Kebijakan Akademik 1

dokumen-dokumen yang mirip
Kebijakan Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas

Kebijakan Akademik Bidang Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

KEBIJAKAN AKADEMIK FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA UNIT PENJAMINAN MUTU FAKULTAS

KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA TAHUN

KEBIJAKAN AKADEMIK FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Kebijakan Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG

UNIVERSITAS HASANUDDIN FAKULTAS KEDOKTERAN KEBIJAKAN AKADEMIK FAKULTAS KEDOKTERAN

KEBIJAKAN AKADEMIK GJM

KEBIJAKAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNHAS

KEBIJAKAN AKADEMIK STIKOM CKI TAHUN

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS ISLAM MALANG PUSAT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MALANG

BAB I MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS ISLAM MALANG

KEBIJAKAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN

KEBIJAKAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI PADANG TAHUN

KEBIJAKAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

DOKUMEN MUTU KEBIJAKAN AKADEMIK

STANDAR PENGELOLAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM MALANG

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI 1 Lembar Pengesahan 2 Daftar Distribusi 2 Catatan Perubahan 2

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG

UNIVERSITAS GADJAH MADA SENAT AKADEMIK

Manual Mutu Pengabdian

Kebijakan Mutu Internal Unand Tahun

KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN

i

BAB I PENDAHULUAN Dinamika kebijakan pembangunan perguruan tinggi dan tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengharuskan Institut Agama

15. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. No. 258/MPN.A.4/KP Tahun 2011 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Andalas Periode ; 1

KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

BUKU KEBIJAKAN MUTU STT IBNU SINA BATAM

KEBIJAKAN AKADEMIK IAIN MATARAM

STANDAR MUTU PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIE Kusuma Negara 2016

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA

STANDAR ISI PEMBELAJARAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN BAU BAU

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR : 3763/H4/P/2008 TENTANG KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS HASANUDDIN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN,

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

PERATURAN AKADEMIK PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PA 03 PJM

I. PENDAHULUAN. agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk

Manual Mutu Akademik FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

UNIVERSITAS SYIAH KUALA UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM BANDA ACEH

Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat harus berperan dalam memajukan

SATUAN JAMINAN MUTU PROGRAM PASCASARJANA

Manual Mutu Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

MANUAL EVALUASI PELAKSANAAN

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Manual Mutu Akademik Universitas Pembangunan Panca Budi

KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

KEBIJAKAN MUTU UNIVERSITAS BAITURRAHMAH

Manual Mutu FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO

KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK

MANUAL MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

MANUAL MUTU AKADEMIK UB MANUAL MUTU AKADEMIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MANUAL MUTU AKADEMIK MM.GJM-FE-UB.01 GJM

KEBIJAKAN AKADEMIK FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TANJUNGPURA. Disusun Oleh:

BAB 1 PENDAHULUAN PEDOMAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT EDISI X 1

Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

PROGRAM KERJA (PROGKER) PERIODE PROGRAM DOKTOR TEKNIK SIPIL

KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI. Tahun

KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG

PERATURAN AKADEMI BIDANG PENGABDIAN MASYARAKAT PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG

KONTRIBUSI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DALAM PENGEMBANGAN MUTU PERGURUAN TINGGI

Manual Mutu Akademik FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG. Universitas Islam Malang, 2015 All Rights Reserved

Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Kristen Indoneisa

RENCANA STRATEGIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PkM) TAHUN

BUKU STANDAR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT

DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... KEPUTUSAN KETUA STMIK PRABUMULIH... BAB I PENDAHULUAN... 1

PROGRAM KERJA FAKULTAS

MANUAL MUTU AKADEMIK KATA PENGANTAR

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Kibijakan Akademik Universitas Pembangunan Panca Budi

KATA PENGANTAR. 2) Kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan implementasi hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh civitas akademika.

SASARAN MUTU KA.PPM-UNESA-03

VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA

RENSTRA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

VISI MISI BAKAL CALON REKTOR UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO MASA JABATAN TEMA MERETAS KESETARAAN DAN KEBERSAMAAN UNTUK MENGEMBANGKAN UNG

BUKU KEBIJAKAN MUTU SPMI UMN AW BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP)

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PENELITIAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

MANUAL PENINGKATAN STANDAR DOSEN DAN TENDIK

MANUAL MUTU PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS BRAWIJAYA

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP)

STANDAR PENGABDIAN MASYARAKAT

MANUAL MUTU UNIVERSITAS MALIKUSSALEH TAHUN

LAPORAN KINERJA TAHUN AKADEMIK

BAB I KEBIJAKAN MUTU INTERNAL FAKULTAS A. Kebijakan Umum 1. Fakultas sebagai bagian dari Universitas Andalas berpartisipasi aktif dalam gerakan menjag

STANDAR PENGELOLAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. 1. Visi dan Misi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surakarta

KERANGKA KERJA SATUAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS PADJADJARAN 2016 SATUAN PENJAMINAN MUTU SATUAN PENJAMINAN MUTU UNPAD.

STANDAR MUTU. Program Studi S1 Teknik Elektro. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH BATOH BANDA ACEH

BAB I VISI, MISI, TUJUAN PENDIDIKAN DAN ETIKA UNIVERSITAS ISLAM MALANG

STANDAR PENGELOLAAN PENELITIAN

Manual Mutu Akademik

MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL KINERJA PELAKSANAAN RENOP No. Revisi 00

PANDUAN PELAKSANAAN KERJA

LABORATORIUM SENTRAL ILMU HAYATI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Rencana Strategis (Renstra) Universitas Islam Indonesia Telah disahkan oleh Senat Universitas

Transkripsi:

1

2 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada era globalisasi ini Unisma dituntut menjadi salah satu kekuatan moral dalam proses pembangunan masyarakat yang lebih demokratis, dan mampu bersaing secara global. Dalam Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003-2010, dinyatakan ada 3 kebijakan dasar Pendidikan Tinggi, yaitu: (1) daya saing bangsa (kontribusi produk dan jasa dalam pasar dunia); (2) otonomi (kemandirian pengelolaan sumber daya sesuai azas pengelolaan yang profesional); (3) organisasi yang sehat (kemampuan institusi untuk mengembangkan kebebasan akademik, inovasi, kreativitas dan knowledge sharing). Perkembangan zaman mengharuskan Unisma mengembangkan paradigma akademik baru dalam bentuk kebijakan akademik, yang diharapkan mampu mengantisipasi perubahan global yang sedang terjadi. Berbagai pandangan, dasar berpikir, pembuatan keputusan dan upaya pengembangan secara sistematik perlu diperhatikan dalam merumuskan arah kebijakan akademik Unisma. Pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi) diarahkan pada kompetensi lulusan. Pengembangan akademik di Unisma mengarah pada otonomi yang berjati-diri. Keberhasilan kinerja diukur dengan mengacu pada RAISE-LEAP (Relevance, Academic atmosphere, Internal management and organization, Sustainability and Efficiency, Leadership, Equity, Accessability, and Partnership). Atas dasar pemikiran ini disusunlah arah penyelenggaraan Unisma dalam bentuk. Kebijakan tersebut memuat konsepsi universitas yang menyeluruh untuk mengelola dan mengembangkan tatanan perangkat keras, perangkat lunak dan sumberdaya manusia yang bermutu sesuai dengan tugas dan kewajiban universitas. Kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan sistem kerja kolektif dalam pembuatan keputusan dan perencanaan, dalam rangka mencapai dan mewujudkan visi, misi dan tujuan universitas. 1.2. Umum 1. UNISMA sebagai universitas yang berhaluan Islam Ahlussunnah wal-jama ah melakukan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta

3 budaya termasuk kekayaan bangsa yang bersifat spesifik lokal, yang hasilnya dimanfaatkan secara terintegrasi dalam setiap kegiatan pendidikan,penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 2. UNISMA melaksanakan pengelolaan otonomi pendidikan tinggi yang akuntabel, berdasar azas keadilan dan keterbukaan, memanfaatkan kecerdasan dan kebijakan kolektif seluruh sivitas akademikanya, dengan sasaran terwujudnya budaya dan sistem mutu yang komprehensif. 3. UNISMA secara konsisten melakukan: inovasi, integrasi antar bidang dan kelompok bidang ilmu, sinergi lintas bidang, mengembangkan pendidikan dan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi secara bertahap, terstruktur dan berkesinambungan menuju standar nasional yang unggul dan berinteraksi global. 4. UNISMA mengarahkan penelitian untuk kemajuan IPTEKS, perolehan hak patent, HaKI, pendidikan dan pengembangan unit bisnis kreatif dan industri dengan memperhatikan ketersediaan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan. 5. UNISMA melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kegiatan multidisipliner berdasarkan hasil-hasil penelitian untuk menyelesaikan masalah-masalah aktual, dan dikembangkan lebih lanjut sebagai program penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. 6. UNISMA melaksanakan kajian Islam Ahlussunnah wal-jama ah dan berperan aktif dalam mendorong pemahaman dan pengamalan ajaran Islam Ahlussunnah waljama ah. 7. UNISMA menyelenggarakan kegiatan akademik dengan jelas dan terkendali berdasarkan Rencana Strategis (RENSTRA) sepuluh tahunan.

4 2.1. Visi, Misi dan Tujuan BAB II KEBIJAKAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG 2.1.1. Visi Menjadi Universitas unggul bertaraf internasional, berorientasi masa depan dalam ipteks dan budaya, untuk kemaslahatan umat yang berakhlaqul karimah, berlandaskan Islam Ahlussunnah waljama ah An-Nahdliyah. 2.1.2. Misi 1. Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, yang berpihak pada kemaslahatan umat menuju universitas berkualifikasi internasional (world class university). 2. Mengembangkan dan menyebarluaskan akses pendidikan dan ajaran Islam Ahlussunnah waljama ah An-Nahdliyah. 3. Mengembangkan manajemen universitas yang akuntabel dengan pencitraan publik dan tata kelola yang baik (good governance university). 2.1.3. Tujuan 1. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya guna meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan kemaslahatan umat. 2. Menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan bertaqwa yang mampu bersaing di era global dengan sikap toleran dan moderat. 3. Mewujudkan UNISMA sebagai perguruan tinggi Islam yang bertata kelola baik (good governance university ). 2.2. Bidang Pendidikan 2.2.1. Misi dan Tujuan 1. Menjadikan dan mewujudkan UNISMA sebagai universitas yang berstandar Nasional, berinteraksi global dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

5 2. Mengembangkan dan menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mampu membelajarkan diri, memiliki wawasan yang luas, memiliki disiplin dan etos kerja, sehingga menjadi tenaga akademis dan profesional yang tangguh dan mampu bersaing di tingkat nasional, dan berinteraksi global. 3. Mengembangkan dan meningkatkan daya saing semua produk pendidikan dengan mengembangkan sistem penjaminan mutu akademik secara terstruktur, terencana dan berkesinambungan. 4. Menjadikan dan menghasilkan lulusan yang mandiri dan berdaya saing tinggi. 2.2.2. Program Pendidikan 1. Menerapkan sistem penerimaan mahasiswa yang bermutu dan berkeadilan dengan selalu mengutamakan prestasi akademik dan kesetaraan akses, serta memperhatikan kompetensi, transparansi dan akuntabilitas. 2. Mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi untuk pendidikan program sarjana (S1) bersifat generalis dan program magister (S2) mengarah ke spesifikasi. 3. Melaksanakan dan mengembangkan proses pembelajaran yang inovatif dan kondusif serta mendorong terwujudnya interaksi akademik yang bertanggung jawab. 4. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni yang didasarkan pada rasa tanggungjawab keilmuan yang tinggi serta dilandasi iman dan taqwa. 5. Melaksanakan kajian Islam Ahlussunnah wal-jama ah dan berperan aktif dalam mendorong pemahaman dan pengamalan ajaran Islam Ahlussunnah wal-jama ah 6. Mendorong mahasiswa untuk selalu proaktif dalam kegiatan akademik melalui proses pembelajaran yang berorientasi pada mahasiswa (student center learning), interaktif, inovatif, dinamis dan mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat dalam upaya meningkatkan kompetensi dan pengkayaan wawasan.

6 2.2.3. Sumberdaya 1. Menyelenggarakan penerimaan dosen dengan mempertimbangkan kualifikasi akademik (latar belakang pendidikan, kompetensi dan komitmen). 2. Mendorong segenap dosen di lingkungan UNISMA untuk selalu meningkatkan kompetensi, baik dalam penguasaan materi, bahan ajar maupun metode pengajaran, serta mampu melakukan berbagai inovasi yang dapat menjamin ketercapaian kompetensi lulusan. 3. Meningkatkan relevansi pengembangan berbagai sarana dan prasarana akademik berbasis ICT (Information and Communication Technology) yang bertujuan untuk menjamin mutu akademik. 4. Meningkatkan kemudahan akses memperoleh pendidikan bagi masyarakat secara adil dan proporsional. 2.2.4. Evaluasi Program 1. Melakukan evaluasi terhadap program-program pendidikan yang ada secara sistematik, terstruktur, periodik dan berkesinambungan. 2. Senantiasa melakukan upaya perbaikan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan dan secara bertahap melakukan standarisasi mutu pada seluruh program yang ada. 2.2.5. Kelembagaan 1. Pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan serta pembelajaran dikelola di bawah koordinasi universitas secara transparan berdasarkan azas akuntabilitas. 2. Universitas mengembangkan dan meningkatkan mutu, metode, manajemen, dan proses pembelajaran yang mengarah pada pencapaian kompetensi lulusan. 3. Sebagai universitas yang berorientasi pada penelitian dan kewirausahaan, pengembangan program pendidikan di UNISMA lebih diarahkan pada kompetensi pendidikan program sarjana (S1) dan program magister (S2).

7 4. Guna pencapaian standar nasional yang unggul maka UNISMA melaksanakan identifikasi, pemetaan ulang, evaluasi diri dan pengayaan profil institusi melalui tahapan yang disusun secara sistematis, terencana dan berkesinambungan dengan mempertimbangkan kemampuan, daya saing masing-masing unit kerja dan kecenderungan global. 5. Pembukaan program studi baru, pengembangan dan penutupan program studi yang sudah ada mengacu pada inovasi program pendidikan berdasarkan Peraturan Akademik yang berlaku dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 2.3. Bidang Penelitian 2.3.1. Misi dan tujuan 1. Meningkatkan dan mengembangkan budaya penelitian sebagai dasar pelaksanaan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat untuk kemajuan IPTEKS. 2. Meningkatkan dan mengembangkan relevansi penelitian untuk meningkatkan mutu pendidikan, kebutuhan dunia usaha dan industri serta masyarakat pada umumnya 3. Menciptakan dan mengembangkan payung penelitian 4. Meningkatkan dan mengembangkan penelitian-penelitian unggulan. 5. Meningkatkan dan mengembangkan kiprah UNISMA dalam hal penelitian dan publikasi hasil penelitian 6. Meningkatkan dan menginventarisasi hasil penelitian untuk perolehan Hak Paten dan HaKI. 7. Meningkatkan dan mengembangkan kualitas penelitian melalui kerjasama. 2.3.2. Program Penelitian Program pengembangan penelitian untuk empat tahun ke depan 2008-2012 diwadahi dalam empat kelompok besar ialah (1) program peningkatan sinergi riset di bawah payung penelitian, (2) program penelitian untuk pemenuhan kebutuhan industri dan masyarakat, (3) peningkatan publikasi ilmiah pada tingkat nasional dan

8 internasional,(4) pengembangan sumber daya peneliti dan (5) pengembangan manajemen penelitian 1. Program peningkatan sinergi riset-riset di bawah payung penelitian 1) Peningkatan sinergi penelitian untuk bidang pendidikan, keagamaan, pangan, kewirausahaan, kesehatan, dan bidang lainnya dikelola secara optimal melalui payung penelitian, sehingga dapat dimanfaatkan bagi pengembangan ilmu yang terkait, dijadikan dasar pengembangan materi proses pembelajaran, dan diaplikasikan kepada masyarakat. 2) Pemetaan riset dan mencari masukan dari stakeholders. 2. Program penelitian untuk pemenuhan kebutuhan industri dan masyarakat 1) Peningkatan penelitian yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah, masyarakat dan industri. 2) Peningkatan penelitian yang diorientasikan pada persoalan yang dihadapi warga NU baik dalam bidang agama, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan lain sebagainya. 3) Peningkatan kerjasama penelitian dengan instansi pemerintah, masyarakat dan industri. 4) Memperoleh Hak Paten dan HaKI. 3. Peningkatan Publikasi Ilmiah Pada Tingkat Nasional dan Internasional 1) Peningkatan publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional 2) Peningkatan pelatihan penulisan karya ilmiah. 3) Peningkatan kualitas dan kuantitas jurnal yang terakreditasi. 4) Pemberian insentif yang memadai bagi peneliti yang mampu mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal nasional dan internasional. 5) Peningkatan diseminasi hasil penelitian melalui buku yang diterbitkan oleh UNISMA Press.

9 4. Pengembangan Manajemen Penelitian 1) Penataan organisasi dan manajemen penelitian yang mencerminkan pola hubungan struktural dan fungsional antara kelembagaan penelitian dengan unsur internal dan eksternal. 2) Peningkatan manajemen penelitian yang mampu membangun jaringan dengan komunitas ilmiah di luar kampus, guna memperoleh dana melalui kerjasama dengan instansi pemerintah, masyarakat dan industri baik dalam negeri maupun luar negeri. 3) Meningkatkan kerjasama kelompok-kelompok peneliti lintas bidang ilmu dan lintas fakultas. 4) Meningkatkan kegiatan penelitian dosen yang melibatkan mahasiswa, sehingga menjamin suasana akademik yang lebih kondusif. 2.3.3. Sumberdaya 1. Mendorong dan memfasilitasi setiap sivitas akademika UNISMA secara terencana, terarah dan berkelanjutan untuk terus menerus berpartisipasi dalam pengembangan kegiatan penelitian kolaboratif dan/atau kompetitif baik tingkat nasional maupun internasional. 2. Mengembangkan suasana kerja yang menjamin keharmonisan melalui peer review dan regenerasi dalam penelitian dengan melibatkan para peneliti muda untuk membangun rekam jejak (track records). 3. Melakukan standarisasi kualifikasi reviewer penelitian untuk menjamin mutu dan kompetensi, transparansi hibah penelitian kompetitif. 4. Melibatkan mahasiswa dalam penelitian sebagai pemenuhan persyaratan akademik, aktualisasi kompetensi bidang ilmu dan pengembangan pribadi. 2.3.4. Evaluasi Program Dalam rangka mengevaluasi keberhasilan program perlu dilakukan evaluasi yang terencana dan terarah, dengan mengembangkan standar pengukuran relevansi dan

10 kualitas hasil penelitian berdasarkan apresiasi tingkat nasional dan internasional melalui publikasi dan presentasi. Indikator keberhasilan berupa peningkatan: 1. Jumlah proposal dosen dan/atau mahasiswa yang mendapat dana dari Dikti, Depag, Pemprop, Pemda dan sponsor. 2. Jumlah mahasiswa dan kelompok mahasiswa yang berhasil lolos seleksi dalam pertemuan ilmiah mahasiswa nasional. 3. Jumlah publikasi nasional terakreditasi. 4. Jumlah penelitian yang mendapatkan Hak Paten dan HaKI. 5. Jumlah buku ajar yang dihasilkan dari hasil penelitian. 6. Jumlah kerjasama dengan pemerintah, masyarakat, industri, dan institusi lain. 7. Jumlah penelitian unggulan yang mempunyai potensi ekonomi sehingga bisa dikerjasamakan dengan industri untuk mendapatkan royalti. 8. Jumlah jurnal ilmiah yang terakreditasi. 9. Jumlah pendapatan yang berhasil digali dari kegiatan penelitian. 2.3.5. Kelembagaan 1. Penelitian dilakukan secara individu, kelompok atau kelembagaan oleh unit-unit kerja yang ada, di bawah koordinasi dan manajemen yang transparan oleh LPPM UNISMA berdasarkan azas akuntabilitas. 2. Pendanaan, pembiayaan dan imbangan jasa dalam pelaksanaan penelitian, termasuk royalti atas Hak Paten dan HaKI, ditentukan dalam aturan yang jelas dan transparan oleh LPPM. 3. Pemanfaatan hasil penelitian oleh industri atau institusi lain di luar UNISMA ditentukan dalam aturan yang jelas oleh LPPM. 4. Mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi yang transparan dan akuntabel terhadap unit kerja.

11 2.4. Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat 2.4.1. Misi dan Tujuan 1. Peningkatan dan pengembangan relevansi pengabdian kepada masyarakat melalui aturan baku dan standar kualitas produk melalui monitoring dan evaluasi setiap kegiatan. 2. Peningkatan dan pengembangan kapasitas, kualitas manajemen pengabdian kepada masyarakat melalui penataan peran dan fungsi organisasi serta manajemen yang lebih baik. 3. Meningkatkan dan mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat atas dasar tanggungjawab sosial. 4. Meningkatkan dan mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan hasil-hasil penelitian untuk menyelesaikan masalah-masalah aktual di masyarakat. 5. Meningkatkan dan mengembangkan kualitas layanan kepada masyarakat. 2.4.2. Program Tujuan dari program bidang pengembangan pengabdian kepada masyarakat ialah: 1. Pengembangan manajemen pengabdian kepada masyarakat dalam struktur organisasi universitas yang otonom dan manajemen yang sehat. 2. Peningkatan pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat secara resiprokal menerima informasi, masukan, bantuan masyarakat untuk meningkatkan relevansi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat itu sendiri. Ada tiga rencana program untuk tahun 2008-2012 yaitu (1) program peningkatan pelayanan kepada masyarakat, (2) program peningkatan pemanfaatan masyarakat untuk pendidikan dan penelitian, dan (3) program peningkatan kerjasama dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. 1. Program Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat: 1) Peningkatan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 2) Peningkatan Pelayanan Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat. 3) Peningkatan Pelayanan Pengembangan Teknologi.

12 4) Peningkatan Pelayanan Pengembangan Sumberdaya Alam. 5) Peningkatan Pelayanan melalui Inkubator Bisnis. 6) Peningkatan informasi kepada masyarakat melalui pusat pelayanan bisnis untuk menampung dan mempublikasikan produk-produk ilmiah dan teknologi yang dihasilkan oleh seluruh sivitas akademika. 7) Peningkatan pengabdian kepada masyarakat yang diorientasikan pada persoalan yang dihadapi warga NU baik dalam bidang agama, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan lain sebagainya. 8) Bantuan pengelolaan sistem informasi yang berkaitan dengan pelayanan tentang: konsultasi bisnis, bursa pasar kerja dan pengelolaan pilot projek yang berkaitan dengan pendidikan profesi baik untuk mahasiswa, alumni maupun masyarakat luas. 9) Bantuan untuk meningkatkan kinerja proses pelayanan yang bersifat administrasi dan pelayanan teknis. 2. Program Peningkatan Pemanfaatan Masyarakat Untuk Pendidikan dan Penelitian 1) Peningkatan pemanfaatan masyarakat dalam program ekstra kurikuler untuk menerapkan ilmu yang dipelajari mahasiswa serta meningkatkan relevansi pendidikan. 2) Peningkatan pemanfaatan masyarakat sebagai sumber belajar dan sumber riset nyata bagi para peneliti dan mahasiswa. 3) Peningkatan pemanfaatan masyarakat sebagai salah satu sumber pembiayaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 4) Program Peningkatan Kerjasama Dalam Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat: 5) Peningkatan kerjasama kemitraan pengabdian kepada masyarakat dengan sesama perguruan tinggi. 6) Peningkatan kerjasama dengan pemerintah, masyarakat, dan industri baik dalam maupun luar negeri untuk pengabdian kepada masyarakat.

13 2.4.3. Sumberdaya Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melibatkan segenap sivitas akademika dan masyarakat yang membutuhkan. 1. Pengembangan SDM untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keterampilan dilakukan secara berkesinambungan melalui pelatihan. 2. Kaderisasi tenaga pengabdian muda dilakukan dengan mengikutsertakan mereka dalam program pengabdian pada masyarakat. 3. Informasi tentang sumberdaya teknologi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dipublikasikan secara berkala. 4. Melakukan standarisasi kualifikasi reviewer pengabdian kepada masyarakat untuk menjamin mutu, kompetensi, dan transparansi hibah pengabdian kepada masyarakat secara kompetitif. 5. Melibatkan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai pemenuhan persyaratan akademik, aktualisasi kompetensi bidang ilmu dan pengembangan pribadi. 2.4.4. Evaluasi Program Program pengabdian kepada masyarakat harus dievaluasi keberhasilan, hambatan dan tantangan secara terus menerus untuk menjamin mutu pelayanan masyarakat secara berkelanjutan. Indikator dampak keberhasilan dapat ditunjukkan melalui kepuasan masyarakat yang dilayani dan /atau peningkatan pengakuan masyarakat terhadap kompetensi sivitas akademika UNISMA dalam membangun masyarakat berpengetahuan (knowledge-based society). Selain itu, indikator keberhasilan berupa peningkatan: 1. Jumlah proposal dosen dan/atau mahasiswa yang mendapat dana dari pemberi hibah kompetitif pengabdian kepada masyarakat tingkat nasional dan internasional. 2. Jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

14 3. Jumlah kerjasama dengan pemerintah, masyarakat dan industri baik dalam maupun luar negeri. 4. Jumlah pendapatan yang berhasil diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 2.4.5. Kelembagaan Pengabdian kepada masyarakat di bawah koordinasi dan manajemen yang transparan dan akuntabel. 1. Universitas menyelenggarakan kegiatan pengabdian sesuai dengan disiplin ilmu dan tujuan pendidikan yang berorientasi pada pemecahan masalah pembangunan regional dan nasional. 2. Pengabdian dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, fakultas, pusat-pusat studi, jurusan, program studi, laboratorium dosen dan/atau mahasiswa. 3. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah unsur pelaksana akademik yang mempunyai tugas antara lain 1) Mengkoordinasikan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian yang diselenggarakan oleh fakultas, pusat-pusat studi, jurusan, program studi, laboratorium, kelompok atau perseorangan. 2) Menyelenggarakan pelatihan di bidang pengabdian, dalam rangka pengembangan SDM internal maupun eksternal. 3) Mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumberdaya yang diperlukan. 2.5. Asas Penyelenggaraan Asas penyelenggaraan kegiatan akademik di lingkungan UNISMA merupakan prinsip utama yang menjadi pegangan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kegiatan akademik yang meliputi:

15 1. Asas hukum, yaitu bahwa semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaraan kebijakan dan kehidupan akademik taat pada hukum yang berlaku yang penegakannya dijamin oleh negara. 2. Asas kualitas, yaitu bahwa kebijakan akademik diselenggarakan dengan senantiasa mengedepankan kualitas input, proses dan output. 3. Asas transparansi, yaitu bahwa kebijakan akademik diselenggarakan secara terbuka, didasarkan pada tatanan dan aturan yang jelas yang senantiasa berorientasi pada rasa saling percaya untuk terselenggaranya suasana akademik yang kondusif dan menjamin terwujudnya sinergisme. 4. Asas akuntabilitas, yaitu bahwa semua penyelenggaraan kebijakan akademik harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, terbuka dan senantiasa mengacu pada perkembangan keilmuan yang mutakhir dan dinamis. 5. Asas kebersamaan, yaitu bahwa kebijakan akademik diselenggarakan secara terpadu, terstruktur, sistematik, komprehensif dan terarah, dengan berbasis pada visi dan misi kelembagaan. 6. Asas kesetaraan, yaitu bahwa kebijakan akademik diselenggarakan atas dasar persamaan hak untuk menjamin terciptanya lingkungan akademik yang egaliter. 7. Asas kemandirian, yaitu bahwa penyelenggaraan kebijakan akademik senantiasa didasarkan pada kemampuan institusi dengan mengandalkan segenap potensi dan sumberdaya yang ada untuk mengoptimalkan kemampuan institusi yang terus berkembang secara sistematik dan terstruktur 8. Asas kerakyatan, yaitu bahwa penyelenggaraan kebijakan akademik yang bersifat dinamis harus mampu menjamin terakomodasinya segenap kepentingan masyarakat secara lebih luas. 9. Asas manfaat, yaitu bahwa kehidupan akademik diselenggarakan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi agama, bangsa, dan negara.

16 BAB III PENUTUP 1. Untuk keberhasilan pelaksanaan perlu dilakukan sosialisasi kepada seluruh sivitas akademika. 2. Keberhasilan pelaksanaan kebijakan akademik perlu komitmen dan partisipasi seluruh sivitas akademika. 3. Segala sesuatu dalam ini yang memerlukan aturan lebih rinci akan dirumuskan secara tersendiri.

17 DAFTAR RUJUKAN Anonymous. 2003. Sistem Pendidikan Nasional. UU No.20/ 2003. Jakarta.. 2003. Higher Education Long Term Strategy. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta.. 2003. Pedoman Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta., 2005, Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan, Jakarta.. 1999. Peraturan Pemerintah RI No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Kantor Sekretaris Negara RI. Jakarta.. 2011. Statuta UNISMA. 2004.. Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.. 2006. Kebijakan Malang. Akademik. Pusat Jaminan Mutu Universitas Brawijaya.. 2011. Rencana Strategis 2010-2020 Universitas Islam Malang.

18 TIM PENYUSUN Penasehat : Prof. Dr. Drs. Surahmat, M.Si. (Rektor) Penanggungjawab : Dr.Ir. Badat Muwakhid, MP. (PR I) Ketua Pelaksana : Budi Parmono, SH.M.Hum. Anggota : 1. Ir. Zainul Arifin, MP. 2. Ir. Maria Ulfah, MP. 3. M. Ghufron, SE.,MM. 4. Ir. Istirochah Pujiwati, MP. 5. Dr.Ir. Eko Noerhayati, MT. 6. H.Hadi Sunaryo, SE.,MM. 7. Ir. Mahayu Woro Lestari, MP.