Panduan Pelaksanaan TAHUN 2018

dokumen-dokumen yang mirip
KATA SAMBUTAN. Direktur Jenderal,, Kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi, ttd. Patdono Suwignjo NIP

Update januari 2018 din

SOSIALISASI PROGRAM BEASISWA RETOOLING KOMPTENSI VOKASI DOSEN PENDIDIKAN TINGGI VOKASI & SERTIFIKASI KOMPETENSI MAHASISWA BIDIKMISI

BEASISWA PASTI Beasiswa Pascasarjana untuk Tenaga Kependidikan Berprestasi

KATA SAMBUTAN. Program Beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi 2

- 2 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA,

PEDOMAN BEASISWA PENINGKATAN KUALITAS PUBLIKASI INTERNASIONAL MAHASISWA PMDSU BATCH II TAHUN ANGGARAN 2017

Pedoman Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik 2017 I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG.

A. LATAR BELAKANG Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan memiliki peran yang sangat besar dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM)

PANDUAN PKPI PMDSU DIREKTORAT KUALIFIKASI SDM DITJEN SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI

PEDOMAN BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

Pedoman Beasiswa PasTi

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

Panduan Penyelenggaraan Program Kerja Sama Pendidikan Tinggi

DAFTAR ISI Halaman A. Latar Belakang... 1 B. Tujuan Program Magang... 2 C. Uraian Program... 2 D. Tatacara Pelamaran Dan Pengalokasian Peserta...

Pendirian, Perubahan Bentuk, dan Pembukaan Program Studi Perguruan Tinggi Swasta

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG

PANDUAN. Hibah Pertukaran Mahasiswa PGSD melalui SPADA Indonesia. Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan

UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2016

Kembali Dibuka! Siapkan Diri Anda untuk Meraih

DRAFT PETUNJUK TEKNIS

2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Industri adalah seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang mengolah b

Pembukaan dan Perubahan Program Studi di Luar Kampus Utama Perguruan Tinggi

PANDUAN PENDAFTARAN DAN SELEKSI MAHASISWA

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS NOMOR KEP.57/LATTAS/IV/2014 TENTANG

KATA PENGANTAR. Jakarta, Maret 2017 Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Intan Ahmad. ~ i ~

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Oleh Prof.Dr.Bernadette Waluyo,SH., MH.,CN

KATA PENGANTAR. Jakarta, April 2018 Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan TTD. Intan Ahmad. ~ i ~

Wassalamu alaikum wr. wb.

PEDOMAN TEKNIS BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) TAHUN 2018

- 1 - PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2015 TENTANG PEMBANGUNAN SUMBER DAYA INDUSTRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA,

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

Lampiran Pengumuman Rektor tentang Peogram Beasiswa Doktoral Proyek IDB tahap II

WALIKOTA PADANG PERATURAN WALIKOTA PADANG NOMOR 29 TAHUN 2013 TENTANG

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

PANDUAN PROGRAM HIBAH REVITALISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN SELEKSI TAHAP II

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2015 TENTANG PEMBANGUNAN SUMBER DAYA INDUSTRI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PEDOMAN BEASISWA KUALIFIKASI S2 GURU PAI CALON PENGAWAS

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM MAGANG

2015, No Keputusan Presiden Nomor 121/P Tahun 2014 Mengenai Pembentukan Kementerian dan Pengangkatan Menteri Kabinet Kerja Periode

KATA SAMBUTAN Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2014

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36/Permentan/SM.200/6/2015 TENTANG

Nama :... Jenis Kelamin :... Tempat, tgl lahir :... Alamat Madrasah :... :...

PERSYARATAN DAN PROSEDUR PENYESUAIAN PERUBAHAN BADAN PENYELENGGARA PERGURUAN TINGGI SWASTA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK 2013

DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN KERJA SAMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2015

A. Pendahuluan. 1. Latar Belakang

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

-1- DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA REPUBLIK INDONESIA,

2018, No Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lemb

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 013/SK/R/UI/2006 TENTANG PENATAAN PENYELENGGARAAN PROGRAM EKSTENSI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS INDONESIA

2016, No Nomor 157 tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2007 tentang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa P

PANDUAN PESERTA SELEKSI PROGRAM PROFESI DAN PASCASARJANA

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 41/KEP-BPSDMKP/2014 TENTANG

PEDOMAN BNSP PENGELOLAAN KONSORSIUM LSP TLRT UNTUK PELAKSANAAN SERTIFIKASI KOMPETENSI DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM ON LINE

SHORT TERM TRAINING (STT) LUAR NEGERI TENAGA KEPENDIDIKAN

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PENDIDIKAN BAGI MAHASISWA MISKIN UNTUK PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM SWASTA (PTKIS) TAHUN 2015

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Oleh Prof.Dr.Johannes Gunawan,SH.,LL.M

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2009 TENTANG BEASISWA UNGGULAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Pedoman Beasiswa PasTi

Sosialisasi Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Peubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta

PEDOMAN BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) DAN BANTUAN BELAJAR MAHASISWA (BBM)

PERMENDIKNAS NOMOR 48 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR BAGI PNS DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL (terdiri atas 17 bab,

Untitled document. Undang-Undang:

PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA,

PANDUAN PROGRAM HIBAH REVITALISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN UNTUK PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI SARJANA PENDIDIKAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 45/Permentan/OT.140/4/2013 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI PROFESI PENYULUH PERTANIAN

KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK

Dengan ini mengajukan permohonan rekomendasi untuk memperoleh Beasiswa Afirmasi Tahun anggaran 2015 kategori : DOSEN

Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (PERMATA) Kopertis Wilayah VII Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA TUGAS BELAJAR DAN IZIN BELAJAR PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN DALAM NEGERI

PEDOMAN UMUM BEASISWA DAN BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK

PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 03 TAHUN 2015 TENTANG SERTIFIKASI PEKERJA SOSIAL PROFESIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Pembukaan Program Studi Program Profesi Insinyur

PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 48 TAHUN 2012 TENTANG

PEDOMAN PENYELENGGARAAN SERTIFIKASI PROFESI PENYULUH PERTANIAN BAB I PENDAHULUAN

Jakarta, Januari 2016 Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Hamid Muhammad, Ph.D. NIP iii

Badan Nasional Sertifikasi Profesi. ==================================== Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi Cabang (LSP Cabang)

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambaha

PENGUMUMAN B. JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA

FASILITASI BEASISWA BAGI PENGGERAK KOPERASI JENJANG STRATA DUA (S-2) DAN STRATA TIGA (S-3)

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA 37/M-IND/PER/6/2006 TENTANG PENGEMBANGAN JASA KONSULTANSI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM)

Transkripsi:

Panduan Pelaksanaan BEASISWA SERTIFIKASI KOMPETENSI MAHASISWA BIDIKMISI PENDIDIKAN TINGGI VOKASI TAHUN 2018 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PERGURUAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI 1

KATA SAMBUTAN Dalam berbagai kesempatan Presiden Republik Indonesia menjelaskan salah satu pilar pengembangan sumber daya manusia adalah Pengembangan SDM berbasis vokasi. Hal ini sangat strategis mengingat implementasi dari persaingan global seperti Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah mulai dilaksanakan. Dengan adanya MEA berbagai tenaga kerja terampil akan bersaing di tingkat regional di berbagai wilayah Negara ASEAN. Dengan demikian tenaga kerja Indonesia yang berasal dari pendidikan tinggi vokasi akan mampu bersaing dengan tenaga kerja asing, guna mendapatkan pekerjaan di Indonesia. Salah satu ukuran wajib dalam menentukan kualitas tenaga kerja adalah bahwa setiap tenaga kerja yang akan memasuki pasar kerja harus memiliki sertifikat kompetensi baku. Kompetensi ini dinyatakan dengan kepemilikan sertifikat kompetensi dari suatu lembaga yang diakui/terakreditasi (kredibel). Untuk di Indonesia, lembaga yang menaunginya adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang saat ini bekerjasama dengan pendidikan tinggi mendorong percepatan pengakuan sertifikasi kompetensi kerja secara berkelanjutan pada bidang profesi tertentu dengan membentuk berbagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 beserta tempat uji kompetensi (TUK). Dengan demikian mahasiswa pendidikan tinggi vokasi dapat mengikuti uji kompetensi profesinya di kampus masing-masing dan kampus-kampus pendidikan tinggi vokasi yang lainnya yang memiliki LSP P1 dan TUK sesuai kompetensi kerja yang dibutuhkan mahasiswa. Dengan demikian, ketika mahasiswa lulus ujian sarjana atau ahli madya akan mendapatkan ijazah dari pendidikan tinggi vokasinya dan juga sertifikat kompetensi profesi dari lembaga sertifikasi profesi yang ada di kampusnya masing-masing dan atau kampus-kampus pendidikan tinggi vokasi yang lainnya. Direktorat Jenderal Kelembagaan, Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi berinisiatif untuk memberikan Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi untuk tahun anggaran 2018 ini. Program beasiswa ini merupakan bantuan bagi mahasiswa untuk mengambil sertifikat kompetensi di bidang keilmuannya masing-masing termasuk biaya pelatihan singkat untuk persiapan mengikuti uji kompetensinya guna mendapatkan sertifikat kompetensi. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang mendapatkan Beasiswa Bidikmisi. Dengan demikian diharapkan mahasiswa yang kurang mampu yang direfleksikan dengan Beasiswa Bidikmisi juga akan lulus dengan sertifikat kompetensi profesi mendampingi ijazahnya sehingga mereka mampu bersaing secara global. Akhirnya kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah melakukan berbagai upaya sehingga memungkinkan buku panduan ini terwujud. Direktur Jenderal,, Kelembagaan ean Ttd Patdono Suwignjo NIP. 195810071986011001 2

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR Contents 1 PENDAHULUAN... 4 2 DESKRIPSI PROGRAM KEGIATAN... 4 3 KETERSEDIAAN PROGRAM BANTUAN... 5 4 PERSYARATAN CALON PENERIMA BANTUAN... 5 5 PROSES SELEKSI... 6 a) Penawaran dan Tata cara... 6 b) Tahapan Seleksi... 6 i. Seleksi Administrasi... 6 ii. Kriteria Seleksi... 6 c) Jumlah Peserta... 7 d) Prosedur Penetapan... 7 6. JADWAL KEGIATAN... 9 7 BAGAN ALIR PROSES SELEKSI... 9 8. MONITORING DAN EVALUASI... 10 9. SANKSI... 10 LAMPIRAN 3

1 PENDAHULUAN Untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional, Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas alumni pendidikan tinggi vokasi melalui penyediaan bantuan pendanaan (beasiswa) sertifikasi pendidikan tinggi vokasi bagi mahasiswa pendidikan tinggi vokasi penerima beasiswa Bidikmisi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Program beasiswa harus diambil di kampus yang terdekat yang mempunyai lembaga sertifikasi profesi (LSP) dan tempat uji kompetensi (TUK). Untuk saat ini jumlah LSP/TUK yang ada masih terbatas karena belum semua pendidikan tinggi vokasi mempunyai LSP/TUK. Dengan adanya pengembangan LSP/TUK di berbagai pendidikan tinggi vokasi, usaha untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi profesi bagi mahasiswa juga akan bertambah mudah dikarenakan lokasinya berada di kampus mereka masing-masing dan atau kampus-kampus pendidikan tinggi vokasi yang lainnya. Tujuan Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan kualitas dan kapabilitas mahasiswa pendidikan tinggi vokasi penerima Beasiswa Bidikmisi sesuai dengan kompetensi utamanya. 2. Meningkatkan daya saing lulusan pendidikan tinggi vokasi untuk bersaing secara global dalam pasar kerja di kawasan ASEAN. 3. Memberdayakan LSP/TUK di perguruan tinggi vokasi untuk mempercepat pengakuan pemegang sertifikat kompetensi. Pada tahun 2018, program ini akan difokuskan untuk mendukung kawasan ekonomi khusus. Bidang bidang prioritas pengembangan antara lain bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, konektvitas, layanan kesehatan, dan pariwisata.. Jumlah mahasiswa pendidikan tinggi vokasi yang akan mendapat bantuan pendanaan pada tahun 2018 sebanyak 1200 (seribu dua ratus) mahasiswa pendidikan tinggi vokasi. Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi ini sejalan dengan arah tujuan Kemenristekdikti yang mendorong inovasi terapan dan menerapkannya di sektor industri baik langsung maupun tidak langsung. Alumni sebagai salah satu ujung tombak melalui program dapat mengakselerasi pencapaian tujuan tersebut yang tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi sekaligus mendukung pengembangan LSP/TUK di pendidikan tinggi vokasi untuk meningkatkan daya saing serta meningkatkan akreditasi institusi. Program ini diharapkan untuk mendapatkan pengakuan internasional sebagai sebuah keniscayaan bagi mahasiswa pendidikan tinggi vokasi dan institusi pendidikan tinggi vokasinya agar alumninya kelak mampu bersaing secara global. 2 DESKRIPSI PROGRAM KEGIATAN Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi tahun 2018 dilaksanakan dengan model penyelenggaraan sebagai berikut: 1. diperuntukkan bagi mahasiswa aktif penerima Beasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi vokasi di lingkungan Kemenristek Dikti; 4

2. dilaksanaan di LSP (P1/P3) perguruan tinggi terdekat yang telah ditetapkan oleh Direktorat Pengembangan Kelembagaan PerguruanTinggi; 3. ruang lingkup yang dilakukan adalah : a. pelaksanaan pembekalan untuk persiapan uji kompetensi mahasiswa; b. pelaksanaan uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat kompetensi ; c. pelaporan hasil uji untuk mendapatkan sertifikat kompetensi. 4. dalam hal berkegiatan seperti yang dimaksud pada butir 2, semua pihak wajib mengacu pada pola pembiayaan yang diberlakukan oleh Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi; 5. Jenis program pendidikan tak bergelar, namun bersertifikat, sehingga penerima bantuan wajib memperoleh sertifikat dari LSP tempat mereka mengambil tersebut. 3 KETERSEDIAAN PROGRAM BANTUAN Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi 2018 didanai oleh Ditjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Dana APBN untuk pelatihan melalui anggaran Ditjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti; 2. Komponen biaya yang diberikan secara at cost meliputi: a. Biaya pembekalan untuk persiapan dan uji kompetensi mengambil kompetensi sesuai dengan kompetensi utama mahasiswa; b. Biaya perjalanan bagi yang terpilih untuk mengikuti pelatihan di luar kampus untuk sekali berangkat dan pulang. 3. Komponen-komponen lain yang tidak disebutkan pada angka 2 mutlak dibebankan kepada para peserta Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi. 4 PERSYARATAN CALON PENERIMA BANTUAN Syarat-syarat calon penerima beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi untuk tahun 2018 adalah sebagai berikut: 1. mahasiswa aktif penerima Beasiswa Bidikmisi yang sedang melaksanakan perkuliahan sebagai berikut: a. minimal semester 2 untuk program diploma 2 b. minimal semester 4 untuk program Diploma 3, dan c. minimal semester 6 untuk program Diploma Empat atau Sarjana Terapan pada salah satu pendidikan tinggi vokasi di lingkungan Kemenristekdikti yang dibuktikan dengan dokumen pendukung yang sah. 2. memiliki IPK minimal 2,50 pada skala 4; 3. direkomendasikan oleh Pimpinan perguruan tinggi penyelenggara program vokasi 4. didaftarkan oleh perguruan tinggi secara kolektif melalui laman (http://retoolingvokasi.ristekdikti.go.id) disertai lampiran semua dokumen yang diperlukan, meliputi: a. Surat rekomendasi dari direktur/rektor/ketua perguruan tinggi penyelenggara program vokasi dengan lampiran data mahasiswa yang direkomendasikan; 5

b. Formulir permohonan mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Pendidikan tinggi vokasi kepada direktur/rektor/ketua perguruan tinggi penyelenggara program vokasi; c. Foto copy SK penerima Beasiswa Bidikmisi 5. Calon penerima beasiswa wajib mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan sungguh-sungguh serta penuh kejujuran. 5 PROSES SELEKSI Proses seleksi Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi tahun 2018 dilaksanakan melalui tahapan berikut: a) Penawaran dan Tata cara 1. Beasiswa ditawarkan kepada mahasiswa aktif pendidikan tinggi vokasi di lingkungan Kemenristekdikti dan perguruan tinggi vokasi di lingkungan kementerian lain penerima Beasiswa Bidikmisi, disertai dengan ketentuan, syarat-syarat, borang-borang yang harus diisi oleh pelamar, batas waktu penawaran, prosedur melamar, proses seleksi, jumlah beasiswa yang tersedia, dan persyaratan-persyaratan lainnya; 2. Calon peserta program dapat memilih daftar kompetensi yang akan diikuti melalui laman yang disediakan pada http://retoolingvokasi.ristekdikti.go.id; 3. Proses pengajuan beasiswa harus dilakukan secara on-line, dan usul pendaftaran dapat dilakukan oleh operator/petugas yang ditunjuk oleh masingmasing perguruan tinggi; 4. Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi melakukan koordinasi dengan calon penerima beasiswa ini dan penyelenggara pelatihan; 5. Peserta penerima program ini mengikuti pembekalan singkat dan uji kompetensi serta mematuhi semua ketentuan dari Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi. b) Tahapan Seleksi i. Seleksi Administrasi Seleksi dimulai dengan pemeriksaan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan, dilaksanakan oleh reviewer Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi (DPKPT). Kriteria Seleksi Tim reviewer akan memberikan penilaian dokumen yang diajukan calon peserta beasiswa ini berdasar kriteria penilaian sebagai berikut: NO KRITERIA PENILAIAN SCORE PENILAIAN KETERANGAN 1 Jumlah semester yang telah diselesaikan Nilai sesuai dengan berapa semester yang telah selesai. Misal, mahasiswa sedang berada di semester 3 untuk D2, semester 5 untuk D3 dan semester 7 untuk Sesuai dengan persyaratan nilainya 10 Tidak sesuai dengan persyaratan nilainya 5 6

NO KRITERIA PENILAIAN SCORE PENILAIAN KETERANGAN D4; 2 Nilai IPK semester sebelumnya Nilai: IPK Untuk mahasiswa D2 IPK semester 2. Untuk mahasiswa D3 IPK semester 4 Untuk mahasiswa D4 IPK semester 6 Nilai IPK 3,5 sampai 4, score 10 Nilai IPK 3 sampai 3,5, score 7,5 Nilai IPK 2,75 sampai 3, score 5 IPK kurang dari 2.75 score 2,5 3 Fokus program sertifikasi Sertifikasi sesuai kompetensi nilainya 10; Sertifikasi tidak mendukung kompetensi, nilainya 3 TOTAL NILAI 30 Prioritas: nilai tertinggi c) Jumlah Peserta Jumlah peserta penerima bantuan Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi tahun 2018 adalah 1200 (seribu dua ratus) orang, yang berasal dari Perguruan Tinggi Vokasi di lingkungan Kemenristekdikti dan di lingkungan kementerian lain d) Prosedur Penetapan Prosedur penetapan calon penerima Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi tahun 2018 sebagai berikut: a. Calon penerima beasiswa membuat surat permohonan sebagai penerima beasiswa sertifikasi kompetensi mahasiswa pendidikan tinggi vokasi kepada Pimpinan perguruan tinggi sesuai dengan pilihan kompetensi yang akan diikuti pada laman http://retoolingvokasi.ristekdikti.go.id; b. Pimpinan di perguruan tinggi memberikan surat rekomendasi calon penerima beasiswa; c. Operator/petugas di perguruan tinggi melakukan proses pendaftaran sesuai dengan persyaratan; d. Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi melakukan seleksi administrasi dan evaluasi; e. Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi mengumumkan penerima Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi; 7

Lebih lanjut tahap seleksi dan pelaksanaan program beasiswa sertifikasi kompetensi mahasiswa bidikmisi pendidikan tinggi vokasi tahun 2018, digambarkan berikut ini: 8

6. JADWAL KEGIATAN Jadwal kegiatan Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan tinggi vokasi untuk tahun 2018 (tentatif) disajikan pada tabel berikut: No. KEGIATAN WAKTU Penerimaan data usulan bidang 1 kompetensi dari pendidikan tinggi vokasi Akhir Januari 2018 2 Pendaftaran peserta 5 Maret 5 April 2018 3 Seleksi administrasi dan evaluasi 6-12 April 2018 4 Pengumuman peserta penerima beasiswa 17 April 2018 Penandatanganan kontrak dengan 5 penyelenggara kegiatan 25 April 2018 Periode pelaksanaan kegiatan (pembekalan 6 dan uji kompetensi) Mei 2018 Juli 2018 7 Evaluasi kegiatan dan pelaporan Agustus 2018 Semua informasi dapat dilihat pada http://retoolingvokasi.ristekdikti.go.id 9

8. MONITORING DAN EVALUASI Ditjen Kelembagaan, Iptek, dan Pendidikan Tinggi, melalui Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi akan memonitor dan mengevaluasi dengan ketat pelaksanaan program secara berkala agar program dapat berjalan dengan baik sesuai harapan pemerintah dengan cara: a) Memastikan para peserta Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi diterima dengan baik oleh institusi pelaksana; b) Memantau perkembangan kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta program beasiswa di institusi tempat magang; 9. SANKSI Jika karena suatu hal, penerima Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi tidak dapat menyelesaikan pelatihan karena kelalaian, maka penerima beasiswa akan dikenakan sanksi akademik oleh perguruan tinggi pengusul sesuai dengan ketentuan peraturan akademik yang berlaku. Kelalaian yang dimaksud berupa: 1. Penerima program beasiswa ini mengundurkan diri tanpa izin tertulis dari perguruan tinggi pengirim di rentang waktu pelaksanaan; 2. Penerima program beasiswa ini tidak dapat menyelesaikan pelatihan/gagal disebabkan kelalaiannya; 3. Penerima program beasiswa ini tidak mengikuti ujian sertifikasi kompetensi pada jadwal yang ditentukan; 4. Penerima program beasiswa ini tidak menyampaikan laporan pelaksanaan sertifikasi kompetensi kepada penyelenggara pelatihan. 10

LAMPIRAN 1. CONTOH SURAT REKOMENDASI DARI DIREKTUR/REKTOR PENDIDIKAN TINGGI VOKASI [Kop Surat Lembaga] No : Perihal : Rekomendasi Calon Peserta Tempat, tanggal/bulan/tahun Kepada Yth: Direktur Pengembangan Kelembagaan Pergurua Tinggi Ditjen Kelembagaan, Iptek dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Di tempat Dengan hormat, Sehubungan dengan Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi, Ditjen Kelembagaan, Iptek dan Pendidikan Tinggi Tahun 2018, maka berikut ini adalah nama-nama mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi, yang tertera dalam lampiran surat ini, di rekomendasikan untuk mengikuti program tersebut. Besar harapan kami agar permohonan ini dapat disetujui. Terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya. Pimpinan Ttd dan stempel PT (..) 11

Lampiran: Surat Rekomendasi Direktur/Rektor /Ketua Kode Perguruan Tinggi: (Harus diisi) No NIM Nama Mahasiswa Kode Program Studi Nama Pogram Studi Semester saat ini Nilai IPK Bidang sertifikasi yang diikuti Lokasi TUK/LSP 1. 2. 3. dst Tempat, tanggal/bulan/tahun Direktur/Rektor/Ketua Ttd dan stempel PT (..) 12

LAMPIRAN 2. CONTOH SURAT PERMOHONAN SURAT PERMOHONAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini Nama Mahasiswa Bidikmisi : Nomor Induk Mahasiswa : Program Studi : Perguruan Tinggi : Mengajukan permohonan sebagai peserta dan bersedia melaksanakan serta mematuhi ketentuan yang berlaku dalam Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi, sesuai dengan yang tercantum didalam Buku Panduan Pelaksanaan Program Beasiswa Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi Vokasi, Ditjen Kelembagaan, Iptek dan Pendidikan Tinggi Tahun 2018. Demikian surat permohonan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Yang membuat permohonan, Ttd (Nama mahasiswa) NIM. 13

LAMPIRAN 3. LAPORAN PELAKSANAAN PELATIHAN Setiap penerima beasiswa wajib memberikan laporan hasil pelaksanaan uji kompetensi kepada perguruan tinggi pendaftar berupa hasil ujian sertifikasi kompetensi. 14

15