifik 5.1: komponen Kelompok 5.2: pendekatan-ringkasan spesifik 5.3: Menarik keseluruhan Rencana Promosi 5.4: rencana anggaran Langkah 6: materi dan kegiatan 6.1: Komunikasi untuk 6.2: storyboards 6.3: 10 Langkah Panduan Promosi 5

5 isi, teks dan naskah 6.4: Mempersiapkan bahan visual foto, ilustrasi, deskripsi gambar, props 6.5: Kompilasi konsep dalam format yang pas Langkah 7: Pre tes 7.1: Menyusun pre tes 7.2: Persiapan pre tes 7.3: Pre tes 7.4: Analisa dan membuat perubahan 7.5: Finalisasi semua materi dan kegiatan untuk produksi Langkah 8: Implementasi 8.1: Identifikasi pertimbangan implementasi 8.2: 10 Langkah Panduan Promosi 6

6 Menyatukan rencana media 8.3: rencana implementasi 8.4: Menyusun kegiatan final 8.5: Implementasi kegiatan 8.6: Supervisi implementasi dan laporan bulanan Langkah 9: Monitor 9.1: Memahami monitoring dan evaluasi 9.2: Spesifikasi rinci monitoring dan evaluasi 9.3: Elaborasi spesifikasi monitoring 9.4: Reguler Monitoring 9.5: Persiapan laporan monitoring dan usulan perubahan program Langkah 10: Evaluasi 10 Langkah Panduan Promosi 7

7 dan Perbaikan 10.1: Spesifikasi rinci evaluasi 10.2: Pengaturan evaluasi 10.3: Seleksi mitra yang melakukan evaluasi 10.4: Evaluasi dan persiapan laporan 10.5: usulan dan langkah selanjutnya 10 Langkah Panduan Promosi 8

PROYEK. Dr. Ir. Erizal, MAgr.

PROYEK. Dr. Ir. Erizal, MAgr. MONITORING & PENGENDALIAN PROYEK Dr. Ir. Erizal, MAgr. PENGANTAR Ketika jadwal kerja telah dipublikasi dan proyek mulai berjalan, perhatian harus difokuskan pada kemajuan progress Hal diatas membutuhkan

Lebih terperinci

PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU No. Dokumen

PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU No. Dokumen PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU No. Dokumen : PBM-UDINUS-01 Revisi Ke / Tanggal : - / - Berlaku Tanggal : 2 Januari 2009 1. TUJUAN : Menjamin proses penerimaan mahasiswa baru berjalan baik sesuai dengan

Lebih terperinci

PROYEK. Dr. Ir. Erizal, MAgr.

PROYEK. Dr. Ir. Erizal, MAgr. MONITORING & PENGENDALIAN PROYEK Dr. Ir. Erizal, MAgr. PENGANTAR Ketika jadwal kerja telah dipublikasi dan proyek mulai berjalan, perhatian harus difokuskan pada kemajuan progress Hal diatas membutuhkan

Lebih terperinci

PKM KARSA CIPTA (PKM-KC)

PKM KARSA CIPTA (PKM-KC) PKM KARSA CIPTA (PKM-KC) DITLITABMAS-DIKTI 1 Sumber Panduan 2012 PKM-KARSA CIPTA (PKM-KC) Merupakan program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa Bersifat konstruktif serta menghasilkan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian di lapangan pada bab IV,

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian di lapangan pada bab IV, BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian di lapangan pada bab IV, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Kondisi Obyektif Dampak Pelatihan yang Diikuti

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 11 B. TUJUAN 11 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 11 D. UNSUR YANG TERLIBAT 12 E. REFERENSI 12 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 12

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 11 B. TUJUAN 11 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 11 D. UNSUR YANG TERLIBAT 12 E. REFERENSI 12 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 12 JUKNIS PENYUSUNAN RENCANA KERJA SMA DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 11 B. TUJUAN 11 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 11 D. UNSUR YANG TERLIBAT 12 E. REFERENSI 12 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 12 G. URAIAN PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

BIRO IKLAN (ADVERTISING AGENCY)

BIRO IKLAN (ADVERTISING AGENCY) BIRO IKLAN BIRO IKLAN (ADVERTISING AGENCY) Dapat diartikan sebagai suatu perusahaan jasa yang memiliki keahlian untuk merancang, mengkoordinasi, mengelola, dan atau memajukan merek, pesan, dan atau komunikasi

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 29 B. TUJUAN 29 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 29 D. UNSUR YANG TERLIBAT 30 E. REFERENSI 30 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 30

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 29 B. TUJUAN 29 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 29 D. UNSUR YANG TERLIBAT 30 E. REFERENSI 30 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 30 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 29 B. TUJUAN 29 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 29 D. UNSUR YANG TERLIBAT 30 E. REFERENSI 30 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 30 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 34 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 40 B. TUJUAN 40 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 40 D. UNSUR YANG TERLIBAT 41 E. REFERENSI 41 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 41

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 40 B. TUJUAN 40 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 40 D. UNSUR YANG TERLIBAT 41 E. REFERENSI 41 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 41 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 40 B. TUJUAN 40 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 40 D. UNSUR YANG TERLIBAT 41 E. REFERENSI 41 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 41 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 44 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

Di Fortis Training Center Jl Rasuna Said Kuningan, Jakarta Diikuti oleh : 1. Endah Purnamawati 2. Yuli Hertaty 3. Sigit Krismianto 4.

Di Fortis Training Center Jl Rasuna Said Kuningan, Jakarta Diikuti oleh : 1. Endah Purnamawati 2. Yuli Hertaty 3. Sigit Krismianto 4. Dilaksanakan pada 6 s/d 7 Oktober 2016 Di Fortis Training Center Jl Rasuna Said Kuningan, Jakarta Diikuti oleh : 1. Endah Purnamawati 2. Yuli Hertaty 3. Sigit Krismianto 4. Widya Listiani TUJUAN Program

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 29 B. TUJUAN 29 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 29 D. UNSUR YANG TERLIBAT 30 E. REFERENSI 30 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 30

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 29 B. TUJUAN 29 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 29 D. UNSUR YANG TERLIBAT 30 E. REFERENSI 30 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 30 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 29 B. TUJUAN 29 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 29 D. UNSUR YANG TERLIBAT 30 E. REFERENSI 30 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 30 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 34 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

LANGKAH PRAKTIS MERANCANG STORYBOARD BAHAN AJAR BERBASIS ICT

LANGKAH PRAKTIS MERANCANG STORYBOARD BAHAN AJAR BERBASIS ICT LANGKAH PRAKTIS MERANCANG STORYBOARD BAHAN AJAR BERBASIS ICT Memiliki bahan ajar sesuai tingkat kebutuhan dan kompetensi yang diharapkan. Komponen bahan ajar perlu disusun secara sistematis, dirancang

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL JABATAN KERJA PELAKSANA LAPANAGAN PEKERJAAN GEDUNG

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL JABATAN KERJA PELAKSANA LAPANAGAN PEKERJAAN GEDUNG DEPARTEMEN PE BADAN PEMBINAAN KONSTRU PUSAT PEMBINAAN KOMPETEN MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL JABATAN KERJA PELAKSANA LAPANAGAN PEKERJAAN GEDUNG MELAKSANAKAN PEKERJAAN

Lebih terperinci

REFORMASI BIROKRASI KATA PENGANTAR

REFORMASI BIROKRASI KATA PENGANTAR REFORMASI BIROKRASI KATA PENGANTAR Keterpihakan serta dukungan terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Lembaga Administrasi Negara merupakan suatu amanah yang harus diikuti dengan akuntabilitas

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 40 B. TUJUAN 40 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 40 D. UNSUR YANG TERLIBAT 41 E. REFERENSI 41 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 41

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 40 B. TUJUAN 40 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 40 D. UNSUR YANG TERLIBAT 41 E. REFERENSI 41 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 41 DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 40 B. TUJUAN 40 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 40 D. UNSUR YANG TERLIBAT 41 E. REFERENSI 41 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 41 G. URAIAN PROSEDUR KERJA 44 LAMPIRAN 1 : ALUR PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

Aplikasi SIMLITABMAS. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan. Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Aplikasi SIMLITABMAS. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan. Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Aplikasi SIMLITABMAS Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pendaftaran Seleksi Dosen Melaksanakan kegiatan Melaporkan pelaksanaan kegiatan Mengajukan usulan lanjutannya

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK PENDIDIKAN TINGGI PAU-PPAI, UNIVERSITAS TERBUKA 2008

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK PENDIDIKAN TINGGI PAU-PPAI, UNIVERSITAS TERBUKA 2008 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK PENDIDIKAN TINGGI PAU-PPAI, UNIVERSITAS TERBUKA 2008 JENIS BAHAN AJAR 4 CETAK 4 NON - CETAK CETAK Buku Teks Bahan Ajar Mandiri = Modul = BAJJ Panduan = Petunjuk = Pedoman

Lebih terperinci

SKEMA DAN KETENTUAN PENELITIAN (SKP) BAGI GURU BESAR FAKULTAS ILMU BUDAYA, UNIVERSITAS GADJAH MADA

SKEMA DAN KETENTUAN PENELITIAN (SKP) BAGI GURU BESAR FAKULTAS ILMU BUDAYA, UNIVERSITAS GADJAH MADA SKEMA DAN KETENTUAN PENELITIAN (SKP) BAGI GURU BESAR FAKULTAS ILMU BUDAYA, UNIVERSITAS GADJAH MADA Unit Penelitian dan Publikasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada 2017 Page 1 of 5 Skema dan

Lebih terperinci

2. RUANG LINGKUP Semua produk perangkat lunak dan hasil-hasil pemutakhiran yang dikeluarkan oleh tiap unit di IPB.

2. RUANG LINGKUP Semua produk perangkat lunak dan hasil-hasil pemutakhiran yang dikeluarkan oleh tiap unit di IPB. 1. TUJUAN Untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan bebas dari error dengan demikian dapat berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan rancangan perangkat lunak tersebut. 2. RUANG LINGKUP

Lebih terperinci

Memanfaatkan Data Terbuka untuk Peningkatan Keterbukaan Fiskal

Memanfaatkan Data Terbuka untuk Peningkatan Keterbukaan Fiskal Memanfaatkan Data Terbuka untuk Peningkatan Keterbukaan Fiskal Lima Langkah untuk Membantu Organisasi Masyarakat Sipil Berhasil Menerapkan Data Terbuka dengan Baik Panduan Pelaksanaan JAKARTA Panduan Pelaksanaan:

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 11 B. TUJUAN 11 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 11 D. UNSUR YANG TERLIBAT 12 E. REFERENSI 12 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 12

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 11 B. TUJUAN 11 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 11 D. UNSUR YANG TERLIBAT 12 E. REFERENSI 12 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 12 JUKNIS PENYUSUNAN RENCANA KERJA SMA DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 11 B. TUJUAN 11 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 11 D. UNSUR YANG TERLIBAT 12 E. REFERENSI 12 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 12 G. URAIAN PROSEDUR KERJA

Lebih terperinci

IPTEKS BAGI MITRA DESA

IPTEKS BAGI MITRA DESA IPTEKS BAGI MITRA DESA Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pendidikan Tinggi Kemendikristek RI Pendahuluan 4.1 Pendahuluan Program Iptek bagi Desa Mitra (IbDM) bertujuan untuk mengejawantahkan

Lebih terperinci

BAB I STANDAR KOMPETENSI. mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.

BAB I STANDAR KOMPETENSI. mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan. BAB I STANDAR KOMPETENSI 1.1 Unit Standar Kompetensi Kerja yang Dipelajari Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa untuk dapat : mengidentifikasikan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI Eli Wibawati, 2013

DAFTAR ISI Eli Wibawati, 2013 DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERSEMBAHAN LEMBAR PERYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMAKASIH... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... DAFTAR LAMPIRAN...

Lebih terperinci

1. TUJUAN Menetapkan prosedur penelitian dimulai dari informasi proposal penelitian sampai desiminasi hasil penelitian sesuai pedoman DP2M.

1. TUJUAN Menetapkan prosedur penelitian dimulai dari informasi proposal penelitian sampai desiminasi hasil penelitian sesuai pedoman DP2M. Telp. (024) 8508081, 86458337, Fax. (024) 85081. http://www.unnes.ac.id 1 dari 6 1. TUJUAN Menetapkan prosedur penelitian dimulai dari informasi proposal penelitian sampai desiminasi hasil penelitian sesuai

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Metode pengembangan

III. METODE PENELITIAN. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Metode pengembangan 26 III. METODE PENELITIAN A. Desain Pengembangan Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Metode pengembangan produk yang menjadi pedoman dalam penelitian ini diadaptasi dari pengembangan

Lebih terperinci

Program Riset Desentralisasi DIKTI

Program Riset Desentralisasi DIKTI Panduan Pengajuan Proposal Program Riset Desentralisasi DIKTI 2013 Institut Teknologi Bandung Maret 2012 Daftar Isi Daftar Isi... 2 I. Latar Belakang... 3 II. Deskripsi Program Riset Desentralisasi DIKTI...

Lebih terperinci

BAB II METODOLOGI 2.2. RUMUSAN MASALAH

BAB II METODOLOGI 2.2. RUMUSAN MASALAH BAB II METODOLOGI 2.1. IDENTIFIKASI MASALAH Permasalahan yang diangkat didalam perancangan majalah MISC Magazine ini diantaranya adalah : Bagaimana menyusun konten atau isi yang baik dan sesuai dengan

Lebih terperinci

TIU : Menulis draft bahan ajar

TIU : Menulis draft bahan ajar PAU-PPAI-UT 1 TIU : Menulis draft bahan ajar TIK : 1. Menjelaskan peran bahan ajar dalam proses pembela- jaran 2. Menjelaskan perbedaan bahan ajar dengan buku teks 3. Menguraikan tiga cara penyusunan bahan

Lebih terperinci

4.3. Bagian Inti Bab I Pendahuluan

4.3. Bagian Inti Bab I Pendahuluan BAB IV SISTEMATIKA LAPORAN 4.1. Fungsi Laporan Praktik Industri Laporan berfungsi sebagai komunikator dan informasi yang efektif, dengan demikian maka laporan harus disusun dengan seksama dan sungguh-sungguh.

Lebih terperinci

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 50 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 50 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51 JUKNIS ANALISIS STANDAR PENGELOLAAN SMA DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 50 B. TUJUAN 50 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 50 D. UNSUR YANG TERLIBAT 51 E. REFERENSI 51 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 51 G. URAIAN PROSEDUR

Lebih terperinci

KUALIFIKASI TENAGA AHLI PERENCANAAN PERUMAHAN (TAPP) PROVINSI JAWA TENGAH

KUALIFIKASI TENAGA AHLI PERENCANAAN PERUMAHAN (TAPP) PROVINSI JAWA TENGAH LAMPIRAN I KUALIFIKASI TENAGA AHLI PERENCANAAN PERUMAHAN (TAPP) PROVINSI JAWA TENGAH 1. Tenaga Ahli Perencanaan Perumahan (Kode TAPP 01); Tenaga Ahli Perencanaan Perumahan harus memenuhi syarat sebagai

Lebih terperinci

Toolkit KERANGKA KERJA MANAJEMEN PROYEK KEUANGAN

Toolkit KERANGKA KERJA MANAJEMEN PROYEK KEUANGAN Toolkit KERANGKA KERJA MANAJEMEN PROYEK KEUANGAN TANDA PENERBIT CNV Internationaal Kotak Pos 2475 3500 GL Utrecht Belanda T: 00 31 751 1260 E: internationaal@cnv.nl I: www.internationaal.nl Penulis: Dukungan

Lebih terperinci

Panduan Dasar Menulis Esai. latihan yang terus menerus. Berikut ini panduan dasar dalam menulis sebuah esai.

Panduan Dasar Menulis Esai. latihan yang terus menerus. Berikut ini panduan dasar dalam menulis sebuah esai. Panduan Dasar Menulis Esai Untuk membuat sebuah esai yang berkualitas, diperlukan kemampuan dasar menulis dan latihan yang terus menerus. Berikut ini panduan dasar dalam menulis sebuah esai. Struktur Sebuah

Lebih terperinci

ANALISA PROSES BISNIS Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom

ANALISA PROSES BISNIS Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom ANALISA PROSES BISNIS Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom Teknik Pengumpulan Data/Informasi 1. Interview 2. Joint application development (JAD) 3. Questioner 4. Analisa dokumen 5. Observasi Pertimbangkan tehnik

Lebih terperinci

PANDUAN UMUM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN PENGEMBANGAN (untuk contoh)

PANDUAN UMUM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN PENGEMBANGAN (untuk contoh) PANDUAN UMUM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN PENGEMBANGAN (untuk contoh) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Latar belakang masalah mengungkapkan konteks pengembangan projek dalam masalah yang hendak

Lebih terperinci

Panduan Pengajuan Proposal. Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi Institut Teknologi Bandung 2016

Panduan Pengajuan Proposal. Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi Institut Teknologi Bandung 2016 Panduan Pengajuan Proposal Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi Institut Teknologi Bandung 2016 Institut Teknologi Bandung Mei 2016 Daftar Isi Daftar Isi... 2 I. Latar Belakang... 3 II. Deskripsi Penelitian

Lebih terperinci

SOSIALISASI PROGRAM PENINGKATAN TRI DHARMA PT UMY L P 3 M U M Y O K T O B E R

SOSIALISASI PROGRAM PENINGKATAN TRI DHARMA PT UMY L P 3 M U M Y O K T O B E R SOSIALISASI PROGRAM PENINGKATAN TRI DHARMA PT UMY L P 3 M U M Y O K T O B E R 2 0 1 1 A. PENDAHULUAN Berdasarkan Hasil Rapat Kerja Universitas tanggal 26 Agustus 2011 yang memutuskan adanya Anggaran Biaya

Lebih terperinci

Modul 1 Manajemen Penerbitan Jurnal Ilmiah 2

Modul 1 Manajemen Penerbitan Jurnal Ilmiah 2 Modul 1 Manajemen Penerbitan Jurnal Ilmiah 2 epublishing systems. Open-source electronic publishing systems Public Knowledge Project- PKP (Open Journal System), DPubS, epublishing Toolkit, GAPworks, Hyperjournal,

Lebih terperinci

Pelaksanaan Tugas Akhir

Pelaksanaan Tugas Akhir Manual Prosedur Pelaksanaan Tugas Akhir UNIVERSITAS BRAWIJAYA FTP-UB, 2010 All Rights Reserved Manual Prosedur Pelaksanaan Tugas Akhir UNIVERSITAS BRAWIJAYA 01000 06501 Revisi : 2 Tanggal : 2 Nopemebr

Lebih terperinci

Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1

Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1 Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng Proyek Kumpulan orang-orang untuk menyelesaikan suatu permasalahan Sebuah aktivitas yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah hasil

Lebih terperinci

UNIVERSITAS TIDAR Tanggal Revisi 5 Desember 2016

UNIVERSITAS TIDAR Tanggal Revisi 5 Desember 2016 Nomor SOP 1702.b/UN57.3.1/KP/2016 Tanggal Pembuatan 5 Desember 2016 UNIVERSITAS TIDAR Tanggal Revisi 5 Desember 2016 BAGIAN UMUM BIRO UMUM DAN KEUANGAN Tanggal Efektif 8 Desember 2016 SUBBAGIAN HUKUM,

Lebih terperinci

Program Riset Desentralisasi DIKTI

Program Riset Desentralisasi DIKTI Panduan Pengajuan Proposal Program Riset Desentralisasi DIKTI 2012 Institut Teknologi Bandung September 2011 Daftar Isi Daftar Isi... 1 I. Latar Belakang... 2 II. Deskripsi Program Riset Desentralisasi

Lebih terperinci

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA U N I V E R S I T A S P E L I T A H A R A P A N S U R A B A Y A S U R A B A Y A, 29 Juli

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA U N I V E R S I T A S P E L I T A H A R A P A N S U R A B A Y A S U R A B A Y A, 29 Juli PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA U N I V E R S I T A S P E L I T A H A R A P A N S U R A B A Y A S U R A B A Y A, 29 Juli 2 0 1 6 1 2 3 4 5 6 2 3 4 Tahapan Kegiatan PKM (a) pengusulan (b) desk evaluasi dan

Lebih terperinci

Reviu 10 Buku Pengarusutamaan Gender (PUG) bidang Pendidikan

Reviu 10 Buku Pengarusutamaan Gender (PUG) bidang Pendidikan Reviu 10 Buku Pengarusutamaan Gender (PUG) bidang Pendidikan Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal

Lebih terperinci

KOPI DARAT Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli dan Tukar Pendapat 13 Mei 2015

KOPI DARAT Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli dan Tukar Pendapat 13 Mei 2015 KOPI DARAT Kongkow Pendidikan: Diskusi Ahli dan Tukar Pendapat 13 Mei 2015 Topik #1 Manajemen Guru Rencana Strategis (RENSTRA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015-2019 secara eksplisit menyebutkan

Lebih terperinci

PANDUAN HIBAH PENULISAN DAN PENCETAKAN BUKU AJAR TAHUN ANGGARAN 2016

PANDUAN HIBAH PENULISAN DAN PENCETAKAN BUKU AJAR TAHUN ANGGARAN 2016 PANDUAN HIBAH PENULISAN DAN PENCETAKAN BUKU AJAR TAHUN ANGGARAN 2016 LEMBAGA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTU (LP3M) UNIVERSITAAS ANDALAS PADANG, 2016 Panduan Hibah Penulisan dan Percetakan

Lebih terperinci

Trik-trik penyusunan proposal PKM

Trik-trik penyusunan proposal PKM Trik-trik penyusunan proposal PKM Reviewer/Juri Nasional PKM Pembina Penalaran Ditmawa UGM indwiani@gmail.com Rincian Sistimatika Penulisan Semua aturan lengkap penyusunan proposal PKM dapat dibaca di

Lebih terperinci

1. TUJUAN Menetapkan prosedur penelitian dimulai dari informasi proposal penelitian sampai desiminasi hasil penelitian

1. TUJUAN Menetapkan prosedur penelitian dimulai dari informasi proposal penelitian sampai desiminasi hasil penelitian Telp. (024) 8508081, 86458337, Fax. (024) 85081. http://www.unnes.ac.id 1 dari 7 1. TUJUAN Menetapkan prosedur penelitian dimulai dari informasi proposal penelitian sampai desiminasi hasil penelitian 2.

Lebih terperinci

SINTESIS FUNGSI-FUNGSI BISNIS

SINTESIS FUNGSI-FUNGSI BISNIS 1 SINTESIS FUNGSI-FUNGSI BISNIS PENILAIAN SUATU BISNIS Mengingat nilai suatu proyek ditentukan dengan mengestimasi present value perkiraan arus kasnya di masa mendatang. Sebuah perusahaan yang menilai

Lebih terperinci

PANDUAN KERJASAMA TENTANG PENYEDIAAN TENAGA AHLI, BAHAN PENGAJARAN, FASILITAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

PANDUAN KERJASAMA TENTANG PENYEDIAAN TENAGA AHLI, BAHAN PENGAJARAN, FASILITAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PANDUAN KERJASAMA TENTANG PENYEDIAAN TENAGA AHLI, BAHAN PENGAJARAN, FASILITAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN I. PENDAHULUAN Latar Belakang Kerjasama tentang penyediaan tenaga ahli, bahan pengajaran, fasilitas

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Bandar Lampung, Desember 2016 Direktur, Prof. Dr. Sudjarwo, M.S. NIP

KATA PENGANTAR. Bandar Lampung, Desember 2016 Direktur, Prof. Dr. Sudjarwo, M.S. NIP KATA PENGANTAR Puji Syukur dipanjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan dan kelancaran untuk menyelesaikan edisi keempat buku panduan ini dengan tepat waktu. Buku panduan ini pertama kali

Lebih terperinci

PANDUAN RINGKAS OPR PENGABDIAN MASYARAKAT UM METRO 2016/2017

PANDUAN RINGKAS OPR PENGABDIAN MASYARAKAT UM METRO 2016/2017 PANDUAN RINGKAS OPR PENGABDIAN MASYARAKAT UM METRO 2016/2017 A. SISTEMATIK USULAN OPR (OPERASIONAL PENGABDIAN RUTIN) LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO 2016/2017 HALAMAN SAMPUL HALAMAN PENGESAHAN IDENTITAS

Lebih terperinci

PENGELOLAAN ANGGARAN SEKOLAH

PENGELOLAAN ANGGARAN SEKOLAH PENGELOLAAN ANGGARAN SEKOLAH Inovasi yang saat ini tumbuh menitikberatkan pada aspek kurikulum dan administrasi pendidikan. Hal tersebut merupakan bagian dari praktek dan teori keuangan, termasuk penganggaran

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PRAKTIKUM JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK. Fakultas Ilmu Administrasi, 2012 All Rights Reserved

MANUAL PROSEDUR PRAKTIKUM JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK. Fakultas Ilmu Administrasi, 2012 All Rights Reserved MANUAL PROSEDUR PRAKTIKUM JURUSAN ILMU ADMINISTRASI PUBLIK Revisi ke : 4 Tanggal : Januari 2012 Dikaji ulang oleh : Sekretaris Jurusan Dikendalikan oleh : Unit Jaminan Mutu Disetujui oleh : Ketua Jurusan

Lebih terperinci

1. TUJUAN Menetapkan prosedur pengabdian dimulai dari informasi proposal pengabdian sampai desiminasi hasil pengabdian sesuai pedoman DP2M.

1. TUJUAN Menetapkan prosedur pengabdian dimulai dari informasi proposal pengabdian sampai desiminasi hasil pengabdian sesuai pedoman DP2M. Telp. (024) 8508081, 86458337, Fax. (024) 85081. http://www.unnes.ac.id 1 dari 9 1. TUJUAN Menetapkan prosedur pengabdian dimulai dari informasi proposal pengabdian sampai desiminasi hasil pengabdian sesuai

Lebih terperinci

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2011 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN SALURAN IRIGASI

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2011 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN SALURAN IRIGASI MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR KONSTRUKSI SUB SEKTOR SIPIL EDISI 2011 PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN SALURAN IRIGASI PROGRAM KERJA MINGGUAN NO. KODE : BUKU KERJA DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 BAB

Lebih terperinci

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2014

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2014 PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM INSENTIF DANA PENGABDIAN MASYARAKAT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (PIDMAS-FEB) FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2014 BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Metode Penyusunan Skala Psikologi Kode Mata Kuliah : PSI-313 Jumlah SKS : 3 Waktu Pertemuan : 150 menit Kompetensi Dasar : 1. Asesmen Indikator : 1. Memahami

Lebih terperinci

SILABUS MATAKULIAH PRAKTEK KEWIRAUSAHAAN

SILABUS MATAKULIAH PRAKTEK KEWIRAUSAHAAN Matakuliah : Praktek Kewirausahaan Kode Matakuliah/sks : AGB 421 / 3(0-9) Semester : 7 SILABUS MATAKULIAH PRAKTEK WIRAUSAHAAN Kewirausahaan; Praktikum Terpadu Agri; Strategi dan Kebijakan Bisnis; Pembiayaan

Lebih terperinci

PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH

PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH BAB I Apa itu Manajemen Sumber Daya Manusia?? segala kegiatan yang berkaitan dengan pengakuan pada pentingnya tenaga pendidik dan kependidikan

Lebih terperinci

PERTEMUAN 6 ANALISA DAN PERANCANGAN PROGRAM

PERTEMUAN 6 ANALISA DAN PERANCANGAN PROGRAM PERTEMUAN 6 ANALISA DAN PERANCANGAN PROGRAM SPESIFIKASI PROSES Spesifikasi proses atau minispec, karena merupakan sebagian kecil dari spesifikasi proyek total yang diciptakan untuk proses-proses primitif

Lebih terperinci

PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2010

PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2010 PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA (PMW) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2010 APAKAH PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA ITU? Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) merupakan program prioritas Dikti yang didelegasikan

Lebih terperinci

PANDUAN PENELITIAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI (PMFE) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015

PANDUAN PENELITIAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI (PMFE) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015 PANDUAN PENELITIAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI (PMFE) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015 A. PENDAHULUAN Dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis, meneliti, dan mengolah kreativitas mahasiswa di

Lebih terperinci

Aspek Pemasaran 1. d. Peramalan Penjualan b. Riset Penjualan. e. Rencana Pemasaran c. Sistem Informasi Pemasaran

Aspek Pemasaran 1. d. Peramalan Penjualan b. Riset Penjualan. e. Rencana Pemasaran c. Sistem Informasi Pemasaran Aspek Pemasaran 1 Definisi Pemasaran Menurut AMA (American Marketing Association) Pemasaran adalah proses perencanaan dan penerapan konsepsi, penetapan harga dan distribusi barang, jasa dan ide untuk mewujudkan

Lebih terperinci

Australia Awards Indonesia. Paket Informasi Studi Singkat

Australia Awards Indonesia. Paket Informasi Studi Singkat Australia Awards Paket Informasi Studi Singkat Pencegahan dan Pengobatan Malaria untuk Bayi, Anak-Anak dan Wanita Hamil di Bagian Timur Page 2 Maksud dan tujuan Australia Awards Australia Awards adalah

Lebih terperinci

Program Hi-Link (Higher Education -Industry Link)

Program Hi-Link (Higher Education -Industry Link) Program Hi-Link (Higher Education -Industry Link) (Sihana) (Email: sihana@ugm.ac.id) Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Program Studi: Teknik Fisika dan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Abstrak... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Bagan... Daftar Gambar... Daftar Lampiran... BAB I PENDAHULUAN... 1

DAFTAR ISI. Abstrak... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Bagan... Daftar Gambar... Daftar Lampiran... BAB I PENDAHULUAN... 1 DAFTAR ISI Abstrak... Daftar Isi... Daftar Tabel... Daftar Bagan... Daftar Gambar... Daftar Lampiran... v vii xii xiii xiv xv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah Penelitian... 1 1.2 Identifikasi

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PENELITIAN DIPA

BUKU PANDUAN PENELITIAN DIPA BUKU PANDUAN PENELITIAN DIPA PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA 2016 1. Umum Program ini dimaksudkan sebagai kegiatan pembinaan penelitian yang mengarahkan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Nomor 41 Tahun 2007 STANDAR PROSES

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Nomor 41 Tahun 2007 STANDAR PROSES PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL Nomor 41 Tahun 2007 STANDAR PROSES adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai kompetensi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN. Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Setiap pesawat yang dibuat oleh pabriknya harus disertai dengan dokumen panduan untuk melaksanakan kegiatan perawatan pesawat tersebut pada masa operasionalnya. Dokumen

Lebih terperinci

Pengembangan Silabus dan RPP Kurikulum Catatan Pengantar

Pengembangan Silabus dan RPP Kurikulum Catatan Pengantar Pengembangan Silabus dan RPP Kurikulum 2013 Catatan Pengantar Pembelajaran K13 Kurikulum 2013 mengembangkan dua modus proses pembelajaran yaitu proses pembelajaran langsung dan proses pembelajaran tidak

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 61/Permentan/OT.140/10/2012 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 61/Permentan/OT.140/10/2012 TENTANG PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 61/Permentan/OT.140/10/2012 TENTANG PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PROGRAM MAGISTER DOKTOR TERPADU FMIPA ITB RINGKASAN EKSEKUTIF

PROGRAM MAGISTER DOKTOR TERPADU FMIPA ITB RINGKASAN EKSEKUTIF PROGRAM MAGISTER DOKTOR TERPADU FMIPA ITB RINGKASAN EKSEKUTIF Program Magister Doktor Terpadu (Master-leading-to-PhD) ITB merupakan bentuk sinergi antara riset dan pendidikan; hal ini juga merupakan bentuk

Lebih terperinci

PANDUAN PROPOSAL PENELITIAN DANA DIPA PPNS. p3m.ppns.ac.id

PANDUAN PROPOSAL PENELITIAN DANA DIPA PPNS.   p3m.ppns.ac.id PANDUAN PROPOSAL PENELITIAN DANA DIPA PPNS Email : p3m@ppns.ac.id p3m.ppns.ac.id PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA 2017 1. Umum Program ini dimaksudkan sebagai

Lebih terperinci

LAPORAN KEMAJUAN (sd MEI 2012)

LAPORAN KEMAJUAN (sd MEI 2012) LAPORAN KEMAJUAN (sd MEI 2012) PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PROSES MANUFAKTUR PRODUK WAHANA BAWAH AIR NIR AWAK DALAM RANGKA MENUNJANG KEMANDIRIAN BANGSA PADA SEKTOR INDUSTRI PERTAHANAN DAN KEAMANAN

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENGEMBANGAN DESA MITRA DAN PENARIKAN MINAT MASYARAKAT PADA BIDANG PERTANIAN

PANDUAN PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENGEMBANGAN DESA MITRA DAN PENARIKAN MINAT MASYARAKAT PADA BIDANG PERTANIAN PANDUAN PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENGEMBANGAN DESA MITRA DAN PENARIKAN MINAT MASYARAKAT PADA BIDANG PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2015 Daftar Isi Daftar Isi... ii

Lebih terperinci

STANDAR MAHASISWA SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

STANDAR MAHASISWA SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SM SPMI Hal : 1/8 1 Judul STANDAR MAHASISWA SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK-SPMI SM 09 SUMEDANG 2016 SM SPMI Hal : 2/8 2 Lembar Pengendalian STANDAR

Lebih terperinci

PENGUMUMAN No : /UN.26/5/DT/2016

PENGUMUMAN No : /UN.26/5/DT/2016 PENGUMUMAN No : /UN.26/5/DT/2016 Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengalaman menulis buku ajar bagi dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) dengan ini membuka penerimaan pengajuan

Lebih terperinci

PROGRAM HIBAH KOMPETISI. Panduan Penyusunan RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM (RIP)

PROGRAM HIBAH KOMPETISI. Panduan Penyusunan RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM (RIP) PROGRAM HIBAH KOMPETISI Panduan Penyusunan RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM (RIP) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional November 2006 Daftar Isi Daftar Isi... ii Kata Pengantar...

Lebih terperinci

Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam rangka mempersiapkan manusia untuk memecahkan persoalan yang terjadi dalam kehidupan di masa kini maupun di masa yang akan datang, maka salah satu wahana yang

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENGEMBANGAN BAHAN AJAR R. Nety Rustikayanti 2016 materi didownload di dosen.stikesdhb/nety/ Pengertian Pengembangan bahan ajar proses pemilihan, adaptasi, dan pembuatan bahan ajar berdasarkan kerangka

Lebih terperinci

RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM (RIP)

RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM (RIP) PANDUAN PENYUSUNAN RENCANA IMPLEMENTASI PROGRAM (RIP) PROGRAM HIBAH PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI KHUSUS (PHP PK) BADAN PENGEMBANGAN AKADEMIK UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015 Daftar isi 1. Pendahuluan...1

Lebih terperinci

DOKUMEN: PROSEDUR OPERASIONAL BAKU JUDUL : PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH DI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA

DOKUMEN: PROSEDUR OPERASIONAL BAKU JUDUL : PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH DI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA UNIVERSITAS SYIAH KUALA PROGRAM PASCASARJANA Darussalam, Banda Aceh DOKUMEN: PROSEDUR OPERASIONAL BAKU JUDUL : PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH DI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA Kode : 001/UN11.4/SOP/2014

Lebih terperinci

Pengembangan rencana implementasi

Pengembangan rencana implementasi Ketika jenis sistem EHR telah ditentukan, tujuan telah diidentifikasi, masalah dan tantangan telah diakui dan ditangani, beberapa strategi telah dirancang dan dokumen yang berkaitan dengan kebijakan dan

Lebih terperinci

Australia Awards Indonesia

Australia Awards Indonesia Australia Awards Paket Aplikasi Studi Singkat Kepemimpinan Organisasi dan Praktek-praktek Manajemen untuk Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD) Page 1 Maksud dan tujuan Australia Awards Australia Awards

Lebih terperinci

PANDUAN ISI TUGAS AKHIR DESAIN DAN MULTIMEDIA

PANDUAN ISI TUGAS AKHIR DESAIN DAN MULTIMEDIA PANDUAN ISI TUGAS AKHIR DESAIN DAN MULTIMEDIA PROGRAM STUDI: MANAJEMEN INFORMATIKA PEMINATAN DESAIN GRAFIS/MULTIMEDIA GRAPHIC JENJANG: DIPLOMA 3 PERIODE BIMBINGAN SEMESTER GENAP 2011/2012 (MARET 2012)

Lebih terperinci

I b M PELATIHAN MENDISAIN MEDIA PEMBELAJARAN E- LEARNING DENGAN APPLIKASI EDMODO BAGI KELOMPOK GURU DI SMK NEGERI DELI SERDANG

I b M PELATIHAN MENDISAIN MEDIA PEMBELAJARAN E- LEARNING DENGAN APPLIKASI EDMODO BAGI KELOMPOK GURU DI SMK NEGERI DELI SERDANG I b M PELATIHAN MENDISAIN MEDIA PEMBELAJARAN E- LEARNING DENGAN APPLIKASI EDMODO BAGI KELOMPOK GURU DI SMK NEGERI DELI SERDANG Muhammad Arifin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

Manajemen Proyek Teknologi Informasi FTKI UNAS 2012

Manajemen Proyek Teknologi Informasi FTKI UNAS 2012 Manajemen Proyek Teknologi Informasi FTKI UNAS 2012 Perencanaan Menentukan target & arahan Alokasikan sumber daya Antisipasi masalah motivasi Kontrol Mengarahkan pekerjaan untuk menuju target Mengoptimalkan

Lebih terperinci

Testing Implementasi Sistem. Black Box Testing Equivalence Partitioning & Boundary Value Analysis

Testing Implementasi Sistem. Black Box Testing Equivalence Partitioning & Boundary Value Analysis Testing Implementasi Sistem Black Box Testing Equivalence Partitioning & Boundary Value Analysis Black Box Testing Black box testing, dilakukan tanpa pengetahuan detil struktur internal dari sistem atau

Lebih terperinci

PEDOMAN PENELITIAN DANA DPP/SPP

PEDOMAN PENELITIAN DANA DPP/SPP PEDOMAN PENELITIAN DANA DPP/SPP PROGRAM KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2015 I. PERSYARATAN DAN ATURAN PENYUSUNAN A. Persyaratan Administratif 1. Pengusul Penelitian Dana DPP/SPP adalah kelompok

Lebih terperinci

Standar Audit SA 300. Perencanaan Suatu Audit atas Laporan Keuangan

Standar Audit SA 300. Perencanaan Suatu Audit atas Laporan Keuangan SA 00 Perencanaan Suatu Audit atas Laporan Keuangan SA Paket 00.indb //0 ::0 AM STANDAR AUDIT 00 PERENCANAAN SUATU AUDIT ATAS LAPORAN KEUANGAN (Berlaku efektif untuk audit atas laporan keuangan untuk periode

Lebih terperinci

Bab 10. Pengembangan Sistem Multimedia. Pokok Bahasan : Tujuan Belajar : Pengembangan sistem multimedia Siklus pengembangan sistem multimedia

Bab 10. Pengembangan Sistem Multimedia. Pokok Bahasan : Tujuan Belajar : Pengembangan sistem multimedia Siklus pengembangan sistem multimedia Bab 10 Pengembangan Sistem Multimedia Pokok Bahasan : Pengembangan sistem multimedia Siklus pengembangan sistem multimedia Tujuan Belajar : Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mahasiswa dapat : Memahami

Lebih terperinci

MANUAL DAN PROSEDUR Pelaksanaan Kegiatan Tugas Akhir Skripsi

MANUAL DAN PROSEDUR Pelaksanaan Kegiatan Tugas Akhir Skripsi MANUAL DAN PROSEDUR Pelaksanaan Kegiatan Tugas Akhir Skripsi Manual Prosedur : Pelaksanaan Kegiatan Tugas Akhir Skripsi (Bagi Mahasiswa) Dikaji Ulang oleh : Pembantu Dekan I No. Dok. : Terbit/Revisi :

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Majalah ialah bagian dari media dengan sifat terbit berkala yg isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca,

Lebih terperinci

Panduan Pengajuan Proposal

Panduan Pengajuan Proposal Panduan Pengajuan Proposal PROGRAM RISET PENINGKATAN KAPASITAS ITB 2010 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Bandung 1 Latar Belakang Berdasarkan data kegiatan penelitian

Lebih terperinci

Marketing Communication Management

Marketing Communication Management Modul ke: Marketing Communication Management Alur Kerja Marcomm / Advertising Agency Fakultas FIKOM Mujiono Weto, S.Ikom. Program Studi Advertising & Marketing Communication www.mercubuana.ac.id Abstrak

Lebih terperinci

STANDAR PROSES. PERMENDIKNAS Nomor 41 Tahun 2007

STANDAR PROSES. PERMENDIKNAS Nomor 41 Tahun 2007 STANDAR PROSES PERMENDIKNAS Nomor 41 Tahun 2007 berisi kriteria minimal proses pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan menengah di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. adalah

Lebih terperinci

STUDI KASUS : KELOMPOK PROSES MANAJEMEN PROYEK PROJECT MANAGEMENT, THIRD EDITION 1

STUDI KASUS : KELOMPOK PROSES MANAJEMEN PROYEK PROJECT MANAGEMENT, THIRD EDITION 1 STUDI KASUS : KELOMPOK PROSES MANAJEMEN PROYEK IT PROJECT MANAGEMENT, THIRD EDITION 1 KELOMPOK PROSES MANAJEMEN PROYEK Manajemen Proyek bisa dipandang sebagai kumpulan proses-proses yang saling terkait/berhubungan

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Biologi

NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Biologi KEMAMPUAN GURU IPA KELAS VII DALAM PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN RPP BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN BOYOLALI SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2014/2015 NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci