ANATOMI PERSENDIAN. 2) Sendi engsel

dokumen-dokumen yang mirip
SENDI PADA MANUSIA. Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 3. SISTEM GERAK PADA MANUSIALATIHAN SOAL

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 15. SISTEM GERAK MANUSIALatihan Soal 15.2

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN VIII (DELAPAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM GERAK MANUSIA

Tubuh kita juga memiliki komponen yang membuatnya dapat bergerak atau beraktivitas. Apa saja yang terlibat bila kita melakukan gerak?

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 15. SISTEM GERAK MANUSIALATIHAN SOAL BAB 15

SISTEM GERAK PADA MANUSIA. Drs. Refli., MSc

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 3. SISTEM GERAK PADA MANUSIALatihan Soal 3.1

RANGKUMAN BIOLOGI SISTEM GERAK PADA MANUSIA

- - SISTEM GERAK PADA MANUSIA - - dpl2gerak SISTEM GERAK PADA MANUSIA

SISTEM GERAK MANUSIA

biologi SET 16 ALAT GERAK DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. RANGKA TUBUH VERTEBRATA

RPP KELAS KONTROL. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

ANALISIS POSTUR KERJA DAN KELUHAN PEKERJA PADA AKTIVITAS PEMOTONGAN BAHAN BAKU PEMBUATAN KERIPIK

Standar Kompetensi 1 Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

SUPARMUJI SMA NEGERI 1 NUNUKAN SELATAN

3. Peradangan pada sendi adalah salah satu gangguan di sistem gerak manusia. Nama penyakitnya adalah

SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 12. RANGKA DAN SISTEM ORGAN PADA MANUSIALatihan soal 12.1

Latihan Aktif Dan Pasif / Range Of Motion (ROM) Pada Pasien. Stroke Non Hemoragik

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS 1

Sistem Gerak. pada Manusia

1. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi rangka adalah. a. membentuk tubuh c. tempat melekatnya otot b. membentuk daging d.

SISTEM GERAK PADA MANUSIA

Sistem Gerak pada Manusia. mendeskripsikan sistem gerak pada manusia serta hubungannya dengan kesehatan.

APA ITU REMATIK...??? Rematik adalah penyakit peradangan. pada sendi yang bersifat menahun. atau kronis yang menyebabkan. perubahan dari bentuk sendi

CEDERA OLAHRAGA PADA SENAM DAN UPAYA P3K. Oleh: Dr. Sugeng Purwanto Dosen PJKR FIK UNY

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) AWAL

LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG REMATIK PADA LANSIA. TIM PENGABMAS Yenni, M.kep, Ns, Sp, Kep kom. Ns. Emira Apriyeni, S.

SD kelas 4 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 1. RANGKA DAN PANCA INDERALATIHAN SOAL BAB 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SISTEM GERAK Tanpamu, AKU bagaikan PATUNG

Sistem Skeleton. 2. Persendian Antar Tulang. 1. Proses Pembentukan Tulang. 3. Gangguan Kesehatan Pada Tulang

Mempelajari Proses Produksi Dan Postur Kerja Operator Pada Pemindahan Karung Pupuk Urea Bersubsidi Di PT Pupuk Kujang

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

SD kelas 4 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 1. RANGKA DAN PANCA INDERALatihan Soal 1.1

Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Sendi Lutut. Fanny Aliwarga Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

Sistem Rangka dan Otot. Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Latihan 1: untuk menyiapkan kondisi secara fisiologis maupun psikologis agar dapat melaksanakan latihan gerakan senam dengan baik dan benar

RUPTUR TENDO ACHILLES

BAB II KAJIAN PUSTAKA

MATERI BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII SISTEM RANGKA DAN OTOT PADA MANUSIA SERTA PESAWAT SEDERHANA OLEH YUMNA SOLICHATUN YUSRO

Medical First Responder. Cedera musculoskeletal (Cedera pada tulang & otot)

Kamu dapat mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. Sistem Gerak pada Manusia. membahas.

Tulang Rangka Manusia dan Bagian-bagiannya

ROM (Range Of Motion)

KISI-KISI SOAL SISTEM GERAK MANUSIA, HEWAN, DAN TUMBUHAN

SURAT PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. : Sistem Gerak pada Manusia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB IV SISTEM GERAK PADA MANUSIA DAN VERTEBRATA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. degeneratif atau osteoarthritis (OA). Sendi merupakan faktor penunjang yang

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Mata Pelajaran/Tema/Sub Tema : IPA BIOLOGI. Kelas/Semester : XI/1 Waktu : 2 x 45 menit Nama Siswa/Kelompok :

Written by Dr. Brotosari Wednesday, 02 September :18 - Last Updated Wednesday, 28 December :53

BAB I PENDAHULUAN. kesemuanya adalah merupakan satu kesatuan untuk menciptakan

ROM (Range Of Motion)

Metode dan Pengukuran Kerja

LATIHAN FISIK SEBAGAI PENDUKUNG ASUHAN GIZI BAGI LANSIA DR.dr.BM.Wara Kushartanti

BAB I PENDAHULUAN. kematian umum, angka kematian bayi, dan angka kelahiran. Hal ini. meningkatnya jumlah penduduk golongan lanjut usia.

SMA. a. Memberikan bentuk tubuh makhluk hidup. b. Melindungi organ-organ tubuh yang vital. c. Menahan dan menegakkan tubuh

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Siklus I)

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI MICRO WAVE DIATHERMY DAN TERAPI LATIHAN PADA KONDISI OSTEOARTHRITIS GENU UNILATERAL

1. Sendi Engsel Sendi engsel adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah. Contohnya, Persendian pada tulang siku dan lutut.

Berdasarkan susunannya, tulang dibedakan menjadi:

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Pada tahun 2000 jumlah lansia di Indonesia diproyeksikan sebesar

Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas

BAB I PENDAHULUAN. terjadi penyakit degeneratif yang meliputi atritis gout, Hipertensi, gangguan

Insidens Dislokasi sendi panggul umumnya ditemukan pada umur di bawah usia 5 tahun. Lebih banyak pada anak laki-laki daripada anak perempuan.

Abdul Mahfudin Alim, M.Pd Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta

AKTIVITAS FISIK DAN SENAM USILA Dr.dr.BM.Wara Kushartanti FIK UNY

BAB I PENDAHULUAN. dengan pertumbuhan perekonomian. Setiap pembangunan mall dapat meningkatkan

Gangguan Pada Bagian Sendi

HEADSTAND / KOPSTAND

KELAS XI SMA IPA KODE SOAL 713 SENIN 20 NOVEMBER 2017

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PENGURUTAN (MASSAGE)

BAB I PENDAHULUAN. Berjalan merupakan sebuah aktifitas berpindah atau bergerak untuk

BAB 6 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Latihan Kuatkan Otot Seluruh Badan

BAB I PENDAHULUAN. berdiri yang di lakukan secara terus menerus atau dalam jangka waktu yang lama

BAB 2 LANDASAN TEORI

SENAM REFLEKSI TAHAP PELEBURAN (terdiri dari tujuh gerakan)

PEMBALUTAN DAN PEMBIDAIAN

Apakah Anda menderita nyeri. MAKOplasty. pilihan tepat untuk Anda

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PROSEDUR SENAM LANSIA

untuk Mencegah Sakit Punggung

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN

Senam Hamil. Pengertian Senam Hamil

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. penyakit pada anggota gerak yang disebabkan oleh traumatik. Trauma merupakan

BAB I PENDAHULUAN. terus berkembang memanjakan kehidupan manusia. Sehingga akifitas fisik. mengalami peningkatan yang begitu pesat.

Dilakukan. Komponen STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TEKNIK PEMIJATAN BAYI

BAB V ANALISA DAN HASIL. semua proses kerja yang akan dijelaskan pada tabel dibawah ini.

Tulang dan sendi merupakan kerangka tubuh yang menyebabkan tubuh dapat berdiri tegak,

GERAK PADA HEWAN DAN MANUSIA DAPAT TERJADI KARENA ADANYA KERJASAMA ANTARA TULANG (RANGKA) DENGAN OTOT.

II. TINJAUAN PUSTAKA. maupun untuk putri. Unsur fisik yang diperlukan dalam nomor tolak ini adalah

BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN

Transkripsi:

ANATOMI PERSENDIAN rangka tubuh manusia tersusun dari tulang-tulang yang saling berhubungan. Hubungan antartulang disebut sendi. Dengan adanya sendi, kaki dan tanganmu dapat dilipat, diputar dan sebagainya. Tanpa sendi kamu akan sulit akan bergerak bahkan tidak dapat bergerak sama sekali. Memang ada persendian yang sangat kaku sehingga tidak memungkinkan adanya gerakan. Namun, banyak persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan. Berdasarkan sifat gerak inilah, sendi dibedakan menjadi sendi mati (sinartrosis), sendi kaku (amfiartrosis), dan sendi gerak (diartrosis). a. Sendi Mati (Sinartrosis) Sendi mati merupakan hubungan antartulang yang tidak dapat digerakkan. Penghubung antartulangnya adalah serabut jaringan ikat.contoh sendi mati terdapat pada hubungan antartulang tengkorak disebut sutura dan hubungan antartulang pembentuk gelang panggul. b. Sendi Kaku (Amfiartrosis) Sendi kaku merupakan hubungan antartulang yang dapat digerakkan secara terbatas. Penghubung antartulangnya adalah jaringan tulang rawan. Contoh sendi kaku terdapat pada hubungan antarruas tulang belakang dan hubungan antara tulang rusuk dengan tulang dada. c. Sendi Gerak (Diartrosis) Sendi gerak merupakan hubungan antartulang yang dapat digerakkan dengan leluasa. Pada kedua ujung tulang yang saling berhubungan terbentuk rongga sendi yang berisi minyak sendi (cairan sinovial). Sendi gerak dibagi menjadi lima macam, yaitu sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi geser, sendi pelana. 1) Sendi peluru Sendi peluru merupakan hubungan dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah. Pada jenis persendian ini sering terjadi lepas sendi. Contoh sendi peluru adalah hubungan antar tulang lengan atasdengan gelang bahu dan hubungan antara tulang paha dengan gelang panggul. Pada kedua ujung tulang yang berhubungan ini, ujung yang satu berbonggol, sedangkan ujung yang satunya berlekuk seperti mangkuk. 2) Sendi engsel

Sendi engsel merupakan hubungan dua buah tulang yang salah satu tulangnya hanya dapat digerakkan ke satu arrah. Sendi ini mirip dengan engsel pintu rumah yang dapat membuka ke satu arah saja sendi engsel terdapat pada lutut dan siku serta antarruas jari. 3) Sendi putar Sendi putar merupakan hubungan dua buah tulang yang memungkinkan tulang yang satu bergerak memutarpada tulang lainnya. Sendi putar terdapat pada hubungan antara tulang atlas (merupakan ruas pertama dari tulang leher) dengan tulang pemutar yang menyebabkan kepala dapat berputar. Sendi putar juga terdapat di antara tulang hasta dan tulang pengumpil. 4) Sendi geser Sendi geser merupakan hubungan dua buah tulang yang memungkinkan pergeseran antar tulang, misalnya sendi yang terdapat pada tulang belakang. 5) Sendi pelana Sendi pelana merupakan hubungan dua buah tulang yang permukaannya berbentuk pelana kuda. Sendi ini terdapat diantara tulang telapak tangan dengan ruas ibu jari. lutut dan siku. Jenis persendian yang paling banyak adalah jenis diarthrosis. Ujung-ujung tulang yang bergabung pada persendian ini dilapisi oleh tulang rawan sendi (articular cartilage) dan dipisahkan oleh rongga sendi ( joint cavity) yang berisi cairan synovia. Oleh karena itu persendian ini disebut juga synovial joint. Persendian diarthroses memiliki bentuk sendi yang berbeda-beda (gambar 2.B), meliputi : 1. Ball and socket joint, contohnya : sendi panggul dan bahu. 2. Ellipsoidal joints, contohnya : sendi pada dasar jari telunjuk. 3. Gliding joints. contohnya : sendi pergelangan tangan dan pergelangan kaki. 4. Hinge joints, contohnya : sendi 5. Saddle joints, satu-satunya adalah sendi pada ibu jari. 6. Pivot joints, contohnya : sendi leher.

Dari sekian banyak persendian yang terdapat pada tubuh manusia ada beberapa persendian yang cukup tinggi mobilitasnya sehingga kemungkinan untuk mengalami cedera juga semakin besar. Contohnya adalah persendian pada daerah siku dan lutut. LUTUT Sendi lutut merupakan persendian yang sangat penting dalam tubuh, karena selain berfungsi sebagai alat gerak yang cukup tinggi mobilitasnya, juga sebagai penopang berat tubuh saat berdiri. Hal ini meningkatkan kemungkinan untuk terjadinya cedera pada daerah tersebut saat beraktifitas. Cedera pada persendian lutut dapat disebabkan oleh trauma (benturan), arthritis, atau aktivitas sehari-hari yang berlebihan, oleh sebab itu nyeri pada lutut menjadi keluhan yang paling banyak dirasakan oleh setiap orang. Keluhan yang dirasakan dapat berbeda-beda, mulai dari keluhan ringan sampai berat, tergantung dari beratnya cedera yang terjadi. Faktor yang dapat menyebabkan cedera lutut, yaitu Obesitas dapat meningkatkan penekanan pada sendi lutut, sehingga meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis. Aktivitas lutut yang berlebihan menyebabkan ketegangan otot yang dapat memicu reaksiperadangan pada sendi lutut. Usia Olahraga yang berlebihan, terutama atletik Kelainan bentuk, seperti panjang kaki kanan dan kiri yang tidak simetris.

penanganan / perawatan awal cedera lutut, yaitu 1. Menggunakan penahan atau penyangga untuk menjaga kestabilan sendi lutut dan membatasi gerakan sendi lutut. 2. Istirahat selama beberapa hari tergantung berat ringannya cedera. 3. Menggunakan es untuk mengurangi nyeri atau peradangan sementara waktu. 4. Mengangkat kaki. 5. Melakukan penekanan (kompresi) pada daerah sekitar cedera lutut, untuk mencegah penumpukkan cairan akibat radang. 6. Menggunakan obat-obatan medis. Seseorang yang mengalami cedera lutut memerlukan perawatan medis, bila : 1. Terdapat bengkak di lutut, 2. Terdapat kelainan pada lutut atau kaki, 3. Merasakan nyeri yang hebat atau berkepanjangan, 4. Terjadi infeksi pada daerah cedera, 5. Sulit untuk mengurangi beban pada lutut, 6. Mengalami kekakuan sehingga sulit untuk menekuk atau meluruskan sendi lutut. Setelah kita memahami fungsi dan kemungkinan cedera yang dapat terjadi pada persendian lutut, maka kita juga harus mengetahui cara mencegah terjadinya cedera pada persendian lutut. Beberapa cara untuk mencegah cedera pada lutut menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS): Pemanasan yang cukup sebelum berolah raga. Jalan dan peregangan otot, terutama otot paha merupakan cara yang baik untuk mencegah cedera lutut saat berolah raga. Memperkuat otot-otot kaki dengan melakukan beberapa latihan fisik, seperti berjalan menaiki tangga, latihan sepeda statis. Mengurangi berat badan yang berlebihan dan menjaga berat badan ideal. Meningkatkan kekuatan dan durasi saat berolahraga secara bertahap. Beberapa macam olah raga yang sangat baik untuk membantu mengatasi arthritis menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS) :

Olah raga dengan gerakan yang cukup luas untuk meningkatkan kelenturan otot dan mengurangi ketegangan otot. Olah raga yang memperkuat otot di sekitar lutut, sehingga dapat melindungi persendian. Latihan aerobic untuk meningkatkan dan mempertahankan fungsi jantung. Selain itu aerobic sangat baik untuk menjaga berat badan. Gangguan pada sendi 1) Dislokasi: tergesernya sendi dari tempat semula karena ligamen sobek diikuti dengan urai sendi. 2) Ankilosis: persendian yang tidak dapat digerakkan karena menyatu. 3) Terkilir: tertariknya ligamen disertai pembengkakan. 4) Artitris (peradangan sendi) Macam-macamnya: a) Artitris gould: peradangan sendi karena timbunan asam urat. b) Artitris eksudaktif: peradangan sendi karena rongga sendi terisi dengan getah radang. c) Artritis sika: berkurangnya cairan sinovial 5) Osteoartristis: penyakit kemunduran sendi yaitu terjadi penipisan selaput pelindung tulang rawan sehingga terjadi pembentukan tulang pada sendi.