[STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR]

dokumen-dokumen yang mirip
HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS FESTIVAL TEATER KE-XX TINGKAT SMA/MA/SMK SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016

SOAL UAS SENI BUDAYA KLS XI TH Kegiatan seseorang atau sekelompok dalam upaya mempertunjukan suatu hasil karya atau produknya kepada

KETENTUAN PELAKSANAAN FESTIVAL TEATER TINGKAT SMP/MTs KE-VI SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016

Pagelaran Wayang Ringkas

BAB 1 PENDAHULUAN. siswa dalam mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah. Siswa. dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar.

BAB I PENDAHULUAN. Televisi merupakan sarana hiburan free-to-air yang tidak sedikit masyarakat

PEDOMAN PELAKSANAAN PARADE LAGU DAERAH TAMAN MINI INDONESIA INDAH TAHUN 2014

HASIL DAN PEMBAHASAN Menyikapi Kompetensi Dasar tentang Drama pada Kurikulum 2013

BAB I PENDAHULUAN. bahasa dan sastra Indonesia. Materi pembelajaran drama yang diajarkan di tingkat

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

TOR (TERM OF REFERENCE) LOMBA OPERET GELORA AKSI

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan sehari-hari, kita ketahui terdapat beberapa jenis seni yang di

KETENTUAN DAN PERSYARATAN TANGLOENG DANCE FESTIVAL KEARIFAN MELAHIRKAN SENI YANG BERKARAKTER.

Merencanakan Pameran Seni Rupa

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. telah terencana pada pra-produksi yang tertulis pada bab sebelumnya. Berikut ini

Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP

Formulir Pendaftaran Pembiayaan Film Kompetisi

ANGGARAN RUMAH TANGGA BADAN PERFILMAN INDONESIA BAB I UMUM. Pasal 1

KONTRAK PERKULIAHAN. Kode MK/SKS. : Sunarno, S.Kar., M.Sn. Nur Rokhim, M.Sn.

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. dan pasca produksi seperti penjelasan dari rancangan pra produksi pada bab

BAB I PENDAHULUAN. game berjalan beriringan, dan para desainer saling bersaing secara kreatif. Fakta

II. METODOLOGI. A. Kerangka Berpikir Studi

Manajemen Produksi Pertunjukan Studi Kasus: Pementasan

TAYUB NINTHING: TARI KREASI BARU YANG BERSUMBER PADA KESENIAN TAYUB

Festival Film Pendek Dokumenter BPNB DIY 2017 Nasionalisme dalam Bingkai Sejarah dan Budaya di DIY

BAB II LANDASAN TEORI. pengertian. Yang pertama, film merupakan sebuah selaput tipis berbahan seluloid

PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA

TATA ARTISTIK RISTIA KADIASTI

MAPEL SENI BUDAYA TEATER K13

KRITERIA PENILAIAN Faslitasi Pembuatan Film Pendek dan Dokumenter 2012

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH : MUSIK ILUSTRASI

Pert Kompetensi Dasar Indikator Hasil Belajar Kegiatan Pembelajaran Rujukan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

PETUNJUK TEKNIS PADUAN SUARA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

SILABUS ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR KEGIATAN MATERI PEMBELAJARAN KOMPETENSI DASAR PENILAIAN INDIKATOR

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Proses realisasi karya seni bersumber pada perasaan yang

BAB III LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS AKHIR MUSIK GEREJA

PANDUAN KOMPETISI PADUAN SUARA NATAL 2017 CENTRAL PARK JAKARTA KATEGORI DEWASA (Usia 17 tahun ke atas)

KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI. Mata Pelajaran

PERATURAN KHUSUS LOMBA TARI TRADISIONAL LIGA MEDIKA 2017

BAB II LANDASAN TEORI. Peneliti mengambil penelitian dengan judul Resepsi mahasiswa Jurusan

Produksi Iklan Audio _ Visual

BAB I PENDAHULUAN. pendapat Edy Sedyawati dkk (2009:3) bahwa, seni media rekam atau yang sering disebut seni media.

FESTIVAL SENI RELIGIUS DAN KERAKYATAN PROGRAM PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA TAHUN 2013 TATA TERTIB PESERTA FESTIVAL SENI RELIGIUS DAN KERAKYATAN 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia : SDN. 12 Sungai Lareh Kota Padang

RENCANA PEMBELAJARAN. Written by Checked by Approved by valid date. Muhammad Azhari, M.Pd. Tim Verifikasi Prof. Waspodo, Ph.D.

BAB I DEFINISI OPERASIONAL. Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan

SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Petunjuk Teknis Pelaksanaan AKSARA 2017

BAB III LANDASAN TEORI. 1.1 Televisi Sebagai Media Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. seni juga mengalami perkembangan. Seni bahkan menyatu dengan kemajuankemajuan

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR ASISTENSI LEMBAR ASITENSI KHUSUS KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR ISTILAH DAFTAR ISI

Pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. [1]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP No. 1.1) : SMP Negeri 2 Gerokgak

PROSES Sebagai rumah produksi layanan penuh, kami menyediakan semua dukungan produksi, dari hulu hingga hilir.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PESERTA. 1. Lomba Tari Tradisional IMARC Liga MEDIKA 2018 dibuka untuk mahasiswa aktif

Prakata. iii. Bandung, September Penulis

I. PENDAHULUAN. Tari adalah gerak-gerak dari seluruh bagian tubuh manusia yang disusun selaras

KOMPETENSI KEAHLIAN: SILABUS SENI BUDAYA SEMUA KOMPETENSI KEAHLIAN Halaman 1

PEMERINTAHAN PROVINSI SUMATERA SELATAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA Jalan Demang lebar daun Kav. IX Palembang, Provinsi Sumatera Selatan Telp.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Monolog sebagai salah satu bentuk seni peran yang memusatkan pada satu kemampuan aktor dalam memainkan beberapa

Program Dokumenter Drama. Modul ke: 12FIKOM. Fakultas. Andi Fachrudin, M.Si. Program Studi Broadcasting

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. mengenai pelaksanaan produksi dan pasca produksi.

BAB I PENDAHULUAN. Dalam menyampaikan sebuah informasi, banyak media yang dapat dipakai

PANDUAN TATA TERTIB VOCAL GROUP

BAB II TINJAUAN OBJEK RANCANGAN

48. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA SMA/MA/SMK/MAK

Modul ke: Divisi Produksi. Fakultas FIKOM. Andi Fachrudin, M.Si. Program Studi Broadcasting.

PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA DANCE

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat terlepas dari kegiatan

BAB I PENDAHULUAN. dan gaya penulisan. Menulis merupakan suatu kemampuan berbahasa yang

[PETUNJUK UMUM DAN PETUNJUK TEKNIS LOMBA CREANOMIC 2016] November 17, 2016

Kompetensi Materi Kegiatan. Dasar Pembelajaran Pembelajaran Teknik Bentuk Contoh Instrumen Waktu Belajar. Indikator SILABUS. Penilaian Alokasi Sumber

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

SALINAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR USAHA GEDUNG PERTUNJUKAN SENI

PANDUAN LOMBA FILM PENDEK PENDIDIKAN ANAK DAN REMAJA TAHUN 2018

PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. Pertunjukan drama merupakan sebuah kerja kolektif. Sebagai kerja seni

Seleksi Siswa Berprestasi Seni

BAB I PENDAHULUAN. jazz, blues, rock, dan lain sebagainya. Diantara sekian banyak aliran musik

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

PANDUAN TATA TERTIB VOCAL GROUP PERATURAN LOMBA

M. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA SMPLB TUNADAKSA

BAB I PENDAHULUAN. Oxford University, 1997), Dieter Mack, Apresiasi Musik Musik Populer (Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusatama,

BAB I PENDAHULUAN. lain termasuk teknologi, adat-istiadat, dan bentuk-bentuk pengungkapan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

: Teknik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian

Naskah Program Audio Visual

EDITOR ORANG YANG TERLATIH DAN TERDIDIK UNTUK MENGEDIT FILM DAN REKAMAN VIDEO

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. produksi. Proses tersebut akan digambarkan pada gambar 4.1. lokasi akan ditata seperti yang digambarkan pada storyboard.

JUDUL UNIT : Membuat dan Merealisasikan Rancangan Pencahayaan

BAB 1 PENDAHULUAN. Gitar merupakan alat musik berdawai yang banyak digemari masyarakat pada

BAB I PENDAHULUAN. SD, mulai kelas 1-3 SD, antara umur 5-10 tahun. Selain itu dongeng juga

BAB I PENDAHULUAN. tinggal masing-masing dengan kondisi yang berbeda. Manusia yang tinggal di

Transkripsi:

[STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR] PEKAN SENI PELAJAR [ S M A N E G E R I 2 B A N D U N G ] [Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebuah deskripsi lengkap tentang sebuah mekanisme kerja sebuah sistem kerja yang teratur. Dengan adanya petunjuk yang jelas, diharapkan bahwa seluruh rangkaian proses kerja produksi PSP dapat memberikan hasil yang lebih baik, dijalankan dengan penuh disiplin untuk mendapatkan hasil yang maksimal] [ D i s u s u n o l e h W I N G W P A N D U ] h t t p : / / p a n d o e. r u m a h s e n i 2. n e t e - M a i l : w i n g p a n d o e @ g m a i l. c o m 1 0 / 5 / 2 0 1 7

I n t r o Pekan Seni Pelajar atau disingkat PSP adalah sebuah aktivitas kerja kreatif para siswa di SMA Negeri 2 Bandung dalam merencanakan, memproses dan menyajikan sebuah karya pentas berjenis Teater Musikal. PSP merupakan kerja kolektif yang sistematis, menciptakan tata kerja pelaksanaan yang tertib dengan disiplin dan tanggung jawab semua pihak yang terlibat. Sebagai wujud buah karya kreatif, PSP menekankan pentingnya memahami dan menerapkan sumber daya yang dimiliki untuk dikolaborasikan menjadi sebuah karya yang indah, termasuk dalam hal pembiayaan ditekankan untuk seminimal mungkin. BAB.1 IDENTIFIKASI 1. Nama Kegiatan dan Ruang Lingkup 1.1. Nama Kegiatan : Pekan Seni Pelajar 1.2. Partisipan Kegiatan : Siswa SMA Negeri 2 Bandung kelas XI IPA dan IPS 1.3. Materi Belajar Inklusif : Mata Pelajaran Seni Budaya 1.4. Penanggungjawab pelaksana : Guru Seni Budaya. 2. Tujuan Penyelenggaraan 2.1. Mengembangkan kegiatan Intrakurikuler Mata Pelajaran Seni Budaya di kelas XI, meliputi Aspek ; Pengetahuan, Praktik dan Sikap. 2.2. Memberi pengalaman spirit untuk berkarya kreatif dalam menyajikan seni pertunjukan. 2.3. Menciptakan keragaman dalam berolah karya seni. 2.4. Mendorong semangat untuk pembentukan karakter yang mandiri, kreatif, kolaboratif dan kompetitif. 3. Bentuk Kegiatan 3.1. Setiap tim produksi (TP) menyajikan satu judul karya. 3.2. Satu karya berdurasi maksimal 40 menit. 3.3. Secara keseluruhan merupakan karya bersama seluruh siswa kelas XI (TP) dalam satu panggung bersama, berlangsung simultan dalam satu karya besar PSP. BAB.2 PESERTA KEGIATAN 1. Panitia Produksi. 1.1. Panitia Produksi merupakan organisasi pelaksana sebagai koordinator setiap bidang yang tercantum pada panitia produksi. 1.2. Anggota Panitia Produksi adalah 5 (lima) orang perwakilan dari setiap kelas XI (tim produksi) yang ditunjuk atas musyawarah di kelas. 1.3. Tugas dan kewajiban Panitia Produksi adalah membantu guru Mata Pelajaran dalam mengelola seluruh rangkaian agenda PSP. 2 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

2. Tim Produksi. 2.1. Anggota Tim Produksi adalah seluruh siswa di kelas XI di bawah koordinator Pimpinan Produksi (Pimpro). 2.2. Pimpinan Produksi adalah salah satu siswa yang memiliki kemampuan Leadership, mampu menjembatani aspirasi dan ide-ide kreatif dari seluruh anggota, mengendalikan agenda kerja produksi, serta mampu menjadi motivator yang handal untuk meningkatkan hasil kerja produksi. 2.3. Tim Produksi terbagi 3 bidang, yaitu : Bidang Administrasi, Pemain, dan Bidang Tata Artistik. 2.4. Setiap tim produksi harus menciptakan sendiri agenda kerja produksi sendiri yang disepakati anggota dan dilaksanakan dan dijaga dengan tertib (Berusaha tidak menciptakan agenda improvisasi selama tidak diperlukan). 2.5. Tim Produksi wajib mengikuti seluruh agenda yang sudah digariskan Panitia Produksi. 2.6. Senantiasa berkosultasi dengan bapak/ibu guru Wali Kelas. TIM PRODUKSI PIMPINAN PRODUKSI SUTRADARA BIDANG PRODUKSI SEKRETARIS BENDAHARA PUBLIKASI DOKUMENTASI STAGE MANAGER TIM KREATIF VIDEOG RAPHIC TEATER KOREO GRAFI MUSIK TATA ARTISTIK PROPERTI TATA KOSTUM TATA RIAS TATA LAMPU TATA SUARA 3. Tim Evaluator. 3.1. Penilai Utama adalah guru Seni Budaya, sekaligus menjadi pembina kegiatan. 3.2. Tim Penilai Pendamping (Panelis) adalah tim yang dibuat khusus berasal dari alumni penggiat kegiatan di rumahseni2 sesuai dengan kompentensinya masing-masing, seperti Teater, Musik, Tari dan Film. 3.3. Penilaian menggunakan instrumen penilaian khusus yang sudah disiapkan. 3 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

BAB.3. PROSEDUR KERJA Standar kerja produksi berdurasi 6 bulan, yang terbagi atas : 1. Tahap Awal. (periode Oktober Desember) 1.1. Pembentukan Tim Kerja Produksi, disertai dengan identitas Tim Produksi (Nama Khusus dan Logo Tim). 1.2. Penetapan Tema Produksi. 1.3. Penyusunan Sinopsis, dan diajukan untuk disetujui pembina/tim penilai. 1.4. Pengembangan cerita dalam bentuk skenario, dan harus melewati tahap pemeriksaan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk penggarapan dan latihan. 1.5. Pembagian tugas dalam tim produksi. 1.6. Penyusunan Proposal. 1.7. Mengikuti seluruh kegiatan Workshop yang diagendakan Panitia Produksi. (Bab 4) 2. Tahap Proses Pengembangan. (periode Januari Februari) 2.1. Memetakan kebutuhan pendukung karya. 2.2. Menyusun agenda (time schedule) latihan. 2.3. Berlatih sesuai dengan peran masing-masing (Musik, Tari, Teater) secara partial. 2.4. Mencatat segala perkembangan dan evaluasi setiap latihan. 2.5. Medesain kebutuhan Tata Artistik (properti, kostum, rias, dan tata cahaya) 2.6. Berlatih menggabungkan seluruh ragam karya, dan terus menerus mencari keterhubungan antar ragam seni. 2.7. Menyusun Musik Scoring, musik latar, dan rekaman audio lainnya. 2.8. Pembuatan Video Bumper. 2.9. Setelah dianggap matang, diikutkan dalam kegiatan evaluasi karya dalam kelas belajar. 3. Tahap Penyelesaian Akhir (periode Maret) 3.1. Publikasi Karya dengan media Poster dan Video Trailer. 3.2. Gladi Bersih diselenggarakan H-1. Sifatnya hanya Uji Coba Pentas (UCP). 3.3. UCP adalah uji coba peralatan pendukung pentas, seperti Video, Audio, Lighting, Properti dan Kostum. 3.4. Sinkronisasi kerja pentas menggunakan instrumen storyboard di bawah kendali Stage Manager. 4. Cara Berlatih. 4.1. Memanfaatkan waktu seefisien mungkin. 4.2. Menentukan hari pertemuan kegiatan latihan di hari yang fleksibel, yang disepakati dengan tim berlatih, seperti hari Sabtu atau Minggu atau di hari Libur lainnya. 4.3. Waktu berlatih maksimal 3 jam. 4.4. Mempersiapkan bahan untuk berlatih H-1, sehingga tidak banyak melakukan improvisasi atau spontanitas. 4.5. Tata Urutan berlatih : 4.5.1. Menetapkan target latihan. 4 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

4.5.2. Menetapkan bahan dan bagian-bagian (part) yang akan digarap dalam latihan. Tetapkan dari part terkecil dahulu hingga dapatkan hasil yang maksimal. 4.5.3. Berikan kesempatan kepada pimpinan latihan (sutradara) untuk mengarahkan proses berlatih. 4.5.4. Menutup latihan dengan mengevaluasi hasil capaian. 4.6. Meminta ijin kepada pemilik tempat untuk berlatih. 4.7. Jika memang sudah siap dengan materi dan bahan, latihan musik dapat menggunakan studio rumahseni2 dengan jadwal yang ditetapkan Panitia PSP. 4.8. Berlatih dengan disiplin waktu. 5. Cara Menyajikan 5.1. 75 menit sebelum waktu pentas memasuki area backstage. 5.2. 40 menit sebelum waktu pentas memasuki ruang tata rias. 5.3. 10 menit sebelum waktu pentas seluruh kru pentas bersiap di posisi yang telah ditetapkan. 5.4. 5 menit sebelum waktu pentas seluruh pemeran sudah berada di side stage (L/R) 5.5. Menyajikan karya selama 40 menit tanpa jeda, kecuali penggunaan video bumper. 5.6. Selama menyajikan, seluruh aktivitas dikendalikan oleh Stage Manager yang juga terhubung dengan seluruh kru pentas melalui peralatan komunikasi (HT). 5.7. Menyelesaikan seluruh penyajian dengan membereskan kembali seluruh peralatan pentas. TIME LINE PSP S PEMBENTUKAN PANITIA PRODUKSI PRA PRODUKSI PROSES BERKARYA POST PRODUKSI PERSIAPAN PERALATAN OKTOBER DESEMBER JANUARI FEBRUARI MARET Identitas Tim Produksi Tim Work Sinopsis Skenario Proposal ADMINISTRASI DAN PERIJINAN workshop TM Pembagian Peran (Casting) Komposisi Musik Komposisi Audio Video Design Properti Design MONITORING SIMU LASI KEGIATAN BERLATIH TM PUBLIKASI KARYA GLADI H BAB. 4. PELATIHAN DAN WORKSHOP Mempertimbangkan siswa bukan pekerja seni sebenarnya, maka dari itu kegiatan PSP memiliki program Pengembangan dan Pelatihan seluruh unsur yang terlibat dalam kerja produksi. Adalah sebagai berikut : 1. Pimpinan Produksi ; manajemen tim produksi dengan materi leadership. 2. Tim Kreatif ; dengan materi pengembangan tema dalam penyusunan sinopsis dan skenario. 3. Sutradara ; dengan materi penyutradaraan teater. 4. Penata Suara ; dengan materi perekaman digital. 5 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

5. Penata Musik ; dengan materi Pembuatan Musik Tema dan Jingle. 6. Penata Musik ; dengan materi Perekaman Musik MIDI. 7. Penata Properti ; dengan materi Pembuatan Properti sederhana. 8. Penata Kostum dan Rias ; 9. Penata Cahaya ; dengan materi Pengenalan Tata Kerja Peralatan Lampu Panggung (Teori) dan Orientasi Operasional Instrumen (Praktik). 10. Penata Tari ; dengan materi Penyusunan Tata Koreografi sesuai tema dan alur cerita. 11. Videography ; dengan materi DOP (Teori), Shooting dan Editing (Praktik). Keseluruhan kegiatan Workshop sifatnya wajib diikuti wakil (sesuai dengan jabatan) dari setiap Tim Produksi, sesuai jadwal yang ditetapkan. Materi Workshop dapat didownload di www.psp.rumahseni2.net BAB.5 BENTUK DAN JENIS KARYA 1. Bentuk Karya adalah : 1.1. Teater Musikal, yang meliputi Seni Teater, Seni Musik, Seni Tari dan Seni Film berdurasi 40 menit. 1.2. Karya Tim Produksi (TP) harus bersandar kepada tema pilihan. Tema akan ditetapkan melalui rapat pertama seluruh pimpinan produksi. 1.3. Tugas Tim Kreatif di setiap TP untuk dapat mengembangkan tema melalui gagasan dan ide kreatifnya, menghubungkan seluruh media karya yang digunakan dalam satu keutuhan cerita. 2. Jenis Karya-Karya yang akan hadir di pentas PSP bergenre : (pilihan) 2.1. Keluarga ; kisah romantika keluarga 2.2. Heroik / Kepahlawanan ; nilai-nilai kepahlawanan 2.3. Detektif / Penegakan Hukum ; pengungkapan kasus 2.4. Fantasy/Khayalan ; sama sekali bukan kehidupan nyata, rekaan semata. 2.5. Kerakyatan/Human Interest ; kehidupan masyarakat biasa. 2.6. Tokoh Legenda ; kisah legenda tertentu yang hidup di masyarakat tertentu. 2.7. Sejarah; mengambil sisi atau di balik sejarah bangsa. 2.8. Roman Remaja ; romantika remaja 2.9. Misteri ; sesuatu yang belum diketahui dan mengundang rasa ingin tahu. 2.10. Science Fiksi (Sci-Fi) ; cerita dibalik kisah penemuan. 2.11. Petualangan ; pengembaraan di alam rekaan semata. 3. Media Seni 3.1. Teater adalah berdasar dari cerita utama (lakon), memiliki dinamika tontonan. Dimainkan oleh para aktor dan aktris menyajikan perbedaan karakter tokoh yang saling menopang kehidupan cerita. Jenis Pemeran diantaranya adalah : 1. Peran Utama Pria dan Wanita, adalah tokoh utama dibalik cerita (persentase 80%) 6 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

2. Peran Pembantu Pria dan Wanita, adalah tokoh yang paling memberikan bentuk pada tokoh utama (50%) 3. Peran Figuran/Pelengkap, adalah peran yang turut mewarnai dari dinamika cerita. 3.2. Musik bukan hanya sekedar lagu, tetapi lebih berperan sebagai bagian dari tema dan ide cerita. Komposisi musik yang disesuaikan tersebut minimal adalah Musik Tema dan Musik Jingle. 3.2.1. Musik Tema (Theme Song) adalah musik instrumental atau lagu bersyair yang mewakili tema terpilih. 3.2.2. Musik Jingle adalah lagu yang disajikan yang secara lirik membahasakan semangat dan jiwa sebuah tim produksi. 3.2.3. Musik dapat disajikan secara live perform atau dalam bentuk rekaman. Jika bentuk rekaman, vocal tetap harus disajikan secara live performance oleh penyanyi. 3.2.4. Untuk kebutuhan perekaman, panitia menyediakan waktu khusus untuk perekaman di studio rumahseni2. 3.3. Koreografi sifatnya wajib disajikan dengan menyusun koreografi yang berkaitan dengan tema atau adegan tertentu. Tari terdiri dari dua jenis, yaitu Tari Khusus dan Tari Adegan. 3.3.1. Tari Khusus adalah tari yang dibuat atas dasar keindahan tari semata, tanpa diikuti dengan adegan tertentu. 3.3.2. Tari Adegan adalah tari yang melengkapi dari sebuah adegan, sebagai latar adegan atau mempertajam peran/tokoh. 3.4. Film / Video merupakan segmen khusus di PSP, yang disebut Video Bumper (ganjal). Video Bumper yang dimaksud adalah sebuah trik untuk mensiasati salah satu adegan dari bagian cerita yang memang benar-benar tidak mungkin untuk disajikan di atas panggung. Video bumper setidaknya terdiri dari jenis Video Opening dan Video Penutup. 3.4.1. Video Opening berdurasi maks. 3 menit mengilustrasikan gambaran awal tentang cerita, tentang tokoh-tokoh, kapan, dimana dan keterangan produksi lainnya (Judul, Pemain Utama dan Sutradara). 3.4.2. Video Penutup berdurasi 3 menit (video tanpa suara), mengiringi lagu Jingle yang disajikan secara live perform di atas panggung. Video Penutup berisi tentang dibalik produksi dan keterangan data-data tim produksi. 3.4.3. Video bumper adalah video clips dari adegan yang menyambungkan antar adegan live perform satu dengan yang lainnya. Video Bumper dibatasi maksimal 3 video dengan durasi masing-masingnya maks. 1 menit (60 detik). 3.4.4. Untuk kebutuhan Publikasi, Tim Produksi membuat 1 film Trailer sesuai dengan karya yang ingin dipublikasikan, berdurasi 60 detik (1 menit). 3.5. Tata Artistik, adalah media kreatif yang melengkapi sajian dari sudut sisi visual. 3.5.1. Kreativitas Properti 3.5.2. Kreativitas Rias 3.5.3. Kreativitas Kostum 3.5.4. Kreativitas Cahaya 3.6. Tata Suara, adalah kreativitas meramu berbagai audio untuk menjadi ilustrasi suara, memberi dukungan terhadap adegan cerita. 7 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

BAB. 6 PEMBIAYAAN Untuk mendukung keseluruhan karya siswa dibutuhkan pembiayaan dengan rincian sebagai berikut : 1. Komponen Pembiayaan Tim Produksi. 1.1. Administrasi (10%) ; proposal, skenario, storyboard, poster. 1.2. Pembuatan/sewa Kostum Khusus (30%) 1.3. Pembuatan Properti dan Alat Pentas (40%) 1.4. Kegiatan Latihan (10%) ; sewa studio 1.5. Pembuatan Video (5%) 1.6. Lain-lain (5%) 2. Komponen Pembiayaan Panitia Produksi. 2.1. Administrasi 2.2. Sewa Gedung TBJB 2.3. Sewa Sound System 2.4. Sewa Peralatan Lighting Tambahan 2.5. Sewa Genset 2.6. Sewa Alat Komunikasi 2.7. Insentif awak kru TBJB 2.8. Biaya Kebersihan dan Keamanan 2.9. Konsumsi 2.10. Pembuatan Media Publikasi : Baligo dan Film Trailer 2.11. Pembuatan Dokumentasi Kegiatan. 2.12. Acara. 2.13. Peralatan lainnya. 3. Besaran Biaya dan Sumber Biaya. 3.1. Besaran Biaya di setiap Tim Produksi maksimal adalah Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah), yang bersumber dari Iuran anggota dan sumber lain yang tidak mengikat. 3.2. Besaran Biaya Panitia Produksi maksimal adalah Rp. 35.000.000,00 (tiga puluh lima juta rupiah), bersumber dari RAKS bidang Kurikulum (20%), Iuran Dana Pengembangan Kreativitas Siswa dari Peserta Kegiatan (75%), dan Kegiatan Dana Usaha Panitia (5%). 4. Iuran Dana Pengembangan Kreativitas. 4.1. Iuran Dana Pengembangan Kreativitas Siswa diatur dalam kesepakatan seluruh Pimpinan Produksi dalam agenda Rapat Penentuan Anggaran PSP, dan disosialisasikan secara terbuka kepada seluruh peserta kegiatan. 4.2. Prosedur pembayaran dilakukan dengan cara diangsur (cicil) selama-lamanya 5 kali pembayaran. 5. Prosedur Penggunaan Anggaran. 5.1. Penggunaan anggaran sesuai dengan pos anggaran yang telah ditetapkan. 5.2. Pengelola anggaran adalah Bendahara Panitia Produksi. 5.3. Untuk pengontrolan belanja anggaran harus atas sepengetahuan Ketua Panitia Produksi dan Pembina. 5.4. Bendahara berkewajiban mengarsipkan seluruh tanda bukti bayar untuk dilaporkan pada penyusunan laporan kegiatan PSP. 6. Lain-Lain. 6.1. Tim Produksi senantiasa berpijak pada kreativitas agar dapat mengendalikan biaya produksi berlebihan (tak efektif). 8 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

BAB.7 PENILAIAN 1. PSP merupakan sebuah proses pembelajaran Mata Pelajaran Seni Budaya yang merupakan penterjemahan dari kurikulum, sehingga kegiatan berkarya siswa adalah bagian dari kegiatan intrakurikuler wajib yang diikuti oleh penilaian proses dan penilaian produk. 2. Komponen Penilaian Siswa 2.1. Desain Perencanaan 2.2. Proses / Penggarapan 2.3. Kinerja 2.4. Produk / Penyajian 3. Jenis Penilaian. 3.1. Penilaian Pengetahuan 3.2. Penilaian Praktik 3.3. Penilaian Proyek 3.4. Penilaian Sikap 4. Bentuk Penilaian. 4.1. Tes Tertulis 4.2. Laporan Kerja 4.3. Tes Praktik / Penyajian 4.4. Portofolio 5. Penilaian Proses. 5.1. Penilaian dilakukan oleh guru pengampu mata pelajaran Seni Budaya kelas XI. 5.2. Penilaian individual dilakukan selama kegiatan persiapan hingga pelaksanaan diukur atas aspek penilaian : kinerja, produk, dan kolaborasi. 5.3. Penilaian group dilakukan atas kinerja sistem produksi dan hasil karya nyata di atas pentas. 6. Maha Karya Cipta Kreatif merupakan sebuah apresiasi atas kerja keras para pengkarya yang diberikan atas usaha nyata memberikan kontribusi positif bagi pekerja bertalenta. Bidang terapresiasi seperti diantaranya ; tim produksi, para pemeran, musisi, koreografer, sutradara, video, dll, yang disampaikan hanya sebagai bonus atas sebuah usaha besarnya. 9 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

BAB. 8 SISTEM MONITORING DAN PELAPORAN PSP merupakan sistem kerja yang sistematis, dimana Panitia Produksi bertugas sebagai manajerial sistem, dan Tim Produksi sebagai pengkarya. Sehingga seluruh proses produksi sejak awal hingga pelaksanaan harus terus dimonitoring dan di evaluasi. 1. Laporan Individual. 1.1. Secara personal, setiap siswa wajib menuliskan catatan tentang apa saja yang dilakukan untuk menunjang jabatannya di tim produksi. 1.2. Menyusun portofolio setelah berakhirnya pelaksanaan PSP. 2. Tim Produksi. 2.1. Pimpinan produksi memiliki catatan tentang proses produksi, berupa hasil atau target yang belum dicapai. 2.2. Pimpinan produksi membuat laporan tertulis, sedikitnya 1 bulan sekali tentang perkembangan proses produksi kepada pembina kegiatan. 2.3. Pimpinan produksi dan tim senantiasa berdiskusi tentang capaian hasil dan menentukan langkah berikutnya. 2.4. Tim Produksi menyusun laporan umum setelah pelaksanaan PSP. 3. Panitia Produksi. 3.1. Sesuai jabatannya, mencatat semua capaian kerja dan hasil bidang yang dikelolanya. 3.2. Sesuai jabatannya senantiasa memonitor hasil yang dicapai di setiap tim produksi. 3.3. Menentukan langkah yang harus diambil untuk mengatasi berbagai masalah yang ada. 3.4. Menyusun Laporan Pertanggungjawaban setelah pelaksanaan PSP berakhir. 3.5. Mengumpulkan seluruh administrasi PSP untuk menjadi arsip. 10 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]

BAB.9 P E N U T U P SOP ini bersifat mutlak dan wajib dipatuhi oleh seluruh pihak yang berkepentingan, yang mengikat khususnya bagi seluruh peserta, Tim Produksi dan Panitia Produksi. Lain-lain. 1. Jika ada hal-hal yang diperlukan ada perubahan, akan disampaikan secara tertulis. 2. Tutorial teknis dan contoh-contoh dapat ditemukan di alamat http://psp.rumahseni2.net 3. Untuk memudahkan komunikasi diantara Tim Produksi dan Panitia Produksi, dibuat jaringan khusus melalui medsos tertutup. 4. Alamat khusus komunikasi dengan pembina, melalui e-mail dengan alamat : wingpandoe@gmail.com atau melalui WA : 085722110004. Diterbitkan Bandung, 5 Oktober 2017 Penyusun SOP PSP ttd Wing W Pandu, SPd SELAMAT BERKARYA UNTUK MEMBUAT HIDUP LEBIH INDAH 11 PEKAN SENI PELAJAR [SMA NEGERI 2 BANDUNG]