Silabus dan Rencana Perkuliahan

dokumen-dokumen yang mirip
III. SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata kuliah : FISIKA KUANTUM Kode : FI 363 SKS : 3 Nama Dosen : Yuyu R.T, Parlindungan S. dan Asep S

PENDAHULUAN FISIKA KUANTUM. Asep Sutiadi (1974)/( )

POK O O K K O - K P - OK O O K K O K MAT A ERI R FISIKA KUANTUM

KONTRAK PERKULIAHAN. Kode Mata Kuliah/SKS : FI 3412/3 (tiga) Semester/Tahun Akademi : Genap/2016/2017 : Telah mengikuti kuliah Fisika Modern

16 Mei 2017 Waktu: 120 menit

FUNGSI GELOMBANG. Persamaan Schrödinger

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

Teori Atom Mekanika Klasik

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

FISIKA MODERN. Staf Pengajar Fisika Departemen Fisika,, FMIPA, IPB

I. Nama Mata Kuliah : MEKANIKA II. Kode / SKS : MFF 1402 / 2 sks III. Prasarat

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

PROBABILITAS PARTIKEL DALAM KOTAK TIGA DIMENSI PADA BILANGAN KUANTUM n 5. Indah Kharismawati, Bambang Supriadi, Rif ati Dina Handayani

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

PERSAMAAN SCHRÖDINGER TAK BERGANTUNG WAKTU DAN APLIKASINYA PADA SISTEM POTENSIAL 1 D

Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini

FISIKA MODERN I (Pendekatan Konseptual) Dr. A.Halim, M.Si

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Atom menyusun elemen dengan bilangan sederhana. Setiap atom dari elemen yang berbeda memiliki massa yang berbeda.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)

BAB V MOMENTUM ANGULAR Pengukuran Simultan Beberapa Properti Dalam keadaan stasioner, momentum angular untuk elektron hidrogen adalah konstan.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Sanden Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : XI/1 Alokasi Waktu : 3 JP

HAND OUT FISIKA KUANTUM MEKANISME TRANSISI DAN KAIDAH SELEKSI

SILABUS PEMBELAJARAN

BAB IV OSILATOR HARMONIS

XV. PENDAHULUAN FISIKA MODERN

PERTEMUAN KEEMPAT FISIKA MODERN TEORI KUANTUM TENTANG RADIASI ELEKTROMAGNET TEKNIK PERTAMBANGAN UNIVERSITAS MULAWARMAN

SILABUS PEMBELAJARAN

Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu. Sumber/ Bahan/Alat. Penilaian kinerja (sikap dan praktik), test tertulis

PENYELESAIAN PERSAMAAN SCHRODINGER TIGA DIMENSI UNTUK POTENSIAL NON-SENTRAL ECKART DAN MANNING- ROSEN MENGGUNAKAN METODE ITERASI ASIMTOTIK

Oleh : Rahayu Dwi Harnum ( )

RAPAT PROBABILITAS DAN TINGKAT ENERGI PADA ION MOLEKUL HIDROGEN SKRIPSI. Oleh. Habib Mustofa NIM

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Alamat: Karangmalang, Yogyakarta 55281

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah: 1. Dapat menambah informasi dan referensi mengenai interaksi nukleon-nukleon

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

Pendahuluan. Setelah mempelajari bab 1 ini, mahasiswa diharapkan

MEKANIKA KUANTUM DALAM TIGA DIMENSI

Deskripsi. TELAAH KURIKULUM FISIKA SEKOLAH II / FI / 3 sks /. Semester 2

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Teori Relativitas Umum Einstein

SILABUS. Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu. Sumber Belajar. Penilaian kinerja sikap, tugas dan tes tertulis

dan penggunaan angka penting ( pembacaan jangka sorong / mikrometer sekrup ) 2. Operasi vektor ( penjumlahan / pengurangan vektor )

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DUALISME GELOMBANG-PARTIKEL. Oleh: Fahrizal Eko Setiono

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Schrodinger s Wave Function

IDE-IDE DASAR MEKANIKA KUANTUM

LAMPIRAN. Hubungan antara koordinat kartesian dengan koordinat silinder:

PARTIKEL DALAM SUATU KOTAK SATU DIMENSI

SILABUS. : 2. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi

DESKRIPSI, SILABUS DAN SAP MATA KULIAH FI-472 FISIKA STATISTIK

Fungsi distribusi spektrum P (λ,t) dapat dihitung dari termodinamika klasik secara langsung, dan hasilnya dapat dibandingkan dengan Gambar 1.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Oleh ANAS DANIL FASSI

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Kontrak Perkuliahan. (3 SKS kuliah 1 SKS Tutorial)

BAB FISIKA ATOM. Model ini gagal karena tidak sesuai dengan hasil percobaan hamburan patikel oleh Rutherford.

Getaran Dalam Zat Padat BAB I PENDAHULUAN

Fisika Untuk Universitas

3. Menganalisis berbagai besaran fisis pada gejala kuantum dan batas-batas berlakunya

= (2) Persamaan (2) adalah persamaan diferensial orde dua dengan akar-akar bilangan kompleks yang berlainan, solusinya adalah () =sin+cos (3)

FISIKA MODEREN. Edisi Ke - 2 SYIAH KUALA UNIVERSITY PRESS. Drs. Tarmizi, M.Pd

UNIVERSITAS GADJAH MADA PROGRAM STUDI FISIKA FMIPA. RPKPS (Rencana Program dan Pembelajaran Semester)

PENENTUAN PROBABILITAS DAN ENERGI PARTIKEL DALAM KOTAK 3 DIMENSI DENGAN TEORI PERTURBASI PADA BILANGAN KUANTUM n 5

APLIKASI BASIS L 2 LAGUERRE PADA INTERAKSI TOLAK MENOLAK ANTARA ATOM TARGET HIDROGEN DAN POSITRON. Ade S. Dwitama

FISIKA MODERN UNIT. Radiasi Benda Hitam. Hamburan Compton & Efek Fotolistrik. Kumpulan Soal Latihan UN

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) SEMESTER GANJIL 2012/2013

BAB I PENDAHULUAN. Dalam fisika, dualisme partikel gelombang menyatakan bahwa setiap. dijelaskan melalui teori kuantum (Krane, 1992).

Modul 6 berisi pengertian integral garis (kurva), sifat-sifat dan penerapannya. Pengintegralan sepanjang kurva, kita harus memperhatikan arah kurva,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

Fisika Umum (MA 301)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Permasalahan

BAB I PENDAHULUAN. akibat dari interaksi di antara penyusun inti tersebut. Penyusun inti meliputi

Struktur Molekul:Teori Orbital Molekul

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) UNIVERSITAS DIPONEGORO

52. Mata Pelajaran Fisika untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) A. Latar Belakang B. Tujuan

KISI PLPG 2013 MATA PELAJARAN FISIKA

BAB III OPERATOR 3.1 Pengertian Operator Dan Sifat-sifatnya

(2) dengan adalah komponen normal dari suatu kecepatan partikel yang berhubungan langsung dengan tekanan yang diakibatkan oleh suara dengan persamaan

TEORI PERKEMBANGAN ATOM

ANDHY SETIAWAN LINA AVIYANTI MUHAMMAD GINA DUDEN SAEFUZAMAN. andhysetiawan

MODEL ATOM MEKANIKA KUANTUM UNTUK ATOM BERELEKTRON BANYAK

BAB FISIKA ATOM. a) Tetes minyak diam di antara pasangan keping sejajar karena berat minyak mg seimbang dengan gaya listrik qe.

DAFTAR SIMBOL. : permeabilitas magnetik. : suseptibilitas magnetik. : kecepatan cahaya dalam ruang hampa (m/s) : kecepatan cahaya dalam medium (m/s)

BAGIAN 1 PITA ENERGI DALAM ZAT PADAT

FUNGSI GELOMBANG DAN RAPAT PROBABILITAS PARTIKEL BEBAS 1D DENGAN MENGGUNAKAN METODE CRANK-NICOLSON

DESAIN INSTRUKSIONAL MATA KULIAH : FISIKA DASAR KODE MATA KULIAH : KPA 1102

FISIKA MODERN. Pertemuan Ke-7. Nurun Nayiroh, M.Si.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

10. Mata Pelajaran Fisika Untuk Paket C Program IPA

Dualisme Partikel Gelombang

larutan yang lebih pekat, hukum konservasi massa, hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan berganda, hukum perbandingan volume dan teori

Fungsi Gelombang Radial dan Tingkat Energi Atom Hidrogen

PENDAHULUAN. Di dalam modul ini Anda akan mempelajari Gas elektron bebas yang mencakup: Elektron

jadi olahragawan, jadi wartawan, jadi pengusaha, jadi anggota DPR, jadi menteri, atau mungkin juga jadi presiden. Bagi mereka itu pemahaman ilmu

SILABUS KELAS/JURUSAN : XII /IPA

Apa itu Atom? Miftachul Hadi. Applied Mathematics for Biophysics Group. Physics Research Centre, Indonesian Institute of Sciences (LIPI)

FISIKA MODERN DAN FISIKA ATOM

Transkripsi:

Silabus dan Rencana Perkuliahan Mata kuliah : PEND.FISIKA KUANTUM Kode : FI 363 SKS : 3 Nama Dosen : Team Dosen Pend fisika Kuantum Yuyu R.T, Parlindungan S. dan Asep S Standar Kompetensi : Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan menerapkan konsep-konsep dasar fisika kuantum pada persoalanpersoalan fisika mikro sederhana serta dapat mengaplikasikannya sesuai dengan perkembangan sains dan teknologi. Ming gu ke Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok/ Sub Materi Pokok Pengalaman Belajar Media Evaluasi Su mbe r 1 2 3 4 5 6 7 8 I M emahami adanya keterbatasanketerbatasan fisika klasik dakam menjelaskan fenomena fisis untuk bendabenda mikroskopik atau benda-benda sub atomik, sehingga perlunya kerangka teori baru yaitu untuk mengatasinya Menjelaskan: Lengkung teoritis radiasi benda hitam Penjelasan Rayleigh dan Jeans tentang lengkung teoritis radiasi benda hitam Postulat Planck tentang rapat energi terhadap frekuensi Effek foto listrik Effek Compton Sifat partikel dari gelombang Membedakan antara 1. Ide-ide dasar mekanika kuantum 1.1. Efek radiasi benda hitam 1.2. Efek foto listrik dan teori kuantum cahaya 1.3. Efek Compton 1.4. Postulat de Broglie 1.5 Sifat gelombang dari materi 1.6. Prinsip ketidakpastian Heisenbergh - Mendiskusikan konsep Rayleigh dan jean dalam usahanya menjelaskan kurva lengkung radiasi - Menerapkan postulat Planck dalam merunurunkan persamaan rapat energi radiasi spektral sebagai fungsi dari frekuensi - Mendiskusikan faktafakta empiris efek foto loistrik yang secara teoritis tidak dapat LCD, Power point dan, Transpa ransi. UTS, UAS dan Tugas - tugas mahasis wa secara individu

pendekatan fisika yang harus dibahas dengan mekanika kuantum atau cukup dengan fisika klasik saja Azas ketidakpastian Heisenbergh dijelaskan oleh fisika klasik - Mendiskusikan teori kuantum Einstein tentang efek foto listrik dan mengapliklasikannya pada fakta-fakta empiris - Menyimpulkan dari fenomena-fenomena fisis radiasi benda hitam, efek Compton dll tentang konsepkonsep baru yang mendukung lahirnya mekanika kuantum - Merumuskan parameter gelombang dengan perameter partikel dalam suatu relasi Planck-Eistein II Dan III Memahami perumusan keadaan suatu sistem

menurut gambaran klasik dan gambaran kuantum Penggambaran/ pengetian kedudukan (posisi), lintasan dan persamaan gerak untuk benda makroskopik dan benda mikroskopik Difraksi Young celah ganda Interferensi dan rapat probabilitas 2. Probabilitas Gelombang Materi 2.1. Keadaan dinamis suatu sistem menurut gambaran klasik dan gambaran kuantum 2.2. Sifat gelombang partikel - Mendiskusikan sifatsifat gelombang paket (Group Gelombang) dari gelombang de Broglie Memahami fungsi gelombang Y(r,t) melalui postulat 2.3 Postulat postulat dalam mekanika kuantum yaitu dari postulat 1samapai postulat VI - Mendiskusikan terbentuknya postulat I sampai postulat VI Memahami sifat matematika tertentu dari gelombang paket integral Fourier relasi parseval 2.4 Sifat matematika tertentu dari gelombang paket Mendiskusikan dan merumuskan transform/integral Fourier dalam mentransformasi persamaan keadaan suatu

IV dan V Memahami interpretasi probabilitas dari gelombang materi M emahami dasar dasar tentang formulasi gelombang de Broglie dan intrerpretasinya dalam ruang fungsi gelombang partikel tunggal Memahami arti, fungsi, sifat-sifat dan aplikasi operator dalam mekanika kuantum persamaan gelombang de Broglie Interpretasi probabilitas dari suatu fungsi gelombang de Broglie Postulat kunatisasi Operator Harga ekspektasi dan variansi Menjelsksn tentang : Ruang fungsi gelombang sebagai ruang vektor Peraklian skala dan sifatnya Definisi operator linier Jumlah operator Perkalian operator 2.5. Interpretasi probabilitas dan prinsip ketidakpastian 3. Ruang Fungsi gelombang 3.1. Struktur dari ruang fungsi gelombang 3.2. Operator Linier 3.3. Sifat tak komutatif perkalian operator system dari suatu ruang keadaan ke ruang keadaan lain Mendiskusikan tentang: - harga ekspektasi, variansi dan probabilitas dari suatu variebel dinamis - variabel dinamis menjadi operator : - Mendiskusikan apa yang dinamakan ruang fungsi gelombang dan menunjukannya sebagai ruang vektor - Merumuskan produk skalar dan sifatnya - Menentukan perkalian anatar bilangan dengan operator dan perklaian operator dengan operator

Memahami dasar vektor basis orthonormal diskrit dalam ruang fungsi gelombang Menjelaskan tentang: Vektori basis orthonormal Komponenkomponen suatu fungsi gelombang dalam basis orthonormal diskrit Perkalian skalar dalam komponenkomponennya 3.4. Basis orthonormal diskrit dalam ruang fungsi gelombang - Hubungan komutator dari operator-operator - Penulisan basis orthonormal diskrit dan syarat-syarat yang harus dipenuhi Memahami relasi closure dan dapat menerapkannya Relasi closure dan basis Operator adjoint dan operator Hermit 3.5. Relasi closure Menganalisis tentang produk skalar dari dua fungsi gelombang dalam term komponenkomponenya Memahami jenis-jenis operator dan sifatsifatnya Definisi dan sifat operator invers Definisi dan sifat operator uniter 3.6. Jenis-jenis operator dan sifat-sifatnya. Mendiskusikan tentang realsi closure dan dapat mengaplikasikannya

Persamaan nilai eigen Nilai eigen berdegenerasi dan non generasi Nilai eigen operator hermit 3.7 Fungsi eigen dan nilai eigen Menganalisis tentang: - operasi suatu operator adjoint dan sifatsifatnya - operator Hermitian dan mengaplikasikannya - operator Uniter dan invers beserta sifatsifatntya - Merumuskan persamaan nilai eigen, fungsi eigen dan nilai eigen beserta masalahnya

VI Dan VII Memahami persamaan Schrodinger dan dapat mengaplikasikannya pada permasalahanpermasalahan sederhana baik untuk suatu dimensi maupun untuk tiga dimensi Menjelaskan tentang: Solusi persamaan gelombang mekanik untuk kasus harmonik, monokromatik dan tak teredam Persamaan nilai eigen untuk operator Hamiltonian PersamaanShrodinger bergantung waktu untuk satu dimensi dan tiga dimensi. 4. Persamaan Schrodinger dan aplikasinya 4.1. Persamaan Schrodinger bergantung waktu 4.2 Persamaan Schrodinger tak bergantung waktu Menganalisis tentang: - persamaan gelombang de Broglie yang merupakan salah satu solusi persamaan umum gelombang mekanik untuk kasus harmonik, monokromatik dan tak teredam - Merumuskan persamaan scrodinger berganmtung waktu dari persamaan nilai eigen untuk operator Hamiltonian Program solusi numeric persama an schrodin ger untuk kasus satu dimensi VIII UTS IX Persamaan Scrhodinger tidak bergantung waktu untuk satu dimensi dan tiga dimensi Partikel bebas Step potensial dengan 4.3. Aplikasi persamaan schrodinger tidak bergantung waktu pada permasalahn sederhana untuk satu dimensi. Merumuskan tentang : - persamaan shrodinger tidak bergantung waktu - persamaan shrodinger tidak bergantung waktu pada peramasalahnpermasalahan sederhana untuk satu

X Dan XI Memahami perumusan persamaan schrodinger untuk kasus tiga dimensi pada berbagai system koordinat dan dapat mengaplikasikannya energi di bawah puncak Potensial penghalang dengan energi di atas puncak Sumur potensial persegi berhingga Osilator harmonik Fungsi eigen atau gelombang fungsi Persamaan gelombang datar Hamiltonian partikel bebas dalam sistem koordinat bola Fungsi gelombang radial partikel bebas: fungsi Hankel, Bessel dan Neuman sferis 5. Permasalahan partikel bebas dalam ruang tiga dimensi 5.1. Partikel bebas dalam sistem koordinat Cartesian 5.2. Partikel bebas dalam sistem koordinat bola dimensi Mendiskusikan tentang - syarat batas yang digunakan untuk tiap persoalan yang dihadapinya Menganalisis tentang: - solusi persamaan schrodinger untuk partikel bebas dalam sistem koordinat Cartesian - n solusi persamaan schrodinger untuk partikel bebas dalam system koordinat bola dalam arah radial - perasamaan Hankel, Bessel dan Neuman Sferis untuk keadaan dasar XII Memahami 6. Peramasalahn Gaya Memganalisis tentang: Gambar

permasalahan gaya sentral dan dapat menentukan solusinya dengan mengaplikasikan persamaan schrodinger untuk kasus tiga dimensi Operator Hamiltonian untuk lektron dalam atom Hidrogen Polinom Laguerre sekawan Degenerasi Fungsi-fungsi keadaan dasar Model polar Fungsi keadaan sub orbital sentral (Atom Hidrogen) 6.1. Hamiltonian dan nilai eigen dan fungsi fungsi eigen 6.2. Model polar dari orbital 6.3. Fungsi keadaan sub-sub orbital 6.4 Persamaan keadaan orbital pada keadaan eksitasi - solusi persamaan gelombang radial untuk elketron dalam atom hidrogen Mendiskusikan tentang: - persamaan gelombang radial untuk beberapa keadaan dasar - persamaan gelombang dalam atom hidrogen yang bergantung pada sudut dan - persamaan gelombang elektron dalam atom hidrogen - model polar dari orbital - fungsi-fungsi keadaan sub orbital model polar XIII Memahami momentum susdut orbital baik untuk sistem elektron tunggal maupun sistem elektron banyak Ceramah, diskusi dan response tentang komponen-komponen momentum sudut orbital dalam sistem koordinat cartesian 7. Momentum sudut orbital 7.1. Sifat dasar momentum sudut 7.2. Nilai eigen dari operator momentum angular Menganalisis tentang operator momentums udut orbital beserta komponenkomponennya

XIV Dan XV Relasi komutasi antar operator momentum sudut Operator-operator shift Mejelaskan tentang : Persamaan nilai eigen untuk operator j Persamaan nilai eigen untuk operator 2 j Harmonik bola Operator CSCO Representasi gandeng dan tak gandeng Penjumlahan momentum sudut untuk system dua elektron Aturan penjumlahan 7.3. Fungsi eigen dari operator-operator momentum angular orbital 7.4. Penjumalahan momentum sudut orbital Menganalisis tentang hubungan antara komutator dengan komponen-komponen momentum sudut orbital : - Menganalisis tentang hubungan antara operator momentum sudut orbital total beserta komponenkomponennya serta relasi komutatornya - Mendiskusikan tentang operator shift gesreta relasi komutatornya Memformulasikan tentang: - relasi antar operator - nilai eigen dari operator momentum sudut orbital total dan momentum sudut yang searah sumbu z - fungsi-fungsi eigen dari operator momentum

sudut orbital total dan momentum sudut yang searah sumbu z Mentransformasikan tentang - operator momentum sudut dari sistem kartesius ke sistem koordinat boal - koefisien Clebsh- Gordan - Menganalisis tentang: harga-harga momentum sudut orbital total unruk sistem dua elektron dan iystem elektron banyak XVI UAS

MATA KULIAH PENDAHULUAN FISIKA KUANTUM