Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Pedoman Tugas Akhir

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Pedoman Tugas Akhir"

Transkripsi

1 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Pedoman Tugas Akhir JURUSAN TEKNIK SIPIL i

2 KATA PENGANTAR Tugas akhir merupakan karya ilmiah mahasiswa pada tingkat akhir program sarjana sehingga tata cara penulisannya memerlukan pengaturan yang berdasarkan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia pernah menerbitkan Buku Pedoman Tugas Akhir dan Praktik Kerja pada tahun Walaupun demikian, buku pedoman tersebut perlu ditinjau dan disesuaikan dengan perkembangan bahasa dan ilmu serta tuntutan administrasi, kesatuan, dan kepraktisan. Dengan rahmat Nya, setelah melalui berkali-kali pertemuan, akhirnya Tim Penyusun berhasil menyelesaikannya. Pedoman Penulisan Tugas Akhir ini menyangkut beberapa hal baru seperti dipertegasnya format tulisan, tabel, dan gambar, yang terdapat dalam laporan tugas akhir. Selain itu, abstrak wajib ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Bagan alir Tugas Akhir dan cara penomeran halaman bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir juga diberikan dalam pedoman ini. Akhirnya, hal baru lain adalah diwajibkannya penyerahan laporan Tugas Akhir dalam bentuk soft copy (CD berlabel dan berformat pdf) disamping bentuk hard copy. ii

3 DAFTAR ISI iii Halaman Kata Pengantar...ii Daftar Isi...iii I PENDAHULUAN 1.1 Pengertian Tujuan Persyaratan Pembimbing Pergantian Pembimbing Waktu dan Tahap Pelaksanaan Perpanjangan Tugas Akhir Sistem Evaluasi Jenis Tugas Akhir... 7 II PROPOSAL TUGAS AKHIR 2.1 Pengertian Sistematika Proposal Tugas Akhir Sistematika Penulisan Laporan Proposal Tugas Akhir Bagian Depan Bagian Utama Bagian Akhir...23

4 III LAPORAN TUGAS AKHIR 3.1 Pengertian Sistematika Laporan Tugas Akhir Sistematika Penulisan Laporan Tugas Akhir Bagian Depan Bagian Utama Bagian Akhir...38 IV TATA CARA PENULISAN DAN PENJILIDAN TUGAS AKHIR 4.1 Bahan dan Ukuran Aturan Penulisan Bahasa Pengutipan Penulisan Daftar Pustaka Penjilidan Daftar Pustaka...79 Lampiran Proposal Tugas Akhir...80 Lampiran Laporan Tugas Akhir...93 iv

5 DAFTAR LAMPIRAN Halaman LAMPIRAN PROPOSAL TUGAS AKHIR Lampiran P-1a: Format Halaman Sampul Lampiran P-1b: Contoh Halaman Sampul Lampiran P-2a: Format Halaman Judul Lampiran P-2b: Contoh Halaman Judul Lampiran P-3a: Format Halaman Persetujuan Satu Pembimbing Lampiran P-3b: Contoh Halaman Persetujuan Satu Pembimbing Lampiran P-3c: Format Halaman Persetujuan Dua Pembimbing Lampiran P-3d: Contoh Halaman Persetujuan Dua Pembimbing Lampiran P-4: Format dan Contoh Halaman Daftar Isi 89 Lampiran P-5: Format dan Contoh Halaman Daftar Tabel Lampiran P-6: Format dan Contoh Halaman Daftar Gambar Lampiran P-7: Format dan Contoh Halaman Daftar Lampiran v

6 LAMPIRAN LAPORAN TUGAS AKHIR Lampiran L-1a: Format Halaman Sampul TA Lampiran L-1b: Contoh Halaman Sampul TA Lampiran L-2: Format Punggung TA Lampiran L-3: Format Halaman Judul TA Lampiran L-4a: Format Halaman Pengesahan TA Satu Pembimbing Lampiran L-4b: Contoh Halaman Pengesahan TA Satu Pembimbing Lampiran L-4c: Format Halaman Pengesahan TA Dua Pembimbing Lampiran L-4d: Contoh Halaman Pengesahan TA Dua Pembimbing Lampiran L-5a: Format Halaman Persetujuan TA Satu Pembimbing Lampiran L-5b: Contoh Halaman Persetujuan TA Satu Pembimbing Lampiran L-5c: Format Halaman Persetujuan TA Dua Pembimbing Lampiran L-5d: Contoh Halaman Persetujuan TA Dua Pembimbing Lampiran L-6: Format dan Contoh Halaman Persembahan Lampiran L-7a: Format dan Contoh Halaman Abstrak vi

7 Lampiran L-7b: Format dan Contoh Halaman Abstrack Lampiran L-8: Format dan Contoh Halaman Kata Pengantar Lampiran L-9: Format dan Contoh Halaman Daftar Isi Lampiran L-10: Format dan Contoh Halaman Daftar Tabel Lampiran L-11: Format dan Contoh Halaman Daftar Gambar Lampiran L-12: Format dan Contoh Halaman Daftar Lampiran Lampiran L-13: Format dan Contoh Halaman Daftar Notasi dan Singkatan Lampiran L-14: Format dan Contoh Penulisan Bab/Subbab/Subsubbab Lampiran L-15: Format dan Contoh Penulisan Tabel dan Rincian Lampiran L-16: Format dan Contoh Penulisan Tabel dan Gambar Lampiran L-17: Format dan Contoh Penulisan Halaman Daftar Pustaka Lampiran L-18: Format dan Contoh Penulisan Halaman Lampiran Lampiran L-19a: Format dan Contoh Halaman Gambar Bersambung vii

8 Lampiran L-19b: Format dan Contoh Halaman Gambar Bersambung Lampiran L-19c: Format dan Contoh Halaman Gambar Bersambung Lampiran L-20a: Format dan Contoh Halaman Tabel Bersambung Lampiran L-20b: Format dan Contoh Halaman Tabel Bersambung Lampiran L-20c: Format dan Contoh Halaman Tabel Bersambung Lampiran L-21a: Format dan Contoh Label CD Satu Pembimbing Lampiran L-21b: Format dan Contoh Label CD Dua Pembimbing viii

9 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pengertian Tugas Akhir (TA), secara administrasi, adalah salah satu mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai syarat penyelesaian program strata satu (S1) di Jurusan Teknik Sipil FTSP UII dengan gelar sarjana teknik (ST). Satuan kredit TA adalah 4 (empat) sks dan dicantumkan dalam pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) serta Key In sebagai bagian dari Satuan Kredit Semester (SKS) yang diperbolehkan diambil pada semester yang bersangkutan. 1.2 Tujuan Tugas Akhir bertujuan untuk memberi bekal akhir kepada mahasiswa agar dapat melakukan diagnosis dan analisis masalah-masalah rekayasa sipil melalui penerapan ilmu rekayasa sipil dan menuangkannya dalam bentuk karya tulis ilmiah. 1.3 Persyaratan Tugas Akhir dapat dilakukan oleh mahasiswa bila telah memenuhi persyaratan akademik dan administrasi (Program Studi Teknik Sipil, 2009).

10 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 2 1. Akademik a. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester dan tahun akademik yang bersangkutan b. Telah menyelesaikan semua teori dengan kekurangan sebanyak-banyaknya dua mata kuliah bernilai E dan IP > 2,00 2. Administrasi a. Mengisi blanko yang sudah disediakan. b. Menyerahkan fotokopi kartu mahasiswa yang berlaku. c. Menyerahkan fotokopi Kartu Hasil Evaluasi Studi (KHES) yang sudah ditandatangani oleh dosen wali dan Ketua Program Studi. d. Menyerahkan pasfoto sebanyak satu lembar ukuran 3x4. e. Menyerahkan bukti pembayaran TA. 1.4 Pembimbing Pembimbing TA ditentukan oleh jurusan. Dalam menentukan pembimbing, jurusan akan memperhatikan keahlian dan kewenangan calon pembimbing serta melakukan konfirmasi kepada calon Pembimbing Pertama (apabila diperlukan) mengenai perlu tidaknya Pembimbing Kedua. Setelah itu, jumlah pembimbing tergantung pada pertimbangan jurusan. Bila jumlah pembimbing dua orang, salah satunya adalah pembimbing pertama dan lainnya pembimbing kedua. Namun, bila ditetapkan satu

11 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 3 orang pembimbing, pembimbing tersebut berfungsi sebagai pembimbing pertama dan sekaligus pembimbing kedua. 1.5 Pergantian Pembimbing Pembimbing tidak dapat diganti kecuali hal-hal berikut terpenuhi. 1. Dosen pembimbing mengundurkan diri dan menyerahkan mahasiswa bimbingannya ke jurusan. 2. Dosen pembimbing berhalangan tetap. 3. Mahasiswa terbimbing mengajukan surat pengunduran diri kepada jurusan dari kegiatan TA yang sedang dijalaninya dengan disertai alasan yang masuk akal. Kemudian jurusan akan memberitahui dosen pembimbing akan hal tersebut. Bila akan membuat TA lagi, mahasiswa tersebut harus mengulang dari awal termasuk judul TA tidak boleh sama dan harus membayar biaya TA lagi. 1.6 Waktu dan Tahap Pelaksanaan Setelah mahasiswa memenuhi persyaratan akademik dan administrasi, waktu pelaksanaan TA, yang lamanya maksimum 6 bulan, diatur bertahap sebagai berikut. 1. Tahap persiapan (tahap penyusunan proposal) Sejak Dosen Pembimbing ditetapkan, mahasiswa diberi waktu maksimum 2 bulan untuk pembuatan proposal. Proposal dinyatakan selesai bila sudah ditandatangani oleh Pembimbing Kedua (bila ada) dan

12 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 4 Pembimbing Pertama. Setelah itu, mahasiswa diwajibkan seminar bersama mahasiswa lain ditambah dosen pembimbing sebagai pengarah dan, bila ada, dosen lain yang seprofesi. Secara umum, sebelum dimintakan persetujuan ke pembimbing pertama setiap tahapan TA harus disetujui terlebih dahulu oleh pembimbing kedua. 2. Tahap Pelaksanaan Tahap ini memuat 3 hal sebagai berikut. a. Pembekalan dari dosen pembimbing mengenai apa yang harus dikerjakan oleh mahasiswa hingga pembuatan laporan TA. b. Pengumpulan data Mahasiswa harus selalu berkonsultasi kepada Dosen Pembimbing saat sebelum, selama, dan sesudah pelaksanaan pengumpulan data. Data yang sudah dikumpulan harus disahkan pada Dosen Pembimbing. c. Pengolahan dan analisis data serta pembuatan simpulan/saran Pada tahap ini mahasiswa juga harus selalu melakukan konsultasi kepada Dosen Pembimbing terutama sebelum dan sesudah analisis data serta saat melakukan pembahasan hasil analisis data. Simpulan dan saran, yang sudah selesai dibuat, juga harus dimintakan persetujuan kepada Dosen Pembimbing. Waktu maksimum yang diberikan pada tahap pelaksanaan adalah 3 bulan.

13 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 5 3. Tahap akhir Tahap ini meliputi langkah-langkah sebagai berikut. a. Presentasi/sidang hasil sementara TA b. Perbaikan dan penyempurnaan TA jika ada c. Penetapan hasil sebagai Laporan TA d. Evaluasi akhir/pendadaran e. Perbaikan, penyempurnaan, dan pengontrolan kembali kesesuaian Laporan Tugas Akhir dengan buku Pedoman Tugas Akhir (jika ada) f. Pengesahan Laporan TA g. Penulisan kembali Tugas Akhir dalam bentuk makalah untuk seminar/jurnal bila Pembimbing memandang perlu. Sidang dimaksudkan untuk melihat kesesuaian laporan TA dengan buku Pedoman TA dan kesiapan mahasiswa menghadapi pendadaran, sedangkan pendadaran dimaksudkan untuk mengevaluasi mahasiswa mengenai TA yang dibuatnya. Pada tahap akhir ini, yaitu tahap sidang dan pendadaran, jurusan menunjuk penguji tamu yang bersama-sama pembimbing menguji mahasiswa. Ketika sidang dan pendadaran, mahasiswa diwajibkan berpakaian rapi (pria: bersepatu hitam, bercelana hitam, berbaju putih lengan panjang, dan berdasi hitam; sedangkan wanita: bersepatu hitam, berbusana muslim, bawahan hitam, atas putih lengan panjang, dan berdasi hitam). Disamping itu, mahasiswa, ketika presentasi, diwajibkan menggunakan media presentasi

14 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 6 seperti power point atau sejenisnya. Tugas Akhir hanya akan disahkan bila mahasiswa sudah memenuhi tata cara penulisan TA seperti yang diatur pada aturan di buku ini. Waktu maksimum yang diberikan untuk tahap akhir ini adalah 1 bulan. Bagan alir waktu dan tahap pelaksanaan pengerjaan Tugas Akhir dapat dilihat pada Gambar Perpanjangan TA Apabila mahasiswa tidak dapat menyelesaikan TA selama maksimum 6 bulan, yang bersangkutan dapat mengajukan surat perpanjangan, yang disetujui Pembimbing, kepada jurusan. Perpanjangan diberikan selama 3 bulan dan mahasiswa harus sudah pendadaran. Apabila, setelah waktu perpanjangan, TA masih juga belum selesai, TA dinyatakan gugur, kemudian mahasiswa diwajibkan mengikuti prosedur dari awal apabila ingin mengambil TA lagi. 1.8 Sistem Evaluasi Pengukuran tingkat ketercapaian tujuan TA dilakukan melalui evaluasi yang dilakukan oleh pembimbing dan tim penguji. Evaluasi oleh pembimbing dilakukan hingga sebelum sidang, sedangkan evaluasi oleh tim penguji dilakukan dari sidang hingga pendadaran. Tim penguji, yang terdiri atas pembimbing dan penguji tamu, berjumlah tiga orang dan ditunjuk oleh pengurus Jurusan Teknik Sipil. Evaluasi didasarkan pada butir-butir: 1. proses pembimbingan (15%) yang meliputi keaktifan, kreatifitas, dan lama waktu penyelesaian;

15 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 7 2. substansi TA (30%) yang meliputi bobot masalah, ketajaman analisis dan pembahasan, serta manfaat hasil; 3. tata cara penulisan TA (15%), yang merujuk pada buku Petunjuk Penulisan TA Jurusan Teknik Sipil UII (selingkung) dan tata cara penulisan karya ilmiah dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar; 4. teknik presentasi (10%), saat sidang dan pendadaran, meliputi alur pemaparan, kemampuan komunikasi, ketajaman penyampaian, dan ketepatan waktu penyampaian; dan 5. penguasaan materi (30%) ketika diuji saat sidang dan pendadaran. Nilai TA diberikan oleh tim penguji pada akhir ujian pendadaran dan dinyatakan dengan nilai A, A-, A/B, B+, B, B-, B/C, C+, C atau tidak lulus. 1.9 Jenis Tugas Akhir Ada dua jenis Tugas Akhir yaitu penelitian, perancangan, dan kombinasi perancangan dan penelitian 1. Penelitian Penelitian adalah kegiatan ilmiah untuk menjawab atau memecahkan persoalan. Kegiatan ilmiah meliputi mengumpulkan dan menganalisis informasi/data, menginterpretasi dan membahas hasil analisis informasi/data, membuat simpulan/saran yang berkait dengan menjawab/memecahkan persoalan, dan

16 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 8 akhirnya menyusun laporan. Kegiatan ilmiah mempunyai beberapa karakteristik yaitu bertujuan, sistematik, terkendali, objektif, dan tahan uji. Penelitian untuk TA dalam tingkatan strata satu diarahkan ke penelitian terapan kuantitatif, sedangkan variabel yang dibahas minimum satu (bila deskripsi) dan dua (bila eksperimen). Penelitian terapan kuantitatif adalah penelitian yang mementingkan kegunaan praktis, menganut faham filsafat positivisme, meneliti populasi atau sampel, menggunakan instrumen penelitian dalam pengumpulan data, dan mempunyai sifat kuantitatif/statistik dalam analisis data dengan tujuan untuk uji hipotesis (bila ada). Berdasarkan cara pengumpulan data, jenis penelitian dibedakan menjadi penelitian deskripsi dan penelitian eksperimen. Jenis penelitian deskripsi diartikan sebagai penelitian yang memberikan gambaran atau uraian atas suatu keadaan sejelas-jelasnya tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Ciri-ciri penelitian deskripsi adalah 1) berhubungan dengan keadaan yang terjadi saat itu, 2) menguraikan satu variabel saja (jika ada beberapa variabel yang akan diuraikan maka akan diuraikan satu persatu, dan 3) variabel yang diteliti tidak dimanipulasi atau tidak ada perlakuan (treatment) terhadap variabel. Sedangkan jenis penelitian eksperimen adalah penelitian yang mempelajari hubungan (baik hubungan korelasi ataupun kasualitas) pada dua atau lebih variabel dengan ada atau tidak adanya perlakuan terhadap variabel. Variabel yang diberi perlakuan disebut

17 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 9 variabel bebas, yang tidak diberi perlakuan disebut variabel terikat. 2. Perancangan (Desain) Perancangan adalah hasil karya berupa rancangan bangunan sipil yang berasal dari pemikiran yang kreatif dan inovatif serta siap dilaksanakan. Hasil karya ini dibuat dalam bentuk dokumen (dilengkapi gambar-gambar) dan dibuat dengan metode tertentu. Tugas Akhir yang berupa perancangan tidak dikategorikan penelitian karena data yang dikumpulkan tidak dimaksudkan untuk mendeskripsikan atau menguji hipotesis namun hanya untuk menghasilkan suatu desain. Desain yang dihasilkan belum tentu benar. Untuk mengetahui kebenarannya masih perlu diuji dengan melakukan penelitian ilmiah. Tugas Akhir berupa desain (rancangan) masih merupakan setengah perjalanan dari suatu penelitian. Rancangan yang dihasilkan masih berupa hipotesis yang masih perlu diuji kebenarannya. 3. Kombinasi Perancangan dan Penelitian Hasil perancangan yang masih berupa hipotesis kemudian diteliti kembali untuk diuji kebenarannya.

18 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 10 Gambar 1.1 Bagan Alir Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, FTSP, UII, Yogyakarta

19 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 11 BAB II PROPOSAL TUGAS AKHIR 2.1 Pengertian Proposal atau usulan tugas akhir atau disebut juga Term of Reference merupakan acuan kegiatan tugas akhir yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa pengambil tugas akhir. 2.2 Sistematika Proposal Tugas Akhir Usulan tugas akhir tidak boleh meninggalkan pola pikir ilmiah, logika yang dapat dipertanggungjawabkan, waktu pelaksanaan, dan biaya yang masuk akal. Walaupun terdapat variasi sistematika, usulan tugas akhir penelitian secara umum memuat hal-hal berikut: Judul Tugas Akhir, Pendahuluan (latar belakang, perumusan masalah, tujuan, keterbatasan, keaslian, plagiat, dan manfaat), Studi Pustaka, Landasan Teori, Hipotesis (bila ada), Metodologi Penelitian, Jadwal Penelitian, Biaya Tugas Akhir, dan Daftar Pustaka. Usulan tugas akhir rancangan prinsipnya sama dengan usulan tugas akhir penelitian hanya bagian Landasan Teori dan Hipotesis dihilangkan. Disamping itu, kata penelitian diganti dengan rancangan. Akhirnya, isi bagian Metodologi Rancangan disesuaikan dengan materi yang dirancang. 1. Judul Tugas Akhir Judul tugas akhir dibuat singkat, jelas, dan tidak mempunyai arti ganda. Panjang judul tugas akhir tidak

20 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 12 dibenarkan terdiri lebih dari tiga baris atau lebih dari dua puluh kata. Makin panjang judul tugas akhir makin besar kemungkinan akan terjadi kekaburan. Dalam merumuskan judul TA, ada empat aspek yang dipertimbangkan yaitu: masalah penelitian, jenis penelitian, variabel penelitian, dan populasi penelitian. Judul diusahakan tidak dimulai dengan kata Penelitian, Studi, atau Kajian. 2. Pendahuluan Pendahuluan memuat latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, keterbatasan, keaslian, dan manfaat tugas akhir. a. Latar belakang masalah Berisi alasan-alasan mengapa mahasiswa memilih masalah tersebut. Bagian ini juga memberikan gambaran tentang berbagai situasi yang terjadi saat itu yang dapat mendorong hingga masalah yang telah ditetapkan tersebut perlu dipecahkan. Masalah yang dipilih setidak-tidaknya menarik, bermanfaat, mengandung sesuatu hal yang baru, dapat dilaksanakan, dan tidak melanggar etika. b. Rumusan masalah Berisi penjabaran permasalahan dengan mengemukakan beberapa segi permasalahan yang akan diteliti dan dirumuskan secara eksplisit. Rumusan masalah merupakan suatu pernyataan yang mempersoalkan keberadaan suatu variabel atau mempersoalkan hubungan antara variabel pada suatu fenomena. Fenomena sendiri diartikan

21 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 13 sebagai suatu keadaan didalam mana sesuatu hal belangsung. Rumusan masalah lebih baik dinyatakan dalam bentuk pertanyaan, karena keingintahuan akan lebih jelas. c. Tujuan Tujuan diturunkan dari rumusan masalah dan dinyatakan dalam bentuk pernyataan. Tujuan memuat pernyataan keseluruhan yang akan diteliti dan menunjukkan uraian utama tentang suatu variabel atau uraian tentang hubungan antar variabel. d. Batasan penelitian Batasan (scope) penelitian dimaksudkan sebagai penjelasan mengenai variabel apa yang akan diteliti. Batasan penelitian menguraikan mengenai apa yang akan diamati dan bagian-bagian apa saja yang akan dilibatkan untuk diteliti. Selain itu, batasan dan jangkauan penelitian juga menjelaskan dimana daerah penelitian dilakukan dan subjek apa yang diteliti. e. Keaslian penelitian Memuat pernyataan bahwa masalah yang dihadapi belum pernah dipecahkan oleh penulis TA terdahulu, atau dinyatakan dengan tegas beda TA sekarang dengan TA yang sudah dilaksanakan. f. Plagiat Memuat pernyataan bahwa Tugas Akhir yang dibuat bukan merupakan plagiat hasil karya penulis lain. Contoh plagiat diantaranya adalah penyalinan

22 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 14 kalimat, parafrase, dan penggunaan pemikiran penulis lain tanpa menyebutkan sumbernya (Sastrohamidjojo, 2010). g. Manfaat TA Memuat penjelasan tentang manfaat TA baik secara teoritis maupun praktis. Manfaat teoritis harus bisa menegaskan apakah hasil penelitian yang dilakukan bisa mendukung kebenaran teori yang sudah ada, memberikan data empiris tambahan mengenai teori yang sudah ada, atau menggugurkan kebenaran teori yang ada. Manfaat praktis bertujuan memberikan bukti-bukti empiris mengenai teori yang digunakan. Hasil-hasil empiris penelitian bisa membeikan manfaat untuk pembaca, peneliti, atau masyarakat lain yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. 3. Studi Pustaka Studi pustaka memuat uraian tentang informasi yang relevan dengan masalah yang dibahas. Informasi ini dapat diperoleh dari buku-buku, laporan penelitian, karangan ilmiah, skripsi, thesis, disertasi, ensiklopedi, peraturan-peraturan, ketetapan, atau sumber-sumber lain. Studi pustaka sekurang-kurangnya mempunyai tiga manfaat yaitu: a. memperdalam pengetahuan tentang bidang yang distudi, b. mengetahui hasil studi yang berhubungan dan sudah pernah dilaksanakan, dan

23 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 15 c. memperjelas hubungan antara masalah dengan teori yang relevan. Dalam studi pustaka tidak ada ulasan ataupun kritik terhadap informasi yang diperoleh. Bila ada ulasan atau kritik maka namanya bukan studi pustaka melainkan tinjauan pustaka. Untuk strata satu mahasiswa diperbolehkan membuat studi pustaka. 4. Landasan teori Berbagai teori, yang telah dikumpulkan pada studi pustaka dan telah diuraikan serta mengacu pada masalah penelitian, harus dapat menghasilkan beberapa konsep. Hubungan antara berbagai konsep yang didasarkan atas teori tersebut disebut kerangka konsep. Kerangka konsep dapat digambarkan melalui bagan atau persamaan matematika. Kerangka konsep yang digambarkan baik melalui bagan ataupun persamaan matematika harus beri penjelasan agar pembaca mudah memahaminya. 5. Hipotesis (bila ada) Hipotesis adalah dugaan sementara atau jawaban sementara atas masalah penelitian. Dugaan ini perlu diuji untuk mengetahui kebenarannya. Hipotesis dibuat berdasarkan pemikiran yang bahannya diperoleh dari landasan teori dan diharuskan konsisten dengan masalah penelitian yang telah dirumuskan. Hipotesis dibuat umumnya dalam bentuk hipotesis penelitian (research hypothesis) dengan symbol Ha dan hipotesis nul (null hypothesis) yang menggunakan symbol Ho. Hipotesis yang telah dibuat bisa ditolak atau diterima. Hal ini tergantung pada analisis data yang diperoleh.

24 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 16 Manfaat hipotesis diantaranya adalah.memberikan tuntunan dalam penelitian yang dilakukan. Penelitian yang memerlukan hipotesis adalah penelitian dengan jenis eksperimen. Penelitian berjenis deskriptif tidak memerlukan hipotesis. 6. Metodologi Penelitian Metodologi penelitian bermakna kegiatan yang komprehensif, yaitu perpaduan jenis penelitian, sampling, pengumpulan dan analisis data, serta penulisan ilmiah (Budiharso, 2009). Oleh karena itu, metodologi penelitian memuat jenis penelitian yang digunakan, cara pengambilan sampel (sampling), cara mengumpulkan data, dan cara analisis data. a. Jenis penelitian Jenis penelitian berhubungan dengan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Disini disebutkan jenis penelitian apa yang digunakan (deskriptif, eksperimen, atau gabungan keduanya). b. Cara pengambilan sampel (sampling) Bagaimana cara pengambilan sampel hingga diperoleh data yang diharapkan representatif diterangkan disini. Misalnya apakah data diperoleh secara random. atau tidak (probabilitas atau nonprobabilitas).

25 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 17 c. Cara mengumpulkan data Sebelum data dikumpulkan perlu dijelaskan terlebih dahulu subjek dan objek penelitian, instrumen (alat) yang digunakan, lokasi pengumpulan data, waktu pengumpulan data, kondisi waktu pengumpulan data, bahan yang digunakan, dan kesulitan yang mungkin dihadapi (bila ada). Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara tergantung pada instrumen yang digunakan dan sumber datanya. Sumber data ada dua yaitu sumber primer yang menghasilkan data primer dan sumber sekunder yang menghasilkan data sekunder. Data yang dikumpulkan dengan instrumen adalah data primer. Data sekunder langsung ditabulasi sebelum dianalisis. Sebelum digunakan, instrumen yang sudah ditentukan harus lolos uji reliabilitas dan validitas. Disini diuraikan bagaimana data diperoleh dengan mempergunakan instrumen yang sudah dipilih. d. Cara analisis data Data kuantitatif dianalisis dengan teknik statistik. Cara analisis data tergantung pada jenis penelitian yang digunakan. Untuk jenis penelitian deskriptif, analisis data umumnya dikerjakan dengan tabel, grafik, atau rerata dan sebarannya. Sebaliknya, analisis data untuk jenis penelitian eksperimen dapat digunakan teknik statistik yang berkait dengan korelasi atau kasualitas. Untuk mendukung uraian, perlu juga diberikan teknik yang dapat berupa rumus, bagan alir, reaksi kimia, ataupun model yang akan digunakan disertai dengan alasan

26 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 18 mengapa teknik tersebut dianggap tepat. Pemilihan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang dikumpulkan. Karena itu, yang penting untuk diperhatikan dalam analisis data ialah ketepatan teknik analisisnya dan tidak pada kecanggihannya. 7. Daftar Pustaka Wajib disertakan didalam usulan penelitian. Pemilihan cara penulisan didasarkan atas efisiensi dan konsistensi. Penulisan pustaka yang digunakan dalam proposal TA ini menganut sistem Harvard dan caranya dapat dilihat pada penulisan Daftar Pustaka Bab IV. 8. Lampiran Isi lampiran adalah dokumen pendukung (contoh: instrumen yang akan digunakan, surat-surat pendukung, dan lain sebagainya). Lampiran bersifat pelengkap. Karena itu, keberadaannya tidak boleh mengganggu pembaca dalam memahami teks yang dibacanya. Halaman lampiran diperlakukan seperti pada halaman bagian utama. Karena itu, penomeran halamannya merupakan kelanjutan dari halaman sebelumnya. 9. Jadwal tugas akhir Berisi garis besar kegiatan yang akan dilaksanakan pada setiap tahap pengerjaan TA. Kegiatan TA dibagi menjadi 3 tahap: a. tahap persiapan, b. tahap pelaksanaan, dan c. tahap penyusunan laporan.

27 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 19 Agar lebih mudah dimengerti jadwal penelitian disajikan dalam bentuk tabel dengan cara penulisan seperti pada Tabel 2.1. Tabel 2.1 Contoh Jadwal TA Tahap kegiatan 1. Persiapan a. b. dst 2. Pelaksanaan a. b. dst 3. Penyusunan laporan a. b. dst Bulan atau minggu Rencana Biaya Contoh uraian tentang biaya penelitian adalah sebagai berikut. a. Upah tenaga pembantu (bila ada) Besarnya disesuaikan dengan dana yang ada b. Alat Usahakan mendapatkan alat yang mudah diperoleh c. Bahan habis pakai Usahakan mendapatkan alat yang mudah diperoleh d. Perjalanan Diberi rincian tempat tujuan, maksud, dan lama waktu perjalanan

28 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 20 e. Analisis Diberi rincian misal sewa computer, cetak, dan lain lain. f. Laporan Penggandaan, penjilidan, dan lain-lain. 2.3 Sistematika Penulisan Laporan Proposal Tugas Akhir Sistematika penulisan laporan proposal tugas akhir dibagi dalam tiga bagian yaitu: bagian depan, bagian utama, dan bagian belakang. Jumlah halaman bagian utama sekitar 10 hingga 20 halaman dengan jarak antar baris 1,5 spasi. Penjelasan tentang sistematika penulisan laporan tugas akhir adalah sebagai berikut Bagian Depan Bagian depan memuat halaman sampul, halaman judul, halaman persetujuan, halaman daftar isi, halaman daftar tabel, halaman daftar gambar, dan halaman daftar lampiran. 1. Halaman sampul Memuat tulisan Proposal Tugas Akhir, judul, lambang universitas, nama dan nomer mahasiswa, nama program studi, dan tahun penyelesaian (Lampiran P-1a dan P-1b)

29 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Halaman judul Penulisan sama dengan halaman sampul (lampiran P- 2a dan P-2b) 3. Halaman persetujuan Memuat tanda tangan persetujuan proposal dari pembimbing (Lampiran P-3a, P-3b, P-3c, dan P-3d) 4. Halaman daftar isi Memuat gambaran secara menyeluruh tentang isi proposal tugas akhir secara garis besar dan petunjuk bagi yang ingin langsung melihat suatu bab, subbab, atau subsubbab, yang masing-masing disertai dengan nomer halaman (Lampiran P-4). 5. Halaman daftar tabel Halaman daftar tabel harus dibuat bila dalam proposal tugas akhir terdapat lebih dari satu tabel. Tabel dibuat berurut dan dilengkapi dengan nomer halaman. Penulisan nomer tabel didahului dengan nomer bab yang kemudian diikuti dengan nomer tabel (Lampiran P-5). 6. Halaman daftar gambar Serupa dengan halaman daftar tabel, halaman daftar gambar harus dibuat bila dalam proposal tugas akhir terdapat lebih dari satu gambar. Gambar dibuat berurut dan dilengkapi dengan nomer halaman. Penulisan nomer gambar didahului dengan nomer bab yang kemudian diikuti dengan nomer gambar (Lampiran P-6).

30 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Halaman daftar lampiran Memuat informasi yang mendukung penyusunan tugas akhir. Daftar lampiran berisi nomer lampiran, judul lampiran, dan nomer halaman yang dibuat berurut dari bagian utama (Lampiran P-7) Bagian Utama Bagian utama memuat bab pendahuluan, bab studi pustaka, bab landasan teori, bab hipotetsis, dan bab metodologi penelitian. 1. Pendahuluan Memuat latar belakang, rumusan masalah, tujuan, keterbatasan penelitian, keaslian penelitian, dan manfaat penelitian (lihat subbab 2.1 untuk keterangan). 2. Studi Pustaka Lihat subbab 2.1 untuk keterangan. 3. Landasan teori Lihat subbab 2.1 untuk keterangan. 4. Hipotesis (bila ada) Lihat subbab 2.1 untuk keterangan. 5. Metodologi penelitian Memuat jenis penelitian, sampling, instrumen, cara mengumpulkan data (subjek dan objek penelitian, lokasi, bahan, kesulitan yang mungkin dihadapi (bila ada), dan prosedur pengambilan data), dan cara analisis data (lihat subbab 2.1 untuk keterangan).

31 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Bagian Akhir Bagian akhir memuat daftar pustaka, lampiran, jadwal penyelesaian, dan rencana anggaran biaya. 1. Daftar pustaka Lihat subbab 2.1 untuk keterangan. 2. Lampiran (bila ada) Lihat subbab 2.1 untuk keterangan. 3. Jadwal penyelesaian Lihat subbab 2.1 untuk keterangan. 4. Rencana anggaran biaya Lihat subbab 2.1 untuk keterangan.

32 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 24

33 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 25 BAB III LAPORAN TUGAS AKHIR 3.1 Pengertian Tugas akhir adalah tugas terakhir kesarjanaan tingkat strata satu yang merupakan suatu karya ilmiah karena disusun berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah. 3.2 Sistematika Laporan Tugas Akhir Tugas Akhir tidak boleh meninggalkan pola pikir ilmiah dan logika yang dapat dipertanggungjawabkan. Walaupun terdapat variasi sistematika, Tugas Akhir secara umum memuat hal-hal berikut: Judul Tugas Akhir; Pendahuluan (latar belakang, perumusan masalah, tujuan, keterbatasan, keaslian, dan manfaat); Studi Pustaka; Landasan Teori; Hipotesis (bila ada); MetodologiPenelitian; Hasil, Analisis, dan Pembahasan; Simpulan dan Saran; dan Pustaka. 1. Judul tugas akhir Judul tugas akhir dibuat sesingkat mungkin, jelas dan tidak mempunyai arti ganda. Panjang judul tugas akhir tidak dibenarkan terdiri lebih dari tiga baris atau lebih dari dua puluh kata. Makin panjang judul tugas akhir makin besar kemungkinan akan terjadi kekaburan. Dalam merumuskan judul TA, ada empat aspek yang dipertimbangkan yaitu: masalah, jenis, variabel, dan

34 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 26 populasi. Judul diusahakan tidak dimulai dengan kata Penelitian, Studi, atau Kajian. 2. Pendahuluan Pendahuluan memuat latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, keterbatasan, keaslian, dan manfaat tugas akhir. a. Latar belakang masalah Memuat alasan-alasan mengapa mahasiswa memilih masalah tersebut. Bagian ini juga memberikan gambaran tentang berbagai situasi yang terjadi saat itu yang dapat mendorong hingga masalah yang telah ditetapkan tersebut perlu dipecahkan. Masalah yang dipilih setidak-tidaknya menarik, bermanfaat, mengandung sesuatu hal yang baru, dapat dilaksanakan, dan tidak melanggar etika. b. Rumusan masalah Berisi penjabaran permasalahan dengan mengemukakan beberapa segi permasalahan yang akan diteliti dan dirumuskan secara eksplisit. Rumusan masalah merupakan suatu pernyataan yang mempersoalkan keberadaan suatu variabel atau mempersoalkan hubungan antara variabel pada suatu fenomena. Fenomena sendiri diartikan sebagai suatu keadaan didalam mana sesuatu hal belangsung. Rumusan masalah lebih baik dinyatakan dalam bentuk pertanyaan, karena keingintahuan akan lebih jelas.

35 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 27 c. Tujuan Tujuan diturunkan dari rumusan masalah dan dinyatakan dalam bentuk pernyataan. Tujuan memuat pernyataan keseluruhan yang akan diteliti dan menunjukkan uraian utama tentang suatu variabel atau uraian tentang hubungan antar variabel. d. Batasan penelitian Batasan (scope) penelitian dimaksudkan sebagai penjelasan mengenai variabel apa yang akan diteliti. Batasan penelitian menguraikan mengenai apa yang akan diamati dan bagian-bagian apa saja yang akan dilibatkan untuk diteliti. Selain itu, batasan dan jangkauan penelitian juga menjelaskan dimana daerah penelitian dilakukan dan subjek apa yang diteliti. e. Keaslian penelitian Memuat pernyataan bahwa masalah yang dihadapi belum pernah dipecahkan oleh penulis TA terdahulu, atau dinyatakan dengan tegas beda TA sekarang dengan TA yang sudah dilaksanakan. f. Plagiat Memuat pernyataan bahwa Tugas Akhir yang dibuat bukan merupakan plagiat hasil karya penulis lain. Contoh plagiat diantaranya adalah penyalinan kalimat, parafrase, dan penggunaan pemikiran penulis lain tanpa menyebutkan sumbernya (Sastrohamidjojo, 2010).

36 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 28 g. Manfaat TA Memuat penjelasan tentang manfaat TA baik secara teoritis maupun praktis. Manfaat teoritis harus bisa menegaskan apakah hasil penelitian yang dilakukan bisa mendukung kebenaran teori yang sudah ada, memberikan data empiris tambahan mengenai teori yang sudah ada, atau menggugurkan kebenaran teori yang ada. Manfaat praktis bertujuan memberikan bukti-bukti empiris mengenai teori yang digunakan. Hasil-hasil empiris penelitian bisa memberikan manfaat untuk pembaca, peneliti, atau masyarakat lain yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. 3. Studi Pustaka Studi pustaka memuat uraian tentang informasi yang relevan dengan masalah yang dibahas. Informasi ini dapat diperoleh dari buku-buku, laporan penelitian, karangan ilmiah, skripsi, thesis, disertasi, ensiklopedi, peraturan-peraturan, ketetapan, atau sumber-sumber lain. Studi pustaka sekurang-kurangnya mempunyai tiga manfaat yaitu: a. memperdalam pengetahuan tentang bidang yang distudi, b. mengetahui hasil studi yang berhubungan yang sudah pernah dilaksanakan, dan c. memperjelas hubungan antara masalah dengan teori yang relevan. Dalam studi pustaka tidak ada ulasan ataupun kritik terhadap informasi yang diperoleh. Bila ada ulasan

37 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 29 atau kritik maka namanya bukan studi pustaka melainkan tinjauan pustaka. Untuk strata satu mahasiswa diperbolehkan membuat studi pustaka. 4. Landasan teori Berbagai teori yang telah dikumpulkan pada studi pustaka dan telah diuraikan, serta mengacu pada masalah penelitian, harus dapat menghasilkan beberapa konsep. Hubungan antara berbagai konsep yang didasarkan atas teori tersebut disebut kerangka konsep. Kerangka konsep dapat digambarkan melalui bagan atau persamaan matematika. Kerangka konsep yang digambarkan baik melalui bagan ataupun persamaan matematika harus diberi penjelasan agar pembaca mudah memahaminya. 5. Hipotesis (bila ada) Hipotesis adalah dugaan sementara atau jawaban sementara atas masalah penelitian. Dugaan ini perlu diuji untuk mengetahui kebenarannya. Hipotesis dibuat berdasarkan pemikiran yang bahannya diperoleh dari landasan teori dan diharuskan konsisten dengan masalah penelitian yang telah dirumuskan. Hipotesis dibuat umumnya dalam bentuk hipotesis penelitian (research hypothesis) dengan symbol Ha dan hipotesis nul (null hypothesis) yang menggunakan symbol Ho. Hipotesis yang telah dibuat bisa ditolak atau diterima. Hal ini tergantung pada analisis data yang diperoleh. Manfaat hipotesis diantaranya adalah.memberikan tuntunan dalam penelitian yang dilakukan. Penelitian yang memerlukan hipotesis adalah penelitian dengan

38 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 30 jenis eksperimen. Penelitian dengan jenis deskripsi tidak memerlukan hipotesis. 6. Metodologi Penelitian Metodologi penelitian bermakna kegiatan yang komprehensif, yaitu perpaduan jenis penelitian, sampling, pengumpulan dan analisis data, serta penulisan ilmiah (Budiharso, 2009). Oleh karena itu, metodologi penelitian memuat jenis penelitian yang digunakan, cara pengambilan sampel (sampling), cara mengumpulkan data, dan cara analisis data. a. Jenis penelitian Jenis penelitian berhubungan dengan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Disini disebutkan jenis penelitian apa yang digunakan (deskriptif, eksperimen, atau gabungan keduanya). b. Cara pengambilan sampel (sampling) Bagaimana cara pengambilan sampel hingga diperoleh data yang diharapkan representatif diterangkan disini. Misalnya apakah data diperoleh secara random atau tidak (probabilitas atau nonprobabilitas). c. Cara mengumpulkan data Sebelum data dikumpulkan perlu dijelaskan terlebih dahulu subjek dan objek penelitian, instrumen (alat) yang digunakan, lokasi pengumpulan data, waktu pengumpulan data, kondisi waktu pengumpulan data, bahan yang digunakan, dan kesulitan yang mungkin dihadapi

39 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 31 (bila ada). Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara tergantung pada instrumen yang digunakan dan sumber datanya. Sumber data ada dua yaitu sumber primer yang menghasilkan data primer dan sumber sekunder yang menghasilkan data sekunder. Data yang dikumpulkan dengan instrumen adalah data primer. Data sekunder langsung ditabulasi sebelum dianalisis. Sebelum digunakan, instrumen yang sudah ditentukan harus lolos uji reliabilitas dan validitas. Disini diuraikan bagaimana data diperoleh dengan mempergunakan instrumen yang sudah dipilih. d. Cara analisis data Data kuantitatif dianalisis dengan teknik statistik. Cara analisis data tergantung pada jenis penelitian yang digunakan. Untuk jenis penelitian deskriptif, analisis data umumnya dikerjakan dengan tabel, grafik, atau rerata dan sebarannya. Sebaliknya, analisis data untuk jenis penelitian eksperimen dapat digunakan teknik statistik yang berkait dengan korelasi atau kasualitas. Untuk mendukung uraian, perlu juga diberikan teknik yang dapat berupa rumus, bagan alir, reaksi kimia, ataupun model yang akan digunakan disertai dengan alasan mengapa teknik tersebut dianggap tepat. Pemilihan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang dikumpulkan. Karena itu, yang penting untuk diperhatikan dalam analisis data ialah ketepatan teknik analisisnya dan tidak pada kecanggihannya.

40 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Data, Analisis, dan Pembahasan a. Data mentah hasil dari pengumpulan data sebelum menjadi data yang siap dianalisis terlebih dahulu menjalani editing (pemeriksaan formulir pengumpul data yang meliputi kelengkapan, keterbacaan, kejelasan, kesesuaian, relevansi, dan keseragaman satuan), coding (pengklasifikasian), dan tabulasi (penabelan, penggambaran, atau lainnya). Data siap olah ini sedapat mungkin diletakkan dekat dengan analisis dan pembahasan agar mudah dalam pembacaan, sedangkan data mentah dapat diletakkan pada lampiran. b. Data hasil penelitian yang sudah mengalami editing, coding, dan tabulasi kemudian dianalisis. Karena penelitiannya kuantitatif, analisisnya menggunakan statistik. Terdapat dua macam statistik yaitu deskriptif dan inferensial. Statistik mana yang digunakan tergantung pada jenis penelitian yang yang dipakai (deskripsi atau eksperimen). c. Pembahasan tentang hasil dan analisis yang diperoleh akan berupa penjelasan teoritis, baik secara kualitatif, kuantitatif, atau secara statistik yang menjelaskan mengapa hasil menunjukkan kecenderungan yang demikian. Kalau memungkinkan hasil analisis diperbandingkan dengan hasil penelitian sejenis yang sudah dilaksanakan terdahulu. Pembahasan yang baik terlihat dari banyaknya perbandingan (persamaan dan perbedaan) antara penelitian sendiri dengan penelitian terdahulu yang berkaitan. Pembahasan

41 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 33 yang tidak baik terlihat pada gagalnya penulis menuju kembali ke literatur untuk mengintegrasikan hasil studi dengan studi-studi empiris lain yang mempelajari tema/fenomena yang sama. 8. Simpulan dan Saran Simpulan dan saran disampaikan secara terpisah a. Simpulan Merupakan pernyataan singkat yang dijabarkan dari hasil, analisis, dan pembahasan untuk menguji hipotesis (bila ada) atau, bila tidak ada hipotesis, untuk menjawab perumusan masalah dan atau tujuan penelitian. Jumlah simpulan paling tidak sama dengan hipotesis (kalau ada) atau sama dengan perumusan masalah dan atau tujuan penelitian. b. Saran Saran dapat ditujukan kepada teori, praktik, atau untuk penelitian selanjutnya. Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan penulis karena saran tidak merupakan keharusan. 9. Daftar Pustaka Wajib disertakan didalam laporan tugas akhir. Pemilihan cara penulisan didasarkan atas efisiensi dan konsistensi. Penulisan pustaka yang digunakan dalam TA ini menganut sistem Harvard yang dimodifikasi dan caranya dapat dilihat pada penulisan Daftar Pustaka Bab IV.

42 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Lampiran Isi lampiran adalah dokumen pendukung (contoh: instrumen yang digunakan, data mentah, surat-surat pendukung, dan lain sebagainya). Lampiran bersifat pelengkap. Karena itu, keberadaannya tidak boleh mengganggu pembaca dalam memahami teks yang dibacanya. Halaman lampiran diperlakukan seperti pada halaman bagian utama. Karena itu, penomeran halamannya merupakan kelanjutan dari halaman sebelumnya. 3.3 Sistematika Penulisan Laporan Tugas Akhir Sistematika penulisan laporan tugas akhir dibagi dalam tiga bagian yaitu: bagian depan, bagian utama, dan bagian belakang. Jumlah halaman bagian utama minimum 40 halaman dengan jarak antar baris 1,5 spasi. Penjelasan tentang sistematika penulisan laporan tugas akhir adalah sebagai berikut Bagian Depan 1. Halaman sampul Memuat tulisan Tugas Akhir, Judul, lambang universitas, nama dan nomer mahasiswa, nama program studi, dan tahun penyelesaian (Lampiran L-1a dan L-1b). Punggung sampul Di punggung halaman sampul dicetak identifikasi berupa nama, nomer pokok, judul tugas akhir secara

43 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 35 memanjang dari atas kebawah, lambang UII, dan tahun selesai (Lampiran L-2). 2. Halaman judul Penulisan sama dengan halaman sampul (Lampiran L-3). 3. Halaman pengesahan Memuat tanda tangan pembimbing dan Ketua Jurusan (Lampiran L-4a, L-4b, L-4c, dan L-4d). 4. Halaman persetujuan Memuat tanda tangan penguji dan tanggal kelulusan ujian (Lampiran L-5a, L-5b, L-5c, dan L-5d). 5. Halaman motto dan persembahan Bersifat opsional atau tidak wajib karena persembahan umumnya sudah ada pada Kata Pengantar (Lampiran L-6). 6. Abstrak (Abstract) Berfungsi memberikan ringkasan isi dari bagian utama tugas akhir. Abstrak memuat latar belakang, tujuan, metodologi penelitian, dan simpulan. Abstrak dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta berjumlah maksimum dua halaman (satu halaman untuk Bahasa Indonesia dan satu halaman untuk Bahasa Inggris), (Lampiran L-7a dan L-7b).

44 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Halaman kata pengantar Memuat maksud tugas akhir, penjelasan-penjelasan, dan ucapan terima kasih. Dalam Kata Pengantar tidak perlu dicantumkan hal-hal yang bersifat ilmiah. Dalam memberikan ucapan terima kasih, penulis harus mencantumkan nama, jabatan, dan apa yang telah diberikan dalam penyusunan tugas akhir serta harus ditulis dengan bahasa baku (Lampiran L-8). 8. Halaman daftar isi Memuat gambaran secara menyeluruh tentang isi tugas akhir secara garis besar dan sebagai petunjuk bagi yang ingin langsung melihat suatu bab, sub-bab, atau sub-subbab, yang masing-masing disertai dengan nomer halaman (Lampiran L-9). 9. Halaman daftar tabel Halaman daftar tabel harus dibuat bila dalam tugas akhir terdapat lebih dari satu tabel. Tabel dibuat berurut dan dilengkapi dengan nomer halaman. Penulisan nomer tabel didahului dengan nomer bab yang kemudian diikuti dengan nomer tabel (Lampiran L-10). 10. Halaman daftar gambar Serupa dengan halaman daftar tabel, halaman daftar gambar harus dibuat bila dalam tugas akhir terdapat lebih dari satu gambar. Gambar dibuat berurut dan dilengkapi dengan nomer halaman. Penulisan nomer gambar didahului dengan nomer bab yang kemudian diikuti dengan nomer gambar (Lampiran L-11).

45 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Halaman daftar lampiran Memuat informasi yang mendukung penyusunan tugas akhir. Daftar lampiran berisi nomer lampiran, judul lampiran, dan nomer halaman yang dibuat berurut dari bagian utama (Lampiran L-12). 12. Halaman notasi dan singkatan Bila dalam tugas akhir terdapat lebih dari satu jenis lambang atau singkatan maka penulis perlu untuk memberikan arti dan satuannya (kalau ada). Penulisan arti dan satuan tersebut ditempatkan pada halaman tersendiri dan dibuat berurut berdasarkan halaman dalam tugas akhir (Lampiran L-13) Bagian Utama 1. Pendahuluan Memuat latar belakang, rumusan masalah, tujuan, keterbatasan penelitian, keaslian penelitian, dan manfaat penelitian (lihat subbab 3.2 untuk keterangan). 2. Studi Pustaka Lihat subbab 3.2 untuk keterangan. 3. Landasan teori Lihat subbab 3.2 untuk keterangan. 4. Hipotesis (bila ada) Lihat subbab 3.2 untuk keterangan. 5. Metodologi penelitian

46 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 38 Memuat jenis penelitian, sampling, cara mengumpulkan data (subjek dan objek penelitian, lokasi, instrumen, lokasi, bahan, kesulitan yang mungkin dihadapi (bila ada), dan prosedur pengambilan data), dan cara analisis data (lihat subbab 3.2 untuk keterangan). 6. Hasil, Analisis, dan Pembahasan Lihat subbab 3.2 untuk keterangan. 7. Simpulan dan Saran Lihat subbab 3.2 untuk keterangan Bagian Akhir 1. Daftar pustaka Lihat subbab 3.2 untuk keterangan. 2. Lampiran (bila ada) Lihat subbab 3.2 untuk keterangan.

47 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 39 BAB IV TATA CARA PENULISAN DAN PENJILIDAN TUGAS AKHIR Pembahasan Tata Cara Penulisan dan Penjilidan meliputi bahan dan ukuran, aturan penulisan, bahasa, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan penjilidan. 4.1 Bahan dan Ukuran Pembahasan bahan dan ukuran meliputi naskah dan sampul. 1. Naskah Bahan yang digunakan untuk pengetikan naskah Tugas Akhir adalah kertas HVS putih berukuran A4 (210 x 297 mm) dengan berat 80 gr/m 2 (HVS 80 gram). Salinan Tugas Akhir yang berupa fotokopi harus dilakukan pada jenis kertas HVS yang sama dengan naskah aslinya. Kertas lain yang bersifat khusus (misalnya lampiran-lampiran atau gambar-gambar yang tidak dapat diperkecil atau harus menggunakan kertas millimeter atau kalkir) diijinkan untuk digunakan asalkan ukuran akhir (misal dilipat karena kebesaran) sama dengan ukuran naskah. Setelah dijilid ukuran naskah adalah 210 x 280 mm. 2. Sampul Bahan yang digunakan untuk sampul adalah kertas tebal (hard cover) dengan warna biru gelap. Ukuran

48 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 40 sampul, setelah dijilid, mengikuti ukuran naskah. Semua huruf dan lambang pada lembar sampul dicetak tebal (bold) dengan tinta emas. 4.2 Aturan Penulisan Pembahasan aturan penulisan meliputi huruf, bilangan dan satuan, selang dan batas pengetikan, paginasi, aturan penulisan halaman khusus, dan aturan penulisan halaman umum. 1. Huruf (bentuk dan ukuran) Naskah Tugas Akhir diketik dengan bentuk huruf Times New Roman dan dicetak pada printer dengan resolusi minimum 300 dpi x 300 dpi. Warna huruf harus hitam dan jelas. Ukuran huruf diatur sebagai berikut. a. Ukuran 16 pt 1) untuk judul Tugas Akhir pada halaman sampul, judul, pengesahan, dan persetujuan, dan 2) bentuk tulisan tegak, huruf besar, dan bold. b. Ukuran 14 pt 1) untuk penulisan kata TUGAS AKHIR pada sampul, judul, pengesahan, dan persetujuan, 2) untuk identitas mahasiswa, pembimbing, Ketua Jurusan, penguji, dan identitas perguruan tinggi pada halaman sampul, judul, pengesahan, dan persetujuan,

49 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 41 3) untuk penulisan judul halaman khusus dan umum kecuali yang sudah diatur, dan 4) bentuk tulisan tegak, huruf besar, dan bold. c. Ukuran 12 pt 1) untuk penulisan judul subbab dan subsubbab, 2) untuk penulisan identifikasi pada punggung, dan 3) bentuk tulisan tegak, huruf besar, dan bold d. Ukuran 12 pt 1) untuk penulisan kata Tabel, nomer, dan judul tabel, 2) untuk penulisan kata Gambar, nomer, dan judul gambar, 3) untuk naskah Tugas Akhir dan nomer halaman, dan 4) bentuk tulisan tegak. e. Ukuran 10 pt untuk naskah isi abstrak/abstract (termasuk kata kunci/key words) 2. Bilangan dan satuan a. Bilangan dinyatakan dengan angka dan dapat diberi penegasan dengan kata dalam kurung kecuali pada awal baris atau kalimat yang harus ditulis dengan kata. b. Tanda desimal dinyatakan dengan koma.

50 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 42 c. Untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah digunakan tanda titik. d. Satuan ditulis dengan singkatan yang umum digunakan dan tanpa titik. e. Bilangan yang berada didepan satuan ukuran ditulis dengan angka, dan f. Satuan yang dipakai adalah satuan sistem internasional. 3. Selang dan batas pengetikan Semua naskah, prinsipnya, diketik menggunakan huruf Times New Roman dengan spasi 1,5 kecuali pada halhal tertentu yang diatur dengan selang. Selang adalah ruang kosong antara batas bawah pengetikan dan batas atas pengetikan di bawahnya. Bila tidak ditentukan lain ukuran font untuk selang spasi adalah12. a. Selang pengetikan 1) Selang antara tulisan BAB dan judul bab adalah 1 spasi 2) Selang antara baris judul yang lebih dari satu baris adalah 1 spasi 3) Selang antara judul bab dan judul subbab atau paragraf pertama (bila tidak ada judul subbab) adalah 3 spasi 4) Selang antara judul subbab dan paragraf sebelumnya adalah 2,5 spasi dan sesudahnya adalah 1,5 spasi

51 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 43 5) Selang antara judul subsubbab dan paragraf sebelumnya adalah 2 spasi dan sesudahnya adalah 1,5 spasi 6) Selang antara baris akhir kalimat dan judul tabel atau batas atas gambar adalah 2 spasi 7) Selang antara bagian akhir tabel atau bagaian akhir gambar dan baris awal kalimat di bawahnya adalah 2 spasi 8) Selang antar tabel atau gambar adalah 2 spasi 9) Selang antar pustaka dalam daftar pustaka adalah 1½ spasi b. Batas pengetikan Batas-batas penulisan pada naskah adalah sebagai berikut: 1) batas tepi atas adalah 3 cm dari tepi atas kertas, 2) batas tepi kiri adalah 4 cm dari tepi kiri kertas, 3) batas tepi kanan adalah 3 cm dari tepi kanan kertas, dan 4) batas tepi bawah adalah 3 cm dari tepi bawah kertas. 4. Paginasi Untuk halaman-halaman yang tidak memuat judul halaman atau judul bab, nomer halaman dicetak di sudut kanan atas halaman (sejauh 2 cm dari sisi atas kertas). Untuk halaman yang memuat judul halaman atau judul bab, nomer halaman dicetak di bagian

52 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 44 bawah tengah halaman (sejauh 2 cm dari sisi bawah kertas) simetri terhadap batas kiri dan kanan. Halaman judul sampai dengan halaman sebelum halaman satu bab pertama diberi nomer angka romawi huruf kecil (i, ii, iii, iv dst), hanya saja pada halaman judul, halaman pengesahan, dan halaman motto dan persembahan nomer halaman tidak dicantumkan pada halaman yang bersangkutan tetapi tercantum dalam daftar isi. Halaman satu bab pertama sampai dengan halaman terakhir lampiran (bila ada) diberi nomer secara urut dengan angka arab ((1, 2, 3, 4 dst.). 5. Aturan penulisan halaman khusus Yang termasuk halaman khusus adalah halaman sampul, halaman judul, halaman pengesahan, halaman motto dan persembahan, halaman abstrak (abstract), halaman kata pengantar, halaman daftar isi, halaman daftar tabel, halaman daftar gambar, halaman lampiran, dan halaman notasi dan singkatan. a. Halaman sampul (lihat Lampiran L-1a, L-1b, dan Lampiran L-2) Semua tulisan dan lambang yang dicantumkan pada sampul dicetak dengan warna emas dan tipe huruf bold dengan letak serta ukuran sebagai berikut. 1) Tulisan TUGAS AKHIR ditulis dengan huruf kapital ukuran 14 dicetak pada baris sejauh 3 cm dari tepi atas. 2) Judul Tugas Akhir, yang terletak di bawah tulisan TUGAS AKHIR dengan selang dua

53 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 45 spasi, diketik dengan huruf kapital ukuran 16. Apabila judul melebihi satu baris, pengetikan selanjutnya adalah 1 spasi. Di samping itu, apabila jumlah kata tiap baris tidak sama, bentuk akhir judul dibuat mirip piramida terbalik. 3) Tulisan Diajukan Kepada Universitas Islam Indonesia YOGYAKARTA Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Derajat Sarjana Strata Satu Teknik Sipil diketik satu spasi dengan selang empat spasi ukuran 12 di bawah judul Tugas Akhir. Tulisan ini dibuat dua baris dengan huruf awal tiap kata adalah kapital. Ukuran huruf adalah 12. 4) Lambang Universitas Islam Indonesia (UII) dicetak berwarna emas berukuran 5 cm x 7 cm diletakkan simetris terhadap batas tulis vertikal dan horisontal. 5) Nama mahasiswa (tanpa gelar) dengan huruf awal kapital ukuran 14, ditulis di bawah lambang dengan selang dua spasi ukuran 12, diikuti pada baris berikutnya (1 spasi) nomer mahasiswa dengan ukuran yang sama, yaitu 14. 6) Tulisan JURUSAN TEKNIK SIPIL dicetak pada baris dengan selang 8 spasi dari nomer mahasiswa, diikuti pada baris-baris berikutnya (1 spasi) berturut-turut tulisan FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN, kemudian tulisan UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA, dan tulisan

54 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 46 YOGYAKARTA yang disertai tahun pengesahan laporan, kesemuanya dengan huruf kapital ukuran 14. 7) Semua baris tulisan dan lambang dicetak simetris terhadap lebar halaman. 8) Tulisan TA (kependekan dari Tugas Akhir), judul Tugas Akhir, identitas mahasiswa, lambang UII, dan tahun pengesahan laporan dicantumkan pula pada punggung buku dengan ukuran yang disesuaikan dengan tebal punggung. b. Halaman judul (Lampiran L-3) Halaman judul berisi hal yang sama seperti tulisan pada sampul dengan format dan ukuran yang sama pula, tetapi dengan warna tulisan hitam di atas kertas HVS A4 putih 80 gram. c. Halaman pengesahan (Lampiran L-4a, L-4b, L-4c, dan L-4d) Digunakan kertas A4 putih 80 gram dengan lambang UII ukuran 5 x 7 cm di tengah halaman (simetri dengan batas horisontal dan vertikal) serta berisi tulisan dengan tipe huruf bold dan ukuran huruf sebagai berikut. 1) Dicetak tulisan TUGAS AKHIR dengan huruf kapital ukuran 14 bold pada baris sejauh 3 cm dari tepi atas, diikuti pada baris berikutnya dengan selang dua spasi judul Tugas Akhir yang ditulis dengan huruf kapital ukuran 16 bold. Bila judul melebihi satu baris,

55 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 47 maka pengetikan selanjutnya adalah 1 spasi. Disamping itu, bila jumlah kata tiap baris tidak sama, maka bentuk akhir judul dibuat mirip piramida terbalik. 2) Tulisan Diajukan Kepada Universitas Islam Indonesia YOGYAKARTA Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Derajat Sarjana Strata Satu Teknik Sipil diketik satu spasi dengan selang 4 spasi ukuran 12 di bawah judul Tugas Akhir. Tulisan ini dibuat dua baris dengan huruf awal tiap kata adalah kapital. Ukuran huruf adalah 12. 3) Nama mahasiswa (tanpa gelar) dan nomer mahasiswa diketik satu spasi dengan ukuran 14 dengan selang tiga spasi dari lambang. Nama mahasiswa ditulis dengan huruf awal tiap kata kapital. 4) Untuk lembar pengesahan satu pembimbing, tulisan Pengesahan Tugas Akhir: dicetak pada baris dengan selang 5 spasi dari tepi bawah Nomer Mahasiswa, kemudian 2 spasi di bawahnya dicetak tulisan Pembimbing: (rapat batas tepi kiri) dan Ketua Jurusan: (rapat batas tepi kanan). Akhirnya, selang 4 spasi dibawahnya, mulai dari batas tepi kiri, ditulis nama pembimbing (dalam kurung dan diberi garis bawah) serta pada batas tepi kanan ditulis nama Ketua Jurusan Sipil (juga dalam kurung dan diberi garis bawah). Satu spasi dibawahnya ditulis Tanggal: (rata batas tepi kiri) dan juga tulisan Tanggal: dibawah

56 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 48 nama Ketua Jurusan. Penulisan Pengesahan Tugas Akhir:, nama Pembimbing dan Ketua Jurusan (lengkap dengan gelar), dan penulisan Tanggal: dicetak dengan ukuran huruf 14 bold dan digunakan huruf kapital pada awal kata. Prinsipnya penulisan lembar pengesahan untuk dua pembimbing sama dengan penulisan pengesahan untuk satu pembimbing. Perbedaannya adalah penambahan tulisan Pembimbing II: yang diletakkan antara tulisan Pembimbing I: dan tulisan Ketua Jurusan:. Begitu juga pada selang 4 spasi dibawahnya, tulisan nama Pembimbing II (dalam kurung dan bergaris bawah) dan tanggal (1 spasi dibawahnya) wajib di sertakan. d. Halaman persetujuan Tugas Akhir (Lampiran L-5a, L-5b, L-5c, dan L-5d) Digunakan kertas A4 putih 80 gram dengan lambang UII ukuran 5 x 7 cm di tengah halaman (simetri dengan batas horisontal dan vertikal) serta berisi tulisan dengan tipe huruf bold dan ukuran huruf sebagai berikut. 1) Dicetak tulisan TUGAS AKHIR dengan huruf kapital ukuran 14 bold pada baris sejauh 3 cm dari tepi atas, diikuti pada baris berikutnya dengan selang dua spasi judul Tugas Akhir yang ditulis dengan huruf kapital ukuran 16 bold. Bila judul melebihi satu baris, maka pengetikan selanjutnya adalah 1 spasi.

57 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 49 Disamping itu, bila jumlah kata tiap baris tidak sama, maka bentuk akhir judul dibuat mirip piramida terbalik. 2) Tulisan Diajukan Kepada Universitas Islam Indonesia YOGYAKARTA Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Derajat Sarjana Strata Satu Teknik Sipil diketik satu spasi dengan selang 4 spasi ukuran 12 di bawah judul Tugas Akhir. Tulisan ini dibuat dua baris dengan huruf awal tiap kata adalah kapital. Ukuran huruf adalah 12. 3) Nama mahasiswa (tanpa gelar) dan nomer mahasiswa diketik satu spasi dengan ukuran 14 dengan selang tiga spasi dari lambang. Nama mahasiswa ditulis dengan huruf awal tiap kata kapital. 4) Untuk lembar persetujuan Tugas Akhir satu pembimbing, tulisan Persetujuan Tugas Akhir: dicetak pada baris dengan selang 3 spasi dari tepi bawah Nomer Mahasiswa, kemudian 2 spasi di bawahnya dicetak rapat batas tepi kiri tulisan Pembimbing/Penguji: dan 1 spasi dibawahnya tulisan nama pembimbing/penguji, sedangkan ruang tanda tangan di letakkan sebelah kanan rapat batas tepi kanan. Berturut-turut dibawahnya (dua kali nama penguji) dengan selang 1 spasi tulisan Penguji: dan nama penguji (1 spasi dibawahnya) beserta ruang tanda tangan (rapat batas tepi kanan). Semua huruf pada bagian ini dicetak dengan ukuran 14 bold dan diawali

58 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 50 dengan huruf kapital pada setiap kata yang digunakan. 5) Prinsipnya penulisan lembar persetujuan Tugas Akhir untuk dua pembimbing sama dengan penulisan pengesahan untuk satu pembimbing. Perbedaannya adalah penggantian tulisan Penguji: pada baris kedua dengan Pembimbing II/Penguji: dan nama pembimbing dibawahnya. e. Halaman motto dan persembahan (Lampiran L-6) Digunakan kertas putih dengan lambang UII berwarna kuning samar di tengah halaman. Tipe dan ukuran huruf tidak diatur. Halaman ini bersifat opsional (boleh ada, boleh tidak ada). f. Halaman abstrak (Lampiran L-7a) Digunakan kertas putih dengan lambang UII berwarna kuning samar di tengah halaman dan berisi tulisan dengan tipe dan ukuran huruf sebagai berikut. 1) Tulisan ABSTRAK diketik sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh 3 cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Isi abstrak, yang terletak sejauh 3 spasi ukuran 12 dari tulisan ABSTRAK, diketik 1 spasi ukuran 10 dan dibuat menjadi 3 paragraf. Paragraf I berisi latar belakang masalah dan tujuan, kemudian paragraf II berisi metode penelitian, sedangkan terakhir yaitu paragraf III berisi simpulan.

59 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 51 Jumlah kata dalam isi abstrak (termasuk kata kunci) tidak boleh melebihi ) Tulisan Kata Kunci: dicetak rata kiri dan dibuat dengan ukuran huruf 10 bold pada baris sejauh 1 spasi dari akhir isi abstrak. Isi kata kunci diketik dengan huruf berukuran 10 reguler. Bila isi kata kunci lebih dari satu baris (diketik satu spasi), baris berikutnya dibuat rata dengan huruf pertama isi kata kunci. 3) Halaman abstrak dibuat maksimum satu halaman. g. Halaman abstract (Lampiran L-7b) Digunakan kertas putih dengan lambang UII berwarna kuning samar di tengah halaman dan berisi tulisan dengan tipe dan ukuran huruf sebagai berikut. 1) Tulisan ABSTRACT diketik sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold dan italic pada baris sejauh 3 cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Isi abstrak, yang terletak sejauh 3 spasi ukuran 12 dari tulisan ABSTRACT, diketik 1 spasi ukuran 10 italic (dalam bahasa inggris) dan dibuat menjadi 3 paragraf. Paragraf I berisi latar belakang masalah dan tujuan, kemudian paragraf II berisi metode penelitian, sedangkan terakhir yaitu paragraf III berisi simpulan. Jumlah kata dalam isi abstrak (termasuk kata kunci) tidak boleh melebihi 300.

60 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 52 2) Tulisan Keywords: dicetak rata kiri dan dibuat dengan ukuran huruf 10 bold italic pada baris sejauh 1 spasi dari akhir isi abstrak. Isi kata kunci diketik dengan huruf berukuran 10 reguler italic. Bila isi kata kunci lebih dari satu baris (diketik satu spasi), baris berikutnya dibuat rata dengan huruf pertama isi kata kunci. 3) Halaman abstrak dibuat maksimum satu halaman. h. Halaman kata pengantar (Lampiran L-8) Tulisan KATA PENGANTAR dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh 3 cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Isi kata pengantar diketik sejauh 3 spasi ukuran 12 dari tulisan KATA PENGANTAR dengan huruf 12 reguler. Isi kata pengantar dibagi menjadi tiga paragraf. Paragraf I berisi ucapan puji sukur kepada Tuhan YME atas selesainya Tugas Akhir. Selanjutnya paragraf II berisi ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam penyelesaian Tugas Akhir. Akhirnya, paragraf III berisi pernyataan penulis tentang harapan agar pembaca dapat memperoleh manfaat dari Tugas Akhir. i. Halaman daftar isi (Lampiran L-9) Tulisan DAFTAR ISI dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh tiga cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Sejauh 4 spasi ukuran 12 dari tulisan DAFTAR ISI diketik isi dari daftar isi dengan

61 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 53 spasi 1,5 dan huruf 12 reguler. Isi daftar isi dibuat berjenjang serta diikuti nomer halaman yang bersesuaian (rata kanan). Semua judul bab ditulis dengan huruf kapital, sedangkan semua judul subbab ditulis dengan huruf awal tiap kata kapital. j. Halaman daftar tabel (Lampiran L-10) Tulisan DAFTAR TABEL dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh tiga cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Sejauh 3 spasi dari tulisan DAFTAR TABEL diketik isi dari daftar tabel dengan spasi 1,5 dan huruf 12 reguler. Judul tabel ditulis dengan huruf awal tiap kata kapital diikuti nomer halaman yang bersesuaian (rata kanan). k. Halaman daftar gambar (Lampiran L-11) Tulisan DAFTAR GAMBAR dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh tiga cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Sejauh 4 spasi dari tulisan DAFTAR GAMBAR diketik isi dari daftar gambar dengan spasi 1,5 dan huruf 12 reguler. Judul gambar ditulis dengan huruf awal tiap kata kapital diikuti nomer halaman yang bersesuaian (rata kanan). l. Halaman daftar lampiran (Lampiran L-12) Tulisan DAFTAR LAMPIRAN dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh tiga cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Sejauh 4 spasi dari tulisan

62 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 54 DAFTAR LAMPIRAN diketik isi dari daftar gambar dengan spasi 1,5 dan huruf 12 reguler. Judul lampiran ditulis dengan huruf awal tiap kata kapital diikuti nomer halaman yang bersesuaian (rata kanan). m. Halaman daftar notasi dan singkatan (Lampiran L-13) Tulisan DAFTAR NOTASI DAN SINGKATAN dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh empat cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Notasi atau lambang dan singkatan ditulis dengan jenis huruf dan ukuran sesuai dengan apa yang tercetak dan digunakan didalam laporan, sedangkan penjelasannya (arti) ditulis dengan huruf berukuran 12 reguler. 6. Aturan penulisan halaman umum Yang termasuk halaman umum adalah halaman bagian utama (dari pendahuluan hingga simpulan dan saran) dan halaman bagian akhir (daftar pustaka dan lampiran). a. Halaman bagian utama Pembahasan meliputi bab/subbab, tabel/gambar, formula, rincian, dan batas paragraf. 1) Bab/subbab (Lampiran L-14) Pembahasan meliputi judul dan penomeran bab/subbab.

63 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 55 a) Setiap bab dimulai pada halaman baru, dengan judul bab (peringkat 1) ditulis sejauh satu spasi di bawah kata BAB. Kata bab dan nomer bab (dengan huruf romawi tanpa titik, contoh: BAB I) dicetak 3 cm dari sisi atas kertas. Judul bab tidak diakhiri dengan titik. Keduanya ditulis dengan huruf berukuran 16 bold dan dicetak simetri terhadap lebar halaman. b) Judul subbab (peringkat 2), yang ditulis dengan selang tiga spasi dari judul bab, diawali nomer subbab (menggunakan angka arab dan tanpa kata subbab, contoh: 2.1) kemudian judul subbab dengan huruf kapital dan tanpa diakhiri titik. Semuanya ditulis dengan huruf berukuran bold 12 dimulai dari batas kiri. c) Judul subbab (peringkat 3) diawali nomer subbab (menggunakan angka arab dan tanpa kata subbab, contoh: 2.1.3) kemudian judul subbab. Semuanya ditulis dengan huruf besar-kecil berukuran bold 12 (huruf besar pada tiap awal kata) tanpa diakhiri titik dan dimulai dari batas kiri (untuk kata hubung dan kata depan dicetak kecil semua). d) Penulisan judul subbab dibatasi hanya sampai peringkat 3. Perincian berikutnya mengikuti aturan penomeran rincian.

64 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 56 e) Setiap bab diberi nomer urut dengan angka romawi huruf besar (I, II,III, IV dst) mengikuti langsung kata BAB dengan selang 1 (satu) ketukan tanpa dipisahkan dan tanpa diakhiri dengan tanda baca titik. Contoh: BAB I, BAB IV dst. f) Penomeran subbab peringkat 2 terdiri dari nomer bab induk yang ditulis dengan angka arab, titik kemudian nomer urut subbab itu sendiri (tidak diakhiri dengan titik). Contoh: 2.1 (2 adalah bab induk dan 1 adalah nomer urut subbab). g) Penomeran subbab peringkat 3 terdiri dari nomer bab induk (peringkat 1) yang ditulis dengan angka arab, titik, nomer subbab induk peringkat 2, titik, kemudian nomer urut subbab peringkat 3 itu sendiri (tidak diakhiri dengan titik). Contoh: (3 adalah nomer bab induk peringkat 1, 2 adalah nomer subbab peringkat dua, dan 5 adalah nomer urut subbab peringkat 3). 2) Tabel/gambar (Lampiran L-15 dan Lampiran L-16) Pembahasan meliputi judul dan penomeran tabel/gambar. a) Judul tabel/gambar ditulis setelah nomernya (bersama-sama dalam 1 baris)

65 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 57 dengan huruf berukuran 12 reguler dan huruf awal tiap kata kapital serta tidak diakhiri dengan titik. b) Tabel/gambar beserta judulnya dibuat sejauh 2 spasi dari teks yang mendahului dan/atau mengikutinya. Tabel/gambar, nomer, dan judulnya ditulis sejauh 0,5 spasi di atas/di bawah batas atas/bawah tabel/gambar. Awal kata tabel/gambar ditulis rata vertikal dengan batas tepi kiri tabel/gambar. Bila judul tabel/gambar lebih dari satu baris maka huruf pertama baris kedua ditulis tepat dibawah huruf pertama judul tabel/gambar. c) Bila tabel harus berpindah halaman (bersambung) karena belum selesai penulisannya, maka pada halaman berikutnya pada pojok kanan atas tabel ditulis Lanjutan Tabel (nomer tabel). Disamping itu, pada halaman lanjutan, judul kolom tabel yang bersangkutan harus selalu dituliskan. d) Untuk gambar diusahakan tidak bersambung. Walaupun demikian, bila terpaksa harus dilakukan maka cara penyambungan seperti yang dilakukan pada tabel dapat digunakan. e). Pada tabel/gambar yang jumlah kolom/gambarnya banyak/panjang, maka judul tabel/gambar diletakkan sejauh 4 cm

66 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 58 dari tepi samping kiri (tempat penjilidan). Walaupun demikian, bila tabel/gambarnya kurang dari setengah lebar halaman maka tabel/gambar lebih baik diletakkan simetri terhadap vertikal dan horisontal. f). Bila isi tabel memerlukan jumlah kolom dan atau jumlah baris banyak, maka pengetikan tabel dapat menggunakan ukuran huruf kecil (minimum 8) sedemikian hingga penampilannya serasi. g) Penomeran gambar atau tabel diawali dengan kata Gambar atau Tabel, satu ketukan kosong kemudian nomer bab tempat gambar/tabel tersebut berada (ditulis dengan angka arab), titik, kemudian nomer urut gambar/tabel dalam bab yang sama. Untuk gambar, ukuran huruf yang digunakan adalah 12 reguler, sedangkan untuk tabel, ukuran huruf yang digunakan menyesuaikan ukuran huruf isi tabel (yang penting serasi). Contoh: Tabel 3.2 (tabel pada bab 3 dengan nomer urut 2), Gambar 4.5 (gambar pada bab 4 dengan nomer urut 5 pada bab tersebut). 3) Formula Pembahasan meliputi penulisan formula dan penomerannya.

67 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 59 a) Formula ditulis dengan huruf awal segaris vertikal dengan batas tepi kiri teks diatasnya. Formula diikuti dengan nomer formula yang diletakkan di sisi kanan (rata kanan). Penulisan formula harus segera diikuti dengan penjelasan notasi yang ada pada formula tersebut. b) Penjelasan notasi dilakukan dengan cara menuliskan kata keterangan: pada baris dibawah formula dengan huruf awal dibawah huruf awal formula. Selanjutnya simbol notasi dan penjelasannya diletakkan setelah keterangan:. Pada baris kedua dst. huruf awal notasi terletak dibawah huruf awal notasi diatasnya. c) Nomer formula ditulis dalam tanda kurung dan dicetak pada sisi kanan formula (rata kanan), terdiri nomor bab titik dan nomor urut persamaan dalam bab tersebut dengan angka arab berukuran 12 reguler. d) Formula dan nomernya diusahakan satu baris sekalipun harus memperkecil hurufnya (< 12). Batas huruf terkecil formula adalah 9. Kalau batas 9 tidak mencukupi maka formula boleh disambung dibawahnya dengan memperhatikan kejelasan dan keserasian penulisan formula e) Formula dan penjelasan notasinya diletakkan sejauh 1 spasi dari teks yang mendahului dan/atau mengikutinya.

68 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 60 Contoh: N 10 8 f F= (2.3) L T f keterangan: F = Tingkat fatalitas per seratus juta kendaraan kilometer per tahun, N f = panjang jalan (km), L = panjang jalan (km), dan T f = volume lalulintas per tahun (formula ini terletak di bab 2 dengan nomer urut 3) f) Rincian Jika didalam naskah terdapat rincian yang menyatakan butir-butir, maka urutan penomeran rincian adalah sebagai berikut. (1) Peringkat I : digunakan angka arab kemudian titik (1., 2., dst.) (2) Peringkat II: digunakan huruf latin kecil kemudian titik (a., b., c., dst) (3) Peringkat III: digunakan angka arab kemudian tanda kurung tutup 1), 2), dst. (4) Peringkat IV: digunakan huruf latin kecil kemudian tanda kurung tutup a), b), dst.

69 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 61 Penulisan peringkat berikutnya tidak diatur namun demikian penulisannya harus berbeda dengan penulisan peringkat sebelumnya dan dilakukan dengan konsisten (Lampiran L-15). 4) Batas paragraf Paragraf atau alinea baru selalu dimulai dari huruf keenam atau setelah ketikan ke lima, diukur dari tepi kiri pengetikan. Sebuah paragraf tidak dapat terpisah satu baris di akhir halaman maupun di awal suatu halaman. b. Halaman bagian akhir Pembahasan meliputi halaman daftar pustaka dan lampiran. 1) Halaman daftar pustaka (Lampiran L-17) a) Tulisan DAFTAR PUSTAKA dicetak sebagai judul halaman dengan huruf kapital 14 bold pada baris sejauh tiga cm dari tepi atas simetris terhadap lebar halaman. Sejauh tiga spasi dari tulisan DAFTAR PUSTAKA diketik isi dari daftar pustaka dengan spasi 1 dan huruf 12 reguler. b) Isi daftar pustaka ditulis secara alfabetis dan tidak dengan penomeran. Huruf pertama isi tiap pustaka ditulis rata kiri, namun huruf pertama baris kedua, ketiga dst. ditulis sejauh satu ketukan tombol Tab.

70 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 62 c) Selang antar pustaka adalah ½ spasi. Disamping itu, sebuah pustaka tidak dapat terpisah satu baris di akhir halaman maupun di awal suatu halaman. 2) Halaman lampiran (Lampiran L-18, L-19, L- 20, dan L-21)) a) Tulisan LAMPIRAN dicetak sebagai judul halaman lampiran dengan huruf kapital 60 bold pada baris yang simetris vertikal dan horisontal halaman tersebut. b) Pada halaman berikutnya, pada pojok kiri atas, diketik, dengan huruf ukuran 14 bold, tulisan Lampiran (p): (q). (p) adalah nomer lampiran (1, 2, 3 dst.) dan (q) adalah judul lampiran. c) Bila suatu lampiran memerlukan halaman lebih dari satu maka pada pojok kiri atas halaman pertama lampiran diketik tulisan Lampiran (p): (q) (r dari s). dengan r adalah nomer lampiran dan s adalah banyaknya lampiran. 3) Lampiran baru selalu dimulai pada halaman baru. 4.3 Bahasa Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakaiannya, sedangkan bahasa yang

71 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 63 benar adalah bahasa yang menerapkan kaidah dengan konsisten. 1. Ragam bahasa Ragam bahasa diartikan sebagai variasi bahasa (Sugono, 2009). Ragam bahasa yang digunakan adalah ragam bahasa ilmu yang mengikuti kaidah-kaidah bahasa baku dengan ejaan juga baku yang terdapat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (PUEBIYD atau sering disingkat EYD). 2. Penulisan ejaan Ejaan adalah cara atau aturan menulis kata-kata dengan huruf menurut disiplin ilmu bahasa (Sugono, 2009). Ejaan yang digunakan adalah ejaan yang disempurnakan (EYD) yang terdapat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan; Pedoman Umum Pembentukan Istilah; dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. 3. Penulisan huruf, kata, kalimat dan paragraf a. Penulisan huruf Huruf adalah lambang atau gambar bunyi. Yang perlu diperhatikan dalam penulisan Tugas Akhir adalah penggunaan huruf kapital dan huruf miring. b. Penulisan kata Kata adalah unsur bahasa terkecil yang dapat diujarkan sebagai bentuk bebas. Yang perlu diperhatikan karena sering salah dalam penulisan adalah:

72 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 64 1) Kata berimbuhan Harus ditulis serangkai dengan kata dasar, contoh: dikelola 2) Gabungan kata atau kata majemuk Harus ditulis serangkai bila mendapat awalan dan akhiran sekaligus, contoh: dilipatgandakan 3) Kata ulang Harus ditulis lengkap dengan tanda hubung dan tidak boleh ditulis dengan angka dua, contoh: kuda-kuda, bukan kuda 2 4) Kata depan Harus ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya, contoh: di sini, bukan disini) 5) Partikel Dapat ditulis serangkai atau terpisah. Partikel per, ditulis serangkai bila menyatakan pecahan atau awalan, contoh: tiga perempat, pertama. Namun demikian per ditulis terpisah bila meyatakan mulai, demi, dan tiap, contoh: per Januari, satu per satu, dan per helai. 6) Pemenggalan kata Kata yang dipenggal diberi tanda hubung di samping bukan di bawah (contoh man-di, ultra, dan makan-an bukan man di, ul tra, dan makan an). Jangan memenggal kata bila kalimat sesudahnya hanya satu kata, satu suku kata, atau satu huruf. Begitu juga nama orang

73 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 65 yang terdiri satu unsur diusahakan jangan dipenggal, lebih baik diturunkan semua ke baris dibawahnya walaupun dengan akibat mengorbankan kerapian baris diatasnya. 7) Singkatan dan akronim Singkatan berbeda dengan akronim. Singkatan adalah kependekan yang berupa huruf atau gabungan huruf, baik dilafalkan huruf demi huruf ataupun mengikuti bentuk lafalnya (contoh: Bpk., KTP, dst., a.n., dan kg). Akronim adalah kependekan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, atau gabungan huruf awal dan suku kata yang ditulis dan dilafalkan seperti halnya kata biasa (contoh: ABRI, Bappenas, dan pemilu). 8) Tanda baca Pemakaian tanda baca yang sering salah diantaranya tanda titik, tanda koma, tanda titik koma, tanda titik dua, tanda hubung, tanda pisah, tanda petik, tanda petik tunggal, dan tanda penyingkat atau apostrof. Dianjurkan mempelajari tanda baca ini di dalam buku EYD. c. Penulisan kalimat dan paragraf Sering dijumpai kalimat laporan Tugas Akhir yang tidak efektif. Kalimat efektif harus tersusun sesuai kaidah yang belaku. Dari segi kaidah tata bahasa, sekurang-kurangnya kalimat itu harus memiliki unsur subjek dan predikat. Kalimat tidak

74 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 66 bersubjek umumnya terjadi karena penggunaan kata depan pada awal kalimat. Contoh: Dari hasil penelitian di laboratorium membuktikan bahwa kadar air semakin tinggi. Dengan adanya kata dari subjek menjadi kabur. Yang benar: Hasil penelitian di laboratorium membuktikan bahwa kadar air semakin tinggi atau, Dari hasil penelitian di laboratorium terbukti bahwa kadar air semakin tinggi. Kalimat efektif akan menghasilkan paragraf yang efektif. Paragraf yang efektif adalah paragraf yang mengandung kesatuan (kohesi) dan kepaduan (koherensi). Paragraf yang berkesatuan adalah paragraf yang mengandung satu kalimat utama, yang diikuti oleh beberapa kalimat pengembang atau penjelas. Oleh karena itu, satu paragraf hanya akan mempersoalkan satu gagasan utama. Paragraf yang berkepaduan adalah paragraf yang memperlihatkan kepaduan hubungan antarkalimatnya. Hal ini dapat diketahui dari susunan kalimat yang sistematis, logis, dan mudah dipahami. Kepaduan dapat dicapai jika jalinan kalimatkalimatnya terangkai secara baik dengan menggunakan pengait kalimat berupa penggantian, pengulangan, penghubung antarkalimat, dan gabungannya.

75 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Pengutipan 1. Teknik pengutipan Teknik pengutipan, sesuai standar ilmiah, perlu kita pelajari karena kita sangat sering membutuhkan pendapat orang lain. Beberapa pendapat para ahli yang kompeten di bidangnya pantas kita kutip. Teknik pengutipan, sesuai standar ilmiah, adalah a) dilakukan sehemat-hematnya, b) dilakukan bila sangat perlu, dan c) pengutipannya jangan terlalu banyak agar tidak mengganggu kesatuan dan kepaduan paragraf. 2. Cara mengutip a. Umum 1) Pengutipan dilakukan dengan nama akhir dan tahun serta boleh mengikutkan halaman asal pustaka dikutip. Contoh: a) Siregar (2005) menyimpulkan.. b) Siregar (2005:25) menyimpulkan Teks yang dikutip berada pada halaman 25. 2) Jika ada dua pengarang, pengutipan dilakukan dengan menyebut nama akhir kedua pengarang tersebut. Contoh: Sarwana dan Salim (2006) menyatakan 3) Jika lebih dari dua pengarang, pengutipan dilakukan dengan menyebut nama akhir penulis pertama kemudian diikuti dkk.

76 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 68 Contoh: Wuryanto dkk. (2007) menggambarkan.. b. Pengutipan dibedakan langsung dan tidak langsung 1) Pengutipan langsung a) Pengutipan pendek (kurang dari atau sama dengan 40 kata) Ditulis diantara tanda petik (.. ) sebagai bagian terpadu dalam teks utama Contoh: Harjono (2007) menyatakan ada hubungan yang erat antara lebar pendekat. persimpangan. atau bisa ditulis, Lebar pendekat mempunyai hubungan yang erat. kapasitas persimpangan (Harjono, 2007). b) Pengutipan panjang (lebih dari 40 kata) Ditulis dibawah teks utama sejauh satu ketukan tombol Tab dari tepi kiri. Awal paragraf dimulai dua ketukan tombol Tab dari tepi kiri. Contoh: Saptoaji (2001:22) menyimpulkan penemuannya sebagai berikut. Pada penambahan kerak ketel untuk maksud stabilisasi tanah, perbaikan tanah akan terjadi selain

77 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 69 proses hidrasi dan pozzolanisasi. Hal ini disebabkan hadirnya butiran tanah lempung. Saptoaji (2001:22) berarti pustaka tersebut diterbitkan tahun 2001 dan teks yang dikutip terletak pada halaman 22. c. Pengutipan tidak langsung Cara ini disebut pengutipan dengan bahasa penulis sendiri dan dibagi menjadi dua, yaitu a) pengutipan teks dan b) pengutipan tabel atau gambar. 1) Pengutipan teks Pengutipan dilakukan dalam teks dan tidak diberi tanda petik. Contoh: a) Arifin (2000) tidak menduga bahwa reaksi yang ditimbulkan akibat beban berulang berfrekuensi tinggi sangat cepat. b) Many books explain the transport planning process (Lane et al, 1981) 2) Pengutipan tabel atau gambar Tabel atau gambar yang dikutip harus berasal dari pustaka yang berada di daftar pustaka. Pengutipan dilakukan dengan menulis sumber:.. yang diletakkan dibawah, sebelah kiri tabel atau gambar yang dikutip.

78 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 70 Contoh: a) Sumber: Bahar (2004, Tabel 4) b) Source: Black (1986, Figure 3:38) d. Tanggung jawab pengutip Pengutip bertanggung jawab akan ketepatan dan ketelitian kutipannya. Pengutip harus memahami arti dari bahan-bahan yang dikutipnya. Lebih baik tidak mengutip daripada mengutip namun tidak paham tentang apa yang dikutip. Pengutip dianggap menyetujui dengan apa yang dikutipnya bila ia tidak memberikan ulasan terhadap yang dikutip. Walaupun demikian, pengutip boleh menolak suatu pendapat asalkan ia memberikan alasan. 4.5 Penulisan Daftar Pustaka Semua pustaka yang dikutip (dirujuk) dalam teks harus dicantumkan dalam Daftar Pustaka, begitu juga sebaliknya, semua pustaka yang tercantum dalam Daftar Pustaka harus dikutip dalam teks. Pustaka disusun berdasarkan urutan alfabetis huruf pertama dan tidak perlu diberi kode (baik angka arab maupun huruf). Pustaka dibuat rata tepi kiri (untuk baris pertama) dan selanjutnya dimulai satu ketukan tombol Tab. Jarak antar baris dalam Daftar Pustaka dibuat satu spasi, sedangkan selang antar pustaka juga dibuat 1 spasi. Penulisan daftar pustaka mengadopsi sistem Harvard, yang menggunakan nama dan tahun. Keterangan selanjutnya disesuaikan dengan sumber pustaka yang diperoleh. Contoh penulisan Daftar

79 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 71 Pustaka untuk buku (text book): nama pengarang, tahun terbit, judul buku, nama penerbit, dan tempat buku terbit. 1. Nama pengarang ditulis tanpa gelar akademik dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah (penulisan nama awal dan tengah boleh disingkat). Contoh: Pangestu, Aji Perdana atau Pangestu, A.P. 2. Tahun penerbitan ditulis dalam kurung. Contoh: (2004), (2009), dan sebagainya. 3. Judul ditulis dengan huruf miring. Contoh: Matematika Terapan. 4. Nama dan tempat buku terbit. Contoh: Loka Karya, Bandung. 5. Masing-masing keterangan dipisahkan dengan titik. Contoh: Pangestu, Aji Perdana. (2004). Matematika Terapan. Loka Karya. Bandung. atau, Pangestu, A.P. (2004). Matematika Terapan. Loka Karya. Bandung. Contoh-contoh penulisan Daftar Pustaka. 1. Buku (text book) a. Satu pengarang, lebih dari 2 pengarang, dan 2 pengarang Bruton, M.J. (1975). Introduction to Transportation Planning. 2 nd ed. Hutchinson. London.

80 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 72 Cook, R.D. et al. (2002). Concepts and Applications of Finite Element Analysis. 4 th ed. John Willey and Sons. New York, N.Y. Soetriono dan Hanafie, S.R. (2007), Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian, Andi Offset, Yogyakarta. Catatan: 2 nd ed. singkatan dari second edition (edisi kedua) 4 th ed. singkatan dari fourth edition (edisi keempat) b. Satu pengarang lebih dari satu buku dalam satu tahun yang sama Bruton, M.J. (1975a). Introduction to Transportation Planning. 2 nd ed. Hutchinson. London. Bruton, M.J. (1975b). Transportation Planning Process. Hutchinson. London. 2. Karya terjemahan a. Ada tahun terbit Blands, J.A. (1979). Statistik untuk Mahasiswa Konstruksi. Terjemahan oleh Budi Cahyono Usaha Nasional. Surabaya. b. Tanpa tahun terbit Jacobs, L.C. (Tanpa Tahun). Pengantar Peneltian Kuantitatif. Terjemahan oleh Ali Fuchran Usaha Mandiri. Surakarta. 3. Buku tanpa pengarang Anonim. (2002). Drainase Perkotaan. Penerbit Bina Marga. Jakarta.

81 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 73 atau, Direktorat Jenderal Bina Marga. (2002). Drainase Perkotaan. Penerbit Bina Marga. Jakarta. Catatan: Tempat pengarang diganti instansi/penerbit atau lainnya yang bertanggung pada buku tersebut. 4. Majalah atau Jurnal Kilpatrick, A.E. and Vijayarangan, B. (1999). Test on High Strength Concrete Filled Steel Tubular Columns. ACI Structural Journal. Vol.96 No.2: Washington, D.C. Tjaronge, M.W. (2006). Potensi Porous Concrete sebagai Bahan Perkerasan Kaku dan Beton Hijau pada Daerah Pedestrian. Jurnal Teknisia. Vol.XI No.2: Yogyakarta. Vaza, H. dan Adekristi, A. (2008). Kerusakan Lantai Jembatan dan Metode Perbaikannya. Majalah Teknik Jalan & Transportasi. Thn.XXVII No.112: DPP HPJI. Jakarta. 5. Makalah ilmiah dalam prosiding pertemuan ilmiah Silvestre, N., Nagahama K., Camotim, D., and Batista. E. (2002). GBT-based Distortional Buckling Fomulae for Thin-walled Rack-Section Columns and Beams, Advances in Steel Structures (ICASS 02), Chan, S.L., Teng, J.G., and Chung, K.F. (editor), Elsevier, Hongkong, 9-11 Desember: (Vol.1). Witjaksono, A. dan Harmawan, B. (1997). Aplikasi Teknologi Pendeteksi Kendaraan di

82 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 74 Indonesia. Prosiding Konferensi Regional Teknik Jalan Ke-5 (KRTJ-5) Wilayah Tengah dan Wilayah Timur. Yogyakarta September: Internet a. Internet berupa karya individual Hitchcock, S., Carr, L., and Hall, W. (1996). The Calm Before the Storm.(Online). A Survey of STM Online Journals (http://journal.ecs.soton.ac.uk/survey.html. Diakses 12 Juni 1996). b. Internet berupa artikel dari jurnal Griffith, A.I. (1995). Coordinating Family and School: Mothering for Schooling. Education Policy Analysis Archives. (Online). Vol.3 No.1. (http://olam.ed.asu.edu/epaa/. Diakses 12 Februari 1997). c. Internet berupa pribadi Davis, A. (1996). Learning to Use Web AuthoringTools. kepada Alison Hunter Diterima 10 Juni d. Internet berupa e-book Hendrickson, C. (2003). Project Management for Construction: Fundamental Concepts for Owners, Engineers, Architects, and Builders. www version 2.1.

83 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 75 (http://www.ce.cmu/pmbook/13_ Quality_ Control_ and_ Safety_During _Construction.html. Diakses 27 Mei CD ROM Davis, J.M. and Jiang, C. (1998), Design for Distortional Buckling.Journal of Constructional Steel Research. Vol.46:1-3. (CD-ROM paper # 104). 8. Standar/manual American Society for Testing and Materials. (1989). Standard Methods of Testing Mechanical Fasteners in Wood. ASTM designation: D : Philadelpia, PA. Waterloo Maple Software. (2001). Maple V (release 7). University of Waterloo. Canada. 9. Skripsi/Tesis/Disertasi Schafer, B. (1977). Cold-formed Steel Behavior and Design: Analytical and Numerical Modelling of Elements and Members with Longitudinal Stiffeners. PhD Thesis. (Unpublished). Cornell University. Ithaca. New York, N.Y. Hardiyanti, R. dan Mellyawati, R. (1999). Karakteristik Parkir Stasiun Kereta Api Lempuyangan Yogyakarta. Tugas Akhir. (Tidak Diterbitkan). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

84 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII Laporan penelitian Kountur, W. (2006). Queueing Practises in Toll Booths of Cikampek. Penelitian:1-29. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta. 11. Artikel dalam Koran Nurcahyo, N. (2009). Langkah untuk Pendidikan Murah. Harian Jogja. 25 Agustus:18(kolom 1-4). Yogyakarta. 12. Audio Visual HIV+AIDS: The Facts and The Future (videocassette). (1995). Mosby-Year Book. St.Louis, MO. 13. Bahan yang akan dipublikasikan (In Press) Leshner, A.I. (1977). Molecular Mechanism of Cocaine Addiction. Medical Journal. (In Press). University of Ottawa. Ottawa. 4.6 Penjilidan Jumlah bagian utama Tugas Akhir diwajibkan minimum 40 halaman. Penyelesaian Tugas Akhir, sebelum diserahkan ke jurusan, diharuskan berbentuk hardcopy dan softcopy yang diselesaikan setelah ujian akhir (pendadaran) dilaksanakan. Yang dibuat hardcopy adalah

85 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 77 Laporan Tugas Akhir, sedangkan yang dibuat softcopy adalah Laporan Tugas Akhir dan Proposal Tugas Akhir. Hardcopy, yang diselesaikan dengan penjilidan, dibuat minimum dua rangkap dan diserahkan kepada perpustakaan 1 jilid dan mahasiswa yang bersangkutan 1 jilid.. Selanjutnya, softcopy diselesaikan dengan jalan perekaman kedalam compact disc (CD) secara lengkap berbentuk file PDF dan diberi sampul serta label yang memuat informasi tentang judul Tugas Akhir, nama dan nomer pokok mahasiswa, dan nama pembimbing (lihat Lampiran L-17). Didalam compact disc (CD) terdapat dua files yaitu Proposal Tugas Akhir dan Laporan Tugas Akhir. Baik hardcopy maupun softcopy harus dibuat dalam versi terakhir dan telah disetujui pembimbing. Bila diperlukan, penguji dapat meminta kopi TA (baik hardcopy maupun softcopy) dan mahasiswa wajib membuatkannya.

86 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 78

87 Pedoman Tugas Akhir Teknik Sipil FTSP UII 79 DAFTAR PUSTAKA Budiharso, T. (2009). Panduan Lengkap Penulisan Karya Ilmiah, Venus, Yogyakarta. Jurusan Teknik Sipil. (2005). Buku Pedoman Tugas Akhir dan Praktik Kerja. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta. Program Studi Teknik Sipil. (2009). Buku Panduan Akademik Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta. Sastrohamidjojo, H. (2010). Plagiasi: Tinjauan dari Sisi Etika dan Moral Akademik. Ceramah di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Sugono, D. (2009). Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar. PT Gramedia, Jakarta.

88 80 LAMPIRAN PROPOSAL TUGAS AKHIR

89 Lampiran P-1a: Format Halaman Sampul 81

90 Lampiran P-1b: Contoh Halaman Sampul 82

91 Lampiran P-2a: Format Halaman Judul 83

92 Lampiran P-2b: Contoh Halaman Judul 84

93 85 Lampiran P-3a: Format Halaman Persetujuan Satu Pembimbing

94 86 Lampiran P-3b: Contoh Halaman Persetujuan Satu Pembimbing

95 87 Lampiran P-3c: Format Halaman Persetujuan Dua Pembimbing

96 88 Lampiran P-3d: Contoh Halaman Persetujuan Dua Pembimbing

97 Lampiran P-4: Format dan Contoh Halaman Daftar Isi 89

98 Lampiran P-5: Format dan Contoh Halaman Daftar Tabel 90

99 Lampiran P-6: Format dan Contoh Halaman Daftar Gambar 91

100 Lampiran P-7: Format dan Contoh Halaman Daftar Lampiran 92

101 LAMPIRAN LAPORAN TUGAS AKHIR 93

102 Lampiran L-1a: Format Halaman Sampul TA 94

103 Lampiran L-1b: Contoh Halaman Sampul TA 95

104 Lampiran L-2: Format Punggung TA 96

105 Lampiran L-3: Format Halaman Judul TA 97

106 Lampiran L-4a: Format Halaman Pengesahan TA Satu Pembimbing 98

107 Lampiran L-4b: Contoh Halaman Pengesahan TA Satu Pembimbing 99

108 Lampiran L-4c: Format Halaman Pengesahan TA Dua Pembimbing 100

109 Lampiran L-4d: Contoh Halaman Pengesahan TA Dua Pembimbing 101

110 Lampiran L-5a: Format Halaman Persetujuan TA Satu Pembimbing 102

111 Lampiran L-5b: Contoh Halaman Persetujuan TA Satu Pembimbing 103

112 Lampiran L-5c: Contoh Halaman Persetujuan TA Dua Pembimbing 104

113 Lampiran L-5d: Contoh Halaman Persetujuan TA Dua Pembimbing 105

114 Lampiran L-6: Format Contoh Halaman Persembahan 106

115 Lampiran L-7a: Format dan Contoh Halaman Abstrak 107

116 Lampiran L-7b: Format dan Contoh Halaman Abstract 108

117 Lampiran L-8: Format dan Contoh Halaman Kata Pengantar 109

118 Lampiran L-9: Format dan Contoh Halaman Daftar Isi 110

119 Lampiran L-10: Format dan Contoh Halaman Daftar Tabel 111

120 Lampiran L-11: Format dan Contoh Halaman Daftar Gambar 112

121 Lampiran L-12: Format dan Contoh Halaman Daftar Lampiran 113

122 Lampiran L-13: Format dan Contoh Halaman Daftar Notasi 114

123 Lampiran L-14: Format Penulisan Bab/Subbab/Subsubbab 115

124 Lampiran L-15: Format Penulisan Subsubbab/Tabel 116

125 Lampiran L-16: Format Penulisan Tabel/Gambar 117

126 Lampiran L-17: Format Penulisan Halaman Daftar Pustaka 118

127 Lampiran L-18: Format Penulisan Lampiran 119

128 Lampiran L-19a: Contoh Lampiran Gambar Bersambung 120

129 Lampiran L-19b: Contoh Lampiran Gambar Bersambung 121

130 Lampiran L-19c: Contoh Lampiran Gambar Bersambung 122

131 Lampiran L-20a: Contoh Lampiran Tabel Bersambung 123

132 Lampiran L-20b: Contoh Lampiran Tabel Bersambung 124

133 Lampiran L-20c: Contoh Lampiran Tabel Bersambung 125

134 Lampiran L-21a: Format dan Contoh Label CD Satu pembimbing 126

135 127 Lampiran L-21b: Format dan Contoh Label CD Dua pembimbing

BAGAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI

BAGAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI BAGAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI Langkah 8 : Mahasiswa mendaftar Ujian Skripsi ke Panitia di Jurusan setelah skripsi disetujui oleh TPS W I S U D A Langkah 10 A : Mahasiswa mendapatkan YUDISIUM (nilai

Lebih terperinci

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA

LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA DI DESA LABAN KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO Disusun Oleh KELOMPOK 87 Periode Maret 2011/2012 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO 2012 i TATA TULIS LAPORAN

Lebih terperinci

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR

BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR BAGIAN II DESKRIPSI KOMPONEN PROPOSAL SKRIPSI ATAU TUGAS AKHIR Proposal penelitian untuk menyusun skripsi atau tugas akhir terdiri atas komponen yang sama. Perbedaan di antara keduanya terletak pada kadar

Lebih terperinci

Tata Tulis Jurnal. Andre Stafiyan, S.Kom STIKOM Bali 2012

Tata Tulis Jurnal. Andre Stafiyan, S.Kom STIKOM Bali 2012 Tata Tulis Jurnal Andre Stafiyan, S.Kom STIKOM Bali 2012 Naskah jurnal setidak-tidaknya memuat: Judul Jurnal Nama penulis Abstrak Pendahuluan Pembahasan penelitian Kesimpulan dan saran. Daftar pustaka

Lebih terperinci

Panduan Penyusunan Tugas Akhir

Panduan Penyusunan Tugas Akhir Panduan Penyusunan Tugas Akhir Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika UNIVERSITAS NASIONAL PENGANTAR Tugas Akhir (TA) adalah karya ilmiah yang disusun menurut kaidah keilmuan dan ditulis berdasarkan

Lebih terperinci

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3

UNIVERSITAS SEBELAS MARET PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INFORMATIKA PELAKSANAAN TUGAS AKHIR. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Hal. 1 dari 3 I. TUJUAN Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Tugas Akhir (TA) di D3 Teknik Informatika. II. DASAR PENETAPAN Aturan pengajuan proposal TA mahasiswa pada Program D3 Teknik Informatika dibuat berdasarkan:

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA NYATA

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA NYATA PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA NYATA 1. KETENTUAN UMUM 1. P r a k t e k K e r j a N y a t a ( P K N ) a d a l a h p r o g r a m p r a k t e k k e r j a d i perusahaan/industri/instansi sebagai beban

Lebih terperinci

KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN

KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN KERANGKA ISI LAPORAN PENELITIAN 1) JUDUL, Pernyataan mengenai maksud penulisan laporan penelitian 2) Nama dan tim peneliti 3) KATA PENGANTAR 4) ABSTRAK 5) DAFTAR ISI 6) DAFTAR TABEL 7) DAFTAR GAMBAR 8)

Lebih terperinci

PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS DOSEN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS DOSEN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS DOSEN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN PERPUSTAKAAN JOHANNES OENTORO UNIVERSITAS PELITA HARAPAN KARAWACI 2009 KATA PENGANTAR Sebagai salah satu persyaratan dalam kenaikan jenjang

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir :

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir : PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN KKNM PPMD INTEGRATIF Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan Laporan Akhir : I. Ketentuan Umum Penulisan Laporan Akhir PPMD Integratif a.

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI WIDYAISWARA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA JAKARTA 2008 PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI

Lebih terperinci

PANDUAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SURABAYA

PANDUAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SURABAYA PANDUAN TUGAS AKHIR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SURABAYA Tugas Akhir adalah karya ilmiah yang disusun atas dasar penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni pada jenjang

Lebih terperinci

TAHAP-TAHAP PENELITIAN

TAHAP-TAHAP PENELITIAN TAHAP-TAHAP PENELITIAN Tiga tahap utama penelitian yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap penulisan laporan. A. TAHAP PERENCANAAN 1. Pemilihan masalah, dengan kriteria: Merupakan tajuk penting,

Lebih terperinci

PERSYARATAN WISUDA PROGRAM MAGISTER

PERSYARATAN WISUDA PROGRAM MAGISTER PERSYARATAN WISUDA PROGRAM MAGISTER Calon wisudawan diharapkan mendaftar paling lambat 3 minggu sebelum pelaksanaan wisuda. Syarat-syarat yang harus diperhatikan : Telah dinyatakan lulus dalam yudisium,

Lebih terperinci

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA PANDUAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH STATISTICS IN ACTION 2015 IKATAN KELUARGA STATISTIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA A. Deskripsi Kegiatan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah 2015 (LKTI),

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA NASIONAL PAKUAN EDUCATION, ART, CULTURE AND ENVIRONMENT FESTIVAL

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA NASIONAL PAKUAN EDUCATION, ART, CULTURE AND ENVIRONMENT FESTIVAL PAKUAN EDUCATION, ART, CULTURE AND ENVIRONMENT FESTIVAL Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa dilaksanakan tingkat nasional. Kegiatan ini merupakan seruan bagi mahasiswa se-indonesia agar menuangkan buah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kuliah yang setara dengan 6 (enam) sks.

BAB I PENDAHULUAN. kuliah yang setara dengan 6 (enam) sks. 1 BAB I PENDAHULUAN Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Indonesia Maju (STIKOM-IMA), pada akhir masa studi diwajibkan untuk menulis tugas akhir berupa Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan skripsi sebagai

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 2015 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG TAHUN 201 PEDOMAN TEKNIS PENULISAN BUKU AJAR BAGI DOSEN TAHUN 201 A. Latar Belakang Permendikbud Nomor

Lebih terperinci

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PETUNJUK LOMBA KARYA TULIS ILMIAH Syarat dan Ketentuan Lomba 1. Karya tulis adalah hasil penelitian yang telah dilakukan (bukan kajian pustaka ataupun usulan penelitian) 2. Karya tulis adalah hasil pemikiran

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM INSTITUTE OF ISLAMIC STUDIES DR. KHEZ. MUTTAQIEN

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM INSTITUTE OF ISLAMIC STUDIES DR. KHEZ. MUTTAQIEN STAI SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM INSTITUTE OF ISLAMIC STUDIES DR. KHEZ. MUTTAQIEN Jalan Baru Maracang No. 35 Purwakarta - Website www.staimuttaqien.ac.id CEKLIST KELENGKAPAN SYARAT SEMINAR PROPOSAL PENELITIAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian...

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian... ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai derajat tingkah laku prososial pada remaja usia 13-15 tahun dalam masyarakat Kasepuhan kawasan Gunung Halimun Jawa Barat. Sesuai dengan

Lebih terperinci

FORMAT KULIT MUKA USULAN KARYA TULIS ILMIAH (kertas cover buffalo, warna biru muda, soft cover, ukuran A-4, tanpa cover plastik) PROGRAM LKTI

FORMAT KULIT MUKA USULAN KARYA TULIS ILMIAH (kertas cover buffalo, warna biru muda, soft cover, ukuran A-4, tanpa cover plastik) PROGRAM LKTI PANDUAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH FORMAT KULIT MUKA USULAN KARYA TULIS ILMIAH (kertas cover buffalo, warna biru muda, soft cover, ukuran A-4, tanpa cover plastik) PROGRAM LKTI Logo Sekolah JUDUL (MAKS

Lebih terperinci

BAB I UJIAN DAN PENILAIAN

BAB I UJIAN DAN PENILAIAN BAB I UJIAN DAN PENILAIAN Ujian Mata Kuliah terdiri dari Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. 1.1. TUJUAN UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi PENGARUH PROMOSI DAN CITRA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI TERHADAP MINAT MASUK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA FKIP AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2012 SKRIPSI

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN LOMBA PRODUK MAHASISWA FARMASI INDONESIA (LPMFI) PIMFI 2015 UNIVERSITAS PADJADJARAN

BUKU PANDUAN LOMBA PRODUK MAHASISWA FARMASI INDONESIA (LPMFI) PIMFI 2015 UNIVERSITAS PADJADJARAN BUKU PANDUAN (LPMFI) PIMFI 2015 I. Latar belakang Banyak masalah kesehatan yang timbul di masyarakat yang tidak kita sadari bahwa masalah tersebut sangat erat kaitannya dengan dunia kefarmasian. Oleh karena

Lebih terperinci

stekom A. Judul Proposal

stekom A. Judul Proposal A. Judul Proposal Judul hendaknya dibuat singkat tetapi cukup jelas yang menggambarkan thema pokok. Judul sebaiknya tidak melebihi dari 14 kata. B. Latar Belakang Setiap penelitian yang dilakukan untuk

Lebih terperinci

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA

BAB 4 PENELITIAN TIM PASCASARJANA BAB 4 4.1 Pendahuluan Salah satu sebab dari minimnya jumlah publikasi artikel di Indonesia adalah kurang tingginya produktivitas karya ilmiah di tingkat pendidikan pascasarjana. Upaya untuk meningkatkan

Lebih terperinci

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH PEDOMAN UMUM PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH Oleh : Pramudi Utomo A. Pengertian Mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, baik akademik

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimental, yang bertujuan untuk meneliti pengaruh dari suatu perlakuan tertentu terhadap gejala suatu kelompok

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masyhuri

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masyhuri BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Berdasarkan pada permasalahan yang diteliti, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masyhuri

Lebih terperinci

PEDOMAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE JAWA TIMUR TEMA SENTRAL:

PEDOMAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE JAWA TIMUR TEMA SENTRAL: PEDOMAN PENULISAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE JAWA TIMUR TEMA SENTRAL: PENGEMBANGAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS

MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG 2012 MANUAL PROSEDUR PROSES PENYUSUNAN KRS DAN PRS Kode Dokumen : SOP-FT-TE-002 Revisi : 00 Tanggal : 12

Lebih terperinci

Skripsi. Ekonomi. Fakultas. Disusun oleh: NPM : 10 03

Skripsi. Ekonomi. Fakultas. Disusun oleh: NPM : 10 03 PENGARUH ORIENTASI PEMBELIAN, KEPERCAYAAN, DAN PENGALAMAN PEMBELIAN ONLINE TERHADAP NIAT BELI ONLINE Skripsi Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjanaa Ekonomi (S1) Pada Program Studi

Lebih terperinci

IDENTITAS MATA KULIAH

IDENTITAS MATA KULIAH IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Sosial Kode Mata Kuliah : KPM398/3(2-2)5 Status Mata Kuliah : Wajib Prasyarat : Berfikir dan Menulis Ilmiah (KPM200) dan Metode Statistika

Lebih terperinci

Topik 4 Menyusun Laporan Penelitian Tindakan Kelas dalam bentuk Makalah dan Artikel Jurnal

Topik 4 Menyusun Laporan Penelitian Tindakan Kelas dalam bentuk Makalah dan Artikel Jurnal Topik 4 Menyusun Laporan Penelitian Tindakan Kelas dalam bentuk Makalah dan Artikel Jurnal DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT

Lebih terperinci

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU

STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI RONGGOLAWE CEPU Kode/No.: STD/SPMI/ K.01 Tanggal: STANDAR SPMI Revisi :0 Halaman : 1 dari 5 STANDAR PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STTR CEPU PROSES PENANGGUNGJAWAB

Lebih terperinci

BAB I P E N D A H U L U A N. A.Latar Belakang. Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan akademik fakultas

BAB I P E N D A H U L U A N. A.Latar Belakang. Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan akademik fakultas BAB I P E N D A H U L U A N A.Latar Belakang Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan akademik fakultas kedokteran Universitas Haluoleo bahwa untuk memenuhi persyaratan dalam meraih gelar sarjana

Lebih terperinci

PETUNJUK TEHNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE KABUPATEN SUMBAWA

PETUNJUK TEHNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE KABUPATEN SUMBAWA PETUNJUK TEHNIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SE KABUPATEN SUMBAWA TEMA SENTRAL: PROGRAM /UPAYA PENGENDALIAN KERUSAKAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN

Lebih terperinci

NEGERI PASIR BANYUMAS SKRIPSI

NEGERI PASIR BANYUMAS SKRIPSI PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASARR NEGERI PASIR WETANN BANYUMAS SKRIPSI Diajukan

Lebih terperinci

MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA

MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA MODUL PANDUAN Lomba Karya Tulis Ilmiah SMA/SMK Sederajat INDONESIA DALAM DUNIA ELEKTRONIKA Latar Belakang Dalam era globalisasi saat ini begitu banyak perubahan baik dalam kalangan masyarakat umum ataupun

Lebih terperinci

Penulisan Tesis Bab I & II. Frida Chairunisa

Penulisan Tesis Bab I & II. Frida Chairunisa Penulisan Tesis Bab I & II Frida Chairunisa Peta Wisata Tesis Pintu gerbang penelitian tesis Bab I Pendahuluan Bab III Metodologi Penelitian Bab V Kesimpulan dan Saran Magister Peneliti Bab II Tinjauan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan seorang peneliti harus memahami metodologi penelitian yang merupakan

Lebih terperinci

SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5. Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015

SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5. Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015 SELAMAT DATANG PESERTA JAMAL BERBAGI 5 Hotel Swiss Bellinn, Malang 15 Juni 2015 PENGANTAR Urgensi JAMAL BERBAGI 5 Dengan terakreditasinya Jurnal Akuntansi Multiparadigma, tuntutan akan kualitas menjadi

Lebih terperinci

KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI SALAH SATU KARYA PENGEMBANGAN PROFESI GURU Oleh : Dra. Umi Chotimah, M. Pd

KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI SALAH SATU KARYA PENGEMBANGAN PROFESI GURU Oleh : Dra. Umi Chotimah, M. Pd KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI SALAH SATU KARYA PENGEMBANGAN PROFESI GURU Oleh : Dra. Umi Chotimah, M. Pd 1. Pendahuluan Profesionalisme merupakan tuntutan yang saat ini dituntut bagi seorang guru, tidak hanya

Lebih terperinci

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR i UCAPAN TERIMA KASIH ii DAFTAR ISI iv DAFTAR TABEL vii DAFTAR GAMBAR ix BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

Lebih terperinci

PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR

PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR PANDUAN HIBAH RISET PERCEPATAN GURU BESAR Oleh: Tim LPPM UNSOED UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2011 KATA PENGANTAR Buku Panduan Program Hibah Riset Percepatan Guru Besar ini merupakan program

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PRODUK HUKUM DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM

Lebih terperinci

PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013

PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013 PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013 SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai

Lebih terperinci

Tahap-Tahap Penelitian Eksperimental. Semester genap

Tahap-Tahap Penelitian Eksperimental. Semester genap Tahap-Tahap Penelitian Eksperimental Semester genap Pendahuluan Penelitian eksperimental merupakan suatu metode penelitian yang meliputi delapan tahap, yaitu: 1. Memilih ide atau topik penelitian 2. Merumuskan

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SE KARISIDENAN SURAKARTA STMIK DUTA BANGSA

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SE KARISIDENAN SURAKARTA STMIK DUTA BANGSA LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SE KARISIDENAN SURAKARTA STMIK DUTA BANGSA A. Tema Green IT Mengeksplorasi berbagai cara inovatif untuk menerapkan teknologi yang mampu mengurangi konsumsi energi B. Persyaratan

Lebih terperinci

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KONKRET PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN BANJARANYAR SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KONKRET PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN BANJARANYAR SKRIPSI PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KONKRET PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN BANJARANYAR SKRIPSI Diajukan kepada Fakulltas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS INOVATIF MAHASISWA

LOMBA KARYA TULIS INOVATIF MAHASISWA PANDUAN PROGRAM LOMBA KARYA KARYA TULIS INOVATIF TULIS LOMBA KARYA TULIS INOVATIF MAHASISWA PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jl.

Lebih terperinci

BAB I PEDOMAN PROPOSAL TUGAS AKHIR

BAB I PEDOMAN PROPOSAL TUGAS AKHIR BAB I PEDOMAN PROPOSAL TUGAS AKHIR 1.1 Umum Proposal tugas akhir merupakan suatu tulisan yang harus dipersiapkan sebagai syarat untuk dapat melakukan kegiatan dan penyusunan laporan Tugas Akhir (TA). Proposal

Lebih terperinci

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013

BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PROGRAM PASCASARJANA BORANG PENILAIAN NASKAH DISERTASI PPSUB-2013 Nama Mahasiswa NIM Judul Disertasi :. : / PRODI: :. BAGIAN AWAL DISERTASI 1

Lebih terperinci

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH-MAHASISWA (LKTIM) SE-JAWA-BALI 2014 LEMBAGA PENGEMBANGAN PENALARAN DAN PENELITIAN MAHASISWA EKONOMI (LP3ME) FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG PETUNJUK

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG PAKAIAN DINAS HARIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN

Lebih terperinci

JAKARTAA SKRIPSI 207.612.024

JAKARTAA SKRIPSI 207.612.024 UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTAA PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP HUMAN RELATIONS KARYAWAN KANTOR WALIKOTA TANGERANG SELATAN SKRIPSI Diajukan sebagai Salah Satu Syarat dalam

Lebih terperinci

Suku Banyak. A. Pengertian Suku Banyak B. Menentukan Nilai Suku Banyak C. Pembagian Suku Banyak D. Teorema Sisa E. Teorema Faktor

Suku Banyak. A. Pengertian Suku Banyak B. Menentukan Nilai Suku Banyak C. Pembagian Suku Banyak D. Teorema Sisa E. Teorema Faktor Bab 5 Sumber: www.in.gr Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu menggunakan konsep, sifat, dan aturan fungsi komposisi dalam pemecahan masalah; menggunakan konsep, sifat, dan aturan fungsi invers

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian yang akan dilaksanakan, jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus. Penelitian

Lebih terperinci

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI

E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI E. HIBAH PENELITIAN KERJA SAMA ANTARPERGURUAN TINGGI 1. Umum Melalui berbagai program pembinaan penelitian yang telah dilaksanakan oleh Ditjen Dikti (Depdiknas) dan Kementerian Negara Riset dan Teknologi,

Lebih terperinci

Panduan Lomba Karya Tulis Ilmiah LITBANG BAPPEDA KOTA JAMBI 2015

Panduan Lomba Karya Tulis Ilmiah LITBANG BAPPEDA KOTA JAMBI 2015 Panduan Lomba Karya Tulis Ilmiah LITBANG BAPPEDA KOTA JAMBI 2015 Deskripsi: Sampah merupakan permasalahan yang dihadapi hampir disetiap kota. Kota Jambi sendiri dengan penduduk 681.682 orang menghasilkan

Lebih terperinci

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci

NDUAN PROGRAM KA TIF MAHASISWA RGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH IX OLEH: TIM PENYUSUN

NDUAN PROGRAM KA TIF MAHASISWA RGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH IX OLEH: TIM PENYUSUN PAN NDUAN PROGRAM KA ARYA TULIS INOVATIF LOMBA A KARYA TULIS INOVAT TIF MAHASISWA PERGURU RGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH IX OLEH: TIM PENYUSUN UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KOPERTIS

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI)

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI) PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG (REVISI) LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA M,ASYARAKAT UNIVERSITAS LAMPUNG 2008 PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 1. Umum Program pengabdian kepada masyarakat

Lebih terperinci

PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL UNIT KEGIATAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2012

PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL UNIT KEGIATAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2012 PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL UNIT KEGIATAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2012 I. PENDAHULUAN Unit Kegiatan Ilmiah Mahasiswa merupakan suatu wadah bagi

Lebih terperinci

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA BAB 3 I. PROSEDUR PELAYANAN 3.1 Registrasi Mahasiswa Baru BARU Membayar di Bank BNI/Bank Jatim/ Keuangan UMM dengan Menunjukkan Kartu Test RUANG FOTO CETAK KARTU ASLI Syarat Menyerahkan Blangko Validasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan.

BAB III METODE PENELITIAN. data yang ada dalam ini adalah upaya guru PAI dalam pengembangan. data untuk memberi gambaran penyajian laporan. 52 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul yang peneliti angkat, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, fenomenologis dan berbentuk diskriptif.

Lebih terperinci

Panduan Kerja Praktek

Panduan Kerja Praktek Panduan Kerja Praktek FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG DAFTAR ISI PANDUAN KERJA PRAKTEK 1. Pendahuluan 2. Pembimbing 3. 4. Panduan Pelaksanaan Kerja Praktek 5. Format Penulisan

Lebih terperinci

UJI COBA MODEL (VALIDASI)

UJI COBA MODEL (VALIDASI) UJI COBA MODEL (VALIDASI) Yaya Jakaria PUSAT PENELITIAN KEBIJAKAN DAN INOVASI PENDIDIKAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL JAKARTA 2009 Uji Coba Model atau Produk Uji coba

Lebih terperinci

Daftar Isi. Panduan Pengisian Formulir Aplikasi Sertifikasi Insinyur Profesional PII Halaman 1 dari 18

Daftar Isi. Panduan Pengisian Formulir Aplikasi Sertifikasi Insinyur Profesional PII Halaman 1 dari 18 Daftar Isi 1. Pendahuluan... 2 1.1. Bentuk dan Isi... 2 1.2. Biodata... 2 1.3. Kelengkapan... 2 1.4. Yang dapat mengajukan Aplikasi Insinyur Profesional... 3 1.5. Prasyarat... 3 1.6. Bahasa Pengisian FAIP...

Lebih terperinci

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri

SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri SOP Penulisan Skripsi/Penelitian Mandiri Jurusan : Manajemen A. Dasar Pemikiran Visi program studi Manajemen adalah Menjadi Program Studi Yang Unggul Di Bidang Manajemen Bisnis, diwujudkan dalam bentuk

Lebih terperinci

BAGI PENYULUH PERTANIAN

BAGI PENYULUH PERTANIAN PANDUAN LOMBA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI PENYULUH PERTANIAN DALAM MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN NASIONAL PUSAT PENYULUHAN PERTANIAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN

Lebih terperinci

Menulis Makalah Yang Baik:

Menulis Makalah Yang Baik: Menulis Makalah Yang Baik: 1. Memilih topik, ide Teman saya Peter Turney memiliki bagian kunci dari saran: menjadi ambisius. Bayangkan setiap kertas baru Anda menulis sebagai referensi berlangsung selama

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA

PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA PEDOMAN PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM DIPLOMA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN 2013 KATA PENGANTAR Pemilihan

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. bulan, sejak bulan Oktober 2007 sampai dengan bulan April 2008. Tabel 1 Jadwal Penelitian Tahapan

METODE PENELITIAN. bulan, sejak bulan Oktober 2007 sampai dengan bulan April 2008. Tabel 1 Jadwal Penelitian Tahapan 14 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SMK Negeri 1 Ngawen Kabupaten Gunungkidul.. Waktu Penelitian Aktivitas penelitian

Lebih terperinci

l. Latar belakang masalah \

l. Latar belakang masalah \ DEPARTEMEN PENDIDIKAhI NASIONAL UNIYERSITAS BENGKULU FKIP - PROGRAM PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN Il. Raya Kandang Limun Telp/Fax (0736) 341022 Benglolu 38371A 810 Nomor Lampiran

Lebih terperinci

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA TAHUN 2015

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA TAHUN 2015 INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA TAHUN 2015 LANDASAN HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi 2. Peraturan Pemerintah Republik

Lebih terperinci

TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN. 2. Bersedia menghadiri rangkaian acara ICN 2015 pada tanggal 28-30 Mei 2015.

TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN. 2. Bersedia menghadiri rangkaian acara ICN 2015 pada tanggal 28-30 Mei 2015. Syarat Pendaftaran TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN 1. Merupakan mahasiswa/i aktif S1/D3/sederajat dari perguruan tinggi negeri/swasta di seluruh Indonesia hingga acara ICN 2015 berakhir (28-30 Mei 2015)

Lebih terperinci

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH ANTAR MAHASISWA SE SULAWESI SELATAN DAN BARAT A. PERSYARATAN PESERTA LKTI

LOMBA KARYA TULIS ILMIAH ANTAR MAHASISWA SE SULAWESI SELATAN DAN BARAT A. PERSYARATAN PESERTA LKTI LOMBA KARYA TULIS ILMIAH ANTAR MAHASISWA SE SULAWESI SELATAN DAN BARAT A. PERSYARATAN PESERTA LKTI 1. Peserta LKTI adalah mahasiswa yang sedang aktif mengikuti program pendidikan S1 yang dibuktikan dengan

Lebih terperinci

D.2. Penelitian Pengembangan Sistem...11 D.3. Penelitian Literatur atau Kajian Teori...12 Bab IV. Pedoman Penulisan...13 A. Ketentuan umum penulisan

D.2. Penelitian Pengembangan Sistem...11 D.3. Penelitian Literatur atau Kajian Teori...12 Bab IV. Pedoman Penulisan...13 A. Ketentuan umum penulisan Daftar Isi Bab I. Pendahuluan...1 A. Program Diploma...1 B. Program Sarjana...1 C. Program Magister...1 D. Program Doktor...1 Bab II. Sistematika Usulan Penelitian...3 A. Bagian Awal...3 A.1. Sampul luar...3

Lebih terperinci

Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 21

Peraturan Akademik ITS Tahun 2009 21 BAB VII EVALUASI MASA STUDI Bagian Pertama PROGRAM DIPLOMA TIGA Pasal 20 (1) Masa studi paling lama untuk mahasiswa program D III adalah 10 semester. (2) Evaluasi masa studi mahasiswa program D III dilakukan

Lebih terperinci

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd

TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd TEKNIK MENYUSUN SKRIPSI YANG BEBAS PLAGIAT *Salam, M.Pd A. Pendahuluan Ketika seorang mahasiswa sudah masuk pada semester VII, terasa ada beban yang mulai menyelimuti pikirannya. Pikiran itu mengarah pada

Lebih terperinci

FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL (FAIP) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII

FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL (FAIP) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL (FAIP) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII FORMULIR APLIKASI INSINYUR PROFESIONAL I.1 U m u m Nama Lengkap Tempat & Tanggal Lahir No. KTA Badan Kejuruan Alamat

Lebih terperinci

Pengendalian Proses Perkuliahan Strata - 1

Pengendalian Proses Perkuliahan Strata - 1 FM-UII-AM-FSM-08/RO PROSEDUR SISTEM MUTU Pengendalian Proses Perkuliahan Strata - 1 FAKULTAS. Kode Dokumen : PM-UII-09 Versi / Revisi : 1/0 Tanggal Berlaku : 28 Februari 2000 Disahkan oleh, Diperiksa oleh,

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERASITAS HALU OLEO

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERASITAS HALU OLEO STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERASITAS HALU OLEO DOKUMEN LEVEL KODE STANDAR OPERATING PROCEDURE JUDUL:KEGIATAN KEMAHASISWAAN TANGGAL DIKELUARKAN AREA NO REVISI : 00 TUJUAN 1.

Lebih terperinci

PEDOMAN TUGAS AKHIR BAB I TUGAS AKHIR

PEDOMAN TUGAS AKHIR BAB I TUGAS AKHIR A. Latar Belakang PEDOMAN TUGAS AKHIR BAB I TUGAS AKHIR Mekatronika pada Program Studi DIII Mekatronika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta mempunyai empat pilar disiplin ilmu pendukung yaitu: Mekanik,

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN SISWA KELAS V SD SE-GUGUS II KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012

HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN SISWA KELAS V SD SE-GUGUS II KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012 HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN SISWA KELAS V SD SE-GUGUS II KECAMATAN GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas

Lebih terperinci

Buku Pedoman Penulisan Karya Tulis

Buku Pedoman Penulisan Karya Tulis 0 i PEDOMAN PENULISAN HASIL PENELITIAN SMA NEGERI 3 DENPASAR Naskah Pedoman Penulisan Hasil Penelitian SMA Negeri 3 Denpasar, Edisi 2013 Editor Tim Pembimbing Tugas Akhir SMA Negeri 3 Denpasar PEMERINTAH

Lebih terperinci

PANDUAN TUGAS AKHIR FAKULTAS TEKNIK

PANDUAN TUGAS AKHIR FAKULTAS TEKNIK PANDUAN TUGAS AKHIR FAKULTAS TEKNIK Program Studi Teknik Informatika (D3) Program Studi Mesin Otomotif (D3) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG 2013 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penyusunan Tugas Akhir

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI TAHUN 2015 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM HIBAH PENULISAN BUKU TEKS PERGURUAN TINGGI Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel 3.1.1 Definisi Konseptual Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan kinerja organisasi

Lebih terperinci

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh:

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN INQUIRY DAN DISCOVERY BERBANTUAN ALAT PERAGA JARING- JARING BALOK DAN KUBUS TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV MI AL KHOIRIYYAH 2 SEMARANG SEMESTER GENAP TAHUN

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN AKADEMI ANALIS KESEHATAN MALANG (AAKMAL) 2015

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN AKADEMI ANALIS KESEHATAN MALANG (AAKMAL) 2015 2015 BUKU PEDOMAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH TAHUN AKADEMIK 2014/2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN AKADEMI ANALIS KESEHATAN MALANG (AAKMAL) 2015 D i p l o m a 3 A n a l i s K e s e h a t a n

Lebih terperinci

Written by Winarno Monday, 17 December 2012 00:00 - Last Updated Monday, 24 December 2012 03:07

Written by Winarno Monday, 17 December 2012 00:00 - Last Updated Monday, 24 December 2012 03:07 Skripsi... Oh... Skripsi... Skripsi merupakan tugas akhir perkuliahan yang terkadang menjadi momok bagi sebagian mahasiswa. karena skripsi inilah yang membuat seseorang terkadang menjadi mahasiswa abadi

Lebih terperinci

STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MENGHADAPI ASEAN COMMUNITY 2015 merupakan salah satu event kompetisi

STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MENGHADAPI ASEAN COMMUNITY 2015 merupakan salah satu event kompetisi PENJELASAN UMUM LOMBA KARYA TULIS ILMIAH NASIONAL UKMPR UNSOED THE 3 rd SOEDIRMAN SCIENCE COMPETITION (SSC) 2014 A. Definisi Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional dengan tema STRATEGI PENINGKATAN

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN METODE BERMAIN KARTU PADA SISWA KELAS III MI DADAPAYAM II KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN Teknologi Mahasiswa RANCANG BANGUN BANGUN

RANCANG BANGUN Teknologi Mahasiswa RANCANG BANGUN BANGUN PANDUAN PROGRAM RANCANG BANGUN BANGUN TEKNOLOGI RANCANG BANGUN Teknologi Mahasiswa PERGURUAN TINGGI PROVINSI JAWA TENGAH OLEH: TIM PENYUSUN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jl. Pemuda No.

Lebih terperinci

FUNGSI TEORI DALAM PENELITIAN

FUNGSI TEORI DALAM PENELITIAN TEORI Teori a set of interrelated constructs (variables), definitions and propositions that present a systematic view of phenomena by specifying relations among variables, with the purpose of explaining

Lebih terperinci