SKRIPSI. Oleh : SUHARTANTO NPM

dokumen-dokumen yang mirip
KUALITAS PELAYANAN PT. JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG JAWA TIMUR DALAM MEMBERIKAN SANTUNAN ASURANSI BAGI KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS SKRIPSI

IMPLEMENTASI TEPAT PELAYANAN SANTUNAN KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN DI KANTOR JASA RAHARJA SIDOARJO

I. PENDAHULUAN. Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun

BAB I PENDAHULUAN. Telepon genggam atau yang lebih dikenal dengan handphone (HP) merupakan

BAB 1 : PENDAHULUAN. masyarakat yang adil dan makmur. Untuk menunjang pembangunan tersebut, salah satu

SKRIPSI. Disusun Oleh : HANI KUSUMO HARTORO NPM :

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG ISI PESAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI TELEVISI SKRIPSI

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pada Fisip UPN Veteran Jawa Timur. Disusun Oleh :

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan bangsa dan mewujudkan perkembangan nasional juga

I. PENDAHULUAN. penduduk kota Bandar Lampung yang semakin padat dan pertambahan jumlah

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi Pada FISIP UPN Veteran Jawa Timur.

TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNA JALAN DALAM MEMATUHI PERATURAN DI KAWASAN TERTIB LALU LINTAS PROPOSAL

I. PENDAHULUAN. Lalu lintas jalan merupakan sarana masyarakat yang memegang peranan penting

BAB I PENDAHULUAN. penyelenggaraan pemerintah yang baik (good governance) adalah mengenai

BAB 1 : PENDAHULUAN. tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan di ruang lalu lintas jalan.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Sistem transportasi adalah suatu hal yang penting bagi suatu kota,

IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI (Studi Deskriptif Iklim Komunikasi Organisasi pada Club Motor Yamaha Mio Surabaya)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) adalah ibu kota negara

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT SURABAYA TENTANG IKLAN DIABETASOL DI TELEVISI SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Era globalisasi saat ini menuntut masyarakat untuk mempunyai mobilitas

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi sebagai persyaratan memperoleh gelar sarjana pada FISIP UPN VETERAN Jawa Timur

BAB 1 PENDAHULUAN. Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan yang sesuai dengan

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA CV. INTRO WISATA TRAVEL JURUSAN SURABAYA-BALI SKRIPSI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha. Tahun Mobil Penumpang Bis Truk Sepeda Motor Jumlah

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN YANG BERBELANJA PADA PASAR TRADISIONAL (Studi Kasus Pada Konsumen Pasar Soponyono Rungkut) SKRIPSI

LANGGAR ATURAN SANKSI MENUNGGU TAHAP II

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Indonesia

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SAFETY RIDING UNTUK MENEKAN ANGKA KECELAKAAN DI KOTA SURABAYA SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. yang semula didominasi oleh penyakit infeksi atau menular bergeser ke penyakit non

SKRIPSI. Disusun Oleh : BAYU PRASETIO J. NPM :

SKRIPSI. Oleh: SITI MUKARROMAH YAYASAN KESEJAHTERAAN PENDIDIKAN DAN PERUMAHAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR

PENGARUH TAYANGAN SEXOPHONE TRANS TV TERHADAP SIKAP SEKS MAHASISWA SURABAYA. Terhadap Sikap Seks Mahasiswa Surabaya) SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Akhir-akhir ini tingkat kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kelalaian

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan Data Kepolisian RI 2011, kecelakaan lalu lintas jalan sepanjang

TINJAUAN HUKUM TERHADAP SANTUNAN BAGI KELUARGA KORBAN MENINGGAL ATAU LUKA AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009

PELAKSANAAN ASURANSI SOSIAL PADA PT JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG MEDAN TERHADAP KORBAN KECELAKAAN PENUMPANG DALAM LALU LINTAS PENGANGKUTAN DARAT

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan nasional yang dilaksanakan oleh bangsa Indonesia dewasa. Untuk menunjang pembangunan tersebut salah satu sarana yang di

BAB I PENDAHULUAN. Bagaimana tidak, hampir setiap hari kita mendengar adanya kecelakaan lalu

BAB 1 PENDAHULUAN. kota adalah prasarana transportasi jalan. Transportasi darat merupakan prasarana

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

TINGKAT PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA DI SURABAYA TENTANG ISI PESAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT KADAR GULA PADA ANAK DI TELEVISI

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pada Fisip UPN Veteran Jawa Timur. Disusun Oleh :

BAB 1 : PENDAHULUAN. 1,24 juta jiwa meninggal dunia dan sekitar 50 juta jiwa mengalami luka berat dan

S K R I P S I. Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dalam Memenuhi Syarat-Syarat Guna Menyelesaikan Program Studi Sarjana Strata I Ilmu Hukum

Efektivitas Iklan Retail Giant Sun City Siodarjo (Studi Deskriptif Kuantitatif Efektivitas Iklan Retail Giant Sun City Sidoarjo)

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. menggambarkan budaya bangsa. Kalau buruk cara kita berlalu lintas maka

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang

BAB I PENDAHULUAN. kematian tiap hari di seluruh dunia. Berdasarkan laporan POLRI, angka

KUALITAS PELAYANAN PAJAK BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DI KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) SAWAHAN SURABAYA S K R I P S I

IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI PT. UNILEVER Tbk. SURABAYA (Studi Kasus Analisis Deskriptif Komunikasi Organisasi PT. Unilever Tbk.

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pada Fisip UPN Veteran Jawa Timur. Oleh :

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

STRATEGI SATUAN LALU LINTAS POLISI WILAYAH KOTA BESAR SURABAYA DALAM MENCIPTAKAN MASYARAKAT SANTUN BERLALU LINTAS DI JALAN SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. lalu lintas, dan lain sebagainya (Soekanto, 2007: 101). undang-undang yang berlaku secara sah, sedangkan pelaksananya adalah

UNIVERSITAS TOMPOTIKA LUWUK

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan jaman, Laju pertumbuhan penduduk dan

MOTIF PENDENGAR AKTIF PROGRAM ACARA ONO OPO REK DI 93,3 RADIO EL VICTOR FM SURABAYA

BAB I PENDAHULUAN. Aman dalam berkendara, bukanlah sebuah slogan sebuah instansi

PENGARUH BAURAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI SEPEDA MOTOR MERK HONDA BEAT (Studi Kasus di Dealer AHASS Gedangan) SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. Keadaan ini menyebabkan kepadatan arus Lalu Lintas yang terjadi pada jam jam

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT SURABAYA MENGENAI PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN PADA IKLAN DI TELEVISI

BAB I PENDAHULUAN. transportasi. Menurut Morlok (1991) transportasi adalah suatu proses pergerakan atau

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi persyaratan memperoleh Gelar Sarjana pada FISIP UPN : Veteran Jawa Timur. Oleh : MAHARDIKA PUTRA S. NPM.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Lalu lintas dan angkutan jalan merupakan hal yang penting dalam

BAB I. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia termasuk yang cukup memprihatinkan. Sejak tahun 1992 hingga 2009, jumlah

I. PENDAHULUAN. dan mencerminkan kehendak rambu-rambu hukum yang berlaku bagi semua subyek

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Balakang Masalah

PROSEDUR PEMBERIAN SANTUNAN ASURANSI TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN PADA PT. JASA RAHARJA (PERSERO) PERWAKILAN TINGKAT I MEDAN

BAB I PENDAHULUAN. pembelian kendaraan bermotor yang tinggi. motor meningkat setiap tahunnya di berbagai daerah.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Sepeda motor saat ini menjadi super booming, dan menjadi alat angkut

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD

KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI KERETA API (Studi Kasus Pelayanan Di Atas Kera Api Turangga)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1. Bidang Studi Visual & Art Communication Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Mercu Buana.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA TENTANG GANTI KERUGIAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK MINUMAN BERENERGI KRATINGDAENG TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN. (Studi Kasus Pada Swalayan Penanggungan di Mojokerto)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS. A. Perlindungan Hukum Terhadap Penumpang Ojek Online (GO-JEK)

OPINI REMAJA SURABAYA PENDENGAR KARAOKE JOWO KARJO DALAM PROGRAM MUSIK SEMANGAT PAGI DI GEN FM SURABAYA

BAB I PENDAHULUAN. kesejahteraan, baik kesejahteraan jasmani maupun kesejahteraan rohani. Namun di dalam

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang permasalah. Semua makhluk hidup pasti sangat membutuhkan lalu lintas, untuk berpindah

I. PENDAHULUAN. Transportasi merupakan sarana yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan

BAB I PENDAHULUAN. (On-line), (29 Oktober 2016). 2

PROGRAM TERMEHEK-MEHEK DI TRANS TV DAN KEPUASAN PEMIRSA

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran strategis dalam

BAB I BAB I PENDAHULUAN

1. PENDAHULUAN. tidur hingga kembali tidur. Menurut Harold Lasswell, lalu lintas dimana polisi lalu lintas bertindak sebagai komunikator

RECEPTION ANALYSIS MASYARAKAT SURABAYA TENTANG SINETRON GAJAH MADA DI MNCTV SKRIPSI

BAB I PENGANTAR Latar Belakang. mencapai tujuan nasional (Lemhannas,1997). Mencermati kondisi masyarakat

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Administrasi Bisnis pada FISIP UPN Veteran Jawa Timur

BAB I PENDAHULUAN. untuk berpindah atau bergerak tersebut akan semakin intensif. Hal ini tidak dapat

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA KEDUNGCANGKRING KECAMATAN JABON KABUPATEN SIDOARJO SKRIPSI

Transkripsi:

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG IKLAN JASA RAHARJA VERSI UNTUNG ADA JASA RAHARJA (Studi Deskriptif Kuantitatif Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Surabaya Tentang isi pesan Iklan Layanan Masyrakat JASA RAHARJA Versi Untung Ada Jasa Raharja Di Televisi) SKRIPSI Disempurnakan untuk memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana pada FISIP UPN Veteran Jawa Timur Oleh : SUHARTANTO NPM. 0843010204 PROGDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR SURABAYA 2014

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG IKLAN JASA RAHARJA VERSI UNTUNG ADA JASA RAHARJA (Studi Deskriptif Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Surabaya Tentang Isi Pesan Iklan Layanan Masyarakat JASA RAHARJA Versi Untung Ada Jasa Raharja Di Televisi) Disusun Oleh : SUHARTANTO NPM. 0843010204 Telah disetujui untuk mengikuti Ujian Skripsi Menyetujui, Pembimbing Utama Drs. KUSNARTO, Msi NIP 195808011984021001 Mengetahui DEKAN Dra. Ec. Hj. SUPARWATI, M.si NIP. 19550718 1898302.2001

TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG IKLAN JASA RAHARJA VERSI UNTUNG ADA JASA RAHARJA (Studi Deskriptif Kuantitatif Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Surabaya Tentang isi pesan Iklan Layanan Masyrakat JASA RAHARJA Versi Untung Ada Jasa Raharja Di Televisi) Oleh : SUHARTANTO NPM. 0843010204 Telah Dipertahankan Dihadapan dan Diterima Oleh Tim Penguji Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Pada Tanggal 17 Juli 2014 Pembimbing Utama Tim Penguji : 1. Ketua Drs. Kusnarto, M.Si Juwito, S.Sos, M NIP. 19580811984021001 NPT. 367049500361 2. Sekertaris Drs. Saifuddin Zuhri,M.Si NPT. 370069400351 3. Anggota Mengetahui, DEKAN Drs. Kusnarto. M.Si NIP. 19580811984021001 Dra. Ec. Hj. Suparwati, M.Si NIP. 19550718 198302 2000 1

KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat dan bimbingan-nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG IKLAN JASA RAHARJA VERSI UNTUNG ADA JASA RAHARJA dapat terselesaikan dengan baik. Peneliti didalam menyelesaikan penelitiannya tidak sendiri karena banyak sekali yang memberikan dukungan doa dan motivasi dari orang-orang yang terdekat peneliti. Karena itu dengan tulisan ini setidaknya untuk menggantikan ucapan rasa terima kasih peneliti kepada orang-orang yang menjadi bagian penting didalam kehidupan peneliti. Berikut ini rasa ucapan syukur dan banyak terima kasih diberikan peneliti kepada : 1. Ibu Dra. Hj Suparwati, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. 2. Bapak Juwito S.Sos, M.Si selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. 3. Bapak Drs. Kusnarto, M.Si selaku dosen pembimbing yang selalu membimbing saya dengan penuh pengertian sehingga berkat bimbingan beliau Skripsi ini bisa terselesaikan. Terima kasih banyak. 4. Keluarga Tercinta Dewi Suhartatik (mama) dan saudara peneliti Kechank (Agus Setianto), Pandol (Aris Setiawan), KeBonk (Krismanto laksono). iii

5. Keluarga besar Cah Angon Gus Tik (Maulana), Umik, Indra, Pak Gendut, Mas Lanang, Ibuk, Joker, Dewiku, Syeh, PG, Ulo Payungan, Macan, Barong, Jaran dan seluruh anggota semuanya. 6. Teman-teman seperjuangan Kamto, Unggas, Kdier, Pakdhe, Gombrest, Sachenk, Mbak Isti, Mita beserta teman-teman yang tidak bisa disebutkan satu persatu, Terima Kasih Dukungannya semoga Allah SWT membalasmu. 7. Semua peralatan mulai dari Laptop, Handphone, Flashdisk, printere Unggas, speaker, dan headset yang selalu sabar menemani dikala suka dan duka, terikamasih. Akhirnya peneliti berharap semoga laporan skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Segala saran dan kritik selalu diharapkan dari peneliti yang bersifat membangun selalu terbuka lebar dan ditujukan kepada pihak siapa saja untuk menjadikan penelitian ini bermanfaat bagi semua. Surabaya, April 2014 Peneliti iv

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PERSETUJUAN SEMINAR LISAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v ABSTRAKSI... viii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1. Latar Belakang Masalah... 1 1.2. Perumusan Masalah... 9 1.3. Tujuan Penelitian... 9 1.4. Manfaat Penelitian... 10 BAB II KAJIAN PUSTAKA... 11 2.1. Penelitian Terdahulu... 11 2.2. Landasan Teori... 14 2.2.1. Periklanan... 14 2.2.2. Jenis Iklan... 15 2.2.3. Unsur-Unsur Iklan... 17 2.2.4. Televisi Sebagai Media Periklanan... 18 2.2.5. Kelebihan dan Kekurangan Televisi Sebagai Media Periklanan... 20 2.2.6. Iklan Layanan Masyarakat... 22 2.2.7. Pesan Iklan... 23 2.2.8. Tingkat Pengetahuan... 24 2.2.9. Isi Pesan Iklan Layanan Masyarakat... 25 v

2.2.10. Program Iklan Layanan Masyarakat JASA RAHARJA... 26 2.2.11. Teori S-O-R... 28 2.3. Kerangka berpikir... 32 BAB III METODE PENELITIAN... 35 3.1. Pendekatan Penelitian... 35 3.2. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel... 36 3.2.1. Definisi Operasional... 36 3.2.2. Pengukuran Variabel... 36 3.3. Populasi, Sampel dan Teknik Penarikan Sampel... 40 3.3.1. Populasi... 40 3.3.2. Sampel... 40 3.3.3. Teknik Penarikan Sampel... 42 3.4. Teknik Pengumpulan Data... 43 3.5. Teknik Analisis Data... 44 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN... 4.1 Gambaran Umum Objek Pembahasan... 46 4.1.1 Gambaran Umum PT Jasa Raharja Persero... 46 4.1.1.1 Lokasi Kantor... 48 4.1.2 Visi dan Misi PT Jasa Raharja... 49 4.1.3 Gambaran Umum Surabaya... 49 4.2 Penyajian Data dan Analisa... 51 4.2.1 Identitas Responden... 51 v

4.2.2 Deskripsi Subyek... 54 4.3 Tingkat Pengetahuan Pemirsa Terhadap Isi Pesan Iklan Layanan Masyarakat JASA RAHARJA versi Untung Ada JASA RAHARJA di Televisi... 58 4.4 Tingkat Pengetahuan Responden Berdasarkan Kategori Tingkat Pengetahuan Iklan Layanan Masyarakat JASA RAHARJA versi Untung Ada JASA RAHARJA... 65 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN... 68 5.1 Kesimpulan... 68 5.2 Saran... 69 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN v

ABSTRAKS SUHARTANTO, TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG IKLAN JASA RAHARJA VERSI UNTUNG ADA JASA RAHARJA (Studi Deskriptif Kuantitatif Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Surabaya Tentang isi pesan Iklan Layanan Masyrakat JASA RAHARJA Versi Untung Ada Jasa Raharja Di Televisi) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah tingkat pengetahuan masyarakat Surabaya tentang isi pesan iklan layanan masyarakat Jasa Raharja versi versi Untung Ada Jasa Raharja di televisi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner.teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling lazim disebut sebagai sampel random. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tabel frekuensi yang digunakan diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner yang diisi oleh responden dan dihitung untuk ditampilkan dalam persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap isi pesan iklan layanan masyarakat tentang masyarakat Jasa Raharja versi untung ada Jasa Raharja adalah sedang. Artinya masyarakat cukup mengetahui isi pesan iklan layanan masyarakat Jasa Raharja versi untung ada Jasa Raharja. Kata kunci : Kuantitatif, tingkat pengetahuan, Jasa Raharja, iklan layanan masyarakat ABSTRACT SUHARTANTO, LEVEL OF KNOWLEDGE SOCIETY OF ADVERTISING JASA RAHARJA VERSION PROFIT ON JASA RAHARJA (Descriptive Study Quantitative of Public Knowledge Level About the contents of the message in Surabaya Peoples Service Ads JASA RAHARJA Version Profit On JASA RAHARJA On Television) The purpose of this study was to determine how the level of public knowledge about the contents of the message Surabaya public service announcements Prog version Luckily There Prog version on television. This study uses a survey with quantitative. The data used in this study is primary data in the form of a questionnaire.teknik sampling using probability sampling commonly referred to as a random sample. Analysis of the data in this study using frequency tables used were obtained from the results of questionnaires filled out by the respondents and the percentage calculated to display. The results of this study concluded that the level of public knowledge of the content of the message public service announcements about the community JASA RAHARJA Version Profit On Jasa Raharja is moderate. This means that enough people know the contents of the message public service announcements JASA RAHARJA Version Profit On Jasa Raharja. Keywords : Quantitative, the level knowledge, Jasa Raharja, public service announcements viii

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Iklan adalah proses penyampaian pesan atau informasi kepada sebagian atau seluruh khalayak dengan menggunakan media. Menurut Wibowo (2003:5) iklan di definisikan sebagai kegiatan berpromosi melalui media massa. Iklan dianggap sebagai teknik penyampaian pesan yang efektif dalam menjual dan menawarkan suatu produk. Oleh karenanya dalam aktivitas perpindahan informasi tentang produk yang di iklankan pada khalayak tentunya harus mengandung daya tarik. Salah satu media untuk menyampaikan pesan iklan adalah televisi. Televisi memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan media lain dalam upaya membantu proses keberhasilan penyebaran iklan. Iklan yang disiarkan dalam televisi akan menjadi pusat perhatian audien pada saat iklan itu ditayangkan. Iklan televisi juga mampu mempengaruhi emosi masyarakat. Dengan di dukung karakteristiknya yang audio dan visual. Televisi mampu membangkitkan selera pemirsa terutama atas rangsangan visual, sehingga menjadikannya sebagai medium yang intim dan personal (Morison, 2007:187). Saat ini sering kali kita lihat iklan-iklan layanan masyarakat yang isi pesannya ditujukan kepada masyarakat sebagai salah satu usaha memasyarakatkan gagasan-gagasan sosial, yang isi pesannya berasal dari 1

2 golongan atau instansi tertentu (pemerintah maupun kelompok). Misalnya iklan JAMSOSTEK, BKKBN, PEGADAIAN, ESDM, JAMKESMAS, asuransi kecelakaan atau Jasa Raharja dan sebagainya. Salah satu iklan layanan masyarakat yang akhir-akhir ini sering di tayangkan oleh stasiun televisi adalah iklan layanan masyarakat mengenai asuransi kecelakaan atau Jasa Raharja versi untung ada Jasa Raharja. PT. Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang asuransi kecelakaan lalu lintas. Lalu lintas merupakan pembunuh nomor tiga di Indonesia, setelah jantung dan stroke. Setiap tahun rata-rata 30.000 nyawa melayang di jalan raya ditambah luka ringan, berat dan bahkan sampai meninggal dunia. Dari jumlah kecelakaan yang terjadi setiap tahun Indonesia menduduki urutan ketiga negara di ASEAN soal kecelakaan lalu lintas Peningkatan jumlah korban kecelakaan lalu lintas menambah beban negara. Setiap terjadi kecelakaan lalu lintas, negara berkewajiban memberikan santunan, sebagaimana diamanatkan Undang-undang No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undangundang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Bila melihat angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia, diperkirakan setiap tahun negara menanggung beban triliunan rupiah membayar santunan kecelakaan.

3 Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia, mendapat perhatian pemerintah. Sejak 27 Maret 2008 pemerintah menaikkan satunan bagi korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia untuk angkutan darat dan laut. Sebelumnya korban yang meninggal santunan Rp10 juta naik Rp25 juta, cacat tetap maksimal sebelumnya Rp10 juta naik menjadi Rp25 juta, perawatan maksimal Rp5 juta naik Rp10 juta. Biaya pemakaman yang tidak memiliki ahli waris sebelumnya Rp1 juta menjadi Rp2 juta. Besarnya santunan UU No 33 & 34 tahun 1964, ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 adalah sebagai berikut : No Sifat Cidera Santunan sesuai PMK no 36/PMK. 010/2008 1 Meninggal Dunia Rp. 25.000.000,- 2 Luka Luka Rp. 10.000.000,- 3 Cacat Tetap Rp. 25.000.000,- 4 Biaya Penguburan (apabila tidak ada ahli waris) RP. 2.000.000,- Sumber : Kantor PT. Jasa Raharja 2013 Kepedulian pemerintah menaikkan dana santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas berupa uang santunan dan pengobatan melalui PT Jasa Raharja, bukan berarti pemerintah mendukung terjadinya kecelakaan. Penambahan dana santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas, semata-mata biaya pengobatan yang ditanggung korban

4 kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikkan. Diperkirakan santunan kecelakaan lalu lintas Rp5 juta, tidak mencukupi untuk melakukan pengobatan. Jasa Raharja, asuransi sosial yang lebih menekankan pada sosial. Banyak penyebab terjadi kecelakaan lalu lintas, seperti kondisi jalan yang rusak dan tidak layak untuk dilalui kendaraan. Dari data ruas jalan mencapai 2.351.36 km tadi yang kondisinya masih baik 1.125,30 km, kondisi sedang 1.113,15 km, kondisi rusak 99,66 km dan kondisi rusak berat mencapai 13,25 km. Minimnya rambu-rambu lalu lintas, minimnya kesadaran berlalu lintas menambah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Masyarakat masih banyak yang bangga jika berhasil menerobos lampu merah, berhenti di tanda larangan berhenti atau mengendarai kendaraan roda dua tanpa menggunakan helm pengaman. Sadar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas bukan menjadi tanggungjawab Polisi Satuan Lalu lintas dan Dinas Perhubungan semata. Jasa Raharja ikut ambil bagian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Upaya yang selama ini dilakukan Jasa Raharja dengan menginformasikan tertib lalu lintas melalui siaran radio. Melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian dalam berbagai kegiatan seperti Safety riding, pemberian helm SNI secara cuma-cuma kepada pengemudi sepeda motor. Memberikan bantuan sarana penanggulangan kecelakaan lalu lintas kepada Ditlantas seperti Trafic Cone, Banner Jasa Raharja, Rompi dan Barrier. Melakukan pengobatan dan tes kesehatan kepada pengemudi secara gratis menjelang Lebaran, Natal dan tahun baru. Pemberian ini diharapkan dapat

5 membantu dan menunjang kinerja jajaran kepolisian, khususnya Direktorat Lalu lintas. Kondisi lalu lintas di Kota Surabaya masih tergolong rawan kecelakaan. Sebanyak 1.119 jumlah peristiwa kecelakaan sepanjang tahun 2012 bahkan mengakibatkan kerugian materi senilai lebih dari Rp 1 M. Menurut data laka lantas sejak Januari hingga 22 Desember 2012, jumlah kejadian kecelakaan tahun ini tergolong konsisten dibanding tahun lalu. Namun, bila tahun 2011 jumlah laka mengakibatkan kerugian Rp 854.915.000, tahun ini kerugian materi mencapai Rp 1.004.635.000. Dari data tersebut, juga tercatat ratusan korban kecelakaan. Sebanyak 306 korban meninggal dunia, 813 korban menderita luka luka. Hal tersebut dibenarkan Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Sabilul Alif. Menurutnya, meski jumlah kecelakaan tahun ini tidak meningkat dari tahun 2011 lalu, namun kerugian materi yang muncul cukup besar."kerugiannya mencapai lebih dari Rp 1 M, meningkat bila dibanding tahun 2011 lalu," singkat AKBP Sabilul Alif. Menurut data yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com, selama tahun 2010 diketahui terjadi 711 peristiwa kecelakaan dengan kerugian materi Rp 577.919.000. Selama tahun 2011 ada 1.119 jumlah kecelakaan dengan kerugian materi Rp 854.915.000. Dan pada akhir tahun 2012 ini, tercatat ada 1.119 jumlah kecelakaan yang mengakibatkan kerugian materi senilai Rp 1.004.635.000. (ntmc-korlantaspolri.blogspot.com)

6 Upaya selama ini dilakukan Jasa Raharja sudah mengarah pada peningkatan kesadaran berlalu lintas. Upaya yang sudah dilakukan harus terus ditingkatkan dengan membuat berbagai program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berlalu lintas, misalnya dengan memberikan kesadaran berlalu lintas kepada korban dan ahli waris yang menerima santunan kecelakaan lalu lintas. Begitu juga dengan bekerja sama dengan pihak pemerintah setempat dengan melakukan sosialisasi santunan kecelakaan dan tertib lalu lintas. Turut serta Jasa Raharja dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, juga harus didukung berbagai pihak khususnya pengguna jalan raya dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Kesadaran berlalu lintas memiliki peran yang sangat penting. Berbagai kasus kecelakaan lalu lintas penyebab utama dari kelalaian pengemudi mencapai 99 persen. Selama kesadaran berlalu lintas masih rendah angka kecelakaan lalu lintas sulit ditekan. Sadar berlalu lintas berarti sayangi nyawamu, cintai keluarga, kurangi beban negara. Provinsi Jawa Timur sebagai jumlah kecelakaan tertinggi dibanding dengan Provinsi Jawa Barat yang dapat dikatakan jumlah masyarakat dan pengguna jalan raya sangatlah lebih banyak dan padat. Tetapi pada dasarnya Provinsi Jawa Timur mempunyai tingkat kecelakaan paling tinggi. Dan ini dirasakan sebagai sesuatu yang harus ditangani oleh pemerintah dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang keselamatan didalam berkendara. Kota Surabaya adalah salah satu kota yang sering dilalui kendaraan. Kota Surabaya merupakan kota terbesar di Jawa Timur dan pusat industri serta

7 pusat pemerintahan di Jawa Timur. Hal tersebut menyebabkan banyak penduduk dari daerah yang urbanisasi ke kota untuk mencari lapangan pekerjaan. Dengan demikian Kota Surabaya banyak dilalui oleh kendaraan yang sangat padat dan banyaknya arus lalu lintas yang melewati Kota Surabaya lajur kendaraan sangat menjadi tidak seimbang. Dengan demikian Kota Surabaya seringkali terjadi kemacetan lalu lintas dan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. REKAPITULASI KLAIM LAKA LANTAS DI SURABAYA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2012 JASA RAHARJA Persero Cabang JAWA TIMUR Jumlah Berkas No. Bulan Laporan Polisi (LP Telegram Dinas PT. KAI TOTAL LK MD MD LK 1 Januari 7 4 11 2 Februari 52 18 2 72 3 Maret 47 17 1 65 4 April 55 23 1 1 80 5 Mei 107 31 138 6 Juni 83 20 106 7 Juli 69 19 1 5 94 8 Agustus 23 31 1 55 9 September 64 26 1 91 10 Oktober 54 24 1 79 11 November 34 43 1 78 12 Desember 55 26 3 84 TOTAL 650 282 3 15 950 Tabel 1. Rekapitulasi Klaim LAKA LANTAS di Kota Surabaya

8 Dari tabel rekapitulasi klaim laka lantas Kota Surabaya diatas dapat diketahui bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya sangat tinggi. Selama tahun 2012 dari bulan Januari sampai Desember, total terjadi 1119 kecelakaan. Sedangkan yang klaim di Jasa Raharja sebanyak 950 korban diantaranya, koraban luka-luka terdapat 665 jiwa, sedangkan untuk korban meninggal dunia terdapat 285 jiwa. PT. Jasa Raharja sebagai intansi pemerintah sebagai asuransi masyarakat. melalui Undang-undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-undang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan telah membentuk Perusahaan Negara yang bergerak dibidang asuransi yaitu PT. Jasa Raharja (Persero). Tugas dan tanggungjawabnya adalah melakukan pemupukan dana melalui iuran dan sumbangan wajib untuk selanjutnya disalurkan kembali melaui santunan jasa raharja kepada korban atau ahli waris korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Menurut Tugas pokok PT. Jasa Raharja (Persero) adalah menghimpun dan memupuk dana masyarakat melalaui iuran dan sumbangan wajib, untuk selanjutnya menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang berwujud santunan jasa raharja, terhadap korban kecelakaan lalu lintas. PT. Jasa Raharja (Persero) dalam melaksanakan kegiatannya berdasar atas Iuran wajib yang dijamin oleh Undang-undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan. Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 1965 tentang Ketentuan-Ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan

9 Penumpang. Sumbangan wajib yang dijamin oleh Undang-undang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 1965 tentang Ketentuan-Ketentuan Pelaksanaan Dana Kecelakaan Lalu Lintas. harusnya yang dapat semuanya dengan ketentunan yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku, sedangkan kenyataannya 24% korban yang berhak atas santunan. Namun demikian jaminan tersebut belumlah cukup memberikan jaminan perlindungan bagi korban kecelakan untuk mengurangi beban penderitaan korban dan keluarganya. Berdasarkan hal tersebut diatas maka peneliti ingin mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan masyarakat Surabaya tentang iklan layanan masyarakat Jasa Raharja versi Untung Ada Jasa Raharja di televisi. 1.2. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimanakah tingkat pengetahuan masyarakat Surabaya tentang isi pesan iklan layanan masyarakat Jasa Raharja versi Untung Ada Jasa Raharja di Televisi? 1.3. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah tingkat pengetahuan masyarakat Surabaya tentang isi pesan iklan layanan masyarakat Jasa Raharja versi versi Untung Ada Jasa Raharja di televisi.

10 1.4. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis dan praktis. 1. Manfaat Teoritis Dapat menambah wacana dan memberikan informasi serta sumbangan pemiikiran bagi pengembangan ilmu komunikasi sebagai bahan masukan atau referensi untuk penelitian selanjutnya. 2. Manfaat Praktis Dapat memberikan masukan pada pihak Jasa Raharja untuk meningkatkan pelaksanakan dan menginformasikan masyarakat mengenai program jasa asuransi kecelakaan.