BAB II LANDASAN TEORI A. LAKU PANDAI Laku pandai disingkat dari layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif, yaitu program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank), dan didukung dengan penggunaan serana teknologi informasi. 1 Laku pandai adalah salah satu program otoritas jasa keuangan (OJK) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19/POJK.03/2014 mengenai layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif yang diterbitkan pada tanggal 18 November 2014. Surat Ederan Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 6/SEOJK.03/2015 mengenai layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif oleh bank yang terbitkan pada tanggal 6 Februari 2015. 1. Tujuan Program Laku Pandai a. Menyediakan produk-produk keuangan yang sederhana, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang belum dapat menjangkau layanan keuangan saat ini. b. Dengan semakin banyaknya anggota berbagai kelompok masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia menggunakan layanan keuangan / 1 Bahan Laku Pandai/Otoritas Jasa Keuangan.htm, Diakses 10 April 2017 11
12 perbankan, diharapkan kegiatan ekonomi masyarakat dapat semakin lancar sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan antar wilayah di Indonesia terutama antara desa kota. 2. Produk yang Disediakan Laku Pandai a. Tabungan Dengan Karakteristik Basic Saving Account (BSA) Yang di maksud Tabungan dengan Karakteristik Basic Saving Account (BSA) adalah : 1) Tanpa batas minimum baik untuk saldo maupun transaksi setor tunai. 2) Ada batas maksimum saldo dan transaksi perdebetan rekening (tarik tunai) yang ditetapkan oleh bank namun kedua batas tersebut tidak boleh melebihi batas yang ditetapkan diperaturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), yaitu untuk saldo setiap saat maksimum Rp. 20juta dan untuk transaksi debet kumulatif selama sebulan maksimum Rp.5juta. 3) Tanpa biaya administrasi bulanan dan tidak dikenakan biaya untuk pembukaan dan penutupan rekening, dan transaksi pengkreditan rekening (setor tunai). b. Manfaat Memiliki Tabungan Dengan Karakteristik BSA Antara Lain: 1) Masyarakat dapat meyimpan uangnya di Bank tanpa khawatir saldo tabungannya berkurang karena biaya administrasi rekening bahkan tetap memperoleh bunga tabungan dan di jamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),
13 2) Masyarakat dapat melakukan transaksi tanpa harus kelokasi kantor bank, melainkan cukup mengunjungi lokasi agen laku pandai yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Untuk pembukaan rekening tabungan dengan karakteristik BSA kita bisa pergi langsung ke kantor bank (kantor cabang pembantu), atau melalui agen yang akan diteruskan kepada kantor bank terdekat yang mengawasi agen tersebut. setiap orang dapat menjadi penambung BSA asalkan warga negara indonesia (WNI) dan belum mempunyai tabungan dan/atau bersedia hanya memiliki 1(satu) pada bank tersebut. Para Pelajar dapat membuka tabungan dengan karakteristik BSA meskipun belum memiliki dokumen identitas, yaitu dengan menyampaikan pengganti dokumen identitas seperti kartu pelajar yang disertai dengan dokumen identitas dan surat persetujuan dari orang tua atau wali. 3. Kredit atau Pembiayaan Kepada Nasabah Mikro Kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro adalah kredit atau pembiayaan yang diberikan kepada nasabah selama 6 bulan atau kurang dari 6 bulan sepanjang memenuhi pertimbangan tertentu dari bank penyelenggara yang bertujuan untuk membiayai kegiatan usaha bersifat produktif dan atau kegiatan lainnya yang mendukung keuangan inklusif. Berikut adalah pertimbangan tertentu dari bank sehingga nasabah penambung BSA yang belum 6 bulan dapat memperoleh kredit :
14 Bank penyelenggara dapat memberikan kredit atau pembiayaan kepada penambung BSA yang belum 6 bulan bila bank telah memiliki keyakinan terhadap kelayakan dan atau kemampuan keuangan calon debitur untuk mengembalikan kredit yang dapat berasal dari sumbersumber informasi seperti informasi seperti informasi dari pendamping, kelompok tani, supplier, dan lain-lain. Berikut adalah kegiatan usaha yang merupakan tujuan dari kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro : a. Kegiatan Usaha Yang Bersifat Produktif kegiatan usaha yang menghasilkan nilai tambah bagi peminjam (produktif) seperti untuk pertanian, perkebunan, mendirikan warung, dan pembiayaan untuk pendidikan tinggi. b. Kegiataan Lainnya Contoh kegiatan lainnya seperti pembiayaan untuk melahirkan, pengobatan dan atau kedukaan. Karakteristik Kredit Atau Pembiayaan Kepada Nasabah Mikro : a. Jangka waktu kredit atau pembiayaan paling lama 1(satu) tahun b. Batas maksimum nominal kredit atau pembiayaan sesuai analisis Bank namun paling banyak Rp. 20.000.000,00. c. Kredit atau pembiayaan mikro ini tidak terkait dengan program pemerintah baik untuk subsidi bunga maupun bantuan penjaminan. Calon debitur yang membutuhkan kredit atau pembiayaan lebih dari 1 tahun masih diperbolehkan mengajukan kredit atau pembiayaan
15 untuk nasabah mikro di laku pandai asalkan siklus usaha calon debitur memang lebih dari 1(satu) tahun. Contohnya antara lain usaha untuk ternak sapi, tanaman kayu, dan tanaman kopi. Permohonan pengajuan kredit atau pembiayaan dapat disampaikan nasabah BSA di kantor bank ( kantor cabang pembantu), atau melalui agen yang akan diteruskan kepada kantor bank yang mengawasi agen tersebut. Sebelum memberikan persetujuan kredit atau pembiayaan, bank akan menganalisis permohonan kredit, dengan mempertimbangkan karakter calon debitur, kewajaran pembiayaan yang dibutuhkan, kemampuan pengembalian kredit atau pembiayaan, dan atau informasi lain dari pendamping kelompok nasabah, dinas atau instansi terkait. Untuk kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro ini keberadaan agunan sebagai jaminan tambahan, tidak diutamakan. Pada debitur menengah kebawah yang ingin mengajukan kredit atau pembiayaan akan di asuransikan dengan asuransi mikro. Asuransi mikro adalah produk yang ditujukan untuk proteksi masyarakat berpenghasilan rendah, dengan premi yang rendah. Contohya, asuransi kesehatan untuk penyakit demam berdarah dan tipus, asuransi kebakaran, asuransi kecelakaan, dan asuransi gempa bumi. 4. Bank Penyelenggara dan Agen Laku Pandai Bank yang dapat menjadi penyelenggara laku pandai yaitu bank yang telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
16 a. Berbadan hukum Indonesia b. Memiliki profil risiko sesuai yang dipersyaratkan c. Memiliki jaringan kantor di Wilayah Indonesia Timur dan/atau Nusa Tenggara Timur, dan d. Memiliki produk dan aktivitas sms banking/mobile banking dan internet banking/host to host. Agen laku pandai adalah pihak (perorangan atau badan hukum) yang berkerjasama dengan bank penyelenggara laku pandai dan menjadi kepanjangan tangan bank untuk menyediakan layanan keuangan lainnya sesuai yang diperjanjikan kepada masyarakat dalam rangka keuangan inklusif. Syarat untuk menjadi agen Laku Pandai diantaranya: a. Untuk Perorangan 1. Penduduk setempat. 2. Memiliki kegiatan dilokasi sebagai sumber penghasilan utama. 3. Memiliki kemampuan, kredibilitas, reputasi dan integritas. Contoh agen perorangan antara lain guru, pensiunan, kepala adat, pemilik perusahaan tidak berbadan hukum seperti CV atau firma. b. Untuk Berbadan Hukum 1. Berbadan hukum Indonesia, yang diperkenankan melakukan kegiatan di bidang keuangan atau memiliki retail outlet. 2. Memiliki kegiatan usaha di lokasi. 3. Memiliki teknologi informasi yang memadai.
17 4. Memiliki reputasi, kredibilitas dan kinerja yang baik. Contoh agen berbadan hukum antara lain perseroan terbatas, perusahaan daerah, atau koperasi. c. Kemampuan agen Laku Pandai paling sedikit meliputi: 1. Pengetahuan dan pemahaman terhadap kelembagaan bank dan produk atau jasa bank sehingga dapat memberikan penjelasan dengan baik dalam melaksanakan kegiataannya. 2. Kemampuan menggunakan electronik device untuk melayani transaksi nasabah termasuk untuk menjelaskan penggunaan electronik device dan atau instrumen kepada nasabah. 3. Kemampuan untuk membuat pembukuan secara sederhana dan mengelola keuangan pribadi. 4. Kemampuan untuk menempatkan sejumlah deposit dan atau jaminan dengan besaran sesuai yang ditetapkan oleh bank penyelenggara. Agen laku pandai dapat ditemukan diseluruh wilayah indonesia dengan wilayah operasional dan kelurahan atau desa dimana agen tersebut bertempat tinggal (bila agen perorangan) atau berlokasi usaha (bila agen berbadan hukum). 5. Perangkat yang Digunakan Transaksi Laku Pandai Agen dapat melayani transaksi nasabah secara real time online dengan menggunakan perangkat electronik seperti telepon selular, laptop,
18 komputer, tablet, mesin edc, internet banking, atau host to host, sesuai dengan perjanjian kerjasama dengan baik. Nasabah dapat melakukan transaksi dengan menggunakan telepon selular atau bisa juga tanpa perangkat elektronis seperti kartu, buku tabungan, atau hanya bukti transaksi, sesuai dengan yang ditetapkan oleh bank. 2 Salah satu Bank yang penyelenggara laku pandai yaitu Bank BRI Syariah, yang mana memperkenalkan Program Laku Pandai BRISSMART yang di luncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank BRI Syariah adalah bank syariah yang pertama meluncurkan layanan laku pandai yang bernama BRISSMART. B. BRISSMART BRISSMART adalaah sarana menghadirkan bank syariah terdekat merupakan layanan laku pandai (layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif ) Bank BRI Syariah untuk menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerja sama dengan pihak lain yang disebut dengan TemanBRIS dengan didukung teknologi informasi. TemanBRIS merupakan (Tempat Menabung Anda) adalah pihak ketiga yang berfungsi sebagai agen Bank BRI Syariah untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, Salah satunya Tabungan Cerdas BRI Syariah. 2 Buku_Saku_Laku Pandai/ otoritas jasa keuangan (OJK)
19 Tabungan cerdas BRI Syariah merupakan produk Tabungan dengan akad wadi ah yang memiliki fitur yang cepat, murah, mudah dan dimana saja. Akad wadi ah adalah akad penitipan uang antara pihak yang mempunyai uang dan pihak yang diberi kepercayaan dengan tujuan untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta keutuhan uang. Alur Pendaftaran TemanBRIS 1. Calon agen datang ke cabang BRI Syariah terdekat dari domisili calon agen. 2. Calon agen mengisi form pendaftaran agen, dan melengkapi dokumen terkait. 3. CS melakukan verifikasi dan wawancara. 4. Calon agen pulang menunggu konfirmasi persetujuan BRI Syariah. 5. BRI Syariah melakukan verifikasi dan survey lokasi usaha agen. 6. BRI Syariah akan menghubungi calon agen apakah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BRI Syariah atau tidak. Layanan TemanBRIS 1. Pembukaan rekening tabungan cerdas. 2. Setoran tunai tabungan cerdas. 3. Tarik tunai tabungan cerdas. 4. Transfer tabungan cerdas ke tabungan reguler BRI Syariah. 5. Transfer antar bank. 6. Pembayaran dan pembelian.