SYARAT DAN KETENTUAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SYARAT DAN KETENTUAN"

Transkripsi

1 SYARAT DAN KETENTUAN 1. DEFINISI (1) Bank adalah PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk., yang berkantor pusat di Bandung, dan dalam hal ini bertindak melalui kantor-kantor cabangnya, meliputi kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas yang berkedudukan di seluruh Indonesia yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk.. (2) Biaya adalah provisi, biaya administrasi dan biaya-biaya lainnya yang jumlahnya ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Bank dan dibebankan kepada Debitur atas diterimanya KTA BANK BNP oleh Debitur sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. (3) Debitur adalah Pemohon yang telah memperoleh persetujuan dari Bank, menandatangani Jadwal Angsuran dan telah menerima pinjaman KTA BANK BNP. (4) Pemohon adalah Warga Negara Indonesia yang mengajukan permohonan KTA BANK BNP dengan mengisi dan menyerahkan Formulir Aplikasi kepada Bank. (5) KTA BANK BNP (Kredit Tanpa Agunan BANK BNP) adalah produk pinjaman tunai tanpa jaminan dengan pembayaran angsuran tetap yang diberikan oleh Bank kepada Debitur. (6) Denda Keterlambatan adalah biaya yang dibebankan oleh Bank kepada Debitur, apabila Debitur tidak membayar Jumlah Angsuran pada Tanggal Angsuran atau apabila dana di dalam Rekening Debitur tidak mencukupi untuk membayar Jumlah Angsuran. Besar Denda Keterlambatan per angsuran per bulan tercantum dalam Jadwal Angsuran. (7) Dokumen Pendukung adalah dokumen-dokumen yang disyaratkan oleh Bank dan harus dilengkapi oleh Pemohon dalam pengajuan aplikasi KTA BANK BNP. (8) Hari Kerja adalah hari dimana Bank melakukan kegiatan usahanya (di luar hari Sabtu dan Minggu dan di luar hari libur resmi yang ditetapkan oleh Pemerintah, hari libur Bank yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, dan hari libur kantor cabang Bank yang ditetapkan oleh kantor Bank Indonesia setempat). (9) Jadwal Angsuran adalah konfirmasi KTA BANK BNP yang dikeluarkan oleh Bank dan disetujui oleh Debitur, yang berisi antara lain Jumlah Pokok Pinjaman, Suku Bunga, Biaya, Jangka Waktu Pinjaman, Tanggal Angsuran, Jumlah Angsuran dan Denda Keterlambatan. (10) Jam Kas adalah jam operasional teller Bank, yaitu pukul pukul waktu setempat. (11) Jam Kerja adalah jam kerja Bank, yaitu pukul pukul waktu setempat. (12) Jumlah Angsuran adalah jumlah angsuran tetap KTA BANK BNP yang terdiri dari pokok pinjaman dan bunga, yang harus dibayar Debitur setiap bulan selama Jangka Waktu Pinjaman sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. (13) Jumlah Pokok Pinjaman adalah jumlah pokok pinjaman KTA BANK BNP yang disetujui dan diberikan oleh Bank kepada Debitur sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. (14) Jumlah Saldo Pinjaman adalah sisa Jumlah Pokok Pinjaman setelah dikurangi pembayaran pokok pinjaman yang terdapat dalam Jumlah Angsuran. (15) Jangka Waktu Pinjaman adalah jangka waktu pinjaman KTA BANK BNP sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. (16) Nilai Transfer adalah Jumlah Pokok Pinjaman setelah didebet Biaya yang merupakan nilai transfer sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. (17) Rekening Debitur adalah rekening tabungan Debitur di Bank untuk pencairan Jumlah Pokok Pinjaman KTA BANK BNP.

2 (18) Suku Bunga adalah nilai persentase bunga efektif per tahun yang dibebankan terhadap Jumlah Saldo Pinjaman, dan bersifat tetap (fixed rate) selama Jangka Waktu Pinjaman sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. Dalam penghitungan bunga berlaku 1 (satu) tahun adalah 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari. (19) Tagihan adalah semua kewajiban-kewajiban Debitur yang timbul terhadap Bank, termasuk dan tidak terbatas pada Jumlah Angsuran, Denda Keterlambatan (jika ada) dan biaya-biaya lainnya termasuk biaya hukum (jika ada), yang timbul sehubungan dengan fasilitas KTA BANK BNP yang diterima oleh Debitur dari Bank. (20) Tanggal Angsuran adalah tanggal di mana Debitur harus membayar Jumlah Angsuran setiap bulan selama Jangka Waktu Pinjaman, sebagaimana tercantum dalam Jadwal Angsuran. (21) Wanprestasi adalah suatu kondisi dimana: A. Debitur melanggar Syarat dan Ketentuan Umum ini; B. Debitur memberikan keterangan palsu / tidak benar sebagaimana tercantum dalam Formulir Aplikasi KTA BANK BNP dan Formulir Pencairan KTA BANK BNP; C. Pernyataan Debitur yang terdapat dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini terbukti tidak benar; D. Debitur lalai / tidak membayar Tagihan pada Bank tepat pada waktunya sebagaimana ditentukan oleh Bank; dan/atau E. Terjadi perubahan dalam keuangan Debitur yang menurut pendapat Bank secara material akan mempengaruhi kemampuan Debitur untuk membayar Tagihan kepada Bank. 2. PERSETUJUAN, JUMLAH POKOK PINJAMAN, SUKU BUNGA, JUMLAH ANGSURAN, DAN JANGKA WAKTU PINJAMAN (1) Berdasarkan Formulir Aplikasi KTA BANK BNP dan Dokumen Pendukung, Bank akan melakukan analisa kredit dan membuat keputusan untuk menyetujui atau menolak permohonan KTA BANK BNP Pemohon. Dalam hal Bank menolak permohonan KTA BANK BNP Pemohon, Bank akan menyampaikan pemberitahuan kepada Pemohon tanpa berkewajiban memberikan alasan apapun. (2) Dalam hal Bank menyetujui permohonan KTA BANK BNP Pemohon, Bank akan menyampaikan pemberitahuan kepada Pemohon dan meminta Pemohon untuk datang ke kantor Bank terkait untuk melakukan pencairan KTA BANK BNP. (3) BANK berhak untuk membebankan bunga atas KTA BANK BNP yang diberikan kepada Debitur, dengan ketentuan sebagai berikut : a. Suku bunga akan diperhitungkan secara Harian dengan ketentuan 1 (satu) Tahun sama dengan 360 (Tigaratus Enampuluh) hari. b. Besarnya Suku Bunga adalah sesuai persentasi yang ditentukan oleh BANK bersifat tetap selama jangka waktu pinjaman, bunga tersebut dapat berubah setiap saat sesuai dengan kondisi dan keadaan pasar yang berlaku dan dengan pertimbangan BANK. (4) Jangka waktu, pokok pinjaman, dan jumlah angsuran yang disetujui oleh Bank, wajib dilaksanakan oleh Debitur sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dikeluarkan dan disetujui olen Bank. 3. PENCAIRAN KTA BANK BNP (1) Pencairan KTA BANK BNP dilakukan setelah Debitur datang ke Bank dan menyetujui kondisi fasilitas KTA BANK BNP yang akan diberikan dengan menandatangani Jadwal Angsuran dan menginformasikan kepada Bank Rekening Debitur dengan menyerahkan copy halaman depan Buku Tabungan Rekening Debitur atau setelah Rekening Debitur dibuka (dalam hal Debitur belum memiliki rekening pada Bank).

3 (2) Pencairan KTA BANK BNP dilakukan oleh Bank dengan cara memindahkan dana sebesar Nilai Transfer ke Rekening Debitur pada Hari Kerja dan Jam Kerja, berdasarkan dokumen Formulir Pencairan KATANA BANK BNP.. (3) Bank berhak, dengan alasan apapun, untuk melakukan pembatalan pencairan KTA BANK BNP dengan melakukan pemberitahuan tertulis setelah dilakukan pembatalan tersebut. (4) Pembatalan pencairan KTA BANK BNP sebagaimana disebut pada ayat (3) pasal ini dapat dilakukan oleh Bank Sebelum Nilai Transfer dikreditkan ke Rekening Debitur atau Setelah Nilai Transfer dikreditkan ke Rekening Debitur. (5) Debitur bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan data rekening yang disampaikan oleh Debitur kepada Bank. Segala resiko yang timbul sebagai akibat dari kesalahan atau ketidakbenaran rekening yang disampaikan kepada Bank, akan menjadi tanggung jawab Debitur sepenuhnya. (6) Dalam hal pembatalan pencairan KTA BANK BNP dilakukan setelah Nilai Transfer dikreditkan ke Rekening Debitur, Debitur dengan ini memberikan kuasa kepada Bank untuk sementara waktu memblokir Rekening Debitur dan untuk menarik kembali Nilai Transfer dari Rekening Debitur. Pemblokiran akan dihentikan segera setelah Bank mendebet Nilai Transfer dari Rekening Debitur. 4. PEMBAYARAN JUMLAH ANGSURAN, DENDA KETERLAMBATAN DAN BIAYA- BIAYA (1) Bank akan mengenakan Biaya provisi, dan biaya administrasi serta biaya-biaya lainnya (bila ada) yang langsung dibebankan kepada Debitur dengan cara mendebet Jumlah Pokok Pinjaman, pembayarannya wajib dilakukan oleh Debitur bersamaan dengan tanggal pencairan KTA BANK BNP. (2) Debitur diwajibkan menyediakan sejumlah dana di Rekening Debitur atau rekening lainnya yang telah diinformasikan oleh Bank kepada Debitur minimal sebesar Jumlah Angsuran, setiap bulannya paling lambat pada Tanggal Angsuran. (3) Bank akan menginformasikan jumlah tagihan dan Bank akan mendebet Rekening Debitur pada Hari Kerja dan Jam Kerja untuk melunasi pembayaran Jumlah Angsuran sebesar Jumlah Angsuran ditambah Denda Keterlambatan dan biaya lain (bila ada), dimulai dari kewajiban angsuran yang paling lama. Bank tidak akan melakukan pendebetan bila dana di Rekening Debitur tidak mencukupi untuk pembayaran Jumlah Angsuran ditambah Denda Keterlambatan dan biaya lain (bila ada). (4) Pembayaran tunai yang dilakukan Debitur melalui teller di Bank setelah Jam Kas dan pembayaran yang dilakukan Debitur melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri) setelah Jam Kerja akan dicatat sebagai pembayaran di Hari Kerja berikutnya. Dalam hal terdapat kantor cabang Bank yang buka pada hari di luar Hari Kerja, Debitur dapat melakukan pembayaran di kantor cabang Bank tersebut pada hari tersebut akan tetapi pembayaran akan dicatat sebagai pembayaran di Hari Kerja berikutnya pabila Tanggal Angsuran pada suatu bulan jatuh pada hari yang bukan merupakan Hari Kerja, maka pembayaran Jumlah Angsuran harus dilakukan pada Hari Kerja sebelum Tanggal Angsuran tersebut. (5) Khusus untuk Debitur yang gajinya dibayarkan melalui fasilitas Payroll pada Bank, Tanggal Angsuran setiap bulan adalah sama dengan tanggal pembayaran gaji pada saat KTA BANK BNP dicairkan. Dalam hal perusahaan peserta Payroll tempat Debitur bekerja mempercepat atau memperlambat tanggal pembayaran gaji (perubahan tanggal pembayaran gaji yang bersifat insidentil dan tidak permanen), Tanggal Angsuran KTA BANK BNP tidak berubah (tidak mengikuti perubahan tanggal pembayaran gaji). Dalam hal perusahaan peserta Payroll tempat Debitur bekerja lalai membayarkan gaji, Debitur wajib dan tetap harus membayar Jumlah Angsuran pada Tanggal Angsuran.

4 5. PELUNASAN DIPERCEPAT (1) Debitur diperkenankan untuk melunasi KTA BANK BNP pada Bank lebih cepat dari Jangka Waktu Pinjaman dengan mengikuti ketentuan yang berlaku pada Pasal 5 ini. (2) Debitur diharuskan untuk membayar seluruh Jumlah Saldo Pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang tercatat pada saat pelunasan ditambah dengan biaya pelunasan yang dipercepat sebesar 5 % (lima persen) dari Jumlah Saldo Pinjaman yang tercatat di Bank, ditambah bunga yang dihitung sampai dengan Tanggal Angsuran berikutnya. (3) Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Bank mengenai rencana pelunasan KTA BANK BNP yang dipercepat kepada Bank selambat-lambatnya 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal pelunasan yang diajukan oleh Debitur. (4) Debitur tidak diperkenankan untuk melakukan pelunasan KTA BANK BNP sebagian. 6. PEMBERIAN KUASA (1) Debitur memberi kuasa yang tidak dapat dicabut kembali kepada Bank untuk mendebet dan/atau menutup dan/atau memblokir fasilitas perbankan termasuk tetapi tidak terbatas pada Rekening Debitur dan/atau rekening-rekening lainnya yang dimiliki Debitur pada Bank sehubungan dengan penggunaan fasilitas KTA BANK BNP, sepanjang tidak dilarang oleh peraturan perundang-undangan. (2) Dalam rangka pengajuan fasilitas KTA BANK BNP, Debitur bersedia memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan verifikasi ulang mengenai keabsahan data yang terdapat pada formulir/dokumen pendukung dan/atau mencari informasi terhadap pihak yang terkait dengan Debitur dan/atau membuat kesepakatan untuk menghadap pimpinan perusahaan/pihak SDM untuk melakukan wawancara/survey ditempat Debitur bekerja demi kelancaran pembayaran KTA Bank BNP. (3) Debitur memberi kuasa kepada Bank untuk mengalihkan hak penagihan kepada pihak ketiga atau pihak-pihak lainnya yang ditunjuk oleh Bank. (4) Debitur mengikatkan diri dan berjanji untuk sepenuhnya bekerja sama dengan Bank, dalam hal Bank melaksanakan tindakan-tindakan yang disebutkan pada ayat (1), (2) dan (3) di atas dan tidak akan melakukan suatu tindakan apapun yang membatasi atau mengurangi hak-hak Bank berdasarkan Syarat dan Ketentuan Umum ini. (5) Kuasa-kuasa dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini tidak dapat dicabut kembali danhanya akan berakhir apabila fasilitas KTA BANK BNP Debitur telah ditutup dan tidak terdapat lagi Tagihan yang harus dipenuhi oleh Debitur kepada Bank dan merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari Syarat dan Ketentuan Umum ini. Debitur dengan ini mengesampingkan ketentuan pasal 1813 Kitab Undang-undang Hukum Perdata mengenai pengakhiran pemberian kuasa dan pasal 1816 Kitab Undang-undang Hukum Perdata mengenai pengangkatan seorang kuasa baru. 7. HAK-HAK BANK (1) Bank berhak dan dengan ini diberi kuasa oleh Debitur untuk mendapatkan segala informasi secara lengkap baik secara tertulis atau lisan termasuk namun tidak terbatas pada informasi mengenai informasi data diri/pekerjaan Debitur, informasi perubahan data Debitur tanpa diperlukan persetujuan secara khusus dari Nasabah terlebih dahulu. (2) Debitur dengan ini setuju dan dengan ini memberikan kuasa kepada Bank dengan cara apapun memindahkan, menyerahkan dan/atau mengalihkan baik sebagian atau seluruh hak-haknya selaku kreditur mengenai KTA BANK BNP kepada pihak ketiga tanpa persetujuan Debitur terlebih dulu bila dianggap perlu, sepanjang hal tersebut sesuai dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, khususnya ketentuan tentang perbankan, dengan menggunakan syarat-syarat, cara dan perjanjian yang dianggap baik oleh Bank.

5 (3) Bank mempunyai hak untuk mengubah, menambah, dan/atau menghapus klausula dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini dari waktu ke waktu dengan pemberitahuan kepada Debitur sebelum berlakunya perubahan, penambahan, dan/atau penghapusan klausula tersebut. Jika Bank berpendapat bahwa frekuensi perubahan, penambahan dan/atau penghapusan klausula tersebut cukup tinggi, maka pemberitahuan kepada Debitur akan dilakukan melalui pengumuman tertulis pada kantor Bank. (4) Dalam hal terdapat perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan/atau kebijakan pihak yang berwenang yang menyatakan bahwa Bank tidak diperbolehkan untuk menyediakan fasilitas pinjaman (dalam hal ini KTA BANK BNP), maka Bank berhak untuk mengakhiri KTA BANK BNP dan meminta Debitur untuk melakukan pembayaran Tagihan secara penuh. (5) Dalam hal Debitur Wanprestasi, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, Bank berhak melakukan tindakan yang dianggap perlu antara lain menghubungi/menagih debitur melalui layanan pesan singkat (sms), telepon, surat, agen penagih untuk memastikan Debitur membayar Tagihan kepada Bank. 8. PERNYATAAN DEBITUR Debitur menyatakan dan menjamin kepada Bank, bahwa: (1) Setiap informasi dan dokumen pendukung yang disampaikan oleh Debitur kepada Bank terkait dengan KTA BANK BNP (pada saat pengajuan atau selama pemberian KTA BANK BNP) adalah benar, sah, lengkap dan tidak ada hal-hal yang disembunyikan oleh Debitur. (2) Debitur mematuhi segala kewajiban, peraturan serta kebijakan Bank, yang sekarang ada dan diberlakukan oleh Bank. (3) Debitur tidak tersangkut dalam perkara Pidana atau Perdata apapun juga. (4) Debitur tidak berada dalam keadaan pailit atau dalam proses pengajuan pailit oleh pihak manapun.. (5) Debitur tidak mempunyai tunggakan pada negara (Indonesia) yang sedemikian rupa sehingga apabila tidak dibayar sebagaimana mestinya dapat membahayakan usaha atau kekayaan Debitur. (6) Debitur tidak berada dalam keadaan wanprestasi atau dinyatakan wanprestasi oleh pihak ketiga lainnya. (7) Debitur tidak akan menggunakan dana dari KTA BANK BNP untuk keperluan-keperluan yang dilarang oleh perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. (8) Dalam hal Debitur meninggal dunia, seluruh hutang dan kewajiban Debitur kepada BANK merupakan hutang dan kewajiban para Ahli Waris Debitur, BANK berhak meminta Akta, Surat Keterangan atau Dokumen pendukung lainnya yang dikeluarkan pejabat atau instansi pemerintah yang berwenang. (9) Debitur bertanggung jawab secara penuh atas segala Tagihan yang ada di Bank, dan oleh karenanya Debitur berkewajiban membayar seluruh Tagihan kepada Bank berdasarkan dokumen-dokumen yang terkait dengan pemberian KTA BANK BNP. (10) Debitur mengerti, menerima dan menyetujui batas waktu penerimaan setoran yang dipergunakan untuk pembayaran Jumlah Angsuran KTA BANK BNP sampai dengan pukul WIB. Apabila melewati batas waktu yang dimaksud maka akan diperhitungkan sebagai setoran di Hari Kerja berikutnya. (11) Debitur tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengakibatkan pembatasan dan pengurangan hak-hak Bank. 9. PENGAKHIRAN KTA BANK BNP (1) Apabila Debitur dinyatakan Wanprestasi atau atas pertimbangan Bank, maka Bank sewaktu-waktu dapat Meminta Debitur membayar Tagihan kepada Bank sesuai catatan

6 pembukuan Bank dengan seketika dan sekaligus seluruhnya tanpa perlu adanya surat teguran atau surat lainnya yang serupa dengan itu dari Bank dan Bank berhak Mendebet Rekening Debitur sejumlah Tagihan Debitur, sehubungan dengan kondisi tersebut semua biaya yang telah dibayarkan Debitur tidak dapat dikembalikan dan Bank akan mengakhiri KTA BANK BNP setelah seluruh Tagihan Debitur dilunasi. (2) Atas berakhir/dihentikannya pemberian fasilitas KTA BANK BNP yang dilakukan oleh Bank sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatas, maka dengan berakhir/berhentinya fasilitas KTA BANK BNP tidak menimbulkan hak bagi Debitur untuk mengajukan gugatan dan/atau tuntutan hukum terhadap Bank. (3) Debitur dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sehingga untuk menghentikan fasilitas KTA BANK BNP tidak diperlukan penetapan/persetujuan ke Pengadilan. 11. PERUBAHAN ALAMAT DAN PEMBERITAHUAN (1) Debitur berjanji dengan segera memberitahukan kepada Bank secara tertulis bila terjadi perubahan apapun sehubungan dengan perubahan alamat surat menyurat atau apabila Debitur bermaksud untuk tinggal di luar Indonesia dalam kurun waktu tidak tertentu atau dalam jangka waktu yang cukup lama. (2) Debitur dapat melakukan pemberitahuan mengenai perubahan apapun sehubungan dengan KTA BANK BNP termasuk perubahan alamat melalui bagian pelayanan nasabah (Customer Service) pada kantor cabang Bank di mana Debitur mengajukan Permohonan KTA BANK BNP. (3) Apabila Debitur akan tinggal di luar kota, Debitur berjanji akan meninggalkan instruksi yang jelas kepada penggantinya yang ditunjuk untuk mengatur Rekening Debitur, termasuk dan tidak terbatas pada pemenuhan segala kewajiban Debitur terhadap Bank. Ketentuan ini berlaku apabila Debitur akan berada di luar Indonesia untuk jangka waktu 30 (tiga puluh) hari atau lebih. Ketentuan ini tidak membebaskan Debitur dari kewajibankewajibannya kepada Bank sehubungan dengan KTA BANK BNP antara lain untuk membayar Tagihan termasuk membayar Jumlah Angsuran pada Tanggal Angsuran. (4) Setiap pemberitahuan dari Bank kepada Debitur dikirim secara langsung, melalui pos tercatat, faksimili, atau surat elektronik kepada alamat atau nomor faksimili Debitur yang tercatat pada Bank. 12. HUKUM YANG BERLAKU DAN DOMISILI HUKUM (1) Syarat dan Ketentuan Umum ini tunduk pada dan ditafsirkan menurut hukum Negara Republik Indonesia dan dapat diterjemahkan ke dalam bahasa lain. Apabila timbul sengketa yang disebabkan oleh adanya perbedaan penafsiran antara teks Bahasa Indonesia dan teks bahasa lainnya, maka yang berlaku adalah teks Bahasa Indonesia (2) Mengenai Syarat dan Ketentuan Umum ini dan segala akibat serta pelaksanaanya, Debitur dan Bank telah sepakat untuk memilih domisili hukum yang tepat dan sah di wilayah Kantor Panitera Pengadilan Negeri tempat Bank pemberi KTA BANK BNP berada. (3) Atas kondisi pada ayat (2) diatas, maka dengan demikian tidak mengurangi hak Bank untuk melakukan gugatan/tuntutan kepada Debitur di Pengadilan manapun juga yang dipandang perlu oleh Bank dan Debitur dengan ini melepaskan haknya untuk mengajukan eksepsi tentang kompetensi relatif pada Pengadilan yang dipilih oleh Bank. 13. LAIN-LAIN (1) Pembukuan Bank akan menjadi satu-satunya dasar untuk menetapkan Tagihan Bank kepada Debitur. (2) Apabila ditetapkan suatu jangka waktu pada Syarat dan Ketentuan Umum ini bagi Debitur untuk melakukan suatu kewajiban, maka dengan lewatnya jangka waktu tersebut

7 merupakan suatu bukti yang sah dan cukup mengenai kelalaian Debitur, sehingga tidak lagi diperlukan teguran/somasi/peringatan oleh Bank BNP kepada Debitur. (3) Formulir Aplikasi KTA BANK BNP, Syarat dan Ketentuan Umum ini, Jadwal Angsuran, dan lampiran-lampiran atau dokumen-dokumen lain yang ditandatangani oleh Debitur dan/atau Bank sehubungan dengan KTA BANK BNP merupakan suatu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan yang merupakan perjanjian kredit yang sah dan mengikat Debitur dan Bank ( Perjanjian Kredit ). Debitur dengan ini mengikatkan diri pada Bank untuk melakukan seluruh kewajibannya dalam Perjanjian Kredit dan menyatakan bahwa seluruh kewajiban tersebut merupakan kewajiban yang sah dan mengikat Debitur.

Syarat dan ketentuan 1. Definisi Dalam syarat dan ketentuan ini, kecuali apabila konteksnya menentukan lain, istilah-istilah berikut ini memiliki arti

Syarat dan ketentuan 1. Definisi Dalam syarat dan ketentuan ini, kecuali apabila konteksnya menentukan lain, istilah-istilah berikut ini memiliki arti Syarat dan ketentuan 1. Definisi Dalam syarat dan ketentuan ini, kecuali apabila konteksnya menentukan lain, istilah-istilah berikut ini memiliki arti sebagai berikut: a. "Angsuran" adalah besar pembayaran

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Umum Fasilitas Commonwealth KTA PT Bank Commonwealth

Syarat dan Ketentuan Umum Fasilitas Commonwealth KTA PT Bank Commonwealth Syarat dan Ketentuan Umum Fasilitas Commonwealth KTA PT Bank Commonwealth Syarat dan Ketentuan Umum untuk Commonwealth KTA PT Bank Commonwealth 1. Definisi Syarat dan Ketentuan Umum ANGSURAN adalah suatu

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN FASILITAS DANA BANTUAN SAHABAT

SYARAT DAN KETENTUAN FASILITAS DANA BANTUAN SAHABAT SYARAT DAN KETENTUAN FASILITAS DANA BANTUAN SAHABAT Syarat dan Ketentuan Fasilitas Dana Bantuan Sahabat ( Syarat dan Ketentuan Umum ) ini berlaku bagi Nasabah yang permohonan Fasilitas Dana Bantuan Sahabat

Lebih terperinci

PermataKTA. Syarat & Ketentuan Umum dan Ringkasan Informasi Produk

PermataKTA. Syarat & Ketentuan Umum dan Ringkasan Informasi Produk PermataKTA Syarat & Ketentuan Umum dan Ringkasan Informasi Produk Syarat dan Ketentuan Umum PermataKTA Syarat dan Ketentuan Umum (selanjutnya disebut SKU ) merupakan perjanjian yang sah dan m dengan ketentuan

Lebih terperinci

RINGKASAN INFORMASI PRODUK DANA INSTANT

RINGKASAN INFORMASI PRODUK DANA INSTANT RINGKASAN INFORMASI PRODUK DANA INSTANT DATA RINGKAS Penjelasan Produk Dana Instant adalah produk fasilitas pinjaman tanpa agunan bagi perorangan yang dapat digunakan untuk segala kebutuhan. Jenis Produk

Lebih terperinci

PERJANJIAN PINJAMAN. (Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman selanjutnya secara bersama disebut sebagai Para Pihak )

PERJANJIAN PINJAMAN. (Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman selanjutnya secara bersama disebut sebagai Para Pihak ) PERJANJIAN PINJAMAN Perjanjian pinjaman ini ( Perjanjian ) dibuat pada hari dan tanggal yang disebutkan dalam Lampiran I Perjanjian ini, oleh dan antara: 1. Koperasi Sahabat Sejahtera Anda, suatu koperasi

Lebih terperinci

1.11. Nasabah adalah orang atau individu selaku peminjam Citibank Ready Credit.

1.11. Nasabah adalah orang atau individu selaku peminjam Citibank Ready Credit. DEFINISI Definisi yang dipergunakan dalam Citibank Ready Credit akan dipergunakan juga pada fasilitas RCIP dan/atau RCC dan/atau Money Transfer. 1.1. ATM adalah Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai

Lebih terperinci

CONTOH SURAT PERJANJIAN KREDIT

CONTOH SURAT PERJANJIAN KREDIT CONTOH SURAT PERJANJIAN KREDIT PERJANJIAN KREDIT Yang bertanda tangan di bawah ini : I. ------------------------------------- dalam hal ini bertindak dalam kedudukan selaku ( ------ jabatan ------- ) dari

Lebih terperinci

Pasal 2: Penerbitan, Kepemilikan, Penggunaan Kartu Kredit dan PIN 2.1 Penerbitan Kartu Kredit dilakukan Bank berdasarkan permohonan tertulis dari Pemo

Pasal 2: Penerbitan, Kepemilikan, Penggunaan Kartu Kredit dan PIN 2.1 Penerbitan Kartu Kredit dilakukan Bank berdasarkan permohonan tertulis dari Pemo Sebelum menggunakan Kartu Kredit yang diterbitkan oleh PT Bank UOB Indonesia, mohon untuk membaca dengan teliti Syarat dan Ketentuan Kartu Kredit PT Bank UOB Indonesia ( Syarat dan Ketentuan ) ini. Dengan

Lebih terperinci

!"#$#%&'#(&)*%*(%+#(&,*$-./.(#(&%$#(!#)!0&$*)!#&'#(#&

!#$#%&'#(&)*%*(%+#(&,*$-./.(#(&%$#(!#)!0&$*)!#&'#(#& !"#$#%&'#(&)*%*(%+#(&,*$-./.(#(&%$#(!#)!0&$*)!#&'#(#& Berikut di bawah ini merupakan syarat-syarat dan ketentuanketentuan (selanjutnya disebut "Syarat dan Ketentuan") yang berlaku untuk melakukan transaksi

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN PERMOHONAN TRANSAKSI REKSA DANA

SYARAT DAN KETENTUAN PERMOHONAN TRANSAKSI REKSA DANA SYARAT DAN KETENTUAN PERMOHONAN TRANSAKSI REKSA DANA Di bawah ini merupakan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan (selanjutnya disebut "Syarat dan Ketentuan") yang berlaku untuk melakukan pembelian (subscription),

Lebih terperinci

1 KETENTUAN MENDAPATKAN FASILITAS PINJAMAN

1 KETENTUAN MENDAPATKAN FASILITAS PINJAMAN PERJANJIAN PINJAMAN Perjanjian pinjaman ini ( Perjanjian ) dibuat pada hari [masukan hari penandatanganan] tanggal [masukkan tanggal penandantangan], oleh dan antara: 1. Koperasi Mapan Indonesia, suatu

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Umum Kartu Kredit Chartered Bank

Syarat dan Ketentuan Umum Kartu Kredit Chartered Bank Syarat dan Ketentuan Umum Kartu Kredit Chartered Bank PASAL 1: DEFINISI 1.1 Standard Chartered Bank: adalah suatu lembaga perbankan yang didirikan berdasarkan hukum Negara Inggris, dalam hal ini bertindak

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis SMS dari PermataBank

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis SMS dari PermataBank Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis SMS dari PermataBank Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis SMS dari PermataBank (berikut semua lampiran, dan/atau perubahannya

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DIBAKUKAN OLEH PT. BANK X

BAB 4 ANALISIS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DIBAKUKAN OLEH PT. BANK X 44 BAB 4 ANALISIS PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DIBAKUKAN OLEH PT. BANK X 4.1 Kedudukan Para Pihak dalam Perjanjian Kredit Perjanjian yang akan dianalisis di dalam penulisan skripsi

Lebih terperinci

Pasal 12 ayat (1) dan (2)

Pasal 12 ayat (1) dan (2) SYARAT DAN KETENTUAN UMUM PEMBERIAN FASILITAS PERBANKAN COMMERCIAL NO. PASAL SEMULA MENJADI PERATURAN OJK YANG DIGUNAKAN 1. Halaman 1 Syarat dan Ketentuan Umum Syarat dan Ketentuan Umum Pasal 20 ayat (1)

Lebih terperinci

Awal/Kepala Akta Perjanjian Kredit

Awal/Kepala Akta Perjanjian Kredit SKRIPSI HUKUM PIDANA Akta Perjanjian Kredit - Author: Swante Adi Krisna Akta Perjanjian Kredit Oleh: Swante Adi Krisna Tanggal dipublish: 18 Jan 2017 (one month ago) Tanggal didownload: 28 Feb 2017, Pukul

Lebih terperinci

PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy

PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy PERJANJIAN TENTANG REKENING EFEK Nomor: SP- /RE/KSEI/mmyy Perjanjian ini dibuat pada hari ini, , tanggal , bulan tahun (dd-mm-yyyy), antara: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia,

Lebih terperinci

KETENTUAN DAN PERSYARATAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING INVESTOR Ketentuan dan Persyaratan Khusus Pembukaan Rekening Investor ini (berikut semua lampiran, perubahan dan atau pembaharuannya selanjutnya disebut

Lebih terperinci

KETENTUAN-KETENTUAN DAN SYARAT-SYARAT PPJB

KETENTUAN-KETENTUAN DAN SYARAT-SYARAT PPJB KETENTUAN-KETENTUAN DAN SYARAT-SYARAT PPJB Form.# Tgl. R Halaman 1 dari 8 Pasal 1 Letak 1.1. Pengembang dengan ini berjanji dan mengikatkan dirinya sekarang dan untuk kemudian pada waktunya menjual dan

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN UMUM PERJANJIAN PINJAMAN TANPA AGUNAN. Berlaku Sejak 1 April 2015

SYARAT DAN KETENTUAN UMUM PERJANJIAN PINJAMAN TANPA AGUNAN. Berlaku Sejak 1 April 2015 LAMPIRAN 1 SYARAT DAN KETENTUAN UMUM PERJANJIAN PINJAMAN TANPA AGUNAN Berlaku Sejak 1 April 2015 1. Pengantar dan Definisi 1.1 Sebagaimana digunakan dalam Perjanjian ini, istilah-istilah berikut memiliki

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Kartu Kredit UOB

Syarat dan Ketentuan Kartu Kredit UOB Syarat dan Ketentuan Kartu Kredit UOB Sebelum menggunakan Kartu Kredit yang diterbitkan oleh PT Bank UOB Indonesia, mohon untuk membaca dengan teliti syarat dan ketentuan Kartu Kredit PT Bank UOB Indonesia

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN YURIDIS MENGENAI KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN KARTU KREDIT BANK MANDIRI, CITIBANK DAN STANDARD CHARTERED BANK

BAB III TINJAUAN YURIDIS MENGENAI KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN KARTU KREDIT BANK MANDIRI, CITIBANK DAN STANDARD CHARTERED BANK 44 BAB III TINJAUAN YURIDIS MENGENAI KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN KARTU KREDIT BANK MANDIRI, CITIBANK DAN STANDARD CHARTERED BANK 3.1 Hubungan Hukum Antara Para Pihak Dalam Perjanjian Kartu Kredit 3.1.1

Lebih terperinci

INFORMASI UMUM PermataKartuKredit

INFORMASI UMUM PermataKartuKredit INFORMASI UMUM PermataKartuKredit Ver. cet.01/vii/14 PT Bank Permata Tbk, sebuah perusahaan perbankan yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. SYARAT DAN KETENTUAN UMUM KARTU KREDIT

Lebih terperinci

AKTA JAMINAN FIDUSIA. Nomor : Pada hari ini, Pukul. Waktu Indonesia Bagian Barat

AKTA JAMINAN FIDUSIA. Nomor : Pada hari ini, Pukul. Waktu Indonesia Bagian Barat AKTA JAMINAN FIDUSIA Nomor : Pada hari ini, Pukul Waktu Indonesia Bagian Barat. ---------------------------------------------------------- Berhadapan dengan saya, ----------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

Persyaratan dan Ketentuan Pasal 1. DEFINISI

Persyaratan dan Ketentuan Pasal 1. DEFINISI Persyaratan dan Ketentuan Dengan menggunakan kartu, berarti Anda telah memahami, menerima, dan terikat pada ketentuan dan syarat yang tercantum berikut ini. Pasal 1. DEFINISI 1.1 BANK MEGA CARD CENTER

Lebih terperinci

PENGAKUAN HUTANG. Nomor : Pada hari ini, Kamis tanggal (duapuluh lima Juni duaribu Pukul

PENGAKUAN HUTANG. Nomor : Pada hari ini, Kamis tanggal (duapuluh lima Juni duaribu Pukul PENGAKUAN HUTANG Nomor : Pada hari ini, Kamis tanggal 25-06-2009 (duapuluh lima Juni duaribu ---------- Pukul Waktu Indonesia Bagian Barat. ---------------------------------------------------------- Berhadapan

Lebih terperinci

KETENTUAN DAN PERSYARATAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING INVESTOR

KETENTUAN DAN PERSYARATAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING INVESTOR KETENTUAN DAN PERSYARATAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING INVESTOR Ketentuan dan Persyaratan Khusus Pembukaan Rekening Investor ini (berikut semua lampiran, perubahan dan atau pembaharuannya selanjutnya disebut

Lebih terperinci

PERJANJIAN PEMBUKAAN REKENING EFEK

PERJANJIAN PEMBUKAAN REKENING EFEK Pada hari ini, hari... tanggal... di Jakarta, telah dibuat Perjanjian Pembukaan Rekening Efek, oleh dan antara : 1. PT Primasia Securities, dalam hal ini diwakili oleh Heliodorus Sungguhria, dalam jabatannya

Lebih terperinci

KETENTUAN DAN PERSYARATAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING INVESTOR Ketentuan dan Persyaratan Khusus Pembukaan Rekening Investor ini (berikut semua lampiran, perubahan dan atau pembaharuannya selanjutnya disebut

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN BCABIZZ PT BANK CENTRAL ASIA Tbk (BCA)

SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN BCABIZZ PT BANK CENTRAL ASIA Tbk (BCA) SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN BCABIZZ PT BANK CENTRAL ASIA Tbk (BCA) A. DEFINISI 1. Layanan Khusus BCABIZZ adalah layanan khusus yang disediakan oleh PT Bank Central Asia Tbk (selanjutnya disebut BCA )

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING DANA NASABAH PERORANGAN DAN BADAN USAHA

SYARAT DAN KETENTUAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING DANA NASABAH PERORANGAN DAN BADAN USAHA SYARAT DAN KETENTUAN KHUSUS PEMBUKAAN REKENING DANA NASABAH PERORANGAN DAN BADAN USAHA Syarat dan Ketentuan Khusus Pembukaan Rekening Dana Nasabah ini (berikut semua lampiran, perubahan dan atau pembaharuannya

Lebih terperinci

Perjanjian Agen Pembayaran Nomor: SP- /AP/KSEI/mmyy

Perjanjian Agen Pembayaran Nomor: SP- /AP/KSEI/mmyy Perjanjian Agen Pembayaran Nomor: SP- /AP/KSEI/mmyy Perjanjian ini dibuat pada hari ini, , tanggal , bulan tahun (dd-mm-yyyy), antara: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia,

Lebih terperinci

PERJANJIAN KREDIT No:

PERJANJIAN KREDIT No: LAMPIRAN Lampiran 1 PERJANJIAN KREDIT No: Pada hari ini Berhadapan dengan saya, [ ] notaris di [ ] dengan dihadiri saksi - saksi yang telah saya kenal, notaris kenal, dan yang nama - namanya akan disebutkan

Lebih terperinci

2. DEFINISI Definisi-definisi berikut berlaku di seluruh Syarat-Syarat Penggunaan, kecuali jika secara khusus ditetapkan lain.

2. DEFINISI Definisi-definisi berikut berlaku di seluruh Syarat-Syarat Penggunaan, kecuali jika secara khusus ditetapkan lain. Syarat & Ketentuan 1. PENDAHULUAN Sebelum Anda menggunakan Akun ANZ MoneyLine adalah sangat penting bagi Anda untuk membaca dan mengerti Syarat-Syarat Penggunaan ini. Untuk maksud apapun, hal ini akan

Lebih terperinci

INFORMASI UMUM PermataKartuKredit

INFORMASI UMUM PermataKartuKredit INFORMASI UMUM PermataKartuKredit Syarat dan Ketentuan Umum Kartu Kredit (selanjutnya disebut SKU Kartu Kredit ) merupakan syarat dan ketentuan bagi Pemegang Kartu (sebagaimana didefinisikan di bawah ini).

Lebih terperinci

Perjanjian Pendaftaran Obligasi Di KSEI Nomor: SP- /PO/KSEI/mmyy

Perjanjian Pendaftaran Obligasi Di KSEI Nomor: SP- /PO/KSEI/mmyy Perjanjian Pendaftaran Obligasi Di KSEI Nomor: SP- /PO/KSEI/mmyy Perjanjian ini dibuat pada hari ini, , tanggal , bulan tahun (dd-mm-yyyy), antara: PT Kustodian Sentral Efek

Lebih terperinci

Ketentuan Khusus Layanan Transaksi Melalui PermataTel

Ketentuan Khusus Layanan Transaksi Melalui PermataTel Ketentuan Khusus Layanan Transaksi Melalui PermataTel Ketentuan Khusus Layanan Transaksi Melalui PermataTel ini (selanjutnya disebut sebagai KK Transaksi PermataTel ) merupakan satu - kesatuan dan menjadi

Lebih terperinci

Setiap istilah di bawah ini, kecuali dengan tegas ditentukan lain dalam Syarat dan Ketentuan ini mempunyai arti dan pengertian sebagai berikut:

Setiap istilah di bawah ini, kecuali dengan tegas ditentukan lain dalam Syarat dan Ketentuan ini mempunyai arti dan pengertian sebagai berikut: SYARAT & KETENTUAN Safe Deposit Box A. DEFINISI Setiap istilah di bawah ini, kecuali dengan tegas ditentukan lain dalam Syarat dan Ketentuan ini mempunyai arti dan pengertian sebagai berikut: 1. Anak Kunci

Lebih terperinci

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PEDOMAN PENERBITAN DAN PELAPORAN EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI DAL

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG PEDOMAN PENERBITAN DAN PELAPORAN EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI DAL LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.358, 2014 KEUANGAN. OJK. Efek Beragun Aset. Partisipasi Pembiayaan. Pedoman. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5632) PERATURAN OTORITAS

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN BTPN SINAYA ONLINE dan BTPN SINAYA MOBILE

SYARAT DAN KETENTUAN BTPN SINAYA ONLINE dan BTPN SINAYA MOBILE SYARAT DAN KETENTUAN BTPN SINAYA ONLINE dan BTPN SINAYA MOBILE I. Istilah 1. BTPN Sinaya Online adalah produk layanan perbankan untuk mengakses Rekening Nasabah Pengguna melalui jaringan internet dengan

Lebih terperinci

SYARAT & KETENTUAN CITI READY CREDIT

SYARAT & KETENTUAN CITI READY CREDIT DEFINISI Definisi yang dipergunakan dalam Citi Ready Credit akan dipergunakan juga pada fasilitas RCIP dan/atau RCC dan/atau Money Transfer. 1.1. ATM adalah Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN MEGA MOBILE & BELANJA DEBIT ONLINE

SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN MEGA MOBILE & BELANJA DEBIT ONLINE SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN MEGA MOBILE & BELANJA DEBIT ONLINE A. Definisi 1. Aplikasi Mega Mobile adalah aplikasi atau software yang di download melalui link/alamat/url yang diterima dari Bank atau melalui

Lebih terperinci

KETENTUAN DAN SYARAT KHUSUS REKENING MANDIRI TABUNGAN BISNIS INVESTOR

KETENTUAN DAN SYARAT KHUSUS REKENING MANDIRI TABUNGAN BISNIS INVESTOR KETENTUAN DAN SYARAT KHUSUS REKENING MANDIRI TABUNGAN BISNIS INVESTOR No. SID :... No. Sub Rekg. Efek :... No. CIF :... No. Rekening :... Cabang :... Nama :... Pekerjaan :... Jabatan :... Dalam hal ini

Lebih terperinci

CONTOH SURAT PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DAN BANGUNAN (SPPJB)

CONTOH SURAT PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DAN BANGUNAN (SPPJB) CONTOH SURAT PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DAN BANGUNAN (SPPJB) Pada hari ini ( ) tanggal [( ) ( tanggal dalam huruf )] ( bulan dalam huruf ) tahun [( ) ( tahun dalam huruf )], kami yang bertanda

Lebih terperinci

KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN (UU KUP)

KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN (UU KUP) SUSUNAN DALAM SATU NASKAH DARI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH TERAKHIR DENGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

PERHATIAN! PERJANJIAN INI MERUPAKAN KONTRAK HUKUM, HARAP DIBACA DENGAN SEKSAMA PERJANJIAN PEMBERIAN AMANAT

PERHATIAN! PERJANJIAN INI MERUPAKAN KONTRAK HUKUM, HARAP DIBACA DENGAN SEKSAMA PERJANJIAN PEMBERIAN AMANAT Formulir Nomor IV.PRO.11 PERHATIAN! PERJANJIAN INI MERUPAKAN KONTRAK HUKUM, HARAP DIBACA DENGAN SEKSAMA PERJANJIAN PEMBERIAN AMANAT Pada hari ini, tanggal.. bulan tahun., bertempat di Kantor Pusat atau

Lebih terperinci

BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1

BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 LAMPIRAN : Keputusan Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia Nomor : Kep-04/BAPMI/11.2002 Tanggal : 15 Nopember 2002 Nomor : Kep-01/BAPMI/10.2002 Tanggal : 28 Oktober 2002 PERATURAN DAN ACARA BADAN ARBITRASE

Lebih terperinci

SURAT PERSETUJUAN DAN KUASA REKENING INVESTOR

SURAT PERSETUJUAN DAN KUASA REKENING INVESTOR SURAT PERSETUJUAN DAN KUASA REKENING INVESTOR Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Alamat :... :...... No. KTP :... (atau bilamana suatu perseroan/badan hukum/badan usaha) Nama Perusahaan Diwakili oleh

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan. Aplikasi Layanan. CoOLBanking

Syarat dan Ketentuan. Aplikasi Layanan. CoOLBanking Dengan ditanda-tanganinya Syarat dan Ketentuan dan atau diterimanya perangkat dan atau digunakannya layanan oleh NASABAH maka NASABAH tunduk dan terikat oleh syarat dan ketentuan berikut: I. Pengertian

Lebih terperinci

KETENTUAN-KETENTUAN PELAKSANAAN SINARMAS SEKURITAS ONLINE TRADING ( SIMAS.NET )

KETENTUAN-KETENTUAN PELAKSANAAN SINARMAS SEKURITAS ONLINE TRADING ( SIMAS.NET ) KETENTUAN-KETENTUAN PELAKSANAAN SINARMAS SEKURITAS ONLINE TRADING ( SIMAS.NET ) 1. SIMAS.NET adalah fasilitas untuk melakukan transaksi saham secara online melalui jaringan internet. Transaksi Saham yang

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.04/2014 TENTANG

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.04/2014 TENTANG OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 23/POJK.04/2014 TENTANG PEDOMAN PENERBITAN DAN PELAPORAN EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI DALAM RANGKA

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Aplikasi Layanan CoOLBanking

Syarat dan Ketentuan Aplikasi Layanan CoOLBanking Dengan ditanda-tanganinya Syarat dan Ketentuan Aplikasi Layanan CoOLBanking dan atau diterimanya perangkat CoOLBanking dan atau digunakannya layanan CoOLBanking oleh NASABAH maka NASABAH tunduk dan terikat

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis internet dari PermataBank

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis internet dari PermataBank Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile berbasis internet dari PermataBank Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataMobile dari PermataBank (berikut semua lampiran, dan/atau perubahannya dan/atau

Lebih terperinci

INFORMASI UMUM PermataKartuKredit

INFORMASI UMUM PermataKartuKredit INFORMASI UMUM PermataKartuKredit Ver. cet.05/ix/15 PT Bank Permata Tbk, terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. SYARAT DAN KETENTUAN UMUM KARTU KREDIT Syarat dan Ketentuan Umum Kartu Kredit

Lebih terperinci

Apply now! GRATIS HP Motorola W175. *

Apply now! GRATIS HP Motorola W175. * APLIKASI MGMPL - 1/5 PENTING BAGI PEMBERI REFERENSI BOX DATA PEMBERI REFERENSI - WAJIB DIISI (penawaran tidak berlaku bila tidak dilengkapi) 1. Print aplikasi ini, lalu tulis dan lengkapi Box Data Pemberi

Lebih terperinci

Nama :... No. CIF :... Alamat :... No.Telp Rumah/Kantor :... No. HP :... Alamat ...

Nama :... No. CIF :... Alamat :... No.Telp Rumah/Kantor :... No. HP :... Alamat  ... FORMULIR PERMOHONAN LAYANAN AUTODEBET BANK MUAMALAT Bismilahirrahmaanirrahim Yang bertandatangan dibawah ini: Nama :... No. CIF :... Nomor KTP/SIM/Paspor*) :...(fotokopi terlampir) Alamat :... No.Telp

Lebih terperinci

Buku Panduan Kartu Kredit UOB UOB PREFERRED PLATINUM CARD

Buku Panduan Kartu Kredit UOB UOB PREFERRED PLATINUM CARD Buku Panduan Kartu Kredit UOB UOB PREFERRED PLATINUM CARD 2 Seputar Kartu Kredit UOB Preferred Platinum 10 3 1. Nama Anda Pastikan nama Anda tercetak dengan benar sesuai dengan KTP/Paspor, hanya Anda yang

Lebih terperinci

LAMPIRAN Keputusan Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Nomor : Kep-007/DIR/KPEI/0505 Tanggal :

LAMPIRAN Keputusan Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Nomor : Kep-007/DIR/KPEI/0505 Tanggal : LAMPIRAN Keputusan Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Nomor : Kep-007/DIR/KPEI/0505 Tanggal : 13-05-2005 Diubah dengan: Keputusan Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Nomor : Kep-004/DIR/KPEI/0806

Lebih terperinci

1.1 Batas Kredit adalah jumlah maksimal fasilitas kredit yang disetujui oleh Citibank untuk masingmasing

1.1 Batas Kredit adalah jumlah maksimal fasilitas kredit yang disetujui oleh Citibank untuk masingmasing SYARAT DAN KETENTUAN KARTU CITI ULTIMA 1. Definisi 1.1 Batas Kredit adalah jumlah maksimal fasilitas kredit yang disetujui oleh Citibank untuk masingmasing rekening Kartu Kredit Citi, termasuk setiap perubahannya

Lebih terperinci

KETENTUAN BERLANGGANAN

KETENTUAN BERLANGGANAN KETENTUAN BERLANGGANAN Pasal 1 Definisi 1. Ketentuan Berlangganan adalah ketentuan yang wajib dipatuhi baik oleh Mitra maupun D&K sehubungan dengan pelayanan PEMBUKAAN AKSES ONLINE PAYMENT POINT berdasarkan

Lebih terperinci

Nomor Rekening Nomor Formulir

Nomor Rekening Nomor Formulir AKAD REKENING SYARIAH Nomor Rekening Nomor Formulir : : Akad Pembukaan Rekening ( Akad ) ini dibuat dan ditandatangani oleh dan antara: 1. PT BNI SECURITIES, suatu perseroan terbatas yang didirikan secara

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan Aplikasi Layanan bii CoOLBanking

Syarat dan Ketentuan Aplikasi Layanan bii CoOLBanking Dengan ditanda-tanganinya Syarat dan Ketentuan Aplikasi Layanan bii CoOLBanking dan atau diterimanya perangkat bii CoOLBanking dan atau digunakannya layanan bii CoOLBanking oleh NASABAH maka NASABAH tunduk

Lebih terperinci

SURAT KUASA MANDIRI TABUNGAN INVESTOR

SURAT KUASA MANDIRI TABUNGAN INVESTOR SURAT KUASA MANDIRI TABUNGAN INVESTOR Yang bertandatangan di bawah ini, Nama : Alamat : No. KTP : Pemilik Rekening Mandiri Tabungan Investor (dalam hal pemilik rekening merupakan badan usaha, disesuaikan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kegiatan transfer dana di Indonesia telah menunjukkan

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI NOMOR : 09/BAPPEBTI/PER-SRG/7/2008 TANGGAL : 24 JULI 2008

LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI NOMOR : 09/BAPPEBTI/PER-SRG/7/2008 TANGGAL : 24 JULI 2008 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI NOMOR 09/BAPPEBTI/PER-SRG/7/2008 TANGGAL 24 JULI 2008 A. BAGAN PROSEDUR PENJAMINAN RESI GUDANG B. PEDOMAN TEKNIS PENJAMINAN RESI

Lebih terperinci

PERJANJIAN KERJASAMA PEMBERIAN KREDIT USAHA KECIL (KUK) ANTARA PT BANK SKR JRENG DENGAN PT SKR JOS FINANCE. Nomor...

PERJANJIAN KERJASAMA PEMBERIAN KREDIT USAHA KECIL (KUK) ANTARA PT BANK SKR JRENG DENGAN PT SKR JOS FINANCE. Nomor... PERJANJIAN KERJASAMA PEMBERIAN KREDIT USAHA KECIL (KUK) ANTARA PT BANK SKR JRENG DENGAN PT SKR JOS FINANCE Nomor... Yang bertanda tangan dibawah ini: ----------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa kegiatan transfer dana di Indonesia telah menunjukkan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP- 48/PM/1997 TENTANG REKENING EFEK PADA KUSTODIAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL,

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP- 48/PM/1997 TENTANG REKENING EFEK PADA KUSTODIAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP- 48/PM/1997 TENTANG REKENING EFEK PADA KUSTODIAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL, Menimbang : bahwa dengan berlakunya Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995

Lebih terperinci

PERJANJIAN PENGGUNAAN C-BEST UNTUK POST TRADE PROCESSING Nomor: SP-000/MI/KSEI/mmyy

PERJANJIAN PENGGUNAAN C-BEST UNTUK POST TRADE PROCESSING Nomor: SP-000/MI/KSEI/mmyy PERJANJIAN PENGGUNAAN C-BEST UNTUK POST TRADE PROCESSING Nomor: SP-000/MI/KSEI/mmyy Perjanjian ini dibuat pada hari ini, , tanggal , bulan tahun (dd-mm-yyyy), antara: PT

Lebih terperinci

Informasi dan Persyaratan Fasilitas Dana Bantuan Sahabat : A. Manfaat

Informasi dan Persyaratan Fasilitas Dana Bantuan Sahabat : A. Manfaat Informasi dan Persyaratan Fasilitas Dana Bantuan Sahabat : A. Manfaat - Suku Bunga Ringan Khusus Fasilitas Dana Bantuan Sahabat Jumlah Pinjaman yang Suku Bunga (flat/bulan)** Area Disetujui oleh Bank Reguler

Lebih terperinci

PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING INDIVIDU GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR INDIVIDUAL ACCOUNT. PT. Bank Ekonomi Raharja, Tbk.

PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING INDIVIDU GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR INDIVIDUAL ACCOUNT. PT. Bank Ekonomi Raharja, Tbk. PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING INDIVIDU GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR INDIVIDUAL ACCOUNT BAGIAN I DEFINISI DAN INTERPRETASI 1. DEFINISI Dalam Persyaratan dan Ketentuan ini, dan kecuali

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kegiatan transfer dana di Indonesia

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN MEGA INTERNET

SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN MEGA INTERNET SYARAT DAN KETENTUAN LAYANAN MEGA INTERNET A. Definisi 1. Bank adalah PT Bank Mega, Tbk yang meliputi Kantor Pusat, Kantor Regional, Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu serta kantor lainnya yang merupakan

Lebih terperinci

Syarat Syarat & Ketentuan Khusus Pembukaan Rekening PermataTabungan ib Sub Account

Syarat Syarat & Ketentuan Khusus Pembukaan Rekening PermataTabungan ib Sub Account Syarat Syarat & Ketentuan Khusus Pembukaan Rekening PermataTabungan ib Sub Account Syarat-Syarat & Ketentuan Khusus Pembukaan Rekening PermataTabungan ib Sub Account ini (berikut semua lampiran, dan atau

Lebih terperinci

PERJANJIAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI UNIT PENYERTAAN Nomor: SP- /BK/KSEI/mmyy

PERJANJIAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI UNIT PENYERTAAN Nomor: SP- /BK/KSEI/mmyy PERJANJIAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI UNIT PENYERTAAN Nomor: SP- /BK/KSEI/mmyy Perjanjian ini dibuat pada hari ini, , tanggal , bulan tahun (dd-mm-yyyy), antara: PT Kustodian

Lebih terperinci

PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING USAHA GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR BUSINESS ACCOUNTS PT. Bank HSBC Indonesia.

PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING USAHA GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR BUSINESS ACCOUNTS PT. Bank HSBC Indonesia. PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING USAHA GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR BUSINESS ACCOUNTS PT. Bank HSBC Indonesia. BAGIAN I DEFINISI DAN INTERPRETASI 1. DEFINISI Dalam Persyaratan dan Ketentuan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NOMOR: KEP- 412/BL/2010 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN

Lebih terperinci

A. Paket Mitra Pelapak (PMP)

A. Paket Mitra Pelapak (PMP) A. Paket Mitra Pelapak (PMP) RINGKASAN INFORMASI PRODUK Jenis Produk : Kredit dengan angsuran (pokok dan bunga) tetap per bulan Data Ringkas : Produk PMP adalah produk BTPN tanpa jaminan yang diberikan

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, www.bpkp.go.id UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kegiatan transfer dana di Indonesia

Lebih terperinci

PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING INDIVIDU GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR INDIVIDUAL ACCOUNT PT. Bank HSBC Indonesia.

PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING INDIVIDU GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR INDIVIDUAL ACCOUNT PT. Bank HSBC Indonesia. PERSYARATAN DAN KETENTUAN UMUM UNTUK REKENING INDIVIDU GENERAL TERMS AND CONDITIONS FOR INDIVIDUAL ACCOUNT PT. Bank HSBC Indonesia. BAGIAN I DEFINISI DAN INTERPRETASI 1. DEFINISI Dalam Persyaratan dan

Lebih terperinci

TABUNGAN CITA2KU RINGKASAN INFORMASI PRODUK

TABUNGAN CITA2KU RINGKASAN INFORMASI PRODUK TABUNGAN CITA2KU RINGKASAN INFORMASI PRODUK Penjelasan Produk Jenis Produk Penerbit DATA RINGKAS Tabungan Cita2Ku merupakan rekening tabungan berjangka yang dikeluarkan oleh PT Bank Danamon Indonesia,

Lebih terperinci

Buku Panduan Kartu Kredit UOB UOB PREFERRED PLATINUM CARD

Buku Panduan Kartu Kredit UOB UOB PREFERRED PLATINUM CARD Buku Panduan Kartu Kredit UOB UOB PREFERRED PLATINUM CARD With UOB Preferred Platinum You Are In Control 2 Seputar Kartu Kredit UOB Preferred Platinum 10 3 1. Nama Anda Pastikan nama Anda tercetak dengan

Lebih terperinci

PERJANJIAN PINJAM MEMINJAM

PERJANJIAN PINJAM MEMINJAM PERJANJIAN PINJAM MEMINJAM Perjanjian ini dibuat pada hari ini, tanggal... ---------------------------- 1995 oleh dan antara : -----------------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

Syarat dan Ketentuan (Bahasa Indonesia)

Syarat dan Ketentuan (Bahasa Indonesia) Syarat dan Ketentuan (Bahasa Indonesia) 1. Internet Banking Service merupakan tambahan untuk fasilitas service dan product perbankan lainnya yang diberikan oleh Maybank kepada Nasabah, dengan membolehkan

Lebih terperinci

RINGKASAN INFORMASI PRODUK

RINGKASAN INFORMASI PRODUK A. Kredit Usaha Rakyat (KUR) RINGKASAN INFORMASI PRODUK Jenis Produk : Kredit dengan angsuran (pokok dan bunga) tetap per bulan Data Ringkas : Produk KUR adalah produk BTPN tanpa jaminan yang diberikan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 259/PMK.04/2010 TENTANG JAMINAN DALAM RANGKA KEPABEANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN,

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 259/PMK.04/2010 TENTANG JAMINAN DALAM RANGKA KEPABEANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 259/PMK.04/2010 TENTANG JAMINAN DALAM RANGKA KEPABEANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

II. PASAL DEMI PASAL. Pasal I. Angka 1 Pasal 1. Cukup jelas. Angka 2 Pasal 2

II. PASAL DEMI PASAL. Pasal I. Angka 1 Pasal 1. Cukup jelas. Angka 2 Pasal 2 PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN I. UMUM 1. Undang-Undang

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 510/KMK.06/2002 TENTANG PENDANAAN DAN SOLVABILITAS DANA PENSIUN PEMBERI KERJA

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 510/KMK.06/2002 TENTANG PENDANAAN DAN SOLVABILITAS DANA PENSIUN PEMBERI KERJA KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 510/KMK.06/2002 TENTANG PENDANAAN DAN SOLVABILITAS DANA PENSIUN PEMBERI KERJA Keputusan ini telah diketik ulang, bila ada keraguan mengenai isinya harap

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR : 790 TAHUN : 2009 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN TUNTUTAN KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

SYARAT DAN KETENTUAN TRANSAKSI ONLINE BUKAREKSA PERNYATAAN NASABAH PEMBUKAAN REKENING REKSA DANA MELALUI BUKAREKSA

SYARAT DAN KETENTUAN TRANSAKSI ONLINE BUKAREKSA PERNYATAAN NASABAH PEMBUKAAN REKENING REKSA DANA MELALUI BUKAREKSA SYARAT DAN KETENTUAN TRANSAKSI ONLINE BUKAREKSA PERNYATAAN NASABAH PEMBUKAAN REKENING REKSA DANA MELALUI BUKAREKSA Sehubungan dengan Pembukaan Rekening dan Penggunaan Fasilitas Transaksi Online oleh Saya

Lebih terperinci

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA Teks tidak dalam format asli. Kembali: tekan backspace diubah: UU 9-1994 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No. 49, 1983 (ADMINISTRASI. FINEK. PAJAK. Ekonomi. Uang. Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN TUNTUTAN KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN TUNTUTAN KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 10 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN TUNTUTAN KERUGIAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SERANG, Menimbang : a. bahwa ketentuan yang mengatur

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2007 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 1983 TENTANG KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN

Lebih terperinci

PASAL 1. REKENING DAN PEMBUKAAN REKENING

PASAL 1. REKENING DAN PEMBUKAAN REKENING DEFINISI-DEFINISI a) Bank adalah PT Bank Pan Indonesia Tbk disingkat PT Bank Panin Tbk, berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Pusat, termasuk seluruh cabang utama dan cabang pembantunya; b) Rekening

Lebih terperinci

a. nama dan/atau logo Bank; dan b. pernyataan bahwa Bank terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Pasal 6

a. nama dan/atau logo Bank; dan b. pernyataan bahwa Bank terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Pasal 6 SYARAT DAN KETENTUAN UMUM LAYANAN PEMBIAYAAN PERDAGANGAN (TRADE FINANCE) DAN JAMINAN (GUARANTEE) GENERAL TERMS AND CONDITIONS TRADE FINANCE AND GUARANTEE SERVICES NO. PASAL SEMULA MENJADI PERATURAN OJK

Lebih terperinci