ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR

dokumen-dokumen yang mirip
Pertemuan ke-1 IBD sebagai bagian dari MKDU:

Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Metro

GEOGRAFI BUDAYA Materi : 7

MATAKULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT (MBB)

SILABUS MATA KULIAH. Program Studi : Kode Mata Kuliah : Nama Mata Kuliah : Ilmu Sosial dan Budaya Dasar

A. DASAR PEMIKIRAN. Pengantar ISBD-D4 Terapi Wicara-Ig. Dodiet Aditya S, SKM, MPH. Page 1

BAB IV SISTEM SOSIAL 4.1 Pengantar 4.2 Sistem Sosial

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan dapat diartikan secara umum sebagai usaha proses

BAB I PENDAHULUAN. demokratis senantiasa memberi perhatian terhadap pendidikan melalui regulasi yang mengatur

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S1 SISTIM INFORMASI STMIK PRABUMULIH

om KOMPETENSI INTI 13. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PENELITIAN YANG RELEVAN. Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, ialah

hsirait Hasanuddin Sirait/ / Phone:

BAB I Pengantar PLSBT. Dosen : Elly M. Setiadi

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin

BUKU KODE ETIK DOSEN

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN MATA KULIAH UMUM PLSBT

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD)

KONSEP-KONSEP POKOK DALAM ANTROPOLIGI: KEBUDAYAAN

PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBAGANGAN ILMU

BAB I PENDAHULUAN. dijangkau dengan sangat mudah. Adanya media-media elektronik sebagai alat

2015 PEWARISAN NILAI-NILAI BUDAYA SUNDA PADA UPACARA ADAT NYANGKU DI KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS

KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT Y E S I M A R I N C E, S. I P

KONSEP MBB-ISBD DALAM KERANGKA GENERAL EDUCATION DI PERGURUAN TINGGI UMUM

Dampak Perubahan Sosial Budaya

BAB I PENDAHULUAN. seiring dengan dinamika perubahan sosial budaya masyarakat. mengembangkan dan menitikberatkan kepada kemampuan pengetahuan,

BAB I PENDAHULUAN. Sosiologi pada dasarnya mempunyai dua pengertian dasar yaitu sebagai

NILAI-NILAI PANCASILA BERAKAR DARI BUDAYA BANGSA INDONESIA

PENERAPAN SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

PEDOMAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH DASAR UMUM (MKDU)

SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian prasyarat Guna mencapai derajat Sarjana S- 1. Pendidikan Kewarganegaraan ROSY HANDAYANI A.

ILMU SOSIAL DASAR DALAM PERGURUAN TINGGI. Disusun Oleh : NPM : Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan kunci utama dalam terlaksananya

Ig. Dodiet Aditya Setyawan, SKM, MPH.

BAB I PENDAHULUAN. budi Koentjaraningrat (dalam Soeloeman, 2007:21). Kebudayaan dapat

Pertemuan6 Peradaban; Wujud kebudayaan danunsur-unsur kebudayaan MATA KULIAH ANTROPOLOGI BUDAYA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

13. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

SILABUS MATA KULIAH DAN RENCANA MUTU PEMBELAJARAN ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (ISBD)

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BUKU KODE ETIK TENAGA KEPENDIDIKAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Lampiran 1I : Matriks pembentukan mata kuliah, bahan kajian dan capaian pembelajaran untuk MK PILIHAN PAKET ANTENA DAN PROPAGASI

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA UNIT MATA KULIAH UMUM

Statuta Poltekkes Kemenkes Kupang Tahun 2014

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KEBUDAYAAN DALAM ILMU ANTROPOLOGI

BUKU KODE ETIK MAHASISWA

KATA PENGANTAR. Bandarlampung, 11 Januari 2017 Direktur, Prof. Dr. Sudjarwo. M.S

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 38/DIKTI/Kep/2002 TENTANG

Hasanuddin Sirait/ / Phone: /hsirait

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Tujuan pendidikan nasional dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003

KEBUDAYAAN & MASYARAKAT

MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR PERAN KEBUDAYAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN

MATERI LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN OSIS ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH ( OSIS )


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI... FAKULTAS... UNIVERSITAS SEBELAS MARET

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

LEARNING OUTCOME S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan sebagai upaya dasar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat

IV. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN KIMIA. A. Identitas Program Studi

I. PENDAHULUAN. maupun internal diidentifikasikan sebagai berikut. Faktor-faktor eksternal

BAB X PANCASILA DALAM PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA

BUPATI KLATEN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PELESTARIAN BAHASA DAN BUDAYA JAWA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Materi ilmu alamiah dasar bersifat dasar, umum dan pengantar yang berkenaan dengan fenomena alam dan daya fikir manusia. Ilmu alamiah dasar bukan

MATERI KULIAH ETIKA BISNIS. Pokok Bahasan: Pancasila sebagai Landasan Etika Bisnis

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP IAD ISD IBD

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan merupakan pusat bagi kemajuan sebuah bangsa, melalui

Oleh : Kian Amboro, S.Pd., M.Pd. Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Metro

BAB I PENDAHULUAN. peranan sekolah dalam mempersiapkan generasi muda sebelum masuk

BAB I PENDAHULUAN. kegiatan pendidikan di Sekolah atau lembaga pendidikan formal. Pada umumnya

HAKIKAT PANCASILA TUGAS AKHIR. Disusun oleh : Sani Hizbul Haq Kelompok F. Dosen : Abidarin Rosidi, Dr, M.Ma.

Maind map rangkuamn ke 2

PANCASILA DAN IMPLEMENTASINYA

BAB I PENDAHULUAN. di tingkat dasar dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.

Disusun Oleh : LINA FIRIKAWATI A

III. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR. A. Identitas Program Studi

AKULTURASI BUDAYA ISLAM DAN BUDAYA HINDU (Studi Tentang Perilaku Keagamaan Masyarakat Islam Tradisional di Gununggangsir Beji Pasuruan)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan dan

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan seni di sekolah umum SMA pada dasarnya diarahkan untuk

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

TINJAUAN MATA KULIAH...

BAB II MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENGANTAR (PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN) MAKALAH KEWARGANEGARAAN : PENGANTAR (PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN)

BAHAN TAYANG MODUL 11 SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2016/2017 RANI PURWANTI KEMALASARI SH.MH.

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan bangsa, oleh karena itu setiap individu yang terlibat dalam

No membangun kurikulum pendidikan; penting dan mendesak untuk disempurnakan. Selain itu, ide, prinsip dan norma yang terkait dengan kurikulum

FILSAFAT ILMU DAN PENDAHULUAN. Dr. H. SyahrialSyarbaini, MA. Modul ke: 01Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi

BAB I PENDAHULUAN. Kode etik adalah norma-norma yang mengatur tingkah laku seseorang

BAB I PENDAHULUAN. memberikan peran yang sangat besar dalam menciptakan sumber daya manusia

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK LINGKUNGAN SIKAP

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA

Rasional. Visi, Misi, dan Tujuan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan sistem yang harus dijalankan secara terpadu dengan

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR. antara keadaan sistem tertentu dalam jangka waktu berlainan.

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Materi Kuliah. Latar Belakang Pendidikan kewarganegaraan. Modul 1

Transkripsi:

CRITICAL BOOK ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR D I S U S U N OLEH : NAMA : RINI FATMAWATI ZEGA NIM : 4132240011 KELAS : FISIKA NONDIK 2013 JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2015

KATA PENGANTAR Puji Syukur hanya milik Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kasih sayang-nya dan memberikan waktu kepada penulis untuk menyelesaikan tugas Critical Book yang berjudul ILMU BUDAYA DASAR. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu dalam penyelesaian Critical Book ini. Critical Book tentang Ilmu Budaya Dasar salah satu tugas mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Penulis sangat menyadari bahwa critical book ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran baik secara tertulis ataupun secara lisan, khususnya kepada Dosen pengampu mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Bapak Drs. Muhammad Arif, agar penulis bisa mengembangkan ilmu pengetahuannya, khususnya memahami tentang Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Medan, 5 November 2015 Penulis

DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi i ii BAB I Pendahulaun 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Tujuan Penulisan 1 1.3 Manfaat Penulisan 1 BAB II Isi 2 1.1 Identitas Buku 2 1.2 Pendahuluan ISBD 3 1.3 Manusia dan Kebudayaan 5 BAB III Penutup 7 Kesimpulan 7 1.1 Latar belakang BAB I PENDAHULUAN Mata kuliah ilmu social dan budaya dasar adalah mata kuliah umum yang diajarkan diperguruan tinggi dengan tujuan untuk membina individu (mahasiswa) menjadi warga

masyarakat dan warga negara yang baik. Materi pembelajaran meliputi hubungan manusia dengan kebudayaan, peradaban : nilai moral dan hukum, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, keragaman dan kesederajatan serta hubungan manusia dengan lingkungannya. Ilmu budaya dasar bukan suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, melainkan suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya (homo humanus) dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya. Untuk mengetahui bagaimana kelebihan dan kekurangan suatu buku hendaknya mahasiswa harus teliti agar tidak salah menerima informasi dan ini juga merupakan salah satu syarat dati tugas mata kuliah Ilmu Sosial & Budaya Dasar mengkritik buku adalah salah satu dari indikator mahasiswa untuk mengetahui informasi yang baik dan benar. Oleh karena itu, baiknya mahasiswa melakukan yang namanya citical book untuk megetahui keakuratan suatu buku yang kita pelajari. 1.2 Tujuan 1.3 Manfaat 1.Untuk mendapatkan nilai sebagai syarat tugas mata kuliah Ilmu Sosial & Budaya dasar. 2.Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan buku 1.Menambah ilmu penulis dalam membuat critical book 2. Mampu mengkritik bagian isi buku yang kurang memadai. BAB II ISI 2.1 IDENTITAS BUKU 1. IDENTITAS BUKU I :

Judul Buku Penulis Penerbit : Ilmu Sosial dan Budaya Dasar : Tim Dosen ISBD Unimed : Unimed Press Tahun : 2014 ISBN : 978-602-7938-03-8 Edisi : Januari 2015 Tebal buku : 1 Cm Jumlah halaman : 162 2. IDENTITAS BUKU II : Judul Buku Penulis Penerbit : Ilmu Budaya Dasar : Drs. Supartono Widyosiswoyo, M.M : Ghalia Indonesia Tahun : 1992 ISBN : 979-450-327-4 Edisi :Revisi 2004 Tebal buku : 1,4 Cm Jumlah halaman : 219 2.2 Pendahuluan ISBD (Ilmu Pengetahuan dan Budaya Dasar) Buku I (Ilmu Sosial dan Budaya Dasar) 1. Pendahuluan Kuliah Mata kuliah ilmu social dan budaya dasar adalah mata kuliah umum yang diajarkan diperguruan tinggi dengan tujuan untuk membina individu (mahasiswa) menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik. Materi pembelajaran meliputi hubungan manusia

dengan kebudayaan, peradaban : nilai moral dan hukum, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, keragaman dan kesederajatan serta hubungan manusia dengan lingkungannya. Ilmu social dasar (Basic Social Studies) dan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) diajarkan di Indonesia sejak sekitar tahun 1970-an. Pendekatan/ pembelajaran dapat dilakukan dengan pendekatan stuktural, fungsional, maupun pendekatan antar bidang ilmu ( interfiled). Visi mata kuliah ilmu social dan budaya dasar yang mengarahkan mahasiswa, selaku individu dan makhluk social yang beradab, memiliki landasan pengetahuan, wawasan, serta keyakinan untuk bersikap kritis, peka dan arif dalam mengahadapi persoalan social dan budaya yang berkembang di masyarakat. Misi ilmu social dan budaya dasar dideskripsikan sebagai berikut : Memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keragaman, kesetaraan dan martabat manusia sebagai individu dan makhluk social dalam kehidupan bermasyarakat. Memberikan dasar-dasar nilai estetika, etika dan moral, hukum dan budaya sebagai landasan landasan untuk menghormati dan menghargai antara sesama manusia sehingga akan terwujud masyarakat yang tertib, teratur dan sejahtera. Memberikan dasar-dasar untuk memahami masalah social dan budaya serta mampu bersikap kritis, analitis dan responsive untuk memecahkan masalah tersebut secara arif di masyarakat. Buku II (Ilmu Budaya Dasar) 2. Pendahuluan Ilmu budaya dasar bukan suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, melainkan suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya (homo humanus) dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut Basic Humanities merupakan pengetahuan yang diharapakan dapat memberi pengetahuan dasar dan umum tentang konsep-konsep yang dapat digunakan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu budaya dasar sebagai salah satu komponen mata kuliah bertujuan untuk mengembangkan daya tanggap, persepsi, penalaran,dan apresiasi berkenaan dengan lingkungan budaya. Materi budaya dasar mencakup manusia dengan permasalahannya yang masing-masing merupakan pokok pembahasan, yang meliputi : manusia dan cinta kasi, manusia dan keindaha, manusia dan penderitaan, manusia dan keadilan, manusia dan pandangan hidup, manusia dan tanggung jawab serta pengabdian, manusia dan kegelisahan, manusia dan harapan. Kelemahan : Kelemahan Buku I (ISBD) diantaranya sebagai berikut :

1. Pada buku I (ISBD), penjeleasan pengantar mata kuliah ISBD sebagai mata kulaih umum tidak begitu lengkap, hanya penjelasan secara garis besarnya saja (terdapat pada halaman 1). 2. Tidak dikemukakan materi ilmu social dan ilmu budaya dasar pada BAB I secara terperinci (terdapat pada halaman 3). Kelemahan Buku II (IBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Pada buku II (IBD), hanya menjelaskan ilmu budaya dasar (tidak menjelaskan bagaimana ilmu social dasar) ((terdapat pada halaman 4). 2. Tidak menjelaskan visi dan misi IBD bagi pembaca. 3. Pada buku II ini, tidak terdapat standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indicator 4. Tidak menjelaskan kapan ilmu budaya dasar diajarkan di Indonesia. 5. Tidak terdapat rangkuman/ ringkasan materi, setelah materi tersebut selesai pada sertiap BAB/ materi. Kelebihan : Kelebihan Buku I (ISBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Menjelaskan Ilmu social dan ilmu budaya dasar bagi pembaca. 2. Terdapat standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indicator (terdapat pada halaman 1 dan 2). 3. Menjelaskan visi dan misi ISBD bagi pembaca dan tujuannya (terdapat pada halaman 6). 4. Menjelaskan kapan ilmu budaya dasar diajarkan di Indonesia (terdapat pada halaman 8). 5. Menjelaskan pendekatan/ pembelajaran yang dapat dilakukan dari materi ilmu social dan budaya dasar (terdapat pada halaman 8). 6. Terdapat rangkuman/ ringkasan materi, setelah materi tersebut selesai (terdapat pada halaman 9). 7. Adanya soal-soal latihan bagi pembaca buku tersebut (terdapat pada halaman 10). 8. Mencantumkan daftar pustaka/ sumber-sumber referensi dalam setiap materi/ BAB (terdapat pada halaman 10). Kelebihan Buku II (IBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Menjelaskan pengantar mata kuliah IBD kepada pembaca sebagai mata kulaih umum secara lengkap (terdapat pada halaman 1-4). 2. Materi ilmu budaya dasar pada BAB I dijelaskan secara terperinci (terdapat pada halaman 4). 3. Menjelaskan materi ilmu budaya dasar yang mencakup manusia dan permaslahannya (terdapat pada halaman 7). 4. Adanya soal-soal latihan bagi pembaca buku tersebut (terdapat pada halaman 46).

2.3 Manusia Dan Kebudayaan Buku I (Ilmu Sosial dan Budaya Dasar) 1. Manusia Manusia adalah makhluk hidup yang berbudaya yang terus meningkatkan cara untuk memenuhi tuntutan kehidupannya. Manusia lebih unggul dari makhluk-makhluk hidup lainnya. Dengan akal dan budinya, manusia menciptakan kebudayaan. Makhluk Tuhan yang mempunyai akal dan budi adalah manusia. Akal adalah daya piker untuk memahami sesauatu. Budi adalah alat batin sebagai paduan akal dan perasaan dalam menimbang baik dan buruknya suatu tindakan. 2. Kebudayaan Ditinjau dari asal katanya, kata budaya berasal dari bahasa sansekerta budhayah, yaitu bentuk jamak dari kata budhi yang berarti budi atau akal.dalma bahasa latin kata kebudayaan disebut colera. Kata yang mengandung arti, mengolah, menyuburkan, dan mengembangkan tanah. Kebudayaan berkembang dengan berbagai model yang terstruktur. Kebudayaan merupakan bagian yang integral dari sapek kognitif, aspek tingkah laku, dan aspek material. Kebudayaan bersifat dinamis, seiring perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Factor yang menyebabkan perubahan kebudayaan adalah discovery dan invention, difusi, akulturasi, revolusi. Persoalan-persoalan kebudayaan salah satunya adalah perkembangan globalisasi( baik dalam hal nialai postif globalisasi maupun nilai negatif globalisasi), multikulturalisme dan masyarakat majemuk. 3. Sistem Budaya System budaya merupakan komponen-komponen dari suatu kebudayaan. Menurut Keesing( dalam Saifuddin 2005), komponen tersebut adalah kebudaayn sebagai system adaptif, system kognitif, system struktur dari simbol-simbol dan system symbol. Buku II (Ilmu Budaya Dasar) 2. Manusia Menurut jenisnya manusia merupakan homo sapiens yang berarti makhluk cerdas dan bijaksana. Ditingkat hominidae dan lebih-lebih sebagai homo sapiens, manusia sudah mampu menciptakan kebudayaan. Terdapat 3 aliran pada aspek-aspek manusia, yaitu : aliran materialisme, aliran spritualisme, aliran dualism. Manusia memiliki daya yang dapat menjadi raja dunia yang memerintahkan makhluk hidup lainnya, yaitu : akal dan inteligensi, perasaan dan emosi, kemauan (konasi), fantasi, serta perilaku.

3. Kebudayaan Kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Unsure kebudayaan dlaam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti bagian suatu kebudayaan yang dapat digunakan ebagai satuan analisis tertentu. Menurut Kluckhohn ada tujuh unsur dalam kebudayaan universal yaitu, system religi dan upacara keagamaan, system organisasi kemasyarakatan, system pengetahuan, system mata pencaharian hidup, system teknologi dan peralatan, bahasa, serta kesenian. Kebudayaan memiliki beberapa sifat, diantaranya sebagai berikut : kebudayaan beraneka ragam, kebudayaan dapat diteruskan secara social dengan pelajaran, kebudayaan dijabarkan dalam komponen-komponen biologi, psikologi, dan sosiologi, kebudayaan mempunyai struktur, kebudayaan mempunyai nilai, kebudayaan mempunyai sifat statis dan dinamis, kebudayaan dapat dibagi dalam bermacam-macam bidang atau aspek. Kelemahan : Kelemahan Buku I (ISBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Pada BAB II, buku I (ISBD) tidak menjelaskan secara terperinci bagaimana manusia itu, baik secara umum maupun khusus. 2. Kurang menjelaskan unsur-unsur kebudayaan serta wujud kebudayaannya seperti pada buku II (IBD). 3. Tidak menjelaskan strategi kebudayaan seperti pada buku II (IBD). Kelemahan Buku II (IBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Pada buku II ini, tidak terdapat standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indicator 2. Tidak terdapat model-model kebudayaan seperti pada buku I (ISBD). 3. Kurang menjelaskan persoalan-persoalan kebudayaan, contohnya pada buku I (ISBD) adalah globalisasi, multikulturalisme, dan masyarakat majemuk. 4. Tidak adanya rangkuman/ ringkasan pada BAB/ materi manusia dan kebudayaan. Kelebihan : Kelebihan Buku I (ISBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Terdapat standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indicator (terdapat pada halaman 11 dan 12). 2. Menjelaskan secara terperinci hubungan manusia dan masyarkat (terdapat pada halaman 12). 3. Menjelaskan model-model kebudayaan serta persoalan-persoalan kebudayaan (terdapat pada halaman 15 dan 19). 4. Terdapat rangkuman/ ringkasan pada materi manusia dan kebudayaan (terdapat pada halaman 30). 5. Adanya soal-soal latihan bagi pembaca buku tersebut (terdapat pada halaman 31).

6. Mencantumkan daftar pustaka/ sumber-sumber referensi dalam setiap materi/ BAB (terdapat pada halaman 31). Kelebihan Buku II (IBD) diantaranya sebagai berikut : 1. Menjelaskan secara terperinci bagaimana manusia itu, baik secara umum maupun khusus (terdapat pada halaman 9). 2. Menejelaskan aspek-aspek manusia serta daya manusia (terdapat pada halaman 11, 14). 3. Menjelaskan unsur-unsur kebudayaan serta wujudnya secara lengkap (terdapat pada halaman 33,35 ). Kesimpulan BAB III PENUTUP 1. Pada buku I terdapat kelebihan dan kelemahan pada setiap materi, baik materi pendahuluan ISBD maupun materi Manusia dan Kebudayaan. Salah satu kelemahan buku I yaitu penjeleasan pengantar mata kuliah ISBD sebagai mata kulaih umum tidak begitu lengkap, hanya penjelasan secara garis besarnya saja. Sedangkan kelebihan buku I, salah satunya adalah Menjelaskan Ilmu social dan ilmu budaya dasar bagi pembaca. 2. Pada buku II terdapat kelebihan dan kelemahan pada setiap materi, baik materi pendahuluan ISBD maupun materi Manusia dan Kebudayaan. Salah satu kelemahan buku II yaitu hanya menjelaskan ilmu budaya dasar (tidak menjelaskan bagaimana ilmu social dasar). Sedangkan kelebihan buku II adalah menjelaskan pengantar mata kuliah IBD kepada pembaca sebagai mata kulaih umum secara lengkap.