PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS REALISTIC PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS VII SMP SEMEN PADANG ABSTRACT

dokumen-dokumen yang mirip
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS DISCOVERY

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL UNTUK SISWA KELAS VII MTsN I MATUR KABUPATEN AGAM

PENGEMBANGAN MODUL PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK SISWA KELAS VII SMP. Oleh ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS REALISTIK PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) UNTUK SISWA KELAS VIII

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP 1 BAYANG UTARA ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI EKSPONEN DAN LOGARITMA UNTUK SISWA KELAS X SMA KARTIKA 1-5 PADANG

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) PADA MATERI BILANGAN PECAHAN UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 27 PADANG ABSTRACT

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Penemuan Terbimbing Pada Materi Persamaan Kuadrat Untuk SMPN 12 Padang

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI PERSAMAAN LINIER SATU VARIABEL UNTUK SISWA KELAS VII

Keywords : Worksheet, Problem Solving, Circles. PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI TRIGONOMETRI KELAS XI SMKN 6 PADANG. Oleh

Key Words: Student worksheet, Discovery Learning, social aritmatic

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI PERBANDINGAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 12 PADANG

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH UNTUK MATERI PROGRAM LINEAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKN 6 PADANG ABSTRACT

Key Words: Development, Student Worksheet (LKS), Contructivism, Ratio.

Key Words: LKS, brain based learning, aljabar operation.

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI GEOMETRI UNTUK SISWA KELAS X DI SMA PGRI 1 PADANG ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) DENGAN PENDEKATAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN KELAS X SMKN 6 PADANG.

Pengembangan Handout Berbasis Kontekstual Disertai Peta Konsep Pada Materi Bahan Kimia Dalam Kehidupan Untuk Siswa SMP

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MATERI BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 6 PADANG.

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS GUIDED DISCOVERY PADA MATERI PERSAMAAN DAN INDENTITAS TRIGONOMETRI KELAS X MIA DI SMAN 1 RAMBATAN KABUPATEN TANAH DATAR

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII MTsN LUBUK BUAYA PADANG

Key Words: Discovery, module, development, one variable equations.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA BERBASIS CONTEXTUAL

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS REALISTIK UNTUK MATERI PECAHAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V MIN KORONG GADANG KECAMATAN KURANJI.

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS REALISTIK UNTUK MATERI RUANG DIMENSI TIGA PADA KELAS X SMA N 1 BONJOL KABUPATEN PASAMAN ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS REALISTIK PADA MATERI BARISAN DAN DERET DI KELAS X SMA TAMANSISWA PADANG

Julia Putriani *), Anny Sovia **), Lucky Heriyanti Jufri **) ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS MASALAH PADA MATERI BENTUK ALJABAR UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIJUNJUNG JURNAL

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 12 PADANG

Oleh. Erwina Yulia Nengsih * ), Melisa ** ), Rahima ** ) ABSTRACT

ABSTRAK. Key Words: Pengembangan, Lembar Kegiatan Siswa, Kontekstual.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MASALAH UNTUK MATERI HIMPUNAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 3 LUBUK BASUNG.

PENGEMBANGAN MODUL MATERI HIMPUNAN BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP/MTs ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI KAIDAH PENCACAHAN UNTUK SISWA KELAS XI MIA SMAN 7 PADANG

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS REALISTIK UNTUK MATERI HIMPUNAN DI KELAS VII SMPN 24 PADANG ABSTRACT

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK MATERI BILANGAN BULAT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMPN 2 RAO UTARA KECAMATAN RAO UTARA

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK MATERI KUBUS, BALOK, PRISMA DAN LIMAS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 33 PADANG

Rizallisa Ariyanti*), Anna Cesaria**), Merina Pratiwi**) ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI KELILING DAN LUAS SEGITIGA.

PENGEMBANGAN MODUL YANG DILENGKAPI PETA KONSEP BERGAMBAR PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP UNTUK SMP

Oleh ABSTRACT PENDAHULUAN

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI POLA BILANGAN

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS GAMBAR DAN BERKARAKTER PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN UNTUK TINGKAT SMP

Oleh. Sri Thirteen Julian *), Rahmi **), Anna Cesaria **)

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH PADA MATERI SEGI EMPAT KELAS VII MTs PONDOK PESANTREN DR M NATSIR ALAHAN PANJANG Oleh

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MATERI HIMPUNAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN I LEMBAH GUMANTI.

PENGEMBANGAN HANDOUT DISERTAI PETA KONSEP BERGAMBAR PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK SISWA SMA KELAS X

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISMEUNTUK MATERI SISTEM KOORDINAT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII SMPN 31 PADANG

PURNAMA INSANI MURSAL NIM.

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS GAMBAR PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Oleh: Yesi Wispa¹, Sudirman², Siska Nerita¹

Key Word: Student Activity sheet, realistic, Equality and inequality.

Oleh: Desi Novita *), Anna Cesaria **), Hamdunah **) Mahasiswa Program Studi Pendididkan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat.

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X SMK NEGERI 4 PADANG ABSTRACT

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI MATRIKS UNTUK KELAS X SMKN 4 PADANG. Oleh

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS LEARNING CYCLE 5-E DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP UNTUK SMP

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PENYAJIAN DATA STATISTIK UNTUK KELAS X SMA N 3 PADANG. Oleh

PRAKTIKALITAS PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATERI MATRIKS UNTUK KELAS XI SMAN 3 PADANG ARTIKEL E-JURNAL

ABSTRACT. Keyword : Worksheet,, Guided Discovery, Trigonometry

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMPN 23 PADANG

JURNAL MEGA ISHANA NPM

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATERI KELIPATAN DAN FAKTOR BILANGAN DI KELAS IV SDN 26 GASAN KECIL KABUPATEN AGAM.

Evan Destadri*, Delsi K**, Melisa**

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI KINGDOM PROTISTA UNTUK SISWA SMA E JURNAL RINI SANDIKA NIM.

Oleh ABSTRACT. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMAN 2 Padang, diperoleh informasi bahwa peserta didik dalam belajar

ABSTRACT. Keywords : media, computer, RME, circle, ADDIE

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI NETWORK TREE PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN SEMESTER I KELAS XI UNTUK SMA.

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI KERUSAKAN LINGKUNGAN UNTUK SISWA SMP E - JURNAL TESSA MUTIARA. T NIM.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII SMPN 7 PADANG

Oleh ABSTRACT. Key Word : Development, LKS,Guided Discovery PENDAHULUAN

Oleh: Mahasiswa Program Studi Pendididkan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat. ABSTRACT

Yulia Fanrista Vera*), Zulfaneti ** ), Melisa ** ) ABSTRACT

KELAYAKAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK SISWA SMPN 1 KAYEN KIDUL

PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM YANG DILENGKAPI GAMBAR PADA MATERI PROTISTA UNTUK SISWA KELAS X SMA

PENGEMBANGAN LKS BERORIENTASI PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH UNTUK KELAS XI SMA E JURNAL

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS DISCOVERY LEARNING

JURNAL SUSANTI NIM

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI PELUANG UNTUK SISWA KELAS XI IPA SMA ADABIAH 2 PADANG

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATERI HIMPUNAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LUBUK ALUNG

PENGEMBANGAN COMPACT DISK (CD) INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH PADA MATERI KUBUS UNTUK SISWA KELAS VIII SMP/MTs

PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA UNTUK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 16 KERINCI

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BIOLOGI BERBASIS GAMBAR PADA MATERI POKOK PLANTAE UNTUK SMA. Oleh

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DILENGKAPI PETA KONSEP PADA MATERI PROTISTA UNTUK SISWA SMA/MAKELAS X ARTIKEL ILMIAH FIRMANA JUTIN NIM.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BIOLOGI BERBASIS GAMBAR PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARIANGAN TUMBUHAN UNTUK SMP

PENGEMBANGAN HANDOUT BERGAMBAR DISERTAI PETA KONSEP PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Oleh:

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN HANDOUT MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BIOLOGI BERBASIS PROBLEM SOLVING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS VII SMP Oleh:

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA MATERI KAIDAH PENCACAHAN UNTUK SISWA KELAS XI IS SMAN 3 LENGAYANG

Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bung Hatta

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM SOLVING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Oleh:

PENGEMBANGAN MODUL DISERTAI PETA KONSEP JENIS SPYDER CONCEPT MAP PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA UNTUK KELAS VIII SMP. Oleh:

ARTIKEL ILMIAH YUSRIKA NENGSIH NIM

PENGEMBANGAN LDS YANG DIAWALI PETA KONSEP PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA UNTUK SMP

PENGEMBANGAN MODUL BERGAMBAR PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA KELAS VIII SEMESTER I UNTUK SMP

PENGEMBANGAN MODUL YANG DIAWALI DENGAN PETA KONSEP BERGAMBAR PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA UNTUK KELAS VIII SMP.

PRAKTIKALITAS LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) STRUKTUR ALJABAR DI STKIP PGRI SUMATERA BARAT

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERISISTEM EKSKRESI UNTUK SMA

Transkripsi:

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS REALISTIC PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS VII SMP SEMEN PADANG Silvia Rahayu*), Zulfitri Aima, M. Pd ** ) * )Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat ** )Staf Pengajar Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRACT This research derived from the students needs with module in teaching learning process. The materials that are available in this school is text book that does not involve students real life and still explains the materials directly without involve the students in invention the concept. So, the students can not understand the material clearly. Based on the phenomenon above, the purpose of this research is to develop module based on realistic that is valid and practice in the material of count integer operation. Procedure in development of module will apply 4-D that consist of four steps: first is define, for this step the researcher will analyze the syllabus, text book, literature, analyze the characteristics of the students, and interview with teachers. Second is design, it will design module based on invention guided. Third is develop, in this step module will be validated by three validators. They are: one a lecturer of mathematic, one mathematic teacher from SMP Semen Padang and one indonesian teacher from SMP Semen Padang. So that the module will become valid. This module have been tested by 6 students at SMP Semen Padang and 1 mathematic teachers at SMP Semen Padang. Key Words: module, realistic, count integer operation PENDAHULUAN Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan. Penguasaan matematika sangat dibutuhkan siswa, baik dalam lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dengan mempelajari matematika siswa diharapkan dapat mengembangkan pola pikir yang sistematis, logis, dan kritis. Berbekal pola pikir yang demikian, diharapkan siswa mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan kelak. Salah satu pokok bahasan yang diajarkan dalam pembelajaran matematika dikelas VII SMP adalah operasi hitung bilangan bulat. Pada materi operasi hitung bilangan bulat ini dipelajari operasi dan sifat-sifat penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan bulat, serta sifat perpangkatan bilangan bulat.

Salah satu pengalaman belajar yang diharapkan adalah siswa merasakan manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari. Pada kehidupan seharihari banyak dijumpai hal-hal yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat, misalnya dalam menggunakan termometer, pendingin ruangan, dan membandingkan suhu pada suatu daerah. Materi operasi hitung bilangan bulat juga dijumpai sampai diperguruan tinggi. Berdasarkan wawancara yang dengan guru tanggal 27 januari 2015 di SMP Semen Padang diperoleh keterangan bahwa operasi hitung bilangan bulat merupakan salah satu materi yang sulit dipahami. Siswa bisa memahami materi jika materi yang disampaikan dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa. Menurut pendapat beberapa siswa kelas VII SMP Semen Padang bahwa siswa memiliki kesulitan untuk memahami materi yang ada di dalam buku matematika. Hal ini disebabkan contoh soal yang terdapat pada buku teks belum dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari mereka Berdasarkan permasalahan di atas terlihat bahwa tujuan pembelajaran belum tercapai secara maksimal. Untuk membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran, maka perlu mengembangkan sebuah bahan ajar yang bisa membuat siswa belajar mandiri dan dikaitkan dalam kehidupan nyata, sehingga materi tersebut lebih mudah diingat oleh siswa. Salah satu bahan ajar yang dikembangkan adalah bahan ajar cetak seperti modul. Penyusunan modul hendaknya menggunakan suatu pendekatan pembelajaran, dengan tujuan penyusunan bahan ajar dapat terarah sesuai dengan pendekatan yang dipilih. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan adalah pendekatan berbasis realistik. Modul realistik yang dikembangkan dapat menarik siswa untuk belajar mandiri dan lebih mudah memahami konsep. Hal ini membuat materi lebih lama diingat oleh siswa. Modul yang dikembangkan terdiri dari komponenkomponen: materi, rangkuman, contoh, latihan terbimbing yang mendekati kenyataan, latihan mandiri, umpan balik, dan tindak lanjut.

Diharapkan dengan dikembangkan modul berbasis realistik yang membuat siswa menemukan kembali konsep dunia nyata, sehingga materi akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa. Modul ini dikembangkan pada materi operasi hitung bilangan bulat pada kelas VII SMP. Berdasarkan uraian di atas sehingga judul dari penelitian ini adalah Pengembangan Modul Matematika Berbasis Realistic Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Kelas VII SMP Semen Padang. Hamdani (2011: 120) Bahan ajar adalah segala bentuk bahan atau materi yang disusun secara sistematis yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga tercipta lingkungan yang memungkinkan siswa untuk belajar. Menurut Daryanto (2013:9) bahwa Modul adalah salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis, didalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik menguasai tujuan belajar yang spesifik. METODE PENELITIAN Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4- D. Model ini terdiri dari 4 tahap yaitu: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini dilakukan 3 tahap, yaitu tahap pendifisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan dengan sampai pada validasi dan tahap uji coba praktikalitas. Tahap keempat yaitu tahap penyebaran tidak dilakukan karena memerlukan waktu yang panjang dan jumlah sekolah yang banyak atau sampel yang banyak. Pada tahap define yang dilakukan adalah menganalisis silabus, buku teks, analisis literatur, analisis karakteristik siswa, dan wawancara dengan guru bidang studi matematika SMP Semen Padang. Tahap kedua yaitu tahap design. Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah

merancang modul pembelajaran berbasis realistik pada materi operasi hitung bilangan bulat. Sedangkan kegiatan yang dilakukan pada tahap develop adalah menghasilkan modul pembelajaran menggunakan berbasis realisitk yang valid dan praktis. Praktikalitas produk dengan cara produk diuji-cobakan pada enam orang yang telah belajar materi operasi hitung bilagan bulat di SMP Semen Padang. Instrumen yang digunakan adalah lembar validas, angket, dan pedoman wawancara. Lembar validasi digunakan untuk memvalidasi produk yang dilakukan oleh validator. Validator dalam penelitian ini adalah satu orang dosen Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat, satu orang guru Matematika dan satu orang guru Bahasa Indonesia SMP Semen Padang. Sedangkan angket dan pedoman wawancara digunakan untuk melakukan praktikalitas produk. Praktikalitas produk bertujuan untuk melihat keterpakaian produk yang telah disusun, dengan melakukan uji-coba produk secara terbatas pada enam orang siswa dan satu orang guru Matematika SMP Semen Padang. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data dari instrumen validasi adalah hasil validasi dari validator terhadap seluruh aspek yang dinilai dan disajikan dalam bentuk tabel, Selanjutnya dicari persentase nilai akhir dengan menggunakan rumus. Rerata skor untuk pedoman wawancara seperti yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dalam Nyimas (1992: 16), dan rerata skor untuk angket praktikalitas seperti yang dikemukakan oleh Riduwan (2010: 89). HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah dilakukan penelitian, diperoleh perangkat pembelajaran matematika pada materi operasi hitung bilangan bulat yang sangat valid dan sangat praktis. Kegiatan untuk mendapatkan modul yang sangat valid dan sangat praktis diawali dengan melewati tahap define diperoleh hasil yaitu bahwa analisis

silabus terdapat satu Kompetensi Dasar dan dua Standar Kompetensi, sedangakan analisis buku teks telah sesuai dengan kompetensi yang terdapat pada silabus. Pada analisis literatur peneliti menganalisis tiga buku teks selain buku pengangan siswa yang dijadikan sebagai panduan untuk membuat bahan ajar, sedangkan analisis karakteristik siswa, siswa membutuhkan bahan ajar seperti modul yang mengarah pada kehidupan nyata siswa dan dapat digunakan untuk membimbing siswa dalam proses pembelajaran, dan hasil wawancara dengan guru diperoleh bahwa siswa lebih memahami materi jika guru mengaitkan materi dengan dunia nyata siswa dalam proses pembelajaran. Tahap design peneliti merancang empat kegiatan pembelajaran pada modul berbasis berbasis realistik dan tahap develop hasil uji validitas modul berbasis realistik oleh validator bahwa modul kriteria sangat valid dengan rerata 86,87%. Hasil uji praktikalitas oleh guru menunjukkan modul berbasis realistik yaitu 90,38% dan hasil uji praktikalitas oleh siswa menunjukkan modul berbasis realistik pada kategori sangat praktis yaitu 91,43% dan juga hasil wawancara dengan guru dan siswa dinyatakan modul realistik sudah bisa dipakai dalam proses pembelajaran di kelas. Dapat disimpulkan bahwa modul berbasis realistik pada materi opersi hitung bilangan bulat sudah valid dan praktis. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan analisis data yang dilakukan, dapat dihasilkan modul berbasis realistik untuk materi operasi hitung bilangan bulat di kelas VII SMP Semen Padang yang sangat valid dengan kriteria 86,87% dari aspek materi, bahasa, dan penyajian. modul berbasis realistik yang dikembangkan pada materi operasi hitung bilangan bulat sudah sangat praktis digunakan oleh guru dan siswa setelah diujicobakan secara ujicoba terbatas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan beberapa saran sebagai berikut. 1. Modul berbasis realistik yang valid dan praktis dapat dijadikan sebagai bahan ajar bagi guru dalam

melaksanakan pembelajaran untuk materi operasi hitung bilangan bulat di SMP Semen Padang. 2. Siswa memiliki modul berbasis realistik, sehingga siswa dapat belajar mandiri dan menemukan sendiri konsep yang telah ada sebelumnya. 3. Modul berbasis realistik ini dapat dijadikan contoh bagi peneliti lainnya dalam mengembangkan pembelajaran realistik. DAFTAR PUSTAKA modul berbasis Daryanto. 2013. Inovasi Pembelajaran Efektif. Bandung: Yrama Widya. Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia. Majid, Adbul. 2011. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. Nyimas. 2007. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis RME Untuk Kelas IV Sekolah Dasar. Tesis tidak diterbitkan. Padang: Pasca Sarjana UNP.