Pagelaran Wayang Ringkas
|
|
|
- Yuliana Hardja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT NASIONAL XIV Jakarta, Juni 2006 KODE : 33 NAS Bidang Lomba Keahlian Seni Pedalangan Pagelaran Wayang Ringkas Test Project DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
2 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 2 DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Persyaratan peserta 1. Tercatat sebagai siswa aktif di SMK SB program keahlian Seni Pedalangan 2. Mengumpulkan photo 3 X 4 sebanyak 2 lembar. 3. Sehat jasmani dan rohani (tidak dalam kondisi sakit). Tatatertib lomba 1. Peserta dipersilahkan untuk menata peralatan yang dipakai (digunakan) 15 menit sebelum pentas 2. Peserta diperbolehkan membawa peralatan sendiri sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam penyajian. 3. Peserta (dalang dan pengrawit) berpakaian sesuai dengan pakaian dalang atau pengrawit daerahnya masing masing. 4. Peserta menepati garapannya sesuai dengan sinopsis yang telah dibuat (naskah). 5. Peserta diperbolehkan membaca naskah pada waktu penyajiannya. 6. Waktu yang telah ditentukan oleh panitia harus ditepati. 7. Kesalahan dalam penyajian tidak dapat diulang kecuali kesalahan teknik (mati lampu, sound system). 8. Hasil keputusan yuri tidak dapat diganggu gugat. Page 2 of 9
3 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 3 Informasi bagi peserta Informasi Umum Penyajian dalam rangka Lomba Kompetensi Siswa pertunjukan SMK SK tingkat nasional di Jakarta. Peserta merupakan satu tim terpadu dari daerah yang akan menampilkan beberapa program keahlian, Tari, Karawitan, Pedalangan, dan Teater. Tim terpadu dari daerah SMK minimal menampilkan dua program keahlian. Desain / konsep gagasan berorientasi pada karya/produk nasional/internasional. Kompetensi dalam garapan adalah kompetensi guru dan siswa secara terpadu. Keterlibatan guru satu orang untuk penampilan program keahlian pedalangan. Informasi Khusus 1. Bentuk pementasan sesuai dengan instruksi dan konsep garap. 2. Durasi waktu: satu jam sampai dengan satu setengah jam tepat. (tidak boleh lebih dari satu setengah jam) 3. Gaya yang digunakan menurut etnis masing masing. 4. Penyaji: Siswa, naskah boleh dari guru. 5. Pengrawit dari program keahlian Karawitan. 6. Pembimbing 1 (satu) orang guru. 7. Iringan hidup oleh siswa. 8. Sumber cerita dari Ramayana dan atau Mahabarata. 9. Artistik, komunikatif, dan inovatif 10. Dilengkapi naskah / deskripsi garap rangkap 4 (empat) 11. Peralatan khusus untuk mendukung garapan dibawa sendiri oleh masingmasing peserta. Page 3 of 9
4 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 4 KISI-KISI TOPIK/TUGAS : PAGELARAN WAYANG RINGKAS PROGRAM KEAHLIAN : SENI PEDALANGAN WAKTU : 60 s/d 90 menit. NO TUJUAN PEMELAJARAN 1 Pementasan wayang ringkas KOMPETENSI/ SUB KOMPETENSI Mendalang. Retorika pedalangan, narasi dan dialog. Vokal Pedalangan. Sabet / gerak wayang. Iringan Pedalangan URAIAN DAN PENGEMBANGAN MATERI Janturan Pocapan Antawecana/kand ha Sulukan Tembang Cepengan Tancepan/bedhola n Perangan Abur aburan Iringan wayang Dodogan dan keprakan Pengadegan Alur cerita Penokohan dramatisasi KRITERIA UNJUK KERJA Penerapan retorika (janturan, pocapan, anatwacana) dalam adegan. Penerapa suluk dan tembang dalam adegan. Penerapan cepengan bedolan perangan, abur aburan, dan gerak tari yang sesuai dengan karakter dan adegan NO SOA L KET 1 Praktek Penerapan iringan, keprakan, dodogan yang disesuaikan dengan karakter adegan dan bentuk wayang. Penerapan lakon dalam garap utuh pementasan Page 4 of 9
5 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 5 Deskripsi singkat PRODUK YANG DIBUAT: PEMENTASAN WAYANG RINGKAS Pementasan wayang yang dimaksud di sini adalah pergelaran wayang dengan berdasar pada naskah. Konsep pementasan dapat mengambil unsur unsur pedalangan yang telah ada sesuai dengan etnis masing masing daerah. Naskah bertema bebas dengan bersumber pada cerita Ramayana dan Mahabarata. Durasi waktu 1 (satu) jam sampai dengan 1,5 (satu setengah) jam tepat. RUANG LINGKUP Keteknikan yang digunakan dalam pergelaran ini adalah merupakan dasar dasar keteknikan untuk mendalang yang dikembangkan sesuai kaidah pakeliran. Aspek yang perlu diperhatikan adalah kreativitas, pendidikan, dan tontonan. Estetika dan etika penyajian meliputi cepengan, sabet, narasi, dialog vokal, kesesuaian dengan iringan dan garapan lakon. Page 5 of 9
6 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 6 Deskripsi teknis A. FASILITAS YANG DISEDIAKAN 1. Panggung proseniaum 8 X 12 meter 2. Lighting general dan blencong kelir. 3. Sound System. 4. Gamelan Jawa Slendro dan Pelog. 5. Wayang kulit Jawa gaya Surakarta satu set 6. Satu set gawang kelir 7. batang pisang 12 batang 8. Konsumsi dan akomodasi. B. KEJUARAAN 1. Hasil akhir terbaik ditentukan oleh jumlah nilai dari masing masing aspek yang bobotnya dinilai 2. Kejuaraan diambil: juara I, II, III, dan juara harapan C. DEWAN YURI Dewan yuri berjumlah 3 (tiga) orang, dari Seniman,Praktisi dan Akademisi. D. KRITERIA PENILAIAN 1. Rentang penilaian: Aspek Penilaian: b. Narasi dan Dialog - Penguasaan bahasa dan sastra. - Keragaman Vokabuler - Kemantapan ungkapan narasi dan dialog Page 6 of 9
7 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 7 c. Sabet dan Gerak wayang. - Penguasaan teknik sabet - Keragaman gerak - Komposisi cak cakan - Kemantapan gerak d. Iringan / Karawitan - Penguasaan tembang - Penguasaan dodogan dan keprakan - Penguasaan gendhing - Keragaman gendhing / tembang / suluk. e. Garapan lakon - Pengadegan Penokohan - Alur cerita Dramatisasi E. PANDUAN GURU PENDAMPING DAN PESERTA LOMBA Peran Guru Pendamping. 1. Persiapan. a. Memberi bimbingan pada siswa sebelum proses kerja. b. Mengontrol persiapan bahan dan alat. c. Penyerahan naskah pada panitia rangkap 4 (empat), dengan perincian: 1 untuk panitia, 3 dibagikan untuk dewan yuri d. Mendisiplinkan pengaturan waktu yang telah di sepakati 2. Pelaksanaan a. Memberi evaluasi pada anak didik pada waktu gladi resik. b. Mengotrol persiapan yang siap dipakai / digunakan. c. Guru mengapresiasi pergelaran daerah lain dan menjelaskan laporannya kepada panitia, format bebas. Peserta Lomba. 1. Peserta wajib mentaati peraturan tata tertib. 2. Peserta dan pendukung wajib memakai pakaian dalang dan pengrawit sesuai dengan etnis masing masing. 3. Peserta wajib mengapresiasi/melihat pementasan pedalangan dari daerah lain. F. PANDUAN DEWAN YURI 1. Dewan yuri menentukan ketua dan anggota. 2. Jadwal Kegiatan sesuai dengan informasi yang tertulis. Technical meeting Gladi bersih Pementasan Page 7 of 9
8 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 8 Rekapitulasi hasil lomba 3. Teknik pelaksanaan Kegiatan menyesuaikan jadwal yang telah disepakati. Formasi penilaian disesuaikan pada technical meeting dewan yuri Hasil lomba diumumkan setelah acara lomba selesai 4. ATK dan Format Stop map Ballpoint Kertas HVS Format pementasan Rekapitulasi nilai akhir Rekapitulasi nilai lomba Naskah lomba Panduan lomba Jadwal kegiatan Instruksi dan Konsep Garap 1. SAJIKAN SEBUAH PERGELARAN WAYANG RINGKAS DARI SUMBER CERITA RAMAYANA DAN MAHABARATA. 2. BUATLAH NASKAH LAKON, BOLEH BERBAHASA DAERAH, DAN BOLEH BERBAHASA INDONESIA. 3. BUATLAH KONSEP GARAP PEDALANGAN YANG AKAN DISAJIKAN TERSEBUT, SESUAI DENGAN KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT: BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang 2. Tujuan BAB II KOMPONEN TEKNIS (TEKNIS GARAP) 1. Judul lakon, 2. Tema (menjelaskan tentang isi / gagasan yang terkandung dalam cerita atau naskah yang dibawakan). 3. Sinopsis cerita Page 8 of 9
9 LKS 2006 Bidang Lomba Seni Pedalangan Page 9 4. Bentuk garapan (padat, ringkas, cuplikan/pethilan), 5. Sturktur adegan BAB III PENUTUP Lampiran lampiran yang meliputi: 1. Naskah 2. Data peserta (Dalang) 3. Data Pendukung (Pengrawit). 4. Photo peserta 3 x 4 sebanyak 2 lembar Page 9 of 9
MATA PELAJARAN : SENI PEDALANGAN JENJANG PENDIDIKAN : SMK
MATA PELAJARAN : SENI PEDALANGAN JENJANG PENDIDIKAN : SMK Pedagogi Inti 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. 2. Menguasai
FESTIVAL SENI RELIGIUS DAN KERAKYATAN PROGRAM PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA TAHUN 2013 TATA TERTIB PESERTA FESTIVAL SENI RELIGIUS DAN KERAKYATAN 2013
FESTIVAL SENI RELIGIUS DAN KERAKYATAN PROGRAM PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA TAHUN 2013 TATA TERTIB PESERTA FESTIVAL SENI RELIGIUS DAN KERAKYATAN 2013 1. Penampilan peserta festival Seni Religius dan Kerakyatan
BAB IV PENUTUP. wayang yang digunakan, yaitu wayang kulit purwa dan wayang kulit madya.
104 BAB IV PENUTUP Lakon Anoman Mukswa merupakan lakon transisi dari wayang purwa menuju wayang madya sehingga dalam pementasannya terdapat dua jenis wayang yang digunakan, yaitu wayang kulit purwa dan
HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS FESTIVAL TEATER KE-XX TINGKAT SMA/MA/SMK SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016
HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS FESTIVAL TEATER KE-XX TINGKAT SMA/MA/SMK SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016 A. TEMA KEGIATAN Kegiatan ini bertemakan Permainan Tradisional dalam Seni Pertunjukan.
INFORMASI DAN KISI-KISI
FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba Tulis dan Baca Cerpen PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
Petunjuk Teknis Pelaksanaan AKSARA 2017
Petunjuk Teknis Pelaksanaan AKSARA 2017 A. Deskripsi Aksara Aksara (Ajang Kreasi Seni Budaya Airlangga) terdiri dari 2 kategori lomba yaitu lomba tari dan karawitan berskala Nasional yang diadakan oleh
KETENTUAN PELAKSANAAN FESTIVAL TEATER TINGKAT SMP/MTs KE-VI SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016
KETENTUAN PELAKSANAAN FESTIVAL TEATER TINGKAT SMP/MTs KE-VI SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016 A. Tema Kegiatan Kegiatan ini bertemakan Teks Sastra Sebagai Inspirasi Pertunjukan Teater dalam Era
BAB V PENUTUP. Penelitian ini menjawab dua persoalan yaitu bagaimana. Pertunjukan berlangsung selama dua jam sepuluh menit dan
253 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Penelitian ini menjawab dua persoalan yaitu bagaimana intertekstualitas struktur lakon dan mengapa dramatisasi diperlukan dalam sanggit lakon Hana Caraka Nabi Elia. Pertunjukan
TOR (TERM OF REFERENCE) LOMBA OPERET GELORA AKSI
TOR (TERM OF REFERENCE) LOMBA OPERET GELORA AKSI 2016 I. LATAR BELAKANG Kegiatan Gelora Aksi merupakan salah satu program kerja HMKM FK Unud dibawah Bidang 2 Seni dan Olah Raga. Salah satu rangkaian kegiatan
TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015
FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN M ENENGAH KE URUAN A. Persyaratan Peserta
NASKAH SOAL (Terbuka)
FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 NASKAH SOAL (Terbuka) Bidang Lomba Cipta dan Baca Puisi PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS
BAB I PENDAHULUAN. kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum,
1 A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Kebudayaan merupakan hasil cipta manusia dan juga merupakan suatu kekayaan yang sampai saat ini masih kita miliki dan patut kita pelihara. Tiap masyarakat
BAB VI KESIMPULAN. Lakon Antaséna Rabi sajian Ki Anom Suroto merupakan. salah satu jenis lakon rabèn dan karangan yang mengambil satu
BAB VI KESIMPULAN Lakon Antaséna Rabi sajian Ki Anom Suroto merupakan salah satu jenis lakon rabèn dan karangan yang mengambil satu tokoh pokok Antasena kemudian ditambah tokoh-tokoh baru seperti Manuwati,
Seleksi Siswa Berprestasi Seni
Seleksi Siswa Berprestasi Seni KATA PENGANTAR Membangun masa depan masyarakat, bangsa dan negara tidak bias lepas dari membangun dan menyiapkan anak-anak agar menjadi sumber daya manusia yang handal mampu
INFORMASI DAN KISI-KISI
FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba Menyanyi Solo PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN
48. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA SMA/MA/SMK/MAK
48. KOMPETENSI INTI DAN SENI BUDAYA SMA/MA/SMK/MAK KELAS: X A. SENI RUPA 3. memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
BAB I PESERTA. 1. Lomba Tari Tradisional IMARC Liga MEDIKA 2018 dibuka untuk mahasiswa aktif
BAB I PESERTA 1. Lomba Tari Tradisional IMARC Liga dibuka untuk mahasiswa aktif Program Studi Rumpun Ilmu Kesehatan meliputi program studi di bawah Fakultas Kedokteran kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi,
HASIL KESEPAKATAN TEMU TEKNIS LOMBA WASIS BASA JAWA TINGKAT SMP/MTs SE-JAWA TIMUR BULAN BAHASA DAN SASTRA 2016
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS SASTRA HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN SASTRA INDONESIA Jalan Surakarta 7G, Malang 65145 Telepon/Faks: 0341-567475, 551312
Kata kunci: Wayang Topeng, pelatihan gerak, pelatihan musik, eksistensi.
PEMATANGAN GERAK DAN IRINGAN WAYANG TOPENG DESA SONEYAN SEBAGAI USAHA PELESTARIAN KESENIAN TRADISI Rustopo, Fajar Cahyadi, Ervina Eka Subekti, Riris Setyo Sundari PGSD FIP Universitas PGRI Semarang [email protected]
menganggap bahwa bahasa tutur dalang masih diperlukan untuk membantu mendapatkan cerita gerak yang lebih jelas.
Bab. VI. KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan Teori bahasa rupa dapat menjelaskan gerak/sebetan wayang kulit purwa dengan cara menggunakan rangkaian gambar gerak dari satu gambar gerak ke gambar gerak
B A B I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
B A B I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pakeliran atau ringgitan adalah istilah bahasa Jawa untuk pengertian suatu pentas atau pertunjukan wayang kulit. Pentas ini menyajikan permainan ringgit wacucal
BAB IV PENUTUP. dijadikan jawaban atas pertanyaan peneliti yang diajukan diawal tentang
BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti akan memaparkan kesimpulan dari hasil pembahasan. Terdapat beberapa temuan yang bisa dijadikan jawaban atas pertanyaan peneliti
BAB I PENDAHULUAN. cerdas, sehat, disiplin, dan betanggung jawab, berketrampilan serta. menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi misi dan visi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perwujudan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan bermutu dalam rangka membentuk generasi bangsa yang memiliki karakter dengan kualitas akhlak mulia, kreatif,
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMA/MA/SMK/MAK)
DRAF EDISI 27 FEBRUARI 2016 KOMPETENSI INTI DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH/SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMA/MA/SMK/MAK) Dokumen ini telah disetujui Pada tanggal: Kepala
INFORMASI DAN KISI-KISI
LOMBA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA ASING SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba BAHASA KOREA PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN
PERATURAN KHUSUS LOMBA TARI TRADISIONAL LIGA MEDIKA 2017
PERATURAN KHUSUS LOMBA TARI TRADISIONAL LIGA MEDIKA 2017 BAB I PESERTA 1. Lomba Tari Tradisional IMARC Liga Medika 2017 dibuka untuk mahasiswa fakultas rumpun ilmu kesehatan (kedokteran, kedokteran gigi,
BAB I PENDAHULUAN. Sebuah karya seni tidak terlepas dari pembuatnya, yaitu lebih dikenal dengan
BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Sebuah karya seni tidak terlepas dari pembuatnya, yaitu lebih dikenal dengan istilah seniman. Pada umumnya, seorang seniman dalam menuangkan idenya menjadi sebuah karya
Deskripsi Karya Tari. Tayub Golong Gilig. Ditampilkan pada acara ASEAN EXPO 3-4 September 2013 Di Nanning, Guangzhi, Tiongkok.
Deskripsi Karya Tari Tayub Golong Gilig Ditampilkan pada acara ASEAN EXPO 3-4 September 213 Di Nanning, Guangzhi, Tiongkok Koreografer Kuswarsantyo Jurusan Pendidikan Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni
INFORMASI DAN KISI-KISI
Page1 FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba Film Pendek PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS
PANDUAN LOMBA OLAH VOKAL TUNGGAL POP DALAM RANGKA DIES NATALIS FAKULTAS BIOLOGI KE 50 TAHUN 2013
PANDUAN LOMBA OLAH VOKAL TUNGGAL POP DALAM RANGKA DIES NATALIS FAKULTAS BIOLOGI KE 50 TAHUN 2013 23 & 24 AGUSTUS 2013 DI FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO A. NAMA KEGIATAN Lomba
DEBAT BAHASA TINGKAT NASIONAL 2015 Lomba Bahasa Jepang
DEBAT BAHASA TINGKAT NASIONAL 2015 Lomba Bahasa Jepang A. PENDAHULUAN I. Gambaran Umum Deskripsi Lomba Debat bahasa Jepang dilaksanakan dalam bentuk Dialog, wawancara, membaca (Yomikata), menulis huruf
INFORMASI DAN KISI-KISI
FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba GITAR KLASIK PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN
PANDUAN KOMPETISI TRADISIONAL
PANDUAN KOMPETISI TRADISIONAL PAGELARAN BUDAYA UGM 2017 KOMPETISI MACAPAT A. Waktu dan Tempat Hari, Tanggal : 25-26 November 2017 Pukul : 07.00 selesai B. Kategori Peserta 1. Kategori SD 2. Kategori SMP
LOMBA TARI KLASIK DAN KARAWITAN GAYA YOGYAKARTA Pemudaku Beraksi, Budayaku Lestari TINGKAT SMA/SMK DAN SEDERAJAT SE-DIY 2016
Kerangka Acuan Kegiatan (Term of Reference TOR) LOMBA TARI KLASIK DAN KARAWITAN GAYA YOGYAKARTA Pemudaku Beraksi, Budayaku Lestari TINGKAT SMA/SMK DAN SEDERAJAT SE-DIY 2016 1. Tujuan Penyelenggaraan a.
ART FEST LOMBA DANCE
LOMBA DANCE Ketentuan Anggota tim terdiri dari 3-5 orang Durasi tarian maximal 5 menit Lagu yang digunakan tidak mengandung unsur kekerasan atau kata-kata kotor Lagu dikumpulkan ke panitia dalam bentuk
PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA
PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA v Peserta wajib merupakan Karyawan Tetap perusahaan BUMN atau Kementerian BUMN v Peraturan Peserta Lomba sebagai berikut: Ø Terbuka untuk segala kalangan
SOAL UAS SENI BUDAYA KLS XI TH Kegiatan seseorang atau sekelompok dalam upaya mempertunjukan suatu hasil karya atau produknya kepada
SOAL UAS SENI BUDAYA KLS XI TH 2016 2017 1 Kegiatan seseorang atau sekelompok dalam upaya mempertunjukan suatu hasil karya atau produknya kepada orang laindan secara terorganisir dinamakan a katalog b
PETUNJUK TEKNIS STADIUM TRIPUDIUM FESTIVAL (STF)
PETUNJUK TEKNIS STADIUM TRIPUDIUM FESTIVAL (STF) PENYELENGGARAAN Kompetisi : Tari Tradisional dan Tari Saman Hari & Waktu : Sabtu, 13 April 2013, pukul 09.00 17.00 Tempat : Kampus USBI, Sampoerna School
PANDUAN TATA TERTIB I. PERSYARATAN LOMBA
PANDUAN TATA TERTIB v Peserta wajib merupakan Karyawan Tetap perusahaan BUMN atau Kementerian BUMN v Peraturan Peserta Lomba sebagai berikut: Ø Terbuka untuk segala kalangan dan usia (dalam batas kepegawaian
MITOS DRUPADI DEWI BUMI DAN KESUBURAN (Dasar-dasar Perancangan Karya Seni Pedalangan)
MITOS DRUPADI DEWI BUMI DAN KESUBURAN (Dasar-dasar Perancangan Karya Seni Pedalangan) Oleh : Kasidi Jurusan Seni Pedalangan Fakultas Seni Petunjukan INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA 2014 i Judul MITOS
KISI-KISI PENGEMBANGAN SOAL UJI KOMPETENSI AWAL SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2012
KISI-KISI PENGEMBANGAN SOAL UJI KOMPETENSI AWAL SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2012 MATA KULIAH: SENI PERTUNJUKAN JENJANG : SMK/MAK KOMPETENSI PEDAGOGIK Kompetensi Inti Guru 1. Menguasai karakteristik
BENTUK DAN FUNGSI VOKAL DALAM PERTUNJUKAN JEMBLUNG
BENTUK DAN FUNGSI VOKAL DALAM PERTUNJUKAN JEMBLUNG BANYUMAS PETHILAN BABAD PURBALINGGA SOKARAJA Skripsi Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat sarjana pada Program Studi Seni Karawitan
BAB II LANDASAN TEORI. Peneliti mengambil penelitian dengan judul Resepsi mahasiswa Jurusan
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Kajian Yang Relevan Sebelumnya Peneliti mengambil penelitian dengan judul Resepsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Terhadap pentas drama Drakula intelek
PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA PADUAN SUARA MAHASISWA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015
PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA PADUAN SUARA MAHASISWA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jalan Pemuda 134 Semarang TUJUAN Meningkatkan apresiasi seni terhadap
BAB I DEFINISI OPERASIONAL. Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan
1 BAB I DEFINISI OPERASIONAL A. LATAR BELAKANG MASALAH Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang dapat menyentuh jiwa spiritual manusia, karya seni merupakan suatu
- PESERTA LOMBA Peserta adalah Karyawan tetap BUMN dan kementrian BUMN. - PERSYARTAN PESERTA 1. Peserta Group ( Karyawan Perusahaan BUMN ).
I. PERATURAN LOMBA - PESERTA LOMBA Peserta adalah Karyawan tetap BUMN dan kementrian BUMN. - PERSYARTAN PESERTA 1. Peserta Group ( Karyawan Perusahaan BUMN ). - Lomba Peserta Maximal 15 orang - Ketentuan
SKRIP KARYA SENI GERAHING MEDANG KEMULAN
SKRIP KARYA SENI GERAHING MEDANG KEMULAN OLEH: I Wayan Balik Anto NIM: 201203015 PROGRAM STUDI S-1 SENI PEDALANGAN JURUSAN PEDALANGAN FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR 2016 1 2
BIDANG LOMBA : KARYA ILMIAH SISWA
NASKAH SOAL LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2014 BIDANG LOMBA : KARYA ILMIAH SISWA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR BIDANG PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN PERTI Jalan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Berbagai budaya masyarakat, adat istiadat dan kebiasaan yang dilakukan turun
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia eksotisme penuh dengan berbagai macam seni budaya, dari pulau Sabang sampai Merauke berbeda budaya yang dimiliki oleh setiap daerahnya. Berbagai
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK BIDANG AKUNTANSI TINGKAT PROPINSI SUMBAR TAHUN 2014
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK BIDANG AKUNTANSI TINGKAT PROPINSI SUMBAR TAHUN 2014 PRODI PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI PADANG Akuntansi, Pendidikan Ekonomi FE UNP Page 1 I. PENDAHULUAN
Lomba Musik Garapan Etnik Kolaborasi Modern Festival Sabang Fair 2015
Lomba Musik Garapan Etnik Kolaborasi Modern Festival Sabang Fair 2015 Petunjuk Teknis Perlombaan. A. Kriteria Umum Peserta Festival Sabang Fair 2015 1. Peserta lomba di Festival Sabang Fair 2015 adalah
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Fotografi merupakan teknik yang digunakan untuk mengabadikan momen penting dalam kehidupan sehari-hari. Karena melalui sebuah foto kenangan demi kenangan dalam
LEMBAR INFOMASI LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT KOTA BALIKPAPAN 2015 MATA LOMBA GRAPHIC DESIGN TECHNOLOGY
LEMBAR INFOMASI LOMBA KOMPETENSI SISWA TINGKAT KOTA BALIKPAPAN 2015 MATA LOMBA GRAPHIC DESIGN TECHNOLOGY LKS SMK 2015 Bidang Lomba Graphic Design Technology 1 I. PENDAHULUAN Era globalisasi memberi dampak
Lomba Musik Etnik Kolaborasi Aceh Modern Festival Sabang Fair 2016
Lomba Musik Etnik Kolaborasi Aceh Modern Festival Sabang Fair 2016 Petunjuk Teknis Perlombaan. A. Kriteria Umum Peserta Festival Sabang Fair 2016 1. Peserta lomba di Festival Sabang Fair 2016 adalah perwakilan
V. PENGEMBANGAN WIRAUSAHA PETANI-NELAYAN DAN KESADARAN LINGKUNGAN
V. PENGEMBANGAN WIRAUSAHA PETANI-NELAYAN DAN KESADARAN LINGKUNGAN A. Karya Wirausaha Petani-Nelayan 1. Pengertian Karya Wirausaha petani-nelayan adalah kegiatan yang mengekspose keberhasilan petani-nelayan
Pert Kompetensi Dasar Indikator Hasil Belajar Kegiatan Pembelajaran Rujukan
Pert Kompetensi Dasar Indikator Hasil Belajar Kegiatan Pembelajaran Rujukan I, II dan III 1. Pemerolehan pemahaman ruang lingkup seni drama baik sebagai teori maupun praktik. 2. Pemerolehan pemahaman tentang
LKS SMK Tingkat Nasional Ke-XIX Tahun 2011
LKS SMK Tingkat Nasional Ke-XIX Tahun 2011 LEMBAR INFORMASI BIDANG LOMBA Graphic Design Technology KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH
BAB I PENDAHULUAN. Salah satu dari sekian banyaknya kesenian di Pulau Jawa adalah kesenian wayang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu dari sekian banyaknya kesenian di Pulau Jawa adalah kesenian wayang kulit purwa. Kesenian wayang kulit purwa hampir terdapat di seluruh Pulau Jawa.
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.. UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR ISI ABSTRAK. ABSTRACT KATA PENGANTAR.. UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR.... DAFTAR LAMPIRAN i ii iii v ix xiv xvi xx BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah...
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP No. 1.1) : SMP Negeri 2 Gerokgak
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP No. 1.1) Sekolah : SMP Negeri 2 Gerokgak Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa Kelas/Semester : IX / I Pertemuan ke : 1-2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit Satandar
BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Seni Wayang Jawa sudah ada jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu ke indonesia. Wayang merupakan kreasi budaya masyarakat /kesenian Jawa yang memuat berbagai aspek
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. kehidupan sosial, adat istiadat. Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Negara Indonesia yang terdiri atas beberapa pulau dan kepulauan serta di pulau-pulau itu terdapat berbagai suku bangsa masing-masing mempunyai kehidupan sosial,
KETENTUAN DAN PERSYARATAN TANGLOENG DANCE FESTIVAL KEARIFAN MELAHIRKAN SENI YANG BERKARAKTER.
KETENTUAN DAN PERSYARATAN TANGLOENG DANCE FESTIVAL 3 2016 I. Tema TDF 3, 2016 1. KEARIFAN MELAHIRKAN SENI YANG BERKARAKTER. 2. Materi Karya bukan tari tradisional atau campur sari, tetapi karya cipta baru
PEMBINAAN PEMBELAJARAN CATUR PAKELIRAN
Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PEMBINAAN PEMBELAJARAN CATUR PAKELIRAN BAGI SISWA LEMBAGA PENDIDIKAN KETRAMPILAN KURSUS PEDALANGAN SEKAR RINONCE DI WONOGIRI Kuwato Jurusan Seni Pedalangan,
PANDUAN TATA TERTIB STAND UP COMEDY
PANDUAN TATA TERTIB STAND UP COMEDY Stand Up Comedy adalah Lawakan Tunggal atau Komedi Tunggal (bahasa Inggris: Stand-up comedy, harfiah Komedi berdiri"). Saat ini Stand Up Komedi banyak digemari oleh
PANDUAN TEKNIS LOMBA VOKAL GRUP BAGI MAHASISWA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014
PANDUAN TEKNIS LOMBA VOKAL GRUP BAGI MAHASISWA TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014 PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN Jalan Pemuda 134 Semarang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembangunan
KETENTUAN PELAKSANAAN LOMBA SD
KETENTUAN PELAKSANAAN LOMBA SD 1. MENYANYI TUNGGAL LAGU PILIHAN WAJIB TERSEBUT ADALAH : 1. Terima Kasih Ciptaan Sri Widodo 2. Hamba Menyanyi Ciptaan Bing Slamet 3. Tuhan Ciptaan Bimbo 4. Balon Udara Ciptaan
PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARAWITAN DAN VOKAL CAMPURSARI AIRLANGGA GAMELAN FESTIVAL 2014
PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PETUNJUK TEKNIS LOMBA KARAWITAN DAN VOKAL CAMPURSARI AIRLANGGA GAMELAN FESTIVAL 2014 UNIT KEGIATAN SURABAYA 2014 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Indonesia merupakan negara
PETUNJUK TEKNIS LOMBA FILM PENDEK PENDIDIKAN JENJANG SMK KEMAH ILMIAH TIK TAHUN 2017
PETUNJUK TEKNIS LOMBA FILM PENDEK PENDIDIKAN JENJANG SMK KEMAH ILMIAH TIK TAHUN 2017 PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA, DAN OLAHRAGA BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN
KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI. Mata Pelajaran
KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI Mata Pelajaran KESENIAN SEKOLAH MENENGAH ATAS dan MADRASAH ALIYAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Jakarta, Tahun 2003 Katalog dalam Terbitan Indonesia. Pusat Kurikulum,
BAB IV PENUTUP. kulit purwa yaitu Wisnu Ratu, Arjunasasra lahir dan Sumantri Ngenger.
BAB IV PENUTUP Lakon Sokasrana ini pada dasarnya diadaptasi dari tiga lakon wayang kulit purwa yaitu Wisnu Ratu, Arjunasasra lahir dan Sumantri Ngenger. Pengadaptasian tiga lakon menjadi satu lakon dengan
TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT
EXPLORE SCIENCE TO EXPLORE THE WORLD KETENTUAN DAN PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT www.kirmandapa.com KETENTUAN DAN PANDUAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (LKTI) SCIENCE CREATION EVEN
PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) SMA NEGERI 3 SINGKAWANG. Ketentuan Umum Peserta
PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) SMA NEGERI 3 SINGKAWANG Ketentuan Umum Peserta 1. Sekolah yang tidak mengirimkan peserta untuk mengikuti Upacara pembukaan/penutupan akan dikenakan Pengurangan nilai
Work Shop Tari Golek Menak Gaya Yogyakarta di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, 2005.
A. Judul Kegiatan: Work Shop Tari Golek Menak Gaya Yogyakarta di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, 2005. B. Deskripsi Kegiatan Kegiatan work shop Tari Golek Menak gaya Yogyakarta ini merupakan agenda
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG JENIS, MUTU DAN TEMPAT PERTUNJUKAN KESENIAN DAERAH UNTUK WISATAWAN
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG JENIS, MUTU DAN TEMPAT PERTUNJUKAN KESENIAN DAERAH UNTUK WISATAWAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI, Menimbang Mengingat
PROPOSAL KEGIATAN PEKAN LOMBA KETERAMPILAN BAHASA MANDARIN (HANYUFENG) KE-2
PROPOSAL KEGIATAN PEKAN LOMBA KETERAMPILAN BAHASA MANDARIN (HANYUFENG) KE-2 I LATAR BELAKANG DAN TUJUAN Dalam rangka mengembangkan pengajaran bahasa Mandarin, meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2014L KODE : 24. Bidang Lomba Cabinet making. Almari Kecil.
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2014L l KODE : 24 Bidang Lomba Cabinet making Almari Kecil Test Project PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014
INFORMASI LOMBA PNEUMATIK
INFORMASI LOMBA PNEUMATIK A. PENDAHULUAN Kemajuan dan kejayaan suatu negara sangat didukung oleh kemajuan bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), sehingga tidak henti-hentinya kebijakan bidang-bidang
PANDUAN TATA TERTIB VOCAL GROUP
PANDUAN TATA TERTIB VOCAL GROUP PERATURAN LOMBA PESERTA LOMBA Peserta Lomba adalah Tim yang dibentuk oleh dan untuk mewakili masing-masing Perusahaan ataupun Institusinya, dan Peserta adalah karyawan tetap
JUKLAK DAN JUKNIS PERLOMBAAN
JUKLAK DAN JUKNIS PERLOMBAAN TECHNICAL MEETING LOMBA STAND UP COMEDY, LOMBA CERPEN, LOMBA DESAIN POSTER, PARADE BAND, DILAKSANAKAN PADA TANGGAL 18 MARET 2017 DI AUDITORIUM POLITEKNIK NEGERI SEMARANG 1.
FESTIVAL INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN Petunjuk Teknis. Bidang Lomba: KELAS WIRAUSAHA
FESTIVAL INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 16 Petunjuk Teknis Bidang Lomba: KELAS WIRAUSAHA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 16 I. PENDAHULUAN
Standar Kompetensi Lulusan. Master of Ceremony
Standar Kompetensi Lulusan Master of Ceremony Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2012 A.
Juri Lomba Story Telling tingkat SMP dan SMA Dalam Rangka Apresiasi dan. Kreasi Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Tahun 2008
Juri Lomba Story Telling tingkat SMP dan SMA Dalam Rangka Apresiasi dan Kreasi Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Tahun 2008 A. Pendahuluan Tingkat keberhasilan suatu proses pendidikan tidak hanya
Gebyar Puisi Nasional Tema Memupuk Rasa Kebangsaan Melalui Puisi
SANGGAR SENI YONG DOLAH STAIN BENGKALIS Gebyar Puisi Nasional Tema Memupuk Rasa Kebangsaan Melalui Puisi SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) BENGKALIS Tahun 2017/2018 PENDAHULUAN A. Latar Belakang
HASIL DAN PEMBAHASAN Menyikapi Kompetensi Dasar tentang Drama pada Kurikulum 2013
HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini akan dibahas lima hal sesuai dengan hasil penelitian. Lima hal tersebut yaitu 1) pembahasan terhadap upaya menyikapi kompetensi dasar tentang drama pada kurikulum 2013,
BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan sehari-hari, kita ketahui terdapat beberapa jenis seni yang di
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari-hari, kita ketahui terdapat beberapa jenis seni yang di antaranya adalah Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, dan Seni Teater. Beberapa jenis
BAB IV ANALISIS. A. Analisis Kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Zenith
BAB IV ANALISIS A. Analisis Kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Zenith Menurut Saini KM, teater memiliki persamaan-persamaan dengan lembaga pendidikan, baik di dalam hal unsur-unsurnya maupun
TAYUB NINTHING: TARI KREASI BARU YANG BERSUMBER PADA KESENIAN TAYUB
TAYUB NINTHING: TARI KREASI BARU YANG BERSUMBER PADA KESENIAN TAYUB ARTIKEL OLEH: AJENG RATRI PRATIWI 105252479205 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS SASTRA JURUSAN SENI DAN DESAIN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seiring dengan pesatnya perkembangan informasi di era globalisasi ini, komunikasi menjadi sebuah kegiatan penting. Informasi sangat dibutuhkan dalam mendukung
PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) SMA NEGERI 3 SINGKAWANG. Ketentuan Umum Peserta
PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) SMA NEGERI 3 SINGKAWANG Ketentuan Umum Peserta 1. Sekolah yang tidak mengirimkan peserta untuk mengikuti Upacara pembukaan/penutupan akan dikenakan Pengurangan nilai
LOMBA KOMPETENSI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INFORMASI DAN KISI-KISI
INFORMASI DAN KISI-KISI Bidang Lomba POST HARVEST TECHNOLOGY PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN Jl. Dr. Radjiman No. 6 Telp. (022) 4264813 Fax. (022) 4264881 Wisselbord (022) 4264944,
PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) SMA NEGERI 3 SINGKAWANG. Ketentuan Umum Peserta
PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA) SMA NEGERI 3 SINGKAWANG Ketentuan Umum Peserta 1. Sekolah yang tidak mengirimkan peserta untuk mengikuti Upacara pembukaan/penutupan akan dikenakan Pengurangan nilai
KOMPETENSI KEAHLIAN: SILABUS SENI BUDAYA SEMUA KOMPETENSI KEAHLIAN Halaman 1
NAMA SEKOLAH : SMK PGRI 0 Jakarta MATA PELAJARAN : Seni Budaya ( SENI MUSIK) KELAS/SEMESTER : X / STANDAR KOMPETENSI : Mengapresiasi karya seni musik KODE KOMPETENSI : SK.. : 6 JAM PELAJARAN ( @ 45 MENIT)
RENCANA PEMBELAJARAN. Written by Checked by Approved by valid date. Muhammad Azhari, M.Pd. Tim Verifikasi Prof. Waspodo, Ph.D.
Written by Checked by Approved by valid date Muhammad Azhari, M.Pd. Tim Verifikasi Prof. Waspodo, Ph.D. Mata Kuliah : Pementasan Drama Semester : 5 Kode : 132K5401 Sks : 2 Program Studi : Bahasa Indonesia/ID5A
PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA
PANDUAN TATA TERTIB I. PERATURAN PESERTA LOMBA v Peserta wajib merupakan Karyawan Tetap atau Karyawan Kontrak 1 tahun perusahaan BUMN atau Kementerian BUMN v Peraturan Peserta Lomba sebagai berikut: Ø
TATA TERTIB ASTRAMATIKA XXIV
TATA TERTIB ASTRAMATIKA XXIV 1 DAFTAR ISI TATA TERTIB DAN PERATURAN Babak Penyisihan... 3 Babak Semifinal... 5 Babak Final... 7 Lain-lain... 9 SUSUNAN ACARA Technical Meeting... 10 Pembukaan... 10 Penyisihan...
PANDUAN TATA TERTIB VOCAL GROUP PERATURAN LOMBA
PANDUAN TATA TERTIB VOCAL GROUP PERATURAN LOMBA PESERTA LOMBA Peserta Lomba adalah... Persyaratan Anggota Tim 1. Vocal Group Peserta adalah... 2. Jumlah Anggota Vocal Group Jumlah maksimum anggota setiap
MODUL PEMBELAJARAN SENI BUDAYA
MODUL PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DISUSUN OLEH Komang Kembar Dana Disusun oleh : Komang Kembar Dana 1 MODUL PEMBELAJARAN SENI BUDAYA STANDAR KOMPETENSI Mengapresiasi karya seni teater KOMPETENSI DASAR Menunjukan
PENDAHULUAN. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan suatu lembaga. Pendidikan khusus yang mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan suatu lembaga Pendidikan khusus yang mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Proses realisasi karya seni bersumber pada perasaan yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Proses realisasi karya seni bersumber pada perasaan yang merupakan bentuk ungkapan atau ekspresi keindahan. Setiap karya seni biasanya berawal dari ide atau
