STRATEGI PEMBELAJARAN RICHE CYNTHIA

dokumen-dokumen yang mirip
SEKALI LAGI SOAL: MODEL, METODE, STRATEGI, PENDEKATAN DAN TEKNIK PEMBELAJARAN RIYAN HIDAYATULLAH

METODE PEMBELAJARAN Jenis-jenis metode dapat dikelompokkan ke dalam beberapa pendekatan, diantaranya: Berdasarkan pemberian informasi:

BBM 3 STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. lebih dari sekedar realisasi satu sasaran, atau bahkan beberapa sasaran. Sasaran itu

Strategi Pembelajaran. Dra. Masitoh, M.Pd.

BAB II LANDASAN TEORI. Metode pembelajaran adalah suatu teknik penyajian yang dipilih dan

STRATEGI PEMBELAJARAN DAN PEMILIHANNYA A. Pengertian Strategi Pembelajaran Kompetensi Supervisi Akademik merupakan salah satu kompetensi yang harus

STRATEGI-STRATEGI YG MEMADUKAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) RAYON UIN ALAUDDIN MAKASSAR

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Batasan Pendekatan, Model, Strategi, Metode, Teknik, dan Taktik dalam pembelajaran

Model Pembelajaran Konstekstual dalam Bidang Studi Ekonomi Pendahuluan

BAB II KAJIAN TEORI 2.1. Kajian Teori Hakikat Ilmu Pengetahuan Alam Ruang Lingkup IPA SD/MI

cara-cara baru dan tidak terpaku pada satu cara saja.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. belum diketahui serta memaksimalkan potensi yang dimiliki seseorang.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI. hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan oleh orang-orang yang lebih

BAB II LANDASAN TEORI. Belajar dan pembelajaran merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

METODA INTERAKSI PEMBELAJARAN. Saiful Rahman Yuniarto, S.Sos, MAB

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Dr. Katharina Rustipa, M.Pd.

PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPS DI SMP (Oleh: Dra. Neti Budiwati, M.Si.)

STRATEGI PEMBELAJARAN EFEKTIF

BAB II KAJIAN PUSTAKA

STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM MATA KULIAH BAHASA MANDARIN I DI PRODI S1 PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FIB UB

Metode Pembelajaran. Gamaliel Septian Airlanda

BAB I PENDAHULUAN. siswa sangat rendah. Hasil penelitian Suryanto dan Somerset terhadap 16

BAB I PENDAHULUAN. menentukan keberhasilan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), yang meliputi: guru,

BAB I PENDAHULUAN. penunjang roda pemerintahan, guna mewujudkan cita cita bangsa yang makmur dan

BAB II KAJIAN TEORI Motivasi Belajar Pengertian Motivasi Belajar. Motivasi berasal dari kata motif yang diartikan sebagai

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Secara umum, semua aktivitas yang melibatkan psiko-fisik yang menghasilkan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Denok Norhamidah, 2013

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING)

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

METODE INKUIRI DALAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) Oleh : Legiman, S.Pd., M.Pd. Widyaiswara Muda LPMP DIY

MODEL PEMBELAJARAN. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) PSG Rayon 15 Malang 2008

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran kooperatif merupakan pemanfaatan kelompok kecil dua hingga

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Marilah kita kaji sejenak arti kata belajar menurut Wikipedia Bahasa

BAB II KAJIAN TEORI. belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di perguruan tinggi.

BAB II KAJIAN TEORITIK. 1. Pengertian Kemampuan Komunikasi Matematis

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan salah metode yang sering

STRATEGI PEMBELAJARAN DAN PEMILIHANNYA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB II KAJIAN PUSTAKA

STRATEGI PEMBELAJARAN EFEKTIF MATA KULIAH TEORI DENGAN PENDEKATAN BRAINSTORMING, SIMULASI DAN PEER GROUP

BAB I PENDAHULUAN. keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dibutuhkan untuk kehidupan. (KTSP). Sesuai dengan amanat KTSP, model pembelajaran terpadu

BAB II KAJIAN PUSTAKA. aktivitas merupakan prinsip yang sangat penting di dalam interaksi belajar. aktivitas tersebut. Beberapa diantaranya ialah:

PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN COOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI KARYA SASTRA. Hesti Setya Harini*

BAB III TINJAUAN PEDAGOGIK PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS. kearah yang lebih baik. Menurut Hamalik (2004:37) belajar merupakan

RAGAM METODE PEMBELAJARAN

BAB V PEMBAHASAN. sebelumnya dengan teori temuan saat penelitian. Menggabungkan antara polapola

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

pembelajaran berbasis paikem

Metode Metode Pembelajaran

BAB II PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, TEKNIK, TAKTIK, DAN MODEL PEMBELAJARAN

TINJAUAN PUSTAKA. Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional, untuk

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

II. TINJAUAN PUSTAKA. Metode discovery adalah suatu prosedur mengajar yang menitikberatkan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Yeni Febrianti, 2014

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dilakukan atau kegiatan-kegiatan yang terjadi pada fisik maupun non-fisik, merupakan

BAB II KAJIAN PUSTAKA. untuk mencapai tujuan pembelajaran. Model pembelajaran digunakan guru sebagai

b. Siswa tidak hanya mendengarkan kuliah secara pasif tetapi mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan materi kuliah, c. Penekanan pada eksplorasi

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN. Pembelajaran matematika membutuhkan proses bernalar yang tinggi

MEDIA PEMBELAJARAN (الوسائل التعليمية)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA. A. Kajian Teori. 1. Aktivitas Belajar. Anak senantiasa berinteraksi dengan sekitarnya dan selalu berusaha

KURIKULUM 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2015

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI DAN KEAKTIFAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI TIPE BUZZ GROUP

BAB I PENDAHULUAN. belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif

II. TINJAUAN PUSTAKA. Model Problem Based Learning dikembangkan oleh Barrows sejak tahun

LANDASAN TEORI. hasil belajar. Hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah perubahan tingkah laku

aspek saja, tetapi terjadi secara menyuluruh yang meliputi aspek kognitif, afektif,

BAB I PENDAHULUAN BAB II PEMBAHASAN Contextual Teaching and Learning

Kata Kunci : Model Interaktif dan Pembelajaran IPS

METODOLOGI PEMBELAJARAN INOVATIF. blog: Pendidikan Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. Pelaksanaan pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Pacitan khususnya pada

II. TINJAUAN PUSTAKA. Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar merupakan

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan kebijakan pengembangan kurikulum yang bersifat desentralistis (kewenangan pengembangan kurikulum

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bertanya, mengajukan pendapat, dan menimbulkan diskusi dengan guru.

A. Latar Belakang Masalah

II. TINJAUAN PUSTAKA. Huda (2014) mengatakan bahwa tidak semua belajar kelompok bisa dianggap

SERI MATERI PEMBEKALAN PENGAJARAN MIKRO 2013 PUSAT LAYANAN PPL & PKL. Pembelajaran Kontekstual Contextual Teaching & Learning (CTL)

BAB I PENDAHULUAN. Berkomunikasi adalah salah satu keterampilan berbahasa. Keterampilan

BAB II. KAJIAN PUSTAKA. kegiatan fisik maupun mental yang mengandung kecakapan hidup hasil interaksi

STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DAN METODE-METODE SERTA PEMILIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN

Transkripsi:

STRATEGI PEMBELAJARAN RICHE CYNTHIA

Pengertian Strategi Pembelajaran Strategi Pembelajaran adalah perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (J.R David, 1976) Strategi Pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.(kemp 1995) Strategi Pembelajaran adalah suatu set materi dan prosedur pembelajaran yang digunakan bersama-sama untuk menimbulkan hasil belajar siswa.(dick and Carey 1985) Strategi Pembelajaran adalah Kegiatan guru untuk memikirkan dan mengupayakan terjadinya konsistensi antara aspek-aspek dari komponen pembentuk system pembelajaran, dimana untuk itu guru menggunakan siasat tertentu (Moedjiono, 1993) Strategi Pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. (Wina Sanjaya 2006)

1. Tujuan 2. Bahan pelajaran 3. siswa/peserta latih 4. alat dan sumber 5. guru

1. strategi pengorganisasian pembelajaran, 2. strategi penyampaian pembelajaran, dan 3. strategi pengelolaan pembelajaran.

1. Pertimbangan Proses Pengolahan Pesan 2. Pertimbangan Proses Pengolola Pesan 3. Pertimbangan Pengaturan Guru. 4. Pertimbangan Jumlah Siswa/peserta latih 5. Pertimbangan Interaksi Guru dan Siswa/peserta latih 6. Pertimbangan berdasarkan takxonomi hasil belajar.

1. Metode Metode merupakan upaya untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal. 2. Pendekatan (Approach) Pendekatan (approach) merupakan titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. 3. Teknik Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. 4. Taktik Taktik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu.

1. menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan perilaku pebelajar; 2. menentukan pilihan berkenaan dengan pendekatan terhadap masalah belajar mengajar, memilih prosedur, metode dan teknik belajar mengajar; dan 3. norma dan kriteria keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

Setiap kegiatan belajar mengajar mempunyai sasaran atau tujuan. Tujuan itu bertahap dan berjenjang, mulai dari yang sangat operasional dan konkret yakni tujuan pembelajaran khusus, tujuan pembelajaran umum, tujuan kurikuler, tujuan nasional, sampai pada tujuan yang bersifat universal.

Tahap Prainstruksional Tahap Instruksional Tahap Penilaian dan Tindak Lanjut

Tahap prainstruksional adalah tahapan yang ditempuh guru pada saat ia memulai proses belajar dan mengajar. Tujuan tahapan ini adalah mengungkapkan kembali tanggapan siswa terhadap bahan yang telah diterimanya, dan menumbuhkan kondisi belajar dalam hubungannya dengan pelajaran hari itu.

Tahap kedua adalah tahap pengajaran atau tahap inti, yakni tahapan memberikan bahan pelajaran yang telah disusun guru sebelumnya. Menjelaskan pada siswa tujuan pengajaran yang harus dicapai siswa. Menuliskan pokok materi yang akan dibahas Membahas pokok materi yang telah dituliskan sebelumnya Pada setiap pokok materi yang dibahas sebaiknya diberikan contoh-con toh konkret. Penggunaan alat bantu pengajaran untuk memperjelas pembahasan setiap pokok materi sangat diperlukan. Menyimpulkan hasil pembahasan dari pokok materi.

Tujuan tahapan ini ialah untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari tahapan kedua (instruksional). Ketiga tahap yang telah dibahas di atas, merupakan satu rangkaian kegiatan yang terpadu, tidak terpisahkan satu sama lain. Guru dituntut untuk mampu dan dapat mengatur waktu dan kegiatan secara fleksibel, sehingga ketiga rangkaian tersebut diterima oleh siswa secara utuh.

Domain Strategi Mengajar Kognitif Afektif Psikomotor Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah Tinggi Kuliah Demontrasi Pengajaran berkelompok Diskusi Debat Pertanyaan & Jawaban Video Seminar Wrokshop Permainan/ kuis Brainstorming Buzz group Perjalanan ke lapangan Permainan peran Ice breaker Simuliasi Studi kasus Proyek/penugasan Tutorial Pembelajaran jarak jauh Percakapan 1 lawan 1

JENIS-JENIS METODA MENGAJAR 1. Metode Ceramah 2. Metode Demonstrasi 3. Metode Diskusi 4. Metode Simulasi 5. Metode Tugas dan Resitasi 6. Metode Tanya Jawab 7. Metode Kerja Kelompok 8. Metode Problem Solving 9. Metode Sistem Regu (Team Teaching) 10. Metode Latihan (Drill) 11. Metode Karyawisata (Field-Trip) 12. Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching andlearning) 13. Metode Cooperative Learning 14. Metode Eksperimen

Metoda Ceramah dapat diartikan sebagai cara menyajikan pelajaran secara lisan atau penjelasan langsung kepada sekelompok siswa/peserta latih. Metoda Ceramah sebagai suatu metode mangajar dimana guru memberi penyajian fakta-fakta dan prinsip-prinsip secara lisan (Gilstrap & Martin).

2. Metode Demostrasi Metode demonstrasi merupakan metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan.

3. Metode Diskusi Suatu cara penguasaan isi pelajaran melalui wahana tukar pendapat berdasarkan pengetahuan dan pengalaman diperoleh guna memecahkan masalah. (Mojiono, 1993) Terdapat bemacam-macam jenis diskusi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran, antara lain: a. Diskusi Kelas b. Diskusi Kelompok Kecil c. Simposium d. Diskusi Panel

4. Metode Simulasi simulasi merupakan suatu istilah umum yang berhubungan dengan menyusun dan mengoperasikan suatu model yang mereflikasi proses-proses perilaku. Dawson (1962) Simulasi adalah tindakan peniruan dari proses yang nyata. Clarc C. (1964), Simulasi terdiri dari beberapa jenis, di antaranya: 1. Sosiodrama 2. Psikodrama 3. Role Playing 4. Peer Teaching 5. Simulasi Game

5. Metode Pemberian Tugas Metode pemberian tugas adalah Suatu Format Interaksi Belajar-Mengajar yang ditandai adanya satu atau lebih tugas yang diberikan oleh guru, dimana penyelesaian tugas tersebut dapat dilakukan secara perorangan atau kelompok.

6. Metode Tanya Jawab Metode Tanya jawab adalah: Format Interaksi antara Guru dengan siswa/peserta latih melalui kegiatan bertanya yang dilakukan oleh guru untuk mendapatkan respons lisan siswa/peserta latih, sehingga dapat menumbuhkan pengetahuan baru pada diri siswa/peserta latih Tujuan Bertanya : 1. Memperoleh informasi. 2. Meningkatkan terjadinya interaksi antara guru dengan siswa/peserta latih.

Metode kerja kelompok atau bekerja dalam situasi kelompok mengandung pengertian bahwa siswa dalam satu kelas dipandang sebagai satu kesatuan (kelompok) tersendiri ataupun dibagi atas kelompok-kelompok kecil (subsub kelompok)

Metode problem solving (metode pemecahan masalah) bukan hanya sekedar metode mengajar tetapi juga merupakan suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya dimulai dengan mencari data sampai kepada menarik kesimpulan.

Team Teaching pada dasarnya ialah metode mengajar dua orang guru atau lebih bekerja sama mengajar sebuah kelompok siswa, jadi kelas dihadapi beberapa guru

Metode latihan pada umumnya digunakan untuk memeperoleh suatu ketangkasan atau keterampilan dari apa yang telah dipelajari. Mengingat latihan ini kurang mengembangkan bakat/inisiatif siswa untuk berpiki, maka hendaknya guru/pengajar memperhatikan tingkat kewajaran dari metode Drill.

Karyawisata dalam arti metode mengajar mempunyai arti tersendiri, berbeda dengan karyawisata dalam arti umum. Karyawisata di sini berarti kunjungan ke luar kelas dalam rangka belajar. Contoh: Mengajak siswa ke gedung pengadilan untuk mengetahui sistem peradilan dan proses pengadilan, selama satu jam pelajaran. Karyawisata dalam waktu yang lama dan tempat yang jauh disebut study tour.

Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Dalam strategi ini materi pelajaran disampaikan langsung oleh guru. Strategi ekspositori lebih menekankan kepada proses bertutur, maka sering juga dinamakan strategi chalk and talk.

Strategi pembelajaran Inkuiri menekankan kepada proses mencari dan menemukan. Materi pelajaran tidak diberikan secara langsung. Siswa mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator Strategi ini menekankan pada proses berpikir kritis dan analitis Strategi pembelajaran ini sering juga dinamakan strategi heuristic, yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu heuriskein yang berarti saya menemukan.

Strategi Pembelajaran Kontekstual merupakan suatu proses pendidikan yang holistik dan bertujuan memotivasi siswa untuk memahami makna materi pelajaran yang dipelajarinya dengan mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi, sosial, dan kultural) sehingga siswa memiliki pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan (ditransfer) dari satu permasalahan /konteks ke permasalahan/ konteks lainnya.

15. Metode Cooperative Learning Metode Cooperative Learning adalah sistem pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk bekerjasama dengan sesama siswa/peserta latih dalam tugas-tugas yang terstruktur. Anita Lie (2004: 12) Cooperative Learning is a relationship in a group of students that requires positive interdependence (a sense of sink or swim together), individual accountability (each of us has to contribute and learn), interpersonal skills (communication, trust, leadership, decision making, and conflict resolution), face-to-face promotive interaction, and processing (reflecting on how well the team is functioning and how to function even better). (Roger dan David Johnson, 1988)

16. Metode Eksperimen Metoda Eksperimen adalah: Suatu kegiatan pengajar dan peserta didik untuk mencoba mengerjakan serta mengamati proses dan hasil percobaan (Winarno, 1980).

PEMILIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN Dalam proses belajar mengajar guru dihadapkan dapat memilih dengan tepat metode-metode dari sekian banyak metode yang telah ditemui oleh para ahli sebelum ia menyampaikan materi pengajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran

1. Tujuan Pembelajaran 2. Aktivitas dan Pengetahuan Awal Siswa 3. Integritas Bidang Studi/Pokok Bahasan 4. Alokasi Waktu dan Sarana Penunjang 5. Jumlah Siswa 6. Pengalaman dan Kewibawaan Pengajar

Menurut Prof. Mulyani Sumantri Pendekatan model strategi/ metode teknik /taktik Model itu ada yang berbentuk: information processing, personal, behavior, sosial