INFLUENCE LEARNING METHOD OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TO STUDENT S ANALYSIS ABILITY ON MULTICULTURAL SOCIETY CONCEPTION

dokumen-dokumen yang mirip
TINGKAT PENGUASAAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN STRUKTUR SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI POINT PADA KELAS XI IPS SMA NEGERI 12 PADANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING

PENGARUH PENGGUNAAN METODE KARYA WISATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BATANG KAPAS KABUPATEN PESISIR SELATAN

PERBEDAAN HASIL PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN SMARTPHONE (KASUS : SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 2 PAINAN)

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION

Anisa Nabilasari, Purwati Kuswarini Suprapto, Diana Hernawati

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRACT

STRATEGI BELAJAR AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IA SMAN 5 SOLOK SELATAN

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SMAN 2 KOTO XI TARUSAN

Arista Umalasari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIKAL Jl. Sriwijaya No 3 Pekalongan, ABSTRAK

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh DEBI GUSMALISA

PENERAPAN MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 29 PADANG

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL DENGAN PENDEKATAN CTL TERHADAP KEBERHASILAN PENGAJARAN REMEDIAL KELAS VIII

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SOSIOLOGI PADA KELAS XI IPS SMA SEMEN PADANG

PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS

HALAMAN PENGESAHAN ARTIKEL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOSIOLOGI BAGI SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 ULAKAN TAPAKIS

ABSTRACT. Keywords: Role Play, Writing, Negotiation Text.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL PADA MATERI CAHAYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA FISIKA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 6 PADANG.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat 2

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR

PENGGUNAAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DI SMP NEGERI 4 KUNINGAN

ABSTRACT. Keywords: Learning outcomes, Model problem based learning (PBL).

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complex Instruction Terhadap Hasil Belajar IPS

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE QUESTIONSSTUDENT HAVETERHADAP HASIL BELAJAR SISWAKELAS XI IPS SMAN 1KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT

Keyword : Sociology, Method, Number Head Together

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS XI SMAN 3 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

HALAMAN PENGESAHAN ARTIKEL

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA JURNAL. Oleh

JURNAL. Sarjana Pendidikan pada Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Tasikmalaya

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK

Tabel 4.1 Persentase Ketuntasan Belajar Siswa

MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR

GERAM (Gerakan Aktif Menulis) P-ISSN Volume 5, Nomor 1, Juni 2017 E-ISSN X

Jurusan Bahasa dan Seni, STKIP-PGRI Lubuklinggau ABSTRAK

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP PEMEHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 17 PADANG

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FOTO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PANCUNG SOAL ABSTRACT

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan( S.Pd ) Pada Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 14 PADANG.

PENGARUH PENERAPAN TEKNIK SPOTLIGHT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELASXI IPS SMA PGRI 2 PADANG JURNAL

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA N 10 SIJUNJUNG

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

PENGARUH METODE INQUIRY DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI SEL DI KELAS XI IPA

GERAM (Gerakan Aktif Menulis) P-ISSN Volume 5, Nomor 1, Juni 2017 E-ISSN X

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COMPLETE

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN LDS TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWAKELAS VIII

Derlina dan Bintang Nainggolan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Anggraini, Jufri, & Juliati p-issn: ; e-issn: Padang, Sumatera Barat, Indonesia

PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X SMAN 5 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Key Word: Conceptual Understanding, Numbered Heads

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE SCRIPT

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKUSI TIGA LAPIS PADA KONSEP KINGDOM PLANTAE

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF TIPE MIND MAPS

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPS EKONOMI MENGGUNAKAN PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING DENGAN KONVENSIONAL SISWA KELAS VII SMP NEGERI 20 PADANG

PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK OBJEK LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SUTERA ARTIKEL ILMIAH

KEEFEKTIFAN PENERAPAN STRATEGI SKIMMING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGAI GERINGGING KABUPATEN PADANG PARIAMAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA.

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN QUIZ TEAM PADA MATA KULIAH LOGIKA KOMPUTER DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI SMA AL-ISTIQAMAH SIMPANG EMPAT ABSTRACT

JURNAL SAINTIFIK VOL.2 NO.2, JULI Kata kunci: Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Tim Kuis, Eksperimen

G. Lian Y. Nababan. NIM ABSTRAK. antara hasil belajar siswa menggunakan model konvensional dengan model

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh HAMDA WARA

BAB III METODE PENELITIAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

Miftakhul Jannah. Guru IPA SMP Negeri 2 Pringapus Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang ABSTRAK

KEEFEKTIFAN HUKUMAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD N 1 MAGELUNG KENDAL

PENERAPAN MEDIA BENDA SEBENARNYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN CARA PENGGUNAAN ALAT UKUR MEKANIK PRESISI

Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol. 1 No.2 November 2015

PENGGUNAAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN ILMU BAHAN TEKNIK DI SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN YOGYAKARTA

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

Penerapan Metode Discovery Pada Pembelajaran Mendiagnosa PC Kelas X Jurusan TKJ SMKN I KinaliKabupatenPasaman Barat TahunPelajaran 2014/2015

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF TEKNIK PERMAINAN SUCKER BALL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI SOS SMA NEGERI 1 LEMBAH GUMANTI

Siva Fauziah, Purwati Kuswarini Suprapto, Endang Surahman

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG

Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bung Hatta.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) MENGGUNAKAN BUKU SAKU TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs USB SAGULUNG BATAM

Sriningsih Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya,

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING MELALUI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 22 PADANG

PERBANDINGAN MODEL MAKE A MATCH DAN MODEL PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA PADA MATERI PELUANG

ABSTRACT

PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MATERI PENGHANTAR PANAS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS VI SDN JAMBUWER 02 KAB

PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH

JURNAL RISET FISIKA EDUKASI DAN SAINS

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE THE POWER OF TWO TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS XI MIA SMAN 4 PADANG ABSTRACT

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRAMBLE DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADAPOKOK BAHASAN HIDROKARBON DI KELAS X SMAN 1 UJUNGBATU

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP KEPENUHAN HULU TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK STRIP TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM

Darussalam Banda Aceh, ABSTRAK. Kata Kunci: Project Based Learning, Hasil Belajar Kognitif, Sistem Pernapasan Manusia

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER

Transkripsi:

INFLUENCE LEARNING METHOD OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TO STUDENT S ANALYSIS ABILITY ON MULTICULTURAL SOCIETY CONCEPTION (Case : In Student of Class XI IPS SMA Country Sub District Akabiluru) Marsella Giovani 1, Marleni 2, Darmairal Rahmad 2 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat Marsellagiovani02@gmail.com ABSTRACT This research is motivated by still low learning out comes of student s on the material conception multicultural society. Students analytical skill are still far from minimum mastery criteria is 75. In addition, the method of teaching used by sociology subjects is still the conventional method. The phenomena encourages authors to conduct research the influence of contextual teaching and learning (CTL) methods to students analysis skill material conception multicultural society. The purpose of this research is : 1) to describe the ability of student analysis to the material conception of multicultural society students class XI IPS SMA country 1 subdistrict Akabiluru before using method of contextual teaching and learning. 2) to describe of the ability student analysis multicultural conception material of student XI IPS SMA Country 1 subdistrict Akabiluru. The research using experimental methode, the type research is quantitative and design The One Group Pretest and Postest. Population in this study are students class XI IPS SMA Country 1 subdistrict Akabiluru, registered in 2016/2017. Sampling tecnique random sampling it s research instrument is an objective test. Data analysis shows that students analytical increase of 4,2% of the average postest count. Keywords : methods, capability analysis, multicultural society PENDAHULUAN Pendidikan merupakan kunci dari masa depan seseorang untuk menjalankan kehidupan yang lebih terarah. Pendidikan memiliki peranan penting dalam meningkatkan sumber daya manusia dimasa mendatang. Menurut undang-undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional BAB I pasal 1 bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki 1

kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Upaya untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa terhadap materi pengajaran sosiologi maka dicoba dengan menggunakan metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Dalam proses pembelajaran ada beberapa jenis metode pembelajaran seperti metode ceramah (ekspository), diskusi (discovery learning), dan belajar pada objeknya (Contextual Teaching and Learning). Metode yang tidak membuat siswa jenuh, tetapi siswa cepat memahami materi adalah dengan belajar pada objeknya, lingkungan sekitar. Penulis tertarik untuk menggunakan metode (CTL) karena metode ini dapat mengajak siswa untuk belajar dari lingkungan sekitarnya yang sering ia temui sehingga ia bisa mengaplikasikan materi terhadap lingkungan sosialnya sendiri. Dalam lingkungan seperti itu, para siswa dapat menemukan hubungan bermakna antara ide-ide abstrak dengan aplikasi praktis dalam konteks dunia nyata, konsep diinternalisasi melalui menemukan, memperkuat, serta menghubungkan. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan tujuan pembelajaran sosiologi tercapai dengan baik, maka sekolah membuat suatu standar acuan dan krieria ketuntasan minimal yang sesuai dengan siswa dan sekolah. Kriteria ketuntasan minimal ini disetiap kelas sama. Dikelas XI IPS kriteria ketuntasan minimalnya adalah 75, siswa dikatakan tuntas apabila hasil belajarnya mencapai angka 75. Namun pada kenyataannya hasil belajar siswa masih rendah. Hal ini terbukti dengan hasil ulangan harian siswa di SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota. Pada kelas XI IPS 1 terdapat 15 0rang siswa yang tuntas dari 31 siswa. dan Pada kelas XI IPS 2 siswa yang tuntas 20 0rang dari 31 siswa sedangkan pada kelas XI IPS 3 pada pembelajaran sosiologi hanya 14 orang yang tuntas dari 30 siswa, yaitu 47 % siswa yang mampu mencapai angka 75. Jadi kelas XI IPS 3 yang paling rendah jumlah 2

siswa yang tuntas. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Kemampuan Analisis Siswa Pada materi Masyarakat Multikultural (Kasus:Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota ). Perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1)Bagaimana kemampuan analisis siswa terhadap materi konsepsi masyarakat multikultural siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota sebelum menggunakan metode (CTL)? (2)Bagaimana pengaruh Learning (CTL) terhadap kemampuan analisis konsepsi masyarakat multikultural siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, kabupaten 50 Kota? Penelitian ini bertujuan untuk (1)Mengetahui kemampuan analisis siswa terhadap materi konsepsi masyarakat multikultural siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota sebelum menggunakan metode (CTL). (2)Mengetahui pengaruh Learning (CTL) terhadap kemampuan analisis siswa pada materi konsepsi masyarakat multikultural siswa kelas XI IPS SMA N 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 kota. METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen, rancangan the one group pretest and postest. menurut Sugiono (2014:23) metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Teknik pengambilan sampel adalah quota sampling. Adapun responden penelitian berjumlah 30 orang. Data primer 3

dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh langsung dari responden penelitian melalui tes objektif langsung kepada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru. Data sekunder diperoleh dari laporan buku daftar nilai guru mata pelajaran sosiologi. Teknik pengumpulan data melalui instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan questioner atau angket. Angket adalah suatu daftar pertanyaan atau penyataan tentang topik yang diberikan kepada responden, secara individual untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan analisis siswa. Angket yang penulis berikan nantinya akan berupa pertanyaan mengenai kemampuan analisis siswa kelas XI IPS terhadap konsepsi masyarakat multikultural. Menurut Arikunto (2008:39) Analisis data adalah alat untuk menjelaskan data yang diperoleh dan dianalisis untuk mengetahui hasil akhir. Teknik analisis data adalah penjumlahan data yang diperoleh dengan menggunakan rumus-rumus yang ada sesuai dengan pendekatan atau desain yang diambil. Data yang akan dianalisis yaitu, hasil tes belajar siswa dalam menguasai konsepsi masyarakat multikultural tanpa Learning (CTL) dan hasil tes belajar siswa dalam menguasai konsepsi masyarakat multikultural berdasarkan metode Contextual Teaching and Learning (CTL). Teknik analisis data dilakukan berdasarkan langkahlangkah berikut. Pertama, memeriksa hasil tes siswa berdasarkan indikator yang dinilai. Kedua, Memberi skor hasil tes yang telah dikerjakan dengan cara memberi skor 0 untuk yang salah dan skor 1 untuk yang benar. Data yang diperoleh melalui tes hasil belajar terlebih dahulu digunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Apabila data tersebut normal dan homogen maka uji hipotesis digunakan dengan statistika parametrik. Tapi, apabila data tersebut tidak normal atau tidak homogen maka uji hipotesis yang digunakan statistik non parametrik. HASIL DAN PEMBAHASAN a. Kemampuan Analisis Siswa Terhadap Materi Konsepsi Masyarakat Multikultural 4

Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota Sebelum Menggunakan Metode Contextual Teaching and Learning (CTL) Selama ini siswa hanya diminta memahami materi pelajaran, materi yang disamapikan guru dengan metode konvensional juga hanya mampu memberikan pemahaman siswa untuk setiap materi pelajaran. Padahal sebenarnya mereka yang telah berada pada sekolah menengah atas sudah mampu untuk menganalisis sebuah permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitar mereka dengan mengaitkan berbagai materi yang berupa pengetahuan sosial di lingkungan sekolah. Untuk itu penulis tertarik melihat pengaruh sebuah metode pelajaran terhadap kemampuan analisis siswa khususnya pada materi konsepsi masyarakat multikultural. Materi konsepsi masyarakat multikultural merupakan sebuah materi pelajaran yang selalu ditemukan siswa dilingkungan sekitar mereka. Bagaimana tidak, negara Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku bangsa, agama, dan adat istiadat. Metode Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah salah satu metode pelajaran yang cocok digunakan untuk melihat kemampuan analisis siswa, khususnya pada materi konsepsi masyarakat multikultural. Hal ini didukung oleh hasil penelitian pada saat pretest tergolong rendah karena siswa belum memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran. Kemudian siswa langsung diberikan tes (pretest) setelah membaca bahan ajar yang diberikan oleh peneliti. Berdasarkan analisis data yang diperoleh nilai rata-rata hitung kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota sebelum menggunakan metode 10,46667. Maka rata-rata hitungnya masih tergolong rendah karena hanya mencapai lebih kurang 50% dari soal yang diberikan. Jika dikaitkan dengan proses pembelajaran yang berlangsung saat pretest maka terdapat pengaruhnya pada hasil nilai rata-rata yang diperoleh siswa. pada saat pretest mereka yang tanpa 5

pemahaman tentang materi konsepsi masyarakat multikultural diberikan tes tentang kemampuan analisis mereka terhadap materi tersebut. hal ini tentu saja berpengarauh terhadap nilai rata-rata yang mereka peroleh. Selain menggunakan rata-rata hitung (M) sebagai tolak ukur, maka untuk menentukan kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru sebelum menggunakan metode (CTL) juga dapat menggunakan kriteria ketuntasan minimal (KKM). Besarnya KKM pada mata pelajaran sosiologi adalah 75. Siswa dinyatakan lulus jika dapat menjawab 75% dari soal yang diberikan. Oleh karena itu, kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru sebelum menggunakan Learning (CTL) rendah dari KKM yaitu mencapai angka ± 50%. b. Kemampuan Analisis Siswa Terhadap Materi Konsepsi Masyarakat Multikultural Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota Setelah Menggunakan Metode Contextual Teaching and Learning (CTL) Metode pembelajaran merupakan salah satu penunjang dalam proses pembelajaran. dengan adanya berbagai macam metode pembelajaran diharapkan guru mampu lebih kreatif lagi dalam menyampaikan materi pelajaran, agar hasil dari proses pembelajaran yang diproleh oleh peserta didik juga maksimal. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sebuah metode pelajaran untuk melihat apakah berpengaruh metode pelajaran yang diberikan terhadap kemampuan analisis siswa. metode yang peneliti gunakan adalah metode (CTL). Dengan metode pelajaran ini diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan analisis mereka pada materi konsepsi masyarakat multikultural. Metode (CTL) adalah metode yang mengajak siswa untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan seharihari mereka sehingga mereka lebih mudah memahami materi pelajaran. 6

Hal ini didukung oleh data yang peneliti peroleh pada saat penelitian. Berdasarkan analisis data yang diperoleh rata-rata hitung kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru setelah menggunakan Learning (CTL) 14,66667. Dari ratarata hitung tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru mengalami kenaikan sebesar 4,2% dari rata-rata hitung kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru. Selain menggunakan rata-rata hitung (M) sebagai tolak ukur, makauntuk menentukan kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru sebelum menggunakan metode (CTL) juga dapat menggunakan KKM. Besarnya KKM pada mata pelajaran sosiologi adalah 75. Siswa dinyatakan lulus jika dapat menjawab 75% dari soal yang diberikan. Oleh karena itu, kemampuan analisis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru sebelum menggunakan Learning (CTL) meningkat yaitu mencapai angka ± 70%. Berdasarkan deskripsi dan analisis data, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan Learning (CTL) kemampuan analisis siswa pada materi konsepsi masyarakat multikultural siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai ratarata kemampuan analisis siswa setelah menggunakan metode (CTL) (14,66667) dibandingkan dengan rata-rata kemampuan analisis siwa sebelum menggunakan metode (CTL) (10,46667). Selain itu, dapat dilihat dari hasil uji t' yang membuktikan bahwa nilai kritis t' dinegatifkan besar dari nilai t' dan kecil dari nilai kritis t' di positifkan( - 1.7 > -6.43917 < 1.7) Bila dikaitkan dengan teori kontruktivisme dari Piaget dengan hasil penelitian metode Contextual 7

Teaching and Learning dapat membangkitkan rangsangan terhadap siswa karena pembelajaran dilakukan dengan cara mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari.teori kontruktivisme mengatakan bahwa manusia telah memiliki struktur pengetahuan yang kemudian dihubungkan dengan pengetahuan dalam otaknya. Artinya, setiap individu telah memiliki pengetahuan yang kemudian dihubungkan dengan pengetahuan baru yang diperolehnya. Sesuai dengan metode pelajaran (CTL) siswa diminta mengaitkan materi pelajaran yang disampaikan oleh guru dengan pengetahuan yang sebelumnya mereka peroleh dari kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini membuat mereka lebih mudah memahami materi yang disampaikan guru. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan dua hal yaitu, Pertama, kemampuan analisis siswa terhadap materi konsepsi masyarakat multikultural siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru, Kabupaten 50 Kota sebelum menggunakan metode (CTL) hanya mencapai nilai rata-rata hitung 10,46667. Rata-rata hitung yang diperoleh ini masih tergolong rendah karena mencapai kurang lebih 50% dari soal yang diberikan. Kedua, pengaruh metode Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan analisis siswa pada materi konsepsi masyarakat multikultural siswakelas XI IPS SMA Negeri 1 Kecamatan Akabiluru telah mencapai nilai rata-rata hitung 14,66667. Rata-rata hitung ini telah mencapai 70%. Dari rata-rata hitung yang diperoleh terdapat 4,2% peningkatan kemampuan nilai siswa pada saat telah menggunakan metode (CTL). Hal tersebut disimpulkan berdasarkan hasil uji-t', bahwa hipotesis alternative (H a ) diterima pada taraf signifikansi 95% dan derajat kebebasan (dk) = (n-1) karena nk t' > t' < nk t' yaitu -1.7 > - 6.43917 < 1.7. berdasarkan uraian di atas, maka kemampuan analisis siswa pada materi konsepsi masyarakat multikultural setelah 8

menggunakan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) meningkat dari pada kemampuan analisis siswa pada materi konsepsi masyarakat multikultural sebelum menggunakan metode Contextual Teaching and Learning (CTL). DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsimi, dkk. 2008. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Bungin, Burhan 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif (Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu- Ilmu Sosial lainnya. Jakarta :Kencana Prenada Media Group. Dokumen buku daftar nilai hasil ulangan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 kecamatan Akabiluru tahun ajaran 2016/2017 Sugiyono. 2014. Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, Dan Disertasi (STD). Bandung: CV. Alfabeta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS). Bandung: Fermana 9