PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS"

Transkripsi

1 PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan :Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA TUNA (RUNGGU WICARA, DAKSA, LARAS) (SMALB-B, D, E) DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIKREKTORAT JENDERAL MANAGEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH LUAR BIASA 2006

2 STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E) Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip A. Latar Belakang Dewasa ini diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu, produktif dan memiliki daya saing (kompetitif). Dalam era globalisasi perkembangan ilmu dan teknologi (Iptek) laju sangat cepat sehingga setiap individu terlibat dalam lingkungan persaingan. Siswa Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa merupakan subyek yang menjadi bagian dalam persaingan. Upaya pembangunan SDM yang bermutu bagi anak berkebutuhan khusus harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak bangku sekolah. Pembangunan SDM seperti ini di SMALB dilaksanakan dalam bentuk mata pelajaran keterampilan Teknologi Industri dengan paket Keterampilan Otomotip atau lazim disebut Paket Keterampilan Otomotip. Mata pelajaran keterampilan teknik industri Otomotip di SMALB dimaksudkan untuk memberikan pengalaman bagi siswa dan sebagai bekal keterampilan hidup di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan pembelajaran keterampilan teknologi industri otomotip di SMALB senantiasa menitikberatkan kepada kemampuan siswa sehingga siswa dikondisikan agar mampu mengaplikasikan seluruh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang telah diperoleh di dalam kelas pada saat harus memecahkan masalah. Oleh sebab itu mata pelajaran keterampilan teknologi industri otomotif harus bermanfaat bagi siswa baik di dalam kelas maupun di dalam kehidupan sehari-hari di dalam masyarakat.

3 Tujuan Mata pelajaran keterampilan servis sepeda motor memiliki fungsi dan tujuan : Menumbuhkembangkan daya apresiasi dan etos dalam bidang servis/reparasi sepeda motor sesuai dengan kemampuan siswa. Mengembangkan kemampuan imajinatif, intelektual, kreatifitas yang dapat memberikan bekal kemampuan (sikap, pengetahuan dan keterampilan) yang dapat bermanfaat bagi siswa dalam kehidupan sebagai anggota masyarakat maupun sebagai warga negara yang kreatif dan produktif sesuai dengan jenis kelainan yang disandangnya. Membentuk peserta didik mempunyai kepribadian yang percaya diri dan dapat hidup mandiri C. Ruang Lingkup Lingkup materi Mata Pelajaran Keterampilan Servis Sepeda Motor meliputi : 1. Servis Rutin Sepeda Motor a. Mencuci mobil b. Menservis baterai c. Tune up mobil 2. Pembacaan alat alat ukur 3. Perbaikan pada sepeda motor a. Pengecatan sepeda motor b. Overhaul sepeda motor c. Penggantian jeruji roda sepeda motor d. Pemeriksaan kelistrikan bodi mobil

4 E. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas : X, Semester : 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Mencuci Mobil 1.1 Menggunakan perlengkapan dan cairan pencuci yang sesuai peruntukannya 1.2 Mencuci kendaraan tanpa menyebabkan kerusakan pada cat dan lainnya 1.3 Mengeringkan kendaraan yang telah dicuci 1.4 Memilih perlengkapan pencuci dan cairan bahan pencuci yang sesuai tanpa menyebabkan kerusakan pada cat dan lainnya berdasarkan SOP (Standard Operational Prosedures), Peraturan K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) 2. Membaca hasil 2.1 Membaca hasil menggunakan mistar alat-alat ukur sorong mekanis dan 2.2 Membaca hasil menggunakan micrometer elektris 2.3 Membaca hasil menggunakan hidrometer 2.4 Membaca hasil menggunakan avometer analog 2.5 Membaca hasil menggunakan multitester untuk tune up mobil 2.6 Membaca hasil menggunakan penguji tekanan kompresi 3. Menservis baterai 3.1 Melepas baterai dari mobil tanpa menyebabkan mobil kerusakan dan sistem lainnya 3.2 Membersihkan terminal dan permukaan baterai mobil 3.3 Memeriksa permukaan cairan elektrolit baterai 3.4 Mengisi cairan elektrolit baterai dengan air suling bila ketinggian di bawah tanda batas atas elektrolit 3.5 Mengukur berat jenis elektrolit 3.6 Mengisi arus dengan alat pengisi baterai 3.7 Memasang kembali baterai pada mobil tanpa

5 menyebabkan kerusakan dan sistem lainnya Kelas : X, Semester : 2 STANDAR KOMPETENSI 1. Pengecatan bodi sepeda motor KOMPETENSI DASAR 1.1 Menggosok permukaan bagian bodi yang akan dicat 1.2 Mengecat dasar permukaan bagian bodi yang akan dicat 1.3 Meratakan permukaan bodi yang akan dicat dengan dempul 1.4 Menggosok kembali permukaan bodi yang didempul hingga rata 1.5 Mengecat warna permukaan bagian bodi yang diperbaiki catnya 1.6 Memberi lapisan pernis pada bagian yang dicat 1.7 Menghaluskan permukaan lapisan cat dengan obat penggosok (kompon) 1.8 Mengkilapkan permukaan lapiasan cat dengan obat pengkilap cat 1.9 Memilih peralatan dan bahan pengecatan sesuai

6 Kelas : XI, Semester : 1 STANDAR KOMPETENSI 1. Mengerjakan Overhaul sepeda motor KOMPETENSI DASAR 1.1 Melepas bagian-bagian yang berhubungan dengan sepeda motor 1.2 Melepas baut-mur pengikat pada bodi sepeda motor 1.3 Melepas dari bodi sepeda motor 1.4 Melepas bagian-bagian kepala silinder, silinder blok dan torak 1.5 Membongkar bagian samping kiri 1.6 Melepas roda magnet 1.7 Membongkar bagian samping kanan 1.8 Melepas unit kopling 1.9 Membongkar bagian tengah 1.10 Melepas bagian bagian dari transmisi dan poros engkol sepeda motor 1.11 Memeriksa kerusakan pada -konponen 1.12 Mengganti - yang rusak/aus 1.13 Menyekur dudukan katup 1.14 Merakit kembali - yang terbongkar dengan urutan kebalikan dari pembongkaran 1.15 Menyetel kerenggangan celah katup 1.16 Merakit kembali pada bodi sepeda motor 1.17 Memasang kembali bagian bagian yang berhubungan dengan 1.18 Menyetel hidupnya

7 Kelas: XI, Semester : 2 STANDAR KOMPETENSI 1. Penggantian jeruji roda sepeda motor KOMPETENSI DASAR 1.1 Membongkar jeruji lama dari peleg dan tromol 1.2 Memilih jeruji dalam dan luar 1.3 Memasang jeruji baru pada tromol dan peleg sesuai 1.4 Menyetel jeruji pada dudukan penyetel jeruji

8 Kelas : XII, Semester : 1 STANDAR KOMPETENSI 1. Mengerjakan Tune Up mobil (karburator) KOMPETENSI DASAR 1.1 Membersihkan karburator dan filter udara 1.2 Memeriksa sistem pengapian 1.3 Menyetel kerenggangan/celah katup Kelas : XII, Semester : 2 STANDAR KOMPETENSI 1. Pemeriksaan sistem kelistrikan mobil KOMPETENSI DASAR 1.1 Pemeriksaan fungsi rangkaian sistem penerangan 1.2 Pemeriksaan fungsi rangkaian sistem tanda (klakson, tanda belok, lampu rem dan mundur) 1.3 Pemeriksaan fungsi rangkaian sistem penghapus kaca (wiper) dan penyemprot air Arah Pengembangan Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi unit penilaian dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan standar proses dan standar penilaian

9 SILABUS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip Kelas/semester : X/1 Standar Kompetensi : Mencuci Mobil Kegiatan Jenis Alokasi Sumber, Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu Bahan/alat 1. Menggunakan perlengkapan dan cairan pencuci yang sesuai peruntukannya 2. Mencuci mobil tanpa menyebabkan kerusakan pada cat dan lainnya Peralatan dan cairan bahan pencuci mobil Penyemprotan awal pada seluruh bodi bobil Pencucian mobil dengan bahan pencuci sampo Pencucian ban dengan sikat ban Pembilasan dengan air setelah diberi sampo Memilih peralatan pencuci mobil Memilih cairan pencuci Menyemprotkan air bertekanan keseluruh bodi mobil supaya kotoran-kotoran yang menempel lepas Mencuci seluruh bodi mobil dengan sampo Membersihlkan ban dengan sikat ban Membilas bodi mobil dengan air setelah pencucian Melakukan pemilihan alat-alat cuci mobil yang digunakan Menyiapkan bahan pencuci (sampo) yang cocok untuk mobil Melakukan penyemprotan awal pada seluruh bodi bobil Melakukan pencucian mobil dengan sampo yang sesuai Melakukan pembersihan seluruh roda/ban mobil dengan sikat ban Melakukan pembilasan dengan air setelah pencucian 10jam 40jam Alat penyemprot air Kain lap / busa Sikat ban Kain penyerap air Cairan pencuci Ember kecil Buku modul Alat penyemprot air Kain lap / busa Sikat ban Kain penyerap air Cairan pencuci Ember kecil Buku modul

10 3. Mengeringkan bodi mobil yang telah dicuci Pengeringan bodi mobil setelah dicuci Mengeringkan bodi mobil setelah dicuci dengan lap/kain penyerap air pengeringan bodi mobil setelah dicuci dengan lap atau kain penyerap air 20 jam Kain penyerap air Buku modul 4. Memilih perlengkapan pencuci dan cairan bahan pencuci yang sesuai tanpa menyebabkan kerusakan pada cat dan lainnya berdasarkan SOP (Standard Operational Prosedures), Peraturan K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) Peralatan dan cairan bahan pencuci Memilih perlengkapan pencuci dan cairan bahan pencuci yang sesuai Memilih perlengkapan pencuci dan cairan bahan pencuci yang sesuai 10 jam Undangundang K3L Alat penyemprot air Kain lap / busa Sikat ban Kain penyerap air Cairan pencuci Ember kecil Buku modul

11 SILABUS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip Kelas/semester : X/1 Standar Kompetensi : Membaca alat-alat ukur mekanis dan elektris Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator 1. Membaca hasil menggunakan mistar sorong 2. Membaca hasil menggunakan micrometer 3. Membaca hasil menggunakan hidrometer Pembacaan dengan mistar sorong Pembacaan dengan micrometer Pembacaan dengan hidrometer Mengukur benda dengan mistar sorong Membaca hasil Mengukur benda dengan micrometer Membaca hasil Mengukur berat jenis elektrolit baterai Membaca hasil Melakukan dengan mistar sorong secara benar Membaca hasil secara benar Melakukan dengan micrometer secara benar Membaca hasil secara benar Melakukan berat jenis elektrolit dengan hidrometer secara benar Membaca hasil secara benar Jenis Penilaian Alokasi Waktu Sumber, Bahan/alat 15 jam Benda Mistar sorong 15 jam Benda Micrometer 15 jam Baterai hidrometer

12 4. Membaca hasil menggunakan avometer analog 5. Membaca hasil menggunakan multitester untuk tune up mobil 6. Membaca hasil menggunakan penguji kompresi motor Pembacaan dengan avometer analog Pembacaan dengan multimeter untuk tune-up Pembacaan tekanan kompresi Memilih batas ukur sesuai besaran listrik yang diukur Mengukur tegangan pada baterai dan rangkaian kelistrikan Mengukur tahanan pada koil Membaca hasil Mengukur tegangan baterai saat hidup Mengukur sudut dwell Mengukur putaran Mengukur tekanan kompresi dalam silinder tegangan baterai dan rangkaian kelistrikan tahanan koil Membaca hasil secara benar tegangan baterai saat hidup sudut dwell putaran Membaca hasil dengan benar tekanan kompresi Membaca hasil dengan benar 15 jam Baterai Koil Rak rangkaian Multimeter analog 15 jam Mobil Multimeter tune up Kotak alat 15 jam Mobil Pengetes tekanan kompresi

13 SILABUS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip Kelas/semester : X/1 Standar Kompetensi : Menservis baterai Kegiatan Jenis Alokasi Sumber, Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu Bahan/alat 1. Melepas baterai dari mobil tanpa menyebabkan kerusakan dan sistem lainnya 2. Membersihkan terminal,klem pol dan permukaan baterai mobil 3. Memeriksa permukaan cairan elektrolit baterai 4. Mengisi cairan elektrolit baterai dengan air suling bila ketinggian di bawah tanda batas atas elektrolit Pelepasan baterai dari mobil Pembersihan terminal, klem pol dan permukaan baterai mobil Pemeriksaan ketinggian permukaan elektrolit dalam baterai Penamabahan elektrolit dengan air suling Melepas klem-klem baterai sesuai Melepas pengikat baterai Mengangkat baterai dari mobil Membersihkan terminal/pol, klem pol dan permukaan baterai sesuai Memeriksa ketinggian permukaan elektrolit dalam baterai Menambahkan air suling kedalam sel baterai yang tinggi elektrolitnya kurang dari tanda batas atas elektrolit Melepas klem negatif terlebih dahulu kemudian klem positip Melakukan pelepasan pengikat baterai Mengeluarkan baterai dari mobil pembersihan terminal/pol, klem pol dan permukaan baterai sesuai Melakukan pemeriksaan tinggi elektrolit sesuai dengan tanda batas atas ELEKTROLIT Memberi tambahan elektrolit dengan air suling jika tinggi elektrolitnya kurang dari tanda batas atas elektrolit 10 jam Kotak alat Buku Buku modul 16 jqm Kertas gosok Bak plastik Sabun detergen Kain lap Kwas 10 jam Buku 10 jam Air suling Buku

14 5. Mengukur berat jenis elektrolit 6. Mengisi arus dengan alat pengisi baterai 7. Memasang kembali baterai pada mobil tanpa menyebabkan kerusakan dan sistem lainnya Pengukuran berat jenis elektrolit Pengisian arus Pemasangan kembali baterai pada mobil Mengukur berat jenis elektrolit dengan hidrometer Mengisi arus dengan alat pengisi baterai Memasang kembali klem pengikat baterai Memasang kembali klem pol baterai berat jenis elektrolit dengan hidrometer pengisian arus dengan alat pengisi arus sesuai Memasang kembali klem pengikat baterai Memasang kembali klem pol positip tersebih dahulu kemudian klem pol negatip 20 jam Hidrometer Buku 10 jam Alat pengisiarus (charger) Buku 10 jam Kotak alat TES TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER 16 jam

15 Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip Kelas/semester : X/2 Standar Kompetensi : Pengecatan Bodi Sepeda Motor SILABUS Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator 1. Menggosok permukaan bagian bodi yang akan dicat 2. Mengecat dasar permukaan bagian bodi yang akan dicat Pembersihan permukaan bodi yang akan dicat dari cat yang rusak serta kotorankotoran Pengecatan dasar Menggosok permukaan bagian bodi yang akan dicat dengan kertas gosok kasar hingga bersih terlihat permukaan plat Menggosok permukaan bagian bodi yang akan dicat dengan kertas gosok halus Membersihkan bagian yang akan dicat sabun detergen Mengeringkan bodi Mencampur perbandingan cat dasar dengan thiner serta obat penggering sesuai spesifikasi Mengecat dasar permukaan bagian bodi yang akan dicat Melakukan pembersihan permukaan bagian bodi yang akan dicat hingga bersih terlihat permukaan plat siap dicat Melakukan pencampuran cat dasar dengan thiner dengan perbandingan sesuai spesifikasi Melakukan pengecatan dasar Jenis Penilaian Alokasi Sumber, Waktu Bahan/alat 20 jam Kertas gosok Kapi Kompor pembakar Sabun detergen Kain lap 20 jam Kompresor Sprygun Cat dasar Obat penggering Thiner super

16 3. Meratakan permukaan bodi yang akan dicat dengan dempul 4. Menggosok kembali permukaan bodi yang didempul hingga rata 5. Mengecat warna permukaan bagian bodi yang diperbaiki catnya 6. Memberi lapisan pernis pada bagian yang dicat 7. Menghaluskan permukaan lapisan cat dengan obat penggosok (kompon) 8. Mengkilapkan permukaan lapiasan cat dengan obat pengkilap cat 9. Memilih peralatan dan bahan pengecatan sesuai Pendempulan Perataan permukaan setelah pendempulan Pengecatan warna Pengecatan dengan vernis pengkilap cat Penghalusan cat dengan obat penggosok (kompon) Pemberian lapisan pengkilap (wax / silikon) pemilihan peralatan yang digunakan Mencampur dempul dengan obat penggeras sesuai spesifikasi Mendempul bagian yang akan dicat bila tidak rata Menggosok permukaan setelah dempul menggering hingga rata Mencampur cat warna dengan thiner sesuai spesifikasi Mengecat warna sesuai Mencampur cat vernis dengan thiner sesuai spesifikasi Mengecat lapisan akhir dengan vernis Menggosok lapisan akhir cat dengan kompon hingga halus dan rata Menggosokkan bahan pengkilap cat (silikon) memilih peralatan yang sesuai dengan peruntukannya Mencampur dempul dengan obat penggeras sesuai spesifikasi Melakukan perataan permukaan dengan dempul Melakukan perataan permukaan setelah pendempulan Melakukan pencampuran cat warna dengan thiner sesuai spesifiksi pengecatan sesuai Melakukan pencampuran cat vernis dengan thiner sesuai spesifikasi Melakukan pengecatan lapiasan akhir dengan vernis Melakukan penggosokan lapisan akhir cat dengan kompon hingga halus dan rata pemberian Pemberian lapisan pengkilap (wax / silikon) melakuan pemilihan peralatan yang sesuai dengan peruntukannya 20 jam Kapi Papan pencampur Dempul Obat penggeras 30 jam Amplas kasar Amplas halus 40 jam Kompresor Sprygun Cat warna Thiner super 38 jam Kompresor Sprygun Cat vernis 38 jam Kain kaos Kompon 40 jam Kain kaos Wax / silikon 10 jam Kompresor Sprygun Cat dasar Cat warna Thiner Kain kaos Kapi

17 Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Paket Keterampilan Jenis Keterampilan Kelas/semester Standar Kompetensi : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E : Keterampilan Vokasional : Teknologi Industri : Otomotip : XI/1 : Overhaul Mesin Sepeda motor SILABUS Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator 1. Melepas bagian-bagian yang berhubungan dengan sepeda motor 2. Melepas baut-mur pengikat pada bodi sepeda motor 3. Melepas dari bodi sepeda motor 4. Membongkar bagianbagian kepala silinder, silinder blok dan torak 5. Membongkar bagian samping kiri Pelepasan bagianbagian yang berhubungan dengan sepeda motor Pelepasan bautmur pengikat pada bodi sepeda motor Pelepasan dari bodi sepeda motor Pembongkaran bagian-bagian kepala silinder, silinder blok dan torak Pembongkaran bagian samping kiri Melepas bagianbagian yang berhubungan dengan sepeda motor Melepas baut mur pengikat pada bodi sepeda motor Menurunkan dari bodi sepeda motor Membongkar bagianbagian kepala silinder, silinder blok dan torak Membongkar bagian samping kiri Melakukan persiapan dengan pelepasan bagian-bagian yang berhubungan dengan sepeda motor Melakukan pelepasan baut mur pengikat pada bodi sepeda motor Melakukan penurunan dari bodi sepeda motor Melakukan pembongkaran bagianbagian kepala silinder, silinder blok dan torak Melakukan pembongkaran bagian samping kiri Jenis Penilaian Alokasi Waktu Sumber, Bahan/alat 15 jam Kotak alat Bak Buku 15 jam Kotak alat Bak Buku 15 jam Kotak alat Bak 15 jam Kotak alat Bak Buku 15 jam Kotak alat Bak

18 6. Melepas roda magnet Pelepasan roda magnet 7. Membongkar bagian samping kanan Pembongkaran bagian samping kanan 8. Melepas unit kopling Pelepasan unit kopling 9. Membongkar bagian tengah 10. Melepas bagian bagian dari transmisi dan poros engkol sepeda motor 11. Memeriksa kerusakan pada konponen Pembongkaran bagian tengah kanan Pelepasan bagian bagian dari transmisi dan poros engkol sepeda motor Pemeriksaan kerusakan pada Melepas roda magnet menggunakan puller roda magnet Membongkar bagian samping kanan Melepas unit kopling Membongkar bagian tengah kanan sesuai Melepas bagian bagian dari transmisi dan poros engkol sepeda motor sesuai Memeriksa kerusakan pada konponen Melakukan pelepasan roda magnet menggunakan puller roda magnet Melakukan pembongkaran bagian samping kanan Melakukan pelepasan unit kopling sesuai Melakukan pembongkaran bagian tengah kanan sesuai Mengeluarkan transmisi dari dudukannya sesuai pemeriksaan kerusakan pada konponen 15 jam Kotak alat Bak Puller roda magnet Buku 15 jam Kotak alat Bak 15 jam Kotak alat Bak Buku 21 jam Kotak alat Bak Buku 25 jam Kotak alat Bak Buku 15 jam Bak Buku Alat-alat ukur

19 12. Mengganti yang rusak/aus 13. Menyekur dudukan katup 14. Merakit kembali - yang terbongkar dengan urutan kebalikan dari pembongkaran 15. Menyetel kerenggangan celah katup 16. Memasang kembali bagian bagian yang berhubungan dengan 17. Menyetel hidupnya Pengantian - yang rusak/aus Penyekuran katup terhadap dudukan katup Perakitan kembali yang terbongkar Penyetelan kerenggangan/celah katup Pemasangan kembali bagian bagian yang berhubungan dengan Penyetelan sistem pengapian Penyetelan karburator Mengganti yang rusak/aus Menyekur katup terhadap dudukannya Merakit kembali yang terbongkar dengan urutan kebalikan dari pembongkaran Merakit kembali pada bodi sepeda motor Menyetel kerenggangan celah katup Memasang kembali bagian bagian yang berhubungan dengan Menyetel sistem pengapian Menyetel putaran idle dan sekerup campuran udara TES TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER Menentukan - yang harus diganti Melakukan penyekuran katup terhadap dudukannya hingga tidak terjadi kebocoran perakitan kembali - yang terbongkar dengan urutan kebalikan dari pembongkaran penyetelan celah katup pemasangan kembali bagian bagian yang berhubungan dengan penyetelan sistem pengapian penyetelan putaran idle dan sekerup campuran udara 15 jam Buku 15 jam Alat penyekur Pasta sekur Ragum 15 jam Kotak alat Buku 15 jam Fuller gauge Kotak alat Buku 15 jam Kotak alat Buku 15 jam Kotak alat Buku 16 jam

20 SILABUS Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Paket Keterampilan Jenis Keterampilan Kelas/semester Standar Kompetensi : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E : Keterampilan Vokasional : Teknologi Industri : Otomotip : XI/2 : Mengganti jeruji roda sepeda motor Kompetensi Dasar 1. Membongkar jeruji lama dari peleg dan tromol 2. Memilih jeruji dalam dan luar 3. Memasang jeruji baru pada tromol dan peleg sesuai 4. Menyetel jeruji pada dudukan penyetel jeruji Materi Pokok Pembongkaran jeruji dari peleg dan tromol Pemilihan bentuk jeruji dalam dan jeruji luar Pemasangan jeruji baru pada tromol dan peleg sesuai Penyetelan peleg yang telah terpasang jeruji baru Kegiatan Pembelajaran Memberikan cairan anti karat pada mur jeruji Melepas jeruji dalam dan luar secara menyilang Memilih jeruji dalam dan jeruji luar Memasang jeruji baru pada tromol dan peleg sesuai Menyetel peleg yang telah terpasang jeruji baru sesuai Indikator Melakukan pelepasan jeruji dalam dan luar dari peleg dan tromol dengan mudah pemisahan jeruji dalam dan jeruji luar pemasangan jeruji baru pada tromol dan peleg sesuai Melakukan penyetelan peleg telah terpasang jeruji baru sesuai Jenis Penilaian Alokasi Sumber, Waktu Bahan/alat 20 jam Roda Alat khusus pelepas / pemasang mur jeruji Cairan anti karat 40 jam Satu set jeruji 40 jam Alat khusus pemasang mur jeruji 156 jam Dudukan penyetel pelek Alat khusus pemasang mur jeruji TES TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER 16 jam

21 Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Paket Keterampilan Jenis Keterampilan Kelas/semester Standar Kompetensi : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E : Keterampilan Vokasional : Teknologi Industri : Otomotip : XII/1 : Tune up mobil SILABUS Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator 1. Membersihkan karburator dan filter udara Pembersihan karburator dan filter udara Melepas filter dan rumah filter udara Membersihkan filter udara Melepas karburator dari tanpa menyebabkan kerusakan bagian lainnya Membongkar karburator sesuai Membersihkan karburator sesuai Menyemprot lubanglubang pada karburator dengan udara tekan Merakit kembali karburator sesuai pelepasan rumah filter pembersihan filter udara dengan benar Melakukan pembongkaran karburator sesuai pembersihan karburator sesuai pembersihan lubanglubang pada karburator dengan udara tekan perakitan kembali karburator sesuai Memasang kembali karburator pada beserta rumah dan filter udara Jenis Penilaian Alokasi Waktu Sumber, Bahan/alat 80 jam Buku Kotak alat Bak

22 Memasang kembali karburator pada sesuai Menyetel putaran idle dan sekerup udara sesuai spesifikasi penyetelan putaran idle dan sekerup udara sesuai spesifikasi 2. Menyetel kerenggangan/celah katup 3. Memeriksa sistem pengapian Penyetelan kerenggangan / celah katup Pelepasan platina dan kondensator Pengantian platina dan kondensator Penyetelan platina (sudut dwell) Pengantian busi Pembersihan tutup distributor Pemeriksaan kabel busi dan cop busi Menyetel saat pengapian Menyetel kerenggangan / celah katup sesuai Menganti platina dan kondensator sesuai spesifikasi Menyetel platina (sudut dwell) sesuai spesifikasi Menganti busi Membersihkan tutup distributor Memeriksa kabel busi dan cob busi Meneyetel saat pengapian TES TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER penyetelan kerenggangan / celah katup sesuai pengantian platina dan kondensator sesuai spesifikasi penyetelan platina sesuai spesifikasi pengantian busi pemeriksaan kabel dan cop busi penyetelan saat pengapian 80 jam Fuller gauge Kotak alat Buku 96 jam Fuller gauge Kotak alat Buku Lampu kontrol Timing light 16 jam

23 SILABUS Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Paket Keterampilan Jenis Keterampilan Kelas/semester Standar Kompetensi : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (B, D, E : Keterampilan Vokasional : Teknologi Industri : Otomotip : XII/2 : Memeriksa kelistrikan bodi standar Kegiatan Jenis Alokasi Sumber, Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu Bahan/alat Memeriksa fungsi rangkaian sistem penerangan Memeriksa fungsi rangkaian sistem tanda (klakson, tanda belok, lampu rem dan mundur) Memeriksa fungsi rangkaian sistem penghapus kaca (wiper) dan penyemprot air Pemeriksaan fungsi rangkaian sistem penerangan Penyetelan lampu kepala Pemeriksaan fungsi rangkaian sistem tanda Pemeriksaan fungsi rangkaian sistem penghapus kaca (wiper) dan penyemprot air Memeriksa fungsi rangkaian sistem penerangan Menyetel lampu kepala Memeriksa fungsi klakson Memeriksa fungsi lampu tanda belok Memeriksa fungsi lampu rem dan mundur Memeriksa fungsi rangkaian sistem penghapus kaca (wiper) dan penyemprot air TES TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER pemeriksaan fungsi sistem penerangan penyetelan lampu kepala pemeriksaan fungsi klakson pemeriksaan fungsi lampu tanda belok dan Hazart pemeriksaan fungsi lampu rem dan mundur pemeriksaan fungsi rangkaian sistem penghapus kaca (wiper) dan penyemprot air 96 jam Buku Papan penyetelan lampu 80 jam Buku Kotak alat 80 jam Buku 16 jam

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan :Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA TUNA GRAHITA

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan :Teknologi Industri Jenis Keterampilan : Otomotip SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA TUNA GRAHITA

Lebih terperinci

: Memelihara/servis engine dan komponen-komponenya(engine. (Engine Tune Up)

: Memelihara/servis engine dan komponen-komponenya(engine. (Engine Tune Up) SMK MA ARIF SALAM KABUPATEN MAGELANG JOBSHEET (LEMBAR KERJA) KODE : /PMO/VIII/12 Mata Pelajaran : Motor Otomotif (PMO) Guru : Edi Purwanto Memelihara/servis engine dan komponen-komponenya (Engine Tune

Lebih terperinci

TUNE UP MESIN TOYOTA SERI 4K dan 5K

TUNE UP MESIN TOYOTA SERI 4K dan 5K SMK KARTANEGARA WATES KAB. KEDIRI ENGINE TUNE UP MESIN TOYOTA SERI 4K dan 5K Nama Siswa No. Absen Kelas Jurusan : : : : 74 TUNE UP MESIN BENSIN 4 LANGKAH PENGERTIAN TUNE UP Jumlah kendaraan mobil sampai

Lebih terperinci

MODUL PRAKTEK GASHOLINE ENGINE TUNE UP

MODUL PRAKTEK GASHOLINE ENGINE TUNE UP MODUL PRAKTEK GASHOLINE ENGINE TUNE UP MESIN OTOMOTIF FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG 2013 BAB I PENDAHULUAN Modul praktek ini merupakan salah satu materi pengajaran praktek kelistrikan

Lebih terperinci

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK SEPEDA MOTOR. Kompetensi Guru Mata Pelajaran (KD)

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK SEPEDA MOTOR. Kompetensi Guru Mata Pelajaran (KD) KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK SEPEDA MOTOR No Standar Guru (SKG) Inti Guru Guru Mata 1 Pedagogik Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural,

Lebih terperinci

PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI BENGKEL SLENDRO MEKANIK TAHUN 2012/2013

PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI BENGKEL SLENDRO MEKANIK TAHUN 2012/2013 LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI BENGKEL SLENDRO MEKANIK TAHUN 2012/2013 Disusun oleh : N a ma : MUHAMMAD DEDI S.R No. Induk : 9045 Kelas Prog.Keahlian : XII MOB : Teknik Mekanik Otomotif SMK PETRUS KANISIUS

Lebih terperinci

PROSEDUR PENYETELAN AWAL PADA SEPEDA MOTOR Oleh : Bambang Sulistyo, S.Pd.

PROSEDUR PENYETELAN AWAL PADA SEPEDA MOTOR Oleh : Bambang Sulistyo, S.Pd. PROSEDUR PENYETELAN AWAL PADA SEPEDA MOTOR Oleh : Bambang Sulistyo, S.Pd. Pendahuluan Operasi sepeda motor yang tanpa kerusakan dan aman, dan juga umur yang panjang adalah idaman dari setiap pemilik sepeda

Lebih terperinci

No. Nama Komponen Fungsi

No. Nama Komponen Fungsi Jobsheet Baterai / Aki PROSEDUR MELEPAS BATERAI 1. Matikan mesin atau putar kunci kontak pada posisi OFF. 2. Buka tutup tempat baterai atau body pada sepeda motor. 3. Kendorkan terminal baterai negatif

Lebih terperinci

BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN

BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN 30 BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Gambar Dimensi dan Ukuran 3.1.1. Komponen-komponen Blok Silinder Sistem transmisi penggerak merupakan rangkaian transmisi dan tenaga mesin

Lebih terperinci

D. LANGKAH KERJA a. Langkah awal sebelum melakukan Engine Tune Up Mobil Bensin 4 Tak 4 silinder

D. LANGKAH KERJA a. Langkah awal sebelum melakukan Engine Tune Up Mobil Bensin 4 Tak 4 silinder JOB SHEET DASAR TEKNOLOGI A. TUJUAN : Setelah menyelesaikan praktek ini diharapkan siswa dapat : 1. Dapat menjelaskan prosedur tune up 2. Dapat melakukan prosedur tune up dengan benar 3. Dapat melakukan

Lebih terperinci

BAB III METODE PELAKSANAAN. stater sepeda motor Yamaha Mio di kampus Universitas Muhammadiyah. 15 Februari 2016 sampai dengan tanggal 15 Agustus 2016.

BAB III METODE PELAKSANAAN. stater sepeda motor Yamaha Mio di kampus Universitas Muhammadiyah. 15 Februari 2016 sampai dengan tanggal 15 Agustus 2016. BAB III METODE PELAKSANAAN 3.1 Tempat Dan Waktu 1. Tempat Dalam pelaksanaan serta pengujian tugas akhir ini, penulis melakukan pengerjaan merangkai dan menguji sistem kelistrikan bodi penerangan dan motor

Lebih terperinci

Engine Tune Up Engine Conventional

Engine Tune Up Engine Conventional Kualifikasi Tipe Mobil Spesifik Engine Tune Up Nama No. Reg TUK Tanggal Lembar : Peserta Engine Tune Up Engine Conventional OTO.KR-01-001.01 Pelaksanaan pemeliharaan/service komponen OTO.KR-01-009.01 Pembacaan

Lebih terperinci

BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN

BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN 30 BAB III GAMBAR DIMENSI UKURAN DAN METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Gambar Dimensi dan Ukuran 3.1.1. Komponen-komponen Blok Silinder Sistem transmisi penggerak merupakan rangkaian transmisi dan tenaga mesin

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ENGINE STAND. yang diharapkan. Tahap terakhir ini termasuk dalam tahap pengetesan stand

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ENGINE STAND. yang diharapkan. Tahap terakhir ini termasuk dalam tahap pengetesan stand BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ENGINE STAND 4.1. Hasil Rancang Bangun Stand Engine Cutting Hasil dari stand engine sendiri adalah dimana semua akhir proses perancangan telah selesai dan penempatan komponennya

Lebih terperinci

Prosedur Pengetesan Injektor

Prosedur Pengetesan Injektor Prosedur Servis, Pengetesan dan Perbaikan Injektor Diesel Menentukan Kerusakan Injektor Sesuai penjelasan dalam buku yang ditulis oleh May and Crouse, sebuah kesalahan pada injektor akan dapat di identifikasikan

Lebih terperinci

Tune Up Mesin Bensin TUNE UP MOTOR BENSIN

Tune Up Mesin Bensin TUNE UP MOTOR BENSIN TUNE UP MOTOR BENSIN 1 Membersihkan Saringan Udara Ganti bila sudah kotor belebihan Semprot dengan udara tekan dari arah berlawanan dengan arah aliran udara masuk 2 Periksa Oli Mesin Periksa : Jumlah Oli

Lebih terperinci

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Jl. Dr. Setiabudhi No. 207 Bandung UJIAN TEORI PRAKTEK ENGINE

Lebih terperinci

JOB SHEET (LEMBAR KERJA) : Melaksanakan overhaul kepala silinder

JOB SHEET (LEMBAR KERJA) : Melaksanakan overhaul kepala silinder JOB SHEET (LEMBAR KERJA) Sekolah : SMKN 1 Sintang Program Keahlian : Teknik Sepeda Motor Mata Diklat : (Produktif) Melaksanakan overhaul kepala silinder Kelas/Semester : XI/3 Alokasi Waktu : 20 x 45 Menit

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Proses Pengerjaan Proses pengerjaan adalah tahapan-tahapan yang dilakukan untuk membuat komponen-komponen pada mesin pembuat lubang biopori. Pengerjaan yang dominan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Waktu dan tempat pelaksanaan pembuatan stand pada mesin vespa P150X. Waktu Pelaksanaan : 1 Januari April 2016

BAB III METODE PENELITIAN. Waktu dan tempat pelaksanaan pembuatan stand pada mesin vespa P150X. Waktu Pelaksanaan : 1 Januari April 2016 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Waktu dan tempat pelaksanaan pembuatan stand pada mesin vespa P150X sebagai berikut : Tempat pembuatan stand : Bengkel Kampus Fakultas Teknik

Lebih terperinci

TUGAS TUNE UP MESIN GASOLINE DAN MESIN DIESEL

TUGAS TUNE UP MESIN GASOLINE DAN MESIN DIESEL TUGAS TUNE UP MESIN GASOLINE DAN MESIN DIESEL D I S U S U N Oleh : Rezi Rizki KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-nya kepada saya, sehingga

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PRODUKSI

BAB IV PROSES PRODUKSI BAB IV PROSES PRODUKSI 4.1 Proses Pengerjaan Proses pengerjaan adalah suatu tahap untuk membuat komponen-komponen pada mesin pemotong kerupuk rambak kulit. Pengerjaan paling dominan dalam pembuatan komponen

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II PENDAHULUAN BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Motor Bakar Bensin Motor bakar bensin adalah mesin untuk membangkitkan tenaga. Motor bakar bensin berfungsi untuk mengubah energi kimia yang diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PERANCANGAN. Untuk Pembuatan rancangan trainer sistem kelistrikan body mobil toyota

BAB III METODOLOGI PERANCANGAN. Untuk Pembuatan rancangan trainer sistem kelistrikan body mobil toyota BAB III METODOLOGI PERANCANGAN 3.1. Alat Dan Bahan Untuk Pembuatan rancangan trainer sistem kelistrikan body mobil toyota maka alat dan bahan yang dibutuhkan meliputi. 3.1.1. Alat Alat-alat yang dibutuhkan

Lebih terperinci

E. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNAGRAHITA

E. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNAGRAHITA - 1161 - E. KOMPETENSI INTI DAN PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNAGRAHITA KELAS : X Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan.

Lebih terperinci

ENGINE TUNE-UP CONVENTIONAL

ENGINE TUNE-UP CONVENTIONAL MODUL PELATIHAN ENGINE TUNE-UP CONVENTIONAL Oleh: Sriyono 132206843 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG 2007 Servis Rutin

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA TUNA

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI. Penentuan Judul. Mulai. Data awal. Pencarian alat dan Bahan Tugas Akhir. Proses development sistem pengapian full

BAB III METODOLOGI. Penentuan Judul. Mulai. Data awal. Pencarian alat dan Bahan Tugas Akhir. Proses development sistem pengapian full 27 BAB III METODOLOGI 3.1 Diagram alir Penentuan Judul Development Dan Analsis Sistem Pengapian Full Transistor Termodifikasi Mitsubishi Lancer SL Tidak Mulai Data awal Pencarian alat dan Bahan Tugas Akhir

Lebih terperinci

LEMBAR KERJA SISWA TUNE UP MESIN 4 Tak 4 SILINDER

LEMBAR KERJA SISWA TUNE UP MESIN 4 Tak 4 SILINDER LEMBAR KERJA SISWA TUNE UP MESIN 4 Tak 4 SILINDER Petunjuk Lembar Kerja Siswa Ikuti prosedur Tune Up seperti pada video yang anda saksikan Tayangan dan petunjuk di video adalah terbatas, tetapi prosedur

Lebih terperinci

Mobil lebih awet karena frekuensi bongkar-pasangnya relatif lebih kecil.

Mobil lebih awet karena frekuensi bongkar-pasangnya relatif lebih kecil. Tune-up merupakan servis yang paling sering dilakukan dibandingkan dengan jenis servis mobil yang lain, seperti overhaul, spooring- balancing, dan kenteng magic (ketok magic). Tune-up merupakan servis

Lebih terperinci

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN No Inti Guru (KI) Standar Guru (SKG) Guru Mata 1. Pedagogik Menguasai karakteristik peserta 2. Menguasai karakteristik peserta 3. Menguasai

Lebih terperinci

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Alat dan Bahan A. Alat dan bahan 1. Mesin las listrik 2. Mesin bubut 3. Gerinda potong 4. Gerinda tangan 5. Pemotong plat 6. Bor tangan 7. Alat ukur (jangka sorong, mistar)

Lebih terperinci

PENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS MELALUI PELATIHAN OTOMOTIF

PENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS MELALUI PELATIHAN OTOMOTIF PENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS MELALUI PELATIHAN OTOMOTIF Supriyono 1*, Muh.Arifin 1, Qomaruddin 2 1 Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik, Universitas

Lebih terperinci

G. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNARUNGU

G. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNARUNGU - 779 - G. KOMPETENSI INTI DAN PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNARUNGU KELAS : X Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan.

Lebih terperinci

TUNE UP SEPEDA MOTOR FEBRIYAN BAYU P ( ) MUHAMMAD GHOZALI ( )

TUNE UP SEPEDA MOTOR FEBRIYAN BAYU P ( ) MUHAMMAD GHOZALI ( ) TUNE UP SEPEDA MOTOR FEBRIYAN BAYU P (130513605980) MUHAMMAD GHOZALI (130513605979) Latar Belakang Setiap sepeda motor yang digunakan pasti akan mengalami keadaan dimana bagian dari sepada motor tersebut

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1. Proses Pembuatan proses pembuatan adalah proses untuk mencapai suatu hasil. Proses pembuatan sand filter rotary machine dikerjakan dalam beberapa tahap, mulai

Lebih terperinci

BAB IV PROSESPEMBUATAN MESIN

BAB IV PROSESPEMBUATAN MESIN BAB IV PROSESPEMBUATAN MESIN 4.1 Proses Pengerjaan Proses pengerjaan adalah suatu tahap untuk membuat komponenkomponen pada mesin pemotong krupuk rambak kulit. Pengerjaan paling dominan dalam pembuatan

Lebih terperinci

G. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNADAKSA

G. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNADAKSA - 1605 - G. KOMPETENSI INTI DAN PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR SMALB TUNADAKSA KELAS : X Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan.

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM BAGIAN TUNA RUNGU ( SMALB-B)

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM BAGIAN TUNA RUNGU ( SMALB-B) PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA NEGERI CILACAP BAGIAN TUNA RUNGU ( SMALB-B) Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan

Lebih terperinci

TROUBLE SHOOTING PADA SISTEM PENGAPIAN CDI - AC SEPEDA MOTOR HONDA ASTREA GRAND TAHUN Abstrak

TROUBLE SHOOTING PADA SISTEM PENGAPIAN CDI - AC SEPEDA MOTOR HONDA ASTREA GRAND TAHUN Abstrak TROUBLE SHOOTING PADA SISTEM PENGAPIAN CDI - AC SEPEDA MOTOR HONDA ASTREA GRAND TAHUN 1997 Indra Joko Sumarjo 1, Agus Suprihadi 2, Muh. Nuryasin 3 DIII Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama Jln. Mataram

Lebih terperinci

TUNE-UP mobil bensin. Dalam pemeriksaan sistem tune up mobil, kita dapat mengenal beberapa alat yang harus di pergunakan, di ataranya :

TUNE-UP mobil bensin. Dalam pemeriksaan sistem tune up mobil, kita dapat mengenal beberapa alat yang harus di pergunakan, di ataranya : TUNE-UP mobil bensin Cara Tune Up Mobil 1. Alat Yang Digunakan Untuk Tune Up Dalam pemeriksaan sistem tune up mobil, kita dapat mengenal beberapa alat yang harus di pergunakan, di ataranya : 1. Fuller

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Alat dan bahan Peralatan yang digunakan untuk membuat alat troli bermesin antara lain: 1. Mesin las 2. Mesin bubut 3. Mesin bor 4. Mesin gerinda 5. Pemotong plat

Lebih terperinci

POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA LAPORAN TUNE - UP POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA Disusun oleh : Nama : Deny Arif W ibowo : Saiful Rahman : Dhowi Pratomo Jurusan Prodi : Teknik Mesin : Mesin Perawatan Pagi TUNE UP MOTOR BENSIN 1. TEORI DASAR

Lebih terperinci

PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk

PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk PT ASTRA INTERNATIONAL Tbk HONDA SALES OPERATION TECHNICAL SERVICE DIVISION TRAINING DEVELOPMENT ASTRA HONDA TRAINING CENTRE PELATIHAN MEKANIK TINGKAT - I BONGKAR & PASANG MESIN MENURUNKAN MESIN SEPEDA

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1. Proses Pembuatan Proses pembuatan adalah proses untuk mencapai suatu hasil. Proses pembuatan sand filter rotary machine dikerjakan dalam beberapa tahap, mulai

Lebih terperinci

SILABUS KURIKULUM KEAHLIAN MOTOR

SILABUS KURIKULUM KEAHLIAN MOTOR SILABUS KURIKULUM KEAHLIAN MOTOR BULAN 4 Materi : Pengenalan alat kerja dan sparepart mesin, dan bongkar pasang mesin peraga. Target : Siswa dapat memahami nama dan fungsi alat kerja, mengenal sparepart

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN SMK... Mata Pelajaran : Motor otomotif Kelas/Semester : XI/2 Pertemuan Ke- : 1,2,3,4,5,6,7,8. Alokasi Waktu : 32 x 45 menit Standar Kompetensi : Perbaikan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Bahan dan Alat 3.1.1. Bahan Penelitian a. Bahan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah sepeda motor 4 langkah 110 cc seperti dalam gambar 3.1 : Gambar 3.1. Sepeda

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan 1. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Agustus tahun 2017. 2. Tempat pelaksanaan 1. Tugas

Lebih terperinci

Oleh: Nuryanto K BAB I PENDAHULUAN

Oleh: Nuryanto K BAB I PENDAHULUAN Pengaruh penggantian koil pengapian sepeda motor dengan koil mobil dan variasi putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Honda Supra x tahun 2002 Oleh: Nuryanto K. 2599038 BAB I PENDAHULUAN

Lebih terperinci

ENGINE STAND SISTEM PENGISIAN MESIN BENSIN EMPAT SILINDER

ENGINE STAND SISTEM PENGISIAN MESIN BENSIN EMPAT SILINDER Momentum, Vol 2, No 1, April 2006 : 26-35 ENGINE STAND SISTEM PENGISIAN MESIN BENSIN EMPAT SILINDER A. Walujodjati *) Abstrak Pada saat ini perkembangan dunia industri semakin maju pesat, bersamaan dengan

Lebih terperinci

MATA PELAJARAN : TEKNIK SEPEDA MOTOR (OTO-TSM) JENJANG PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

MATA PELAJARAN : TEKNIK SEPEDA MOTOR (OTO-TSM) JENJANG PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MATA PELAJARAN : TEKNIK SEPEDA MOTOR (OTO-TSM) JENJANG PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Komp. Guru 1. Menguasai 1.1. Mengindentifikasi bekal karakteristik peserta ajar awal peserta didik dalam

Lebih terperinci

Ring II mm. Ukuran standar Batas ukuran Hasil pengukuran Diameter journal

Ring II mm. Ukuran standar Batas ukuran Hasil pengukuran Diameter journal Celah antara ring piston dengan - - silinder I II III IV Ring I 0.02 0.02 0.02 0.02 Ring II 0.02 0.02 0.02 0.02 alurnya Gap ring piston - - silinder I II III IV Ring I 0.30 0.20 0.30 0.20 Tebal piston

Lebih terperinci

DESKRIPSI PROGRAM PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

DESKRIPSI PROGRAM PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DESKRIPSI PROGRAM PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK OTOMOTIF KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK SEPEDA MOTOR KODE KOMPETENSI

Lebih terperinci

BAB III METODE PERANCANGAN. Mulai. Merancang Desain dan Study Literatur. Quality Control. Hasil Analisis. Kesimpulan. Selesai

BAB III METODE PERANCANGAN. Mulai. Merancang Desain dan Study Literatur. Quality Control. Hasil Analisis. Kesimpulan. Selesai BAB III METODE PERANCANGAN 3.1. Diagram Alir Penelitian Mulai Merancang Desain dan Study Literatur Proses Pembuatan Rangka -Pemotongan pipa -Proses pengelasan -Proses penggerindaan Proses Finishing -Proses

Lebih terperinci

ANALISIS KERJA MOBIL TENAGA UDARA MSG 01 DENGAN SISTEM DUA TABUNG

ANALISIS KERJA MOBIL TENAGA UDARA MSG 01 DENGAN SISTEM DUA TABUNG UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI ANALISIS KERJA MOBIL TENAGA UDARA MSG 01 DENGAN SISTEM DUA TABUNG Disusun Oleh : Nama : Tohim Purnanto Npm : 27411140 Jurusan : Teknik Mesin Pembimbing

Lebih terperinci

MAKALAH DASAR-DASAR mesin

MAKALAH DASAR-DASAR mesin MAKALAH DASAR-DASAR mesin Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran Teknik Dasar Otomotif Disusun Oleh: B cex KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt, karena atas limpahan rahmatnya,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Mesin mesin dan Alat Uji Pengujian kendaraan bermotor menggunakan bermacam macam jenis standarisasi diantaranya BSN, ISO, IEC, DIN, NISO, ASTM dll. Sebelum melakukan pengujian

Lebih terperinci

Sistem Pengapian CDI AC pada Sepeda Motor Honda Astrea Grand Tahun 1997 ABSTRAK

Sistem Pengapian CDI AC pada Sepeda Motor Honda Astrea Grand Tahun 1997 ABSTRAK Sistem Pengapian CDI AC pada Sepeda Motor Honda Astrea Grand Tahun 1997 Kusnadi D-III Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama Tegal. ABSTRAK Sistem pengapian merupakan sistem yang menghasilkan tegangan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Troubleshooting Sistem Pengapian Dan Pengisian Sepeda Motor. 1. Cara Kerja Sistem Pengapian Sepeda Motor Yamaha Mio

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Troubleshooting Sistem Pengapian Dan Pengisian Sepeda Motor. 1. Cara Kerja Sistem Pengapian Sepeda Motor Yamaha Mio BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Troubleshooting Sistem Pengapian Dan Pengisian Sepeda Motor Yamaha Mio 4.1.1 Sistem Pengapian Yamaha Mio ( DC ) 1. Cara Kerja Sistem Pengapian Sepeda Motor Yamaha Mio Pada

Lebih terperinci

BAB III METODE PELAKSANAAN

BAB III METODE PELAKSANAAN BAB III METODE PELAKSANAAN 3.1 Tempat Pelaksanaaan Dalam pelaksanaan serta pengujian tugas akhir ini, penulisan melakukan pengerjaan merangkai dan menguji sistem pengapian AC dan pengisian sepeda motor

Lebih terperinci

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1. Alat dan Bahan A. Alat 1. Las listrik 2. Mesin bubut 3. Gerinda potong 4. Gerinda tangan 5. Pemotong plat 6. Bor tangan 7. Bor duduk 8. Alat ukur (Jangka sorong, mistar)

Lebih terperinci

TUNE UP SEPEDA MOTOR

TUNE UP SEPEDA MOTOR KODE MODUL SPD. OTO 225-05 Fakultas Teknik UNY Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif TUNE UP SEPEDA MOTOR Penyusun : Beni Setya Nugraha, S.Pd.T. Sistem Perencanaan Penyusunan Program dan Penganggaran (SP4)

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Alat Dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan bagian rangka, pengaduk adonan bakso dan pengunci pengaduk adonan bakso adalah : 4.1.1 Alat Alat yang

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB) NEGERI CILACAP

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB) NEGERI CILACAP PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (SMALB) NEGERI CILACAP BAGIAN : TUNARUNGU WICARA (SMALB-B) Mata Pelajaran : Vokasional Pendidikan Keterampilan Teknologi Industri Paket Keterampilan

Lebih terperinci

BAB III PROSES PEMBUATAN ENGINE CUTTING. Mulai. Study Literature. Proses Desain Stand : 1. Desain 2D 2. Desain 3D dengan Autocad 2013

BAB III PROSES PEMBUATAN ENGINE CUTTING. Mulai. Study Literature. Proses Desain Stand : 1. Desain 2D 2. Desain 3D dengan Autocad 2013 BAB III PROSES PEMBUATAN ENGINE CUTTING 3.1. Diagram Alir Proses Mulai Study Literature Proses Desain Stand : 1. Desain 2D 2. Desain 3D dengan Autocad 2013 Proses Cutting Mesin: 1. Membongkar Komponen

Lebih terperinci

SILABUS. Sumber Belajar

SILABUS. Sumber Belajar SILABUS BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK OTOMOTIF KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK KENDARAAN RINGAN MATA PELAJARAN : PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

PEMERINTAH KOTA DENPASAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR TUGAS : ENGINE TUNE UP NO ASPEK PENILAIAN YES NO ACTUAL COMMENT 1 PERSIAPAN 1.1 Periksa semua perlengkapan yang ada 10 0 1.2 Periksa semua instruksi 10 0 1.3 Pilih peralatan pengetesan yang benar 20 0

Lebih terperinci

BAB II LINGKUP KERJA PRAKTEK

BAB II LINGKUP KERJA PRAKTEK BAB II LINGKUP KERJA PRAKTEK 2.1 Lingkup Kerja Praktek di PT. Safari Dharma Sakti Lingkup kerja praktek di PT.Safari Dharma Sakti pemeliharaan secara berkala kendaraan bus Mercedes Benz dan Hino meliputi

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA TUNA GRAHITA

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Proses Pengerjaan Proses pengerjaan adalah suatu tahap untuk membuat komponen-komponen pada mesin pengayak pasir. Komponen komponen yang akan dibuat adalah komponen

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS MASALAH. 3.1 Cara Kerja Sisten Starter Pada Kijang Innova. yang diamati pada Toyota Kijang Innova Engine 1 TR-FE masih bekerja

BAB III ANALISIS MASALAH. 3.1 Cara Kerja Sisten Starter Pada Kijang Innova. yang diamati pada Toyota Kijang Innova Engine 1 TR-FE masih bekerja BAB III ANALISIS MASALAH 3.1 Cara Kerja Sisten Starter Pada Kijang Innova Setelah melakukan pengamatan di pada objek cara kerja sistem starter yang diamati pada Toyota Kijang Innova Engine 1 TR-FE masih

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN BAB IV PROSES PEMBUATAN 4.1. Proses Pengerjaan Proses pengerjaan adalah suatu tahap untuk membuat komponen-komponen pada mesin pengayak pasir. Komponen-komponen yang akan dibuat adalah komponen yang tidak

Lebih terperinci

KISI UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN TEKNIK OTOMOTIF

KISI UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN TEKNIK OTOMOTIF KISI UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN TEKNIK OTOMOTIF Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan Teknik sepeda Motor Teknik Perbaikan Bodi Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Ototronik Kompetensi Utama

Lebih terperinci

BAB III PROSES PERAWATAN DAN PERBAIKAN

BAB III PROSES PERAWATAN DAN PERBAIKAN DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN NOMOR PERSOALAN... ii LEMBAR PENGESAHAN... iii LEMBAR PERNYATAAN... iv LEMBAR PERSEMBAHAN... v MOTTO... vi KATA PENGANTAR... vii ABSTRACT... ix INTISARI... x DAFTAR

Lebih terperinci

Cara Kerja Sistem Pengapian Magnet Pada Sepeda Motor

Cara Kerja Sistem Pengapian Magnet Pada Sepeda Motor NAMA : MUHAMMAD ABID ALBAR KELAS : IX E Cara Kerja Sistem Pengapian Magnet Pada Sepeda Motor Sistem pengapian pada sepeda motor berfungsi untuk mengatur proses terjadinya pembakaran campuran udara dan

Lebih terperinci

SMK MUHAMMADIYAH PAKEM JOBSHEET PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN PROGRAM KOMPETENSI JUDUL JAM. Perawatan&perbaikan KENDARAAN PMO

SMK MUHAMMADIYAH PAKEM JOBSHEET PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN PROGRAM KOMPETENSI JUDUL JAM. Perawatan&perbaikan KENDARAAN PMO A. TUJUAN Setelah melaksanakan praktikum, diharapkan siswa dapat: 1. Melepas dan memasang kembali pompa injeksi tipe in line. 2. Menjelaskan prinsip kerja pompa injeksi tipe in line 3. Menjelaskan fungsi

Lebih terperinci

PRAKTEK II TUNE UP MOTOR DIESEL. A. Tujuan:

PRAKTEK II TUNE UP MOTOR DIESEL. A. Tujuan: PRAKTEK II TUNE UP MOTOR DIESEL A. Tujuan: - mahasiswa dapat memahami komponen komponen pada mesin diesel yang harus di tun e up - mahasiswa dapat memahami fungsi dan cara kerja komponen komponen mesin

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAAN 4.1 PENGERTIAN DAN FUNGSI KOPLING Kopling adalah satu bagian yang mutlak diperlukan pada truk dan jenis lainnya dimana penggerak utamanya diperoleh dari hasil pembakaran di dalam silinder

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM 3 PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN CELAH KATUP

LAPORAN PRAKTIKUM 3 PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN CELAH KATUP LAPORAN PRAKTIKUM 3 PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN CELAH KATUP Tujuan Praktikum : Setelah mengikuti praktikum ini, mahasiswa akan dapat memeriksa dan menyetel celah katup. A. Obyek, Alat dan Bahan a) Obyek

Lebih terperinci

BAB II METODE PERANCANGAN

BAB II METODE PERANCANGAN BAB II METODE PERANCANGAN A. ORISINALITAS Produk permainan sekoci handcar anak ini termasuk permainan tradisional, yang awalnya terinspirasi dari sebuah kendaraan tradisonal Handcar. Digunakan sekitar

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Alat Dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan bagian rangka, pengaduk adonan bakso dan pengunci pengaduk adonan bakso adalah : 4.1.1 Alat Alat yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PELAKSANAAN. Yamaha Mio di Laboratorium, Program Vokasi Universitas Muhammadiyah

BAB III METODE PELAKSANAAN. Yamaha Mio di Laboratorium, Program Vokasi Universitas Muhammadiyah BAB III METODE PELAKSANAAN 1.1 Tempat Pelaksanaan Dalam pelaksanaan serta pengujian tugas akhir ini, penulis melakukan pengerjaan merangkai dan menguji sistem pengapian dan pengisian sepeda motor Yamaha

Lebih terperinci

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PROSES PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1 Proses Pembuatan Proses pembuatan adalah proses yang mengolah dari bahan mentah menjadi suatu barang jadi. Berikut ini pemilihan bahan yang digunakan dalam pembuatan

Lebih terperinci

Petunjuk : Berilah Tanda Silang (X) pada salah satu jawaban yang paling tepat

Petunjuk : Berilah Tanda Silang (X) pada salah satu jawaban yang paling tepat Petunjuk : Berilah Tanda Silang (X) pada salah satu jawaban yang paling tepat 1. Menurut gambar di bawah ini jaket air (water jacket) ditunjukkan oleh 1 5 7 2 8 9 6 3 4 a. No. 1 b. No. 2 c. No. 3 d. No.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Ludfianto (2013), meneliti penggunaan twin spark ignition dengan konfigurasi berhadapan secara Horizontal pada Motor Yamaha F1ZR dua langkah

Lebih terperinci

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI

AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI KISI KISI LOMBA KETERAMPILAN SISWA AUTOMOBILE TECHNOLOGY TINGKAT PROVINSI TAHUN 2012 TUGAS A : TUNE UP MOTOR BENSIN WAKTU : 1. Persiapan ( 5 Menit) Tune Up Motor bensin pada kendaran Kijang 7K tahun 2007

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA TUNAGRAHITA RINGAN (SMALB-C) Mata Pelajaran : Vocasional Pendidikan Keterampilan Teknologi Industri Paket Keterampilan :

Lebih terperinci

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR

PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PANITIA PELAKSANA LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKRETARIAT : SMK NEGERI 1 DENPASAR TUGAS : ENGINE TUNE UP NO ASPEK PENILAIAN YES NO ACTUAL COMMENT 1 PERSIAPAN 1.1 Periksa semua perlengkapan yang ada 10 0 1.2 Periksa semua instruksi 10 0 1.3 Pilih peralatan pengetesan yang benar 20 0

Lebih terperinci

2) Lepaskan baut pemasangan exhaust pipe (pipa knalpot) dan baut/mur pemasangan mufler (knalpot)

2) Lepaskan baut pemasangan exhaust pipe (pipa knalpot) dan baut/mur pemasangan mufler (knalpot) Jurusan : Pendidikan Teknik Otomotif Waktu : 2 x 50 Menit Teknologi Sepeda Motor Judul :Melepas, Memeriksa, & Memasang Piston Sepeda Motor Karisma A. Tujuan 1) Mahasiswa mampu melepas silinder dan torak

Lebih terperinci

!"#$%&$'()*& LAMPIRAN

!#$%&$'()*& LAMPIRAN DAFTAR PUSTAKA 1. Arismunandar, Wiranto. (1973). Penggerak Mula Motor Bakar Torak. Bandung : ITB. 2. Darsono. (2001). Pekerjaan Las Dasar. Surakarta : Aria Offset. 3. G. Pahl dan W. Beitz. (1984). Engineering

Lebih terperinci

Fakultas Teknik UNY. Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif SISTEM PENGAPIAN. Penyusun : Beni Setya Nugraha, S.Pd.T.

Fakultas Teknik UNY. Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif SISTEM PENGAPIAN. Penyusun : Beni Setya Nugraha, S.Pd.T. KODE MODUL SPD. OTO 225-01 Fakultas Teknik UNY Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif SISTEM PENGAPIAN Penyusun : Beni Setya Nugraha, S.Pd.T. Sistem Perencanaan Penyusunan Program dan Penganggaran (SP4) Jurusan

Lebih terperinci

JOBSHEET PRAKTEK MEMELIHARA SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN

JOBSHEET PRAKTEK MEMELIHARA SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN JOBSHEET PRAKTEK NAMA SEKOLAH KOMPETENSI KEAHLIAN MATA PELAJARAN KELAS NAMA PRAKTEK SMK TEKNIK KENDARAAN RINGAN MEMELIHARA SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN XI OVERHOUL KARBORATOR / KIJANG TUJUAN PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ENGINE STAND. hasilnya optimal dan efisien dari segi waktu, biaya dan tenaga. Dalam metode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ENGINE STAND. hasilnya optimal dan efisien dari segi waktu, biaya dan tenaga. Dalam metode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ENGINE STAND 4.1. Proses Perancangan Dalam suatu pembuatan alat diperlukan perencanaan yang matang agar hasilnya optimal dan efisien dari segi waktu, biaya dan tenaga. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 9.1 Spesifikasi Komponen Kopling Mekanis mesin ATV 2 Tak Toyoco

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 9.1 Spesifikasi Komponen Kopling Mekanis mesin ATV 2 Tak Toyoco 29 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 9.1 Spesifikasi Komponen Kopling Mekanis mesin ATV 2 Tak Toyoco G16ADP 2 langkah 160cc Dari pembongkaran yang dilkukan didapat spesifikasi komponen kopling kering mekanis

Lebih terperinci

Pembakaran. Dibutuhkan 3 unsur atau kompoenen agar terjadi proses pembakaran pada tipe motor pembakaran didalam yaitu:

Pembakaran. Dibutuhkan 3 unsur atau kompoenen agar terjadi proses pembakaran pada tipe motor pembakaran didalam yaitu: JPTM FPTK 2006 KONSENTRASI OTOMOTIF JURUSAN PENDIDIKAN TEKIK MOTOR FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BUKU AJAR NO 2 Motor Bensin TANGGAL : KOMPETENSI Mendeskripsikan

Lebih terperinci

UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2010/2011 SOAL TEORI KEJURUAN

UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2010/2011 SOAL TEORI KEJURUAN DOKUMEN NEGARA UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2010/2011 SOAL TEORI KEJURUAN Satuan Pendidikan Kompetensi Keahlian Kode Soal Waktu Tanggal Bentuk Soal Jumlah Soal Paket Soal : Sekolah Menengah Kejuruan

Lebih terperinci

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 40 IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Modifikasi Dari hasil modifikasi mesin Honda CB 100 dengan mengunakan Honda Tiger yang bertujuan untuk perbandingan dari ketiga perbandingan yang berbeda yaitu kendaraan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN

BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BAB IV PEMBUATAN DAN PENGUJIAN 4.1. Alat dan Bahan A. Alat 1. Las listrik 2. Mesin bubut 3. Gerinda potong 4. Gerinda tangan 5. Pemotong plat 6. Bor tangan 7. Bor duduk 8. Alat ukur (Jangka sorong, mistar)

Lebih terperinci