BAB III GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH WONOSOBO

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II KONDISI UMUM KJKS BMT MARHAMAH. Sejarah Pendirian Kjks Bmt Marhamah. Gagasan untuk mendirikan Koperasi/BMT muncul setelah mengikuti

BAB III GAMBARAN UMUM KSPPS MARHAMAH WONOSOBO

BAB II GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH. Gagasan untuk mendirikan Koperasi/BMT muncul setelah mengikuti Pelatihan

BAB II GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH WONOSOBO. A. Sejarah Berdirinya BMT Marhamah Wonosobo. BMT Marhamah adalah sebuah lembaga ekonomi swadaya masyarakat

BAB II GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH. mengikuti Pelatihan Pengembangan Lembaga Keuangan Syariah yang

BAB III GAMBARAN UMUM DAN PELAKSANAAN AKAD WADIAH YAD DHAMANAH PADA PRODUK SIMPANAN MASA DEPAN (SIMAPAN) DI BMT MARHAMAH CABANG KERTEK WONOSOBO

BAB II GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH WONOSOBO. 2.1 Sejarah Singkat Berdirinya BMT Marhamah Wonosobo

BAB III GAMBARAN UMUM DAN PELAKSANAAN PRODUK SIMPANAN BERJANGKA (SIMKA) DI KSPPS MARHAMAH WONOSOBO

BAB III GAMBARAN UMUM DAN PENERAPAN AKAD RAHN PADA PRODUK PEMBIAYAAN DI BMT MARHAMAH WONOSOBO

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS BMT AULIA MAGELANG

BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI SIMPAN PINJAM SYARI AH BAITUL MAL WAT-TAMWIL MARHAMAH. 2.1 Profil Koperasi Simpan Pinjam Syari ah Baitul Mal Wat-Tamwil

BAB II GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH WONOSOBO

BAB III GAMBARAN UMUM DI BMT NU SEJAHTERA. Mangkang Kota Semarang merupakan hasil pemikiran kalangan nahdliyin

BAB III STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH ANGGOTA SIMPANAN DI KSPPS BMT EL AMANAH KENDAL

MUKADIMAH VISI DAN MISI. dengan sdi yang profesional menuju kesejahteraan bersama dunia dan akhirat

BAB III GAMBARAN UMUM KSSPS BMT MARHAMAH WONOSOBO

BAB III DESKRIPSI KJKS BMT MANDIRI SEJAHTERA KARANGCANGKRING JAWA TIMUR CABANG PASAR KRANJI PACIRAN LAMONGAN

BAB III GAMBARAN UMUM BTM WIRADESA. A. Latar belakang berdirinya BTM Wiradesa. Muhammadiyah Wiradesa untuk memiliki sumber-sumber pendanaan

BAB I PENDAHULUAN. 1 Nur S. Buchori, Koperasi Syariah Teori dan Praktik, Jakarta: Aufa Media, 2012, h. 4

BAB II GAMBARAN UMUM BPRS ARTHA AMANAH UMMAT UNGARAN. 2.1 Sejarah Berdirinya BPRS Artha Amanah Ummat Ungaran

BAB IV DESKRIPSI DATA. A. Gambaran Umum BMT Amanah Ummah

BAB II GAMBARAN UMUM KJKS BMT WALISONGO SEMARANG

BAB III GAMBARAN BMT NU SEJAHTERA. yang sedang lesu pada saat itu, maka kaum Nahdliyin (NU) sebagai organisasi

BAB II STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR BAGI HASIL TABUNGAN MUDHARABAH. Wattamwil yaitu simpanan (funding) dan pembiayaan (financing).

BAB III HASIL PENELITIAN. yang peduli terhadap perkembangan ekonomi umat. BMT PAM merupakan

BAB III. JUAL BELI MURABAHAH di BMT BEN TAQWA. Dengan dipelopori ICMI, MUI, dan PINBUK (Pusat Inskubasi Bisnis

BAB II GAMBARAN UMUM PT. BPRS ARTHA AMANAH UMMAT UNGARAN. 2.1 Sejarah Berdirinya PT. BPRS Artha Amanah Ummat

BAB II KONDISI UMUM DI BPRS BEN SALAMAH ABADI DI PURWODADI. A. Sejarah Berdirinya BPRS Ben Salamah Abadi Purwodadi

BAB I PENDAHULUAN. Bank adalah lembaga perantara keuangan atau biasa disebut financial

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS BMT AL FATH PESAGEN GUNUNGWUNGKAL PATI

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS BMT ISTIQLAL PEKALONGAN. A. Sejarah Pendirian KJKS BMT Istiqlal Pekalongan

BAB II GAMBARAN UMUM BPRS ARTHA AMANAH UMMAT UNGARAN SEMARANG. A. Sejarah Berdirinya BPRS Artha Amanah Ummat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III PROFIL DAN PRODUK-PRODUK BMT ANKASA KABUPATEN PEKALONGAN. 1. Sejarah Singkat Berdirinya BMT ANKASA Kabupaten Pekalongan 1

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. A. Sejarah Berdirinya BMT Lestari Muamalat Suradadi. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau

BAB II GAMBARAN UMUM PT. BPRS BEN SALAMAH ABADI PURWODADI. I. Sejarah Berdirinya PT. BPRS Ben Salamah Abadi Purwodadi

BAB II. Gambaran Umum Bank Syariah Mega Indonesia. Perjalanan PT Bank Syariah Mega Indonesia diawali dari sebuah bank

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPUNYAI DAMPAK PADA PENINGKATAN JUMLAH ANGGOTA PRODUK SI UMMAT PADA BMT MARHAMAH

BAB III GAMBARAN UMUM KOPSIM NU BATANG. 1. Sejarah Berdirinya KOPSIM NU Batang. Unit Simpan Pinjam Syariah.

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS BMT BAHTERA PEKALONGAN. 1. Latar Belakang KJKS BMT Bahtera Pekalongan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. PT. Bank Perkreditan Rakyat didirikan berdasarkan pada pandangan bahwa

BAB 1 PENDAHULUAN. Perbankan syari ah dalam peristilahan internasional dikenal sebagai Islamic

BAB II GAMBARAN UMUM BMT BISMILLAH NGADIREJO

BAB III PENGELOLAAN DANA PADA BMT BISMILLAH. 1. Sejarah Berdirinya Dan Perkembangan BMT Bismillah

BAB II GAMBARAN TENTANG KONDISI BPRS PNM BINAMA SEMARANG. A. Sejarah Berdirinya PT. BPRS PNM Binama Semarang 12

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB III APLIKASI PEMBIAYAAN MURA<BAH}AH BI AL-WAKA<LAH TANPA PENYERAHAN KWITANSI PADA UJKS (UNIT JASA KEUANGAN SYARIAH) AL HAMBRA KETINTANG SURABAYA

BAB III GAMBARAN UMUM BMT AT-TAQWA MUHAMMADIYAH CABANG SITEBA. A. Sejarah Berdirinya BMT At-taqwa Muhammadiyah Cabang Siteba

BAB IV ANALISIS 1. Landasan Teori A. Definisi Produk Pembiayaan Modal Kerja

BAB III PEMBIAYAAN MURABAHAH DI KJKS BMT EL AMANAH KEC. KENDAL KAB. KENDAL

BAB III APLIKASI PENERAPAN DISKON MURA>BAH}AH DI BMT MANDIRI SEJAHTERA JL. RAYA SEKAPUK KECAMATAN UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK

BAB III KOSPIN JASA SYARIAH CAPEM PEMALANG: SEJARAH, VISI MISI, DAN PRODUK-PRODUKNYA

LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN. Dari PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk. KANTOR CABANG PONOROGO

BAB III IMPLEMENTASI GADAI DI PT. BANK BNI SYARIAH CABANG DHARMAWANGSA SURABAYA. bank negara Indonesia merupakan bank pertama yang didirikan dan

BAB I PENDAHULUAN. Kehadiran Bank Muammalat Indonesia (BMI) pada tahun 1992, telah

BAB II PROFIL PERUSAHAAN / INSTANSI. Bank Perkreditan Rakyat merupakan bank yang didirikan berdasarkan

BAB III STRATEGI PROMOSI PRODUK SIM A (SIMPANAN ANAK-ANAK) DI BMT CITRA KEUANGAN SYARIAH COMAL

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Pelaksanaan Jaminan Fidusia di Bank Syariah Mandiri KCP Solok. menanyakan langsung kepada pihak warung mikro itu sendiri.

BAB II GAMBARAN UMUM PT. BPR SYARI AH ASAD ALIF SEMARANG

BAB IV PEMBAHASAN. ( Data Jumlah Pembiayaan kantor cabang Gunungpati II tahun )

Manusia selalu dihadapkan pada masalah ekonomi seperti kesenjangan. ekonomi, kemiskinan, dan masalah-masalah lainnya. Namun banyak masyarakat

BAB III PROFIL BMT MATRA PEKALONGAN. A. Latar Belakang Berdirinya BMT Matra Pekalongan

BAB IV PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PRODUK MODAL USAHA DI KJKS BMT BINAMA SEMARANG

BAB II GAMBARAN UMUM BPRS BEN SALAMAH ABADI PURWODADI. Sabilul Muttaqiin yang kantornya berada di Purwokerto. Kemudian

KSPPS BMT UGP Wonogiry (Untuk Gerakan Perubahan)

BAB IV PEMBAHASAN Syarat dan Ketentuan Pembiayaan Mikro Syariah Di KSPPS Tamzis Bina Utama Cabang Kejajar Wonosobo.

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Penerapan Akad Pembiayaan Musyarakah pada BMT Surya Asa Artha

Usulan Penelitian Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi Pendidikan Akuntansi

BAB III LAPORAN PENELITIAN. A. Profil Pegadaian KC Syariah Raden Intan Lampung

BAB II GAMBARAN UMUM BANK MEGA SYARI AH. Perjalanan PT Bank Mega Syariah diawali dari sebuah bank umum

BAB IV PEMBAHASAN. 1. Pembukaan Simpanan Berjangka (SIJANGKA)

BAB III GAMBARAN UMUM BMT ASY-SYIFA. A. Sejarah dan Perkembangan BMT Asy-Syifa. (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) yang dimulai tahun 1996, yang

BAB II GAMBARAN UMUM PT. BPRS ASAD ALIF. Pada saat awal berdiri, PT. BPRS Asad Alif Sukorejo bernama Balai

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS BMT FASTABIQ PATI. 3.1 Sejarah Singkat Berdirinya Baitul Maal Fastabiq Pati

BAB II GAMBARAN BAITUL MAAL WAT TAMWIL (BMT) AL-HIJRAH SALO KABUPATEN KAMPAR. syariah yang terdiri dari dua istilah, yaitu baitul mal dan baitul

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS BMT AN-NAJAH WIRADESAPEKALONGAN. 1. Sejarah berdirinya KJKS BMT An-Najah Wiradesa 34

BAB III GAMBARAN UMUM KJKS CEMERLANG. Kendal yang produktif. Produktifitas ini bisa dilihat dari keberadaan

BAB II GAMBARAN UMUM BMT SYARIAH TAMBANG KABUPATEN KAMPAR. A. Sejarah singkat BMT Syariah Tambang Kabupaten Kampar

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. Baitul Maal wat Tamwil dan Koperasi Syariah merupakan lembaga

PROFIL KOPERASI SIMPAN PINJAM PEMBIAYAAN SYARI AH BMT SURYA MELATI WAY JEPARA

BAB III PRAKTEK DENDA PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH DI KJKS MASLAHAT UMMAT. 1. Sejarah dan Latar Belakang Berdirinya KJKS Maslahat Ummat

BAB III DESKRIPSI LEMBAGA

BAB II GAMBARAN UMUM BMT BISMILLAH SUKOREJO. A. Sejarah Berdirinya BMT Bismillah Sukorejo

BAB III KELEMBAGAAN. A. Sejarah Berdirinya BMT An-Najah Wiradesa Pekalongan sesuai laporan keputusan RAT berganti nama menjadi KOPSYAH

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN

BAB III SYARI AH CABANG SEMARANG. A. Profil Bank BNI Syari ah Cabang Semarang. 1. Sejarah Singkat BNI Syari ah Cabang Semarang

PRODUK PERHIMPUNAN DANA

BAB III SEJAHTERA. keprihatinan bersama beberapa jamaah dan pengurus Masjid al-fajar terhadap kondisi

BAB I PENDAHULUAN. pengelolaan keuangan yang berbasis syari ah sumber-sumber ekonomi. yang tersedia secara terarah dan terpadu serta dimanfaatkan bagi

Transkripsi:

BAB III GAMBARAN UMUM BMT MARHAMAH WONOSOBO A. Sejarah Berdirinya Gagasan untuk mendirikan koperasi/bmt muncul setelah mengikuti pelatihan pengembangan lembaga keuangan syariah yang diselenggarakan pada bulan april 1995 oleh koperasi tamzis. Gagasan ini kemudian lebih dipertegas lagi setelah mengikuti pelatihan nasional katalis BMT pada tanggal 22-24 juli 1997 di pusat pelatihan koperasi jakarta yang diselenggarakan oleh P3UK dan Dep. Pelmas Icmi Pusat. Tujuan utamanya, selain berupaya menerapkan sistem ekonomi syari ah adalah membuka kesempatan usaha mandiri serta menggali dan mengembangkan potensi daerah. Berbekal hasil pelatihan tersebut maka dibentuklah sebuah tim persiapan pendirian BMT guna mempersiapkan segala sesuatunya. Hal utama yang dilakukan oleh tim ini, di samping melakukan pendekatan dan konsultasi dengan tokoh masyarakat, pengusaha dan berbagai organisasi/instansi terkait, adalah melakukan studi banding dan magang di bmt yang telah beroperasi, antara lain di BMT Tamzis Kertek, BMTSaudara Magelang, BMT Ulul Albab Solo, dan lain-lain. Alhamdulillah, berkat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, pada tanggal 1 oktober 1995, tim tersebut berhasil menyelenggarakan rapat pembentukan BMT.Sesuai dengan amanat rapat tersebut, maka pada tanggal 16 oktober 1995, sebuah lembaga keuangan syariah, yang kemudian lebih dikenal dengan nama BMT Marhamah mulai beroperasi. Walaupun modal yang terhimpun pada waktu itu masih sangat minim, yakni hanya RP. 875.000,- namun dengan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh, modal/asset tersebut dapat terus ditingkatkan. Atas dedikasi, komitmen dan perjuangan yang tak kenal lekang, sekalipun pada 6 bulan awal tanpa digaji, 5 (lima) orang sarjana pengangguran yang merintis lembaga ini dapat menunjukkan kinerja mercusuarnya yang hingga sekarang telah menorehkan prestasi yang 36

37 membanggakan. Bermula dari jalan kaki, merangkak pakai sepeda motor butut, alhamdulillah sekarang sudah ada 5 buah mobil dan puluhan sepeda motor. Bahkan dari titik nol, sekarang dapat mengentaskan 139 orang karyawan yang dapat hidup mapan. Dalam rangka pengembangan jaringan, KJKS BMT Marhamah juga telah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi/organisasi terkait, diantaranya dinas perdagangan dan kopersai, Unit PUKK PT. Taspen, PT. PNM, BSM Yogyakarta, BTN Syariah Yogyakarta, BNI Syariah Yogyakarta, Dd Republika Dan Asosiasi BMT Tingkat Lokal, regional maupun nasional. Saat ini KJKS BMT Marhamah telah mempekerjakan 103 orang karyawan dengan 16 kantor cabang pembantu dan 3 kantor diantaranya sudah berstatus milik sendiri. 1 Dalam menjalankan fungsi sebagai koperasi yang berdasarkan pada syari at islam, BMT Marhamah memiliki beberapa komitmen yang selalu dipegang teguh dalam operasional keseharian, yang mana komitmennya adalah : a. Amanah,dalam melaksanakan tugasnya setiap insan BMT Marhamah akan menjunjung tinggi amanah yang di emban dan penuh dedikasi dalam bekerjaserta memiliki integritas b. Profesional, dikelola dengan manajemen profesional dan transparan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ( anggota). c. Independen dan mandiri, independen dalam membuat kebijakan yang berpihak kepada umat dan mandiri dalam membangun dan mengembangkan organisasi. Dengan keinginan kuat yakni membangun dan mengembangkan jaringan kerja pemberdayaan seluas-seluasnya, BMT Marhamah mempunyai visi dan misi sebagai berikut : 1.Visi : Terbangunnya keluarga sakinah, yang maju secara ekonomi dengan pengelolaankeuangan secara syariah. 1 Profil BMT Marhamah Wonosobo h.1

38 2. Misi : Mengembangkan kualitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat (anggota) melalui: a. Memfasilitasi berbagai kegiatan yang mendorong terwujudnya keluarga sakinah. b. Meningkatkan kualitas perekonomian keluarga sakinah dengan bertransaksi secara syariah. c. Memfasilitasi pengembangan ekonomi mikro berbasis keluarga sakinah melalui pembiayaan modal kerja dan investasi. d. Menyusun dan melaksanakan program pemberdayaan ekonomi dan sosial secara integral dan komprehensif menuju terwujudnya keluarga sakinah yang kuat secara ekonomi. 2 3. Tujuan : a. Meningkatkan program pemberdayaan ekonomi, khusunya di kalangan usaha mikro, kecil menengah dan koperasi melalui sistem syariah. b. Mendorong kehidupan ekonomi syariah dalam kegiatan usaha mikro, kecil dan menengah khusunya dan ekonomi Indonesia pada umumnya. c. Meningkatkan semangat dan peran serta anggota masyarakat dalam kegiatan koperasi jasa keuangan syariah. 3 4. Motto Perusahaan : Mitra Keluarga Sakinah B. Data Organisasi 1. Legalitas : Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syari ah Marhamah 2. Alamat : JL. Tumenggung Jogonegoro km 0,5 Wonosobo (56314) Telp.(0286) 321566, Fax. (0286) 324716 3. Hukum : a. No. 13825/BH/KWK.11/III/98, tgl. 31 maret 1998 b. No. 04/PAD/KDK.11/IV/2008, tgl. 02 april 2008 4. SIUP/TDUP : No. 503/33-84/PB/X/2008 Tgl. 18 Oktober 2008 5. TDP : No. 112926500070 Tgl. 18 Oktober 2008 6. HO : NOM. 530/020/HO/2008 Tgl. 18 Oktober 2 Modul Orientasi Managemen Trainee, h.3 3 Profil BMT Marhamah Wonosobo h.2.

39 7. NPWP : No. 01.820.921.3-533.000 8. Tanggal Berdiri :16 Oktober 1995 9. Email : marhamahbmt@yahoo.com 10. Website : http://www.bmt-marhamah.com 11. Organisasi : a. Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK) Induk BMT b. Koperasi FES Mitra DD Republika (KOFESMID) c. BMT Center d. PT. Permodalan BMT Ventura e. Inkopsyah BMT f. Asosisi BMT Seluruh Indonesia ( ASBINDO ) 12. Kantor Cabang : a.kantor Pusat & Cabang Utama Jl.T.Jogonegoro Km 0,5 Wonosobo b. KCP Wonosobo, Jl. A.Yani 21 Wonosobo c. KCP Leksono, Jl. Raya Leksono Km 0,5 Leksono Wonosobo d. KCP Sukoharjo, Jl. Raya Sampih Sukoharjo Wonosobo e. KCP Kertek, Jl. Raya Parakan Km.10 Reco, Kertek Wonosobo f. KCP Kaliwiro, Jl. Raya Kaliwiro-Wadaslintang, Kaliwiro, Wonosobo g. KCP Purworejo, Jl. Mayjend. Sutoyo No.73 Purworejo h. KCP Wadaslintang, Jl. Raya Prembun Km 1 Wadaslintang i. KCP Watumalang, Jl. Raya Watumalang Km 0,5 Watumalang j. KCP Banjarnegara, Jl. S. Parman Canggah, Banjarnegara

40 k. KCP Kalibawang, JL. Raya Pasar Kalibawang, Kalibawang, Wonosobo l. KCP Balekambang, Jl. Raya Balekambang- Selomerto, Wonosobo m. KCP Garung, Wonosobo n. KCP Reco, Jl. Raya Parakan Km. 10 Kertek Wonosobo o. KCP Randusari, Komplek Pasar Randusari, Kepil Wonosobo p. KCP Bansari, Temanggung 13. Kerjasama Bank : BNI Cabang Wonosobo BSM Yogyakarta BTN Purwokerto BTN Syariah Yogyakarta BNI Syariah Yogyakarta.

41 C. Struktur Organisasi STRUKTUR ORGANISASI BMT MARHAMAH Dalam melaksanakan operasional dibutuhkan suatu susunan organisasi agar komunikasi dan koordinasi berjalan dengan baik dan tertib.

42 Adapun struktur organisasi BMT Marhamah adalah : 1. Direktur : H. Nur Basuki, S.Ag 2. Nama Pengurus Ketua : H. Nur Basuki,S.Ag Sekretaris : H. Taat Sumanto S.Pd Bendahara : H. Fatah Yasin Dewan Syari ah : H. Soeparyo, S.Pd., M.M 2. Manajer Operasional : H. Nur Hidayat S.E 3. Manajer Pemasaran : H. Taufiq Rujiyanto, S.P 4. Manajer Internal Audit : Hj. Lilik Silowati, S.H 5. Manajer SDM & Litbang : Slamet Ari Paryanto S.E 6. Manajer Maal : Khanif Rosyadi, S.Si 7. Pembukuan Pusat : Sugiharto Hadi Wibowo, S.EI 8. Programmer : Drupadi Hajar Nurrohmah 9. Sekretaris & Umum : Nurlana Cahyandari, SP 10. Office Boy : Banar Mujiono 11. Driver : Syukur Basuki 12. Keamanan : - Dwi Atmodjo - Muslimin - Purwanto - Wachidun CABANGUTAMA 1. Manajer : Taat Ujianto S,E 2. Customer Service : Zulia Fatmawati S.E 3. Adm. Pembukuan : Nurhayati 4. Teller : Rini Ambarwati A.Md Kep 5. Marketing : - Iskandar Zulkarnain, - Agus Setiyono A.Md - Sri Supadmi S.Pd - Chamada Saputra

43 Tugas masing-masing pengurus adalah sebagai berikut : 1. Ketua pengurus, tugasnya: a. Menyelenggarakan RAT. b. Menyusun/merumuskan kebijakan umum untuk mendapat persetujuan rapat anggota. c. Mengawasi dan mengevaluasi kegiatan BMT Marhamah Wonosobo.. d. Menyosialisasikan BMT Marhamah Wonosobo. e. Menandatangani dokumen dan surat yang berhubungan dengan BMT Marhamah Wonosobo. 2. Sekretaris pengurus, tugasnya: a. Mengagendakan acara yang meliputi: rapat pengurus, rapat anggota, pertemuan pengurus dan pengelola, dan kunjungan pengurus ke instansi/lembaga. b. Menyusun konsep surat-surat keluar dari pengurus. c. Menerima dan melayani tamu yang berhubungan dengan ketua pengurus BMT Marhamah Wonosobo. d. Menyerap dan menyampaikan aspirasi yang diajukan oleh para pengelola kepada pengurus. 3. Bendahara Pengurus, tugasnya: a. Menelaah (mereview) anggaran yang diajukan oleh General Manajer (GM) yang nantinya akan dibahas dalam RAT. b. Memberikan masukan/saran anggaran yang diajukan GM c. Menyusun anggaran gaji dan keperluan lain yang dibutuhkan oleh pengurus d. Memberikan konsep kebijakan bagi hasil yang diperoleh para pemegang investasi. 4. Dewan Syariah, tugasnya: a. Menelaah/mereview peraturan korporat yang berlaku, apakah sesuai dengan aturan dan hukum syariah, peraturan lain yang berlaku, etika

44 serta takadang benturan kepentingan maupun unsur-unsur yang melanggar kepatuhan. b. Menelaah/mereviewsemua produk dan jasa BMT Marhamah Wonosobo apakah sesuai syariah. c. Menelaah/mereview masalah prilaku manajemen/karyawan yang menyangkut: benturan kepentingan, melanggar kepatuhan, melakukan kecurangan, manipulasi d. Menilai kebijakan akuntansi dan penerapanya. 5. General Manajer, tugasnya: a. Menyusun rencana strategis yang mencakup pandangan pihakeksekutif, prediksi tentang kondisi lingkungan, perkiraan posisi perusahaan dalam persaingan. b. Mengusulkan rencana strategis kepada pengurus untuk disahkan dalam RAT ataupun diluar RAT. c. Mengusulkan rancangan anggaran dan rencana kerja dari baitul tamwil, maitul maal, Quantum Quality, dan SBU lainya kepada pengurus yang nantinya disahkan pada RAT. 6. Sekretaris, tugasnya: a. Membuat surat keluar dan mengirimkan serta mengarsip. b. Menerima surat masuk, mengarsip dan mendistribusikan. c. Mengatur agenda kegiatan direktur, manajemen dan pengurus. d. Menerima tamu direktur dan menanyakan identitas serta keperluanya untuk diputuskan perlu tidaknya bertemu direktur. e. Membuat notulen rapat-rapat organisasi dan mengarsipkan 7. Internal Audit, tugasnya: a.memeriksa sistem pengendalian intern. b. Memeriksa kelemahan sistem. c. Melakukan penilain dan peninjauan atas klasifikasi cabang. d. Menyiapkan dan mengisi kertas kerja pemeriksaan sesuai dengan hasil audit. 8. Administrasi Akuntansi, tugasnya:

45 a. Melaporkan laporan keuangan konsolidasi korporat. b. Menilai unit yang ada dan menggolongkan sesuai potensi pengembanganya c. Membuat kebijakan yang berkaitan akuntansi dan keuangan keseluruhan. d. Memeriksa anggaran yang diajukan manajer sebelum disetujui untuk dimintakan persetujuan GM melalui manajer oprasional. 9. Customer Service, tugasnya: a. Melayani terhadap pembukuan dan penutupan rekening tabungan dan deposito serta mutasi. b. Pengarsipantabungan dan deposito. c. Penghitungan bagi hasil dan pembukuanya. d. Pelaporan tentang perkembangan dana masyarakat. e. Pelayanan terhadap debitur. 10. Teller, tugasnya: a. Memberikanpelayanan terhadap anggota baik penarikan maupun penyetoran tabungan ataupun angsuran. b. Menghitung keadaan keuangan atau transaksi setiap hari. c. Mengatur dan menyiapkan pengeluaran uang tunai yang telah disetujui oleh manajer cabang. d. Menandatangani formulir dan slip dari anggota serta mendokumentasikannya. 11. Marketing, tugasnya: a. Menjalankan tugas lapangan yaitu menawarkan produk BMT Marhamah Wonosobo. b. Membuat daftar kunjungan kerja harian dalam sepekan mendatang pada akhir pekan berjalan. c. Membuat rute kunjungan harian. d. Membuat laporan harian pemasaran individual untuk funding, lending dan konfirmasi manajer cabang. 12. Baitul Maal, tugasnya:

46 a. Membuat dan mengusulkan rencana strategis maal kepada manajer. b. Memimpin rapat koordinasi dan evaluasi bulanan. c. Memberi pelayanan konsultasi tentang perhitungan zakat. d. Menyusun dan base muzaki, mustahiq dan lembaga donatur. D. Ruang Lingkup Kegiatan a. Kegiatan Bisnis (Baitul Tamwil) 1) Menghimpun dana-dana komersial berupa simpanan/tabungan maupun sumber dana lain yang sah dan halal. 2) Memberikan pembiayaan kepada anggotanya sesuai dengan penilaian kelayakan usahanya. 3) Mengelola usaha tersebut secara profesional sehingga menguntungkan dan dapat dipertanggungjawabkan. b. Kegiatan Sosial (Baitul Maal) 1) Menghimpun zakat, infaq/shadaqah, wakaf, hibah dan dana-dana sosial lainnya. 2) Menyalurkan dana sosial tersebut kepada yang berhak menerima (mustahik) sesuai dengan amanah. 3) Mengelola usaha tersebut secara profesional sehingga memberi manfaat yang optimal kepada mustahik dan menjadi modal dakwah Islam. 4) Program-Program Sosial seperti : Gebyar Paket Ramadhan (pemberian paket sembako kepada fakir miskin), THK/Tebar Hewan Kurban (penyaluran hewan kurban ke pelosok-pelosok desa kerjasama dengan DD Republika dan Mudhokhi Lokal, karyawan dan anggota), Beasiswa (beasiswa bagi siswa-siswi yang berprestasi) dan Ambulance Dhuafa. E. Produk-Produk BMT Marhamah Kegiatan BMT Marhamah secara umum adalah sebagai mediator atau perantara yang menjembatani kepentingan anggota dan calon anggota,

47 yaitu melakukan penghimpunan dana melalui simpanan kemudian dana tersebut disalurkan lagi ke anggota maupun calon anggota yang membutuhkan melalui fasilitas pembiayaan. 1) Produk Penghimpun Dana (Funding) Penghimpun dana di Lembaga Keuangan Syari ah dapatberbentuk Giro, Simpanan dan Simpanan Berjangka. Prinsip Operasional Syariah yang diterapkan dalam penhimpunan dana masyarakat adalah prinsip wadiah dan mudharabah. a. Simpanan Ummat 4 Simpanan ini diperuntukan bagi anggota KSPPS BMT Marhamah dengan persyaratan yang mudah dan bagi hasil yang menguntungkan tanpa dipungut biaya operasional. Setoran dan penarikan dapat dilakukan sewaktu waktu pada jam kerja sesuai dengan kebutuhan dan dapat dilakukan disemua kantor cabang KSPPS BMT Marhamah. Ketentuan : 1) KTP yang masih berlaku 2) Mengisi formulir pembukaan rekening. 3) Akad: Wadi ah 4) Setoran awal pembukaan rekening minimal : Rp. 20.000 5) Setoran minimal selanjutnya : Rp. 5.000 6) Bagi hasil yang diberikan berdasarkan saldo rata rata bulanan dan diberikan pada akhir bulan. b. Simpanan Ukhuwah Biasa Simpanan ini diperuntukkan bagi anggota atas nama lembaga/institusi/perusahaan/ organisasi dan yang sejenisnya dengan imbalan porsi bagi hasil yang ditingkatkan. Ketentuan : 1) KTP yang masih berlaku. 2) Mengisi formulir pembukaan rekening 3) Akad : Wadi ah 4 Brosur BMT Marhamah Wonosobo

48 4) Setoran Awal : Rp. 100.000 5) Setoran Minimal Selanjutnya : Rp. 10.000 6) Penarikan dapat dilakukan setiap saat pada jam kerja. 7) Nisbah bagi hasil kompetitif. c. Simpanan Ukhuwah Sinergis Simpanan ini diperuntukkan bagi anggota atas nama lembaga/institusi/perusahaan/ organisasi dan yang sejenisnya dengan imbalan porsi bagi hasil yang ditingkatkan. Ketentuan : 1) KTP yang masih berlaku. 2) Mengisi formulir pembukaan rekening 3) Akad : Wadi ah 4) Setoran awal : Rp. 1.000.000 5) Setoran minimal Selanjutnya : Rp. 100.000 6) Penarikan dapat dilakukan setiap saat pada jam kerja 7) Nisbah bagi hasil kompetitif d. Simpanan Ukhuwah Pendidikan Simpanan yang berguna untuk melatih dan mendidik siswa sekolah untuk hidup hemat dan gemar menabung. Simpanan dikoordinir oleh Guru/Wali Kelas sebagai anggota,dengan setoran akumulasi siswa. Ketentuan : 1) KTP yang masih berlaku. 2) Mengisi formulir pembukaan rekening. 3) Akad : Wadi ah 4) Rekening atas nama Sekolah atau Guru pengampu. 5) Setiap siswa mendapatkan buku simpanan. 6) Setoran awal dan merupakan saldo minimal Rp. 100.000 7) Setoran selanjutnya minimal Rp100.000 8) Penarikan dilakukan maksimal 2 kali dalam 1 tahun (setiap semester sekali).

49 e. Simpanan Berjangka (SIMKA) Bagi yang ingin menginvestasikan dananya dalam jangka waktu tertentu dengan porsi bagi hasil lebih menguntungkan karena dikelola dengan prinsip syariah dengan jangka waktu 1, 3, 6, 12 bulan. Ketentuan : 1) KTP yang masih berlaku. 2) Mengisi formulir pembukaan simka 3) Akad Mudhorobah 4) Bagi hasil diberikan setiap bulan 5) Setoran minimal Rp. 1.000.000 6) Nisbah bagi hasil dibedakan dalam tingkatan di bulan April 2017 yaitu : - 3 bulan dengan porsi BMT : Mitra = 45 : 55-6 bulan dengan porsi BMT : Mitra = 40 : 60-12 bulan dengan porsi BMT : Mitra = 35 : 65 f. Simpanan Masa Depan (Simapan) Simpanan jangka panjang yang berguna untuk menyiapkan masa depan dengan baik, dapat digunakan sebagai persiapan biaya pendidikan anak, ibadah haji, membangun rumah, dan dapat juga digunakan sebagai dana pensiun, dengan jangka waktu simpanan 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun. Ketentuan : 1) KTP yang masih berlaku 2) Mengisi formulir pembukaan rekening. 3) Setoran minimal Rp. 20.000 4) Akad Mudhorobah 5) Bagi hasil diberikan setiap bulan 6) Setoran dapat dilakukan tiap bulan atau disetor didepan akumulasi triwulan, semesteran atau tahunan. 7) Penarikan dilakukan setelah jatuh tempo, dan apabila anggota meninggal dunia maka total simpanan (pokok dan bagi hasil) diberikan secara utuh.

50 8) Penarikan sebelum jatuh tempo maka diberlakukan konversi bagi hasil. 9) Porsi bagi hasil dibedakan dalam 3 tingkatan di bulan April 2017, yaitu: - 5 tahun dengan porsi BMT : Anggota = 45 : 55-10 tahun dengan porsi BMT : Anggota = 40 : 60-20 tahun dengan porsi BMT :Anggota = 40 : 60 2. Produk Penyaluran Dana ( Lending ) Dana yang telah dihimpun dari masyarakat, oleh BMT Marhamah dan dikembalikan lagi pada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk pembiayaan. Adapun produk-produk pembiayaan yang dikeluarkan oleh BMT Marhamah berupa : a. Pembiayaan Modal Usaha - Persyaratan Administratif Pengajuan : Sehat jasmani dan rohani dan mempunyai kecakapan melakukan perbuatan hukum serta tidak berada dibawah pengampunan, berusia minimal 21 tahun atau telah menikah dan maksimal berusia 60 tahun, mempunyai penghasilan tetap dan kemampuan mengangsur, mengisi formulir permohonan, fotocopy KTP Pemohon suami-istri yang masih berlaku, fotocopy jaminan (SHM, IMB, SPPT/BPKB, STNK), fotocopy KK dan surat nikah, fotocopy struk gaji/penghasilan, fotocopy rekening listrik dan PDAM, surat persetujuan suami/istri. - Biaya administrai, materai, notaris, asuransi jiwa, sesuai ketentuan yang berlaku. - Menggunakan prinsip Musyarakah/Mudharabah dimana BMT Marhamah sebagai penyedia dana (shohibul maal) dan anggota sebagai pengelola dana (mudhorib). - Diperuntukkan bagi anggota/pengusaha yang memiliki usaha dengan prospek hasil usaha/laba yang menguntungkan tiap bulannya. - Usaha yang dikelola sudah berjalan minimal 1 tahun.

51 - Hasil usaha atau keuntungan usaha dibagikan kepada BMT Marhamah sebagai penyedia dana (shohibul maal) dan anggota sebagai pengelola dana (mudhorib) sesuai dengan porsi masing-masing yang sudah disepakati. b. Pembiayaan Jual Beli Barang - Persyaratan Administratif Pengajuan : Sehat jasmani dan rohani dan mempunyai kecakapan melakukan perbuatan hukum serta tidak berada dibawah pengampunan, berusia minimal 21 tahun atau telah menikah dan maksimal berusia 60 tahun, mempunyai penghasilan tetap dan kemampuan mengangsur, mengisi formulir permohonan, fotocopy KTP Pemohon suami-istri yang masih berlaku, fotocopy jaminan (SHM, IMB, SPPT/BPKB, STNK), fotocopy KK dan surat nikah, fotocopy struk gaji/penghasilan, fotocopy rekening listrik dan PDAM, surat persetujuan suami/istri. - Biaya administrai, materai, notaris, asuransi jiwa, sesuai ketentuan yang berlaku. - Menggunakan prinsip Murabahah, dimana BMT Marhamah sebagai penyedia barang dan anggota sebagai pembeli barang. - Diperuntukkan bagi anggota yang membutuhkan barang atau alat produksi, konsumsi ataupun untuk keperluan perdagangan. - Jangka waktu pembiayaan ataupun pengembalian angsuran bisa sampai 36 bulan, dengan tingkat margin yang bersaing. c. Pembiayaan Jasa-Jasa 1) Pembiayaan Ijarah Pembiayaan prinsip sewa (ijarah) adalah pembiayaan yang objeknya dapat berupa manfaat/jasa. Dalam hal ini hanya terjadi perpindahan manfaat bukan perpindahan kepemilikan. Menurut fatwa Dewan Syariah Nasional, pembiayaan ijarah adalah akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu melalui pembayaran sewa/upah tanpa diikuti dengan pemindahan

52 kepemilikan barang. Bagi yang menyewakan wajib mempersiapkan barang/jasa yang disewa dan bagi yang menyewa barang/jasa maka wajib baginya memelihara barang yang disewa. 5 2) Pembiayaan Rahn/Gadai - Murtahin (BMT Marhamah) mempunyai hak untuk menahan Marhun (barang gadai) sampai semua utang Rahin (anggota) dilunasi. - Marhun dan manfaatnya tetap menjadi milik Rahin. Pada prinsipnya Marhun tidak boleh dimanfaatkan oleh Murtahin kecuali seizin Rahin, dengan tidak mengurangi nilai Marhun dan pemanfaatannya itu sekedar pengganti biaya pemeliharaan dan perawatannya. - Pemeliharaan dan penyimpanan Marhun pada dasarnya menjadi kewajiban Rahin, namun dapat dilakukan juga oleh Murtahin, sedangkan biaya dan pemeliharaan penyimpanan tetap menjadi kewajiban Rahin. - Besar biaya pemeliharaan dan penyimpanan Marhun tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. Penjualan Marhun : - Apabila jatuh tempo, Murtahin harus memperingatkan Rahin untuk segera melunasi hutangnya. - Apabila Rahin tetap tidak dapat melunasi hutangnya, maka Marhun dijual paksa/dieksekusi melalui lelang sesuai syariah. - Hasil penjualan Marhun digunakan untuk melunasi hutang, biaya pemeliharaan dan penyimpanan yang belum dibayar serta biaya penjualan. - Kelebihan hasil penjualan menjadi milik Rahin dan kekurangannya menjadi kewajiban Rahin. - Biaya operasional dibebankan kepada anggota. 6 d. Lembaga Amil Zakat Infaq Dan Shadaqoh(LAZIS) 5 AliZainuddin, Hukum Perbankan Syariah, Jakarta:Sinar Grafika, 2008 h.33 6 Brosur Pmbiayaan Rahn BMT Marhamah Wonosobo

53 LAZIS BMT Marhamah fungsinya menghimpun, mengelola dan menyalurkan zakat, infaq dan shadaqoh untuk disalurkan pada mereka yang membutuhkan. Dana ZIS yang diamanahkan kepada LAZIS BMT Marhamah dipergunakan untuk : 1) Beasiswa pendidikan. 2) Pemberdayaan ekonomi dhuafa. 3) Pemberdayaan sumber daya insani. 4) Bantuan anak yatim. 5) Qurban dan pemberdayaan ternak Qurban. 6) Bantuan kesehatan. 7 7 Lihat Brosur BMT Marhamah Tahun 2015, h. 3