AR 3200 Desain ruang publik 11 April 2011 Wiwik D Pratiwi www.ar.itb.ac.id/wdp Mixed-use Public space www.ar.itb.ac.id/wdp 1
Definisi Umum Peran R. Publik bagi Sektor Informal Dimensi Ruang Publik Morfologi, Persepsi, Visual, Sosial, Fungsional, Temporal Dasar Perencanaan Fungsionalitas R. Publik Pemaknaaa Space ----- Place Konsep Place versi PPS 10 Benefits Of Creating Good Public Spaces Analisis Ruang Kota Figure Ground, Lingkage System, Place Elemen R. Kota Home www.ar.itb.ac.id/wdp 2
Ruang yang diperuntukkan bagi kegiatan dan kepentingan umum & melibatkan emosi masyarakat atau kelompok masyarakat yang mengalami atau memakainya (Bacon, Edmund, Design of Cities, Thames and Hudson, London 1964) Definisi Umum Ruang yang dimiliki &menjadi perhatian bersama masyarakat secara keseluruhan, selalu terbuka untuk mereka dan disediakan dan merupakan perhatian pemerintah (Madanipour 1996, mengacu pada Oxford English Dictionary, 1993 & Concise Oxford Dictinoary, 1990) Ruang umum dimana masyarakat melakukan aktivitas fungsional maupun ritual yang mengikat komunitas, dalam kehidupan rutin seharihari atau secara periodik (Carr et al, 1982) Semua bagian struktur kota dimana publik memiliki akses fisik dan visual (Tibbalds, 1992) Ruang yang memberikan akses dan aktivitas didalamnya kepada masyarakat umum, yang dikontrol oleh badan publik dan disediakan dan dipelihara untuk kepentingan publik MORFOLOGI Bentuk & konfigurasi ruang dalam 1 kawasan Variabel : Tata guna lahan Pola distribusi lahan dan tata bangunan, pola jalan dan linkage ruang Sistem sensorik manusia & dasar persepsi: (a). Cognitif~ pengetahuan umum (b). Afektif (melibatkan perasaan) (c). Interpretasi ~ daya ingat & pengalaman (d). Evaluasi : berdasarkan pilihan baik dan buruk VISUAL SOSIAL FUNGSIONAL TEMPORAL Berdasarkan ruang dan waktu. PERSEPSI Nilai visual ruang publik : pilihan estetika, apresiasi terhadap estetika, dan design elemen arsitektur Pemahaman hubungan antara manusia sebagai pengguna dengan ruang sebagai bagian dari lingkungannya ditinjau dari Nilai sosial ~ Kebutuhan Dasar Teori Maslow Nilai fungsi dari R. Publik Menurut Appleyard (1991), dimensi fungsional ini mencakup dimensi sosial & dimensi visual. MORFOLOGI FUNGSIONAL TEMPORAL Carmona, Public Places Urban Spaces : The Dimension of Urban Design, Architectural Press (2003) www.ar.itb.ac.id/wdp 3
DASAR PERENCANAAN R. PUBLIK FUNGSIONALITAS (dalam konteks ekonomi, sosial dan lingkungan) Sumber DETR (Department for Transport, Local Government and The Region) 1998 NILAI EKONOMI Pengembalian tinggi dari investasi produksi Keuntungan kompetitif dan meningkatkan prestise, Respon terhadap permintaan bisnis lokal, Reduksi biaya managemen, pemeliharaan dan keamanan, dan Supply keuntungan bagi tenaga kerja lokal NILAI SOSIAL Inklusif sosial & kemudahan aksesibiltas bagi semua orang Fungsi ganda R. Publik dengan fasilitas & prasarana untuk semua kalangan Penciptaan R. Publik yang peka terhadap kebutuhan lokal, menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam R. Publik, Mengembalikan area yang tidak terakses sebelumnya kepada penggunaan publik Mendorong rasa bangga menjadi warganegara/penduduk setempat, NILAI LINGKUNGAN Lingkungan: efisiensi energi, reduksi polusi, dan me-revitalisasi peninggalan bersejarah kota 10 BENEFITS OF CREATING GOOD PUBLIC SPACES sumber: www.pps.org. Support local economies Attract business investments Attract tourism Provide cultural opportunities Encourage volunteerism Reduce crime Improve pedestrian safety Increase use of public transportation Improve public health Improve the environment WHAT IS A GREAT CIVIC SPACE? Benefits: Economic, Social, Environment Places give identity to cities Places benefit cities economically Places help the environment Places provide settings for cultural and social activities www.ar.itb.ac.id/wdp 4
TEORI FIGURE GROUND Sumber: Trancik, Roger. Finding Lost Space. Theories of urban design. Van Nostrand Reinhold Company It is the articulation and differention of solid and voids that make up the fabric of the city and establish the pysical sequences and visual orientation between places. Tujuan: identifikasi pola ruang terbuka dan massa bangunan dalam 1 kawasan TEORI LINKAGE Sumber : Maki, Fumihiko. Investigation in Collective Form. Washington University, St Louis. 1964 Linkage is simply the glue of the city. It is the act by which we unite all the layers of activity and resulting form in the city.. Urban design is concerned with the question of making comprehensible link between discrete things. As a corollary, it is concerned with making an extremely large entity comprehensible by articulating its parts. Tujuan: Organisir sebuah sistem hubungan dan atau network, yang menjadi dasar pembentukan struktur ruang. Type : Linkage visual, struktural, kolektif TEORI PLACE Sumber : Trancik, Roger. Finding Lost Space. Theories of urban design. Nostrand Reinhold Company. New york Christian Norberg-Schulz,Genius Loci New York p.5 Pemahaman budaya dan karakteristik manusia terhadap tempatnya Sebuah place adalah sebuah space yang memiliki suatu ciri khas tersendiri Tujuan: memberi identitas & karakter pada ruang /tempat Elemen: Konteks & Kontras, Citra kota (edge, Landmark, Path, Node, District), Identitas kota, Skala, Morfologi UNSUR PEMBENTUK PLACE ATRIBUT FISIK segala perangkat fisik seperti bentuk, dimensi, warna, tekstur dan sebagainya, cenderung bersifat statis terhadap waktu. AKTIVITAS gambaran tingkah laku para pemakai tempat yang akan menunjukkan fungsi tempat tersebut dan cenderung cepat berkembang sesuai dengan perkembangan waktu. KONSEPSI/MAKNA Pengertian dan cara pandang para pemakai terhadap segala yang berlaku di ruang tersebut. Landuse Activities Pedestrian flow Behaviour pattern Noice & smell Vehicle flow PLACE Physical Setting Townscape Builtform Permeability Landscape Furniture Meaning John Punter (1991) Legibility Cultural-Assosiation Perceived Function Atrraction Qualitative Assessment www.ar.itb.ac.id/wdp 5
sumber: www.pps.org. Spreiregen 1965 : 58-59 Elemen perancangan kota ~ Elemen pembentuk kota/bagian wilayah kota Ruang-ruang kegiatan Ruang-ruang antar bangunan Massa bangunan Sistem sirkulasi Shirvani 1985: 7-58 Elemen Perancangan Kota terkait dengan bentuk fisik R. Kota Tata Guna Lahan Bentuk & Tata Bangunan Sirkulasi dan perparkiran Ruang terbuka Pendukung aktivitas Tata Informasi Preservasi dan konservasi www.ar.itb.ac.id/wdp 6
(architectural) design for public space? public place? www.ar.itb.ac.id/wdp 7
Category public places Plaza Neighbourhood parks Mini-parks Campuss outdoor spaces Outdoor spaces in housing Childcare outdoor spaces Hospital ourdoor spaces Post occupancu evaluation www.ar.itb.ac.id/wdp 8