Minggu 02 Functional dan Non-Functional Requirements

dokumen-dokumen yang mirip
Judul. Deskripsi dan Spesifikasi Kebutuhan Sistem Berbasis Komputer. Oleh: Tim Dit. TIK UPI

ANALISA & PERANCANGAN SISTEM

KONSEP & DEFINISI KEBUTUHAN PL. Eka Widhi Yunarso, S.T., M.MT. Heru Nugroho,S.Si., M.T.

Pemodelan Berorientasi Objek

REKAYASA PERANGKAT LUNAK I

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

STMIK GI MDP. Program Studi Sistem Informasi Skripsi Sarjana Komputer Semester Genap 2010/2011

ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM Hanif Al Fatta M.Kom

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. 1.2 Perumusan Masalah

SPESIFIKASI PERANGKAT LUNAK

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Latar Belakang

Tugas Rekayasa Perangkat Lunak

PERANAN TEAM SOFTWARE PROCESS PADA REKAYASA PERANGKAT LUNAK

DAFTAR ISI. ABSTRAK... iv KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... vii. DAFTAR GAMBAR... xii. DAFTAR TABEL...xvii BAB I PENDAHULUAN Tujuan...

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. PT. Daya Anugrah Mandiri cabang Arjawinangun merupakan cabang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB III METODE PENELITIAN

Requirement? Teknik Informatika S1. Definisi. Rekayasa Perangkat Lunak. Pengertian Requirement. Pengertian Requirement Engineering

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB 1 PENDAHULUAN. Toko Barokah merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan. Produk

REVIEW PENGUJIAN S/W. Oleh Cipta Wahyudi

Software Requirements Specification

BAB I PENDAHULUAN. yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998

BAB I PENDAHULUAN. hal proses pengolahan data, baik itu data siswa, guru, administrasi sekolah maupun data

Kebutuhan Perangkat Lunak Dalam Pengembangan Sistem Informasi. Muhamad Alif, FT UTM 2012

BAB 6 PENENTUAN KEBUTUHAN SISTEM

BAB 1 PENDAHULUAN. mendapatkan informasi yang akurat, handal serta up to date, dealer selaku wakil

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. informasi yang dimiliki tidak cukup bila informasi tersebut tidak digunakan

TEKNIK DOKUMENTASI APLIKASI 12.1 STIKOM SURABAYA. PENGEMBANGAN DOKUMENTASI APLIKASI Pertemuan 2

BAB 7 PENENTUAN KEBUTUHAN SISTEM

Review & Summarize REKAYASA KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK ABOERYZAL AHMED KOESYAIRY / IMAM AFANDI AHMAD /

BAB 1 PENDAHULUAN. harga buku dan juga sebagai upaya mengurangi dampak pemanasan global

BAB 1 PERSYARATAN PRODUK

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)

BAB 1 PENDAHULUAN. Bekasi merupakan badan usaha yang bergerak dalam bidang penjualan bed cover, sprei bantal, sprei guling dan sprei untuk kasur.

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

BAB 1 PENDAHULUAN. tersebut adalah metode pemodelan (notation), proses (process) dan tool yang

1 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan, solusi permasalahan dan perancangan sistem dalam rancang

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM (STUDI KASUS: KOPERASI MITRA ABADI PANGALENGAN) Novrini Hasti, S.Si, MT

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. 3 sks Sri Rezeki Candra Nursari reezeki2011.wordpress.com

Systems Development Life Cycle (SDLC)

BAB I PENDAHULUAN I-1

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. saya mendapatkan tugas dan ditempatkan pada Bagian Tata Usaha dalam hal ini

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. mengacu kepada SDLC model waterfall berdasarkan referensi Ian Sommerville,

BAB 1 PENDAHULUAN. tidak bisa dipisahkan dari proses bisnis, bahkan tidak jarang teknologi informasi menjadi

Bekerja dengan Model Pertama

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dapat dengan mudah memperoleh data yang up to date dengan cepat. Pemanfaatan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI. Unified Modeling Language (UML) merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam

1. Personal Computer (PC) atau Laptop. 32/64 bit architecture processor, 2 GB Random Access Memmory (RAM), Sistem Operasi Windows XP/7/8.

KAJIAN KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DAN APLIKASI PERANGKAT LUNAK BUATAN LAPAN BANDUNG

DOKUMEN SPESIFIKASI KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK SISTEM PEMESANAN ONLINE PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL UNTUK GOOL FUTSAL SURABAYA

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian adalah pada semester Genap Tahun Pelajaran

BAB 1 PENDAHULUAN. dan alat kecantikan merk Wardah. Berbagai produk kosmetik dan alat kecantikan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. sistem dalam Rancang Bangun Aplikasi Evaluasi Beban Kerja Tenaga Kesehatan

Pertemuan II. Ali Tarmuji, S.T., M.Cs. Pemrograman Web. Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri.

BAB III METODE PENELITIAN

Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa Kebutuhan. Teknik Informatika UNIKOM

RPOPOSAL SISTEM SISTEM APLIKASI PENERBITAN ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN (API-P) BKPM BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL

TUGAS KELAS PTIK 03 REKAYASA PERANGKAT LUNAK SRS SISTEM KOPERASI SIMPAN PINJAM RAHMATANG PTIK 03 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER

Rekayasa Perangkat Lunak

ANALISIS KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI. tenaga kerja pada perusahaan, fokus yang dipelajari MSDM ini hanya masalah yang. berhubungan dengan tenaga kerja manusia saja.

BAB II. 2.1 Model Data High Level Data Model (Conceptual Data Model)

BAB I PENDAHULUAN. menjadi masalah. Namun disamping itu masih jarang ditemukan aplikasi yang. lunak yang ada menggunakan teknik perangkingan.

PERANCANGAN APLIKASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN (Studi Kasus: Rumah Makan Puti Minang Cabang Pringsewu) M. Ibnu Johan 1, Nur Aminudin 2

Secara garis besar, arsitektur sistem Real Time Auto Door-Lock terbagi menjadi 6 bagian, yaitu:

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)

BAB I. Pendahuluan. dan sebagai penunjang dalam pengembangan pasar, meningkatkan efisiensi, dapat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembangnya e-commerce. Dengan adanya e-commerce suatu perusahaan, toko,

BAB I PENDAHULUAN.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. koleksi bahan pustaka secara sistematis dan digunakan oleh pemakai sebagai

3.1 PENGERTIAN PROTOTYPING MODEL

Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak

BAB I PENDAHULUAN. khasanah budaya bangsa, serta memberikan berbagai layanan jasa lainnya.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

TINJAUAN PUSTAKA Information Technology Infrastructure Library (ITIL) Framework Tujuan Penelitian Ruang Lingkup Penelitian

DASAR REKAYASA PERANGKAT LUNAK

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB

3. BAB III METODE PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut McLeod dalam buku Al-Bahra (2005:3) Sistem adalah. Menurut Lucas dalam buku Al-Bahra (2005:3) Sistem sebagai suatu

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang manual, yaitu dengan melakukan pembukuan untuk seluruh data dan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Permasalahan

Transkripsi:

Minggu 02 Functional dan Non-Functional Requirements

Membantu pengembang mengerti masalah yang akan dibuatkan solusinya dalam bentuk perangkat lunak Masalah pengguna dituangkan dalam bentuk tertulis Tahapan ini adalah bagian dari proses Komunikasi yang berlanjut pada Pemodelan Proses Perencanaan dapat dilakukan makin rinci setelah Kebutuhan makin lengkap

Bentuk pernyataan kebutuhan Kalimat abstrak yang cenderung terdengar high level yang masih di awang-awang, tidak rinci Kalimat yang lengkap dan rinci, tapi mungkin justru tidak memberikan gambaran yang jelas secara keseluruhan Bentuk fungsi matematika

Pernyataan kebutuhan ini memiliki dua manfaat Dasar untuk membuka/mengikuti tender pekerjaan Pengembang perangkat lunak biasanya mengikuti tender untuk mendapatkan suatu pekerjaan Sifat pernyataan untuk kebutuhan ini open to interpretation Dasar untuk pembuatan kontrak pekerjaan Kontrak memiliki kekuatan hukum, pengembang harus mengikutipanduan yang ada di kontrak dan sekaligus merupakan jaminan bagi pelanggan/pengguna untuk mendapatkan perangkat lunak sesuai keinginannya. Keduanya disebut sebagai Requirements atau Kebutuhan

Kebutuhan Pengguna (User Requirement) Menggunakan bahasa sehari-hari Ungkapan pernyataan dalam bahasa manusia, kadang bisa disertai dengan gambar. Pernyataan ini bisa berisi harapan apa yang dapat diberikan oleh sistem, juga kadang batasan-batasan operasional Kebutuhan ini akan dituliskan untuk di yakinkan kembali ke pengguna (atau pelanggan). Kebutuhan Sistem (System Requirement) Menggunakan bahasa teknis Berisi pernyataan dalam dokumen yang terstruktur yang berisi deskripsi rinci dari fungsi, layanan dan batasan operasional dari suatu sistem Mendefinisikan apa yang harus diimplementasikan, hingga kemungkinan menjadi bagian dari kontrak antara client dan kontraktor. Dokumentasi System Requirement

Definisi Kebutuhan Pengguna (User Requirements) Pimpinan perpustakaan ingin ada laporan bulanan yang menampilkan data jumlah buku yang dipinjam dan jumlah peminjam Spesifikasi Kebutuhan Sistem (System Requirements) Sistem akan menyiapkan laporan akhir bulan setiap tanggal akhir bulan. Laporan berisi data jumlah buku yang dipinjam, dan jumlah peminjam akan dibuat perhitungan akhirnya Laporan akan berisi data buku yang dipinjam sesuai dengan topiknya, jumlah peminjam berdasarkan kategori peminjam (mahasiswa, dosen atau masyarakat umum). Sistem akan otomatis mencetak laporan setelah jam 17:00 di hari kerja terakhir akhir bulan. Sistem hanya memperbolehkan laporan dicetak oleh bagian administrasi umum

Pak Rektor ingin mahasiswa dapat mengisi Perwalian secara online! Sebagai pengembang, buatlah kebutuhan perangkat lunaknya (software requirement)!

User Req: Mahasiswa dapat mengisi Perwalian dan memilih jenis pembayaran secara online Software Req: S/W menyediakan form entri Perwalian dan Jenis Pembayaran yang dapat diisi oleh mahasiswa S/W menyediakan fasilitas untuk menyimpan draft Perwalian yang dibuat mahasiswa S/W menyediakan fasilitas untuk men-submit Perwalian final yang diisi mahasiswa S/W menyediakan fasilitas untuk menampilkan daftar kelas yang dibuka di semester tersebut S/W menyediakan fasilitas untuk menampilkan DKBS mahasiswa

Perhatikan bahwa definisi User Requirement sifatnya lebih umum (high level); Sedangkan spesifikasi kebutuhan sistem sifatnya sudah lebih rinci/detil; Pada kasus di atas, user requirement belum memperhatikan kapan persisnya laporan akan dicetak, siapa yang bertanggung jawab mencetak, atau bentuk format yang akan dicetak.

Pernyataan kebutuhan pengguna bisa bersifat fungsional ataupun non-fungsional Penulisan kembali suatu pernyataan kebutuhan harus dapat dimengerti oleh pengguna yang kadangkadang tidak mengerti bahasa teknis Pernyataan kebutuhan pengguna ini menggunakan bahasa sehari-hari yang dapat didukung oleh diagram atau tabel yang dapat dimengerti oleh semua calon pengguna.

Kadang tidak jelas Kurang presisi, tetapi kalau terlalu presisi pun mungkin menyebabkan dokumen sulit dibaca Ketidakjelasan kebutuhan Kebutuhan fungsional dan non-fungsional cenderung tercampur Kebutuhan yang berlebihan Beberapa pernyataan kebutuhan mungkin diungkapkan bersamaan.

Kebutuhan sistem dibuat berdasarkan dari kebutuhan pengguna Kebutuhan pengguna kadang rancu antara kebutuhan fungsional dan non-fungsional Kebutuhan sistem harus dapat membedakan antara kebutuhan fungsional dan non-fungsional Berisi spesifikasi rinci dari suatu fungsi, layanan dan batasan sistem Lebih rinci daripada user requirement Digunakan sebagai dasar untuk merancang atau membangun sistem Kebutuhan sistem dapat dimasukkan sebagai kontrak Kebutuhan sistem ini dapat didefinisikan atau diilustrasikan dengan suatu model

Kebutuhan Fungsional Pernyataan tentang layanan yang harus diberikan oleh sistem Bagaimana sistem harus memberikan respon terhadap suatu masukan Kadang-kadang termasuk juga apa yang tidak perlu dilakukan sistem Kebutuhan Non-Fungsional (NF) Berisi pernyataan tentang batasan (constraint) dari layanan/fungsi yang ditawarkan oleh sistem Contohnya: Timing constraint, Development constraint, Standard constraint Kedua jenis kebutuhan ini bisa saling melengkapi, atau bahkan kebutuhan non-fungsional kadang menghasilkan kebutuhan baru yang kategorinya fungsional, juga sebaliknya Contoh: kebutuhan NF akan jaminan Security, kemungkinan akan menghasilkan kebutuhan fungsional otentikasi user

Berisi deskripsi fungsionalitas atau layanan sistem Bergantung pada tipe PL, calon pengguna dan juga tipe sistem yang akan digunakan Kebutuhan Fungsional Pengguna dapat berupa pernyataan umum tentang apa yang akan dilakukan sistem Kebutuhan Fungsional Sistem perlu menjelaskan layanan sistem secara rinci.

Sistem Perangkat lunak untuk Perpustakaan Pengguna harus dapat mencari buku Sistem dapat memberikan tampilan data buku untuk anggota perpustakaan Sistem harus dapat memberikan laporan bulanan Setiap pemesanan buku akan diberikan nomor pemesanan yang unik Tidak boleh ada anggota yang bisa meminjam lebih dari 5 buku dan masa peminjaman tidak lebih dari 7 hari Cari yang fungsional dan Non-Fungsional!

Kebutuhan NF kadang-kadang bisa lebih critical daripada kebutuhan fungsional Contoh: Pada sistem auto-cruise mobil: saat rem di pijak, maka sistem auto-cruise harus stop Kebutuhan NF kadang bisa berakibat pada sistem secara keseluruhan (tidak hanya satu komponen tunggal) Contoh: kebutuhan performansi suatu sistem, akan melibatkan berbagai komponen Satu kebutuhan NF mungkin bisa menghasilkan beberapa kebutuhan funsional.

Kebutuhan Produk Kebutuhan ini menjelaskan tentang perilaku dari software atau pembatasan perilaku Contoh: Besar memori yang dibutuhkan, kebutuhan security, kebutuhan usability Kebutuhan Organisasional Diturunkan dari kebijaksanaan atau aturan dalam lingkungan pengguna dan pengembang Contoh: Keperluan penggunaan bahasa pemrograman tertentu, kebutuhan untuk mengikuti aturan organisasi (misalnya pada suatu sistem perpustakaan ada aturan peminjaman buku maksimal 5 buku /peminjam) ataupun kebutuhan akan sistem operasi yang akan digunakan. Kebutuhan Eksternal Kebutuhan ini berasal dari luar sistem dan juga di luar dari proses pengembangan. Contoh: Pengembangan software untuk suatu Bank, harus memperhatikan juga aturan Bank Indonesia, pembangunan yang harus mengikuti peraturan UU yang ada agar software tidak beroperasi yang melanggar hukum.

Sistem perpustakaan : (PRODUCT REQUIREMENT) Tampilan browser diimplementasikan dengan HTML sederhana, tidak perlu ada frame atau Java applets Sistem harus berjalan 24 jam, jika terjadi down, maka tidak melebihi 15 menit di jam kerja atau 3 jam di luar jam kerja. (ORGANISATIONAL REQUIREMENT) Proses pengembangan dan dokumen yang diserahkan harus sesuai dengan aturan di SNI-PL-1005 Semua pengguna harus terdaftar oleh sistem (EXTERNAL REQUIREMENT) Sistem hanya akan menampilkan nama anggota perpustakaan, dan nomor referensinya. Sistem tidak akan menampilkan daftar informasi personal dari anggota.

Kebutuhan NF harus semaksimal mungkin terkuantifikasi (agar dapat diuji (testable)) Pernyataan asli dari pengguna: Software harus mudah digunakan dan kesalahan pada saat penggunaan semaksimal mungkin di kurangi Pengembang perlu mengkuantifikasi sbb: Software harus dapat digunakan oleh staf setelah 8 jam training, dan sesudahnya bagi pengguna yang sudah berpengalaman jumlah rata-rata error yang muncul tidak melebihi 2 kali untuk setiap jam. Jika mungkin kebutuhan NF harus ditulis secara kuantitas agar mudah diuji secara objektif.

Buat format yang standard, dan diikuti untuk semua pernyataan kebutuhan Gunakan bahasa yang konsisten Sistem harus dapat Pernyataan ini berarti sistem harus bisa melakukan yang dinyatakan Sistem sebaiknya dapat Pernyataan ini berarti sistem yang diinginkan.. Gunakan huruf yang lebih tebal atau berbeda untuk mengindentifikasi bagian yang penting Hindari istilah yang hanya dikenal di teknis. Berikan penjelasan kenapa suatu kebutuhan diperlukan * Software Engineering 7ed, Ian Sommerville