AR 3200 Desain ruang publik

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. yang dominan berupa tampilan gedung-gedung yang merupakan karya arsitektur dan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dari pemahaman mengenai citra suatu kawasan. Adapun teori yang berhubungan

DAFTAR ISI. Daftar Isi... i

TEORI PERANCANGAN KOTA. Pengantar Perancangan Perkotaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Perencanaan Kota TEORI URBAN DESIGN 3 (LINGKUNGAN DAN PENUNJANG)

5. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

ELEMEN FISIK PERANCANGAN ARSITEKTUR KOTA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Kesimpulan dari penelitian dinamika aktifitas di ruang pejalan kaki di Jalan

area publik dan privat kota, sehingga dihasilkan ekspresi rupa ruang perkotaan khas Yogyakarta. Vegetasi simbolik ini dapat juga berfungsi sebagai

Desain Spasial Kawasan sebagai Dasar Pengembangan Ekspresi Visual Tepi Sungai Kalimas Surabaya

ALTERNATIF DESAIN ARSITEKTUR HIJAU PADA PERSIL BANGUNAN UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER GARDEN CITY DI KAWASAN KOTABARU DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PERANCANGAN KOTA

Kajian Hubungan Antar Fungsi Pada Kawasan Cihampelas Walk Bandung

PERANCANGAN KOTA BAB IV ANALISA ALUN ALUN KABUPATEN WONOGIRI MENURUT 8 ELEMEN KOTA HAMID SHIRVANI. 4.1 Analisa Tata Guna Lahan Alun alun Wonogiri

PENATAAN DAN PENGEMBANGAN SENTRA BATIK & TENUN DI PEKALONGAN DENGAN PENEKANAN DESAIN SUSTAINABLE SETTLEMENT

Identifikasi Ragam Aktivitas Outdoor : Karakteristik Pedestrian Mall di Jalan Dalem Kaum, Bandung

PERANCANGAN ARSITEKTUR dan PERANCANGAN KOTA

BAB 1 PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Piramida Hirarki Kebutuhan (Sumber : en.wikipedia.org)

BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

L I N K A G E. Mata Kuliah Arsitektur Kota. Teori Urban Desain

6.3 Hasil Perubahan Elemen Kawasan

PENGEMBANGAN WISATA GOA GONG Di PACITAN

BAB I PENDAHULUAN. lingkungan kota baik dari skala mikro maupun makro (Dwihatmojo)

GOOD PUBLIC SPACE INDEX Teori dan metode

HIRARKI ANTARA PERENCANAAN WILAYAH KAB/KOTA DENGAN PERANCANGAN KOTA

BAB I PENDAHULUAN 6. 1

Carmona, M., Heath, T., Oc, T., Tiesdell, S., 2003, Public Places - Urban Spaces, Architectural Press, Oxford.

Urban Space, Mall, dan City Walk Ruang Hijau Kota (Ruhiko) atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah suatu bentuk ruang terbuka di kota (urban space)

Jl. Tamansari No.1 Bandung

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. I.I Latar Belakang Menurut sejarah yang diceritakan K.R.T. Darmodipuro, dahulu di tepi sungai

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Lampiran A Foto Bangunan Objek Penelitian di Jl.Cilaki

Penataan Kawasan Koridor Komersial pada Jalan Arteri Primer

PENDEKATAN DESAIN PENCAHAYAAN FASADE BANGUNAN BERSEJARAH

Perencanaan Ruang Terbuka Publik Kawasan Central Business District dengan Pendekatan Image of the City di Molibagu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

IDENTIFIKASI JALUR PEJALAN KAKI DI KAWASAN WATERFRONT, SENG HIE, PONTIANAK

KONSEP dan TEKNIK PENYAJIAN GAMBAR PADA PROYEK ARSITEKTUR KOTA (URBAN DESIGN)

Identitas, suatu objek harus dapat dibedakan dengan objek-objek lain sehingga dikenal sebagai sesuatu yang berbeda atau mandiri.

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Kajian Karakteristik Fisik Kawasan Komersial Pusat Kota

Teori Urban Desain. Mata Kuliah Arsitektur Kota. Figure ground

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. Konservasi merupakan upaya pengelolaan suatu tempat agar makna kultural di

Threshold Space sebagai Pendekatan Desain Ruang Terbuka di Kawasan Kota Tua Jakarta

BALI CITYWALK Ari Dianwahyudhi

BAB III METODE PERANCANGAN Ruang Lingkup Penelitian Untuk Rancangan. Penelitian tentang upaya Perancangan Kembali Pasar Karangploso

KAJIAN ELEMEN PEMBENTUK RUANG KOTA PADA RUANG TERBUKA PUBLIK KOTA (Studi Kasus : Alun-Alun Karanganyar) ABSTRAK ABSTRACT

Evaluasi Purna Huni pada Ruang Terbuka Publik di

REVITALISASI KAWASAN PASAR IKAN SUNDA KELAPA SEBAGAI KAWASAN WISATA BAHARI DI JAKARTA

Kepentingan Ruang Terbuka di dalam Kota

Citra Kota Bandung: Persepsi Mahasiswa Arsitektur terhadap Elemen Kota

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA. Carmona, M., Heath, T., Oc, T. & Tiesdell, S Public Places Urban Spaces. The Dimensions of Urban Design, Architectural Press.

BAB VI KESIMPULAN. Terhadap 5 elemen Citra Kota Kevin Linch. a. Path (jalur)

TRANSFORMASI PADA RUANG PUBLIK KOTA MELALUI KONSEP DESIGN CATALYST

Aspek Arsitektur Kota dalam Perancangan Pasar Tradisional

TEORI PERANCANGAN KOTA : FIGURE GROUND THEORY

5 elements IMAGES OF THE CITY ( KEVIN A. LYNCH )

KARAKTER INDIS KAWASAN SAGAN LAMA YOGYAKARTA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN. metode pengumpulan data, metode analisis data serta metode penyajian hasil analisis data.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...

IDENTITAS KOTA, FENOMENA DAN PERMASALAHANNYA

PENELUSURAN KAWASAN ALUN-ALUN BUNDER KOTA MALANG SEBAGAI OPEN SPACE RANCANGAN IR KARSTEN

PERANCANGAN KOTA. BAB II Ruang Kota (Urban Space) TINJAUAN PUSTAKA Batasan Pengertian Perancangan Kota Ruang Terbuka (Open Space)

Pola Aktivitas Pada Ruang Publik Taman Trunojoyo Malang

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...

KAJIAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU

Citywalk Kalimas di Surabaya

Pengertian Kota. Pengertian Kota (kamus)

KATA PENGANTAR. Penulis bersyukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-nya

Keberadaan Fungsi Bangunan Sekitar dalam Membentuk Pemanfaatan Ruang Koridor Jalan di Pusat Kota Pasuruan

Studi Evaluasi Elemen Pendukung Taman Dalam Mendukung Aktifitas Pengguna. Studi Kasus : Taman Lawang, Jakarta Pusat

Pola Aktivitas Pengunjung dalam Ruang Penghubung Kawasan Stasiun Depok Baru dan Terminal Margonda

Jelajah Tempat Berkarakter bagi Model Revitalisasi Pasar Petisah Medan

Prinsip Desain Koridor Komersial di Kawasan Kota Tua Gorontalo

KAJIAN KARAKTER VISUAL KORIDOR

KONDISI LIVABILITAS KORIDOR JALAN

Morfologi Spasial Lingkungan di Kawasan Malabar-Merbabu Malang

Prosiding Perencanaan Wilayah dan Kota ISSN:

BAB IV : KONSEP. 4.1 Konsep Dasar. Permasalahan & Kebutuhan. Laporan Perancangan Arsitektur Akhir

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Identifikasi Kualitas Penggunaan Ruang Terbuka Publik pada Perumahan di Kota Bandung

AR 6142 Desain dalam Konteks Transformasi

KAJIAN PENGARUH ELEMEN PERANCANGAN KOTA TERHADAP PEMBENTUKAN CITRA KAWASAN MESJID RAYA DAN ISTANA MAIMOON TESIS

Prinsip Desain Koridor Komersial di Kawasan Kota Tua Gorontalo

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Arahan Penataan Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Pangandaran The Direction of The Central Government Setup the Regency of Pangandaran

BAB I PENDAHULUAN. sebelum manusia mengenal makna arsitektur itu sendiri, namun pada saat ini signage

BAB IV ANALISIS PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT TENTANG ASPEK PERANCANGAN KOTA

BAB V KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Perencanaan

Peran Komunitas Kreatif Dalam Pembentukan Identitas Ruang Publik

Peranan Ibu Rumah Tangga Terhadap Terciptanya Ruang Publik Di Kawasan Padat Penduduk Pattingalloang Makassar

Transkripsi:

AR 3200 Desain ruang publik 11 April 2011 Wiwik D Pratiwi www.ar.itb.ac.id/wdp Mixed-use Public space www.ar.itb.ac.id/wdp 1

Definisi Umum Peran R. Publik bagi Sektor Informal Dimensi Ruang Publik Morfologi, Persepsi, Visual, Sosial, Fungsional, Temporal Dasar Perencanaan Fungsionalitas R. Publik Pemaknaaa Space ----- Place Konsep Place versi PPS 10 Benefits Of Creating Good Public Spaces Analisis Ruang Kota Figure Ground, Lingkage System, Place Elemen R. Kota Home www.ar.itb.ac.id/wdp 2

Ruang yang diperuntukkan bagi kegiatan dan kepentingan umum & melibatkan emosi masyarakat atau kelompok masyarakat yang mengalami atau memakainya (Bacon, Edmund, Design of Cities, Thames and Hudson, London 1964) Definisi Umum Ruang yang dimiliki &menjadi perhatian bersama masyarakat secara keseluruhan, selalu terbuka untuk mereka dan disediakan dan merupakan perhatian pemerintah (Madanipour 1996, mengacu pada Oxford English Dictionary, 1993 & Concise Oxford Dictinoary, 1990) Ruang umum dimana masyarakat melakukan aktivitas fungsional maupun ritual yang mengikat komunitas, dalam kehidupan rutin seharihari atau secara periodik (Carr et al, 1982) Semua bagian struktur kota dimana publik memiliki akses fisik dan visual (Tibbalds, 1992) Ruang yang memberikan akses dan aktivitas didalamnya kepada masyarakat umum, yang dikontrol oleh badan publik dan disediakan dan dipelihara untuk kepentingan publik MORFOLOGI Bentuk & konfigurasi ruang dalam 1 kawasan Variabel : Tata guna lahan Pola distribusi lahan dan tata bangunan, pola jalan dan linkage ruang Sistem sensorik manusia & dasar persepsi: (a). Cognitif~ pengetahuan umum (b). Afektif (melibatkan perasaan) (c). Interpretasi ~ daya ingat & pengalaman (d). Evaluasi : berdasarkan pilihan baik dan buruk VISUAL SOSIAL FUNGSIONAL TEMPORAL Berdasarkan ruang dan waktu. PERSEPSI Nilai visual ruang publik : pilihan estetika, apresiasi terhadap estetika, dan design elemen arsitektur Pemahaman hubungan antara manusia sebagai pengguna dengan ruang sebagai bagian dari lingkungannya ditinjau dari Nilai sosial ~ Kebutuhan Dasar Teori Maslow Nilai fungsi dari R. Publik Menurut Appleyard (1991), dimensi fungsional ini mencakup dimensi sosial & dimensi visual. MORFOLOGI FUNGSIONAL TEMPORAL Carmona, Public Places Urban Spaces : The Dimension of Urban Design, Architectural Press (2003) www.ar.itb.ac.id/wdp 3

DASAR PERENCANAAN R. PUBLIK FUNGSIONALITAS (dalam konteks ekonomi, sosial dan lingkungan) Sumber DETR (Department for Transport, Local Government and The Region) 1998 NILAI EKONOMI Pengembalian tinggi dari investasi produksi Keuntungan kompetitif dan meningkatkan prestise, Respon terhadap permintaan bisnis lokal, Reduksi biaya managemen, pemeliharaan dan keamanan, dan Supply keuntungan bagi tenaga kerja lokal NILAI SOSIAL Inklusif sosial & kemudahan aksesibiltas bagi semua orang Fungsi ganda R. Publik dengan fasilitas & prasarana untuk semua kalangan Penciptaan R. Publik yang peka terhadap kebutuhan lokal, menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam R. Publik, Mengembalikan area yang tidak terakses sebelumnya kepada penggunaan publik Mendorong rasa bangga menjadi warganegara/penduduk setempat, NILAI LINGKUNGAN Lingkungan: efisiensi energi, reduksi polusi, dan me-revitalisasi peninggalan bersejarah kota 10 BENEFITS OF CREATING GOOD PUBLIC SPACES sumber: www.pps.org. Support local economies Attract business investments Attract tourism Provide cultural opportunities Encourage volunteerism Reduce crime Improve pedestrian safety Increase use of public transportation Improve public health Improve the environment WHAT IS A GREAT CIVIC SPACE? Benefits: Economic, Social, Environment Places give identity to cities Places benefit cities economically Places help the environment Places provide settings for cultural and social activities www.ar.itb.ac.id/wdp 4

TEORI FIGURE GROUND Sumber: Trancik, Roger. Finding Lost Space. Theories of urban design. Van Nostrand Reinhold Company It is the articulation and differention of solid and voids that make up the fabric of the city and establish the pysical sequences and visual orientation between places. Tujuan: identifikasi pola ruang terbuka dan massa bangunan dalam 1 kawasan TEORI LINKAGE Sumber : Maki, Fumihiko. Investigation in Collective Form. Washington University, St Louis. 1964 Linkage is simply the glue of the city. It is the act by which we unite all the layers of activity and resulting form in the city.. Urban design is concerned with the question of making comprehensible link between discrete things. As a corollary, it is concerned with making an extremely large entity comprehensible by articulating its parts. Tujuan: Organisir sebuah sistem hubungan dan atau network, yang menjadi dasar pembentukan struktur ruang. Type : Linkage visual, struktural, kolektif TEORI PLACE Sumber : Trancik, Roger. Finding Lost Space. Theories of urban design. Nostrand Reinhold Company. New york Christian Norberg-Schulz,Genius Loci New York p.5 Pemahaman budaya dan karakteristik manusia terhadap tempatnya Sebuah place adalah sebuah space yang memiliki suatu ciri khas tersendiri Tujuan: memberi identitas & karakter pada ruang /tempat Elemen: Konteks & Kontras, Citra kota (edge, Landmark, Path, Node, District), Identitas kota, Skala, Morfologi UNSUR PEMBENTUK PLACE ATRIBUT FISIK segala perangkat fisik seperti bentuk, dimensi, warna, tekstur dan sebagainya, cenderung bersifat statis terhadap waktu. AKTIVITAS gambaran tingkah laku para pemakai tempat yang akan menunjukkan fungsi tempat tersebut dan cenderung cepat berkembang sesuai dengan perkembangan waktu. KONSEPSI/MAKNA Pengertian dan cara pandang para pemakai terhadap segala yang berlaku di ruang tersebut. Landuse Activities Pedestrian flow Behaviour pattern Noice & smell Vehicle flow PLACE Physical Setting Townscape Builtform Permeability Landscape Furniture Meaning John Punter (1991) Legibility Cultural-Assosiation Perceived Function Atrraction Qualitative Assessment www.ar.itb.ac.id/wdp 5

sumber: www.pps.org. Spreiregen 1965 : 58-59 Elemen perancangan kota ~ Elemen pembentuk kota/bagian wilayah kota Ruang-ruang kegiatan Ruang-ruang antar bangunan Massa bangunan Sistem sirkulasi Shirvani 1985: 7-58 Elemen Perancangan Kota terkait dengan bentuk fisik R. Kota Tata Guna Lahan Bentuk & Tata Bangunan Sirkulasi dan perparkiran Ruang terbuka Pendukung aktivitas Tata Informasi Preservasi dan konservasi www.ar.itb.ac.id/wdp 6

(architectural) design for public space? public place? www.ar.itb.ac.id/wdp 7

Category public places Plaza Neighbourhood parks Mini-parks Campuss outdoor spaces Outdoor spaces in housing Childcare outdoor spaces Hospital ourdoor spaces Post occupancu evaluation www.ar.itb.ac.id/wdp 8