BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

dokumen-dokumen yang mirip
ALAM SEMESTA. Pernahkah kamu bayangkan betapa luas alam semesta tempat kita tinggal? Seberapa jauhkah jarak yang dapat kamu bayangkan?

TUGAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Di susun oleh : Kelas D. Kelompok Nur Ali Aziz Adetia Muhamad Rizqi Siregar

BEBERAPA CATATAN SAINS MODERN TENTANG PEMBENTUKAN KOSMOS

BAB 13 STRUKTUR BUMI DAN STRUKTUR MATAHARI

BUMI DAN ALAM SEMESTA

Asal Usul Alam Semesta

Institut Pengajian Tinggi Al-Zuhri

Teori Big Bang. 1. Awalnya, bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau

KELAHIRAN ALAM SEMESTA

PENDAHULUAN PENDAHULUAN PENDAHULUAN IDA102 MANUSIA DAN AGAMA 05/03/2013. Maruwiah Ahmat 1. Bab 1b (Tambahan) KEJADIAN ALAM MENURUT BIBLE

seperti sebuah bajak, masyarakat Cina melihatnya seperti kereta raja yang ditarik binatang, dan masyarakat Jawa melihatnya seperti bajak petani.

Khatamul Anbiya (Penutup Para Nabi)

BAB 1 HAKIKAT GEOGRAFI

BAB I PENDAHULUAN. Pengetahuan atau sains. Menurut H.W Fowler (dalam Trianto: 2010) Ilmu

Antiremed Kelas 9 Fisika

Pengertian Planet, Macam-Macam Planet Serta Ciri-Cirinya

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.1. (1) Yupiter Berupa gas dan massanya terbesar diantara planet tata surya

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Tata Surya, sebuah kerajaan di langit

Skema proses penerimaan radiasi matahari oleh bumi

. 2 TANDA-TANDA KIAMAT

Jilid 1. Penulis : Arief Harisa Muhammad. Copyright 2013 pelatihan-osn.com. Cetakan I : Oktober Diterbitkan oleh : Pelatihan-osn.

Apakah bintang itu? Jika malam datang dan langit sedang cerah, pergilah ke halaman rumah lalu

Kisah Dr. Gary Miller (Misionaris Kristen), Sang Penantang Al Quran : Melakukan Riset Panjang Untuk Mencari Kesalahan Al Qur an!

KELOMPOK 1 Anggi Juliansa ( ) Reza AlFajri ( )

Sejarah Terbentuknya Bumi

Kita awali fenomena geosfer dari yang pertama: Atmosfer

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP IAD ISD IBD

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDRAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH UMUM

BAB IV ANALISIS PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA PERJANJIAN LAMA DENGAN AL-QUR AN TENTANG PENCIPTAAN ALAM

GERHANA MATAHARI DAN GERHANA BULAN

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Bumi, Berlian biru alam semesta

JAWABAN PERTANYAAN EVOLUSI TUGAS

Geologi Dasar (MGD 301)

Atmosphere Biosphere Hydrosphere Lithosphere

1. Pendahuluan Bumi dilahirkan sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu. Tata surya kita yang bernama Bima Sakti, terbentuk dari kumpulan debu (nebula) di

Ruang Lingkup IPA. Ilmu alamiah dasar -4. Dini Rohmawati

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 3. Mengenal Planet BumiLATIHAN SOAL BAB 3. big bang. steady state. proto planet. kondensasi

BAB IX TEORI ASAL USUL BUMI DAN KEHIDUPAN

Inisiasi 5 (BUMI KITA)

Samudera adalah kumpulan air yang sangat banyak, menutupi hampir. 71 persen Bumi dan memisahkan benua. Jutaan tahun yang lalu ketika Bumi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Seputar ATMOSFER Asal katanya dari atmos dan shaira (bahasa Yunani), yang artinya atmos : uap, shaira : bulatan. Jadi, atmosfer adalah lapisan gas

AYAT-AYAT AL-QUR AN Tentang ALAM SEMESTA

MISTERI JAGAT BAYI (BABY UNIVERSES), LUBANG HITAM DAN JAGAT GAIB

Kecerdasan Rancangan (1)

GALAKSI. Sabar Nurohman, M.Pd

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 3. Mengenal Planet Bumilatihan soal 3.1

TALIM MADANI #12 IMAN KEPADA ALLAH (PERBEDAAN MALAIKAT DAN MANUSIA)

Jaman dahulu Sekarang

KELOMPOK I. Raditya Budi Satria ( ) Imelsa Heni Priyayik ( ) Sergius Prastowo ( ) Rina Metasari ( )

Materi Bumi dan Antariksa)

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Raja Kerajaan Tata Surya

BAB 4 KONSEP DESAIN Fakta Kunci. Fakta kunci mengenai Animasi Edukasi Exploring Space :

ATMOSFER I. A. Pengertian, Kandungan Gas, Fungsi, dan Manfaat Penyelidikan Atmosfer 1. Pengertian Atmosfer. Tabel Kandungan Gas dalam Atmosfer

BAB VII TATA SURYA. STANDAR KOMPETENSI : Memahami Sistem Tata Surya dan Proses yang terjadidi dalamnya.

Atmosfer Bumi. Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. 800 km. 700 km. 600 km. 500 km. 400 km. Aurora bagian. atas Meteor 300 km. Aurora bagian. bawah.

Info Astronomy JELAJAH SEMESTA. Penerbit Info Astronomy

Paradigma Pendidikan Sains Fisika Berbasis Nilai (Sunatullah Merupakan Sinonim Ilmu Pengetahuan (Science)).

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. : 1 kali pertemuan 2 35 menit. Memahami matahari sebagai pusat tata surya dan interaksi bumi dalam tata surya

BAB IV T}ANT}A>WI> JAWHARI> hitung dan dikenal sebagai seorang sufi. Ia pengikut madzhab ahl sunnah wa aljama ah

ARTIKEL INTEGRASI AYAT AL-QUR AN DAN SAINS TENTANG BUMI. Dosen Pengampu : Bpk. Edi Daenuri Anwar, M.Si. Mata Kuliah : Keterpaduan IPTEKS dan Islam

KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP DAN ASPEK GEOGRAFI

Sabar Nurohman, M.Pd

Sistem Tata surya. Maulana Pandudinata 9F/09

Secara bahasa kata Islam berasal dari akar kata s-l-m : Penyerahan diri, pasrah, tunduk dan patuh dari makhluk kepada Khaliknya. Damai dan aman.

MAKALAH BUMI DAN TATA SURYA KONSEP DASAR IPA

ZAARI BIN MOHAMAD HBSC4203_V2 - EARTH AND SPACE / BUMI DAN ANGKASA BUMI DAN ANGKASA A. PENDAHULUAN

SUBJEK: DUA2012(SAINS TEKNOLOGI KEJURUTERAAN ISLAM) PENSYARAH: PUAN ZAINUN BINTI SALLEH TAJUK: PROSES KEJADIAN MATAHARI DAN ORBIT DARI SUDUT AL QURAN

SD kelas 4 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 13. KENAMPAKAN BUMI DAN BENDA LANGIT LATIHAN SOAL BAB 13

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.2. Pernyataan tersebut yang termasuk ciri ciri dari bumi di tunjukkan pada nomor...

KONSEPSI AWAL MAHASISWA FISIKA TERHADAP MATERI BINTANG DAN EVOLUSI BINTANG DALAM PERKULIAHAN ASTROFISIKA

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PENGEMBANGAN IPTEK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMAHAMAN AL QUR AN*

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Komet

SOAL PILIHAN GANDA ASTRONOMI 2008/2009 Bobot nilai masing-masing soal : 1

Jagad Raya dan Tata Surya IV

TATA SURYA Presentasi Geografi

BENARKAN TAHUN INI ADA MATAHARI KEMBAR?

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang

M. Lutfi Firdaus, Ph.D. PENDAHULUAN

Gambar tata sury, alam 98

Asal-usul dan Evolusi Alam Semesta Julieta Fierro, Susana Deustua, Beatriz Garcia

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALatihan Soal 4.5

BAB 1 PENDAHULUAN. Pengertian Biologi Laut

RINGKASAN MATERI TATA SURYA

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Mars, Dewa Perang.

Daftar Isi. Tata Surya. Matahari. Gerak edar bumi dan bulan. Lithosfer. Atmosfer.

Jupiter: Dewa Zeus. Planet kelima dalam Tata Surya kita adalah Jupiter. Jupiter

Radio Aktivitas dan Reaksi Inti

Astronomi Sabar Nurohman, M.Pd

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA F A K U L T A S I L M U S O S I A L

Planet-planet dalam sistem tatasurya kita

KONSEP, HAKIKAT BELAJAR, DAN PEMBELAJARAN IPA. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Uranus, planet tidak taat aturan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Tata surya merupakan kumpulan benda langit yang terdiri atas semua

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 4. SISTEM TATA SURYALATIHAN SOAL BAB 4

4/25/ pengamatan mendukung Teori Big Bang

PETA KONSEP. Revolu si. Rotasi. Mataha ri TATA SURYA. satelit buata n. satelit. alami. satelit. Bulan. palapa. Kalender Masehi. Revolu si.

SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 5. DINAMIKA ATMOSFERLATIHAN SOAL 5.1. argon. oksigen. nitrogen. hidrogen

Ikhlasul-pgsd-fip-uny/iad. Meteor, Meteoroid, dan Meteorit

Transkripsi:

A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Geologi adalah ilmu mengenai bumi. Kata geologi sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu geos yang artinya bumi dan logos yang artinya ilmu. Jadi dapat diartikan geologi sebagai suatu ilmu yang mempelajari material bumi secara menyeluruh, misalnya seperti asal mula, struktur, punysun kerak bumi, berbagai macam proses yang sedang berlangsung setelah pembentukannya, maupun yang sedang berlangsung, sampai dengan keadaan dari bumi saat ini. Alam semesta adalah fana. Pengertian dari alam semesta adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat diungkapkan oleh manusia. Oleh karena itu, dalam makalah ini akan dibahas mengenai kaitan antara ilmu geologi dengan ilmu agama agar sebagai referensi untuk kita semua mengenai proses alam yang telah dibahas di Kitab dan yang dipelajari pada ilmu geologi. B. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari makalah ini ialah: 1. Bagaimana penciptaan bumi menurut Al-Quran? 2. Bagaimana penciptaan bumi menurut Ilmu Geologi? 3. Apakah ada kesamaan antara pandangan Ilmu Geologi dengan apa yang ada di dalam Al-Quran? C. Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini adalah 1. Mengetahui proses penciptaan bumi sesuai dalam Al-Quran 2. Mengetahui proses penciptaan bumi berdasarkan Ilmu Geologi 3. Mengetahui kaitan antara ilmu Geologi dengan apa yang diterangkan di dalam Al- Quran

BAB II PEMBAHASAN A. Konsep Alam Semesta Di dalam Al Qur an didapatkan kesimpulan yang cukup besar peluang kebenarannya bahwa sebenarnya seluruh kejadian di alam semesta ini, sudah terjadi dan kejadiannya mengikuti segala rencana dan konsep yang sudah tertera di dalam Al Qur an. Gambaran jelasnya, bahwa semua proses alam semesta ini mengikuti dan mengekor pada segala yang tertuang dalam Al Qur an, apakah diketahui atau tidak tabir rahasianya oleh manusia. Dengan kata lain, kejadian dunia ini adalah sebagai cermin manifestasi dan kenyataan lahir dari rencana Allah yang sebenarnya sudah diberitahukan kepada manusia lewat Al Qur an, sebelum kejadian tersebut terjadi, dengan tidak ada tekanan apakah manusia mau atau tidak memahaminya guna mendapatkan takwil isyarat-nya. Al Qur an diturunkan bukan hanya kepada umat Islam, tetapi sebagai mediator menyampaikan pesan Tuhan Pencipta Alam kepada semua makhluk-nya. Al Qur an yang sedemikian sempurna ini memberi kabar dan cerita semua kejadian di alam semesta ini. Kemukjizatan Al-Qur'an ditandai dengan keorisinilannya sejak diturunkan. Kitab suci ini juga tidak dapat ditandingi oleh siapa pun di dunia ini hingga akhir zaman. Ia tidak akan lekang dimakan pergeseran masa dan dapat diuji dari sudut mana pun juga. Sekarang pun, saat ilmu pengetahuan berkembang pesat, ternyata Al-Qur'an sanggup menjawab tantangan sains modern. Salah satu hal yang membuat takjub para ilmuwan adalah adanya persesuaian antara konsep penciptaan alam semesta menurut Al-Qur'an dan sains (ilmu pengetahuan) modern. Dalam pandangan sains modern, pada awalnya alam semesta ini masih berupa kabut gas yang panas dan kemudian terpisah. Terpisahnya kabut gas ini merupakan proses awal terciptanya galaksi-galaksi. Dari pecahan-pecahan kabut gas tersebut selanjutnya melalui proses evolusi terbentuk milyaran matahari dengan planet-planetnya, termasuk bumi yang kita huni ini. Ilmuwan cerdas yang pertama

kali mengemukakan teori di atas bernama Laplace dari Perancis dan Immanue Kant dari Jerman. Meskipun demikian, ratusan tahun sebelum ilmuwan itu mengemukakan teorinya, Al-Qur'an telah menyebutkan secara gamblang. sebagaimana tertulis dalam Surat Al Anbiya ayat 30: "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah sesuatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga yang beriman?" Ayat tentang asal mula alam semesta dari kabut/nebula (QS 41/11). Artinya : 11. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati." Teori alam semesta ini berasal dari kabut gas yang panas, dapat juga dibaca dalam surat Fushillat ayat 9-12. Ada beberapa kesimpulan penting yang dapat kita petik dari ayat-ayat di atas,yaitu: 1. Disebutkan bahwa antara langit dan bumi (kosmos) semula merupakan satu kesatuan (ratg) lalu mengalami proses pemisahan (fatg). Perlu ditegaskan di sini, bahwa fatg dalam bahasa Arab artinya memisahkan dan ratg artinya perpaduan atau persatuan beberapa unsur untuk dijadikan suatu kumpulan yang homogen. 2. Disebutkan adanya kabut gas (dukhan) sebagai materi penciptaan kosmos. 3. Disebutkan pula bahwa penciptaan kosmos (alam semesta) tidak terjadi sekaligus,tetapi secara bertahap.

Apabila dikaitkan dengan sejumlah teori seputar terjadinya kosmos menurut sains modern, maka konsep penciptaan semesta yang tertera dalam Al-Qur'an tidak dapat disangkal lagi kebenarannya. Adanya kumpulan kabut gas dan terjadinya pemisahan-pemisahan kabut gas tersebut atau dikenal dengan proses evolusi terbentuknya alam semesta, sudah dipaparkan secara jelas oleh Al-Qur'an jauh sebelum sains modern mengemukakannya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasan tentang proses terciptanya alam semesta menurut ilmu pengetahuan modern. Semula alam semesta ini terdiri dari satu kumpulan gas, yakni gas hidrogen dan sedikit helium yang berputar secara pelan. Itu terjadi pada zaman kuno, bermilyar-milyar tahun yang lalu. Kumpulan gas tersebut kemudian menjasi potongan-potongan yang sangat besar dan banyak. Ahli-ahli astrofisika (fisika bintang) memperkirakan tiap potongan tersebut besarnya satu milyar sampai seratus milyar kali dari matahari. Sedangkan besarnya matahari sekitar 300.000 kali dari bumi. B. Proses Penciptaan Alam Semesta Allah swt telah mengatur semua proses penciptaan bumi. Dan Allah telah memberitahukan kepada umatnya mengenai penciptaan bumi dan alam semesta melalui Al-quran. Kitab suci umat islam inilah sumber dari segala macam ilmu pengetahuan. Di dalamnya semua ilmu pengetahuan tertulis untuk membantu kita mencari pengetahuan dan terus mengimani isi-isinya. Dalam hal ini saya berupaya untuk sedikit menkaji mengenai ayat dalam al-quran yang membahas megenai penciptaan bumi. Dalam surat An Naaziat (79) ayat 27 33 menerangkan proses penciptaan bumi dan alam semesta. Dalam ayat tersebut tertulis bumi dan alam semesta tercipta dalam enam masa. Masih dalam perdebatan mengenai enam masa yang dimaksud.

Entah itu enam tahun, enam hari, enam periode, ataupun enam tahapan. Dalam hal ini kami mencoba mengkaji enam masa yang dimaksud. Tulisan ini kami ambil dari berbagai sumber. Annaziat ayat 27 : Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya, (27). Dalam ayat tersebut dimulailah mengenai masa I penciptaan bumi. Pasa masa I ini dijelaskan mengenai penciptaaan langit. Dalam ilmu tata surya dikenal dengan istilah Teori Big Bang. Teori Big Bang adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian mengembang sekitar 13.700 juta tahun lalu. alam semesta pertama kali terbentuk dari ledakan besar. Bukti dari teori ini ialah gelombang mikrokosmik di angkasa dan juga dari meteorit. Awan debu (dukhan) yang terbentuk dari ledakan tersebut, terdiri dari hidrogen. Hidrogen adalah unsur pertama yang terbentuk ketika dukhan berkondensasi sambil berputar dan memadat. Bisa diaktakan awan dan langit yang kita lihat selama ini adalah bentuk pertama dari penciptaan bumi dan alam semesta. Selanjutnya, angin bintang menyembur dari kedua kutub dukhan, menyebar dan menghilangkan debu yang mengelilinginya. Sehingga, dukhan yang tersisa berupa piringan, yang kemudian membentuk galaksi. Bintang-bintang dan gas terbentuk dan mengisi bagian dalam galaksi, menghasilkan struktur filamen (lembaran) dan void (rongga). Jadi, alam semesta yang kita kenal sekarang bagaikan kapas, terdapat bagian yang kosong dan bagian yang terisi. Annaziat ayat 28 : Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,(28)

Ayat ini menerangkan masa II dari penciptaan bumi. Dua kata kunci dalam ayat ini adalah meninggikan dan menyempurnakan. Mengembang yang dimaksud adalah proses berkembangnya seluruh galaksi yang saling menjauh antar satu sama lain. Dan langit-langit menjadi semakin meninggi. Mengembangnya alam semesta sebenarnya adalah kelanjutan big bang. Sedangkan kata menyempurnakan, menunjukkan bahwa alam ini tidak serta merta terbentuk, melainkan dalam proses yang terus berlangsung. Misalnya kelahiran dan kematian bintang yang terus terjadi. Alam semesta ini dapat terus mengembang, atau kemungkinan lainnya akan mengerut. Annaziat ayat 29 : Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang (29) Memasuki masa III, di sini yang dapat kita saksikan dalam kehidupan seharihari. Allah SWT telah membuat siang-malam secara bergantian. Allah menjadikan malam yang gelap gulita dan menjadikan siang yang terang benderang. Dapat diartikan dalam ayat ini Matahari sebagai sumber cahaya dan bumi berputar mengelilinya. Karena perputaran bumi tersebut terjadilah siang dan malam. Annaziat ayat 30 : Dan bumi sesudah itu dihamparkan-nya (30) Di masa IV inilah mulai bumi terbentuk. dimulai dengan pembentukan superkontinen Pangaea di permukaan Bumi. Annaziat ayat 31 : Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuhtumbuhannya(31) Pada ayat ini, dijelaskan mengenai masa V penciptaan bumi yaitu evolusi air. Ketika bumi terbentuk air belum ada. Air diperkirakan berasal dari komet yang menumbuk Bumi ketika atmosfer Bumi masih sangat tipis. Unsur hidrogen yang

dibawa komet kemudian bereaksi dengan unsur-unsur di Bumi dan membentuk uap air. Uap air ini kemudian turun sebagai hujan yang pertama. setelah air terbentuk, kehidupan pertama berupa tumbuhan bersel satu pun mulai muncul di dalam air. Annaziat ayat 32 : Dan gunung-gunung dipancangkan-nya dengan teguh, (32) Memasuki masa VI, atau masa terakhir, bumi mulai diisi dengan gununggunung yang terbentuk setelah penciptaan daratan, pembentukan air dan munculnya tumbuhan pertama. Gunung-gunung terbentuk dari interaksi antar lempeng ketika superkontinen Pangaea mulai terpecah. Setelah terbentuk gunung, maka diciptakanlah hewan-hewan, dan manusia hingga sekarang ini. Dijelaskan dalam Annaziat ayat 33 : (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. Begitulah kira-kira proses penciptaan bumi. Banyak dari ayat-ayat dan surat lain yang menjelaskan mengenai penciptaan bumi. Namun saya hanya memfokuskan kepada surat Annaziat, ayat27-33. untuk lebih jelasnya bisa kaji bersama-sama kedepannya nanti. Hikmah apa yang bisa dipetik? 1. Dalam surat Al baqarah ayat 2 dijelaskan: Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa Sangat jelas di dalam al quran tidak keraguan seluruh isi di dalamnya. Semuanya isinya telah terbukti berdasarkan alam yang telah ada, dan juga melalui ilmu pengetahuan. jika kita terus berpegang teguh pada Al Quran insya Allah kita termasuk orang yang bertaqwa.

2. Al quran tidak hanya untuk sekadar di baca, namun diperlukan pengkajian lebih dalam mengenai segala macam isi-isinya. Di dalamnya terdapat segala macam ilmu pengetahuan yang bisa terus kita gali. 3. Segala sesuatu mengenai kehidupan di bumi ini, telah diatur oleh Allah SWT. Kita tinggal bertaqwa kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk kebenaran dalam hidup ini.

DAFTAR PUSTAKA Al-Qur anul Karim Mansoer, Hamdan. 2004. Materi Instruksional Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Jakarta : DIKTI. Anonim, 2008. Sumber Ilmu Pengetahuan dalam Islam, blogspot : Al-Ikhwan.net. Zuhairini, dkk, 1991. Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara,. http: ferdahartanti.blogspot.com www. untukku.com http: koesandi. Wordpress.com http: /atd. eprints. ums.ac.id http: dkmfahutan. Wordpress.com